{"nodes": [{"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 876.8678834056145, "y": 911.5277331222258, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 354.5845, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3854792586238882585_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memberi sinyal tidak akan lagi memangkas suku bunga acuan BI-Rate di tengah memanasnya tensi geopolitik global.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo menegaskan suku bunga akan dipertahankan di level 4,75% untuk menjaga stabilitas keuangan serta memperkuat intervensi pasar dan cadangan devisa.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #BloombergTechnoz", "post_id": "3854792586238882585_51748745734"}}, {"key": "foruminvestorbekasi", "attributes": {"label": "foruminvestorbekasi", "x": 202.17874498091138, "y": 112.43122278626916, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1881, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3855148549638671570_45986604958", "id": "foruminvestorbekasi", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia memberi sinyal tidak akan lagi memangkas suku bunga acuan BI-Rate di tengah memanasnya tensi geopolitik global. Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan suku bunga akan dipertahankan di level 4,75% untuk menjaga stabilitas keuangan serta memperkuat intervensi pasar dan cadangan devisa.\n\nReposted \n\n🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸🔸\n\nFollow IG  dan cek foruminvestorbekasi.com untuk informasi lainnya seputar dunia industri Bekasi. \n\n#bekasi #cikarang #kawasanindustri #pabrik #investor", "post_id": "3855148549638671570_45986604958"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 546.4540030230489, "y": 427.40830571289104, "size": 12.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 138.675, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3860375752915503560_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini merupakan langkah konsisten Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk tekanan dari memburuknya kondisi ekonomi dunia akibat konflik geopolitik.\n\nKebijakan ini juga diarahkan untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2026–2027, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap berdaya tahan.\n\nBank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui berbagai instrumen, baik di sisi moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan pasar, memperkuat stabilitas sektor keuangan, serta mengantisipasi risiko keluarnya aliran modal asing di tengah dinamika global.\n\nDengan sinergi kebijakan yang kuat, Bank Indonesia optimistis stabilitas tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terus berlanjut secara inklusif dan berkelanjutan.\n\n#SobatRupiah, mari terus jaga optimisme dan bersama mengawal ekonomi Indonesia agar tetap tangguh di tengah tantangan global.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#repost", "post_id": "3860375752915503560_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 99.41256611010041, "y": 350.99991954402066, "size": 14.35, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 134.5658, "eigenvector": 170.9042, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3860375752915503560_13254887390", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini merupakan langkah konsisten Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global, termasuk tekanan dari memburuknya kondisi ekonomi dunia akibat konflik geopolitik.\n\nKebijakan ini juga diarahkan untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam sasaran 2026–2027, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional agar tetap berdaya tahan.\n\nBank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui berbagai instrumen, baik di sisi moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran. Langkah ini ditempuh untuk menjaga kepercayaan pasar, memperkuat stabilitas sektor keuangan, serta mengantisipasi risiko keluarnya aliran modal asing di tengah dinamika global.\n\nDengan sinergi kebijakan yang kuat, Bank Indonesia optimistis stabilitas tetap terjaga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terus berlanjut secara inklusif dan berkelanjutan.\n\n#SobatRupiah, mari terus jaga optimisme dan bersama mengawal ekonomi Indonesia agar tetap tangguh di tengah tantangan global.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#repost", "post_id": "3860375752915503560_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jatim", "x": 954.1221216989918, "y": 334.36651149233285, "size": 12.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 138.675, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855178183629506968_3158106310", "id": "bank_indonesia_jatim", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n •\nRepost from \n•\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3855178183629506968_3158106310"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "attributes": {"label": "bank_indonesia_banten", "x": 335.48253878942467, "y": 560.1604383813226, "size": 12.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 138.675, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3855264110397618481_3161163062", "id": "bank_indonesia_banten", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.\n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.\n\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.\n\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3855264110397618481_3161163062"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 605.3466447803477, "y": 166.37786721719206, "size": 12.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 138.675, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3854700091819977773_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%. \n.\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%. \n.\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah, termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran juga terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui penguatan sinergi dalam perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat terutama untuk mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang tetap berada di level 4,75% pada #RDGBI Maret 2026, apa rencana yang Sobat siapkan untuk terus #BeriMakna bagi perekonomian nasional?\n#repostfrom \n.\n. \n.\n#disetiapmaknaindonesia", "post_id": "3854700091819977773_3117095536"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 743.2413361201155, "y": 825.9637496376619, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3856196113007842944_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 16--17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertqhankan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 4,75%, Depoait Facility 3,75% dan Lending Facilitu 5,50%.\n\n\"Keputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%,\" demikian pernyataan BI, Selasa (17/3/2026)\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.\n\n\"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional,\" demikian Gubernur BI, Perry Warjiyo.\n\nBI mengakui Perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. \n\nPasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya yield US treasury, serta terjadinya arus modal keluar dari emerging markets. \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#ekonomi #inflasi #nilaitukar #ekspor #impor", "post_id": "3856196113007842944_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 738.714507812187, "y": 796.5261897825566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 53.1881, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3856196113007842944_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia 16--17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertqhankan suku bunga acuan BI-Rate sebesar 4,75%, Depoait Facility 3,75% dan Lending Facilitu 5,50%.\n\n\"Keputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%,\" demikian pernyataan BI, Selasa (17/3/2026)\n\nBank Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dari kemungkinan eskalasi perang Timur Tengah.\n\n\"Termasuk menempuh langkah-langkah penyesuaian yang diperlukan guna tetap konsisten dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional,\" demikian Gubernur BI, Perry Warjiyo.\n\nBI mengakui Perang Timur Tengah sejak akhir Februari 2026 memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global. Melonjaknya harga minyak dunia berdampak negatif terhadap rantai pasok perdagangan antarnegara sehingga menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia dan meningkatkan tekanan inflasi global. \n\nPasar keuangan global juga memburuk dengan menguatnya mata uang dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya yield US treasury, serta terjadinya arus modal keluar dari emerging markets. \n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#ekonomi #inflasi #nilaitukar #ekspor #impor", "post_id": "3856196113007842944_10864878485"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 461.56353841445764, "y": 438.7077074386456, "size": 6.44, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 43.581, "eigenvector": 51.7456, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "847034142012155_1372394971598715", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global pada #RDGBI Februari 2026 Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%.\n\nLalu, apa langkah kebijakan yang akan ditempuh pada #RDGBI Maret 2026?\n\n#SobatRupiah, saksikan “3 HARI LAGI!”\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/\n\nCatat waktunya dan terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1372394971598715"}}, {"key": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "KanalBankIndonesia/live", "x": 834.3072461287035, "y": 139.08584575906357, "size": 5.79, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 67.627, "eigenvector": 41.9874, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "847034142012155_1372394971598715", "id": "KanalBankIndonesia/live", "source": "facebook-000001", "content": "#SobatRupiah, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global pada #RDGBI Februari 2026 Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75%.\n\nLalu, apa langkah kebijakan yang akan ditempuh pada #RDGBI Maret 2026?\n\n#SobatRupiah, saksikan “3 HARI LAGI!”\n\n📖: Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia Bulan Maret 2026\n🗓️: Selasa, 17 Maret 2026\n⏰: 14.00 WIB\n📺: Medsos BI\n\nYouTube:\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram:\nhttps://instagram.com/bank_indonesia/\n\nCatat waktunya dan terus #BeriMakna untuk ekonomi Indonesia!", "post_id": "847034142012155_1372394971598715"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 337.06584845710097, "y": 455.75096539703674, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 180.6624, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "wMwE1FrwCmg", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate tetap di level 4,75%\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Maret 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang di Timur Tengah serta menjaga pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dalam sasaran 2,5±1%.\n\nApa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Maret 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "wMwE1FrwCmg"}}, {"key": "@KompasTVJawaBarat", "attributes": {"label": "@KompasTVJawaBarat", "x": 837.3159974276922, "y": 567.234127301909, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.5831, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "r2COWJv3SIM", "id": "@KompasTVJawaBarat", "source": "youtube-000001", "content": "Dorong Kredit, BI Perkuat Insentif Likuiditas Bank\n\n#bankindonesia #insentif #sukubunga \n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.\n\nSelain mempertahankan suku bunga di rapat dewan Gubenur Juli kemarin, Bank Indonesia juga memperkuat stimulus kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit, pembiayaan perbankan, melalui implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM).\n\nApa saja fokus dari kebijakan ini?.\n\nUntuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah:\nIG: https:  / kompastvjabar  \nYoutube:    /   \nTwitter:   / kompastv_jabar  \nFacebook:   / kompastvjawabarat  \nTikTok:   / kompastvjabar", "post_id": "r2COWJv3SIM"}}, {"key": "kompastvjawabarat", "attributes": {"label": "kompastvjawabarat", "x": 602.5283824902724, "y": 194.9370100607447, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 56.5788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "r2COWJv3SIM", "id": "kompastvjawabarat", "source": "youtube-000001", "content": "Dorong Kredit, BI Perkuat Insentif Likuiditas Bank\n\n#bankindonesia #insentif #sukubunga \n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan.\n\nSelain mempertahankan suku bunga di rapat dewan Gubenur Juli kemarin, Bank Indonesia juga memperkuat stimulus kebijakan makroprudensial untuk mendorong pertumbuhan kredit, pembiayaan perbankan, melalui implementasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial (KLM).\n\nApa saja fokus dari kebijakan ini?.\n\nUntuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat, bisa klink link di bawah:\nIG: https:  / kompastvjabar  \nYoutube:    /   \nTwitter:   / kompastv_jabar  \nFacebook:   / kompastvjawabarat  \nTikTok:   / kompastvjabar", "post_id": "r2COWJv3SIM"}}], "edges": [{"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "foruminvestorbekasi", "source": "foruminvestorbekasi", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "foruminvestorbekasi", "source": "foruminvestorbekasi", "target": "foruminvestorbekasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jatim", "source": "bank_indonesia_jatim", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_banten", "source": "bank_indonesia_banten", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "source": "BankIndonesiaOfficial", "target": "KanalBankIndonesia/live", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVJawaBarat", "source": "@KompasTVJawaBarat", "target": "kompastvjawabarat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}