{"nodes": [{"key": "dagadgetboy", "attributes": {"label": "dagadgetboy", "x": 629.2533580706018, "y": 535.8032964437391, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044346212175040597", "id": "dagadgetboy", "source": "retweet-000002", "content": "Percobaan pencurian kendaraan bermotor milik seorang ojol berhasil digagalkan. Pelaku yang tertangkap nyaris habis dihakimi…", "post_id": "2044346212175040597"}}, {"key": "MiskinTV_", "attributes": {"label": "MiskinTV_", "x": 480.98101011323746, "y": 392.3643173906338, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2044346212175040597", "id": "MiskinTV_", "source": "retweet-000002", "content": "Percobaan pencurian kendaraan bermotor milik seorang ojol berhasil digagalkan. Pelaku yang tertangkap nyaris habis dihakimi…", "post_id": "2044346212175040597"}}, {"key": "anastapmpusat", "attributes": {"label": "anastapmpusat", "x": 314.0654239397401, "y": 52.27863827788659, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2039167914570649939", "id": "anastapmpusat", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang wanita berusia 41 tahun menjadi korban penganiayaan oleh pengemudi ojol berinisial HU di kawasan Demang Lebar Daun,…", "post_id": "2039167914570649939"}}, {"key": "Beritasatu", "attributes": {"label": "Beritasatu", "x": 507.8682673968925, "y": 947.1350700175326, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2039167914570649939", "id": "Beritasatu", "source": "retweet-000002", "content": "Seorang wanita berusia 41 tahun menjadi korban penganiayaan oleh pengemudi ojol berinisial HU di kawasan Demang Lebar Daun,…", "post_id": "2039167914570649939"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "attributes": {"label": "Alitt4mb3ng", "x": 773.5067481057608, "y": 902.6084053854042, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "2044791280270782935", "id": "Alitt4mb3ng", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "YudhaShanny2", "attributes": {"label": "YudhaShanny2", "x": 931.4762301381985, "y": 450.44000004001816, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "YudhaShanny2", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "165Hati", "attributes": {"label": "165Hati", "x": 571.7548509777522, "y": 656.5192209657704, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "165Hati", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "AnakLolina2", "x": 60.947964850654124, "y": 413.87988188919144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "AnakLolina2", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "Ari3Pras", "attributes": {"label": "Ari3Pras", "x": 694.1028070316472, "y": 860.073383815981, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "Ari3Pras", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "arifin34533", "attributes": {"label": "arifin34533", "x": 875.6081378405828, "y": 136.2621422096837, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "arifin34533", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "Ary_PrasKe2", "attributes": {"label": "Ary_PrasKe2", "x": 630.3298738895733, "y": 405.8990859740547, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6705, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044791280270782935", "id": "Ary_PrasKe2", "source": "tweet-000004", "content": "Salut Bareskrim Polri bongkar modus baru ini. Nangkep pelaku, buru bandarnya sampai dapet. \n\nTapi kasihan ojol jujur yang kena imbas. Gegara oknum, nama ojol jadi jelek. Buat abang ojol yang halal: tetap semangat. Kalian pahlawan jalanan. Yang main narkoba, mampus aja sekalian. https://t.co/uVpe5JVO60", "post_id": "2044791280270782935"}}, {"key": "Driver_nyender", "attributes": {"label": "Driver_nyender", "x": 854.2179462088109, "y": 320.38941238057396, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2046648240507154782", "id": "Driver_nyender", "source": "tweet-000004", "content": "pantas pelaku pembunuh Ojol saat demo tdk di tahan", "post_id": "2046648240507154782"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 221.79398186940736, "y": 207.76316087221414, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.3069, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2046648240507154782", "id": "kompascom", "source": "tweet-000004", "content": "pantas pelaku pembunuh Ojol saat demo tdk di tahan", "post_id": "2046648240507154782"}}, {"key": "abdulharis2297", "attributes": {"label": "abdulharis2297", "x": 994.0022103050068, "y": 238.10859433924347, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2044304327318352310", "id": "abdulharis2297", "source": "tweet-000004", "content": "Kejauhan Ojol konsentrasi ke ajakan demi dan Makar, Ojol itu pinter pinter lhoo lebih rajin baca berita dan kekinian\n\nmenurut saya Ojol adalah korban juga dari kebijakan ugal-ugalan krn klo ekonomi sulit di level paling bawah pun akan merasakan sulit dapat order", "post_id": "2044304327318352310"}}, {"key": "NenkMonica", "attributes": {"label": "NenkMonica", "x": 726.3937747206757, "y": 928.9333106462162, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044304327318352310", "id": "NenkMonica", "source": "tweet-000004", "content": "Kejauhan Ojol konsentrasi ke ajakan demi dan Makar, Ojol itu pinter pinter lhoo lebih rajin baca berita dan kekinian\n\nmenurut saya Ojol adalah korban juga dari kebijakan ugal-ugalan krn klo ekonomi sulit di level paling bawah pun akan merasakan sulit dapat order", "post_id": "2044304327318352310"}}, {"key": "komselindo", "attributes": {"label": "komselindo", "x": 32.6935427159829, "y": 927.2538758729858, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2044925247657550246", "id": "komselindo", "source": "tweet-000004", "content": "koreksi. korban besar itu bukan dari perkosaan tapi dari penjarahan, provokator bakar mall / gedung disaat org lagi menjarah shg banyak yg mati terpanggang. \n\npangkostrad dan pangdam jaya org2 powerful saat ini. cara kuno mereka bisa dilihat waktu kerusuhan ojol.", "post_id": "2044925247657550246"}}, {"key": "zhil_arf", "attributes": {"label": "zhil_arf", "x": 636.8150517933807, "y": 717.2427327240194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044925247657550246", "id": "zhil_arf", "source": "tweet-000004", "content": "koreksi. korban besar itu bukan dari perkosaan tapi dari penjarahan, provokator bakar mall / gedung disaat org lagi menjarah shg banyak yg mati terpanggang. \n\npangkostrad dan pangdam jaya org2 powerful saat ini. cara kuno mereka bisa dilihat waktu kerusuhan ojol.", "post_id": "2044925247657550246"}}, {"key": "rahmaut", "attributes": {"label": "rahmaut", "x": 324.0528897193422, "y": 622.266397441157, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2035032151134281761", "id": "rahmaut", "source": "tweet-000004", "content": "Buat para pelaku ojek    , consider penyewaan unit motor/seli, gak cuman rental baterai.\n\nBatasi daerah ambil makanan dan order, kaya makanan maennya region yg kecil aj.\n\nBensin bakal mencekik sampe ini resolve. Ojol yg rely ke bbm gakan nutup dengan komisi", "post_id": "2035032151134281761"}}, {"key": "GrabID", "attributes": {"label": "GrabID", "x": 988.924744408448, "y": 509.66862529128275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.9887, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2035032151134281761", "id": "GrabID", "source": "tweet-000004", "content": "Buat para pelaku ojek    , consider penyewaan unit motor/seli, gak cuman rental baterai.\n\nBatasi daerah ambil makanan dan order, kaya makanan maennya region yg kecil aj.\n\nBensin bakal mencekik sampe ini resolve. Ojol yg rely ke bbm gakan nutup dengan komisi", "post_id": "2035032151134281761"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 87.4042657550611, "y": 838.8121840139639, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.9887, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2035032151134281761", "id": "gojekindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Buat para pelaku ojek    , consider penyewaan unit motor/seli, gak cuman rental baterai.\n\nBatasi daerah ambil makanan dan order, kaya makanan maennya region yg kecil aj.\n\nBensin bakal mencekik sampe ini resolve. Ojol yg rely ke bbm gakan nutup dengan komisi", "post_id": "2035032151134281761"}}, {"key": "kinouyyy", "attributes": {"label": "kinouyyy", "x": 789.8033330498355, "y": 496.41022843439987, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046987130505974178", "id": "kinouyyy", "source": "tweet-000004", "content": "baca lagi dah bang, itu si PELAKU yang memasankan gojek untuk KORBAN (dalam artian sudah berencana ini) klo soal jaket ojol bisa beli di marketplace", "post_id": "2046987130505974178"}}, {"key": "Sapta_Combo", "attributes": {"label": "Sapta_Combo", "x": 242.59834477858965, "y": 656.7278211936716, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2046987130505974178", "id": "Sapta_Combo", "source": "tweet-000004", "content": "baca lagi dah bang, itu si PELAKU yang memasankan gojek untuk KORBAN (dalam artian sudah berencana ini) klo soal jaket ojol bisa beli di marketplace", "post_id": "2046987130505974178"}}, {"key": "kenhans03", "attributes": {"label": "kenhans03", "x": 778.3090599346134, "y": 67.3114952755115, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2046987130505974178", "id": "kenhans03", "source": "tweet-000004", "content": "baca lagi dah bang, itu si PELAKU yang memasankan gojek untuk KORBAN (dalam artian sudah berencana ini) klo soal jaket ojol bisa beli di marketplace", "post_id": "2046987130505974178"}}, {"key": "BembengNga69700", "attributes": {"label": "BembengNga69700", "x": 176.67285833038315, "y": 725.9479799652997, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048764598984356225", "id": "BembengNga69700", "source": "tweet-000004", "content": "Ini udah tindak pidana walaupun boty nya salah tapi ojol nya udah main kekerasan", "post_id": "2048764598984356225"}}, {"key": "Hnirankara", "attributes": {"label": "Hnirankara", "x": 328.30448695158486, "y": 734.863213543559, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048764598984356225", "id": "Hnirankara", "source": "tweet-000004", "content": "Ini udah tindak pidana walaupun boty nya salah tapi ojol nya udah main kekerasan", "post_id": "2048764598984356225"}}, {"key": "look_mon07", "attributes": {"label": "look_mon07", "x": 86.27618946169635, "y": 965.771765685125, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048452345034641637", "id": "look_mon07", "source": "tweet-000004", "content": "Kerja yg bener goblog itu dc berulah korban ambulan damkar ojol", "post_id": "2048452345034641637"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 125.06200116665633, "y": 273.50309665294645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048452345034641637", "id": "ojkindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Kerja yg bener goblog itu dc berulah korban ambulan damkar ojol", "post_id": "2048452345034641637"}}, {"key": "rhesohp", "attributes": {"label": "rhesohp", "x": 10.904052623136984, "y": 94.11265978829131, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048733314811630003", "id": "rhesohp", "source": "tweet-000004", "content": "Btul enih akxnksab tp tkt jg klo malah dpt pengancaman dan penganiayaan klo liat tingkah pelaku yg semudah itu bogem kang ojol aknxjsk\n\n“Tuh kan lu malah minta putus pasti krn bela dia kan (mnunjuk kang ojol)”\n\nSerba salah bgt😔💔", "post_id": "2048733314811630003"}}, {"key": "bLxCoffee", "attributes": {"label": "bLxCoffee", "x": 567.775511748254, "y": 204.59707905937208, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048733314811630003", "id": "bLxCoffee", "source": "tweet-000004", "content": "Btul enih akxnksab tp tkt jg klo malah dpt pengancaman dan penganiayaan klo liat tingkah pelaku yg semudah itu bogem kang ojol aknxjsk\n\n“Tuh kan lu malah minta putus pasti krn bela dia kan (mnunjuk kang ojol)”\n\nSerba salah bgt😔💔", "post_id": "2048733314811630003"}}, {"key": "KangManto123", "attributes": {"label": "KangManto123", "x": 931.4179499622287, "y": 628.1969167806092, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048733314811630003", "id": "KangManto123", "source": "tweet-000004", "content": "Btul enih akxnksab tp tkt jg klo malah dpt pengancaman dan penganiayaan klo liat tingkah pelaku yg semudah itu bogem kang ojol aknxjsk\n\n“Tuh kan lu malah minta putus pasti krn bela dia kan (mnunjuk kang ojol)”\n\nSerba salah bgt😔💔", "post_id": "2048733314811630003"}}, {"key": "meow_leader2", "attributes": {"label": "meow_leader2", "x": 315.7502693878107, "y": 406.3402127966763, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050237253071634584", "id": "meow_leader2", "source": "tweet-000004", "content": "pasti aplikator sedang memutar otak buat mengakali skema agar tetap dapat profit seperti semula, yang jadi korban skema ini nanti pasti mitra ojol juga.. liat aja..", "post_id": "2050237253071634584"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 157.98237487518264, "y": 435.68469333805194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050237253071634584", "id": "Gerindra", "source": "tweet-000004", "content": "pasti aplikator sedang memutar otak buat mengakali skema agar tetap dapat profit seperti semula, yang jadi korban skema ini nanti pasti mitra ojol juga.. liat aja..", "post_id": "2050237253071634584"}}, {"key": "Gerald_Alf", "attributes": {"label": "Gerald_Alf", "x": 295.59406329977156, "y": 304.34470478678475, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2047391489291075846", "id": "Gerald_Alf", "source": "tweet-000004", "content": "Ojol dulu serasa iba, ngebayangin kerja ojek spt opang. Makin kesini semakin banyak member & makin membabibuta solidaritas nya, makin \"membesar\" makin sombong, makin gak mau ambil yg harga promo, makin sok.. Walau cuma oknum, tapi buanyak.", "post_id": "2047391489291075846"}}, {"key": "Mdy_Asmara1701", "attributes": {"label": "Mdy_Asmara1701", "x": 416.34569406942745, "y": 843.1304592632199, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.2501, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047391489291075846", "id": "Mdy_Asmara1701", "source": "tweet-000004", "content": "Ojol dulu serasa iba, ngebayangin kerja ojek spt opang. Makin kesini semakin banyak member & makin membabibuta solidaritas nya, makin \"membesar\" makin sombong, makin gak mau ambil yg harga promo, makin sok.. Walau cuma oknum, tapi buanyak.", "post_id": "2047391489291075846"}}, {"key": "Aliefson", "attributes": {"label": "Aliefson", "x": 214.00423771897403, "y": 899.0752624710996, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051493751860936909", "id": "Aliefson", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju...\nOjol merah putih menarik driver jadi anggota KDMP\n\nSekalian aja\nPasar online merah putih menarik UMKM\n\nPaket online merah putih menarik tukang paket\n\nTravel online merah putih menarik pelaku pariwisata\n\nJadi anggota KDMP gak hanya keluarga pak RT/RW/kades/lurah saja", "post_id": "2051493751860936909"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 739.7649617864307, "y": 631.6036916100616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051493751860936909", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju...\nOjol merah putih menarik driver jadi anggota KDMP\n\nSekalian aja\nPasar online merah putih menarik UMKM\n\nPaket online merah putih menarik tukang paket\n\nTravel online merah putih menarik pelaku pariwisata\n\nJadi anggota KDMP gak hanya keluarga pak RT/RW/kades/lurah saja", "post_id": "2051493751860936909"}}, {"key": "HHeuttan", "attributes": {"label": "HHeuttan", "x": 900.662052833944, "y": 693.9463172145935, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050443435111551293", "id": "HHeuttan", "source": "tweet-000004", "content": "Proyek gentong babi. Jalan masuk memberi gula2 ke  ojol, utk membeli suara jutaan dari mereka pake duit rakyat. Gak ada kata rugi jika si korup memakai negara utk proyek culas. Yg jd korban adalah rakyat banyak karna tata kelola busuk & pajak melejit utk mendanai proyek korup itu", "post_id": "2050443435111551293"}}, {"key": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "txtdaritaxpayer", "x": 475.1089571851038, "y": 990.7114602338037, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050443435111551293", "id": "txtdaritaxpayer", "source": "tweet-000004", "content": "Proyek gentong babi. Jalan masuk memberi gula2 ke  ojol, utk membeli suara jutaan dari mereka pake duit rakyat. Gak ada kata rugi jika si korup memakai negara utk proyek culas. Yg jd korban adalah rakyat banyak karna tata kelola busuk & pajak melejit utk mendanai proyek korup itu", "post_id": "2050443435111551293"}}, {"key": "Rnas68461872", "attributes": {"label": "Rnas68461872", "x": 571.5562737896206, "y": 488.58056524797064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2050056659289153883", "id": "Rnas68461872", "source": "tweet-000004", "content": "Kel Pisangan Timur, #Jakartatimur bp Reno manggil Kasatpol nya P. Yusuf,29/4/26\n\nSoal, Rt08/08 (Gps),toko karung Amir buat ojol² jd korban fiktif. Alamat penerima gak ada. Gak dibenahi sudah lama kata buruhnya\n\nMasa gak awasi jual produk², t4npa merk? Pergub 221 !\n\n https://t.co/9o1AgMjpbY", "post_id": "2050056659289153883"}}, {"key": "pramonoanung", "attributes": {"label": "pramonoanung", "x": 90.16469469268107, "y": 133.29920830829755, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050056659289153883", "id": "pramonoanung", "source": "tweet-000004", "content": "Kel Pisangan Timur, #Jakartatimur bp Reno manggil Kasatpol nya P. Yusuf,29/4/26\n\nSoal, Rt08/08 (Gps),toko karung Amir buat ojol² jd korban fiktif. Alamat penerima gak ada. Gak dibenahi sudah lama kata buruhnya\n\nMasa gak awasi jual produk², t4npa merk? Pergub 221 !\n\n https://t.co/9o1AgMjpbY", "post_id": "2050056659289153883"}}, {"key": "makassar_ngegas", "attributes": {"label": "makassar_ngegas", "x": 759.0772012541934, "y": 288.7575483067313, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0464, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3881316834820829440_297782118", "id": "makassar_ngegas", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang wanita driver ojek online berinisial R (30) diduga menjadi korban penganiayaan oleh pelanggan berinisial D (29) hanya karena persoalan air mineral seharga Rp 5.000.\n\nPeristiwa terjadi di Makassar pada Senin (20/4/2026) lalu, dan lantas memicu kemarahan ratusan pengemudi ojol.\n\nPara driver ojol mengepung tempat tinggal pelaku saat proses penangkapan. \n\n📹: \n\nPenulis: Reza Rifaldi, Irfan Maullana\nKreatif: Nabilla Mutiara\nProduser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta\n\n+ #Makassar #Peristiwa #Read", "post_id": "3881316834820829440_297782118"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "attributes": {"label": "newsandalasdotcom", "x": 559.917658679365, "y": 564.2549043436195, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "newsandalasdotcom", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "roselei_rr.x", "x": 377.1862681475593, "y": 9.88519042513425, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880773800711659951_42782166874", "id": "roselei_rr.x", "source": "instagram-000001", "content": "Bandung (NewsAndalas.com)– Kasus dugaan pelecehan dan percobaan penculikan oleh oknum pengemudi ojek daring (ojol) menggemparkan masyarakat Bandung, Jawa Barat. Seorang siswi kelas 5 sekolah dasar di kawasan Antapani dilaporkan hampir menjadi korban setelah pengemudi ojol yang seharusnya mengantar ke rumah, justru membawanya ke tempat kos pelaku.\n\nPeristiwa ini viral di media sosial setelah keluarga korban membagikan kronologi kejadian melalui unggahan Threads egiw_giew pada Selasa (21/4/2026). Kakak korban melalui akun Instagram  mengungkapkan bahwa adiknya mengalami trauma berat dan tengah menjalani proses visum untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.\n\nMenurut keterangan kakak korban, orang tua tidak dapat menjemput adiknya di sekolah pada hari kejadian, sehingga mereka memesankan ojol. Korban diketahui sering mendapatkan pengemudi yang sama dalam perjalanan sebelumnya.\n\nSaat di atas motor, pelaku diduga mulai melancarkan aksi tidak sopan dengan memegang kaki korban. Pelaku berdalih tindakan tersebut dilakukan karena posisi duduk korban terlalu ke belakang. Saat dalam perjalanan, pelaku secara sepihak membelokkan arah dan memaksa korban menuju kos-kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n\"Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam’,\" terang kakak korban menirukan ucapan adiknya.\n\nBeruntung, korban yang ketakutan langsung menangis dan berteriak di kawasan sekitar kos yang cukup sepi. Panik dengan reaksi korban, pelaku akhirnya memutuskan mengantar siswi tersebut pulang ke rumah.\n\nSetelah sampai di rumah, korban memberanikan diri mengadu kepada ibunya bahwa pelaku sering memegang kakinya selama perjalanan. Pelaku bahkan berdalih mengajak korban ke kos agar lebih mudah ditemukan jika suatu saat korban ingin mencarinya lagi.\n\nMenanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Antapani bertindak cepat. Pelaku yang diketahui bernama Joko berhasil diamankan pada Selasa malam (21/4/2026) tanpa perlawanan.\n\nPihak Grab selaku penyedia layanan transportasi daring juga telah angkat bicara dan mengambil tindakan tegas. \"Sebagai langkah awal, kami telah menonaktifkan mitra pengemudi terkait dan akan terus berkoordinasi", "post_id": "3880773800711659951_42782166874"}}, {"key": "palembangterkini.official", "attributes": {"label": "palembangterkini.official", "x": 549.4980074236408, "y": 385.341704973827, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881599889222283637_1632216784", "id": "palembangterkini.official", "source": "instagram-000001", "content": "Viral seorang pengendara ojek online (ojol) diduga memukul seorang pengendara motor di media sosial pada Rabu (22/4/2026). Dilansir unggahan video akun Instagram , terlihat seorang pria pengemudi ojol yang menggunakan jaket Gojek bersitegang dengan pengendara motor.\n\nDriver ojol tersebut bahkan menantang pria pengendara untuk memviralkan kejadian itu di media sosial Facebook dan TikTok. Saat lampu lalu lintas sudah hijau dan kendaraan dari arah utara beranjak melaju ke arah selatan, oknum driver ojol justru tetap menuju arah Jalan Raya Kebon Sirih\n\nSumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/22/19055831/ditegur-lawan-arah-ojol-pukul-pengendara-lain-di-kebon-sirih-jakpus.", "post_id": "3881599889222283637_1632216784"}}, {"key": "jakpus24jam.info", "attributes": {"label": "jakpus24jam.info", "x": 896.7721483235076, "y": 883.8353353389629, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881599889222283637_1632216784", "id": "jakpus24jam.info", "source": "instagram-000001", "content": "Viral seorang pengendara ojek online (ojol) diduga memukul seorang pengendara motor di media sosial pada Rabu (22/4/2026). Dilansir unggahan video akun Instagram , terlihat seorang pria pengemudi ojol yang menggunakan jaket Gojek bersitegang dengan pengendara motor.\n\nDriver ojol tersebut bahkan menantang pria pengendara untuk memviralkan kejadian itu di media sosial Facebook dan TikTok. Saat lampu lalu lintas sudah hijau dan kendaraan dari arah utara beranjak melaju ke arah selatan, oknum driver ojol justru tetap menuju arah Jalan Raya Kebon Sirih\n\nSumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/22/19055831/ditegur-lawan-arah-ojol-pukul-pengendara-lain-di-kebon-sirih-jakpus.", "post_id": "3881599889222283637_1632216784"}}, {"key": "sekitar_bogor", "attributes": {"label": "sekitar_bogor", "x": 255.80775918180353, "y": 897.5013005982786, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3883586894190298690_5719419872", "id": "sekitar_bogor", "source": "instagram-000001", "content": "Kang palak dapat salam olahraga dari warga yang sudah geram oleh tingkahnya.\n\nMenurut info pelaku diduga sering mem4lak pengamen. Jika tidak diberi uang, gitar mereka dirusak. Tak hanya itu, pengemudi ojol juga sering menjadi sasaran.\n\n📍Kawasan Stasiun Bogor, Sabtu malam (25/4/26).\n\nVid by  \n\n#bogor #sekitarbogor", "post_id": "3883586894190298690_5719419872"}}, {"key": "aciruuu", "attributes": {"label": "aciruuu", "x": 193.86504128375125, "y": 594.2689520712693, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883586894190298690_5719419872", "id": "aciruuu", "source": "instagram-000001", "content": "Kang palak dapat salam olahraga dari warga yang sudah geram oleh tingkahnya.\n\nMenurut info pelaku diduga sering mem4lak pengamen. Jika tidak diberi uang, gitar mereka dirusak. Tak hanya itu, pengemudi ojol juga sering menjadi sasaran.\n\n📍Kawasan Stasiun Bogor, Sabtu malam (25/4/26).\n\nVid by  \n\n#bogor #sekitarbogor", "post_id": "3883586894190298690_5719419872"}}, {"key": "nkri24jam", "attributes": {"label": "nkri24jam", "x": 504.1956540724312, "y": 479.271500083131, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "nkri24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "antapanihits", "attributes": {"label": "antapanihits", "x": 61.06429812101288, "y": 475.3884172430113, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "antapanihits", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "egiw_gie", "attributes": {"label": "egiw_gie", "x": 149.28940783443568, "y": 603.0097960455194, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880636507778840115_61003950241", "id": "egiw_gie", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar kabar yang menyebutkan adanya oknum driver ojol (ojek online) membawa anak SD ke indekos di Bandung.\n\nKabar tersebut viral di media sosial Threads oleh akun egiw_giew yang diposting pada Selasa, 21 April 2026.\n\nInformasi ini diperkuat oleh unggahan akun Threads  yang dikutip oleh  yang menampilkan tangkapan layar percakapan berisi imbauan kepada orang tua agar lebih waspada saat menggunakan jasa ojol untuk anak.\n\nDalam unggahan itu juga diceritakan korban dijemput oleh layanan ojol tetapi tidak langsung diantar pulang.\n\nOknum ojol tersebut membawa korban ke sebuah indekos. Ketika sampai, korban yang masih duduk di kelas 5 SD menangis sehingga oknum ojol panik dan membawanya langsung ke tempat tujuan.\n\nMeski korban berhasil kembali dengan selamat, kejadian ini menimbulkan trauma bagi sang anak.\n\nHingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun perusahaan transportasi terkait kejadian ini\n\nEditor/Creator : Raihani \n\n#NKRI24Jam #Viral #PenculikanAnak #OjekOnline #Bandung", "post_id": "3880636507778840115_61003950241"}}, {"key": "kilat.media", "attributes": {"label": "kilat.media", "x": 397.0255913318376, "y": 94.14488122932563, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3883795099566457503_13707920938", "id": "kilat.media", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral beredar di sosial media mengenai bentrok antara ojek online (ojol) dengan Pendemo. Bentrokan tersebut terjadi di Jalan Urip, Makassar sampai sistuasi memanas. Bukan tanpa sebab, bentrok tersebut dipicu oleh adanya pemblokiran jalan oleh pendemo. \n\nHal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Instagram  pada 24 April 2026. \n\n“Update info bentrok ojol vs Pendemo, jl Urip, Makassar, Jumat malam, 24 April 2026,” tulisnya.\n\nAdapun kronologinya bermula saat pendemo melakukan pemblokiran jalan. Seorang pengemudi ojol yang kala itu tengah mengantarkan customer mencoba melewati blokade pendemo demi bisa mengantarkan penumpang sampai tujuan. Namun siapa sangka, rupanya ada oknum pendemo yang memukul kepala ojol tersebut. Sontak saja kabar tersebut langsung menyebar di kalangan sesama pengemudi.\n\nPada akhirnya ojol yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi hingga terjadi bentrokan. Tak pelak kabar tersebut menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet.\n\nPenasaran dengan berita lengkapnya? klik link beritanya dibawah ini\n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417041984/bentrok-ojol-vs-pendemo-buntut-tutup-jalan-urip-makassar", "post_id": "3883795099566457503_13707920938"}}, {"key": "/makassar_iinfo", "attributes": {"label": "/makassar_iinfo", "x": 311.77961448101433, "y": 193.0353962744752, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883795099566457503_13707920938", "id": "/makassar_iinfo", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral beredar di sosial media mengenai bentrok antara ojek online (ojol) dengan Pendemo. Bentrokan tersebut terjadi di Jalan Urip, Makassar sampai sistuasi memanas. Bukan tanpa sebab, bentrok tersebut dipicu oleh adanya pemblokiran jalan oleh pendemo. \n\nHal tersebut diketahui dari unggahan yang dibagikan di akun Instagram  pada 24 April 2026. \n\n“Update info bentrok ojol vs Pendemo, jl Urip, Makassar, Jumat malam, 24 April 2026,” tulisnya.\n\nAdapun kronologinya bermula saat pendemo melakukan pemblokiran jalan. Seorang pengemudi ojol yang kala itu tengah mengantarkan customer mencoba melewati blokade pendemo demi bisa mengantarkan penumpang sampai tujuan. Namun siapa sangka, rupanya ada oknum pendemo yang memukul kepala ojol tersebut. Sontak saja kabar tersebut langsung menyebar di kalangan sesama pengemudi.\n\nPada akhirnya ojol yang mendengar kabar tersebut langsung berdatangan ke lokasi hingga terjadi bentrokan. Tak pelak kabar tersebut menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet.\n\nPenasaran dengan berita lengkapnya? klik link beritanya dibawah ini\n\nhttps://www.kilat.com/nasional/84417041984/bentrok-ojol-vs-pendemo-buntut-tutup-jalan-urip-makassar", "post_id": "3883795099566457503_13707920938"}}, {"key": "bandungterkini", "attributes": {"label": "bandungterkini", "x": 567.8847620630302, "y": 735.4536533746511, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3883548831435098042_473436609", "id": "bandungterkini", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video yang diunggah akun vlog.asep (23/4) kembali memperlihatkan ketegangan antara driver ojol dan oknum ojek pangkalan (opang). Oknum tersebut menegur driver ojol karena dianggap mengambil penumpang melewati batas wilayah yang telah ditentukan secara sepihak di kawasan Sindang Reret, Cibiru.\n\nTak hanya driver ojol, oknum opang ini bahkan menyalahkan penumpang yang dianggap tidak memahami \"aturan\" wilayah mereka. Kejadian ini pun memicu perbincangan netizen mengenai kenyamanan dan kebebasan penumpang dalam memilih moda transportasi.\n\nBagaimana pendapat kalian soal aturan \"batas wilayah\" seperti ini? \n\nSc:", "post_id": "3883548831435098042_473436609"}}, {"key": "jaksel_today", "attributes": {"label": "jaksel_today", "x": 693.9993585194194, "y": 682.5827243495984, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1147, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3881408880373933139_46854845573", "id": "jaksel_today", "source": "instagram-000001", "content": "HELM ARAI RAIB DIDUGA OKNUM OJOL PANCORAN GERAM ⁉️\n\nIzin hu barangkali ada yang kenal atau ada orang nya di sini, oknum driver shopeefood motor scoppy nopol B 6619 WEB maling Helm Arai lokasi jl H Tuti Alawiyah Pancoran Jaksel ( sebrang kampus pasca sarjana Uhamka ), kejadian Hari Jum'at tanggal 17/04/2026 jam 5 sore, bantu up ya hu biar ga tuman ngerusak citra driver ojol shopee food, kasian driver shopeefood yg bener2 kerja nyari nafkah.\n\nSumber Farid al thabrani\nVia  \n\nFollow  \n\n#jaksel_today #jakartaselatan #pancoran #pencurian #helm", "post_id": "3881408880373933139_46854845573"}}, {"key": "otistanews", "attributes": {"label": "otistanews", "x": 809.3375456116568, "y": 260.04619516765956, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1147, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3881408880373933139_46854845573", "id": "otistanews", "source": "instagram-000001", "content": "HELM ARAI RAIB DIDUGA OKNUM OJOL PANCORAN GERAM ⁉️\n\nIzin hu barangkali ada yang kenal atau ada orang nya di sini, oknum driver shopeefood motor scoppy nopol B 6619 WEB maling Helm Arai lokasi jl H Tuti Alawiyah Pancoran Jaksel ( sebrang kampus pasca sarjana Uhamka ), kejadian Hari Jum'at tanggal 17/04/2026 jam 5 sore, bantu up ya hu biar ga tuman ngerusak citra driver ojol shopee food, kasian driver shopeefood yg bener2 kerja nyari nafkah.\n\nSumber Farid al thabrani\nVia  \n\nFollow  \n\n#jaksel_today #jakartaselatan #pancoran #pencurian #helm", "post_id": "3881408880373933139_46854845573"}}, {"key": "infobekasi_official", "attributes": {"label": "infobekasi_official", "x": 741.2644829627546, "y": 780.2120657785458, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880837963144325414_4011730164", "id": "infobekasi_official", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi pencurian handphone terekam kamera terjadi di Jalan Jatimulya Raya, tepatnya di depan SMPN 04 Tambun Selatan, pada Selasa (21/4) sore.\n\nKejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor hitam sedang berhenti untuk membeli jus. \n\nKorban diduga lengah dan meninggalkan ponselnya di dalam dasbor motor. \n\nTak lama kemudian, seorang pria beratribut ojek online (ojol) datang dan berpura-pura ikut mengantre sebagai pembeli jus.\n\nDalam rekaman, pelaku terlihat memantau situasi sebelum akhirnya dengan cepat merogoh dasbor motor korban dan menggasak ponsel di dalamnya. \n\nSetelah berhasil melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi.\n\nKejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pengendara motor, untuk tidak menaruh barang berharga di dasbor motor.\n\n📹: \n\n#infobekasiofficial #bekasi", "post_id": "3880837963144325414_4011730164"}}, {"key": "harri_dho", "attributes": {"label": "harri_dho", "x": 226.89810002815904, "y": 213.9752814542688, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880837963144325414_4011730164", "id": "harri_dho", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi pencurian handphone terekam kamera terjadi di Jalan Jatimulya Raya, tepatnya di depan SMPN 04 Tambun Selatan, pada Selasa (21/4) sore.\n\nKejadian bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor hitam sedang berhenti untuk membeli jus. \n\nKorban diduga lengah dan meninggalkan ponselnya di dalam dasbor motor. \n\nTak lama kemudian, seorang pria beratribut ojek online (ojol) datang dan berpura-pura ikut mengantre sebagai pembeli jus.\n\nDalam rekaman, pelaku terlihat memantau situasi sebelum akhirnya dengan cepat merogoh dasbor motor korban dan menggasak ponsel di dalamnya. \n\nSetelah berhasil melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi.\n\nKejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya pengendara motor, untuk tidak menaruh barang berharga di dasbor motor.\n\n📹: \n\n#infobekasiofficial #bekasi", "post_id": "3880837963144325414_4011730164"}}, {"key": "bandungraya.news", "attributes": {"label": "bandungraya.news", "x": 834.2671549112649, "y": 873.1819320869689, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884545418365361477_59426977912", "id": "bandungraya.news", "source": "instagram-000001", "content": "Video yang diunggah akun TikTok/vlog.asep kembali menyoroti ketegangan antara driver ojek online (ojol) dan oknum ojek pangkalan (opang).\n\nPeristiwa terjadi di kawasan Sindang Reret, Cibiru. Dalam video tersebut, oknum opang menegur driver ojol karena dianggap mengambil penumpang melewati batas wilayah yang mereka tentukan secara sepihak.\n\nTak hanya menegur driver, oknum tersebut juga menyalahkan penumpang karena dinilai tidak memahami “aturan” wilayah yang mereka klaim.\n\nKejadian ini memicu perbincangan di kalangan netizen, terutama soal kenyamanan dan kebebasan penumpang dalam memilih moda transportasi.\n\nPerdebatan mengenai aturan “batas wilayah” pun kembali mencuat di tengah masyarakat.\n\n(MIM)\n\nTag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa seputar Bandung Raya. 🙌🏻\n\n#bandung #infobandung #infobdg #bandunghits #bandungbanget", "post_id": "3884545418365361477_59426977912"}}, {"key": "indonewstodaycom", "attributes": {"label": "indonewstodaycom", "x": 592.6024986110816, "y": 394.8752451828138, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880809705656940872_14791323369", "id": "indonewstodaycom", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.\n\nMirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram \n\nSaat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.\n\n“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.\nLebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.\n\n“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.\n\nDalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.\n\nDriver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.\n“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.\nDriver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.\n\n#voxpro #indonewstoday", "post_id": "3880809705656940872_14791323369"}}, {"key": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "roselei_rr.x.", "x": 888.8030071106467, "y": 171.69370065251465, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9149, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3880809705656940872_14791323369", "id": "roselei_rr.x.", "source": "instagram-000001", "content": "Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya.\n\nMirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram \n\nSaat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang.\n\n“Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya.\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya.\nLebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi.\n\n“Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya.\n\nDalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos.\n\nDriver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya.\n“Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya.\nDriver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026.\n\n#voxpro #indonewstoday", "post_id": "3880809705656940872_14791323369"}}, {"key": "disekitar_surabaya", "attributes": {"label": "disekitar_surabaya", "x": 28.257124196187423, "y": 559.0622950965629, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889995410534289679_19244879203", "id": "disekitar_surabaya", "source": "instagram-000001", "content": "[ BERITA SURABAYA ].\n\nHal yang tidak mengenakan terjadi di sekitaran daerah Pondok Candra Surabaya, saat lagi rest jalan tiba tiba pelari ini dikatain oleh oknum Ojol dengan kata kata “jare ne islam kok telanj*ng, Gendeng” \n\nnah, ini menimbulkan banyak spekulasi oleh netizen, tapi kebanyakan membela kakak ini karena outfit yang dipakai masih terlihat wajar karena untuk olahraga santai\n\nmenurut kalian bagaimana teman teman??\n\n🎥 & 📝 : axers_ , Via :  .", "post_id": "3889995410534289679_19244879203"}}, {"key": "reels.surabaya", "attributes": {"label": "reels.surabaya", "x": 659.5048948254879, "y": 499.93039369594226, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889995410534289679_19244879203", "id": "reels.surabaya", "source": "instagram-000001", "content": "[ BERITA SURABAYA ].\n\nHal yang tidak mengenakan terjadi di sekitaran daerah Pondok Candra Surabaya, saat lagi rest jalan tiba tiba pelari ini dikatain oleh oknum Ojol dengan kata kata “jare ne islam kok telanj*ng, Gendeng” \n\nnah, ini menimbulkan banyak spekulasi oleh netizen, tapi kebanyakan membela kakak ini karena outfit yang dipakai masih terlihat wajar karena untuk olahraga santai\n\nmenurut kalian bagaimana teman teman??\n\n🎥 & 📝 : axers_ , Via :  .", "post_id": "3889995410534289679_19244879203"}}, {"key": "radarbromo", "attributes": {"label": "radarbromo", "x": 907.9007782631934, "y": 502.82015061640925, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881636815309575298_7465178568", "id": "radarbromo", "source": "instagram-000001", "content": "Kasus dugaan tindakan tak pantas oleh driver ojek online di Bandung viral di media sosial usai melibatkan seorang siswi kelas 5 SD sebagai korban.\n\nPeristiwa itu menjadi sorotan publik lantaran korban yang seharusnya diantar pulang malah sempat diajak menuju kos milik pengemudi.\n\nPeristiwa ini disebut terjadi di wilayah Antapani, Bandung, Jawa Barat, dan memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan penggunaan ojek online bagi anak-anak.\n\n“Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari unggahan Threads egiw_giew pada Selasa, 21 April 2026.\n\nKakak korban mengatakan pada hari kejadian, orang tua tidak bisa menjemput sehingga sang ibu memesan ojek online untuk mengantar adiknya pulang.\n\n“Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban melalui akun Instagram \n\nKwtika perjalanan, korban mengaku mengalami tindakan tidak nyaman ketika kakinya beberapa kali dipegang oleh pengemudi dengan alasan posisi duduk yang terlalu ke belakang.\n\nAlih-alih langsung menuju rumah yang berada di kawasan Hantap dekat flyover Antapani, pengemudi justru mengajak korban mampir ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari.\n\n“Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” tandasnya.", "post_id": "3881636815309575298_7465178568"}}, {"key": "infoserang", "attributes": {"label": "infoserang", "x": 45.020803055787596, "y": 281.2320772065978, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884955077412209754_268719064", "id": "infoserang", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu warga Serang yang sedang berada di lokasi kejadian membagikan momen evakuasi pasca tabrakan kereta di Bekasi. Dalam video terlihat kesibukan tim SAR dan mobil ambulance yang hilir mudik mengevakuasi para korban luka, Senin. (27/04/26) \n\nKondisi di sekitar stasiun terpantau sangat padat. Menariknya, aksi solidaritas terlihat jelas saat para driver ojek online (ojol) turun tangan membantu mengatur lalu lintas agar proses evakuasi berjalan lancar. 👏\n\nSemoga kejadian ini tidak terulang kembali, tetap jaga keselamatan warga Serang dan terus doakan para korban. 🙏🏻\n\nVideo jurnalisme warganet InfoSerang  \n\n-\n#infoserang #kecelakaankereta #bekasi", "post_id": "3884955077412209754_268719064"}}, {"key": "abibzone", "attributes": {"label": "abibzone", "x": 950.8041990325523, "y": 916.1127262073136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3884955077412209754_268719064", "id": "abibzone", "source": "instagram-000001", "content": "Salah satu warga Serang yang sedang berada di lokasi kejadian membagikan momen evakuasi pasca tabrakan kereta di Bekasi. Dalam video terlihat kesibukan tim SAR dan mobil ambulance yang hilir mudik mengevakuasi para korban luka, Senin. (27/04/26) \n\nKondisi di sekitar stasiun terpantau sangat padat. Menariknya, aksi solidaritas terlihat jelas saat para driver ojek online (ojol) turun tangan membantu mengatur lalu lintas agar proses evakuasi berjalan lancar. 👏\n\nSemoga kejadian ini tidak terulang kembali, tetap jaga keselamatan warga Serang dan terus doakan para korban. 🙏🏻\n\nVideo jurnalisme warganet InfoSerang  \n\n-\n#infoserang #kecelakaankereta #bekasi", "post_id": "3884955077412209754_268719064"}}, {"key": "official_bukamata", "attributes": {"label": "official_bukamata", "x": 203.40559829131078, "y": 799.4182218684176, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1385, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3881358441717562788_46235509156", "id": "official_bukamata", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial.\n\nPelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE.\n\nPeristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.\n\nKapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian.\n\n“Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026).\n\nDalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur.\n\n“Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya.\n\nSaat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.\n\n🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti \n\n(MIM)\n\nTag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻 \n\n#Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "3881358441717562788_46235509156"}}, {"key": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "ojolbangnona", "x": 672.4725720091794, "y": 963.0360585952351, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1385, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3881358441717562788_46235509156", "id": "ojolbangnona", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial.\n\nPelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE.\n\nPeristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.\n\nKapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian.\n\n“Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026).\n\nDalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur.\n\n“Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya.\n\nSaat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung.\n\n🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti \n\n(MIM)\n\nTag/DM kami  untuk menginformasikan peristiwa apapun. 🙌🏻 \n\n#Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "3881358441717562788_46235509156"}}, {"key": "tangsel.info", "attributes": {"label": "tangsel.info", "x": 751.369631574472, "y": 28.191082114575327, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3874903215838400630_8303815497", "id": "tangsel.info", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria diduga juru parkir liar terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Pamulang, Senin (13/4).\n\nPeristiwa ini diunggah dalam akun Instagram , dengan keterangan “Gara-gara atribut, oknum parkir liar diduga cekcok dengan Ojol di Pamulang, Tangsel”.\n\nTerlihat dalam video, seorang pria diduga juru parkir liar yang menggunakan kaos berwarna abu-abu menghampiri pengemudi ojol.\n\n“Nih orang anj*ng banget ni, tadi lu kenapa gara-gara parkir? Mau berantem aja sama gua?” tanya pengemudi Ojol ke jukir liar.\n\n“Bukan masalah berantem, noh pada pakai jaket Ojol,” jelas jukir liar.\n\nKemudian, perdebatan terus terjadi lantaran oknum jukir liar tidak terima akibat pengemudi ojol tidak menggunakan atribut. \n\nNamun, pengemudi ojol tersebut juga tidak terima akibat motornya sempat digebrak dan diteriaki oleh jukir liar.\n\nTerkait hal ini, Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra membenarkan soal adanya peristiwa tersebut. Insiden terjadi pada Minggu (12/4) malam.\n_\n\n#TangselInfo #MediaTangselInfo #TI #ParkirLiar #Ojol", "post_id": "3874903215838400630_8303815497"}}, {"key": "kabarpamulang.id", "attributes": {"label": "kabarpamulang.id", "x": 723.0750293561903, "y": 914.4961389750332, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.3069, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 1, "degree": 4}, "_id": "3874903215838400630_8303815497", "id": "kabarpamulang.id", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria diduga juru parkir liar terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Pamulang, Senin (13/4).\n\nPeristiwa ini diunggah dalam akun Instagram , dengan keterangan “Gara-gara atribut, oknum parkir liar diduga cekcok dengan Ojol di Pamulang, Tangsel”.\n\nTerlihat dalam video, seorang pria diduga juru parkir liar yang menggunakan kaos berwarna abu-abu menghampiri pengemudi ojol.\n\n“Nih orang anj*ng banget ni, tadi lu kenapa gara-gara parkir? Mau berantem aja sama gua?” tanya pengemudi Ojol ke jukir liar.\n\n“Bukan masalah berantem, noh pada pakai jaket Ojol,” jelas jukir liar.\n\nKemudian, perdebatan terus terjadi lantaran oknum jukir liar tidak terima akibat pengemudi ojol tidak menggunakan atribut. \n\nNamun, pengemudi ojol tersebut juga tidak terima akibat motornya sempat digebrak dan diteriaki oleh jukir liar.\n\nTerkait hal ini, Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra membenarkan soal adanya peristiwa tersebut. Insiden terjadi pada Minggu (12/4) malam.\n_\n\n#TangselInfo #MediaTangselInfo #TI #ParkirLiar #Ojol", "post_id": "3874903215838400630_8303815497"}}, {"key": "medancyber_official", "attributes": {"label": "medancyber_official", "x": 432.4956525714807, "y": 394.8522901396898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3873773129491689533_49149484330", "id": "medancyber_official", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online (ojol) menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah oknum satpam dalam insiden yang terjadi di salah satu lokasi pasar swalayan Irian Jalan Setia Budi Medan.\nPeristiwa ini langsung memicu perhatian warga sekitar. Situasi di lokasi bahkan sempat memanas setelah korban diduga diserang oleh lebih dari satu orang pelaku.\nBerdasarkan keterangan saksi dari sesama driver ojol, para terduga pelaku disebut-sebut masuk ke dalam area lokasi setelah kejadian dan tidak terlihat keluar kembali.\n“Yang mukuli masuk ke dalam, tidak keluar lagi,” ujar salah seorang saksi.\nKondisi semakin tegang setelah muncul dugaan adanya pihak yang membela atau melindungi para pelaku. Hal ini memicu solidaritas dari driver ojol lainnya yang berdatangan ke lokasi, membuat situasi semakin ramai.\n\n💬 Menurut kalian, bagaimana seharusnya penanganan kasus seperti ini?\n🔥 Follow untuk update berita Medan: \n\n#Ojol #Medan #Viral #Pengeroyokan #BeritaTerkini", "post_id": "3873773129491689533_49149484330"}}, {"key": "beritapalembang", "attributes": {"label": "beritapalembang", "x": 348.52323882471217, "y": 759.5899585367957, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874802791810545326_10340319691", "id": "beritapalembang", "source": "instagram-000001", "content": "Tolong untuk pak  Walikota Palembang, tiang listrik PLN di plaju ini cak mano cerito pacak tengah jalan ini, sudah banyak korban kato warga sekitar, kami yg bukan warga daerah sano Idak hafal jalan kalo Ado tiang modelan cak itu, kato warga Sano Ado jugo tiang modelan cak itu lagi di daerah ujung lagi, tolong nn pak ratu dewa itu tiang kalo pacak usulke dgn PLN mintak pindahke, biar katek lagi korban, kalo cak ini warga yang rugi, Mano kami nih cuma driver taksi online pak, posisi jln.sentosa plaju, tolong nn ditindak lanjuti", "post_id": "3874802791810545326_10340319691"}}, {"key": "ratudewa_plg", "attributes": {"label": "ratudewa_plg", "x": 979.8172583646476, "y": 106.79361121969222, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874802791810545326_10340319691", "id": "ratudewa_plg", "source": "instagram-000001", "content": "Tolong untuk pak  Walikota Palembang, tiang listrik PLN di plaju ini cak mano cerito pacak tengah jalan ini, sudah banyak korban kato warga sekitar, kami yg bukan warga daerah sano Idak hafal jalan kalo Ado tiang modelan cak itu, kato warga Sano Ado jugo tiang modelan cak itu lagi di daerah ujung lagi, tolong nn pak ratu dewa itu tiang kalo pacak usulke dgn PLN mintak pindahke, biar katek lagi korban, kalo cak ini warga yang rugi, Mano kami nih cuma driver taksi online pak, posisi jln.sentosa plaju, tolong nn ditindak lanjuti", "post_id": "3874802791810545326_10340319691"}}, {"key": "bekasi.terkini", "attributes": {"label": "bekasi.terkini", "x": 563.4603105654378, "y": 231.78103004882468, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874792696363743829_6847262323", "id": "bekasi.terkini", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi pencurian sepeda motor gagal total berkat kesigapan security dan warga, termasuk seorang ojek online (ojol), di kawasan Summarecon Bekasi pada Senin, 13 April 2026.\n\nKejadian terjadi sekitar pukul 11:20 WIB, ketika seorang ojol memarkir kendaraannya di tepi jalan untuk mengambil barang order online. Dua pelaku berusaha mengambil sepeda motor korban dengan\nmembobol kunci.\n\nSecurity yang bertugas mencurigai adanya kejanggalan ketika melihat sepeda motor korban dinaiki orang lain. Sementara itu, ojol lain yang berada di lokasi juga mengamati gerak-gerik pelaku. \n\nSalah satu pelaku sempat ditabrak oleh ojol pengamat, sedangkan pelaku lainnya melarikan diri setelah sempat dipuk0l security hingga mimisan.\n\nKeributan sempat terjadi ketika pelaku yang kabur diteriaki “maling” dan dikejar warga hingga mengalami luka-luka. Berkat koordinasi cepat antara security dan masyarakat, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan\n\nKejadian ini menegaskan pentingnya kesigapan petugas keamanan dan peran aktif masyarakat dalam mencegah aksi kriminal di area publik.\n.\n.\nUntuk Share Info Peristiwa Terkini di Bekasi Kirim Melalaui DM atau WA di Bio. \n\n#bekasiterkini, update info terkini di Bekasi!\n\n-\nInfo dari:", "post_id": "3874792696363743829_6847262323"}}, {"key": "vhartanto19", "attributes": {"label": "vhartanto19", "x": 881.6928912706227, "y": 686.403986208809, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874792696363743829_6847262323", "id": "vhartanto19", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi pencurian sepeda motor gagal total berkat kesigapan security dan warga, termasuk seorang ojek online (ojol), di kawasan Summarecon Bekasi pada Senin, 13 April 2026.\n\nKejadian terjadi sekitar pukul 11:20 WIB, ketika seorang ojol memarkir kendaraannya di tepi jalan untuk mengambil barang order online. Dua pelaku berusaha mengambil sepeda motor korban dengan\nmembobol kunci.\n\nSecurity yang bertugas mencurigai adanya kejanggalan ketika melihat sepeda motor korban dinaiki orang lain. Sementara itu, ojol lain yang berada di lokasi juga mengamati gerak-gerik pelaku. \n\nSalah satu pelaku sempat ditabrak oleh ojol pengamat, sedangkan pelaku lainnya melarikan diri setelah sempat dipuk0l security hingga mimisan.\n\nKeributan sempat terjadi ketika pelaku yang kabur diteriaki “maling” dan dikejar warga hingga mengalami luka-luka. Berkat koordinasi cepat antara security dan masyarakat, kedua pelaku berhasil dilumpuhkan\n\nKejadian ini menegaskan pentingnya kesigapan petugas keamanan dan peran aktif masyarakat dalam mencegah aksi kriminal di area publik.\n.\n.\nUntuk Share Info Peristiwa Terkini di Bekasi Kirim Melalaui DM atau WA di Bio. \n\n#bekasiterkini, update info terkini di Bekasi!\n\n-\nInfo dari:", "post_id": "3874792696363743829_6847262323"}}, {"key": "jktinfo24jam", "attributes": {"label": "jktinfo24jam", "x": 23.937302723589738, "y": 636.6388801949453, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3879514921964766261_31864753365", "id": "jktinfo24jam", "source": "instagram-000001", "content": "Dugaan telah terjadi penipuan di daerah Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/4/2026)\n\nKronologi :\n\nkorban saat itu sedang cari loker, lalu dihubungi untuk dateng ke lokasi, korban datang membawa koper yang berisi pakaian dan tas berisi hp, dompet, dokumen. Setelah sampai di lokasi ketemu sama perempuan (diduga pelaku) lalu diajak ngobrol.\n\nDisarankan untuk ke tempat kerja nya langsung dengan dipesenin ojol oleh si pelaku ke titik tempat kerja tapi tas dan hp nya di pegang pelaku, terus pas sudah sampai ke titik tempat kerja nya tidak ada, dan korban coba balik lagi ke tempat yang awal ketemu si pelaku sudah tidak ada di lokasi.\n\nBarang-barang korban pun sudah tidak ada di bawa oleh pelaku, rekening nya di kuras dengan cara di tf in ke dana milik pelaku.\n\nVia", "post_id": "3879514921964766261_31864753365"}}, {"key": "info.jakartatimurr", "attributes": {"label": "info.jakartatimurr", "x": 596.4057443667477, "y": 475.89730920091876, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3879514921964766261_31864753365", "id": "info.jakartatimurr", "source": "instagram-000001", "content": "Dugaan telah terjadi penipuan di daerah Jalan Raya Penggilingan, Jakarta Timur, pada Sabtu (18/4/2026)\n\nKronologi :\n\nkorban saat itu sedang cari loker, lalu dihubungi untuk dateng ke lokasi, korban datang membawa koper yang berisi pakaian dan tas berisi hp, dompet, dokumen. Setelah sampai di lokasi ketemu sama perempuan (diduga pelaku) lalu diajak ngobrol.\n\nDisarankan untuk ke tempat kerja nya langsung dengan dipesenin ojol oleh si pelaku ke titik tempat kerja tapi tas dan hp nya di pegang pelaku, terus pas sudah sampai ke titik tempat kerja nya tidak ada, dan korban coba balik lagi ke tempat yang awal ketemu si pelaku sudah tidak ada di lokasi.\n\nBarang-barang korban pun sudah tidak ada di bawa oleh pelaku, rekening nya di kuras dengan cara di tf in ke dana milik pelaku.\n\nVia", "post_id": "3879514921964766261_31864753365"}}, {"key": "kepulauanriauindonesia", "attributes": {"label": "kepulauanriauindonesia", "x": 164.60360175528933, "y": 819.9112314237201, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3875154590098357313_3676969180", "id": "kepulauanriauindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral memperlihatkan ketegangan verbal antara oknum pengendara yang diduga mitra ojek online (ojol) karena menggunakan atribut helm ojol dengan seorang wisatawan di area pejalan kaki.\n\nPelaku membentak wisatawan yang mencoba menegur ketidaktertiban di trotoar depan Mega Mall Batam Centre, tepat di bawah jembatan penyeberangan (akses utama Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre)..\n\nPeristiwa terjadi pada Jumat malam, 10 April 2026.\n\nBukannya sadar diri merasa bersalah atau meminta maaf, oknum tersebut justru bereaksi agresif, yang dikhawatirkan dapat merusak citra pariwisata Batam.\n\nWarga mendesak Dishub Batam dan Kepolisian untuk memasang pembatas jalan (bollard) yang lebih rapat serta meningkatkan patroli di titik rawan.\n\nTuliskan pendapat kamu di kolom komentar ya sobat! Atau mungkin kamu mau mendukung pelanggar juga tuliskan pendapat kamu. [Source :  ]\n\n #batam", "post_id": "3875154590098357313_3676969180"}}, {"key": "batamnewsonline", "attributes": {"label": "batamnewsonline", "x": 319.6259104336801, "y": 507.92141354055275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3875154590098357313_3676969180", "id": "batamnewsonline", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video viral memperlihatkan ketegangan verbal antara oknum pengendara yang diduga mitra ojek online (ojol) karena menggunakan atribut helm ojol dengan seorang wisatawan di area pejalan kaki.\n\nPelaku membentak wisatawan yang mencoba menegur ketidaktertiban di trotoar depan Mega Mall Batam Centre, tepat di bawah jembatan penyeberangan (akses utama Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre)..\n\nPeristiwa terjadi pada Jumat malam, 10 April 2026.\n\nBukannya sadar diri merasa bersalah atau meminta maaf, oknum tersebut justru bereaksi agresif, yang dikhawatirkan dapat merusak citra pariwisata Batam.\n\nWarga mendesak Dishub Batam dan Kepolisian untuk memasang pembatas jalan (bollard) yang lebih rapat serta meningkatkan patroli di titik rawan.\n\nTuliskan pendapat kamu di kolom komentar ya sobat! Atau mungkin kamu mau mendukung pelanggar juga tuliskan pendapat kamu. [Source :  ]\n\n #batam", "post_id": "3875154590098357313_3676969180"}}, {"key": "heysoerabaya", "attributes": {"label": "heysoerabaya", "x": 785.1492635782863, "y": 197.77286872987565, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874960049948772839_76827747248", "id": "heysoerabaya", "source": "instagram-000001", "content": "Nasib sial dialami seorang driver ojol di Surabaya. Ia dilaporkan kehilangan motor saat mengambil pesanan di area Galaxy Mall pada Jumat (10/4/2026) sore. Kendaraan diparkir saat korban melakukan pick up order, namun saat kembali, motor sudah tidak berada di lokasi dan diduga digondol pelaku curanmor.\n\nFollow  buat terus update info seputar Surabaya!\n\n#heysurabaya #heymedia #surabaya #curanmor #ojol", "post_id": "3874960049948772839_76827747248"}}, {"key": "akuninfo91", "attributes": {"label": "akuninfo91", "x": 572.7398184924507, "y": 266.8527062642717, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.0018, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874132856791868548_65345571102", "id": "akuninfo91", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan aksi cekcok antara seorang oknum juru parkir liar dengan pengendara yang diduga ojek online (ojol) di kawasan Pamulang, tepatnya di depan Diva Karaoke.\n\nInsiden tersebut diduga dipicu karena pengendara tidak mengenakan atribut ojol saat mengambil pesanan di sebuah restoran.\n\nDalam video, pengendara mengaku motornya sempat digebrak sambil diteriaki agar memakai atribut.\n\nMenurut pengakuannya, atribut ojol miliknya sedang dicuci sehingga ia tetap menjalankan order tanpa mengenakannya.\n\nTak terima dengan perlakuan tersebut, adu mulut pun tak terhindarkan hingga menarik perhatian warga sekitar.\n\n🎥 : Ig", "post_id": "3874132856791868548_65345571102"}}, {"key": "netizenbanten_", "attributes": {"label": "netizenbanten_", "x": 334.1844515309821, "y": 224.55150365108668, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872769504506396424_75606347956", "id": "netizenbanten_", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang turis asing membuat onar di kawasan Ciledug\nhingga memicu keributan dengan warga. Turis tersebut diduga mengamuk dan bersikap agresif terhadap pengendara, termasuk merusak HP driver ojol.\nWarga yang geram langsung mengejar dan berusaha\nmenghentikan pelaku. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Babinsa, TNI, dan Polsek Ciledug datang mengamankan turis tersebut.\n\nSumber :", "post_id": "3872769504506396424_75606347956"}}, {"key": "wargatangerang", "attributes": {"label": "wargatangerang", "x": 349.9855847428709, "y": 109.30064163265286, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872769504506396424_75606347956", "id": "wargatangerang", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang turis asing membuat onar di kawasan Ciledug\nhingga memicu keributan dengan warga. Turis tersebut diduga mengamuk dan bersikap agresif terhadap pengendara, termasuk merusak HP driver ojol.\nWarga yang geram langsung mengejar dan berusaha\nmenghentikan pelaku. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Babinsa, TNI, dan Polsek Ciledug datang mengamankan turis tersebut.\n\nSumber :", "post_id": "3872769504506396424_75606347956"}}, {"key": "akademi_kepolisian_alumni", "attributes": {"label": "akademi_kepolisian_alumni", "x": 169.96634263855603, "y": 820.4186075173392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3867489298722944123_7437809720", "id": "akademi_kepolisian_alumni", "source": "instagram-000001", "content": "Polisi menangkap PBU (30), MSN (29), dan SR (24) terkait kasus penyiraman air keras terhadap Tri Wibowo (57), warga Bekasi. Polisi menyebut aksi ini dilatarbelakangi sakit hati dan dendam yang telah lama dipendam oleh PBU.\n\nKapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni menjelaskan, PBU merasa pekerjaannya sebagai ojol direndahkan korban hingga memicu sakit hati bertahun-tahun. PBU juga ngaku kesal karena korban pernah menutup bak sampah di depan rumahnya pakai pot bunga sehingga tidak bisa digunakan.\n\nRasa sakit hati itu kemudian berkembang menjadi rencana kejahatan. PBU pernah tiga kali rencanakan penyiraman air keras ke Wibowo, namun gagal. Hingga akhirnya, dia bayar MSN dan SR untuk melakukannya dengan imbalan Rp 9 juta. Eksekusi dilakukan pada 31 Maret 2026.\n\nAtas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 469 KUHP tentang penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Mereka juga dikenakan Pasal 470 KUHP terkait penggunaan bahan berbahaya dengan ancaman pidana ditambah sepertiga.\n\n📸: Dok. Istimewa.\t\n\n#bicarafaktalewatberita #kumparan\nReposted from", "post_id": "3867489298722944123_7437809720"}}, {"key": "kumparancom", "attributes": {"label": "kumparancom", "x": 899.4058481551053, "y": 530.2384570230105, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3867489298722944123_7437809720", "id": "kumparancom", "source": "instagram-000001", "content": "Polisi menangkap PBU (30), MSN (29), dan SR (24) terkait kasus penyiraman air keras terhadap Tri Wibowo (57), warga Bekasi. Polisi menyebut aksi ini dilatarbelakangi sakit hati dan dendam yang telah lama dipendam oleh PBU.\n\nKapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Sumarni menjelaskan, PBU merasa pekerjaannya sebagai ojol direndahkan korban hingga memicu sakit hati bertahun-tahun. PBU juga ngaku kesal karena korban pernah menutup bak sampah di depan rumahnya pakai pot bunga sehingga tidak bisa digunakan.\n\nRasa sakit hati itu kemudian berkembang menjadi rencana kejahatan. PBU pernah tiga kali rencanakan penyiraman air keras ke Wibowo, namun gagal. Hingga akhirnya, dia bayar MSN dan SR untuk melakukannya dengan imbalan Rp 9 juta. Eksekusi dilakukan pada 31 Maret 2026.\n\nAtas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 469 KUHP tentang penganiayaan berat dengan rencana terlebih dahulu, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Mereka juga dikenakan Pasal 470 KUHP terkait penggunaan bahan berbahaya dengan ancaman pidana ditambah sepertiga.\n\n📸: Dok. Istimewa.\t\n\n#bicarafaktalewatberita #kumparan\nReposted from", "post_id": "3867489298722944123_7437809720"}}, {"key": "wargabekasi.id", "attributes": {"label": "wargabekasi.id", "x": 717.2574221981876, "y": 313.33062232600304, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1147, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3872992407588128070_28975595854", "id": "wargabekasi.id", "source": "instagram-000001", "content": "Turis Asing Ngamuk di Ciledug, Rusak HP Driver Ojol hingga Picu Keributan\n\nSeorang turis asing membuat onar di kawasan Ciledug hingga memicu keributan dengan warga sekitar.\n\nBerdasarkan informasi yang beredar, turis tersebut diduga mengamuk dan bersikap agresif terhadap sejumlah pengendara. Dalam insiden tersebut, pelaku juga disebut merusak ponsel milik seorang driver ojek online (ojol).\n\nAksi tersebut sontak memancing emosi warga. Sejumlah warga yang geram langsung mengejar dan berusaha menghentikan pelaku di lokasi kejadian.\n\nSituasi sempat memanas sebelum akhirnya aparat gabungan yang terdiri dari Babinsa, TNI, serta personel Polsek Ciledug datang ke lokasi untuk mengamankan turis tersebut.\n\nHingga kini, belum diketahui secara pasti penyebab turis tersebut mengamuk. Namun, kejadian ini menjadi perhatian publik dan memicu berbagai reaksi di media sosial.\n\n. \n============================\nFOLLOW: \nHASTAG: #wargabekasi \n===========================\n. \nSumber: h.dlor23\n\n.\n🎥: \n. \n📷: \n. \n📰: \n. \n. \n #viralindonesia #wna #kabupatenbekasi #bekasi", "post_id": "3872992407588128070_28975595854"}}, {"key": "makassaar_info", "attributes": {"label": "makassaar_info", "x": 626.1519087267034, "y": 141.6670914525988, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3868575882852022982_8760686065", "id": "makassaar_info", "source": "instagram-000001", "content": "Video ini menunjukkan aksi premanisme di depan pelabuhan Makassar.\n\nDriver ojol yang hanya mengambil penumpang sebentar langsung didatangi pria yang menuntut uang parkir. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pos polisi.\n\nTak hanya itu, pelaku juga sempat mengancam driver dengan ingin merampas HP miliknya.\n\nKejadian ini terjadi pada Jumat, 3 April 2026.\n\nFenomena seperti ini sering terjadi di kawasan pelabuhan. Bagaimana pendapat kalian?\n•\n🌟  - Cairin Limit Applikasi Payy Latter Kamu Amanah &  Trusted By Mimin", "post_id": "3868575882852022982_8760686065"}}, {"key": "Cairpakbos", "attributes": {"label": "Cairpakbos", "x": 119.89515362924618, "y": 167.76530912447652, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3868575882852022982_8760686065", "id": "Cairpakbos", "source": "instagram-000001", "content": "Video ini menunjukkan aksi premanisme di depan pelabuhan Makassar.\n\nDriver ojol yang hanya mengambil penumpang sebentar langsung didatangi pria yang menuntut uang parkir. Lokasi kejadian berada tidak jauh dari pos polisi.\n\nTak hanya itu, pelaku juga sempat mengancam driver dengan ingin merampas HP miliknya.\n\nKejadian ini terjadi pada Jumat, 3 April 2026.\n\nFenomena seperti ini sering terjadi di kawasan pelabuhan. Bagaimana pendapat kalian?\n•\n🌟  - Cairin Limit Applikasi Payy Latter Kamu Amanah &  Trusted By Mimin", "post_id": "3868575882852022982_8760686065"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 931.9585656031948, "y": 486.7094766767307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1385, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 2, "degree": 6}, "_id": "3878043187793700564_4012256370", "id": "pemko.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan saat berdialog dengan Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026). Pertemuan ini menyoroti perlindungan sosial dan layanan kesehatan bagi pengemudi ojek online.\n\nPemko Medan menghadirkan bantuan sosial melalui skema PKH daerah bagi lansia dan penyandang disabilitas yang belum terdaftar bantuan pusat, dengan nilai Rp200 ribu per bulan. Selain itu, layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) memungkinkan warga ber-KTP Medan berobat gratis meski diakui kapasitas rumah sakit masih terbatas.\n\nUntuk perlindungan kerja, ojol didorong ikut BPJS Ketenagakerjaan guna mendapat jaminan risiko kecelakaan. Pemko juga menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar di RSUD Dr. Pirngadi bagi korban kecelakaan atau tindak kriminal yang tidak ditanggung BPJS.\n\nBaca Berita selengkapnya di :\nhttps://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "3878043187793700564_4012256370"}}, {"key": "folk_jakarta", "attributes": {"label": "folk_jakarta", "x": 275.3705140720785, "y": 845.8523927921035, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876596853076733594_51710129535", "id": "folk_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Momen haru terekam dashcam sebuah mobil saat melintasi Jln Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian tak terduga terjadi, ketika seorang kurir agen gas elpiji terjatuh setelah senggolan dengan pemotor lain. \n\nKarena hal ini, tabung gas langsung berhamburan ke jalan raya. Beberapa pemotor hanya melewati tanpa membantu. Namun momen haru muncul saat seorang driver ojol dengan sigap berhenti untuk membantu. \n\nHal ini langsung memicu rasa empati pengguna jalan lain untuk langsung turun membantu korban. \n\nKejadian ini mengingatkan kita, bahwa masih ada banyak orang yang punya rasa peduli dengan sesama, walau di Ibukota yang terkenal “keras” sekalipun. \n\nRespect 🫡\n\n📹:  \n\n#folkjakarta #jakarta", "post_id": "3876596853076733594_51710129535"}}, {"key": "coraamyra", "attributes": {"label": "coraamyra", "x": 568.362697025652, "y": 517.8398698647951, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876596853076733594_51710129535", "id": "coraamyra", "source": "instagram-000001", "content": "Momen haru terekam dashcam sebuah mobil saat melintasi Jln Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kejadian tak terduga terjadi, ketika seorang kurir agen gas elpiji terjatuh setelah senggolan dengan pemotor lain. \n\nKarena hal ini, tabung gas langsung berhamburan ke jalan raya. Beberapa pemotor hanya melewati tanpa membantu. Namun momen haru muncul saat seorang driver ojol dengan sigap berhenti untuk membantu. \n\nHal ini langsung memicu rasa empati pengguna jalan lain untuk langsung turun membantu korban. \n\nKejadian ini mengingatkan kita, bahwa masih ada banyak orang yang punya rasa peduli dengan sesama, walau di Ibukota yang terkenal “keras” sekalipun. \n\nRespect 🫡\n\n📹:  \n\n#folkjakarta #jakarta", "post_id": "3876596853076733594_51710129535"}}, {"key": "tangerangupdatecom", "attributes": {"label": "tangerangupdatecom", "x": 519.1322630753879, "y": 658.3323247826082, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.2727, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7630765252430286101", "id": "tangerangupdatecom", "source": "tiktok-000001", "content": "Sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) hampir raib digasak. Peristiwa terjadi saat ojol tersebut sedang mengambil orderan makanan di kawasan Hampton Square, Gading Serpong.  Beruntung, aksi pencurian diketahui oleh korban, sehingga maling mengurungkan niat untuk menggasak sepeda motor tersebut. Video: threads/bobyojol . . Dapatkan informasi update dan mencerahkan lainnya dengan mengikuti akun TikTok  #tangerangupdate #tangerang", "post_id": "7630765252430286101"}}, {"key": "polisinews.com", "attributes": {"label": "polisinews.com", "x": 371.856281103633, "y": 44.69830248719242, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7625786456501538055", "id": "polisinews.com", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "WARGA", "attributes": {"label": "WARGA", "x": 181.7605991856741, "y": 120.34033822010515, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "WARGA", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Polda", "attributes": {"label": "Polda", "x": 802.6415062618369, "y": 827.5112279005947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Polda", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Budi", "attributes": {"label": "Budi", "x": 311.4365026007593, "y": 895.6420119371336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Budi", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 603.1226793144035, "y": 683.8220504044765, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "adearymillcop", "attributes": {"label": "adearymillcop", "x": 965.293220718292, "y": 759.3676360545794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "adearymillcop", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Risma", "attributes": {"label": "Risma", "x": 257.49197180218385, "y": 883.3793187182074, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Risma", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Akademi", "attributes": {"label": "Akademi", "x": 535.0596969380641, "y": 228.71962203343622, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Akademi", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "Bambang", "attributes": {"label": "Bambang", "x": 260.6373998738861, "y": 931.0714970294127, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "Bambang", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "CNN", "attributes": {"label": "CNN", "x": 20.188190175222886, "y": 517.8279942562637, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4773, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625786456501538055", "id": "CNN", "source": "tiktok-000001", "content": "BREAKING NEWS!! KOMNAS PEREMPUAN RI mengapresiasi langkah cepat Direktorat PPA-PPO Polda Metro Jaya dalam menangani kasus pelecehan seksual yang dilakukan driver taksi online berinisial WAH (39) terhadap penumpangnya.  Komnas Perempuan menilai gerak cepat Polda Metro dapat mempercepat korban mendapatkan keadilan. \"Apresiasi kami kepada penyidik Ditres PPA Polda Metro Jaya yang telah mengungkap dengan cepat dan menangkap pelakunya, dan juga berharap segera bisa diberkas perkaranya untuk disidangkan seperti itu,\" tutur Komisioner Komnas Perempuan Kombes (Purn) Sundari Waris saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026). #komnasperempuan #poldametrojaya #viraltiktok   JAKARTA  Metro Jaya  Hermanto  Polri @🇮🇩 Jenderal Bageur 🇮🇩   Silalahi390  Kepolisian  Askar  Indonesia", "post_id": "7625786456501538055"}}, {"key": "tribunsumselcom", "attributes": {"label": "tribunsumselcom", "x": 732.248377319773, "y": 125.76223694626398, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628979303341985025", "id": "tribunsumselcom", "source": "tiktok-000001", "content": "Viral Tiang Listrik di Tengah Jalan Plaju Sebabkan Kecelakaan, PLN dan Lurah Sentosa Bergerak. Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan sebuah mobil putih mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah menabrak tiang listrik yang berdiri di posisi yang tidak biasa.  Dalam video, tiang listrik PLN tersebut tampak menjorok hingga ke tengah badan jalan di kawasan Jalan Sentosa, Plaju, sehingga sangat membahayakan pengendara terutama bagi mereka yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut.  Kejadian ini pun mencuat ke publik setelah seorang driver taksi online melalui akun Instagram  menyampaikan keluhannya kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa, dan memohon agar tiang tersebut segera dipindahkan karena telah banyak memakan korban. Menanggapi keluhan warga dan insiden kecelakaan tersebut, pihak Kelurahan Sentosa langsung bergerak cepat.  Pada Selasa (14/4/2026), Lurah Sentosa segera melakukan koordinasi intensif dengan jajaran manajemen PLN. #tiktok #tiktokberita #tribunsumsel #sumateraselatan #plaju #tianglistrik #kecelakaan", "post_id": "7628979303341985025"}}, {"key": "aansagitarius11", "attributes": {"label": "aansagitarius11", "x": 45.9539127516706, "y": 828.2431937853135, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0456, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7628979303341985025", "id": "aansagitarius11", "source": "tiktok-000001", "content": "Viral Tiang Listrik di Tengah Jalan Plaju Sebabkan Kecelakaan, PLN dan Lurah Sentosa Bergerak. Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan sebuah mobil putih mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah menabrak tiang listrik yang berdiri di posisi yang tidak biasa.  Dalam video, tiang listrik PLN tersebut tampak menjorok hingga ke tengah badan jalan di kawasan Jalan Sentosa, Plaju, sehingga sangat membahayakan pengendara terutama bagi mereka yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut.  Kejadian ini pun mencuat ke publik setelah seorang driver taksi online melalui akun Instagram  menyampaikan keluhannya kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa, dan memohon agar tiang tersebut segera dipindahkan karena telah banyak memakan korban. Menanggapi keluhan warga dan insiden kecelakaan tersebut, pihak Kelurahan Sentosa langsung bergerak cepat.  Pada Selasa (14/4/2026), Lurah Sentosa segera melakukan koordinasi intensif dengan jajaran manajemen PLN. #tiktok #tiktokberita #tribunsumsel #sumateraselatan #plaju #tianglistrik #kecelakaan", "post_id": "7628979303341985025"}}, {"key": "kumparan", "attributes": {"label": "kumparan", "x": 342.1592938637329, "y": 36.84980041466468, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7629575607453486352", "id": "kumparan", "source": "tiktok-000001", "content": "Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, rela menanggalkan seragam polisinya lalu menggantinya dengan baju satpam sampai ojol demi membongkar jaringan peredaran obat terlarang pada Selasa (14/4). Pengungkapan ini diawali di kawasan Cikalagan. Dari sana, polisi meringkus dua orang pemuda dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa obat terlarang. Berdasarkan keterangan dua pemuda itu, polisi lalu melakukan pengembangan dengan mencari si pengedar. Pengejaran dilakukan ke kawasan Bekasi. Namun sayang, pelakunya melarikan diri, polisi hanya menemukan sejumlah obat terlarang yang siap diedarkan. Dari keseluruhan operasi itu, polisi menyita lebih dari seribu butir obat terlarang berbagai jenis. Sementara, seluruh pelaku dilimpahkan penanganannya ke Satresnarkoba Polres Bogor. 📸: Dok. Instagram  Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan", "post_id": "7629575607453486352"}}, {"key": "/polsek_cileungsi.", "attributes": {"label": "/polsek_cileungsi.", "x": 712.7736872052456, "y": 383.0775103633434, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629575607453486352", "id": "/polsek_cileungsi.", "source": "tiktok-000001", "content": "Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, rela menanggalkan seragam polisinya lalu menggantinya dengan baju satpam sampai ojol demi membongkar jaringan peredaran obat terlarang pada Selasa (14/4). Pengungkapan ini diawali di kawasan Cikalagan. Dari sana, polisi meringkus dua orang pemuda dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa obat terlarang. Berdasarkan keterangan dua pemuda itu, polisi lalu melakukan pengembangan dengan mencari si pengedar. Pengejaran dilakukan ke kawasan Bekasi. Namun sayang, pelakunya melarikan diri, polisi hanya menemukan sejumlah obat terlarang yang siap diedarkan. Dari keseluruhan operasi itu, polisi menyita lebih dari seribu butir obat terlarang berbagai jenis. Sementara, seluruh pelaku dilimpahkan penanganannya ke Satresnarkoba Polres Bogor. 📸: Dok. Instagram  Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | vidol | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan", "post_id": "7629575607453486352"}}, {"key": "indozone.id", "attributes": {"label": "indozone.id", "x": 892.9880173846661, "y": 947.8566762689286, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7544005875195743496", "id": "indozone.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan komitmen DPR RI untuk terus berbenah dalam mendengarkan aspirasi rakyat menyusul aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI beberapa hari terakhir. Puan menyampaikan pula permintaan maaf apabila masih terdapat kekurangan DPR RI dalam menjalankan tugas selaku wakil rakyat. \"Atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, kami meminta maaf apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat, DPR RI akan terus berbenah dalam mendengar aspirasi rakyat,\" kata Puan dikutip dari ANTARA. Puan juga menegaskan komitmen DPR RI untuk terus membuka ruang komunikasi yang sehat dalam bergotong royong serta membangun bangsa dan negara. Dia pun berharap aksi unjuk rasa kepada DPR RI yang diwarnai kericuhan hingga menelan korban jiwa tidak terjadi lagi di kemudian hari. \"Kita bersama harus selalu mawas diri, harus selalu bekerja keras dan harus selalu berdoa agar ke depan insiden dan tragedi seperti ini tidak terjadi kembali dan tidak pernah terjadi lagi,\" tuturnya. Puan turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan akibat kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas saat pembubaran aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8) malam. \"Semoga amal ibadahnya diterima Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ikhlas menerimanya, dan diberi ketabahan oleh Allah SWT,\" ucapnya. Dia pun meminta Polri untuk mengusut tuntas insiden naas tersebut dan menjalankan proses penegakan hukum kepada para personel Brimob yang terlibat secara transparan. \"Kami meminta kepada Kapolri dan seluruh jajarannya agar mengusut tuntas dan transparan atas kejadian yang terjadi, dan kami akan mengawal proses penyelidikannya sampai selesai,\" katanya. Video: Instagram/ [Baca berita dan informasi menarik lainnya hanya di www.indozone.id]", "post_id": "7544005875195743496"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 191.8430913298008, "y": 146.26045564576816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7544005875195743496", "id": "dpr_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan komitmen DPR RI untuk terus berbenah dalam mendengarkan aspirasi rakyat menyusul aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI beberapa hari terakhir. Puan menyampaikan pula permintaan maaf apabila masih terdapat kekurangan DPR RI dalam menjalankan tugas selaku wakil rakyat. \"Atas nama seluruh anggota dan pimpinan DPR RI, kami meminta maaf apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat, DPR RI akan terus berbenah dalam mendengar aspirasi rakyat,\" kata Puan dikutip dari ANTARA. Puan juga menegaskan komitmen DPR RI untuk terus membuka ruang komunikasi yang sehat dalam bergotong royong serta membangun bangsa dan negara. Dia pun berharap aksi unjuk rasa kepada DPR RI yang diwarnai kericuhan hingga menelan korban jiwa tidak terjadi lagi di kemudian hari. \"Kita bersama harus selalu mawas diri, harus selalu bekerja keras dan harus selalu berdoa agar ke depan insiden dan tragedi seperti ini tidak terjadi kembali dan tidak pernah terjadi lagi,\" tuturnya. Puan turut menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan akibat kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas saat pembubaran aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8) malam. \"Semoga amal ibadahnya diterima Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ikhlas menerimanya, dan diberi ketabahan oleh Allah SWT,\" ucapnya. Dia pun meminta Polri untuk mengusut tuntas insiden naas tersebut dan menjalankan proses penegakan hukum kepada para personel Brimob yang terlibat secara transparan. \"Kami meminta kepada Kapolri dan seluruh jajarannya agar mengusut tuntas dan transparan atas kejadian yang terjadi, dan kami akan mengawal proses penyelidikannya sampai selesai,\" katanya. Video: Instagram/ [Baca berita dan informasi menarik lainnya hanya di www.indozone.id]", "post_id": "7544005875195743496"}}, {"key": "alfonsonews", "attributes": {"label": "alfonsonews", "x": 217.25511573406862, "y": 986.5722590124126, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7553930187839163660", "id": "alfonsonews", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menepis kabar yang menyebut pengemudi ojek online dilarang menggunakan BBM jenis pertalite. Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menegaskan isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. “Sampai saat ini tidak ada aturan yang membatasi penggunaan pertalite bagi pengemudi ojol,” ujarnya melalui akun Instagram , Rabu (25/9). Pemerintah, kata Anggia, memahami keresahan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro seperti driver ojol. Karena itu, setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan aspek kesejahteraan kelompok rentan. Sebelumnya, sempat muncul wacana bahwa ojol tak masuk kriteria penerima BBM subsidi. Namun, setelah menuai penolakan keras, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pengemudi ojol tetap berhak membeli pertalite dengan status mereka yang dimasukkan ke kategori UMKM. Reference: CNN Indonesia Doc: Liputan6.com #beritaterkini #beritaviral #ojol #kementerian #ojekonline", "post_id": "7553930187839163660"}}, {"key": "dwi_anggia", "attributes": {"label": "dwi_anggia", "x": 444.4394789849048, "y": 134.2713185741341, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7553930187839163660", "id": "dwi_anggia", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menepis kabar yang menyebut pengemudi ojek online dilarang menggunakan BBM jenis pertalite. Juru Bicara ESDM, Dwi Anggia, menegaskan isu yang beredar di media sosial tersebut tidak benar. “Sampai saat ini tidak ada aturan yang membatasi penggunaan pertalite bagi pengemudi ojol,” ujarnya melalui akun Instagram , Rabu (25/9). Pemerintah, kata Anggia, memahami keresahan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro seperti driver ojol. Karena itu, setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan aspek kesejahteraan kelompok rentan. Sebelumnya, sempat muncul wacana bahwa ojol tak masuk kriteria penerima BBM subsidi. Namun, setelah menuai penolakan keras, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pengemudi ojol tetap berhak membeli pertalite dengan status mereka yang dimasukkan ke kategori UMKM. Reference: CNN Indonesia Doc: Liputan6.com #beritaterkini #beritaviral #ojol #kementerian #ojekonline", "post_id": "7553930187839163660"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "attributes": {"label": "ngakviralngakrame.com", "x": 416.55343987715156, "y": 466.5998499161352, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7631613734607260948", "id": "ngakviralngakrame.com", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "egiw_giew", "attributes": {"label": "egiw_giew", "x": 25.854809941613155, "y": 551.182480060589, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "egiw_giew", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "KANG", "attributes": {"label": "KANG", "x": 20.50922506692865, "y": 347.2955277451707, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6989, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7631613734607260948", "id": "KANG", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 391.99229694981994, "y": 640.158995966929, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631613734607260948", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "SUARAGLOBAL.ID - Beredar di media sosial kasus driver ojek online (ojol) tidak amanah yang seharusnya mengantar ke rumah, justru dibawa ke kos-kosannya. Mirisnya, penumpang driver ojol tersebut masih anak-anak, yakni seorang siswi kelas 5 SD di daerah Antapani, Bandung, Jawa Barat. “Dunia sudah gila. Kejadian baru tadi siang, ana SD (perempuan) kelas 5 pulang naik Grab. Bukannya dianterin pulang malah dibawa ke kosan mamang Grabnya. Sekarang anaknya trauma, driver berhasil diamankan,” dikutip dari keterangan unggahan Threads  pada Selasa, 21 April 2026. Terpisah, menurut pengakuan kakak korban, saat ini adiknya mengalami trauma dan menjalani proses visum untuk keperluan tindakan selanjutnya. Berniat Diajak ke Kos Selama Satu Jam Kakak korban mengatakan bahwa pada hari tersebut, dirinya dan kedua orang tua mereka tidak bisa menjemput adiknya ke sekolah, sehingga dipesankan ojol oleh sang ibu. “Udah dari lama suka pake ojek, nah tadi tu dapetnya ojol yang itu. Kebetulan udah sering atau bukan yang sekali dua kali dapat ojol yang itu,” kata kakak korban dengan akun Instagram  Saat masih di atas motor, rupanya kaki adiknya beberapa kali dipegang oleh ojol tersebut, beralasan karena duduknya terlalu ke belakang. “Awal tujuan tuh kan dari sekolah ke rumah, nah rumahnya tuh di daerah Hantap deket flyover Antapani, tapi sama si ojolnya malah diajakin ke kosannya di daerah Bunisari atau Sindangsari,” terangnya. “Kata si ojolnya, ‘Mampir dulu ke kosan bentar, nggak lama cuma sejam,’” lanjutnya. Korban Menangis, Langsung Diantar ke Rumah Lebih lanjut, karena adiknya sudah ketakutan, ia langsung menangis dan berteriak, tapi daerah di sekitar kos cukup sepi. “Karena panik si ojolnya, jadi lanjut dibawa pulang ke rumah,” imbuhnya. Dalam keterangan lain yang berasal dari tangkapan layar chat WhatsApp yang beredar, saat itu korban belum sempat dibawa masuk ke dalam kos. Driver ojol tersebut mengatakan bahwa dirinya mengajak ke kosan dengan dalih biar lebih mudah jika ingin mencarinya. “Bilangnya cuma mau ngasih tau kosannya, siapa tau nyari karena udah ngerasa deket sama adik aku. Bener-bener nggak masuk akal yang diomongin dia,” tuturnya. Terungkap Beberapa Kali Bersikap Tidak Sopan Sampai di rumah, adiknya kemudian mengadu pada ibunya bahwa driver ojol sudah sering memegang kakinya. “Pas udah nyampe rumah, adik aku bilang ke ibu katanya, ‘Si ojolnya mesum pegang-pegang aku.’ Nah, ternyata setiap dapet ojol yang itu, adik aku emang suka dipegang-pegang kakinya,” jelas kakak korban. “Tapi, karena adik aku takut buat ngomong, jadi nggak diomongin ke ibu. Puncaknya tadi sampai dibawa ke kosannya karena mungkin pikiran si ojol tuh anaknya diem terus dia gituin tiap pegang-pegang kaki,” sambungnya. Diamankan Polisi dan Grab Nonaktifkan Driver Ojol Driver ojol yang diketahui bernama Joko itu kini telah diamankan oleh pihak Polsek Antapani pada Selasa malam, 21 April 2026. Tanpa perlawanan, Joko menurut saat dibawa oleh Polisi. Sementara itu, pihak Grab menegaskan tengah mendalami laporan tersebut secara serius. #bandunghits #anaksd #jabaristimewa #ngakviralngakrame #ojol  DEDI MULYADI", "post_id": "7631613734607260948"}}, {"key": "viralbanget1_", "attributes": {"label": "viralbanget1_", "x": 93.15115762006786, "y": 445.3557268539239, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7632427708831583509", "id": "viralbanget1_", "source": "tiktok-000001", "content": "part 2,  dari berita kemenangan ojol vs dc mataelang di jl Sei Rokan, medan, pada tanggal 23 April 2026,yang tersebar di media sosial, berikut adalah informasi yg sedikit kami peroleh. Ternyata pria berkaos putih garis hitam tsb hanya seorang diri mendatangi masuk ke kantor Mata Elang  PT CAKRABIRAWA,karena diminta oleh pimpinan komunitas ojol tsb, dianggap mumpuni dalam berbicara dan bersikap. Sebelum aktif di ojol, beliau sudah aktif di beberapa kegiatan bidang organisasi selain ojol, di beberapa kota kabupaten Indonesia. Jejak digitalnya di Instagram pun luar biasa,bukan sembarang ojol.   adalah akunnya. Ketua komunitas dari  ,dan Ketua Bidang MEDIA, KOMUNIKASI dan MASSA dari  dibawah partai  . Beliau sudah mengingatkan tentang solidaritas ojol yg sangat tinggi, demi mencegah hal yg tidak diinginkan, sambil menunggu hasil yg terbaik, maka dibagi lah beberapa tim untuk beberapa plan supaya saling menjaga dan tidak menyebar dari issue tuntutan. Tuhan bersama orang yg benar, bersama masyarakat setempat, kawan - kawan ojol, masyarakat mediasosial, para pejabat setempat yang menaruh perhatian, dan Kepemimpinan Kapolsek Medan Sunggal dan jajaran nya, motor kawan ojol pun dikembalikan oleh pihak mata elang kepada korban. Video - video lengkap peristiwa tersebut sudah diupload di akun kami dari kejadian siang sampe tengah malam. #ojekonline  #ojol  #medan  #mataelang  #viral", "post_id": "7632427708831583509"}}, {"key": "navlisilvan", "attributes": {"label": "navlisilvan", "x": 839.2097807268702, "y": 45.71470824320245, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632427708831583509", "id": "navlisilvan", "source": "tiktok-000001", "content": "part 2,  dari berita kemenangan ojol vs dc mataelang di jl Sei Rokan, medan, pada tanggal 23 April 2026,yang tersebar di media sosial, berikut adalah informasi yg sedikit kami peroleh. Ternyata pria berkaos putih garis hitam tsb hanya seorang diri mendatangi masuk ke kantor Mata Elang  PT CAKRABIRAWA,karena diminta oleh pimpinan komunitas ojol tsb, dianggap mumpuni dalam berbicara dan bersikap. Sebelum aktif di ojol, beliau sudah aktif di beberapa kegiatan bidang organisasi selain ojol, di beberapa kota kabupaten Indonesia. Jejak digitalnya di Instagram pun luar biasa,bukan sembarang ojol.   adalah akunnya. Ketua komunitas dari  ,dan Ketua Bidang MEDIA, KOMUNIKASI dan MASSA dari  dibawah partai  . Beliau sudah mengingatkan tentang solidaritas ojol yg sangat tinggi, demi mencegah hal yg tidak diinginkan, sambil menunggu hasil yg terbaik, maka dibagi lah beberapa tim untuk beberapa plan supaya saling menjaga dan tidak menyebar dari issue tuntutan. Tuhan bersama orang yg benar, bersama masyarakat setempat, kawan - kawan ojol, masyarakat mediasosial, para pejabat setempat yang menaruh perhatian, dan Kepemimpinan Kapolsek Medan Sunggal dan jajaran nya, motor kawan ojol pun dikembalikan oleh pihak mata elang kepada korban. Video - video lengkap peristiwa tersebut sudah diupload di akun kami dari kejadian siang sampe tengah malam. #ojekonline  #ojol  #medan  #mataelang  #viral", "post_id": "7632427708831583509"}}, {"key": "ismud.ojol", "attributes": {"label": "ismud.ojol", "x": 703.682958340454, "y": 225.83892185956168, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632427708831583509", "id": "ismud.ojol", "source": "tiktok-000001", "content": "part 2,  dari berita kemenangan ojol vs dc mataelang di jl Sei Rokan, medan, pada tanggal 23 April 2026,yang tersebar di media sosial, berikut adalah informasi yg sedikit kami peroleh. Ternyata pria berkaos putih garis hitam tsb hanya seorang diri mendatangi masuk ke kantor Mata Elang  PT CAKRABIRAWA,karena diminta oleh pimpinan komunitas ojol tsb, dianggap mumpuni dalam berbicara dan bersikap. Sebelum aktif di ojol, beliau sudah aktif di beberapa kegiatan bidang organisasi selain ojol, di beberapa kota kabupaten Indonesia. Jejak digitalnya di Instagram pun luar biasa,bukan sembarang ojol.   adalah akunnya. Ketua komunitas dari  ,dan Ketua Bidang MEDIA, KOMUNIKASI dan MASSA dari  dibawah partai  . Beliau sudah mengingatkan tentang solidaritas ojol yg sangat tinggi, demi mencegah hal yg tidak diinginkan, sambil menunggu hasil yg terbaik, maka dibagi lah beberapa tim untuk beberapa plan supaya saling menjaga dan tidak menyebar dari issue tuntutan. Tuhan bersama orang yg benar, bersama masyarakat setempat, kawan - kawan ojol, masyarakat mediasosial, para pejabat setempat yang menaruh perhatian, dan Kepemimpinan Kapolsek Medan Sunggal dan jajaran nya, motor kawan ojol pun dikembalikan oleh pihak mata elang kepada korban. Video - video lengkap peristiwa tersebut sudah diupload di akun kami dari kejadian siang sampe tengah malam. #ojekonline  #ojol  #medan  #mataelang  #viral", "post_id": "7632427708831583509"}}, {"key": "dpp.kojira", "attributes": {"label": "dpp.kojira", "x": 541.2799502159139, "y": 907.6844067337215, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632427708831583509", "id": "dpp.kojira", "source": "tiktok-000001", "content": "part 2,  dari berita kemenangan ojol vs dc mataelang di jl Sei Rokan, medan, pada tanggal 23 April 2026,yang tersebar di media sosial, berikut adalah informasi yg sedikit kami peroleh. Ternyata pria berkaos putih garis hitam tsb hanya seorang diri mendatangi masuk ke kantor Mata Elang  PT CAKRABIRAWA,karena diminta oleh pimpinan komunitas ojol tsb, dianggap mumpuni dalam berbicara dan bersikap. Sebelum aktif di ojol, beliau sudah aktif di beberapa kegiatan bidang organisasi selain ojol, di beberapa kota kabupaten Indonesia. Jejak digitalnya di Instagram pun luar biasa,bukan sembarang ojol.   adalah akunnya. Ketua komunitas dari  ,dan Ketua Bidang MEDIA, KOMUNIKASI dan MASSA dari  dibawah partai  . Beliau sudah mengingatkan tentang solidaritas ojol yg sangat tinggi, demi mencegah hal yg tidak diinginkan, sambil menunggu hasil yg terbaik, maka dibagi lah beberapa tim untuk beberapa plan supaya saling menjaga dan tidak menyebar dari issue tuntutan. Tuhan bersama orang yg benar, bersama masyarakat setempat, kawan - kawan ojol, masyarakat mediasosial, para pejabat setempat yang menaruh perhatian, dan Kepemimpinan Kapolsek Medan Sunggal dan jajaran nya, motor kawan ojol pun dikembalikan oleh pihak mata elang kepada korban. Video - video lengkap peristiwa tersebut sudah diupload di akun kami dari kejadian siang sampe tengah malam. #ojekonline  #ojol  #medan  #mataelang  #viral", "post_id": "7632427708831583509"}}, {"key": "gerindrasumut", "attributes": {"label": "gerindrasumut", "x": 490.1983143820294, "y": 290.3042750905783, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632427708831583509", "id": "gerindrasumut", "source": "tiktok-000001", "content": "part 2,  dari berita kemenangan ojol vs dc mataelang di jl Sei Rokan, medan, pada tanggal 23 April 2026,yang tersebar di media sosial, berikut adalah informasi yg sedikit kami peroleh. Ternyata pria berkaos putih garis hitam tsb hanya seorang diri mendatangi masuk ke kantor Mata Elang  PT CAKRABIRAWA,karena diminta oleh pimpinan komunitas ojol tsb, dianggap mumpuni dalam berbicara dan bersikap. Sebelum aktif di ojol, beliau sudah aktif di beberapa kegiatan bidang organisasi selain ojol, di beberapa kota kabupaten Indonesia. Jejak digitalnya di Instagram pun luar biasa,bukan sembarang ojol.   adalah akunnya. Ketua komunitas dari  ,dan Ketua Bidang MEDIA, KOMUNIKASI dan MASSA dari  dibawah partai  . Beliau sudah mengingatkan tentang solidaritas ojol yg sangat tinggi, demi mencegah hal yg tidak diinginkan, sambil menunggu hasil yg terbaik, maka dibagi lah beberapa tim untuk beberapa plan supaya saling menjaga dan tidak menyebar dari issue tuntutan. Tuhan bersama orang yg benar, bersama masyarakat setempat, kawan - kawan ojol, masyarakat mediasosial, para pejabat setempat yang menaruh perhatian, dan Kepemimpinan Kapolsek Medan Sunggal dan jajaran nya, motor kawan ojol pun dikembalikan oleh pihak mata elang kepada korban. Video - video lengkap peristiwa tersebut sudah diupload di akun kami dari kejadian siang sampe tengah malam. #ojekonline  #ojol  #medan  #mataelang  #viral", "post_id": "7632427708831583509"}}, {"key": "nurwayahdki3", "attributes": {"label": "nurwayahdki3", "x": 568.2093396904685, "y": 437.12590392184427, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7445629750153940232", "id": "nurwayahdki3", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "withregram", "attributes": {"label": "withregram", "x": 566.1172729653159, "y": 675.5637159624799, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "withregram", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "tvr.parlemen", "x": 135.29140334434376, "y": 200.0886437093834, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445629750153940232", "id": "tvr.parlemen", "source": "tiktok-000001", "content": "Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nurwayah, menyambut baik rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada pengemudi ojek online (ojol). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di mana ojol menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem tersebut. Namun, Nurwayah juga mengingatkan bahwa implementasi kebijakan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran. Ia mendorong agar pemerintah, melalui Kementerian ESDM, memastikan mekanisme subsidi yang transparan dan bebas dari penyalahgunaan. Posted  •  #Komisi12 #ESDM #Subsidi #Ojol", "post_id": "7445629750153940232"}}, {"key": "hanytheaa", "attributes": {"label": "hanytheaa", "x": 295.91832535417353, "y": 954.5968023725671, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7631880989597240596", "id": "hanytheaa", "source": "tiktok-000001", "content": "Ya Allah ada2 aja nih kelakuan aki2 bau tanah ini 🙈serem banget zaman sekarang ga boleh lengah sedikit  Seorang driver ojek online (ojol) di Antapani, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga memb*wa an*k sekolah dasar (SD) ke kosannya. Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial. Pelaku berinisial Yayan kini telah diamankan di Polsek Antapani. Namun, hingga saat ini motif tindakan tersebut masih dalam penyelidikan. Informasi yang beredar menyebutkan nomor polisi kendaraan pelaku D 6906 ACE. Peristiwa penangkapan ini terjadi di Jalan Bunisari 04/RW 07, Kelurahan Antapani Wetan, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Kapolsek Antapani Kompol Yusuf Tojiri mengatakan, pihaknya menerima laporan dari juru parkir bernama Ovan Lazuardi yang melihat kerumunan warga di lokasi kejadian. “Ovan Lazuardi melihat ada orang berkerumun sambil berteriak di lahan kosong. Ia kemudian menghampiri untuk menanyakan kejadian tersebut. Namun, karena massa semakin banyak dan dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, Ovan melaporkan kejadian itu ke Polsek Antapani,” kata Yusuf, Rabu (22/04/2026). Dalam penanganan lebih lanjut, polisi juga mendalami dugaan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpang yang masih di b*w*h umur. “Yayan diduga pelaku driver ojol yang melakukan tindakan tidak menyenangkan atau pel*c*han terhadap penumpangnya, yaitu anak saudara RMH yang masih berusia 15 tahun,” ujarnya. Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Bandung. 🎥  dan Facebook/Ayu Dhamayanti   #Bandung #InfoBandung #InfoBDG #BandungHits #BandungBanget", "post_id": "7631880989597240596"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 511.97563386724323, "y": 908.1590260175816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.5256, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 1, "degree": 9}, "_id": "7634508140523851015", "id": "sinpotv", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "kemnaker", "attributes": {"label": "kemnaker", "x": 581.2055281706694, "y": 505.19006962335476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9377, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634508140523851015", "id": "kemnaker", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabar Gembira untuk Buruh! UMP 2026 Naik dan Manfaat JKP Ditambah 👷‍♂️🇮🇩💼 Pemerintah melalui  berkomitmen penuh meningkatkan kesejahteraan para pejuang nafkah! Sejumlah kebijakan strategis disiapkan untuk memastikan buruh Indonesia mendapatkan hak yang layak dan perlindungan yang kuat. Berikut 6 Poin Penting Kebijakan Baru: 1️⃣ UMP 2026: Penyesuaian upah dengan mempertimbangkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). 2️⃣ Kurir & Ojol: Aturan bonus hari raya minimal 25% dari rata-rata pendapatan. 3️⃣ Pekerja Informal: Diskon iuran JKK & JKM sebesar 50%. 4️⃣ Korban PHK: Manfaat JKP naik jadi 60% gaji selama 6 bulan + pelatihan kerja. 5️⃣ Subsidi: Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) & program perumahan cicilan ringan. 6️⃣ Dialog Tripartit: Penguatan komunikasi pekerja-pengusaha-pemerintah cegah gejolak industri. Langkah ini diambil tidak hanya untuk meningkatkan daya beli masyarakat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Sobat Sin Po, bagaimana pendapat kalian mengenai poin-poin kebijakan di atas? Apakah sudah sesuai dengan harapan para pekerja? Tulis di kolom komentar ya! 👇 #SinPoTV #SinPoTVNews #BuruhIndonesia #Kemnaker #UMP2026 #KesejahteraanPekerja #UpdateBerita #JaminanSosial #buruhsejahtera", "post_id": "7634508140523851015"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "attributes": {"label": "berdasarkanfakta2", "x": 93.48469484004396, "y": 440.2171418506723, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7635680309584923925", "id": "berdasarkanfakta2", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "dr.Asep", "attributes": {"label": "dr.Asep", "x": 358.0842211294951, "y": 193.72472626091152, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635680309584923925", "id": "dr.Asep", "source": "tiktok-000001", "content": "Dalam aksi May Day 2026, buruh Indonesia menyampaikan tuntutan utama terkait kesejahteraan, kepastian kerja, dan keadilan sosial, yang meliputi penghapusan outsourcing, tolak upah murah, hingga revisi kebijakan pajak.  Tuntutan ini bertujuan memperkuat perlindungan pekerja dan menuntut perbaikan regulasi ketenagakerjaan dari pemerintah dan pengusaha. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama buruh (berdasarkan aspirasi KSPI/Partai Buruh 2026):Sahkan UU Ketenagakerjaan Baru:  Menuntut pembentukan undang-undang ketenagakerjaan yang terpisah dari Omnibus Law.Hapus Outsourcing & Tolak Upah Murah (Hostum):  Mendesak penghapusan sistem kerja kontrak/alih daya dan kenaikan upah yang layak.Reformasi Pajak:  Menghapus pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) dan Jaminan Hari Tua (JHT).Jaminan Kesehatan & Sosial: Mewujudkan jaminan kesehatan bagi seluruh rakyat dan meningkatkan kualitas layanan BPJS.Pengesahan RUU Perampasan Aset:  Mendesak langkah nyata melawan korupsi.Ratifikasi Konvensi ILO 190: Perlindungan pekerja dari kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.Penurunan Potongan Ojol:  Mengurangi potongan tarif ojek online menjadi maksimal 10%.Peningkatan Status Honorer: Mengangkat guru dan tenaga honorer paruh waktu menjadi ASN.Revisi UU PPHI:  Mengubah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial agar lebih adil bagi buruh.Antisipasi PHK: Mencegah PHK massal, terutama di industri tekstil, nikel, dan dampak konflik eksternal. Tuntutan tersebut disampaikan dalam aksi damai, termasuk ke hadapan Presiden Prabowo, untuk memastikan adanya dialog tripartit yang harmonis dan perbaikan kondisi kerja. #buruh #aksi #hariburuhinternasional #prabowo  Surya Atmaja Official  DEDI MULYADI", "post_id": "7635680309584923925"}}, {"key": "iksanarrafi", "attributes": {"label": "iksanarrafi", "x": 991.5860569296516, "y": 232.4248831549196, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 0, "out_degree": 16, "degree": 16}, "_id": "7612553308766555399", "id": "iksanarrafi", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Wayan", "attributes": {"label": "Wayan", "x": 154.43608161390375, "y": 216.2513023483421, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Wayan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "dwisanjaya_", "attributes": {"label": "dwisanjaya_", "x": 441.2907588884003, "y": 951.0476842963428, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "dwisanjaya_", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Eko", "attributes": {"label": "Eko", "x": 758.4248454914818, "y": 153.88194124301745, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Eko", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "nurrohman7979", "attributes": {"label": "nurrohman7979", "x": 572.7534150205405, "y": 802.7586402451471, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "nurrohman7979", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "I", "attributes": {"label": "I", "x": 107.88059351773637, "y": 41.48388432888861, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "I", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "DEWI", "attributes": {"label": "DEWI", "x": 349.5732214180858, "y": 582.9104162024895, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "DEWI", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Uncu", "attributes": {"label": "Uncu", "x": 846.7415602752559, "y": 829.0291117790993, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Uncu", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "LSM", "attributes": {"label": "LSM", "x": 564.5905815624278, "y": 88.46457700609133, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "LSM", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Elsan", "attributes": {"label": "Elsan", "x": 287.05335729823423, "y": 613.9102418215019, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Elsan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "HendriYI87", "attributes": {"label": "HendriYI87", "x": 386.85356651804926, "y": 741.6990919541528, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "HendriYI87", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "aak", "attributes": {"label": "aak", "x": 394.39172118526665, "y": 761.5226687912634, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "aak", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Aan", "attributes": {"label": "Aan", "x": 938.3675637301507, "y": 728.4191377292857, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Aan", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "abah", "attributes": {"label": "abah", "x": 697.5582698216573, "y": 376.1773725529729, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "abah", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "Abah", "attributes": {"label": "Abah", "x": 832.3006840996524, "y": 525.2389748924325, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7612553308766555399", "id": "Abah", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "abang", "attributes": {"label": "abang", "x": 238.73942620722443, "y": 795.2088846796682, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.3083, "eigenvector": 62.5, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7612553308766555399", "id": "abang", "source": "tiktok-000001", "content": "GUNUNG SUGIH - (KomalaNews.com) -  Seorang jurnalist alami perlakuan tidak menyenangkan saat lakukan liputan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Candra Wijaya seorang jurnalist media Harian Wijaya menjelaskan alat kerja berupa Handphone miliknya yang digunakan untuk merekam diduga direbebut secara paksa saat melakukan wawancara dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdikbud Lamteng, Senin (02/03) “Saya mau minta wawancara kepada MH (inisial PPK Disdikbud Lamteng), tapi tiba-tiba dia merampas Handphone saya kumudian mengatakan tidak mau diwawancara,” kata Candra. Candra mengatakan, dirinya hendak meminta konfirmasi terkait e-purchasing yang sudah tayang di LKPJ terakit pengadaan bantuan meja belajar untuk dilingkungan dunia pendidikan di kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2026. Diketahui pengadaan bantuan meja belajar tersebut telah berjalan dengan salah satu pelaksana yaitu CV Tujuh Enam, dengan kurang lebih 16 paket pengadaan e-purchasing. Saya hanya mau wawancara sudah sampai mana berjalannya bantuan tersebut, jelas Candra, “kenapa terkesan ditutupi oleh pihak Disdikbud khususnya MH yang menjabat sebagai PPK sampai melakukan perampasan handphone milik saya,” ungkapnya. “Jika tidak ada permainan kenapa tidak mau diwawancari sampai-sampai berperilaku arogan kepada saya,” tegasnya. Candra berharap, Pemerintah kabupaten Lamteng dapat segera menyelidiki dan memanggil oknum PPK tersebut guna memastikan transparansi kegiatan maupun bantuan yang dikucurkan oleh Pemerintah dapat berjalan dengan baik dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Tim-Red) Pancayasa // Camat RB   Seputih   Komang Koheri , SE   Wenda  LESPER  Tomi Sagita @  ican  Supriyanto  apip shop  Aqso OJOL  Nahrowi Al Bantani  aja", "post_id": "7612553308766555399"}}, {"key": "beritajatimnews", "attributes": {"label": "beritajatimnews", "x": 91.37694108664508, "y": 278.72727832289746, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "114248555330259_1288949690046673", "id": "beritajatimnews", "source": "facebook-000001", "content": "Aksi seorang perempuan di Tangerang viral di media sosial setelah diduga berkali-kali memesan makanan lewat ojek online dengan sistem Cash on Delivery (COD), namun tak kunjung membayar usai pesanan diterima dan dimakan.\n\nVideo yang diunggah akun Instagram  langsung menyita perhatian warganet. Dalam rekaman viral tersebut, sejumlah warga bersama pengemudi ojol mendatangi perempuan itu untuk meminta pertanggungjawaban atas tumpukan pesanan makanan yang disebut belum dibayar.\n\nDi dalam video, perempuan tersebut terlihat berada di sebuah ruangan saat beberapa orang menagih pembayaran makanan yang sudah dikonsumsi. Seorang pria yang diduga pengemudi ojol terdengar menegaskan agar pelaku segera membayar pesanan yang telah dimakan.\n\n“Bayar dulu! Ini belum dibayar, mau gimana? Udah dimakan, bayar dulu,” ujar pria tersebut dalam video viral itu. Alih-alih menyelesaikan pembayaran, perempuan tersebut justru tersulut emosi. Ia berteriak meminta tolong sambil melontarkan kata-kata kasar kepada orang-orang yang menagihnya.\n\n“Tolong. Ya lo enggak usah ngerusak, anj*ng,” teriak perempuan itu. Keributan pun makin viral setelah warga berdatangan dan ikut mendesak pelaku agar segera membayar makanan yang disebut telah dihabiskan bersama anaknya.\n\n“Bayar, ini bayar makanan lu. Eh enggak ada sensasi-sensasi di sini, bayar!” bentak salah seorang warga. Berdasarkan narasi dalam unggahan yang ramai dibagikan di media sosial, modus tersebut diduga sudah dilakukan berulang kali. Pelaku disebut kerap memesan makanan, lalu meminta pengemudi menunggu di depan rumah dengan alasan mengambil uang tunai.\n\n“Pelaku di Tangerang ini langsung makan bersama anaknya sampai habis dan semua ojol selalu disuruh menunggu di depan rumah walau akhirnya pelaku tak kunjung keluar,” tulis narasi unggahan tersebut. Peristiwa viral ini kembali menyoroti risiko sistem pembayaran tunai yang kerap membuat pengemudi ojol menjadi pihak paling dirugikan karena harus menalangi biaya pesanan pelanggan terlebih dahulu.\n\nHingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai penyelesaian kasus tersebut. Belum diketahui apakah pelaku akhirnya melunasi seluruh tagihan makanan atau kasus itu dibawa ke ranah hukum.", "post_id": "114248555330259_1288949690046673"}}, {"key": "kasitau.jakarta", "attributes": {"label": "kasitau.jakarta", "x": 37.200009791205076, "y": 171.7659127028528, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "114248555330259_1288949690046673", "id": "kasitau.jakarta", "source": "facebook-000001", "content": "Aksi seorang perempuan di Tangerang viral di media sosial setelah diduga berkali-kali memesan makanan lewat ojek online dengan sistem Cash on Delivery (COD), namun tak kunjung membayar usai pesanan diterima dan dimakan.\n\nVideo yang diunggah akun Instagram  langsung menyita perhatian warganet. Dalam rekaman viral tersebut, sejumlah warga bersama pengemudi ojol mendatangi perempuan itu untuk meminta pertanggungjawaban atas tumpukan pesanan makanan yang disebut belum dibayar.\n\nDi dalam video, perempuan tersebut terlihat berada di sebuah ruangan saat beberapa orang menagih pembayaran makanan yang sudah dikonsumsi. Seorang pria yang diduga pengemudi ojol terdengar menegaskan agar pelaku segera membayar pesanan yang telah dimakan.\n\n“Bayar dulu! Ini belum dibayar, mau gimana? Udah dimakan, bayar dulu,” ujar pria tersebut dalam video viral itu. Alih-alih menyelesaikan pembayaran, perempuan tersebut justru tersulut emosi. Ia berteriak meminta tolong sambil melontarkan kata-kata kasar kepada orang-orang yang menagihnya.\n\n“Tolong. Ya lo enggak usah ngerusak, anj*ng,” teriak perempuan itu. Keributan pun makin viral setelah warga berdatangan dan ikut mendesak pelaku agar segera membayar makanan yang disebut telah dihabiskan bersama anaknya.\n\n“Bayar, ini bayar makanan lu. Eh enggak ada sensasi-sensasi di sini, bayar!” bentak salah seorang warga. Berdasarkan narasi dalam unggahan yang ramai dibagikan di media sosial, modus tersebut diduga sudah dilakukan berulang kali. Pelaku disebut kerap memesan makanan, lalu meminta pengemudi menunggu di depan rumah dengan alasan mengambil uang tunai.\n\n“Pelaku di Tangerang ini langsung makan bersama anaknya sampai habis dan semua ojol selalu disuruh menunggu di depan rumah walau akhirnya pelaku tak kunjung keluar,” tulis narasi unggahan tersebut. Peristiwa viral ini kembali menyoroti risiko sistem pembayaran tunai yang kerap membuat pengemudi ojol menjadi pihak paling dirugikan karena harus menalangi biaya pesanan pelanggan terlebih dahulu.\n\nHingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai penyelesaian kasus tersebut. Belum diketahui apakah pelaku akhirnya melunasi seluruh tagihan makanan atau kasus itu dibawa ke ranah hukum.", "post_id": "114248555330259_1288949690046673"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 461.2477835879796, "y": 258.36717039780433, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "929934583734808_1399039528927900", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tubuh Terpental Begini Kondisinya\n \n\nInsiden kecelakaan kereta di Bekasi menjadi pukulan berat bagi artis sekaligus model Alice Norin.\n\nAlice turut merasakan kesedihan mendalam dalam insiden ini pasalnya Shofi karyawannya turut menjadi korban.\n\nShofi yang merupakan salah satu team konten Alice turut menjadi korban dalam kecelakaan kereta di Bekasi.\n\nDilansir dari TribunStyle, Alice mengungkap bahwa karyawan menjadi salah satu korban kecelakaan tersebut saat Shofi hendak pulang kerja, Senin (27/04/2026) malam.\n\nKesedihan hati Alice tertuang dalam insta story pribadinya pada Selasa (28/4).\n\nStory Alice terlihat bukti percakapan yang menggambarkan kondisi Shofi.\n\n\"Update info: Shofi team konten mengalami kecelakan di kereta arah pulang, sedang coba koordinasi dan mencari info dengan team konten yang lain,\" tulis keterangan dalam unggahan Alice Norin.\n\nDalam kecelakaan tersebut tubuh Shofi dikabarkan sempat terpental keluar gerbong kereta.\n\nUnggahan Alice mengabarkan bahwa pada Senin (27/4) malam kedua karyawannya mengalami musibah.\n\nAlice menyebut bahwa kedua karyawannya menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi dan tabrakan ojol.\n\n\"Dalam semalam, dapat berita 2 team ngalamin kecelakaan. Satu jadi korban di KRL Bekasi dan satunya lagi tabrakan ojol. Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan, minta doanya ya teman-teman untuk  & ,\" ujar Alice.\n\nAlice juga mengungkap kondisi kedua karyawannya dalam kondisi baik.\n\nAktris berusia 38 tahun itu mengaku para karyawannya telah di observasi dan kini dalam masa pemulihan.\n\nMenutup postingannya, Alice juga tak lupa mengucapkan rasa belasungkawa kepada para korban meninggal agar keluarga diberikan kekuatan.\n\n\"Dan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk para korban lainnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,\" ujarnya. (TribunStyle.com)\n\nFoto 1:Alice Norin ungkap karyawannya jadi korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi. (Tribun Network)\n\nFoto 2: Salah satu karyawannya yang bernama Shofi menjadi korban dalam insiden maut tersebut. (Instagram)", "post_id": "929934583734808_1399039528927900"}}, {"key": "ashofisalsab", "attributes": {"label": "ashofisalsab", "x": 796.4901972081551, "y": 362.60241508310145, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1399039528927900", "id": "ashofisalsab", "source": "facebook-000001", "content": "Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tubuh Terpental Begini Kondisinya\n \n\nInsiden kecelakaan kereta di Bekasi menjadi pukulan berat bagi artis sekaligus model Alice Norin.\n\nAlice turut merasakan kesedihan mendalam dalam insiden ini pasalnya Shofi karyawannya turut menjadi korban.\n\nShofi yang merupakan salah satu team konten Alice turut menjadi korban dalam kecelakaan kereta di Bekasi.\n\nDilansir dari TribunStyle, Alice mengungkap bahwa karyawan menjadi salah satu korban kecelakaan tersebut saat Shofi hendak pulang kerja, Senin (27/04/2026) malam.\n\nKesedihan hati Alice tertuang dalam insta story pribadinya pada Selasa (28/4).\n\nStory Alice terlihat bukti percakapan yang menggambarkan kondisi Shofi.\n\n\"Update info: Shofi team konten mengalami kecelakan di kereta arah pulang, sedang coba koordinasi dan mencari info dengan team konten yang lain,\" tulis keterangan dalam unggahan Alice Norin.\n\nDalam kecelakaan tersebut tubuh Shofi dikabarkan sempat terpental keluar gerbong kereta.\n\nUnggahan Alice mengabarkan bahwa pada Senin (27/4) malam kedua karyawannya mengalami musibah.\n\nAlice menyebut bahwa kedua karyawannya menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi dan tabrakan ojol.\n\n\"Dalam semalam, dapat berita 2 team ngalamin kecelakaan. Satu jadi korban di KRL Bekasi dan satunya lagi tabrakan ojol. Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan, minta doanya ya teman-teman untuk  & ,\" ujar Alice.\n\nAlice juga mengungkap kondisi kedua karyawannya dalam kondisi baik.\n\nAktris berusia 38 tahun itu mengaku para karyawannya telah di observasi dan kini dalam masa pemulihan.\n\nMenutup postingannya, Alice juga tak lupa mengucapkan rasa belasungkawa kepada para korban meninggal agar keluarga diberikan kekuatan.\n\n\"Dan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk para korban lainnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,\" ujarnya. (TribunStyle.com)\n\nFoto 1:Alice Norin ungkap karyawannya jadi korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi. (Tribun Network)\n\nFoto 2: Salah satu karyawannya yang bernama Shofi menjadi korban dalam insiden maut tersebut. (Instagram)", "post_id": "929934583734808_1399039528927900"}}, {"key": "adindarps", "attributes": {"label": "adindarps", "x": 951.7689421168315, "y": 596.9250757016321, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8296, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1399039528927900", "id": "adindarps", "source": "facebook-000001", "content": "Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tubuh Terpental Begini Kondisinya\n \n\nInsiden kecelakaan kereta di Bekasi menjadi pukulan berat bagi artis sekaligus model Alice Norin.\n\nAlice turut merasakan kesedihan mendalam dalam insiden ini pasalnya Shofi karyawannya turut menjadi korban.\n\nShofi yang merupakan salah satu team konten Alice turut menjadi korban dalam kecelakaan kereta di Bekasi.\n\nDilansir dari TribunStyle, Alice mengungkap bahwa karyawan menjadi salah satu korban kecelakaan tersebut saat Shofi hendak pulang kerja, Senin (27/04/2026) malam.\n\nKesedihan hati Alice tertuang dalam insta story pribadinya pada Selasa (28/4).\n\nStory Alice terlihat bukti percakapan yang menggambarkan kondisi Shofi.\n\n\"Update info: Shofi team konten mengalami kecelakan di kereta arah pulang, sedang coba koordinasi dan mencari info dengan team konten yang lain,\" tulis keterangan dalam unggahan Alice Norin.\n\nDalam kecelakaan tersebut tubuh Shofi dikabarkan sempat terpental keluar gerbong kereta.\n\nUnggahan Alice mengabarkan bahwa pada Senin (27/4) malam kedua karyawannya mengalami musibah.\n\nAlice menyebut bahwa kedua karyawannya menjadi korban kecelakaan kereta di Bekasi dan tabrakan ojol.\n\n\"Dalam semalam, dapat berita 2 team ngalamin kecelakaan. Satu jadi korban di KRL Bekasi dan satunya lagi tabrakan ojol. Keduanya alhamdulillah gak ada patah tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan, minta doanya ya teman-teman untuk  & ,\" ujar Alice.\n\nAlice juga mengungkap kondisi kedua karyawannya dalam kondisi baik.\n\nAktris berusia 38 tahun itu mengaku para karyawannya telah di observasi dan kini dalam masa pemulihan.\n\nMenutup postingannya, Alice juga tak lupa mengucapkan rasa belasungkawa kepada para korban meninggal agar keluarga diberikan kekuatan.\n\n\"Dan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk para korban lainnya, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,\" ujarnya. (TribunStyle.com)\n\nFoto 1:Alice Norin ungkap karyawannya jadi korban kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi. (Tribun Network)\n\nFoto 2: Salah satu karyawannya yang bernama Shofi menjadi korban dalam insiden maut tersebut. (Instagram)", "post_id": "929934583734808_1399039528927900"}}, {"key": "tangselinformasi", "attributes": {"label": "tangselinformasi", "x": 59.50117098580132, "y": 698.639515070258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "106143897826983_1272727294989599", "id": "tangselinformasi", "source": "facebook-000001", "content": "Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria diduga juru parkir liar terlibat cekcok dengan pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Pamulang, Senin (13/4).\n\nPeristiwa ini diunggah dalam akun Instagram , dengan keterangan “Gara-gara atribut, oknum parkir liar diduga cekcok dengan Ojol di Pamulang, Tangsel”.\n\nTerlihat dalam video, seorang pria diduga juru parkir liar yang menggunakan kaos berwarna abu-abu menghampiri pengemudi ojol.\n\n“Nih orang anj*ng banget ni, tadi lu kenapa gara-gara parkir? Mau berantem aja sama gua?” tanya pengemudi Ojol ke jukir liar.\n\n“Bukan masalah berantem, noh pada pakai jaket Ojol,” jelas jukir liar.\n\nKemudian, perdebatan terus terjadi lantaran oknum jukir liar tidak terima akibat pengemudi ojol tidak menggunakan atribut. \n\nNamun, pengemudi ojol tersebut juga tidak terima akibat motornya sempat digebrak dan diteriaki oleh jukir liar.\n\nTerkait hal ini, Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra membenarkan soal adanya peristiwa tersebut. Insiden terjadi pada Minggu (12/4) malam.\n_\n\n#TangselInfo #MediaTangselInfo #TI #ParkirLiar #Ojol", "post_id": "106143897826983_1272727294989599"}}, {"key": "LiputanWargaCibitung", "attributes": {"label": "LiputanWargaCibitung", "x": 964.3743270293431, "y": 383.4945774579611, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pfbid0TpF6QDqT2uC9UzzQp6kHgaXwmU5rHP6sHkURSf2YEVzeJunadyL9s4sX2dqFFdNnl", "id": "LiputanWargaCibitung", "source": "facebook-000001", "content": "Kasus penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras yang menggemparkan warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelaku yang masing-masing memiliki peran berbeda, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan aksi kejahatan. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa motif di balik aksi keji tersebut diduga karena pelaku sakit hati setelah disebut “ojol” oleh korban. “Motif sementara karena pelaku merasa tersinggung dan sakit hati atas ucapan korban,” ujar Kapolres dalam konferensi pers di Lobby Mapolres Metro Bekasi, Jumat (3/4/2026). Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB di pinggir Jalan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan. Korban, Tri Wibowo (54), saat itu tengah berjalan menuju musholla untuk melaksanakan salat Subuh. Namun saat melintas di lokasi kejadian, korban dihampiri dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis intensif. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tiga pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Saat ini, ketiganya telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga menegaskan akan memproses kasus ini secara hukum yang berlaku serta mendalami kemungkinan adanya motif lain maupun pihak yang terlibat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak. . :", "post_id": "pfbid0TpF6QDqT2uC9UzzQp6kHgaXwmU5rHP6sHkURSf2YEVzeJunadyL9s4sX2dqFFdNnl"}}, {"key": "kosmi_indonesia", "attributes": {"label": "kosmi_indonesia", "x": 201.40674437071738, "y": 252.00827331942466, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pfbid0TpF6QDqT2uC9UzzQp6kHgaXwmU5rHP6sHkURSf2YEVzeJunadyL9s4sX2dqFFdNnl", "id": "kosmi_indonesia", "source": "facebook-000001", "content": "Kasus penganiayaan berat dengan modus penyiraman air keras yang menggemparkan warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Satreskrim Polres Metro Bekasi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelaku yang masing-masing memiliki peran berbeda, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan aksi kejahatan. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa motif di balik aksi keji tersebut diduga karena pelaku sakit hati setelah disebut “ojol” oleh korban. “Motif sementara karena pelaku merasa tersinggung dan sakit hati atas ucapan korban,” ujar Kapolres dalam konferensi pers di Lobby Mapolres Metro Bekasi, Jumat (3/4/2026). Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB di pinggir Jalan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan. Korban, Tri Wibowo (54), saat itu tengah berjalan menuju musholla untuk melaksanakan salat Subuh. Namun saat melintas di lokasi kejadian, korban dihampiri dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh korban. Setelah melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis intensif. Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap tiga pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Saat ini, ketiganya telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga menegaskan akan memproses kasus ini secara hukum yang berlaku serta mendalami kemungkinan adanya motif lain maupun pihak yang terlibat. Kasus ini menjadi pengingat bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung pada tindakan kriminal yang merugikan banyak pihak. . :", "post_id": "pfbid0TpF6QDqT2uC9UzzQp6kHgaXwmU5rHP6sHkURSf2YEVzeJunadyL9s4sX2dqFFdNnl"}}, {"key": "PemkoMedan", "attributes": {"label": "PemkoMedan", "x": 147.9826259632494, "y": 125.22851707178451, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "342550162479718_1359788106173588", "id": "PemkoMedan", "source": "facebook-000001", "content": "Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan saat berdialog dengan Komando Ojol Indonesia Raya (Kojira) di Aula Kantor DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu (18/4/2026). Pertemuan ini menyoroti perlindungan sosial dan layanan kesehatan bagi pengemudi ojek online.\n\nPemko Medan menghadirkan bantuan sosial melalui skema PKH daerah bagi lansia dan penyandang disabilitas yang belum terdaftar bantuan pusat, dengan nilai Rp200 ribu per bulan. Selain itu, layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) memungkinkan warga ber-KTP Medan berobat gratis meski diakui kapasitas rumah sakit masih terbatas.\n\nUntuk perlindungan kerja, ojol didorong ikut BPJS Ketenagakerjaan guna mendapat jaminan risiko kecelakaan. Pemko juga menyiapkan dana sekitar Rp3 miliar di RSUD Dr. Pirngadi bagi korban kecelakaan atau tindak kriminal yang tidak ditanggung BPJS.\n\nBaca Berita selengkapnya di :\nhttps://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "342550162479718_1359788106173588"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 609.9301304183558, "y": 809.9772349648775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "VD-CkE5BZro", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Sekelompok Pria Culik Dan Aniaya Pemuda, Maling Motor Ditabrak Warga | Catatan Kriminal\n\nCatatan Kriminal, Selasa 28 April 2026\n1. Diduga Cemburu, Sekelompok Pria Culik Dan Aniaya Pemuda\n2. Bobol Plafon, Aksi Pencurian Terekam CCTV\n3. Terpergok! Maling Motor Ditabrak Warga Tanjung Duren\n4. Ratusan Ojol Kepung Terduga Pelaku Penganiayaan Driver Ojol\n5. Terekam CCTV! Wanita Paruh Baya Gondol Paket Di Kosan Putri\n6. Kawanan Maling Bobol Ruko Otomotif\n7. Sistem Keyless Dijebol, Motor Scoopy Raib Dicuri\n8. Mobil Hasil Curian Terjun Bebas Ke Sungai\n9. Warga Tabrak Maling Motor Di Tanjung Duren\n10. 4 Pelaut Indonesia Disandera Perompak Somalia\n11. Lagi! Anak Dibawah Umur Diperkosa Hingga Hamil\n12. Terjun Bebas! Seorang ATewas, Seorang Lagi Patah Tulang\n13. Sembunyikan Busur Di Sweater, 3 Pemuda Diamankan\n14. Lagi! Jalan Rusak Memakan Korban Jiwa\n15. 2 WNA Rusia Terjebak Di Tebing Pantai Cemongkak\n16. Korban Tenggelam Di Sungai Cisanggarrung Berhasil Ditemukan\n17. Korban Tenggelam Di Sungai Kataping Ditemukan Meninggal Dunia\n18. Diduga Cemburu, Sekelompok Pria Culik Dan Aniaya Pemuda\n19. Lagi! Jalan Rusak Memakan Korban Jiwa\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Kriminal #CCTV #Curanmor #Peristiwa #Kecelakaan\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "VD-CkE5BZro"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "@tribunnewsbogorvideo", "x": 3.0947355374603136, "y": 419.9089759560675, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "e77nkAtceOo", "id": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Detik-detik Anak Pemotor Ditoyor Ibu-ibu di Mojokerto Perkara Tak Terima Mobilnya Disalip\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Viral video aksi seorang ibu muda pengemudi Daihatsu Ayla yang memaki hingga melakukan kekerasan terhadap pemotor perempuan dan anaknya di Kota Mojokerto, Jawa Timur. \n\nPelaku akhirnya diamankan polisi.\n\nPeristiwa ini bermula di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. \n\nSaat itu, Lutvia Indriana (33), guru PJOK SD asal Kelurahan Wates, Magersari, tengah dalam perjalanan pulang kerja sekaligus menjemput putranya, MAH (9), siswa kelas 2 SD.\n\nDalam video pengemudi mobil itu tampak memaki pemotor dengan suara kencang. \n\nSedangkan si pemotor lebih banyak diam sambil duduk di atas motor Yamaha NMax biru muda bersama anak laki-lakinya.\n\n\nSuara keras pemobil memaki pemotor ini mengundang perhatian warga sekitar. \n\nTampak seorang pria ojek online (ojol) berusaha meredakan situasi. Namun, pemobil menyuruhnya diam karena dianggap tidak tahu ceritanya. \n\nPemobil itu menuduh pemotor memotong jalannya sehingga dia ngerem mendadak.\n\nRem mendadak itu membuat anak perempuannya yang duduk di kursi depan kaget. \n\nBeruntung, anaknya memakai sabuk pengaman sehingga kepalanya tak terbentur dasbor mobil. \n\nSambil mengatakan narasi tersebut, bumud 2 kali menoyor kepala anak pemotor.\n\nToyoran cukup keras ini membuat si anak langsung tertunduk. \n\nSelanjutnya pemobil itu memukul helm pemotor atau ibu si anak sambil terus melontarkan makian.\n\nSementara itu, pemotor emak-emak, Lutvia mengaku, ia melaju dari Simpang 4 Sekarsari dan hendak belok kanan dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala. \n\nDi depannya terdapat mobil Ayla hitam yang kemudian terlibat insiden.\n\n\"Saya tidak bisa menyalip dari sisi kanan karena mepet median jalan. Saya jalan pelan belok kanan ambil lajur kiri. Saya tidak sadar kalau memotong jalan. Kalau menyalip, iya dari sisi kiri. Saya dan mobil itu sama-sama belok kanan, sama-sama sudah sein kanan,\" kata Lutvia kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).\n\nSetelah berbelok, Lutvia melaju pelan. Namun sekitar 50 meter kemudian, mobil Ayla tersebut tiba-tiba memotong lajunya hingga ia terpaksa berhenti.\n\n\"Dia buka kaca mobil kiri, saya disiram air dari botol sambil diumpat-umpat. Kena saya dan anak saya. Saya kaget kok tiba-tiba disiram air dan diumpat seperti itu, salah saya apa,\" terangnya.\n\n\nIbu muda bernama Inge Marita (28), yang viral memaki pengendara motor hingga menoyor bocah SD di Kota Mojokerto, Jawa Timur, ternyata seorang residivis. \n\nInge pernah dihukum di kasus pencurian.\n\nData dari SIPP Pengadilan Negeri Sidoarjo mengungkap Inge bersama ibunya, Lindawati (55), mencuri perhiasan emas dan ponsel di sebuah rumah di Sidoarjo pada 18 Juni 2018. \n\nInge lantas dihukum penjara 1 tahun atas perbuatannya tersebut.\n\nBerdasarkan keterangan di SIPP PN Sidoarjo, Inge mencuri sejumlah perhiasan emas dan ponsel dari kamar warga bernama Khusnul. Inge mengambil tiga gelang emas masing-masing seberat 18 gram, 3,25 gram, dan 1,95 gram, serta cincin emas 5 gram dan satu ponsel.\n\n   • Diamankan, Ibu Muda Toyor Pemotor di Mojok...  \n\n#viraldimediasosial #viralvideo #mojokerto #ibu #toyor #pemotor \n\n\n\n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "e77nkAtceOo"}}, {"key": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "tribunnewsbogorvideo", "x": 460.5322866895787, "y": 421.95564125281993, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "e77nkAtceOo", "id": "tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Detik-detik Anak Pemotor Ditoyor Ibu-ibu di Mojokerto Perkara Tak Terima Mobilnya Disalip\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Viral video aksi seorang ibu muda pengemudi Daihatsu Ayla yang memaki hingga melakukan kekerasan terhadap pemotor perempuan dan anaknya di Kota Mojokerto, Jawa Timur. \n\nPelaku akhirnya diamankan polisi.\n\nPeristiwa ini bermula di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. \n\nSaat itu, Lutvia Indriana (33), guru PJOK SD asal Kelurahan Wates, Magersari, tengah dalam perjalanan pulang kerja sekaligus menjemput putranya, MAH (9), siswa kelas 2 SD.\n\nDalam video pengemudi mobil itu tampak memaki pemotor dengan suara kencang. \n\nSedangkan si pemotor lebih banyak diam sambil duduk di atas motor Yamaha NMax biru muda bersama anak laki-lakinya.\n\n\nSuara keras pemobil memaki pemotor ini mengundang perhatian warga sekitar. \n\nTampak seorang pria ojek online (ojol) berusaha meredakan situasi. Namun, pemobil menyuruhnya diam karena dianggap tidak tahu ceritanya. \n\nPemobil itu menuduh pemotor memotong jalannya sehingga dia ngerem mendadak.\n\nRem mendadak itu membuat anak perempuannya yang duduk di kursi depan kaget. \n\nBeruntung, anaknya memakai sabuk pengaman sehingga kepalanya tak terbentur dasbor mobil. \n\nSambil mengatakan narasi tersebut, bumud 2 kali menoyor kepala anak pemotor.\n\nToyoran cukup keras ini membuat si anak langsung tertunduk. \n\nSelanjutnya pemobil itu memukul helm pemotor atau ibu si anak sambil terus melontarkan makian.\n\nSementara itu, pemotor emak-emak, Lutvia mengaku, ia melaju dari Simpang 4 Sekarsari dan hendak belok kanan dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala. \n\nDi depannya terdapat mobil Ayla hitam yang kemudian terlibat insiden.\n\n\"Saya tidak bisa menyalip dari sisi kanan karena mepet median jalan. Saya jalan pelan belok kanan ambil lajur kiri. Saya tidak sadar kalau memotong jalan. Kalau menyalip, iya dari sisi kiri. Saya dan mobil itu sama-sama belok kanan, sama-sama sudah sein kanan,\" kata Lutvia kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).\n\nSetelah berbelok, Lutvia melaju pelan. Namun sekitar 50 meter kemudian, mobil Ayla tersebut tiba-tiba memotong lajunya hingga ia terpaksa berhenti.\n\n\"Dia buka kaca mobil kiri, saya disiram air dari botol sambil diumpat-umpat. Kena saya dan anak saya. Saya kaget kok tiba-tiba disiram air dan diumpat seperti itu, salah saya apa,\" terangnya.\n\n\nIbu muda bernama Inge Marita (28), yang viral memaki pengendara motor hingga menoyor bocah SD di Kota Mojokerto, Jawa Timur, ternyata seorang residivis. \n\nInge pernah dihukum di kasus pencurian.\n\nData dari SIPP Pengadilan Negeri Sidoarjo mengungkap Inge bersama ibunya, Lindawati (55), mencuri perhiasan emas dan ponsel di sebuah rumah di Sidoarjo pada 18 Juni 2018. \n\nInge lantas dihukum penjara 1 tahun atas perbuatannya tersebut.\n\nBerdasarkan keterangan di SIPP PN Sidoarjo, Inge mencuri sejumlah perhiasan emas dan ponsel dari kamar warga bernama Khusnul. Inge mengambil tiga gelang emas masing-masing seberat 18 gram, 3,25 gram, dan 1,95 gram, serta cincin emas 5 gram dan satu ponsel.\n\n   • Diamankan, Ibu Muda Toyor Pemotor di Mojok...  \n\n#viraldimediasosial #viralvideo #mojokerto #ibu #toyor #pemotor \n\n\n\n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "e77nkAtceOo"}}, {"key": "tribunbogor", "attributes": {"label": "tribunbogor", "x": 542.9252213757165, "y": 874.6071788556783, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "e77nkAtceOo", "id": "tribunbogor", "source": "youtube-000001", "content": "Detik-detik Anak Pemotor Ditoyor Ibu-ibu di Mojokerto Perkara Tak Terima Mobilnya Disalip\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Viral video aksi seorang ibu muda pengemudi Daihatsu Ayla yang memaki hingga melakukan kekerasan terhadap pemotor perempuan dan anaknya di Kota Mojokerto, Jawa Timur. \n\nPelaku akhirnya diamankan polisi.\n\nPeristiwa ini bermula di Jalan Empunala, tepatnya di depan Enny Risol pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. \n\nSaat itu, Lutvia Indriana (33), guru PJOK SD asal Kelurahan Wates, Magersari, tengah dalam perjalanan pulang kerja sekaligus menjemput putranya, MAH (9), siswa kelas 2 SD.\n\nDalam video pengemudi mobil itu tampak memaki pemotor dengan suara kencang. \n\nSedangkan si pemotor lebih banyak diam sambil duduk di atas motor Yamaha NMax biru muda bersama anak laki-lakinya.\n\n\nSuara keras pemobil memaki pemotor ini mengundang perhatian warga sekitar. \n\nTampak seorang pria ojek online (ojol) berusaha meredakan situasi. Namun, pemobil menyuruhnya diam karena dianggap tidak tahu ceritanya. \n\nPemobil itu menuduh pemotor memotong jalannya sehingga dia ngerem mendadak.\n\nRem mendadak itu membuat anak perempuannya yang duduk di kursi depan kaget. \n\nBeruntung, anaknya memakai sabuk pengaman sehingga kepalanya tak terbentur dasbor mobil. \n\nSambil mengatakan narasi tersebut, bumud 2 kali menoyor kepala anak pemotor.\n\nToyoran cukup keras ini membuat si anak langsung tertunduk. \n\nSelanjutnya pemobil itu memukul helm pemotor atau ibu si anak sambil terus melontarkan makian.\n\nSementara itu, pemotor emak-emak, Lutvia mengaku, ia melaju dari Simpang 4 Sekarsari dan hendak belok kanan dari Jalan Gajah Mada ke Jalan Empunala. \n\nDi depannya terdapat mobil Ayla hitam yang kemudian terlibat insiden.\n\n\"Saya tidak bisa menyalip dari sisi kanan karena mepet median jalan. Saya jalan pelan belok kanan ambil lajur kiri. Saya tidak sadar kalau memotong jalan. Kalau menyalip, iya dari sisi kiri. Saya dan mobil itu sama-sama belok kanan, sama-sama sudah sein kanan,\" kata Lutvia kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).\n\nSetelah berbelok, Lutvia melaju pelan. Namun sekitar 50 meter kemudian, mobil Ayla tersebut tiba-tiba memotong lajunya hingga ia terpaksa berhenti.\n\n\"Dia buka kaca mobil kiri, saya disiram air dari botol sambil diumpat-umpat. Kena saya dan anak saya. Saya kaget kok tiba-tiba disiram air dan diumpat seperti itu, salah saya apa,\" terangnya.\n\n\nIbu muda bernama Inge Marita (28), yang viral memaki pengendara motor hingga menoyor bocah SD di Kota Mojokerto, Jawa Timur, ternyata seorang residivis. \n\nInge pernah dihukum di kasus pencurian.\n\nData dari SIPP Pengadilan Negeri Sidoarjo mengungkap Inge bersama ibunya, Lindawati (55), mencuri perhiasan emas dan ponsel di sebuah rumah di Sidoarjo pada 18 Juni 2018. \n\nInge lantas dihukum penjara 1 tahun atas perbuatannya tersebut.\n\nBerdasarkan keterangan di SIPP PN Sidoarjo, Inge mencuri sejumlah perhiasan emas dan ponsel dari kamar warga bernama Khusnul. Inge mengambil tiga gelang emas masing-masing seberat 18 gram, 3,25 gram, dan 1,95 gram, serta cincin emas 5 gram dan satu ponsel.\n\n   • Diamankan, Ibu Muda Toyor Pemotor di Mojok...  \n\n#viraldimediasosial #viralvideo #mojokerto #ibu #toyor #pemotor \n\n\n\n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: Dimas HayyuAsa\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "e77nkAtceOo"}}, {"key": "@patroliindosiar", "attributes": {"label": "@patroliindosiar", "x": 27.623271612228994, "y": 48.21575403351175, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "vhB7FFfiVF0", "id": "@patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Pengemudi Ojol Ambil Ponsel Penumpang | Patroli\n\nTergiur telepon genggam pelanggan, seorang pengemudi ojek online merampas ponsel penumpangnya. Tindakan perampasan terhadap korban seorang perempuan itu viral di media sosial. Pengemudi ojol itu pun ditangkap polisi.\n\nBerita lainnya, klik: https://www.vidio.com/\n\n#IndosiarBerita\n\nPatroli Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan informasi terbaru pada pagi, siang, dan malam hari seputar peristiwa hukum dan kriminal, tindak kejahatan, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang.\n\nJangan lewatkan berita lainnya dengan terus mengikuti media sosial Patroli Indosiar:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "vhB7FFfiVF0"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 821.0799703683878, "y": 48.40906575825799, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9603, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "vhB7FFfiVF0", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Pengemudi Ojol Ambil Ponsel Penumpang | Patroli\n\nTergiur telepon genggam pelanggan, seorang pengemudi ojek online merampas ponsel penumpangnya. Tindakan perampasan terhadap korban seorang perempuan itu viral di media sosial. Pengemudi ojol itu pun ditangkap polisi.\n\nBerita lainnya, klik: https://www.vidio.com/\n\n#IndosiarBerita\n\nPatroli Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan informasi terbaru pada pagi, siang, dan malam hari seputar peristiwa hukum dan kriminal, tindak kejahatan, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang.\n\nJangan lewatkan berita lainnya dengan terus mengikuti media sosial Patroli Indosiar:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "vhB7FFfiVF0"}}, {"key": "@TribunSumselvideo", "attributes": {"label": "@TribunSumselvideo", "x": 585.2020674991301, "y": 141.5222445494483, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0CcP3y0bdZQ", "id": "@TribunSumselvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Viral Tiang Listrik di Tengah Jalan Plaju Sebabkan Kecelakaan, PLN dan Lurah Sentosa Bergerak\n\nJagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video yang memperlihatkan sebuah mobil putih mengalami kerusakan parah pada bagian depan setelah menabrak tiang listrik yang berdiri di posisi yang tidak biasa. \n\nDalam video, tiang listrik PLN tersebut tampak menjorok hingga ke tengah badan jalan di kawasan Jalan Sentosa, Plaju, sehingga sangat membahayakan pengendara terutama bagi mereka yang tidak terbiasa melintasi jalur tersebut. \n\nKejadian ini pun mencuat ke publik setelah seorang driver taksi online melalui akun Instagram  menyampaikan keluhannya kepada Walikota Palembang, Ratu Dewa, dan memohon agar tiang tersebut segera dipindahkan karena telah banyak memakan korban.\n\nEditor Video: Yos\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nBaca berita di ------- http://sumsel.tribunnews.com/\n\nFollow Instagram ---------   / tribunsumsel  \n\nLike fanspage ---------   / harian.tribun.sumsel", "post_id": "0CcP3y0bdZQ"}}, {"key": "@officialokezone", "attributes": {"label": "@officialokezone", "x": 67.81422568610695, "y": 917.2025973069526, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-o5VeKmO5fo", "id": "@officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Kepergok Curi Motor Ojol di Bekasi, Dua Pelaku Babak Belur Dihajar Massa\n\nKeperegok saat hendak mencuri sepeda motor milik pengemudi ojek online yang tengah mengambil pesanan makanan, dua remaja di Kota Bekasi, Jawa Barat, babak belur dihajar massa.\n\nSatu pelaku sempat diamankan oleh pemilik kendaraan, sementara satu lainnya sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap warga bersama petugas keamanan.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "-o5VeKmO5fo"}}, {"key": "officialokezone", "attributes": {"label": "officialokezone", "x": 822.1556392143237, "y": 88.48558688934428, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-o5VeKmO5fo", "id": "officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Kepergok Curi Motor Ojol di Bekasi, Dua Pelaku Babak Belur Dihajar Massa\n\nKeperegok saat hendak mencuri sepeda motor milik pengemudi ojek online yang tengah mengambil pesanan makanan, dua remaja di Kota Bekasi, Jawa Barat, babak belur dihajar massa.\n\nSatu pelaku sempat diamankan oleh pemilik kendaraan, sementara satu lainnya sempat melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap warga bersama petugas keamanan.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "-o5VeKmO5fo"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 411.4650568587725, "y": 782.7185687954343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.091, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "C5kU3Ycrlvw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bongkar Jaringan 'Gas Tertawa' , Bareskrim Gerebek Pabrik dan Sita  Tabung Whip Pink\n\nGarudaTV - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar praktik produksi dan penyimpanan gas tertawa (Nitrous Oxide/$N_2O$) ilegal di tiga lokasi berbeda di Jakarta. Dalam operasi besar-besaran ini, polisi mengamankan sembilan orang pelaku beserta barang bukti ribuan tabung gas tertawa dengan merk \"Whip Pink\".\n\nAksi penggerebekan ini dilakukan melalui strategi pengintaian yang apik. Petugas Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengikuti seorang pengemudi ojek online (ojol) yang hendak mengambil pesanan di sebuah ruko di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. \n\nLangkah ini diambil karena gerbang dan pintu utama ruko tersebut selalu terkunci rapat dari dalam untuk menutupi aktivitas ilegal di dalamnya. Di lokasi pertama ini, polisi berhasil mengamankan lebih dari 300 tabung gas $N_2O$ merk Whip Pink yang siap edar.\n\nTak berhenti di Kemayoran, penyidik melakukan pengembangan hingga ke kawasan Pademangan, Jakarta Utara, dan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Di kedua lokasi tambahan tersebut, polisi menemukan gudang penyimpanan sekaligus alat produksi.\n\nSecara total, polisi menyita lebih dari 2.000 tabung gas tertawa. Sembilan orang yang ditangkap diketahui berperan dalam proses produksi hingga distribusi. Home industry ini ditindak tegas karena tidak mengantongi izin resmi serta mengabaikan standar kesehatan, sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan konsumen.\n\n\"Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan produksi gas tertawa ilegal ini. Aktivitas mereka tidak memiliki izin dan sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat,\" ujar AKP Rinaldi Ariyyawiyata, Panit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.\n\nHasil pemeriksaan sementara mengungkap fakta mengejutkan bahwa jaringan ini memiliki 16 gudang yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia. Omzet yang dihasilkan dari bisnis ilegal ini diperkirakan mencapai 2 hingga 7 miliar rupiah per bulan.\n\n#BareskrimPolri #GasTertawa #WhipPink #Narkoba #InfoJakarta #LulaLahfah #Kriminal #bareskrimpolri  #garudatv  #beritaterkini  #nitrousoxide  #polri   \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "C5kU3Ycrlvw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 981.2508632078426, "y": 509.75522467507074, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.5683, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "C5kU3Ycrlvw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bongkar Jaringan 'Gas Tertawa' , Bareskrim Gerebek Pabrik dan Sita  Tabung Whip Pink\n\nGarudaTV - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar praktik produksi dan penyimpanan gas tertawa (Nitrous Oxide/$N_2O$) ilegal di tiga lokasi berbeda di Jakarta. Dalam operasi besar-besaran ini, polisi mengamankan sembilan orang pelaku beserta barang bukti ribuan tabung gas tertawa dengan merk \"Whip Pink\".\n\nAksi penggerebekan ini dilakukan melalui strategi pengintaian yang apik. Petugas Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengikuti seorang pengemudi ojek online (ojol) yang hendak mengambil pesanan di sebuah ruko di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. \n\nLangkah ini diambil karena gerbang dan pintu utama ruko tersebut selalu terkunci rapat dari dalam untuk menutupi aktivitas ilegal di dalamnya. Di lokasi pertama ini, polisi berhasil mengamankan lebih dari 300 tabung gas $N_2O$ merk Whip Pink yang siap edar.\n\nTak berhenti di Kemayoran, penyidik melakukan pengembangan hingga ke kawasan Pademangan, Jakarta Utara, dan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Di kedua lokasi tambahan tersebut, polisi menemukan gudang penyimpanan sekaligus alat produksi.\n\nSecara total, polisi menyita lebih dari 2.000 tabung gas tertawa. Sembilan orang yang ditangkap diketahui berperan dalam proses produksi hingga distribusi. Home industry ini ditindak tegas karena tidak mengantongi izin resmi serta mengabaikan standar kesehatan, sehingga sangat berbahaya bagi keselamatan konsumen.\n\n\"Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan produksi gas tertawa ilegal ini. Aktivitas mereka tidak memiliki izin dan sangat berisiko bagi kesehatan masyarakat,\" ujar AKP Rinaldi Ariyyawiyata, Panit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.\n\nHasil pemeriksaan sementara mengungkap fakta mengejutkan bahwa jaringan ini memiliki 16 gudang yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia. Omzet yang dihasilkan dari bisnis ilegal ini diperkirakan mencapai 2 hingga 7 miliar rupiah per bulan.\n\n#BareskrimPolri #GasTertawa #WhipPink #Narkoba #InfoJakarta #LulaLahfah #Kriminal #bareskrimpolri  #garudatv  #beritaterkini  #nitrousoxide  #polri   \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "C5kU3Ycrlvw"}}], "edges": [{"key": "dagadgetboy", "source": "dagadgetboy", "target": "MiskinTV_", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "dagadgetboy", "source": "dagadgetboy", "target": "MiskinTV_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "anastapmpusat", "source": "anastapmpusat", "target": "Beritasatu", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "anastapmpusat", "source": "anastapmpusat", "target": "Beritasatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "YudhaShanny2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "165Hati", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "AnakLolina2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "Ari3Pras", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "arifin34533", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Alitt4mb3ng", "source": "Alitt4mb3ng", "target": "Ary_PrasKe2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Driver_nyender", "source": "Driver_nyender", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "abdulharis2297", "source": "abdulharis2297", "target": "NenkMonica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "komselindo", "source": "komselindo", "target": "zhil_arf", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rahmaut", "source": "rahmaut", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rahmaut", "source": "rahmaut", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kinouyyy", "source": "kinouyyy", "target": "Sapta_Combo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kinouyyy", "source": "kinouyyy", "target": "kenhans03", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BembengNga69700", "source": "BembengNga69700", "target": "Hnirankara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "look_mon07", "source": "look_mon07", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rhesohp", "source": "rhesohp", "target": "bLxCoffee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rhesohp", "source": "rhesohp", "target": "KangManto123", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "meow_leader2", "source": "meow_leader2", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Gerald_Alf", "source": "Gerald_Alf", "target": "Mdy_Asmara1701", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Gerald_Alf", "source": "Gerald_Alf", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Gerald_Alf", "source": "Gerald_Alf", "target": "GrabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Aliefson", "source": "Aliefson", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HHeuttan", "source": "HHeuttan", "target": "txtdaritaxpayer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Rnas68461872", "source": "Rnas68461872", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Rnas68461872", "source": "Rnas68461872", "target": "pramonoanung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "makassar_ngegas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "newsandalasdotcom", "source": "newsandalasdotcom", "target": "roselei_rr.x", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangterkini.official", "source": "palembangterkini.official", "target": "jakpus24jam.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sekitar_bogor", "source": "sekitar_bogor", "target": "aciruuu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "antapanihits", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "egiw_gie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kilat.media", "source": "kilat.media", "target": "/makassar_iinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bandungterkini", "source": "bandungterkini", "target": "bandungterkini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jaksel_today", "source": "jaksel_today", "target": "otistanews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jaksel_today", "source": "jaksel_today", "target": "jaksel_today", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobekasi_official", "source": "infobekasi_official", "target": "harri_dho", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bandungraya.news", "source": "bandungraya.news", "target": "bandungraya.news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonewstodaycom", "source": "indonewstodaycom", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disekitar_surabaya", "source": "disekitar_surabaya", "target": "reels.surabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarbromo", "source": "radarbromo", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoserang", "source": "infoserang", "target": "abibzone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "official_bukamata", "source": "official_bukamata", "target": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "official_bukamata", "source": "official_bukamata", "target": "official_bukamata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tangsel.info", "source": "tangsel.info", "target": "kabarpamulang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "medancyber_official", "source": "medancyber_official", "target": "medancyber_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapalembang", "source": "beritapalembang", "target": "ratudewa_plg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bekasi.terkini", "source": "bekasi.terkini", "target": "vhartanto19", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jktinfo24jam", "source": "jktinfo24jam", "target": "info.jakartatimurr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kepulauanriauindonesia", "source": "kepulauanriauindonesia", "target": "batamnewsonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "heysoerabaya", "source": "heysoerabaya", "target": "heysoerabaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabarpamulang.id", "source": "kabarpamulang.id", "target": "akuninfo91", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "netizenbanten_", "source": "netizenbanten_", "target": "wargatangerang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "akademi_kepolisian_alumni", "source": "akademi_kepolisian_alumni", "target": "kumparancom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wargabekasi.id", "source": "wargabekasi.id", "target": "wargabekasi.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wargabekasi.id", "source": "wargabekasi.id", "target": "wargabekasi.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "makassaar_info", "source": "makassaar_info", "target": "Cairpakbos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "folk_jakarta", "source": "folk_jakarta", "target": "coraamyra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tangsel.info", "source": "tangsel.info", "target": "kabarpamulang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tangerangupdatecom", "source": "tangerangupdatecom", "target": "tangerangupdatecom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "WARGA", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Polda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Budi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "adearymillcop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Risma", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Akademi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "Bambang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "polisinews.com", "source": "polisinews.com", "target": "CNN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tribunsumselcom", "source": "tribunsumselcom", "target": "aansagitarius11", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kumparan", "source": "kumparan", "target": "/polsek_cileungsi.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "indozone.id", "source": "indozone.id", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "makassar_ngegas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "alfonsonews", "source": "alfonsonews", "target": "dwi_anggia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "egiw_giew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "roselei_rr.x.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ngakviralngakrame.com", "source": "ngakviralngakrame.com", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "viralbanget1_", "source": "viralbanget1_", "target": "navlisilvan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "viralbanget1_", "source": "viralbanget1_", "target": "ismud.ojol", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "viralbanget1_", "source": "viralbanget1_", "target": "dpp.kojira", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "viralbanget1_", "source": "viralbanget1_", "target": "gerindrasumut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "withregram", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nurwayahdki3", "source": "nurwayahdki3", "target": "tvr.parlemen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hanytheaa", "source": "hanytheaa", "target": "ojolbangnona", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hanytheaa", "source": "hanytheaa", "target": "official_bukamata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sinpotv", "source": "sinpotv", "target": "kemnaker", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "dr.Asep", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "berdasarkanfakta2", "source": "berdasarkanfakta2", "target": "KANG", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Wayan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "dwisanjaya_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Eko", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "nurrohman7979", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "I", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "DEWI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Uncu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "LSM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Elsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "HendriYI87", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "aak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Aan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "Abah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "iksanarrafi", "source": "iksanarrafi", "target": "abang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "beritajatimnews", "source": "beritajatimnews", "target": "kasitau.jakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "ashofisalsab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "adindarps", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "tangselinformasi", "source": "tangselinformasi", "target": "kabarpamulang.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "LiputanWargaCibitung", "source": "LiputanWargaCibitung", "target": "kosmi_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "PemkoMedan", "source": "PemkoMedan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSumselvideo", "source": "@TribunSumselvideo", "target": "aansagitarius11", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@patroliindosiar", "source": "@patroliindosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@officialokezone", "source": "@officialokezone", "target": "officialokezone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}