{"nodes": [{"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 804.4986737941766, "y": 178.20030876527437, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 78.9496, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3880772705847586197_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75%, sesuai prediksi pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas rupiah dan memastikan inflasi tetap dalam sasaran di tengah tekanan ekonomi global serta dampak perang di Timur Tengah.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #sukubunga #birate #bloombergtechnoz", "post_id": "3880772705847586197_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 38.13608097101695, "y": 16.989848596895673, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 56.5805, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 203.8264685521476, "y": 69.21793629950446, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 104.674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 482.30043444316686, "y": 311.7443052960344, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.5805, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 691.2005076144154, "y": 801.2915864489623, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 553.6833374146645, "y": 526.6003344696517, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 101.08289325718256, "y": 956.3149100152696, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 238.39966197829176, "y": 648.6047618618962, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 181.54163975467307, "y": 241.36962808502128, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 588.0420948702482, "y": 162.02230632956616, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 63.451, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ko54bH3bAHU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Tegaskan Batas Penurunan Suku Bunga Acuan untuk Jaga Stabilitas Rupiah | 1ST SESSION CLOSING\n\nBank Indonesia menyatakan bahwa ruang untuk penurunan suku bunga acuan atau BI Rate ke depan diperkirakan semakin terbatas. Langkah ini dianggap perlu untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta ketahanan operasi moneter di tengah dinamika ekonomi global dan tekanan inflasi domestik. Dengan membatasi penurunan suku bunga, BI bertujuan memastikan likuiditas tetap terjaga, mendorong kestabilan pasar keuangan, dan meminimalkan risiko terhadap fluktuasi ekonomi yang dapat memengaruhi pertumbuhan nasional.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Ko54bH3bAHU"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 727.9760416348295, "y": 538.828172925397, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.5805, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "IiHsLF65obw", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Bunga SRBI Lebih Tinggi dari BI Rate, Kejar Stabilitas Rupiah? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Selama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n#birate #sukubunga #nilaitukarrupiah #bankindonesia \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "IiHsLF65obw"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 965.6929616474506, "y": 594.730540977476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 104.674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "IiHsLF65obw", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Bunga SRBI Lebih Tinggi dari BI Rate, Kejar Stabilitas Rupiah? Begini Analisis Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Selama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n#birate #sukubunga #nilaitukarrupiah #bankindonesia \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "IiHsLF65obw"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 259.0500203972053, "y": 721.1746452084644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.5805, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "juwUEwP6rnk", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Wijayanto Samirin Bicara Imbal Hasil SRBI Melonjak, BI Kejar Stabilitas Rupiah?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Berikut versi deskripsi yang sudah dirapikan dan diperjelas:\nSelama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "juwUEwP6rnk"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 944.3668168832476, "y": 418.8712195755384, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 104.674, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "juwUEwP6rnk", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Wijayanto Samirin Bicara Imbal Hasil SRBI Melonjak, BI Kejar Stabilitas Rupiah?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Berikut versi deskripsi yang sudah dirapikan dan diperjelas:\nSelama delapan bulan terakhir, suku bunga acuan Bank Indonesia bertahan di level 4,75 persen. Namun, imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di pasar domestik justru mengalami kenaikan, bahkan pada lelang 29 April lalu menembus angka 6,2 persen.\n\nBank Indonesia menyatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan daya tarik bagi investor asing agar masuk ke pasar keuangan Indonesia. Selain itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.\n\nSejak awal tahun 2026, total aliran dana masuk ke instrumen SRBI tercatat lebih dari Rp54 triliun. Meski demikian, Bank Indonesia mengakui setiap kebijakan memiliki konsekuensi tersendiri. Para ekonom menilai perbedaan antara bunga acuan dan imbal hasil SRBI merupakan bagian dari strategi utama bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah. Topik ini turut dibahas bersama Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin.\n\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "juwUEwP6rnk"}}], "edges": [{"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}