{"nodes": [{"key": "info.hss", "attributes": {"label": "info.hss", "x": 323.42935498603566, "y": 4.430937469860674, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "info.hss", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "kemkomdigi", "x": 554.7577985884034, "y": 54.75874597289432, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 74.0635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3878533197508758865_8325124920", "id": "kemkomdigi", "source": "instagram-000001", "content": "SIARAN PERS \n\n*Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia*\n\n*Jakarta, 18 April 2026 -* Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor.\n\nPernyataan tersebut disampaikan dalam forum The Power of AI di Bali, Sabtu (18/4/2026), di tengah dorongan global untuk memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.\n\n“Daya saing hari ini tidak lagi ditentukan oleh sumber daya, tetapi oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi, terutama AI,” ujar Meutya.\n\nMenurutnya, Indonesia berada pada posisi strategis untuk memaksimalkan peluang tersebut.\n\nEkosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong adopsi AI secara luas.\n\n“Nilai kini bergeser, bukan lagi soal sumber daya, tetapi kemampuan kita mengelola data menjadi solusi,” jelasnya.\n\nData Bank Dunia menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-41 dari 198 negara dan masuk dalam Kategori A untuk transformasi digital publik yang kuat, memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.\n\n“Indonesia terus memperkuat posisi sebagai kekuatan utama ekonomi digital di Asia Tenggara,” ungkap Meutya.\n\nMeski demikian, ia menekankan pentingnya percepatan adopsi AI di sektor-sektor strategis.\n\nSaat ini, sektor keuangan dan ritel dinilai telah lebih maju dibandingkan sektor lainnya.\n\n“Kesehatan, pertanian, dan manufaktur harus dipercepat karena di sanalah dampak terbesar bisa kita ciptakan,” tegasnya.\n\nSeiring dengan perkembangan AI yang sangat cepat, Meutya menegaskan pentingnya tata kelola yang kuat dan adaptif.\n\n“Regulasi AI bukan lagi pilihan, ini kebutuhan yang mendesak dan tidak terhindarkan,” ujarnya.\n\nPemerintah pun telah merampungkan peraturan presiden tentang peta jalan dan etika AI nasional yang kini menunggu pengesahan sebagai fondasi kebijakan.\n\n“Peta jalan ini memberi arah yang jelas sekaligus memastikan perlindungan publik dari berbagai risiko AI,” tandas Meutya.", "post_id": "3878533197508758865_8325124920"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "attributes": {"label": "@OfficialSINDOnews", "x": 159.431108114239, "y": 241.2190132149319, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Sj4h9zpxGOc", "id": "@OfficialSINDOnews", "source": "youtube-000001", "content": "SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? | FULL ONE ON ONE | 25/04\n\nDi balik angka agregat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diklaim stabil, tersimpan realita struktur dan peta ekonomi sesungguhnya yang menuntut pembuktian. Kebijakan strategis negara tak lagi bisa berjalan dalam gelap atau sekadar berbekal asumsi. Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai landasan mutlak untuk memetakan kekuatan riil bangsa, membongkar seberapa besar daya tahan industri pengolahan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menelusuri denyut nadi aktivitas ekonomi digital yang kini tak lagi kasatmata. Tanpa pijakan data yang presisi, arah pembangunan masa depan terancam kehilangan kompasnya.\n\nDi lapangan, lanskap dunia usaha telah berubah drastis sejak satu dekade terakhir. Revolusi teknologi melahirkan fenomena e-commerce, bullion bank, hingga aset kripto yang memaksa negara memutakhirkan klasifikasi usahanya melalui KBLI 2025. \n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\nKepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, membedah tuntas urgensi, validasi berlapis, dan jaminan keamanan siber di balik pekerjaan besar 10 tahunan ini. \n\nTerungkap sebuah komitmen tegas: BPS memastikan tidak ada satupun entitas yang luput dari radar pendataan—mulai dari korporasi raksasa hingga pedagang keliling—dengan garansi mutlak atas kerahasiaan data pribadi, dilindungi undang-undang dari ancaman kebocoran.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Video  \nPart 02:    • Video  \nPart 03:    • Video  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: hERLINA\n\n#SensusEkonomi2026 #BPSIndonesia #EkonomiIndonesia #DataAkuratBangsaMaju #AmaliaAdininggarWidyasanti #SensusEkonomi #PertumbuhanEkonomi #SindonewsTV", "post_id": "Sj4h9zpxGOc"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 629.0723195650138, "y": 426.9545609078561, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.3774, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Sj4h9zpxGOc", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? | FULL ONE ON ONE | 25/04\n\nDi balik angka agregat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diklaim stabil, tersimpan realita struktur dan peta ekonomi sesungguhnya yang menuntut pembuktian. Kebijakan strategis negara tak lagi bisa berjalan dalam gelap atau sekadar berbekal asumsi. Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai landasan mutlak untuk memetakan kekuatan riil bangsa, membongkar seberapa besar daya tahan industri pengolahan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menelusuri denyut nadi aktivitas ekonomi digital yang kini tak lagi kasatmata. Tanpa pijakan data yang presisi, arah pembangunan masa depan terancam kehilangan kompasnya.\n\nDi lapangan, lanskap dunia usaha telah berubah drastis sejak satu dekade terakhir. Revolusi teknologi melahirkan fenomena e-commerce, bullion bank, hingga aset kripto yang memaksa negara memutakhirkan klasifikasi usahanya melalui KBLI 2025. \n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\nKepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, membedah tuntas urgensi, validasi berlapis, dan jaminan keamanan siber di balik pekerjaan besar 10 tahunan ini. \n\nTerungkap sebuah komitmen tegas: BPS memastikan tidak ada satupun entitas yang luput dari radar pendataan—mulai dari korporasi raksasa hingga pedagang keliling—dengan garansi mutlak atas kerahasiaan data pribadi, dilindungi undang-undang dari ancaman kebocoran.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Video  \nPart 02:    • Video  \nPart 03:    • Video  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: hERLINA\n\n#SensusEkonomi2026 #BPSIndonesia #EkonomiIndonesia #DataAkuratBangsaMaju #AmaliaAdininggarWidyasanti #SensusEkonomi #PertumbuhanEkonomi #SindonewsTV", "post_id": "Sj4h9zpxGOc"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 154.9215719690735, "y": 299.13247788070976, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.3774, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Sj4h9zpxGOc", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? | FULL ONE ON ONE | 25/04\n\nDi balik angka agregat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diklaim stabil, tersimpan realita struktur dan peta ekonomi sesungguhnya yang menuntut pembuktian. Kebijakan strategis negara tak lagi bisa berjalan dalam gelap atau sekadar berbekal asumsi. Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai landasan mutlak untuk memetakan kekuatan riil bangsa, membongkar seberapa besar daya tahan industri pengolahan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menelusuri denyut nadi aktivitas ekonomi digital yang kini tak lagi kasatmata. Tanpa pijakan data yang presisi, arah pembangunan masa depan terancam kehilangan kompasnya.\n\nDi lapangan, lanskap dunia usaha telah berubah drastis sejak satu dekade terakhir. Revolusi teknologi melahirkan fenomena e-commerce, bullion bank, hingga aset kripto yang memaksa negara memutakhirkan klasifikasi usahanya melalui KBLI 2025. \n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\nKepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, membedah tuntas urgensi, validasi berlapis, dan jaminan keamanan siber di balik pekerjaan besar 10 tahunan ini. \n\nTerungkap sebuah komitmen tegas: BPS memastikan tidak ada satupun entitas yang luput dari radar pendataan—mulai dari korporasi raksasa hingga pedagang keliling—dengan garansi mutlak atas kerahasiaan data pribadi, dilindungi undang-undang dari ancaman kebocoran.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Video  \nPart 02:    • Video  \nPart 03:    • Video  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: hERLINA\n\n#SensusEkonomi2026 #BPSIndonesia #EkonomiIndonesia #DataAkuratBangsaMaju #AmaliaAdininggarWidyasanti #SensusEkonomi #PertumbuhanEkonomi #SindonewsTV", "post_id": "Sj4h9zpxGOc"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 366.5197269472934, "y": 329.2698781662143, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.3774, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Sj4h9zpxGOc", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? | FULL ONE ON ONE | 25/04\n\nDi balik angka agregat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diklaim stabil, tersimpan realita struktur dan peta ekonomi sesungguhnya yang menuntut pembuktian. Kebijakan strategis negara tak lagi bisa berjalan dalam gelap atau sekadar berbekal asumsi. Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai landasan mutlak untuk memetakan kekuatan riil bangsa, membongkar seberapa besar daya tahan industri pengolahan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menelusuri denyut nadi aktivitas ekonomi digital yang kini tak lagi kasatmata. Tanpa pijakan data yang presisi, arah pembangunan masa depan terancam kehilangan kompasnya.\n\nDi lapangan, lanskap dunia usaha telah berubah drastis sejak satu dekade terakhir. Revolusi teknologi melahirkan fenomena e-commerce, bullion bank, hingga aset kripto yang memaksa negara memutakhirkan klasifikasi usahanya melalui KBLI 2025. \n\nBadan Pusat Statistik (BPS) merespons tantangan ini dengan mengerahkan inovasi teknologi mutakhir; mulai dari penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) buatan anak bangsa untuk akurasi data, hingga pelacakan spasial (geotagging). Lebih dari sekadar menghitung, operasi masif ini bertujuan memotret kontrasnya ekonomi wilayah, mulai dari ledakan industri hilirisasi nikel di Maluku Utara hingga fase pemulihan pariwisata Bali pasca-pandemi.\nKepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, membedah tuntas urgensi, validasi berlapis, dan jaminan keamanan siber di balik pekerjaan besar 10 tahunan ini. \n\nTerungkap sebuah komitmen tegas: BPS memastikan tidak ada satupun entitas yang luput dari radar pendataan—mulai dari korporasi raksasa hingga pedagang keliling—dengan garansi mutlak atas kerahasiaan data pribadi, dilindungi undang-undang dari ancaman kebocoran.\n\nSENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERANG? - ONE ON ONE\n\nPart 01:    • Video  \nPart 02:    • Video  \nPart 03:    • Video  \n\nFull:    • SENSUS DATANG, PETA EKONOMI TERANG BENDERA...  \n\nYuk Subscribe \n   /   \n   /   \n   /   \n\nTanggal Tayang: 25 APRIL 2026\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n\nFollow WA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va9l...\nFollow our Official TikTok   / sindonews  \nFollow our Official Twitter   / sindonews    \nLike our Official Facebook   / sindonews   \nFollow our Official Instagram   / sindonews  \n\nUploader: hERLINA\n\n#SensusEkonomi2026 #BPSIndonesia #EkonomiIndonesia #DataAkuratBangsaMaju #AmaliaAdininggarWidyasanti #SensusEkonomi #PertumbuhanEkonomi #SindonewsTV", "post_id": "Sj4h9zpxGOc"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 160.19313522269653, "y": 918.8906312829346, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "XozJQJRqurA", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "AIRLANGGA: EKONOMI RI TUMBUH 5,39 PERSEN, DIGITALISASI DAN AI JADI MOTOR BARU\n\nPemerintah menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik, ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik serta perkembangan ekonomi digital.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, perekonomian nasional pada kuartal IV-2025 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja pertumbuhan solid di antara anggota G20.\n\n“Pemerintah memandang digitalisasi dan AI sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia. Indonesia memiliki nilai ekonomi digital yang sangat menjanjikan, nilai ekonomi digital Indonesia hampir mencapai 100 miliar dollar AS,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 8 April 2026.\n\n#airlangga #ekonomi #indonesia #digitalisasi #ai #pertumbuhan #g20 #berita\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "XozJQJRqurA"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 835.124254740038, "y": 783.1793637539445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 74.0635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "XozJQJRqurA", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "AIRLANGGA: EKONOMI RI TUMBUH 5,39 PERSEN, DIGITALISASI DAN AI JADI MOTOR BARU\n\nPemerintah menilai ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global dan tensi geopolitik, ditopang oleh kuatnya konsumsi domestik serta perkembangan ekonomi digital.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, perekonomian nasional pada kuartal IV-2025 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja pertumbuhan solid di antara anggota G20.\n\n“Pemerintah memandang digitalisasi dan AI sebagai mesin pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia. Indonesia memiliki nilai ekonomi digital yang sangat menjanjikan, nilai ekonomi digital Indonesia hampir mencapai 100 miliar dollar AS,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 8 April 2026.\n\n#airlangga #ekonomi #indonesia #digitalisasi #ai #pertumbuhan #g20 #berita\n\nKumpulan video menarik, unik, viral, hiburan, dunia selebriti, gaya hidup, sport dan peristiwa terkini untuk Anda.\n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Nurul \nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "XozJQJRqurA"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 357.93874792277524, "y": 687.9661042774004, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 308.77472962397746, "y": 331.2494122202679, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 438.71463911533857, "y": 227.50467778821914, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 33.86962855982512, "y": 527.9875160155415, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 333.3293227736931, "y": 348.6878869344429, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 853.8389426922662, "y": 871.4952706616858, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 579.8069984450842, "y": 470.5554560017927, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 44.8956, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "40GMuECEoRY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "TLKM Perkuat Data Center, Bidik Lonjakan Era AI | 1ST SESSION CLOSING\n\nEmiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) terus menggenjot bisnis data center sebagai sumber pertumbuhan baru, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital yang didorong oleh perkembangan kecerdasan buatan dan pesatnya ekonomi digital.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "40GMuECEoRY"}}, {"key": "@eoglobal", "attributes": {"label": "@eoglobal", "x": 304.76638083844756, "y": 832.4355896233787, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "FX0De_ccROU", "id": "@eoglobal", "source": "youtube-000001", "content": "AI Mematikan Jenjang Karier. Ekonom Stanford Menjelaskan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya | Bhar...\n\nBharat Chandar, peneliti pascadoktoral di Laboratorium Ekonomi Digital Stanford, menjelaskan mengapa pekerja muda di pekerjaan yang terpapar AI mengalami pertumbuhan lapangan kerja 16% lebih lambat dan bagaimana penggunaan AI sebagai alat pembelajaran dapat mengubah tangga karier menjadi jaring karier.\n\n00:00 Pendahuluan\n01:05 Burung Kenari di Tambang Batu Bara - Apa yang terjadi pada pekerja tingkat pemula?\n\n03:26 Pekerja Muda Kehilangan Keunggulan Mereka. Di mana yang baru?\n\n06:34 Dari Tangga Karier ke Jaring Karier\n14:09 Episode Berikutnya\n\nEO adalah singkatan dari Entrepreneur & Opportunities (Pengusaha & Peluang). Karena kami ingin menampilkan lebih banyak kisah inspiratif para pengusaha di seluruh dunia, jangan ragu untuk menghubungi kami di partner\n\nLinkedIn |  STUDIO \nX |", "post_id": "FX0De_ccROU"}}, {"key": "EO", "attributes": {"label": "EO", "x": 384.06482667125107, "y": 683.904642926471, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FX0De_ccROU", "id": "EO", "source": "youtube-000001", "content": "AI Mematikan Jenjang Karier. Ekonom Stanford Menjelaskan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya | Bhar...\n\nBharat Chandar, peneliti pascadoktoral di Laboratorium Ekonomi Digital Stanford, menjelaskan mengapa pekerja muda di pekerjaan yang terpapar AI mengalami pertumbuhan lapangan kerja 16% lebih lambat dan bagaimana penggunaan AI sebagai alat pembelajaran dapat mengubah tangga karier menjadi jaring karier.\n\n00:00 Pendahuluan\n01:05 Burung Kenari di Tambang Batu Bara - Apa yang terjadi pada pekerja tingkat pemula?\n\n03:26 Pekerja Muda Kehilangan Keunggulan Mereka. Di mana yang baru?\n\n06:34 Dari Tangga Karier ke Jaring Karier\n14:09 Episode Berikutnya\n\nEO adalah singkatan dari Entrepreneur & Opportunities (Pengusaha & Peluang). Karena kami ingin menampilkan lebih banyak kisah inspiratif para pengusaha di seluruh dunia, jangan ragu untuk menghubungi kami di partner\n\nLinkedIn |  STUDIO \nX |", "post_id": "FX0De_ccROU"}}, {"key": "eostudi0", "attributes": {"label": "eostudi0", "x": 436.6667564098237, "y": 869.2839967137123, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.0489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FX0De_ccROU", "id": "eostudi0", "source": "youtube-000001", "content": "AI Mematikan Jenjang Karier. Ekonom Stanford Menjelaskan Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya | Bhar...\n\nBharat Chandar, peneliti pascadoktoral di Laboratorium Ekonomi Digital Stanford, menjelaskan mengapa pekerja muda di pekerjaan yang terpapar AI mengalami pertumbuhan lapangan kerja 16% lebih lambat dan bagaimana penggunaan AI sebagai alat pembelajaran dapat mengubah tangga karier menjadi jaring karier.\n\n00:00 Pendahuluan\n01:05 Burung Kenari di Tambang Batu Bara - Apa yang terjadi pada pekerja tingkat pemula?\n\n03:26 Pekerja Muda Kehilangan Keunggulan Mereka. Di mana yang baru?\n\n06:34 Dari Tangga Karier ke Jaring Karier\n14:09 Episode Berikutnya\n\nEO adalah singkatan dari Entrepreneur & Opportunities (Pengusaha & Peluang). Karena kami ingin menampilkan lebih banyak kisah inspiratif para pengusaha di seluruh dunia, jangan ragu untuk menghubungi kami di partner\n\nLinkedIn |  STUDIO \nX |", "post_id": "FX0De_ccROU"}}, {"key": "@OurSabahToday", "attributes": {"label": "@OurSabahToday", "x": 862.0337309518656, "y": 296.1233330815174, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 40.0343, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MWsE6uLJBRU", "id": "@OurSabahToday", "source": "youtube-000001", "content": "RM32.31 Juta Perkukuh Pendigitalan Sabah\n\nKerajaan Negeri terus memperkasa agenda pendigitalan sebagai pemacu utama pertumbuhan, termasuk memperluas capaian ke kawasan luar bandar, meningkatkan keupayaan digital serta merangsang pembangunan ekonomi digital yang inklusif. Ketua Menteri, Datuk Seri Panglima Haji Hajiji Haji Noor, memaklumkan bahawa sebanyak RM32.31 juta diperuntukkan kepada Jabatan Perkhidmatan Komputer Negeri (JPKN) bagi perbelanjaan mengurus dan pembangunan tahun 2026. Daripada jumlah tersebut, RM9.59 juta disalurkan bagi memperkukuh sistem penyampaian perkhidmatan kerajaan berasaskan teknologi maklumat dan komunikasi (ICT). Ini merangkumi penyediaan komputer dan rangkaian ICT kepada agensi kerajaan negeri, pengurusan pusat data, peningkatan keselamatan siber serta pembangunan aplikasi kerajaan.\n\nMenurut beliau, menerusi Pelan Pembangunan Sabah Maju Jaya (SMJ) dengan sokongan Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (KSTI), pendigitalan terus dijadikan teras utama pembangunan negeri. Penekanan diberikan kepada peluasan capaian digital luar bandar, pengukuhan keupayaan digital serta pembangunan ekonomi digital yang inklusif bagi meningkatkan produktiviti dan daya saing. Beliau berkata demikian dalam teks ucapan yang dibacakan oleh Pembantu Menteri kepada Ketua Menteri, Datuk Joniston Bangkuai, sempena Majlis Pelancaran Identiti Korporat Baharu Celcom Timur (Sabah) Sdn Bhd pada 7 April 2026 di Sabah International Convention Centre (SICC), Kota Kinabalu.\n\nHajiji turut menegaskan bahawa kesalinghubungan digital kini menjadi elemen penting dalam menyokong komunikasi, memacu inovasi dan membuka peluang pertumbuhan merentasi pelbagai sektor. Justeru, pengukuhan infrastruktur digital adalah faktor kritikal dalam memastikan kemajuan Sabah, termasuk dalam pelaksanaan Hala Tuju Sabah Maju Jaya (SMJ) 2.0 bagi tempoh 2026 hingga 2030. Beliau menjelaskan bahawa SMJ 2.0 merupakan pelan strategik bagi meningkatkan daya saing, produktiviti dan nilai ekonomi negeri secara mampan serta inklusif. Ia juga merupakan kesinambungan kepada SMJ 1.0 yang sebelum ini memberi fokus kepada pemulihan pasca pandemik COVID-19, dan kini diperluas bagi menghadapi cabaran global seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital dan perdagangan rentas sempadan.\n\nDalam pada itu, beliau menekankan kepentingan kerjasama antara kerajaan negeri dan pihak industri seperti Celcom Timur (Sabah) Sdn Bhd dalam merapatkan jurang digital serta mempercepat pembangunan ekosistem digital. Pembaharuan identiti korporat syarikat itu dilihat sebagai langkah ke hadapan dalam memainkan peranan sebagai penyedia infrastruktur dan rakan strategik pembangunan digital negeri. Sehingga kini, Celcom Timur Sabah telah membangunkan kira-kira 12,000 kilometer rangkaian gentian optik di Sabah dan Wilayah Persekutuan Labuan, sekali gus menjadi tulang belakang kepada hubungan antara daerah serta menyokong keperluan industri, khususnya sektor telekomunikasi. Rangkaian ini membolehkan akses perkhidmatan digital diperluas, termasuk ke kawasan yang sebelum ini kurang liputan. Syarikat itu juga memainkan peranan penting dalam pelaksanaan inisiatif nasional seperti JENDELA, Point of Presence (POP2) dan rangkaian 5G, sekali gus memperkukuh kedudukannya sebagai antara pemacu utama pembangunan digital dan daya saing Sabah.\n\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nBrought to You by Our Sabah Today - Sabah's Latest Updates & News 📰\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nSubscribe for a Front-Row Seat to Sabah's News Scene!    /   \n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nStay Connected for More Updates and News!\nFacebook : https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram :   / oursabahtoday  \nTwitter :   / oursabahtoday  \nWebsite: https://oursabahtoday.com/\n\n#OurSabahToday #SabahNews #BeritaSabah", "post_id": "MWsE6uLJBRU"}}, {"key": "oursabahtoday", "attributes": {"label": "oursabahtoday", "x": 832.4537152518293, "y": 147.50764877401502, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 74.0635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MWsE6uLJBRU", "id": "oursabahtoday", "source": "youtube-000001", "content": "RM32.31 Juta Perkukuh Pendigitalan Sabah\n\nKerajaan Negeri terus memperkasa agenda pendigitalan sebagai pemacu utama pertumbuhan, termasuk memperluas capaian ke kawasan luar bandar, meningkatkan keupayaan digital serta merangsang pembangunan ekonomi digital yang inklusif. Ketua Menteri, Datuk Seri Panglima Haji Hajiji Haji Noor, memaklumkan bahawa sebanyak RM32.31 juta diperuntukkan kepada Jabatan Perkhidmatan Komputer Negeri (JPKN) bagi perbelanjaan mengurus dan pembangunan tahun 2026. Daripada jumlah tersebut, RM9.59 juta disalurkan bagi memperkukuh sistem penyampaian perkhidmatan kerajaan berasaskan teknologi maklumat dan komunikasi (ICT). Ini merangkumi penyediaan komputer dan rangkaian ICT kepada agensi kerajaan negeri, pengurusan pusat data, peningkatan keselamatan siber serta pembangunan aplikasi kerajaan.\n\nMenurut beliau, menerusi Pelan Pembangunan Sabah Maju Jaya (SMJ) dengan sokongan Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (KSTI), pendigitalan terus dijadikan teras utama pembangunan negeri. Penekanan diberikan kepada peluasan capaian digital luar bandar, pengukuhan keupayaan digital serta pembangunan ekonomi digital yang inklusif bagi meningkatkan produktiviti dan daya saing. Beliau berkata demikian dalam teks ucapan yang dibacakan oleh Pembantu Menteri kepada Ketua Menteri, Datuk Joniston Bangkuai, sempena Majlis Pelancaran Identiti Korporat Baharu Celcom Timur (Sabah) Sdn Bhd pada 7 April 2026 di Sabah International Convention Centre (SICC), Kota Kinabalu.\n\nHajiji turut menegaskan bahawa kesalinghubungan digital kini menjadi elemen penting dalam menyokong komunikasi, memacu inovasi dan membuka peluang pertumbuhan merentasi pelbagai sektor. Justeru, pengukuhan infrastruktur digital adalah faktor kritikal dalam memastikan kemajuan Sabah, termasuk dalam pelaksanaan Hala Tuju Sabah Maju Jaya (SMJ) 2.0 bagi tempoh 2026 hingga 2030. Beliau menjelaskan bahawa SMJ 2.0 merupakan pelan strategik bagi meningkatkan daya saing, produktiviti dan nilai ekonomi negeri secara mampan serta inklusif. Ia juga merupakan kesinambungan kepada SMJ 1.0 yang sebelum ini memberi fokus kepada pemulihan pasca pandemik COVID-19, dan kini diperluas bagi menghadapi cabaran global seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital dan perdagangan rentas sempadan.\n\nDalam pada itu, beliau menekankan kepentingan kerjasama antara kerajaan negeri dan pihak industri seperti Celcom Timur (Sabah) Sdn Bhd dalam merapatkan jurang digital serta mempercepat pembangunan ekosistem digital. Pembaharuan identiti korporat syarikat itu dilihat sebagai langkah ke hadapan dalam memainkan peranan sebagai penyedia infrastruktur dan rakan strategik pembangunan digital negeri. Sehingga kini, Celcom Timur Sabah telah membangunkan kira-kira 12,000 kilometer rangkaian gentian optik di Sabah dan Wilayah Persekutuan Labuan, sekali gus menjadi tulang belakang kepada hubungan antara daerah serta menyokong keperluan industri, khususnya sektor telekomunikasi. Rangkaian ini membolehkan akses perkhidmatan digital diperluas, termasuk ke kawasan yang sebelum ini kurang liputan. Syarikat itu juga memainkan peranan penting dalam pelaksanaan inisiatif nasional seperti JENDELA, Point of Presence (POP2) dan rangkaian 5G, sekali gus memperkukuh kedudukannya sebagai antara pemacu utama pembangunan digital dan daya saing Sabah.\n\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nBrought to You by Our Sabah Today - Sabah's Latest Updates & News 📰\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nSubscribe for a Front-Row Seat to Sabah's News Scene!    /   \n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nStay Connected for More Updates and News!\nFacebook : https://www.facebook.com/profile.php?...\nInstagram :   / oursabahtoday  \nTwitter :   / oursabahtoday  \nWebsite: https://oursabahtoday.com/\n\n#OurSabahToday #SabahNews #BeritaSabah", "post_id": "MWsE6uLJBRU"}}], "edges": [{"key": "info.hss", "source": "info.hss", "target": "kemkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialSINDOnews", "source": "@OfficialSINDOnews", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@eoglobal", "source": "@eoglobal", "target": "EO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@eoglobal", "source": "@eoglobal", "target": "eostudi0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OurSabahToday", "source": "@OurSabahToday", "target": "oursabahtoday", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}