{"nodes": [{"key": "buluslg", "attributes": {"label": "buluslg", "x": 585.1451304913132, "y": 331.9951537062914, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049711109767336073", "id": "buluslg", "source": "retweet-000002", "content": "JAKARTA - Rupiah kembali berada dalam tekanan menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS (USD) menguat 0,66% ke lev…", "post_id": "2049711109767336073"}}, {"key": "IDNFinancials", "attributes": {"label": "IDNFinancials", "x": 94.7646297783642, "y": 634.2391898412722, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 40.3825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2049711109767336073", "id": "IDNFinancials", "source": "retweet-000002", "content": "JAKARTA - Rupiah kembali berada dalam tekanan menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS (USD) menguat 0,66% ke lev…", "post_id": "2049711109767336073"}}, {"key": "4DemocracyID", "attributes": {"label": "4DemocracyID", "x": 996.9035587751691, "y": 576.5777318253411, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049760379988041733", "id": "4DemocracyID", "source": "retweet-000002", "content": "JAKARTA - Rupiah kembali berada dalam tekanan menghadapi dolar Amerika Serikat (AS). Dolar AS (USD) menguat 0,66% ke lev…", "post_id": "2049760379988041733"}}, {"key": "harrymedina.7273", "attributes": {"label": "harrymedina.7273", "x": 98.2699788691973, "y": 357.1815546975262, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "7633361550841040146", "id": "harrymedina.7273", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Ahadsan", "attributes": {"label": "Ahadsan", "x": 850.7380239267023, "y": 635.0692533533906, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Ahadsan", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Datoobama", "attributes": {"label": "Datoobama", "x": 581.0001930879104, "y": 367.3621459462817, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Datoobama", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Hidden", "attributes": {"label": "Hidden", "x": 267.01202297071546, "y": 136.59051143190314, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Hidden", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Malaydesh", "attributes": {"label": "Malaydesh", "x": 442.28721466408206, "y": 870.6050319285056, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Malaydesh", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "yudie", "attributes": {"label": "yudie", "x": 240.2546431778999, "y": 468.0645333201837, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "yudie", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "andiaskarbotak76", "x": 507.52315343839336, "y": 166.1850257839085, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "andiaskarbotak76", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "maha", "attributes": {"label": "maha", "x": 775.5932758754338, "y": 250.55647162610805, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "maha", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "KAKEK", "attributes": {"label": "KAKEK", "x": 360.70675207220836, "y": 7.177422854471094, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "KAKEK", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "ADRI", "attributes": {"label": "ADRI", "x": 630.9391176568583, "y": 463.2830098332651, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "ADRI", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "jay", "attributes": {"label": "jay", "x": 637.4343373674054, "y": 9.110989453757433, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "jay", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "pak", "attributes": {"label": "pak", "x": 283.46166742196465, "y": 443.56135012798114, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "pak", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "OFFICIAL", "x": 890.5600200519573, "y": 115.45174970956008, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "OFFICIAL", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Anik", "attributes": {"label": "Anik", "x": 61.12044076205769, "y": 827.0970291653507, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2556, "eigenvector": 71.4275, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Anik", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "ntvjakartaselatan", "attributes": {"label": "ntvjakartaselatan", "x": 82.871196503006, "y": 17.65699204065485, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7633436873578319111", "id": "ntvjakartaselatan", "source": "tiktok-000001", "content": "Terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika serikat yang menembus level 17.300 rupiah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hal tersebut bukan dipicu memburuknya kondisi ekonomi dalam negeri. Ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara tetangga yakni malaysia dan thailand hanya kurs nilai tukarnya yang berbeda.   #nusantaratv #nusantaratvsahabatkita #menkeu #purbaya #ekonomi", "post_id": "7633436873578319111"}}, {"key": "official.ntv", "attributes": {"label": "official.ntv", "x": 213.25285569327446, "y": 606.1450787195188, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1055, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633436873578319111", "id": "official.ntv", "source": "tiktok-000001", "content": "Terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika serikat yang menembus level 17.300 rupiah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hal tersebut bukan dipicu memburuknya kondisi ekonomi dalam negeri. Ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara tetangga yakni malaysia dan thailand hanya kurs nilai tukarnya yang berbeda.   #nusantaratv #nusantaratvsahabatkita #menkeu #purbaya #ekonomi", "post_id": "7633436873578319111"}}, {"key": "ntvnews.id", "attributes": {"label": "ntvnews.id", "x": 225.22823883320052, "y": 67.26710103764944, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1055, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633436873578319111", "id": "ntvnews.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Terkait melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar amerika serikat yang menembus level 17.300 rupiah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan hal tersebut bukan dipicu memburuknya kondisi ekonomi dalam negeri. Ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan negara tetangga yakni malaysia dan thailand hanya kurs nilai tukarnya yang berbeda.   #nusantaratv #nusantaratvsahabatkita #menkeu #purbaya #ekonomi", "post_id": "7633436873578319111"}}, {"key": "total.litas3", "attributes": {"label": "total.litas3", "x": 588.4947943631913, "y": 419.34919354283085, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "total.litas3", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "Republika", "attributes": {"label": "Republika", "x": 410.1798939428761, "y": 126.20092972255881, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "Republika", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "bahasbarenglagi", "attributes": {"label": "bahasbarenglagi", "x": 379.05514676138455, "y": 351.9267994034967, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632164388304194817", "id": "bahasbarenglagi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi atas beredarnya kabar bohong mengenai ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pelemahan nilai tukar rupiah pada Kamis (23/4/2026). Pemerintah memastikan bahwa informasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan selama tiga bulan adalah tidak benar. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, narasi menyesatkan tersebut juga mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang menyangkut stabilitas ekonomi nasional. \"Berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp 20.000 per dolar AS merupakan berita hoaks,\" tulis unggahan di Instagram resmi , Kamis (23/4/2026). #fypppppppppppppppppppppp #purbayayudhisadewa #kemenkeu #PemerintahJagaAPBN", "post_id": "7632164388304194817"}}, {"key": "ppid.kemenkeu", "attributes": {"label": "ppid.kemenkeu", "x": 889.9937139794886, "y": 594.8815424614269, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632164388304194817", "id": "ppid.kemenkeu", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi atas beredarnya kabar bohong mengenai ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pelemahan nilai tukar rupiah pada Kamis (23/4/2026). Pemerintah memastikan bahwa informasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan selama tiga bulan adalah tidak benar. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, narasi menyesatkan tersebut juga mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang menyangkut stabilitas ekonomi nasional. \"Berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp 20.000 per dolar AS merupakan berita hoaks,\" tulis unggahan di Instagram resmi , Kamis (23/4/2026). #fypppppppppppppppppppppp #purbayayudhisadewa #kemenkeu #PemerintahJagaAPBN", "post_id": "7632164388304194817"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "attributes": {"label": "idx_yogyakarta", "x": 629.7430714457341, "y": 993.5049470035729, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7591877506077068562", "id": "idx_yogyakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Sepanjang 2025, rupiah memang bergerak melemah. Bukan karena krisis, tapi tekanan global yang masih kuat—dari dolar AS, suku bunga tinggi, sampai sentimen investor yang makin hati-hati. 💱 Masuk 2026, arah rupiah diperkirakan belum banyak berubah. Cenderung stabil, tapi belum punya ruang besar untuk menguat. Semua kembali ke satu hal: seberapa kuat fundamental ekonomi dijaga. Karena stabilitas bukan soal cepat menguat, tapi soal tetap bertahan di tengah ketidakpastian.  📲 Yuk, belajar bareng  #Rupiah #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #MarketUpdate #EkonomiGlobal", "post_id": "7591877506077068562"}}, {"key": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "indonesiastockexchange", "x": 132.1117808422818, "y": 290.20248703504916, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7591877506077068562", "id": "indonesiastockexchange", "source": "tiktok-000001", "content": "Sepanjang 2025, rupiah memang bergerak melemah. Bukan karena krisis, tapi tekanan global yang masih kuat—dari dolar AS, suku bunga tinggi, sampai sentimen investor yang makin hati-hati. 💱 Masuk 2026, arah rupiah diperkirakan belum banyak berubah. Cenderung stabil, tapi belum punya ruang besar untuk menguat. Semua kembali ke satu hal: seberapa kuat fundamental ekonomi dijaga. Karena stabilitas bukan soal cepat menguat, tapi soal tetap bertahan di tengah ketidakpastian.  📲 Yuk, belajar bareng  #Rupiah #EkonomiIndonesia #NilaiTukar #MarketUpdate #EkonomiGlobal", "post_id": "7591877506077068562"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 765.1798851013493, "y": 596.7646644807304, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1451622906761526", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026), naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS.\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen datang dari global yaitu para pelaku usaha mempertimbangkan gangguan pasokan terhadap potensi dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dapat membantu membatasi gangguan tersebut.\n\n\"Iran dilaporkan telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Dalam usulan tersebut, Teheran menawarkan untuk menunda negosiasi nuklir demi fokus pada penyelesaian konflik, demikian laporan Axios mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang memahami masalah tersebut,\" tulis Ibrahim dalam risetnya.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rebound-rupiah-hari-ini-ditutup-menguat-ke-rp17211-per-dolar-as\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1451622906761526"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 826.5169504576426, "y": 520.6094819596217, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 40.3825, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1451622906761526", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (27/4/2026), naik 18 poin atau sekitar 0,10 persen ke level Rp17.211 per dolar AS.\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, sentimen datang dari global yaitu para pelaku usaha mempertimbangkan gangguan pasokan terhadap potensi dimulainya kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran yang dapat membantu membatasi gangguan tersebut.\n\n\"Iran dilaporkan telah mengajukan proposal baru kepada Amerika Serikat (AS) untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri perang. Dalam usulan tersebut, Teheran menawarkan untuk menunda negosiasi nuklir demi fokus pada penyelesaian konflik, demikian laporan Axios mengutip seorang pejabat AS dan dua sumber yang memahami masalah tersebut,\" tulis Ibrahim dalam risetnya.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rebound-rupiah-hari-ini-ditutup-menguat-ke-rp17211-per-dolar-as\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1451622906761526"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 722.245681594961, "y": 498.0058892725745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 15.241380053646946, "y": 708.0164110651276, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1055, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 459.94851466773355, "y": 897.0081338212506, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0018, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 905.5034905070586, "y": 791.4541702379227, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.5713, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 205.48887696344843, "y": 290.1152800647394, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.5713, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 176.28178449841292, "y": 937.4349405124118, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.5713, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 208.80105921899138, "y": 328.2538034938478, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.5713, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 407.0041602300043, "y": 221.79945845097438, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 27.5713, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "WyJVKCusHqw", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "KEMBALI TERTEKAN! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | MILENOMICS\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "WyJVKCusHqw"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 512.3872744794392, "y": 568.9403768905393, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 21.8284, "eigenvector": 0.0019, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "N5VVezYc74o", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Kembali Tertekan! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "N5VVezYc74o"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 768.01120770363, "y": 859.5099442538872, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.479, "eigenvector": 0.001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "N5VVezYc74o", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Kembali Tertekan! Rupiah Melemah ke Rp17.300 Per USD | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah kembali melemah ke level 17.300-an per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar global menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve.\n\nBerdasarkan data RTI Business, rupiah pada Rabu siang melemah 0,44 persen ke posisi 17.312 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka melemah 0,26 persen di level 17.255, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga sempat menyentuh 17.334 per dolar AS secara intraday.\n\nSementara itu, indeks dolar Amerika Serikat tercatat menguat ke level 98,646, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "N5VVezYc74o"}}], "edges": [{"key": "buluslg", "source": "buluslg", "target": "IDNFinancials", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "buluslg", "source": "buluslg", "target": "IDNFinancials", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "4DemocracyID", "source": "4DemocracyID", "target": "IDNFinancials", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "4DemocracyID", "source": "4DemocracyID", "target": "IDNFinancials", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Ahadsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Datoobama", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Hidden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malaydesh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "yudie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "maha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "KAKEK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "ADRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "jay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Anik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ntvjakartaselatan", "source": "ntvjakartaselatan", "target": "official.ntv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ntvjakartaselatan", "source": "ntvjakartaselatan", "target": "ntvnews.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "total.litas3", "source": "total.litas3", "target": "Republika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bahasbarenglagi", "source": "bahasbarenglagi", "target": "ppid.kemenkeu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "idx_yogyakarta", "source": "idx_yogyakarta", "target": "indonesiastockexchange", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}