{"nodes": [{"key": "prokopimkabbandung", "attributes": {"label": "prokopimkabbandung", "x": 558.5309611111055, "y": 795.242152400474, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 77.0713, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "3887223332180740868_5163599623", "id": "prokopimkabbandung", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung …\n\nBupati Bandung, Kang Dadang Supriatna, menghadiri serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari PT Marga Tirta Kencana kepada Pemerintah Kabupaten Bandung di Komplek Taman Cibaduyut Indah (TCI), Kamis (30/4/2026).\n\nKadis Perkimtan, Enjang Wahyudin, melaporkan bahwa penyerahan aset TCI ini menambah daftar perumahan yang telah menuntaskan kewajiban PSU menjadi 116 di Kabupaten Bandung. Ia menekankan bahwa ketuntasan administratif ini sangat krusial guna menjamin status hukum aset Fasilitas Sosial serta Fasilitas Umum agar tercatat resmi sebagai kekayaan daerah.\n\nDalam arahannya, Kang DS menegaskan penyerahan ini menjadi landasan hukum bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dan drainase.\n\n\"Hari ini kegelisahan warga terjawab. Pemerintah kini berkewajiban menjaga kenyamanan fasilitas publik disini dan jaga fasilitas ini pemerintah tidak akan melarang selama itu digunakan untuk kemaslahatan warga,\" tegas Bupati Bandung \n\nSelain infrastruktur, Kang DS menginstruksikan inovasi pengelolaan sampah mandiri guna menyikapi pembatasan TPA Sarimukti, seraya menyiapkan insentif anggaran bagi wilayah yang berprestasi menangani sampah.\n\n \n\n \n\n#kabbaandung #prokopimkabbandung #bedas", "post_id": "3887223332180740868_5163599623"}}, {"key": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "dadangsupriatna", "x": 719.4700356003635, "y": 887.4200193312646, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 87.9897, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3887223332180740868_5163599623", "id": "dadangsupriatna", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung …\n\nBupati Bandung, Kang Dadang Supriatna, menghadiri serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari PT Marga Tirta Kencana kepada Pemerintah Kabupaten Bandung di Komplek Taman Cibaduyut Indah (TCI), Kamis (30/4/2026).\n\nKadis Perkimtan, Enjang Wahyudin, melaporkan bahwa penyerahan aset TCI ini menambah daftar perumahan yang telah menuntaskan kewajiban PSU menjadi 116 di Kabupaten Bandung. Ia menekankan bahwa ketuntasan administratif ini sangat krusial guna menjamin status hukum aset Fasilitas Sosial serta Fasilitas Umum agar tercatat resmi sebagai kekayaan daerah.\n\nDalam arahannya, Kang DS menegaskan penyerahan ini menjadi landasan hukum bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dan drainase.\n\n\"Hari ini kegelisahan warga terjawab. Pemerintah kini berkewajiban menjaga kenyamanan fasilitas publik disini dan jaga fasilitas ini pemerintah tidak akan melarang selama itu digunakan untuk kemaslahatan warga,\" tegas Bupati Bandung \n\nSelain infrastruktur, Kang DS menginstruksikan inovasi pengelolaan sampah mandiri guna menyikapi pembatasan TPA Sarimukti, seraya menyiapkan insentif anggaran bagi wilayah yang berprestasi menangani sampah.\n\n \n\n \n\n#kabbaandung #prokopimkabbandung #bedas", "post_id": "3887223332180740868_5163599623"}}, {"key": "wakilbupati.bandung", "attributes": {"label": "wakilbupati.bandung", "x": 638.303679318333, "y": 691.1003272280989, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 87.9897, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3887223332180740868_5163599623", "id": "wakilbupati.bandung", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung …\n\nBupati Bandung, Kang Dadang Supriatna, menghadiri serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari PT Marga Tirta Kencana kepada Pemerintah Kabupaten Bandung di Komplek Taman Cibaduyut Indah (TCI), Kamis (30/4/2026).\n\nKadis Perkimtan, Enjang Wahyudin, melaporkan bahwa penyerahan aset TCI ini menambah daftar perumahan yang telah menuntaskan kewajiban PSU menjadi 116 di Kabupaten Bandung. Ia menekankan bahwa ketuntasan administratif ini sangat krusial guna menjamin status hukum aset Fasilitas Sosial serta Fasilitas Umum agar tercatat resmi sebagai kekayaan daerah.\n\nDalam arahannya, Kang DS menegaskan penyerahan ini menjadi landasan hukum bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dan drainase.\n\n\"Hari ini kegelisahan warga terjawab. Pemerintah kini berkewajiban menjaga kenyamanan fasilitas publik disini dan jaga fasilitas ini pemerintah tidak akan melarang selama itu digunakan untuk kemaslahatan warga,\" tegas Bupati Bandung \n\nSelain infrastruktur, Kang DS menginstruksikan inovasi pengelolaan sampah mandiri guna menyikapi pembatasan TPA Sarimukti, seraya menyiapkan insentif anggaran bagi wilayah yang berprestasi menangani sampah.\n\n \n\n \n\n#kabbaandung #prokopimkabbandung #bedas", "post_id": "3887223332180740868_5163599623"}}, {"key": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "cakra.amiyana", "x": 673.2329153038606, "y": 322.3491130821783, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 87.9897, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3887223332180740868_5163599623", "id": "cakra.amiyana", "source": "instagram-000001", "content": "Wargi Kabupaten Bandung …\n\nBupati Bandung, Kang Dadang Supriatna, menghadiri serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) dari PT Marga Tirta Kencana kepada Pemerintah Kabupaten Bandung di Komplek Taman Cibaduyut Indah (TCI), Kamis (30/4/2026).\n\nKadis Perkimtan, Enjang Wahyudin, melaporkan bahwa penyerahan aset TCI ini menambah daftar perumahan yang telah menuntaskan kewajiban PSU menjadi 116 di Kabupaten Bandung. Ia menekankan bahwa ketuntasan administratif ini sangat krusial guna menjamin status hukum aset Fasilitas Sosial serta Fasilitas Umum agar tercatat resmi sebagai kekayaan daerah.\n\nDalam arahannya, Kang DS menegaskan penyerahan ini menjadi landasan hukum bagi pemerintah untuk mengalokasikan anggaran perbaikan jalan dan drainase.\n\n\"Hari ini kegelisahan warga terjawab. Pemerintah kini berkewajiban menjaga kenyamanan fasilitas publik disini dan jaga fasilitas ini pemerintah tidak akan melarang selama itu digunakan untuk kemaslahatan warga,\" tegas Bupati Bandung \n\nSelain infrastruktur, Kang DS menginstruksikan inovasi pengelolaan sampah mandiri guna menyikapi pembatasan TPA Sarimukti, seraya menyiapkan insentif anggaran bagi wilayah yang berprestasi menangani sampah.\n\n \n\n \n\n#kabbaandung #prokopimkabbandung #bedas", "post_id": "3887223332180740868_5163599623"}}, {"key": "@InvestinMY", "attributes": {"label": "@InvestinMY", "x": 455.5379266545063, "y": 906.1281756563769, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.0713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6fodzzGnekk", "id": "@InvestinMY", "source": "youtube-000001", "content": "2026: Mengapa Warga Singapura Membeli Properti di Malaysia?\n\nPada tahun 2026, kita menyaksikan migrasi modal Singapura ke pasar properti Malaysia yang bersejarah dan didorong oleh struktur ekonomi. Tetapi apa yang mendorong transfer kekayaan lintas batas yang masif dan belum pernah terjadi sebelumnya ini?\n\nDalam video ini, kami menguraikan faktor-faktor pendorong utama yang memaksa investor keluar dari Singapura. Dengan harga hunian pribadi domestik yang tetap sangat mahal dan biaya hidup sehari-hari mencapai titik jenuh—di mana sewa di kota Singapura kira-kira 5,7 hingga 6,3 kali lebih mahal daripada di Malaysia—kelas menengah dan menengah atas secara aktif mencari alternatif lain untuk modal mereka. Titik kritis bagi banyak orang adalah kenaikan Bea Materai Tambahan Pembeli (ABSD) yang sangat terarah pada Februari 2026, yang mendorong pajak atas properti mewah (di atas SGD 3 juta) menjadi 25% untuk warga negara yang membeli properti ketiga mereka, dan 40% untuk warga asing. Ditambah dengan pembatasan rasio Pinjaman terhadap Nilai (LTV) yang membatasi pinjaman hingga 45% untuk investor, uang tunai awal yang sangat besar yang dibutuhkan untuk memasuki pasar Singapura secara efektif telah melumpuhkan sebagian besar pembeli domestik.\n\nKami juga mengeksplorasi faktor-faktor penarik yang terorganisir yang menarik modal ini ke Malaysia, secara sistematis mengubahnya dari tempat liburan akhir pekan menjadi perpanjangan penting dan berimbal hasil tinggi dari lingkup ekonomi Singapura:\n\nRTS Link & \"Premi Kemudahan Berjalan Kaki\": Dijadwalkan beroperasi secara komersial pada Januari 2027, Sistem Transit Cepat memangkas waktu perjalanan lintas batas menjadi kurang dari 15 menit. Revolusi transit ini mendorong permintaan besar dan premi sewa tinggi untuk properti yang terletak dalam radius berjalan kaki yang mudah dari CIQ Johor Bahru.\n\nProyek Mega JS-SEZ: Zona Ekonomi Khusus Johor-Singapura yang luas secara agresif menarik perusahaan multinasional, pusat data, dan tenaga kerja terampil dengan insentif yang tak terabaikan, termasuk tarif pajak perusahaan 5% dan tarif pajak penghasilan pribadi tetap 15%.\n\n\"Diskon\" Bea Materai 8%: Meskipun Malaysia menggandakan bea materai pembeli asing menjadi 8% pada tahun 2026, angka ini tetap jauh lebih rendah daripada denda ABSD jutaan dolar di Singapura. Pajak ini secara efektif menyaring para spekulan jangka pendek sambil mempertahankan investor sejati dan sabar yang fokus pada imbal hasil sewa yang stabil.\n\nMM2H & Pusat Kekayaan: Temukan bagaimana kerangka visa Malaysia My Second Home (MM2H) yang baru dan skema Kantor Keluarga Tunggal (SFO) dengan pajak 0% di Zona Keuangan Khusus Forest City secara aktif menarik pengusaha regional dan modal ultra-kaya.\n\nApakah kita menyaksikan Johor dan Singapura secara sistematis bergabung menjadi ekonomi meta ala \"Shenzhen-Hong Kong\" yang terpadu? Saksikan uraian lengkapnya untuk mengetahuinya! Penafian: Konten di  hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau profesional di bidang properti. Pasar properti bersifat fluktuatif, dan prediksi masa depan tidak dijamin. Selalu lakukan uji tuntas sendiri dan konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "6fodzzGnekk"}}, {"key": "InvestinMY", "attributes": {"label": "InvestinMY", "x": 727.5842855837151, "y": 325.3535986055979, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 142.5819, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6fodzzGnekk", "id": "InvestinMY", "source": "youtube-000001", "content": "2026: Mengapa Warga Singapura Membeli Properti di Malaysia?\n\nPada tahun 2026, kita menyaksikan migrasi modal Singapura ke pasar properti Malaysia yang bersejarah dan didorong oleh struktur ekonomi. Tetapi apa yang mendorong transfer kekayaan lintas batas yang masif dan belum pernah terjadi sebelumnya ini?\n\nDalam video ini, kami menguraikan faktor-faktor pendorong utama yang memaksa investor keluar dari Singapura. Dengan harga hunian pribadi domestik yang tetap sangat mahal dan biaya hidup sehari-hari mencapai titik jenuh—di mana sewa di kota Singapura kira-kira 5,7 hingga 6,3 kali lebih mahal daripada di Malaysia—kelas menengah dan menengah atas secara aktif mencari alternatif lain untuk modal mereka. Titik kritis bagi banyak orang adalah kenaikan Bea Materai Tambahan Pembeli (ABSD) yang sangat terarah pada Februari 2026, yang mendorong pajak atas properti mewah (di atas SGD 3 juta) menjadi 25% untuk warga negara yang membeli properti ketiga mereka, dan 40% untuk warga asing. Ditambah dengan pembatasan rasio Pinjaman terhadap Nilai (LTV) yang membatasi pinjaman hingga 45% untuk investor, uang tunai awal yang sangat besar yang dibutuhkan untuk memasuki pasar Singapura secara efektif telah melumpuhkan sebagian besar pembeli domestik.\n\nKami juga mengeksplorasi faktor-faktor penarik yang terorganisir yang menarik modal ini ke Malaysia, secara sistematis mengubahnya dari tempat liburan akhir pekan menjadi perpanjangan penting dan berimbal hasil tinggi dari lingkup ekonomi Singapura:\n\nRTS Link & \"Premi Kemudahan Berjalan Kaki\": Dijadwalkan beroperasi secara komersial pada Januari 2027, Sistem Transit Cepat memangkas waktu perjalanan lintas batas menjadi kurang dari 15 menit. Revolusi transit ini mendorong permintaan besar dan premi sewa tinggi untuk properti yang terletak dalam radius berjalan kaki yang mudah dari CIQ Johor Bahru.\n\nProyek Mega JS-SEZ: Zona Ekonomi Khusus Johor-Singapura yang luas secara agresif menarik perusahaan multinasional, pusat data, dan tenaga kerja terampil dengan insentif yang tak terabaikan, termasuk tarif pajak perusahaan 5% dan tarif pajak penghasilan pribadi tetap 15%.\n\n\"Diskon\" Bea Materai 8%: Meskipun Malaysia menggandakan bea materai pembeli asing menjadi 8% pada tahun 2026, angka ini tetap jauh lebih rendah daripada denda ABSD jutaan dolar di Singapura. Pajak ini secara efektif menyaring para spekulan jangka pendek sambil mempertahankan investor sejati dan sabar yang fokus pada imbal hasil sewa yang stabil.\n\nMM2H & Pusat Kekayaan: Temukan bagaimana kerangka visa Malaysia My Second Home (MM2H) yang baru dan skema Kantor Keluarga Tunggal (SFO) dengan pajak 0% di Zona Keuangan Khusus Forest City secara aktif menarik pengusaha regional dan modal ultra-kaya.\n\nApakah kita menyaksikan Johor dan Singapura secara sistematis bergabung menjadi ekonomi meta ala \"Shenzhen-Hong Kong\" yang terpadu? Saksikan uraian lengkapnya untuk mengetahuinya! Penafian: Konten di  hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Ini bukan merupakan nasihat keuangan, hukum, atau profesional di bidang properti. Pasar properti bersifat fluktuatif, dan prediksi masa depan tidak dijamin. Selalu lakukan uji tuntas sendiri dan konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.", "post_id": "6fodzzGnekk"}}, {"key": "@rumahaibi", "attributes": {"label": "@rumahaibi", "x": 862.4219484666428, "y": 377.05216444357103, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.0713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_81nIVDuF4A", "id": "@rumahaibi", "source": "youtube-000001", "content": "Rumah Kost Full Penyewa di Semarang Mijen Jateng\n\nDijual Kost Premium Produktif 13 Kamar Lokasi Strategis di BSB Mijen Semarang\n\nInvestasi Properti dengan Cashflow Stabil & Potensi Capital Gain.\n\nHIGHLIGHT INVESTASI:\n✓ 13 kamar (semua kamar mandi dalam)\n✓ Okupansi 100% (full penyewa)\n✓ Income 13 juta/bulan (156 juta/thn)\n✓ Legalitas lengkap (SHM + IMB 2023)\n✓ Bangunan baru, siap operasional\n✓ Konstruksi bangunan untuk 2 lantai\n✓ Konsep Kamar Modern & Mezanine\n\nSPESIFIKASI PROPERTI:\n✓ Luas tanah: 222 m²\n✓ Luas bangunan: 200 m²\n✓ Jumlah kamar: 13 unit ( listrik 900w)\n✓ Kamar mandi: Didalam semua kamar\n✓ Luas kamar: 3x4 m & 4x4 m\n✓ Lebar muka bangunan: 16 m\n✓ Lebar jalan depan: 6 m\n\nLOKASI STRATEGIS:\n✓ Akses jalan lebar (2 mobil).\n✓ Zona perkembangan BSB (growth area)\n✓ 3 menit ke Uptown Mal BSB\n✓ 3 menit ke Unika & hallo BCA\n✓ 3 menit ke kawasan industri\n\nPOTENSI INVESTASI:\n✓ Income saat ini: 156 juta/tahun\n✓ Potensi kenaikan sewa ke 1,3 - 1,5 juta/kamar\n✓ Potensi Income 250 juta/tahun\n✓ Capital Gain mengikuti perkembangan BSB\n\nHARGA PENAWARAN:\nRp 2,5 Miliar\n(Nego harga setelah survey lokasi)", "post_id": "_81nIVDuF4A"}}, {"key": "token", "attributes": {"label": "token", "x": 442.71399462908124, "y": 410.6920059794935, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 142.5819, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_81nIVDuF4A", "id": "token", "source": "youtube-000001", "content": "Rumah Kost Full Penyewa di Semarang Mijen Jateng\n\nDijual Kost Premium Produktif 13 Kamar Lokasi Strategis di BSB Mijen Semarang\n\nInvestasi Properti dengan Cashflow Stabil & Potensi Capital Gain.\n\nHIGHLIGHT INVESTASI:\n✓ 13 kamar (semua kamar mandi dalam)\n✓ Okupansi 100% (full penyewa)\n✓ Income 13 juta/bulan (156 juta/thn)\n✓ Legalitas lengkap (SHM + IMB 2023)\n✓ Bangunan baru, siap operasional\n✓ Konstruksi bangunan untuk 2 lantai\n✓ Konsep Kamar Modern & Mezanine\n\nSPESIFIKASI PROPERTI:\n✓ Luas tanah: 222 m²\n✓ Luas bangunan: 200 m²\n✓ Jumlah kamar: 13 unit ( listrik 900w)\n✓ Kamar mandi: Didalam semua kamar\n✓ Luas kamar: 3x4 m & 4x4 m\n✓ Lebar muka bangunan: 16 m\n✓ Lebar jalan depan: 6 m\n\nLOKASI STRATEGIS:\n✓ Akses jalan lebar (2 mobil).\n✓ Zona perkembangan BSB (growth area)\n✓ 3 menit ke Uptown Mal BSB\n✓ 3 menit ke Unika & hallo BCA\n✓ 3 menit ke kawasan industri\n\nPOTENSI INVESTASI:\n✓ Income saat ini: 156 juta/tahun\n✓ Potensi kenaikan sewa ke 1,3 - 1,5 juta/kamar\n✓ Potensi Income 250 juta/tahun\n✓ Capital Gain mengikuti perkembangan BSB\n\nHARGA PENAWARAN:\nRp 2,5 Miliar\n(Nego harga setelah survey lokasi)", "post_id": "_81nIVDuF4A"}}, {"key": "@GreenBuilderMedia", "attributes": {"label": "@GreenBuilderMedia", "x": 890.6515168209085, "y": 553.943672846484, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 77.0713, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7Nyx2d6JDjk", "id": "@GreenBuilderMedia", "source": "youtube-000001", "content": "Pekan Pompa Panas: Memajukan Kehidupan Berkelanjutan dengan Rheem\n\nPada acara Heat Pump Week yang baru-baru ini diadakan di Center for Employment Training (CET) di San Jose, Rheem Manufacturing mengumpulkan para siswa, profesional industri, dan anggota komunitas untuk mendemonstrasikan dampak nyata teknologi pompa panas.\n\nAcara tersebut, bagian dari inisiatif California Heat Pump Partnership, berfokus pada pendidikan dan aksi. Para peserta mengikuti sesi pelatihan praktik yang dirancang untuk mempersiapkan generasi tukang ledeng dan teknisi HVAC berikutnya, sementara Rheem juga mendukung instalasi di dunia nyata melalui program seperti Electrify My Block.\n\nDalam sebuah wawancara setelah acara tersebut, Jon Bogle, seorang ahli pompa panas di Rheem, menekankan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan dan inovasi.\n\n“Keberlanjutan adalah salah satu landasan filosofi perusahaan Rheem,” jelas Bogle. “Teknologi pompa panas mewakili cara paling efisien yang kita miliki saat ini untuk memanaskan air atau udara, yang menjadikannya bagian penting dari masa depan industri kita.”\n\nSebagai produsen HVAC dan pemanas air, Rheem memiliki posisi unik untuk memajukan solusi terintegrasi yang meningkatkan kinerja rumah secara keseluruhan. Pompa panas tidak hanya mengurangi konsumsi energi tetapi juga selaras dengan peraturan yang terus berkembang dan tujuan dekarbonisasi.\n\nMeskipun biaya awal sering menjadi perhatian, Bogle mencatat bahwa manfaat finansial jangka panjangnya sangat signifikan.\n\n“Ya, pemanas air pompa panas memang bisa lebih mahal di awal,” katanya. “Tetapi pengembalian investasinya sangat cepat. Pemilik rumah dapat menghemat ratusan dolar per tahun untuk tagihan energi, dan insentif dari perusahaan utilitas dan program lokal dapat membantu mengimbangi investasi awal.”\n\nSelain penghematan biaya, kinerja dan keandalan tetap menjadi prioritas utama bagi pemilik rumah yang mempertimbangkan teknologi baru.\n\n“Ini berhasil,” tegas Bogle. “Anda bisa memiliki semua manfaat keberlanjutan di dunia, tetapi jika tidak menghasilkan air panas, itu tidak ada gunanya. Sistem ini sangat efisien dan dapat diandalkan, sekaligus mengurangi jejak karbon rumah Anda.”\n\nDengan berinvestasi dalam pelatihan tenaga kerja dan memperluas akses ke sistem efisiensi tinggi, Rheem membantu membangun masa depan perumahan yang lebih berkelanjutan.\n\nUntuk mempelajari lebih lanjut, tonton wawancara lengkapnya dan lihat bagaimana teknologi pompa panas Rheem membentuk generasi kinerja rumah berikutnya.\n\nBerlangganan saluran kami dan kunjungi situs web kami untuk informasi lebih lanjut: https://www.greenbuildermedia.com\n__________________________________________\n\nTerhubung dengan kami di Media Sosial:\n\nInstagram:   / greenbuildermedia   \nFacebook:   / greenbuildermedia   \nYouTube:    / greenbuildermedia   \nLinkedin:   / green-builder-media-llc   \nFlipboard: https://flipboard.com/ \nPinterest:   / greenbuilder   \nTikTok:   / greenbuilder   \n\n__________________________________________\n\nGreen Builder Media adalah perusahaan media bangunan hijau dan gaya hidup berkelanjutan terkemuka di Amerika Utara. Melalui majalah, situs web, rumah contoh, dan layanan data kami, kami menyediakan informasi yang dapat ditindaklanjuti kepada konsumen dan pembangun tentang cara membangun dan merenovasi rumah berkelanjutan. Kami berfokus pada bangunan net-zero, produk ramah lingkungan, efisiensi energi, rumah sehat, ketahanan, kehidupan terhubung, dan ilmu bangunan. Kami juga menghasilkan konten dan acara kepemimpinan pemikiran terkait lingkungan tentang topik-topik seperti perubahan iklim, dekarbonisasi, dan elektrifikasi.\n\nPelajari lebih lanjut di https://www.greenbuildermedia.com/\n\nBerlangganan buletin elektronik Vantage kami yang terbit sekali seminggu—ringkasan lengkap Anda untuk berita bangunan hijau, tren, kiat pemasaran riset, data, produk, dan proyek...semua yang perlu Anda ketahui dalam satu ringkasan bacaan cepat. https://www.greenbuildermedia.com/ene...", "post_id": "7Nyx2d6JDjk"}}, {"key": "greenbuildermag", "attributes": {"label": "greenbuildermag", "x": 365.4180938631357, "y": 606.6991988406061, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 142.5819, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7Nyx2d6JDjk", "id": "greenbuildermag", "source": "youtube-000001", "content": "Pekan Pompa Panas: Memajukan Kehidupan Berkelanjutan dengan Rheem\n\nPada acara Heat Pump Week yang baru-baru ini diadakan di Center for Employment Training (CET) di San Jose, Rheem Manufacturing mengumpulkan para siswa, profesional industri, dan anggota komunitas untuk mendemonstrasikan dampak nyata teknologi pompa panas.\n\nAcara tersebut, bagian dari inisiatif California Heat Pump Partnership, berfokus pada pendidikan dan aksi. Para peserta mengikuti sesi pelatihan praktik yang dirancang untuk mempersiapkan generasi tukang ledeng dan teknisi HVAC berikutnya, sementara Rheem juga mendukung instalasi di dunia nyata melalui program seperti Electrify My Block.\n\nDalam sebuah wawancara setelah acara tersebut, Jon Bogle, seorang ahli pompa panas di Rheem, menekankan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan dan inovasi.\n\n“Keberlanjutan adalah salah satu landasan filosofi perusahaan Rheem,” jelas Bogle. “Teknologi pompa panas mewakili cara paling efisien yang kita miliki saat ini untuk memanaskan air atau udara, yang menjadikannya bagian penting dari masa depan industri kita.”\n\nSebagai produsen HVAC dan pemanas air, Rheem memiliki posisi unik untuk memajukan solusi terintegrasi yang meningkatkan kinerja rumah secara keseluruhan. Pompa panas tidak hanya mengurangi konsumsi energi tetapi juga selaras dengan peraturan yang terus berkembang dan tujuan dekarbonisasi.\n\nMeskipun biaya awal sering menjadi perhatian, Bogle mencatat bahwa manfaat finansial jangka panjangnya sangat signifikan.\n\n“Ya, pemanas air pompa panas memang bisa lebih mahal di awal,” katanya. “Tetapi pengembalian investasinya sangat cepat. Pemilik rumah dapat menghemat ratusan dolar per tahun untuk tagihan energi, dan insentif dari perusahaan utilitas dan program lokal dapat membantu mengimbangi investasi awal.”\n\nSelain penghematan biaya, kinerja dan keandalan tetap menjadi prioritas utama bagi pemilik rumah yang mempertimbangkan teknologi baru.\n\n“Ini berhasil,” tegas Bogle. “Anda bisa memiliki semua manfaat keberlanjutan di dunia, tetapi jika tidak menghasilkan air panas, itu tidak ada gunanya. Sistem ini sangat efisien dan dapat diandalkan, sekaligus mengurangi jejak karbon rumah Anda.”\n\nDengan berinvestasi dalam pelatihan tenaga kerja dan memperluas akses ke sistem efisiensi tinggi, Rheem membantu membangun masa depan perumahan yang lebih berkelanjutan.\n\nUntuk mempelajari lebih lanjut, tonton wawancara lengkapnya dan lihat bagaimana teknologi pompa panas Rheem membentuk generasi kinerja rumah berikutnya.\n\nBerlangganan saluran kami dan kunjungi situs web kami untuk informasi lebih lanjut: https://www.greenbuildermedia.com\n__________________________________________\n\nTerhubung dengan kami di Media Sosial:\n\nInstagram:   / greenbuildermedia   \nFacebook:   / greenbuildermedia   \nYouTube:    / greenbuildermedia   \nLinkedin:   / green-builder-media-llc   \nFlipboard: https://flipboard.com/ \nPinterest:   / greenbuilder   \nTikTok:   / greenbuilder   \n\n__________________________________________\n\nGreen Builder Media adalah perusahaan media bangunan hijau dan gaya hidup berkelanjutan terkemuka di Amerika Utara. Melalui majalah, situs web, rumah contoh, dan layanan data kami, kami menyediakan informasi yang dapat ditindaklanjuti kepada konsumen dan pembangun tentang cara membangun dan merenovasi rumah berkelanjutan. Kami berfokus pada bangunan net-zero, produk ramah lingkungan, efisiensi energi, rumah sehat, ketahanan, kehidupan terhubung, dan ilmu bangunan. Kami juga menghasilkan konten dan acara kepemimpinan pemikiran terkait lingkungan tentang topik-topik seperti perubahan iklim, dekarbonisasi, dan elektrifikasi.\n\nPelajari lebih lanjut di https://www.greenbuildermedia.com/\n\nBerlangganan buletin elektronik Vantage kami yang terbit sekali seminggu—ringkasan lengkap Anda untuk berita bangunan hijau, tren, kiat pemasaran riset, data, produk, dan proyek...semua yang perlu Anda ketahui dalam satu ringkasan bacaan cepat. https://www.greenbuildermedia.com/ene...", "post_id": "7Nyx2d6JDjk"}}], "edges": [{"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "wakilbupati.bandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "dadangsupriatna", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "wakilbupati.bandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimkabbandung", "source": "prokopimkabbandung", "target": "cakra.amiyana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@InvestinMY", "source": "@InvestinMY", "target": "InvestinMY", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@rumahaibi", "source": "@rumahaibi", "target": "token", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@GreenBuilderMedia", "source": "@GreenBuilderMedia", "target": "greenbuildermag", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}