{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 256.42870840132105, "y": 670.6999526751708, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 97.3473, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2017016007429153008", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "rakabuning", "attributes": {"label": "rakabuning", "x": 922.1394846459668, "y": 70.09670820375014, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 124.929, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "rakabuning", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "SolUdanda", "attributes": {"label": "SolUdanda", "x": 915.6846387660183, "y": 715.3156691594052, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 124.929, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "SolUdanda", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "hoteliercrypto", "x": 622.2453219629531, "y": 751.8655424083089, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 124.929, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2017016007429153008", "id": "hoteliercrypto", "source": "tweet-000004", "content": "Dari perspektif ekonomi makro, pemerintah bisa:\n\n1. Perkuat independensi Bank Indonesia untuk tingkatkan kepercayaan investor dan stabilkan ekspektasi inflasi.\n\n2. Kurangi defisit anggaran melalui pengeluaran hemat dan reformasi pajak, target di bawah 3% PDB.\n\n3. Dorong ekspor", "post_id": "2017016007429153008"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 960.3864816176009, "y": 405.6618983857546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 180.0925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3882766965479094725_447262394", "id": "kompastv", "source": "instagram-000001", "content": "Klarifikasi Menkeu Purbaya soal Tarif Selat Malaka: Bukan Konteks Serius...\n___\n\nMenteri Keuangan  RI, Purbaya Yudhi Sadewa () menjelaskan soal pernyataan dirinya terkait pengenaan tarif di Selat Malaka hingga membandingkannya dengan Hormuz.\n\n“Jadi itu konteksnya bukan konteks serius. Kita belum pernah merencanakan untuk itu,” ujar Menkeu Purbaya pada Jumat (24/4/2026).\n\n“Saya dulu bekas deputi menteri bagian maritim, ya dulu kedeputian maritim dan energi. Jadi saya tahu betul peraturannya, kita adalah penandatangan UNCLOS,” lanjutnya.\n\nTuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #SOROTKompasTV", "post_id": "3882766965479094725_447262394"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 585.6082355052981, "y": 201.23359647046357, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 250.4259, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3882766965479094725_447262394", "id": "menkeuri", "source": "instagram-000001", "content": "Klarifikasi Menkeu Purbaya soal Tarif Selat Malaka: Bukan Konteks Serius...\n___\n\nMenteri Keuangan  RI, Purbaya Yudhi Sadewa () menjelaskan soal pernyataan dirinya terkait pengenaan tarif di Selat Malaka hingga membandingkannya dengan Hormuz.\n\n“Jadi itu konteksnya bukan konteks serius. Kita belum pernah merencanakan untuk itu,” ujar Menkeu Purbaya pada Jumat (24/4/2026).\n\n“Saya dulu bekas deputi menteri bagian maritim, ya dulu kedeputian maritim dan energi. Jadi saya tahu betul peraturannya, kita adalah penandatangan UNCLOS,” lanjutnya.\n\nTuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #SOROTKompasTV", "post_id": "3882766965479094725_447262394"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 684.7530431936577, "y": 485.9064490892636, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 97.3473, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "UjQ1IaPUYi8", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Klarifikasi Menkeu Purbaya soal Tarif Selat Malaka: Bukan Konteks Serius...\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan soal pernyataan dirinya terkait pengenaan tarif di Selat Malaka hingga membandingkannya dengan Hormuz.\n\n“Jadi itu konteksnya bukan konteks serius. Kita belum pernah merencanakan untuk itu,” ujar Menkeu Purbaya pada Jumat (24/4/2026).\n\n“Saya dulu bekas deputi menteri bagian maritim, ya dulu kedeputian maritim dan energi. Jadi saya tahu betul peraturannya, kita adalah penandatangan UNCLOS,” lanjutnya.\n\n#menkeu #purbaya #selatmalaka \n\nProduser: Aditya Pramana\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "UjQ1IaPUYi8"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "rakabuning", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SolUdanda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "hoteliercrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kompastv", "source": "kompastv", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}