{"nodes": [{"key": "SitiSalmaF9851", "attributes": {"label": "SitiSalmaF9851", "x": 140.29820704966477, "y": 739.7442785984562, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050036311588053153", "id": "SitiSalmaF9851", "source": "tweet-000004", "content": "Ini gak kenapa-kenapa. Yang APBN Kita udah diumumin lewat biro informasi komunikasi Kemenkeu, yang KSSK sengaja nunggu data inflasi Dan pertumbuhan ekonomi Q1 di awal mei", "post_id": "2050036311588053153"}}, {"key": "Saham_fess", "attributes": {"label": "Saham_fess", "x": 538.9587674042746, "y": 5.1598218981487864, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050036311588053153", "id": "Saham_fess", "source": "tweet-000004", "content": "Ini gak kenapa-kenapa. Yang APBN Kita udah diumumin lewat biro informasi komunikasi Kemenkeu, yang KSSK sengaja nunggu data inflasi Dan pertumbuhan ekonomi Q1 di awal mei", "post_id": "2050036311588053153"}}, {"key": "arivpermana", "attributes": {"label": "arivpermana", "x": 748.5067304762234, "y": 763.2670777724106, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2050177480112374203", "id": "arivpermana", "source": "tweet-000004", "content": "Halah komite ini komite itu, komite stabilitas sistem keuangan dijamin hanya ngabisin anggaran untuk honor. Komite ini gak akan bisa membendung ekonomi yg sedang koleps. Karena nilai tukar dan ihsg tergantung kepada trust, bukan omongan wowo atau purbaya.", "post_id": "2050177480112374203"}}, {"key": "GunRomli", "attributes": {"label": "GunRomli", "x": 275.9793015654666, "y": 936.1033185014593, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2050177480112374203", "id": "GunRomli", "source": "tweet-000004", "content": "Halah komite ini komite itu, komite stabilitas sistem keuangan dijamin hanya ngabisin anggaran untuk honor. Komite ini gak akan bisa membendung ekonomi yg sedang koleps. Karena nilai tukar dan ihsg tergantung kepada trust, bukan omongan wowo atau purbaya.", "post_id": "2050177480112374203"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 96.20550407539142, "y": 268.5628157515505, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 61.2615, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "1752235722994745487", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 292.5901374344057, "y": 889.147391023408, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6142, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1752235722994745487", "id": "KemenkeuRI", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 419.7922691574306, "y": 989.9949460405235, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6142, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1752235722994745487", "id": "ojkindonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "lps_idic", "attributes": {"label": "lps_idic", "x": 780.508356073672, "y": 434.3855579415271, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 34.6142, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1752235722994745487", "id": "lps_idic", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yg terdiri dari , Bank Indonesia, , dan  menegaskan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) pada triwulan IV 2023 tetap terjaga di tengah risiko perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian pasar keuangan global. https://t.co/X1uLmyzfyX", "post_id": "1752235722994745487"}}, {"key": "RadioSmartFM", "attributes": {"label": "RadioSmartFM", "x": 389.53660856077556, "y": 311.6299938994106, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1720361421056458930", "id": "RadioSmartFM", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen pada tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.\n\n#SmartNews  https://t.co/xkYwwVQdF5", "post_id": "1720361421056458930"}}, {"key": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "CNNIndonesia", "x": 731.8483072764736, "y": 357.2322387936181, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 39.2591, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1720361421056458930", "id": "CNNIndonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksi ekonomi Indonesia tumbuh 5,1 persen pada tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.\n\n#SmartNews  https://t.co/xkYwwVQdF5", "post_id": "1720361421056458930"}}, {"key": "ErhanFaheem", "attributes": {"label": "ErhanFaheem", "x": 896.5906932879061, "y": 16.220424183407857, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2045022500271358167", "id": "ErhanFaheem", "source": "tweet-000004", "content": "Bappenas,KSSK,DEN, Dewan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS),Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Bank Indonesia, Menkeu,Menko....nggo opo?", "post_id": "2045022500271358167"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 333.9198244650323, "y": 131.6859704314186, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.5909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045103856703688839", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Bappenas,KSSK,DEN, Dewan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS),Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Bank Indonesia, Menkeu,Menko....nggo opo?", "post_id": "2045103856703688839"}}, {"key": "pemprovsumut", "attributes": {"label": "pemprovsumut", "x": 835.091959145657, "y": 344.3429630060169, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "pemprovsumut", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "bobbynst", "attributes": {"label": "bobbynst", "x": 432.93492798116296, "y": 78.93984154206002, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3889566145200018588_6261465103", "id": "bobbynst", "source": "instagram-000001", "content": "Gubernur Sumatera Utara   menegaskan pentingnya peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menjaga rasa aman masyarakat saat menabung di bank, sekaligus memperkuat stabilitas sistem keuangan di Sumut.\n\nMelalui kolaborasi antara pemerintah daerah, LPS, perbankan, BI, dan OJK, diharapkan literasi keuangan masyarakat semakin meningkat dan pertumbuhan ekonomi Sumut terus terjaga.\n\nMari bersama wujudkan sistem keuangan yang kuat, aman, dan terpercaya demi Sumut yang maju dan berkelanjutan.\n\nSelengkapnya berita dapat diakses melalui Website : sumutprov.go.id\n\n#GubernurSumut #BobbyNasution #PemprovSumut #SumateraUtara #KolaborasiSumutBerkah #SalamKolaborasi #SatuKolaborasiSejutaEnergi \n\n#PemprovSumut #SumutBerkah #KolaborasiSumutBerkah #BobbyNasution #LPS #Perbankan #StabilitasKeuangan #SumutMaju #Medan #SumateraUtara", "post_id": "3889566145200018588_6261465103"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "attributes": {"label": "airlanggahartarto_official", "x": 601.2287474201738, "y": 745.1590284737837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "airlanggahartarto_official", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 117.12813785966225, "y": 949.3450415011021, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3890952178366620910_7151667394", "id": "prabowo", "source": "instagram-000001", "content": "Mengikuti rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang dipimpin langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto  di Istana Merdeka, Jakarta (Selasa, 5/5/2026). Dalam forum tersebut, kami melaporkan bahwa kinerja perekonomian Indonesia pada kuartal I 2026 menunjukkan hasil yang kuat dan melampaui ekspektasi.\n\nPertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,61%, salah satu yang tertinggi di antara negara G20, bahkan berada di atas sejumlah negara besar. Capaian ini didorong oleh konsumsi masyarakat dan pemerintah yang meningkat, serta kinerja ekspor-impor yang tetap positif. Berbagai sektor utama seperti industri, perdagangan, transportasi, pertanian, hingga konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid.\n\nDari sisi stabilitas, indikator makroekonomi juga terjaga dengan baik. Inflasi berhasil ditekan menjadi 2,42%, turun dari periode sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan kredit mencapai 9,49% dan dana pihak ketiga tumbuh 13,55%, mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tetap tinggi terhadap sistem keuangan. Kami juga membahas dinamika global, termasuk aliran modal keluar (capital outflow), serta langkah-langkah mitigasi yang telah dan akan dilakukan. Penguatan koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan terus menjadi kunci dalam menjaga stabilitas, termasuk dalam pengelolaan nilai tukar rupiah.\n\nSelain itu, pemerintah telah memfinalisasi revisi kebijakan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) yang akan berlaku mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Stabilitas akan terus kita jaga sebagai fondasi utama, sekaligus memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.", "post_id": "3890952178366620910_7151667394"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 193.90021458281637, "y": 152.48608819816002, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3880825903077690239_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3880825903077690239_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 408.0785351523147, "y": 285.55362907079063, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882147924981384803_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.\n\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882147924981384803_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 184.48841551576257, "y": 347.7234620265699, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3881231209150485265_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 April 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n.\nKe depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nDengan dipertahankannya BI-Rate pada level 4,75% di #RDGBI April 2026, bagaimana Sobat mengambil peran untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n.\n.\n#bimalutmantap", "post_id": "3881231209150485265_3117095536"}}, {"key": "ojk_provinsi_ntb", "attributes": {"label": "ojk_provinsi_ntb", "x": 935.323768104276, "y": 313.7905291114518, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 115.043, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3885092270889930248_4733064291", "id": "ojk_provinsi_ntb", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton OJK\n\nOJK Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Kinerja dan Market Conduct Meeting bersama jajaran pimpinan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) se-Nusa Tenggara Barat pada hari Kamis, 16 April 2026. 🤝🏙️\n\nAgenda ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi strategis untuk meninjau capaian kinerja sektor jasa keuangan di daerah sekaligus memperkuat implementasi market conduct atau perilaku pelaku usaha jasa keuangan dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, OJK NTB menekankan pentingnya transparansi, integritas, dan pemenuhan hak konsumen sebagai fondasi utama bagi LJK untuk bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi saat ini. 🛡️📈\n\nMelalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara regulator dan industri jasa keuangan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan serta meningkatkan kualitas perlindungan konsumen di Bumi Gora. OJK NTB berkomitmen untuk terus mengawal kepatuhan LJK terhadap regulasi yang berlaku demi menjaga kepercayaan masyarakat dan mendorong kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pembangunan ekonomi daerah yang inklusif. 💼✨\n\nFollow  untuk tahu update informasi seputar OJK lainnya!\n\n#OJKNTB #EvaluasiKinerja #MarketConduct #Proaktif #Kolaboratif", "post_id": "3885092270889930248_4733064291"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 128.48347857202737, "y": 331.6283444883986, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 648.8061228968086, "y": 263.6342681971853, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 171.1100891934052, "y": 438.35140705937823, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Fyx95dItt_o", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Laporkan Pertumbuhan Ekonomi ke Prabowo, KSSK Siapkan 7 Langkah Stabilisasi Rupiah\n\nKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur BI hingga Ketua OJK memberikan beberapa pernyataan usai menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I pada Selasa (5/5/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertemuan tadi juga membahas soal nilai rupiah yang melemah. Perry mengatakan bahwa BI bersama pemerintah telah menyiapkan 7 langkah stabilisasi nilai rupiah.\n\nSimak keterangan selengkapnya dalam tayangan berikut!\n\nVideo: Sekretariat Presiden\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "Fyx95dItt_o"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 884.5684822196919, "y": 65.02845556541126, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Fyx95dItt_o", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS - Laporkan Pertumbuhan Ekonomi ke Prabowo, KSSK Siapkan 7 Langkah Stabilisasi Rupiah\n\nKomite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri dari Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur BI hingga Ketua OJK memberikan beberapa pernyataan usai menemui Presiden Prabowo Subianto untuk melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I pada Selasa (5/5/2026).\n\nGubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan bahwa pertemuan tadi juga membahas soal nilai rupiah yang melemah. Perry mengatakan bahwa BI bersama pemerintah telah menyiapkan 7 langkah stabilisasi nilai rupiah.\n\nSimak keterangan selengkapnya dalam tayangan berikut!\n\nVideo: Sekretariat Presiden\nStreamer: Yonathan Niko Aditama\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "Fyx95dItt_o"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 259.42478098753077, "y": 494.973065544257, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 24.057100870024662, "y": 183.4553817071093, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 412.7988352356704, "y": 924.6148192521944, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 772.9242535087507, "y": 793.6732410817732, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 117.35849812519838, "y": 614.2723950585645, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 202.98698901770217, "y": 836.2716050479382, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 958.3660364650871, "y": 873.6429449445816, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3045, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "yo06-1XG_hw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Prabowo Subianto Undang Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Fokus Isu Ekonomi | IDXC UPDATE\n\nPrabowo Subianto memanggil anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta sejumlah pejabat dan tokoh ekonomi, termasuk Fuad Bawazier, ke Istana Kepresidenan di Jakarta untuk membahas kondisi ekonomi nasional, sebagaimana disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa, sementara para pejabat lain yang hadir seperti perwakilan OJK, LPS, Bank Indonesia, hingga sejumlah menteri memilih belum memberikan komentar dan menyatakan akan menyampaikan hasil pembahasan setelah rapat selesai. \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "yo06-1XG_hw"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "attributes": {"label": "@KompasTVSukabumi", "x": 852.0979607670022, "y": 901.2597712367356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qRFUlmE62qA", "id": "@KompasTVSukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Diperdebatkan, Menkeu Purbaya Bank Dunia Keliru!\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7 persen dari PDB, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.\n\nMenurut Purbaya, perhitungan Bank Dunia keliru dan memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional. Purbaya mengatakan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 masih kuat dan berpotensi berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen.\n\nMenteri Keuangan menduga proyeksi Bank Dunia dipengaruhi asumsi harga minyak global yang tinggi.\n\nIa juga menegaskan pemerintah fokus menjaga fundamental ekonomi. Langkah tersebut dilakukan melalui program prioritas, stabilitas sistem keuangan, serta perbaikan iklim investasi.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "qRFUlmE62qA"}}, {"key": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "ktvsukabumi", "x": 261.54819964664745, "y": 326.6982791656169, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qRFUlmE62qA", "id": "ktvsukabumi", "source": "youtube-000001", "content": "Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Diperdebatkan, Menkeu Purbaya Bank Dunia Keliru!\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebelumnya, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 sebesar 4,7 persen dari PDB, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.\n\nMenurut Purbaya, perhitungan Bank Dunia keliru dan memicu sentimen negatif terhadap perekonomian nasional. Purbaya mengatakan kinerja ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2026 masih kuat dan berpotensi berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen.\n\nMenteri Keuangan menduga proyeksi Bank Dunia dipengaruhi asumsi harga minyak global yang tinggi.\n\nIa juga menegaskan pemerintah fokus menjaga fundamental ekonomi. Langkah tersebut dilakukan melalui program prioritas, stabilitas sistem keuangan, serta perbaikan iklim investasi.\n\nSahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.\n\nSosial Media Kompas TV Sukabumi:\nYouTube :    / kompastvsukabumi  \nInstagram :   / kompastvsukabumi  \nFacebook :   / redaksikompastvsukabumi  \nTwitter : \nTikTok :   / kompastvsukabumi", "post_id": "qRFUlmE62qA"}}, {"key": "@oceanpressindonesia", "attributes": {"label": "@oceanpressindonesia", "x": 411.41220707151393, "y": 934.32672246404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mSHfvNRuRaQ", "id": "@oceanpressindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "FUNGSI INTERMEDIASI LEMBAGA KEUANGAN DAN PERANNYA\n\n📚 Dalam buku ini Anda akan mendapatkan:\n💰 Pemahaman tentang konsep dasar sistem keuangan dan fungsi intermediasi lembaga keuangan\n🏦 Penjelasan mengenai peran bank dan lembaga keuangan dalam penghimpunan serta penyaluran dana\n📈 Kajian tentang hubungan fungsi intermediasi dengan pertumbuhan ekonomi nasional\n🔄 Pembahasan perubahan fungsi intermediasi di era dinamika pasar dan transformasi keuangan modern\n⚖️ Analisis mengenai likuiditas, efisiensi transaksi, dan pengelolaan risiko dalam sistem keuangan\n🇮🇩 Uraian kontribusi lembaga keuangan terhadap pembangunan dan perekonomian Indonesia\n📊 Pemahaman tentang stabilitas sistem keuangan dan keterkaitannya dengan sektor riil\n💳 Pembahasan akses pembiayaan, inklusi keuangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat\n🚀 Strategi penguatan fungsi intermediasi untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional\n🎓 Referensi akademik yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi ekonomi-keuangan\n============================================\n🚀 Gabung Sekarang di CV. Ocean Press Indonesia!\n📖 Dapatkan layanan penerbitan yang mudah, terpercaya, dan mendukung setiap langkah kepenulisanmu.\n🎁 Promo spesial & fasilitas lengkap untuk penulis pemula maupun berpengalaman.\n💌 Hubungi kami:\n📧 Email: oceanpressindonesia\nTemukan dan ikuti kami di:\n🌐 Website: https://www.oceanpressindonesia.com\n📸 Instagram: \n📺 YouTube: Ocean Press \n🎥 TikTok: Ocean Press \n📘 Facebook: Ocean Press\n#FungsiIntermediasi\n#LembagaKeuangan\n#SistemKeuangan\n#PerekonomianIndonesia\n#EkonomiIndonesia\n#Perbankan\n#KeuanganDigital\n#StabilitasKeuangan\n#InklusiKeuangan\n#PertumbuhanEkonomi\n#LiterasiKeuangan\n#ManajemenKeuangan\n#EkonomiMakro\n#BukuEkonomi\n#ReferensiAkademik 📖", "post_id": "mSHfvNRuRaQ"}}, {"key": "ocean_press", "attributes": {"label": "ocean_press", "x": 62.812444707190494, "y": 995.5410344538079, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mSHfvNRuRaQ", "id": "ocean_press", "source": "youtube-000001", "content": "FUNGSI INTERMEDIASI LEMBAGA KEUANGAN DAN PERANNYA\n\n📚 Dalam buku ini Anda akan mendapatkan:\n💰 Pemahaman tentang konsep dasar sistem keuangan dan fungsi intermediasi lembaga keuangan\n🏦 Penjelasan mengenai peran bank dan lembaga keuangan dalam penghimpunan serta penyaluran dana\n📈 Kajian tentang hubungan fungsi intermediasi dengan pertumbuhan ekonomi nasional\n🔄 Pembahasan perubahan fungsi intermediasi di era dinamika pasar dan transformasi keuangan modern\n⚖️ Analisis mengenai likuiditas, efisiensi transaksi, dan pengelolaan risiko dalam sistem keuangan\n🇮🇩 Uraian kontribusi lembaga keuangan terhadap pembangunan dan perekonomian Indonesia\n📊 Pemahaman tentang stabilitas sistem keuangan dan keterkaitannya dengan sektor riil\n💳 Pembahasan akses pembiayaan, inklusi keuangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat\n🚀 Strategi penguatan fungsi intermediasi untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional\n🎓 Referensi akademik yang relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi ekonomi-keuangan\n============================================\n🚀 Gabung Sekarang di CV. Ocean Press Indonesia!\n📖 Dapatkan layanan penerbitan yang mudah, terpercaya, dan mendukung setiap langkah kepenulisanmu.\n🎁 Promo spesial & fasilitas lengkap untuk penulis pemula maupun berpengalaman.\n💌 Hubungi kami:\n📧 Email: oceanpressindonesia\nTemukan dan ikuti kami di:\n🌐 Website: https://www.oceanpressindonesia.com\n📸 Instagram: \n📺 YouTube: Ocean Press \n🎥 TikTok: Ocean Press \n📘 Facebook: Ocean Press\n#FungsiIntermediasi\n#LembagaKeuangan\n#SistemKeuangan\n#PerekonomianIndonesia\n#EkonomiIndonesia\n#Perbankan\n#KeuanganDigital\n#StabilitasKeuangan\n#InklusiKeuangan\n#PertumbuhanEkonomi\n#LiterasiKeuangan\n#ManajemenKeuangan\n#EkonomiMakro\n#BukuEkonomi\n#ReferensiAkademik 📖", "post_id": "mSHfvNRuRaQ"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 208.6624131615471, "y": 527.1779636619407, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KRs24hu-V-Y", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Komisi XI DPR RI Dengan DK LPS, Membahas Laporan Kinerja LPS Tahun 2025\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Ketua Dewan Komisioner LPS untuk membahas laporan kinerja LPS tahun 2025. Raker ini menjadi forum evaluasi terhadap peran dan capaian Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pembahasan ini penting karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sektor perbankan dan perlindungan dana nasabah.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps2025 #komisixidpr #kinerjalps #dprri #rapatkerja #lembagapenjaminsimpanan #sektorkeuangan #perbankan #ekonomiindonesia #kebijakanpublik #stabilitaskuangan #kabarbursa", "post_id": "KRs24hu-V-Y"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 630.0134267178547, "y": 551.8450548223504, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.925, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KRs24hu-V-Y", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] Rapat Komisi XI DPR RI Dengan DK LPS, Membahas Laporan Kinerja LPS Tahun 2025\n\nKABARBURSA.COM — Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja dengan Ketua Dewan Komisioner LPS untuk membahas laporan kinerja LPS tahun 2025. Raker ini menjadi forum evaluasi terhadap peran dan capaian Lembaga Penjamin Simpanan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Pembahasan ini penting karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sektor perbankan dan perlindungan dana nasabah.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#lps2025 #komisixidpr #kinerjalps #dprri #rapatkerja #lembagapenjaminsimpanan #sektorkeuangan #perbankan #ekonomiindonesia #kebijakanpublik #stabilitaskuangan #kabarbursa", "post_id": "KRs24hu-V-Y"}}], "edges": [{"key": "SitiSalmaF9851", "source": "SitiSalmaF9851", "target": "Saham_fess", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "arivpermana", "source": "arivpermana", "target": "GunRomli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "lps_idic", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RadioSmartFM", "source": "RadioSmartFM", "target": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ErhanFaheem", "source": "ErhanFaheem", "target": "CNNIndonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ErhanFaheem", "source": "ErhanFaheem", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "pemprovsumut", "source": "pemprovsumut", "target": "bobbynst", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "airlanggahartarto_official", "source": "airlanggahartarto_official", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_provinsi_ntb", "source": "ojk_provinsi_ntb", "target": "ojk_provinsi_ntb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVSukabumi", "source": "@KompasTVSukabumi", "target": "ktvsukabumi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@oceanpressindonesia", "source": "@oceanpressindonesia", "target": "ocean_press", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}