{"nodes": [{"key": "BorobudurNews_", "attributes": {"label": "BorobudurNews_", "x": 52.491733772362714, "y": 863.9469082434719, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 26.5223, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2041880764091134034", "id": "BorobudurNews_", "source": "retweet-000002", "content": "Saldo Kas Negara Turun ke Rp420 Triliun! 💸🏛️\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan saldo kas pemerintah di Bank In…", "post_id": "2041880764091134034"}}, {"key": "akucintaistriku", "attributes": {"label": "akucintaistriku", "x": 287.9693236433893, "y": 272.8553535047891, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2032862398152061412", "id": "akucintaistriku", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan penyuntikan likuiditas Rp200 triliun kepada perbankan T…", "post_id": "2032862398152061412"}}, {"key": "Bisniscom", "attributes": {"label": "Bisniscom", "x": 954.3672142534759, "y": 0.017789350362562573, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 21.7317, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2032862398152061412", "id": "Bisniscom", "source": "retweet-000002", "content": "Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan penyuntikan likuiditas Rp200 triliun kepada perbankan T…", "post_id": "2032862398152061412"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 894.6876549000617, "y": 65.97500176892612, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "2033537631460421972", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Betul bang, fiskal itu ranah Menkeu Purbaya (APBN, pajak, belanja pemerintah), moneter di BI (suku bunga, likuiditas). Sering orang campur aduk, padahal beda instrumen. Kalau ada isu ekonomi, liat dulu yang mana dominan biar tepat sasaran. Mau bahas lebih detail? Siap jawab.", "post_id": "2033537631460421972"}}, {"key": "ohmysal_", "attributes": {"label": "ohmysal_", "x": 597.9837172590388, "y": 975.8834787000476, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.8428, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2033537631460421972", "id": "ohmysal_", "source": "tweet-000004", "content": "Betul bang, fiskal itu ranah Menkeu Purbaya (APBN, pajak, belanja pemerintah), moneter di BI (suku bunga, likuiditas). Sering orang campur aduk, padahal beda instrumen. Kalau ada isu ekonomi, liat dulu yang mana dominan biar tepat sasaran. Mau bahas lebih detail? Siap jawab.", "post_id": "2033537631460421972"}}, {"key": "nashuax224", "attributes": {"label": "nashuax224", "x": 165.04783556769175, "y": 129.27171538481696, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.8428, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2033537631460421972", "id": "nashuax224", "source": "tweet-000004", "content": "Betul bang, fiskal itu ranah Menkeu Purbaya (APBN, pajak, belanja pemerintah), moneter di BI (suku bunga, likuiditas). Sering orang campur aduk, padahal beda instrumen. Kalau ada isu ekonomi, liat dulu yang mana dominan biar tepat sasaran. Mau bahas lebih detail? Siap jawab.", "post_id": "2033537631460421972"}}, {"key": "PetrusTjan", "attributes": {"label": "PetrusTjan", "x": 52.17752537658726, "y": 978.3849358594379, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042538705798512654", "id": "PetrusTjan", "source": "tweet-000004", "content": "Sepertinya purbaya bersikap seperti kura-kura dalam perahu mengenai pendanaan sepeda motor listrik , masa sebagai bendahara negara ga tau tau duit sekian trilliun keluar dari kas negara 🤣", "post_id": "2042538705798512654"}}, {"key": "WagimanDeep212_", "attributes": {"label": "WagimanDeep212_", "x": 893.1783949780729, "y": 344.5861885340784, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042538705798512654", "id": "WagimanDeep212_", "source": "tweet-000004", "content": "Sepertinya purbaya bersikap seperti kura-kura dalam perahu mengenai pendanaan sepeda motor listrik , masa sebagai bendahara negara ga tau tau duit sekian trilliun keluar dari kas negara 🤣", "post_id": "2042538705798512654"}}, {"key": "DHendrawan8", "attributes": {"label": "DHendrawan8", "x": 494.2159880879662, "y": 991.165074337372, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.8428, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966382404479942922", "id": "DHendrawan8", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan pernyataan Menkeu Purbaya, ia mengkritik bahwa pajak dikumpulkan tapi dana APBN mengendap di Bank Indonesia tanpa dibelanjakan untuk stimulus ekonomi. Ini akurat karena rekening kas negara memang di BI.\n\nAkun tersebut benar bedakan fiskal (APBN dari pajak) dan moneter", "post_id": "1966382404479942922"}}, {"key": "meliksumanandar", "attributes": {"label": "meliksumanandar", "x": 380.33688425997747, "y": 645.2564911433034, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.8428, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966382404479942922", "id": "meliksumanandar", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan pernyataan Menkeu Purbaya, ia mengkritik bahwa pajak dikumpulkan tapi dana APBN mengendap di Bank Indonesia tanpa dibelanjakan untuk stimulus ekonomi. Ini akurat karena rekening kas negara memang di BI.\n\nAkun tersebut benar bedakan fiskal (APBN dari pajak) dan moneter", "post_id": "1966382404479942922"}}, {"key": "BosPurwa", "attributes": {"label": "BosPurwa", "x": 955.0580544225941, "y": 634.7256575922079, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.8428, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1966382404479942922", "id": "BosPurwa", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan pernyataan Menkeu Purbaya, ia mengkritik bahwa pajak dikumpulkan tapi dana APBN mengendap di Bank Indonesia tanpa dibelanjakan untuk stimulus ekonomi. Ini akurat karena rekening kas negara memang di BI.\n\nAkun tersebut benar bedakan fiskal (APBN dari pajak) dan moneter", "post_id": "1966382404479942922"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 952.3326807173612, "y": 179.06506761549866, "size": 6.72, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3739, "eigenvector": 48.9002, "in_degree": 3, "out_degree": 5, "degree": 8}, "_id": "3860650360449084983_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan telah menambah penempatan dana sebesar Rp100 triliun ke sistem perbankan sebagai respons atas meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi negara yang menjadi indikasi awal terjadinya pengetatan likuiditas.\n\nPurbaya menegaskan, kementeriannya memantau pergerakan pasar keuangan secara harian dan tidak akan membiarkan sektor perbankan mengalami 'kekeringan' dana yang dapat memicu lonjakan suku bunga tajam.\n\n“Kalau bond yield naik 0,1 persen saya sudah perhatikan. Naik 0,4 persen, pasti ada kekeringan likuiditas di bank. Saya cek, memang bank kekurangan,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026).\n\nDengan tambahan terbaru ini, total dana pemerintah yang ditempatkan di perbankan kini mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp300 triliun, meningkat dari posisi sebelumnya sebesar Rp200 triliun.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/purbaya-kembali-guyur-likuiditas-rp100-triliun-ke-perbankan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3860650360449084983_3310659452"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 953.8394481642642, "y": 230.8999398222199, "size": 12.99, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.9973, "eigenvector": 131.3405, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3864229270444873051_3310659452", "id": "prast_ulrich", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah kembali menambah penempatan dana saldo anggaran lebih atau SAL sebesar Rp100 triliun ke sektor perbankan. Dengan tambahan tersebut, total dana SAL yang telah ditempatkan kini mencapai sekitar Rp300 triliun. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, tambahan dana tersebut disalurkan menjelang lebaran guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan likuiditas di masyarakat. Sebab tren yield SBN sempat meningkat yang mengindikasikan pelepasan SBN di market oleh perbankan. Pemerintah juga secara aktif memantau pergerakan yield sebagai indikator kondisi perbankan, di mana kenaikan signifikan menjadi sinyal adanya kekurangan dana di sistem keuangan.\n\nSaksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo , Senin 30 Maret 2026, pukul 21.00 - 21.30 WIB. LIVE di IDX Channel (MNC VISION Ch 100, MNC PLAY Ch 128 HD, First Media Ch 389, K-VISION Ch 129, OXYGEN Ch 137 dan MY REPUBLIK Ch 576). Saksikan juga LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV di APPS  store.\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #marketreview", "post_id": "3864229270444873051_3310659452"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 192.66305374020698, "y": 555.1726434100175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 101.6679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3872680550322484612_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan dana rampasan Rp11,4 triliun yang disetorkan Kejaksaan Agung ke kas negara akan dimanfaatkan untuk program prioritas seperti pembangunan sekolah dan pendanaan LPDP, meski sebagian kecil juga bisa digunakan untuk kebutuhan lain.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#DanaLPDP #DanaRampasan #BloombergTechnoz", "post_id": "3872680550322484612_51748745734"}}, {"key": "mnow.id", "attributes": {"label": "mnow.id", "x": 847.772243666441, "y": 418.09730440953774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3872642680346540832_46229168085", "id": "mnow.id", "source": "instagram-000001", "content": "- Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan dana sebesar Rp11,4 triliun yang merupakan hasil denda administratif dan upaya penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Total dana yang diserahkan mencapai Rp11.420.104.815.858 dan akan disetorkan ke kas negara.\n\nDalam acara tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung tumpukan uang yang disusun rapi di atas panggung sebagai simbol transparansi penegakan hukum dan pemulihan keuangan negara.\n\nPenyerahan dana dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nVideo  \n#mnow #penampakanuang #14triliun #korupsi #triliunan", "post_id": "3872642680346540832_46229168085"}}, {"key": "rmol.id", "attributes": {"label": "rmol.id", "x": 811.2102930017754, "y": 619.68820690131, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3872642680346540832_46229168085", "id": "rmol.id", "source": "instagram-000001", "content": "- Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung penyerahan dana sebesar Rp11,4 triliun yang merupakan hasil denda administratif dan upaya penyelamatan keuangan negara oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Total dana yang diserahkan mencapai Rp11.420.104.815.858 dan akan disetorkan ke kas negara.\n\nDalam acara tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung tumpukan uang yang disusun rapi di atas panggung sebagai simbol transparansi penegakan hukum dan pemulihan keuangan negara.\n\nPenyerahan dana dilakukan oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nVideo  \n#mnow #penampakanuang #14triliun #korupsi #triliunan", "post_id": "3872642680346540832_46229168085"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 898.3043257152978, "y": 17.48574825874616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 101.6679, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3870845045860229022_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia telah menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp427,1 triliun hingga Maret 2026 untuk mendorong pertumbuhan kredit, khususnya ke sektor prioritas seperti pangan, industri, hilirisasi, dan perumahan 🏗️🌾\n\nKebijakan ini juga diarahkan agar suku bunga kredit turun, sehingga transmisi ke sektor riil lebih cepat. Bank BUMN menjadi penerima terbesar, diikuti bank swasta nasional 📈\n\nSumber: Katadata.co.id, 8 April 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#bi #likuiditas #kredit #ekonomi #perbankan #investasi #saham #trading #mancingsaham", "post_id": "3870845045860229022_52512310886"}}, {"key": "ftmbyl", "attributes": {"label": "ftmbyl", "x": 662.8408915008895, "y": 632.3763968304447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7623988755396955412", "id": "ftmbyl", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk produk subsidi maupun nonsubsidi pada April 2026, meski harga minyak mentah dunia tengah mengalami lonjakan yang sangat tinggi imbas konflik di Timur Tengah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan untuk sementara Pertamina yang menanggung seluruh beban harga BBM yang tak naik. Menurutnya, Pertamina mampu menanggung beban itu karena punya likuiditas yang cukup. \"Sementara sepertinya Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan. Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek nggak masalah,\" kata Purbaya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). Baca artikel detikfinance, \"Pertamina yang Tanggung Beban Harga BBM Tak Naik\" selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-8425620/pertamina-yang-tanggung-beban-harga-bbm-tak-naik. #pertamina #ftmbyl #amtnusantara #kurirbbm #energi", "post_id": "7623988755396955412"}}, {"key": "amtnusatara", "attributes": {"label": "amtnusatara", "x": 526.4718471361736, "y": 877.902475216322, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7623988755396955412", "id": "amtnusatara", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik untuk produk subsidi maupun nonsubsidi pada April 2026, meski harga minyak mentah dunia tengah mengalami lonjakan yang sangat tinggi imbas konflik di Timur Tengah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan untuk sementara Pertamina yang menanggung seluruh beban harga BBM yang tak naik. Menurutnya, Pertamina mampu menanggung beban itu karena punya likuiditas yang cukup. \"Sementara sepertinya Pertamina. Dia mampu karena sekarang pembayaran dari pemerintah kan lancar, yang kompensasi kan sekarang kita bayar setiap bulan 70% terus-terusan. Jadi keuangan Pertamina juga amat baik. Jadi untuk absorb itu untuk jangka waktu pendek nggak masalah,\" kata Purbaya di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (1/4/2026). Baca artikel detikfinance, \"Pertamina yang Tanggung Beban Harga BBM Tak Naik\" selengkapnya https://finance.detik.com/energi/d-8425620/pertamina-yang-tanggung-beban-harga-bbm-tak-naik. #pertamina #ftmbyl #amtnusantara #kurirbbm #energi", "post_id": "7623988755396955412"}}, {"key": "sahamyeoh.id", "attributes": {"label": "sahamyeoh.id", "x": 686.7963293564765, "y": 865.6299680246578, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7617163394931576071", "id": "sahamyeoh.id", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Pada saat Pak Purbaya resmi dilantik gantiin Bu Sri Mulyani tahun 2025 kemarin, langkah awalnya emang bikin banyak orang clueless sih. Bayangin aja, dia langsung nge-drop Rp200 triliun ke 5 bank Himbara gitu aja. Wajar banget kalau publik sempat skeptis, pesimis, bahkan ngeraguin kapasitas beliau karena angkanya nggak main-main. ‎ ‎Tapi kalau kita mau zoom out sedikit, Pak Purbaya tuh sebenernya paham banget sama \"penyakit\" ekonomi kita saat itu. Masalah utamanya ada di domestic consumption yang lagi drop parah, yang akhirnya bikin lapangan kerja jadi seret banget dan UMR berasa stag di situ-situ aja. Dengan nyuntik likuiditas lewat bank, beliau itu lagi berusaha \"manasin mesin\" biar peredaran uang lancar lagi, bisnis bisa gerak, dan ujung-ujungnya daya beli masyarakat bisa keangkat. Jadi, ini bukan sekadar bagi-bagi duit, tapi strategi buat nge-fix masalah dari akarnya. ‎ ‎Speaker:  Yeoh official  ‎ ‎#flowreader #mscianalyst #michaelyeoh #ternakklipmy ‎", "post_id": "7617163394931576071"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 841.0505155231721, "y": 865.2767710557258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7617163394931576071", "id": "Michael", "source": "tiktok-000001", "content": "‎Pada saat Pak Purbaya resmi dilantik gantiin Bu Sri Mulyani tahun 2025 kemarin, langkah awalnya emang bikin banyak orang clueless sih. Bayangin aja, dia langsung nge-drop Rp200 triliun ke 5 bank Himbara gitu aja. Wajar banget kalau publik sempat skeptis, pesimis, bahkan ngeraguin kapasitas beliau karena angkanya nggak main-main. ‎ ‎Tapi kalau kita mau zoom out sedikit, Pak Purbaya tuh sebenernya paham banget sama \"penyakit\" ekonomi kita saat itu. Masalah utamanya ada di domestic consumption yang lagi drop parah, yang akhirnya bikin lapangan kerja jadi seret banget dan UMR berasa stag di situ-situ aja. Dengan nyuntik likuiditas lewat bank, beliau itu lagi berusaha \"manasin mesin\" biar peredaran uang lancar lagi, bisnis bisa gerak, dan ujung-ujungnya daya beli masyarakat bisa keangkat. Jadi, ini bukan sekadar bagi-bagi duit, tapi strategi buat nge-fix masalah dari akarnya. ‎ ‎Speaker:  Yeoh official  ‎ ‎#flowreader #mscianalyst #michaelyeoh #ternakklipmy ‎", "post_id": "7617163394931576071"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 3.5307187464496126, "y": 884.852923604454, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_W8TBaZC82k", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Cetak Rekor All Time High, Saham Bank BUMN Masih Loyo, Ini Kata CEO Edvisor\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dua bulan sudah sejak Kementerian Keuangan mengucurkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke bank nasional, performa emiten Himbara masih terpantau loyo.\n\nPenempatan dana ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perbankan agar kredit dapat tumbuh dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nPurbaya juga menjelaskan, dengan penempatan dana pemerintah di perbankan, pemerintah ingin agar perbankan bisa memanfaatkan uang negara yang nganggur untuk menggerakkan aktivitas perekonomian melalui penyaluran kredit.\n\nKita langsung bergabung dengan Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina Visindo, untuk membahas kinerja saham bank BUMN.\n\n#menkeupurbaya #bankbumn #purbaya #saham #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "_W8TBaZC82k"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 704.0783184193831, "y": 160.20278993270298, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_W8TBaZC82k", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Cetak Rekor All Time High, Saham Bank BUMN Masih Loyo, Ini Kata CEO Edvisor\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Dua bulan sudah sejak Kementerian Keuangan mengucurkan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun ke bank nasional, performa emiten Himbara masih terpantau loyo.\n\nPenempatan dana ini diatur dalam Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025.\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa bilang, kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perbankan agar kredit dapat tumbuh dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nPurbaya juga menjelaskan, dengan penempatan dana pemerintah di perbankan, pemerintah ingin agar perbankan bisa memanfaatkan uang negara yang nganggur untuk menggerakkan aktivitas perekonomian melalui penyaluran kredit.\n\nKita langsung bergabung dengan Praska Putrantyo, CEO Edvisor Profina Visindo, untuk membahas kinerja saham bank BUMN.\n\n#menkeupurbaya #bankbumn #purbaya #saham #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "_W8TBaZC82k"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 564.4183330592479, "y": 749.5638663838184, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "yQSNgv3Ox7I", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA 'OGAH' Bayar Utang Whoosh, Bisa Jadi Beban APBN❓\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal memperhitungkan penggunaan APBN dalam menangani kereta cepat Whoosh, meski secara pribadi dirinya menolak membebankan proyek itu pada kas negara.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut skema pembagian peran dalam menangani utang Whoosh masih terus dibahas, Jumat (14/11/2025).\n\nDalam pernyataannya, Bendahara Negara yang dulu menolak keterlibatan APBN dalam skema biaya tampaknya mau tak mau mengikuti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang telah mengatakan akan menanggung proyek peninggalan era Joko Widodo itu.\n\n\"Kalau saya mending nggak bayar, cuma gini kita ada kebijakan pimpinan di atas, belum putuskan juga. Sepertinya kita memang akan cenderung membayar ke jalannya infrastrukturnya,\" ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu\n\nEditor Video: M Andimaz Kahfi\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan #purbaya #whoosh #apbn", "post_id": "yQSNgv3Ox7I"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 176.20572594789618, "y": 704.3466123712087, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "yQSNgv3Ox7I", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA 'OGAH' Bayar Utang Whoosh, Bisa Jadi Beban APBN❓\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal memperhitungkan penggunaan APBN dalam menangani kereta cepat Whoosh, meski secara pribadi dirinya menolak membebankan proyek itu pada kas negara.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut skema pembagian peran dalam menangani utang Whoosh masih terus dibahas, Jumat (14/11/2025).\n\nDalam pernyataannya, Bendahara Negara yang dulu menolak keterlibatan APBN dalam skema biaya tampaknya mau tak mau mengikuti keputusan Presiden Prabowo Subianto yang telah mengatakan akan menanggung proyek peninggalan era Joko Widodo itu.\n\n\"Kalau saya mending nggak bayar, cuma gini kita ada kebijakan pimpinan di atas, belum putuskan juga. Sepertinya kita memang akan cenderung membayar ke jalannya infrastrukturnya,\" ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenkeu\n\nEditor Video: M Andimaz Kahfi\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan #purbaya #whoosh #apbn", "post_id": "yQSNgv3Ox7I"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 126.44218707338895, "y": 93.42257338814697, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 218.95568602717043, "y": 574.7192433139285, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.7317, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Ev2dMFAXr9w", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE DELAY] Bank Indonesia Catat Insentif Likuiditas Rp427,1 T, Himbara Jadi Penggerak\n\nKABARBURSA.COM — Bank BUMN menjadi penyerap terbesar insentif likuiditas makroprudensial (KLM) Bank Indonesia yang telah mencapai Rp427,1 triliun hingga awal Maret 2026. Dari total tersebut, Rp225,6 triliun dimanfaatkan oleh Himbara untuk mendorong penyaluran kredit ke berbagai sektor prioritas. Kebijakan ini menunjukkan upaya BI dalam menjaga pertumbuhan kredit dan mendukung sektor riil seperti pertanian, industri, hingga UMKM.\n\nLangkah ini penting karena berdampak langsung pada akses pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#klmbi #bankbumen #bankindonesia #himbara #kreditperbankan #likuiditas #ekonomiindonesia #umkm #sektorriil #kebijakanmoneter #perbankanindonesia #bisnisindonesia", "post_id": "Ev2dMFAXr9w"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 58.72967092562642, "y": 200.53895698639624, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 157.7163, "in_degree": 0, "out_degree": 28, "degree": 28}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 641.412193499445, "y": 472.14308800085837, "size": 7.57, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7133, "eigenvector": 60.1224, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 214.58204670248293, "y": 849.2203479100808, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8737, "eigenvector": 114.6853, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 267.74920879745076, "y": 211.56751378332362, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8737, "eigenvector": 114.6853, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 774.9460912651931, "y": 103.22444996408309, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8737, "eigenvector": 114.6853, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 775.9058061729228, "y": 500.61305608126315, "size": 11.73, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8737, "eigenvector": 114.6853, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "OuoNfukc-qc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Kaji Guyuran Dana Puluhan Triliun ke Bank Jakarta, Syaratnya Asal Bisa Diserap\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan rencana penyaluran dana negara sebesar puluhan triliun rupiah ke Bank Jakarta setelah bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa (7/10/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat likuiditas bank pembangunan daerah tersebut dan mendorong perekonomian DKI Jakarta, terutama setelah adanya penyesuaian fiskal yang menyebabkan pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Jakarta.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "OuoNfukc-qc"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "attributes": {"label": "@TribunSingkawang1", "x": 69.3764729770664, "y": 749.699768680245, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "PlhRUfblcBA", "id": "@TribunSingkawang1", "source": "youtube-000001", "content": "®️🔴 MAHFUD MD PUJI PURBAYA SIKAT KORUPSI DAN TAK BEBANI RAKYAT PAJAK BARU: BRAVO PAK❗\n\nMantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memuji kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDikutip dari Tribunnews, sebagai menteri keuangan baru, menggantikan Sri Mulyani, Purbaya dinilai memiliki sikap yang tegas, berani dan berpihak pada rakyat. \n\nPurbaya, kata Mahfud, tidak menambah beban masyarakat dengan pajak-pajak baru.\n\nIa juga berhasil mendorong efektivitas dan efisiensi di berbagai instansi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). \n\nSehingga menurut Mahfud, kinerja Purbaya patut diapresiasi.\n\n“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pungutan pajak-pajak baru.\"\n\n\"Dia sikat korupsi. Dia lakukan efektifitas dan efisiensi di Kementerian/Lembaga & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud melalui akun X (Twitter) pribadinya , Senin (6/10/2025). \n\nLantas apa saja kinerja Purbaya saat menjabat sebagai Menkeu?\n\n1. Tunda Pajak belanja Online\n\nPurbaya memilih menunda kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dari pedagang, khususnya dari pedagang online.\nKebijakan itu sebelumnya dirancang Sri Mulyani sebagai Menkeu, untuk memperbaiki kondisi perekonomian di dalam negeri.\n\nNamun, Purbaya memilih menunda kebijakan itu lantaran masih menunggu efek dari penempatan dana sebesar Rp 200 triliun ke perbankan. \nDana ini berasal dari uang pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia, dan akan dikucurkan ke himpunan bank milik negara. \n\n2. Kucurkan Rp 200 T ke Bank Himbara\nPemerintah melalui Purbaya telah mengucurkan dana kas negara senilai Rp 200 triliun untuk lima bank himpunan bank milik negara (himbara) pada Jumat (12/9/2025) lalu.\n\nTujuannya, untuk aktif menyalurkan kredit kepada rakyat agar tidak hanya mengendap tanpa memberikan nilai tambah bagi perekonomian.\nSehingga perbankan lebih giat mencari proyek dan sektor potensial untuk menyalurkan pembiayaan.\n\nMenkeu Purbaya optimis dengan langkah tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.\n\n\n#mahfudmd #menkeu #purbaya #dipuji #puji #sikat #korupsi #koruptor #pajak #rakyat #PurbayaYudhiSadewa #menteri #keuangan\n\n\n#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...\n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Tito Ramadhani\nUploader: -\n\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunsingkawangofficial  \nFacebook:   / tribunsingkawangupdate  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok:   / tribunsingkawang  \n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "PlhRUfblcBA"}}, {"key": "mohmahfudmd", "attributes": {"label": "mohmahfudmd", "x": 261.42954970427155, "y": 628.876139839165, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PlhRUfblcBA", "id": "mohmahfudmd", "source": "youtube-000001", "content": "®️🔴 MAHFUD MD PUJI PURBAYA SIKAT KORUPSI DAN TAK BEBANI RAKYAT PAJAK BARU: BRAVO PAK❗\n\nMantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, memuji kinerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDikutip dari Tribunnews, sebagai menteri keuangan baru, menggantikan Sri Mulyani, Purbaya dinilai memiliki sikap yang tegas, berani dan berpihak pada rakyat. \n\nPurbaya, kata Mahfud, tidak menambah beban masyarakat dengan pajak-pajak baru.\n\nIa juga berhasil mendorong efektivitas dan efisiensi di berbagai instansi pemerintah maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN). \n\nSehingga menurut Mahfud, kinerja Purbaya patut diapresiasi.\n\n“Salut kepada Menkeu Pak Purbaya. Dia tidak membebani rakyat dengan pungutan pajak-pajak baru.\"\n\n\"Dia sikat korupsi. Dia lakukan efektifitas dan efisiensi di Kementerian/Lembaga & BUMN. Dia mulai hantam korupsi dan ilegalitas di perpajakan dan kepabeanan. Terus maju, Pak. Bravo,” tulis Mahfud melalui akun X (Twitter) pribadinya , Senin (6/10/2025). \n\nLantas apa saja kinerja Purbaya saat menjabat sebagai Menkeu?\n\n1. Tunda Pajak belanja Online\n\nPurbaya memilih menunda kebijakan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) 22 dari pedagang, khususnya dari pedagang online.\nKebijakan itu sebelumnya dirancang Sri Mulyani sebagai Menkeu, untuk memperbaiki kondisi perekonomian di dalam negeri.\n\nNamun, Purbaya memilih menunda kebijakan itu lantaran masih menunggu efek dari penempatan dana sebesar Rp 200 triliun ke perbankan. \nDana ini berasal dari uang pemerintah yang disimpan di Bank Indonesia, dan akan dikucurkan ke himpunan bank milik negara. \n\n2. Kucurkan Rp 200 T ke Bank Himbara\nPemerintah melalui Purbaya telah mengucurkan dana kas negara senilai Rp 200 triliun untuk lima bank himpunan bank milik negara (himbara) pada Jumat (12/9/2025) lalu.\n\nTujuannya, untuk aktif menyalurkan kredit kepada rakyat agar tidak hanya mengendap tanpa memberikan nilai tambah bagi perekonomian.\nSehingga perbankan lebih giat mencari proyek dan sektor potensial untuk menyalurkan pembiayaan.\n\nMenkeu Purbaya optimis dengan langkah tersebut akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat.\n\n\n#mahfudmd #menkeu #purbaya #dipuji #puji #sikat #korupsi #koruptor #pajak #rakyat #PurbayaYudhiSadewa #menteri #keuangan\n\n\n#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topi...\n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Tito Ramadhani\nUploader: -\n\nIkuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunsingkawangofficial  \nFacebook:   / tribunsingkawangupdate  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok:   / tribunsingkawang  \n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "PlhRUfblcBA"}}, {"key": "@tribunpalu", "attributes": {"label": "@tribunpalu", "x": 438.9028615844521, "y": 399.7648609945923, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "tUr5IokKSLw", "id": "@tribunpalu", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun\n\nPemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun\n\nTRIBUNPALU.COM - Ada rencana untuk mengurangi jumlah hari operasional Makan Bergizi Gratis (MBG). \n\nKebijakan ini mengusulkan pemangkasan durasi penyaluran dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu. \n\nDengan langkah ini, diperkirakan anggaran negara bisa dihemat dalam jumlah yang sangat besar.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan perkiraan awal terkait penghematan yang akan diperoleh dari pengurangan satu hari kerja tersebut bagi kas negara.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Pemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/news/1821....\n\nEditor Video : Hidayat Dwi Daya Adi \nSumber : Tribunpalu.com\nEditor : Regina Goldie\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #menkeu #purbaya #mbg #anggarannegara #anggaran #pemerintah #indonesia", "post_id": "tUr5IokKSLw"}}, {"key": "tribun_palu", "attributes": {"label": "tribun_palu", "x": 173.65595374839228, "y": 836.1208906768359, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "tUr5IokKSLw", "id": "tribun_palu", "source": "youtube-000001", "content": "Pemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun\n\nPemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun\n\nTRIBUNPALU.COM - Ada rencana untuk mengurangi jumlah hari operasional Makan Bergizi Gratis (MBG). \n\nKebijakan ini mengusulkan pemangkasan durasi penyaluran dari enam hari menjadi lima hari dalam seminggu. \n\nDengan langkah ini, diperkirakan anggaran negara bisa dihemat dalam jumlah yang sangat besar.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan perkiraan awal terkait penghematan yang akan diperoleh dari pengurangan satu hari kerja tersebut bagi kas negara.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Pemerintah Rencana MBG Jadi 5 Hari dalam Seminggu, Penghematan Anggaran Negara Rp 40 Triliun, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/news/1821....\n\nEditor Video : Hidayat Dwi Daya Adi \nSumber : Tribunpalu.com\nEditor : Regina Goldie\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #menkeu #purbaya #mbg #anggarannegara #anggaran #pemerintah #indonesia", "post_id": "tUr5IokKSLw"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 519.3019133273224, "y": 254.1575199852032, "size": 13.89, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 143.1795, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "RTjeTivld1s", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Likuiditas Perbankan, Purbaya Suntik Dana Tambahan Rp100 Triliun | MILENOMICS\n\nPemerintah melalui Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana hingga Rp300 triliun di perbankan guna menjaga likuiditas dan menekan kenaikan imbal hasil obligasi, sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi pengetatan pasar keuangan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RTjeTivld1s"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 958.5788879479381, "y": 215.6295395842418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FDWLjgqQWCY", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA TEPIS ISU KAS NEGARA SERET❗ BBM SUBSIDI DIJAMIN TAK NAIK\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Ia menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat sehingga masyarakat diminta tidak khawatir. \"Saya ingin menegaskan lagi, masyarakat nggak usah khawatir, nggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang. Gini-gini uangnya banyak nih, beunghar (kaya raya). Jadi, uang kita cukup. Jadi, setiap kebijakan yang diberikan tadi, tentu ada konsekuensi biayanya ke kami dan kami sudah hitung cukup,\" ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4). Purbaya menegaskan pemerintah telah menghitung seluruh konsekuensi fiskal dari kebijakan energi, termasuk subsidi BBM. Menurutnya, kapasitas keuangan negara masih memadai untuk meredam gejolak harga energi global.\n\n#menkeu #purbaya #harga #bbm #akhirtahun #tidaknaik #subsidi #perang #amerika #iran #bensin #viral #beritaterkini \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FDWLjgqQWCY"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 820.2824456265378, "y": 173.22254232416313, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FDWLjgqQWCY", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "PURBAYA TEPIS ISU KAS NEGARA SERET❗ BBM SUBSIDI DIJAMIN TAK NAIK\n\nMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Ia menegaskan kondisi fiskal Indonesia masih cukup kuat sehingga masyarakat diminta tidak khawatir. \"Saya ingin menegaskan lagi, masyarakat nggak usah khawatir, nggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang. Gini-gini uangnya banyak nih, beunghar (kaya raya). Jadi, uang kita cukup. Jadi, setiap kebijakan yang diberikan tadi, tentu ada konsekuensi biayanya ke kami dan kami sudah hitung cukup,\" ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (6/4). Purbaya menegaskan pemerintah telah menghitung seluruh konsekuensi fiskal dari kebijakan energi, termasuk subsidi BBM. Menurutnya, kapasitas keuangan negara masih memadai untuk meredam gejolak harga energi global.\n\n#menkeu #purbaya #harga #bbm #akhirtahun #tidaknaik #subsidi #perang #amerika #iran #bensin #viral #beritaterkini \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "FDWLjgqQWCY"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 746.1005409835071, "y": 282.570417094431, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2503, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Iidg0iKPkN8", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Dana MBG Disorot, Purbaya Ungkap Pengawasan Belum Rutin & Akan Diperketat: Dicek Sekali tiap 5 Bulan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut mengetahui pengawasan penggunaan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dilakukan secara rutin. Purbaya mengungkapkan, pegawai Kementerian Keuangan hanya melakukan pengawasan satu kali dalam kurun waktu lima bulan.\n\nKondisi tersebut dinilai belum ideal untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia menegaskan akan segera melakukan perbaikan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, pengawasan yang ketat menjadi kunci dalam menjaga akuntabilitas penggunaan dana negara, khususnya pada program strategis seperti MBG.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026). Ia juga memastikan evaluasi internal akan dilakukan guna meningkatkan efektivitas pengawasan ke depan. Pemerintah berkomitmen memperkuat sistem pengawasan anggaran agar pelaksanaan program prioritas berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Iidg0iKPkN8"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 642.3232185015887, "y": 919.4937040075225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 28.2131, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Iidg0iKPkN8", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Dana MBG Disorot, Purbaya Ungkap Pengawasan Belum Rutin & Akan Diperketat: Dicek Sekali tiap 5 Bulan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: Erricson Bernedy S\n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku terkejut mengetahui pengawasan penggunaan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dilakukan secara rutin. Purbaya mengungkapkan, pegawai Kementerian Keuangan hanya melakukan pengawasan satu kali dalam kurun waktu lima bulan.\n\nKondisi tersebut dinilai belum ideal untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia menegaskan akan segera melakukan perbaikan sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, pengawasan yang ketat menjadi kunci dalam menjaga akuntabilitas penggunaan dana negara, khususnya pada program strategis seperti MBG.\n\nPernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat pelantikan pejabat pimpinan tinggi madya Kementerian Keuangan di Jakarta, Jumat (27/3/2026). Ia juga memastikan evaluasi internal akan dilakukan guna meningkatkan efektivitas pengawasan ke depan. Pemerintah berkomitmen memperkuat sistem pengawasan anggaran agar pelaksanaan program prioritas berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "Iidg0iKPkN8"}}], "edges": [{"key": "BorobudurNews_", "source": "BorobudurNews_", "target": "BorobudurNews_", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BorobudurNews_", "source": "BorobudurNews_", "target": "BorobudurNews_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "akucintaistriku", "source": "akucintaistriku", "target": "Bisniscom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "akucintaistriku", "source": "akucintaistriku", "target": "Bisniscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "ohmysal_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "nashuax224", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "PetrusTjan", "source": "PetrusTjan", "target": "WagimanDeep212_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "DHendrawan8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "meliksumanandar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "BosPurwa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mnow.id", "source": "mnow.id", "target": "rmol.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ftmbyl", "source": "ftmbyl", "target": "amtnusatara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sahamyeoh.id", "source": "sahamyeoh.id", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunSingkawang1", "source": "@TribunSingkawang1", "target": "mohmahfudmd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpalu", "source": "@tribunpalu", "target": "tribun_palu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}