{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 423.12520332411174, "y": 221.00854307250418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.9667, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2045448547143741440", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "yosephsamodra", "x": 108.76108099147407, "y": 576.7593330605541, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.1525, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "yosephsamodra", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "MrOngDedy", "x": 525.952959445672, "y": 533.8385204435843, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.1525, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045448547143741440", "id": "MrOngDedy", "source": "tweet-000004", "content": "Haha, paham banget reaksinya. Kabar menyenangkan dari bank BUMN: proyeksi 2026 cerah! Kinerja Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN) diprediksi membaik dengan likuiditas lebih kuat, pertumbuhan kredit naik, dan potensi dividen jumbo. Pemerintah juga perpanjang penempatan dana Rp200T", "post_id": "2045448547143741440"}}, {"key": "sumsel.kito", "attributes": {"label": "sumsel.kito", "x": 459.74177246494287, "y": 973.8691385193787, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 159.777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3881291425062233127_3448282470", "id": "sumsel.kito", "source": "instagram-000001", "content": "Program rumah subsidi 2026 kembali jadi sorotan. Kali ini, pemerintah menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi untuk karyawan dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) yang tergabung dalam SPPG. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor layanan gizi nasional.\n\nPenyaluran rumah subsidi untuk karyawan MBG ini menyasar Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan bertugas di dapur MBG di berbagai daerah. Skema ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan program MBG sekaligus memberikan kepastian hunian bagi para pekerja.\n\nMeski disebut bantuan, rumah subsidi MBG bukan gratis. Pemerintah menegaskan skema yang digunakan adalah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dengan uang muka ringan hanya sekitar 1% atau Rp1,8 juta.\n\nSumber 🔎 Info Indonesia\n#SumselKito \n-\n\nFollow  untuk Informasi Seputar Sumatera Selatan", "post_id": "3881291425062233127_3448282470"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "attributes": {"label": "abi.dzar_alghifary", "x": 316.15967766386257, "y": 875.3688696267003, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880833834581939304_2207014794", "id": "abi.dzar_alghifary", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat. \n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\n🧾 Source : Pojoksatu.id , InvestorTrust\n#socialfeed\n\nCc:", "post_id": "3880833834581939304_2207014794"}}, {"key": "socialfeed_id", "attributes": {"label": "socialfeed_id", "x": 350.7610220190287, "y": 187.6669908344175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.3383, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3880833834581939304_2207014794", "id": "socialfeed_id", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat. \n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\n🧾 Source : Pojoksatu.id , InvestorTrust\n#socialfeed\n\nCc:", "post_id": "3880833834581939304_2207014794"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "attributes": {"label": "infoacehtimur_official", "x": 9.033458234078529, "y": 199.7300548052977, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885323099034501671_7232012334", "id": "infoacehtimur_official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.\n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\nSource: Pojoksatu.id\n\nBaca juga berita lainnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3885323099034501671_7232012334"}}, {"key": "88royals.coating", "attributes": {"label": "88royals.coating", "x": 465.42674700843776, "y": 831.7277775474929, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.3383, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885323099034501671_7232012334", "id": "88royals.coating", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.\n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\nSource: Pojoksatu.id\n\nBaca juga berita lainnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3885323099034501671_7232012334"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "infobdgbaratcimahi", "x": 653.6163280888302, "y": 62.521866343140495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 159.777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3880793229273217927_30970014504", "id": "infobdgbaratcimahi", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah kembali menghadirkan kabar positif bagi para pekerja di sektor dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, dukungan datang dalam bentuk penyediaan hunian layak melalui skema rumah subsidi yang disiapkan khusus untuk karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nKementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mengalokasikan sebanyak 1.000 unit rumah subsidi yang dapat diakses oleh para pekerja dapur MBG. Program ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan tempat tinggal bagi tenaga kerja yang selama ini kesulitan memiliki rumah.\n\nMenteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa program tersebut bukanlah pemberian rumah secara cuma-cuma. Menurutnya, skema yang digunakan tetap berbasis pembiayaan, namun dengan syarat yang jauh lebih ringan dibandingkan pembelian rumah secara komersial.\n\n“Ini rumah subsidi, bukan gratis. Ada uang muka sekitar 1 persen atau kurang lebih Rp1,8 juta,” ujar Maruarar. Program ini memanfaatkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang selama ini dikenal sebagai solusi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nMelalui skema tersebut, cicilan rumah menjadi lebih terjangkau dan bunga pinjaman relatif stabil. Pemerintah menilai, langkah ini tidak hanya membantu pekerja dalam memiliki hunian yang layak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat program MBG secara keseluruhan.\n\nPasalnya, dapur-dapur SPPG memegang peran penting dalam distribusi makanan bergizi ke masyarakat. Keberadaan tenaga kerja yang stabil dan sejahtera dinilai menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Dengan adanya akses rumah subsidi, diharapkan para pekerja dapat bekerja lebih fokus tanpa terbebani masalah tempat tinggal.\n\n Sc : Pojoksatu.id\n\n#infobdgbaratcimahi #mbg #viralindonesia", "post_id": "3880793229273217927_30970014504"}}, {"key": "hariharijogja", "attributes": {"label": "hariharijogja", "x": 225.30672232625747, "y": 508.74699407559024, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 33.4419, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3879134010023265910_70801425161", "id": "hariharijogja", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Indonesia menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi bagi karyawan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Program ini menawarkan kemudahan uang muka mulai sekitar Rp1,8 juta atau setara 1 persen, guna memperluas akses kepemilikan hunian yang layak bagi para pekerja.\n\nKebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan sekaligus mendukung keberlanjutan distribusi program MBG di berbagai daerah. Dengan kepastian tempat tinggal, diharapkan stabilitas ekonomi pekerja lebih terjaga sehingga berdampak positif pada motivasi dan kinerja di lapangan.\n\nSelain itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses perumahan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan melalui dukungan sektor hunian.\n\n—————————————————————\n \n \n \n—————————————————————\nSource: Detik.com\n#hariharijogja #mbg #indonesia #bgn #rumah", "post_id": "3879134010023265910_70801425161"}}, {"key": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "propertynbank_magz", "x": 931.0139248528773, "y": 749.1331762123443, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4339, "eigenvector": 434.2583, "in_degree": 1, "out_degree": 4, "degree": 5}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "propertynbank_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "myhome_magz", "attributes": {"label": "myhome_magz", "x": 299.71167861140003, "y": 149.05892189442426, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4339, "eigenvector": 188.5804, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "myhome_magz", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "grahajurnalis.id", "x": 389.22776869732513, "y": 941.2518489142695, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4339, "eigenvector": 188.5804, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "grahajurnalis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "lsp.area", "attributes": {"label": "lsp.area", "x": 557.907359368589, "y": 427.88452972877036, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.4339, "eigenvector": 188.5804, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3850433686039289805_7138607615", "id": "lsp.area", "source": "instagram-000001", "content": "Komitmen dalam menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat kembali mengantarkan Vista Land Group meraih pengakuan di tingkat nasional. Pengembang yang dikenal aktif membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini dinobatkan sebagai pengembang rumah subsidi terbaik dalam ajang BTN Awards 2025.\n\nPenghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara dalam acara yang digelar di Jakarta. Vista Land berhasil meraih predikat The Best Group Subsidized Housing Developer 2025 setelah mencatat realisasi akad kredit rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) lebih dari 4.000 unit sepanjang 2025.\n\nBaca berita lengkapnya di https://www.propertynbank.com/vista-land-group-pengembang-rumah-subsidi/\n\nFollow  \nFollow \nFollow \nFollow \n\n#PropertynBank #VistaLandGroup #BTNAwards2025", "post_id": "3850433686039289805_7138607615"}}, {"key": "palembangspeziall", "attributes": {"label": "palembangspeziall", "x": 463.0459603816215, "y": 487.7728480834287, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876977434347778961_56334242198", "id": "palembangspeziall", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar baik datang bagi para pekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nMenteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan dalam bentuk rumah gratis, melainkan hunian bersubsidi dengan skema pembiayaan ringan.\n\n“Itu rumah subsidi ya, bukan rumah gratis. Jadi ada down payment (DP) 1 persen, sekitar Rp1,8 juta,” ujar Maruarar.\n\nProgram ini menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang selama ini dikenal memberikan kemudahan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nMelalui skema tersebut, pekerja sektor dapur MBG diharapkan dapat memiliki hunian layak dengan cicilan yang lebih terjangkau dibandingkan skema komersial.\n\nPemerintah menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses kepemilikan rumah bagi kelompok pekerja produktif, khususnya yang selama ini menghadapi kendala dalam membeli rumah.\n\nDi sisi lain, program ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari penguatan program MBG yang terus diperluas di berbagai daerah.\n\nDapur-dapur SPPG kini berperan sebagai ujung tombak distribusi makanan bergizi bagi masyarakat, sehingga keberlangsungan tenaga kerja di sektor tersebut dinilai krusial.\n\nDengan adanya fasilitas rumah subsidi ini, pemerintah berharap para pekerja dapur MBG dapat bekerja lebih optimal tanpa dibayangi persoalan tempat tinggal.\n\n yang terbaik cuma disini buat kamu\n\n#palembangspeziall", "post_id": "3876977434347778961_56334242198"}}, {"key": "caiirpakbos", "attributes": {"label": "caiirpakbos", "x": 96.0115469877243, "y": 523.2195700076272, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.3383, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876977434347778961_56334242198", "id": "caiirpakbos", "source": "instagram-000001", "content": "Kabar baik datang bagi para pekerja di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nMenteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan dalam bentuk rumah gratis, melainkan hunian bersubsidi dengan skema pembiayaan ringan.\n\n“Itu rumah subsidi ya, bukan rumah gratis. Jadi ada down payment (DP) 1 persen, sekitar Rp1,8 juta,” ujar Maruarar.\n\nProgram ini menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang selama ini dikenal memberikan kemudahan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nMelalui skema tersebut, pekerja sektor dapur MBG diharapkan dapat memiliki hunian layak dengan cicilan yang lebih terjangkau dibandingkan skema komersial.\n\nPemerintah menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses kepemilikan rumah bagi kelompok pekerja produktif, khususnya yang selama ini menghadapi kendala dalam membeli rumah.\n\nDi sisi lain, program ini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari penguatan program MBG yang terus diperluas di berbagai daerah.\n\nDapur-dapur SPPG kini berperan sebagai ujung tombak distribusi makanan bergizi bagi masyarakat, sehingga keberlangsungan tenaga kerja di sektor tersebut dinilai krusial.\n\nDengan adanya fasilitas rumah subsidi ini, pemerintah berharap para pekerja dapur MBG dapat bekerja lebih optimal tanpa dibayangi persoalan tempat tinggal.\n\n yang terbaik cuma disini buat kamu\n\n#palembangspeziall", "post_id": "3876977434347778961_56334242198"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "bangkabelitunginfonew", "x": 317.58509658071057, "y": 753.7310812128126, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 159.777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3878691539849427600_55481531290", "id": "bangkabelitunginfonew", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah kembali menggulirkan program perumahan terjangkau bagi pekerja sektor strategis. Kali ini, sebanyak 1.000 unit rumah subsidi disiapkan khusus bagi karyawan dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tenaga penggerak lapangan. \n\nKebijakan ini muncul sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja yang terlibat langsung dalam penyediaan layanan gizi masyarakat. \n\nSelain karyawan dapur MBG, jatah hunian juga dialokasikan bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang bertugas mengelola operasional di berbagai daerah. \n\nRektor Universitas Pertahanan, Jonni Mahroza, menjelaskan bahwa distribusi rumah akan dilakukan melalui skema zonasi agar penyalurannya merata. \n\nMekanisme ini mengacu pada pembagian wilayah yang telah ditetapkan oleh BP Tapera. Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa program ini bukan pemberian rumah gratis. \n\nPemerintah tetap menerapkan skema subsidi dengan pembiayaan ringan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). \n\n“Ini rumah subsidi, bukan gratis. Uang muka hanya sekitar 1 persen atau kurang lebih Rp1–1,8 juta,” jelasnya. \n\nSelain pekerja dapur MBG dan SPPI, pemerintah juga telah menyiapkan alokasi besar bagi profesi lain, seperti tenaga kesehatan, guru, petani, nelayan, hingga buruh dan pekerja migran. Tak hanya itu, aparat keamanan, pegawai kementerian, hingga pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online dan asisten rumah tangga juga masuk dalam daftar penerima manfaat. \n\nMelalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat memiliki hunian layak dengan skema cicilan terjangkau. \n\nDi sisi lain, kebijakan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap para pekerja yang berkontribusi langsung pada program prioritas nasional, termasuk pemenuhan gizi masyarakat.\n\n📝 selengkapnya di bmr.pikiran-rakyat.com\n\nHanya Followers Yang Bisa Komentar‼️\n\nFollow  Buat Kamu Lebih Tau Kabar Seputar Bangka Belitung & Sekitarnya\n\n#bangkabelitunginfo #bangkabelitunginfonew #bangkabelitung #breakingnews #informasi", "post_id": "3878691539849427600_55481531290"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 632.6839489421044, "y": 449.559384214405, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.9667, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 494.49282620746425, "y": 300.7830847208974, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.3383, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZSAa-Pb4PFk", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "PDB 5,61% Q1 2026 Tapi Rupiah Anjlok Kelas Menengah Tercekik Asing Kabur!\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! 💡 Di video kali ini, kita akan membongkar habis-habisan kejutan data makroekonomi terbaru yang sedang menjadi perbincangan panas di kalangan investor.\n\n00:00 Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia \npada Kuartal I 2026 sukses mencetak rekor pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan (YoY), melampaui target APBN yang hanya 5,4% dan menjadi angka tertinggi sejak kuartal ketiga 2022. Namun, tahukah Anda bahwa bagi investor pasar modal, angka gemilang ini justru menyalakan sinyal alarm bahaya? 🚨\n\n07:54 Doping Fiskal Q1 2026\nMengapa Angka 5,61% Adalah Ilusi \"Doping Fiskal\"? Di balik angka impresif tersebut, mesin penggerak utamanya bukanlah investasi asing atau ekspor, melainkan Konsumsi Pemerintah yang meroket tajam hingga 21,81% YoY. Pertumbuhan ini sangat artifisial, didorong oleh fiscal sugar rush atau \"doping fiskal\" melalui pencairan Tunjangan Hari Raya (Gaji ke-14) aparatur negara yang lebih awal serta guyuran dana untuk program populis Makan Bergizi Gratis (MBG). Uang kaget ini memicu multiplier effect jangka pendek yang membuat sektor perhotelan dan restoran meledak 13,14%. Namun, ini hanyalah kosmetik yang menutupi luka struktural perekonomian kita.\n\n16:15 Bedah Kualitas PDB Q1 2026\n\n24:01 Sisi Gelap PDB Q1 2026\nSisi Gelap: K-Shaped Recovery dan Tercekiknya Kelas Menengah Jangan tertipu oleh tingginya konsumsi domestik. Analisis mendalam menunjukkan kita sedang mengalami K-Shaped Recovery. Sektor padat karya seperti manufaktur tekstil dan garmen justru berdarah-darah, memicu ancaman gelombang PHK diam-diam (silent layoffs). Lebih parah lagi, kelas menengah swasta kini terjebak dalam Middle-Class Squeeze, di mana gaji stagnan tetapi pengeluaran membengkak akibat inflasi pangan dan imported inflation. Banyak yang terpaksa memakan tabungan atau berutang via Pinjol dan Paylater untuk bertahan hidup.\n\n32:06 Strategi Makro Q1 2026\nBadai Geopolitik, Pendarahan Rupiah, dan Pelarian Modal Asing Kita sedang menari di atas tali! Tingginya konsumsi dalam negeri membuat impor barang modal dan konsumsi melesat 7,2%, sementara kinerja ekspor kita malah terkontraksi minus 25% YoY. Di saat bersamaan, eskalasi konflik geopolitik AS dan Iran di Selat Hormuz membuat harga minyak dunia melambung tinggi. Efek dominonya? Kebutuhan Dolar AS untuk tagihan migas membengkak, memicu pelarian modal asing (capital flight) besar-besaran, hingga Rupiah sempat hancur menyentuh level All-Time Low di atas Rp17.420 per Dolar AS.\n\nBank Indonesia bahkan harus \"membakar\" cadangan devisa hingga US$8,4 miliar di Kuartal I dan menerbitkan SRBI dengan imbal hasil tinggi (6,5% - 7%) untuk menahan nilai tukar. Akibatnya, terjadi Crowding Out Effect yang menyedot likuiditas pasar saham, membuat saham-saham big caps perbankan mengalami tekanan jual masif.\n\n38:27 Prospek Ekonomi Pasca Q1 2026\nPanduan Strategi Saham Pasca-Kuartal I 2026 dari Wawasan Cerdas Kuartal depan, bensin musiman (THR) akan habis dan ekonomi diproyeksikan soft landing ke level 5,0% - 5,2%. Apa strategi terbaik untuk portofolio Anda?\nHindari Sektor Sensitif Suku Bunga: Sektor properti dan otomotif akan sangat tertekan oleh tingginya biaya pinjaman.\n\nRotasi ke Sektor Defensif & Ekspor: Lirik emiten berorientasi ekspor yang diuntungkan oleh kuatnya Dolar AS, atau consumer goods lokal yang diuntungkan oleh kebijakan pembatasan impor (Lartas) dari pemerintah.\n\nCermati Aksi Korporasi & Dividen Jumbo: Perhatikan katalis spesifik seperti akuisisi ritel HSBC oleh Bank OCBC NISP ($NISP), masuknya modal Danantara ke saham GOTO, hingga pemulihan operasional di TPIA dan grup Merdeka (MDKA). Amankan cash Anda dengan memburu saham pembagi dividen tinggi (dividend yield) seperti $JPFA, $SSMS, dan $TUGU.\n\nBagaimana pandangan Anda? Apakah PDB 5,61% ini murni tanda ekonomi bangkit atau sekadar ilusi sementara? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! 👇\n\n🔔 Jangan lupa SUBSCRIBE ke Wawasan Cerdas, LIKE, dan SHARE video ini agar Anda tidak ketinggalan analisis makroekonomi dan strategi investasi saham paling tajam di Indonesia!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nKumpulan Hashtag (Optimal untuk YouTube)\n#WawasanCerdas #IHSG2026 #PDBIndonesia #InvestasiSaham #KrisisRupiah #Makroekonomi #StrategiSaham #DopingFiskal #PeluangInvestasi #SahamDividen #AnalisisEkonomi #BankIndonesia #SahamGOTO #BursaEfekIndonesia #SahamCuan #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "ZSAa-Pb4PFk"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "yosephsamodra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "MrOngDedy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sumsel.kito", "source": "sumsel.kito", "target": "sumsel.kito", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "abi.dzar_alghifary", "source": "abi.dzar_alghifary", "target": "socialfeed_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "source": "infoacehtimur_official", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "source": "infobdgbaratcimahi", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariharijogja", "source": "hariharijogja", "target": "hariharijogja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "propertynbank_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "myhome_magz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "grahajurnalis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "propertynbank_magz", "source": "propertynbank_magz", "target": "lsp.area", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembangspeziall", "source": "palembangspeziall", "target": "caiirpakbos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bangkabelitunginfonew", "source": "bangkabelitunginfonew", "target": "bangkabelitunginfonew", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}