{"nodes": [{"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 982.5005628314365, "y": 305.5106017232202, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 538.9646, "eigenvector": 618.0326, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3888705212412947954_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Ada potensi risiko terhadap proyeksi kinerja emiten perbankan dan konsumer di tengah tren kenaikan harga minyak global yang bertahan lebih lama (higher-for-longer).\n\nBerdasarkan estimasi konsensus analis, median pertumbuhan laba bersih bank-bank besar (Big 4) diperkirakan masih berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2026. \n\nSementara itu, sejumlah emiten sektor konsumer diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba lebih tinggi, yakni sekitar 10 persen YoY.\n\nNamun demikian, Stockbit pada Kamis (30/4/2026) menilai proyeksi konsensus tersebut masih menyimpan potensi risiko penurunan (downside risk) yang belum sepenuhnya tercermin, terutama jika harga minyak global bertahan di level tinggi dalam periode yang lebih panjang.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/skenario-minyak-mahal-berlarut-ekspektasi-laba-emiten-besar-tertekan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3888705212412947954_3310659452"}}, {"key": "kokocicisaham", "attributes": {"label": "kokocicisaham", "x": 340.22792557716065, "y": 265.71765245610226, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.7, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7633610401376193812", "id": "kokocicisaham", "source": "tiktok-000001", "content": "BANK BESAR RI MASUK ZONA MERAH! 🚨 Fitch & Moody's kasih outlook negatif ke bank raksasa Indonesia. Sebagai proksi ekonomi, perbankan memang yang paling depan kena hantam kalau ekonomi melambat. Waspada! Source:  Setya Ananda Wijaya  Sekuritas  Disclaimer on: Informasi yang dipaparkan merupakan edukasi, dan bukan merupakan perintah beli atau jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing dari pelaku pasar #SucorSekuritas #BeXpertWithSucor #Perbankan #FitchRatings #fyp", "post_id": "7633610401376193812"}}, {"key": "Bernadus", "attributes": {"label": "Bernadus", "x": 740.0902180938264, "y": 373.01509487116016, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 62.2726, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633610401376193812", "id": "Bernadus", "source": "tiktok-000001", "content": "BANK BESAR RI MASUK ZONA MERAH! 🚨 Fitch & Moody's kasih outlook negatif ke bank raksasa Indonesia. Sebagai proksi ekonomi, perbankan memang yang paling depan kena hantam kalau ekonomi melambat. Waspada! Source:  Setya Ananda Wijaya  Sekuritas  Disclaimer on: Informasi yang dipaparkan merupakan edukasi, dan bukan merupakan perintah beli atau jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing dari pelaku pasar #SucorSekuritas #BeXpertWithSucor #Perbankan #FitchRatings #fyp", "post_id": "7633610401376193812"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 457.5733309211467, "y": 184.7552103424115, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 62.2726, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633610401376193812", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "BANK BESAR RI MASUK ZONA MERAH! 🚨 Fitch & Moody's kasih outlook negatif ke bank raksasa Indonesia. Sebagai proksi ekonomi, perbankan memang yang paling depan kena hantam kalau ekonomi melambat. Waspada! Source:  Setya Ananda Wijaya  Sekuritas  Disclaimer on: Informasi yang dipaparkan merupakan edukasi, dan bukan merupakan perintah beli atau jual. Setiap keuntungan dan kerugian menjadi tanggung jawab masing-masing dari pelaku pasar #SucorSekuritas #BeXpertWithSucor #Perbankan #FitchRatings #fyp", "post_id": "7633610401376193812"}}, {"key": "kopimanis9999", "attributes": {"label": "kopimanis9999", "x": 119.49540915774936, "y": 100.06648103091753, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 43.7, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633253137582689544", "id": "kopimanis9999", "source": "tiktok-000001", "content": "Nama : Amar Aufa Nim    : 2410401022 Prodi : Perbankan syari'ah Lokal : 4A Dosen Pengampuh : Pak Suprio Jaya Putra, S.H., M.H. Mata kuliah : Manajemen Pemasaran Bank Syari'ah Tugas: Video Pemasaran   IZIN WAK\"KU SEKALIAN APA BILA TIDAK BAGUS😅", "post_id": "7633253137582689544"}}, {"key": "suprio_jaya_", "attributes": {"label": "suprio_jaya_", "x": 38.99507976949379, "y": 961.5137712781334, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 80.8451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633253137582689544", "id": "suprio_jaya_", "source": "tiktok-000001", "content": "Nama : Amar Aufa Nim    : 2410401022 Prodi : Perbankan syari'ah Lokal : 4A Dosen Pengampuh : Pak Suprio Jaya Putra, S.H., M.H. Mata kuliah : Manajemen Pemasaran Bank Syari'ah Tugas: Video Pemasaran   IZIN WAK\"KU SEKALIAN APA BILA TIDAK BAGUS😅", "post_id": "7633253137582689544"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 8.276596002630976, "y": 925.7784169117385, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 43.7, "eigenvector": 381.9652, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1456583289598821", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Ada potensi risiko terhadap proyeksi kinerja emiten perbankan dan konsumer di tengah tren kenaikan harga minyak global yang bertahan lebih lama (higher-for-longer).\n\nBerdasarkan estimasi konsensus analis, median pertumbuhan laba bersih bank-bank besar (Big 4) diperkirakan masih berada di kisaran 5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada 2026. \n\nSementara itu, sejumlah emiten sektor konsumer diperkirakan mencatatkan pertumbuhan laba lebih tinggi, yakni sekitar 10 persen YoY.\n\nNamun demikian, Stockbit pada Kamis (30/4/2026) menilai proyeksi konsensus tersebut masih menyimpan potensi risiko penurunan (downside risk) yang belum sepenuhnya tercermin, terutama jika harga minyak global bertahan di level tinggi dalam periode yang lebih panjang.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/skenario-minyak-mahal-berlarut-ekspektasi-laba-emiten-besar-tertekan\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1456583289598821"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 767.8067268906143, "y": 232.38091817115892, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.7, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "n2s43NlJOSA", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Kuat Tapi IHSG Hancur 19% Karena MSCI? Ini 4 Syarat Beli Saham Diskon Q1 2026!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Apakah Anda panik melihat portofolio berdarah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah terpuruk tajam terjun bebas hingga lebih dari 19% sejak awal tahun (YTD) 2026? Jangan buru-buru  cut loss  dan berasumsi bahwa mesin ekonomi Indonesia sedang hancur lebur!\n\nDi video eksklusif \"Wawasan Cerdas\" kali ini, kita akan membongkar tuntas ilusi kehancuran pasar modal Indonesia dan menemukan peta harta karun di tengah kepanikan massal. Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa di saat bursa kita hancur, bursa negara berkembang lain seperti India hanya terkoreksi 8%, sementara Brazil melesat naik lebih dari 16%, dan bursa Amerika S&P 500 justru menyentuh level tertinggi sepanjang masa (All Time High)!\n\nMengapa IHSG Kita Hancur? Kejatuhan IHSG rupanya diseret oleh hancurnya harga saham-saham berkapitalisasi raksasa ( big caps ) perbankan dan energi, seperti BBCA yang anjlok 27,55%, BBRI minus 18,31%, BMRI minus 13,92%, hingga BREN yang terjun 54,02%. Benang merah dari saham-saham yang berguguran ini adalah: mereka semua merupakan penghuni indeks MSCI! Pasar saat ini dilanda ketakutan luar biasa terhadap potensi  downgrade  pasar modal Indonesia ke status  Frontier Market, sehingga memicu pelarian modal ( capital outflow ) puluhan triliun dari investor institusi asing.\n\nRealita Fundamental: Ekonomi Sedang Baik-Baik Saja! Jika kita membedah laporan keuangan kuartal pertama (Q1) 2026 dari 676 saham yang valid, hasilnya sangat melegakan. Sebanyak 521 saham (77,07%) terbukti masih sukses mencetak laba! Total akumulasi laba emiten mencapai angka fantastis sekitar Rp155,77 triliun, sangat timpang dibandingkan total kerugian korporasi yang hanya berkisar Rp4,56 triliun. Lebih hebatnya lagi, 416 saham berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan ( revenue ), membuktikan roda ekonomi riil dan daya beli masih berputar kencang.\n\nPeluang Emas: Saatnya Berburu Saham \"Salah Harga\" Anjloknya pasar secara massal murni karena kepanikan sentimen, melahirkan fenomena \"salah harga\" skala besar di bursa kita. Terdapat 218 saham anomali yang laba bersihnya bertumbuh secara YTD, tetapi harga sahamnya justru terus ditekan turun sejak awal tahun.\n\nLalu, bagaimana strategi investasi kita menghadapi badai IHSG 2026 ini? Tonton video ini sampai habis untuk mengetahui:\n1. Sektor Bintang yang Wajib Dilirik: Fokuslah menyisir Sektor Keuangan (terdapat 27 saham salah harga termasuk bank-bank besar) dan Sektor Consumer Non-Cyclical (barang konsumsi primer) yang sangat defensif namun sedang dihukum diskon tajam oleh pasar.\n\n2. Sektor Ranjau yang Wajib Dihindari: Jauhi saham teknologi, digital, properti, dan konstruksi di mana tingkat kerugian dan beban utangnya masih sangat tinggi! Jangan sampai terjebak!\n\n3. 4 Aturan Emas Screening Saham: Pastikan laba bersih naik, pendapatan ( revenue ) wajib ikut naik, harga saham terdiskon dalam ( margin of safety ), dan arus kas ( cash flow ) perusahaan sangat sehat. Jangan terkecoh laba semu atau terjebak saham gorengan!\n\n4. Strategi Wait and See: Sembari menunggu pengumuman evaluasi MSCI di bulan Juni 2026, jadikan emiten komoditas dengan fundamental apik sebagai tempat berlindung ( hedging ) untuk meraup untung dari tingginya harga jual dan konversi Dolar ke Rupiah.\n\nTutup telinga dari kebisingan pasar sesaat. Jadilah  value investor  cerdas yang mampu melihat mutiara di saat orang lain ketakutan!\n\n🔔 JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL WAWASAN CERDAS! Tekan tombol Like, berikan Komentar saham apa yang sedang Anda incar, dan Share video ini ke rekan-rekan investor lainnya agar kita bisa  cuan  bersama di tengah badai IHSG 2026!\n\n(Disclaimer: Konten ini merupakan analisis edukasi berbasis data dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk keputusan jual-beli saham. Segala keputusan investasi dan profil risiko sepenuhnya berada di tangan Anda).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHASHTAGS (Tempatkan di akhir deskripsi)\n#IHSG2026 #SahamSalahHarga #WawasanCerdas #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #PasarModalIndonesia #SahamFundamental #SahamDiskon #DanaAsing #IHSGAnjlok #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "n2s43NlJOSA"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 168.33918525409186, "y": 442.2261639198597, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 80.8451, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "n2s43NlJOSA", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RI Kuat Tapi IHSG Hancur 19% Karena MSCI? Ini 4 Syarat Beli Saham Diskon Q1 2026!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Apakah Anda panik melihat portofolio berdarah karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah terpuruk tajam terjun bebas hingga lebih dari 19% sejak awal tahun (YTD) 2026? Jangan buru-buru  cut loss  dan berasumsi bahwa mesin ekonomi Indonesia sedang hancur lebur!\n\nDi video eksklusif \"Wawasan Cerdas\" kali ini, kita akan membongkar tuntas ilusi kehancuran pasar modal Indonesia dan menemukan peta harta karun di tengah kepanikan massal. Fakta mengejutkan menunjukkan bahwa di saat bursa kita hancur, bursa negara berkembang lain seperti India hanya terkoreksi 8%, sementara Brazil melesat naik lebih dari 16%, dan bursa Amerika S&P 500 justru menyentuh level tertinggi sepanjang masa (All Time High)!\n\nMengapa IHSG Kita Hancur? Kejatuhan IHSG rupanya diseret oleh hancurnya harga saham-saham berkapitalisasi raksasa ( big caps ) perbankan dan energi, seperti BBCA yang anjlok 27,55%, BBRI minus 18,31%, BMRI minus 13,92%, hingga BREN yang terjun 54,02%. Benang merah dari saham-saham yang berguguran ini adalah: mereka semua merupakan penghuni indeks MSCI! Pasar saat ini dilanda ketakutan luar biasa terhadap potensi  downgrade  pasar modal Indonesia ke status  Frontier Market, sehingga memicu pelarian modal ( capital outflow ) puluhan triliun dari investor institusi asing.\n\nRealita Fundamental: Ekonomi Sedang Baik-Baik Saja! Jika kita membedah laporan keuangan kuartal pertama (Q1) 2026 dari 676 saham yang valid, hasilnya sangat melegakan. Sebanyak 521 saham (77,07%) terbukti masih sukses mencetak laba! Total akumulasi laba emiten mencapai angka fantastis sekitar Rp155,77 triliun, sangat timpang dibandingkan total kerugian korporasi yang hanya berkisar Rp4,56 triliun. Lebih hebatnya lagi, 416 saham berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan ( revenue ), membuktikan roda ekonomi riil dan daya beli masih berputar kencang.\n\nPeluang Emas: Saatnya Berburu Saham \"Salah Harga\" Anjloknya pasar secara massal murni karena kepanikan sentimen, melahirkan fenomena \"salah harga\" skala besar di bursa kita. Terdapat 218 saham anomali yang laba bersihnya bertumbuh secara YTD, tetapi harga sahamnya justru terus ditekan turun sejak awal tahun.\n\nLalu, bagaimana strategi investasi kita menghadapi badai IHSG 2026 ini? Tonton video ini sampai habis untuk mengetahui:\n1. Sektor Bintang yang Wajib Dilirik: Fokuslah menyisir Sektor Keuangan (terdapat 27 saham salah harga termasuk bank-bank besar) dan Sektor Consumer Non-Cyclical (barang konsumsi primer) yang sangat defensif namun sedang dihukum diskon tajam oleh pasar.\n\n2. Sektor Ranjau yang Wajib Dihindari: Jauhi saham teknologi, digital, properti, dan konstruksi di mana tingkat kerugian dan beban utangnya masih sangat tinggi! Jangan sampai terjebak!\n\n3. 4 Aturan Emas Screening Saham: Pastikan laba bersih naik, pendapatan ( revenue ) wajib ikut naik, harga saham terdiskon dalam ( margin of safety ), dan arus kas ( cash flow ) perusahaan sangat sehat. Jangan terkecoh laba semu atau terjebak saham gorengan!\n\n4. Strategi Wait and See: Sembari menunggu pengumuman evaluasi MSCI di bulan Juni 2026, jadikan emiten komoditas dengan fundamental apik sebagai tempat berlindung ( hedging ) untuk meraup untung dari tingginya harga jual dan konversi Dolar ke Rupiah.\n\nTutup telinga dari kebisingan pasar sesaat. Jadilah  value investor  cerdas yang mampu melihat mutiara di saat orang lain ketakutan!\n\n🔔 JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL WAWASAN CERDAS! Tekan tombol Like, berikan Komentar saham apa yang sedang Anda incar, dan Share video ini ke rekan-rekan investor lainnya agar kita bisa  cuan  bersama di tengah badai IHSG 2026!\n\n(Disclaimer: Konten ini merupakan analisis edukasi berbasis data dan bukan merupakan rekomendasi dari penasihat investasi untuk keputusan jual-beli saham. Segala keputusan investasi dan profil risiko sepenuhnya berada di tangan Anda).\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHASHTAGS (Tempatkan di akhir deskripsi)\n#IHSG2026 #SahamSalahHarga #WawasanCerdas #InvestasiSaham #AnalisisSaham #ValueInvesting #PasarModalIndonesia #SahamFundamental #SahamDiskon #DanaAsing #IHSGAnjlok #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "n2s43NlJOSA"}}], "edges": [{"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kokocicisaham", "source": "kokocicisaham", "target": "Bernadus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kokocicisaham", "source": "kokocicisaham", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kopimanis9999", "source": "kopimanis9999", "target": "suprio_jaya_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}