{"nodes": [{"key": "pajakkalianda", "attributes": {"label": "pajakkalianda", "x": 872.1549715996971, "y": 271.92465207301143, "size": 3.64, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 2.6544, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2048617527639756823", "id": "pajakkalianda", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, tahu gak, kalau sektor UMKM jadi salah satu sektor prioritas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensia…", "post_id": "2048617527639756823"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 74.32606624746107, "y": 976.0580733728664, "size": 4.2, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 23.5138, "eigenvector": 4.9541, "in_degree": 10, "out_degree": 1, "degree": 11}, "_id": "2048617527639756823", "id": "bank_indonesia", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, tahu gak, kalau sektor UMKM jadi salah satu sektor prioritas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensia…", "post_id": "2048617527639756823"}}, {"key": "pajaksukadana", "attributes": {"label": "pajaksukadana", "x": 138.43939713711185, "y": 972.3771619891066, "size": 3.64, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 2.6544, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2048700957530394838", "id": "pajaksukadana", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, tahu gak, kalau sektor UMKM jadi salah satu sektor prioritas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensia…", "post_id": "2048700957530394838"}}, {"key": "AlifaHusnaa", "attributes": {"label": "AlifaHusnaa", "x": 257.11084074965254, "y": 623.8426867039309, "size": 3.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048723113513533924", "id": "AlifaHusnaa", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, tahu gak, kalau sektor UMKM jadi salah satu sektor prioritas Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensia…", "post_id": "2048723113513533924"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 672.5337982036629, "y": 620.236299822057, "size": 13.31, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.4407, "eigenvector": 42.6128, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "2051932180335702308", "id": "ojkindonesia", "source": "retweet-000002", "content": "Mulai dari penguatan kebijakan devisa hasil ekspor, optimalisasi likuiditas dalam negeri, hingga dorongan Kredit Rakyat y…", "post_id": "2051932180335702308"}}, {"key": "ariefs", "attributes": {"label": "ariefs", "x": 764.2234399825124, "y": 95.40685538130234, "size": 3.49, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 2.045, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1966075119429890185", "id": "ariefs", "source": "tweet-000004", "content": "Tantangan terbesar adalah memastikan dana Rp200 triliun tersebut benar-benar disalurkan sebagai kredit ke sektor riil, bukan mengendap di bank karena lemahnya permintaan kredit dari dunia usaha.", "post_id": "1966075119429890185"}}, {"key": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "Strategi_Bisnis", "x": 955.5775497836859, "y": 397.66716389478427, "size": 12.24, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.4268, "eigenvector": 38.1986, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1966075119429890185", "id": "Strategi_Bisnis", "source": "tweet-000004", "content": "Tantangan terbesar adalah memastikan dana Rp200 triliun tersebut benar-benar disalurkan sebagai kredit ke sektor riil, bukan mengendap di bank karena lemahnya permintaan kredit dari dunia usaha.", "post_id": "1966075119429890185"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 113.08716800102991, "y": 28.808317870888445, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 49.5962, "in_degree": 0, "out_degree": 27, "degree": 27}, "_id": "1966003930338660661", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Sebagai ahli ekonomi makro, saya analisis kebijakan penarikan Rp200T dana pemerintah dari BI ke bank umum:\n\n- Pertumbuhan PDB: Tepat, karena meningkatkan likuiditas bank untuk kredit, dorong investasi & konsumsi. Bisa tambah 0.5-1% PDB jika disalurkan efektif ke sektor riil.\n\n-", "post_id": "1966003930338660661"}}, {"key": "setyaadi2", "attributes": {"label": "setyaadi2", "x": 439.8399712451987, "y": 894.4718587842688, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966003930338660661", "id": "setyaadi2", "source": "tweet-000004", "content": "Sebagai ahli ekonomi makro, saya analisis kebijakan penarikan Rp200T dana pemerintah dari BI ke bank umum:\n\n- Pertumbuhan PDB: Tepat, karena meningkatkan likuiditas bank untuk kredit, dorong investasi & konsumsi. Bisa tambah 0.5-1% PDB jika disalurkan efektif ke sektor riil.\n\n-", "post_id": "1966003930338660661"}}, {"key": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "shda_agatha_", "x": 101.02261220973196, "y": 952.8116258882051, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046588898206499184", "id": "shda_agatha_", "source": "tweet-000004", "content": "Dana ke bank BUMN itu kan bukan dikasihin trus ditunggu balik minggu depannya pak, tp instrumen utk jaga likuiditas, nekan bunga kredit, dorong pembiyaan UMKM & industri, dll.\n\nMungkin utk mengukurnya bisa dilihat kredit tumbuh atau tdk?\n\nUMKM dpt akses pembiayaan atau tdk?", "post_id": "2046588898206499184"}}, {"key": "Husenfurqan", "attributes": {"label": "Husenfurqan", "x": 48.127096894289956, "y": 209.41575677108037, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2046588898206499184", "id": "Husenfurqan", "source": "tweet-000004", "content": "Dana ke bank BUMN itu kan bukan dikasihin trus ditunggu balik minggu depannya pak, tp instrumen utk jaga likuiditas, nekan bunga kredit, dorong pembiyaan UMKM & industri, dll.\n\nMungkin utk mengukurnya bisa dilihat kredit tumbuh atau tdk?\n\nUMKM dpt akses pembiayaan atau tdk?", "post_id": "2046588898206499184"}}, {"key": "inilahdotcom", "attributes": {"label": "inilahdotcom", "x": 379.93674510134014, "y": 269.3570772774021, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2046588898206499184", "id": "inilahdotcom", "source": "tweet-000004", "content": "Dana ke bank BUMN itu kan bukan dikasihin trus ditunggu balik minggu depannya pak, tp instrumen utk jaga likuiditas, nekan bunga kredit, dorong pembiyaan UMKM & industri, dll.\n\nMungkin utk mengukurnya bisa dilihat kredit tumbuh atau tdk?\n\nUMKM dpt akses pembiayaan atau tdk?", "post_id": "2046588898206499184"}}, {"key": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "yosephsamodra", "x": 37.75493804692531, "y": 489.76141925358417, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "yosephsamodra", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "MrOngDedy", "x": 909.671584179263, "y": 967.3441406710385, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "MrOngDedy", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "ItsDojun", "attributes": {"label": "ItsDojun", "x": 427.2637634445522, "y": 922.5071278975553, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041444749484122578", "id": "ItsDojun", "source": "tweet-000004", "content": "Ini bukan mimpi buruk atau negara bangkrut lho. Menkeu Purbaya bilang saldo pemerintah di BI memang tersisa Rp120 T, tapi total SAL (Sisa Anggaran Lebih) masih Rp420 T. Rp300 T-nya udah dipindah ke bank Himbara & daerah buat dorong sektor riil & ekonomi. Defisit APBN tetep dijaga", "post_id": "2041444749484122578"}}, {"key": "iPoopBased", "attributes": {"label": "iPoopBased", "x": 711.0177996075431, "y": 383.12587895026786, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2041444749484122578", "id": "iPoopBased", "source": "tweet-000004", "content": "Ini bukan mimpi buruk atau negara bangkrut lho. Menkeu Purbaya bilang saldo pemerintah di BI memang tersisa Rp120 T, tapi total SAL (Sisa Anggaran Lebih) masih Rp420 T. Rp300 T-nya udah dipindah ke bank Himbara & daerah buat dorong sektor riil & ekonomi. Defisit APBN tetep dijaga", "post_id": "2041444749484122578"}}, {"key": "popoplohy", "attributes": {"label": "popoplohy", "x": 584.5883324099456, "y": 198.16279658041958, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966503400113315937", "id": "popoplohy", "source": "tweet-000004", "content": "Rencana penarikan Rp200 T dana mengendap di BI yang disetujui Prabowo bertujuan dorong kredit perbankan dan pacu ekonomi. Berdasarkan sumber seperti Tempo dan Kompas, ini bisa tingkatkan likuiditas, tapi ekonom UGM ingatkan risiko depresiasi rupiah. Harus tepat sasaran agar", "post_id": "1966503400113315937"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 699.9773572027019, "y": 166.4222502383994, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "1966503400113315937", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Rencana penarikan Rp200 T dana mengendap di BI yang disetujui Prabowo bertujuan dorong kredit perbankan dan pacu ekonomi. Berdasarkan sumber seperti Tempo dan Kompas, ini bisa tingkatkan likuiditas, tapi ekonom UGM ingatkan risiko depresiasi rupiah. Harus tepat sasaran agar", "post_id": "1966503400113315937"}}, {"key": "Aghna_na", "attributes": {"label": "Aghna_na", "x": 533.709013593951, "y": 98.22060320626447, "size": 3.07, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.4656, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1759050111630684173", "id": "Aghna_na", "source": "tweet-000004", "content": "Selamat kepada #SobatRupiah,  pemenang kuis periode 11-16 Feb 2024. Jawaban #BIskuit ttg Kebijakan Insentif Likuiditas makroprudensial (KLM) adalah kredit. Yuk, turut #BeriMakna dukung kebijakan BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.\nNantikan BIskuit selanjutnya! https://t.co/69nXE2IqRf", "post_id": "1759050111630684173"}}, {"key": "AgusYudhoyono", "attributes": {"label": "AgusYudhoyono", "x": 626.7770363324668, "y": 863.85549483706, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1972900580646646256", "id": "AgusYudhoyono", "source": "tweet-000004", "content": "Mendampingi Presiden  Subianto di Cileungsi, Bogor, untuk meresmikan akad massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dan menyerahkan kunci rumah secara simbolis di Pesona Kahuripan 10.\n\nDalam sambutannya, Presiden menegaskan https://t.co/Y3XKMXMd6x", "post_id": "1972900580646646256"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 725.4423439436891, "y": 555.927278976462, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1972900580646646256", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Mendampingi Presiden  Subianto di Cileungsi, Bogor, untuk meresmikan akad massal 26 ribu Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dan menyerahkan kunci rumah secara simbolis di Pesona Kahuripan 10.\n\nDalam sambutannya, Presiden menegaskan https://t.co/Y3XKMXMd6x", "post_id": "1972900580646646256"}}, {"key": "LfcIndependen", "attributes": {"label": "LfcIndependen", "x": 791.0593533799145, "y": 458.5262866815601, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966441529742094464", "id": "LfcIndependen", "source": "tweet-000004", "content": "Penarikan Rp200 T dana mengendap di BI untuk disalurkan ke bank bertujuan tingkatkan likuiditas dan kredit, dorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%. Efek positif: stimulasi aktivitas bisnis, lapangan kerja. Risiko: inflasi jika dana tak terserap optimal, bisa naikkan harga", "post_id": "1966441529742094464"}}, {"key": "r1dayat", "attributes": {"label": "r1dayat", "x": 381.30905075473964, "y": 754.4173996136508, "size": 11.88, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966267850165027003", "id": "r1dayat", "source": "tweet-000004", "content": "Parameter yang perlu diamati untuk menilai dampak penarikan dana pemerintah dari BI meliputi:\n\n- Tingkat inflasi\n- Suku bunga acuan\n- Nilai tukar Rupiah\n- Likuiditas perbankan\n- Pertumbuhan kredit\n- Kinerja saham bank\n- Pertumbuhan PDB\n- Cadangan devisa\n\nPantau melalui data resmi", "post_id": "1966267850165027003"}}, {"key": "arda_odang17", "attributes": {"label": "arda_odang17", "x": 597.3870568963422, "y": 381.3947495388038, "size": 11.88, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966267850165027003", "id": "arda_odang17", "source": "tweet-000004", "content": "Parameter yang perlu diamati untuk menilai dampak penarikan dana pemerintah dari BI meliputi:\n\n- Tingkat inflasi\n- Suku bunga acuan\n- Nilai tukar Rupiah\n- Likuiditas perbankan\n- Pertumbuhan kredit\n- Kinerja saham bank\n- Pertumbuhan PDB\n- Cadangan devisa\n\nPantau melalui data resmi", "post_id": "1966267850165027003"}}, {"key": "mochmasykur12", "attributes": {"label": "mochmasykur12", "x": 598.0844966741358, "y": 564.5679190731225, "size": 11.88, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966267850165027003", "id": "mochmasykur12", "source": "tweet-000004", "content": "Parameter yang perlu diamati untuk menilai dampak penarikan dana pemerintah dari BI meliputi:\n\n- Tingkat inflasi\n- Suku bunga acuan\n- Nilai tukar Rupiah\n- Likuiditas perbankan\n- Pertumbuhan kredit\n- Kinerja saham bank\n- Pertumbuhan PDB\n- Cadangan devisa\n\nPantau melalui data resmi", "post_id": "1966267850165027003"}}, {"key": "icibosadd", "attributes": {"label": "icibosadd", "x": 760.5268692486936, "y": 789.1766764397423, "size": 11.88, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966267850165027003", "id": "icibosadd", "source": "tweet-000004", "content": "Parameter yang perlu diamati untuk menilai dampak penarikan dana pemerintah dari BI meliputi:\n\n- Tingkat inflasi\n- Suku bunga acuan\n- Nilai tukar Rupiah\n- Likuiditas perbankan\n- Pertumbuhan kredit\n- Kinerja saham bank\n- Pertumbuhan PDB\n- Cadangan devisa\n\nPantau melalui data resmi", "post_id": "1966267850165027003"}}, {"key": "stinkyburgers", "attributes": {"label": "stinkyburgers", "x": 26.82696238520532, "y": 843.6787232772863, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966438325000237470", "id": "stinkyburgers", "source": "tweet-000004", "content": "Keputusan penarikan Rp 200 T dana mengendap di BI untuk disalurkan ke bank bisa dorong kredit dan pertumbuhan ekonomi (target >5%), tapi ada risiko depresiasi rupiah dan inflasi jika tidak dikelola baik. Pendapat ahli beragam: dukung stimulus, tapi waspadai likuiditas berlebih.", "post_id": "1966438325000237470"}}, {"key": "yat_ever", "attributes": {"label": "yat_ever", "x": 382.06412917836275, "y": 351.5433347945411, "size": 11.88, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1965970300895686801", "id": "yat_ever", "source": "tweet-000004", "content": "Halo bro! Dana Rp 200 triliun itu berasal dari uang pemerintah yang mengendap di Bank Indonesia (BI), total Rp 425 triliun dari pajak dan sumber lain. Rencananya ditarik dan ditempatkan di bank komersial untuk tingkatkan likuiditas, dorong kredit, dan pertumbuhan ekonomi.", "post_id": "1965970300895686801"}}, {"key": "nntweetnn", "attributes": {"label": "nntweetnn", "x": 684.8039641327913, "y": 61.30303259267966, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "nntweetnn", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "antaranews", "attributes": {"label": "antaranews", "x": 38.87752083925311, "y": 14.125106687565726, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "antaranews", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 631.7109963024635, "y": 316.98516081237904, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "KemenkeuRI", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "DPR_RI", "attributes": {"label": "DPR_RI", "x": 803.7968097339036, "y": 63.57313513020768, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "DPR_RI", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "BappenasRI", "attributes": {"label": "BappenasRI", "x": 417.9579721436007, "y": 907.6172352899881, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "BappenasRI", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "CSISIndonesia", "attributes": {"label": "CSISIndonesia", "x": 128.37529494529775, "y": 431.3476297990658, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966038100448342056", "id": "CSISIndonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Risiko kebijakan tarik Rp200T dana mengendap di BI untuk perbankan secara komprehensif:\n\n1. **Finansial**: Peningkatan kredit berisiko cipta bubble aset (mirip krisis Asia 1997), naik NPL jika pinjaman tak tepat sasaran, & depresiasi rupiah jika likuiditas berlebih picu outflow", "post_id": "1966038100448342056"}}, {"key": "Babatmentai", "attributes": {"label": "Babatmentai", "x": 343.190486402976, "y": 425.29153742451587, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050584071940841918", "id": "Babatmentai", "source": "tweet-000004", "content": "Pasar naik karena ada likuiditas ke himbara sih. Bukan market percaya ke dia. \n\nKalau investor percaya ke dia, IHSG ke seburuk ini ealau kena dampak perang", "post_id": "2050584071940841918"}}, {"key": "abulmuzaffar10", "attributes": {"label": "abulmuzaffar10", "x": 17.98792013096895, "y": 493.30078050284123, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050584071940841918", "id": "abulmuzaffar10", "source": "tweet-000004", "content": "Pasar naik karena ada likuiditas ke himbara sih. Bukan market percaya ke dia. \n\nKalau investor percaya ke dia, IHSG ke seburuk ini ealau kena dampak perang", "post_id": "2050584071940841918"}}, {"key": "scofierceyanhar", "attributes": {"label": "scofierceyanhar", "x": 675.5532716435973, "y": 40.40399142505346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051310240738812360", "id": "scofierceyanhar", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya duit itu gak kering sebenarnya, bank masih punya likuiditas, padahal SRBI bunganya naik terus sejak Januari 2026, kok bisa likuiditas naik sedangkan SRBI tinggi? Jawabannya ada di duit pemerintah yang dimasukin ke Himbara. Resminya sih 200T, tapi sepertinya lebih", "post_id": "2051310240738812360"}}, {"key": "angga_fzn", "attributes": {"label": "angga_fzn", "x": 451.10418828040133, "y": 685.2674976389379, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051310240738812360", "id": "angga_fzn", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya duit itu gak kering sebenarnya, bank masih punya likuiditas, padahal SRBI bunganya naik terus sejak Januari 2026, kok bisa likuiditas naik sedangkan SRBI tinggi? Jawabannya ada di duit pemerintah yang dimasukin ke Himbara. Resminya sih 200T, tapi sepertinya lebih", "post_id": "2051310240738812360"}}, {"key": "livianykeesoren", "attributes": {"label": "livianykeesoren", "x": 175.80246013842338, "y": 142.7669504499205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2049853379623743752", "id": "livianykeesoren", "source": "tweet-000004", "content": "orang gila mana nyimpen duit sebanyak itu dalam satu rekening wkwk, meskipun bank yg ada di foto setidaknya lebih amanah ketimbang HIMBARA. tapi tetap itu udh diluar garansi LPS incase pailit atau force mejure, pasti uang sebanyak itu tidak berbentuk likuiditas doang", "post_id": "2049853379623743752"}}, {"key": "davidsunarna", "attributes": {"label": "davidsunarna", "x": 241.55367853468036, "y": 879.1505843360867, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2049853379623743752", "id": "davidsunarna", "source": "tweet-000004", "content": "orang gila mana nyimpen duit sebanyak itu dalam satu rekening wkwk, meskipun bank yg ada di foto setidaknya lebih amanah ketimbang HIMBARA. tapi tetap itu udh diluar garansi LPS incase pailit atau force mejure, pasti uang sebanyak itu tidak berbentuk likuiditas doang", "post_id": "2049853379623743752"}}, {"key": "black_tea07", "attributes": {"label": "black_tea07", "x": 277.8940355770846, "y": 996.0623337617184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051670948621992067", "id": "black_tea07", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "eddesign_", "attributes": {"label": "eddesign_", "x": 923.3897263803779, "y": 909.9824027249952, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2051670948621992067", "id": "eddesign_", "source": "tweet-000004", "content": "Dulu waktu purbaya kucurin 200T ke himbara sebenarnya saya gamang. Itu kan uang M1 dijadiin M0, saya paham dia ingin menguatkan likuiditas M0. Nampaknya, uang itu tidak benar-benar jadi M0 yg efektif. Entahlah kalau bulan 6-7 M2 nggk masuk, jebol fiskal kita.", "post_id": "2051670948621992067"}}, {"key": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "ArvinHonami", "x": 41.95319485029425, "y": 547.5148972321069, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "2047264145473720529", "id": "ArvinHonami", "source": "tweet-000004", "content": "Well ini bener, tapi ada sebagian jg dilempar ke kredit karena banking lagi kesulitan likuiditas. \n\nTapi ada masalah lain terkait program pemerintah yang tersentral kantongnya di kalangan kalangan tertentu.\n\nYou know what I mean", "post_id": "2047264145473720529"}}, {"key": "SinggihDwiP", "attributes": {"label": "SinggihDwiP", "x": 55.04621734687332, "y": 605.1365883920051, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.8073, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2047264145473720529", "id": "SinggihDwiP", "source": "tweet-000004", "content": "Well ini bener, tapi ada sebagian jg dilempar ke kredit karena banking lagi kesulitan likuiditas. \n\nTapi ada masalah lain terkait program pemerintah yang tersentral kantongnya di kalangan kalangan tertentu.\n\nYou know what I mean", "post_id": "2047264145473720529"}}, {"key": "kapkek__MW", "attributes": {"label": "kapkek__MW", "x": 595.3685710587804, "y": 951.7372638889891, "size": 3.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2039180247040716814", "id": "kapkek__MW", "source": "tweet-000004", "content": "Asli, info soal KLM (Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial) ini penting banget buat yang mau scale up bisnis. Selama ini masalah klasik UMKM emang di permodalan. Semoga bank makin 'murah hati' ya kasih kreditnya! 📈🚀", "post_id": "2039180247040716814"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "attributes": {"label": "fadjar_rijadi", "x": 823.1451892387535, "y": 323.4160888935491, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2047282262363004951", "id": "fadjar_rijadi", "source": "tweet-000004", "content": "BS lah bank kesulitan likuiditas. Tidak ada efeknya Purbaya taruh uang di bank milik negara 200T, kredit yang sudah disetujui saja banyak yg tidak dicairkan sampai 2.300T. Pengusaha takut lihat kebijakan pemerintah yg ugal-ugalan. Omdo saja Purbaya. \nhttps://t.co/a6XvFXh6yL", "post_id": "2047282262363004951"}}, {"key": "13_iwaN", "attributes": {"label": "13_iwaN", "x": 86.51698068630832, "y": 472.3419927246586, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5218, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051843064948515159", "id": "13_iwaN", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan M2 yg tinggi (9-10%) berarti likuiditas di perekonomian meningkat, didorong oleh penyaluran kredit dan ekspansi fiskal. Iya harga solar & valas (Rp17,405 kemarin) jd sumber risiko. Meskipun pemerintah menjamin harga Pertalite dan Biosolar bersubsidi gak naik, inflasi", "post_id": "2051843064948515159"}}, {"key": "KedisRisan8174", "attributes": {"label": "KedisRisan8174", "x": 38.05859189335925, "y": 237.08119639895042, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047556783275712640", "id": "KedisRisan8174", "source": "tweet-000004", "content": "Dari chart 5Y BBCA (turun dari ~11k ke 6.300) & BBRI (turun dari ~6.4k ke 3.100), kedua bank besar ini lagi bermasalah.\n\nKemungkinan: tekanan likuiditas perbankan, suku bunga tinggi yang bikin kredit macet naik, atau sinyal ekonomi RI melambat. Bisa picu koreksi pasar lebih luas", "post_id": "2047556783275712640"}}, {"key": "syah432hz", "attributes": {"label": "syah432hz", "x": 881.7208537858116, "y": 562.9902118568023, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047556783275712640", "id": "syah432hz", "source": "tweet-000004", "content": "Dari chart 5Y BBCA (turun dari ~11k ke 6.300) & BBRI (turun dari ~6.4k ke 3.100), kedua bank besar ini lagi bermasalah.\n\nKemungkinan: tekanan likuiditas perbankan, suku bunga tinggi yang bikin kredit macet naik, atau sinyal ekonomi RI melambat. Bisa picu koreksi pasar lebih luas", "post_id": "2047556783275712640"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 186.87441338993028, "y": 678.574449492275, "size": 11.88, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.6198, "eigenvector": 36.6829, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047556783275712640", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Dari chart 5Y BBCA (turun dari ~11k ke 6.300) & BBRI (turun dari ~6.4k ke 3.100), kedua bank besar ini lagi bermasalah.\n\nKemungkinan: tekanan likuiditas perbankan, suku bunga tinggi yang bikin kredit macet naik, atau sinyal ekonomi RI melambat. Bisa picu koreksi pasar lebih luas", "post_id": "2047556783275712640"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 493.6241020464247, "y": 775.667655927128, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3890814808450752791_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan bunga kredit rendah bagi industri tekstil dan sepatu untuk meremajakan mesin produksi, yang akan disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).\n\nKebijakan ini ditujukan untuk memperkuat ekspansi sektor swasta sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan dukungan likuiditas agar pertumbuhan ekonomi semakin meningkat.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#IndustriTekstil #IndustriSepatu #BloombergTechnoz", "post_id": "3890814808450752791_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 577.0609024777443, "y": 285.4517205269826, "size": 3.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 648.091884799451, "y": 154.429205755928, "size": 3.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 232.69933210158212, "y": 925.6737050969941, "size": 3.07, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2758, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 249.80424454038953, "y": 988.1628029372526, "size": 4.25, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3962, "eigenvector": 5.1552, "in_degree": 1, "out_degree": 5, "degree": 6}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 987.9250311183803, "y": 568.1729321995713, "size": 3.54, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2032, "eigenvector": 2.2442, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 124.43132078850327, "y": 484.67542708887356, "size": 3.52, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3962, "eigenvector": 2.1551, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "hermanderu67", "attributes": {"label": "hermanderu67", "x": 786.1878180468516, "y": 594.0716089853948, "size": 3.52, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3962, "eigenvector": 2.1551, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880557033427214021_56622120775", "id": "hermanderu67", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) berbasis komoditas unggulan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (21/4/2026).\n\nKegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\nPelepasan ekspor tersebut menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian ekspor sebelumnya untuk komoditas kelapa sawit dan kopi.\n\n“Dalam kegiatan ini, kita tidak hanya berbicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” ujar Hernawan.\n\nIa menambahkan, program PED OJK sejalan dengan prioritas pemerintah, termasuk dalam mendorong kedaulatan pangan. Program ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi komoditas unggulan sesuai karakteristik daerah. OJK juga mengapresiasi kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik.\n\nSementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto menjelaskan bahwa pada tahap awal, komoditas kelapa dan produk turunannya diekspor ke Cina, Taiwan, dan Prancis.\n\nSelengkapnya di www.sumselmedia.com\n\n     \n\n#sultanmuda #ekspor #sumselmedia #ojksumsel #hermanderu", "post_id": "3880557033427214021_56622120775"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 869.6002866248718, "y": 964.8604653077437, "size": 3.05, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.2128, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880250550282448471_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran sektor jasa keuangan untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah (PED) berbasis komoditas unggulan.\n\nHal itu diwujudkan dalam pelepasan ekspor produk turunan kelapa dan komoditas lainnya yang dilakukan Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko bersama Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Anggota Komisi XI DPR RI Bertu Merlas di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan Palembang,\n\nSelasa.Peresmian pelepasan ekspor secara simbolik tersebut merupakan rangkaian Sultan Muda XporA 2026.\n\nPelepasan ekspor ini menjadi langkah nyata OJK dalam memperkuat peran pengusaha muda Sumatera Selatan untuk menembus pasar global melalui penguatan ekosistem keuangan inklusif dan sektor riil. Keberhasilan ini melanjutkan capaian program ekspor sebelumnya yaitu komoditas kelapa sawit dan kopi beberapa waktu lalu.\n\n“Pada pelaksanaan kegiatan ini, kita tidak hanya bicara tentang ekspor dan pemberdayaan UMKM, akan tetapi juga mendorong peran daerah sebagai motor pertumbuhan Indonesia, salah satunya melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah,” kata Hernawan.\n\nMenurutnya, program OJK Pengembangan Ekonomi Daerah sejalan dengan berbagai program prioritas pemerintah termasuk mendorong kedaulatan pangan.\n\nProgram ini akan terus didorong untuk berkembang secara berkelanjutan dengan memperluas cakupan wilayah dan meningkatkan variasi obyek unggulan sesuai dengan karakteristik daerah.\n\nOJK juga mengapresiasi kolaborasi dan sinergi yang terjalin antara OJK, Pemda dan seluruh stakeholders yang ada di Sumatera Selatan, sehingga program ini dapat terlaksana.\n\nKepala OJK Provinsi Sumsel Arifin Susanto mengatakan, pada tahap awal komoditas kelapa dan produk turunannya dimaksud akan diekspor ke Cina, Taiwan, dan Perancis, meliputi coconut shell charcoal sebanyak 46 ton dan coconut chips sebanyak 25 ton.\n\nSelain itu, dilakukan pula ekspor lada hitam sebanyak 500 kilogram dan produk olahan kerupuk sebanyak 21 ton, dengan nilai mencapai Rp1,6 miliar.\n\n \n#ojksumbagsel \n#ojksumsel \n#sultanmudasumselcenter \n#sultanmudaxpora2026 \n#pengikutinstagram❤️‍🔥", "post_id": "3880250550282448471_6614111699"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 783.6831397337714, "y": 37.38687861233947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2495, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3887419622551739321_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 BMRI Bagi Dividen Jumbo 10,77%, Buyback Disiapkan — Masih Murah atau Sudah Terlambat?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar dividen besar…\n\nini kombinasi yield tinggi + fundamental kuat + dukungan negara. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nBMRI resmi bagi dividen:\n💰 Rp 44,47 Triliun\n📊 79% dari laba 2025\n➡️ DPS: Rp 476,95/lembar\n➡️ Yield: ±10,77%\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nDividen tinggi di bank itu bukan hal biasa.\n\nKarena:\n➡️ Bank butuh modal buat ekspansi\n➡️ Tapi BMRI tetap berani bagi besar\n\nArtinya:\n👉 Cash flow sangat kuat\n👉 Manajemen sangat confident\n\n3️⃣ Bonus Katalis: Buyback 🔥\nBMRI juga siapkan:\n💰 Buyback Rp 1,17 Triliun\n\nMaknanya:\n• Ada “support natural” di harga\n• Manajemen anggap sahamnya undervalued\n• Likuiditas pasar jadi lebih terjaga\n\nBuyback = bukan kosmetik\ntapi alat stabilisasi harga.\n\n4️⃣ Fundamentalnya Gimana? 📈\n\nQ1 2026:\n• Laba: Rp 15,4 T (+16,6%)\n• Kredit tumbuh: +17,4%\n• NPL: 0,98% (super sehat)\n• ROE: 22,1%\n\nIni penting:\n👉 Dividen besar + kinerja tetap naik\n👉 bukan “bagi duit sambil melemah”\n\n5️⃣ Story Besar: Danantara\nBMRI bukan cuma bank…\n\nsekarang jadi:\n➡️ motor pembiayaan proyek negara\n\nContoh:\n• Program Makan Bergizi\n• Proyek 3 juta rumah\n\nArtinya:\n👉 pipeline kredit besar\n👉 growth jangka panjang lebih jelas\n\n6️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Dividend Hunter\nMasuk sebelum cum date\n\nTapi ingat:\n👉 ada risiko dividend trap\n(harga turun saat ex-date)\n\n🗓️ Value Investor\nIni paket lengkap:\n• Yield tinggi\n• Fundamental kuat\n• Ada buyback\n• Ada story besar\n➡️ cocok untuk hold & akumulasi\n\n🗓️ Swing Trader\nMainkan momentum:\n• biasanya naik jelang cum date\n• jual sebelum ex-date\n\n7️⃣ Insight Penting\nYield 10% di bank itu “tidak normal”.\n\nBiasanya berarti:\n➡️ market belum fully pricing in\nATAU\n➡️ ada peluang undervaluation\n\n8️⃣ Kesimpulan\nBMRI saat ini bukan cuma:\n✔️ bank besar\n✔️ pembagi dividen\n\ntapi sudah jadi:\n👉 cash machine + growth story\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BMRI #Dividen #IHSG #BankMandiri #ValueInvesting", "post_id": "3887419622551739321_52512310886"}}, {"key": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "radar_indramayu", "x": 147.91413399717902, "y": 431.16444635911733, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7893, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886567061468636286_8186324209", "id": "radar_indramayu", "source": "instagram-000001", "content": "Jakarta – Di tengah meningkatnya risiko global akibat eskalasi konflik geopolitik yang turut mendorong ketidakpastian ekonomi dunia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid pada Triwulan I 2026. Dengan fundamental bisnis yang kuat didukung oleh pertumbuhan kredit yang selektif, pengelolaan biaya dana yang semakin efisien, serta kualitas aset yang terjaga, BRI berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp15,5 triliun atau tumbuh 13,7% year-on-year (yoy).\n.\nHal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat BRI pada Kamis (30/4/2026). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi dan Direktur Manajemen Risiko BRI Ety Yuniarti.\n.\nDalam paparannya, Hery Gunardi menyampaikan bahwa sepanjang Triwulan I 2026, kondisi ekonomi global masih diwarnai oleh peningkatan risiko geopolitik yang signifikan. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap resilien dengan dukungan yang semakin luas dari sisi demand, supply, dan fiskal sehingga memberikan buffer terhadap ketidakpastian global dan menjaga momentum pertumbuhan. \n.\nKondisi ini juga tercermin pada industri perbankan nasional yang tetap berada dalam kondisi stabil, dengan intermediasi yang kuat, likuiditas yang memadai, serta risiko yang terkendali, dan memberikan ruang bagi perbankan untuk tetap melakukan ekspansi secara prudent.\n.\nHery Gunardi menambahkan, BRI tetap mampu menjaga momentum pertumbuhan yang solid, seiring konsistensi transformasi yang dijalankan. Hal ini tercermin pada kinerja keuangan konsolidasi hingga akhir Triwulan I 2026 yang tetap menunjukkan tren positif.\n.\nBerita Selengkapnya kunjungi Instastory  lalu KLIK TAUTAN !!!\nhttps://radarindramayu.disway.id/read/684177/bri-pertahankan-momentum-kinerja-solid-laba-bersih-meles\n.\nFollow \n.\n.\n#radarindramayu #radarcirebon #radarkuningan #radarmajalengka #infoindramayu beritahariini indonesia kabupatenindramayu news viral jabaristimewa kota kabupaten kotamangga", "post_id": "3886567061468636286_8186324209"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 186.67804351430973, "y": 535.6242868288884, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3874164553026207874_6261465103", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   memastikan sektor riil terus mendapat akses keuangan yang kuat sebagai motor penggerak ekonomi daerah.\n\nMulai dari perkebunan, pertanian, hingga industri pengolahan, sektor riil menjadi tulang punggung perekonomian Sumut yang harus terus diperkuat melalui pembiayaan, hilirisasi, dan peningkatan daya saing.\n\nKolaborasi dengan LPS serta dukungan perbankan, termasuk Bank Sumut, diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM.\n\nDengan sinergi yang solid, Sumut optimis terus tumbuh dan berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SumutBerkah #KolaborasiSumut #EkonomiSumut", "post_id": "3874164553026207874_6261465103"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 746.5261003573739, "y": 271.2477275019127, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874164553026207874_6261465103", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   memastikan sektor riil terus mendapat akses keuangan yang kuat sebagai motor penggerak ekonomi daerah.\n\nMulai dari perkebunan, pertanian, hingga industri pengolahan, sektor riil menjadi tulang punggung perekonomian Sumut yang harus terus diperkuat melalui pembiayaan, hilirisasi, dan peningkatan daya saing.\n\nKolaborasi dengan LPS serta dukungan perbankan, termasuk Bank Sumut, diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya UMKM.\n\nDengan sinergi yang solid, Sumut optimis terus tumbuh dan berkontribusi besar bagi perekonomian nasional.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SumutBerkah #KolaborasiSumut #EkonomiSumut", "post_id": "3874164553026207874_6261465103"}}, {"key": "fpd_dpr", "attributes": {"label": "fpd_dpr", "x": 307.8503905302384, "y": 590.3190397806966, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3869281695196375813_2071620090", "id": "fpd_dpr", "source": "instagram-000001", "content": "KABAR TERKINI\n06 APRIL 2026\n\nRAKER KOMISI XI DPR RI DENGAN MENTERI KEUANGAN RI \n\nFATHI:\nTRANSMISI LIKUIDITAS MANDEK? UMKM DIMINTA DIBERI AKSES PEMBIAYAAN LEBIH MUDAH\n\nFATHI  \nANGGOTA KOMISI XI DPR RI FRAKSI PARTAI DEMOKRAT", "post_id": "3869281695196375813_2071620090"}}, {"key": "fathipd", "attributes": {"label": "fathipd", "x": 447.4132471516908, "y": 398.6667812031781, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3869281695196375813_2071620090", "id": "fathipd", "source": "instagram-000001", "content": "KABAR TERKINI\n06 APRIL 2026\n\nRAKER KOMISI XI DPR RI DENGAN MENTERI KEUANGAN RI \n\nFATHI:\nTRANSMISI LIKUIDITAS MANDEK? UMKM DIMINTA DIBERI AKSES PEMBIAYAAN LEBIH MUDAH\n\nFATHI  \nANGGOTA KOMISI XI DPR RI FRAKSI PARTAI DEMOKRAT", "post_id": "3869281695196375813_2071620090"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 767.2437588543132, "y": 794.5609089525882, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3871590512234963707_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\n \n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menghadiri dan membuka secara resmi Jambi Business Matching Forum 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi bersama Rumah BUMN Jambi. Forum ini menjadi wadah strategis mempertemukan pelaku UMKM dengan BUMN dan mitra usaha dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi daerah, bertempat di Swissbell Hotel Jambi, Kamis (09/04/2026).\n\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh BUMN yang selama ini aktif menjadi pembina dan pendamping UMKM di Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.\n\nMenurut Gubernur Al Haris, pelaku UMKM tidak akan mampu tumbuh kuat tanpa dukungan yang terstruktur, baik dari sisi permodalan, manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga akses pasar. Oleh karena itu, peran BUMN sebagai “bapak asuh” dinilai sangat strategis dalam mempercepat proses naik kelas bagi UMKM.\n\n“UMKM kita ini luar biasa potensinya. Mereka tumbuh dari masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi dari bawah. Tetapi memang harus kita akui, banyak yang masih membutuhkan pendampingan. Di sinilah pentingnya kehadiran BUMN dan pemerintah untuk membina, memperkuat, dan membuka akses pasar bagi mereka,” ujar Gubernur Al Haris.\n\nGubernur Al Haris juga menyoroti kondisi ekonomi global dan nasional yang saat ini menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebutkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi masih berada pada angka positif, dinamika efisiensi anggaran dan perubahan kebijakan fiskal nasional turut memengaruhi perputaran uang di daerah serta daya beli masyarakat.\n\n“Kita bersyukur ekonomi Jambi masih tumbuh. Namun kita juga harus jujur bahwa ada perlambatan yang kita rasakan. Perputaran uang di daerah tidak sebesar sebelumnya. Karena itu, kita harus memperkuat sektor riil, dan UMKM menjadi salah satu penopang utama yang harus kita jaga,” tegasnya.", "post_id": "3871590512234963707_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 348.3295815662508, "y": 578.6756978369747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871590512234963707_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\n \n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menghadiri dan membuka secara resmi Jambi Business Matching Forum 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi bersama Rumah BUMN Jambi. Forum ini menjadi wadah strategis mempertemukan pelaku UMKM dengan BUMN dan mitra usaha dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi daerah, bertempat di Swissbell Hotel Jambi, Kamis (09/04/2026).\n\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh BUMN yang selama ini aktif menjadi pembina dan pendamping UMKM di Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.\n\nMenurut Gubernur Al Haris, pelaku UMKM tidak akan mampu tumbuh kuat tanpa dukungan yang terstruktur, baik dari sisi permodalan, manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga akses pasar. Oleh karena itu, peran BUMN sebagai “bapak asuh” dinilai sangat strategis dalam mempercepat proses naik kelas bagi UMKM.\n\n“UMKM kita ini luar biasa potensinya. Mereka tumbuh dari masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi dari bawah. Tetapi memang harus kita akui, banyak yang masih membutuhkan pendampingan. Di sinilah pentingnya kehadiran BUMN dan pemerintah untuk membina, memperkuat, dan membuka akses pasar bagi mereka,” ujar Gubernur Al Haris.\n\nGubernur Al Haris juga menyoroti kondisi ekonomi global dan nasional yang saat ini menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebutkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi masih berada pada angka positif, dinamika efisiensi anggaran dan perubahan kebijakan fiskal nasional turut memengaruhi perputaran uang di daerah serta daya beli masyarakat.\n\n“Kita bersyukur ekonomi Jambi masih tumbuh. Namun kita juga harus jujur bahwa ada perlambatan yang kita rasakan. Perputaran uang di daerah tidak sebesar sebelumnya. Karena itu, kita harus memperkuat sektor riil, dan UMKM menjadi salah satu penopang utama yang harus kita jaga,” tegasnya.", "post_id": "3871590512234963707_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 891.0823769067082, "y": 10.405253655957347, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871590512234963707_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\n \n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menghadiri dan membuka secara resmi Jambi Business Matching Forum 2026 yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi bersama Rumah BUMN Jambi. Forum ini menjadi wadah strategis mempertemukan pelaku UMKM dengan BUMN dan mitra usaha dalam rangka memperkuat ekosistem ekonomi daerah, bertempat di Swissbell Hotel Jambi, Kamis (09/04/2026).\n\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasi kepada seluruh BUMN yang selama ini aktif menjadi pembina dan pendamping UMKM di Provinsi Jambi. Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.\n\nMenurut Gubernur Al Haris, pelaku UMKM tidak akan mampu tumbuh kuat tanpa dukungan yang terstruktur, baik dari sisi permodalan, manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga akses pasar. Oleh karena itu, peran BUMN sebagai “bapak asuh” dinilai sangat strategis dalam mempercepat proses naik kelas bagi UMKM.\n\n“UMKM kita ini luar biasa potensinya. Mereka tumbuh dari masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi dari bawah. Tetapi memang harus kita akui, banyak yang masih membutuhkan pendampingan. Di sinilah pentingnya kehadiran BUMN dan pemerintah untuk membina, memperkuat, dan membuka akses pasar bagi mereka,” ujar Gubernur Al Haris.\n\nGubernur Al Haris juga menyoroti kondisi ekonomi global dan nasional yang saat ini menghadapi berbagai tantangan. Ia menyebutkan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi masih berada pada angka positif, dinamika efisiensi anggaran dan perubahan kebijakan fiskal nasional turut memengaruhi perputaran uang di daerah serta daya beli masyarakat.\n\n“Kita bersyukur ekonomi Jambi masih tumbuh. Namun kita juga harus jujur bahwa ada perlambatan yang kita rasakan. Perputaran uang di daerah tidak sebesar sebelumnya. Karena itu, kita harus memperkuat sektor riil, dan UMKM menjadi salah satu penopang utama yang harus kita jaga,” tegasnya.", "post_id": "3871590512234963707_6891082786"}}, {"key": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "propertynbank_magz", "x": 488.226225158077, "y": 319.41506791981965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.6874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "propertynbank_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "myhome_magz", "attributes": {"label": "myhome_magz", "x": 429.6705560589322, "y": 745.1394693432987, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.6874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "myhome_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "grahajurnalis.id", "x": 578.5681752143779, "y": 672.4390643162155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.6874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "grahajurnalis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "lsp.area", "attributes": {"label": "lsp.area", "x": 922.3061102134162, "y": 373.00583134523947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.6874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "lsp.area", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 525.8211254025796, "y": 919.4976488444087, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 171.31839692374717, "y": 865.6069933478168, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872059539205448594_7263394836", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nKamis, 09 April 2026 bertempat di Makassar, Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara menjadi Narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia di Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini mengangkat tema \"Penguatan Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum terkait Tagihan Bank Indonesia\". Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan penataan sejumlah tagihan historis dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam menjalankan fungsinya, Bank Indonesia saat ini tengah melakukan penanganan terhadap sejumlah tagihan penting, antara lain Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), Sub-Ordinated Loan (SOL) PT Bank IFI, Two-Step Loan (TSL) yang proses pengalihannya kepada Pemerintah masih berlangsung. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, jajaran pimpinan Bank Indonesia serta perwakilan kementerian terkait, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian), dan Kementerian Pertanian (Kementan).\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3872059539205448594_7263394836"}}, {"key": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "jeffbudiman", "x": 933.3586645361804, "y": 213.35629036918957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.8583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7549826616340335888", "id": "jeffbudiman", "source": "tiktok-000001", "content": "🚀 Rp200 triliun bukan angka kecil! Bank Indonesia kasih amunisi ke bank Himbara biar kredit ke masyarakat bisa lebih lancar. Jadi, bukan cuma bank yang happy, tapi ekonomi juga ikut ngebut. 🔥 Dana segar ini bisa bantu likuiditas perbankan makin kuat. Investor, siap-siap ada efek positif ke sektor keuangan nih! 📈 ⚠️ Follow  buat kamu makin update berita tentang ekonomi dan dunia saham biar portfolio kamu cuan terus! #investasi #investasisaham #saham #kemenkeu #bankindonesia", "post_id": "7549826616340335888"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "attributes": {"label": "idx_yogyakarta", "x": 315.83279507409935, "y": 801.6669930457248, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7582536744801815816", "id": "idx_yogyakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Likuiditas perbankan Indonesia yang semakin longgar menjelang 2026 membuka ruang besar bagi pertumbuhan kredit yang diproyeksikan mencapai hingga 11%. Kondisi ini mencerminkan stabilitas sektor keuangan serta kesiapan perbankan dalam mendukung ekspansi pembiayaan bagi dunia usaha dan masyarakat. Dengan dukungan kebijakan moneter dan pemulihan ekonomi, peningkatan penyaluran kredit diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi nasional tahun depan. 📲 Yuk, belajar bareng  #PerbankanIndonesia #PertumbuhanKredit2026 #LikuiditasPerbankan #EkonomiNasional #KebijakanMoneter", "post_id": "7582536744801815816"}}, {"key": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "indonesiastockexchange", "x": 204.05383872473382, "y": 759.6365770848809, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7582536744801815816", "id": "indonesiastockexchange", "source": "tiktok-000001", "content": "Likuiditas perbankan Indonesia yang semakin longgar menjelang 2026 membuka ruang besar bagi pertumbuhan kredit yang diproyeksikan mencapai hingga 11%. Kondisi ini mencerminkan stabilitas sektor keuangan serta kesiapan perbankan dalam mendukung ekspansi pembiayaan bagi dunia usaha dan masyarakat. Dengan dukungan kebijakan moneter dan pemulihan ekonomi, peningkatan penyaluran kredit diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi nasional tahun depan. 📲 Yuk, belajar bareng  #PerbankanIndonesia #PertumbuhanKredit2026 #LikuiditasPerbankan #EkonomiNasional #KebijakanMoneter", "post_id": "7582536744801815816"}}, {"key": "kabarina.com", "attributes": {"label": "kabarina.com", "x": 233.23499961756067, "y": 839.0749515125005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623450186353822983", "id": "kabarina.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabarina.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero melalui penandatanganan Perjanjian Uncommitted Facility Line senilai Rp200 miliar. Penandatanganan tersebut berlangsung di kantor SMF sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pembiayaan perumahan, khususnya di Provinsi Jambi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Bank Jambi dalam meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perumahan di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Dukungan fasilitas dari SMF diharapkan mampu menjaga stabilitas likuiditas sekaligus memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Baca Selengkapnya di www.kabarina.com #jambi #kotajambi #bankjambi #semuaorang #update", "post_id": "7623450186353822983"}}, {"key": "bankjambi", "attributes": {"label": "bankjambi", "x": 483.0896672709316, "y": 293.80021894115595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623450186353822983", "id": "bankjambi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kabarina.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero melalui penandatanganan Perjanjian Uncommitted Facility Line senilai Rp200 miliar. Penandatanganan tersebut berlangsung di kantor SMF sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pembiayaan perumahan, khususnya di Provinsi Jambi. Kerja sama ini menjadi langkah konkret Bank Jambi dalam meningkatkan kapasitas penyaluran kredit perumahan di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik. Dukungan fasilitas dari SMF diharapkan mampu menjaga stabilitas likuiditas sekaligus memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat. Baca Selengkapnya di www.kabarina.com #jambi #kotajambi #bankjambi #semuaorang #update", "post_id": "7623450186353822983"}}, {"key": "nkri24jam", "attributes": {"label": "nkri24jam", "x": 283.69250491223244, "y": 352.85204979603424, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "nkri24jam", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 960.8240216859741, "y": 493.69700808827224, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632497667586690324", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjawab isu miring terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ada dalam masa kritis. Menurut  , kondisi APBN saat ini sangat melimpah. \"Isu dana negara yang tinggal Rp120 triliun, habis itu habis, tidak benar,\" tutur Purbaya pada Jumat, 24 April 2026. \"Tidak perlu takut dengan APBN pemerintah, masih cukup dan uang kita masih banyak,\" sambungnya. Saat ini, terdapat Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang siap digunakan. Strateginya? Sebesar Rp300 triliun ditempatkan di perbankan untuk mendorong likuiditas dan penyaluran kredit agar roda ekonomi terus berputar. Langkah strategis ini pun mendapat apresiasi dari investor global di Amerika Serikat, serta dukungan dari IMF dan Bank Dunia. Editor/Creator: Ghassan #menkeupurbaya#apbn #ekonomi", "post_id": "7632497667586690324"}}, {"key": "intinews.co", "attributes": {"label": "intinews.co", "x": 282.40301524140597, "y": 331.45471556517947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "intinews.co", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "banksumselbabeloffical", "x": 169.68562858443903, "y": 963.1543092682292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7609236983004646676", "id": "banksumselbabeloffical", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung atau Bank Sumsel Babel menyepakati pembagian dividen sebesar Rp302,9 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang digelar di Palembang, Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut mencerminkan kinerja keuangan perseroan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif dan berkelanjutan. Pembagian dividen itu diambil dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp504,9 miliar, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp475,80 miliar. Kenaikan laba ini menegaskan konsistensi Bank Sumsel Babel dalam menjaga kinerja di tengah dinamika ekonomi nasional maupun regional. Struktur kepemilikan Bank Sumsel Babel terdiri atas Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, dan Pemerintah Kota di wilayah Sumatera Selatan serta Kepulauan Bangka Belitung. Dengan demikian, pembagian dividen tersebut turut berkontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) masing-masing pemegang saham. Dalam RUPS yang dihadiri seluruh pemegang saham, manajemen juga memaparkan capaian kinerja keuangan yang tetap solid. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/KPMM) tercatat sebesar 23,68 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net berada pada level rendah 0,72 persen, mencerminkan kualitas aset yang terjaga dengan baik. Dari sisi intermediasi, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di angka 84,32 persen, menunjukkan fungsi penyaluran kredit berjalan optimal dengan likuiditas yang tetap terkelola. Profitabilitas juga terjaga, tercermin dari Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,38 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 10,55 persen. Atas kinerja dan tata kelola yang dinilai baik, Bank Sumsel Babel memperoleh peringkat idA+/Stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026. Peringkat tersebut menunjukkan kemampuan perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang dengan risiko relatif rendah. Tak hanya fokus pada aspek finansial, Bank Sumsel Babel juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Di antaranya melalui Program Pasar Murah di wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung untuk membantu pengendalian inflasi, serta Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keputusan pembagian dividen ini menegaskan komitmen Bank Sumsel Babel dalam memberikan nilai tambah optimal kepada pemegang saham sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi regional", "post_id": "7609236983004646676"}}, {"key": "ekssoverr", "attributes": {"label": "ekssoverr", "x": 267.04008067609044, "y": 425.6173468034343, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "ekssoverr", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "Ekssover", "attributes": {"label": "Ekssover", "x": 802.6348079840634, "y": 461.4159780088797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7608917227936632071", "id": "Ekssover", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan mencapai 9,96 persen secara tahunan pada Januari 2026, meningkat dari 9,69 persen pada Desember 2025. Gubernur Perry Warjiyo menyebut kinerja ini didorong peningkatan aktivitas ekonomi, pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, serta realisasi program prioritas pemerintah. Dari sisi permintaan, potensi ekspansi masih terbuka melalui optimalisasi fasilitas pinjaman yang belum digunakan, dengan nilai undisbursed loan mencapai Rp2.506,47 triliun atau 22,65 persen dari total plafon kredit. Dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan bank dinilai tetap kuat, tercermin dari rasio likuiditas AL/DPK sebesar 27,54 persen dan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga 13,48 persen. Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan kredit didorong kredit investasi 22,38 persen, kredit konsumsi 6,58 persen, serta kredit modal kerja 4,13 persen. BI memproyeksikan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 berada di kisaran 8–12 persen. Sementara itu, Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia, Hery Gunardi, memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini cenderung berada di level single digit. Ia menilai permintaan pembiayaan masih belum sepenuhnya pulih karena daya beli masyarakat dan ekspansi usaha masih selektif, menandakan fase normalisasi pertumbuhan kredit—bukan krisis, namun juga belum ekspansi agresif. Biar nggak cuma paham, tapi juga enjoy bahas ekonomi 📊✨ Follow  dan jangan ketinggalan berita ekonomi yang dikemas ringan & fun! #fyp #beritaekonomiindonesia #beritaekonomi #kreditbank #perrywarjiyo", "post_id": "7608917227936632071"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 423.6710482607066, "y": 410.51405472766857, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1438500661407084", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) menjual aset tetap berupa tanah dan bangunan milik perseroan untuk melunasi utang hingga sebagai modal kerja.\n\nAset tersebut dibeli oleh PT Karya Utamaputra Mandiri pada 8 April 2026 dengan nilai transaksi Rp75 miliar.\n\nManajemen ZATA menjelaskan, dana hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian kewajiban kredit perseroan sehingga akan memperkuat struktur permodalan, menurunkan beban bunga, serta meningkatkan likuiditas perusahaan.\n\n\"Transaksi ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi keuangan atau deleveraging yang tengah dijalankan perseroan,\" tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/4/2026).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/lunasi-utang-zata-jual-aset-rp75-miliar \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto:dok Freepik \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1438500661407084"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 481.63970543982595, "y": 741.4265693421263, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1438500661407084", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) menjual aset tetap berupa tanah dan bangunan milik perseroan untuk melunasi utang hingga sebagai modal kerja.\n\nAset tersebut dibeli oleh PT Karya Utamaputra Mandiri pada 8 April 2026 dengan nilai transaksi Rp75 miliar.\n\nManajemen ZATA menjelaskan, dana hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk melunasi sebagian kewajiban kredit perseroan sehingga akan memperkuat struktur permodalan, menurunkan beban bunga, serta meningkatkan likuiditas perusahaan.\n\n\"Transaksi ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi keuangan atau deleveraging yang tengah dijalankan perseroan,\" tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (10/4/2026).\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/lunasi-utang-zata-jual-aset-rp75-miliar \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto:dok Freepik \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1438500661407084"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "attributes": {"label": "diskominfosanditiksumedang", "x": 607.9428940228095, "y": 252.27513254425594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 9, "degree": 10}, "_id": "749799481269849", "id": "diskominfosanditiksumedang", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "donyahmad.munir", "attributes": {"label": "donyahmad.munir", "x": 174.864830196788, "y": 203.2117907591472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "donyahmad.munir", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "fajar.aldila", "attributes": {"label": "fajar.aldila", "x": 940.713044208812, "y": 40.45352945273961, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "fajar.aldila", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "official_sekdasmd", "attributes": {"label": "official_sekdasmd", "x": 767.6750942832956, "y": 313.2496977206978, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "official_sekdasmd", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "sonsonm.nurikhsan", "attributes": {"label": "sonsonm.nurikhsan", "x": 250.76315606023059, "y": 239.35211342105077, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "sonsonm.nurikhsan", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "rief_syamsudin", "attributes": {"label": "rief_syamsudin", "x": 439.90430899474063, "y": 202.5436136584743, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "rief_syamsudin", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "erick_febriant", "attributes": {"label": "erick_febriant", "x": 812.6777043917941, "y": 901.4396867174124, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "erick_febriant", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "diskominfojabar", "attributes": {"label": "diskominfojabar", "x": 752.1085785835628, "y": 509.1721351730272, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "diskominfojabar", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "humas_jabar", "attributes": {"label": "humas_jabar", "x": 201.68457209498814, "y": 343.14248370381375, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.9459, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "749799481269849", "id": "humas_jabar", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Sumedang dan Wakil Bupati Sumedang mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam acara serah terima 1.080 kunci rumah subsidi kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di wilayah Jawa Barat. Acara berlangsung di Komplek Pabrik PT. Kahatex, Kabupaten Sumedang.\n-\nRibuan unit rumah subsidi tersebut diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) melalui Bank BJB dan Bank BJB Syariah. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat.\n.\n#sumedangsimpatisemakinmaju#IndonesiaEmas2045#cityofknowledge#sumedang#insunmedalinsunmadangan\n#sumedanginfo#sumedangbanget#sumedangupdate\n.", "post_id": "749799481269849"}}, {"key": "prokompim.majalengka", "attributes": {"label": "prokompim.majalengka", "x": 796.3533085740721, "y": 377.8731984006342, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7893, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "1215230517310057", "id": "prokompim.majalengka", "source": "facebook-000001", "content": "Assalamu’alaikum, Wargi Majalengka! Bupati  menghadiri Rapat Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka. Jumat (29/8) Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus hak setiap warga negara. Melalui program Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP), Pemerintah berkomitmen memberikan akses kepemilikan rumah yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan, khususnya bagi Aparatur Pemerintah serta masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Acara sosialisasi hari ini menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman kepada Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka mengenai mekanisme, manfaat, dan kemudahan program KPR Sejahtera FLPP. Jawa Barat mendapat alokasi 10.000 kuota KPR, dengan 1.000 kuota di antaranya untuk Kabupaten Majalengka. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu lebih banyak pegawai memiliki rumah layak huni, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan produktivitas kerja. Turut hadir Kepala Dinas Rumkintan serta Kepala Cabang Bank BJB. Dok.  #MajalengkaHadeGawe #MajalengkaLangkungSAE #MajalengkaLebihBaik #ProkompimMajalengka", "post_id": "1215230517310057"}}, {"key": "eman_suherman15", "attributes": {"label": "eman_suherman15", "x": 331.23407076927083, "y": 716.829896633542, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7893, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1215230517310057", "id": "eman_suherman15", "source": "facebook-000001", "content": "Assalamu’alaikum, Wargi Majalengka! Bupati  menghadiri Rapat Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka. Jumat (29/8) Rumah merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus hak setiap warga negara. Melalui program Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP), Pemerintah berkomitmen memberikan akses kepemilikan rumah yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan, khususnya bagi Aparatur Pemerintah serta masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Acara sosialisasi hari ini menjadi momentum penting untuk memberikan pemahaman kepada Pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka mengenai mekanisme, manfaat, dan kemudahan program KPR Sejahtera FLPP. Jawa Barat mendapat alokasi 10.000 kuota KPR, dengan 1.000 kuota di antaranya untuk Kabupaten Majalengka. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu lebih banyak pegawai memiliki rumah layak huni, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan produktivitas kerja. Turut hadir Kepala Dinas Rumkintan serta Kepala Cabang Bank BJB. Dok.  #MajalengkaHadeGawe #MajalengkaLangkungSAE #MajalengkaLebihBaik #ProkompimMajalengka", "post_id": "1215230517310057"}}, {"key": "KantorStafPresidenRI", "attributes": {"label": "KantorStafPresidenRI", "x": 987.1902134227959, "y": 268.6890822907224, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1118007070502664", "id": "KantorStafPresidenRI", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). Acara ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu rakyat kecil mewujudkan impian memiliki rumah layak huni. Program ini merupakan bagian dari Pembangunan 3 Juta Rumah yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera. Dengan tambahan kuota FLPP dari 130 ribu menjadi 350 ribu unit rumah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat. Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya akad massal serta penyerahan kunci rumah. Dari target awal 25.000 unit yang sebelumnya dilaporkan kepada Presiden, pada hari penandatanganan akad bertambah menjadi 26.000 unit rumah—membuktikan keseriusan pemerintah dalam mempercepat ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Beliau juga menegaskan peran KSP sebagai pengawal program prioritas Presiden sekaligus pengingat pentingnya kolaborasi. Pembangunan rumah subsidi tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi melalui serapan tenaga kerja mulai dari penyedia material bangunan sampai pedagang makanan.    #KSP#KementerianPKP#rumahuntukrakyat#PerumahanKawasanPermukiman#Program3JutaRumah#SaatnyaRakyatPunyaRumah#RumahSubsidiMenyala", "post_id": "1118007070502664"}}, {"key": "kementerianpkp", "attributes": {"label": "kementerianpkp", "x": 3.5421554516381626, "y": 385.7263098720719, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7478, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1118007070502664", "id": "kementerianpkp", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). Acara ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu rakyat kecil mewujudkan impian memiliki rumah layak huni. Program ini merupakan bagian dari Pembangunan 3 Juta Rumah yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera. Dengan tambahan kuota FLPP dari 130 ribu menjadi 350 ribu unit rumah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat. Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya akad massal serta penyerahan kunci rumah. Dari target awal 25.000 unit yang sebelumnya dilaporkan kepada Presiden, pada hari penandatanganan akad bertambah menjadi 26.000 unit rumah—membuktikan keseriusan pemerintah dalam mempercepat ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Beliau juga menegaskan peran KSP sebagai pengawal program prioritas Presiden sekaligus pengingat pentingnya kolaborasi. Pembangunan rumah subsidi tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi melalui serapan tenaga kerja mulai dari penyedia material bangunan sampai pedagang makanan.    #KSP#KementerianPKP#rumahuntukrakyat#PerumahanKawasanPermukiman#Program3JutaRumah#SaatnyaRakyatPunyaRumah#RumahSubsidiMenyala", "post_id": "1118007070502664"}}, {"key": "kabupaten.bogor", "attributes": {"label": "kabupaten.bogor", "x": 533.3568701450024, "y": 924.6729179477431, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7478, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1118007070502664", "id": "kabupaten.bogor", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). Acara ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu rakyat kecil mewujudkan impian memiliki rumah layak huni. Program ini merupakan bagian dari Pembangunan 3 Juta Rumah yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera. Dengan tambahan kuota FLPP dari 130 ribu menjadi 350 ribu unit rumah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat. Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya akad massal serta penyerahan kunci rumah. Dari target awal 25.000 unit yang sebelumnya dilaporkan kepada Presiden, pada hari penandatanganan akad bertambah menjadi 26.000 unit rumah—membuktikan keseriusan pemerintah dalam mempercepat ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Beliau juga menegaskan peran KSP sebagai pengawal program prioritas Presiden sekaligus pengingat pentingnya kolaborasi. Pembangunan rumah subsidi tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi melalui serapan tenaga kerja mulai dari penyedia material bangunan sampai pedagang makanan.    #KSP#KementerianPKP#rumahuntukrakyat#PerumahanKawasanPermukiman#Program3JutaRumah#SaatnyaRakyatPunyaRumah#RumahSubsidiMenyala", "post_id": "1118007070502664"}}, {"key": "jabarprovgoid", "attributes": {"label": "jabarprovgoid", "x": 87.66723269083853, "y": 653.419769100046, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7478, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1118007070502664", "id": "jabarprovgoid", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 26.000 Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sekaligus serah terima kunci rumah yang digelar secara hybrid di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (29/9). Acara ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu rakyat kecil mewujudkan impian memiliki rumah layak huni. Program ini merupakan bagian dari Pembangunan 3 Juta Rumah yang diinisiasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera. Dengan tambahan kuota FLPP dari 130 ribu menjadi 350 ribu unit rumah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan hunian yang terjangkau bagi masyarakat. Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari, turut hadir dan menyaksikan langsung jalannya akad massal serta penyerahan kunci rumah. Dari target awal 25.000 unit yang sebelumnya dilaporkan kepada Presiden, pada hari penandatanganan akad bertambah menjadi 26.000 unit rumah—membuktikan keseriusan pemerintah dalam mempercepat ketersediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Beliau juga menegaskan peran KSP sebagai pengawal program prioritas Presiden sekaligus pengingat pentingnya kolaborasi. Pembangunan rumah subsidi tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi melalui serapan tenaga kerja mulai dari penyedia material bangunan sampai pedagang makanan.    #KSP#KementerianPKP#rumahuntukrakyat#PerumahanKawasanPermukiman#Program3JutaRumah#SaatnyaRakyatPunyaRumah#RumahSubsidiMenyala", "post_id": "1118007070502664"}}, {"key": "TribunPontianakInteraktif", "attributes": {"label": "TribunPontianakInteraktif", "x": 286.1761282686011, "y": 662.2164356690488, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2421973178244314", "id": "TribunPontianakInteraktif", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada para pengusaha di Indonesia dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).\nPrabowo mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan. Satu di antaranya adalah angka korupsi yang masih tinggi.\nOleh karena itu dia pun berpesan kepada para pengusaha untuk tidak mengakali aturan di Indonesia. \"Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri. Sudahlah kalian sudah besar sudah kaya, patuhi peraturan, kalian pintar-pintar tapi di Indonesia ini orang pintar itu pintar mencari peluang mengatasi peraturan,\" katanya.\nMenurut Prabowo, budaya tersebut harus dihilangkan. Dia pun berpesan kepada jajaran pemerintah untuk melaksanakan birokrasi dengan benar agar tidak ada celah bagi para pengusaha untuk mengakali aturan.\n\"Kita harus bersihkan kita harus ada the new Indonesia harus tidak boleh ada korupsi,\" katanya.\nSebagai informasi, Presiden Prabowo menerima audiensi dari para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026).\nDari pertemuan itu terlihat dihadiri Ketua Umun Apindo Shinta Kamdani, Ketua Bidang Industri Manufaktur DPN Apindo Adhi Lukman, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sudhamek, Jusuf Wanandi, dan lainnya.\nPada hari yang sama, Prabowo juga menggelar pertemuan dengan lima pengusaha papan atas nasional. Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam.\nLima pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.\nPresiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional.\n\"Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,\" mengutip Instagram , Rabu (11/2/2026).\n#prabowosubianto#presidenindonesia#indonesiaeconomicoutlook2026#antikorupsi#beritaartis#beritaartisterbaruhariinidiindonesia#beritaartishariini#beritaartisindonesia#beritaartisterkiniindonesia#hotseleb#gosip#gosipceria\nSimak berita selengkapnya dihttp://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnyahttps://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: govinda\nUploader: -\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\nFollow us:\nInstagram:https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/\nFacebook:https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate\nTwitter:https://twitter.com/tribunpontianak\nTikTok:https://www.tiktok.com/\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "2421973178244314"}}, {"key": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "sekretariat.kabinet", "x": 639.2812035321962, "y": 172.0591107515125, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2421973178244314", "id": "sekretariat.kabinet", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada para pengusaha di Indonesia dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).\nPrabowo mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan. Satu di antaranya adalah angka korupsi yang masih tinggi.\nOleh karena itu dia pun berpesan kepada para pengusaha untuk tidak mengakali aturan di Indonesia. \"Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri. Sudahlah kalian sudah besar sudah kaya, patuhi peraturan, kalian pintar-pintar tapi di Indonesia ini orang pintar itu pintar mencari peluang mengatasi peraturan,\" katanya.\nMenurut Prabowo, budaya tersebut harus dihilangkan. Dia pun berpesan kepada jajaran pemerintah untuk melaksanakan birokrasi dengan benar agar tidak ada celah bagi para pengusaha untuk mengakali aturan.\n\"Kita harus bersihkan kita harus ada the new Indonesia harus tidak boleh ada korupsi,\" katanya.\nSebagai informasi, Presiden Prabowo menerima audiensi dari para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026).\nDari pertemuan itu terlihat dihadiri Ketua Umun Apindo Shinta Kamdani, Ketua Bidang Industri Manufaktur DPN Apindo Adhi Lukman, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sudhamek, Jusuf Wanandi, dan lainnya.\nPada hari yang sama, Prabowo juga menggelar pertemuan dengan lima pengusaha papan atas nasional. Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam.\nLima pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.\nPresiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional.\n\"Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,\" mengutip Instagram , Rabu (11/2/2026).\n#prabowosubianto#presidenindonesia#indonesiaeconomicoutlook2026#antikorupsi#beritaartis#beritaartisterbaruhariinidiindonesia#beritaartishariini#beritaartisindonesia#beritaartisterkiniindonesia#hotseleb#gosip#gosipceria\nSimak berita selengkapnya dihttp://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnyahttps://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: govinda\nUploader: -\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\nFollow us:\nInstagram:https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/\nFacebook:https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate\nTwitter:https://twitter.com/tribunpontianak\nTikTok:https://www.tiktok.com/\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "2421973178244314"}}, {"key": "tribunsingkawang", "attributes": {"label": "tribunsingkawang", "x": 245.00122739612019, "y": 845.2591795305372, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2421973178244314", "id": "tribunsingkawang", "source": "facebook-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan khusus kepada para pengusaha di Indonesia dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).\nPrabowo mengatakan bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan. Satu di antaranya adalah angka korupsi yang masih tinggi.\nOleh karena itu dia pun berpesan kepada para pengusaha untuk tidak mengakali aturan di Indonesia. \"Saya kumpulkan pengusaha-pengusaha yang sebagian besar adalah kawan saya sendiri. Sudahlah kalian sudah besar sudah kaya, patuhi peraturan, kalian pintar-pintar tapi di Indonesia ini orang pintar itu pintar mencari peluang mengatasi peraturan,\" katanya.\nMenurut Prabowo, budaya tersebut harus dihilangkan. Dia pun berpesan kepada jajaran pemerintah untuk melaksanakan birokrasi dengan benar agar tidak ada celah bagi para pengusaha untuk mengakali aturan.\n\"Kita harus bersihkan kita harus ada the new Indonesia harus tidak boleh ada korupsi,\" katanya.\nSebagai informasi, Presiden Prabowo menerima audiensi dari para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Selasa (10/2/2026).\nDari pertemuan itu terlihat dihadiri Ketua Umun Apindo Shinta Kamdani, Ketua Bidang Industri Manufaktur DPN Apindo Adhi Lukman, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sudhamek, Jusuf Wanandi, dan lainnya.\nPada hari yang sama, Prabowo juga menggelar pertemuan dengan lima pengusaha papan atas nasional. Pertemuan tersebut berlangsung lebih dari 4,5 jam.\nLima pengusaha yang hadir dalam pertemuan tersebut adalah Garibaldi Thohir, Franky Oesman Widjaja, Prajogo Pangestu, Sugianto Kusuma, dan Anthony Salim.\nPresiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni model kolaborasi erat antara negara dan pelaku usaha untuk memperkuat daya saing ekonomi, mempercepat pembangunan, serta menjaga stabilitas nasional.\n\"Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil, guna mendorong pengembangan industri serta penguatan UMKM,\" mengutip Instagram , Rabu (11/2/2026).\n#prabowosubianto#presidenindonesia#indonesiaeconomicoutlook2026#antikorupsi#beritaartis#beritaartisterbaruhariinidiindonesia#beritaartishariini#beritaartisindonesia#beritaartisterkiniindonesia#hotseleb#gosip#gosipceria\nSimak berita selengkapnya dihttp://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnyahttps://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: govinda\nUploader: -\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp:https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\nFollow us:\nInstagram:https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/\nFacebook:https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate\nTwitter:https://twitter.com/tribunpontianak\nTikTok:https://www.tiktok.com/\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "2421973178244314"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 118.48529220650761, "y": 30.7295072218835, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 411.0966947237545, "y": 283.01068336649405, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "100064846741980_1403953225109556", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan ke sektor prioritas,  sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nLalu, bagaimana perkembangan kredit/pembiayaan perbankan, serta penyaluran KLM oleh perbankan ke sektor-sektor prioritasi?\n\n#SobatRupiah bisa #BeriMakna mendapatkan jawabannya BESOK!\n\n📖: Pengumuman Hasil #RDGBI Bulan April 2026 dengan Cakupan Triwulanan.\n🗓️: Rabu, 22 April 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://www.youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/", "post_id": "100064846741980_1403953225109556"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 959.3655373408409, "y": 746.8816217634193, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 218.14981834893698, "y": 552.757207919414, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 620.6627980209975, "y": 695.3622758238971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 20.769899167334295, "y": 413.355598209924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 45.14113946729581, "y": 385.88977045260276, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 753.2621599207478, "y": 300.12854279869515, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 538.9719762905795, "y": 420.557612673886, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.7507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "@NewMoneyYouTube", "attributes": {"label": "@NewMoneyYouTube", "x": 757.7037597610455, "y": 761.4647152228328, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "OYQY1FFsaSg", "id": "@NewMoneyYouTube", "source": "youtube-000001", "content": "Investor Mulai Menyadari Krisis Kredit Swasta...\n\nSteve Eisman (penulis film The Big Short) sedang membunyikan alarm tentang kredit swasta. Tetapi seberapa buruk keadaan di perusahaan-perusahaan besar seperti Apollo, Blackstone, Ares, KKR, Blue Owl, dan lainnya?\n\nSaluran YouTube Steve:    /   \n\n★ ★ PERTEMUAN DI OMAHA ★ ★\nWaktu: 15.30-18.30, Jumat, 1 Mei\nLokasi: The Diamond Room Omaha\nTiket: Cukup tunjukkan konfirmasi pra-pemesanan buku The New Money Strategy di pintu masuk!\n\n★ ★ PRE-ORDER: STRATEGI UANG BARU ★ ★\nTautan Pre-order: https://thenewmoneystrategy.my.canva....\n\n★ ★ BELAJAR BERINVESTASI ★ ★\nMulailah berinvestasi dengan langkah yang tepat dengan kursus investasi langkah demi langkah kami:\nhttps://newmoney.education/\n\n★ ★ DAFTAR ISI ★ ★\n0:00 Krisis Kredit Swasta\n1:03 Apa itu Kredit Swasta?\n\n4:42 Bisnis Perangkat Lunak Menghancurkan Kredit Swasta\n8:13 Masalah Likuiditas\n10:23 Apakah ini Risiko Sistemik?\n\n14:05 Peristiwa Omaha!\n\nPodcast Saya:    / theyounginvestorspodcast  \n\nBrandon van der Kolk berwenang untuk memberikan saran produk keuangan umum di Australia dan merupakan Perwakilan Resmi (Nomor 1305795) dari Guideway Financial Services Pty Ltd, Nomor AFSL 420367. Saran apa pun bersifat umum & tidak mempertimbangkan situasi keuangan, kebutuhan, atau tujuan Anda, jadi pertimbangkan apakah saran tersebut sesuai untuk Anda. Baca Panduan Layanan Keuangan Brandon yang tersedia di https://guideway.com.au/NewMoney.pdf. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk pengembalian investasi di masa mendatang.\n\nEmail kontak: hello\nCatatan: Saya tidak dapat menjawab semua email, tetapi ketahuilah bahwa setiap email dibaca. Jika bertanya tentang sponsor, New Money saat ini hanya mencari sponsor dari merek-merek yang sudah mapan.", "post_id": "OYQY1FFsaSg"}}, {"key": "realeismanplaybook", "attributes": {"label": "realeismanplaybook", "x": 455.93956034933257, "y": 832.098373052146, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OYQY1FFsaSg", "id": "realeismanplaybook", "source": "youtube-000001", "content": "Investor Mulai Menyadari Krisis Kredit Swasta...\n\nSteve Eisman (penulis film The Big Short) sedang membunyikan alarm tentang kredit swasta. Tetapi seberapa buruk keadaan di perusahaan-perusahaan besar seperti Apollo, Blackstone, Ares, KKR, Blue Owl, dan lainnya?\n\nSaluran YouTube Steve:    /   \n\n★ ★ PERTEMUAN DI OMAHA ★ ★\nWaktu: 15.30-18.30, Jumat, 1 Mei\nLokasi: The Diamond Room Omaha\nTiket: Cukup tunjukkan konfirmasi pra-pemesanan buku The New Money Strategy di pintu masuk!\n\n★ ★ PRE-ORDER: STRATEGI UANG BARU ★ ★\nTautan Pre-order: https://thenewmoneystrategy.my.canva....\n\n★ ★ BELAJAR BERINVESTASI ★ ★\nMulailah berinvestasi dengan langkah yang tepat dengan kursus investasi langkah demi langkah kami:\nhttps://newmoney.education/\n\n★ ★ DAFTAR ISI ★ ★\n0:00 Krisis Kredit Swasta\n1:03 Apa itu Kredit Swasta?\n\n4:42 Bisnis Perangkat Lunak Menghancurkan Kredit Swasta\n8:13 Masalah Likuiditas\n10:23 Apakah ini Risiko Sistemik?\n\n14:05 Peristiwa Omaha!\n\nPodcast Saya:    / theyounginvestorspodcast  \n\nBrandon van der Kolk berwenang untuk memberikan saran produk keuangan umum di Australia dan merupakan Perwakilan Resmi (Nomor 1305795) dari Guideway Financial Services Pty Ltd, Nomor AFSL 420367. Saran apa pun bersifat umum & tidak mempertimbangkan situasi keuangan, kebutuhan, atau tujuan Anda, jadi pertimbangkan apakah saran tersebut sesuai untuk Anda. Baca Panduan Layanan Keuangan Brandon yang tersedia di https://guideway.com.au/NewMoney.pdf. Kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan untuk pengembalian investasi di masa mendatang.\n\nEmail kontak: hello\nCatatan: Saya tidak dapat menjawab semua email, tetapi ketahuilah bahwa setiap email dibaca. Jika bertanya tentang sponsor, New Money saat ini hanya mencari sponsor dari merek-merek yang sudah mapan.", "post_id": "OYQY1FFsaSg"}}, {"key": "@yourJohnAG", "attributes": {"label": "@yourJohnAG", "x": 717.0483711818952, "y": 176.67387394023214, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7ChzlyLwCrs", "id": "@yourJohnAG", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Perak TERPURUK! Emas Pulih Kembali – COMEX Tutup Selama Akhir Pekan!\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nHarga perak dan emas terpukul menjelang penutupan perdagangan akhir pekan COMEX, kemudian pulih cukup untuk menjaga fokus pada struktur mingguan yang lebih besar. Video ini menguraikan apa yang terjadi, mengapa pemulihan di akhir pekan penting, dan bagaimana tekanan utang, penggunaan repo, tekanan kredit swasta, dan risiko pasokan Timur Tengah dapat memengaruhi logam mulia.\n\nApa yang akan Anda pelajari:\n\nMengapa penutupan mingguan perak lebih penting daripada candlestick merah harian\nApa arti penutupan COMEX akhir pekan bagi para pedagang emas dan perak\nBagaimana utang Treasury, aktivitas pasar repo, dan tekanan kredit swasta terhubung dengan sentimen pasar\nMengapa emas dan perak fisik terus menarik perhatian di tengah ketidakpastian\n\nTopik utama yang dibahas:\n\nAksi harga perak dan penutupan COMEX akhir pekan\nRebound emas dan konteks rasio emas-perak\nDiskusi utang AS dan pembelian kembali Treasury\nSinyal pasar repo dan likuiditas\nTekanan penebusan kredit swasta\nGangguan pasokan Timur Tengah dan risiko inflasi\nTesis logam mulia fisik vs kertas\n\nVideo ini menggunakan konteks pasar publik yang dibahas dalam skrip, termasuk angka utang Treasury, waktu libur bursa, penundaan harga berjangka, dan sinyal pasar makro yang lebih luas yang relevan dengan emas, perak, COMEX, pasar repo, dan kredit swasta.\n\nKonten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan situasi keuangan Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nJika Anda merasa uraian ini bermanfaat, silakan sukai dan berlangganan. Berikan komentar di bawah: apakah harga perak menunjukkan pelemahan menjelang penutupan, atau ketahanan yang nyata?\n\n#Perak #Emas #COMEX #HargaPerak #HargaEmas #LogamMulia #RasioEmasPerak #BeritaPasar #PasarSaham #PasarRepo #KreditSwasta #Inflasi #AsetAman #Makro #BeritaKeuangan", "post_id": "7ChzlyLwCrs"}}, {"key": "yourjohnag", "attributes": {"label": "yourjohnag", "x": 540.2656583168872, "y": 519.4053730789321, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7ChzlyLwCrs", "id": "yourjohnag", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Perak TERPURUK! Emas Pulih Kembali – COMEX Tutup Selama Akhir Pekan!\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /   \n\nHarga perak dan emas terpukul menjelang penutupan perdagangan akhir pekan COMEX, kemudian pulih cukup untuk menjaga fokus pada struktur mingguan yang lebih besar. Video ini menguraikan apa yang terjadi, mengapa pemulihan di akhir pekan penting, dan bagaimana tekanan utang, penggunaan repo, tekanan kredit swasta, dan risiko pasokan Timur Tengah dapat memengaruhi logam mulia.\n\nApa yang akan Anda pelajari:\n\nMengapa penutupan mingguan perak lebih penting daripada candlestick merah harian\nApa arti penutupan COMEX akhir pekan bagi para pedagang emas dan perak\nBagaimana utang Treasury, aktivitas pasar repo, dan tekanan kredit swasta terhubung dengan sentimen pasar\nMengapa emas dan perak fisik terus menarik perhatian di tengah ketidakpastian\n\nTopik utama yang dibahas:\n\nAksi harga perak dan penutupan COMEX akhir pekan\nRebound emas dan konteks rasio emas-perak\nDiskusi utang AS dan pembelian kembali Treasury\nSinyal pasar repo dan likuiditas\nTekanan penebusan kredit swasta\nGangguan pasokan Timur Tengah dan risiko inflasi\nTesis logam mulia fisik vs kertas\n\nVideo ini menggunakan konteks pasar publik yang dibahas dalam skrip, termasuk angka utang Treasury, waktu libur bursa, penundaan harga berjangka, dan sinyal pasar makro yang lebih luas yang relevan dengan emas, perak, COMEX, pasar repo, dan kredit swasta.\n\nKonten ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan pertimbangkan situasi keuangan Anda sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nJika Anda merasa uraian ini bermanfaat, silakan sukai dan berlangganan. Berikan komentar di bawah: apakah harga perak menunjukkan pelemahan menjelang penutupan, atau ketahanan yang nyata?\n\n#Perak #Emas #COMEX #HargaPerak #HargaEmas #LogamMulia #RasioEmasPerak #BeritaPasar #PasarSaham #PasarRepo #KreditSwasta #Inflasi #AsetAman #Makro #BeritaKeuangan", "post_id": "7ChzlyLwCrs"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 861.7068034480964, "y": 874.4563596314887, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "-WUFSoiAPCQ", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] BBM Nonsubsidi Naik, Kredit Tumbuh, dan BEI Uji Liquidity Provider | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — BEI resmi memulai implementasi liquidity provider saham pada Senin, 20 April 2026, dengan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas untuk mendorong likuiditas, mempersempit spread, dan memperdalam pasar. Di saat yang sama, pemerintah diminta menjaga agar kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak merembet ke harga kebutuhan pokok, sementara pertumbuhan kredit nasional tercatat 10,42 persen hingga 31 Maret 2026 dan PT Fore Kopi Indonesia Tbk terus ekspansi ke kota tier 2 dan tier 3. Rangkaian kabar ini penting karena memberi gambaran arah pasar modal, energi, perbankan, dan emiten konsumen yang sama-sama memengaruhi daya beli serta aktivitas ekonomi publik. Simak sampai selesai, lalu subscribe dan tinggalkan komentar Anda.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bei #liquidityprovider #bbmnonsubsidi #kreditnasional #forecoffee #pasarmodal #pertamina #ekonomiindonesia #investasi #perbankan #umkm #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "-WUFSoiAPCQ"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 404.67890970227137, "y": 152.64475912515286, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.4306, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "-WUFSoiAPCQ", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] BBM Nonsubsidi Naik, Kredit Tumbuh, dan BEI Uji Liquidity Provider | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — BEI resmi memulai implementasi liquidity provider saham pada Senin, 20 April 2026, dengan kuotasi perdana oleh Phintraco Sekuritas untuk mendorong likuiditas, mempersempit spread, dan memperdalam pasar. Di saat yang sama, pemerintah diminta menjaga agar kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak merembet ke harga kebutuhan pokok, sementara pertumbuhan kredit nasional tercatat 10,42 persen hingga 31 Maret 2026 dan PT Fore Kopi Indonesia Tbk terus ekspansi ke kota tier 2 dan tier 3. Rangkaian kabar ini penting karena memberi gambaran arah pasar modal, energi, perbankan, dan emiten konsumen yang sama-sama memengaruhi daya beli serta aktivitas ekonomi publik. Simak sampai selesai, lalu subscribe dan tinggalkan komentar Anda.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bei #liquidityprovider #bbmnonsubsidi #kreditnasional #forecoffee #pasarmodal #pertamina #ekonomiindonesia #investasi #perbankan #umkm #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "-WUFSoiAPCQ"}}, {"key": "@SimpleCurrencyYT", "attributes": {"label": "@SimpleCurrencyYT", "x": 433.30475125684796, "y": 691.3740210807794, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6mduLjHbITU", "id": "@SimpleCurrencyYT", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Kredit Sedang Retak… Logam Mulia Mungkin Akan Menjadi yang Berikutnya.\n\nGabung Simple Currency:\n   /   \n\nPERINGATAN:\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Konten ini mewakili pengenalan pola, analisis historis, dan opini pribadi. Saya bukan penasihat keuangan. Logam mulia mengandung risiko. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi.\n\nharga perak, harga emas, pasar obligasi Jepang, imbal hasil JGB, pasar jatuh 2026, repatriasi besar-besaran, perdagangan carry yen, Federal Reserve, pencetakan uang, monetisasi utang, hiperinflasi, tekanan perak, mata uang yang membosankan, ekonomi makro, krisis keuangan, saham Nvidia, gelembung teknologi, perencanaan pensiun, GPIF, krisis utang negara, panggilan margin global, aset keras, transfer kekayaan, keruntuhan dolar, ledakan pasar obligasi, perak tiga digit, prediksi harga emas, keruntuhan ekonomi, krisis likuiditas", "post_id": "6mduLjHbITU"}}, {"key": "simplecurrencyyt", "attributes": {"label": "simplecurrencyyt", "x": 316.87708631760324, "y": 521.0066745221103, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6mduLjHbITU", "id": "simplecurrencyyt", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Kredit Sedang Retak… Logam Mulia Mungkin Akan Menjadi yang Berikutnya.\n\nGabung Simple Currency:\n   /   \n\nPERINGATAN:\nVideo ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan. Konten ini mewakili pengenalan pola, analisis historis, dan opini pribadi. Saya bukan penasihat keuangan. Logam mulia mengandung risiko. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional sebelum membuat keputusan investasi.\n\nharga perak, harga emas, pasar obligasi Jepang, imbal hasil JGB, pasar jatuh 2026, repatriasi besar-besaran, perdagangan carry yen, Federal Reserve, pencetakan uang, monetisasi utang, hiperinflasi, tekanan perak, mata uang yang membosankan, ekonomi makro, krisis keuangan, saham Nvidia, gelembung teknologi, perencanaan pensiun, GPIF, krisis utang negara, panggilan margin global, aset keras, transfer kekayaan, keruntuhan dolar, ledakan pasar obligasi, perak tiga digit, prediksi harga emas, keruntuhan ekonomi, krisis likuiditas", "post_id": "6mduLjHbITU"}}, {"key": "@Legacy.Farmer", "attributes": {"label": "@Legacy.Farmer", "x": 148.71720401606225, "y": 45.87348843166439, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "hsxpP48ywjc", "id": "@Legacy.Farmer", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Utama Mengapa Bank Pertanian Membunuh Perpanjangan Pinjaman Pertanian\n\nSebagian besar petani tidak tahu apakah jalur kredit operasional mereka berisiko sampai terlambat...\n\nPinjaman pertanian di tahun 2026 telah bergeser dari berbasis hubungan menjadi berbasis data, dan satu tanda bahaya kini menjadi jalan satu arah menuju penolakan perpanjangan pinjaman. Jika Anda telah menggunakan pembelian jangka panjang pada jalur kredit operasional Anda, Anda telah menciptakan Modal Tercemar yang membuat pemberi pinjaman khawatir dan membunuh likuiditas aktual Anda.\n\nDalam video ini, kami menguraikan tanda bahaya utama yang menghentikan perpanjangan pinjaman pertanian. Kami membahas realitas hukum pengajuan UCC, mengapa rencana asuransi tanaman Anda merupakan bagian wajib dari proposal keuangan Anda, dan bagaimana berhenti bertindak gegabah sebelum bank memutuskan hubungan dengan Anda selamanya.\n\n🚜 Jadikan tahun 2026 sebagai tahun Anda mengambil kendali atas masa depan pertanian Anda.\n\nMulailah dengan menonton Pelatihan Sistem Terbukti GRATIS kami yang telah membantu 400+ Peternakan Keluarga menghilangkan stres, meningkatkan profitabilitas, mengurangi hutang, dan melindungi masa depan keuangan keluarga mereka → https://start.legacyfarmer.com/proven...\n\n*********************************\n\n🎙️ Dapatkan Bimbingan Ahli GRATIS di Legacy Farmer Live\n\nDaftar untuk menjadi tamu di Legacy Farmer Live. Ini adalah kesempatan Anda untuk menelepon dan mendapatkan saran GRATIS, satu lawan satu dari Direktur Bimbingan kami, Lance Weaver, untuk membantu menyelesaikan tantangan terbesar pertanian Anda.\n\nKirimkan lamaran Anda di sini → https://share.hsforms.com/2jyvetB3VRt...\n\n*********************************\n👀 Mencari Komunitas?\n\nGabung Komunitas Facebook Legacy Farmer Gratis Kami → https://www.facebook.com/groups/legac...\n\n*********************************\nBerlangganan untuk Lebih Banyak Konten:\n\n   /   \n\nIkuti Kami:\nInstagram: https://www.instagram.com/jace.d.youn...\nFacebook: https://www.facebook.com/JaceDYoungLe...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\nCap waktu:\n0:00 Mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dalam perpanjangan tahun 2026\n0:16 Apakah Anda memiliki sindrom keuangan \"meja berantakan\"?\n\n1:05 Memperbaiki utang yang tidak selaras dan modal yang tercemar\n1:58 Memahami pengajuan UCC dan penyitaan cek\n3:04 Menunda pembayaran utang untuk membebaskan likuiditas\n3:37 Membuktikan rencana perlindungan pendapatan 85% Anda\n4:15 Mengelola pemasaran Anda sendiri vs. menyewa broker\n5:36 Berpikir seperti orang yang meminjamkan uang\n6:18 Menggunakan perangkat lunak untuk neraca yang siap untuk bank\n7:00 Bertahan dari pergeseran industri perbankan 2026\n\n#farmtok #familyfarm #farming #ranching #agriculture\n\nInformasi yang diberikan dalam konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Meskipun kami berupaya untuk akurat, informasi yang disajikan mungkin tidak mencerminkan kondisi pasar, peraturan, atau perkembangan terbaru. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan atau keandalan konten ini. Sebelum membuat keputusan keuangan apa pun, selalu konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun.", "post_id": "hsxpP48ywjc"}}, {"key": "legacy.farmer", "attributes": {"label": "legacy.farmer", "x": 721.7049468633314, "y": 894.3190571562029, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hsxpP48ywjc", "id": "legacy.farmer", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Utama Mengapa Bank Pertanian Membunuh Perpanjangan Pinjaman Pertanian\n\nSebagian besar petani tidak tahu apakah jalur kredit operasional mereka berisiko sampai terlambat...\n\nPinjaman pertanian di tahun 2026 telah bergeser dari berbasis hubungan menjadi berbasis data, dan satu tanda bahaya kini menjadi jalan satu arah menuju penolakan perpanjangan pinjaman. Jika Anda telah menggunakan pembelian jangka panjang pada jalur kredit operasional Anda, Anda telah menciptakan Modal Tercemar yang membuat pemberi pinjaman khawatir dan membunuh likuiditas aktual Anda.\n\nDalam video ini, kami menguraikan tanda bahaya utama yang menghentikan perpanjangan pinjaman pertanian. Kami membahas realitas hukum pengajuan UCC, mengapa rencana asuransi tanaman Anda merupakan bagian wajib dari proposal keuangan Anda, dan bagaimana berhenti bertindak gegabah sebelum bank memutuskan hubungan dengan Anda selamanya.\n\n🚜 Jadikan tahun 2026 sebagai tahun Anda mengambil kendali atas masa depan pertanian Anda.\n\nMulailah dengan menonton Pelatihan Sistem Terbukti GRATIS kami yang telah membantu 400+ Peternakan Keluarga menghilangkan stres, meningkatkan profitabilitas, mengurangi hutang, dan melindungi masa depan keuangan keluarga mereka → https://start.legacyfarmer.com/proven...\n\n*********************************\n\n🎙️ Dapatkan Bimbingan Ahli GRATIS di Legacy Farmer Live\n\nDaftar untuk menjadi tamu di Legacy Farmer Live. Ini adalah kesempatan Anda untuk menelepon dan mendapatkan saran GRATIS, satu lawan satu dari Direktur Bimbingan kami, Lance Weaver, untuk membantu menyelesaikan tantangan terbesar pertanian Anda.\n\nKirimkan lamaran Anda di sini → https://share.hsforms.com/2jyvetB3VRt...\n\n*********************************\n👀 Mencari Komunitas?\n\nGabung Komunitas Facebook Legacy Farmer Gratis Kami → https://www.facebook.com/groups/legac...\n\n*********************************\nBerlangganan untuk Lebih Banyak Konten:\n\n   /   \n\nIkuti Kami:\nInstagram: https://www.instagram.com/jace.d.youn...\nFacebook: https://www.facebook.com/JaceDYoungLe...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\nCap waktu:\n0:00 Mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dalam perpanjangan tahun 2026\n0:16 Apakah Anda memiliki sindrom keuangan \"meja berantakan\"?\n\n1:05 Memperbaiki utang yang tidak selaras dan modal yang tercemar\n1:58 Memahami pengajuan UCC dan penyitaan cek\n3:04 Menunda pembayaran utang untuk membebaskan likuiditas\n3:37 Membuktikan rencana perlindungan pendapatan 85% Anda\n4:15 Mengelola pemasaran Anda sendiri vs. menyewa broker\n5:36 Berpikir seperti orang yang meminjamkan uang\n6:18 Menggunakan perangkat lunak untuk neraca yang siap untuk bank\n7:00 Bertahan dari pergeseran industri perbankan 2026\n\n#farmtok #familyfarm #farming #ranching #agriculture\n\nInformasi yang diberikan dalam konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Meskipun kami berupaya untuk akurat, informasi yang disajikan mungkin tidak mencerminkan kondisi pasar, peraturan, atau perkembangan terbaru. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan atau keandalan konten ini. Sebelum membuat keputusan keuangan apa pun, selalu konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun.", "post_id": "hsxpP48ywjc"}}, {"key": "legacy.farmer...", "attributes": {"label": "legacy.farmer...", "x": 864.1946770111973, "y": 482.18858919900396, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "hsxpP48ywjc", "id": "legacy.farmer...", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Utama Mengapa Bank Pertanian Membunuh Perpanjangan Pinjaman Pertanian\n\nSebagian besar petani tidak tahu apakah jalur kredit operasional mereka berisiko sampai terlambat...\n\nPinjaman pertanian di tahun 2026 telah bergeser dari berbasis hubungan menjadi berbasis data, dan satu tanda bahaya kini menjadi jalan satu arah menuju penolakan perpanjangan pinjaman. Jika Anda telah menggunakan pembelian jangka panjang pada jalur kredit operasional Anda, Anda telah menciptakan Modal Tercemar yang membuat pemberi pinjaman khawatir dan membunuh likuiditas aktual Anda.\n\nDalam video ini, kami menguraikan tanda bahaya utama yang menghentikan perpanjangan pinjaman pertanian. Kami membahas realitas hukum pengajuan UCC, mengapa rencana asuransi tanaman Anda merupakan bagian wajib dari proposal keuangan Anda, dan bagaimana berhenti bertindak gegabah sebelum bank memutuskan hubungan dengan Anda selamanya.\n\n🚜 Jadikan tahun 2026 sebagai tahun Anda mengambil kendali atas masa depan pertanian Anda.\n\nMulailah dengan menonton Pelatihan Sistem Terbukti GRATIS kami yang telah membantu 400+ Peternakan Keluarga menghilangkan stres, meningkatkan profitabilitas, mengurangi hutang, dan melindungi masa depan keuangan keluarga mereka → https://start.legacyfarmer.com/proven...\n\n*********************************\n\n🎙️ Dapatkan Bimbingan Ahli GRATIS di Legacy Farmer Live\n\nDaftar untuk menjadi tamu di Legacy Farmer Live. Ini adalah kesempatan Anda untuk menelepon dan mendapatkan saran GRATIS, satu lawan satu dari Direktur Bimbingan kami, Lance Weaver, untuk membantu menyelesaikan tantangan terbesar pertanian Anda.\n\nKirimkan lamaran Anda di sini → https://share.hsforms.com/2jyvetB3VRt...\n\n*********************************\n👀 Mencari Komunitas?\n\nGabung Komunitas Facebook Legacy Farmer Gratis Kami → https://www.facebook.com/groups/legac...\n\n*********************************\nBerlangganan untuk Lebih Banyak Konten:\n\n   /   \n\nIkuti Kami:\nInstagram: https://www.instagram.com/jace.d.youn...\nFacebook: https://www.facebook.com/JaceDYoungLe...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n\nCap waktu:\n0:00 Mengidentifikasi tanda-tanda peringatan dalam perpanjangan tahun 2026\n0:16 Apakah Anda memiliki sindrom keuangan \"meja berantakan\"?\n\n1:05 Memperbaiki utang yang tidak selaras dan modal yang tercemar\n1:58 Memahami pengajuan UCC dan penyitaan cek\n3:04 Menunda pembayaran utang untuk membebaskan likuiditas\n3:37 Membuktikan rencana perlindungan pendapatan 85% Anda\n4:15 Mengelola pemasaran Anda sendiri vs. menyewa broker\n5:36 Berpikir seperti orang yang meminjamkan uang\n6:18 Menggunakan perangkat lunak untuk neraca yang siap untuk bank\n7:00 Bertahan dari pergeseran industri perbankan 2026\n\n#farmtok #familyfarm #farming #ranching #agriculture\n\nInformasi yang diberikan dalam konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Meskipun kami berupaya untuk akurat, informasi yang disajikan mungkin tidak mencerminkan kondisi pasar, peraturan, atau perkembangan terbaru. Tidak ada jaminan yang diberikan mengenai kelengkapan atau keandalan konten ini. Sebelum membuat keputusan keuangan apa pun, selalu konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun.", "post_id": "hsxpP48ywjc"}}, {"key": "@CompetentManPod", "attributes": {"label": "@CompetentManPod", "x": 13.515294115149178, "y": 737.1623002179975, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Bi9Pp1o9nvw", "id": "@CompetentManPod", "source": "youtube-000001", "content": "Rick Rule: Apa yang Akan Saya Beli Saat Komoditas Sedang Diskon\n\nDirekam pada: 1 April 2026\n\nTom Bodrovics menyambut Rick Rule di acara ini. Rick Rule adalah seorang Investor, Spekulan, Pendiri, dan CEO legendaris dari Rule Investment Media. Rule membahas beberapa wawasan ekonomi dan investasi penting, dengan fokus pada potensi risiko dan peluang dalam lanskap global saat ini. Rick menekankan potensi terjadinya krisis likuiditas dan krisis kredit, menyarankan investor untuk menjaga likuiditas dan bersiap menghadapi potensi penurunan pasar. Ia menyoroti tren nasionalisme sumber daya dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, yang membentuk kembali pasar energi dan komoditas global. Secara khusus, ia melihat peluang signifikan dalam uranium dan energi nuklir, mencatat bahwa negara-negara seperti Jepang dengan cepat mempertimbangkan kembali tenaga nuklir sebagai sumber energi yang andal dan rendah karbon.\n\nBeberapa tautan yang kompeten:\nSitus web: https://competentinvestor.com\nSubstack: https://competentmanpod.substack.com/\nX: https://x.com/CompetentManPod\nRumble: https://rumble.com/c/c-7699939\n\nMengenai strategi investasi, Rule mengkritik kesalahan umum investor ritel, termasuk riset yang tidak memadai, mengikuti rekomendasi yang sudah usang, dan kurangnya kesabaran dengan tesis investasi jangka panjang. Ia menganjurkan uji tuntas yang menyeluruh, pemahaman tentang valuasi perusahaan, dan kesiapan psikologis untuk menghadapi volatilitas pasar. Rule sangat kritis terhadap usulan pajak kekayaan, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut menghukum produktivitas dan tidak akan secara berarti mengatasi utang pemerintah. Ia menunjukkan bahwa 1% pembayar pajak teratas sudah membayar 42% dari pajak yang berlaku dan bahwa penyitaan kekayaan miliarder hanya akan mendanai pengeluaran pemerintah selama beberapa tahun.\n\nDi sektor sumber daya, Rule melihat potensi merger dan akuisisi yang signifikan dalam lima tahun ke depan, khususnya di saham emas. Ia merekomendasikan perusahaan seperti Cameco di sektor nuklir dan menyarankan investor untuk fokus pada perusahaan strategis dan terkelola dengan baik dengan tesis investasi yang jelas. Rule juga memperingatkan tentang risiko pada ETF dengan imbal hasil tinggi, menggambarkan skenario potensi penularan kredit yang dapat menciptakan gangguan pasar yang signifikan.\n\nCap waktu:\n00:00:00 - Pendahuluan\n00:00:39 - Risiko Perang dan Resesi\n00:03:37 - Tren Nasionalisme Sumber Daya\n00:05:57 - Percepatan Harga Energi\n00:06:59 - Peluang Bisnis Uranium\n00:08:09 - Risiko Likuiditas dan Perbankan\n00:13:24 - Bahaya ETF Hasil Tinggi\n00:18:02 - Kritik Pajak Kekayaan\n00:22:04 - Posisi Energi Amerika Utara\n00:24:50 - Pergeseran Perak ke Penambang\n00:31:06 - Kesalahan Umum Investor\n00:38:38 - Pembelian Saat Ini dan M&A\n00:42:55 - Tesis Tenaga Nuklir\n00:50:54 - Kecemburuan Nasionalisme Sumber Daya\n00:54:17 - Kesimpulan\n\nTamu Tautan:\nX: https://x.com/\nSitus web: https://ruleinvestmentmedia.com\nYouTube:    /   \nClassroom: https://ruleclassroom.com\nBattle Bank: https://battlebank.com\n\nRick Rule telah mendedikasikan seluruh kehidupan dewasanya untuk berbagai aspek investasi sekuritas sumber daya alam. Selain pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam karier yang panjang dan terfokus, ia memiliki jaringan kontak global di sektor sumber daya alam dan keuangan.\n\nBapak Rule sering menjadi pembicara di konferensi industri dan secara teratur diwawancarai oleh media radio, televisi, cetak, dan daring mengenai investasi sumber daya alam dan topik industri. Buletin dan penasihat terkemuka yang berorientasi pada sumber daya alam sering mengutipnya. Bapak Rule dan timnya memiliki keahlian di banyak sektor sumber daya, termasuk pertanian, energi alternatif, kehutanan, minyak dan gas, pertambangan, dan air.\n\n#Likuiditas #NasionalismeSumberDaya #GuncanganEnergi #ETFImbalHasilTinggi #Uranium #TenagaNuklir #SahamEmas #MergerAkuisisi #Inflasi #KebijakanPajak", "post_id": "Bi9Pp1o9nvw"}}, {"key": "realrickrule", "attributes": {"label": "realrickrule", "x": 106.09643368598253, "y": 821.9076808601799, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bi9Pp1o9nvw", "id": "realrickrule", "source": "youtube-000001", "content": "Rick Rule: Apa yang Akan Saya Beli Saat Komoditas Sedang Diskon\n\nDirekam pada: 1 April 2026\n\nTom Bodrovics menyambut Rick Rule di acara ini. Rick Rule adalah seorang Investor, Spekulan, Pendiri, dan CEO legendaris dari Rule Investment Media. Rule membahas beberapa wawasan ekonomi dan investasi penting, dengan fokus pada potensi risiko dan peluang dalam lanskap global saat ini. Rick menekankan potensi terjadinya krisis likuiditas dan krisis kredit, menyarankan investor untuk menjaga likuiditas dan bersiap menghadapi potensi penurunan pasar. Ia menyoroti tren nasionalisme sumber daya dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, yang membentuk kembali pasar energi dan komoditas global. Secara khusus, ia melihat peluang signifikan dalam uranium dan energi nuklir, mencatat bahwa negara-negara seperti Jepang dengan cepat mempertimbangkan kembali tenaga nuklir sebagai sumber energi yang andal dan rendah karbon.\n\nBeberapa tautan yang kompeten:\nSitus web: https://competentinvestor.com\nSubstack: https://competentmanpod.substack.com/\nX: https://x.com/CompetentManPod\nRumble: https://rumble.com/c/c-7699939\n\nMengenai strategi investasi, Rule mengkritik kesalahan umum investor ritel, termasuk riset yang tidak memadai, mengikuti rekomendasi yang sudah usang, dan kurangnya kesabaran dengan tesis investasi jangka panjang. Ia menganjurkan uji tuntas yang menyeluruh, pemahaman tentang valuasi perusahaan, dan kesiapan psikologis untuk menghadapi volatilitas pasar. Rule sangat kritis terhadap usulan pajak kekayaan, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut menghukum produktivitas dan tidak akan secara berarti mengatasi utang pemerintah. Ia menunjukkan bahwa 1% pembayar pajak teratas sudah membayar 42% dari pajak yang berlaku dan bahwa penyitaan kekayaan miliarder hanya akan mendanai pengeluaran pemerintah selama beberapa tahun.\n\nDi sektor sumber daya, Rule melihat potensi merger dan akuisisi yang signifikan dalam lima tahun ke depan, khususnya di saham emas. Ia merekomendasikan perusahaan seperti Cameco di sektor nuklir dan menyarankan investor untuk fokus pada perusahaan strategis dan terkelola dengan baik dengan tesis investasi yang jelas. Rule juga memperingatkan tentang risiko pada ETF dengan imbal hasil tinggi, menggambarkan skenario potensi penularan kredit yang dapat menciptakan gangguan pasar yang signifikan.\n\nCap waktu:\n00:00:00 - Pendahuluan\n00:00:39 - Risiko Perang dan Resesi\n00:03:37 - Tren Nasionalisme Sumber Daya\n00:05:57 - Percepatan Harga Energi\n00:06:59 - Peluang Bisnis Uranium\n00:08:09 - Risiko Likuiditas dan Perbankan\n00:13:24 - Bahaya ETF Hasil Tinggi\n00:18:02 - Kritik Pajak Kekayaan\n00:22:04 - Posisi Energi Amerika Utara\n00:24:50 - Pergeseran Perak ke Penambang\n00:31:06 - Kesalahan Umum Investor\n00:38:38 - Pembelian Saat Ini dan M&A\n00:42:55 - Tesis Tenaga Nuklir\n00:50:54 - Kecemburuan Nasionalisme Sumber Daya\n00:54:17 - Kesimpulan\n\nTamu Tautan:\nX: https://x.com/\nSitus web: https://ruleinvestmentmedia.com\nYouTube:    /   \nClassroom: https://ruleclassroom.com\nBattle Bank: https://battlebank.com\n\nRick Rule telah mendedikasikan seluruh kehidupan dewasanya untuk berbagai aspek investasi sekuritas sumber daya alam. Selain pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam karier yang panjang dan terfokus, ia memiliki jaringan kontak global di sektor sumber daya alam dan keuangan.\n\nBapak Rule sering menjadi pembicara di konferensi industri dan secara teratur diwawancarai oleh media radio, televisi, cetak, dan daring mengenai investasi sumber daya alam dan topik industri. Buletin dan penasihat terkemuka yang berorientasi pada sumber daya alam sering mengutipnya. Bapak Rule dan timnya memiliki keahlian di banyak sektor sumber daya, termasuk pertanian, energi alternatif, kehutanan, minyak dan gas, pertambangan, dan air.\n\n#Likuiditas #NasionalismeSumberDaya #GuncanganEnergi #ETFImbalHasilTinggi #Uranium #TenagaNuklir #SahamEmas #MergerAkuisisi #Inflasi #KebijakanPajak", "post_id": "Bi9Pp1o9nvw"}}, {"key": "ruleinvestmentmedia", "attributes": {"label": "ruleinvestmentmedia", "x": 598.87462911205, "y": 561.6931296728596, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Bi9Pp1o9nvw", "id": "ruleinvestmentmedia", "source": "youtube-000001", "content": "Rick Rule: Apa yang Akan Saya Beli Saat Komoditas Sedang Diskon\n\nDirekam pada: 1 April 2026\n\nTom Bodrovics menyambut Rick Rule di acara ini. Rick Rule adalah seorang Investor, Spekulan, Pendiri, dan CEO legendaris dari Rule Investment Media. Rule membahas beberapa wawasan ekonomi dan investasi penting, dengan fokus pada potensi risiko dan peluang dalam lanskap global saat ini. Rick menekankan potensi terjadinya krisis likuiditas dan krisis kredit, menyarankan investor untuk menjaga likuiditas dan bersiap menghadapi potensi penurunan pasar. Ia menyoroti tren nasionalisme sumber daya dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung, yang membentuk kembali pasar energi dan komoditas global. Secara khusus, ia melihat peluang signifikan dalam uranium dan energi nuklir, mencatat bahwa negara-negara seperti Jepang dengan cepat mempertimbangkan kembali tenaga nuklir sebagai sumber energi yang andal dan rendah karbon.\n\nBeberapa tautan yang kompeten:\nSitus web: https://competentinvestor.com\nSubstack: https://competentmanpod.substack.com/\nX: https://x.com/CompetentManPod\nRumble: https://rumble.com/c/c-7699939\n\nMengenai strategi investasi, Rule mengkritik kesalahan umum investor ritel, termasuk riset yang tidak memadai, mengikuti rekomendasi yang sudah usang, dan kurangnya kesabaran dengan tesis investasi jangka panjang. Ia menganjurkan uji tuntas yang menyeluruh, pemahaman tentang valuasi perusahaan, dan kesiapan psikologis untuk menghadapi volatilitas pasar. Rule sangat kritis terhadap usulan pajak kekayaan, dengan alasan bahwa kebijakan tersebut menghukum produktivitas dan tidak akan secara berarti mengatasi utang pemerintah. Ia menunjukkan bahwa 1% pembayar pajak teratas sudah membayar 42% dari pajak yang berlaku dan bahwa penyitaan kekayaan miliarder hanya akan mendanai pengeluaran pemerintah selama beberapa tahun.\n\nDi sektor sumber daya, Rule melihat potensi merger dan akuisisi yang signifikan dalam lima tahun ke depan, khususnya di saham emas. Ia merekomendasikan perusahaan seperti Cameco di sektor nuklir dan menyarankan investor untuk fokus pada perusahaan strategis dan terkelola dengan baik dengan tesis investasi yang jelas. Rule juga memperingatkan tentang risiko pada ETF dengan imbal hasil tinggi, menggambarkan skenario potensi penularan kredit yang dapat menciptakan gangguan pasar yang signifikan.\n\nCap waktu:\n00:00:00 - Pendahuluan\n00:00:39 - Risiko Perang dan Resesi\n00:03:37 - Tren Nasionalisme Sumber Daya\n00:05:57 - Percepatan Harga Energi\n00:06:59 - Peluang Bisnis Uranium\n00:08:09 - Risiko Likuiditas dan Perbankan\n00:13:24 - Bahaya ETF Hasil Tinggi\n00:18:02 - Kritik Pajak Kekayaan\n00:22:04 - Posisi Energi Amerika Utara\n00:24:50 - Pergeseran Perak ke Penambang\n00:31:06 - Kesalahan Umum Investor\n00:38:38 - Pembelian Saat Ini dan M&A\n00:42:55 - Tesis Tenaga Nuklir\n00:50:54 - Kecemburuan Nasionalisme Sumber Daya\n00:54:17 - Kesimpulan\n\nTamu Tautan:\nX: https://x.com/\nSitus web: https://ruleinvestmentmedia.com\nYouTube:    /   \nClassroom: https://ruleclassroom.com\nBattle Bank: https://battlebank.com\n\nRick Rule telah mendedikasikan seluruh kehidupan dewasanya untuk berbagai aspek investasi sekuritas sumber daya alam. Selain pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam karier yang panjang dan terfokus, ia memiliki jaringan kontak global di sektor sumber daya alam dan keuangan.\n\nBapak Rule sering menjadi pembicara di konferensi industri dan secara teratur diwawancarai oleh media radio, televisi, cetak, dan daring mengenai investasi sumber daya alam dan topik industri. Buletin dan penasihat terkemuka yang berorientasi pada sumber daya alam sering mengutipnya. Bapak Rule dan timnya memiliki keahlian di banyak sektor sumber daya, termasuk pertanian, energi alternatif, kehutanan, minyak dan gas, pertambangan, dan air.\n\n#Likuiditas #NasionalismeSumberDaya #GuncanganEnergi #ETFImbalHasilTinggi #Uranium #TenagaNuklir #SahamEmas #MergerAkuisisi #Inflasi #KebijakanPajak", "post_id": "Bi9Pp1o9nvw"}}, {"key": "@thericereport", "attributes": {"label": "@thericereport", "x": 403.07531151873985, "y": 319.72381154200224, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CotybC7xJKY", "id": "@thericereport", "source": "youtube-000001", "content": "Pelobi DC yang Viral Membongkar Penipuan ACA & Ancaman Keruntuhan Bank | Desiree Townsend\n\nPerusahaan asuransi memiliki rumah sakit. Mereka menetapkan harga sendiri.\n\nDan kredit pajak Anda langsung masuk ke mereka — bukan ke Anda. Apakah Undang-Undang Perawatan Kesehatan Terjangkau (Affordable Care Act) merupakan penipuan keuangan terbesar dalam sejarah Amerika?\n\nEric Rice duduk bersama Desiree Townsend — seorang whistleblower TikTok yang viral\ndan pelobi DC yang tidak dibayar — yang telah berada di dalam Capitol selama penutupan pemerintahan, mengungkap apa yang tidak akan ditunjukkan oleh media arus utama kepada Anda.\n\nDalam episode ini:\n✅ Mengapa ACA menghapus pasar bebas dalam perawatan kesehatan\n✅ Bagaimana perusahaan asuransi memiliki dokter, rumah sakit, dan perawatan darurat —\n\ndan menetapkan harga mereka sendiri\n✅ Krisis pasar reverse repo: bank meminjam $120 miliar dalam likuiditas darurat —\ndan apa artinya bagi ANDA\n✅ Mengapa bank regional berisiko serius mengalami keruntuhan\n✅ Keluarga militer, penerima SNAP, dan konsekuensi ekonomi yang berantai dari penutupan pemerintahan\n✅ Bagaimana penghapusan persyaratan cadangan oleh Federal Reserve membuat\nkrisis saat ini LEBIH berbahaya daripada tahun 2020\n✅ Konsolidasi oligarki yang terjadi di perbankan DAN perawatan kesehatan\nsaat ini\n✅ Apa yang sebenarnya dilakukan oleh seorang pelobi yang tidak dibayar — dan bagaimana Desiree menyampaikan\nkekhawatiran keamanan nasional kepada anggota Senat\n\nIni adalah percakapan yang tidak diinginkan oleh uang, politik, dan media arus utama... dan Eric ingin Anda menyadarkan orang lain.\n\n🔔 Berlangganan dan bagikan The RICE Report — satu-satunya tempat kita membahas\ntiga hal yang sebaiknya tidak pernah dibicarakan di depan umum: uang,\npolitik, dan agama.\n\n📲 Ikuti Desiree Townsend di TikTok: \n\n---\n⏱️ BAB\n00:00 — ACA Adalah Penipuan: Bagaimana Asuransi Membajak Layanan Kesehatan\n03:45 — Pasar Bebas Mati Ketika ACA Disahkan\n05:30 — Pasar Reverse Repo Dijelaskan: Pinjaman Darurat $120 Miliar\n08:00 — Mengapa Bank Regional Dalam Bahaya Saat Ini\n10:30 — Perbandingan 2020: Tidak Ada Persyaratan Cadangan = Risiko Lebih Besar\n13:00 — Semuanya Adalah Skema Ponzi Utang: Sistem Fiat Dijelaskan\n14:30 — Apa yang Sebenarnya Dilakukan oleh Pelobi Tidak Berbayar di DC\n17:00 — Bagaimana Legislasi Disusun (dan Siapa yang Sebenarnya Menulisnya)\n18:00 — Keluarga Militer, SNAP, dan Biaya Kemanusiaan dari Penutupan Pemerintah\n22:30 — Kontraktor Pemerintah, Risiko Keselamatan FAA & Leidos\n25:00 — Konsolidasi Bank = Sentralisasi Kekuasaan\n28:00 — Ketidakmampuan vs. Konspirasi: Pandangan Desiree\n30:00 — Ekuitas Swasta, 401K, dan Likuiditas Keluar\n31:30 — Siapa Sebenarnya Pemilik Federal Reserve\n\n---\n#RICEReport #PenutupanPemerintah #Undang-UndangPerawatanTerjangkau #PenipuanPerawatanKesehatan\n#KrisisPerbankan #DesireeeTownsend #EricRice #ReverseRepo #BankRegional", "post_id": "CotybC7xJKY"}}, {"key": "cheerleader4change", "attributes": {"label": "cheerleader4change", "x": 983.0042272157972, "y": 76.91757747363349, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CotybC7xJKY", "id": "cheerleader4change", "source": "youtube-000001", "content": "Pelobi DC yang Viral Membongkar Penipuan ACA & Ancaman Keruntuhan Bank | Desiree Townsend\n\nPerusahaan asuransi memiliki rumah sakit. Mereka menetapkan harga sendiri.\n\nDan kredit pajak Anda langsung masuk ke mereka — bukan ke Anda. Apakah Undang-Undang Perawatan Kesehatan Terjangkau (Affordable Care Act) merupakan penipuan keuangan terbesar dalam sejarah Amerika?\n\nEric Rice duduk bersama Desiree Townsend — seorang whistleblower TikTok yang viral\ndan pelobi DC yang tidak dibayar — yang telah berada di dalam Capitol selama penutupan pemerintahan, mengungkap apa yang tidak akan ditunjukkan oleh media arus utama kepada Anda.\n\nDalam episode ini:\n✅ Mengapa ACA menghapus pasar bebas dalam perawatan kesehatan\n✅ Bagaimana perusahaan asuransi memiliki dokter, rumah sakit, dan perawatan darurat —\n\ndan menetapkan harga mereka sendiri\n✅ Krisis pasar reverse repo: bank meminjam $120 miliar dalam likuiditas darurat —\ndan apa artinya bagi ANDA\n✅ Mengapa bank regional berisiko serius mengalami keruntuhan\n✅ Keluarga militer, penerima SNAP, dan konsekuensi ekonomi yang berantai dari penutupan pemerintahan\n✅ Bagaimana penghapusan persyaratan cadangan oleh Federal Reserve membuat\nkrisis saat ini LEBIH berbahaya daripada tahun 2020\n✅ Konsolidasi oligarki yang terjadi di perbankan DAN perawatan kesehatan\nsaat ini\n✅ Apa yang sebenarnya dilakukan oleh seorang pelobi yang tidak dibayar — dan bagaimana Desiree menyampaikan\nkekhawatiran keamanan nasional kepada anggota Senat\n\nIni adalah percakapan yang tidak diinginkan oleh uang, politik, dan media arus utama... dan Eric ingin Anda menyadarkan orang lain.\n\n🔔 Berlangganan dan bagikan The RICE Report — satu-satunya tempat kita membahas\ntiga hal yang sebaiknya tidak pernah dibicarakan di depan umum: uang,\npolitik, dan agama.\n\n📲 Ikuti Desiree Townsend di TikTok: \n\n---\n⏱️ BAB\n00:00 — ACA Adalah Penipuan: Bagaimana Asuransi Membajak Layanan Kesehatan\n03:45 — Pasar Bebas Mati Ketika ACA Disahkan\n05:30 — Pasar Reverse Repo Dijelaskan: Pinjaman Darurat $120 Miliar\n08:00 — Mengapa Bank Regional Dalam Bahaya Saat Ini\n10:30 — Perbandingan 2020: Tidak Ada Persyaratan Cadangan = Risiko Lebih Besar\n13:00 — Semuanya Adalah Skema Ponzi Utang: Sistem Fiat Dijelaskan\n14:30 — Apa yang Sebenarnya Dilakukan oleh Pelobi Tidak Berbayar di DC\n17:00 — Bagaimana Legislasi Disusun (dan Siapa yang Sebenarnya Menulisnya)\n18:00 — Keluarga Militer, SNAP, dan Biaya Kemanusiaan dari Penutupan Pemerintah\n22:30 — Kontraktor Pemerintah, Risiko Keselamatan FAA & Leidos\n25:00 — Konsolidasi Bank = Sentralisasi Kekuasaan\n28:00 — Ketidakmampuan vs. Konspirasi: Pandangan Desiree\n30:00 — Ekuitas Swasta, 401K, dan Likuiditas Keluar\n31:30 — Siapa Sebenarnya Pemilik Federal Reserve\n\n---\n#RICEReport #PenutupanPemerintah #Undang-UndangPerawatanTerjangkau #PenipuanPerawatanKesehatan\n#KrisisPerbankan #DesireeeTownsend #EricRice #ReverseRepo #BankRegional", "post_id": "CotybC7xJKY"}}, {"key": "@InvestingIguana", "attributes": {"label": "@InvestingIguana", "x": 757.0044907238234, "y": 507.80425381744277, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qOcnoB7xiIc", "id": "@InvestingIguana", "source": "youtube-000001", "content": "Anda menjual STI saat harganya mencapai puncak. Sekarang apa yang akan Anda lakukan dengan uang t...\n\n🙂 Sponsor: Longbridge SG – Program Pilot Eksklusif Iggy + Hadiah Selamat Datang\n🌟 Daftar ➡️ https://tinyurl.com/iggyinvesting\n\n🎯 Penawaran Program Pilot Spesial Iggy (Keamanan Margin Langsung)\n\nUang Tunai $100 | Peningkatan Yield 1,0% | Hanya 10 Tempat\nUang tunai langsung untuk deposit SGD 1.000\n\nPeningkatan yield 1,0% untuk SGD 10.000 – Terbatas untuk 10 pembaca pertama\nCara termudah untuk menetralkan gesekan transaksi dan melindungi keamanan margin Anda sebelum membeli saham pertama Anda.\nDeposit minimum SGD 10.000. Syarat dan ketentuan lengkap dalam deskripsi. Biaya & Syarat & Ketentuan lainnya berlaku.\n\n🏆 Hadiah Selamat Datang (Gabungkan dengan Pilot)\n\nDeposit ≥ SGD 2.000 (Eksklusif Mitra)\n🔥 5% per tahun Peningkatan Bunga selama 365 hari (senilai ~SGD 100) untuk setoran pertama SGD 2.000 di Longbridge Cash Plus\n📌 Pertahankan saldo ≥ SGD 2.000 selama 30 hari + 3 transaksi pembelian → kupon Nvidia SGD 40 + kupon Apple SGD 40 (Tingkat 1: hingga nilai SGD 300)\n\nTingkat 2: Setor/pertahankan saldo ≥ SGD 10.000 → 90 hari + 5 transaksi pembelian → kupon Nvidia SGD 300 + (hingga SGD 520)\nTingkat 3: ≥ SGD 100.000 → 90 hari + 8 transaksi pembelian → masing-masing SGD 400 (hingga SGD 1.020)\nTingkat 4: ≥ SGD 500.000 → 90 hari + 15 transaksi beli → SGD 575 per transaksi (hingga SGD 1.370)\n\n✅ Hadiah Ekstra (Keuntungan Seumur Hidup)\nBiaya broker 0% seumur hidup untuk saham SG/US/HK (biaya bursa/platform berlaku)\n\nSetelah deposit bersih SGD 2.000: USD 150 platform ×3 + HKD 1.500 ×3 + SGD 150 ×3 + USD 100 kupon opsi\nBayar komisi 0% melalui Longbridge – tetapi biaya SGX tetap berlaku.\n\n‼️ Catatan Penting\nPeningkatan bunga dikreditkan sekitar 5 hari kerja; berlaku untuk Cash Plus (investasi otomatis dana menganggur di MMF)\n\nKupon saham berlaku 30 hari; saham dikreditkan sekitar 10 hari kerja setelah penukaran\n\nSyarat & Ketentuan berlaku. Hanya untuk pengguna baru. Hadiah melalui tautan mitra. MAS tidak meninjau\n\nANDA MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DARI STI 5.000 — TETAPI UANG TUNAI \"AMAN\" ANDA MEMBAYAR PAJAK TERSEMBUNYI SEBESAR S$2.500\n\nAkun CPF Anda terus meningkat, pengeluaran belanjaan terus bertambah, dan setiap iklan deposito tetap berteriak \"promosi\" sementara daya beli Anda di dunia nyata diam-diam menyusut. Anda akhirnya mengambil keuntungan di dekat puncak STI, hanya untuk menemukan bank-bank menggoda Anda dengan suku bunga \"aman\" 1,5% yang tidak dapat mengimbangi inflasi tahun 2026. Kebenaran forensik: jika Anda mengunci keuntungan Anda di sana, uang tunai Anda menjadi aset terlemah dalam portofolio Anda.\n\nEpisode ini menjawab satu pertanyaan: bagaimana seorang investor Singapura yang menjual di dekat STI 5.000 memindahkan uang tunai ke tempat perlindungan kelas 4,0% yang sebenarnya tanpa terjebak dalam deposito tetap di bawah batas bawah. Ini menunjukkan kepada Anda, langkah demi langkah, cara mengaudit setiap imbal hasil, mengidentifikasi Pajak Likuiditas, dan mengeksekusi arbitrase imbal hasil mata uang yang tidak akan pernah dijelaskan oleh sebagian besar brosur mewah.\n\n🧪 Kerangka Kerja Forensik\nKami menerapkan kerangka kerja empat langkah Iggy di seluruh solvabilitas, valuasi, pendapatan, dan perbandingan dengan perusahaan sejenis, menggunakan metrik keras seperti rasio utang terhadap ekuitas (gearing), rasio kredit macet (ICR), rasio utang bersih terhadap EBITDA, rasio laba rugi (SORA), selisih imbal hasil, dan batas bawah forensik Iggy sebesar 3,2%. Anda akan dapat memperlakukan uang tunai Anda seperti posisi aktif, mengukur Pajak Likuiditas sebesar S$2.500 untuk setiap S$100.000, dan merancang jalur migrasi Anda sendiri ke imbal hasil berkualitas institusional sambil tetap siap digunakan untuk koreksi SGX berikutnya.\n\n📌 Apa yang Kami Bahas\n🚨 Bagaimana deposito tetap \"promo\" 1,5% secara struktural gagal memenuhi Batas Bawah Forensik Iggy 3,2%\n🧮 Audit Lima Lapisan yang mengungkap Pajak Likuiditas Anda yang sebenarnya per S$100.000 yang diparkir\n🧱 Mengapa memperlakukan uang tunai sebagai ruang tunggu pasif secara diam-diam membalikkan keuntungan ekuitas Anda\n💱 Kapan kekuatan SGD membenarkan peralihan ke imbal hasil USD tanpa memainkan permainan pahlawan FX\n🧷 Bagaimana mengukur risiko mata uang sehingga fluktuasi FX 10% tidak mengejutkan pensiun Anda\n🧬 Menggunakan tolok ukur SORA dan SOFR institusional untuk memeriksa kewarasan setiap suku bunga ritel yang ditawarkan\n🚪 Mengapa penalti penguncian mengubah deposito tetap \"aman\" menjadi jebakan selama penarikan SGX\n🛤️ Membangun saluran migrasi T+0/T+1 sehingga keuntungan dapat digunakan kembali saat imbal hasil diatur ulang\n\n🔔 Jangan pernah melewatkan analisis — BERLANGGANAN dan aktifkan Notifikasi:\n👉 https://www.youtube.com/\n\n📡 Peringatan SGX harian dan tanda-tanda Zona Merah di Telegram:\n👉 t.me/iggytheinvestingiguana\n\n💎 Investor Elit Iggy — Laporan forensik zero-day, daftar pantauan Zona Merah lengkap, dan lembar contekan tingkat institusional seharga S$9/bulan:\n👉 investingiguana.com\n\n📊 Alat riset di balik setiap audit — Altman Z-...", "post_id": "qOcnoB7xiIc"}}, {"key": "InvestingIgu...", "attributes": {"label": "InvestingIgu...", "x": 971.7100088659777, "y": 687.6108232578013, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qOcnoB7xiIc", "id": "InvestingIgu...", "source": "youtube-000001", "content": "Anda menjual STI saat harganya mencapai puncak. Sekarang apa yang akan Anda lakukan dengan uang t...\n\n🙂 Sponsor: Longbridge SG – Program Pilot Eksklusif Iggy + Hadiah Selamat Datang\n🌟 Daftar ➡️ https://tinyurl.com/iggyinvesting\n\n🎯 Penawaran Program Pilot Spesial Iggy (Keamanan Margin Langsung)\n\nUang Tunai $100 | Peningkatan Yield 1,0% | Hanya 10 Tempat\nUang tunai langsung untuk deposit SGD 1.000\n\nPeningkatan yield 1,0% untuk SGD 10.000 – Terbatas untuk 10 pembaca pertama\nCara termudah untuk menetralkan gesekan transaksi dan melindungi keamanan margin Anda sebelum membeli saham pertama Anda.\nDeposit minimum SGD 10.000. Syarat dan ketentuan lengkap dalam deskripsi. Biaya & Syarat & Ketentuan lainnya berlaku.\n\n🏆 Hadiah Selamat Datang (Gabungkan dengan Pilot)\n\nDeposit ≥ SGD 2.000 (Eksklusif Mitra)\n🔥 5% per tahun Peningkatan Bunga selama 365 hari (senilai ~SGD 100) untuk setoran pertama SGD 2.000 di Longbridge Cash Plus\n📌 Pertahankan saldo ≥ SGD 2.000 selama 30 hari + 3 transaksi pembelian → kupon Nvidia SGD 40 + kupon Apple SGD 40 (Tingkat 1: hingga nilai SGD 300)\n\nTingkat 2: Setor/pertahankan saldo ≥ SGD 10.000 → 90 hari + 5 transaksi pembelian → kupon Nvidia SGD 300 + (hingga SGD 520)\nTingkat 3: ≥ SGD 100.000 → 90 hari + 8 transaksi pembelian → masing-masing SGD 400 (hingga SGD 1.020)\nTingkat 4: ≥ SGD 500.000 → 90 hari + 15 transaksi beli → SGD 575 per transaksi (hingga SGD 1.370)\n\n✅ Hadiah Ekstra (Keuntungan Seumur Hidup)\nBiaya broker 0% seumur hidup untuk saham SG/US/HK (biaya bursa/platform berlaku)\n\nSetelah deposit bersih SGD 2.000: USD 150 platform ×3 + HKD 1.500 ×3 + SGD 150 ×3 + USD 100 kupon opsi\nBayar komisi 0% melalui Longbridge – tetapi biaya SGX tetap berlaku.\n\n‼️ Catatan Penting\nPeningkatan bunga dikreditkan sekitar 5 hari kerja; berlaku untuk Cash Plus (investasi otomatis dana menganggur di MMF)\n\nKupon saham berlaku 30 hari; saham dikreditkan sekitar 10 hari kerja setelah penukaran\n\nSyarat & Ketentuan berlaku. Hanya untuk pengguna baru. Hadiah melalui tautan mitra. MAS tidak meninjau\n\nANDA MENDAPATKAN KEUNTUNGAN DARI STI 5.000 — TETAPI UANG TUNAI \"AMAN\" ANDA MEMBAYAR PAJAK TERSEMBUNYI SEBESAR S$2.500\n\nAkun CPF Anda terus meningkat, pengeluaran belanjaan terus bertambah, dan setiap iklan deposito tetap berteriak \"promosi\" sementara daya beli Anda di dunia nyata diam-diam menyusut. Anda akhirnya mengambil keuntungan di dekat puncak STI, hanya untuk menemukan bank-bank menggoda Anda dengan suku bunga \"aman\" 1,5% yang tidak dapat mengimbangi inflasi tahun 2026. Kebenaran forensik: jika Anda mengunci keuntungan Anda di sana, uang tunai Anda menjadi aset terlemah dalam portofolio Anda.\n\nEpisode ini menjawab satu pertanyaan: bagaimana seorang investor Singapura yang menjual di dekat STI 5.000 memindahkan uang tunai ke tempat perlindungan kelas 4,0% yang sebenarnya tanpa terjebak dalam deposito tetap di bawah batas bawah. Ini menunjukkan kepada Anda, langkah demi langkah, cara mengaudit setiap imbal hasil, mengidentifikasi Pajak Likuiditas, dan mengeksekusi arbitrase imbal hasil mata uang yang tidak akan pernah dijelaskan oleh sebagian besar brosur mewah.\n\n🧪 Kerangka Kerja Forensik\nKami menerapkan kerangka kerja empat langkah Iggy di seluruh solvabilitas, valuasi, pendapatan, dan perbandingan dengan perusahaan sejenis, menggunakan metrik keras seperti rasio utang terhadap ekuitas (gearing), rasio kredit macet (ICR), rasio utang bersih terhadap EBITDA, rasio laba rugi (SORA), selisih imbal hasil, dan batas bawah forensik Iggy sebesar 3,2%. Anda akan dapat memperlakukan uang tunai Anda seperti posisi aktif, mengukur Pajak Likuiditas sebesar S$2.500 untuk setiap S$100.000, dan merancang jalur migrasi Anda sendiri ke imbal hasil berkualitas institusional sambil tetap siap digunakan untuk koreksi SGX berikutnya.\n\n📌 Apa yang Kami Bahas\n🚨 Bagaimana deposito tetap \"promo\" 1,5% secara struktural gagal memenuhi Batas Bawah Forensik Iggy 3,2%\n🧮 Audit Lima Lapisan yang mengungkap Pajak Likuiditas Anda yang sebenarnya per S$100.000 yang diparkir\n🧱 Mengapa memperlakukan uang tunai sebagai ruang tunggu pasif secara diam-diam membalikkan keuntungan ekuitas Anda\n💱 Kapan kekuatan SGD membenarkan peralihan ke imbal hasil USD tanpa memainkan permainan pahlawan FX\n🧷 Bagaimana mengukur risiko mata uang sehingga fluktuasi FX 10% tidak mengejutkan pensiun Anda\n🧬 Menggunakan tolok ukur SORA dan SOFR institusional untuk memeriksa kewarasan setiap suku bunga ritel yang ditawarkan\n🚪 Mengapa penalti penguncian mengubah deposito tetap \"aman\" menjadi jebakan selama penarikan SGX\n🛤️ Membangun saluran migrasi T+0/T+1 sehingga keuntungan dapat digunakan kembali saat imbal hasil diatur ulang\n\n🔔 Jangan pernah melewatkan analisis — BERLANGGANAN dan aktifkan Notifikasi:\n👉 https://www.youtube.com/\n\n📡 Peringatan SGX harian dan tanda-tanda Zona Merah di Telegram:\n👉 t.me/iggytheinvestingiguana\n\n💎 Investor Elit Iggy — Laporan forensik zero-day, daftar pantauan Zona Merah lengkap, dan lembar contekan tingkat institusional seharga S$9/bulan:\n👉 investingiguana.com\n\n📊 Alat riset di balik setiap audit — Altman Z-...", "post_id": "qOcnoB7xiIc"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "attributes": {"label": "@BTCTrueNorth", "x": 637.0767308580174, "y": 342.07697150689165, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rhT9B1ZUkUY", "id": "@BTCTrueNorth", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi ($MSTR) Akan Mencapai 1.000.000 BTC\n\nDalam video ini, tim True North membahas jalur menuju 1.000.000 Bitcoin untuk Strategi dengan memanfaatkan Kredit Digital & Penerbitan ATM.\n\nTerima kasih kepada Sponsor kami:\nBitGo: https://www.bitgo.com/\nHorizon: https://joinhorizon.com/?ref=TRUENORTH\n\nAda pertanyaan? Tanyakan kepada tim di sini: https://tnorth.com/ask/\n\nTAUTAN TRUE NORTH:\nSitus Web True North: https://tnorth.com\nX: https://x.com/MSTRTrueNorth\n🛒 MERCH: https://thehodlshop.com/collections/t...\nYoutube: /  \n\nTautan MSTR:\nhttps://www.mstr-tracker.com\nhttps://saylortracker.com/\nhttps://robinhood.com/us/en/stocks/MSTR/\nhttps://www.strategy.com/\nhttps://strc.live/\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun dalam dokumen ini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen-dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSekuritas apa pun yang dirujuk di sini, termasuk sekuritas perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "rhT9B1ZUkUY"}}, {"key": "btctruenorth", "attributes": {"label": "btctruenorth", "x": 243.9579848380814, "y": 294.38367058545134, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rhT9B1ZUkUY", "id": "btctruenorth", "source": "youtube-000001", "content": "Strategi ($MSTR) Akan Mencapai 1.000.000 BTC\n\nDalam video ini, tim True North membahas jalur menuju 1.000.000 Bitcoin untuk Strategi dengan memanfaatkan Kredit Digital & Penerbitan ATM.\n\nTerima kasih kepada Sponsor kami:\nBitGo: https://www.bitgo.com/\nHorizon: https://joinhorizon.com/?ref=TRUENORTH\n\nAda pertanyaan? Tanyakan kepada tim di sini: https://tnorth.com/ask/\n\nTAUTAN TRUE NORTH:\nSitus Web True North: https://tnorth.com\nX: https://x.com/MSTRTrueNorth\n🛒 MERCH: https://thehodlshop.com/collections/t...\nYoutube: /  \n\nTautan MSTR:\nhttps://www.mstr-tracker.com\nhttps://saylortracker.com/\nhttps://robinhood.com/us/en/stocks/MSTR/\nhttps://www.strategy.com/\nhttps://strc.live/\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun dalam dokumen ini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen-dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSekuritas apa pun yang dirujuk di sini, termasuk sekuritas perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "rhT9B1ZUkUY"}}, {"key": "@CerdasSejarah", "attributes": {"label": "@CerdasSejarah", "x": 823.1650519455027, "y": 259.41005333898823, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MGgBDjHjvi8", "id": "@CerdasSejarah", "source": "youtube-000001", "content": "ADA APA DENGAN ARGENTINA? MENGAPA SAMPAI BANGKRUT?!\n\nJika Anda berpikir sebuah negara hancur karena invasi militer atau dijajah bangsa asing, Anda salah. Kehancuran paling mematikan dan abadi justru lahir dari janji-janji manis politisinya sendiri.\"\n\nPernyataan ini bukan sekadar teori ekonomi di atas kertas, melainkan tragedi nyata yang sedang terjadi di depan mata kita. Selama ini kita dipaksa percaya bahwa kekayaan alam yang melimpah adalah kunci kemakmuran sebuah bangsa. Kasus Argentina membuktikan bahwa itu adalah ilusi yang berbahaya.\n\n☕ Apresiasi Riset & Traktir Kopi Tim Cerdas Sejarah:\nDukunganmu membantu kami tetap independen membongkar apa yang disembunyikan buku teks sejarah pada umumnya: https://bagibagi.co/CerdasSejarah\n\n⚠️ PENGUNGKAPAN FAKTA:\n\nDi balik berita tentang hiperinflasi dan antrean warga yang mengais makanan, terdapat sebuah \"Forensik Ekonomi\" tentang bagaimana sebuah negara super kaya melakukan bunuh diri institusional. Video ini adalah otopsi mendalam tentang misteri kejatuhan ekonomi Argentina.\n\nBerdasarkan ekstraksi data historis, jurnal ekonomi makro, dan dokumen evaluasi independen IMF, Cerdas Sejarah membongkar narasi yang jarang dibedah secara utuh:\n\n🔹 Paradoks 1913 & Ilusi Tanah Surga: Membongkar fakta sejarah yang terlupakan. Bagaimana PDB per kapita Argentina pernah mengalahkan raksasa Eropa seperti Jerman dan Prancis. Serta membedah \"Jebakan Komoditas\" (Commodity Trap) yang membuat para elit terlena dan menolak industrialisasi.\n\n🔹 Kanker Peronisme & Candu Populisme: Anatomi kegagalan institusi. Bagaimana pemerintah mencetak uang tanpa batas untuk menyuap kelas pekerja dengan subsidi dan libur berbayar, yang pada akhirnya menanamkan \"kanker\" inflasi struktural permanen dalam DNA negara.\n\n🔹 Jenderal Militer & \"Sepeda Finansial\": Fakta gelap di balik kediktatoran Junta Militer. Menguak taktik Bicicleta Financiera (Arbitrase Suku Bunga) di mana spekulan menghancurkan sektor riil, meledakkan utang luar negeri, dan diakhiri dengan Perang Falklands/Malvinas sebagai pengalihan isu yang berdarah.\n\n🔹 Tragedi \"Corralito\" 2001 (Perampokan Legal Negara): Membedah kebijakan fatal 'Convertibility Plan' (Ilusi 1 Peso = 1 Dolar). Mengungkap malam mengerikan di Desember 2001, ketika pemerintah membekukan tabungan seumur hidup rakyatnya, membuat jutaan kelas menengah jatuh miskin dalam hitungan jam.\n\n🔹 Sang Pasien Abadi IMF & Eksperimen Milei: Mengapa institusi sekelas IMF terus meminjamkan miliaran dolar kepada negara yang sudah gagal bayar (default) sebanyak 9 kali? Dan apakah gergaji mesin Javier Milei adalah obat penawar rasional, atau sekadar puncak keputusasaan masyarakat?\n\nIni bukan sekadar krisis ekonomi regional. Ini adalah alarm peringatan paling keras bagi negara berkembang mana pun (termasuk Indonesia) bahwa tanah yang subur tidak ada artinya di bawah cengkeraman elit yang korup dan kebijakan yang memusuhi logika dasar ekonomi.\n\nPertanyaannya: Apakah Argentina adalah bukti nyata bahwa demokrasi tanpa literasi ekonomi hanyalah sebuah hitung mundur menuju kebangkrutan massal?\n\n📌 DUKUNG NARASI BERBASIS DATA:\n\n👍 LIKE jika Anda ingin lebih banyak konten yang berani membongkar sejarah kelam kejatuhan ekonomi negara-negara dunia.\n💬 DISKUSI: Menurut Anda, apakah krisis ekonomi struktural seperti di Argentina bisa terjadi di Indonesia di masa depan? Tulis analisis brutal Anda di bawah!\n🔔 SUBSCRIBE Cerdas Sejarah agar tidak ketinggalan investigasi mematikan selanjutnya.\n\n📚 KREDIT RISET & REFERENSI :\nVideo ini disusun berdasarkan ekstraksi data primer dan riset mendalam literatur Tier-1, termasuk:\n\nThe Maddison Project Database (Groningen): Data historis komparasi PDB per Kapita Global (1900-2020).\n\nA New Economic History of Argentina (della Paolera & Taylor): Analisis kegagalan ekspor agrikultur dan jebakan komoditas.\n\nThe Macroeconomics of Populism in Latin America (Dornbusch & Edwards): Teori 4 fase kehancuran ekonomi akibat kebijakan populis.\n\nAnd the Money Kept Rolling In (Paul Blustein): Investigasi jurnalistik pembekuan bank (Corralito 2001) dan peran Wall Street.\n\nLaporan Independent Evaluation Office (IEO) IMF: Evaluasi resmi kegagalan program intervensi IMF di Argentina (1991-2001).\n\n🎵 Audio & Visual:\n\nMusic by Karl Casey \n\nFootage arsip berita (British Pathé, AP Archive, AGN) digunakan di bawah koridor Fair Use.\n\n📧 Kerjasama Bisnis: mjabalnoor14\n\n⚖️ Fair Use Disclaimer:\nCopyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.\n\n#KrisisArgentina #SejarahEkonomi #Geopolitik #IMF #Hiperinflasi #CerdasSejarah #JavierMilei #Corralito #EkonomiMakro #Investigasi #FaktaSejarah #DocumentaryIndonesia #EkonomiGlobal", "post_id": "MGgBDjHjvi8"}}, {"key": "WhiteBatAudio", "attributes": {"label": "WhiteBatAudio", "x": 660.3025853780965, "y": 998.1894535123772, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MGgBDjHjvi8", "id": "WhiteBatAudio", "source": "youtube-000001", "content": "ADA APA DENGAN ARGENTINA? MENGAPA SAMPAI BANGKRUT?!\n\nJika Anda berpikir sebuah negara hancur karena invasi militer atau dijajah bangsa asing, Anda salah. Kehancuran paling mematikan dan abadi justru lahir dari janji-janji manis politisinya sendiri.\"\n\nPernyataan ini bukan sekadar teori ekonomi di atas kertas, melainkan tragedi nyata yang sedang terjadi di depan mata kita. Selama ini kita dipaksa percaya bahwa kekayaan alam yang melimpah adalah kunci kemakmuran sebuah bangsa. Kasus Argentina membuktikan bahwa itu adalah ilusi yang berbahaya.\n\n☕ Apresiasi Riset & Traktir Kopi Tim Cerdas Sejarah:\nDukunganmu membantu kami tetap independen membongkar apa yang disembunyikan buku teks sejarah pada umumnya: https://bagibagi.co/CerdasSejarah\n\n⚠️ PENGUNGKAPAN FAKTA:\n\nDi balik berita tentang hiperinflasi dan antrean warga yang mengais makanan, terdapat sebuah \"Forensik Ekonomi\" tentang bagaimana sebuah negara super kaya melakukan bunuh diri institusional. Video ini adalah otopsi mendalam tentang misteri kejatuhan ekonomi Argentina.\n\nBerdasarkan ekstraksi data historis, jurnal ekonomi makro, dan dokumen evaluasi independen IMF, Cerdas Sejarah membongkar narasi yang jarang dibedah secara utuh:\n\n🔹 Paradoks 1913 & Ilusi Tanah Surga: Membongkar fakta sejarah yang terlupakan. Bagaimana PDB per kapita Argentina pernah mengalahkan raksasa Eropa seperti Jerman dan Prancis. Serta membedah \"Jebakan Komoditas\" (Commodity Trap) yang membuat para elit terlena dan menolak industrialisasi.\n\n🔹 Kanker Peronisme & Candu Populisme: Anatomi kegagalan institusi. Bagaimana pemerintah mencetak uang tanpa batas untuk menyuap kelas pekerja dengan subsidi dan libur berbayar, yang pada akhirnya menanamkan \"kanker\" inflasi struktural permanen dalam DNA negara.\n\n🔹 Jenderal Militer & \"Sepeda Finansial\": Fakta gelap di balik kediktatoran Junta Militer. Menguak taktik Bicicleta Financiera (Arbitrase Suku Bunga) di mana spekulan menghancurkan sektor riil, meledakkan utang luar negeri, dan diakhiri dengan Perang Falklands/Malvinas sebagai pengalihan isu yang berdarah.\n\n🔹 Tragedi \"Corralito\" 2001 (Perampokan Legal Negara): Membedah kebijakan fatal 'Convertibility Plan' (Ilusi 1 Peso = 1 Dolar). Mengungkap malam mengerikan di Desember 2001, ketika pemerintah membekukan tabungan seumur hidup rakyatnya, membuat jutaan kelas menengah jatuh miskin dalam hitungan jam.\n\n🔹 Sang Pasien Abadi IMF & Eksperimen Milei: Mengapa institusi sekelas IMF terus meminjamkan miliaran dolar kepada negara yang sudah gagal bayar (default) sebanyak 9 kali? Dan apakah gergaji mesin Javier Milei adalah obat penawar rasional, atau sekadar puncak keputusasaan masyarakat?\n\nIni bukan sekadar krisis ekonomi regional. Ini adalah alarm peringatan paling keras bagi negara berkembang mana pun (termasuk Indonesia) bahwa tanah yang subur tidak ada artinya di bawah cengkeraman elit yang korup dan kebijakan yang memusuhi logika dasar ekonomi.\n\nPertanyaannya: Apakah Argentina adalah bukti nyata bahwa demokrasi tanpa literasi ekonomi hanyalah sebuah hitung mundur menuju kebangkrutan massal?\n\n📌 DUKUNG NARASI BERBASIS DATA:\n\n👍 LIKE jika Anda ingin lebih banyak konten yang berani membongkar sejarah kelam kejatuhan ekonomi negara-negara dunia.\n💬 DISKUSI: Menurut Anda, apakah krisis ekonomi struktural seperti di Argentina bisa terjadi di Indonesia di masa depan? Tulis analisis brutal Anda di bawah!\n🔔 SUBSCRIBE Cerdas Sejarah agar tidak ketinggalan investigasi mematikan selanjutnya.\n\n📚 KREDIT RISET & REFERENSI :\nVideo ini disusun berdasarkan ekstraksi data primer dan riset mendalam literatur Tier-1, termasuk:\n\nThe Maddison Project Database (Groningen): Data historis komparasi PDB per Kapita Global (1900-2020).\n\nA New Economic History of Argentina (della Paolera & Taylor): Analisis kegagalan ekspor agrikultur dan jebakan komoditas.\n\nThe Macroeconomics of Populism in Latin America (Dornbusch & Edwards): Teori 4 fase kehancuran ekonomi akibat kebijakan populis.\n\nAnd the Money Kept Rolling In (Paul Blustein): Investigasi jurnalistik pembekuan bank (Corralito 2001) dan peran Wall Street.\n\nLaporan Independent Evaluation Office (IEO) IMF: Evaluasi resmi kegagalan program intervensi IMF di Argentina (1991-2001).\n\n🎵 Audio & Visual:\n\nMusic by Karl Casey \n\nFootage arsip berita (British Pathé, AP Archive, AGN) digunakan di bawah koridor Fair Use.\n\n📧 Kerjasama Bisnis: mjabalnoor14\n\n⚖️ Fair Use Disclaimer:\nCopyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research.\n\n#KrisisArgentina #SejarahEkonomi #Geopolitik #IMF #Hiperinflasi #CerdasSejarah #JavierMilei #Corralito #EkonomiMakro #Investigasi #FaktaSejarah #DocumentaryIndonesia #EkonomiGlobal", "post_id": "MGgBDjHjvi8"}}, {"key": "@david_weisburd", "attributes": {"label": "@david_weisburd", "x": 306.7181225416773, "y": 496.7727989626534, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "LgjP_s70jyg", "id": "@david_weisburd", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pasar Modal Ventura Berubah di Tahun 2026?\n\nBagaimana jika keunggulan sebenarnya dalam investasi ventura bukanlah memilih perusahaan-perusahaan terpopuler, melainkan menyusun portofolio Anda, mengatur modal, dan membangun hubungan dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh sebagian besar investor?\n\nDalam episode ini, saya duduk bersama Jamie Melzer, Pendiri dan Managing Partner Altra Venture Partners, untuk membahas bagaimana ia membangun perusahaan yang berfokus pada investasi ventura tahap akhir dan pasar sekunder di tengah dislokasi pasar. Kami membahas mengapa kenaikan suku bunga pada tahun 2022 menciptakan titik masuk yang langka, bagaimana membeli perusahaan teknologi swasta dengan diskon 40 hingga 80 persen membentuk kembali peluang, dan mengapa risiko transaksi seringkali lebih penting daripada risiko perusahaan di pasar sekunder. Jamie menjelaskan strategi portofolio terkonsentrasi yang didorong oleh hukum kekuatan (power law), bagaimana ia mencari kesepakatan dalam ekosistem yang buram dan didorong oleh hubungan, dan mengapa akses, bukan kesadaran, adalah hambatan sebenarnya di pasar swasta.\n\nSorotan:\nMengapa tahun 2022 hingga 2023 menciptakan peluang sekali seumur hidup di pasar sekunder ventura\nBagaimana kendala likuiditas, bukan fundamental, mendorong perubahan valuasi besar-besaran\nPerbedaan antara pasar sekunder aset tunggal dan akuisisi portofolio\nMengapa risiko transaksi, bukan risiko perusahaan, seringkali menjadi kendala terbesar\nBagaimana Altra membangun eksposur terkonsentrasi ke perusahaan teknologi swasta terkemuka\nStruktur kesepakatan kreatif seperti pertukaran ekuitas dan kemitraan investasi bersama\nRealitas asimetri informasi di pasar sekunder swasta\nMengapa perusahaan swasta tahap akhir sekarang menyerupai perusahaan setara di pasar publik\n\nBiografi Tamu:\nJamie Melzer adalah Pendiri dan Mitra Pengelola Altra Venture Partners, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang kredit, ekuitas publik, dan modal ventura. Dengan memanfaatkan latar belakangnya dalam berinvestasi melalui berbagai siklus pasar, ia menerapkan lensa pasar publik untuk investasi tahap akhir dan sekunder di perusahaan teknologi pra-IPO.\n\nApakah Anda tertarik untuk mensponsori Podcast How I Invest? Silakan kirim email kepada David Weisburd di david\n\nKami ingin mengucapkan terima kasih kepada AlphaSense atas sponsor episode ini!\n\nSponsor:\nAlphaSense adalah platform intelijen pasar berbasis AI yang dipercaya oleh 85% perusahaan S&P 100, membantu para profesional investasi membuat keputusan yang lebih cepat, lebih percaya diri, dan berbasis data. Dirancang untuk hedge fund, pengalokasi aset, perusahaan modal ventura swasta, dan bankir investasi, AlphaSense menggunakan AI canggih dan pencarian yang kuat di seluruh konten eksklusif premium untuk mengungkap wawasan yang paling penting—sebelum pasar bergerak. Tingkatkan riset Anda dan tetap unggul dari pesaing. Kunjungi https://www.alpha-sense.com/howiinvest/ untuk mempelajari lebih lanjut.\n\nTetap Terhubung dengan David Weisburd:\nX/Twitter: \nLinkedIn:   / dweisburd  \nWeisburd Capital: https://www.weisburdcapital.com/\n\nTetap Terhubung dengan Jamie Melzer:\nLinkedIn:   / jamiemelzer  \n\nPertanyaan atau topik yang ingin Anda diskusikan di How I Invest? Kirim email kepada kami di david\n\nPenafian:\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi, keuangan, hukum, atau pajak. Tidak ada dalam episode ini yang boleh diartikan sebagai penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun atau untuk berpartisipasi dalam strategi investasi apa pun. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu adalah pendapat mereka sendiri dan tidak mewakili pandangan Weisburd Capital. Peserta mungkin memegang posisi atau memiliki kepentingan keuangan di perusahaan, dana, atau investasi yang dibahas. Referensi apa pun terhadap investasi spesifik hanya untuk tujuan ilustrasi. Investasi melibatkan risiko, termasuk potensi kehilangan modal. Kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan, dan pernyataan yang berwawasan ke depan tunduk pada risiko dan ketidakpastian. Data atau opini pihak ketiga belum diverifikasi secara independen. Pendengar harus melakukan riset sendiri dan berkonsultasi dengan penasihat mereka sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nCAP WAKTU:\n0:00 Bagaimana Dana Ventura Dibangun dari Kepanikan Pasar\n2:22 Perdagangan Bayi dan Air Mandi yang Menciptakan Sebuah Perusahaan\n3:37 Mengapa Paling Sulit Mengumpulkan Modal pada Waktu Terbaik\n5:22 Mengapa Sebagian Besar Investor Sekunder Masih Tidak Akan Menjamin Emisi Satu Perusahaan\n6:26 Strategi Tidak Biasa di Balik Membangun Posisi Terkonsentrasi di Perusahaan Raksasa Swasta\n9:00 Masalah Tersembunyi dengan Pasar Sekunder yang Sebagian Besar Pembeli Lewatkan\n11:16 Mengapa Pembeli Baru di Ventura Tidak Terlihat Seperti VC Tradisional\n12:53 Paparan Pasar Publik yang Diam-diam Hilang dari Investor\n15:...", "post_id": "LgjP_s70jyg"}}, {"key": "dweisburd", "attributes": {"label": "dweisburd", "x": 95.42422466836686, "y": 611.6723151089127, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "LgjP_s70jyg", "id": "dweisburd", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pasar Modal Ventura Berubah di Tahun 2026?\n\nBagaimana jika keunggulan sebenarnya dalam investasi ventura bukanlah memilih perusahaan-perusahaan terpopuler, melainkan menyusun portofolio Anda, mengatur modal, dan membangun hubungan dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh sebagian besar investor?\n\nDalam episode ini, saya duduk bersama Jamie Melzer, Pendiri dan Managing Partner Altra Venture Partners, untuk membahas bagaimana ia membangun perusahaan yang berfokus pada investasi ventura tahap akhir dan pasar sekunder di tengah dislokasi pasar. Kami membahas mengapa kenaikan suku bunga pada tahun 2022 menciptakan titik masuk yang langka, bagaimana membeli perusahaan teknologi swasta dengan diskon 40 hingga 80 persen membentuk kembali peluang, dan mengapa risiko transaksi seringkali lebih penting daripada risiko perusahaan di pasar sekunder. Jamie menjelaskan strategi portofolio terkonsentrasi yang didorong oleh hukum kekuatan (power law), bagaimana ia mencari kesepakatan dalam ekosistem yang buram dan didorong oleh hubungan, dan mengapa akses, bukan kesadaran, adalah hambatan sebenarnya di pasar swasta.\n\nSorotan:\nMengapa tahun 2022 hingga 2023 menciptakan peluang sekali seumur hidup di pasar sekunder ventura\nBagaimana kendala likuiditas, bukan fundamental, mendorong perubahan valuasi besar-besaran\nPerbedaan antara pasar sekunder aset tunggal dan akuisisi portofolio\nMengapa risiko transaksi, bukan risiko perusahaan, seringkali menjadi kendala terbesar\nBagaimana Altra membangun eksposur terkonsentrasi ke perusahaan teknologi swasta terkemuka\nStruktur kesepakatan kreatif seperti pertukaran ekuitas dan kemitraan investasi bersama\nRealitas asimetri informasi di pasar sekunder swasta\nMengapa perusahaan swasta tahap akhir sekarang menyerupai perusahaan setara di pasar publik\n\nBiografi Tamu:\nJamie Melzer adalah Pendiri dan Mitra Pengelola Altra Venture Partners, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang kredit, ekuitas publik, dan modal ventura. Dengan memanfaatkan latar belakangnya dalam berinvestasi melalui berbagai siklus pasar, ia menerapkan lensa pasar publik untuk investasi tahap akhir dan sekunder di perusahaan teknologi pra-IPO.\n\nApakah Anda tertarik untuk mensponsori Podcast How I Invest? Silakan kirim email kepada David Weisburd di david\n\nKami ingin mengucapkan terima kasih kepada AlphaSense atas sponsor episode ini!\n\nSponsor:\nAlphaSense adalah platform intelijen pasar berbasis AI yang dipercaya oleh 85% perusahaan S&P 100, membantu para profesional investasi membuat keputusan yang lebih cepat, lebih percaya diri, dan berbasis data. Dirancang untuk hedge fund, pengalokasi aset, perusahaan modal ventura swasta, dan bankir investasi, AlphaSense menggunakan AI canggih dan pencarian yang kuat di seluruh konten eksklusif premium untuk mengungkap wawasan yang paling penting—sebelum pasar bergerak. Tingkatkan riset Anda dan tetap unggul dari pesaing. Kunjungi https://www.alpha-sense.com/howiinvest/ untuk mempelajari lebih lanjut.\n\nTetap Terhubung dengan David Weisburd:\nX/Twitter: \nLinkedIn:   / dweisburd  \nWeisburd Capital: https://www.weisburdcapital.com/\n\nTetap Terhubung dengan Jamie Melzer:\nLinkedIn:   / jamiemelzer  \n\nPertanyaan atau topik yang ingin Anda diskusikan di How I Invest? Kirim email kepada kami di david\n\nPenafian:\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi, keuangan, hukum, atau pajak. Tidak ada dalam episode ini yang boleh diartikan sebagai penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun atau untuk berpartisipasi dalam strategi investasi apa pun. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu adalah pendapat mereka sendiri dan tidak mewakili pandangan Weisburd Capital. Peserta mungkin memegang posisi atau memiliki kepentingan keuangan di perusahaan, dana, atau investasi yang dibahas. Referensi apa pun terhadap investasi spesifik hanya untuk tujuan ilustrasi. Investasi melibatkan risiko, termasuk potensi kehilangan modal. Kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan, dan pernyataan yang berwawasan ke depan tunduk pada risiko dan ketidakpastian. Data atau opini pihak ketiga belum diverifikasi secara independen. Pendengar harus melakukan riset sendiri dan berkonsultasi dengan penasihat mereka sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nCAP WAKTU:\n0:00 Bagaimana Dana Ventura Dibangun dari Kepanikan Pasar\n2:22 Perdagangan Bayi dan Air Mandi yang Menciptakan Sebuah Perusahaan\n3:37 Mengapa Paling Sulit Mengumpulkan Modal pada Waktu Terbaik\n5:22 Mengapa Sebagian Besar Investor Sekunder Masih Tidak Akan Menjamin Emisi Satu Perusahaan\n6:26 Strategi Tidak Biasa di Balik Membangun Posisi Terkonsentrasi di Perusahaan Raksasa Swasta\n9:00 Masalah Tersembunyi dengan Pasar Sekunder yang Sebagian Besar Pembeli Lewatkan\n11:16 Mengapa Pembeli Baru di Ventura Tidak Terlihat Seperti VC Tradisional\n12:53 Paparan Pasar Publik yang Diam-diam Hilang dari Investor\n15:...", "post_id": "LgjP_s70jyg"}}, {"key": "@TFTC", "attributes": {"label": "@TFTC", "x": 733.9699361481584, "y": 541.5620705719175, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vfeqvmId9fA", "id": "@TFTC", "source": "youtube-000001", "content": "Kekacauan Diam-diam Dimulai\n\nJeremiah dari Capital Flows bergabung untuk menjelaskan mengapa setiap aset dihargai berdasarkan durasi dan risiko kredit, bukan hanya agregat moneter sederhana. Kami membahas trade-off dolar sebagai mata uang cadangan, lonjakan likuiditas yang sedang berlangsung di pasar saham, dan penurunan struktural di sektor properti komersial. Diskusi mencakup bursa perpetual Hyperliquid, posisi Bitcoin, tokenisasi, dan pergeseran menuju industrialisasi ruang angkasa. Kerangka kerja makro penting untuk menavigasi arus modal lintas batas yang bergejolak saat ini.\n\nTopi STACK SATS: https://tftcmerch.io/\nBuletin kami: https://www.tftc.io/bitcoin-brief/\nTFTC Elite (Bebas Iklan & Discord): https://www.tftc.io/#/portal/signup/\nDiscord:   / discord  \nOpportunity Cost Extension: https://www.opportunitycost.app/\n\nCapital Flows: https://www.capitalflowsresearch.com/\n\nBitkey\nhttps://bitkey.world/\nBitcoin 2026 - Las Vegas\nhttp://bit.ly/3NA9xQh\nCrowdHealth\nhttps://www.joincrowdhealth.com/tftc\nUnchained\nhttps://unchained.com/tftc/\nSalt of the Earth:\nhttps://drinksote.com/tftc\n\n0:00 - Pendahuluan\n\n0:37 - Durasi dan Risiko Kredit\n\n8:32 - Perhitungan Real Estat\n\n14:39 - Strategi Kerajaan Dolar\n\n25:55 - Lonjakan Likuiditas\n\n38:02 - Obligasi Hiperlikuid dan Abadi\n\n52:21 - Pembunuh Lonjakan Likuiditas\n\n1:01:59 - Kalkulus Ujian Tengah Semester\n\n1:10:41 - Industrialisasi Luar Angkasa\n\nBergabunglah dengan Gerakan TFTC:\nSaluran YouTube Utama\n   / tftc21  \nSaluran YouTube Klip    /   \nSitus Web\nhttps://tftc.io/\nTwitter\n  / tftc21  \nInstagram\n  / tftc.io  \nNostr\nhttps://primal.net/tftc\n\nIkuti Marty Bent:\nTwitter\n  / martybent  \nNostr\nhttps://primal.net/martybent\nNewsletter\nhttps://tftc.io/martys-bent/\nPodcast\nhttps://www.tftc.io/tag/podcasts/\n\n23#44 - VEGAS26 & Bitkey\n35#45 - Unchained & SOTE", "post_id": "vfeqvmId9fA"}}, {"key": "martybenttftc", "attributes": {"label": "martybenttftc", "x": 60.92699879196228, "y": 853.5872807561074, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vfeqvmId9fA", "id": "martybenttftc", "source": "youtube-000001", "content": "Kekacauan Diam-diam Dimulai\n\nJeremiah dari Capital Flows bergabung untuk menjelaskan mengapa setiap aset dihargai berdasarkan durasi dan risiko kredit, bukan hanya agregat moneter sederhana. Kami membahas trade-off dolar sebagai mata uang cadangan, lonjakan likuiditas yang sedang berlangsung di pasar saham, dan penurunan struktural di sektor properti komersial. Diskusi mencakup bursa perpetual Hyperliquid, posisi Bitcoin, tokenisasi, dan pergeseran menuju industrialisasi ruang angkasa. Kerangka kerja makro penting untuk menavigasi arus modal lintas batas yang bergejolak saat ini.\n\nTopi STACK SATS: https://tftcmerch.io/\nBuletin kami: https://www.tftc.io/bitcoin-brief/\nTFTC Elite (Bebas Iklan & Discord): https://www.tftc.io/#/portal/signup/\nDiscord:   / discord  \nOpportunity Cost Extension: https://www.opportunitycost.app/\n\nCapital Flows: https://www.capitalflowsresearch.com/\n\nBitkey\nhttps://bitkey.world/\nBitcoin 2026 - Las Vegas\nhttp://bit.ly/3NA9xQh\nCrowdHealth\nhttps://www.joincrowdhealth.com/tftc\nUnchained\nhttps://unchained.com/tftc/\nSalt of the Earth:\nhttps://drinksote.com/tftc\n\n0:00 - Pendahuluan\n\n0:37 - Durasi dan Risiko Kredit\n\n8:32 - Perhitungan Real Estat\n\n14:39 - Strategi Kerajaan Dolar\n\n25:55 - Lonjakan Likuiditas\n\n38:02 - Obligasi Hiperlikuid dan Abadi\n\n52:21 - Pembunuh Lonjakan Likuiditas\n\n1:01:59 - Kalkulus Ujian Tengah Semester\n\n1:10:41 - Industrialisasi Luar Angkasa\n\nBergabunglah dengan Gerakan TFTC:\nSaluran YouTube Utama\n   / tftc21  \nSaluran YouTube Klip    /   \nSitus Web\nhttps://tftc.io/\nTwitter\n  / tftc21  \nInstagram\n  / tftc.io  \nNostr\nhttps://primal.net/tftc\n\nIkuti Marty Bent:\nTwitter\n  / martybent  \nNostr\nhttps://primal.net/martybent\nNewsletter\nhttps://tftc.io/martys-bent/\nPodcast\nhttps://www.tftc.io/tag/podcasts/\n\n23#44 - VEGAS26 & Bitkey\n35#45 - Unchained & SOTE", "post_id": "vfeqvmId9fA"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "attributes": {"label": "@NDTVProfitIndia", "x": 773.3769581113038, "y": 90.7388273855937, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "@NDTVProfitIndia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "ndtvprofitindia", "x": 178.23708038713758, "y": 566.0921921127518, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "P82Fb-eqa_k", "id": "ndtvprofitindia", "source": "youtube-000001", "content": "Dari Kredit UMKM hingga Semikonduktor: Keputusan Besar Kabinet Modi untuk Dorongan Ekonomi yang D...\n\nKabinet pada hari Rabu menyetujui serangkaian keputusan yang menggabungkan bantuan ekonomi segera dengan ambisi industri jangka panjang, meskipun ketidakpastian global masih berlanjut. Kabinet menyetujui ECLGS 5.0, di mana pemerintah akan turun tangan untuk meringankan tekanan likuiditas bagi bisnis yang terdampak oleh situasi Asia Barat dengan memungkinkan bank untuk memberikan pinjaman modal kerja tambahan yang dijamin pemerintah—hingga 20% untuk peminjam yang sudah ada dan lebih tinggi untuk maskapai penerbangan—yang berpotensi membuka akses kredit lebih dari ₹2,5 lakh crore dengan risiko fiskal yang terbatas. Pada saat yang sama, Kabinet memberikan dorongan signifikan kepada program semikonduktor India dengan menyetujui dua unit baru di Gujarat dengan investasi lebih dari ₹3.900 crore, termasuk fasilitas wafer galium nitrida untuk layar beresolusi tinggi dan mikro-LED serta unit pengemasan, sehingga total proyek di bawah Misi Semikonduktor menjadi 12 dengan investasi kumulatif sekitar ₹1,64 lakh crore. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandakan strategi ganda: melindungi bisnis dari guncangan jangka pendek sekaligus mempercepat upaya India untuk membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan bernilai tinggi.\n\n#modi #semikonduktor #beritaindia\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Riset di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "P82Fb-eqa_k"}}, {"key": "@milesharris5315", "attributes": {"label": "@milesharris5315", "x": 197.2448660932794, "y": 567.3256356788429, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "g3Jmque2oKA", "id": "@milesharris5315", "source": "youtube-000001", "content": "Anda Pikir Perak Dimanipulasi? Jauh Lebih Buruk dari Itu!\n\nPerak tidak hanya dimanipulasi, sistemnya juga mengubah apa yang dianggap sebagai uang. Kita beralih dari ekspansi kredit ke pembiayaan berbasis jaminan di mana likuiditas diberikan, bukan ditemukan. Dan perak mungkin belum memenuhi syarat. Video ini menjelaskan mengapa volatilitas, fragmentasi, dan kepemilikan yang tidak jelas dapat menghambatnya dan apa yang harus berubah agar perak diterima.\n\n_____________________________________________________________\n\nMiles Harris adalah rumah bagi wawasan sejarah dan kebenaran keuangan. Berlangganan untuk mendapatkan wawasan nyata tentang makroekonomi, emas, inflasi, investasi, dan bagaimana sejarah membantu Anda menembus kebisingan.\n\nhttps://www.navigatingtheledger.com/\nhttps://x.com/MilesHarrisLGA\nhttps://substack.com/\n_____________________________________________________________\nPERINGATAN: Setiap saran yang diberikan di saluran dan video saya hanya untuk tujuan informasi, dan bukan merupakan nasihat keuangan. Keputusan keuangan Anda sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, dan jika Anda ragu, silakan hubungi profesional keuangan sebelum melakukan investasi apa pun dengan uang Anda atau perubahan pada aktivitas keuangan Anda.", "post_id": "g3Jmque2oKA"}}, {"key": "milesharris", "attributes": {"label": "milesharris", "x": 595.9072838508955, "y": 112.98457030049435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g3Jmque2oKA", "id": "milesharris", "source": "youtube-000001", "content": "Anda Pikir Perak Dimanipulasi? Jauh Lebih Buruk dari Itu!\n\nPerak tidak hanya dimanipulasi, sistemnya juga mengubah apa yang dianggap sebagai uang. Kita beralih dari ekspansi kredit ke pembiayaan berbasis jaminan di mana likuiditas diberikan, bukan ditemukan. Dan perak mungkin belum memenuhi syarat. Video ini menjelaskan mengapa volatilitas, fragmentasi, dan kepemilikan yang tidak jelas dapat menghambatnya dan apa yang harus berubah agar perak diterima.\n\n_____________________________________________________________\n\nMiles Harris adalah rumah bagi wawasan sejarah dan kebenaran keuangan. Berlangganan untuk mendapatkan wawasan nyata tentang makroekonomi, emas, inflasi, investasi, dan bagaimana sejarah membantu Anda menembus kebisingan.\n\nhttps://www.navigatingtheledger.com/\nhttps://x.com/MilesHarrisLGA\nhttps://substack.com/\n_____________________________________________________________\nPERINGATAN: Setiap saran yang diberikan di saluran dan video saya hanya untuk tujuan informasi, dan bukan merupakan nasihat keuangan. Keputusan keuangan Anda sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, dan jika Anda ragu, silakan hubungi profesional keuangan sebelum melakukan investasi apa pun dengan uang Anda atau perubahan pada aktivitas keuangan Anda.", "post_id": "g3Jmque2oKA"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 577.3415755762223, "y": 93.62477812133407, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 835.0134493132194, "y": 505.60611628114094, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2AxjBhgA7oc", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "2AxjBhgA7oc"}}, {"key": "@kitco", "attributes": {"label": "@kitco", "x": 541.1746831328322, "y": 894.0484256551767, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "J4GUq0rI3K0", "id": "@kitco", "source": "youtube-000001", "content": "Harga emas akan turun terlebih dahulu, kemudian 'melonjak tinggi', kata Bert Dohmen.\n\nApakah kita sedang menghadapi badai besar likuiditas? Bert Dohmen kembali ke Kitco News untuk menguji peringatan pasar tahun 2026-nya, mengungkapkan bagaimana investor institusional secara aktif mendistribusikan risiko kepada investor ritel sambil menutupi kerentanan sistemik yang mendalam.\n\nDohmen menguraikan bahaya tersembunyi di dalam pasar kredit swasta, menjelaskan mengapa dana-dana besar membekukan penarikan dana dan terjebak dalam perangkap leverage yang akan membawa pasar \"ke jurang kehancuran.\" Ia juga menguraikan pandangannya yang kontrarian tentang mengapa teori ekonomi standar mengenai Federal Reserve dan inflasi itu ketinggalan zaman, menguraikan guncangan sumber daya global yang akan datang, dan merinci garis waktu spesifiknya tentang kapan emas dan perak akan mencapai titik terendah pasar sebelum melonjak lebih tinggi.\n\nDirekam 27 April 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nUntuk wawasan lebih lanjut dari Bert Dohmen, kunjungi: https://dohmencapital.com/kitco\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:55 Peringatan 2026 Teruji\n02:37 Distribusi dan Penilaian Berlebihan\n05:08 Jebakan Pengungkitan Kredit Swasta\n12:57 Hype AI dan Strategi Defensif\n22:38 Logam Turun Kemudian Melonjak\n24:29 Jangka Waktu Perdagangan Berlebihan\n26:27 Kenali Portofolio Anda\n28:19 Dana Bailout Fed dan Inflasi\n34:12 Guncangan Energi dan Kesimpulan\n\n#BertDohmen #PasarSaham #KitcoNews #Emas #Perak #KreditSwasta #Inflasi #Komoditas #EkonomiMakro\n\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi agar tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan liputan berita terkini.\n\nIKUTI KAMI: \nX: https://x.com/kitconewsnow \nInstagram:   / kitconews   \nFacebook:   / kitconews   \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "J4GUq0rI3K0"}}, {"key": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "JeremySzafron", "x": 521.171305065113, "y": 665.2037559840525, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "J4GUq0rI3K0", "id": "JeremySzafron", "source": "youtube-000001", "content": "Harga emas akan turun terlebih dahulu, kemudian 'melonjak tinggi', kata Bert Dohmen.\n\nApakah kita sedang menghadapi badai besar likuiditas? Bert Dohmen kembali ke Kitco News untuk menguji peringatan pasar tahun 2026-nya, mengungkapkan bagaimana investor institusional secara aktif mendistribusikan risiko kepada investor ritel sambil menutupi kerentanan sistemik yang mendalam.\n\nDohmen menguraikan bahaya tersembunyi di dalam pasar kredit swasta, menjelaskan mengapa dana-dana besar membekukan penarikan dana dan terjebak dalam perangkap leverage yang akan membawa pasar \"ke jurang kehancuran.\" Ia juga menguraikan pandangannya yang kontrarian tentang mengapa teori ekonomi standar mengenai Federal Reserve dan inflasi itu ketinggalan zaman, menguraikan guncangan sumber daya global yang akan datang, dan merinci garis waktu spesifiknya tentang kapan emas dan perak akan mencapai titik terendah pasar sebelum melonjak lebih tinggi.\n\nDirekam 27 April 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nUntuk wawasan lebih lanjut dari Bert Dohmen, kunjungi: https://dohmencapital.com/kitco\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:55 Peringatan 2026 Teruji\n02:37 Distribusi dan Penilaian Berlebihan\n05:08 Jebakan Pengungkitan Kredit Swasta\n12:57 Hype AI dan Strategi Defensif\n22:38 Logam Turun Kemudian Melonjak\n24:29 Jangka Waktu Perdagangan Berlebihan\n26:27 Kenali Portofolio Anda\n28:19 Dana Bailout Fed dan Inflasi\n34:12 Guncangan Energi dan Kesimpulan\n\n#BertDohmen #PasarSaham #KitcoNews #Emas #Perak #KreditSwasta #Inflasi #Komoditas #EkonomiMakro\n\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi agar tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan liputan berita terkini.\n\nIKUTI KAMI: \nX: https://x.com/kitconewsnow \nInstagram:   / kitconews   \nFacebook:   / kitconews   \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "J4GUq0rI3K0"}}, {"key": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "KitcoNewsNOW", "x": 925.6629056324899, "y": 432.0188753540063, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "J4GUq0rI3K0", "id": "KitcoNewsNOW", "source": "youtube-000001", "content": "Harga emas akan turun terlebih dahulu, kemudian 'melonjak tinggi', kata Bert Dohmen.\n\nApakah kita sedang menghadapi badai besar likuiditas? Bert Dohmen kembali ke Kitco News untuk menguji peringatan pasar tahun 2026-nya, mengungkapkan bagaimana investor institusional secara aktif mendistribusikan risiko kepada investor ritel sambil menutupi kerentanan sistemik yang mendalam.\n\nDohmen menguraikan bahaya tersembunyi di dalam pasar kredit swasta, menjelaskan mengapa dana-dana besar membekukan penarikan dana dan terjebak dalam perangkap leverage yang akan membawa pasar \"ke jurang kehancuran.\" Ia juga menguraikan pandangannya yang kontrarian tentang mengapa teori ekonomi standar mengenai Federal Reserve dan inflasi itu ketinggalan zaman, menguraikan guncangan sumber daya global yang akan datang, dan merinci garis waktu spesifiknya tentang kapan emas dan perak akan mencapai titik terendah pasar sebelum melonjak lebih tinggi.\n\nDirekam 27 April 2026\n\nIkuti Jeremy Szafron di X:  (  / jeremyszafron  )\nIkuti Kitco News di X:  (  / kitconewsnow  )\nUntuk wawasan lebih lanjut dari Bert Dohmen, kunjungi: https://dohmencapital.com/kitco\n\nCap waktu\n0:00 Pendahuluan\n0:55 Peringatan 2026 Teruji\n02:37 Distribusi dan Penilaian Berlebihan\n05:08 Jebakan Pengungkitan Kredit Swasta\n12:57 Hype AI dan Strategi Defensif\n22:38 Logam Turun Kemudian Melonjak\n24:29 Jangka Waktu Perdagangan Berlebihan\n26:27 Kenali Portofolio Anda\n28:19 Dana Bailout Fed dan Inflasi\n34:12 Guncangan Energi dan Kesimpulan\n\n#BertDohmen #PasarSaham #KitcoNews #Emas #Perak #KreditSwasta #Inflasi #Komoditas #EkonomiMakro\n\n__________________________________________________________________\n\nSukai, bagikan, dan berlangganan Kitco News—dan aktifkan notifikasi agar tetap mendapatkan informasi terkini tentang wawancara ahli, wawasan pasar, dan liputan berita terkini.\n\nIKUTI KAMI: \nX: https://x.com/kitconewsnow \nInstagram:   / kitconews   \nFacebook:   / kitconews   \nLinkedIn:   / kitconews  \n\nDengarkan PODCAST di\n🎧 Spotify: https://open.spotify.com/show/1My4Wgt...\n🎧 Apple Podcasts: https://podcasts.apple.com/us/podcast...\n🎧 Semua episode podcast tersedia di sini → https://kitconews.buzzsprout.com\n\nKunjungi: https://Kitco.com/ untuk harga emas, perak, dan kripto terkini, berita pertambangan terbaru, dan wawasan makroekonomi.\n\nHarga dan grafik emas langsung: https://www.kitco.com/charts/gold\nHarga dan grafik perak langsung: https://www.kitco.com/charts/silver\nData pasar kripto langsung: https://www.kitco.com/price/crypto\n\nPelajari lebih lanjut tentang Kitco News: https://www.kitco.com/news/about/\n\nUntuk informasi lebih lanjut tentang periklanan, sponsor, dan promosi pemasaran – silakan kunjungi media kit online kami di: https://www.kitco.com/advertising\n\nPenafian:\nVideo-video ini tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan, dan pandangan yang diungkapkan tidak selalu mencerminkan pandangan Kitco Metals Inc. Kitco News, para pembawa acara, produser, dan reporternya tidak bertanggung jawab dalam bentuk apa pun atas kinerja atau tindakan sponsor, pengiklan, atau afiliasi Kitco News. Dalam keadaan apa pun Kitco dan karyawannya tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung, khusus, insidental, atau konsekuensial yang timbul dari penggunaan konten dalam video ini.", "post_id": "J4GUq0rI3K0"}}, {"key": "@TheDuran", "attributes": {"label": "@TheDuran", "x": 375.35135155754784, "y": 441.3727667938954, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Z__BEqe8Czc", "id": "@TheDuran", "source": "youtube-000001", "content": "Keretakan OPEC dan Stagflasi Telah Tiba. Ekonomi Global di Ambang Kehancuran bersama Raymond Zucaro\n\nIkuti Ray: https://rvx-am.com - https://x.com/RayZucaro\n\nEkonomi global sedang berada dalam kondisi kritis — dan Ray Zucaro menjelaskan alasannya. Alex Christoforou dan Alexander Mercouris duduk bersama Ray untuk analisis keuangan yang luas, mencakup keluarnya UEA dari OPEC secara mengejutkan, meningkatnya pelarian modal dari Teluk yang diperkirakan mencapai $40 miliar per minggu ke Hong Kong, dan pengiriman minyak utama terakhir yang tiba di pantai Eropa karena perang Iran terus mencekik pasokan energi global. Ray memberikan vonis yang tegas: dengan percepatan penurunan permintaan, harga solar yang melonjak di jantung Amerika, Jerome Powell menolak untuk memangkas suku bunga, dan inflasi berpotensi mencapai 6% di Inggris pada bulan Agustus, dunia memasuki lingkungan stagflasi klasik tanpa jalan keluar yang jelas. Dari kerapuhan pasar obligasi Eropa hingga kemungkinan mengejutkan langkah Argentina di Kepulauan Falkland yang memicu krisis likuiditas global, ini adalah salah satu penilaian keuangan yang paling serius dan jernih yang telah ditayangkan The Duran tahun ini. Apakah resesi global sudah berlangsung — dan seberapa parah dampaknya?\n\n00:00:00 - Pendahuluan: Ray Zucaro Kembali ke The Duran\n00:01:22 - UEA Keluar dari OPEC: Tekanan Keuangan atau Langkah Strategis?\n00:03:36 - Pelarian Modal dari Teluk: $40 Miliar Seminggu Masuk ke Hong Kong\n00:05:55 - Apa Arti Tekanan Keuangan Teluk bagi Sistem Global\n00:07:42 - Pengiriman Minyak Terakhir Tiba di Eropa: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya\n00:08:59 - Pembatalan Penerbangan & Keruntuhan PDB yang Akan Datang\n00:10:33 - Asia di Bawah Tekanan: China Membuka Produk Olahan untuk Kawasan Ini\n00:12:26 - Apakah AS Benar-Benar Mandiri Energi? Realita di Balik Klaim Trump\n00:13:54 - Jerome Powell Menolak Mengundurkan Diri: Apa Artinya bagi Suku Bunga\n00:14:57 - Inggris Menuju Inflasi 6% pada Agustus — Zona Euro Berikutnya?\n00:16:23 - Apakah Ini Stagflasi? Putusan Ray Zucaro\n00:17:43 - Bagaimana Cara Menghindari Stagflasi? Tidak Ada yang Punya Jawabannya\n00:19:35 - Akankah Trump Menerapkan Larangan Ekspor Minyak? Tekanan Semakin Meningkat\n00:21:29 - Resesi Global: Seberapa Parah Dampaknya?\n00:22:15 - Pasar Obligasi Eropa & Skenario Liz Truss\n00:23:22 - Risiko Kepulauan Falkland: Bisakah Argentina Bertindak & Memicu Krisis Likuiditas?\n\n00:25:00 - Kesimpulan & Tempat Mengikuti Ray Zucaro\n\n**THE DURAN SHOP**\nhttps://theduranshop.com\n\n**REVERSE GEAR SHOP**\nPakaian Olahraga dengan Gaya\nhttps://reversegear.shop/\n\n**KOMUNITAS THE DURAN DI LOCALS**\nhttps://theduran.locals.com \nGabung Sekarang Dapatkan Uji Coba Gratis 1 Bulan\n\n**SALURAN RESMI KAMI**\nALEXANDER:    / alexandermercourisreal  \nALEX:    / alexchristoforou  \n\n**DUKUNGAN KRIPTO**\nBITCOIN: 3JvdnoyWMb93hSRgk58ZstUxg11PW9mKSr\nETHEREUM: 0xF39BdFb41f639B82E3D2Bf022828bC6394F533A3\nLTC: MGFiMC18ZViF6DcCixMqAAP11TG4tF6Acj\nEMC2: EXX4KK9pZLx7uiLWnCXtp7iMKjtq6o5b6R\n\n**DONASI**\nKARTU KREDIT: https://donorbox.org/the-duran\nBERLANGGANAN STAR: https://subscribestar.com/theduran\nPATREON:   / theduran  \n\n**VIDEO**\nRUMBLE: https://rumble.com/c/theduran\nODYSEE: https://odysee.com/\nBITCHUTE: https://www.bitchute.com/theduran/\n\n**AUDIO**\nSPOTIFY: https://spoti.fi/3pMrfPD\nAPPLE PODCASTS: https://apple.co/2H9Hk0a\nSOUNDCLOUD: https://bit.ly/354ASQ9\n\n**KEBEBAS BERBICARA**\nTELEGRAM: https://t.me/thedurancom \nX (Twitter): https://x.com/TheDuranReal?s=20\nGAB: https://gab.ai/TheDuran\nMINDS: https://minds.com/theduran\n\nKontribusi musik yang luar biasa dari Peter Brown.\n\nIkuti musik Peter:   / peterboy100", "post_id": "Z__BEqe8Czc"}}, {"key": "theduran", "attributes": {"label": "theduran", "x": 997.719837595163, "y": 40.542084048561854, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Z__BEqe8Czc", "id": "theduran", "source": "youtube-000001", "content": "Keretakan OPEC dan Stagflasi Telah Tiba. Ekonomi Global di Ambang Kehancuran bersama Raymond Zucaro\n\nIkuti Ray: https://rvx-am.com - https://x.com/RayZucaro\n\nEkonomi global sedang berada dalam kondisi kritis — dan Ray Zucaro menjelaskan alasannya. Alex Christoforou dan Alexander Mercouris duduk bersama Ray untuk analisis keuangan yang luas, mencakup keluarnya UEA dari OPEC secara mengejutkan, meningkatnya pelarian modal dari Teluk yang diperkirakan mencapai $40 miliar per minggu ke Hong Kong, dan pengiriman minyak utama terakhir yang tiba di pantai Eropa karena perang Iran terus mencekik pasokan energi global. Ray memberikan vonis yang tegas: dengan percepatan penurunan permintaan, harga solar yang melonjak di jantung Amerika, Jerome Powell menolak untuk memangkas suku bunga, dan inflasi berpotensi mencapai 6% di Inggris pada bulan Agustus, dunia memasuki lingkungan stagflasi klasik tanpa jalan keluar yang jelas. Dari kerapuhan pasar obligasi Eropa hingga kemungkinan mengejutkan langkah Argentina di Kepulauan Falkland yang memicu krisis likuiditas global, ini adalah salah satu penilaian keuangan yang paling serius dan jernih yang telah ditayangkan The Duran tahun ini. Apakah resesi global sudah berlangsung — dan seberapa parah dampaknya?\n\n00:00:00 - Pendahuluan: Ray Zucaro Kembali ke The Duran\n00:01:22 - UEA Keluar dari OPEC: Tekanan Keuangan atau Langkah Strategis?\n00:03:36 - Pelarian Modal dari Teluk: $40 Miliar Seminggu Masuk ke Hong Kong\n00:05:55 - Apa Arti Tekanan Keuangan Teluk bagi Sistem Global\n00:07:42 - Pengiriman Minyak Terakhir Tiba di Eropa: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya\n00:08:59 - Pembatalan Penerbangan & Keruntuhan PDB yang Akan Datang\n00:10:33 - Asia di Bawah Tekanan: China Membuka Produk Olahan untuk Kawasan Ini\n00:12:26 - Apakah AS Benar-Benar Mandiri Energi? Realita di Balik Klaim Trump\n00:13:54 - Jerome Powell Menolak Mengundurkan Diri: Apa Artinya bagi Suku Bunga\n00:14:57 - Inggris Menuju Inflasi 6% pada Agustus — Zona Euro Berikutnya?\n00:16:23 - Apakah Ini Stagflasi? Putusan Ray Zucaro\n00:17:43 - Bagaimana Cara Menghindari Stagflasi? Tidak Ada yang Punya Jawabannya\n00:19:35 - Akankah Trump Menerapkan Larangan Ekspor Minyak? Tekanan Semakin Meningkat\n00:21:29 - Resesi Global: Seberapa Parah Dampaknya?\n00:22:15 - Pasar Obligasi Eropa & Skenario Liz Truss\n00:23:22 - Risiko Kepulauan Falkland: Bisakah Argentina Bertindak & Memicu Krisis Likuiditas?\n\n00:25:00 - Kesimpulan & Tempat Mengikuti Ray Zucaro\n\n**THE DURAN SHOP**\nhttps://theduranshop.com\n\n**REVERSE GEAR SHOP**\nPakaian Olahraga dengan Gaya\nhttps://reversegear.shop/\n\n**KOMUNITAS THE DURAN DI LOCALS**\nhttps://theduran.locals.com \nGabung Sekarang Dapatkan Uji Coba Gratis 1 Bulan\n\n**SALURAN RESMI KAMI**\nALEXANDER:    / alexandermercourisreal  \nALEX:    / alexchristoforou  \n\n**DUKUNGAN KRIPTO**\nBITCOIN: 3JvdnoyWMb93hSRgk58ZstUxg11PW9mKSr\nETHEREUM: 0xF39BdFb41f639B82E3D2Bf022828bC6394F533A3\nLTC: MGFiMC18ZViF6DcCixMqAAP11TG4tF6Acj\nEMC2: EXX4KK9pZLx7uiLWnCXtp7iMKjtq6o5b6R\n\n**DONASI**\nKARTU KREDIT: https://donorbox.org/the-duran\nBERLANGGANAN STAR: https://subscribestar.com/theduran\nPATREON:   / theduran  \n\n**VIDEO**\nRUMBLE: https://rumble.com/c/theduran\nODYSEE: https://odysee.com/\nBITCHUTE: https://www.bitchute.com/theduran/\n\n**AUDIO**\nSPOTIFY: https://spoti.fi/3pMrfPD\nAPPLE PODCASTS: https://apple.co/2H9Hk0a\nSOUNDCLOUD: https://bit.ly/354ASQ9\n\n**KEBEBAS BERBICARA**\nTELEGRAM: https://t.me/thedurancom \nX (Twitter): https://x.com/TheDuranReal?s=20\nGAB: https://gab.ai/TheDuran\nMINDS: https://minds.com/theduran\n\nKontribusi musik yang luar biasa dari Peter Brown.\n\nIkuti musik Peter:   / peterboy100", "post_id": "Z__BEqe8Czc"}}, {"key": "@JamesRuleXRP", "attributes": {"label": "@JamesRuleXRP", "x": 224.65620896752358, "y": 35.077103345779406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6MJHvaGtvd4", "id": "@JamesRuleXRP", "source": "youtube-000001", "content": "Ripple Treasury + Subway | Dompet XRP vs Populasi Dunia | Interoperabilitas Lintas Rantai 👊😎\n\nDAFTARKAN TOKEN ANDA DI UPHOLD\nMemperkenalkan Kartu Debit Uphold.\n\nKartu dengan\nhadiah XRP terbanyak.\n\nDapatkan hingga 4% XRP untuk setiap pembelian Anda.\n\nDaftar di sini: https://uphold.sjv.io/XmD4do\n\nDaftar Orang Kaya XRP: https://rich-list.info/\n\nhttps://treasury.ripple.com/success-s...\n\nhttps://bridge.wanchain.org/AssetBridge\n\nSaudari saya sedang berjuang melawan Kanker Payudara Stadium 4. Dukungan dan doa mengalir deras dari komunitas dan saya tidak bisa cukup berterima kasih atas dukungan Anda:\n❤️🙏 https://www.gofundme.com/f/support-fo...\n\nMemperkenalkan Kartu Debit Uphold.\nKartu dengan\nhadiah XRP terbanyak.\nDapatkan hingga 4% XRP untuk setiap pembelian Anda.\n\nDaftar di sini: https://uphold.sjv.io/XmD4do\n\n👇👇👇👇👇\nAkun Penitipan Premium +\nIRA Mata Uang Kripto dan Logam Mulia 👊😎\nBiaya Bulanan NOL!\n\nMinta panggilan gratis\nBuka IRA dengan iTrustCapital untuk Mengembangkan XRP Anda Bebas Pajak\nBonus $100 saat Anda mendanai akun\nTautan: https://www.itrustcapital.com/go/jame...\n\nRamah XRP!\nCaleb & Brown - Broker Kripto dan Penyedia Likuiditas.\nBergabunglah dengan saya di Caleb & Brown untuk memulai perjalanan investasi kripto Anda hari ini.\n\nhttps://calebandbrown.com/affiliates/...\n\nBersihkan kripto Anda dengan D'CENT\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\nKursus Keamanan Kripto Praktis SEKARANG TAYANG\nPelajari, Lindungi, dan Bagikan\nHemat $15 dengan tautan khusus saya. Hemat tambahan $5 saat membayar dengan kripto.\n\nhttps://krisdangerfield.com/RULEXRP\n\nSetipis kartu bank, seaman brankas bank - Tangem\nhttps://tangem.com/en/pricing/?promoc...\n\nDapatkan hingga 4% XRP kembali ke dompet Anda saat menggunakan Kartu Kredit Gemini XRP Anda\nDapatkan satu hari ini:\nGunakan kode referensi saya untuk mendaftar Kartu Kredit Gemini dan dapatkan tambahan $50 dalam kripto! Lihat penawaran dan manfaatnya.\n\nhttps://creditcard.exchange.gemini.co...\n\nBelikan saya kopi dan baca blog saya: https://xpert.page/jamesrulexrp\n\nLindungi Identitas Anda dengan Aura - Anti-Virus, VPN, Pemantauan Dark-Web / SSN / Bank / Bot Telepon 24/7\ninfo selengkapnya di sini: aurainc.sjv.io/6yNJPr\n\n👊😎\nDaftar di Kraken. Kraken adalah jembatan Anda ke dunia kripto. Spot, Futures, Margin, Staking & OTC. Beli, jual, perdagangkan, dapatkan, jelajahi, dan pelajari.\n\nhttps://kraken.pxf.io/ZQ2J5W\n\nSponsor dan Afiliasi: https://linktr.ee/jamesrulexrp\n\nAcara Kripto James Rule\n\nEmail: james\n\nDapatkan kripto GRATIS senilai $200 di Coinbase: https://coinbase.com/join/ZRWAS7Z?src...\n\nLedger Stax dan Flex - Dompet Perangkat Keras Dingin Digital 👊😎\nJaga keamanan kripto Anda dengan Dompet Perangkat Keras Ledger:\nhttps://shop.ledger.com/?r=d4fc2caedbae\n\nTi Project - Merchandise Kripto Titanium Luar Biasa yang Dapat Disesuaikan:\nhttps://tiproject.xyz/collections/dog...\n\nTwitter: \n\nSaya bukan penasihat keuangan. Harap lakukan riset Anda sendiri dan pilih investasi Anda dengan bijak.\n\nWaspadai penipuan kripto. JANGAN menerima email, SMS, atau tautan media sosial.\n\nPerusahaan tidak akan menghubungi Anda untuk meminta informasi atau kata sandi Anda.\n\nPowerful Trap Beat | Strong by Alex-Productions | https://onsound.eu/\nMusik dipromosikan oleh https://www.chosic.com/free-music/all/\nCreative Commons CC BY 3.0\nhttps://creativecommons.org/licenses/...\n\nSelamat Berinvestasi!\n\n#cryptocurrency #xrp #ripple #bitcoin #ethereum #crypto #news", "post_id": "6MJHvaGtvd4"}}, {"key": "allthemoney", "attributes": {"label": "allthemoney", "x": 585.9519790689629, "y": 436.5238389045514, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6MJHvaGtvd4", "id": "allthemoney", "source": "youtube-000001", "content": "Ripple Treasury + Subway | Dompet XRP vs Populasi Dunia | Interoperabilitas Lintas Rantai 👊😎\n\nDAFTARKAN TOKEN ANDA DI UPHOLD\nMemperkenalkan Kartu Debit Uphold.\n\nKartu dengan\nhadiah XRP terbanyak.\n\nDapatkan hingga 4% XRP untuk setiap pembelian Anda.\n\nDaftar di sini: https://uphold.sjv.io/XmD4do\n\nDaftar Orang Kaya XRP: https://rich-list.info/\n\nhttps://treasury.ripple.com/success-s...\n\nhttps://bridge.wanchain.org/AssetBridge\n\nSaudari saya sedang berjuang melawan Kanker Payudara Stadium 4. Dukungan dan doa mengalir deras dari komunitas dan saya tidak bisa cukup berterima kasih atas dukungan Anda:\n❤️🙏 https://www.gofundme.com/f/support-fo...\n\nMemperkenalkan Kartu Debit Uphold.\nKartu dengan\nhadiah XRP terbanyak.\nDapatkan hingga 4% XRP untuk setiap pembelian Anda.\n\nDaftar di sini: https://uphold.sjv.io/XmD4do\n\n👇👇👇👇👇\nAkun Penitipan Premium +\nIRA Mata Uang Kripto dan Logam Mulia 👊😎\nBiaya Bulanan NOL!\n\nMinta panggilan gratis\nBuka IRA dengan iTrustCapital untuk Mengembangkan XRP Anda Bebas Pajak\nBonus $100 saat Anda mendanai akun\nTautan: https://www.itrustcapital.com/go/jame...\n\nRamah XRP!\nCaleb & Brown - Broker Kripto dan Penyedia Likuiditas.\nBergabunglah dengan saya di Caleb & Brown untuk memulai perjalanan investasi kripto Anda hari ini.\n\nhttps://calebandbrown.com/affiliates/...\n\nBersihkan kripto Anda dengan D'CENT\nhttps://store.dcentwallet.com/product...\n\nKursus Keamanan Kripto Praktis SEKARANG TAYANG\nPelajari, Lindungi, dan Bagikan\nHemat $15 dengan tautan khusus saya. Hemat tambahan $5 saat membayar dengan kripto.\n\nhttps://krisdangerfield.com/RULEXRP\n\nSetipis kartu bank, seaman brankas bank - Tangem\nhttps://tangem.com/en/pricing/?promoc...\n\nDapatkan hingga 4% XRP kembali ke dompet Anda saat menggunakan Kartu Kredit Gemini XRP Anda\nDapatkan satu hari ini:\nGunakan kode referensi saya untuk mendaftar Kartu Kredit Gemini dan dapatkan tambahan $50 dalam kripto! Lihat penawaran dan manfaatnya.\n\nhttps://creditcard.exchange.gemini.co...\n\nBelikan saya kopi dan baca blog saya: https://xpert.page/jamesrulexrp\n\nLindungi Identitas Anda dengan Aura - Anti-Virus, VPN, Pemantauan Dark-Web / SSN / Bank / Bot Telepon 24/7\ninfo selengkapnya di sini: aurainc.sjv.io/6yNJPr\n\n👊😎\nDaftar di Kraken. Kraken adalah jembatan Anda ke dunia kripto. Spot, Futures, Margin, Staking & OTC. Beli, jual, perdagangkan, dapatkan, jelajahi, dan pelajari.\n\nhttps://kraken.pxf.io/ZQ2J5W\n\nSponsor dan Afiliasi: https://linktr.ee/jamesrulexrp\n\nAcara Kripto James Rule\n\nEmail: james\n\nDapatkan kripto GRATIS senilai $200 di Coinbase: https://coinbase.com/join/ZRWAS7Z?src...\n\nLedger Stax dan Flex - Dompet Perangkat Keras Dingin Digital 👊😎\nJaga keamanan kripto Anda dengan Dompet Perangkat Keras Ledger:\nhttps://shop.ledger.com/?r=d4fc2caedbae\n\nTi Project - Merchandise Kripto Titanium Luar Biasa yang Dapat Disesuaikan:\nhttps://tiproject.xyz/collections/dog...\n\nTwitter: \n\nSaya bukan penasihat keuangan. Harap lakukan riset Anda sendiri dan pilih investasi Anda dengan bijak.\n\nWaspadai penipuan kripto. JANGAN menerima email, SMS, atau tautan media sosial.\n\nPerusahaan tidak akan menghubungi Anda untuk meminta informasi atau kata sandi Anda.\n\nPowerful Trap Beat | Strong by Alex-Productions | https://onsound.eu/\nMusik dipromosikan oleh https://www.chosic.com/free-music/all/\nCreative Commons CC BY 3.0\nhttps://creativecommons.org/licenses/...\n\nSelamat Berinvestasi!\n\n#cryptocurrency #xrp #ripple #bitcoin #ethereum #crypto #news", "post_id": "6MJHvaGtvd4"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 42.23307799390985, "y": 499.3206417357482, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 287.5113372443026, "y": 141.8585822345102, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vCaVjeFtGt8", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Laporan Gubernur BI ke Prabowo soal Kondisi Rupiah: Yakin akan Menguat Lagi\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, termasuk perkembangan perdagangan mata uang Indonesia di pasar global, khususnya melalui instrumen forward.\n\nMenurutnya, kondisi rupiah saat ini sebenarnya berada di bawah nilai fundamentalnya atau undervalued.\n\nMenurutnya, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat, ditopang pertumbuhan 5,61%, inflasi rendah, serta cadangan devisa yang memadai. \n\n“Fundamental ekonomi kita kuat pertumbuhan mencapai 5,61%, inflasi rendah, kredit tumbuh, dan cadangan devisa juga memadai. Ini menunjukkan bahwa rupiah seharusnya stabil dan cenderung menguat,” ujar Perry, Selasa (5/5/2026).\n\nUntuk menjaga stabilitas, Bank Indonesia menyiapkan tujuh langkah, antara lain intervensi pasar valas di dalam dan luar negeri, menarik aliran modal asing, pembelian SBN (Surat Berharga \nNegara), menjaga likuiditas, pembatasan pembelian dolar, penguatan pasar offshore, serta peningkatan pengawasan perbankan dan korporasi bersama Otoritas Jasa Keuangan.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#gubernurbi #rupiah #presidenprabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "vCaVjeFtGt8"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 479.6357569641172, "y": 45.676882342436166, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "g5LrIf0skyE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "SIAP SIAP! PA2 Pajak Kekayaan 50 Miliar Incar Orang Kaya RI, Saham Anda Bisa Anjlok!\n\nApakah Anda sudah mendengar wacana terbaru yang sedang mengguncang pasar modal kita?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada video kali ini, kami mengajak Anda untuk membedah secara tuntas wacana pengenaan Pajak Kekayaan (Wealth Tax) di Indonesia. Isu ini sedang menjadi sorotan panas karena pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menargetkan regulasi pemajakan bagi individu dengan total harta di atas Rp50 miliar pada tahun 2028 mendatang. Lantas, apakah kebijakan ini akan menjadi ancaman bagi portofolio investasi kita, atau justru menjadi katalis kebangkitan ekonomi nasional? Mari kita kupas bersama!\n\nMengapa Harus Rp50 Miliar? Apakah Kita Akan Terdampak? Bagi Anda yang berada di kelas menengah atau merupakan pelaku UMKM, Anda bisa bernapas lega. Batas Rp50 miliar ini dirancang dengan sangat presisi untuk memberikan jaminan perlindungan mutlak bagi kelas menengah. Kebijakan ini murni membidik kelompok High Net Worth Individuals (HNWI). Secara statistik, aturan ini hanya akan menyasar kurang dari 0,02% total populasi penduduk Indonesia (sekitar 30.000 hingga 50.000 orang saja). Jadi, 99,98% dari kita dijamin aman dari sapuan pajak ini!\n\nFakta mencengangkannya, porsi terbesar pendapatan negara justru akan datang dari \"The Top 50\" atau 50 orang terkaya di Indonesia yang memiliki kekayaan gabungan menembus Rp3.200 triliun. Pemungutan tarif 3% pada kelompok super elit ini saja bisa menyuntikkan dana segar Rp96 triliun\n, dan secara total kebijakan ini berpotensi meraup hingga Rp180,5 triliun per tahun!\n\nMitos Pajak Berganda dan Perang Melawan \"Wealth Parking\" Mungkin Anda bertanya-tanya, bukankah ini pajak berganda karena uang yang dibelikan aset sudah dipotong PPh? Kami temukan bahwa Pajak Kekayaan memajaki akumulasi aset yang diam (stock), bukan aliran pendapatan (flow) seperti PPh. Alasan terbesarnya adalah fenomena r lebih dari g dari Thomas Piketty, di mana imbal hasil modal orang super kaya jauh melesat di atas pertumbuhan ekonomi masyarakat luas. Pundi-pundi mereka kebanyakan berasal dari Unrealized Capital Gain saham atau properti yang selama ini tidak tersentuh pajak.\n\nAturan ini adalah \"senjata\" pemerintah untuk menghentikan praktik Wealth Parking (memarkir harta). Selain itu, bisnis Anda juga aman! Aset produktif seperti mesin pabrik dan alat berat akan dikecualikan dari hitungan (Business Property Relief), memaksa para taipan untuk memutar uangnya ke sektor riil yang membuka lapangan kerja bagi kita semua.\n\nWaspada Badai Pasar Modal: Ancaman Capital Flight dan Saham Blue Chip! Namun, kita sebagai investor harus ekstra waspada. Belajar dari kegagalan Prancis yang ditinggal kabur para triliunernya, Indonesia menghadapi risiko pelarian modal (Capital Flight) yang nyata. Jika para konglomerat butuh uang tunai raksasa untuk bayar pajak, mereka berisiko mencairkan aset paling likuid terlebih dahulu: saham-saham Blue Chips! Emiten raksasa seperti perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan energi (ADRO, ITMG) bisa terkena tekanan jual (net sell) dalam volume jumbo yang bisa menekan IHSG kita. Belum lagi ancaman delisting sukarela (go private) dari bursa untuk menyembunyikan valuasi harga saham mereka.\n\nTumit Achilles: Ujian Coretax dan Penilaian Aset Tantangan terberat yang kami soroti adalah mahalnya biaya penagihan pajak ini. Negara harus menyiapkan infrastruktur AI canggih dan tidak bisa hanya mengandalkan Coretax Administration System (CTAS) yang didesain untuk pajak transaksional, bukan untuk menilai ribuan hektar properti atau saham perusahaan tertutup. Tanpa basis data tunggal yang kuat, valuasi aset ini sangat rentan tawar-menawar dan moral hazard.\n\nBagaimana menurut Anda? Apakah sistem birokrasi kita siap mengeksekusi Pajak Kekayaan ini tanpa merusak iklim investasi pasar modal kita?\nTonton videonya sampai habis untuk mendapatkan insight mendalam mengenai cara melindungi dan merotasi portofolio investasi Anda di tengah gejolak regulasi fiskal ini! Jangan lupa bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas! 📌 SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi & pasar modal tajam lainnya! 👍 LIKE jika video ini bermanfaat bagi strategi investasi Anda! 🔄 SHARE ke rekan investor dan grup diskusi Anda!\n\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#️⃣ Hashtag \n#PajakKekayaan #WealthTax #WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #EkonomiIndonesia #Pajak50Miliar #BeritaEkonomi #KementerianKeuangan #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "g5LrIf0skyE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 253.3585871964874, "y": 22.811342032601267, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3823, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "g5LrIf0skyE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "SIAP SIAP! PA2 Pajak Kekayaan 50 Miliar Incar Orang Kaya RI, Saham Anda Bisa Anjlok!\n\nApakah Anda sudah mendengar wacana terbaru yang sedang mengguncang pasar modal kita?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada video kali ini, kami mengajak Anda untuk membedah secara tuntas wacana pengenaan Pajak Kekayaan (Wealth Tax) di Indonesia. Isu ini sedang menjadi sorotan panas karena pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menargetkan regulasi pemajakan bagi individu dengan total harta di atas Rp50 miliar pada tahun 2028 mendatang. Lantas, apakah kebijakan ini akan menjadi ancaman bagi portofolio investasi kita, atau justru menjadi katalis kebangkitan ekonomi nasional? Mari kita kupas bersama!\n\nMengapa Harus Rp50 Miliar? Apakah Kita Akan Terdampak? Bagi Anda yang berada di kelas menengah atau merupakan pelaku UMKM, Anda bisa bernapas lega. Batas Rp50 miliar ini dirancang dengan sangat presisi untuk memberikan jaminan perlindungan mutlak bagi kelas menengah. Kebijakan ini murni membidik kelompok High Net Worth Individuals (HNWI). Secara statistik, aturan ini hanya akan menyasar kurang dari 0,02% total populasi penduduk Indonesia (sekitar 30.000 hingga 50.000 orang saja). Jadi, 99,98% dari kita dijamin aman dari sapuan pajak ini!\n\nFakta mencengangkannya, porsi terbesar pendapatan negara justru akan datang dari \"The Top 50\" atau 50 orang terkaya di Indonesia yang memiliki kekayaan gabungan menembus Rp3.200 triliun. Pemungutan tarif 3% pada kelompok super elit ini saja bisa menyuntikkan dana segar Rp96 triliun\n, dan secara total kebijakan ini berpotensi meraup hingga Rp180,5 triliun per tahun!\n\nMitos Pajak Berganda dan Perang Melawan \"Wealth Parking\" Mungkin Anda bertanya-tanya, bukankah ini pajak berganda karena uang yang dibelikan aset sudah dipotong PPh? Kami temukan bahwa Pajak Kekayaan memajaki akumulasi aset yang diam (stock), bukan aliran pendapatan (flow) seperti PPh. Alasan terbesarnya adalah fenomena r lebih dari g dari Thomas Piketty, di mana imbal hasil modal orang super kaya jauh melesat di atas pertumbuhan ekonomi masyarakat luas. Pundi-pundi mereka kebanyakan berasal dari Unrealized Capital Gain saham atau properti yang selama ini tidak tersentuh pajak.\n\nAturan ini adalah \"senjata\" pemerintah untuk menghentikan praktik Wealth Parking (memarkir harta). Selain itu, bisnis Anda juga aman! Aset produktif seperti mesin pabrik dan alat berat akan dikecualikan dari hitungan (Business Property Relief), memaksa para taipan untuk memutar uangnya ke sektor riil yang membuka lapangan kerja bagi kita semua.\n\nWaspada Badai Pasar Modal: Ancaman Capital Flight dan Saham Blue Chip! Namun, kita sebagai investor harus ekstra waspada. Belajar dari kegagalan Prancis yang ditinggal kabur para triliunernya, Indonesia menghadapi risiko pelarian modal (Capital Flight) yang nyata. Jika para konglomerat butuh uang tunai raksasa untuk bayar pajak, mereka berisiko mencairkan aset paling likuid terlebih dahulu: saham-saham Blue Chips! Emiten raksasa seperti perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan energi (ADRO, ITMG) bisa terkena tekanan jual (net sell) dalam volume jumbo yang bisa menekan IHSG kita. Belum lagi ancaman delisting sukarela (go private) dari bursa untuk menyembunyikan valuasi harga saham mereka.\n\nTumit Achilles: Ujian Coretax dan Penilaian Aset Tantangan terberat yang kami soroti adalah mahalnya biaya penagihan pajak ini. Negara harus menyiapkan infrastruktur AI canggih dan tidak bisa hanya mengandalkan Coretax Administration System (CTAS) yang didesain untuk pajak transaksional, bukan untuk menilai ribuan hektar properti atau saham perusahaan tertutup. Tanpa basis data tunggal yang kuat, valuasi aset ini sangat rentan tawar-menawar dan moral hazard.\n\nBagaimana menurut Anda? Apakah sistem birokrasi kita siap mengeksekusi Pajak Kekayaan ini tanpa merusak iklim investasi pasar modal kita?\nTonton videonya sampai habis untuk mendapatkan insight mendalam mengenai cara melindungi dan merotasi portofolio investasi Anda di tengah gejolak regulasi fiskal ini! Jangan lupa bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas! 📌 SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi & pasar modal tajam lainnya! 👍 LIKE jika video ini bermanfaat bagi strategi investasi Anda! 🔄 SHARE ke rekan investor dan grup diskusi Anda!\n\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#️⃣ Hashtag \n#PajakKekayaan #WealthTax #WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #EkonomiIndonesia #Pajak50Miliar #BeritaEkonomi #KementerianKeuangan #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "g5LrIf0skyE"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "attributes": {"label": "@InvestingTalkPodcast", "x": 681.3771377813151, "y": 284.04187813781965, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.4788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "@InvestingTalkPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}, {"key": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "investingtalkpodcast", "x": 455.90467567730354, "y": 442.8525434604547, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2858, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pgEWcYsjrbA", "id": "investingtalkpodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Penurunan 40% Saham e.l.f. Beauty Berakhir: Lonjakan 60% di Depan Mata! | Analisis Saham ELF\n\nPerlu membandingkan opsi pinjaman, bahkan dengan riwayat kredit yang kurang sempurna? BadCreditLoans memungkinkan Anda mengirimkan permintaan online gratis dan melihat apakah pemberi pinjaman dalam jaringan mereka dapat menghubungkan Anda dengan penawaran. Anda tidak diwajibkan untuk menerima penawaran apa pun, jadi selalu tinjau suku bunga, biaya, dan ketentuan pembayaran dengan cermat sebelum memutuskan.\n\n👉 Periksa di sini: https://fxo.co/JCc9?fobs=ITP\n\nPengungkapan: Ini adalah tautan afiliasi. Saya mungkin mendapatkan komisi jika Anda menggunakannya, tanpa biaya tambahan untuk Anda.\n\n______________________________________\n\nDalam analisis mendalam hari ini, kami menganalisis elf Beauty Inc ($ELF) dan katalis utama yang mendorong pergerakan harganya. Kami membahas berita terbaru, metrik valuasi, dan level teknis yang perlu Anda perhatikan. Apakah ELF layak dibeli, dijual, atau dipertahankan pada level ini? Tonton analisis lengkap ini untuk mendapatkan target harga dan prospek investasi kami.\n\ne.l.f. Saham perusahaan kecantikan ini telah membangun bisnis intinya di sekitar kosmetik pasar massal yang terjangkau, menawarkan produk kecantikan berkualitas tinggi yang menarik bagi konsumen sehari-hari yang beralih dari pilihan yang lebih mahal. Dalam analisis saham ELF, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang stabil, didorong oleh permintaan yang tangguh dan penyesuaian harga strategis untuk mendukung margin, di samping menghasilkan arus kas yang kuat dan neraca yang solid yang menyeimbangkan utang akuisisi baru-baru ini dengan likuiditas yang cukup untuk investasi. Keunggulan kompetitifnya terletak pada proposisi nilai yang kuat, peningkatan pangsa pasar yang konsisten di kosmetik massal AS, dan kemitraan ritel yang mendalam dengan jaringan seperti Target, mitra saham Ulta Beauty, dan Walmart, yang kini diperluas ke perawatan kulit mewah melalui akuisisi Rhode, yang membawa kekuatan merek digital dan distribusi yang lebih luas.\n\nPasar yang lebih luas untuk saham kecantikan dan saham kosmetik telah melihat saham e.l.f. Beauty mengalami penurunan tajam, tetapi pergerakan harga baru-baru ini menunjukkan proses pembentukan titik terendah dengan tekanan penjualan yang memudar dan pembalikan momentum awal, di tengah pandangan analis yang beragam yang cenderung ke arah konsensus beli moderat dan pembelian institusional yang kuat meskipun ada beberapa penurunan peringkat karena tantangan merek inti. Sentimen investor tetap positif terhadap pergeseran platform multi-merek, dengan katalis jangka pendek termasuk pendapatan mendatang yang akan mengungkapkan kontribusi awal Rhode dan efek kenaikan harga, ekspansi ritel Rhode seperti ke Sephora Eropa, dan dorongan makro dari pergeseran konsumen ke investasi berbasis nilai. Risiko utama melibatkan penurunan pangsa pasar yang lebih buruk di bidang kosmetik inti jika ritel massal jenuh, atau tekanan margin yang berkelanjutan dari pergeseran bauran produk dan pembayaran utang yang dapat menekan pertumbuhan jika tidak diimbangi oleh segmen baru.\n\nSaham ELF dapat mengungguli saham kecantikan dari waktu ke waktu karena peningkatan pangsa pasar dan integrasi Rhode mendorong pemulihan dari valuasi yang rendah saat ini, asalkan tantangan inti stabil.\n\n______________________________________\n\nTentang Investing Talk Podcast: Selamat datang di Investing Talk Podcast, sumber harian Anda untuk menavigasi Pasar Saham AS. Baik Anda melacak S&P 500, menganalisis tren teknologi Nasdaq, atau mencari saham terbaik untuk dibeli sekarang, misi kami adalah memberdayakan Anda dengan literasi keuangan untuk membuat keputusan perdagangan yang lebih cerdas.\n\nDi setiap episode, kami menguraikan laporan pendapatan yang kompleks, menafsirkan pemotongan suku bunga Fed dan data inflasi (CPI/PCE), serta memberikan strategi yang dapat diterapkan baik untuk trader berpengalaman maupun pemula.\n\n📍Apa yang Akan Anda Dapatkan di Saluran Ini:\n\nRekap Pasar Harian: Liputan pergerakan Pra-Pasar, volatilitas Setelah Jam Perdagangan, dan pembaruan Langsung Pasar Saham.\n\nPilihan Saham Terbaik: Analisis mendalam tentang Saham AI, Magnificent Seven, Semikonduktor, dan peluang pertumbuhan tinggi.\n\nPendapatan & Valuasi: Analisis lugas tentang panduan perusahaan, Arus Kas Bebas, dan Target Harga.\n\nTren Ekonomi Makro: Pembaruan tentang PDB, Pengawasan Resesi, dan bagaimana Ekonomi 2026 memengaruhi keuangan Anda.\n\nMembangun Kekayaan: Strategi untuk Pendapatan Pasif, Investasi Dividen, diversifikasi ETF, dan mengelola portofolio Anda untuk Kebebasan Finansial.\n\n📅 Episode Baru Setiap Hari! Berlangganan sekarang untuk selalu mendapatkan informasi terbaru:    /   \n\n☕ Dukung Karya Kami: Jika Anda merasa riset kami bermanfaat, pertimbangkan untuk mentraktir kami kopi! 👉 https://buymeacoffee.com/investingtal... 👈\n\n⚠️ Penafian: Kami bukan penasihat keuangan. Konten di saluran ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Selalu laku...", "post_id": "pgEWcYsjrbA"}}], "edges": [{"key": "pajakkalianda", "source": "pajakkalianda", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajakkalianda", "source": "pajakkalianda", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AlifaHusnaa", "source": "AlifaHusnaa", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "AlifaHusnaa", "source": "AlifaHusnaa", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajakkalianda", "source": "pajakkalianda", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajakkalianda", "source": "pajakkalianda", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ariefs", "source": "ariefs", "target": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "setyaadi2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "Strategi_Bisnis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "shda_agatha_", "source": "shda_agatha_", "target": "Husenfurqan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "shda_agatha_", "source": "shda_agatha_", "target": "inilahdotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ItsDojun", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "iPoopBased", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "popoplohy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "Aghna_na", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AgusYudhoyono", "source": "AgusYudhoyono", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "LfcIndependen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "r1dayat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "arda_odang17", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "mochmasykur12", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "icibosadd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "stinkyburgers", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "yat_ever", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "nntweetnn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "antaranews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DPR_RI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "BappenasRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "CSISIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Babatmentai", "source": "Babatmentai", "target": "abulmuzaffar10", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "scofierceyanhar", "source": "scofierceyanhar", "target": "angga_fzn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "livianykeesoren", "source": "livianykeesoren", "target": "davidsunarna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "black_tea07", "source": "black_tea07", "target": "eddesign_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ArvinHonami", "source": "ArvinHonami", "target": "SinggihDwiP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kapkek__MW", "source": "kapkek__MW", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "source": "fadjar_rijadi", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fadjar_rijadi", "source": "fadjar_rijadi", "target": "SinggihDwiP", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "eddesign_", "source": "eddesign_", "target": "13_iwaN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "KedisRisan8174", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "syah432hz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "hermanderu67", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_indramayu", "source": "radar_indramayu", "target": "radar_indramayu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovsumut", "source": "pemprovsumut", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fpd_dpr", "source": "fpd_dpr", "target": "fathipd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "myhome_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "lsp.area", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "source": "jamdatun_kejagungri", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jeffbudiman", "source": "jeffbudiman", "target": "jeffbudiman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kabarina.com", "source": "kabarina.com", "target": "bankjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nkri24jam", "source": "nkri24jam", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "intinews.co", "source": "intinews.co", "target": "banksumselbabeloffical", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekssoverr", "source": "ekssoverr", "target": "Ekssover", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fpd_dpr", "source": "fpd_dpr", "target": "fathipd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "donyahmad.munir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "fajar.aldila", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "official_sekdasmd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "sonsonm.nurikhsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "rief_syamsudin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "erick_febriant", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "diskominfosanditiksumedang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "diskominfojabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "diskominfosanditiksumedang", "source": "diskominfosanditiksumedang", "target": "humas_jabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "prokompim.majalengka", "source": "prokompim.majalengka", "target": "eman_suherman15", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "prokompim.majalengka", "source": "prokompim.majalengka", "target": "prokompim.majalengka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "KantorStafPresidenRI", "source": "KantorStafPresidenRI", "target": "kementerianpkp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "KantorStafPresidenRI", "source": "KantorStafPresidenRI", "target": "kabupaten.bogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "KantorStafPresidenRI", "source": "KantorStafPresidenRI", "target": "jabarprovgoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunPontianakInteraktif", "source": "TribunPontianakInteraktif", "target": "sekretariat.kabinet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunPontianakInteraktif", "source": "TribunPontianakInteraktif", "target": "tribunsingkawang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NewMoneyYouTube", "source": "@NewMoneyYouTube", "target": "realeismanplaybook", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yourJohnAG", "source": "@yourJohnAG", "target": "yourjohnag", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SimpleCurrencyYT", "source": "@SimpleCurrencyYT", "target": "simplecurrencyyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Legacy.Farmer", "source": "@Legacy.Farmer", "target": "legacy.farmer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Legacy.Farmer", "source": "@Legacy.Farmer", "target": "legacy.farmer...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CompetentManPod", "source": "@CompetentManPod", "target": "realrickrule", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CompetentManPod", "source": "@CompetentManPod", "target": "ruleinvestmentmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thericereport", "source": "@thericereport", "target": "cheerleader4change", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingIguana", "source": "@InvestingIguana", "target": "InvestingIgu...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "source": "@BTCTrueNorth", "target": "btctruenorth", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CerdasSejarah", "source": "@CerdasSejarah", "target": "WhiteBatAudio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@david_weisburd", "source": "@david_weisburd", "target": "dweisburd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@david_weisburd", "source": "@david_weisburd", "target": "dweisburd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TFTC", "source": "@TFTC", "target": "martybenttftc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "source": "@NDTVProfitIndia", "target": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@milesharris5315", "source": "@milesharris5315", "target": "milesharris", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yourJohnAG", "source": "@yourJohnAG", "target": "yourjohnag", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "JeremySzafron", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kitco", "source": "@kitco", "target": "KitcoNewsNOW", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheDuran", "source": "@TheDuran", "target": "theduran", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JamesRuleXRP", "source": "@JamesRuleXRP", "target": "allthemoney", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestingTalkPodcast", "source": "@InvestingTalkPodcast", "target": "investingtalkpodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}