{"nodes": [{"key": "Bumbumpum_diky", "attributes": {"label": "Bumbumpum_diky", "x": 492.60365639958616, "y": 378.4924091284095, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2045764727427698782", "id": "Bumbumpum_diky", "source": "tweet-000004", "content": "Harga BBM non-subsidi naik signifikan, dipicu volatilitas global dan nilai tukar rupiah. Dampaknya berpotensi menjalar ke biaya logistik hingga harga barang. Pemerintah tetap menjaga Pertalite dan Biosolar stabil.\n\n#Pertamina\n#EkonomiIndonesia\n#HargaMinyak\n#SubsidiBBM\n#BBMNaik https://t.co/vLi3oS9sCT", "post_id": "2045764727427698782"}}, {"key": "LambeResing", "attributes": {"label": "LambeResing", "x": 447.4913179798207, "y": 276.86672535840717, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045764727427698782", "id": "LambeResing", "source": "tweet-000004", "content": "Harga BBM non-subsidi naik signifikan, dipicu volatilitas global dan nilai tukar rupiah. Dampaknya berpotensi menjalar ke biaya logistik hingga harga barang. Pemerintah tetap menjaga Pertalite dan Biosolar stabil.\n\n#Pertamina\n#EkonomiIndonesia\n#HargaMinyak\n#SubsidiBBM\n#BBMNaik https://t.co/vLi3oS9sCT", "post_id": "2045764727427698782"}}, {"key": "tempodotco", "attributes": {"label": "tempodotco", "x": 450.05791081103297, "y": 31.623982374453075, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045764888342200791", "id": "tempodotco", "source": "tweet-000004", "content": "Harga BBM non-subsidi naik signifikan, dipicu volatilitas global dan nilai tukar rupiah. Dampaknya berpotensi menjalar ke biaya logistik hingga harga barang. Pemerintah tetap menjaga Pertalite dan Biosolar stabil.\n\n#Pertamina\n#EkonomiIndonesia\n#HargaMinyak\n#SubsidiBBM\n#BBMNaik https://t.co/z3vZueg5rO", "post_id": "2045764888342200791"}}, {"key": "insidefolkative", "attributes": {"label": "insidefolkative", "x": 332.73308644030163, "y": 817.5089872129596, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045765056345035032", "id": "insidefolkative", "source": "tweet-000004", "content": "Harga BBM non-subsidi naik signifikan, dipicu volatilitas global dan nilai tukar rupiah. Dampaknya berpotensi menjalar ke biaya logistik hingga harga barang. Pemerintah tetap menjaga Pertalite dan Biosolar stabil.\n\n#Pertamina\n#EkonomiIndonesia\n#HargaMinyak\n#SubsidiBBM\n#BBMNaik https://t.co/l5Zc8vPHcG", "post_id": "2045765056345035032"}}, {"key": "buluslg", "attributes": {"label": "buluslg", "x": 79.33355895412942, "y": 285.21763977055383, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2045375527251505215", "id": "buluslg", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi global memang tidak baik baik saja. Setelah tiket pesawat naik karena kenaikan harga avtur dimana menyumbang 40 % dr biaya operasional maskapai, hari ini BBM non subsidi juga mengalami kenaikan yg lumayan besar.. semoga ini tidak mengakibatkan kenaikan harga2 sembako.", "post_id": "2045375527251505215"}}, {"key": "inilahdotcom", "attributes": {"label": "inilahdotcom", "x": 994.1194887777128, "y": 24.29262417636091, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2045375527251505215", "id": "inilahdotcom", "source": "tweet-000004", "content": "Kondisi global memang tidak baik baik saja. Setelah tiket pesawat naik karena kenaikan harga avtur dimana menyumbang 40 % dr biaya operasional maskapai, hari ini BBM non subsidi juga mengalami kenaikan yg lumayan besar.. semoga ini tidak mengakibatkan kenaikan harga2 sembako.", "post_id": "2045375527251505215"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 727.2689564029826, "y": 285.5045477978353, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.9582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3875130772726388876_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Sejumlah maskapai dunia mulai menaikkan harga tiket dan mengurangi jumlah penerbangan di tengah lonjakan harga bahan bakar akibat konflik geopolitik global.\n\nSeperti diketahui, adanya konflik Iran-AS membuat biaya operasional maskapai meningkat tajam, sehingga berdampak langsung pada harga tiket dan ketersediaan kursi penerbangan. \n\nBerikut ini sederet daftar maskapai yang terdampak lonjakan harga BBM:\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/sejumlah-maskapai-dunia-kerek-harga-tiket-imbas-gejolak-geopolitik-intip-daftarnya \n\nAtau klik link di bio \n\nFoto:  iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3875130772726388876_3310659452"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 826.9306166538101, "y": 734.9492853927328, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.1999, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 2, "degree": 5}, "_id": "3877818862883931852_4857774026", "id": "cnbcindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Guncangan minyak dan gas global akibat konflik Timur Tengah memaksa banyak negara menghitung ulang ketahanan energinya. Sejumlah negara disebut paling rentan jika krisis pasokan berkepanjangan, namun Indonesia justru dinilai memiliki bantalan yang cukup kuat.\n\nBandingkan dengan negara seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Singapura yang sangat bergantung pada impor energi. Saat harga minyak dan LNG melonjak, biaya listrik, industri, dan transportasi mereka bisa terdampak lebih cepat.\n\nBatu bara masih menjadi tulang punggung pembangkit listrik nasional. Artinya, ketika harga minyak dan gas naik tajam, tarif listrik di Indonesia tidak otomatis ikut melonjak setinggi negara yang bergantung pada LNG impor.\n\nMeski masih impor LPG dan BBM, Indonesia tetap memiliki cadangan serta produksi gas alam. Pasokan gas domestik ini menjadi penyangga penting untuk industri dan pembangkit listrik.\n\nBauran energi Indonesia relatif lebih beragam yang membuat shock pada satu komoditas tidak langsung mengguncang seluruh sistem energi nasional. Selain batu bara, Indonesia menggantungkan energi primer kepada pembangkit air, panas bumi, hingga biodiesel.\n\nBaca berita selengkapnya di link bio instagram   atau Download Apps CNBC Indonesia sekarang https://app.cnbcindonesia.com/", "post_id": "3877818862883931852_4857774026"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 904.1359097905126, "y": 684.6594312924999, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7718, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3870582478545902319_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Harga bahan bakar pesawat (avtur) naik. Kondisi ini menjadi faktor utama yang mendorong pemerintah tak dapat menahan kenaikan tarif tiket pesawat domestik.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, avtur merupakan bahan bakar nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar, sehingga kenaikannya tidak dapat dihindari di tengah dinamika geopolitik global. \n\nKenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Harga avtur di sejumlah negara pun telah mengalami kenaikan signifikan.\n\n“Kenaikan harga avtur ini tentu memengaruhi struktur biaya operasional maskapai nasional, di mana kontribusinya mencapai sekitar 40 persen,” ujar Airlangga, dikutip dari Kompas, Senin (6/4).\n\nMenurut Airlangga, jika harga avtur tidak disesuaikan dengan kondisi pasar global, maka maskapai penerbangan asing berpotensi memanfaatkan perbedaan harga tersebut, yang pada akhirnya dapat mengganggu persaingan industri penerbangan nasional.\n\nSementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa harga avtur yang dijual PT Pertamina (Persero) masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.\n\n\"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, kita masih jauh lebih kompetitif,\" ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, dikutip dari Antara.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#bbm #bahanbakarpesawat #avtur\n#bbmlangka", "post_id": "3870582478545902319_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 154.02138315576676, "y": 504.7909096425881, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7718, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3870582478545902319_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Harga bahan bakar pesawat (avtur) naik. Kondisi ini menjadi faktor utama yang mendorong pemerintah tak dapat menahan kenaikan tarif tiket pesawat domestik.\n\nMenteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, avtur merupakan bahan bakar nonsubsidi yang harganya mengikuti mekanisme pasar, sehingga kenaikannya tidak dapat dihindari di tengah dinamika geopolitik global. \n\nKenaikan harga ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Harga avtur di sejumlah negara pun telah mengalami kenaikan signifikan.\n\n“Kenaikan harga avtur ini tentu memengaruhi struktur biaya operasional maskapai nasional, di mana kontribusinya mencapai sekitar 40 persen,” ujar Airlangga, dikutip dari Kompas, Senin (6/4).\n\nMenurut Airlangga, jika harga avtur tidak disesuaikan dengan kondisi pasar global, maka maskapai penerbangan asing berpotensi memanfaatkan perbedaan harga tersebut, yang pada akhirnya dapat mengganggu persaingan industri penerbangan nasional.\n\nSementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyampaikan bahwa harga avtur yang dijual PT Pertamina (Persero) masih lebih kompetitif dibandingkan negara lain, khususnya di kawasan Asia Tenggara.\n\n\"Memang ada kenaikan dari Pertamina, tetapi kenaikan itu dibandingkan dengan harga avtur di negara lain, khususnya tetangga, kita masih jauh lebih kompetitif,\" ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, dikutip dari Antara.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#bbm #bahanbakarpesawat #avtur\n#bbmlangka", "post_id": "3870582478545902319_10864878485"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "tribunpapuaofficial", "x": 498.7216054490754, "y": 597.8665430637362, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7718, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3874906198458307399_45261924157", "id": "tribunpapuaofficial", "source": "instagram-000001", "content": "Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan menggelar rapat dengar pendapat (hearing) guna merespons gejolak harga kebutuhan pokok dan transportasi yang mulai dikeluhkan masyarakat. \n\nPertemuan tersebut berlangsung di ruang banggar DPRK Jayawijaya pada Selasa (14/4/2026).\n\nKegiatan ini menghadirkan perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Perindag, otoritas Bandara Wamena, serta sejumlah maskapai dan asosiasi aviasi.\n\nKetua Komisi B DPRK Jayawijaya, Yosep Lokobal, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap dampak situasi ekonomi global dan nasional yang mulai merembet ke wilayah pegunungan Papua, khususnya Wamena.\n\nDia menjelaskan bahwa dalam hearing ini, terungkap bahwa isu utama yang memicu kekhawatiran adalah kenaikan harga bahan bakar pesawat atau Avtur yang cukup signifikan.\n\n\"Persoalan utamanya ada pada harga Avtur. Sebelumnya berada di kisaran Rp15.500, namun saat ini sudah melonjak hingga Rp25.000. Kenaikan yang mencapai lebih dari 60 persen ini otomatis akan memengaruhi harga tiket, BBM, hingga harga sembako di Wamena,\" ujarnya.\n\nMeski dampak kenaikan ini belum terlihat sepenuhnya di pasar secara masif, pihaknya meminta semua pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah mitigasi.\n\nSebelum melakukan hearing, Komisi B telah lebih dulu turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan mereka menemukan oknum pedagang yang mulai memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.\n\n\"Kami temukan di lapangan itu beberapa pedagang kedapatan menjual barang tidak sesuai harga standar. Dan komoditas terdampak itu BBM jenis bensin, solar, dan barang kebutuhan pokok (sembako) lainnya,\"jelasnya.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/papua-pegunungan/124998/harga-avtur-naik-jadi-rp25000-harga-sembako-dan-bbm-di-wamena-naik-tidak-wajar\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#EkonomiPapua #KabupatenJayawijaya", "post_id": "3874906198458307399_45261924157"}}, {"key": "tribunpapua", "attributes": {"label": "tribunpapua", "x": 111.7601144159458, "y": 508.36819618203367, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7718, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3874906198458307399_45261924157", "id": "tribunpapua", "source": "instagram-000001", "content": "Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan menggelar rapat dengar pendapat (hearing) guna merespons gejolak harga kebutuhan pokok dan transportasi yang mulai dikeluhkan masyarakat. \n\nPertemuan tersebut berlangsung di ruang banggar DPRK Jayawijaya pada Selasa (14/4/2026).\n\nKegiatan ini menghadirkan perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Perindag, otoritas Bandara Wamena, serta sejumlah maskapai dan asosiasi aviasi.\n\nKetua Komisi B DPRK Jayawijaya, Yosep Lokobal, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini terhadap dampak situasi ekonomi global dan nasional yang mulai merembet ke wilayah pegunungan Papua, khususnya Wamena.\n\nDia menjelaskan bahwa dalam hearing ini, terungkap bahwa isu utama yang memicu kekhawatiran adalah kenaikan harga bahan bakar pesawat atau Avtur yang cukup signifikan.\n\n\"Persoalan utamanya ada pada harga Avtur. Sebelumnya berada di kisaran Rp15.500, namun saat ini sudah melonjak hingga Rp25.000. Kenaikan yang mencapai lebih dari 60 persen ini otomatis akan memengaruhi harga tiket, BBM, hingga harga sembako di Wamena,\" ujarnya.\n\nMeski dampak kenaikan ini belum terlihat sepenuhnya di pasar secara masif, pihaknya meminta semua pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah mitigasi.\n\nSebelum melakukan hearing, Komisi B telah lebih dulu turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan dan mereka menemukan oknum pedagang yang mulai memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.\n\n\"Kami temukan di lapangan itu beberapa pedagang kedapatan menjual barang tidak sesuai harga standar. Dan komoditas terdampak itu BBM jenis bensin, solar, dan barang kebutuhan pokok (sembako) lainnya,\"jelasnya.\n\nBACA SELENGKAPNYA\nhttps://papua.tribunnews.com/papua-pegunungan/124998/harga-avtur-naik-jadi-rp25000-harga-sembako-dan-bbm-di-wamena-naik-tidak-wajar\n\nFollow us on Social Media\n\nInstagram: \nTikTok: \nFacebook: Tribun Papua\nYoutube: Tribun Papua\n\n#EkonomiPapua #KabupatenJayawijaya", "post_id": "3874906198458307399_45261924157"}}, {"key": "beritapojoklamongan_official", "attributes": {"label": "beritapojoklamongan_official", "x": 624.7551442865666, "y": 766.6355419752648, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3864823164203794418_1486327838", "id": "beritapojoklamongan_official", "source": "instagram-000001", "content": "BANDUNG - Jagat maya dihebohkan dengan isu kenaikan bahan bak4r minyak (BBM) yang diprediksi dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. Meski belum ada kejelasan resmi, sejumlah warga mulai mendatangi stasiun pengisian bahan bak4r umum (SPBU), khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.\n\nPantauan di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan berarti. Antrean pengisian Pertalite terpantau normal, demikian pula dengan Pertamax.\n\nSalah seorang warga, Muzaqi, mengaku memilih mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax.\n\n\"Saya isi penuh,\" ujar Muzaqi kepada detikJabar usai mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).\n\nIa mengaku mengetahui isu kenaikan BBM nonsubsidi, namun masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.\n\n\"Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik,\" katanya.\n\nMuzaqi memahami potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau.\n\n\"Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir-pikir lagi,\" ujarnya.\n\nHal serupa disampaikan Riyadi (42), pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Ia mengaku khawatir jika BBM subsidi ikut mengalami kenaikan.\n\n\"Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat,\" kata warga Cileunyi tersebut.\n\nRiyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.\n\n\"Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol,\" ujarnya.(wip/yum)\n\nSumber : detik.com\n_\nPARTNERSHIP :\n\n\n\n\n••••••••••••••••••••\n🔵 Instagram : beritapojoklamongan_official\n🔵 Fanpage : beritapojoklamongan\n🔵 Tiktok : beritapojoklamongan\n🔵 Facebook : Berita Pojok Lamongan(BPL)\n\n#pertamax #pertalite #kenaikanbbm #beritapojoklamongan #bplnews", "post_id": "3864823164203794418_1486327838"}}, {"key": "lazuqlamongan", "attributes": {"label": "lazuqlamongan", "x": 578.3223594464854, "y": 387.25857653001174, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3864823164203794418_1486327838", "id": "lazuqlamongan", "source": "instagram-000001", "content": "BANDUNG - Jagat maya dihebohkan dengan isu kenaikan bahan bak4r minyak (BBM) yang diprediksi dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. Meski belum ada kejelasan resmi, sejumlah warga mulai mendatangi stasiun pengisian bahan bak4r umum (SPBU), khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.\n\nPantauan di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan berarti. Antrean pengisian Pertalite terpantau normal, demikian pula dengan Pertamax.\n\nSalah seorang warga, Muzaqi, mengaku memilih mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax.\n\n\"Saya isi penuh,\" ujar Muzaqi kepada detikJabar usai mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).\n\nIa mengaku mengetahui isu kenaikan BBM nonsubsidi, namun masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.\n\n\"Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik,\" katanya.\n\nMuzaqi memahami potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau.\n\n\"Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir-pikir lagi,\" ujarnya.\n\nHal serupa disampaikan Riyadi (42), pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Ia mengaku khawatir jika BBM subsidi ikut mengalami kenaikan.\n\n\"Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat,\" kata warga Cileunyi tersebut.\n\nRiyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.\n\n\"Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol,\" ujarnya.(wip/yum)\n\nSumber : detik.com\n_\nPARTNERSHIP :\n\n\n\n\n••••••••••••••••••••\n🔵 Instagram : beritapojoklamongan_official\n🔵 Fanpage : beritapojoklamongan\n🔵 Tiktok : beritapojoklamongan\n🔵 Facebook : Berita Pojok Lamongan(BPL)\n\n#pertamax #pertalite #kenaikanbbm #beritapojoklamongan #bplnews", "post_id": "3864823164203794418_1486327838"}}, {"key": "purnomopolisibaik", "attributes": {"label": "purnomopolisibaik", "x": 880.6754058529492, "y": 966.6042389505792, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3864823164203794418_1486327838", "id": "purnomopolisibaik", "source": "instagram-000001", "content": "BANDUNG - Jagat maya dihebohkan dengan isu kenaikan bahan bak4r minyak (BBM) yang diprediksi dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. Meski belum ada kejelasan resmi, sejumlah warga mulai mendatangi stasiun pengisian bahan bak4r umum (SPBU), khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.\n\nPantauan di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan berarti. Antrean pengisian Pertalite terpantau normal, demikian pula dengan Pertamax.\n\nSalah seorang warga, Muzaqi, mengaku memilih mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax.\n\n\"Saya isi penuh,\" ujar Muzaqi kepada detikJabar usai mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).\n\nIa mengaku mengetahui isu kenaikan BBM nonsubsidi, namun masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.\n\n\"Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik,\" katanya.\n\nMuzaqi memahami potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau.\n\n\"Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir-pikir lagi,\" ujarnya.\n\nHal serupa disampaikan Riyadi (42), pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Ia mengaku khawatir jika BBM subsidi ikut mengalami kenaikan.\n\n\"Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat,\" kata warga Cileunyi tersebut.\n\nRiyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.\n\n\"Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol,\" ujarnya.(wip/yum)\n\nSumber : detik.com\n_\nPARTNERSHIP :\n\n\n\n\n••••••••••••••••••••\n🔵 Instagram : beritapojoklamongan_official\n🔵 Fanpage : beritapojoklamongan\n🔵 Tiktok : beritapojoklamongan\n🔵 Facebook : Berita Pojok Lamongan(BPL)\n\n#pertamax #pertalite #kenaikanbbm #beritapojoklamongan #bplnews", "post_id": "3864823164203794418_1486327838"}}, {"key": "sining_konsultan", "attributes": {"label": "sining_konsultan", "x": 167.10350593115686, "y": 55.42852938955733, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3864823164203794418_1486327838", "id": "sining_konsultan", "source": "instagram-000001", "content": "BANDUNG - Jagat maya dihebohkan dengan isu kenaikan bahan bak4r minyak (BBM) yang diprediksi dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. Meski belum ada kejelasan resmi, sejumlah warga mulai mendatangi stasiun pengisian bahan bak4r umum (SPBU), khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.\n\nPantauan di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan berarti. Antrean pengisian Pertalite terpantau normal, demikian pula dengan Pertamax.\n\nSalah seorang warga, Muzaqi, mengaku memilih mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax.\n\n\"Saya isi penuh,\" ujar Muzaqi kepada detikJabar usai mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).\n\nIa mengaku mengetahui isu kenaikan BBM nonsubsidi, namun masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.\n\n\"Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik,\" katanya.\n\nMuzaqi memahami potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau.\n\n\"Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir-pikir lagi,\" ujarnya.\n\nHal serupa disampaikan Riyadi (42), pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Ia mengaku khawatir jika BBM subsidi ikut mengalami kenaikan.\n\n\"Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat,\" kata warga Cileunyi tersebut.\n\nRiyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.\n\n\"Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol,\" ujarnya.(wip/yum)\n\nSumber : detik.com\n_\nPARTNERSHIP :\n\n\n\n\n••••••••••••••••••••\n🔵 Instagram : beritapojoklamongan_official\n🔵 Fanpage : beritapojoklamongan\n🔵 Tiktok : beritapojoklamongan\n🔵 Facebook : Berita Pojok Lamongan(BPL)\n\n#pertamax #pertalite #kenaikanbbm #beritapojoklamongan #bplnews", "post_id": "3864823164203794418_1486327838"}}, {"key": "grandzamzamresidence_lamongan", "attributes": {"label": "grandzamzamresidence_lamongan", "x": 285.42223334836615, "y": 270.8782588897647, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3864823164203794418_1486327838", "id": "grandzamzamresidence_lamongan", "source": "instagram-000001", "content": "BANDUNG - Jagat maya dihebohkan dengan isu kenaikan bahan bak4r minyak (BBM) yang diprediksi dilakukan pada Rabu, 1 April 2026. Meski belum ada kejelasan resmi, sejumlah warga mulai mendatangi stasiun pengisian bahan bak4r umum (SPBU), khususnya pengguna BBM jenis Pertamax.\n\nPantauan di SPBU Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, tidak terlihat kepadatan berarti. Antrean pengisian Pertalite terpantau normal, demikian pula dengan Pertamax.\n\nSalah seorang warga, Muzaqi, mengaku memilih mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax.\n\n\"Saya isi penuh,\" ujar Muzaqi kepada detikJabar usai mengisi BBM, Selasa (31/3/2026).\n\nIa mengaku mengetahui isu kenaikan BBM nonsubsidi, namun masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.\n\n\"Ya tahu, tapi belum ada pengumuman resmi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya. Saya isi penuh sekarang, khawatir besok benar naik,\" katanya.\n\nMuzaqi memahami potensi kenaikan harga BBM dipengaruhi kondisi global, termasuk konflik di Timur Tengah. Ia berharap harga Pertamax tetap terjangkau.\n\n\"Saya sudah lama pakai Pertamax, semoga harganya tetap bersahabat. Kalau harus beralih ke Pertalite, saya harus pikir-pikir lagi,\" ujarnya.\n\nHal serupa disampaikan Riyadi (42), pengemudi ojek online (ojol) yang beroperasi di sekitar kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor. Ia mengaku khawatir jika BBM subsidi ikut mengalami kenaikan.\n\n\"Kalau Pertamax naik mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau Pertalite ikut naik, itu yang berat,\" kata warga Cileunyi tersebut.\n\nRiyadi berharap pemerintah mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil sebelum mengambil keputusan.\n\n\"Harapannya Pertalite tetap di kisaran Rp10.000 per liter. Kalau naik, sementara penghasilan tetap, tentu berat bagi kami para ojol,\" ujarnya.(wip/yum)\n\nSumber : detik.com\n_\nPARTNERSHIP :\n\n\n\n\n••••••••••••••••••••\n🔵 Instagram : beritapojoklamongan_official\n🔵 Fanpage : beritapojoklamongan\n🔵 Tiktok : beritapojoklamongan\n🔵 Facebook : Berita Pojok Lamongan(BPL)\n\n#pertamax #pertalite #kenaikanbbm #beritapojoklamongan #bplnews", "post_id": "3864823164203794418_1486327838"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 709.1357823191823, "y": 384.07175774340595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.9582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3870850356049202015_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Presiden Prabowo menyebut bahwa kenaikan harga bahan bakar pesawat, Avtur, tidak berimbas pada penyelenggaraan ibadah haji 2026. Biaya ibadah haji dipastikan tetap sesuai dengan keputusan yang telah ditetapkan. \n\n\"Pelaksanaan haji 2026 kecuali pemerintah Arab Saudi punya ketentuan lain. Kita pastikan bahwa biaya haji 2026 kita turunkan sekitar Rp2 juta,\" kata Prabowo dalam Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Rabu (8/4/2026). \n\nPadahal, harga avtur saat ini sedang naik dari Rp13.656 per liter menjadi Rp23.551 per liter imbas dari konflik Amerika Serikat dan Israel kepada Iran.\n\n\"Walaupun harga Avtur naik, tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah,\" tutur Prabowo. \n\nSeperti diketahui, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2026 telah ditetapkan rata-rata Rp87,4 juta per jamaah, dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jamaah sekitar Rp54,19 juta. \n\nAngka ini mengalami penurunan sekitar Rp2 juta dari tahun 2025. Sisa dari biaya tersebut, yaitu Rp33,21 juta, ditutup menggunakan nilai manfaat dana haji. Penyesuaian biaya ini dilakukan pada komponen konsumsi dan penerbangan. \n\nSebelumnya, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan sebelum konflik global memicu lonjakan harga minyak, rata-rata biaya penerbangan haji per jamaah berada di kisaran Rp33,5 juta.\n\nSelengkapnya: https://www.nu.or.id/nasional/prabowo-pastikan-biaya-haji-2026-turun-rp2-juta-meski-harga-avtur-naik-D5fNj\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsapril2026 #prabowo #haji #haji2026 #biayahaji", "post_id": "3870850356049202015_66210213616"}}, {"key": "digivestasi_official", "attributes": {"label": "digivestasi_official", "x": 138.98388470246425, "y": 127.29519941706258, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 48.9582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3871589488834997820_58769366246", "id": "digivestasi_official", "source": "instagram-000001", "content": "💸 Amerika Cetak Uang, Dunia Ikut Kena Inflasi?\n\nKedengarannya aneh ya… Amerika bisa cetak uang triliunan, tapi yang kena dampaknya sampai ke Indonesia? 🤔\n\nFaktanya, ini bisa terjadi karena dolar adalah mata uang dunia. 🌍\n\n📊 Hampir semua transaksi global pakai dolar:\n• Minyak (BBM)\n• Emas\n• Perdagangan internasional\n\nJadi ketika Amerika menambah jumlah dolar yang beredar, efeknya bukan cuma di dalam negeri mereka… tapi ke seluruh dunia.\n\n📉 Apa dampaknya?\n• Harga barang global naik\n• Biaya impor makin mahal\n• BBM dan kebutuhan pokok ikut terdampak\n• Daya beli masyarakat menurun\n\nIndonesia sendiri masih banyak bergantung pada impor—mulai dari energi, bahan baku, sampai teknologi—yang semuanya dibayar pakai dolar. Jadi wajar kalau kita ikut “kena getahnya”.\n\n💡 Pelajaran pentingnya:\nJangan cuma simpan uang dalam bentuk cash.\nKarena saat inflasi naik, nilai uang kita bisa perlahan “tergerus”.\n\nBanyak orang mulai mengalihkan ke aset yang lebih tahan inflasi, supaya nilai uang tetap aman bahkan bisa bertumbuh. 📈\n\nKarena di dunia yang terus berubah, cara kita mengelola uang juga harus ikut berubah.\n\n📌 Follow dan save  untuk belajar keuangan, investasi, dan cara cerdas menjaga nilai uangmu!\n\n#Inflasi #EkonomiDunia #DolarAS #FinancialEducation #LiterasiKeuangan", "post_id": "3871589488834997820_58769366246"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 202.1069255109572, "y": 719.0021526985859, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3876982299951407528_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Perang Timur Tengah berisiko menekan kapasitas fiskal negara. Dampak terbesar akan dirasakan oleh negara-negara berkembang pengimpor energi, termasuk Indonesia. Di sisi lain, kebijakan fiskal tetap diharapkan mampu menjadi bantalan dari gejolak ekonomi meski ruangnya kian menyempit akibat kenaikan utang.\n\nManaging Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan, gejolak akibat perang Timur Tengah telah memicu ketimpangan global. Dampaknya bersifat masif dan asimetris, terutama dirasakan oleh negara pengimpor minyak yang memiliki ruang fiskal terbatas.\n\n”Di sisi lain, ada negara-negara yang mengalami defisit, terutama Amerika Serikat. Kemungkinan defisit akan semakin membengkak, tetapi yang paling penting, jika terjadi kenaikan suku bunga, biaya pembayaran utang pun akan meningkat,” katanya dalam diskusi bertajuk ”Managing Global Imbalances: Policy Priorities” di Washington, Amerika Serikat, Rabu (15/4/2026) waktu setempat.\n\nDalam laporan Fiscal Monitor bertajuk ”Fiscal Policy Under Pressure: High Debt, Rising Risks”, IMF memetakan beberapa faktor risiko yang ditimbulkan akibat perang Timur Tengah bagi fiskal negara-negara berkembang pengimpor minyak.\n\nJalur utama tekanan fiskal itu datang dari lonjakan harga komoditas. Kenaikan harga minyak dan pangan akibat gangguan pasokan berisiko membebani belanja. Risiko ini terutama dialami oleh negara yang menerapkan rezim subsidi bahan bakar.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Saldo Utang Rp 9.658 Triliun, Bayar Bunga Tahun 2026 Hampir Rp 600 Triliun\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3876982299951407528_1537212147"}}, {"key": "hariankompas.", "attributes": {"label": "hariankompas.", "x": 312.4616913718243, "y": 809.2129045396618, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3876982299951407528_1537212147", "id": "hariankompas.", "source": "instagram-000001", "content": "Perang Timur Tengah berisiko menekan kapasitas fiskal negara. Dampak terbesar akan dirasakan oleh negara-negara berkembang pengimpor energi, termasuk Indonesia. Di sisi lain, kebijakan fiskal tetap diharapkan mampu menjadi bantalan dari gejolak ekonomi meski ruangnya kian menyempit akibat kenaikan utang.\n\nManaging Director Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan, gejolak akibat perang Timur Tengah telah memicu ketimpangan global. Dampaknya bersifat masif dan asimetris, terutama dirasakan oleh negara pengimpor minyak yang memiliki ruang fiskal terbatas.\n\n”Di sisi lain, ada negara-negara yang mengalami defisit, terutama Amerika Serikat. Kemungkinan defisit akan semakin membengkak, tetapi yang paling penting, jika terjadi kenaikan suku bunga, biaya pembayaran utang pun akan meningkat,” katanya dalam diskusi bertajuk ”Managing Global Imbalances: Policy Priorities” di Washington, Amerika Serikat, Rabu (15/4/2026) waktu setempat.\n\nDalam laporan Fiscal Monitor bertajuk ”Fiscal Policy Under Pressure: High Debt, Rising Risks”, IMF memetakan beberapa faktor risiko yang ditimbulkan akibat perang Timur Tengah bagi fiskal negara-negara berkembang pengimpor minyak.\n\nJalur utama tekanan fiskal itu datang dari lonjakan harga komoditas. Kenaikan harga minyak dan pangan akibat gangguan pasokan berisiko membebani belanja. Risiko ini terutama dialami oleh negara yang menerapkan rezim subsidi bahan bakar.\n\nBaca selengkapnya dalam \"Saldo Utang Rp 9.658 Triliun, Bayar Bunga Tahun 2026 Hampir Rp 600 Triliun\" oleh Agustinus Yoga Primantoro di Harian Kompas (Kompas.id). Klik tautan di profil \n\n#HarianKompas #Kompasid #AdadiKompas", "post_id": "3876982299951407528_1537212147"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 222.883250700065, "y": 88.02106561306822, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7718, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3890846646045806490_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Drama Selat Hormuz! Trump Tarik Pengawalan Tanker, Harga Minyak Siap Jungkir Balik?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar berita geopolitik…\nini tombol penggerak harga minyak dunia.\n\n1️⃣ Fakta Utama\nAS resmi menghentikan sementara pengawalan tanker di Selat Hormuz\n\n➡️ memberi ruang negosiasi damai dengan Iran\n➡️ tapi masih ada insiden serangan kapal\n\nArtinya:\n👉 situasi masih belum stabil\n\n2️⃣ Kenapa Ini Penting?\nSelat Hormuz = jalur 20% suplai minyak dunia\n\nKalau terganggu:\n➡️ harga minyak naik\n➡️ inflasi global ikut naik\n\nKalau aman:\n➡️ supply lancar\n➡️ harga minyak bisa turun cepat\n\n3️⃣ Intinya: Ini Game Supply\nMarket cuma peduli 1 hal:\n\n👉 minyak mengalir atau tidak\n\n• supply lancar → harga turun\n• supply terganggu → harga naik\n\n4️⃣ Dampak ke Market\nIni efek berantai:\n\n➡️ harga minyak\n➡️ inflasi\n➡️ suku bunga\n➡️ IHSG\n\nArtinya:\n👉 bukan cuma sektor energi yang kena\n\n5️⃣ Skenario Damai\n📉 Harga minyak turun\n\nDampaknya:\n• saham migas tertekan\n• komoditas energi melemah\n\n📈 Yang diuntungkan:\n• Transportasi\n• Logistik\n• Maskapai\n• Consumer\n\n➡️ karena biaya BBM turun\n\n6️⃣ Skenario Konflik Lanjut\n📈 Harga minyak naik\n\nDampaknya:\n• saham energi rally\n• inflasi naik\n\n📈 Winner:\n• Migas\n• Batu bara\n• Energi\n\n7️⃣ Strategi Mainnya\n\n🗓️ Skenario Fleksibel\n➡️ siap rotasi sektor cepat\n\n🗓️ Skenario Energi\nKalau minyak naik:\n👉 ride the momentum\n\n🗓️ Skenario Non-Energi\nKalau minyak turun:\n👉 rotasi ke consumer & transport\n\n🗓️ Skenario Defensif\n➡️ jangan all-in\n➡️ wajib pakai trailing stop\n\n8️⃣ Insight Penting\n\nMarket sekarang:\n👉 digerakkan oleh berita\n\nBukan cuma fundamental\n\nArtinya:\n👉 reaksi harus cepat\n\n9️⃣ Kesimpulan\n\nSelat Hormuz sekarang jadi:\n👉 saklar harga minyak dunia\n\nDamai → rotasi sektor\nKonflik → energi naik\n\nDi market seperti ini:\n👉 yang menang = yang adaptif\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #MinyakDunia #Geopolitik #Energi #SmartMoney", "post_id": "3890846646045806490_52512310886"}}, {"key": "balllz_random", "attributes": {"label": "balllz_random", "x": 274.23911362183617, "y": 34.5501221906912, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633380711558401297", "id": "balllz_random", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir seluruh negara di dunia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Perang Israel-Amerika Serikat dan Iran meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Hal ini tak lain karena perang di kawasan Timur Tengah yang berujung pada keputusan Iran menutup Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak, sehingga harga minyak mentah dunia pun melonjak tajam. Di tengah lonjakan harga BBM di berbagai negara di belahan dunia, ternyata masih ada negara yang menjual BBM dengan harga bahkan tak sampai Rp1.000 per liter. Di Libya, harga BBM jenis diesel saat ini terpantau \"hanya\" sekitar Rp400 per liter. Salah seorang warga asal Indonesia pun membagikan video terkait harga BBM di SPBU di Libya. Dikutip dari akun Instagram , dia menjelaskan harga minyak di Libya bahkan lebih murah dibandingkan air minum. Menurutnya, jika membeli 20 liter bensin, total yang harus dibayar hanya 3 dinar atau sekitar Rp10 ribu. Artinya, harga 1 liter bensin setara kurang lebih Rp400. \"Di Libya minyak lebih murah dibandingkan air minum. Kalian lihat 1 liternya cuma 0,15 dinar. kalau kalian isi 20 liter bensin itu harganya cuma 3 dinar atau cuma Rp10 ribu. bayangin 1 liter bensin cuma Rp400,\" ungkapnya melalui unggahan di akun Instagramnya, dikutip Senin (27/4/2026). Ia lantas menunjukkan saat mengisi 32 liter bensin untuk mobil jenis Land Cruiser. Setidaknya total biaya yang dikeluarkan hanya 5 dinar atau sekitar Rp12 ribu. \"Wah kalian lihat isi 32 liter mobil ini Land Cruiser harganya cuma 5 dinar sekitar Rp12 ribu. Ini negara termurah bensin dari semua negara yang pernah aku kunjungin,\" katanya. Hingga akhir April 2026, Libya memiliki harga bensin terendah di dunia dengan biaya yang seringkali lebih rendah daripada air minum dalam kemasan. Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga BBM untuk bensin di Libya per 20 April 2026, tercatat mencapai US$0,150 per liter atau Rp2.583 per liter (asumsi kurs Rp17.225 per dolar AS). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,024 per liter atau Rp413 per liter. #oilibya #libya🇱🇾 #fypシ #presetalightmotion  #creatorsearchinsights", "post_id": "7633380711558401297"}}, {"key": "liumikes", "attributes": {"label": "liumikes", "x": 937.1302844060494, "y": 908.5710952662079, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633380711558401297", "id": "liumikes", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir seluruh negara di dunia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Perang Israel-Amerika Serikat dan Iran meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Hal ini tak lain karena perang di kawasan Timur Tengah yang berujung pada keputusan Iran menutup Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak, sehingga harga minyak mentah dunia pun melonjak tajam. Di tengah lonjakan harga BBM di berbagai negara di belahan dunia, ternyata masih ada negara yang menjual BBM dengan harga bahkan tak sampai Rp1.000 per liter. Di Libya, harga BBM jenis diesel saat ini terpantau \"hanya\" sekitar Rp400 per liter. Salah seorang warga asal Indonesia pun membagikan video terkait harga BBM di SPBU di Libya. Dikutip dari akun Instagram , dia menjelaskan harga minyak di Libya bahkan lebih murah dibandingkan air minum. Menurutnya, jika membeli 20 liter bensin, total yang harus dibayar hanya 3 dinar atau sekitar Rp10 ribu. Artinya, harga 1 liter bensin setara kurang lebih Rp400. \"Di Libya minyak lebih murah dibandingkan air minum. Kalian lihat 1 liternya cuma 0,15 dinar. kalau kalian isi 20 liter bensin itu harganya cuma 3 dinar atau cuma Rp10 ribu. bayangin 1 liter bensin cuma Rp400,\" ungkapnya melalui unggahan di akun Instagramnya, dikutip Senin (27/4/2026). Ia lantas menunjukkan saat mengisi 32 liter bensin untuk mobil jenis Land Cruiser. Setidaknya total biaya yang dikeluarkan hanya 5 dinar atau sekitar Rp12 ribu. \"Wah kalian lihat isi 32 liter mobil ini Land Cruiser harganya cuma 5 dinar sekitar Rp12 ribu. Ini negara termurah bensin dari semua negara yang pernah aku kunjungin,\" katanya. Hingga akhir April 2026, Libya memiliki harga bensin terendah di dunia dengan biaya yang seringkali lebih rendah daripada air minum dalam kemasan. Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga BBM untuk bensin di Libya per 20 April 2026, tercatat mencapai US$0,150 per liter atau Rp2.583 per liter (asumsi kurs Rp17.225 per dolar AS). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,024 per liter atau Rp413 per liter. #oilibya #libya🇱🇾 #fypシ #presetalightmotion  #creatorsearchinsights", "post_id": "7633380711558401297"}}, {"key": "kasih.tauuu", "attributes": {"label": "kasih.tauuu", "x": 107.21598951587275, "y": 790.6371969396678, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7631553120438406407", "id": "kasih.tauuu", "source": "tiktok-000001", "content": "Dilansir dari  , pemerintah melakukan penyesuaian harga terhadap BBM dan gas LPG non subsidi. Di tengah tekanan harga energi global yang terus bergejolak, pemerintah mengambil langkah yang terukur,yaitu menyesuaikan harga energi non-subsidi, termasuk LPG 5,5 kg, 12 kg, dan BBM non subsidi. Kebijakan ini memang berdampak bagi kelompok tertentu, tetapi arah utamanya jelas yaitu melindungi masyarakat kecil agar tidak ikut menanggung beban yang sama. Yang dijaga tetap kokoh adalah LPG 3 kg dan BBM subsidi tidak dinaikkan. Ini bukan kebetulan, melainkan pilihan kebijakan yang menunjukkan keberpihakan. Saat harga minyak dunia dan biaya impor meningkat, pemerintah tidak serta-merta membebankan semuanya.  Di sinilah letak keseimbangannya. Energi non subsidi mengikuti mekanisme pasar, digunakan oleh mereka yang secara ekonomi lebih mampu menyesuaikan. Sementara itu, subsidi tetap difokuskan agar tepat sasaran serta menjaga daya beli rakyat kecil dan memastikan aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu. Kebijakan ini menegaskan satu prinsip penting: negara hadir bukan untuk menyamaratakan beban, tapi membaginya secara adil. Yang mampu diberi ruang untuk menyesuaikan, sementara yang rentan tetap dilindungi. Pada akhirnya, ini bukan sekadar soal kenaikan harga LPG atau BBM, melainkan tentang arah kebijakan: menjaga stabilitas, mengamankan subsidi, dan memastikan rakyat kecil tetap menjadi prioritas utama di tengah situasi global yang tidak menentu ke rakyat, melainkan menahan tekanan itu khusus untuk kebutuhan dasar masyarakat menengah ke bawah. Gimana menurut kalian? SPILL di komen!!!   #jagaindonesia #wargajagawarga #bbm #gaslpg #fyp", "post_id": "7631553120438406407"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 542.1883150359786, "y": 232.9934102295377, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4649, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631553120438406407", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Dilansir dari  , pemerintah melakukan penyesuaian harga terhadap BBM dan gas LPG non subsidi. Di tengah tekanan harga energi global yang terus bergejolak, pemerintah mengambil langkah yang terukur,yaitu menyesuaikan harga energi non-subsidi, termasuk LPG 5,5 kg, 12 kg, dan BBM non subsidi. Kebijakan ini memang berdampak bagi kelompok tertentu, tetapi arah utamanya jelas yaitu melindungi masyarakat kecil agar tidak ikut menanggung beban yang sama. Yang dijaga tetap kokoh adalah LPG 3 kg dan BBM subsidi tidak dinaikkan. Ini bukan kebetulan, melainkan pilihan kebijakan yang menunjukkan keberpihakan. Saat harga minyak dunia dan biaya impor meningkat, pemerintah tidak serta-merta membebankan semuanya.  Di sinilah letak keseimbangannya. Energi non subsidi mengikuti mekanisme pasar, digunakan oleh mereka yang secara ekonomi lebih mampu menyesuaikan. Sementara itu, subsidi tetap difokuskan agar tepat sasaran serta menjaga daya beli rakyat kecil dan memastikan aktivitas sehari-hari mereka tidak terganggu. Kebijakan ini menegaskan satu prinsip penting: negara hadir bukan untuk menyamaratakan beban, tapi membaginya secara adil. Yang mampu diberi ruang untuk menyesuaikan, sementara yang rentan tetap dilindungi. Pada akhirnya, ini bukan sekadar soal kenaikan harga LPG atau BBM, melainkan tentang arah kebijakan: menjaga stabilitas, mengamankan subsidi, dan memastikan rakyat kecil tetap menjadi prioritas utama di tengah situasi global yang tidak menentu ke rakyat, melainkan menahan tekanan itu khusus untuk kebutuhan dasar masyarakat menengah ke bawah. Gimana menurut kalian? SPILL di komen!!!   #jagaindonesia #wargajagawarga #bbm #gaslpg #fyp", "post_id": "7631553120438406407"}}, {"key": "r2_rental", "attributes": {"label": "r2_rental", "x": 633.5883438341839, "y": 852.1967209122695, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7630258265234132244", "id": "r2_rental", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  SIAP-SIAP! INI ALASAN KENAPA BBM BISA NAIK 2 KALI LIPAT? ⛽️ Jujur, siapa yang nggak kaget lihat angka 20 ribu per liter buat Pertalite? Tapi sebelum kita panik atau terpancing emosi, yuk kita bedah data makronya bareng-bareng. Di video ini, Master Gema kasih simulasi yang cukup bikin \"melek\". Masalahnya bukan sekadar pemerintah mau naikin harga, tapi soal daya tahan APBN kita. Beberapa poin krusial yang wajib kalian tahu: 1. Beban Subsidi Gila-gilaan: Per hari, beban subsidi BBM mencapai Rp1,2 Triliun. Bayangin kalau angka ini terus membengkak setiap hari. 2.Jurang Anggaran: Proyeksi kebutuhan subsidi tahun 2026 bisa tembus Rp441 Triliun, padahal anggaran yang tersedia cuma Rp210 Triliun. Selisihnya dapet dari mana? 3.Kondisi Global: Harga minyak dunia dan nilai tukar Rupiah jadi variabel yang nggak bisa kita kontrol. Kalau harga keekonomian sudah di angka 20 ribuan, selisih yang ditanggung negara makin berat. Pesan pentingnya: Jangan mau diprovokasi untuk turun ke jalan tanpa paham akarnya. Secara ekonomi, kalau subsidi dipaksa terus tanpa anggaran yang cukup, dampaknya bisa lebih parah ke stabilitas negara. Sekarang pilihannya di kita: mulai atur ulang budget transportasi atau cari alternatif lain. Menurut kalian, solusi paling realistis buat kita sekarang apa sih? Diskusi di kolom komentar ya! 👇 #gemagoeyardi #astronacci #pusatklip  #marketmerahingatastronacci", "post_id": "7630258265234132244"}}, {"key": "auditpublik", "attributes": {"label": "auditpublik", "x": 756.5171670544124, "y": 142.28759371354838, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7630258265234132244", "id": "auditpublik", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  SIAP-SIAP! INI ALASAN KENAPA BBM BISA NAIK 2 KALI LIPAT? ⛽️ Jujur, siapa yang nggak kaget lihat angka 20 ribu per liter buat Pertalite? Tapi sebelum kita panik atau terpancing emosi, yuk kita bedah data makronya bareng-bareng. Di video ini, Master Gema kasih simulasi yang cukup bikin \"melek\". Masalahnya bukan sekadar pemerintah mau naikin harga, tapi soal daya tahan APBN kita. Beberapa poin krusial yang wajib kalian tahu: 1. Beban Subsidi Gila-gilaan: Per hari, beban subsidi BBM mencapai Rp1,2 Triliun. Bayangin kalau angka ini terus membengkak setiap hari. 2.Jurang Anggaran: Proyeksi kebutuhan subsidi tahun 2026 bisa tembus Rp441 Triliun, padahal anggaran yang tersedia cuma Rp210 Triliun. Selisihnya dapet dari mana? 3.Kondisi Global: Harga minyak dunia dan nilai tukar Rupiah jadi variabel yang nggak bisa kita kontrol. Kalau harga keekonomian sudah di angka 20 ribuan, selisih yang ditanggung negara makin berat. Pesan pentingnya: Jangan mau diprovokasi untuk turun ke jalan tanpa paham akarnya. Secara ekonomi, kalau subsidi dipaksa terus tanpa anggaran yang cukup, dampaknya bisa lebih parah ke stabilitas negara. Sekarang pilihannya di kita: mulai atur ulang budget transportasi atau cari alternatif lain. Menurut kalian, solusi paling realistis buat kita sekarang apa sih? Diskusi di kolom komentar ya! 👇 #gemagoeyardi #astronacci #pusatklip  #marketmerahingatastronacci", "post_id": "7630258265234132244"}}, {"key": "@tribunbatamvideo", "attributes": {"label": "@tribunbatamvideo", "x": 793.8241891191142, "y": 717.948179288172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "HedWIM9BlQU", "id": "@tribunbatamvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Tangis Frustasi Warga AS Harga BBM Melonjak Drastis, Biaya Hidup Menghimpit dan Gaji Tak Cukup\n\nTangis Frustasi Warga AS Harga BBM Melonjak Drastis, Biaya Hidup Menghimpit dan Gaji Tak Cukup\n\nSebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan warga Amerika Serikat menangis frustrasi karena meroketnya harga bahan bakar minyak (BBM) viral di media sosial. Video yang diunggah oleh akun Instagram  pada Sabtu (4/4/2026) tersebut menjadi potret nyata tekanan ekonomi di Negeri Paman Sam, di mana kenaikan biaya hidup mulai tidak seimbang dengan pendapatan masyarakat.\n\nDalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan kekecewaannya karena lonjakan harga BBM telah memicu kenaikan harga kebutuhan pokok secara keseluruhan. Ia merasa gaji yang diterimanya setiap bulan tidak lagi mampu menutupi pengeluaran sehari-hari yang kian menghimpit. \"Gaji saya tidak bisa mengimbangi kebutuhan pokok,\" keluhnya dalam video yang penuh emosi tersebut.\n\nKondisi ini sejalan dengan laporan The Guardian yang menyebutkan harga minyak mentah di AS telah melampaui 110 dolar AS per barel. Data dari Energy Information Administration (EIA) per 30 Maret 2026 merinci bahwa harga BBM di AS kini menyentuh angka 3,59 dolar hingga 5,33 dolar per galon.\n\nJika dikonversikan ke dalam satuan liter dan mata uang rupiah, masyarakat AS harus merogoh kocek sekitar Rp16.102 untuk harga terendah hingga Rp23.907 untuk harga tertinggi per liternya. Angka ini melonjak tajam akibat imbas konflik di Timur Tengah, terutama dampak dari penutupan Selat Hormuz yang menghambat distribusi energi global. Fenomena ini menunjukkan bahwa krisis energi tidak hanya menekan negara berkembang, tetapi juga mulai menggoyang stabilitas ekonomi warga di negara maju.\n\n#amerika #as #hargabbm #inflasi #biayahidup #ekonomiglobal #krisisekonomi #beritaterkini #hargaminyak #worldnews #infokeuangan #kemiskinan #tribunbatamid\n\n\n\n\nEditor Video: Bregas\nUploader: \n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\nUpdate info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/\n\nFollow akun Instagram :   / tribunbatamdotcom  \nFollow akun Twitter :   / tribunbatamku  \nFollow dan like fanpage Facebook :   / redaksitribunbatam", "post_id": "HedWIM9BlQU"}}, {"key": "palestine.pixel", "attributes": {"label": "palestine.pixel", "x": 361.247742484735, "y": 681.9389532280557, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HedWIM9BlQU", "id": "palestine.pixel", "source": "youtube-000001", "content": "Tangis Frustasi Warga AS Harga BBM Melonjak Drastis, Biaya Hidup Menghimpit dan Gaji Tak Cukup\n\nTangis Frustasi Warga AS Harga BBM Melonjak Drastis, Biaya Hidup Menghimpit dan Gaji Tak Cukup\n\nSebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan warga Amerika Serikat menangis frustrasi karena meroketnya harga bahan bakar minyak (BBM) viral di media sosial. Video yang diunggah oleh akun Instagram  pada Sabtu (4/4/2026) tersebut menjadi potret nyata tekanan ekonomi di Negeri Paman Sam, di mana kenaikan biaya hidup mulai tidak seimbang dengan pendapatan masyarakat.\n\nDalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan kekecewaannya karena lonjakan harga BBM telah memicu kenaikan harga kebutuhan pokok secara keseluruhan. Ia merasa gaji yang diterimanya setiap bulan tidak lagi mampu menutupi pengeluaran sehari-hari yang kian menghimpit. \"Gaji saya tidak bisa mengimbangi kebutuhan pokok,\" keluhnya dalam video yang penuh emosi tersebut.\n\nKondisi ini sejalan dengan laporan The Guardian yang menyebutkan harga minyak mentah di AS telah melampaui 110 dolar AS per barel. Data dari Energy Information Administration (EIA) per 30 Maret 2026 merinci bahwa harga BBM di AS kini menyentuh angka 3,59 dolar hingga 5,33 dolar per galon.\n\nJika dikonversikan ke dalam satuan liter dan mata uang rupiah, masyarakat AS harus merogoh kocek sekitar Rp16.102 untuk harga terendah hingga Rp23.907 untuk harga tertinggi per liternya. Angka ini melonjak tajam akibat imbas konflik di Timur Tengah, terutama dampak dari penutupan Selat Hormuz yang menghambat distribusi energi global. Fenomena ini menunjukkan bahwa krisis energi tidak hanya menekan negara berkembang, tetapi juga mulai menggoyang stabilitas ekonomi warga di negara maju.\n\n#amerika #as #hargabbm #inflasi #biayahidup #ekonomiglobal #krisisekonomi #beritaterkini #hargaminyak #worldnews #infokeuangan #kemiskinan #tribunbatamid\n\n\n\n\nEditor Video: Bregas\nUploader: \n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\nUpdate info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/\n\nFollow akun Instagram :   / tribunbatamdotcom  \nFollow akun Twitter :   / tribunbatamku  \nFollow dan like fanpage Facebook :   / redaksitribunbatam", "post_id": "HedWIM9BlQU"}}, {"key": "@Firstpost", "attributes": {"label": "@Firstpost", "x": 850.1453363034727, "y": 309.1219774737467, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "JzlDxk46yPE", "id": "@Firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Kendaraan Listrik (EV) Pemenang Sejati Krisis Bahan Bakar Perang Iran? | Firstpost Tech & ...\n\nPerang Iran mengganggu pasokan minyak global, mendorong harga bahan bakar naik tajam dan meningkatkan ketidakpastian energi. Hal ini memicu peningkatan minat global terhadap kendaraan listrik, dengan peningkatan permintaan dan penjualan di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Pasar kendaraan listrik bekas berkembang pesat karena konsumen menanggapi kenaikan biaya bensin. Negara-negara seperti Korea Selatan mencatat lonjakan pendaftaran kendaraan listrik, sementara pasar negara berkembang melihat peningkatan minat meskipun terdapat kesenjangan infrastruktur. Ekspor kendaraan listrik Tiongkok meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya permintaan global. Namun, adopsi masih belum merata. Apakah kendaraan listrik benar-benar memenangkan krisis bahan bakar akibat perang Iran? Tonton video ini untuk mengetahui lebih lanjut.\n\n---\n\nKrisis Bahan Bakar Perang Iran | Permintaan Kendaraan Listrik | Harga Minyak Global | Lonjakan Adopsi Kendaraan Listrik | Kenaikan Harga Bahan Bakar | Pertumbuhan Pasar Kendaraan Listrik | Ekspor Kendaraan Listrik Tiongkok | Pendaftaran Kendaraan Listrik Korea Selatan | Krisis Energi Global | Kendaraan Listrik vs Biaya Bensin | Firstpost | Berita Langsung | Berita Dunia | Berita Terbaru | Berita Global | Berita Internasional | Berita | Berita Terkini\n\n#kendaraanlistrik #evboom #krisisbahanbakar #hargaminyak #perangiran #krisisenergi #firstpost #beritalangsung #beritadunia #beritaterbaru #beritaglobal #berita #beritainternasional #beritaterkini\n\nFirstpost adalah situs berita dan media India. Dapatkan semua opini tajam, analisis mendalam, dan cerita visual lainnya yang penting bagi Anda dan dunia di sini, di saluran ini.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Situs Web:\nhttps://www.firstpost.com\n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost   \n\nIkuti Pos Pertama di Facebook:\n  / firstpostin   \n\nIkuti Firstpost di X:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "JzlDxk46yPE"}}, {"key": "firstpost", "attributes": {"label": "firstpost", "x": 943.9087317022204, "y": 287.667788058086, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "JzlDxk46yPE", "id": "firstpost", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Kendaraan Listrik (EV) Pemenang Sejati Krisis Bahan Bakar Perang Iran? | Firstpost Tech & ...\n\nPerang Iran mengganggu pasokan minyak global, mendorong harga bahan bakar naik tajam dan meningkatkan ketidakpastian energi. Hal ini memicu peningkatan minat global terhadap kendaraan listrik, dengan peningkatan permintaan dan penjualan di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia. Pasar kendaraan listrik bekas berkembang pesat karena konsumen menanggapi kenaikan biaya bensin. Negara-negara seperti Korea Selatan mencatat lonjakan pendaftaran kendaraan listrik, sementara pasar negara berkembang melihat peningkatan minat meskipun terdapat kesenjangan infrastruktur. Ekspor kendaraan listrik Tiongkok meningkat secara signifikan seiring dengan meningkatnya permintaan global. Namun, adopsi masih belum merata. Apakah kendaraan listrik benar-benar memenangkan krisis bahan bakar akibat perang Iran? Tonton video ini untuk mengetahui lebih lanjut.\n\n---\n\nKrisis Bahan Bakar Perang Iran | Permintaan Kendaraan Listrik | Harga Minyak Global | Lonjakan Adopsi Kendaraan Listrik | Kenaikan Harga Bahan Bakar | Pertumbuhan Pasar Kendaraan Listrik | Ekspor Kendaraan Listrik Tiongkok | Pendaftaran Kendaraan Listrik Korea Selatan | Krisis Energi Global | Kendaraan Listrik vs Biaya Bensin | Firstpost | Berita Langsung | Berita Dunia | Berita Terbaru | Berita Global | Berita Internasional | Berita | Berita Terkini\n\n#kendaraanlistrik #evboom #krisisbahanbakar #hargaminyak #perangiran #krisisenergi #firstpost #beritalangsung #beritadunia #beritaterbaru #beritaglobal #berita #beritainternasional #beritaterkini\n\nFirstpost adalah situs berita dan media India. Dapatkan semua opini tajam, analisis mendalam, dan cerita visual lainnya yang penting bagi Anda dan dunia di sini, di saluran ini.\n\nBerlangganan saluran Firstpost dan tekan ikon lonceng untuk mendapatkan pemberitahuan saat kami siaran langsung.\n\n   /   \n\nIkuti Firstpost di Situs Web:\nhttps://www.firstpost.com\n\nIkuti Firstpost di Instagram:\n  / firstpost   \n\nIkuti Pos Pertama di Facebook:\n  / firstpostin   \n\nIkuti Firstpost di X:\n  / firstpost  \n\nIkuti Firstpost di WhatsApp:\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...", "post_id": "JzlDxk46yPE"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 942.8595241643809, "y": 413.71397658467225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vj9OuXK0EZU", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM NON SUBSIDI NAIK TAJAM! Pertamax Turbo & Dex Series Meroket Imbas Perang di Timur Tengah\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali terjadi per 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan tarif sejumlah produknya di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.\n\nAdapun, BBM non-subsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa campur tangan atau subsidi dari pemerintah.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera Kumalasari\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "vj9OuXK0EZU"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 690.5549806332921, "y": 583.6052876541962, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4649, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9OuXK0EZU", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BBM NON SUBSIDI NAIK TAJAM! Pertamax Turbo & Dex Series Meroket Imbas Perang di Timur Tengah\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali terjadi per 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan tarif sejumlah produknya di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.\n\nAdapun, BBM non-subsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa campur tangan atau subsidi dari pemerintah.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera Kumalasari\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "vj9OuXK0EZU"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 315.41772132061254, "y": 984.9031552106646, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4649, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9OuXK0EZU", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "BBM NON SUBSIDI NAIK TAJAM! Pertamax Turbo & Dex Series Meroket Imbas Perang di Timur Tengah\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali terjadi per 18 April 2026, PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan tarif sejumlah produknya di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.\n\nAdapun, BBM non-subsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa campur tangan atau subsidi dari pemerintah.\n\n\nSumber: https://www.tribunnews.com/nasional/7...\nEditor Video : Elvera Kumalasari\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta", "post_id": "vj9OuXK0EZU"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "attributes": {"label": "@13WHAMTVNews", "x": 942.937568283306, "y": 934.0655296890681, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LDTGfmo2Jx0", "id": "@13WHAMTVNews", "source": "youtube-000001", "content": "Wisatawan musim panas menghadapi biaya lebih tinggi dan pilihan lebih sedikit karena perang Iran ...\n\nRealitas baru mulai muncul bagi para pelancong di seluruh dunia: kenaikan tarif dan biaya, pilihan penerbangan yang lebih sedikit, dan keputusan sulit tentang apakah perjalanan tersebut sepadan dengan biayanya.\n\nPenyebabnya adalah fluktuasi harga minyak dan bahan bakar jet, yang telah melonjak tajam sejak perang di Timur Tengah dimulai dan pertempuran di dekat Selat Hormuz menciptakan hambatan bagi pasokan minyak global.\n\n“Volatilitas adalah cerita sebenarnya di sini,” kata Shye Gilad, mantan kapten maskapai penerbangan yang sekarang mengajar di sekolah bisnis Universitas Georgetown. “Saat ini, maskapai penerbangan mencoba bertaruh pada apa yang mereka pikir akan terjadi di masa depan.”\n\nMaskapai penerbangan merespons dengan hati-hati, memangkas jadwal dan menyesuaikan harga dengan cara yang menurut para ahli akan berdampak tidak merata di seluruh pasar tetapi pada akhirnya akan memengaruhi hampir setiap jenis pelancong.\n\nMaskapai penerbangan murah dan pelanggan yang bergantung pada mereka kemungkinan akan merasakan dampaknya lebih dulu dan paling parah, kata para ahli, tetapi bahkan pelancong di kabin premium pun tidak akan terhindar dari harga yang lebih tinggi dan jadwal yang kurang nyaman.\n\nHarga minyak telah berfluktuasi liar dalam beberapa pekan terakhir, sempat mencapai $119 per barel, kemudian anjlok di bawah $95 pada hari Rabu setelah berita tentang gencatan senjata selama dua minggu yang untuk sementara membuka kembali Selat Hormuz, dan kemudian naik kembali mendekati $100 pada hari Kamis seiring meningkatnya ketidakpastian atas kesepakatan yang rapuh tersebut. Iran kembali menutup jalur utama pengiriman minyak global sebagai respons terhadap serangan Israel pada hari Rabu di Lebanon.\n\n“Ketika harga bergerak cepat ke kedua arah, sangat sulit bagi maskapai penerbangan untuk membuat prediksi,” kata Gilad.\n\nDengan kata lain, bahkan ketika harga minyak turun, para pelancong mungkin tidak langsung merasakan kelegaan.\n\n“Pada tingkat harga bahan bakar seperti ini, sulit untuk menyebut apa pun bersifat sementara,” kata CEO Delta Air Lines, Ed Bastian, kepada wartawan minggu ini setelah maskapai penerbangan yang berbasis di Atlanta tersebut menaikkan biaya bagasi terdaftar.\n\nBastian mengatakan pada hari Rabu ketika Delta memulai musim pendapatan untuk maskapai penerbangan AS bahwa harga bahan bakar yang lebih tinggi diperkirakan akan menambah biaya operasional sebesar $2 miliar hanya dalam kuartal kedua saja. CEO United Airlines, Scott Kirby, mengatakan dalam memo baru-baru ini kepada staf bahwa jika harga bahan bakar tetap tinggi, hal itu dapat menambah biaya tahunan sebesar $11 miliar.\n\n“Sebagai perbandingan,” tulis Kirby, “pada tahun terbaik United, kami menghasilkan kurang dari $5 miliar.”\n\nMenurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, harga rata-rata bahan bakar jet global naik menjadi $209 per barel minggu lalu, naik dari sekitar $99 pada akhir Februari ketika perang dimulai. Para pelancong dari AS ke Hong Kong dan New Delhi menanggung akibatnya.\n\nMaskapai penerbangan AS memasukkan biaya operasional yang lebih tinggi ke dalam harga tiket dan biaya tambahan. Delta, United, American Airlines, Southwest Airlines, dan JetBlue semuanya telah menaikkan biaya bagasi terdaftar.\n\nBaik United maupun American juga bergerak melampaui biaya tambahan untuk menyesuaikan harga. United mengatakan minggu lalu bahwa mereka menerapkan pendekatan \"bayar sesuai keinginan Anda\" yang sudah menjadi standar di kelas ekonomi ke kabin premiumnya, mengubah fasilitas seperti pemilihan kursi di muka dan tiket yang dapat dikembalikan sepenuhnya menjadi tambahan opsional.\n\nAmerican Airlines mengumumkan pada hari Kamis bahwa penumpang kelas ekonomi dasar harus membayar biaya tambahan untuk memilih tempat duduk mulai 18 Mei, termasuk anggota loyalitas tingkat elit. Dan akhir tahun ini, penumpang kelas ekonomi dasar tanpa status elit atau kartu kredit co-branded yang memenuhi syarat akan ditempatkan di Grup boarding 7, sementara mereka yang memiliki status lebih tinggi tetap akan naik pesawat lebih awal meskipun membeli tiket dengan harga terendah.\n\nBACA LEBIH LANJUT: 13wham.com\n_______________\nIkuti terus media sosial kami:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya informasi berita? Kirim langsung kepada kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling ber...", "post_id": "LDTGfmo2Jx0"}}, {"key": "13wham", "attributes": {"label": "13wham", "x": 420.98210668789505, "y": 202.64231211932093, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LDTGfmo2Jx0", "id": "13wham", "source": "youtube-000001", "content": "Wisatawan musim panas menghadapi biaya lebih tinggi dan pilihan lebih sedikit karena perang Iran ...\n\nRealitas baru mulai muncul bagi para pelancong di seluruh dunia: kenaikan tarif dan biaya, pilihan penerbangan yang lebih sedikit, dan keputusan sulit tentang apakah perjalanan tersebut sepadan dengan biayanya.\n\nPenyebabnya adalah fluktuasi harga minyak dan bahan bakar jet, yang telah melonjak tajam sejak perang di Timur Tengah dimulai dan pertempuran di dekat Selat Hormuz menciptakan hambatan bagi pasokan minyak global.\n\n“Volatilitas adalah cerita sebenarnya di sini,” kata Shye Gilad, mantan kapten maskapai penerbangan yang sekarang mengajar di sekolah bisnis Universitas Georgetown. “Saat ini, maskapai penerbangan mencoba bertaruh pada apa yang mereka pikir akan terjadi di masa depan.”\n\nMaskapai penerbangan merespons dengan hati-hati, memangkas jadwal dan menyesuaikan harga dengan cara yang menurut para ahli akan berdampak tidak merata di seluruh pasar tetapi pada akhirnya akan memengaruhi hampir setiap jenis pelancong.\n\nMaskapai penerbangan murah dan pelanggan yang bergantung pada mereka kemungkinan akan merasakan dampaknya lebih dulu dan paling parah, kata para ahli, tetapi bahkan pelancong di kabin premium pun tidak akan terhindar dari harga yang lebih tinggi dan jadwal yang kurang nyaman.\n\nHarga minyak telah berfluktuasi liar dalam beberapa pekan terakhir, sempat mencapai $119 per barel, kemudian anjlok di bawah $95 pada hari Rabu setelah berita tentang gencatan senjata selama dua minggu yang untuk sementara membuka kembali Selat Hormuz, dan kemudian naik kembali mendekati $100 pada hari Kamis seiring meningkatnya ketidakpastian atas kesepakatan yang rapuh tersebut. Iran kembali menutup jalur utama pengiriman minyak global sebagai respons terhadap serangan Israel pada hari Rabu di Lebanon.\n\n“Ketika harga bergerak cepat ke kedua arah, sangat sulit bagi maskapai penerbangan untuk membuat prediksi,” kata Gilad.\n\nDengan kata lain, bahkan ketika harga minyak turun, para pelancong mungkin tidak langsung merasakan kelegaan.\n\n“Pada tingkat harga bahan bakar seperti ini, sulit untuk menyebut apa pun bersifat sementara,” kata CEO Delta Air Lines, Ed Bastian, kepada wartawan minggu ini setelah maskapai penerbangan yang berbasis di Atlanta tersebut menaikkan biaya bagasi terdaftar.\n\nBastian mengatakan pada hari Rabu ketika Delta memulai musim pendapatan untuk maskapai penerbangan AS bahwa harga bahan bakar yang lebih tinggi diperkirakan akan menambah biaya operasional sebesar $2 miliar hanya dalam kuartal kedua saja. CEO United Airlines, Scott Kirby, mengatakan dalam memo baru-baru ini kepada staf bahwa jika harga bahan bakar tetap tinggi, hal itu dapat menambah biaya tahunan sebesar $11 miliar.\n\n“Sebagai perbandingan,” tulis Kirby, “pada tahun terbaik United, kami menghasilkan kurang dari $5 miliar.”\n\nMenurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, harga rata-rata bahan bakar jet global naik menjadi $209 per barel minggu lalu, naik dari sekitar $99 pada akhir Februari ketika perang dimulai. Para pelancong dari AS ke Hong Kong dan New Delhi menanggung akibatnya.\n\nMaskapai penerbangan AS memasukkan biaya operasional yang lebih tinggi ke dalam harga tiket dan biaya tambahan. Delta, United, American Airlines, Southwest Airlines, dan JetBlue semuanya telah menaikkan biaya bagasi terdaftar.\n\nBaik United maupun American juga bergerak melampaui biaya tambahan untuk menyesuaikan harga. United mengatakan minggu lalu bahwa mereka menerapkan pendekatan \"bayar sesuai keinginan Anda\" yang sudah menjadi standar di kelas ekonomi ke kabin premiumnya, mengubah fasilitas seperti pemilihan kursi di muka dan tiket yang dapat dikembalikan sepenuhnya menjadi tambahan opsional.\n\nAmerican Airlines mengumumkan pada hari Kamis bahwa penumpang kelas ekonomi dasar harus membayar biaya tambahan untuk memilih tempat duduk mulai 18 Mei, termasuk anggota loyalitas tingkat elit. Dan akhir tahun ini, penumpang kelas ekonomi dasar tanpa status elit atau kartu kredit co-branded yang memenuhi syarat akan ditempatkan di Grup boarding 7, sementara mereka yang memiliki status lebih tinggi tetap akan naik pesawat lebih awal meskipun membeli tiket dengan harga terendah.\n\nBACA LEBIH LANJUT: 13wham.com\n_______________\nIkuti terus media sosial kami:\n\n13 WHAM di Facebook:   / 13wham  \n13 WHAM di Twitter:   / 13wham  \n13WHAM di Instagram: https://www.instagram.com/13whamtv/?h...\n13WHAM di TikTok: https://www.tiktok.com/?lang=en\n\nRingkasan Berita Lokal Harian 13 WHAM:    • 13WHAM Local News Digest  \n\nUntuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://13wham.com/\n\nPunya informasi berita? Kirim langsung kepada kami:\n\nEmail kami: news\nHubungi Ruang Berita: (585) 334-8700\n\nWHAM adalah stasiun yang berbasis di New York dan afiliasi ABC Television yang dimiliki dan dioperasikan oleh Deerfield Media, Inc. dan menerima layanan tertentu dari afiliasi Sinclair Broadcast Group. Sinclair Broadcast Group, Inc. adalah salah satu perusahaan penyiaran televisi terbesar dan paling ber...", "post_id": "LDTGfmo2Jx0"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 328.5301914616007, "y": 617.1792966446438, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7-Dk4B7tcek", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik | LAPORAN 8 PETANG\n\nGaruda Tv - Presiden Prabowo  memberikan instruksi tegas untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga energi global. Melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pemerintah memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.\n\nMenteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa perintah tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo guna memberikan kepastian bagi sektor transportasi dan logistik nasional.\n\nDengan tidak adanya kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi, pemerintah berharap biaya distribusi barang pokok dapat ditekan. Keputusan ini juga diharapkan mampu memberikan sentimen positif bagi dunia usaha, mengingat energi merupakan komponen biaya produksi yang sangat krusial.\n\nPemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat di lapangan agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak terjadi kebocoran yang dapat membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).\n\nKementerian ESDM bersama pihak terkait akan terus melakukan efisiensi dan tata kelola di sektor hulu hingga hilir migas. Koordinasi dengan kementerian teknis lainnya juga diperkuat untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM di seluruh pelosok Indonesia tetap aman dan lancar hingga periode yang telah ditentukan.\n\n#presidenprabowo #bbmsubsidi  #bahlillahadalia  #menteriesdm  #InfoBBM #ekonominasional  #pertalite  #SolarSubsidi   #beritaterkini #GarudaTV #beritaterkini \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7-Dk4B7tcek"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 241.39836469073106, "y": 677.7202217353091, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7-Dk4B7tcek", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Instruksikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik | LAPORAN 8 PETANG\n\nGaruda Tv - Presiden Prabowo  memberikan instruksi tegas untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga energi global. Melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pemerintah memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.\n\nMenteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa perintah tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo guna memberikan kepastian bagi sektor transportasi dan logistik nasional.\n\nDengan tidak adanya kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi, pemerintah berharap biaya distribusi barang pokok dapat ditekan. Keputusan ini juga diharapkan mampu memberikan sentimen positif bagi dunia usaha, mengingat energi merupakan komponen biaya produksi yang sangat krusial.\n\nPemerintah akan terus melakukan pengawasan ketat di lapangan agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak terjadi kebocoran yang dapat membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).\n\nKementerian ESDM bersama pihak terkait akan terus melakukan efisiensi dan tata kelola di sektor hulu hingga hilir migas. Koordinasi dengan kementerian teknis lainnya juga diperkuat untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM di seluruh pelosok Indonesia tetap aman dan lancar hingga periode yang telah ditentukan.\n\n#presidenprabowo #bbmsubsidi  #bahlillahadalia  #menteriesdm  #InfoBBM #ekonominasional  #pertalite  #SolarSubsidi   #beritaterkini #GarudaTV #beritaterkini \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7-Dk4B7tcek"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 805.26909825356, "y": 88.69887245763775, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cABmgjk8UMg", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Resmi Naik, Pertalite dan Solar Dipastikan Normal\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID -Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali terjadi per (18/4/2026).\n\nPT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan tarif sejumlah produknya di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.\n\nAdapun, BBM non-subsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa campur tangan atau subsidi dari pemerintah.\n\nBBM nonsubsidi yang mengalami penyesuaian tersebut meliputi PertamaxTurbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang kini dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.\n\nBerikut daftar lengkap harga BBM nonsubsidi Pertamina yang naik per 18 April 2026: \n\nPertamax Turbo: Rp19.400 per liter (Sebelumnya Rp13.100 per liter)\nDexlite: Rp 23.600 per liter (Sebelumnya Rp14.200 per liter)\nPertamina Dex: Rp 23.900 per liter (Sebelumnya Rp14.500 per liter) \n\n\nMeski BBM nonsubsidi naik, Pertamina tetap memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi.\n\nHal ini juga disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.\n\nBBM jenis pertalite sampai saat ini masih dibanderol di harga Rp10.000 per liter.\n\nBegitu pun dengan BBM jenis solar yang masih Rp6.800 per liter. (Tribun-Video.com/Tri Suhartini)\n\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/928...\n\n\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Wening Cahya Mahardika\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "cABmgjk8UMg"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 341.8095718911436, "y": 333.03262567256206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cABmgjk8UMg", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Harga BBM Non Subsidi Resmi Naik, Pertalite dan Solar Dipastikan Normal\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nSURYA.CO.ID -Kenaikan harga BBM nonsubsidi kembali terjadi per (18/4/2026).\n\nPT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan tarif sejumlah produknya di tengah lonjakan harga energi global imbas perang di Timur Tengah.\n\nAdapun, BBM non-subsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang harganya ditentukan oleh mekanisme pasar, tanpa campur tangan atau subsidi dari pemerintah.\n\nBBM nonsubsidi yang mengalami penyesuaian tersebut meliputi PertamaxTurbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, yang kini dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya.\n\nBerikut daftar lengkap harga BBM nonsubsidi Pertamina yang naik per 18 April 2026: \n\nPertamax Turbo: Rp19.400 per liter (Sebelumnya Rp13.100 per liter)\nDexlite: Rp 23.600 per liter (Sebelumnya Rp14.200 per liter)\nPertamina Dex: Rp 23.900 per liter (Sebelumnya Rp14.500 per liter) \n\n\nMeski BBM nonsubsidi naik, Pertamina tetap memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi.\n\nHal ini juga disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.\n\nBBM jenis pertalite sampai saat ini masih dibanderol di harga Rp10.000 per liter.\n\nBegitu pun dengan BBM jenis solar yang masih Rp6.800 per liter. (Tribun-Video.com/Tri Suhartini)\n\n\nhttps://video.tribunnews.com/news/928...\n\n\n\nEditor Video: Arifah Nur Shufiyatin\nUploader: Wening Cahya Mahardika\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "cABmgjk8UMg"}}, {"key": "@infokuterkini", "attributes": {"label": "@infokuterkini", "x": 489.3219536360585, "y": 314.9352775107495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "YWgmTKKtfGw", "id": "@infokuterkini", "source": "youtube-000001", "content": "MENTERI ESDM BAHLIL, HARGA BBM TIDAK NAIK STOK NASIONAL AMAN.\n\nMenteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026 dan tetap mengikuti tarif yang berlaku sesuai arahan pemerintah.\n\nSementara itu, harga BBM non-subsidi masih dalam tahap pembahasan bersama Pertamina dan operator SPBU lainnya, sehingga belum ada keputusan perubahan.\n\nPemerintah juga mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak sebagai upaya penghematan di tengah krisis energi global. Selain itu, diberlakukan batas pembelian BBM subsidi untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal 50 liter per hari agar konsumsi lebih tepat sasaran.\n\nSumber : youtube/‪‬ \n#beritaterkini #information #news #update #new #beritaterbaru #viral #trending #beritahariini #indonesia #bbm", "post_id": "YWgmTKKtfGw"}}, {"key": "SekretariatPresiden", "attributes": {"label": "SekretariatPresiden", "x": 76.07834129315427, "y": 227.97462358341082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YWgmTKKtfGw", "id": "SekretariatPresiden", "source": "youtube-000001", "content": "MENTERI ESDM BAHLIL, HARGA BBM TIDAK NAIK STOK NASIONAL AMAN.\n\nMenteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026 dan tetap mengikuti tarif yang berlaku sesuai arahan pemerintah.\n\nSementara itu, harga BBM non-subsidi masih dalam tahap pembahasan bersama Pertamina dan operator SPBU lainnya, sehingga belum ada keputusan perubahan.\n\nPemerintah juga mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak sebagai upaya penghematan di tengah krisis energi global. Selain itu, diberlakukan batas pembelian BBM subsidi untuk kendaraan pribadi roda empat maksimal 50 liter per hari agar konsumsi lebih tepat sasaran.\n\nSumber : youtube/‪‬ \n#beritaterkini #information #news #update #new #beritaterbaru #viral #trending #beritahariini #indonesia #bbm", "post_id": "YWgmTKKtfGw"}}, {"key": "@TruthBehindEconomics", "attributes": {"label": "@TruthBehindEconomics", "x": 809.6108031671648, "y": 27.694342591746857, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pfjleg9UGIo", "id": "@TruthBehindEconomics", "source": "youtube-000001", "content": "Energi Surya, Baterai, dan Kelangsungan Hidup: Realitas Energi Baru Australia\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /    energi Australia tidak terjadi seperti yang direncanakan oleh para pembuat kebijakan.\n\nTransisi ini tidak didorong oleh target iklim, ideologi, atau pesan pemerintah. Transisi ini didorong oleh sesuatu yang jauh lebih mendesak: kelangsungan hidup.\n\nPada tahun 2026, kenaikan biaya bahan bakar, melonjaknya harga listrik, dan gangguan rantai pasokan memaksa rumah tangga dan bisnis Australia untuk membuat keputusan yang cepat dan rasional secara ekonomi. Panel surya, baterai rumah, kendaraan listrik, dan rantai pasokan lokal bukan lagi pilihan yang berorientasi masa depan—melainkan kebutuhan finansial.\n\nVideo ini menguraikan:\n\nMengapa transisi energi Australia tiba-tiba dipercepat pada tahun 2026\nBagaimana harga bahan bakar dan listrik membentuk kembali keputusan rumah tangga\nMunculnya energi surya, baterai, dan Pembangkit Listrik Virtual (VPP)\nMengapa adopsi kendaraan listrik (EV) melonjak lebih cepat dari yang diperkirakan\nBagaimana bisnis meninggalkan logistik just-in-time\nKetidaksetaraan tersembunyi di dalam transisi energi\n\nIni bukanlah transisi yang mulus.\n\nIni adalah sistem yang berada di bawah tekanan, beradaptasi secara real-time.\n\nKrisis energi Australia 2026, krisis bahan bakar Australia, transisi energi Australia, baterai surya Australia, adopsi EV Australia, harga listrik Australia, kekurangan diesel Australia, krisis energi global, inflasi harga energi, krisis rantai pasokan, pembangkit listrik virtual, baterai rumah Australia, energi bersih vs bahan bakar fosil, krisis ekonomi Australia, harga bensin Australia, ekonomi energi, pergeseran energi terbarukan\n\n#KrisisEnergi #Australia #EV #EnergiSurya #Inflasi #Ekonomi #KrisisBahanBakar #EnergiTerbarukan #RantaiPasokan #2026", "post_id": "pfjleg9UGIo"}}, {"key": "truthbehindeconomics", "attributes": {"label": "truthbehindeconomics", "x": 926.9069421104372, "y": 433.62469929223937, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pfjleg9UGIo", "id": "truthbehindeconomics", "source": "youtube-000001", "content": "Energi Surya, Baterai, dan Kelangsungan Hidup: Realitas Energi Baru Australia\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas tambahan:\n   /    energi Australia tidak terjadi seperti yang direncanakan oleh para pembuat kebijakan.\n\nTransisi ini tidak didorong oleh target iklim, ideologi, atau pesan pemerintah. Transisi ini didorong oleh sesuatu yang jauh lebih mendesak: kelangsungan hidup.\n\nPada tahun 2026, kenaikan biaya bahan bakar, melonjaknya harga listrik, dan gangguan rantai pasokan memaksa rumah tangga dan bisnis Australia untuk membuat keputusan yang cepat dan rasional secara ekonomi. Panel surya, baterai rumah, kendaraan listrik, dan rantai pasokan lokal bukan lagi pilihan yang berorientasi masa depan—melainkan kebutuhan finansial.\n\nVideo ini menguraikan:\n\nMengapa transisi energi Australia tiba-tiba dipercepat pada tahun 2026\nBagaimana harga bahan bakar dan listrik membentuk kembali keputusan rumah tangga\nMunculnya energi surya, baterai, dan Pembangkit Listrik Virtual (VPP)\nMengapa adopsi kendaraan listrik (EV) melonjak lebih cepat dari yang diperkirakan\nBagaimana bisnis meninggalkan logistik just-in-time\nKetidaksetaraan tersembunyi di dalam transisi energi\n\nIni bukanlah transisi yang mulus.\n\nIni adalah sistem yang berada di bawah tekanan, beradaptasi secara real-time.\n\nKrisis energi Australia 2026, krisis bahan bakar Australia, transisi energi Australia, baterai surya Australia, adopsi EV Australia, harga listrik Australia, kekurangan diesel Australia, krisis energi global, inflasi harga energi, krisis rantai pasokan, pembangkit listrik virtual, baterai rumah Australia, energi bersih vs bahan bakar fosil, krisis ekonomi Australia, harga bensin Australia, ekonomi energi, pergeseran energi terbarukan\n\n#KrisisEnergi #Australia #EV #EnergiSurya #Inflasi #Ekonomi #KrisisBahanBakar #EnergiTerbarukan #RantaiPasokan #2026", "post_id": "pfjleg9UGIo"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 639.0210782417653, "y": 303.7660728587299, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 8, "degree": 8}, "_id": "d3aGk1F7Adc", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Akankah Pasar Tetap Tenang Jika Ketegangan AS-Iran Kembali Meningkat? | Govindraj Ethiraj | Lapor...\n\nPada Episode 845 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Siraj Hussain, Mantan Sekretaris di Kementerian Pertanian dan Kementerian Pengolahan Makanan.\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Pembahasan\n(05:00) Mengapa pasar mungkin dapat menyerap kegagalan pembicaraan gencatan senjata dengan tenang.\n(10:17) Guncangan minyak kini menyebar ke Eropa seiring dengan munculnya kesadaran.\n(12:43) Dubai membatasi penerbangan dari India.\n(13:16) Memahami tantangan pasokan pupuk India bahkan saat musim tanam mendekat.\n\nPEMIMPINAN:\n\nPengungkit Sejati India Adalah Ekonomi, Bukan Geopolitik\n\nSementara perdebatan di media sosial berfokus pada absennya India dari pembicaraan AS-Iran, pertanyaan yang lebih besar adalah industri domestik mana yang akan menggerakkan India selama ketidakpastian geopolitik global. Telekomunikasi pernah mendorong periklanan sebelum konsolidasi. Kesenjangan tersebut diisi oleh raksasa smartphone seperti Apple, Samsung, Vivo, Oppo, dan Xiaomi saat India berlomba menuju 700 juta pengguna. Pengeluaran asuransi beralih ke agregator fintech dan platform e-commerce. Kisah pertumbuhan India terus berinovasi.\n\nPergeseran Triliun Dolar:\n\nMesin penggerak berikutnya adalah revolusi otomotif dan kendaraan listrik. Guncangan energi Asia Barat mempercepat adopsi kendaraan listrik. Penjualan ritel mobil naik 13 persen menjadi 4,7 juta unit pada tahun fiskal 2026, sementara penjualan kendaraan listrik melonjak 84 persen menjadi sekitar 200.000 unit. Tata Motors dan Mahindra & Mahindra memimpin dengan pangsa pasar mobil listrik sebesar 61 persen. Armada komersial mengonsumsi 70 persen bahan bakar transportasi. Menurut Kunal Khattar, pendiri AdvantEdge, pergeseran ini dapat membuka peluang hampir 1 triliun dolar.\n\nPermainan Kekuatan Sejati India:\n\nSeiring meningkatnya ketegangan, India memiliki pengaruh terbatas atas konflik Timur Tengah tetapi kendali penuh atas masa depan ekonominya. Sejak reformasi tahun 1990-an, sektor-sektor baru terus berkembang bahkan dengan gangguan AI dan pelarian modal.\n\nPasar Reksa Dana Rupee dan Vingroup:\n\nKetegangan menambah volatilitas untuk minyak dan saham, tetapi pasar India tetap tangguh. Arus masuk reksa dana ekuitas melonjak 56 persen menjadi 40.450 crore pada bulan Maret dan kontribusi SIP mencapai rekor 32.087 crore. Rupee menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah pembatasan oleh Reserve Bank of India. Vingroup berencana melakukan investasi sebesar 6,5 miliar dolar di Maharashtra di berbagai sektor seperti taksi listrik, energi terbarukan, dan infrastruktur perkotaan.\n\nGejolak Minyak dan Kargo:\n\nEropa kini menghadapi kekurangan bahan bakar setelah gangguan pertama kali melanda Asia. Kekurangan bahan bakar jet mungkin akan terjadi dalam beberapa minggu karena harga minyak mentah mendekati 96 dolar dan harga kargo melonjak.\n\nDampak Perang pada Produksi Pupuk:\n\nProduksi pupuk sangat bergantung pada gas alam dengan energi yang mencakup 70 persen dari biaya. Pasokan global ketat karena China membatasi ekspor dan Eropa memangkas produksi. India menaikkan subsidi pupuk dan mengeluarkan tender untuk mengimpor 2,5 juta ton urea. Dalam percakapan Edisi Akhir Pekan, Siraj Hussain menjelaskan bagaimana harga energi dan ketergantungan impor membentuk strategi pupuk India.\n\nJika ketegangan AS-Iran meningkat lagi, akankah pasar tetap tenang dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi India? Revolusi kendaraan listrik, Tata Motors, Mahindra, reksa dana, arus masuk SIP, penguatan rupee, harga minyak, biaya kargo, dan impor pupuk. Saksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk memahami pergeseran triliunan dolar yang membentuk pasar dan uang Anda.\n\n#PasarSaham #EkonomiIndia #KendaraanListrik #ReksaDana #Geopolitik #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\nPendengar! Kami menunggu umpan balik Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Hubungi shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran WhatsApp kami (https://tinyurl.com/The-Core-WhatsApp...)\n\nBerlangganan Newsletter kami (https://www.thecore.in/newsletters/th...)\n\nIkuti Kami di Media Sosial untuk Pembaruan Lebih Lanjut:\nTwitter (  / the_core_in  )\nInstagram (  / the.core.in  )\nFacebook (  / thecore.biz  )\nLinkedIn (  / thecore-in  )\nYouTube (   /   )", "post_id": "d3aGk1F7Adc"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 280.9946993063197, "y": 579.2522003365409, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.1241, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "d3aGk1F7Adc", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Akankah Pasar Tetap Tenang Jika Ketegangan AS-Iran Kembali Meningkat? | Govindraj Ethiraj | Lapor...\n\nPada Episode 845 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Siraj Hussain, Mantan Sekretaris di Kementerian Pertanian dan Kementerian Pengolahan Makanan.\n\nCATATAN ACARA\n(00:00) Pembahasan\n(05:00) Mengapa pasar mungkin dapat menyerap kegagalan pembicaraan gencatan senjata dengan tenang.\n(10:17) Guncangan minyak kini menyebar ke Eropa seiring dengan munculnya kesadaran.\n(12:43) Dubai membatasi penerbangan dari India.\n(13:16) Memahami tantangan pasokan pupuk India bahkan saat musim tanam mendekat.\n\nPEMIMPINAN:\n\nPengungkit Sejati India Adalah Ekonomi, Bukan Geopolitik\n\nSementara perdebatan di media sosial berfokus pada absennya India dari pembicaraan AS-Iran, pertanyaan yang lebih besar adalah industri domestik mana yang akan menggerakkan India selama ketidakpastian geopolitik global. Telekomunikasi pernah mendorong periklanan sebelum konsolidasi. Kesenjangan tersebut diisi oleh raksasa smartphone seperti Apple, Samsung, Vivo, Oppo, dan Xiaomi saat India berlomba menuju 700 juta pengguna. Pengeluaran asuransi beralih ke agregator fintech dan platform e-commerce. Kisah pertumbuhan India terus berinovasi.\n\nPergeseran Triliun Dolar:\n\nMesin penggerak berikutnya adalah revolusi otomotif dan kendaraan listrik. Guncangan energi Asia Barat mempercepat adopsi kendaraan listrik. Penjualan ritel mobil naik 13 persen menjadi 4,7 juta unit pada tahun fiskal 2026, sementara penjualan kendaraan listrik melonjak 84 persen menjadi sekitar 200.000 unit. Tata Motors dan Mahindra & Mahindra memimpin dengan pangsa pasar mobil listrik sebesar 61 persen. Armada komersial mengonsumsi 70 persen bahan bakar transportasi. Menurut Kunal Khattar, pendiri AdvantEdge, pergeseran ini dapat membuka peluang hampir 1 triliun dolar.\n\nPermainan Kekuatan Sejati India:\n\nSeiring meningkatnya ketegangan, India memiliki pengaruh terbatas atas konflik Timur Tengah tetapi kendali penuh atas masa depan ekonominya. Sejak reformasi tahun 1990-an, sektor-sektor baru terus berkembang bahkan dengan gangguan AI dan pelarian modal.\n\nPasar Reksa Dana Rupee dan Vingroup:\n\nKetegangan menambah volatilitas untuk minyak dan saham, tetapi pasar India tetap tangguh. Arus masuk reksa dana ekuitas melonjak 56 persen menjadi 40.450 crore pada bulan Maret dan kontribusi SIP mencapai rekor 32.087 crore. Rupee menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di Asia setelah pembatasan oleh Reserve Bank of India. Vingroup berencana melakukan investasi sebesar 6,5 miliar dolar di Maharashtra di berbagai sektor seperti taksi listrik, energi terbarukan, dan infrastruktur perkotaan.\n\nGejolak Minyak dan Kargo:\n\nEropa kini menghadapi kekurangan bahan bakar setelah gangguan pertama kali melanda Asia. Kekurangan bahan bakar jet mungkin akan terjadi dalam beberapa minggu karena harga minyak mentah mendekati 96 dolar dan harga kargo melonjak.\n\nDampak Perang pada Produksi Pupuk:\n\nProduksi pupuk sangat bergantung pada gas alam dengan energi yang mencakup 70 persen dari biaya. Pasokan global ketat karena China membatasi ekspor dan Eropa memangkas produksi. India menaikkan subsidi pupuk dan mengeluarkan tender untuk mengimpor 2,5 juta ton urea. Dalam percakapan Edisi Akhir Pekan, Siraj Hussain menjelaskan bagaimana harga energi dan ketergantungan impor membentuk strategi pupuk India.\n\nJika ketegangan AS-Iran meningkat lagi, akankah pasar tetap tenang dan bagaimana dampaknya terhadap ekonomi India? Revolusi kendaraan listrik, Tata Motors, Mahindra, reksa dana, arus masuk SIP, penguatan rupee, harga minyak, biaya kargo, dan impor pupuk. Saksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk memahami pergeseran triliunan dolar yang membentuk pasar dan uang Anda.\n\n#PasarSaham #EkonomiIndia #KendaraanListrik #ReksaDana #Geopolitik #TheCoreReport #TheCore\n\nGabung The Core Insider untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\nPendengar! Kami menunggu umpan balik Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan & GRATIS untuk semua pembaca & pendengar. Hubungi shiva untuk kebutuhan sponsor & studio merek.\n\nUntuk liputan selengkapnya, kunjungi thecore.in (https://www.thecore.in/)\n\nDukung Core Report (https://tinyurl.com/Support-the-Core-...)\n\nGabung & Berinteraksi secara anonim di saluran WhatsApp kami (https://tinyurl.com/The-Core-WhatsApp...)\n\nBerlangganan Newsletter kami (https://www.thecore.in/newsletters/th...)\n\nIkuti Kami di Media Sosial untuk Pembaruan Lebih Lanjut:\nTwitter (  / the_core_in  )\nInstagram (  / the.core.in  )\nFacebook (  / thecore.biz  )\nLinkedIn (  / thecore-in  )\nYouTube (   /   )", "post_id": "d3aGk1F7Adc"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 304.2182015707541, "y": 560.7180864761172, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Gk3FFDCKVsw", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\nLiputan6 -​​ Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\n\nHarga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga menembus $4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022. Kenaikan ini dipicu oleh perang Iran yang mengganggu pasokan minyak global dan mendorong harga energi naik tajam, berdampak langsung pada biaya hidup masyarakat.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "Gk3FFDCKVsw"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 741.6307088206896, "y": 970.866406503657, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gk3FFDCKVsw", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\nLiputan6 -​​ Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\n\nHarga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga menembus $4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022. Kenaikan ini dipicu oleh perang Iran yang mengganggu pasokan minyak global dan mendorong harga energi naik tajam, berdampak langsung pada biaya hidup masyarakat.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "Gk3FFDCKVsw"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 817.160067343694, "y": 297.7033307959839, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gk3FFDCKVsw", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\nLiputan6 -​​ Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\n\nHarga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga menembus $4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022. Kenaikan ini dipicu oleh perang Iran yang mengganggu pasokan minyak global dan mendorong harga energi naik tajam, berdampak langsung pada biaya hidup masyarakat.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "Gk3FFDCKVsw"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 215.1666553398516, "y": 528.8856096914484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4245, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gk3FFDCKVsw", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\nLiputan6 -​​ Krisis Akibat Perang Makin Mencekik, Kini Harga BBM Picu Kenaikan Biaya Hidup di AS | Liputan6\n\n\nHarga bensin di Amerika Serikat melonjak hingga menembus $4 per galon untuk pertama kalinya sejak 2022. Kenaikan ini dipicu oleh perang Iran yang mengganggu pasokan minyak global dan mendorong harga energi naik tajam, berdampak langsung pada biaya hidup masyarakat.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "Gk3FFDCKVsw"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 100.16145106699904, "y": 609.3737812836753, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "q3HPjvg2sQg", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "UMich Mencatat Tingkat Pembacaan Terendah Sepanjang Sejarah\n\nItu adalah berita utama yang buruk untuk pembacaan sentimen konsumen UMich...sangat buruk, bahkan angka 47,6 merupakan titik terendah sepanjang masa sejak tahun 1978. Pemicu utamanya adalah lonjakan ekspektasi inflasi jangka pendek; angka satu tahun sebesar 4,8% jauh lebih tinggi daripada perkiraan 4,2%, meskipun angka 5-10 tahun sesuai dengan perkiraan di angka 3,4%. Jelas, perbedaan partisan dalam survei tetap sangat tinggi, tetapi sentimen memang menurun di setiap kelompok politik bulan ini. Dengan konsumsi kuartal ke-4 yang sudah cukup lesu, risikonya adalah sentimen buruk akan berlanjut hingga tahun ini, yang akan melemahkan ekspektasi pertumbuhan yang optimis.\nJoanne Hsu, Direktur Survei Konsumen Universitas Michigan, bergabung dengan Paul Sweeney dan Alexandra Semenova dari Bloomberg di Bloomberg Intelligence untuk membahas angka-angka tersebut. Sentimen konsumen AS turun dalam beberapa minggu terakhir ke titik terendah sepanjang masa, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran warga Amerika tentang inflasi yang meningkat akibat perang Iran.\n\nIndeks sentimen awal April merosot menjadi 47,6 dari 53,3 pada bulan Maret, menurut data Universitas Michigan yang dirilis Jumat. Periode survei mencakup tanggapan dari 24 Maret hingga 7 April. Angka tersebut berada di bawah semua perkiraan kecuali satu dalam survei ekonom Bloomberg.\nKonsumen memperkirakan harga akan naik dengan laju tahunan 4,8% selama tahun depan, melonjak satu poin persentase dari Maret dalam kenaikan terbesar sejak Presiden Donald Trump mengumumkan tarif besar-besaran setahun yang lalu. Mereka memperkirakan biaya akan naik dengan laju tahunan 3,4% selama lima hingga 10 tahun ke depan, sedikit naik dari bulan sebelumnya.\nHarga bensin, jauh di atas $4 per galon dan tertinggi sejak 2022, dapat membujuk konsumen untuk mengurangi pengeluaran diskresioner. Erosi daya beli seperti itu berisiko memperlambat perekonomian pada saat prospek pekerjaan terbatas dan warga Amerika sudah cemas tentang tingginya biaya hidup.\n\nIndikator kondisi saat ini merosot ke titik terendah sepanjang masa sebesar 50,1 pada bulan April, sementara indeks ekspektasi menurun ke titik terlemah sejak tahun 1980. Persepsi konsumen tentang situasi keuangan mereka saat ini berada pada titik terburuk sejak tahun 2009. Prospek kondisi bisnis selama tahun depan turun ke titik terendah sejak pertengahan tahun 2022. “Komentar menunjukkan bahwa banyak konsumen menyalahkan konflik Iran atas perubahan yang tidak menguntungkan bagi perekonomian,” kata Joanne Hsu, direktur survei tersebut, dalam sebuah pernyataan. “Ekspektasi ekonomi kemungkinan akan membaik setelah konsumen mendapatkan kepercayaan bahwa gangguan pasokan yang berasal dari konflik Iran telah berakhir dan harga gas telah moderat.”\nMeskipun gencatan senjata sementara antara AS dan Iran telah diberlakukan, hal itu masih rapuh dan aliran minyak dari Timur Tengah tetap terganggu. Bahkan jika kesepakatan perdamaian yang lebih luas tercapai, para analis telah memperingatkan bahwa pasar pengiriman dan energi global mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali normal.\n\nPara ekonom memperkirakan biaya bahan bakar dan pupuk akan berdampak pada konsumen dalam beberapa bulan mendatang, termasuk kenaikan tagihan belanjaan.\nBaca Selengkapnya: Indeks Harga Konsumen AS Melonjak 0,9% dalam Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2022 karena Harga Bensin\nData terpisah yang dirilis Jumat lalu menggambarkan dampak awal konflik tersebut. Indeks harga konsumen naik 0,9% pada bulan Maret, kenaikan terbesar dalam hampir empat tahun, yang mencerminkan kenaikan harga bensin yang mencapai rekor.\n\n-------- \nSaksikan Bloomberg Radio LIVE di YouTube \nHari kerja pukul 7 pagi - 6 sore ET \nTONTON DI SINI: http://bit.ly/3vTiACF \n\nIkuti kami di X:   / bloombergradio   \n\nBerlangganan Podcast kami: \n\nBloomberg Daybreak: http://bit.ly/3DWYoAN \nBloomberg Surveillance: http://bit.ly/3OPtReI \nBloomberg Intelligence: http://bit.ly/3YrBfOi \nBalance of Power: http://bit.ly/3OO8eLC \nBloomberg Businessweek: http://bit.ly/3IPl60i \n\nDengarkan di Apple CarPlay dan Android Auto dengan aplikasi Bloomberg Business: \nApple CarPlay: https://apple.co/486mghI \nAndroid Auto: https://bit.ly/49benZy \n\nKunjungi saluran YouTube kami: \nBloomberg Podcasts:    / bloombergpodcasts   \nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg   \nQuicktake:    /", "post_id": "q3HPjvg2sQg"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 573.182201570885, "y": 873.9163657927392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "q3HPjvg2sQg", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "UMich Mencatat Tingkat Pembacaan Terendah Sepanjang Sejarah\n\nItu adalah berita utama yang buruk untuk pembacaan sentimen konsumen UMich...sangat buruk, bahkan angka 47,6 merupakan titik terendah sepanjang masa sejak tahun 1978. Pemicu utamanya adalah lonjakan ekspektasi inflasi jangka pendek; angka satu tahun sebesar 4,8% jauh lebih tinggi daripada perkiraan 4,2%, meskipun angka 5-10 tahun sesuai dengan perkiraan di angka 3,4%. Jelas, perbedaan partisan dalam survei tetap sangat tinggi, tetapi sentimen memang menurun di setiap kelompok politik bulan ini. Dengan konsumsi kuartal ke-4 yang sudah cukup lesu, risikonya adalah sentimen buruk akan berlanjut hingga tahun ini, yang akan melemahkan ekspektasi pertumbuhan yang optimis.\nJoanne Hsu, Direktur Survei Konsumen Universitas Michigan, bergabung dengan Paul Sweeney dan Alexandra Semenova dari Bloomberg di Bloomberg Intelligence untuk membahas angka-angka tersebut. Sentimen konsumen AS turun dalam beberapa minggu terakhir ke titik terendah sepanjang masa, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran warga Amerika tentang inflasi yang meningkat akibat perang Iran.\n\nIndeks sentimen awal April merosot menjadi 47,6 dari 53,3 pada bulan Maret, menurut data Universitas Michigan yang dirilis Jumat. Periode survei mencakup tanggapan dari 24 Maret hingga 7 April. Angka tersebut berada di bawah semua perkiraan kecuali satu dalam survei ekonom Bloomberg.\nKonsumen memperkirakan harga akan naik dengan laju tahunan 4,8% selama tahun depan, melonjak satu poin persentase dari Maret dalam kenaikan terbesar sejak Presiden Donald Trump mengumumkan tarif besar-besaran setahun yang lalu. Mereka memperkirakan biaya akan naik dengan laju tahunan 3,4% selama lima hingga 10 tahun ke depan, sedikit naik dari bulan sebelumnya.\nHarga bensin, jauh di atas $4 per galon dan tertinggi sejak 2022, dapat membujuk konsumen untuk mengurangi pengeluaran diskresioner. Erosi daya beli seperti itu berisiko memperlambat perekonomian pada saat prospek pekerjaan terbatas dan warga Amerika sudah cemas tentang tingginya biaya hidup.\n\nIndikator kondisi saat ini merosot ke titik terendah sepanjang masa sebesar 50,1 pada bulan April, sementara indeks ekspektasi menurun ke titik terlemah sejak tahun 1980. Persepsi konsumen tentang situasi keuangan mereka saat ini berada pada titik terburuk sejak tahun 2009. Prospek kondisi bisnis selama tahun depan turun ke titik terendah sejak pertengahan tahun 2022. “Komentar menunjukkan bahwa banyak konsumen menyalahkan konflik Iran atas perubahan yang tidak menguntungkan bagi perekonomian,” kata Joanne Hsu, direktur survei tersebut, dalam sebuah pernyataan. “Ekspektasi ekonomi kemungkinan akan membaik setelah konsumen mendapatkan kepercayaan bahwa gangguan pasokan yang berasal dari konflik Iran telah berakhir dan harga gas telah moderat.”\nMeskipun gencatan senjata sementara antara AS dan Iran telah diberlakukan, hal itu masih rapuh dan aliran minyak dari Timur Tengah tetap terganggu. Bahkan jika kesepakatan perdamaian yang lebih luas tercapai, para analis telah memperingatkan bahwa pasar pengiriman dan energi global mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali normal.\n\nPara ekonom memperkirakan biaya bahan bakar dan pupuk akan berdampak pada konsumen dalam beberapa bulan mendatang, termasuk kenaikan tagihan belanjaan.\nBaca Selengkapnya: Indeks Harga Konsumen AS Melonjak 0,9% dalam Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2022 karena Harga Bensin\nData terpisah yang dirilis Jumat lalu menggambarkan dampak awal konflik tersebut. Indeks harga konsumen naik 0,9% pada bulan Maret, kenaikan terbesar dalam hampir empat tahun, yang mencerminkan kenaikan harga bensin yang mencapai rekor.\n\n-------- \nSaksikan Bloomberg Radio LIVE di YouTube \nHari kerja pukul 7 pagi - 6 sore ET \nTONTON DI SINI: http://bit.ly/3vTiACF \n\nIkuti kami di X:   / bloombergradio   \n\nBerlangganan Podcast kami: \n\nBloomberg Daybreak: http://bit.ly/3DWYoAN \nBloomberg Surveillance: http://bit.ly/3OPtReI \nBloomberg Intelligence: http://bit.ly/3YrBfOi \nBalance of Power: http://bit.ly/3OO8eLC \nBloomberg Businessweek: http://bit.ly/3IPl60i \n\nDengarkan di Apple CarPlay dan Android Auto dengan aplikasi Bloomberg Business: \nApple CarPlay: https://apple.co/486mghI \nAndroid Auto: https://bit.ly/49benZy \n\nKunjungi saluran YouTube kami: \nBloomberg Podcasts:    / bloombergpodcasts   \nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg   \nQuicktake:    /", "post_id": "q3HPjvg2sQg"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 745.840835996188, "y": 723.045617252945, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "q3HPjvg2sQg", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "UMich Mencatat Tingkat Pembacaan Terendah Sepanjang Sejarah\n\nItu adalah berita utama yang buruk untuk pembacaan sentimen konsumen UMich...sangat buruk, bahkan angka 47,6 merupakan titik terendah sepanjang masa sejak tahun 1978. Pemicu utamanya adalah lonjakan ekspektasi inflasi jangka pendek; angka satu tahun sebesar 4,8% jauh lebih tinggi daripada perkiraan 4,2%, meskipun angka 5-10 tahun sesuai dengan perkiraan di angka 3,4%. Jelas, perbedaan partisan dalam survei tetap sangat tinggi, tetapi sentimen memang menurun di setiap kelompok politik bulan ini. Dengan konsumsi kuartal ke-4 yang sudah cukup lesu, risikonya adalah sentimen buruk akan berlanjut hingga tahun ini, yang akan melemahkan ekspektasi pertumbuhan yang optimis.\nJoanne Hsu, Direktur Survei Konsumen Universitas Michigan, bergabung dengan Paul Sweeney dan Alexandra Semenova dari Bloomberg di Bloomberg Intelligence untuk membahas angka-angka tersebut. Sentimen konsumen AS turun dalam beberapa minggu terakhir ke titik terendah sepanjang masa, menunjukkan meningkatnya kekhawatiran warga Amerika tentang inflasi yang meningkat akibat perang Iran.\n\nIndeks sentimen awal April merosot menjadi 47,6 dari 53,3 pada bulan Maret, menurut data Universitas Michigan yang dirilis Jumat. Periode survei mencakup tanggapan dari 24 Maret hingga 7 April. Angka tersebut berada di bawah semua perkiraan kecuali satu dalam survei ekonom Bloomberg.\nKonsumen memperkirakan harga akan naik dengan laju tahunan 4,8% selama tahun depan, melonjak satu poin persentase dari Maret dalam kenaikan terbesar sejak Presiden Donald Trump mengumumkan tarif besar-besaran setahun yang lalu. Mereka memperkirakan biaya akan naik dengan laju tahunan 3,4% selama lima hingga 10 tahun ke depan, sedikit naik dari bulan sebelumnya.\nHarga bensin, jauh di atas $4 per galon dan tertinggi sejak 2022, dapat membujuk konsumen untuk mengurangi pengeluaran diskresioner. Erosi daya beli seperti itu berisiko memperlambat perekonomian pada saat prospek pekerjaan terbatas dan warga Amerika sudah cemas tentang tingginya biaya hidup.\n\nIndikator kondisi saat ini merosot ke titik terendah sepanjang masa sebesar 50,1 pada bulan April, sementara indeks ekspektasi menurun ke titik terlemah sejak tahun 1980. Persepsi konsumen tentang situasi keuangan mereka saat ini berada pada titik terburuk sejak tahun 2009. Prospek kondisi bisnis selama tahun depan turun ke titik terendah sejak pertengahan tahun 2022. “Komentar menunjukkan bahwa banyak konsumen menyalahkan konflik Iran atas perubahan yang tidak menguntungkan bagi perekonomian,” kata Joanne Hsu, direktur survei tersebut, dalam sebuah pernyataan. “Ekspektasi ekonomi kemungkinan akan membaik setelah konsumen mendapatkan kepercayaan bahwa gangguan pasokan yang berasal dari konflik Iran telah berakhir dan harga gas telah moderat.”\nMeskipun gencatan senjata sementara antara AS dan Iran telah diberlakukan, hal itu masih rapuh dan aliran minyak dari Timur Tengah tetap terganggu. Bahkan jika kesepakatan perdamaian yang lebih luas tercapai, para analis telah memperingatkan bahwa pasar pengiriman dan energi global mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk kembali normal.\n\nPara ekonom memperkirakan biaya bahan bakar dan pupuk akan berdampak pada konsumen dalam beberapa bulan mendatang, termasuk kenaikan tagihan belanjaan.\nBaca Selengkapnya: Indeks Harga Konsumen AS Melonjak 0,9% dalam Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2022 karena Harga Bensin\nData terpisah yang dirilis Jumat lalu menggambarkan dampak awal konflik tersebut. Indeks harga konsumen naik 0,9% pada bulan Maret, kenaikan terbesar dalam hampir empat tahun, yang mencerminkan kenaikan harga bensin yang mencapai rekor.\n\n-------- \nSaksikan Bloomberg Radio LIVE di YouTube \nHari kerja pukul 7 pagi - 6 sore ET \nTONTON DI SINI: http://bit.ly/3vTiACF \n\nIkuti kami di X:   / bloombergradio   \n\nBerlangganan Podcast kami: \n\nBloomberg Daybreak: http://bit.ly/3DWYoAN \nBloomberg Surveillance: http://bit.ly/3OPtReI \nBloomberg Intelligence: http://bit.ly/3YrBfOi \nBalance of Power: http://bit.ly/3OO8eLC \nBloomberg Businessweek: http://bit.ly/3IPl60i \n\nDengarkan di Apple CarPlay dan Android Auto dengan aplikasi Bloomberg Business: \nApple CarPlay: https://apple.co/486mghI \nAndroid Auto: https://bit.ly/49benZy \n\nKunjungi saluran YouTube kami: \nBloomberg Podcasts:    / bloombergpodcasts   \nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg   \nQuicktake:    /", "post_id": "q3HPjvg2sQg"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 81.88660034726058, "y": 495.4542426933126, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bGHs5AaKwD4", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Semakin Terancam! Rupiah Tembus 17.000, Jadi Yang Terlemah Di Asia!!\n\n🔥 Rupiah Tembus 17.000! Ini Penyebab Sebenarnya Kenapa Jadi Mata Uang Terlemah di Asia\n\n\n\n🚨 Rupiah kembali melemah hingga tembus Rp17.000 per dolar AS!\nBanyak orang panik… tapi sedikit yang benar-benar paham apa penyebab sebenarnya di balik kondisi ini.\n\nDi video ini, kita akan bongkar secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n👉 kenapa rupiah bisa jadi salah satu mata uang terlemah di Asia\n👉 apa hubungannya dengan perang Timur Tengah\n👉 kenapa harga minyak naik bisa menghancurkan nilai tukar\n👉 dan apa dampaknya ke kehidupan kita sehari-hari\n\n📉 FAKTA MENGEJUTKAN YANG AKAN KAMU PAHAMI DI VIDEO INI:\n\n✅ Rupiah melemah hingga Rp17.104 per dolar AS\n✅ Harga minyak dunia melonjak hampir US$100 per barel\n✅ Jalur vital dunia (Selat Hormuz) masih terganggu\n✅ Ekspor Indonesia mulai melemah\n✅ Cadangan devisa terus menurun selama 3 bulan berturut-turut\n✅ Tekanan global dan domestik datang secara bersamaan\n\n🌍 APA YANG SEBENARNYA TERJADI?\n\nDunia sedang tidak stabil.\nKonflik global, gangguan distribusi energi, dan ketidakpastian ekonomi membuat investor global memilih “lari” ke dolar.\n\nAkibatnya?\n👉 Mata uang negara berkembang seperti rupiah jadi korban utama.\n\n🛢️ KENAPA HARGA MINYAK BISA BIKIN RUPIAH JATUH?\n\nKarena Indonesia masih impor minyak.\n\nArtinya:\n➡️ Harga minyak naik = biaya impor naik\n➡️ Tekanan ke ekonomi meningkat\n➡️ Rupiah makin tertekan\n\n📦 DITAMBAH LAGI DENGAN MASALAH DALAM NEGERI\n\n❌ Ekspor melambat\n❌ Batu bara turun drastis\n❌ Surplus perdagangan mengecil\n❌ Cadangan devisa tergerus\n\nSemua ini bikin rupiah kehilangan “tameng”-nya.\n\n⚠️ INI BUKAN SEKEDAR ANGKA\n\nRupiah melemah bukan cuma urusan ekonomi…\n\nTapi berdampak langsung ke:\n💸 Harga barang naik\n⛽ BBM bisa ikut naik\n📈 Biaya hidup makin tinggi\n📉 Daya beli masyarakat menurun\n\n🔥 KENAPA KAMU HARUS NONTON VIDEO INI SAMPAI HABIS?\n\nKarena kamu akan:\n✔️ Paham kondisi ekonomi dengan bahasa yang simpel\n✔️ Ngerti hubungan antara perang, minyak, dan rupiah\n✔️ Bisa lebih siap menghadapi kondisi ekonomi ke depan\n✔️ Gak cuma ikut panik… tapi jadi orang yang paham situasi\n\n💬 TULIS DI KOMENTAR:\nMenurut kamu… apakah rupiah bisa kembali menguat?\nAtau justru akan semakin melemah?\n\n👍 JANGAN LUPA:\n✔️ Like kalau video ini bermanfaat\n✔️ Subscribe untuk konten ekonomi & self-improvement lainnya\n✔️ Share ke teman & keluarga biar makin banyak yang paham\n\n🚀 CHANNEL INNER BOOST\nTempat kamu belajar:\n📌 Mindset\n📌 Keuangan\n📌 Realita dunia yang jarang dibahas\n\n\n\n\n#nilaitukarrupiah #kursdollar #rupiah #rupiahmelemah #dolar #ekonomiindonesia #beritaekonomi #nilaitukar #rupiah17000 #krisisekonomi #hargaminyak #perangtimurtengah #investasi #keuangan #money #financialeducation #innerboost #ekonomiglobal #dolaras #inflasi #bisnis #edukasikeuangan #tipsinvestasi #tipskeuangan #tipsfinansial #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #bahlillahadalia \n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "bGHs5AaKwD4"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 376.8570464626261, "y": 977.9454691838187, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bGHs5AaKwD4", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Indonesia Semakin Terancam! Rupiah Tembus 17.000, Jadi Yang Terlemah Di Asia!!\n\n🔥 Rupiah Tembus 17.000! Ini Penyebab Sebenarnya Kenapa Jadi Mata Uang Terlemah di Asia\n\n\n\n🚨 Rupiah kembali melemah hingga tembus Rp17.000 per dolar AS!\nBanyak orang panik… tapi sedikit yang benar-benar paham apa penyebab sebenarnya di balik kondisi ini.\n\nDi video ini, kita akan bongkar secara lengkap, tajam, dan mudah dipahami tentang:\n👉 kenapa rupiah bisa jadi salah satu mata uang terlemah di Asia\n👉 apa hubungannya dengan perang Timur Tengah\n👉 kenapa harga minyak naik bisa menghancurkan nilai tukar\n👉 dan apa dampaknya ke kehidupan kita sehari-hari\n\n📉 FAKTA MENGEJUTKAN YANG AKAN KAMU PAHAMI DI VIDEO INI:\n\n✅ Rupiah melemah hingga Rp17.104 per dolar AS\n✅ Harga minyak dunia melonjak hampir US$100 per barel\n✅ Jalur vital dunia (Selat Hormuz) masih terganggu\n✅ Ekspor Indonesia mulai melemah\n✅ Cadangan devisa terus menurun selama 3 bulan berturut-turut\n✅ Tekanan global dan domestik datang secara bersamaan\n\n🌍 APA YANG SEBENARNYA TERJADI?\n\nDunia sedang tidak stabil.\nKonflik global, gangguan distribusi energi, dan ketidakpastian ekonomi membuat investor global memilih “lari” ke dolar.\n\nAkibatnya?\n👉 Mata uang negara berkembang seperti rupiah jadi korban utama.\n\n🛢️ KENAPA HARGA MINYAK BISA BIKIN RUPIAH JATUH?\n\nKarena Indonesia masih impor minyak.\n\nArtinya:\n➡️ Harga minyak naik = biaya impor naik\n➡️ Tekanan ke ekonomi meningkat\n➡️ Rupiah makin tertekan\n\n📦 DITAMBAH LAGI DENGAN MASALAH DALAM NEGERI\n\n❌ Ekspor melambat\n❌ Batu bara turun drastis\n❌ Surplus perdagangan mengecil\n❌ Cadangan devisa tergerus\n\nSemua ini bikin rupiah kehilangan “tameng”-nya.\n\n⚠️ INI BUKAN SEKEDAR ANGKA\n\nRupiah melemah bukan cuma urusan ekonomi…\n\nTapi berdampak langsung ke:\n💸 Harga barang naik\n⛽ BBM bisa ikut naik\n📈 Biaya hidup makin tinggi\n📉 Daya beli masyarakat menurun\n\n🔥 KENAPA KAMU HARUS NONTON VIDEO INI SAMPAI HABIS?\n\nKarena kamu akan:\n✔️ Paham kondisi ekonomi dengan bahasa yang simpel\n✔️ Ngerti hubungan antara perang, minyak, dan rupiah\n✔️ Bisa lebih siap menghadapi kondisi ekonomi ke depan\n✔️ Gak cuma ikut panik… tapi jadi orang yang paham situasi\n\n💬 TULIS DI KOMENTAR:\nMenurut kamu… apakah rupiah bisa kembali menguat?\nAtau justru akan semakin melemah?\n\n👍 JANGAN LUPA:\n✔️ Like kalau video ini bermanfaat\n✔️ Subscribe untuk konten ekonomi & self-improvement lainnya\n✔️ Share ke teman & keluarga biar makin banyak yang paham\n\n🚀 CHANNEL INNER BOOST\nTempat kamu belajar:\n📌 Mindset\n📌 Keuangan\n📌 Realita dunia yang jarang dibahas\n\n\n\n\n#nilaitukarrupiah #kursdollar #rupiah #rupiahmelemah #dolar #ekonomiindonesia #beritaekonomi #nilaitukar #rupiah17000 #krisisekonomi #hargaminyak #perangtimurtengah #investasi #keuangan #money #financialeducation #innerboost #ekonomiglobal #dolaras #inflasi #bisnis #edukasikeuangan #tipsinvestasi #tipskeuangan #tipsfinansial #purbayayudhisadewa #prabowosubianto #bahlillahadalia \n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "bGHs5AaKwD4"}}, {"key": "@NewBusinessIdeasindia", "attributes": {"label": "@NewBusinessIdeasindia", "x": 520.9545331389032, "y": 782.9597263758205, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "QrXyIKyNv7Q", "id": "@NewBusinessIdeasindia", "source": "youtube-000001", "content": "8 Bisnis Bahan Bakar Alternatif dengan Permintaan Tinggi yang Sedang Berkembang Pesat SAAT INI\n\nApakah Anda ingin memulai bisnis yang menguntungkan di sektor energi yang sedang berkembang? Dalam video ini, kita akan membahas 8 bisnis bahan bakar alternatif yang semakin diminati di seluruh dunia. Dengan kenaikan harga bahan bakar dan peningkatan polusi, pemerintah di seluruh dunia mendorong peralihan ke energi yang lebih bersih. Hal ini menghadirkan peluang signifikan bagi bisnis bahan bakar alternatif baru karena permintaan energi global diproyeksikan akan meningkat pada tahun 2026. Jelajahi bagaimana transisi energi ini menciptakan permintaan akan solusi berkelanjutan dan pelajari potensi bahan bakar hidrogen dan energi surya dalam mengatasi masalah pemanasan global.\n\n💡 Catatan Penting:\nBiaya investasi, harga mesin, dan kebutuhan bahan baku yang disebutkan dalam video ini adalah perkiraan dan dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan pemasok. Beberapa demonstrasi mesin ditunjukkan oleh para profesional, sementara yang lain mungkin menampilkan pekerja tanpa perlengkapan pelindung lengkap. Ini murni untuk tujuan demonstrasi. Selalu ikuti pedoman keselamatan pabrikan dan gunakan peralatan keselamatan yang tepat sebelum mengoperasikan mesin apa pun.\n\nDapatkan harga terbaik di IndiaMAuntuk (Tautan Afiliasi)\n\nPabrik Biodiesel – https://IndiaMART.in/v/oPEdzM1n\nMesin Pembuat Pelet Biomassa – https://IndiaMART.in/v/y19xXAa2\nPabrik Etanol Bahan Bakar – https://IndiaMART.in/v/dVran74w\nMesin Pembuat Briket – https://IndiaMART.in/v/gXvMj6Ya\nMesin Pembuat Briket Arang – https://IndiaMART.in/v/4M0QOkRY\n\n🙏 Terima Kasih atas Dukungan Anda!\n\nJika Anda memiliki pertanyaan tentang ide bisnis kecil, pengaturan manufaktur, atau peluang startup ini, jangan ragu untuk membagikannya di bagian komentar di bawah. Kami senang mendengar dari Anda!\n\n🔗 Jelajahi Lebih Banyak Ide Bisnis dari Saluran Kami:\n\n📌 Ide Bisnis Terbaru →    • Top 10 Best Business Ideas in Franchise In...  \n\n🏭 Ide Bisnis Manufaktur →    • Cotton Wicks Business -  Best Low Budget S...  \n\n💼 Ide Bisnis Kecil →    • How to Start Day Care Center Business || S...  \n\n🍴 Ide Bisnis Makanan →    • Food Business Ideas  \n\n👉 Bergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan keuntungan eksklusif & konten khusus anggota:\n   /   \n\n🌐 Terhubung dengan Kami\n\n📲 Situs Web → https://mynewbusinessideas.com/\n\n📢 Saluran WhatsApp → https://whatsapp.com/channel/0029Va9X...\n\n📘 Facebook →   / newbusinessideasindia  \n\n📨 Telegram → https://t.me/Newbusinessideas_india\n\n🐦 Twitter (X) →   / newbusinesside8  \n\n📸 Instagram →   / newbusinessideas_india  \n\n⚠️ Penafian & Catatan Penting\nBiaya investasi, harga mesin, dan kebutuhan bahan baku yang disebutkan dalam video ini adalah perkiraan dan dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan pemasok. Beberapa demonstrasi mesin ditunjukkan oleh para profesional; selalu ikuti pedoman keselamatan pabrikan dan gunakan peralatan keselamatan yang tepat. Video ini hanya untuk tujuan pendidikan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan bisnis apa pun.\n\n#IdeBisnisBaru #IdeBisnisKecil #BisnisManufaktur #Startup #IdeBisnis2026", "post_id": "QrXyIKyNv7Q"}}, {"key": "newbusinessideasindia", "attributes": {"label": "newbusinessideasindia", "x": 550.2009571730398, "y": 772.7281487291002, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "QrXyIKyNv7Q", "id": "newbusinessideasindia", "source": "youtube-000001", "content": "8 Bisnis Bahan Bakar Alternatif dengan Permintaan Tinggi yang Sedang Berkembang Pesat SAAT INI\n\nApakah Anda ingin memulai bisnis yang menguntungkan di sektor energi yang sedang berkembang? Dalam video ini, kita akan membahas 8 bisnis bahan bakar alternatif yang semakin diminati di seluruh dunia. Dengan kenaikan harga bahan bakar dan peningkatan polusi, pemerintah di seluruh dunia mendorong peralihan ke energi yang lebih bersih. Hal ini menghadirkan peluang signifikan bagi bisnis bahan bakar alternatif baru karena permintaan energi global diproyeksikan akan meningkat pada tahun 2026. Jelajahi bagaimana transisi energi ini menciptakan permintaan akan solusi berkelanjutan dan pelajari potensi bahan bakar hidrogen dan energi surya dalam mengatasi masalah pemanasan global.\n\n💡 Catatan Penting:\nBiaya investasi, harga mesin, dan kebutuhan bahan baku yang disebutkan dalam video ini adalah perkiraan dan dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan pemasok. Beberapa demonstrasi mesin ditunjukkan oleh para profesional, sementara yang lain mungkin menampilkan pekerja tanpa perlengkapan pelindung lengkap. Ini murni untuk tujuan demonstrasi. Selalu ikuti pedoman keselamatan pabrikan dan gunakan peralatan keselamatan yang tepat sebelum mengoperasikan mesin apa pun.\n\nDapatkan harga terbaik di IndiaMAuntuk (Tautan Afiliasi)\n\nPabrik Biodiesel – https://IndiaMART.in/v/oPEdzM1n\nMesin Pembuat Pelet Biomassa – https://IndiaMART.in/v/y19xXAa2\nPabrik Etanol Bahan Bakar – https://IndiaMART.in/v/dVran74w\nMesin Pembuat Briket – https://IndiaMART.in/v/gXvMj6Ya\nMesin Pembuat Briket Arang – https://IndiaMART.in/v/4M0QOkRY\n\n🙏 Terima Kasih atas Dukungan Anda!\n\nJika Anda memiliki pertanyaan tentang ide bisnis kecil, pengaturan manufaktur, atau peluang startup ini, jangan ragu untuk membagikannya di bagian komentar di bawah. Kami senang mendengar dari Anda!\n\n🔗 Jelajahi Lebih Banyak Ide Bisnis dari Saluran Kami:\n\n📌 Ide Bisnis Terbaru →    • Top 10 Best Business Ideas in Franchise In...  \n\n🏭 Ide Bisnis Manufaktur →    • Cotton Wicks Business -  Best Low Budget S...  \n\n💼 Ide Bisnis Kecil →    • How to Start Day Care Center Business || S...  \n\n🍴 Ide Bisnis Makanan →    • Food Business Ideas  \n\n👉 Bergabunglah dengan saluran ini untuk mendapatkan keuntungan eksklusif & konten khusus anggota:\n   /   \n\n🌐 Terhubung dengan Kami\n\n📲 Situs Web → https://mynewbusinessideas.com/\n\n📢 Saluran WhatsApp → https://whatsapp.com/channel/0029Va9X...\n\n📘 Facebook →   / newbusinessideasindia  \n\n📨 Telegram → https://t.me/Newbusinessideas_india\n\n🐦 Twitter (X) →   / newbusinesside8  \n\n📸 Instagram →   / newbusinessideas_india  \n\n⚠️ Penafian & Catatan Penting\nBiaya investasi, harga mesin, dan kebutuhan bahan baku yang disebutkan dalam video ini adalah perkiraan dan dapat bervariasi berdasarkan lokasi dan pemasok. Beberapa demonstrasi mesin ditunjukkan oleh para profesional; selalu ikuti pedoman keselamatan pabrikan dan gunakan peralatan keselamatan yang tepat. Video ini hanya untuk tujuan pendidikan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan bisnis apa pun.\n\n#IdeBisnisBaru #IdeBisnisKecil #BisnisManufaktur #Startup #IdeBisnis2026", "post_id": "QrXyIKyNv7Q"}}, {"key": "@moneyinstructor", "attributes": {"label": "@moneyinstructor", "x": 689.0550335517576, "y": 663.5662418573725, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jzXh5QF-y3g", "id": "@moneyinstructor", "source": "youtube-000001", "content": "Kapan Harga Bensin Akan Turun? Mengapa Harga Mungkin Tetap Tinggi Lebih Lama dari yang Diperkirakan?\n\nPelajari mengapa harga bensin mungkin tetap tinggi lebih lama dari yang diperkirakan, bahkan jika harga minyak berhenti naik. Pelajari apa yang memengaruhi harga di SPBU, mengapa penurunan harga membutuhkan waktu, dan apa arti kenaikan biaya bahan bakar bagi anggaran harian Anda.\n\nIni mencakup pertanyaan-pertanyaan besar yang dimiliki orang-orang tentang harga bensin, biaya bahan bakar, harga minyak, dan kapan harga di SPBU akhirnya akan turun. Anda akan mempelajari mengapa harga bensin dapat tetap tinggi bahkan setelah harga minyak mulai turun, bagaimana Selat Hormuz dan rantai pasokan global memengaruhi pengemudi sehari-hari, mengapa penurunan harga bisa lambat, dan bagaimana harga bahan bakar yang tinggi dapat meningkatkan biaya bahan makanan, penerbangan, pengiriman, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini juga menjelaskan perbedaan antara penurunan harga bensin jangka pendek dan kembalinya harga normal yang sebenarnya, ditambah apa arti kenaikan biaya energi bagi anggaran Anda, inflasi, dan biaya hidup secara keseluruhan.\n\n\nJelajahi lebih banyak kiat dan bantuan keuangan:\n👉 https://moneyinstructor.com/money/\n\nBERLANGGANAN KE SALURAN KAMI:\n🔔https://www.youtube.com/\n\nVIDEO YANG HARUS DITONTON SELANJUTNYA\nRumah Anda Bisa Menghasilkan Uang di Tahun 2026\n   • Your Home Could Make You Money in 2026  \n\nBisakah Anda Benar-Benar Menghasilkan Uang dari Sampah? Penjelasan tentang Menggali Sampah\n   • Can You Really Make Money From Trash? Dump...  \n\nPengembalian Dana Tarif Trump Dimulai 20 April, Tetapi Siapa yang Mendapatkan Uangnya?\n\n   • Trump Tariff Refunds Start April 20, But W...  \n\nKenaikan COLA Jaminan Sosial - Cek Lebih Besar, Biaya Lebih Tinggi?\n\n   • Social Security COLA Increase - Bigger Che...  \n\nManfaat Dihentikan? Waspadai Penipuan Verifikasi Ini\n   • Benefits Stopped? Watch for This Verificat...  \n\nMasukkan Uang Tunai di Sini, Tempat Terbaik untuk Uang Tunai Saat Ini\n   • Put Cash Here, Best Place for Cash Right Now  \n\nPeringatan Batas Waktu Pajak, Jebakan Perpanjangan, Batas Waktu Pengembalian Dana, dan Risiko Surat\n   • Tax Deadline Warning, Extension Trap, Refu...  \n\nManfaat Dihentikan? Waspadai Penipuan Verifikasi Ini\n   • Benefits Stopped? Watch for This Verificat...  \n\nPenundaan Jaminan Sosial Semakin Meningkat, Apa yang Berubah dan Mengapa Itu Penting\n   • Social Security Delays Are Growing, What C...  \n\nSetelah Harga Bensin Naik, Biaya-Biaya Ini Akan Naik Selanjutnya\n   • After Gas Prices, These Costs Go Up Next  \n\nManfaat Berisiko: Apa yang Dapat Diubah oleh Pengeluaran Perang\n   • Benefits At Risk What War Spending Could C...  \n\nIRS Baru Saja Mengeluarkan Peringatan Ini – Jutaan Orang Bisa Kehilangan Uang\n   • IRS Just Issued This Warning – Millions Co...  \n\nAnda Mungkin Kehilangan Manfaat Senilai Ribuan Dolar - Periksa Alat Ini\n   • You Could Be Missing Benefits Worth Thousa...  \n\nPembaruan Pasar Perumahan 2026: Apa yang Berubah (Mengapa Rumah Tidak Terjual)\n   • Housing Market Update 2026: What Changed (...  \n\nPara Ahli Memperingatkan Risiko Tersembunyi Senilai $3 Triliun — Bisakah Itu Mencapai Anda? 401(k)?\n\n   • Experts Warn of a Hidden $3 Trillion Risk ...  \n\nInvestigasi Jaminan Sosial: Apakah Jutaan Catatan Diakses?\n\n   • Social Security Investigation: Were Millio...  \n\nTrump Tidak Akan Menandatangani RUU Sampai Undang-Undang SAVE America Disahkan — Siapa yang Terpengaruh?\n\n   • Trump Won’t Sign Bills Until SAVE America ...  \n\n5 Toko Kelontong yang Paling Mahal (Dan 5 yang Menghemat Uang Anda)\n   • The 5 Grocery Stores That Cost You the Mos...  \n\nHarga Bensin Naik Cepat — Mungkinkah Terjadi Kekurangan?\n\n   • Gas Prices Are Rising Fast — Could There B...  \n\nSSA Mengeluarkan Peringatan Baru untuk Penerima Jaminan Sosial\n   • SSA Issues New Warning for Social Security...  \n\nRencana Dana Pensiun Trump Sebesar $1.000 - Siapa yang Mendapatkannya?\n\n   • Trump’s $1,000 Retirement Match Plan - Who...  \n\nUpdate Pengembalian Pajak 2026 – Kenaikan 11%, Penundaan & Jadwal Pembayaran\n   • 2026 Tax Refund Update – 11% Increase, Del...  \n\nWajib Pajak Menerima Pesan dari IRS — Begini Cara Pengembalian Pajak Hilang\n   • Tax Filers Are Getting IRS Messages — Here...  \n\nDi Mana Pengembalian Pajak Saya? Masih Menunggu - Update Status IRS 2026\n   • Where’s My Tax Refund? Still Waiting - 202...  \n\nIkuti kami:\nWEBSITE: https://www.moneyinstructor.com\nX:   / moneyinstructor  \nFACEBOOK:   / moneyinstructor  \n\nMoney Instructor telah menjadi sumber daya terkemuka dalam pendidikan keuangan selama lebih dari dua dekade, memberdayakan orang-orang dengan topik-topik penting dalam literasi keuangan. Liputan kami mencakup keuangan pribadi, manajemen uang, menabung, penganggaran, investasi, dasar-dasar bisnis, pajak dan perpajakan, Jaminan Sosial, perencanaan pensiun, kredit dan pengembalian pajak, cek dan pembayaran stimulus ekonomi, serta manajemen utang, termasuk utang kartu kredit dan suku bunga. Selain itu, kami membahas kebijakan moneter, inflasi, tren pasar perumahan, legislasi pemerintah, berita politik, dinamika pasar saham, tren ekonomi, peningkatan skor kredit, pengembangan karier, masalah perumahan dan sewa, dan strategi untuk membangun kekayaan. Kami membantu memastikan Anda mendapatkan informasi yang lengkap dan terkini tentang berita dan perkembangan terbaru di bidang-bidang ini.\n\n#HargaBensin #HargaBahanBakar #BiayaHidup #Inflasi #KeuanganPribadi #moneyinstructor\n\nMoney Instructor tidak memberikan nasihat pajak, hukum, investasi, atau keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidik...", "post_id": "jzXh5QF-y3g"}}, {"key": "moneyinstruc...", "attributes": {"label": "moneyinstruc...", "x": 67.19132176192156, "y": 726.5690591143841, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jzXh5QF-y3g", "id": "moneyinstruc...", "source": "youtube-000001", "content": "Kapan Harga Bensin Akan Turun? Mengapa Harga Mungkin Tetap Tinggi Lebih Lama dari yang Diperkirakan?\n\nPelajari mengapa harga bensin mungkin tetap tinggi lebih lama dari yang diperkirakan, bahkan jika harga minyak berhenti naik. Pelajari apa yang memengaruhi harga di SPBU, mengapa penurunan harga membutuhkan waktu, dan apa arti kenaikan biaya bahan bakar bagi anggaran harian Anda.\n\nIni mencakup pertanyaan-pertanyaan besar yang dimiliki orang-orang tentang harga bensin, biaya bahan bakar, harga minyak, dan kapan harga di SPBU akhirnya akan turun. Anda akan mempelajari mengapa harga bensin dapat tetap tinggi bahkan setelah harga minyak mulai turun, bagaimana Selat Hormuz dan rantai pasokan global memengaruhi pengemudi sehari-hari, mengapa penurunan harga bisa lambat, dan bagaimana harga bahan bakar yang tinggi dapat meningkatkan biaya bahan makanan, penerbangan, pengiriman, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini juga menjelaskan perbedaan antara penurunan harga bensin jangka pendek dan kembalinya harga normal yang sebenarnya, ditambah apa arti kenaikan biaya energi bagi anggaran Anda, inflasi, dan biaya hidup secara keseluruhan.\n\n\nJelajahi lebih banyak kiat dan bantuan keuangan:\n👉 https://moneyinstructor.com/money/\n\nBERLANGGANAN KE SALURAN KAMI:\n🔔https://www.youtube.com/\n\nVIDEO YANG HARUS DITONTON SELANJUTNYA\nRumah Anda Bisa Menghasilkan Uang di Tahun 2026\n   • Your Home Could Make You Money in 2026  \n\nBisakah Anda Benar-Benar Menghasilkan Uang dari Sampah? Penjelasan tentang Menggali Sampah\n   • Can You Really Make Money From Trash? Dump...  \n\nPengembalian Dana Tarif Trump Dimulai 20 April, Tetapi Siapa yang Mendapatkan Uangnya?\n\n   • Trump Tariff Refunds Start April 20, But W...  \n\nKenaikan COLA Jaminan Sosial - Cek Lebih Besar, Biaya Lebih Tinggi?\n\n   • Social Security COLA Increase - Bigger Che...  \n\nManfaat Dihentikan? Waspadai Penipuan Verifikasi Ini\n   • Benefits Stopped? Watch for This Verificat...  \n\nMasukkan Uang Tunai di Sini, Tempat Terbaik untuk Uang Tunai Saat Ini\n   • Put Cash Here, Best Place for Cash Right Now  \n\nPeringatan Batas Waktu Pajak, Jebakan Perpanjangan, Batas Waktu Pengembalian Dana, dan Risiko Surat\n   • Tax Deadline Warning, Extension Trap, Refu...  \n\nManfaat Dihentikan? Waspadai Penipuan Verifikasi Ini\n   • Benefits Stopped? Watch for This Verificat...  \n\nPenundaan Jaminan Sosial Semakin Meningkat, Apa yang Berubah dan Mengapa Itu Penting\n   • Social Security Delays Are Growing, What C...  \n\nSetelah Harga Bensin Naik, Biaya-Biaya Ini Akan Naik Selanjutnya\n   • After Gas Prices, These Costs Go Up Next  \n\nManfaat Berisiko: Apa yang Dapat Diubah oleh Pengeluaran Perang\n   • Benefits At Risk What War Spending Could C...  \n\nIRS Baru Saja Mengeluarkan Peringatan Ini – Jutaan Orang Bisa Kehilangan Uang\n   • IRS Just Issued This Warning – Millions Co...  \n\nAnda Mungkin Kehilangan Manfaat Senilai Ribuan Dolar - Periksa Alat Ini\n   • You Could Be Missing Benefits Worth Thousa...  \n\nPembaruan Pasar Perumahan 2026: Apa yang Berubah (Mengapa Rumah Tidak Terjual)\n   • Housing Market Update 2026: What Changed (...  \n\nPara Ahli Memperingatkan Risiko Tersembunyi Senilai $3 Triliun — Bisakah Itu Mencapai Anda? 401(k)?\n\n   • Experts Warn of a Hidden $3 Trillion Risk ...  \n\nInvestigasi Jaminan Sosial: Apakah Jutaan Catatan Diakses?\n\n   • Social Security Investigation: Were Millio...  \n\nTrump Tidak Akan Menandatangani RUU Sampai Undang-Undang SAVE America Disahkan — Siapa yang Terpengaruh?\n\n   • Trump Won’t Sign Bills Until SAVE America ...  \n\n5 Toko Kelontong yang Paling Mahal (Dan 5 yang Menghemat Uang Anda)\n   • The 5 Grocery Stores That Cost You the Mos...  \n\nHarga Bensin Naik Cepat — Mungkinkah Terjadi Kekurangan?\n\n   • Gas Prices Are Rising Fast — Could There B...  \n\nSSA Mengeluarkan Peringatan Baru untuk Penerima Jaminan Sosial\n   • SSA Issues New Warning for Social Security...  \n\nRencana Dana Pensiun Trump Sebesar $1.000 - Siapa yang Mendapatkannya?\n\n   • Trump’s $1,000 Retirement Match Plan - Who...  \n\nUpdate Pengembalian Pajak 2026 – Kenaikan 11%, Penundaan & Jadwal Pembayaran\n   • 2026 Tax Refund Update – 11% Increase, Del...  \n\nWajib Pajak Menerima Pesan dari IRS — Begini Cara Pengembalian Pajak Hilang\n   • Tax Filers Are Getting IRS Messages — Here...  \n\nDi Mana Pengembalian Pajak Saya? Masih Menunggu - Update Status IRS 2026\n   • Where’s My Tax Refund? Still Waiting - 202...  \n\nIkuti kami:\nWEBSITE: https://www.moneyinstructor.com\nX:   / moneyinstructor  \nFACEBOOK:   / moneyinstructor  \n\nMoney Instructor telah menjadi sumber daya terkemuka dalam pendidikan keuangan selama lebih dari dua dekade, memberdayakan orang-orang dengan topik-topik penting dalam literasi keuangan. Liputan kami mencakup keuangan pribadi, manajemen uang, menabung, penganggaran, investasi, dasar-dasar bisnis, pajak dan perpajakan, Jaminan Sosial, perencanaan pensiun, kredit dan pengembalian pajak, cek dan pembayaran stimulus ekonomi, serta manajemen utang, termasuk utang kartu kredit dan suku bunga. Selain itu, kami membahas kebijakan moneter, inflasi, tren pasar perumahan, legislasi pemerintah, berita politik, dinamika pasar saham, tren ekonomi, peningkatan skor kredit, pengembangan karier, masalah perumahan dan sewa, dan strategi untuk membangun kekayaan. Kami membantu memastikan Anda mendapatkan informasi yang lengkap dan terkini tentang berita dan perkembangan terbaru di bidang-bidang ini.\n\n#HargaBensin #HargaBahanBakar #BiayaHidup #Inflasi #KeuanganPribadi #moneyinstructor\n\nMoney Instructor tidak memberikan nasihat pajak, hukum, investasi, atau keuangan. Konten ini hanya untuk tujuan pendidik...", "post_id": "jzXh5QF-y3g"}}, {"key": "@cgtnamerica", "attributes": {"label": "@cgtnamerica", "x": 199.46194724564447, "y": 483.69316311832756, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "4_oR84MhKWU", "id": "@cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Pertemuan Musim Semi 2026 | Menteri Keuangan Malaysia II\n\nMenteri Keuangan II Malaysia, Amir Hamzah Azizan, mengatakan negaranya berada dalam kondisi yang cukup baik meskipun tekanan global meningkat, dengan menunjuk pada investasi asing yang mencapai rekor dan sektor digital yang berkembang pesat. #Panas #Malaysia #Ekonomi #IMF #Asia\n\n0:00 Bagaimana Malaysia menghadapi krisis minyak global?\n\n0:44 Krisis pasokan minyak global & tekanan inflasi\n1:47 Reformasi subsidi bahan bakar & pengurangan defisit fiskal\n4:10 Prospek inflasi & mengelola tekanan harga\n5:03 Ekonomi ekspor, biaya pengiriman & target pertumbuhan PDB\n7:53 Menarik perusahaan teknologi besar & menjadi pusat digital\n11:12 China sebagai mitra dagang utama\n13:04 Proyek kawasan industri kembar Malaysia-China\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://www.cgtnnow.com/featured/even...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nX: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "4_oR84MhKWU"}}, {"key": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "cgtnamerica", "x": 144.316441277464, "y": 425.3321064633322, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "4_oR84MhKWU", "id": "cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Pertemuan Musim Semi 2026 | Menteri Keuangan Malaysia II\n\nMenteri Keuangan II Malaysia, Amir Hamzah Azizan, mengatakan negaranya berada dalam kondisi yang cukup baik meskipun tekanan global meningkat, dengan menunjuk pada investasi asing yang mencapai rekor dan sektor digital yang berkembang pesat. #Panas #Malaysia #Ekonomi #IMF #Asia\n\n0:00 Bagaimana Malaysia menghadapi krisis minyak global?\n\n0:44 Krisis pasokan minyak global & tekanan inflasi\n1:47 Reformasi subsidi bahan bakar & pengurangan defisit fiskal\n4:10 Prospek inflasi & mengelola tekanan harga\n5:03 Ekonomi ekspor, biaya pengiriman & target pertumbuhan PDB\n7:53 Menarik perusahaan teknologi besar & menjadi pusat digital\n11:12 China sebagai mitra dagang utama\n13:04 Proyek kawasan industri kembar Malaysia-China\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://www.cgtnnow.com/featured/even...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nX: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "4_oR84MhKWU"}}, {"key": "@davetakesiton", "attributes": {"label": "@davetakesiton", "x": 685.0665204647285, "y": 216.32099553111283, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Y8tuyRNHy6E", "id": "@davetakesiton", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Bahan Bakar Mendorong Permintaan Kendaraan Listrik di Inggris | Apakah Ini Baru Awalnya?\n\nKrisis bahan bakar saat ini di Inggris mendorong permintaan kendaraan listrik, dengan banyak konsumen mempertimbangkan peralihan ke mobil listrik sebagai cara untuk mengurangi dampak kenaikan harga bensin dan krisis energi yang sedang berlangsung. Seiring dengan terus berkembangnya pasar mobil Inggris, permintaan kendaraan listrik meningkat, yang menyebabkan pergeseran signifikan di pasar kendaraan listrik. Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) telah melaporkan peningkatan penjualan kendaraan listrik yang signifikan, menunjukkan potensi titik balik dalam adopsi solusi energi hijau. Dengan krisis bahan bakar di Inggris yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan kekurangan gas yang memperburuk masalah, banyak yang bertanya-tanya apakah ini hanya awal dari tren yang lebih besar menuju masa depan listrik. Saat dunia bergulat dengan tantangan krisis energi, pengalaman Inggris dapat berfungsi sebagai indikator bagi pasar mobil global, dan peran yang akan dimainkan kendaraan listrik dalam membentuk masa depan transportasi.\n\n// Media Sosial\nEmail: davetakesiton\nTwitter:   / davetakesiton  \n\n// Dukung Kami Lebih Lanjut\nPatreon:   / davetakesiton  \nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\n// Referensi\nKode Referensi Octopus Energy milik Dave: https://share.octopus.energy/wheat-ro... \nKode Referensi Octopus Energy milik Jonas: https://share.octopus.energy/rich-ibe...\nKode Referensi Tesla: https://ts.la/dave87278 \n\n// Tentang Saluran Ini\nDave Takes It On dipresentasikan oleh Dave dan diproduksi oleh putranya, Jonas. Saluran ini berfokus pada transisi Inggris menuju pengisian daya kendaraan listrik (EV), dengan melihat apa yang dapat diharapkan oleh pengemudi EV saat berada di luar rumah.", "post_id": "Y8tuyRNHy6E"}}, {"key": "davetakesiton", "attributes": {"label": "davetakesiton", "x": 968.5126267090652, "y": 792.6153662023814, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Y8tuyRNHy6E", "id": "davetakesiton", "source": "youtube-000001", "content": "Krisis Bahan Bakar Mendorong Permintaan Kendaraan Listrik di Inggris | Apakah Ini Baru Awalnya?\n\nKrisis bahan bakar saat ini di Inggris mendorong permintaan kendaraan listrik, dengan banyak konsumen mempertimbangkan peralihan ke mobil listrik sebagai cara untuk mengurangi dampak kenaikan harga bensin dan krisis energi yang sedang berlangsung. Seiring dengan terus berkembangnya pasar mobil Inggris, permintaan kendaraan listrik meningkat, yang menyebabkan pergeseran signifikan di pasar kendaraan listrik. Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) telah melaporkan peningkatan penjualan kendaraan listrik yang signifikan, menunjukkan potensi titik balik dalam adopsi solusi energi hijau. Dengan krisis bahan bakar di Inggris yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dan kekurangan gas yang memperburuk masalah, banyak yang bertanya-tanya apakah ini hanya awal dari tren yang lebih besar menuju masa depan listrik. Saat dunia bergulat dengan tantangan krisis energi, pengalaman Inggris dapat berfungsi sebagai indikator bagi pasar mobil global, dan peran yang akan dimainkan kendaraan listrik dalam membentuk masa depan transportasi.\n\n// Media Sosial\nEmail: davetakesiton\nTwitter:   / davetakesiton  \n\n// Dukung Kami Lebih Lanjut\nPatreon:   / davetakesiton  \nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   /   \n\n// Referensi\nKode Referensi Octopus Energy milik Dave: https://share.octopus.energy/wheat-ro... \nKode Referensi Octopus Energy milik Jonas: https://share.octopus.energy/rich-ibe...\nKode Referensi Tesla: https://ts.la/dave87278 \n\n// Tentang Saluran Ini\nDave Takes It On dipresentasikan oleh Dave dan diproduksi oleh putranya, Jonas. Saluran ini berfokus pada transisi Inggris menuju pengisian daya kendaraan listrik (EV), dengan melihat apa yang dapat diharapkan oleh pengemudi EV saat berada di luar rumah.", "post_id": "Y8tuyRNHy6E"}}, {"key": "@NDTV", "attributes": {"label": "@NDTV", "x": 219.1228817770955, "y": 824.6919014728286, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MkR6KsPWlc8", "id": "@NDTV", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz | Blokade Hormuz Memicu Guncangan Ekonomi Global; Lonjakan Harga Minyak dan Risiko I...\n\nDampak dari ketegangan di Selat Hormuz kini menghantam perekonomian global. Saat Donald Trump mendorong strategi blokade, harga minyak melonjak, memicu inflasi, kenaikan biaya bahan bakar, dan volatilitas pasar. Para pemimpin Eropa seperti Emmanuel Macron menyerukan pengekangan, yang menunjukkan keretakan hubungan dengan Washington. Dengan perkiraan pertumbuhan yang merosot dan kekhawatiran resesi yang meningkat, dampaknya dirasakan oleh konsumen sehari-hari di seluruh dunia. Apakah ini guncangan sementara atau awal dari perlambatan global yang lebih dalam?\n\n#IranMenyerangIsrael #IranMenyerangTelAviv #Israel #Iran #PembomanTehran #KeteganganAS-Iran #KonflikIsraelIran #IsraelMenyerangIran #IsraelIran #SeranganIran #NDTVWorld #BeritaDunia #TelAviv #Yerusalem #DonaldTrump #BenjaminNetanyahu #KrisisTimurTengah #IsraelHezbollah #Hezbollah #OperasiEpicFury #SelatHormuz\n\nTentang NDTV (saluran berita berbahasa Inggris):\n\nNDTV adalah penyiar berita paling tepercaya di India dengan informasi terkini tentang berita, olahraga, hiburan, dan banyak lagi dari India dan seluruh dunia. Saksikan debat politik besar, wawancara hiburan eksklusif, buletin berita, urusan terkini, talk show, dan ulasan teknologi dengan siaran langsung berita 24x7 kami, yang dikemas dengan informasi kredibel di semua platform: TV, Internet, dan Ponsel.\n\nUntuk video terbaru, klik di sini:    • Latest News & Updates | NDTV 24x7   \n\nUntuk menonton acara premium NDTV 24x7 yang terdaftar bersama untuk akses mudah Anda, klik di sini: https://www.youtube.com/ \n\nUntuk laporan dan analisis langsung dari reporter dan pembawa berita NDTV tentang berita utama hari ini, klik di sini:    • Reporter Vlogs   \n\nUntuk berita singkat, klik di sini:    • News In Shorts   \n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan berita terbaru Pembaruan.\n\nIkuti kami di Media Sosial:\nSukai kami di Facebook:   / ndtv  \nIkuti kami di Twitter:   / ndtv  \nIkuti kami di Instagram:   / ndtv  \nIkuti kami di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Va4l...\nGabung NDTV di Telegram Messenger: https://t.me/NDTVbot/?start=hi\n\nIkuti kami di Google News untuk Berita Terkini dan Terbaru:\nNDTV: https://bit.ly/3e5ngbP\nNDTV India (Berita Bahasa Hindi): https://bit.ly/3mNVwMY\n\nUnduh Aplikasi Seluler NDTV: http://www.ndtv.com/page/apps\n\n#BeritaTerbaru #BeritaTerkini #BeritaHariIni #Berita #BeritaIndia #NDTV #BeritaTerkini", "post_id": "MkR6KsPWlc8"}}, {"key": "NDTV/playlis...", "attributes": {"label": "NDTV/playlis...", "x": 151.23597114872433, "y": 618.1733181599787, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MkR6KsPWlc8", "id": "NDTV/playlis...", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz | Blokade Hormuz Memicu Guncangan Ekonomi Global; Lonjakan Harga Minyak dan Risiko I...\n\nDampak dari ketegangan di Selat Hormuz kini menghantam perekonomian global. Saat Donald Trump mendorong strategi blokade, harga minyak melonjak, memicu inflasi, kenaikan biaya bahan bakar, dan volatilitas pasar. Para pemimpin Eropa seperti Emmanuel Macron menyerukan pengekangan, yang menunjukkan keretakan hubungan dengan Washington. Dengan perkiraan pertumbuhan yang merosot dan kekhawatiran resesi yang meningkat, dampaknya dirasakan oleh konsumen sehari-hari di seluruh dunia. Apakah ini guncangan sementara atau awal dari perlambatan global yang lebih dalam?\n\n#IranMenyerangIsrael #IranMenyerangTelAviv #Israel #Iran #PembomanTehran #KeteganganAS-Iran #KonflikIsraelIran #IsraelMenyerangIran #IsraelIran #SeranganIran #NDTVWorld #BeritaDunia #TelAviv #Yerusalem #DonaldTrump #BenjaminNetanyahu #KrisisTimurTengah #IsraelHezbollah #Hezbollah #OperasiEpicFury #SelatHormuz\n\nTentang NDTV (saluran berita berbahasa Inggris):\n\nNDTV adalah penyiar berita paling tepercaya di India dengan informasi terkini tentang berita, olahraga, hiburan, dan banyak lagi dari India dan seluruh dunia. Saksikan debat politik besar, wawancara hiburan eksklusif, buletin berita, urusan terkini, talk show, dan ulasan teknologi dengan siaran langsung berita 24x7 kami, yang dikemas dengan informasi kredibel di semua platform: TV, Internet, dan Ponsel.\n\nUntuk video terbaru, klik di sini:    • Latest News & Updates | NDTV 24x7   \n\nUntuk menonton acara premium NDTV 24x7 yang terdaftar bersama untuk akses mudah Anda, klik di sini: https://www.youtube.com/ \n\nUntuk laporan dan analisis langsung dari reporter dan pembawa berita NDTV tentang berita utama hari ini, klik di sini:    • Reporter Vlogs   \n\nUntuk berita singkat, klik di sini:    • News In Shorts   \n\nBerlangganan saluran kami untuk mendapatkan berita terbaru Pembaruan.\n\nIkuti kami di Media Sosial:\nSukai kami di Facebook:   / ndtv  \nIkuti kami di Twitter:   / ndtv  \nIkuti kami di Instagram:   / ndtv  \nIkuti kami di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Va4l...\nGabung NDTV di Telegram Messenger: https://t.me/NDTVbot/?start=hi\n\nIkuti kami di Google News untuk Berita Terkini dan Terbaru:\nNDTV: https://bit.ly/3e5ngbP\nNDTV India (Berita Bahasa Hindi): https://bit.ly/3mNVwMY\n\nUnduh Aplikasi Seluler NDTV: http://www.ndtv.com/page/apps\n\n#BeritaTerbaru #BeritaTerkini #BeritaHariIni #Berita #BeritaIndia #NDTV #BeritaTerkini", "post_id": "MkR6KsPWlc8"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 380.3075903539883, "y": 385.2928644573972, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vfiXk3p0Tyw", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS! BBM Subsidi Tidak Naik, Prabowo: Kita Pertahankan untuk Rakyat Kecil!\n\nKabar baik untuk masyarakat—harga BBM subsidi dipastikan tidak naik! Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi demi melindungi rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi global.\n\nKeputusan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pengguna transportasi harian yang sangat bergantung pada BBM subsidi.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#BBMSubsidi #Prabowo #Indonesia #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #HargaBBM #RakyatKecil #SubsidiBBM #NewsUpdate #KabarBaik #IndonesiaMaju #ViralNews #InfoTerkini #KebijakanPemerintah #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "vfiXk3p0Tyw"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 449.8168763801366, "y": 997.5018026516667, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vfiXk3p0Tyw", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING NEWS! BBM Subsidi Tidak Naik, Prabowo: Kita Pertahankan untuk Rakyat Kecil!\n\nKabar baik untuk masyarakat—harga BBM subsidi dipastikan tidak naik! Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi demi melindungi rakyat kecil di tengah tekanan ekonomi global.\n\nKeputusan ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan pengguna transportasi harian yang sangat bergantung pada BBM subsidi.\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#BBMSubsidi #Prabowo #Indonesia #BeritaTerkini #EkonomiIndonesia #HargaBBM #RakyatKecil #SubsidiBBM #NewsUpdate #KabarBaik #IndonesiaMaju #ViralNews #InfoTerkini #KebijakanPemerintah #iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "vfiXk3p0Tyw"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 612.1681869282897, "y": 924.4257981295832, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 864.9301965517426, "y": 730.5808253543486, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 378.7354939439168, "y": 892.6928394890463, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 985.5694799299367, "y": 291.7706748005079, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 3.369659853858842, "y": 955.3787861190203, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 78.98964520439222, "y": 59.27485728447424, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 207.85075349269079, "y": 733.5338851310559, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7897, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "op05x7ZmJcE", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "GAPENSI Minta Eskalasi Proyek Imbas Perang AS-Iran | MARKET HIGHLIGHTS\n\nGabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) meminta pemerintah melakukan eskalasi nilai proyek konstruksi di tengah lonjakan biaya akibat dampak konflik global. Kenaikan harga BBM industri hingga material seperti aspal membuat beban operasional meningkat hingga 3–8 persen, sehingga pelaku usaha khawatir mengalami kerugian jika tidak ada penyesuaian harga.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "op05x7ZmJcE"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 823.9099045375812, "y": 526.2542190803377, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "mAVeMoT-CaM", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pastikan Stock Beras Aman, Terobosan Layanan Haji 2026 | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi, 20 April 2026\n1. Tugas Negara dalam Melayani Tamu Allah\n2. Terobosan Layanan Haji 2026\n3. Kemlu Pastikan Keberangkatan Haji Sesuai Jadwal\n4. Wapres Tekankan Peningkatan Kesejahteraan Guru Madrasah\n5. Wapres Menerima Audiensi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia\n6. Komitmen Pemerintah Perluas Akses Pengusaha UMKM\n7. Pemerintah Buka 35 Ribu Loker Koperasi-Nelayan\n8. Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Dipastikan Transparan\n9. Menko Muhaimin: MBG Jadi Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal\n10. Setahun Berjalan, Program MBG Libatkan Puluhan Ribu SPPG tanpa APBN\n11. Ketegangan AS-Iran Meningkat di Selat Hormuz\n12. Roket Hizbullah Hantam Nahariya Israel\n13. Indonesia Dorong Penghentian Kekerasan oleh Israel\n14. Ledakan Pipa Gas Tewaskan 8 Orang di Pakistan\n15. 13 WNI di Azerbaijan Menunggu Pulang ke Indonesia\n16. RI Dapat Pasokan Minyak dari Rusia\n17. IMF dan Investor Global Apresiasi Fiskal RI\n18. Penyanyi D4VD Ditangkap Polisi Los Angeles\n19. Seorang Ibu Tewas Dibunuh Anak Tiri\n20. Geng Motor Serang Warga hingga ke dalam Toko\n21. Polisi Bongkar Peredaran Dolar AS Palsu\n22. Temuan Paket Kokain di Pulau Gili Genting\n23. Polda Jateng Gerebek Sumur Minyak Ilegal\n24. KM Putra Crrish Kandas di Perairan Benjina\n25. Aksi Heroik demi Mengejar Ilmu\n26. Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Kali Cengkareng\n27. Prabowo Ingatkan Persatuan ke Seluruh Ketua DPRD\n28. Stok Energi Aman, Harga BBM Dipastikan Stabil hingga Akhir Tahun\n29. Presiden Prabowo Pastikan Stok Beras Aman\n30. Pemerintah Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Energi\n31. Pemerintah Meluncurkan Program Baru Transmigrasi\n32. Program Bedah Rumah Papua Ditargetkan 21 Ribu Unit\n33. Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dan Huntap Bencana\n34. 2,1 Juta Peserta BPJS PBI Direaktivasi\n35. Kuota BPJS PBI Tembus 96,8 Juta, Rp4,06 T per Bulan Disiapkan\n36. Kemenkes Terbitkan Aturan Pencantuman Nutri Level\n37. Mendag Sebut Minyak Goreng Melimpah\n38. Wapres Dorong Pemberdayaan Perempuan yang Berkelanjutan\n39. KKP Catat PNBP Tembus Rp50 Miliar dari Penindakan di 2025\n40. Menko Infra Tinjau Revitalisasi Kampung Nelayan\n41. MTI Dorong Gratiskan Transportasi Umum\n42. Jembatan Perintis Garuda Rampung di Sangihe\n43. Pemprov DKI Siaga El Nino, Antisipasi Krisis Pangan dan ISPA\n44. Antisipasi Warga Buang Sampah, Petugas Berjaga di TPS\n45. DKI Gencar Berantas Ikan Sapu-Sapu\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Haji2026 #EkonomiIndonesia #BeritaNasional #EnergiNasional #KebijakanPemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "mAVeMoT-CaM"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 333.1401409085446, "y": 845.8368692210928, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4649, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "mAVeMoT-CaM", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Pastikan Stock Beras Aman, Terobosan Layanan Haji 2026 | Menyapa Indonesia Pagi\n\nMenyapa Indonesia Pagi, 20 April 2026\n1. Tugas Negara dalam Melayani Tamu Allah\n2. Terobosan Layanan Haji 2026\n3. Kemlu Pastikan Keberangkatan Haji Sesuai Jadwal\n4. Wapres Tekankan Peningkatan Kesejahteraan Guru Madrasah\n5. Wapres Menerima Audiensi Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia\n6. Komitmen Pemerintah Perluas Akses Pengusaha UMKM\n7. Pemerintah Buka 35 Ribu Loker Koperasi-Nelayan\n8. Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Dipastikan Transparan\n9. Menko Muhaimin: MBG Jadi Penggerak Ekosistem Ekonomi Lokal\n10. Setahun Berjalan, Program MBG Libatkan Puluhan Ribu SPPG tanpa APBN\n11. Ketegangan AS-Iran Meningkat di Selat Hormuz\n12. Roket Hizbullah Hantam Nahariya Israel\n13. Indonesia Dorong Penghentian Kekerasan oleh Israel\n14. Ledakan Pipa Gas Tewaskan 8 Orang di Pakistan\n15. 13 WNI di Azerbaijan Menunggu Pulang ke Indonesia\n16. RI Dapat Pasokan Minyak dari Rusia\n17. IMF dan Investor Global Apresiasi Fiskal RI\n18. Penyanyi D4VD Ditangkap Polisi Los Angeles\n19. Seorang Ibu Tewas Dibunuh Anak Tiri\n20. Geng Motor Serang Warga hingga ke dalam Toko\n21. Polisi Bongkar Peredaran Dolar AS Palsu\n22. Temuan Paket Kokain di Pulau Gili Genting\n23. Polda Jateng Gerebek Sumur Minyak Ilegal\n24. KM Putra Crrish Kandas di Perairan Benjina\n25. Aksi Heroik demi Mengejar Ilmu\n26. Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Kali Cengkareng\n27. Prabowo Ingatkan Persatuan ke Seluruh Ketua DPRD\n28. Stok Energi Aman, Harga BBM Dipastikan Stabil hingga Akhir Tahun\n29. Presiden Prabowo Pastikan Stok Beras Aman\n30. Pemerintah Prioritaskan Ketahanan Pangan dan Energi\n31. Pemerintah Meluncurkan Program Baru Transmigrasi\n32. Program Bedah Rumah Papua Ditargetkan 21 Ribu Unit\n33. Pemerintah Siapkan Rusun Subsidi dan Huntap Bencana\n34. 2,1 Juta Peserta BPJS PBI Direaktivasi\n35. Kuota BPJS PBI Tembus 96,8 Juta, Rp4,06 T per Bulan Disiapkan\n36. Kemenkes Terbitkan Aturan Pencantuman Nutri Level\n37. Mendag Sebut Minyak Goreng Melimpah\n38. Wapres Dorong Pemberdayaan Perempuan yang Berkelanjutan\n39. KKP Catat PNBP Tembus Rp50 Miliar dari Penindakan di 2025\n40. Menko Infra Tinjau Revitalisasi Kampung Nelayan\n41. MTI Dorong Gratiskan Transportasi Umum\n42. Jembatan Perintis Garuda Rampung di Sangihe\n43. Pemprov DKI Siaga El Nino, Antisipasi Krisis Pangan dan ISPA\n44. Antisipasi Warga Buang Sampah, Petugas Berjaga di TPS\n45. DKI Gencar Berantas Ikan Sapu-Sapu\n\n#sinpotv #sinpotvnews #MenyapaIndonesiaPagi #Haji2026 #EkonomiIndonesia #BeritaNasional #EnergiNasional #KebijakanPemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "mAVeMoT-CaM"}}, {"key": "@wstruthbombs", "attributes": {"label": "@wstruthbombs", "x": 465.7813183371592, "y": 560.269724542647, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "bBWnjK-gOh8", "id": "@wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "Kejutan Biaya Hidup yang Akan Menghancurkan Dompet Anda...\n\nHarga minyak melonjak — dan pasar masih belum memahaminya.\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa harga minyak $150 bukan hanya tentang harga bensin… tetapi tentang guncangan sistemik penuh terhadap biaya hidup Anda. Dari susu hingga roti hingga tiket pesawat, gelombang inflasi yang sebenarnya bahkan belum terasa.\n\nWall Street sedang memperhitungkan berita utama.\n\nKami akan mengupas seluk-beluk ekonomi global.\n\n👉 Apa yang terjadi ketika 20% pasokan energi global terganggu\n👉 Mengapa harga pangan akan melonjak (dan BUKAN gandum)\n👉 Keterlambatan tersembunyi yang diabaikan pasar\n👉 Apa arti sebenarnya harga minyak $150 bagi portofolio Anda\n\nIni bukan lonjakan sementara. Ini bersifat struktural.\n\nBerlangganan untuk selalu selangkah lebih maju dari pasar sebelum harga pasar mencerminkannya.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nHarga minyak, minyak hingga 150, prediksi harga minyak, inflasi 2026, krisis biaya hidup, harga gas, krisis energi, ekonomi global, peringatan resesi, jatuhnya pasar, berita pasar saham, berita keuangan terkini, penjelasan inflasi, inflasi CPI, inflasi PPI, Federal Reserve, suku bunga, prospek ekonomi, pengeluaran konsumen, stagflasi, ekonomi makro, minyak mentah Brent, harga minyak mentah, guncangan pasokan minyak, Selat Hormuz, konflik minyak Iran, ketegangan Timur Tengah, pasokan minyak global, pasar energi, gangguan minyak, laporan minyak IEA, kenaikan harga pangan, harga susu, harga roti, inflasi bahan makanan, mengapa semuanya mahal, kenaikan biaya hidup, inflasi pangan 2026, krisis inflasi, krisis keterjangkauan, harga maskapai penerbangan, kenaikan biaya perjalanan, harga bahan bakar, harga solar, kekurangan pupuk, krisis rantai pasokan, harga komoditas, tidak diperhitungkan, peringatan pasar, apa yang terjadi selanjutnya, keruntuhan ekonomi, krisis keuangan, kebenaran tentang inflasi, inflasi tersembunyi, Wall Street Truthbombs, Truthbombs, Mark Malek, analisis pasar saham, strategi investasi\n\n#foryou #stockmarket #investasi #saham #perdagangan #wallstreet #uang #inflasi #biaya", "post_id": "bBWnjK-gOh8"}}, {"key": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "wstruthbombs...", "x": 750.6053331538282, "y": 562.4624376797111, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bBWnjK-gOh8", "id": "wstruthbombs...", "source": "youtube-000001", "content": "Kejutan Biaya Hidup yang Akan Menghancurkan Dompet Anda...\n\nHarga minyak melonjak — dan pasar masih belum memahaminya.\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa harga minyak $150 bukan hanya tentang harga bensin… tetapi tentang guncangan sistemik penuh terhadap biaya hidup Anda. Dari susu hingga roti hingga tiket pesawat, gelombang inflasi yang sebenarnya bahkan belum terasa.\n\nWall Street sedang memperhitungkan berita utama.\n\nKami akan mengupas seluk-beluk ekonomi global.\n\n👉 Apa yang terjadi ketika 20% pasokan energi global terganggu\n👉 Mengapa harga pangan akan melonjak (dan BUKAN gandum)\n👉 Keterlambatan tersembunyi yang diabaikan pasar\n👉 Apa arti sebenarnya harga minyak $150 bagi portofolio Anda\n\nIni bukan lonjakan sementara. Ini bersifat struktural.\n\nBerlangganan untuk selalu selangkah lebih maju dari pasar sebelum harga pasar mencerminkannya.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nHarga minyak, minyak hingga 150, prediksi harga minyak, inflasi 2026, krisis biaya hidup, harga gas, krisis energi, ekonomi global, peringatan resesi, jatuhnya pasar, berita pasar saham, berita keuangan terkini, penjelasan inflasi, inflasi CPI, inflasi PPI, Federal Reserve, suku bunga, prospek ekonomi, pengeluaran konsumen, stagflasi, ekonomi makro, minyak mentah Brent, harga minyak mentah, guncangan pasokan minyak, Selat Hormuz, konflik minyak Iran, ketegangan Timur Tengah, pasokan minyak global, pasar energi, gangguan minyak, laporan minyak IEA, kenaikan harga pangan, harga susu, harga roti, inflasi bahan makanan, mengapa semuanya mahal, kenaikan biaya hidup, inflasi pangan 2026, krisis inflasi, krisis keterjangkauan, harga maskapai penerbangan, kenaikan biaya perjalanan, harga bahan bakar, harga solar, kekurangan pupuk, krisis rantai pasokan, harga komoditas, tidak diperhitungkan, peringatan pasar, apa yang terjadi selanjutnya, keruntuhan ekonomi, krisis keuangan, kebenaran tentang inflasi, inflasi tersembunyi, Wall Street Truthbombs, Truthbombs, Mark Malek, analisis pasar saham, strategi investasi\n\n#foryou #stockmarket #investasi #saham #perdagangan #wallstreet #uang #inflasi #biaya", "post_id": "bBWnjK-gOh8"}}, {"key": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "wstruthbombs", "x": 867.487936502591, "y": 828.7344936342006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "bBWnjK-gOh8", "id": "wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "Kejutan Biaya Hidup yang Akan Menghancurkan Dompet Anda...\n\nHarga minyak melonjak — dan pasar masih belum memahaminya.\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa harga minyak $150 bukan hanya tentang harga bensin… tetapi tentang guncangan sistemik penuh terhadap biaya hidup Anda. Dari susu hingga roti hingga tiket pesawat, gelombang inflasi yang sebenarnya bahkan belum terasa.\n\nWall Street sedang memperhitungkan berita utama.\n\nKami akan mengupas seluk-beluk ekonomi global.\n\n👉 Apa yang terjadi ketika 20% pasokan energi global terganggu\n👉 Mengapa harga pangan akan melonjak (dan BUKAN gandum)\n👉 Keterlambatan tersembunyi yang diabaikan pasar\n👉 Apa arti sebenarnya harga minyak $150 bagi portofolio Anda\n\nIni bukan lonjakan sementara. Ini bersifat struktural.\n\nBerlangganan untuk selalu selangkah lebih maju dari pasar sebelum harga pasar mencerminkannya.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nHarga minyak, minyak hingga 150, prediksi harga minyak, inflasi 2026, krisis biaya hidup, harga gas, krisis energi, ekonomi global, peringatan resesi, jatuhnya pasar, berita pasar saham, berita keuangan terkini, penjelasan inflasi, inflasi CPI, inflasi PPI, Federal Reserve, suku bunga, prospek ekonomi, pengeluaran konsumen, stagflasi, ekonomi makro, minyak mentah Brent, harga minyak mentah, guncangan pasokan minyak, Selat Hormuz, konflik minyak Iran, ketegangan Timur Tengah, pasokan minyak global, pasar energi, gangguan minyak, laporan minyak IEA, kenaikan harga pangan, harga susu, harga roti, inflasi bahan makanan, mengapa semuanya mahal, kenaikan biaya hidup, inflasi pangan 2026, krisis inflasi, krisis keterjangkauan, harga maskapai penerbangan, kenaikan biaya perjalanan, harga bahan bakar, harga solar, kekurangan pupuk, krisis rantai pasokan, harga komoditas, tidak diperhitungkan, peringatan pasar, apa yang terjadi selanjutnya, keruntuhan ekonomi, krisis keuangan, kebenaran tentang inflasi, inflasi tersembunyi, Wall Street Truthbombs, Truthbombs, Mark Malek, analisis pasar saham, strategi investasi\n\n#foryou #stockmarket #investasi #saham #perdagangan #wallstreet #uang #inflasi #biaya", "post_id": "bBWnjK-gOh8"}}, {"key": "@ChaseCain", "attributes": {"label": "@ChaseCain", "x": 759.4842007038995, "y": 724.4880288475404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "@ChaseCain", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "EnvironmentalVoterProject", "x": 232.27803139889824, "y": 244.62177056169287, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZNuZVTU-tE4", "id": "EnvironmentalVoterProject", "source": "youtube-000001", "content": "Apakah Trump secara tidak sengaja menciptakan Kesepakatan Baru Hijau (Green New Deal)?\n\nPerang Iran tahun 2026 telah mengungkap titik lemah Amerika: kerentanan kita terhadap harga minyak dan pasar global untuk bahan bakar fosil. Tetapi bagaimana jika kita tidak perlu lagi khawatir tentang harga bensin? Pelajaran bagi AS adalah bahwa kemerdekaan energi sejati tidak berasal dari pompa bensin—melainkan dari terhubung langsung ke matahari dan angin. Dalam pembahasan mendalam ini, saya mengeksplorasi jalan sebenarnya menuju kemerdekaan energi, mengapa kendaraan listrik lebih murah dan lebih efisien, dan apakah Presiden Trump secara tidak sengaja mempercepat transisi ke energi bersih.\n\nVideo ini menampilkan wawancara eksklusif satu lawan satu dengan Anggota Kongres Adam Smith, Anggota Peringkat Komite Angkatan Bersenjata DPR, untuk membahas konflik militer yang sedang berlangsung di Iran, apa arti perang tersebut bagi masa depan keamanan energi Amerika, dan apakah masih ada konsensus bipartisan untuk tenaga angin dan surya.\n\nPakar energi Universitas Stanford, Mark Jacobson, juga menjelaskan bagaimana transisi jaringan listrik kita dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan sepenuhnya akan menurunkan tagihan energi warga Amerika hingga 63%!\n\nBill McKibben, pendiri Third Act dan Sun Day, mengatakan bahwa melonjaknya biaya minyak dan gas mempercepat transisi ke energi bersih. Dan saat ini, Tiongkok paling diuntungkan dari keputusan Partai Republik untuk membatalkan insentif pajak bagi manufaktur energi hijau di AS dari Undang-Undang Pengurangan Inflasi.\n\n🌎 Terhubung dengan saya di: https://chasecain.com\n\n🇺🇸 Daftarkan diri Anda untuk memilih — atau periksa pendaftaran Anda di: https://vote.gov/\n\n📚 BAB:\n0:00 Kesepakatan Hijau Baru Trump\n0:44 Apa yang Diketahui Para Penyintas yang Hidup Mandiri\n1:25 Harga Bensin Melonjak\n1:56 China Meraup Keuntungan\n2:38 Kelemahan Perusahaan Minyak\n3:24 Energi Angin + Surya 63% Lebih Murah\n4:50 Anggota Kongres Adam Smith\n5:38 Kesepakatan Bipartisan di Kongres\n6:28 Dampak Lingkungan dari Perang Iran\n7:07 Kemandirian Energi Mandiri\n8:04 Ketergantungan pada Minyak Timur Tengah\n8:42 Apakah Orang Amerika Tidak Memilih untuk Lingkungan?\n\n10:08 Berhenti Mengatakan Perubahan Iklim\n12:25 Melibatkan Pemilih Amerika\n13:10 Frustrasi dengan Politik\n15:40 Statistik Mengejutkan dari Pemilu 2024\n\nPelacak Biaya Energi Perang Iran Universitas Brown: https://iranwarcost.watson.brown.edu/\n\nPenelitian  tentang kesenjangan antara perubahan iklim dan bagaimana orang Amerika memilih: https://www.environmentalvoter.org/up...", "post_id": "ZNuZVTU-tE4"}}, {"key": "@EverydaySailing", "attributes": {"label": "@EverydaySailing", "x": 45.28569118854886, "y": 217.63926984976766, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sX5krfjHU28", "id": "@EverydaySailing", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Senilai $166 Juta Mengapa Perahu Layar Sangat Mahal\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nMengapa Perahu Layar Berharga 40% Lebih Mahal dari Seharusnya — Penipuan Rantai Pasokan 💸\n\nPerahu layar baru berukuran 45 kaki pada tahun 2026 harganya sekitar 40% lebih mahal dari seharusnya.\n\nBukan 5%. Bukan 10%. Empat puluh persen. 🎯\n\nItu bukan teori konspirasi. Itu bukan opini. Itu adalah angka yang tidak dibantah oleh industri itu sendiri. Tanyakan kepada insinyur produksi senior mana pun di Beneteau, Jeanneau, atau Volvo Penta secara tidak resmi — mereka akan mengatakan hal yang sama.\n\nIndustri perahu layar modern secara struktural tidak efisien di SETIAP tingkatan. Pabrik. Komponen. Distribusi. Regulasi. Dan setiap inefisiensi langsung dibebankan kepada Anda, pembeli, sebagai markup ritel yang telah dinormalisasi secara diam-diam oleh industri selama beberapa dekade.\n\nVideo ini menjelaskan secara rinci dari mana premi 40% itu berasal — dan mengapa industri tidak memiliki insentif struktural untuk memperbaikinya. ⛵\n\n🏭 BIAYA MASUK SEBESAR $166 JUTA\nMeluncurkan produsen perahu layar yang kompetitif membutuhkan CAPEX sekitar $166 juta sebelum Anda membangun satu unit pun. Aset tetap dasar saja = $1,2 juta ($500 ribu fasilitas, $300 ribu perkakas/cetakan, $400 ribu peralatan produksi). Bandingkan dengan meluncurkan perusahaan mobil: $50-80 juta. Merek elektronik konsumen: di bawah $10 juta. Biaya masuk yang sangat besar ini menghalangi persaingan yang sebenarnya. Tidak ada gangguan. Tidak ada tekanan harga.\n\n📊 REALITAS MODEL BIAYA ASHBY\nBiaya pembuatan lambung GFRP mencapai asimtot setelah hanya 10 unit. Pada tahap stabilisasi: $12.600/lambung menggunakan metode wet layup tradisional. Metode Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) menurunkan biaya ini menjadi $9.700 — penghematan sebesar 23%. Namun, penghematan tersebut diambil sebagai margin keuntungan, BUKAN diteruskan kepada konsumen. Pembuat kapal kecil menetapkan harga pasar; pembuat kapal besar menyesuaikan harga sambil meraup keuntungan dari efisiensi tersebut.\n\n⚙️ \"PAJAK KELAUTAN\" — BIAYA TAMBAHAN 268% TERSEMBUNYI DI DEPAN MATA\nKomponen industri yang identik dinaikkan harganya 30-400%+ begitu diberi label untuk penggunaan kelautan:\nFilter oli: Perkins $7 vs Volvo Penta $17 = premi 142,9%\nAlternator 12V 55A: Industri $88,95 vs Kelautan $327,80 = premi 268,5%\nSabuk penggerak: Generik $10 vs Kelautan $50 = premi 400%+\nFilter bahan bakar: OE $17,50 vs Bermerek $42,36 = premi 142,1%\nSebagian besar mesin \"kelautan\" hanyalah blok industri Perkins/John Deere dengan label Volvo. Pabrik yang sama. Spesifikasi yang sama. Stiker yang berbeda.\n\n🔗 OLIGOPOLI PERLENGKAPAN KAPAL\nPasar perlengkapan kapal global bernilai $37,49 miliar pada tahun 2026, dan akan tumbuh menjadi $90 miliar pada tahun 2035. Lima pemain teratas mengendalikan 57% dari segmen berkinerja tinggi. Antal: 23%. Harken: 21%. Ketika konsentrasi setinggi itu, tidak ada persaingan harga yang berarti. 66% produsen menggunakan aluminium; adopsi serat karbon meningkat 54%. Winch saja mewakili pasar $1,84 miliar dengan MacGregor + Rolls-Royce mengendalikan 52% dari winch teknik khusus.\n\n🏪 JEBAKAN JARINGAN DEALER\nMarkup: 25-35% pada kapal kelas bawah, 15% pada kapal pesiar $2 juta+, 10% pada kapal pesiar mewah. Dealer kapal menjual puluhan unit/tahun — bukan ribuan seperti dealer mobil. Tidak ada volume = tidak ada tekanan harga = tidak ada daya tawar. Dealer penjual sering kali berbagi margin dengan dealer lain yang lebih dekat dengan pelabuhan asal Anda, sehingga diskon besar secara fungsional menjadi tidak mungkin.\n\n🌊 PREMIUM TRANSATLANTIK\n75% kapal pesiar dibangun untuk pasar Eropa. Ketika sebuah kapal dikirim ke Amerika Utara:\nPengiriman kontainer: $50.000-$60.000 untuk kapal pesiar 50-60 kaki\nTarif AS: +15% untuk impor Eropa\nFluktuasi mata uang EUR/USD: +6% pembelian dari Zona Euro\nKonversi listrik: 230V/50Hz → 110V/60Hz (peralatan Amerika)\nSistem iklim: AC BTU lebih besar + genset lebih besar\nElektronik: Standar NTSC vs PAL\nSebuah kapal pesiar yang dijual seharga $3 juta di Amerika seringkali dapat ditemukan seharga $2,5 juta di Eropa dengan peralatan yang identik.\n\n📜 BATASAN REGULASI\nSertifikasi CE Dasar (Kategori C/D): €2.200 + biaya perjalanan\nPeningkatan Kategori B Lepas Pantai: +£1.400\nPemodelan lambung kapal: +£800\nKeanggotaan Teknis ABYC: $1.000-$5.000/tahun\nAsuransi + pemberi pinjaman memerlukan kepatuhan sebelum pertanggungan. Organisasi-organisasi tersebut membuat aturan DAN mengenakan biaya kepada Anda untuk menjelaskannya. Sistem tertutup.\n\n#hargaperahulayar #pajaklaut #industriperahulayar\n\nPernyataan Penafian Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin mencakup materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan prinsip \"penggunaan wajar\" untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda...", "post_id": "sX5krfjHU28"}}, {"key": "everydaysailing", "attributes": {"label": "everydaysailing", "x": 67.26713767056425, "y": 734.5406303859719, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sX5krfjHU28", "id": "everydaysailing", "source": "youtube-000001", "content": "Alasan Senilai $166 Juta Mengapa Perahu Layar Sangat Mahal\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke fasilitas:\n   /   \n\nBerlangganan untuk video lainnya!\n\nMengapa Perahu Layar Berharga 40% Lebih Mahal dari Seharusnya — Penipuan Rantai Pasokan 💸\n\nPerahu layar baru berukuran 45 kaki pada tahun 2026 harganya sekitar 40% lebih mahal dari seharusnya.\n\nBukan 5%. Bukan 10%. Empat puluh persen. 🎯\n\nItu bukan teori konspirasi. Itu bukan opini. Itu adalah angka yang tidak dibantah oleh industri itu sendiri. Tanyakan kepada insinyur produksi senior mana pun di Beneteau, Jeanneau, atau Volvo Penta secara tidak resmi — mereka akan mengatakan hal yang sama.\n\nIndustri perahu layar modern secara struktural tidak efisien di SETIAP tingkatan. Pabrik. Komponen. Distribusi. Regulasi. Dan setiap inefisiensi langsung dibebankan kepada Anda, pembeli, sebagai markup ritel yang telah dinormalisasi secara diam-diam oleh industri selama beberapa dekade.\n\nVideo ini menjelaskan secara rinci dari mana premi 40% itu berasal — dan mengapa industri tidak memiliki insentif struktural untuk memperbaikinya. ⛵\n\n🏭 BIAYA MASUK SEBESAR $166 JUTA\nMeluncurkan produsen perahu layar yang kompetitif membutuhkan CAPEX sekitar $166 juta sebelum Anda membangun satu unit pun. Aset tetap dasar saja = $1,2 juta ($500 ribu fasilitas, $300 ribu perkakas/cetakan, $400 ribu peralatan produksi). Bandingkan dengan meluncurkan perusahaan mobil: $50-80 juta. Merek elektronik konsumen: di bawah $10 juta. Biaya masuk yang sangat besar ini menghalangi persaingan yang sebenarnya. Tidak ada gangguan. Tidak ada tekanan harga.\n\n📊 REALITAS MODEL BIAYA ASHBY\nBiaya pembuatan lambung GFRP mencapai asimtot setelah hanya 10 unit. Pada tahap stabilisasi: $12.600/lambung menggunakan metode wet layup tradisional. Metode Vacuum Assisted Resin Infusion (VARI) menurunkan biaya ini menjadi $9.700 — penghematan sebesar 23%. Namun, penghematan tersebut diambil sebagai margin keuntungan, BUKAN diteruskan kepada konsumen. Pembuat kapal kecil menetapkan harga pasar; pembuat kapal besar menyesuaikan harga sambil meraup keuntungan dari efisiensi tersebut.\n\n⚙️ \"PAJAK KELAUTAN\" — BIAYA TAMBAHAN 268% TERSEMBUNYI DI DEPAN MATA\nKomponen industri yang identik dinaikkan harganya 30-400%+ begitu diberi label untuk penggunaan kelautan:\nFilter oli: Perkins $7 vs Volvo Penta $17 = premi 142,9%\nAlternator 12V 55A: Industri $88,95 vs Kelautan $327,80 = premi 268,5%\nSabuk penggerak: Generik $10 vs Kelautan $50 = premi 400%+\nFilter bahan bakar: OE $17,50 vs Bermerek $42,36 = premi 142,1%\nSebagian besar mesin \"kelautan\" hanyalah blok industri Perkins/John Deere dengan label Volvo. Pabrik yang sama. Spesifikasi yang sama. Stiker yang berbeda.\n\n🔗 OLIGOPOLI PERLENGKAPAN KAPAL\nPasar perlengkapan kapal global bernilai $37,49 miliar pada tahun 2026, dan akan tumbuh menjadi $90 miliar pada tahun 2035. Lima pemain teratas mengendalikan 57% dari segmen berkinerja tinggi. Antal: 23%. Harken: 21%. Ketika konsentrasi setinggi itu, tidak ada persaingan harga yang berarti. 66% produsen menggunakan aluminium; adopsi serat karbon meningkat 54%. Winch saja mewakili pasar $1,84 miliar dengan MacGregor + Rolls-Royce mengendalikan 52% dari winch teknik khusus.\n\n🏪 JEBAKAN JARINGAN DEALER\nMarkup: 25-35% pada kapal kelas bawah, 15% pada kapal pesiar $2 juta+, 10% pada kapal pesiar mewah. Dealer kapal menjual puluhan unit/tahun — bukan ribuan seperti dealer mobil. Tidak ada volume = tidak ada tekanan harga = tidak ada daya tawar. Dealer penjual sering kali berbagi margin dengan dealer lain yang lebih dekat dengan pelabuhan asal Anda, sehingga diskon besar secara fungsional menjadi tidak mungkin.\n\n🌊 PREMIUM TRANSATLANTIK\n75% kapal pesiar dibangun untuk pasar Eropa. Ketika sebuah kapal dikirim ke Amerika Utara:\nPengiriman kontainer: $50.000-$60.000 untuk kapal pesiar 50-60 kaki\nTarif AS: +15% untuk impor Eropa\nFluktuasi mata uang EUR/USD: +6% pembelian dari Zona Euro\nKonversi listrik: 230V/50Hz → 110V/60Hz (peralatan Amerika)\nSistem iklim: AC BTU lebih besar + genset lebih besar\nElektronik: Standar NTSC vs PAL\nSebuah kapal pesiar yang dijual seharga $3 juta di Amerika seringkali dapat ditemukan seharga $2,5 juta di Eropa dengan peralatan yang identik.\n\n📜 BATASAN REGULASI\nSertifikasi CE Dasar (Kategori C/D): €2.200 + biaya perjalanan\nPeningkatan Kategori B Lepas Pantai: +£1.400\nPemodelan lambung kapal: +£800\nKeanggotaan Teknis ABYC: $1.000-$5.000/tahun\nAsuransi + pemberi pinjaman memerlukan kepatuhan sebelum pertanggungan. Organisasi-organisasi tersebut membuat aturan DAN mengenakan biaya kepada Anda untuk menjelaskannya. Sistem tertutup.\n\n#hargaperahulayar #pajaklaut #industriperahulayar\n\nPernyataan Penafian Hak Cipta\n\nVideo ini mungkin mencakup materi berhak cipta yang digunakan berdasarkan prinsip \"penggunaan wajar\" untuk tujuan pendidikan dan informasi. Penggunaan tersebut bertujuan untuk memberikan komentar, analisis, atau nilai tambah sesuai dengan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta AS. Jika Anda...", "post_id": "sX5krfjHU28"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 834.4873775799696, "y": 146.45039629194267, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "vMm8AZfMuHQ", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "BOM WAKTU EROPA: Sisa 5 Tahun Sebelum Ekonomi Jerman Hancur (Kanselir Memohon Tiru China)\n\n[00:00] Mitos Perang Nuklir: Mengapa Perang Dunia Ketiga Sebenarnya Adalah Perang Ekonomi?\n\n[00:36] Pandangan Ray Dalio: Memahami 5 Tahap Eskalasi Menuju Tatanan Dunia Baru\n\n[01:16] Dompet Anda adalah Medan Perang: Dampak Kenaikan BBM & Harga Pangan di Indonesia\n\n[02:14] Stage 1 & 2: Trade Wars & Technology Wars—Siapa yang Menguasai Data & Cip?\n\n[03:13] Stage 3: Geopolitical Wars—Mengapa Indonesia Jadi \"Rebutan\" Karena Nikel & Litium?\n\n[03:50] Stage 4: Capital War—Senjata Pemusnah Massal Finansial & Sanksi Global\n\n[04:11] Stage 5: Perang Militer—Langkah Terakhir Saat Jalur Ekonomi Menemui Jalan Buntu\n\n[04:41] Peluru Nyasar di Meja Makan: Mengapa Gaji Anda Tergerus Meski Tidak Ada Bom Meledak?\n\n[05:12] Hancurnya Rantai Pasok Global: Krisis Selat Hormuz & Kenaikan Biaya Logistik Kapal\n\n[05:51] Imported Inflation: Mengapa Harga Indomie & Nasi Warung Ikut Naik Karena Krisis Barat?\n\n[06:32] Kebijakan Ekonomi Masa Perang: Kontrol Mutlak Pemerintah Atas Uang Rakyat\n\n[07:32] Tindakan Drastis: Pembatasan Penarikan Uang Tunai & Pajak Kekayaan Paksa\n\n[08:11] Ilusi Angka di Layar: Bahaya Printing Money & Devaluasi Nilai Mata Uang Fiat\n\n[08:51] Perampokan Legal: Bagaimana Sistem Mentransfer Harta Rakyat Secara Diam-diam\n\n[09:11] Berpikir Seperti Family Office: Strategi Melindungi Harta Lintas Generasi\n\n[10:32] Langkah Taktis 1: Buang Utang Konsumtif & Waspadai Suku Bunga Floating\n\n[11:17] Langkah Taktis 2: Konversi ke Hard Assets (Emas Fisik) & Aset DeFi\n\n[11:57] Langkah Taktis 3: Wealth Structuring—Diversifikasi ke Aset yang Tidak Bisa Disita Negara\n\n[12:27] Kesimpulan: Menjadi Pemenang atau Tergilas dalam 5 Tahun ke Depan?\n\n[12:53] Bergabung di Pelatihan Merdeka 9-10 Mei: Solusi Mandiri Finansial 2026\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "vMm8AZfMuHQ"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 265.41556146282943, "y": 251.04651367067265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4649, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vMm8AZfMuHQ", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "BOM WAKTU EROPA: Sisa 5 Tahun Sebelum Ekonomi Jerman Hancur (Kanselir Memohon Tiru China)\n\n[00:00] Mitos Perang Nuklir: Mengapa Perang Dunia Ketiga Sebenarnya Adalah Perang Ekonomi?\n\n[00:36] Pandangan Ray Dalio: Memahami 5 Tahap Eskalasi Menuju Tatanan Dunia Baru\n\n[01:16] Dompet Anda adalah Medan Perang: Dampak Kenaikan BBM & Harga Pangan di Indonesia\n\n[02:14] Stage 1 & 2: Trade Wars & Technology Wars—Siapa yang Menguasai Data & Cip?\n\n[03:13] Stage 3: Geopolitical Wars—Mengapa Indonesia Jadi \"Rebutan\" Karena Nikel & Litium?\n\n[03:50] Stage 4: Capital War—Senjata Pemusnah Massal Finansial & Sanksi Global\n\n[04:11] Stage 5: Perang Militer—Langkah Terakhir Saat Jalur Ekonomi Menemui Jalan Buntu\n\n[04:41] Peluru Nyasar di Meja Makan: Mengapa Gaji Anda Tergerus Meski Tidak Ada Bom Meledak?\n\n[05:12] Hancurnya Rantai Pasok Global: Krisis Selat Hormuz & Kenaikan Biaya Logistik Kapal\n\n[05:51] Imported Inflation: Mengapa Harga Indomie & Nasi Warung Ikut Naik Karena Krisis Barat?\n\n[06:32] Kebijakan Ekonomi Masa Perang: Kontrol Mutlak Pemerintah Atas Uang Rakyat\n\n[07:32] Tindakan Drastis: Pembatasan Penarikan Uang Tunai & Pajak Kekayaan Paksa\n\n[08:11] Ilusi Angka di Layar: Bahaya Printing Money & Devaluasi Nilai Mata Uang Fiat\n\n[08:51] Perampokan Legal: Bagaimana Sistem Mentransfer Harta Rakyat Secara Diam-diam\n\n[09:11] Berpikir Seperti Family Office: Strategi Melindungi Harta Lintas Generasi\n\n[10:32] Langkah Taktis 1: Buang Utang Konsumtif & Waspadai Suku Bunga Floating\n\n[11:17] Langkah Taktis 2: Konversi ke Hard Assets (Emas Fisik) & Aset DeFi\n\n[11:57] Langkah Taktis 3: Wealth Structuring—Diversifikasi ke Aset yang Tidak Bisa Disita Negara\n\n[12:27] Kesimpulan: Menjadi Pemenang atau Tergilas dalam 5 Tahun ke Depan?\n\n[12:53] Bergabung di Pelatihan Merdeka 9-10 Mei: Solusi Mandiri Finansial 2026\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "vMm8AZfMuHQ"}}, {"key": "@electricviking", "attributes": {"label": "@electricviking", "x": 776.7183172191862, "y": 436.6125191108563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "VumjJI8ttI0", "id": "@electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa Sebesar 157% di Australia\n\nPertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa 157% di Australia\n\nPasar kendaraan listrik Australia sedang meledak, dengan penjualan melonjak hingga 157% karena model yang lebih terjangkau, kenaikan biaya bahan bakar, dan permintaan konsumen yang kuat mempercepat peralihan dari mobil bensin. Pertumbuhan pesat ini menandai titik balik utama, mendorong kendaraan listrik semakin mendekati dominasi arus utama di seluruh negeri.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPembalikan Besar: VW Terpaksa Mengimpor EV China untuk Menyelamatkan Eropa!\n\n   • The Great Reversal: VW Forced to Import Ch...  \n\nPara peneliti AS menemukan cara mengekstrak Lithium dari Danau Salton dengan murah\n   • US researchers discover how to cheaply ext...  \n\nHarga Listrik di Australia TURUN Seiring Pemasangan Baterai Australia Melipatgandakan Jumlahnya\n   • Electricity Prices in Australia FALL As Au...  \n\nRaksasa China Chery Ingin Australia Memulai Kembali Manufaktur Mobil\n   • Chinese Giant Chery Wants Australia To Res...  \n\nKeuntungan BYD di Kuartal Pertama Anjlok 55%… Tetapi Kisah Sebenarnya Lebih Besar\n   • BYD’s Q1 Profit Plunges 55%… But The Real ...  \n\nTitik Balik Global: CATL Menandatangani Kontrak Baterai Natrium Terbesar dalam Sejarah\n   • Global Pivot Point: CATL Signs Largest Sod...  \n\nABC Mematikan Komentar Setelah Laporan EV Ini Berbalik Menjadi Bumerang\n   • The ABC Turned Off Comments After This EV ...  \n\n#ev #kendaraanlistrik #australia #penjualankendaraanlistrik #energibersih #keberlanjutan #masa depantransportasi\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://thedriven.io/2026/05/05/austr... https://www.carexpert.com.au/car-news...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; Namun, konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, studi, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wa...", "post_id": "VumjJI8ttI0"}}, {"key": "electricviki...", "attributes": {"label": "electricviki...", "x": 936.752347997469, "y": 429.4881634408858, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VumjJI8ttI0", "id": "electricviki...", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa Sebesar 157% di Australia\n\nPertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa 157% di Australia\n\nPasar kendaraan listrik Australia sedang meledak, dengan penjualan melonjak hingga 157% karena model yang lebih terjangkau, kenaikan biaya bahan bakar, dan permintaan konsumen yang kuat mempercepat peralihan dari mobil bensin. Pertumbuhan pesat ini menandai titik balik utama, mendorong kendaraan listrik semakin mendekati dominasi arus utama di seluruh negeri.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPembalikan Besar: VW Terpaksa Mengimpor EV China untuk Menyelamatkan Eropa!\n\n   • The Great Reversal: VW Forced to Import Ch...  \n\nPara peneliti AS menemukan cara mengekstrak Lithium dari Danau Salton dengan murah\n   • US researchers discover how to cheaply ext...  \n\nHarga Listrik di Australia TURUN Seiring Pemasangan Baterai Australia Melipatgandakan Jumlahnya\n   • Electricity Prices in Australia FALL As Au...  \n\nRaksasa China Chery Ingin Australia Memulai Kembali Manufaktur Mobil\n   • Chinese Giant Chery Wants Australia To Res...  \n\nKeuntungan BYD di Kuartal Pertama Anjlok 55%… Tetapi Kisah Sebenarnya Lebih Besar\n   • BYD’s Q1 Profit Plunges 55%… But The Real ...  \n\nTitik Balik Global: CATL Menandatangani Kontrak Baterai Natrium Terbesar dalam Sejarah\n   • Global Pivot Point: CATL Signs Largest Sod...  \n\nABC Mematikan Komentar Setelah Laporan EV Ini Berbalik Menjadi Bumerang\n   • The ABC Turned Off Comments After This EV ...  \n\n#ev #kendaraanlistrik #australia #penjualankendaraanlistrik #energibersih #keberlanjutan #masa depantransportasi\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://thedriven.io/2026/05/05/austr... https://www.carexpert.com.au/car-news...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; Namun, konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, studi, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wa...", "post_id": "VumjJI8ttI0"}}, {"key": "electricviking", "attributes": {"label": "electricviking", "x": 364.18859778383717, "y": 705.975815465215, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.9044, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VumjJI8ttI0", "id": "electricviking", "source": "youtube-000001", "content": "Pertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa Sebesar 157% di Australia\n\nPertumbuhan Eksponensial: Penjualan Mobil Listrik Meningkat Luar Biasa 157% di Australia\n\nPasar kendaraan listrik Australia sedang meledak, dengan penjualan melonjak hingga 157% karena model yang lebih terjangkau, kenaikan biaya bahan bakar, dan permintaan konsumen yang kuat mempercepat peralihan dari mobil bensin. Pertumbuhan pesat ini menandai titik balik utama, mendorong kendaraan listrik semakin mendekati dominasi arus utama di seluruh negeri.\n\n👉Pesan Konsultasi 1 Jam dengan The Electric Viking melalui tautan di https://theelectricviking.com/consult...\n\nDaftar untuk buletin saya di sini ► https://theelectricviking.com/newslet...\n\n🔔 Berlangganan dan aktifkan lonceng notifikasi! ► https://www.youtube.com/\n\n👉Gunakan alat perbandingan Solar, Baterai Rumah, dan Pengisi Daya EV terbaik di Australia - 100% gratis untuk digunakan:\n\nhttps://compare.solarchoice.net.au/th...\n\nGabung dengan saya di Patreon ►   / theelectricviking  \n\nBergabung sebagai anggota di YouTube The Electric Viking ►\n   /   \n\nVideo khusus anggota (lihat video sebelum orang lain) ►\n   • Members-only videos  \n\nDukung dengan mengirimkan Super Thanks! Berikut cara membeli Super Thanks:\n   • How To THANK on YouTube  \n\nPerusahaan tenaga surya terbaik di Australia baru saja memasang sistem tenaga surya baru saya.\n\nLihat produk mereka di sini: https://www.resinc.com.au/electricviking\n\nSaya menggunakan internet Starlink untuk mengunggah semua video saya, gunakan tautan rujukan saya di sini: https://www.starlink.com/residential?...\n\n👇👇 Beli sesuatu dan dukung Toko Electric Viking 👇👇\nhttps://shop.theelectricviking.com/\n\nPanduan ukuran dan bantuan lain untuk toko 👇\nhttps://theelectricviking.com/the-ele...\n\nLihat apa yang terjadi pada Shanna (istri Sam):\n   • Stage 4 can go to hell - Flying out of Aus...  \n\nElectric Viking di platform lain:\nApple Podcasts ► https://podcasts.apple.com/us/podcast...\nSpotify Podcasts ► https://open.spotify.com/show/7qDxQ2P...\nJika tidak tersedia di negara Anda, gunakan tautan ini: https://podcasters.spotify.com/pod/sh...\nRumble ► https://rumble.com/c/TheElectricViking\nHalaman Facebook ►   / theelectricvikingfb  \nGrup Facebook ►   / theevfbgroup  \nX (Sebelumnya dikenal sebagai Twitter) ► https://x.com/theevking\nInstagram ►   / theelectricvking  \nPinterest ►   / theelectricviking  \nTelegram ► https://t.me/theelectricviking\nTikTok ►   / theelectricviking   \nBaca blog saya ► https://theelectricviking.com/blog/\n\n👇 Perjalanan saya ke Bali 👇\n   • I went to Indonesia and got so sick I had ...  \n\n👇 Perjalanan saya ke Bangladesh 👇\n   • I Went to Bangladesh and Discovered Thousa...  \n\n👇 Video tentang Skateboard saya 👇\n   • EASIEST & cheapest way to travel foreign c...  \n\n👇 Berlangganan saluran anak-anak saya 👇\nhttps://tinyurl.com/subscribetojackan...\n\nLihat video lainnya: \nPembalikan Besar: VW Terpaksa Mengimpor EV China untuk Menyelamatkan Eropa!\n\n   • The Great Reversal: VW Forced to Import Ch...  \n\nPara peneliti AS menemukan cara mengekstrak Lithium dari Danau Salton dengan murah\n   • US researchers discover how to cheaply ext...  \n\nHarga Listrik di Australia TURUN Seiring Pemasangan Baterai Australia Melipatgandakan Jumlahnya\n   • Electricity Prices in Australia FALL As Au...  \n\nRaksasa China Chery Ingin Australia Memulai Kembali Manufaktur Mobil\n   • Chinese Giant Chery Wants Australia To Res...  \n\nKeuntungan BYD di Kuartal Pertama Anjlok 55%… Tetapi Kisah Sebenarnya Lebih Besar\n   • BYD’s Q1 Profit Plunges 55%… But The Real ...  \n\nTitik Balik Global: CATL Menandatangani Kontrak Baterai Natrium Terbesar dalam Sejarah\n   • Global Pivot Point: CATL Signs Largest Sod...  \n\nABC Mematikan Komentar Setelah Laporan EV Ini Berbalik Menjadi Bumerang\n   • The ABC Turned Off Comments After This EV ...  \n\n#ev #kendaraanlistrik #australia #penjualankendaraanlistrik #energibersih #keberlanjutan #masa depantransportasi\n\n👇Referensi berita/grafik & video yang digunakan dalam video ini:\nhttps://thedriven.io/2026/05/05/austr... https://www.carexpert.com.au/car-news...\n\nSaluran ini mungkin menggunakan beberapa materi berhak cipta tanpa izin khusus dari pemiliknya; Namun, konten yang digunakan di sini termasuk dalam \"Penggunaan Wajar\" (Fair Use) berdasarkan Pasal 107 Undang-Undang Hak Cipta 1976.\n\nPenggunaan wajar diperbolehkan untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, studi, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin dianggap melanggar hak cipta. Penggunaan nirlaba, pendidikan, atau pribadi cenderung mendukung penggunaan wa...", "post_id": "VumjJI8ttI0"}}, {"key": "@StockedUp", "attributes": {"label": "@StockedUp", "x": 350.87041037804954, "y": 313.035761074716, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.3438, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "vyX-eebJ3s4", "id": "@StockedUp", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Saham Sedang Mengalami Kemerosotan\n\n🤑 Hemat dengan Bookmap Menggunakan Tautan Ini ↙️\nhttps://bookmap.com/en/mike-dantonio\n\nNvidia sendirian membawa pasar hari ini, menembus resistensi untuk menyeret S&P 500 lebih tinggi sementara yang lain tetap datar. Terlepas dari rekor tertinggi baru, data historis setelah \"dua kali lipat pasar bullish\" menunjukkan pasar sudah jenuh beli, dengan pengembalian rata-rata seringkali menjadi negatif enam bulan kemudian. Minggu ini merupakan perhitungan besar bagi perdagangan AI, karena lima dari \"Mag 7\" melaporkan pendapatan, yang mewakili hampir 25% dari total bobot indeks. Di bidang geopolitik, Iran menawarkan untuk membuka kembali Selat Hormuz jika AS mencabut blokadenya, kesepakatan yang saat ini sedang dievaluasi oleh tim Trump. Kegagalan mencapai kesepakatan dapat memperburuk \"bom waktu\" harga energi, dengan pupuk Urea sudah naik 50% sejak Februari. Minyak terus naik, menandakan bahwa tekanan pada inflasi pangan dan bahan bakar masih jauh dari selesai. Semua mata tertuju pada keputusan FOMC hari Rabu dan konferensi pers Jerome Powell yang berpotensi menjadi konferensi pers terakhirnya. Kita menutup minggu ini dengan data PDB dan PCE, yang akan menentukan apakah tren musiman \"Jual di Bulan Mei\" akan tetap berlaku tahun ini. Tetap waspada saat kita menavigasi persimpangan berisiko tinggi antara teknologi, inflasi, dan diplomasi global. Di pasar yang sangat fluktuatif ini, rencana permainan yang solid bukan hanya keuntungan, tetapi juga kebutuhan. Berlangganan sekarang untuk analisis mendalam harian dan strategi manajemen risiko untuk membantu Anda menavigasi berita utama ini dengan percaya diri. Mari kita atasi volatilitas bersama dan raih kesuksesan sepanjang tahun 2026!\n\n🏆 Gunakan kode \"BIGMONEY\" untuk menghemat banyak dengan paket tahunan! 🏆\nhttps://go.stockedupuniversity.com/tr...\n\n👑 Deep Value Club 👑\nhttps://go.stockedupuniversity.com/dvc\n\n😊 Berikan masukan Anda untuk membantu membuat video kami lebih baik lagi 👏\nhttps://form.jotform.com/243254260959159\n\n🧢 Dapatkan koleksi merchandise StockedUp! 📦 \nhttps://signup.stockedup.university/p...\n\n💬 Grup Discord Trading Saham Gratis 💬\n  / discord  \n\n🎁 Hadiah gratis dari StockedUp 🎁\nhttps://www.stockedup.university/#sof...\n\n🎥 Livestream Trading Pagi Gratis 🎥\nhttps://www.youtube.com/\n\n🏆 Kursus Opsi Tingkat Lanjut 🏆\nhttps://go.stockedupuniversity.com/ad...\n\n📈 Perangkat Lunak Prediksi Saham Kustom 📈\nhttps://go.stockedupuniversity.com/cu...\n📊 Kursus Pengantar Saham 📊 \nhttps://go.stockedupuniversity.com/in...\n💰 Pengantar Opsi Kursus 💰 \nhttps://go.stockedupuniversity.com/in...\n✅ Situs Web StockedUp ✅ \nhttps://stockedup.university/\n👾 Grup Facebook StockedUp 👾 \n  / stockedup  \n\n#pasarsaham #saham \n0:00 Implikasi Besar untuk Besok \n10:54 Setup & Prediksi Favorit\n\nKode: U4NWN1FJ7SKMZLNQ\n\nPERINGATAN: Tidak ada dalam video ini yang boleh dianggap sebagai nasihat keuangan atau investasi. Kami hanya memberikan pendapat kami. Semua yang dikatakan dalam video ini hanya untuk tujuan hiburan. Lakukan uji tuntas Anda sendiri sebelum membuat keputusan perdagangan atau investasi apa pun. Beberapa tautan yang disertakan dalam deskripsi adalah tautan afiliasi. Jika Anda membeli sesuatu melalui tautan tersebut, kami menerima komisi kecil. Ini tidak akan dikenakan biaya tambahan kepada Anda dan tautan afiliasi sebenarnya memberi Anda akses ke diskon khusus. Terima kasih atas dukungan Anda!", "post_id": "vyX-eebJ3s4"}}, {"key": "StockedUpLIV...", "attributes": {"label": "StockedUpLIV...", "x": 979.0714727586688, "y": 376.5633343463547, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.586, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vyX-eebJ3s4", "id": "StockedUpLIV...", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Saham Sedang Mengalami Kemerosotan\n\n🤑 Hemat dengan Bookmap Menggunakan Tautan Ini ↙️\nhttps://bookmap.com/en/mike-dantonio\n\nNvidia sendirian membawa pasar hari ini, menembus resistensi untuk menyeret S&P 500 lebih tinggi sementara yang lain tetap datar. Terlepas dari rekor tertinggi baru, data historis setelah \"dua kali lipat pasar bullish\" menunjukkan pasar sudah jenuh beli, dengan pengembalian rata-rata seringkali menjadi negatif enam bulan kemudian. Minggu ini merupakan perhitungan besar bagi perdagangan AI, karena lima dari \"Mag 7\" melaporkan pendapatan, yang mewakili hampir 25% dari total bobot indeks. Di bidang geopolitik, Iran menawarkan untuk membuka kembali Selat Hormuz jika AS mencabut blokadenya, kesepakatan yang saat ini sedang dievaluasi oleh tim Trump. Kegagalan mencapai kesepakatan dapat memperburuk \"bom waktu\" harga energi, dengan pupuk Urea sudah naik 50% sejak Februari. Minyak terus naik, menandakan bahwa tekanan pada inflasi pangan dan bahan bakar masih jauh dari selesai. Semua mata tertuju pada keputusan FOMC hari Rabu dan konferensi pers Jerome Powell yang berpotensi menjadi konferensi pers terakhirnya. Kita menutup minggu ini dengan data PDB dan PCE, yang akan menentukan apakah tren musiman \"Jual di Bulan Mei\" akan tetap berlaku tahun ini. Tetap waspada saat kita menavigasi persimpangan berisiko tinggi antara teknologi, inflasi, dan diplomasi global. Di pasar yang sangat fluktuatif ini, rencana permainan yang solid bukan hanya keuntungan, tetapi juga kebutuhan. Berlangganan sekarang untuk analisis mendalam harian dan strategi manajemen risiko untuk membantu Anda menavigasi berita utama ini dengan percaya diri. Mari kita atasi volatilitas bersama dan raih kesuksesan sepanjang tahun 2026!\n\n🏆 Gunakan kode \"BIGMONEY\" untuk menghemat banyak dengan paket tahunan! 🏆\nhttps://go.stockedupuniversity.com/tr...\n\n👑 Deep Value Club 👑\nhttps://go.stockedupuniversity.com/dvc\n\n😊 Berikan masukan Anda untuk membantu membuat video kami lebih baik lagi 👏\nhttps://form.jotform.com/243254260959159\n\n🧢 Dapatkan koleksi merchandise StockedUp! 📦 \nhttps://signup.stockedup.university/p...\n\n💬 Grup Discord Trading Saham Gratis 💬\n  / discord  \n\n🎁 Hadiah gratis dari StockedUp 🎁\nhttps://www.stockedup.university/#sof...\n\n🎥 Livestream Trading Pagi Gratis 🎥\nhttps://www.youtube.com/\n\n🏆 Kursus Opsi Tingkat Lanjut 🏆\nhttps://go.stockedupuniversity.com/ad...\n\n📈 Perangkat Lunak Prediksi Saham Kustom 📈\nhttps://go.stockedupuniversity.com/cu...\n📊 Kursus Pengantar Saham 📊 \nhttps://go.stockedupuniversity.com/in...\n💰 Pengantar Opsi Kursus 💰 \nhttps://go.stockedupuniversity.com/in...\n✅ Situs Web StockedUp ✅ \nhttps://stockedup.university/\n👾 Grup Facebook StockedUp 👾 \n  / stockedup  \n\n#pasarsaham #saham \n0:00 Implikasi Besar untuk Besok \n10:54 Setup & Prediksi Favorit\n\nKode: U4NWN1FJ7SKMZLNQ\n\nPERINGATAN: Tidak ada dalam video ini yang boleh dianggap sebagai nasihat keuangan atau investasi. Kami hanya memberikan pendapat kami. Semua yang dikatakan dalam video ini hanya untuk tujuan hiburan. Lakukan uji tuntas Anda sendiri sebelum membuat keputusan perdagangan atau investasi apa pun. Beberapa tautan yang disertakan dalam deskripsi adalah tautan afiliasi. Jika Anda membeli sesuatu melalui tautan tersebut, kami menerima komisi kecil. Ini tidak akan dikenakan biaya tambahan kepada Anda dan tautan afiliasi sebenarnya memberi Anda akses ke diskon khusus. Terima kasih atas dukungan Anda!", "post_id": "vyX-eebJ3s4"}}], "edges": [{"key": "Bumbumpum_diky", "source": "Bumbumpum_diky", "target": "LambeResing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Bumbumpum_diky", "source": "Bumbumpum_diky", "target": "tempodotco", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Bumbumpum_diky", "source": "Bumbumpum_diky", "target": "insidefolkative", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "buluslg", "source": "buluslg", "target": "inilahdotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cnbcindonesia", "source": "cnbcindonesia", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapuaofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tribunpapuaofficial", "source": "tribunpapuaofficial", "target": "tribunpapua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapojoklamongan_official", "source": "beritapojoklamongan_official", "target": "lazuqlamongan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapojoklamongan_official", "source": "beritapojoklamongan_official", "target": "purnomopolisibaik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapojoklamongan_official", "source": "beritapojoklamongan_official", "target": "sining_konsultan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritapojoklamongan_official", "source": "beritapojoklamongan_official", "target": "grandzamzamresidence_lamongan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digivestasi_official", "source": "digivestasi_official", "target": "digivestasi_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "hariankompas.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "cnbcindonesia", "source": "cnbcindonesia", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "balllz_random", "source": "balllz_random", "target": "liumikes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kasih.tauuu", "source": "kasih.tauuu", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kasih.tauuu", "source": "kasih.tauuu", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "r2_rental", "source": "r2_rental", "target": "auditpublik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tribunbatamvideo", "source": "@tribunbatamvideo", "target": "palestine.pixel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@13WHAMTVNews", "source": "@13WHAMTVNews", "target": "13wham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@infokuterkini", "source": "@infokuterkini", "target": "SekretariatPresiden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TruthBehindEconomics", "source": "@TruthBehindEconomics", "target": "truthbehindeconomics", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NewBusinessIdeasindia", "source": "@NewBusinessIdeasindia", "target": "newbusinessideasindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@moneyinstructor", "source": "@moneyinstructor", "target": "moneyinstruc...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@davetakesiton", "source": "@davetakesiton", "target": "davetakesiton", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTV", "source": "@NDTV", "target": "NDTV/playlis...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Firstpost", "source": "@Firstpost", "target": "firstpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ChaseCain", "source": "@ChaseCain", "target": "EnvironmentalVoterProject", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@EverydaySailing", "source": "@EverydaySailing", "target": "everydaysailing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@StockedUp", "source": "@StockedUp", "target": "StockedUpLIV...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviki...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@electricviking", "source": "@electricviking", "target": "electricviking", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}