{"nodes": [{"key": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "rakyatpembaruan", "x": 579.4843843081303, "y": 983.7347567991285, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 211.8627, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2049471325606195366", "id": "rakyatpembaruan", "source": "tweet-000004", "content": "PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital https://t.co/kXiX68NBWt lewat", "post_id": "2049471325606195366"}}, {"key": "moronbikerid", "attributes": {"label": "moronbikerid", "x": 861.522055103714, "y": 649.677338570201, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049829778631573869", "id": "moronbikerid", "source": "tweet-000004", "content": "pemberdayaan ekonomi digital\nindonesia 5.0\ngunanya komdigi untuk memprioritaskan buzzer dan meredam warga organik", "post_id": "2049829778631573869"}}, {"key": "r_sdoro", "attributes": {"label": "r_sdoro", "x": 87.6935247710292, "y": 918.3307455207497, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049829778631573869", "id": "r_sdoro", "source": "tweet-000004", "content": "pemberdayaan ekonomi digital\nindonesia 5.0\ngunanya komdigi untuk memprioritaskan buzzer dan meredam warga organik", "post_id": "2049829778631573869"}}, {"key": "bkpm", "attributes": {"label": "bkpm", "x": 779.3146769950382, "y": 18.958213268703062, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049829162920394959", "id": "bkpm", "source": "tweet-000004", "content": "Wamen  bertemu East Ventures membahas startup nasional, investasi digital, dan kolaborasi untuk mendukung ekonomi digital Indonesia (30/4).\n\n**\n\nVice Minister  met with East Ventures to discuss national startups, digital investment, and collaboration to https://t.co/b7l97bkyQt", "post_id": "2049829162920394959"}}, {"key": "todotua_p", "attributes": {"label": "todotua_p", "x": 396.50889479302265, "y": 251.42874517253378, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 45.2861, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049829162920394959", "id": "todotua_p", "source": "tweet-000004", "content": "Wamen  bertemu East Ventures membahas startup nasional, investasi digital, dan kolaborasi untuk mendukung ekonomi digital Indonesia (30/4).\n\n**\n\nVice Minister  met with East Ventures to discuss national startups, digital investment, and collaboration to https://t.co/b7l97bkyQt", "post_id": "2049829162920394959"}}, {"key": "telkomsel", "attributes": {"label": "telkomsel", "x": 491.68752990134226, "y": 962.4468754432212, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3869226789994960681_2295436391", "id": "telkomsel", "source": "instagram-000001", "content": "Kini, AI sudah jadi salah satu penggerak ekonomi digital Indonesia. Di berbagai sektor, AI mulai berperan dalam mendorong produktivitas masyarakat dan industri.\n\nMelalui , Telkomsel menghadirkan ruang bagi technopreneurs untuk mengembangkan inovasi berbasis AI yang berdampak nyata. \n\nYuk, jadi bagian dari perubahan dan temukan insight hingga inovasi AI di puncak 11th NextDev Summit! Catat tanggalnya:\n\n🗓️ Kamis, 9 April 2026\n⏰ 12.00 - 18.00 WIB\n📍 Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan\n\n👉 Daftar sekarang di [ summit.nextdev.co.id ] atau kunjungi  untuk info selengkapnya.\n\n#Telkomsel #Telkomsel30Tahun #11thNextDev #NextDevSummit #MajukanIndonesia BukaSemuaPeluang IniSemangatIndonesia", "post_id": "3869226789994960681_2295436391"}}, {"key": "nextdev.id", "attributes": {"label": "nextdev.id", "x": 524.6371421272714, "y": 457.76206011692733, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.2861, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3869226789994960681_2295436391", "id": "nextdev.id", "source": "instagram-000001", "content": "Kini, AI sudah jadi salah satu penggerak ekonomi digital Indonesia. Di berbagai sektor, AI mulai berperan dalam mendorong produktivitas masyarakat dan industri.\n\nMelalui , Telkomsel menghadirkan ruang bagi technopreneurs untuk mengembangkan inovasi berbasis AI yang berdampak nyata. \n\nYuk, jadi bagian dari perubahan dan temukan insight hingga inovasi AI di puncak 11th NextDev Summit! Catat tanggalnya:\n\n🗓️ Kamis, 9 April 2026\n⏰ 12.00 - 18.00 WIB\n📍 Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta Selatan\n\n👉 Daftar sekarang di [ summit.nextdev.co.id ] atau kunjungi  untuk info selengkapnya.\n\n#Telkomsel #Telkomsel30Tahun #11thNextDev #NextDevSummit #MajukanIndonesia BukaSemuaPeluang IniSemangatIndonesia", "post_id": "3869226789994960681_2295436391"}}, {"key": "info.hss", "attributes": {"label": "info.hss", "x": 572.6134792793761, "y": 91.50483972672285, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "info.hss", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "kemkomdigi", "x": 826.7403238719908, "y": 828.5752861376603, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "kemkomdigi", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "dpp_pkb", "attributes": {"label": "dpp_pkb", "x": 459.0047679674186, "y": 919.2314926602369, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7568412843222125831", "id": "dpp_pkb", "source": "tiktok-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia harus diiringi keadilan dan kebermanfaatan nyata. Cak Udin mengingatkan agar optimisme tidak membuat kita abai pada ketimpangan dan maraknya aktivitas digital yang tidak produktif. #PKB #ekonomidigital  Wahid", "post_id": "7568412843222125831"}}, {"key": "Hasanuddin", "attributes": {"label": "Hasanuddin", "x": 818.8133688751274, "y": 19.17848089607044, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7568412843222125831", "id": "Hasanuddin", "source": "tiktok-000001", "content": "Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia harus diiringi keadilan dan kebermanfaatan nyata. Cak Udin mengingatkan agar optimisme tidak membuat kita abai pada ketimpangan dan maraknya aktivitas digital yang tidak produktif. #PKB #ekonomidigital  Wahid", "post_id": "7568412843222125831"}}, {"key": "investora.idn", "attributes": {"label": "investora.idn", "x": 196.85801979310412, "y": 933.6298332523858, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7535392025873780024", "id": "investora.idn", "source": "tiktok-000001", "content": "Grup Sinar Mas melalui PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) resmi meneken kontrak senilai Rp 1,22 triliun pada 4 Agustus 2025 dengan PT LG Sinarmas Technology Solutions (LGSM) untuk membangun pusat data SMX01 di Jakarta.  Kontrak mencakup sistem Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP), Long Lead Equipment (LLE), dan ICT. LGSM dipilih sebagai kontraktor karena kapabilitas teknis dan operasional yang sesuai sistem DSSA.  Aksi ini bukan transaksi material sesuai POJK karena senilai di bawah 5% ekuitas total. Proyek mendukung pertumbuhan ekonomi digital serta diversifikasi pendapatan perseroan. Follow  untuk info lainnya. #PasarModal #SahamIndonesia #Ekonomi #Investasi #digitalinfrastructure", "post_id": "7535392025873780024"}}, {"key": "Investora.Idn", "attributes": {"label": "Investora.Idn", "x": 966.2416047913102, "y": 485.8824643218418, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7535392025873780024", "id": "Investora.Idn", "source": "tiktok-000001", "content": "Grup Sinar Mas melalui PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) resmi meneken kontrak senilai Rp 1,22 triliun pada 4 Agustus 2025 dengan PT LG Sinarmas Technology Solutions (LGSM) untuk membangun pusat data SMX01 di Jakarta.  Kontrak mencakup sistem Mechanical, Electrical, Plumbing (MEP), Long Lead Equipment (LLE), dan ICT. LGSM dipilih sebagai kontraktor karena kapabilitas teknis dan operasional yang sesuai sistem DSSA.  Aksi ini bukan transaksi material sesuai POJK karena senilai di bawah 5% ekuitas total. Proyek mendukung pertumbuhan ekonomi digital serta diversifikasi pendapatan perseroan. Follow  untuk info lainnya. #PasarModal #SahamIndonesia #Ekonomi #Investasi #digitalinfrastructure", "post_id": "7535392025873780024"}}, {"key": "cwcuttz", "attributes": {"label": "cwcuttz", "x": 786.7823480754513, "y": 138.9127727262699, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623728241613835521", "id": "cwcuttz", "source": "tiktok-000001", "content": "Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital Indonesia mencapai Rp48,11 triliun hingga 28 Februari 2026. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang konsisten dari berbagai lini ekonomi digital dalam negeri. Penerimaan tersebut berasal dari beberapa sumber utama, yakni PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp37,40 triliun, pajak fintech atau peer-to-peer lending sebesar Rp4,64 triliun, pajak yang dipungut melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) sebesar Rp4,11 triliun, serta pajak atas aset kripto sebesar Rp1,96 triliun.   #cryptowave #gabrielrey #fyp #masukberandafyp #pajak", "post_id": "7623728241613835521"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 506.96993314632533, "y": 71.76886547134032, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623728241613835521", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat total penerimaan pajak dari sektor ekonomi digital Indonesia mencapai Rp48,11 triliun hingga 28 Februari 2026. Angka ini mencerminkan pertumbuhan yang konsisten dari berbagai lini ekonomi digital dalam negeri. Penerimaan tersebut berasal dari beberapa sumber utama, yakni PPN Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) sebesar Rp37,40 triliun, pajak fintech atau peer-to-peer lending sebesar Rp4,64 triliun, pajak yang dipungut melalui Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (Pajak SIPP) sebesar Rp4,11 triliun, serta pajak atas aset kripto sebesar Rp1,96 triliun.   #cryptowave #gabrielrey #fyp #masukberandafyp #pajak", "post_id": "7623728241613835521"}}, {"key": "wildan.partairaky", "attributes": {"label": "wildan.partairaky", "x": 11.268224077437662, "y": 227.4441823211053, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "wildan.partairaky", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}, {"key": "dpp.pri", "attributes": {"label": "dpp.pri", "x": 942.4987647669832, "y": 137.5739062143053, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635892212424854805", "id": "dpp.pri", "source": "tiktok-000001", "content": "Langkah berani Presiden Prabowo Subianto dalam memangkas tarif potongan aplikator ojek online menjadi 8% merupakan jawaban nyata atas perjuangan panjang yang telah disuarakan oleh berbagai elemen, termasuk tokoh-tokoh vokal seperti Adian Napitupulu. Selama bertahun-tahun, isu mengenai ketidakadilan bagi hasil antara mitra pengemudi dan perusahaan aplikasi menjadi duri dalam pertumbuhan ekonomi digital kita. Keputusan yang diambil hanya dalam waktu 1,5 tahun masa jabatan ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kemauan politik yang kuat untuk melakukan intervensi demi melindungi hak-hak ekonomi para pekerja sektor informal. Kebijakan ini menjadi simbol kemenangan bagi para pengemudi ojol yang selama ini berada di garis depan namun menanggung beban biaya operasional yang tidak sebanding dengan pendapatan bersih yang diterima. Dengan kembalinya porsi pendapatan yang lebih besar ke tangan driver, daya beli masyarakat di tingkat akar rumput akan meningkat secara signifikan. Hal ini membuktikan bahwa stabilitas industri teknologi tidak harus dibangun di atas penderitaan mitranya, melainkan melalui ekosistem yang lebih adil, transparan, dan manusiawi. Kehadiran negara untuk meluruskan ketimpangan ini memberikan rasa keadilan sosial yang mendalam. Kebijakan ini sekaligus menjadi standar baru bagi perlindungan pekerja mandiri di era ekonomi berbagi (sharing economy). Dengan struktur bagi hasil yang lebih masuk akal, para driver kini memiliki kesempatan lebih besar untuk menata masa depan keluarga mereka dengan lebih layak, sambil tetap menjalankan peran pentingnya dalam menggerakkan roda logistik dan transportasi nasional. Partai Rakyat Indonesia terus mendukung penguatan regulasi yang memihak pada rakyat kecil dan pekerja lapangan, guna memastikan bahwa kemajuan teknologi selalu berjalan seiring dengan kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa.  #PRI #PartaiRakyatIndonesia #TumbuhBersamaRakyatnya #MajuRakyatnyaMajuBangsanya #KoalisiIndonesiaMaju", "post_id": "7635892212424854805"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 114.3902810879136, "y": 762.8888066747447, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.7797, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "XozJQJRqurA", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "AIRLANGGA: EKONOMI RI TUMBUH 5,39 PERSEN, DIGITALISASI DAN AI JADI MOTOR BARU\n\nPemerintah menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik, ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik serta perkembangan ekonomi digital.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, perekonomian nasional pada kuartal IV-2025 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja pertumbuhan solid di antara anggota G20.\n\n“Pemerintah memandang digitalisasi dan AI sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia. Indonesia memiliki nilai ekonomi digital yang sangat menjanjikan, nilai ekonomi digital Indonesia hampir mencapai 100 miliar dollar AS,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 8 April 2026.\n\n#airlangga #ekonomi #indonesia #digitalisasi #ai #pertumbuhan #g20 #berita\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "XozJQJRqurA"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 914.4165182270193, "y": 453.59004852059536, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 58.7925, "eigenvector": 52.6316, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "XozJQJRqurA", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "AIRLANGGA: EKONOMI RI TUMBUH 5,39 PERSEN, DIGITALISASI DAN AI JADI MOTOR BARU\n\nPemerintah menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik, ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik serta perkembangan ekonomi digital.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, perekonomian nasional pada kuartal IV-2025 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja pertumbuhan solid di antara anggota G20.\n\n“Pemerintah memandang digitalisasi dan AI sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia. Indonesia memiliki nilai ekonomi digital yang sangat menjanjikan, nilai ekonomi digital Indonesia hampir mencapai 100 miliar dollar AS,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 8 April 2026.\n\n#airlangga #ekonomi #indonesia #digitalisasi #ai #pertumbuhan #g20 #berita\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "XozJQJRqurA"}}], "edges": [{"key": "rakyatpembaruan", "source": "rakyatpembaruan", "target": "rakyatpembaruan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "moronbikerid", "source": "moronbikerid", "target": "r_sdoro", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bkpm", "source": "bkpm", "target": "todotua_p", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bkpm", "source": "bkpm", "target": "todotua_p", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "telkomsel", "source": "telkomsel", "target": "nextdev.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "telkomsel", "source": "telkomsel", "target": "nextdev.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info.hss", "source": "info.hss", "target": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "dpp_pkb", "source": "dpp_pkb", "target": "Hasanuddin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "investora.idn", "source": "investora.idn", "target": "Investora.Idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cwcuttz", "source": "cwcuttz", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "wildan.partairaky", "source": "wildan.partairaky", "target": "dpp.pri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}