{"nodes": [{"key": "lbhtoros", "attributes": {"label": "lbhtoros", "x": 278.14856218904316, "y": 40.32839576938208, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048324744769097852", "id": "lbhtoros", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG turun makin dalam, kenapa kita harus wait and see?\nLet me explain a bit especially for you novice trader\n\n1. Probabili…", "post_id": "2048324744769097852"}}, {"key": "ApriTrader", "attributes": {"label": "ApriTrader", "x": 874.9449252909252, "y": 251.38403772859462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2048324744769097852", "id": "ApriTrader", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG turun makin dalam, kenapa kita harus wait and see?\nLet me explain a bit especially for you novice trader\n\n1. Probabili…", "post_id": "2048324744769097852"}}, {"key": "0xprettygirl_", "attributes": {"label": "0xprettygirl_", "x": 627.4278468790623, "y": 745.4843657722274, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2039363226098708630", "id": "0xprettygirl_", "source": "tweet-000004", "content": "Bisa jadi salah satu faktor utama, tapi biasanya ada efek domino juga dari suku bunga global atau rilis data ekonomi domestik yang di luar ekspektasi. IHSG emang lagi sensitif banget sama sentimen makro.", "post_id": "2039363226098708630"}}, {"key": "petuhara", "attributes": {"label": "petuhara", "x": 663.6162321090253, "y": 714.1763006829032, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2039363226098708630", "id": "petuhara", "source": "tweet-000004", "content": "Bisa jadi salah satu faktor utama, tapi biasanya ada efek domino juga dari suku bunga global atau rilis data ekonomi domestik yang di luar ekspektasi. IHSG emang lagi sensitif banget sama sentimen makro.", "post_id": "2039363226098708630"}}, {"key": "hyssrr", "attributes": {"label": "hyssrr", "x": 110.84426728875707, "y": 899.7796158362029, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2041517484428361986", "id": "hyssrr", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau buat jangka panjang bisa ke emas,\nApalagi harga emas sekarang terbilang lumayan stabil, atau ga ke rdpu ,kalau ke saham wait and see dulu kaa jangan asal nyebur ihsg lagi ga baik2 aja akhir2 ini", "post_id": "2041517484428361986"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 216.22925626485213, "y": 98.89604972806332, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 27.7936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2041517484428361986", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau buat jangka panjang bisa ke emas,\nApalagi harga emas sekarang terbilang lumayan stabil, atau ga ke rdpu ,kalau ke saham wait and see dulu kaa jangan asal nyebur ihsg lagi ga baik2 aja akhir2 ini", "post_id": "2041517484428361986"}}, {"key": "i_am_your_ace", "attributes": {"label": "i_am_your_ace", "x": 538.0376342315676, "y": 478.07452559219234, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1969358659479355847", "id": "i_am_your_ace", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG hit 8000 sepanjang sejarah indo gapernah\nDana MENGENDAP 200T digelontor ke pasar\nSuku Bunga BI turun jadi 4.5%\nPaket ekonomi 8+4\n\nHanya 1 minggu dia kerja, kalo masing bilang dia omon2 ga objektif ya. Yg tepat ngomongnya \"semoga istiqamah\".", "post_id": "1969358659479355847"}}, {"key": "setopankahiji", "attributes": {"label": "setopankahiji", "x": 716.7669867440134, "y": 50.88594964294002, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1969358659479355847", "id": "setopankahiji", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG hit 8000 sepanjang sejarah indo gapernah\nDana MENGENDAP 200T digelontor ke pasar\nSuku Bunga BI turun jadi 4.5%\nPaket ekonomi 8+4\n\nHanya 1 minggu dia kerja, kalo masing bilang dia omon2 ga objektif ya. Yg tepat ngomongnya \"semoga istiqamah\".", "post_id": "1969358659479355847"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 488.18837809578497, "y": 301.66993187634716, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 136.5106, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "1968278632901800012", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "wiwinini", "attributes": {"label": "wiwinini", "x": 718.3658537089741, "y": 188.35127658327343, "size": 13.32, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968278632901800012", "id": "wiwinini", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "finansiologi", "attributes": {"label": "finansiologi", "x": 705.9025486811004, "y": 335.08279658025344, "size": 13.32, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1968278632901800012", "id": "finansiologi", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia baru saja potong suku bunga acuan 25 bps jadi 4,75% untuk dorong pertumbuhan ekonomi. Artinya: Pinjaman lebih murah, bisnis & orang gampang ekspansi, konsumsi naik, ekonomi lebih hidup.\n\nBuat saham: IHSG langsung naik tembus 8.000 karena investor optimis, sektor", "post_id": "1968278632901800012"}}, {"key": "FLJack_", "attributes": {"label": "FLJack_", "x": 415.800565323976, "y": 833.208418701879, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1958037133664403525", "id": "FLJack_", "source": "tweet-000004", "content": "Orang Indonesia emang pada mudah lupa. Tahun awal periode kekuasaan emang banyak drama sana sini. Coba liat nanti masuk tahun ke 2 atau ke 3, IHSG naik lagi, orang menengah diem. Suku bunga acuan turun, pengusaha seneng, trus akhir periode, bansos. \nYa berulang terus siklusnya.", "post_id": "1958037133664403525"}}, {"key": "_andirisu", "attributes": {"label": "_andirisu", "x": 160.43504615335823, "y": 994.0712396534577, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1958037133664403525", "id": "_andirisu", "source": "tweet-000004", "content": "Orang Indonesia emang pada mudah lupa. Tahun awal periode kekuasaan emang banyak drama sana sini. Coba liat nanti masuk tahun ke 2 atau ke 3, IHSG naik lagi, orang menengah diem. Suku bunga acuan turun, pengusaha seneng, trus akhir periode, bansos. \nYa berulang terus siklusnya.", "post_id": "1958037133664403525"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 158.40898822253868, "y": 910.7833106762155, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1958037133664403525", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Orang Indonesia emang pada mudah lupa. Tahun awal periode kekuasaan emang banyak drama sana sini. Coba liat nanti masuk tahun ke 2 atau ke 3, IHSG naik lagi, orang menengah diem. Suku bunga acuan turun, pengusaha seneng, trus akhir periode, bansos. \nYa berulang terus siklusnya.", "post_id": "1958037133664403525"}}, {"key": "SEdit2321840", "attributes": {"label": "SEdit2321840", "x": 748.675145372574, "y": 602.5085482149228, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2048420769466810810", "id": "SEdit2321840", "source": "tweet-000004", "content": "Klo IHSG percaya klo rupiah kgk kek nya bi kgk bakal naikin suku bunga", "post_id": "2048420769466810810"}}, {"key": "thevoidwalkerr", "attributes": {"label": "thevoidwalkerr", "x": 436.0160010873235, "y": 100.4573790072839, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2048420769466810810", "id": "thevoidwalkerr", "source": "tweet-000004", "content": "Klo IHSG percaya klo rupiah kgk kek nya bi kgk bakal naikin suku bunga", "post_id": "2048420769466810810"}}, {"key": "multabolot", "attributes": {"label": "multabolot", "x": 68.84064025608727, "y": 257.8001257289048, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2051215309743251681", "id": "multabolot", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan target Wowo nurunin dollar dan naikin IHSG, serta menjaga aliran modal masuk ke dalem, yang ada BI bakal dipaksa naikin suku bunga kalo gak independen.", "post_id": "2051215309743251681"}}, {"key": "legolas132177", "attributes": {"label": "legolas132177", "x": 664.4763040556146, "y": 68.58774339039519, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051215309743251681", "id": "legolas132177", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan target Wowo nurunin dollar dan naikin IHSG, serta menjaga aliran modal masuk ke dalem, yang ada BI bakal dipaksa naikin suku bunga kalo gak independen.", "post_id": "2051215309743251681"}}, {"key": "KapudS640", "attributes": {"label": "KapudS640", "x": 334.9428907561166, "y": 912.8990616178274, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051215309743251681", "id": "KapudS640", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan target Wowo nurunin dollar dan naikin IHSG, serta menjaga aliran modal masuk ke dalem, yang ada BI bakal dipaksa naikin suku bunga kalo gak independen.", "post_id": "2051215309743251681"}}, {"key": "avenger7339", "attributes": {"label": "avenger7339", "x": 667.9379667510998, "y": 779.1055265248997, "size": 4.95, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 22.1526, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2047519033805943172", "id": "avenger7339", "source": "tweet-000004", "content": "Awal - awal terpantau BI ambil tindakan yg terlalu berani karna dikala itu the fed menunggu waktu pemotongan suku bunga akibatnya ihsg stabil. dibandingin yg skrg sangat birisiko soalnya nunggu kenak dampak dan kalo mendahulukan juga be worries", "post_id": "2047519033805943172"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 525.5496262690335, "y": 957.922854639658, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.2937, "eigenvector": 136.5106, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2047519033805943172", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Awal - awal terpantau BI ambil tindakan yg terlalu berani karna dikala itu the fed menunggu waktu pemotongan suku bunga akibatnya ihsg stabil. dibandingin yg skrg sangat birisiko soalnya nunggu kenak dampak dan kalo mendahulukan juga be worries", "post_id": "2047519033805943172"}}, {"key": "9H0st66", "attributes": {"label": "9H0st66", "x": 301.258827072404, "y": 625.8255225013887, "size": 13.32, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2011070492430455065", "id": "9H0st66", "source": "tweet-000004", "content": "IHSG naik ke ATH karena rally saham tambang, optimisme pasar, dan ekspektasi pemotongan suku bunga Fed AS. Rupiah melemah karena USD kuat, ketegangan geopolitik, tarif perdagangan, dan kekhawatiran stabilitas fiskal domestik—bukan kontradiksi, tapi dinamika berbeda.\n\nSetelah", "post_id": "2011070492430455065"}}, {"key": "txtfromkeuangan", "attributes": {"label": "txtfromkeuangan", "x": 482.82941400731414, "y": 612.1744802304745, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2047331382058488035", "id": "txtfromkeuangan", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau suku bunga BI tinggi, orang cenderung pindah ke deposito / obligasi. Kalau rendah, orang cenderung cari yang punya return tinggi misalnya saham.\nNah kalau ditahan, IHSG bisa naik tapi butuh trigger supaya arahnya lebih keliatan, entah arahnya kuat atau melemah", "post_id": "2047331382058488035"}}, {"key": "mochmasykur12", "attributes": {"label": "mochmasykur12", "x": 324.6666169743795, "y": 952.5474570205281, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1977369131864260809", "id": "mochmasykur12", "source": "tweet-000004", "content": "padahal omon omonnya cuman blekuthuk doang, jauh panggang dari api. ihsg naik namun perekonomian riil jatuh krn daya beli semakin melemah. padahal dia ngebanggain. investor hanya cari selamat doang ditengah suku bunga acuan the fed dan BI turun. lihat aja kedepan seperti apa", "post_id": "1977369131864260809"}}, {"key": "widhindra19", "attributes": {"label": "widhindra19", "x": 393.08224632398947, "y": 542.3683165623003, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1977369131864260809", "id": "widhindra19", "source": "tweet-000004", "content": "padahal omon omonnya cuman blekuthuk doang, jauh panggang dari api. ihsg naik namun perekonomian riil jatuh krn daya beli semakin melemah. padahal dia ngebanggain. investor hanya cari selamat doang ditengah suku bunga acuan the fed dan BI turun. lihat aja kedepan seperti apa", "post_id": "1977369131864260809"}}, {"key": "Gank_Of_Petojo", "attributes": {"label": "Gank_Of_Petojo", "x": 685.7993553839511, "y": 440.9594750501796, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1977369131864260809", "id": "Gank_Of_Petojo", "source": "tweet-000004", "content": "padahal omon omonnya cuman blekuthuk doang, jauh panggang dari api. ihsg naik namun perekonomian riil jatuh krn daya beli semakin melemah. padahal dia ngebanggain. investor hanya cari selamat doang ditengah suku bunga acuan the fed dan BI turun. lihat aja kedepan seperti apa", "post_id": "1977369131864260809"}}, {"key": "zsbahtiar", "attributes": {"label": "zsbahtiar", "x": 418.75510310499254, "y": 333.6875550926166, "size": 13.32, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047562322776879446", "id": "zsbahtiar", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya tekanan jual kuat, bro. BBCA (bank terbesar RI) drop >5% dalam setengah hari karena net foreign sell masif sepanjang 2026 + IHSG lagi lemah. Sinyal kekhawatiran likuiditas perbankan, suku bunga tinggi, dan rotasi sektor. Bisa peluang buy dip kalau fundamental BCA tetap", "post_id": "2047562322776879446"}}, {"key": "bandarmetrics", "attributes": {"label": "bandarmetrics", "x": 43.26022570501986, "y": 198.0201645751808, "size": 13.32, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047562322776879446", "id": "bandarmetrics", "source": "tweet-000004", "content": "Artinya tekanan jual kuat, bro. BBCA (bank terbesar RI) drop >5% dalam setengah hari karena net foreign sell masif sepanjang 2026 + IHSG lagi lemah. Sinyal kekhawatiran likuiditas perbankan, suku bunga tinggi, dan rotasi sektor. Bisa peluang buy dip kalau fundamental BCA tetap", "post_id": "2047562322776879446"}}, {"key": "priangga_reza", "attributes": {"label": "priangga_reza", "x": 21.005472326905306, "y": 401.1736194064082, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2047557586573275271", "id": "priangga_reza", "source": "tweet-000004", "content": "ihsg anjlok -> \n- dana asing keluar, pindah ke aset yg dianggap lebih aman (misal obligasi AS)\n- suku bunga tinggi di AS, investor lebih tertarik simpan uang di AS. pasar saham negara lain jadi kurang menarik\n- resesi global, faktor geopolitik, turunnya harga komoditas bikin", "post_id": "2047557586573275271"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 114.36583118126742, "y": 765.9945408299326, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047557586573275271", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "ihsg anjlok -> \n- dana asing keluar, pindah ke aset yg dianggap lebih aman (misal obligasi AS)\n- suku bunga tinggi di AS, investor lebih tertarik simpan uang di AS. pasar saham negara lain jadi kurang menarik\n- resesi global, faktor geopolitik, turunnya harga komoditas bikin", "post_id": "2047557586573275271"}}, {"key": "dejoe9589", "attributes": {"label": "dejoe9589", "x": 0.45664997832350895, "y": 11.176193288187308, "size": 13.32, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5439, "eigenvector": 117.4509, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2047629252988702932", "id": "dejoe9589", "source": "tweet-000004", "content": "Biasanya kalau BBCA & BBRI gini (chart 5Y lagi drop dari peak-nya), sinyal sektor bank lagi lemah. Bisa karena suku bunga BI tinggi, kredit macet naik, atau investor cabut ke aset lain. \n\nYang sering terjadi: IHSG ikut tekanan, rupiah bisa goyang, dan pasar saham lebih volatile.", "post_id": "2047629252988702932"}}, {"key": "sahambbk", "attributes": {"label": "sahambbk", "x": 115.5925977318637, "y": 855.9535978043389, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.6251, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881031769189760249_8368743173", "id": "sahambbk", "source": "instagram-000001", "content": "BI Tahan Bunga di 4,75% Market Aman atau Justru Warning? \n\nDi tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, Bank Indonesia memilih menahan suku bunga di level 4,75%.\n\nSekilas terlihat “tenang\" tapi di balik itu, ada pesan penting yang sering dilewatkan investor: \n✅ BI sedang fokus menjaga rupiah tetap stabil\n✅ Inflasi masih terkendali, jadi belum butuh stimulus\n✅ Dan yang paling penting… market masih “nunggu arah global”\n\nBuat investor & trader, ini yang perlu dipahami:\n✅ Suku bunga ditahan = likuiditas belum dilonggarkan\n✅ Market masih sensitif terhadap sentimen global\n✅ Pergerakan IHSG akan lebih banyak dipengaruhi foreign flow\n\nJadi jangan heran kalau market Terlihat “kuat”, tapi tiba-tiba volatile. Naik pelan, tapi gampang goyah\n\n💬 Menurut kamu, dengan BI RATE ditahan ini, apakah IHSG bakal lanjut rally atau malah rawan koreksi?\n\n👇 Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya.. \n🔥 Save postingan ini buat referensi\n📲 Share ke teman trading kamu\n❤️ Follow  biar gak ketinggalan insight market tiap hari\n\n#IHSG #SukuBunga #BankIndonesia #InvestasiSaham #SahamIndonesia", "post_id": "3881031769189760249_8368743173"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 312.44072722327167, "y": 991.3510959517964, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5177, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 8, "degree": 16}, "_id": "3885172707583916743_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Proyeksi IHSG Tembus 28.000 di 2030 — Gila atau Sangat Rasional?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar headline bombastis… kalau dibedah, ini sebenarnya narasi supercycle. Dan kalau benar, ini bukan cuma peluang — ini peta harta karun jangka panjang. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar proyeksi berani:\n✅ IHSG potensi menuju 28.000 pada 2029–2030\n✅ Bahkan target 10.000 di akhir 2026 ikut disebut\n✅ Ditopang pertumbuhan ekonomi tinggi + ledakan investor domestik\n✅ Gen Z kini menguasai 57% investor pasar modal\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena ini bicara supercycle compounding, bukan rally biasa.\n\nDan secara historis, bukan mustahil.\n\nIHSG pernah: 400 ➜ 2.500\ndan banyak yang dulu bilang mustahil juga.\n\nindeks bisa loncat lebih jauh dari yang dibayangkan.\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau skenario ini jalan, pemenang utamanya kemungkinan: \n🏦 Big Banks\n🏗️ Infrastruktur\n🛒 Consumer Leaders\n⚡ Energi & industrial champions\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi jangan salah tafsir…\n\nTarget 28.000 bukan berarti jalan lurus tanpa badai.\nPasti ada: \n• crash berkala\n• koreksi brutal\n• geopolitik\n• siklus suku bunga\n• rotasi sektor\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nKalau percaya supercycle, fokus akumulasi.\n\n🗓️ Swing Trader\nManfaatkan target 10.000 sebagai narasi momentum.\n\n🗓️ Defensif\nJangan tertipu “semua saham ikut terbang”.\n\n6️⃣ Insight Penting\nBagian paling menarik justru bukan angka 28.000…\ntapi domestic inflow story.\n\nKalau dulu asing dominan…\nsekarang investor lokal mulai jadi bantalan pasar.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nIHSG 28.000 memang terdengar liar.\n\nTapi liar belum tentu irasional.\nangka itu bisa jadi bukan mimpi.\nBisa jadi cuma masalah waktu.\n\nPertanyaannya:\nkalau 2030 benar IHSG 28.000…\nkamu mau bilang “dulu aku ikut naik”…\natau “dulu aku cuma nonton”? 🚀\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG28000 #IHSG #Supercycle #BBCA #BMRI", "post_id": "3885172707583916743_52512310886"}}, {"key": "cuannetwork_", "attributes": {"label": "cuannetwork_", "x": 525.1894385060069, "y": 772.6456383310103, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7631595525959109909", "id": "cuannetwork_", "source": "tiktok-000001", "content": "BI resmi menahan suku bunga di 4,75% dan ini jadi kabar penting buat market. Kalau support 7500 tetap kuat, peluang IHSG lanjut naik masih terbuka. Menurut kamu IHSG siap lanjut rally?  Sekuritas  Setya Ananda Wijaya  Disclaimer: Konten ini edukasi, bukan ajakan beli/jual saham. #fyp #BIRate #IHSG #investasi #saham", "post_id": "7631595525959109909"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 585.8550096481707, "y": 563.7232275219503, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4187, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7631595525959109909", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "BI resmi menahan suku bunga di 4,75% dan ini jadi kabar penting buat market. Kalau support 7500 tetap kuat, peluang IHSG lanjut naik masih terbuka. Menurut kamu IHSG siap lanjut rally?  Sekuritas  Setya Ananda Wijaya  Disclaimer: Konten ini edukasi, bukan ajakan beli/jual saham. #fyp #BIRate #IHSG #investasi #saham", "post_id": "7631595525959109909"}}, {"key": "Bernadus", "attributes": {"label": "Bernadus", "x": 766.7664590990021, "y": 851.7648157493903, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7631595525959109909", "id": "Bernadus", "source": "tiktok-000001", "content": "BI resmi menahan suku bunga di 4,75% dan ini jadi kabar penting buat market. Kalau support 7500 tetap kuat, peluang IHSG lanjut naik masih terbuka. Menurut kamu IHSG siap lanjut rally?  Sekuritas  Setya Ananda Wijaya  Disclaimer: Konten ini edukasi, bukan ajakan beli/jual saham. #fyp #BIRate #IHSG #investasi #saham", "post_id": "7631595525959109909"}}, {"key": "unexplnd.co", "attributes": {"label": "unexplnd.co", "x": 117.007268861695, "y": 879.0174727644272, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "unexplnd.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "theunexplnd", "attributes": {"label": "theunexplnd", "x": 447.764490103332, "y": 411.4631097103959, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7507164681186839816", "id": "theunexplnd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) resmi menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur yang berlangsung pada 20–21 Mei 2025. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2022 dan dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena tekanan inflasi mulai mereda dan nilai tukar rupiah menunjukkan kestabilan. Penurunan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemulihan ekonomi jangka menengah dan panjang. Selain itu, BI juga menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong konsumsi dan investasi, serta memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang. Pasar merespons positif keputusan tersebut, dengan IHSG dan nilai tukar rupiah yang langsung menguat sesaat setelah pengumuman. Ke depan, BI akan terus memantau perkembangan global dan domestik serta memperkuat sinergi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Follow  for more! #UNEXPLND", "post_id": "7507164681186839816"}}, {"key": "dairy_clip", "attributes": {"label": "dairy_clip", "x": 150.9425491982298, "y": 549.2338788739796, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632160833837075730", "id": "dairy_clip", "source": "tiktok-000001", "content": "Batu Bara: \"The Real\" Harta Karun yang Gak Ada Matinya? ​Bayangkan kalau indeks saham kita (IHSG) tiba-tiba merosot ke angka 6500 dalam beberapa bulan ke depan. Panik? Jangan dulu! Justru momen ini bisa jadi peluang emas buat \"serok\" saham komoditas, terutama batu bara. Meskipun dunia lagi gencar-gencarnya kampanye green energy, kenyataannya infrastruktur energi terbarukan pun masih butuh pasokan batu bara yang masif. Selama permintaan tetap tinggi sementara stok alamiahnya makin menipis, harga komoditas ini punya potensi buat tetap \"panas\" di pasar dalam jangka panjang. ​Intinya, batu bara bukan sekadar energi masa lalu, tapi masih jadi tulang punggung ekonomi yang sulit digantikan dalam waktu dekat. Kalau kamu punya pandangan investasi jangka panjang, sektor ini layak banget masuk dalam radar pantauanmu saat harga indeks lagi diskon. Jadi, sudah siap berburu saham \"emas hitam\" ini atau masih mau wait and see? ​Kesimpulan: Batu bara diprediksi akan terus dibutuhkan dalam waktu lama karena peran vitalnya dalam pembangunan infrastruktur energi, sehingga penurunan IHSG bisa menjadi momentum tepat untuk mengoleksi saham di sektor ini.   #emircs #emirparengkuan #emirclipcs #ihsg #saham", "post_id": "7632160833837075730"}}, {"key": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "emirparengkuan", "x": 471.6126923102335, "y": 126.95810676292352, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.7936, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7632160833837075730", "id": "emirparengkuan", "source": "tiktok-000001", "content": "Batu Bara: \"The Real\" Harta Karun yang Gak Ada Matinya? ​Bayangkan kalau indeks saham kita (IHSG) tiba-tiba merosot ke angka 6500 dalam beberapa bulan ke depan. Panik? Jangan dulu! Justru momen ini bisa jadi peluang emas buat \"serok\" saham komoditas, terutama batu bara. Meskipun dunia lagi gencar-gencarnya kampanye green energy, kenyataannya infrastruktur energi terbarukan pun masih butuh pasokan batu bara yang masif. Selama permintaan tetap tinggi sementara stok alamiahnya makin menipis, harga komoditas ini punya potensi buat tetap \"panas\" di pasar dalam jangka panjang. ​Intinya, batu bara bukan sekadar energi masa lalu, tapi masih jadi tulang punggung ekonomi yang sulit digantikan dalam waktu dekat. Kalau kamu punya pandangan investasi jangka panjang, sektor ini layak banget masuk dalam radar pantauanmu saat harga indeks lagi diskon. Jadi, sudah siap berburu saham \"emas hitam\" ini atau masih mau wait and see? ​Kesimpulan: Batu bara diprediksi akan terus dibutuhkan dalam waktu lama karena peran vitalnya dalam pembangunan infrastruktur energi, sehingga penurunan IHSG bisa menjadi momentum tepat untuk mengoleksi saham di sektor ini.   #emircs #emirparengkuan #emirclipcs #ihsg #saham", "post_id": "7632160833837075730"}}, {"key": "sukses.clipp", "attributes": {"label": "sukses.clipp", "x": 226.17793398319452, "y": 724.6172681811779, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7620267385534205204", "id": "sukses.clipp", "source": "tiktok-000001", "content": "HARGA NYUNGSEP DARI PUCUK, SAHAM INI JUSTRU BAKAL JADI \"KUDA HITAM\" GARA-GARA PIALA DUNIA! Banyak yang panik saat saham raksasa teknologi ini turun drastis, tapi CEO Sucor Sekuritas, Bernardus Wijaya, justru melihat peluang emas! Sempat berjaya di level pucuk 1.700-an, saham Grup Emtek ($EMTK) kini terkoreksi dalam ke area 700-an. Bukannya ditinggalkan, saham ini malah disebut-sebut sebagai \"kuda hitam\" yang sangat menarik untuk dilirik. Kenapa bisa begitu? Pertama, valuasinya saat ini sudah tergolong sangat murah, diperdagangkan hanya di kisaran PE 5x. Kedua, ada sentimen raksasa yang siap meledak di depan mata: Piala Dunia 2026! Sebagai penguasa platform OTT di Indonesia, Vidio (anak usaha EMTK) diproyeksikan bakal panen besar dari traffic tayangan dan hak siar event olahraga terbesar sedunia tersebut. Nggak berhenti di situ, beredar rumor kuat kalau dua anak usaha raksasa EMTK, yaitu DANA dan Vidio, sedang bersiap untuk IPO. Dengan kombinasi valuasi murah dan sentimen sekuat ini, nggak heran kalau institusi asing sekelas JP Morgan berani mematok target harga (target price) EMTK hingga ke level 1.600! 🔥 Dengan valuasi murah dan sentimen Piala Dunia yang makin dekat, kalian udah mulai cicil saham $EMTK atau masih wait and see nih? Tulis analisis kalian di kolom komentar! 👇  Sekuritas  #SucorSekuritas #SahamIndonesia #BeXpertWithSucor #bernardwijaya17 #bernardxpk2 Keywords: saham emtek, analisa saham emtk, bernardus wijaya, sucor sekuritas, saham piala dunia 2026, ipo dana, ipo vidio, target harga emtk, jp morgan, investasi saham pemula, saham undervalue, ihsg hari ini, belajar saham, rekomendasi saham.", "post_id": "7620267385534205204"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 483.73926948153166, "y": 52.25677755370472, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 196.9687431456737, "y": 529.5546337322951, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "kokocicisaham", "attributes": {"label": "kokocicisaham", "x": 709.7261722357975, "y": 532.8626366848927, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7626178854918376724", "id": "kokocicisaham", "source": "tiktok-000001", "content": "SYARAT SAHAM MEROKET! 🚀 Ingin IHSG rally kencang? Kuncinya ada di Real Negative Interest Rate! 📉 Jika Bank Sentral tetap tahan suku bunga saat inflasi naik, investor bakal \"terpaksa\" pindahin uang dari bank ke pasar saham. Siap-siap booming! 💎 Full on youtube:  Sekuritas hosted by  Setya Ananda Wijaya  Disclaimer on: Informasi yang dipaparkan merupakan edukasi, dan bukan merupakan perintah beli atau jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing dari pelaku pasar #SucorSekuritas #BeXpertWithSucor #IHSG #InvestorSaham #fyp", "post_id": "7626178854918376724"}}, {"key": "ahzatsa01", "attributes": {"label": "ahzatsa01", "x": 662.7443659813309, "y": 285.4786424108611, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7627360986198052117", "id": "ahzatsa01", "source": "tiktok-000001", "content": "Simpan video ini jika kamu penasaran: Kapan IHSG berhenti 'menstruasi'? 📊 Data terbaru 2026: IHSG turun 5,3% sepanjang kuartal 2. Laba mayoritas bluechip terkoreksi—emiten konsumer rata-rata minus 13%, sektor keuangan minus 9%. PER IHSG sentuh level murah (12x), tapi outflow asing tembus 9T! Suku bunga BI Rate naik jadi 6,5%: ekspansi bisnis melambat, cost of fund tinggi, cash flow makin ketat. Rasio utang emiten konsumer & properti naik, waspada tekanan lanjutan. Investor ritel: Jangan panik! Cek data fundamental (revenue growth, PBV, debt ratio) sebelum masuk. Sektor energi & telekomunikasi lebih resilien di tengah tekanan likuiditas. Gimana strategi kalian hadapi market 'merah' 2026 ini? Drop insight kalian di komentar!   #Saham #Investasi #EkonomiMakro #ValueInvesting #FYP 💡📈", "post_id": "7627360986198052117"}}, {"key": "sekuritas", "attributes": {"label": "sekuritas", "x": 393.84065125274634, "y": 176.15822116181624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.4814, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7627360986198052117", "id": "sekuritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Simpan video ini jika kamu penasaran: Kapan IHSG berhenti 'menstruasi'? 📊 Data terbaru 2026: IHSG turun 5,3% sepanjang kuartal 2. Laba mayoritas bluechip terkoreksi—emiten konsumer rata-rata minus 13%, sektor keuangan minus 9%. PER IHSG sentuh level murah (12x), tapi outflow asing tembus 9T! Suku bunga BI Rate naik jadi 6,5%: ekspansi bisnis melambat, cost of fund tinggi, cash flow makin ketat. Rasio utang emiten konsumer & properti naik, waspada tekanan lanjutan. Investor ritel: Jangan panik! Cek data fundamental (revenue growth, PBV, debt ratio) sebelum masuk. Sektor energi & telekomunikasi lebih resilien di tengah tekanan likuiditas. Gimana strategi kalian hadapi market 'merah' 2026 ini? Drop insight kalian di komentar!   #Saham #Investasi #EkonomiMakro #ValueInvesting #FYP 💡📈", "post_id": "7627360986198052117"}}, {"key": "analis", "attributes": {"label": "analis", "x": 88.96248302092336, "y": 477.87992102212905, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.4814, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7627360986198052117", "id": "analis", "source": "tiktok-000001", "content": "Simpan video ini jika kamu penasaran: Kapan IHSG berhenti 'menstruasi'? 📊 Data terbaru 2026: IHSG turun 5,3% sepanjang kuartal 2. Laba mayoritas bluechip terkoreksi—emiten konsumer rata-rata minus 13%, sektor keuangan minus 9%. PER IHSG sentuh level murah (12x), tapi outflow asing tembus 9T! Suku bunga BI Rate naik jadi 6,5%: ekspansi bisnis melambat, cost of fund tinggi, cash flow makin ketat. Rasio utang emiten konsumer & properti naik, waspada tekanan lanjutan. Investor ritel: Jangan panik! Cek data fundamental (revenue growth, PBV, debt ratio) sebelum masuk. Sektor energi & telekomunikasi lebih resilien di tengah tekanan likuiditas. Gimana strategi kalian hadapi market 'merah' 2026 ini? Drop insight kalian di komentar!   #Saham #Investasi #EkonomiMakro #ValueInvesting #FYP 💡📈", "post_id": "7627360986198052117"}}, {"key": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "rivan.kurniawan", "x": 887.2572643584848, "y": 931.1867135434884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626996819456757013", "id": "rivan.kurniawan", "source": "tiktok-000001", "content": "BUKAN BBCA! Ternyata Ini Alasan BBRI Lebih Menarik Buat Dikoleksi!  Lagi bingung mau serok saham bank apa pas market goyang? Rivan Kurniawan blak-blakan milih BBRI ketimbang BBCA nih! Alasannya logis banget: 🛑 BBCA Rawan Guyuran Asing: Valuasinya lagi tinggi dan free float-nya besar. Sekalinya investor asing lagi risk-off atau sell-off, BBCA yang bakal jadi sasaran utama buat jualan. ✅ Kenapa Pilih BBRI? 1️⃣ Dividen Royal: Kasih yield dividen yang mantap di kisaran 8-9%. 2️⃣ Margin Super Lebar: Fokus utama di segmen mikro bikin margin laba (NIM) BBRI jauh lebih besar. Ditambah lagi, sekarang mereka mulai merambah segmen korporat buat menekan risiko. 3️⃣ Low Base Effect: Karena tahun lalu performanya sempat tertekan, sedikit perbaikan kinerja aja di tahun ini bakal langsung diapresiasi tinggi sama market! 4️⃣ Paling Cuan Kalau Suku Bunga Turun: Karena rasio dana murah (CASA) BBRI relatif lebih rendah, kalau tren suku bunga turun, BBRI yang bakal paling kerasa efisiensinya karena cost of fund (biaya dana) mereka ikut turun drastis. Kalian tim setia nge-hold BBCA atau udah mulai nyicil BBRI nih sekarang? Coba absen di komen! 👇   #RivanKurniawan #PortoAntiBadai #ValueInvesting #SahamValuePlay Keywords: Saham BBRI vs BBCA, analisa saham perbankan, Rivan Kurniawan, saham bluechip, dividen saham BBRI, IHSG turun, asing jualan saham, strategi serok bawah saham, net income margin, investasi saham pemula, nabung saham, rekomendasi saham fundamental, portofolio saham, cost of fund, rasio CASA perbankan. BZ-2026-E070EE", "post_id": "7626996819456757013"}}, {"key": "6warga2", "attributes": {"label": "6warga2", "x": 769.3760596705721, "y": 417.351931102637, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7625677714237705480", "id": "6warga2", "source": "tiktok-000001", "content": "ASING KABUR DARI INDONESIA! 🇮🇩💨 GARA-GARA MBG & DANANTARA? INI ALASANNYA! “Investor asing ramai-ramai tarik kaki dari Indonesia! Ternyata ada kekhawatiran besar soal anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Danantara. Apakah ekonomi kita lagi di ujung tanduk atau investor luar cuma lagi ‘ketakutan’?” 🧠💥 1️⃣ Beban Anggaran & Teka-teki Danantara: Investor itu paling takut sama angka yang gak pasti. Munculnya Danantara sebagai Super Holding baru bikin spekulasi liar soal nasib aset BUMN. Ditambah lagi proyeksi anggaran raksasa buat MBG yang bikin mereka bertanya-tanya: “Duitnya dari mana? Bakal nambah utang negara nggak?”. Ketidakpastian ini yang bikin asing milih buat ‘wait and see’ di luar pasar kita! 🛡️❌ 2️⃣ Makan Gratis vs Pendidikan Gratis: Menariknya, banyak pihak asing yang menilai program MBG ini sebagai ‘buang-buang anggaran’. Menurut kacamata mereka, uang sebanyak itu jauh lebih efektif kalau dialihkan ke Pendidikan Gratis Total. Bagi investor, pondasi ekonomi yang kuat itu dibangun lewat SDM yang pinter dan sekolah yang berkualitas, bukan sekadar urusan logistik makanan yang sangat rumit! 🍱📉 3️⃣ Efek Domino di Pasar Saham: Pas asing keluar, market kita (IHSG) goyang. Ini bukan cuma soal politik, tapi soal kepercayaan. Investor asing butuh kejelasan strategi ekonomi yang matang. Tanpa itu, modal asing bakal terus ‘terbang’ ke negara tetangga yang dianggap lebih stabil. Saatnya kita melek investasi, jangan cuma jadi penonton pas market lagi berdarah! 💡💎 ⚠️ DISCLAIMER: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi ekonomi dan analisis pasar modal berdasarkan sentimen investor luar negeri. Kami TIDAK menyalahkan program pemerintah mana pun atau berpihak pada kepentingan politik tertentu. Setiap kebijakan punya sudut pandang berbeda dari sisi sosial maupun ekonomi global. Tetap kritis dan lakukan riset mandiri! 🙏✨ 🚀 MENURUT LO, MANA YANG LEBIH PENTING SEKARANG: MAKAN GRATIS BUAT GIZI ANAK, ATAU SEKOLAH GRATIS SAMPAI KULIAH? Tulis opini cerdas lo di bawah, kita diskusi sehat! 👇  #michaelyeoh #flowreader #mscianalyst #ternakklipmy #danantara", "post_id": "7625677714237705480"}}, {"key": "_michaelyeoh", "attributes": {"label": "_michaelyeoh", "x": 601.2285446311125, "y": 151.33505622309173, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7625677714237705480", "id": "_michaelyeoh", "source": "tiktok-000001", "content": "ASING KABUR DARI INDONESIA! 🇮🇩💨 GARA-GARA MBG & DANANTARA? INI ALASANNYA! “Investor asing ramai-ramai tarik kaki dari Indonesia! Ternyata ada kekhawatiran besar soal anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Danantara. Apakah ekonomi kita lagi di ujung tanduk atau investor luar cuma lagi ‘ketakutan’?” 🧠💥 1️⃣ Beban Anggaran & Teka-teki Danantara: Investor itu paling takut sama angka yang gak pasti. Munculnya Danantara sebagai Super Holding baru bikin spekulasi liar soal nasib aset BUMN. Ditambah lagi proyeksi anggaran raksasa buat MBG yang bikin mereka bertanya-tanya: “Duitnya dari mana? Bakal nambah utang negara nggak?”. Ketidakpastian ini yang bikin asing milih buat ‘wait and see’ di luar pasar kita! 🛡️❌ 2️⃣ Makan Gratis vs Pendidikan Gratis: Menariknya, banyak pihak asing yang menilai program MBG ini sebagai ‘buang-buang anggaran’. Menurut kacamata mereka, uang sebanyak itu jauh lebih efektif kalau dialihkan ke Pendidikan Gratis Total. Bagi investor, pondasi ekonomi yang kuat itu dibangun lewat SDM yang pinter dan sekolah yang berkualitas, bukan sekadar urusan logistik makanan yang sangat rumit! 🍱📉 3️⃣ Efek Domino di Pasar Saham: Pas asing keluar, market kita (IHSG) goyang. Ini bukan cuma soal politik, tapi soal kepercayaan. Investor asing butuh kejelasan strategi ekonomi yang matang. Tanpa itu, modal asing bakal terus ‘terbang’ ke negara tetangga yang dianggap lebih stabil. Saatnya kita melek investasi, jangan cuma jadi penonton pas market lagi berdarah! 💡💎 ⚠️ DISCLAIMER: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi ekonomi dan analisis pasar modal berdasarkan sentimen investor luar negeri. Kami TIDAK menyalahkan program pemerintah mana pun atau berpihak pada kepentingan politik tertentu. Setiap kebijakan punya sudut pandang berbeda dari sisi sosial maupun ekonomi global. Tetap kritis dan lakukan riset mandiri! 🙏✨ 🚀 MENURUT LO, MANA YANG LEBIH PENTING SEKARANG: MAKAN GRATIS BUAT GIZI ANAK, ATAU SEKOLAH GRATIS SAMPAI KULIAH? Tulis opini cerdas lo di bawah, kita diskusi sehat! 👇  #michaelyeoh #flowreader #mscianalyst #ternakklipmy #danantara", "post_id": "7625677714237705480"}}, {"key": "t0wl_0", "attributes": {"label": "t0wl_0", "x": 967.4890375909557, "y": 117.43221036848384, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628274711167798535", "id": "t0wl_0", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 SUNTIKAN DANA RATUSAN TRILIUN DARI CHINA! Sektor Ini Bakal Meledak Tapi Malah Belum Dilirik? 🤯👇 Di saat banyak investor ritel lagi sibuk rotasi ke sektor properti atau perbankan, ternyata ada satu \"raksasa tidur\" yang lagi dapet angin segar dari stimulus ekonomi masif dari China. Sektor apa itu? COAL (Batu Bara)! ⛏️🔥 Buat kamu yang ngikutin makro ekonomi, pasti tau kalau China lagi gencar banget ngeluarin stimulus untuk ngebangkitin ekonomi mereka. Nah, efek dominonya? Sektor komoditas kita bakal kecipratan sentimen positif yang gede banget! Kenapa sektor Coal ini menarik banget buat dipantau sekarang? Menurut analisis emir, ada 3 alasan utamanya: 1️⃣ Masih Sepi Peminat (Belum Dilirik Orang): Di market, cuan maksimal biasanya datang dari saham yang fundamentalnya bagus tapi belum jadi obrolan warung kopi. Saat ini, retail masih banyak yang wait and see atau fokus ke sektor lain. 2️⃣ Harganya Sangat-Sangat Murah (Undervalued): Kalau kamu cek valuasi beberapa emiten batu bara raksasa IHSG sekarang, harganya lagi ada di fase bottom atau diskon besar-besaran. 3️⃣ Surga buat Swing Trader: Karena harganya yang lagi di bawah dan sentimen stimulus mulai masuk, saham-saham coal ini punya Risk-to-Reward ratio yang cakep banget buat di-swing beberapa waktu ke depan! 📈 ⚠️ DISCLAIMER ON: Ini bukan ajakan beli (FOMO) ya, traders! Anggap ini sebagai sinyal buat kamu mulai buka chart dan bedah laporan keuangannya lagi. Ingat, swing trading butuh trading plan dan manajemen risiko yang ketat. Selalu DYOR (Do Your Own Research)! 🧠💼 Gimana menurut kalian? Udah ada emiten batu bara yang masuk watchlist? Coba spill jagoan coal kalian (apakah si $ADRO, $PTBA, $ITMG, $BUMI atau yang lain?) di kolom komentar, mari kita bedah bareng-bareng! 👇💬 Jangan lupa SAVE video ini buat pengingat dan SHARE ke teman trading kalian biar gak ketinggalan momentum! 🚀   #emircs #emirparengkuan #emirclipcs", "post_id": "7628274711167798535"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 204.19739751370847, "y": 139.8622032603143, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "n2s43NlJOSA", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Kuat Tapi IHSG Hancur 19% Karena MSCI? Ini 4 Syarat Beli Saham Diskon Q1 2026!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Apakah Anda panik melihat portofolio berdarah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah terpuruk tajam terjun bebas hingga lebih dari 19% sejak awal tahun (YTD) 2026? Jangan buru-buru  cut loss  dan berasumsi bahwa mesin ekonomi Indonesia sedang hancur lebur!\n\nDi video eksklusif \"Wawasan Cerdas\" kali ini, kita akan membongkar tuntas ilusi kehancuran pasar modal Indonesia dan menemukan peta harta karun di tengah kepanikan massal. Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa di saat bursa kita hancur, bursa negara berkembang lain seperti India hanya terkoreksi 8%, sementara Brazil melesat naik lebih dari 16%, dan bursa Amerika S&P 500 justru menyentuh level tertinggi sepanjang masa (All Time High)!\n\nMengapa IHSG Kita Hancur? Kejatuhan IHSG rupanya diseret oleh hancurnya harga saham-saham berkapitalisasi raksasa ( big caps ) perbankan dan energi, seperti BBCA yang anjlok 27,55%, BBRI minus 18,31%, BMRI minus 13,92%, hingga BREN yang terjun 54,02%. Benang merah dari saham-saham yang berguguran ini adalah: mereka semua merupakan penghuni indeks MSCI! Pasar saat ini dilanda ketakutan luar biasa terhadap potensi  downgrade  pasar modal Indonesia ke status  Frontier Market, sehingga memicu pelarian modal ( capital outflow ) puluhan triliun dari investor institusi asing.\n\nRealita Fundamental: Ekonomi Sedang Baik-Baik Saja! Jika kita membedah laporan keuangan kuartal pertama (Q1) 2026 dari 676 saham yang valid, hasilnya sangat melegakan. Sebanyak 521 saham (77,07%) terbukti masih sukses mencetak laba! Total akumulasi laba emiten mencapai angka fantastis sekitar Rp155,77 triliun, sangat timpang dibandingkan total kerugian korporasi yang hanya berkisar Rp4,56 triliun. Lebih hebatnya lagi, 416 saham berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan ( revenue ), membuktikan roda ekonomi riil dan daya beli masih berputar kencang.\n\nPeluang Emas: Saatnya Berburu Saham \"Salah Harga\" Anjloknya pasar secara massal murni karena kepanikan sentimen, melahirkan fenomena \"salah harga\" skala besar di bursa kita. Terdapat 218 saham anomali yang laba bersihnya bertumbuh secara YTD, tetapi harga sahamnya justru terus ditekan turun sejak awal tahun.\n\nLalu, bagaimana strategi investasi kita menghadapi badai IHSG 2026 ini? Tonton video ini sampai habis untuk mengetahui:\n1. Sektor Bintang yang Wajib Dilirik: Fokuslah menyisir Sektor Keuangan (terdapat 27 saham salah harga termasuk bank-bank besar) dan Sektor Consumer Non-Cyclical (barang konsumsi primer) yang sangat defensif namun sedang dihukum diskon tajam oleh pasar.\n\n2. Sektor Ranjau yang Wajib Dihindari: Jauhi saham teknologi, digital, properti, dan konstruksi di mana tingkat kerugian dan beban utangnya masih sangat tinggi! Jangan sampai terjebak!\n\n3. 4 Aturan Emas Screening Saham: Pastikan laba bersih naik, pendapatan ( revenue ) wajib ikut naik, harga saham terdiskon dalam ( margin of safety ), dan arus kas ( cash flow ) perusahaan sangat sehat. Jangan terkecoh laba semu atau terjebak saham gorengan!\n\n4. Strategi Wait and See: Sembari menunggu pengumuman evaluasi MSCI di bulan Juni 2026, jadikan emiten komoditas dengan fundamental apik sebagai tempat berlindung ( hedging ) untuk meraup untung dari tingginya harga jual dan konversi Dolar ke Rupiah.\n\nTutup telinga dari kebisingan pasar sesaat. Jadilah  value investor  cerdas yang mampu melihat mutiara di saat orang lain ketakutan!\n\n🔔 JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL WAWASAN CERDAS! Tekan tombol Like, berikan Komentar saham apa yang sedang Anda incar, dan Share video ini ke rekan-rekan investor lainnya agar kita bisa  cuan  bersama di tengah badai IHSG 2026!\n\n(Disclaimer: Konten ini merupakan analisis edukasi berbasis data dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk keputusan jual-beli saham. Segala keputusan investasi dan profil risiko sepenuhnya berada di tangan Anda).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHASHTAGS (Tempatkan di akhir deskripsi)\n#IHSG2026 #SahamSalahHarga #WawasanCerdas #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #PasarModalIndonesia #SahamFundamental #SahamDiskon #DanaAsing #IHSGAnjlok #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "n2s43NlJOSA"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 592.9050692380191, "y": 425.199395911968, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.0439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "n2s43NlJOSA", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Kuat Tapi IHSG Hancur 19% Karena MSCI? Ini 4 Syarat Beli Saham Diskon Q1 2026!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Apakah Anda panik melihat portofolio berdarah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah terpuruk tajam terjun bebas hingga lebih dari 19% sejak awal tahun (YTD) 2026? Jangan buru-buru  cut loss  dan berasumsi bahwa mesin ekonomi Indonesia sedang hancur lebur!\n\nDi video eksklusif \"Wawasan Cerdas\" kali ini, kita akan membongkar tuntas ilusi kehancuran pasar modal Indonesia dan menemukan peta harta karun di tengah kepanikan massal. Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa di saat bursa kita hancur, bursa negara berkembang lain seperti India hanya terkoreksi 8%, sementara Brazil melesat naik lebih dari 16%, dan bursa Amerika S&P 500 justru menyentuh level tertinggi sepanjang masa (All Time High)!\n\nMengapa IHSG Kita Hancur? Kejatuhan IHSG rupanya diseret oleh hancurnya harga saham-saham berkapitalisasi raksasa ( big caps ) perbankan dan energi, seperti BBCA yang anjlok 27,55%, BBRI minus 18,31%, BMRI minus 13,92%, hingga BREN yang terjun 54,02%. Benang merah dari saham-saham yang berguguran ini adalah: mereka semua merupakan penghuni indeks MSCI! Pasar saat ini dilanda ketakutan luar biasa terhadap potensi  downgrade  pasar modal Indonesia ke status  Frontier Market, sehingga memicu pelarian modal ( capital outflow ) puluhan triliun dari investor institusi asing.\n\nRealita Fundamental: Ekonomi Sedang Baik-Baik Saja! Jika kita membedah laporan keuangan kuartal pertama (Q1) 2026 dari 676 saham yang valid, hasilnya sangat melegakan. Sebanyak 521 saham (77,07%) terbukti masih sukses mencetak laba! Total akumulasi laba emiten mencapai angka fantastis sekitar Rp155,77 triliun, sangat timpang dibandingkan total kerugian korporasi yang hanya berkisar Rp4,56 triliun. Lebih hebatnya lagi, 416 saham berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan ( revenue ), membuktikan roda ekonomi riil dan daya beli masih berputar kencang.\n\nPeluang Emas: Saatnya Berburu Saham \"Salah Harga\" Anjloknya pasar secara massal murni karena kepanikan sentimen, melahirkan fenomena \"salah harga\" skala besar di bursa kita. Terdapat 218 saham anomali yang laba bersihnya bertumbuh secara YTD, tetapi harga sahamnya justru terus ditekan turun sejak awal tahun.\n\nLalu, bagaimana strategi investasi kita menghadapi badai IHSG 2026 ini? Tonton video ini sampai habis untuk mengetahui:\n1. Sektor Bintang yang Wajib Dilirik: Fokuslah menyisir Sektor Keuangan (terdapat 27 saham salah harga termasuk bank-bank besar) dan Sektor Consumer Non-Cyclical (barang konsumsi primer) yang sangat defensif namun sedang dihukum diskon tajam oleh pasar.\n\n2. Sektor Ranjau yang Wajib Dihindari: Jauhi saham teknologi, digital, properti, dan konstruksi di mana tingkat kerugian dan beban utangnya masih sangat tinggi! Jangan sampai terjebak!\n\n3. 4 Aturan Emas Screening Saham: Pastikan laba bersih naik, pendapatan ( revenue ) wajib ikut naik, harga saham terdiskon dalam ( margin of safety ), dan arus kas ( cash flow ) perusahaan sangat sehat. Jangan terkecoh laba semu atau terjebak saham gorengan!\n\n4. Strategi Wait and See: Sembari menunggu pengumuman evaluasi MSCI di bulan Juni 2026, jadikan emiten komoditas dengan fundamental apik sebagai tempat berlindung ( hedging ) untuk meraup untung dari tingginya harga jual dan konversi Dolar ke Rupiah.\n\nTutup telinga dari kebisingan pasar sesaat. Jadilah  value investor  cerdas yang mampu melihat mutiara di saat orang lain ketakutan!\n\n🔔 JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL WAWASAN CERDAS! Tekan tombol Like, berikan Komentar saham apa yang sedang Anda incar, dan Share video ini ke rekan-rekan investor lainnya agar kita bisa  cuan  bersama di tengah badai IHSG 2026!\n\n(Disclaimer: Konten ini merupakan analisis edukasi berbasis data dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk keputusan jual-beli saham. Segala keputusan investasi dan profil risiko sepenuhnya berada di tangan Anda).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHASHTAGS (Tempatkan di akhir deskripsi)\n#IHSG2026 #SahamSalahHarga #WawasanCerdas #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #PasarModalIndonesia #SahamFundamental #SahamDiskon #DanaAsing #IHSGAnjlok #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "n2s43NlJOSA"}}, {"key": "@bncphl", "attributes": {"label": "@bncphl", "x": 983.977859867589, "y": 896.7621948416257, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "b4sSFOTg75s", "id": "@bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Menelusuri Jejak Uang di Tengah Ketidakpastian Global | Manny Ocampo | Ikuti Jejak Uang\n\nEpisode 4 Mei 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Jejak Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nSetiap berita utama kini berdampak pada dompet Anda—inflasi, kenaikan suku bunga, pelemahan peso, dan ketidakpastian global. Tetapi sebelum publik bereaksi, ke mana uang pintar sudah bergerak?\n\nDalam episode ini, kami akan menguraikan sinyal-sinyal yang membentuk perekonomian Filipina saat ini dan apa artinya bagi investasi Anda.\n\nBergabung bersama kami adalah Manny Ocampo, Presiden dan Chief Operating Officer Investment & Capital Corporation of the Philippines, salah satu tokoh yang paling dihormati di pasar modal negara ini.\n\nDengan pengalaman puluhan tahun dalam menavigasi siklus pasar dan investasi institusional, ia akan berbagi ke mana modal mengalir, risiko apa yang mungkin dilewatkan oleh masyarakat Filipina, dan bagaimana Anda dapat melakukan reposisi dengan bijak.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "b4sSFOTg75s"}}, {"key": "bncphl", "attributes": {"label": "bncphl", "x": 719.4130369133595, "y": 332.18588840255535, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "b4sSFOTg75s", "id": "bncphl", "source": "youtube-000001", "content": "Menelusuri Jejak Uang di Tengah Ketidakpastian Global | Manny Ocampo | Ikuti Jejak Uang\n\nEpisode 4 Mei 2026\n\nBergabunglah bersama kami di “Ikuti Jejak Uang” bersama Robert Tan.\n\nKami akan membahas bagaimana uang bergerak dalam kehidupan sehari-hari, apa yang mendorong pengeluaran, tabungan, dan keputusan di baliknya. Dari harga hingga pilihan praktis, kami membantu Anda memahami kisah keuangan yang memengaruhi Anda, hanya di Bilyonaryo News Channel.\n\nSetiap berita utama kini berdampak pada dompet Anda—inflasi, kenaikan suku bunga, pelemahan peso, dan ketidakpastian global. Tetapi sebelum publik bereaksi, ke mana uang pintar sudah bergerak?\n\nDalam episode ini, kami akan menguraikan sinyal-sinyal yang membentuk perekonomian Filipina saat ini dan apa artinya bagi investasi Anda.\n\nBergabung bersama kami adalah Manny Ocampo, Presiden dan Chief Operating Officer Investment & Capital Corporation of the Philippines, salah satu tokoh yang paling dihormati di pasar modal negara ini.\n\nDengan pengalaman puluhan tahun dalam menavigasi siklus pasar dan investasi institusional, ia akan berbagi ke mana modal mengalir, risiko apa yang mungkin dilewatkan oleh masyarakat Filipina, dan bagaimana Anda dapat melakukan reposisi dengan bijak.\n\n🕥 10:00 pagi, Senin - Jumat\n📺 Free TV Ch. 31, Cignal Ch. 24, Samsung TV Plus, TCL Smart TV, Blast TV, AmasianTV\n📱 Cignal Play, BNC YouTube dan Facebook\n\nKunjungi situs web kami: https://bnc.ph\n\nLihat akun media sosial resmi kami:\n  / bncphl  \n  / bncdotph  \n  / bnc.ph  \n  / bnc.ph  \n   /   \n#bilyonaryonewschannel #bnc #followthemoney #latestnews\n\nPeringatan: Penggunaan video BNC tanpa izin akan mengakibatkan tindakan hukum hingga batas maksimal yang diizinkan oleh hukum.", "post_id": "b4sSFOTg75s"}}, {"key": "@VampyreDrakul", "attributes": {"label": "@VampyreDrakul", "x": 979.5826332151053, "y": 68.74292051282893, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "C7t1-H72Klo", "id": "@VampyreDrakul", "source": "youtube-000001", "content": "Phong Le: Bagaimana Strategi Menciptakan Kredit Digital 11% dengan Bitcoin | Wawancara Lengkap\n\nCEO Strategy, Phong Lee, berbagi perjalanan pribadinya di dunia Bitcoin dan menjelaskan bagaimana perusahaan tersebut mempelopori kredit digital melalui instrumen saham preferen inovatif seperti Stretch, atau STRC. Dalam wawancara mendalam ini dari April 2026 dengan Apyx, temukan bagaimana Strategy bertransformasi dari perusahaan perangkat lunak tradisional menjadi perusahaan pengelola aset Bitcoin terkemuka di dunia dan membangun seluruh ekosistem di sekitar pemberian pinjaman modal ke Bitcoin.\n\nPelajari perbedaan utama antara kredit bank tradisional dan kredit digital, mengapa Bitcoin menyediakan jaminan transparan tidak seperti pinjaman tradisional yang buram, dan bagaimana Strategy menggunakan struktur modalnya termasuk ekuitas biasa, saham preferen, dan saham konversi untuk menciptakan imbal hasil berkelanjutan bagi investor. Fong menguraikan mekanisme saham preferen non-konversi dengan suku bunga variabel, jaminan berlebihnya, dan mengapa saham tersebut menawarkan imbal hasil yang menarik sekaligus menyediakan modal permanen bagi perusahaan.\n\nJelajahi masa depan inovasi keuangan termasuk tokenisasi sekuritas untuk perdagangan global 24/7, akses ritel yang lebih besar ke instrumen seperti kredit, dan bagaimana keuangan terdesentralisasi mendemokratisasi pasar modal untuk semua orang. Baik Anda baru mengenal Bitcoin atau investor berpengalaman, percakapan ini mengungkapkan mengapa kredit digital mewakili evolusi besar dalam cara perusahaan dan individu berinteraksi dengan Bitcoin dan peluang menghasilkan imbal hasil.\n\nApa pendapat Anda tentang kredit digital dan Stretch sebagai cara untuk mendapatkan eksposur Bitcoin dengan imbal hasil? Tinggalkan komentar di bawah jika Anda lebih suka memiliki Bitcoin secara langsung atau melalui instrumen seperti saham preferen.\n\n\nCap waktu:\n0:00 - Perjalanan Fong Menjadi CFO MicroStrategy\n0:58 - Menemukan Bitcoin di Tahun 2020\n2:02 - Transisi ke Instrumen Kredit Digital\n3:01 - Hambatan Mental dalam Memahami Kredit Digital\n3:41 - Kredit Tradisional vs Kredit Digital Dijelaskan\n5:27 - Peran MicroStrategy dalam Kredit Digital\n6:48 - Mengapa Kredit yang Didukung Bitcoin Transparan\n7:31 - Bagaimana Ekosistem Kredit Digital Bekerja\n8:41 - Mengapa Saham Preferensi Mahal tetapi Bernilai\n9:59 - Masa Depan Obligasi Korporasi vs Saham Preferensi\n10:40 - Menyeimbangkan ATM dan Suku Bunga Variabel untuk STRC\n12:48 - Mekanisme Pengambilan Dividen dan Volatilitas\n14:04 - Usulan Perubahan Struktur Pembayaran\n15:00 - Mendemokratisasi Akses Kredit untuk Investor Ritel\n16:20 - Merevolusi Saham Preferensi dan Keuangan\n19:48 - Dorongan Inovasi MicroStrategy\n20:50 - Antusiasme untuk Tokenisasi dan Perdagangan 24/7\n24:04 - Mengapa Berinvestasi di Stretch (STRC) Penting\n\n#PhongLe #Bitcoin #MSTR\n\nDAFTAR PUTAR MICHAEL SAYLOR:\n   • Michael Saylor Videos  \n\nTerima kasih telah menonton! Jika Anda menikmati konten ini, sukai video ini dan pertimbangkan untuk berlangganan Vampyre Drakul hari ini, jangan lupa untuk membunyikan lonceng! Dukungan Anda sangat dihargai!\n\nBERLANGGANAN:\nyoutube.com/VampyreDrakul?sub_confirm...\n\nMEDIA SOSIAL:\ntwitch.tv/VampyreDrakul\n   / vampyredrakul​​​  \nX.com/VampyreDrakul\n\nSITUS WEB:\nVampyreDrakul.com\ntwitch.VampyreDrakul.com\nyoutube.VampyreDrakul.com\n\nBERDONASI KOPI:\n   /   \n\nBERDONASI UANG TUNAI:\nstreamelements.com/vampyredrakul/tip\n\nBERDONASI BTC:\n1Q5AUg7Y2GU8as3NX7isFApt6XbrSbs5PE\n\nBERDONASI ETH / ERC20 Token:\n0xeA2042f722E0e5288Ae3F88B0f004F866eaa928f\n\nPERNYATAAN SANGKALAN:\nKonten ini hanya untuk tujuan informasi, pendidikan, dan hiburan. Ini bukan nasihat keuangan atau nasihat jenis apa pun. Klip digunakan berdasarkan penggunaan wajar (17 U.S.C. § 107) untuk tujuan termasuk komentar, kritik, pendidikan, pelaporan berita, dan kurasi transformatif. Saluran ini menciptakan pengalaman menonton yang baru, terkurasi, dan ditingkatkan melalui pengeditan, stempel waktu terperinci, bab, judul, deskripsi, dan kurasi untuk menyoroti wawasan utama. Semua cuplikan sumber © pemiliknya masing-masing. Tidak ada pelanggaran hak cipta yang dimaksudkan. Jika Anda adalah pemegang hak dan memiliki kekhawatiran, silakan hubungi kami. Produser saluran ini dapat menyertakan tautan afiliasi dan/atau iklan, yang dapat menghasilkan komisi jika Anda membeli produk atau layanan terkait. Ini mendukung saluran dan membantu kami terus membuat konten. Terima kasih atas dukungan Anda!", "post_id": "C7t1-H72Klo"}}, {"key": "vampyredrakul", "attributes": {"label": "vampyredrakul", "x": 892.296034399711, "y": 997.683740160651, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "C7t1-H72Klo", "id": "vampyredrakul", "source": "youtube-000001", "content": "Phong Le: Bagaimana Strategi Menciptakan Kredit Digital 11% dengan Bitcoin | Wawancara Lengkap\n\nCEO Strategy, Phong Lee, berbagi perjalanan pribadinya di dunia Bitcoin dan menjelaskan bagaimana perusahaan tersebut mempelopori kredit digital melalui instrumen saham preferen inovatif seperti Stretch, atau STRC. Dalam wawancara mendalam ini dari April 2026 dengan Apyx, temukan bagaimana Strategy bertransformasi dari perusahaan perangkat lunak tradisional menjadi perusahaan pengelola aset Bitcoin terkemuka di dunia dan membangun seluruh ekosistem di sekitar pemberian pinjaman modal ke Bitcoin.\n\nPelajari perbedaan utama antara kredit bank tradisional dan kredit digital, mengapa Bitcoin menyediakan jaminan transparan tidak seperti pinjaman tradisional yang buram, dan bagaimana Strategy menggunakan struktur modalnya termasuk ekuitas biasa, saham preferen, dan saham konversi untuk menciptakan imbal hasil berkelanjutan bagi investor. Fong menguraikan mekanisme saham preferen non-konversi dengan suku bunga variabel, jaminan berlebihnya, dan mengapa saham tersebut menawarkan imbal hasil yang menarik sekaligus menyediakan modal permanen bagi perusahaan.\n\nJelajahi masa depan inovasi keuangan termasuk tokenisasi sekuritas untuk perdagangan global 24/7, akses ritel yang lebih besar ke instrumen seperti kredit, dan bagaimana keuangan terdesentralisasi mendemokratisasi pasar modal untuk semua orang. Baik Anda baru mengenal Bitcoin atau investor berpengalaman, percakapan ini mengungkapkan mengapa kredit digital mewakili evolusi besar dalam cara perusahaan dan individu berinteraksi dengan Bitcoin dan peluang menghasilkan imbal hasil.\n\nApa pendapat Anda tentang kredit digital dan Stretch sebagai cara untuk mendapatkan eksposur Bitcoin dengan imbal hasil? Tinggalkan komentar di bawah jika Anda lebih suka memiliki Bitcoin secara langsung atau melalui instrumen seperti saham preferen.\n\n\nCap waktu:\n0:00 - Perjalanan Fong Menjadi CFO MicroStrategy\n0:58 - Menemukan Bitcoin di Tahun 2020\n2:02 - Transisi ke Instrumen Kredit Digital\n3:01 - Hambatan Mental dalam Memahami Kredit Digital\n3:41 - Kredit Tradisional vs Kredit Digital Dijelaskan\n5:27 - Peran MicroStrategy dalam Kredit Digital\n6:48 - Mengapa Kredit yang Didukung Bitcoin Transparan\n7:31 - Bagaimana Ekosistem Kredit Digital Bekerja\n8:41 - Mengapa Saham Preferensi Mahal tetapi Bernilai\n9:59 - Masa Depan Obligasi Korporasi vs Saham Preferensi\n10:40 - Menyeimbangkan ATM dan Suku Bunga Variabel untuk STRC\n12:48 - Mekanisme Pengambilan Dividen dan Volatilitas\n14:04 - Usulan Perubahan Struktur Pembayaran\n15:00 - Mendemokratisasi Akses Kredit untuk Investor Ritel\n16:20 - Merevolusi Saham Preferensi dan Keuangan\n19:48 - Dorongan Inovasi MicroStrategy\n20:50 - Antusiasme untuk Tokenisasi dan Perdagangan 24/7\n24:04 - Mengapa Berinvestasi di Stretch (STRC) Penting\n\n#PhongLe #Bitcoin #MSTR\n\nDAFTAR PUTAR MICHAEL SAYLOR:\n   • Michael Saylor Videos  \n\nTerima kasih telah menonton! Jika Anda menikmati konten ini, sukai video ini dan pertimbangkan untuk berlangganan Vampyre Drakul hari ini, jangan lupa untuk membunyikan lonceng! Dukungan Anda sangat dihargai!\n\nBERLANGGANAN:\nyoutube.com/VampyreDrakul?sub_confirm...\n\nMEDIA SOSIAL:\ntwitch.tv/VampyreDrakul\n   / vampyredrakul​​​  \nX.com/VampyreDrakul\n\nSITUS WEB:\nVampyreDrakul.com\ntwitch.VampyreDrakul.com\nyoutube.VampyreDrakul.com\n\nBERDONASI KOPI:\n   /   \n\nBERDONASI UANG TUNAI:\nstreamelements.com/vampyredrakul/tip\n\nBERDONASI BTC:\n1Q5AUg7Y2GU8as3NX7isFApt6XbrSbs5PE\n\nBERDONASI ETH / ERC20 Token:\n0xeA2042f722E0e5288Ae3F88B0f004F866eaa928f\n\nPERNYATAAN SANGKALAN:\nKonten ini hanya untuk tujuan informasi, pendidikan, dan hiburan. Ini bukan nasihat keuangan atau nasihat jenis apa pun. Klip digunakan berdasarkan penggunaan wajar (17 U.S.C. § 107) untuk tujuan termasuk komentar, kritik, pendidikan, pelaporan berita, dan kurasi transformatif. Saluran ini menciptakan pengalaman menonton yang baru, terkurasi, dan ditingkatkan melalui pengeditan, stempel waktu terperinci, bab, judul, deskripsi, dan kurasi untuk menyoroti wawasan utama. Semua cuplikan sumber © pemiliknya masing-masing. Tidak ada pelanggaran hak cipta yang dimaksudkan. Jika Anda adalah pemegang hak dan memiliki kekhawatiran, silakan hubungi kami. Produser saluran ini dapat menyertakan tautan afiliasi dan/atau iklan, yang dapat menghasilkan komisi jika Anda membeli produk atau layanan terkait. Ini mendukung saluran dan membantu kami terus membuat konten. Terima kasih atas dukungan Anda!", "post_id": "C7t1-H72Klo"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 719.9669772537898, "y": 72.12406213859256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "MofXcmv1UWA", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: “Uang Negara Cukup, Jangan Takut”\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% menandakan adanya akselerasi yang kuat dibandingkan periode sebelumnya.\n\n“Panda Bond (obligasi berdenominasi Renminbi China) di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi, diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” kata Purbaya, Selasa (5/5/2026). \n\nPurbaya menyampaikan bahwa Presiden meminta dirinya untuk menenangkan publik terkait kondisi ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika pasar keuangan global.\n\n“Jadi, prospek kita bagus, Teman-teman semua. Enggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak. Jadi, Anda enggak usah takut,” sambungnya. \n\nSementara itu, Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa tekanan di pasar modal yang ditandai dengan outflow lebih disebabkan oleh faktor global, termasuk ketidakpastian \ngeopolitik dan kondisi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.\n\n“Selama fundamental ekonomi kita baik, kami meyakini kondisi ini akan berbalik,” ujarnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeupurbaya #prabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "MofXcmv1UWA"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 810.9864263597051, "y": 480.07673100814696, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.6688, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "MofXcmv1UWA", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Sampaikan Pesan Presiden Prabowo: “Uang Negara Cukup, Jangan Takut”\n\nJAKARTA, KOMPASTV - Menteri Keuangan menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61% menandakan adanya akselerasi yang kuat dibandingkan periode sebelumnya.\n\n“Panda Bond (obligasi berdenominasi Renminbi China) di China dengan bunga yang lebih rendah sehingga kita tidak tergantung terlalu banyak ke dolar lagi. Jadi, diversifikasi kita akan lebih baik lagi ke depan,” kata Purbaya, Selasa (5/5/2026). \n\nPurbaya menyampaikan bahwa Presiden meminta dirinya untuk menenangkan publik terkait kondisi ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika pasar keuangan global.\n\n“Jadi, prospek kita bagus, Teman-teman semua. Enggak usah takut. Tadi Pak Presiden juga bilang sama saya, suruh sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak. Jadi, Anda enggak usah takut,” sambungnya. \n\nSementara itu, Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa tekanan di pasar modal yang ditandai dengan outflow lebih disebabkan oleh faktor global, termasuk ketidakpastian \ngeopolitik dan kondisi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.\n\n“Selama fundamental ekonomi kita baik, kami meyakini kondisi ini akan berbalik,” ujarnya.\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nProduser: Yuilyana \nThumbnail Editor: Rizaldi\n#menkeupurbaya #prabowo \n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "MofXcmv1UWA"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 798.749306043432, "y": 930.8655657225889, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "PHw0KPd-SUA", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Bursa RI usai Rilis FTSE Russell hingga Kegagalan Negosiasi AS-Iran\n\nKOMPAS.TV - Rilis FTSE Russell terbukti memberi pengaruh signifikan terhadap IHSG, terutama dari sisi sentimen investor global. Ketika status Indonesia dipertahankan sebagai secondary emerging market, IHSG sempat menguat hingga lebih dari 4 persen, didorong kepercayaan investor dan sentimen positif pasar .\n\nNamun, dampaknya cenderung bersifat jangka pendek dan psikologis. Saat FTSE menunda review, pasar justru bergerak wait and see dan IHSG berpotensi mengalami tekanan terbatas .\n\nDi sisi lain, faktor geopolitik seperti konflik AS-Iran turut meningkatkan volatilitas pasar. \n\nKetidakpastian global membuat investor cenderung berhati-hati, sehingga pergerakan IHSG ke depan diperkirakan masih fluktuatif, bergantung pada perkembangan konflik dan arus dana asing.\n\n#ihsg #ftse #saham #perang #bursa #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "PHw0KPd-SUA"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 284.26883612940935, "y": 26.577264547136046, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PHw0KPd-SUA", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Bursa RI usai Rilis FTSE Russell hingga Kegagalan Negosiasi AS-Iran\n\nKOMPAS.TV - Rilis FTSE Russell terbukti memberi pengaruh signifikan terhadap IHSG, terutama dari sisi sentimen investor global. Ketika status Indonesia dipertahankan sebagai secondary emerging market, IHSG sempat menguat hingga lebih dari 4 persen, didorong kepercayaan investor dan sentimen positif pasar .\n\nNamun, dampaknya cenderung bersifat jangka pendek dan psikologis. Saat FTSE menunda review, pasar justru bergerak wait and see dan IHSG berpotensi mengalami tekanan terbatas .\n\nDi sisi lain, faktor geopolitik seperti konflik AS-Iran turut meningkatkan volatilitas pasar. \n\nKetidakpastian global membuat investor cenderung berhati-hati, sehingga pergerakan IHSG ke depan diperkirakan masih fluktuatif, bergantung pada perkembangan konflik dan arus dana asing.\n\n#ihsg #ftse #saham #perang #bursa #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "PHw0KPd-SUA"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 730.4942773127591, "y": 327.7124635892261, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 902.4739636028174, "y": 776.5736657785895, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 535.251710351618, "y": 181.12585915529155, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 60.44476315358105, "y": 621.618125281202, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 950.8887807421233, "y": 11.864573410041546, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 843.5379064201342, "y": 851.8294949497551, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 144.02448289342973, "y": 559.4460122959044, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9189, "eigenvector": 0.0172, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1M6Se1LLwCs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Pekan Ini, Cek Saham Berpotensi Cuan | IDXC UPDATE\n\nPergerakan IHSG diprediksi fluktuatif pada pekan 20–24 April 2026 akibat sentimen geopolitik Timur Tengah dan arah kebijakan suku bunga domestik, meski sebelumnya sempat menguat ke level 7.634. Analis PT Indo Premier Sekuritas menyebut pasar masih dibayangi aksi jual asing serta ketidakpastian global seperti konflik AS–Iran dan ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong harga minyak naik. Dari dalam negeri, keputusan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi perhatian utama, sementara saham yang direkomendasikan pekan ini antara lain PGEO, ASII, DSSA, dan ETF XIHD.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "1M6Se1LLwCs"}}, {"key": "@david_weisburd", "attributes": {"label": "@david_weisburd", "x": 566.3751344521277, "y": 909.7692936304879, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LgjP_s70jyg", "id": "@david_weisburd", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pasar Modal Ventura Berubah di Tahun 2026?\n\nBagaimana jika keunggulan sebenarnya dalam investasi ventura bukanlah memilih perusahaan-perusahaan terpopuler, melainkan menyusun portofolio Anda, mengatur modal, dan membangun hubungan dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh sebagian besar investor?\n\nDalam episode ini, saya duduk bersama Jamie Melzer, Pendiri dan Managing Partner Altra Venture Partners, untuk membahas bagaimana ia membangun perusahaan yang berfokus pada investasi ventura tahap akhir dan pasar sekunder di tengah dislokasi pasar. Kami membahas mengapa kenaikan suku bunga pada tahun 2022 menciptakan titik masuk yang langka, bagaimana membeli perusahaan teknologi swasta dengan diskon 40 hingga 80 persen membentuk kembali peluang, dan mengapa risiko transaksi seringkali lebih penting daripada risiko perusahaan di pasar sekunder. Jamie menjelaskan strategi portofolio terkonsentrasi yang didorong oleh hukum kekuatan (power law), bagaimana ia mencari kesepakatan dalam ekosistem yang buram dan didorong oleh hubungan, dan mengapa akses, bukan kesadaran, adalah hambatan sebenarnya di pasar swasta.\n\nSorotan:\nMengapa tahun 2022 hingga 2023 menciptakan peluang sekali seumur hidup di pasar sekunder ventura\nBagaimana kendala likuiditas, bukan fundamental, mendorong perubahan valuasi besar-besaran\nPerbedaan antara pasar sekunder aset tunggal dan akuisisi portofolio\nMengapa risiko transaksi, bukan risiko perusahaan, seringkali menjadi kendala terbesar\nBagaimana Altra membangun eksposur terkonsentrasi ke perusahaan teknologi swasta terkemuka\nStruktur kesepakatan kreatif seperti pertukaran ekuitas dan kemitraan investasi bersama\nRealitas asimetri informasi di pasar sekunder swasta\nMengapa perusahaan swasta tahap akhir sekarang menyerupai perusahaan setara di pasar publik\n\nBiografi Tamu:\nJamie Melzer adalah Pendiri dan Mitra Pengelola Altra Venture Partners, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang kredit, ekuitas publik, dan modal ventura. Dengan memanfaatkan latar belakangnya dalam berinvestasi melalui berbagai siklus pasar, ia menerapkan lensa pasar publik untuk investasi tahap akhir dan sekunder di perusahaan teknologi pra-IPO.\n\nApakah Anda tertarik untuk mensponsori Podcast How I Invest? Silakan kirim email kepada David Weisburd di david\n\nKami ingin mengucapkan terima kasih kepada AlphaSense atas sponsor episode ini!\n\nSponsor:\nAlphaSense adalah platform intelijen pasar berbasis AI yang dipercaya oleh 85% perusahaan S&P 100, membantu para profesional investasi membuat keputusan yang lebih cepat, lebih percaya diri, dan berbasis data. Dirancang untuk hedge fund, pengalokasi aset, perusahaan modal ventura swasta, dan bankir investasi, AlphaSense menggunakan AI canggih dan pencarian yang kuat di seluruh konten eksklusif premium untuk mengungkap wawasan yang paling penting—sebelum pasar bergerak. Tingkatkan riset Anda dan tetap unggul dari pesaing. Kunjungi https://www.alpha-sense.com/howiinvest/ untuk mempelajari lebih lanjut.\n\nTetap Terhubung dengan David Weisburd:\nX/Twitter: \nLinkedIn:   / dweisburd  \nWeisburd Capital: https://www.weisburdcapital.com/\n\nTetap Terhubung dengan Jamie Melzer:\nLinkedIn:   / jamiemelzer  \n\nPertanyaan atau topik yang ingin Anda diskusikan di How I Invest? Kirim email kepada kami di david\n\nPenafian:\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi, keuangan, hukum, atau pajak. Tidak ada dalam episode ini yang boleh diartikan sebagai penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun atau untuk berpartisipasi dalam strategi investasi apa pun. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu adalah pendapat mereka sendiri dan tidak mewakili pandangan Weisburd Capital. Peserta mungkin memegang posisi atau memiliki kepentingan keuangan di perusahaan, dana, atau investasi yang dibahas. Referensi apa pun terhadap investasi spesifik hanya untuk tujuan ilustrasi. Investasi melibatkan risiko, termasuk potensi kehilangan modal. Kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan, dan pernyataan yang berwawasan ke depan tunduk pada risiko dan ketidakpastian. Data atau opini pihak ketiga belum diverifikasi secara independen. Pendengar harus melakukan riset sendiri dan berkonsultasi dengan penasihat mereka sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nCAP WAKTU:\n0:00 Bagaimana Dana Ventura Dibangun dari Kepanikan Pasar\n2:22 Perdagangan Bayi dan Air Mandi yang Menciptakan Sebuah Perusahaan\n3:37 Mengapa Paling Sulit Mengumpulkan Modal pada Waktu Terbaik\n5:22 Mengapa Sebagian Besar Investor Sekunder Masih Tidak Akan Menjamin Emisi Satu Perusahaan\n6:26 Strategi Tidak Biasa di Balik Membangun Posisi Terkonsentrasi di Perusahaan Raksasa Swasta\n9:00 Masalah Tersembunyi dengan Pasar Sekunder yang Sebagian Besar Pembeli Lewatkan\n11:16 Mengapa Pembeli Baru di Ventura Tidak Terlihat Seperti VC Tradisional\n12:53 Paparan Pasar Publik yang Diam-diam Hilang dari Investor\n15:...", "post_id": "LgjP_s70jyg"}}, {"key": "dweisburd", "attributes": {"label": "dweisburd", "x": 109.81528480882807, "y": 504.9725389729132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LgjP_s70jyg", "id": "dweisburd", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Pasar Modal Ventura Berubah di Tahun 2026?\n\nBagaimana jika keunggulan sebenarnya dalam investasi ventura bukanlah memilih perusahaan-perusahaan terpopuler, melainkan menyusun portofolio Anda, mengatur modal, dan membangun hubungan dengan cara yang tidak pernah dilakukan oleh sebagian besar investor?\n\nDalam episode ini, saya duduk bersama Jamie Melzer, Pendiri dan Managing Partner Altra Venture Partners, untuk membahas bagaimana ia membangun perusahaan yang berfokus pada investasi ventura tahap akhir dan pasar sekunder di tengah dislokasi pasar. Kami membahas mengapa kenaikan suku bunga pada tahun 2022 menciptakan titik masuk yang langka, bagaimana membeli perusahaan teknologi swasta dengan diskon 40 hingga 80 persen membentuk kembali peluang, dan mengapa risiko transaksi seringkali lebih penting daripada risiko perusahaan di pasar sekunder. Jamie menjelaskan strategi portofolio terkonsentrasi yang didorong oleh hukum kekuatan (power law), bagaimana ia mencari kesepakatan dalam ekosistem yang buram dan didorong oleh hubungan, dan mengapa akses, bukan kesadaran, adalah hambatan sebenarnya di pasar swasta.\n\nSorotan:\nMengapa tahun 2022 hingga 2023 menciptakan peluang sekali seumur hidup di pasar sekunder ventura\nBagaimana kendala likuiditas, bukan fundamental, mendorong perubahan valuasi besar-besaran\nPerbedaan antara pasar sekunder aset tunggal dan akuisisi portofolio\nMengapa risiko transaksi, bukan risiko perusahaan, seringkali menjadi kendala terbesar\nBagaimana Altra membangun eksposur terkonsentrasi ke perusahaan teknologi swasta terkemuka\nStruktur kesepakatan kreatif seperti pertukaran ekuitas dan kemitraan investasi bersama\nRealitas asimetri informasi di pasar sekunder swasta\nMengapa perusahaan swasta tahap akhir sekarang menyerupai perusahaan setara di pasar publik\n\nBiografi Tamu:\nJamie Melzer adalah Pendiri dan Mitra Pengelola Altra Venture Partners, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang kredit, ekuitas publik, dan modal ventura. Dengan memanfaatkan latar belakangnya dalam berinvestasi melalui berbagai siklus pasar, ia menerapkan lensa pasar publik untuk investasi tahap akhir dan sekunder di perusahaan teknologi pra-IPO.\n\nApakah Anda tertarik untuk mensponsori Podcast How I Invest? Silakan kirim email kepada David Weisburd di david\n\nKami ingin mengucapkan terima kasih kepada AlphaSense atas sponsor episode ini!\n\nSponsor:\nAlphaSense adalah platform intelijen pasar berbasis AI yang dipercaya oleh 85% perusahaan S&P 100, membantu para profesional investasi membuat keputusan yang lebih cepat, lebih percaya diri, dan berbasis data. Dirancang untuk hedge fund, pengalokasi aset, perusahaan modal ventura swasta, dan bankir investasi, AlphaSense menggunakan AI canggih dan pencarian yang kuat di seluruh konten eksklusif premium untuk mengungkap wawasan yang paling penting—sebelum pasar bergerak. Tingkatkan riset Anda dan tetap unggul dari pesaing. Kunjungi https://www.alpha-sense.com/howiinvest/ untuk mempelajari lebih lanjut.\n\nTetap Terhubung dengan David Weisburd:\nX/Twitter: \nLinkedIn:   / dweisburd  \nWeisburd Capital: https://www.weisburdcapital.com/\n\nTetap Terhubung dengan Jamie Melzer:\nLinkedIn:   / jamiemelzer  \n\nPertanyaan atau topik yang ingin Anda diskusikan di How I Invest? Kirim email kepada kami di david\n\nPenafian:\nPodcast ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat investasi, keuangan, hukum, atau pajak. Tidak ada dalam episode ini yang boleh diartikan sebagai penawaran untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun atau untuk berpartisipasi dalam strategi investasi apa pun. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu adalah pendapat mereka sendiri dan tidak mewakili pandangan Weisburd Capital. Peserta mungkin memegang posisi atau memiliki kepentingan keuangan di perusahaan, dana, atau investasi yang dibahas. Referensi apa pun terhadap investasi spesifik hanya untuk tujuan ilustrasi. Investasi melibatkan risiko, termasuk potensi kehilangan modal. Kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan, dan pernyataan yang berwawasan ke depan tunduk pada risiko dan ketidakpastian. Data atau opini pihak ketiga belum diverifikasi secara independen. Pendengar harus melakukan riset sendiri dan berkonsultasi dengan penasihat mereka sendiri sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nCAP WAKTU:\n0:00 Bagaimana Dana Ventura Dibangun dari Kepanikan Pasar\n2:22 Perdagangan Bayi dan Air Mandi yang Menciptakan Sebuah Perusahaan\n3:37 Mengapa Paling Sulit Mengumpulkan Modal pada Waktu Terbaik\n5:22 Mengapa Sebagian Besar Investor Sekunder Masih Tidak Akan Menjamin Emisi Satu Perusahaan\n6:26 Strategi Tidak Biasa di Balik Membangun Posisi Terkonsentrasi di Perusahaan Raksasa Swasta\n9:00 Masalah Tersembunyi dengan Pasar Sekunder yang Sebagian Besar Pembeli Lewatkan\n11:16 Mengapa Pembeli Baru di Ventura Tidak Terlihat Seperti VC Tradisional\n12:53 Paparan Pasar Publik yang Diam-diam Hilang dari Investor\n15:...", "post_id": "LgjP_s70jyg"}}], "edges": [{"key": "lbhtoros", "source": "lbhtoros", "target": "ApriTrader", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "lbhtoros", "source": "lbhtoros", "target": "ApriTrader", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "0xprettygirl_", "source": "0xprettygirl_", "target": "petuhara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hyssrr", "source": "hyssrr", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "i_am_your_ace", "source": "i_am_your_ace", "target": "setopankahiji", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "wiwinini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "finansiologi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FLJack_", "source": "FLJack_", "target": "_andirisu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "FLJack_", "source": "FLJack_", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "SEdit2321840", "source": "SEdit2321840", "target": "thevoidwalkerr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "multabolot", "source": "multabolot", "target": "legolas132177", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "multabolot", "source": "multabolot", "target": "KapudS640", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "avenger7339", "source": "avenger7339", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "9H0st66", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "txtfromkeuangan", "source": "txtfromkeuangan", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mochmasykur12", "source": "mochmasykur12", "target": "widhindra19", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mochmasykur12", "source": "mochmasykur12", "target": "Gank_Of_Petojo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "zsbahtiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "bandarmetrics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "priangga_reza", "source": "priangga_reza", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "dejoe9589", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sahambbk", "source": "sahambbk", "target": "sahambbk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cuannetwork_", "source": "cuannetwork_", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cuannetwork_", "source": "cuannetwork_", "target": "Bernadus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "unexplnd.co", "source": "unexplnd.co", "target": "theunexplnd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dairy_clip", "source": "dairy_clip", "target": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sukses.clipp", "source": "sukses.clipp", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kokocicisaham", "source": "kokocicisaham", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kokocicisaham", "source": "kokocicisaham", "target": "Bernadus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ahzatsa01", "source": "ahzatsa01", "target": "sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ahzatsa01", "source": "ahzatsa01", "target": "analis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ahzatsa01", "source": "ahzatsa01", "target": "sekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ahzatsa01", "source": "ahzatsa01", "target": "analis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sukses.clipp", "source": "sukses.clipp", "target": "rivan.kurniawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "6warga2", "source": "6warga2", "target": "_michaelyeoh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "t0wl_0", "source": "t0wl_0", "target": "emirparengkuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bncphl", "source": "@bncphl", "target": "bncphl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VampyreDrakul", "source": "@VampyreDrakul", "target": "vampyredrakul", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@david_weisburd", "source": "@david_weisburd", "target": "dweisburd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}