{"nodes": [{"key": "yukopangestu", "attributes": {"label": "yukopangestu", "x": 67.33451617797293, "y": 58.976793165489426, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.9988, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044254174762938608", "id": "yukopangestu", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut saya sih mending seperti langkah OJK, atas semua mundur, ga hanya kepalanya. Itu problem sistematis.", "post_id": "2044254174762938608"}}, {"key": "PartaiSocmed", "attributes": {"label": "PartaiSocmed", "x": 87.47367233993286, "y": 659.063170746266, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 72.6733, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044254174762938608", "id": "PartaiSocmed", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut saya sih mending seperti langkah OJK, atas semua mundur, ga hanya kepalanya. Itu problem sistematis.", "post_id": "2044254174762938608"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 162.36705624587356, "y": 508.0781244488661, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 72.6733, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2044254174762938608", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Menurut saya sih mending seperti langkah OJK, atas semua mundur, ga hanya kepalanya. Itu problem sistematis.", "post_id": "2044254174762938608"}}, {"key": "TuankuNanSati", "attributes": {"label": "TuankuNanSati", "x": 516.0348278895411, "y": 141.00254620016605, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.9988, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2045424557994180963", "id": "TuankuNanSati", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau ini jg kejadian, jadi alasan, ini semua pejabat  harus mundur. Bayangkan, udah punya cabang di London catatan transaksi begini tidak ada. UU Dokumen Perusahaan itu masa retensi dokumen 10 tahun. Peraturan OJK 5 tahun setelah urusan selesai.\nhttps://t.co/2aPecUQ7kY", "post_id": "2045424557994180963"}}, {"key": "BNI", "attributes": {"label": "BNI", "x": 858.4728024989605, "y": 502.8970807147056, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 72.6733, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2045424557994180963", "id": "BNI", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau ini jg kejadian, jadi alasan, ini semua pejabat  harus mundur. Bayangkan, udah punya cabang di London catatan transaksi begini tidak ada. UU Dokumen Perusahaan itu masa retensi dokumen 10 tahun. Peraturan OJK 5 tahun setelah urusan selesai.\nhttps://t.co/2aPecUQ7kY", "post_id": "2045424557994180963"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 412.8036148091615, "y": 466.86321057189707, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 628.9836, "eigenvector": 618.0326, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3890879550385354138_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengklaim ekonomi Indonesia tengah berada dalam fase akselerasi. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang menyentuh angka 5,61 persen.\n\n\"Kita memang sudah bisa membalik arah ekonomi. Dulu kan sebelumnya 5,39 (persen) sekarang 5,61 dibandingkan sebelum-sebelumnya 5 atau di bawah 5 sedikit kan. Jadi ekonomi kita sedang mengalami akselerasi,\" katanya usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026) malam.\n\nIa menilai percepatan ini belum sepenuhnya disadari oleh pelaku pasar. Menurutnya, masih ada investor yang cenderung berhati-hati hingga menarik dana dari pasar modal. Padahal, ia melihat kondisi saat ini sebagai peluang.\n\n\"Itu yang tidak disadari banyak orang sehingga orang agak takut dan keluar dari pasar modal. Kan saya kemarin-kemarin bilang serok, serok, serok aja kalau mereka ikut mestinya nanti ke depan akan untung banyak,\" ujarnya.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/ekonomi-ri-di-fase-akselerasi-purbaya-banyak-pelaku-pasar-tidak-menyadarinya\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3890879550385354138_3310659452"}}, {"key": "profitory_", "attributes": {"label": "profitory_", "x": 800.8316820930409, "y": 639.5140968891158, "size": 10.42, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 50.9988, "eigenvector": 381.9652, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7603642006446853396", "id": "profitory_", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto bagi pasar modal Indonesia, termasuk menarik kembali kepercayaan investor asing melalui agenda reformasi yang tengah disusun. Airlangga menyebut harapan Prabowo untuk Pasar Modal Indonesia agar bisa menjadi bursa yang transparan dan lebih berintegritas. Setelah rilis temuan penyedia indeks provider global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyulut penarikan sejumlah dana asing dari pasar modal Indonesia. \"Presiden, beliau berharap akan reformasi di pasar modal melalui OJK, kita berharap integritas, transparansi, maupun kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia tetap terjaga,\" ujarnya saat ditemui usai acara Pertemuan Tahun Industri Jasa Keuangan 2026 di Jakarta, Kamis (5/2/2026). Airlangga mengatakan Presiden meminta agar reformasi pasar modal bisa dilakukan dalam kurun waktu yang sesingkat-singkatnya. Presiden juga meminta setiap pelanggaran yang dilakukan oleh investor, emiten, maupun anggota bursa, harus ditindak secara tegas sesuai dengan aturan yang berlaku. Baca selengkapnya di https://www.idxchannel.com/economics/prabowo-minta-ojk-segera-reformasi-pasar-modal-untuk-kembalikan-kepercayaan-investor-asing Atau klik link di Bio  Foto: iNews Media Group sumber : idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "7603642006446853396"}}], "edges": [{"key": "yukopangestu", "source": "yukopangestu", "target": "PartaiSocmed", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yukopangestu", "source": "yukopangestu", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "TuankuNanSati", "source": "TuankuNanSati", "target": "BNI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "TuankuNanSati", "source": "TuankuNanSati", "target": "BNI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "profitory_", "source": "profitory_", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}