{"nodes": [{"key": "buluslg", "attributes": {"label": "buluslg", "x": 883.3665568436392, "y": 643.3727426385942, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049730991275856083", "id": "buluslg", "source": "retweet-000002", "content": "Harga minyak mentah Brent telah menembus di atas 120 dolar per barel untuk pertama kalinya sejak Juni 2022.\n\nAsia sedang…", "post_id": "2049730991275856083"}}, {"key": "epindriyanto", "attributes": {"label": "epindriyanto", "x": 336.7707751464839, "y": 132.09200198950975, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049730991275856083", "id": "epindriyanto", "source": "retweet-000002", "content": "Harga minyak mentah Brent telah menembus di atas 120 dolar per barel untuk pertama kalinya sejak Juni 2022.\n\nAsia sedang…", "post_id": "2049730991275856083"}}, {"key": "RAlbertus", "attributes": {"label": "RAlbertus", "x": 188.13054392209162, "y": 645.1082662941026, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2049677112962056311", "id": "RAlbertus", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini, \n\nharga minyak naik signifikan, \nrupiah melemah lagi jadi 17.354\nIHSG tetap lagi nguji support kuat 7000, \n\npr…", "post_id": "2049677112962056311"}}, {"key": "saptaipb", "attributes": {"label": "saptaipb", "x": 826.0899435610361, "y": 849.2896025246665, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2049677112962056311", "id": "saptaipb", "source": "retweet-000002", "content": "IHSG hari ini, \n\nharga minyak naik signifikan, \nrupiah melemah lagi jadi 17.354\nIHSG tetap lagi nguji support kuat 7000, \n\npr…", "post_id": "2049677112962056311"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 84.56607910395819, "y": 236.55074940861144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8677, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3884245006610062006_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,03% ke level Rp17.210/US$ pada Senin pagi (27/4/2026) dan berlanjut ke Rp17.223/US$, memperpanjang tren depresiasi di tengah penguatan dolar AS serta lonjakan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik.\n\nPelemahan ini terjadi saat tekanan eksternal masih tinggi dan minim katalis domestik, meski pemerintah tetap mengandalkan lelang Surat Utang Negara serta menunggu rilis data perdagangan untuk menjaga stabilitas rupiah.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #matauang #bloombergtechnoz", "post_id": "3884245006610062006_51748745734"}}, {"key": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "nuonlinenews", "x": 587.1072497859088, "y": 497.1069297857238, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 51.923, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3886834747703406945_66210213616", "id": "nuonlinenews", "source": "instagram-000001", "content": "Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan tekad bangsa Iran untuk melindungi pencapaian negeri itu di bidang nuklir dan rudal sebagai aset nasional. \n\nHal itu disampaikan Mojtaba dalam pesan yang dikeluarkan bertepatan dengan Hari Teluk Persia Nasional, Kamis (30/4/2026).\n\n“Sembilan puluh juta warga Iran yang terhormat, baik di dalam maupun di luar negeri, yang menganggap semua kapasitas berbasis identitas, spiritual, kemanusiaan, ilmiah, industri, dan teknologi—dari nano dan bio hingga teknologi nuklir dan rudal—sebagai aset nasional dan akan melindunginya sebagaimana mereka mempertahankan perbatasan darat, laut, dan udara mereka,” kata Mojtaba, seperti dikutip Tasnim.\n\nIa juga mengatakan bahwa Iran akan menjamin keamanan Teluk Persia dan memberantas penyalahgunaan jalur air ini oleh musuh-musuh yang bermusuhan. “Orang luar yang datang dari ribuan kilometer jauhnya dengan niat serakah tidak memiliki tempat di sini kecuali di kedalaman perairannya,” tegas Mojtaba.\n\nIa menyebut, apa yang dicapai Iran dalam mempertahankan wilayahnya menandai munculnya tatanan regional dan global yang baru. “Kerangka hukum dan pengelolaan Selat Hormuz yang baru akan membawa kenyamanan dan kemajuan bagi semua bangsa di kawasan ini, dan manfaat ekonominya akan membawa kebahagiaan bagi rakyat—insya Allah,” tegas Mojtaba.\n\nThe Guardian melaporkan, sejak 13 April, AS telah melancarkan blokade untuk menghentikan pergerakan kapal tanker minyak masuk atau keluar dari pelabuhan Iran. Dengan perundingan yang dimediasi Pakistan menemui jalan buntu, hanya ada sedikit tanda-tanda blokade akan dicabut, mendorong harga minyak di atas 120 dolar per barel. \n\nPenutupan selat tersebut telah memberikan tekanan pada Trump, karena harga minyak dan bensin telah meroket menjelang pemilihan paruh waktu yang krusial, serta pada sekutu-sekutu Teluknya, yang menggunakan jalur air tersebut untuk mengekspor minyak dan gas mereka.\n\nPengakuan Trump pada Rabu bahwa dia tidak mengetahui jalan pintas keluar dari kebuntuan tersebut mendorong harga minyak mendekati 125 dolar per barel.\n\n——————————————————\nBaca berita lainnya di www.nu.or.id\nFollow \n\n#nuonlinenewsapril2026 #iran #mojtabakhamen", "post_id": "3886834747703406945_66210213616"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 51.33011628872997, "y": 48.2176389220279, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 96.0574, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3887452097067095444_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Di tengah tekanan yang membayangi pasar saham sepanjang April 2026, sejumlah emiten justru mencatat lonjakan harga yang mencolok.\n\nMenurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah sekitar 1,30 persen sepanjang bulan lalu dan ditutup di level 6.956,80 pada Kamis (30/4/2026).\n\nPelemahan ini dipicu kombinasi sentimen negatif, mulai dari isu MSCI, memanasnya konflik geopolitik Amerika Serikat (AS)-Iran yang mendorong harga minyak, hingga depresiasi rupiah yang menyentuh kisaran Rp17.370 per USD.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/ihsg-lesu-10-saham-ini-justru-terbang-tinggi-di-april \n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Freepik\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "3887452097067095444_3310659452"}}, {"key": "radarsurabaya", "attributes": {"label": "radarsurabaya", "x": 901.050020539743, "y": 241.508731617058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885878096763797015_3650924724", "id": "radarsurabaya", "source": "instagram-000001", "content": "Awal tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem GoTo! Untuk pertama kalinya, GoTo berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar 171 miliar Rupiah 🚀\n\nKeberhasilan ini membuktikan kekuatan model bisnis kita yang semakin tangguh dan efisien:\n\n• Fintech () tumbuh pesat dengan EBITDA yang disesuaikan naik 674% YoY, kini pengguna menjangkau 13% populasi dewasa Indonesia! 💳\n\n• On-Demand Services () Terus berinovasi melayani segmen affluent maupun mass market dengan kenaikan EBITDA yang disesuaikan sebesar 40% 🛵\n\n• Inovasi AI: Implementasi teknologi AI terbaru untuk pengalaman pengguna yang lebih personal dan biaya operasional yang lebih rendah.\n\nCEO Hans Patuwo dan CFO Simon Ho membagikan bagaimana kedisiplinan finansial ini menjadi modal utama kami untuk terus tumbuh berkelanjutan bersama para konsumen, Mitra Driver, dan Mitra Usaha.\n\nSaat platform ini tumbuh, semua orang di dalam ekosistem tumbuh bersamanya. Bersama, kita melangkah maju! 💪🏻\n\n#GoToQ12026 #LabaBersih #GoToIndonesia #KaryaAnakBangsa #MendorongKemajuan", "post_id": "3885878096763797015_3650924724"}}, {"key": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "gopayindonesia", "x": 99.2251410261703, "y": 172.22022186552533, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885878096763797015_3650924724", "id": "gopayindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Awal tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem GoTo! Untuk pertama kalinya, GoTo berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar 171 miliar Rupiah 🚀\n\nKeberhasilan ini membuktikan kekuatan model bisnis kita yang semakin tangguh dan efisien:\n\n• Fintech () tumbuh pesat dengan EBITDA yang disesuaikan naik 674% YoY, kini pengguna menjangkau 13% populasi dewasa Indonesia! 💳\n\n• On-Demand Services () Terus berinovasi melayani segmen affluent maupun mass market dengan kenaikan EBITDA yang disesuaikan sebesar 40% 🛵\n\n• Inovasi AI: Implementasi teknologi AI terbaru untuk pengalaman pengguna yang lebih personal dan biaya operasional yang lebih rendah.\n\nCEO Hans Patuwo dan CFO Simon Ho membagikan bagaimana kedisiplinan finansial ini menjadi modal utama kami untuk terus tumbuh berkelanjutan bersama para konsumen, Mitra Driver, dan Mitra Usaha.\n\nSaat platform ini tumbuh, semua orang di dalam ekosistem tumbuh bersamanya. Bersama, kita melangkah maju! 💪🏻\n\n#GoToQ12026 #LabaBersih #GoToIndonesia #KaryaAnakBangsa #MendorongKemajuan", "post_id": "3885878096763797015_3650924724"}}, {"key": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "gojekindonesia", "x": 173.32989288946877, "y": 657.5297097777523, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885878096763797015_3650924724", "id": "gojekindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Awal tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem GoTo! Untuk pertama kalinya, GoTo berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar 171 miliar Rupiah 🚀\n\nKeberhasilan ini membuktikan kekuatan model bisnis kita yang semakin tangguh dan efisien:\n\n• Fintech () tumbuh pesat dengan EBITDA yang disesuaikan naik 674% YoY, kini pengguna menjangkau 13% populasi dewasa Indonesia! 💳\n\n• On-Demand Services () Terus berinovasi melayani segmen affluent maupun mass market dengan kenaikan EBITDA yang disesuaikan sebesar 40% 🛵\n\n• Inovasi AI: Implementasi teknologi AI terbaru untuk pengalaman pengguna yang lebih personal dan biaya operasional yang lebih rendah.\n\nCEO Hans Patuwo dan CFO Simon Ho membagikan bagaimana kedisiplinan finansial ini menjadi modal utama kami untuk terus tumbuh berkelanjutan bersama para konsumen, Mitra Driver, dan Mitra Usaha.\n\nSaat platform ini tumbuh, semua orang di dalam ekosistem tumbuh bersamanya. Bersama, kita melangkah maju! 💪🏻\n\n#GoToQ12026 #LabaBersih #GoToIndonesia #KaryaAnakBangsa #MendorongKemajuan", "post_id": "3885878096763797015_3650924724"}}, {"key": "culeclipper", "attributes": {"label": "culeclipper", "x": 676.270966011046, "y": 900.8248991774775, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7633498427145522453", "id": "culeclipper", "source": "tiktok-000001", "content": "Mending simpan minyak goreng... daripada kamu simpan Rupiah! 😱 Karena harga minyak naik terus tapi nilai Rupiah anjlok parah... banyak pengusaha ketawa... liat orang sibuk nabung deposit. Kasihan banget sih asli... duit mereka bukannya nambah... malah habis dimakan inflasi! 🤯 Tabunganmu bakal ludes perlahan... tanpa kamu sadari sedikitpun! Udah siap miskin pelan-pelan? ❗ Coba cek saldo bank kalian sekarang... masih berharga atau cuma angka? 👇 #tanalex  #semarewards  #semaclip   Rewards", "post_id": "7633498427145522453"}}, {"key": "semaclip", "attributes": {"label": "semaclip", "x": 607.4247661824846, "y": 434.8885384695361, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633498427145522453", "id": "semaclip", "source": "tiktok-000001", "content": "Mending simpan minyak goreng... daripada kamu simpan Rupiah! 😱 Karena harga minyak naik terus tapi nilai Rupiah anjlok parah... banyak pengusaha ketawa... liat orang sibuk nabung deposit. Kasihan banget sih asli... duit mereka bukannya nambah... malah habis dimakan inflasi! 🤯 Tabunganmu bakal ludes perlahan... tanpa kamu sadari sedikitpun! Udah siap miskin pelan-pelan? ❗ Coba cek saldo bank kalian sekarang... masih berharga atau cuma angka? 👇 #tanalex  #semarewards  #semaclip   Rewards", "post_id": "7633498427145522453"}}, {"key": "Sema", "attributes": {"label": "Sema", "x": 841.8684306918246, "y": 812.376376074458, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633498427145522453", "id": "Sema", "source": "tiktok-000001", "content": "Mending simpan minyak goreng... daripada kamu simpan Rupiah! 😱 Karena harga minyak naik terus tapi nilai Rupiah anjlok parah... banyak pengusaha ketawa... liat orang sibuk nabung deposit. Kasihan banget sih asli... duit mereka bukannya nambah... malah habis dimakan inflasi! 🤯 Tabunganmu bakal ludes perlahan... tanpa kamu sadari sedikitpun! Udah siap miskin pelan-pelan? ❗ Coba cek saldo bank kalian sekarang... masih berharga atau cuma angka? 👇 #tanalex  #semarewards  #semaclip   Rewards", "post_id": "7633498427145522453"}}, {"key": "maklumat.id", "attributes": {"label": "maklumat.id", "x": 730.4725947662931, "y": 94.13853668759265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7624733693269019922", "id": "maklumat.id", "source": "tiktok-000001", "content": "MAKLUMAT — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa yuan sebagai mata uang China semakin diuntungkan di tengah dinamika krisis minyak global. “Ada mata uang yang paling untung saat terjadi krisis minyak. Dolar Amerika Serikat? Bukan, apalagi rupiah. Jawabannya adalah yuan China,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya  pada Kamis (2/4/2026). Sebagaimana diketahui, penutupan efektif Selat Hormuz telah berdampak pada lonjakan harga energi global dan mendorong sejumlah negara melepas cadangan energi strategis. Selat Hormuz adalah jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. “90% ekspor minyak Iran, terutama saat terjadinya pemblokiran Selat Hormuz, itu tujuannya adalah China. Ini disebut sebagai Petro Yuan, bukan lagi era Petro Dolar,” ujar Bhima. Petro Yuan sendiri adalah istilah untuk transaksi perdagangan minyak mentah dunia yang menggunakan mata uang Yuan China atau Tiongkok (CNY/RMB) sebagai alat pembayaran, alih-alih menggunakan Dolar AS (USD) “Era Petro Yuan dimulai. Trump salah strategi. Harga minyak naik, ekonomi China makin dominan, Trump makin tidak populer. Rahasianya ada di transaksi energi menggunakan yuan China,” ujarnya. Bhima juga menyebut bahwa pihak Iran minta dibayar bukan menggunakan dolar untuk hindari sanksi dari negara barat. Iran minta dibayar dengan mata uang yuan. Ia menilai langkah tersebut sekaligus menunjukkan arah dedolarisasi yang efektif. “Ke depan bukan cuma minyak, tapi juga komponen energi terbarukan. Modul panel surya harganya makin murah, dari China itu akan dibeli menggunakan yuan. Seperti yang terjadi juga di Pakistan,” tandasnya. Penulis: M Habib Muzaki #krisisminyak #perang #iran🇮🇷 #yuan", "post_id": "7624733693269019922"}}, {"key": "bhimayudhistira", "attributes": {"label": "bhimayudhistira", "x": 586.4102244085478, "y": 665.3097681511764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7624733693269019922", "id": "bhimayudhistira", "source": "tiktok-000001", "content": "MAKLUMAT — Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara menilai bahwa yuan sebagai mata uang China semakin diuntungkan di tengah dinamika krisis minyak global. “Ada mata uang yang paling untung saat terjadi krisis minyak. Dolar Amerika Serikat? Bukan, apalagi rupiah. Jawabannya adalah yuan China,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya  pada Kamis (2/4/2026). Sebagaimana diketahui, penutupan efektif Selat Hormuz telah berdampak pada lonjakan harga energi global dan mendorong sejumlah negara melepas cadangan energi strategis. Selat Hormuz adalah jalur yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia. “90% ekspor minyak Iran, terutama saat terjadinya pemblokiran Selat Hormuz, itu tujuannya adalah China. Ini disebut sebagai Petro Yuan, bukan lagi era Petro Dolar,” ujar Bhima. Petro Yuan sendiri adalah istilah untuk transaksi perdagangan minyak mentah dunia yang menggunakan mata uang Yuan China atau Tiongkok (CNY/RMB) sebagai alat pembayaran, alih-alih menggunakan Dolar AS (USD) “Era Petro Yuan dimulai. Trump salah strategi. Harga minyak naik, ekonomi China makin dominan, Trump makin tidak populer. Rahasianya ada di transaksi energi menggunakan yuan China,” ujarnya. Bhima juga menyebut bahwa pihak Iran minta dibayar bukan menggunakan dolar untuk hindari sanksi dari negara barat. Iran minta dibayar dengan mata uang yuan. Ia menilai langkah tersebut sekaligus menunjukkan arah dedolarisasi yang efektif. “Ke depan bukan cuma minyak, tapi juga komponen energi terbarukan. Modul panel surya harganya makin murah, dari China itu akan dibeli menggunakan yuan. Seperti yang terjadi juga di Pakistan,” tandasnya. Penulis: M Habib Muzaki #krisisminyak #perang #iran🇮🇷 #yuan", "post_id": "7624733693269019922"}}, {"key": "balllz_random", "attributes": {"label": "balllz_random", "x": 444.8875676544631, "y": 695.2436742095288, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633380711558401297", "id": "balllz_random", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir seluruh negara di dunia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Perang Israel-Amerika Serikat dan Iran meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Hal ini tak lain karena perang di kawasan Timur Tengah yang berujung pada keputusan Iran menutup Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak, sehingga harga minyak mentah dunia pun melonjak tajam. Di tengah lonjakan harga BBM di berbagai negara di belahan dunia, ternyata masih ada negara yang menjual BBM dengan harga bahkan tak sampai Rp1.000 per liter. Di Libya, harga BBM jenis diesel saat ini terpantau \"hanya\" sekitar Rp400 per liter. Salah seorang warga asal Indonesia pun membagikan video terkait harga BBM di SPBU di Libya. Dikutip dari akun Instagram , dia menjelaskan harga minyak di Libya bahkan lebih murah dibandingkan air minum. Menurutnya, jika membeli 20 liter bensin, total yang harus dibayar hanya 3 dinar atau sekitar Rp10 ribu. Artinya, harga 1 liter bensin setara kurang lebih Rp400. \"Di Libya minyak lebih murah dibandingkan air minum. Kalian lihat 1 liternya cuma 0,15 dinar. kalau kalian isi 20 liter bensin itu harganya cuma 3 dinar atau cuma Rp10 ribu. bayangin 1 liter bensin cuma Rp400,\" ungkapnya melalui unggahan di akun Instagramnya, dikutip Senin (27/4/2026). Ia lantas menunjukkan saat mengisi 32 liter bensin untuk mobil jenis Land Cruiser. Setidaknya total biaya yang dikeluarkan hanya 5 dinar atau sekitar Rp12 ribu. \"Wah kalian lihat isi 32 liter mobil ini Land Cruiser harganya cuma 5 dinar sekitar Rp12 ribu. Ini negara termurah bensin dari semua negara yang pernah aku kunjungin,\" katanya. Hingga akhir April 2026, Libya memiliki harga bensin terendah di dunia dengan biaya yang seringkali lebih rendah daripada air minum dalam kemasan. Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga BBM untuk bensin di Libya per 20 April 2026, tercatat mencapai US$0,150 per liter atau Rp2.583 per liter (asumsi kurs Rp17.225 per dolar AS). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,024 per liter atau Rp413 per liter. #oilibya #libya🇱🇾 #fypシ #presetalightmotion  #creatorsearchinsights", "post_id": "7633380711558401297"}}, {"key": "liumikes", "attributes": {"label": "liumikes", "x": 879.7884798009832, "y": 78.41709442015687, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633380711558401297", "id": "liumikes", "source": "tiktok-000001", "content": "Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir seluruh negara di dunia menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak Perang Israel-Amerika Serikat dan Iran meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Hal ini tak lain karena perang di kawasan Timur Tengah yang berujung pada keputusan Iran menutup Selat Hormuz memicu gangguan pasokan minyak, sehingga harga minyak mentah dunia pun melonjak tajam. Di tengah lonjakan harga BBM di berbagai negara di belahan dunia, ternyata masih ada negara yang menjual BBM dengan harga bahkan tak sampai Rp1.000 per liter. Di Libya, harga BBM jenis diesel saat ini terpantau \"hanya\" sekitar Rp400 per liter. Salah seorang warga asal Indonesia pun membagikan video terkait harga BBM di SPBU di Libya. Dikutip dari akun Instagram , dia menjelaskan harga minyak di Libya bahkan lebih murah dibandingkan air minum. Menurutnya, jika membeli 20 liter bensin, total yang harus dibayar hanya 3 dinar atau sekitar Rp10 ribu. Artinya, harga 1 liter bensin setara kurang lebih Rp400. \"Di Libya minyak lebih murah dibandingkan air minum. Kalian lihat 1 liternya cuma 0,15 dinar. kalau kalian isi 20 liter bensin itu harganya cuma 3 dinar atau cuma Rp10 ribu. bayangin 1 liter bensin cuma Rp400,\" ungkapnya melalui unggahan di akun Instagramnya, dikutip Senin (27/4/2026). Ia lantas menunjukkan saat mengisi 32 liter bensin untuk mobil jenis Land Cruiser. Setidaknya total biaya yang dikeluarkan hanya 5 dinar atau sekitar Rp12 ribu. \"Wah kalian lihat isi 32 liter mobil ini Land Cruiser harganya cuma 5 dinar sekitar Rp12 ribu. Ini negara termurah bensin dari semua negara yang pernah aku kunjungin,\" katanya. Hingga akhir April 2026, Libya memiliki harga bensin terendah di dunia dengan biaya yang seringkali lebih rendah daripada air minum dalam kemasan. Mengutip laman Global Petrol Prices, rata-rata harga BBM untuk bensin di Libya per 20 April 2026, tercatat mencapai US$0,150 per liter atau Rp2.583 per liter (asumsi kurs Rp17.225 per dolar AS). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$0,024 per liter atau Rp413 per liter. #oilibya #libya🇱🇾 #fypシ #presetalightmotion  #creatorsearchinsights", "post_id": "7633380711558401297"}}, {"key": "playerthn2025", "attributes": {"label": "playerthn2025", "x": 493.28157779958315, "y": 102.19998883107183, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634095201052642578", "id": "playerthn2025", "source": "tiktok-000001", "content": "Breaking news, update emas terbaru hari rabu 29 April 2026 emas mengalami penurunan yang cukup deras😱📉 Dunia sedang di ambang ketidakpastian, dan emas ikut terseret di dalamnya! Kebijakan The Fed kini jadi penentu utama arah harga emas global. Di tengah data ekonomi AS yang kuat, justru muncul tekanan baru dari lonjakan inflasi akibat harga minyak yang naik karena konflik geopolitik 😰 Saat inflasi naik, pasar mulai memperkirakan suku bunga tetap tinggi. Dampaknya? Imbal hasil obligasi ikut naik dan dolar menguat. Kondisi ini membuat emas kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven, karena investor mulai beralih ke instrumen lain yang dianggap lebih menguntungkan. Inilah yang menyebabkan harga emas terkoreksi dalam waktu singkat. Bukan karena tren besar berubah, tapi karena tekanan jangka pendek dari kebijakan dan kondisi global. Namun situasi ini belum selesai. Jika konflik memanas atau inflasi semakin tinggi, emas justru bisa kembali bersinar 💥 Semua mata kini tertuju pada keputusan The Fed. Satu langkah saja bisa menentukan, apakah emas akan lanjut turun atau justru melonjak tajam dalam waktu dekat. Apakah konflik global bisa mendorong emas kembali naik sebagai safe haven? ‼️Disclaimer : Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, Bukan ajakan membeli atau menjual aset Menurut  Masi pemulaa🙏 #investasiemas #emasdigital", "post_id": "7634095201052642578"}}, {"key": "bitorexpost", "attributes": {"label": "bitorexpost", "x": 68.12387950886067, "y": 20.683593821240297, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634095201052642578", "id": "bitorexpost", "source": "tiktok-000001", "content": "Breaking news, update emas terbaru hari rabu 29 April 2026 emas mengalami penurunan yang cukup deras😱📉 Dunia sedang di ambang ketidakpastian, dan emas ikut terseret di dalamnya! Kebijakan The Fed kini jadi penentu utama arah harga emas global. Di tengah data ekonomi AS yang kuat, justru muncul tekanan baru dari lonjakan inflasi akibat harga minyak yang naik karena konflik geopolitik 😰 Saat inflasi naik, pasar mulai memperkirakan suku bunga tetap tinggi. Dampaknya? Imbal hasil obligasi ikut naik dan dolar menguat. Kondisi ini membuat emas kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven, karena investor mulai beralih ke instrumen lain yang dianggap lebih menguntungkan. Inilah yang menyebabkan harga emas terkoreksi dalam waktu singkat. Bukan karena tren besar berubah, tapi karena tekanan jangka pendek dari kebijakan dan kondisi global. Namun situasi ini belum selesai. Jika konflik memanas atau inflasi semakin tinggi, emas justru bisa kembali bersinar 💥 Semua mata kini tertuju pada keputusan The Fed. Satu langkah saja bisa menentukan, apakah emas akan lanjut turun atau justru melonjak tajam dalam waktu dekat. Apakah konflik global bisa mendorong emas kembali naik sebagai safe haven? ‼️Disclaimer : Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, Bukan ajakan membeli atau menjual aset Menurut  Masi pemulaa🙏 #investasiemas #emasdigital", "post_id": "7634095201052642578"}}, {"key": "hanyadianaja", "attributes": {"label": "hanyadianaja", "x": 325.1882120928959, "y": 673.6904220913735, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633611155960843541", "id": "hanyadianaja", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  INDONESIA DI TITIK KRITIS: KENAPA 2026 TERASA BERAT? 🚨📉 Kerja makin keras, tapi uang makin cepat habis? Banyak orang merasakan hal yang sama. Ekonomi 2026 terasa berbeda karena tekanan datang dari banyak arah sekaligus. 📌 Dari dalam negeri: Daya beli melemah Lapangan kerja ketat Beban anggaran meningkat 📌 Dari luar negeri: Konflik global Harga minyak & pangan naik Rupiah tertekan Akibatnya, kelas menengah ikut terjepit. Yang dulu bisa menabung, sekarang fokus bertahan hidup. 💸 Saat penghasilan stagnan dan kebutuhan naik, banyak orang mulai berutang demi menutup kebutuhan. 🏭 Dunia usaha juga sulit: biaya naik, penjualan turun, risiko PHK meningkat. APA YANG HARUS DILAKUKAN? 🛡️ ✅ Kurangi konsumtif ✅ Perkuat dana darurat ✅ Upgrade skill ✅ Cari penghasilan tambahan Intinya, jangan panik. Di masa sulit, yang cepat beradaptasi akan lebih mudah bertahan. ⚠️  Disclaimer: Konten ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bahan diskusi, bukan untuk menakut-nakuti atau memprovokasi. Seluruh isi merupakan opini, analisa, dan interpretasi dari berbagai sumber yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi ekonomi terbaru. Prediksi tidak selalu tepat, dan keputusan finansial tetap menjadi tanggung jawab masing-masing. Tetap bijak, kritis, dan lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan. #gemagoeyardi #astronacci #komunitasclipping #astroxkc6", "post_id": "7633611155960843541"}}, {"key": "ruangfinacee", "attributes": {"label": "ruangfinacee", "x": 124.33941606398669, "y": 231.82468754697805, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633611155960843541", "id": "ruangfinacee", "source": "tiktok-000001", "content": "#Repost  INDONESIA DI TITIK KRITIS: KENAPA 2026 TERASA BERAT? 🚨📉 Kerja makin keras, tapi uang makin cepat habis? Banyak orang merasakan hal yang sama. Ekonomi 2026 terasa berbeda karena tekanan datang dari banyak arah sekaligus. 📌 Dari dalam negeri: Daya beli melemah Lapangan kerja ketat Beban anggaran meningkat 📌 Dari luar negeri: Konflik global Harga minyak & pangan naik Rupiah tertekan Akibatnya, kelas menengah ikut terjepit. Yang dulu bisa menabung, sekarang fokus bertahan hidup. 💸 Saat penghasilan stagnan dan kebutuhan naik, banyak orang mulai berutang demi menutup kebutuhan. 🏭 Dunia usaha juga sulit: biaya naik, penjualan turun, risiko PHK meningkat. APA YANG HARUS DILAKUKAN? 🛡️ ✅ Kurangi konsumtif ✅ Perkuat dana darurat ✅ Upgrade skill ✅ Cari penghasilan tambahan Intinya, jangan panik. Di masa sulit, yang cepat beradaptasi akan lebih mudah bertahan. ⚠️  Disclaimer: Konten ini dibuat untuk tujuan edukasi dan bahan diskusi, bukan untuk menakut-nakuti atau memprovokasi. Seluruh isi merupakan opini, analisa, dan interpretasi dari berbagai sumber yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi ekonomi terbaru. Prediksi tidak selalu tepat, dan keputusan finansial tetap menjadi tanggung jawab masing-masing. Tetap bijak, kritis, dan lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan. #gemagoeyardi #astronacci #komunitasclipping #astroxkc6", "post_id": "7633611155960843541"}}, {"key": "harrymedina.7273", "attributes": {"label": "harrymedina.7273", "x": 150.7433214650924, "y": 460.3291930803908, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "7633361550841040146", "id": "harrymedina.7273", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Ahadsan", "attributes": {"label": "Ahadsan", "x": 136.2389840345174, "y": 232.54793008666087, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Ahadsan", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Datoobama", "attributes": {"label": "Datoobama", "x": 154.83327603400488, "y": 750.0444335615847, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Datoobama", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Hidden", "attributes": {"label": "Hidden", "x": 759.5904864258607, "y": 819.6244662357799, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Hidden", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Malaydesh", "attributes": {"label": "Malaydesh", "x": 768.1673539085834, "y": 527.0705476584195, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Malaydesh", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "yudie", "attributes": {"label": "yudie", "x": 432.5297162735118, "y": 927.0693178685757, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "yudie", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "andiaskarbotak76", "x": 339.156281319377, "y": 580.8806251074242, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "andiaskarbotak76", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "maha", "attributes": {"label": "maha", "x": 797.2894357756476, "y": 517.1600702800588, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "maha", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "KAKEK", "attributes": {"label": "KAKEK", "x": 476.7625147734098, "y": 300.93650871833756, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "KAKEK", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "ADRI", "attributes": {"label": "ADRI", "x": 451.0967872581397, "y": 719.364699591046, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "ADRI", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "jay", "attributes": {"label": "jay", "x": 393.8131652498276, "y": 376.49850491197844, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "jay", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "pak", "attributes": {"label": "pak", "x": 400.68591398271616, "y": 36.30106924312471, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "pak", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "OFFICIAL", "x": 775.0661093029167, "y": 811.1699774340912, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "OFFICIAL", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "Anik", "attributes": {"label": "Anik", "x": 4.556817313707051, "y": 154.86653029070007, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.2978, "eigenvector": 71.4286, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633361550841040146", "id": "Anik", "source": "tiktok-000001", "content": "POV 2133 - Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif namun berisiko ditutup melemah di kisaran Rp17.220-Rp17.260 pada perdagangan hari ini, Senin (27/4/2026).  Mengutip data RTI Infokom, rupiah ditutup menguat 0,33% atau 57 poin ke level Rp17.229 per dolar AS pada Jumat (24/4/2026).  Adapun pada saat bersamaan, indeks dolar AS turut menguat 0,04% ke posisi 98,81.  Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa meski menguat, nilai tukar rupiah kini sedang tertekan oleh kombinasi sentimen global dan domestik. Rupiah bahkan sempat menyentuh level terendahanya di Rp17.300 per dolar AS, sebelum kemudian rebound pada penutupan pasar Jumat (24/4).  Dari luar negeri, konflik AS-Iran yang berkepanjangan menyulut harga minyak dunia dan pada gilirannya menekan fiskal Indonesia sebagai negara net importir minyak. Dalam perkembangan konflik Timur Tengah, Iran mengundurkan diri dari rencana pembicaraan dengan AS yang difasilitasi Pakistan.  Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Kamis malam bahwa dia tidak ingin terburu-buru mencapai kesepakatan dengan Iran. #pov #malaysia #indonesia #viraltiktok #rupiah   𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓𝐀𝐍  Dede   Strike 🫵  Belacan  Aditya putra   dewa  BIRU   satriani  uning  KARIPAP🇲🇾🇧🇩  Matun", "post_id": "7633361550841040146"}}, {"key": "infopublik_terkini", "attributes": {"label": "infopublik_terkini", "x": 4.9272394132651165, "y": 118.50201666391958, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7629656272094186759", "id": "infopublik_terkini", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. “Kami sudah bersepakat atas arahan Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun, insya Allah,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026. Bahlil menjelaskan, kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP). Menurutnya, selama harga ICP berada di bawah 100 dolar AS per barel, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam batas aman.  (Source:metrotvnews.com)  #jagaindonesia #ekonomikuat #bbmaman #apbnuntukrakyat", "post_id": "7629656272094186759"}}, {"key": "bahlillahadalia", "attributes": {"label": "bahlillahadalia", "x": 761.4631358661297, "y": 840.2475478245211, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7629656272094186759", "id": "bahlillahadalia", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. “Kami sudah bersepakat atas arahan Presiden bahwa harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun, insya Allah,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, 16 April 2026. Bahlil menjelaskan, kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan pergerakan harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP). Menurutnya, selama harga ICP berada di bawah 100 dolar AS per barel, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam batas aman.  (Source:metrotvnews.com)  #jagaindonesia #ekonomikuat #bbmaman #apbnuntukrakyat", "post_id": "7629656272094186759"}}, {"key": "motive.insight", "attributes": {"label": "motive.insight", "x": 118.5551618600541, "y": 733.2769943804915, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7634864483600747796", "id": "motive.insight", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "rumahclipper.official", "attributes": {"label": "rumahclipper.official", "x": 809.2930518622173, "y": 645.9909262710282, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634864483600747796", "id": "rumahclipper.official", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "ajaibinvestasi", "attributes": {"label": "ajaibinvestasi", "x": 762.2703700668009, "y": 332.2447922711875, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634864483600747796", "id": "ajaibinvestasi", "source": "tiktok-000001", "content": "2030 Jadi Gembel atau Kaya Baru? 😱📉 Steven Anderson kasih peringatan keras! Kalau kamu masih setia simpan semua uang di tabungan (Fiat) tanpa punya Bitcoin atau Emas, siap-siap nilai kekayaanmu tergerus inflasi di tahun 2030. Kenapa harus waspada? ✅ Rupiah melemah terhadap Dollar. ✅ Harga minyak & bahan pokok makin mahal. ✅ Krisis ekonomi 100 tahun sekali sedang mengintai. Strateginya simpel: Jangan cuma kerja buat uang, tapi pindahkan hasil kerjamu ke aset yang nggak bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Emas untuk keamanan, Bitcoin untuk pertumbuhan. Pilih mana: Sabar akumulasi sekarang, atau menyesal jadi 'gembel' di masa depan? 🔥     #AplikasiAjaib #RumahClipper #RumahClipperAjaib #emas #investasiemas", "post_id": "7634864483600747796"}}, {"key": "brian.davin.siaha", "attributes": {"label": "brian.davin.siaha", "x": 261.698596759787, "y": 796.9634088966094, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633810637243583762", "id": "brian.davin.siaha", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahfud MD (YT  Keadilan TV) FAJAR.CO.ID - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, menyoroti adanya masalah serius dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintah saat ini. Mahfud mengungkapkan adanya ketimpangan yang sangat tajam antara total anggaran yang dikeluarkan dengan realisasi dana yang benar-benar digunakan untuk konsumsi masyarakat. KETIMPANGAN OPERASIONAL YANG \"BRUTAL\" Mahfud menyebutkan bahwa dari total anggaran yang mencapai triliunan rupiah, porsi yang benar-benar dialokasikan untuk bahan pangan sangatlah minim. Ia menilai biaya operasional dan logistik pendukung jauh lebih besar daripada esensi program itu sendiri. \"Berapa uang yang dikeluarkan oleh MBG itu yang triliunan di atas tuh untuk macam-macam, tapi yang untuk makan tuh cuma 34 miliar... biaya mobil, biaya kaos, biaya opreng, biaya ini biaya ini,\" ujar Mahfud dikutip fajar.co.id pada 24 April 2026 dari kanal YouTube Forum Keadilan TV. KEBOCORAN 30 PERSEN DAN RISIKO KERACUNAN  Mahfud juga mengaitkan kondisi ini dengan temuan penelitian Profesor Sumitro Djojohadikusumo mengenai tingkat kebocoran anggaran negara. Ia menduga bahwa dana yang sampai ke tangan rakyat seringkali sudah terpotong sangat jauh dari nilai awalnya. \"Hasil penelitian Pak Sumitro tahun 80 dan itu hasilnya tidak pernah berubah, korupsi itu kan 30% ,dari APBN... rakyat dari 15.000 hanya yang sampai ke tangannya 6.000,\" ungkapnya. Dampak dari tata kelola yang dianggapnya \"amburadul\" ini mulai terlihat di lapangan. Mahfud mengungkapkan adanya laporan mengenai puluhan ribu orang yang mengalami gangguan kesehatan akibat program ini. \"Di daerah-daerah 33.000 orang keracunan tuh diapakan... laporannya gak ada orang dapat MBG di desa-desa dapat daging sapi, dapat lele, dapat tempe, tahu, telur dipotong dan sebagainya,\" lanjutnya. SALAH SASARAN: DARI SEKOLAH ELIT KE WILAYAH 3T Kritik lain yang disampaikan Mahfud adalah mengenai target distribusi makanan yang dianggap tidak tepat sasaran. Ia menyayangkan makanan gratis tersebut justru sempat dibagikan di sekolah-sekolah elit perkotaan daripada difokuskan ke wilayah tertinggal. \"Selain ini kan kelolanya amburadul, orang di SMA Teladan Jogja, orang kaya-kaya, orangnya pejabat dikasih makanan gitu... cucu saya juga sekolah di sekolah internasional tuh dikasih itu, keracunan juga,\" paparnya. HARAPAN PADA PERUBAHAN TATA KELOLA  Meski mengkritik keras, Mahfud menyambut baik kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto mulai mendengarkan kritik publik dan berencana mengubah tata kelola program ini agar lebih efisien dan tepat sasaran bagi warga miskin di daerah 3T (Terluar, Terbelakang, Tertinggal). Namun, ia menekankan perlunya pengawasan hukum yang ketat terhadap aliran dana yang sudah keluar. \"Kapan ini pernah diperiksa? Ini Kejaksaan Agung gak pernah meriksa, KPK gak meriksa, padahal dugaannya itu harus diperiksa kalau sudah seperti itu,\" pungkas Mahfud. Berita selengkapnya simak di: [FAJAR.CO.ID] Hamka  Source: FAJAR.CO.ID | Jumat, 24 April 2026 #CapCut #NewsUpdate #Viralll #VideoPopuler #IlmuPengetahuan", "post_id": "7633810637243583762"}}, {"key": "Forum", "attributes": {"label": "Forum", "x": 152.46234946893665, "y": 850.3063124808971, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633810637243583762", "id": "Forum", "source": "tiktok-000001", "content": "Mahfud MD (YT  Keadilan TV) FAJAR.CO.ID - Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, menyoroti adanya masalah serius dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintah saat ini. Mahfud mengungkapkan adanya ketimpangan yang sangat tajam antara total anggaran yang dikeluarkan dengan realisasi dana yang benar-benar digunakan untuk konsumsi masyarakat. KETIMPANGAN OPERASIONAL YANG \"BRUTAL\" Mahfud menyebutkan bahwa dari total anggaran yang mencapai triliunan rupiah, porsi yang benar-benar dialokasikan untuk bahan pangan sangatlah minim. Ia menilai biaya operasional dan logistik pendukung jauh lebih besar daripada esensi program itu sendiri. \"Berapa uang yang dikeluarkan oleh MBG itu yang triliunan di atas tuh untuk macam-macam, tapi yang untuk makan tuh cuma 34 miliar... biaya mobil, biaya kaos, biaya opreng, biaya ini biaya ini,\" ujar Mahfud dikutip fajar.co.id pada 24 April 2026 dari kanal YouTube Forum Keadilan TV. KEBOCORAN 30 PERSEN DAN RISIKO KERACUNAN  Mahfud juga mengaitkan kondisi ini dengan temuan penelitian Profesor Sumitro Djojohadikusumo mengenai tingkat kebocoran anggaran negara. Ia menduga bahwa dana yang sampai ke tangan rakyat seringkali sudah terpotong sangat jauh dari nilai awalnya. \"Hasil penelitian Pak Sumitro tahun 80 dan itu hasilnya tidak pernah berubah, korupsi itu kan 30% ,dari APBN... rakyat dari 15.000 hanya yang sampai ke tangannya 6.000,\" ungkapnya. Dampak dari tata kelola yang dianggapnya \"amburadul\" ini mulai terlihat di lapangan. Mahfud mengungkapkan adanya laporan mengenai puluhan ribu orang yang mengalami gangguan kesehatan akibat program ini. \"Di daerah-daerah 33.000 orang keracunan tuh diapakan... laporannya gak ada orang dapat MBG di desa-desa dapat daging sapi, dapat lele, dapat tempe, tahu, telur dipotong dan sebagainya,\" lanjutnya. SALAH SASARAN: DARI SEKOLAH ELIT KE WILAYAH 3T Kritik lain yang disampaikan Mahfud adalah mengenai target distribusi makanan yang dianggap tidak tepat sasaran. Ia menyayangkan makanan gratis tersebut justru sempat dibagikan di sekolah-sekolah elit perkotaan daripada difokuskan ke wilayah tertinggal. \"Selain ini kan kelolanya amburadul, orang di SMA Teladan Jogja, orang kaya-kaya, orangnya pejabat dikasih makanan gitu... cucu saya juga sekolah di sekolah internasional tuh dikasih itu, keracunan juga,\" paparnya. HARAPAN PADA PERUBAHAN TATA KELOLA  Meski mengkritik keras, Mahfud menyambut baik kabar bahwa Presiden Prabowo Subianto mulai mendengarkan kritik publik dan berencana mengubah tata kelola program ini agar lebih efisien dan tepat sasaran bagi warga miskin di daerah 3T (Terluar, Terbelakang, Tertinggal). Namun, ia menekankan perlunya pengawasan hukum yang ketat terhadap aliran dana yang sudah keluar. \"Kapan ini pernah diperiksa? Ini Kejaksaan Agung gak pernah meriksa, KPK gak meriksa, padahal dugaannya itu harus diperiksa kalau sudah seperti itu,\" pungkas Mahfud. Berita selengkapnya simak di: [FAJAR.CO.ID] Hamka  Source: FAJAR.CO.ID | Jumat, 24 April 2026 #CapCut #NewsUpdate #Viralll #VideoPopuler #IlmuPengetahuan", "post_id": "7633810637243583762"}}, {"key": "serojanews.com", "attributes": {"label": "serojanews.com", "x": 911.6582389906022, "y": 567.6589160377824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "7622815634698636564", "id": "serojanews.com", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "gerindra", "attributes": {"label": "gerindra", "x": 335.6217506593134, "y": 372.1534442082388, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622815634698636564", "id": "gerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "Gibran", "attributes": {"label": "Gibran", "x": 162.57475268745503, "y": 47.06786186022116, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622815634698636564", "id": "Gibran", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "Kementerian", "attributes": {"label": "Kementerian", "x": 198.72814591262423, "y": 49.35318709380498, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7622815634698636564", "id": "Kementerian", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 337.96075744965606, "y": 846.6368177274536, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622815634698636564", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 802.17014077202, "y": 900.0764744513912, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7622815634698636564", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "SEROJANEWS.COM, JAKARTA – Lebih dari dua tahun sejak Kejaksaan Agung menaikkan kasus dugaan korupsi dana sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) ke tahap penyidikan, tak satu pun tersangka ditetapkan. Padahal, aliran dana yang diselidiki mencapai ratusan triliun rupiah dan menyeret sejumlah nama besar di lingkar kekuasaan. Kasus yang mencakup periode 2015–2022 itu resmi naik ke tahap penyidikan pada 7 September 2023. Namun hingga kini, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) tak bertaji di balik penyidikan yang berulang kali menjadi kuburan bagi perkara-perkara besar. Penyidikan bagi perkara besar ini pun masih berjalan tanpa kejelasan. Informasi yang dirangkum Serojanews.com, BPDPKS diketahui mengelola dana fantastis mencapai Rp176,1 triliun sepanjang 2015–2023. Fakta mencengangkan terungkap, 91,3 persen dari dana tersebut justru mengalir ke korporasi besar dalam bentuk insentif biodiesel. Sementara itu, petani, riset, dan pengembangan hanya menerima kurang dari 1 persen. Menurut informasi yang tercatat, dana sebesar Rp57,7 triliun telah dikucurkan selama periode 2016–2020 kepada puluhan perusahaan. Beberapa di antaranya menikmati aliran dana secara rutin hingga hampir satu dekade. Raksasa korporasi seperti Wilmar, Sinar Mas, dan grup Jhonlin menjadi penerima utama dengan total akumulasi mencapai Rp72,5 triliun. Sejumlah manajer produksi dari perusahaan penerima insentif telah diperiksa Jampidsus Kejagung sejak akhir 2023. Namun setelah itu, proses membeku tanpa perkembangan, tanpa arah.   Lingkaran Kekuasaan di Balik Dana Sawit Laporan dari Auriga Nusantara dan Satya Bumi mengungkap fakta krusial setidaknya 18 Politically Exposed Persons (PEP) berada di jajaran petinggi atau berafiliasi dengan perusahaan penerima insentif BPDPKS. Mereka terdiri dari mantan petinggi Polri dan TNI, mantan jaksa agung muda, pejabat tinggi peradilan, hingga politisi dan pejabat aktif maupun purnabakti. Tiga grup raksasa—Wilmar, Sinar Mas, dan Jhonlin—secara akumulatif menerima Rp72,5 triliun dana insentif biodiesel. Keberadaan PEP ini dinilai berpotensi kuat memengaruhi alokasi subsidi negara. \"PEP bisa menggunakan pengaruhnya untuk mengamankan insentif, bahkan memfasilitasi kecurangan,\" ujar peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Egi Primayogha, dilansir Monitor Indonesia, Rabu (25/3/2026). Kasus dugaan korupsi BPDPKS bukan sekadar perkara biasa. Ia menyangkut subsidi energi, harga minyak goreng, dan ketimpangan struktural antara petani sawit dan korporasi besar. Namun di tengah mandeknya penyidikan, tanpa satupun tersangka, tanpa transparansi, dan tanpa keberanian menyentuh aktor utama, skandal ini perlahan menjelma menjadi simbol baru impunitas di negeri yang mengaku tengah berperang melawan korupsi. Catatan: Kepala pusat penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung tidak pernah mau merespons konfirmasi Jurnalis terkait penyelidikan BPDPKS. #viral #fyp #fypシ #tiktok    Rakabuming  Sekretariat Negara  Hukum RI @#UangKita", "post_id": "7622815634698636564"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 629.0264729903538, "y": 676.7630495043694, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1454286113161872", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Nilai tukar rupiah turun 20 poin atau sekitar 0,12 persen ke level Rp17.346 per USD pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026).\n\nPengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menilai, sentimen pelemahan rupiah berasal dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk memblokade angkatan laut Iran.\n\n\"Kekhawatiran atas skenario tersebut diperparah oleh laporan bahwa beberapa eksekutif minyak Amerika terkemuka bertemu dengan Trump di Gedung Putih untuk membahas bagaimana membatasi dampak konflik terhadap keluarga Amerika,\" tulis Ibrahim dalam risetnya Kamis (30/4/2026), \n\nBlokade angkatan laut yang berkepanjangan kemungkinan membuat Iran terus memblokir Selat Hormuz sebagai pembalasan. Blokade yang berkepanjangan di jalur pelayaran tersebut menunjukkan gangguan pasokan minyak global yang lebih besar.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-tergelincir-ke-rp17346-di-tengah-ketegangan-global\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "432781620563594_1454286113161872"}}, {"key": "onlineradarsurabaya", "attributes": {"label": "onlineradarsurabaya", "x": 284.94345454029326, "y": 704.7327656873464, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1297879516987665_1644825299956428", "id": "onlineradarsurabaya", "source": "facebook-000001", "content": "Awal tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru bagi ekosistem GoTo! Untuk pertama kalinya, GoTo berhasil mencatatkan Laba Bersih sebesar 171 miliar Rupiah 🚀\n\nKeberhasilan ini membuktikan kekuatan model bisnis kita yang semakin tangguh dan efisien:\n\n• Fintech () tumbuh pesat dengan EBITDA yang disesuaikan naik 674% YoY, kini pengguna menjangkau 13% populasi dewasa Indonesia! 💳\n\n• On-Demand Services () Terus berinovasi melayani segmen affluent maupun mass market dengan kenaikan EBITDA yang disesuaikan sebesar 40% 🛵\n\n• Inovasi AI: Implementasi teknologi AI terbaru untuk pengalaman pengguna yang lebih personal dan biaya operasional yang lebih rendah.\n\nCEO Hans Patuwo dan CFO Simon Ho membagikan bagaimana kedisiplinan finansial ini menjadi modal utama kami untuk terus tumbuh berkelanjutan bersama para konsumen, Mitra Driver, dan Mitra Usaha.\n\nSaat platform ini tumbuh, semua orang di dalam ekosistem tumbuh bersamanya. Bersama, kita melangkah maju! 💪🏻\n\n#GoToQ12026 #LabaBersih #GoToIndonesia #KaryaAnakBangsa #MendorongKemajuan", "post_id": "1297879516987665_1644825299956428"}}, {"key": "@SindoPodcast", "attributes": {"label": "@SindoPodcast", "x": 555.1498915520939, "y": 895.0519401369335, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "NUBfCtTsrXI", "id": "@SindoPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Siaga Satu! Bukan Cuma Perang, Jurang Fiskal Siap Telan Rupiah? | To The Point Aja | 26/04\n\nPart 01:    • TERKUAK TAKTIK TRUMP! Gunakan 'Perang' Dem...  \nPart 02:    • HARGA MINYAK MELEDAK! Taktik 'Taco' Trump ...  \nPart 03:    • Terbongkar Skenario 'Win-Win' Trump-Xi Jin...  \nPart 04:    • INDONESIA DI UJUNG TANDUK! Taktik Berani P...  \n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "NUBfCtTsrXI"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 480.3047269259356, "y": 956.225198678448, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9953, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NUBfCtTsrXI", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Siaga Satu! Bukan Cuma Perang, Jurang Fiskal Siap Telan Rupiah? | To The Point Aja | 26/04\n\nPart 01:    • TERKUAK TAKTIK TRUMP! Gunakan 'Perang' Dem...  \nPart 02:    • HARGA MINYAK MELEDAK! Taktik 'Taco' Trump ...  \nPart 03:    • Terbongkar Skenario 'Win-Win' Trump-Xi Jin...  \nPart 04:    • INDONESIA DI UJUNG TANDUK! Taktik Berani P...  \n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "NUBfCtTsrXI"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 473.61987311223385, "y": 703.4464836802945, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9953, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NUBfCtTsrXI", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Siaga Satu! Bukan Cuma Perang, Jurang Fiskal Siap Telan Rupiah? | To The Point Aja | 26/04\n\nPart 01:    • TERKUAK TAKTIK TRUMP! Gunakan 'Perang' Dem...  \nPart 02:    • HARGA MINYAK MELEDAK! Taktik 'Taco' Trump ...  \nPart 03:    • Terbongkar Skenario 'Win-Win' Trump-Xi Jin...  \nPart 04:    • INDONESIA DI UJUNG TANDUK! Taktik Berani P...  \n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "NUBfCtTsrXI"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 414.0945727232357, "y": 704.2640312770911, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9953, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NUBfCtTsrXI", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Indonesia Siaga Satu! Bukan Cuma Perang, Jurang Fiskal Siap Telan Rupiah? | To The Point Aja | 26/04\n\nPart 01:    • TERKUAK TAKTIK TRUMP! Gunakan 'Perang' Dem...  \nPart 02:    • HARGA MINYAK MELEDAK! Taktik 'Taco' Trump ...  \nPart 03:    • Terbongkar Skenario 'Win-Win' Trump-Xi Jin...  \nPart 04:    • INDONESIA DI UJUNG TANDUK! Taktik Berani P...  \n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "NUBfCtTsrXI"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 183.7896218251668, "y": 735.3825362976995, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "TBM-xD0d5_A", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH JEBOL 17.300! BI Mulai Keteteran, Siap-Siap Harga Barang Meroket?\n\nNilai tukar Rupiah semakin tak berdaya menghadapi gempuran global. Pada Kamis siang (23/4), Rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.304 per Dollar AS. Kondisi ini membuat posisi mata uang Garuda dianggap sudah undervalue. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Bank Indonesia (BI) sudah kehabisan peluru untuk menahan depresiasi ini?\n\nDalam video ini, kami membedah secara kritis penyebab melemahnya Rupiah, mulai dari gagalnya perundingan Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent & WTI), hingga ancaman defisit APBN yang semakin melebar akibat beban subsidi energi dan utang jatuh tempo.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #rupiah  #ekonomiindonesia  #bankindonesia  #kursdollar  #beritaekonomi  #bbm  #apbn  #krisisekonomi  #breakingnews  #PerryWarjiyo #geopolitik  #hargaminyak \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "TBM-xD0d5_A"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 933.9742516221993, "y": 891.3059208862486, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TBM-xD0d5_A", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH JEBOL 17.300! BI Mulai Keteteran, Siap-Siap Harga Barang Meroket?\n\nNilai tukar Rupiah semakin tak berdaya menghadapi gempuran global. Pada Kamis siang (23/4), Rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.304 per Dollar AS. Kondisi ini membuat posisi mata uang Garuda dianggap sudah undervalue. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah Bank Indonesia (BI) sudah kehabisan peluru untuk menahan depresiasi ini?\n\nDalam video ini, kami membedah secara kritis penyebab melemahnya Rupiah, mulai dari gagalnya perundingan Amerika Serikat dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent & WTI), hingga ancaman defisit APBN yang semakin melebar akibat beban subsidi energi dan utang jatuh tempo.\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #rupiah  #ekonomiindonesia  #bankindonesia  #kursdollar  #beritaekonomi  #bbm  #apbn  #krisisekonomi  #breakingnews  #PerryWarjiyo #geopolitik  #hargaminyak \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "TBM-xD0d5_A"}}, {"key": "@SummitMetals", "attributes": {"label": "@SummitMetals", "x": 296.37600633444214, "y": 904.4981552435662, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "oehb-S2kiAE", "id": "@SummitMetals", "source": "youtube-000001", "content": "Mereka Menggunakan Perang Ini Untuk Menggantikan Dolar\n\nUnduh PDF: https://summit-metals.myklpages.com/l...\n\nAda sesuatu yang terasa tidak beres di pasar, dengan berita yang seringkali memicu reaksi yang tidak terduga. Video ini menawarkan wawasan pasar tentang mengapa ekonomi berperilaku seperti ini, khususnya bagaimana fluktuasi harga minyak memengaruhi dolar AS. Kami juga membahas aturan 60 tahun untuk suku bunga dan harga emas, sentimen konsumen yang mencapai titik terendah, dan apa arti semua ini untuk potensi resesi.\n\nBab\n0:00 – Perasaan yang tidak bisa dihilangkan siapa pun saat ini\n1:47 – Imbal hasil riil bergerak. Inilah artinya.\n3:54 – The Fed terjebak dan pihak jangka panjang mengetahuinya\n7:13 – Sentimen menunjukkan sesuatu yang penting\n9:37 – Minyak dan dolar menceritakan kisah yang sama\n11:33 – Pola dari 65 tahun. Setelah Anda melihatnya, Anda tidak bisa melupakannya.\n\nBerlangganan untuk konten penumpukan mingguan:\nSitus web: https://summitmetals.com/\nInstagram: Summit_Metals\nTwitter: \n\nLayanan Summit Metals lainnya:\nInvestasi Otomatis: https://summitmetals.com/pages/subscr...\nPenyimpanan: https://summitmetals.com/pages/deposi...\nJual Logam Anda: https://summitmetals.com/pages/sell-t...\n\nPERINGATAN: Episode direkam sebelumnya dan mungkin tidak mencerminkan informasi pasar terbaru. Konten ini hanya untuk tujuan informasi—keputusan keuangan Anda adalah milik Anda! Summit Metals tidak bertanggung jawab atas tindakan yang diambil berdasarkan isi video ini. Tetap terinformasi, tetap cerdas, dan selamat menumpuk!\n\n#pembaruanpasar #emas #perak", "post_id": "oehb-S2kiAE"}}, {"key": "Summit_Metals", "attributes": {"label": "Summit_Metals", "x": 561.2795440554655, "y": 517.9658521581421, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oehb-S2kiAE", "id": "Summit_Metals", "source": "youtube-000001", "content": "Mereka Menggunakan Perang Ini Untuk Menggantikan Dolar\n\nUnduh PDF: https://summit-metals.myklpages.com/l...\n\nAda sesuatu yang terasa tidak beres di pasar, dengan berita yang seringkali memicu reaksi yang tidak terduga. Video ini menawarkan wawasan pasar tentang mengapa ekonomi berperilaku seperti ini, khususnya bagaimana fluktuasi harga minyak memengaruhi dolar AS. Kami juga membahas aturan 60 tahun untuk suku bunga dan harga emas, sentimen konsumen yang mencapai titik terendah, dan apa arti semua ini untuk potensi resesi.\n\nBab\n0:00 – Perasaan yang tidak bisa dihilangkan siapa pun saat ini\n1:47 – Imbal hasil riil bergerak. Inilah artinya.\n3:54 – The Fed terjebak dan pihak jangka panjang mengetahuinya\n7:13 – Sentimen menunjukkan sesuatu yang penting\n9:37 – Minyak dan dolar menceritakan kisah yang sama\n11:33 – Pola dari 65 tahun. Setelah Anda melihatnya, Anda tidak bisa melupakannya.\n\nBerlangganan untuk konten penumpukan mingguan:\nSitus web: https://summitmetals.com/\nInstagram: Summit_Metals\nTwitter: \n\nLayanan Summit Metals lainnya:\nInvestasi Otomatis: https://summitmetals.com/pages/subscr...\nPenyimpanan: https://summitmetals.com/pages/deposi...\nJual Logam Anda: https://summitmetals.com/pages/sell-t...\n\nPERINGATAN: Episode direkam sebelumnya dan mungkin tidak mencerminkan informasi pasar terbaru. Konten ini hanya untuk tujuan informasi—keputusan keuangan Anda adalah milik Anda! Summit Metals tidak bertanggung jawab atas tindakan yang diambil berdasarkan isi video ini. Tetap terinformasi, tetap cerdas, dan selamat menumpuk!\n\n#pembaruanpasar #emas #perak", "post_id": "oehb-S2kiAE"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 485.3160845301451, "y": 168.7821127065462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 28, "degree": 28}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 716.2686885412691, "y": 92.48665745628193, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 37.85271168107806, "y": 106.09891952023199, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 84.40267604965224, "y": 77.22998065826769, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 211.50149996127877, "y": 641.3035051577435, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 66.63120248915422, "y": 96.98883688104532, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 351.8333852678542, "y": 643.9142154452919, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.025, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "ujOOxia9MNc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Selat Hormuz Membara, Ke Mana Arah Nilai Tukar Rupiah Kita? | THE EDITORIAL\n\nDeskripsi:\nKondisi geopolitik global terkait perang Amerika Serikat dan Iran belum juga menunjukkan sinyal-sinyal perdamaian. Hal ini membuat harga minyak dunia semakin melambung, yang mau tak mau juga berpengaruh besar terhadap nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara lain. Tak terkecuali nilai tukar rupiah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus tertekan ke level terendah. Lalu, akan ke manakah arah pergerakan nilai tukar tersebut selanjutnya?\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ujOOxia9MNc"}}, {"key": "@salamsuksesid", "attributes": {"label": "@salamsuksesid", "x": 946.5987550260369, "y": 784.1022739755085, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mJa9eALLKck", "id": "@salamsuksesid", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Mahal, Kenapa Rupiah Kita Melemah Terus? | Rivan Kurniawan\n\nApakah Rupiah kita akan turun terus?\n\n\nSpeaker: Rivan Kurniawan & Emir Parengkuan\nYoutube: \nOriginal Video:    • TRADING VS INVEST, MANA LEBIH CUAN? ft. Ri...  \n\n=======================================\n🏦Amankan Crypto Kamu Disini 🏦\nTrezor: https://affil.trezor.io/SHlV\nLedger: https://shop.ledger.com/?r=bcd5d63bf604\n\n=======================================\n🔥Kode Promo Akademi Crypto (Limited Promo)🔥\n6546010E16F0F\n\nATAU \n\n🔥Gunakan Link ini Untuk Dapatkan Diskon🔥\nhttps://desty.page/akademicrypto\n\n=======================================\n💸 Beli Crypto Disini Dapatkan Bitcoin GRATIS💸\nBinance: https://bit.ly/registrasi_binancee\nBybit: https://bit.ly/registrasi_bybit\nOKX: https://www.okx.com/join/74421872\nAjaib: https://ajaibcoin.onelink.me/HFZR/sal...\n\n\n📊Aplikasi Investasi📊\nSeabank: 5LZXGB (Dapatkan 10k GRATIS)\nNeobank: QB4RT2 (Dapatkan 15k GRATIS)\nBibit: salamsuksesid (Dapatkan 25k GRATIS)\n\n📧 Business Inquiries📧\nEmail: salamsukses.official\n\n📺 Social Media📺\nTiktok:   / salamsukses.id  \nIG:   / salamsuksesid  \n\n=======================================\nDISCLAIMER\nKami tidak memiliki hak atas semua konten. Sesuai dengan penggunaan wajar, mereka telah digunakan kembali dengan tujuan untuk mendidik dan menginspirasi orang lain.\nKami harus menyatakan bahwa kami sama sekali tidak bermaksud melanggar hak pemegang hak cipta. Konten yang digunakan hanya untuk penelitian dan pendidikan, semuanya berdasarkan hukum Penggunaan Wajar.\nJika ada pemilik yang ingin kita menghapus videonya, kami tidak punya masalah dengan itu, kirimkan saja kita email: salamsukses.official\n\n#timothyronald #investasi #crypto #bitcoin #bbri", "post_id": "mJa9eALLKck"}}, {"key": "EmirParengkuan", "attributes": {"label": "EmirParengkuan", "x": 481.59650455525207, "y": 531.0945068824568, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mJa9eALLKck", "id": "EmirParengkuan", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Mahal, Kenapa Rupiah Kita Melemah Terus? | Rivan Kurniawan\n\nApakah Rupiah kita akan turun terus?\n\n\nSpeaker: Rivan Kurniawan & Emir Parengkuan\nYoutube: \nOriginal Video:    • TRADING VS INVEST, MANA LEBIH CUAN? ft. Ri...  \n\n=======================================\n🏦Amankan Crypto Kamu Disini 🏦\nTrezor: https://affil.trezor.io/SHlV\nLedger: https://shop.ledger.com/?r=bcd5d63bf604\n\n=======================================\n🔥Kode Promo Akademi Crypto (Limited Promo)🔥\n6546010E16F0F\n\nATAU \n\n🔥Gunakan Link ini Untuk Dapatkan Diskon🔥\nhttps://desty.page/akademicrypto\n\n=======================================\n💸 Beli Crypto Disini Dapatkan Bitcoin GRATIS💸\nBinance: https://bit.ly/registrasi_binancee\nBybit: https://bit.ly/registrasi_bybit\nOKX: https://www.okx.com/join/74421872\nAjaib: https://ajaibcoin.onelink.me/HFZR/sal...\n\n\n📊Aplikasi Investasi📊\nSeabank: 5LZXGB (Dapatkan 10k GRATIS)\nNeobank: QB4RT2 (Dapatkan 15k GRATIS)\nBibit: salamsuksesid (Dapatkan 25k GRATIS)\n\n📧 Business Inquiries📧\nEmail: salamsukses.official\n\n📺 Social Media📺\nTiktok:   / salamsukses.id  \nIG:   / salamsuksesid  \n\n=======================================\nDISCLAIMER\nKami tidak memiliki hak atas semua konten. Sesuai dengan penggunaan wajar, mereka telah digunakan kembali dengan tujuan untuk mendidik dan menginspirasi orang lain.\nKami harus menyatakan bahwa kami sama sekali tidak bermaksud melanggar hak pemegang hak cipta. Konten yang digunakan hanya untuk penelitian dan pendidikan, semuanya berdasarkan hukum Penggunaan Wajar.\nJika ada pemilik yang ingin kita menghapus videonya, kami tidak punya masalah dengan itu, kirimkan saja kita email: salamsukses.official\n\n#timothyronald #investasi #crypto #bitcoin #bbri", "post_id": "mJa9eALLKck"}}, {"key": "@JoeConsorti", "attributes": {"label": "@JoeConsorti", "x": 690.8015077991626, "y": 232.20756029322663, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jJaG3OojKiI", "id": "@JoeConsorti", "source": "youtube-000001", "content": "Bitcoin Baru Saja Mencatat Pencetakan Terbesar Sejak 2008\n\nDukung saluran ini. Bergabunglah sebagai anggota → https://www.youtube.com/\n\nPesan Sesi 1-on-1 dengan saya → https://www.joeconsorti.com/\n\nEmpat sinyal bertemu dalam 72 jam terakhir yang hanya pernah terjadi sekali dalam sejarah keuangan modern, dan terakhir kali hal itu terjadi, The Fed mencetak 4,5 triliun dolar. Hank Paulson tampil di Bloomberg dan meminta negara untuk mempersiapkan rencana darurat. Calon Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, secara terbuka menyerukan perubahan rezim di bank sentral. Departemen Keuangan AS melakukan pembelian kembali utang senilai 15 miliar dolar dengan tekanan jual sebesar 40 miliar dolar di belakangnya. Dan bitcoin melonjak 22 persen sementara para pelaku pasar bearish membayar 12 persen per tahun untuk tetap berada dalam posisi short.\n\nJoe menjelaskan secara rinci alur pasti, mulai dari minyak, CPI, suku bunga riil, The Fed, hingga Bitcoin, yang mengunci ekspansi moneter terbesar sejak 2008, mengapa Bitcoin sudah mendahuluinya, dan sinyal historis yang menunjukkan mengapa pengaturan ini berbeda dari setiap siklus lainnya.\n\nIkuti Joe di X 👉 https://x.com/JoeConsorti\nUbah Ekuitas Rumah yang Tidak Aktif menjadi Bitcoin dengan Horizon: https://joinhorizon.com/\n\nPERINGATAN: Saya bukan penasihat keuangan dan tidak ada dalam video ini yang boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Konten di sini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Saya membagikan pendapat dan analisis pribadi saya berdasarkan informasi yang saya yakini dapat diandalkan, tetapi saya tidak memberikan jaminan atas keakuratan atau kelengkapannya. Anda tidak boleh menganggap apa pun yang saya katakan sebagai rekomendasi khusus untuk membeli atau menjual aset apa pun. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang.\n\n00:00 Empat Sinyal yang Hanya Berbaris Sekali Sebelumnya\n01:15 Rantai: Minyak ke CPI ke Suku Bunga Riil ke Fed ke Bitcoin\n02:30 Harga Minyak Terkunci: Mengapa Inflasi yang Akan Anda Rasakan di Bulan Juli Sudah Ada\n04:00 Suku Bunga Riil Menjadi Negatif: Rezim yang Mengubah Segalanya\n05:30 Warsh, Trump, dan Rekayasa Pencetakan Uang\n07:45 Alibi \"Sementara\" Kembali\n09:15 Pembelian Kembali Obligasi Senilai $15 Miliar yang Tidak Dilaporkan Siapa Pun\n10:45 Peringatan Paulson yang Menggelegar\n12:00 Ke Mana Pembeli Obligasi Pemerintah yang Sesungguhnya Pergi\n13:30 Reli yang Paling Dibenci dalam Sejarah Bitcoin\n15:00 Mengapa Bitcoin Bergerak Lebih Dulu\n16:30 Asuransi Kekacauan: 7 dari 7 Sejak 2020\n17:45 Aturan 30% dan Rata-Rata Bergerak 200 Minggu\n19:00 AS Militer Menjalankan Node Bitcoin\n20:30 Cara Memposisikan Sebelum Mencetak", "post_id": "jJaG3OojKiI"}}, {"key": "JoeConsorti/...", "attributes": {"label": "JoeConsorti/...", "x": 973.3839276116543, "y": 904.2324161418948, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jJaG3OojKiI", "id": "JoeConsorti/...", "source": "youtube-000001", "content": "Bitcoin Baru Saja Mencatat Pencetakan Terbesar Sejak 2008\n\nDukung saluran ini. Bergabunglah sebagai anggota → https://www.youtube.com/\n\nPesan Sesi 1-on-1 dengan saya → https://www.joeconsorti.com/\n\nEmpat sinyal bertemu dalam 72 jam terakhir yang hanya pernah terjadi sekali dalam sejarah keuangan modern, dan terakhir kali hal itu terjadi, The Fed mencetak 4,5 triliun dolar. Hank Paulson tampil di Bloomberg dan meminta negara untuk mempersiapkan rencana darurat. Calon Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, secara terbuka menyerukan perubahan rezim di bank sentral. Departemen Keuangan AS melakukan pembelian kembali utang senilai 15 miliar dolar dengan tekanan jual sebesar 40 miliar dolar di belakangnya. Dan bitcoin melonjak 22 persen sementara para pelaku pasar bearish membayar 12 persen per tahun untuk tetap berada dalam posisi short.\n\nJoe menjelaskan secara rinci alur pasti, mulai dari minyak, CPI, suku bunga riil, The Fed, hingga Bitcoin, yang mengunci ekspansi moneter terbesar sejak 2008, mengapa Bitcoin sudah mendahuluinya, dan sinyal historis yang menunjukkan mengapa pengaturan ini berbeda dari setiap siklus lainnya.\n\nIkuti Joe di X 👉 https://x.com/JoeConsorti\nUbah Ekuitas Rumah yang Tidak Aktif menjadi Bitcoin dengan Horizon: https://joinhorizon.com/\n\nPERINGATAN: Saya bukan penasihat keuangan dan tidak ada dalam video ini yang boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Konten di sini hanya untuk tujuan pendidikan dan hiburan. Saya membagikan pendapat dan analisis pribadi saya berdasarkan informasi yang saya yakini dapat diandalkan, tetapi saya tidak memberikan jaminan atas keakuratan atau kelengkapannya. Anda tidak boleh menganggap apa pun yang saya katakan sebagai rekomendasi khusus untuk membeli atau menjual aset apa pun. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang.\n\n00:00 Empat Sinyal yang Hanya Berbaris Sekali Sebelumnya\n01:15 Rantai: Minyak ke CPI ke Suku Bunga Riil ke Fed ke Bitcoin\n02:30 Harga Minyak Terkunci: Mengapa Inflasi yang Akan Anda Rasakan di Bulan Juli Sudah Ada\n04:00 Suku Bunga Riil Menjadi Negatif: Rezim yang Mengubah Segalanya\n05:30 Warsh, Trump, dan Rekayasa Pencetakan Uang\n07:45 Alibi \"Sementara\" Kembali\n09:15 Pembelian Kembali Obligasi Senilai $15 Miliar yang Tidak Dilaporkan Siapa Pun\n10:45 Peringatan Paulson yang Menggelegar\n12:00 Ke Mana Pembeli Obligasi Pemerintah yang Sesungguhnya Pergi\n13:30 Reli yang Paling Dibenci dalam Sejarah Bitcoin\n15:00 Mengapa Bitcoin Bergerak Lebih Dulu\n16:30 Asuransi Kekacauan: 7 dari 7 Sejak 2020\n17:45 Aturan 30% dan Rata-Rata Bergerak 200 Minggu\n19:00 AS Militer Menjalankan Node Bitcoin\n20:30 Cara Memposisikan Sebelum Mencetak", "post_id": "jJaG3OojKiI"}}, {"key": "@investwithjim", "attributes": {"label": "@investwithjim", "x": 905.5842750852757, "y": 500.38974519224087, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "9Z7xYBzcF_Y", "id": "@investwithjim", "source": "youtube-000001", "content": "Rumah di Las Vegas Seharga $500.000 vs $750.000 vs $1 Juta – Cicilan Bulanan Sebenarnya vs Perkir...\n\nDAPATKAN PANDUAN INVESTASI GRATIS ANDA: https://www.mylasvegashomesearch.com/...\n\nSegmen bersponsor oleh #Printify — luncurkan usaha sampingan dengan biaya operasional rendah dengan membuat dan menjual produk kustom tanpa persediaan, pengemasan, atau pengiriman: https://printify.com\n\n➡️Jadwalkan Konsultasi GRATIS: https://www.mylasvegashomesearch.com/...\n\nJika Anda berencana membeli rumah di Las Vegas pada tahun 2026, salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pembeli adalah hanya fokus pada harga… alih-alih pembayaran bulanan sebenarnya.\n\nDalam video ini, Jim dari Invest with Jim duduk bersama penasihat hipotek Wes Friedman untuk membahas berapa biaya sebenarnya untuk membeli rumah pada berbagai titik harga di pasar Las Vegas.\n\nKami membahas contoh nyata rumah dengan harga sekitar:\n\n🏡 Rumah seharga $495.000 di North Las Vegas\n🏡 Rumah seharga $750.000 di Summerlin\n🏡 Rumah seharga $1,1 Juta di Southern Highlands\n\nDan kami membandingkan pembayaran bulanan menggunakan:\n\n✔ Pinjaman FHA\n✔ Pinjaman VA\n✔ Pinjaman Konvensional dengan Uang Muka 5%\n✔ Pinjaman Konvensional dengan Uang Muka 20%\n✔ Pinjaman Jumbo\n✔ Strategi Dua Pinjaman 80/10/10\n\nJika Anda pernah mencari:\n\nBerapa harga rumah yang mampu saya beli di Las Vegas?\n\nBerapa pembayaran bulanan untuk rumah seharga $500.000?\nApakah properti di Las Vegas masih layak dibeli pada tahun 2026?\n\nBerapa uang muka yang dibutuhkan untuk rumah seharga satu juta dolar?\n\nPilihan hipotek terbaik untuk pembeli di Las Vegas\n\nVideo ini akan membantu Anda memahami angka-angkanya.\n\nTerlalu banyak pembeli hanya melihat perkiraan Zillow atau Redfin dan tidak menyadari bahwa perkiraan tersebut seringkali tidak termasuk biaya sebenarnya seperti:\n\n✔ Pajak Properti\n✔ Asuransi Pemilik Rumah\n✔ Biaya HOA\n✔ Asuransi Hipotek (PMI / MIP)\n✔ Dampak Uang Muka\n✔ Suku Bunga\n✔ Perbedaan Program Pinjaman\n\nDi situlah banyak pembeli terkejut.\n\nHal ini sangat penting di Las Vegas, di mana banyak komunitas memiliki HOA, rencana induk, tarif pajak yang bervariasi, dan kisaran harga dari rumah sederhana hingga rumah mewah.\n\nJim menjelaskan bagaimana pembeli cerdas berbelanja berdasarkan kenyamanan pembayaran, bukan hanya fitur rumah seperti luas bangunan, dapur, kolam renang, atau tampilan luar.\n\nJika Anda pindah ke Las Vegas, pindah ke rumah yang lebih besar, membeli rumah pertama Anda, berinvestasi, atau hanya mencoba memahami pasar, uraian ini dapat menghemat ribuan dolar dan membantu Anda menghindari pembelian di luar kemampuan Anda.\n\nKami juga membahas:\n\n📈 Mengapa pinjaman VA seringkali menjadi pilihan terbaik jika memenuhi syarat\n📈 Mengapa asuransi hipotek mungkin tidak seburuk yang dipikirkan orang\n📈 Mengapa memberikan uang muka 20% tidak selalu merupakan langkah paling cerdas\n📈 Bagaimana pembeli kaya menyusun pinjaman jumbo\n📈 Bagaimana beberapa pembeli membeli rumah bernilai jutaan dolar dengan uang muka kurang dari 20%\n📈 Mengapa mendapatkan pra-kualifikasi penting sebelum melihat-lihat rumah\n\nJim adalah agen dan investor real estat Las Vegas yang membantu pembeli memahami sisi sebenarnya dari pasar dengan angka-angka yang jujur ​​dan strategi praktis.\n\nJika Anda berpikir untuk membeli di Las Vegas dan menginginkan perkiraan pembayaran yang dipersonalisasi berdasarkan pendapatan, kredit, dan tujuan Anda, hubungi kami di bawah ini.\n\n☎️ 702-997-2050\nwww.jimmyfong.com\n📧 Jim\nAgen Real Estat di Real Broker\n📍 Las Vegas\nYT:    /   \nIG:   / invest.with.jim  \nFB:   / investwithjim  \n\n🎥video diproduksi oleh good stuff productions\ngoodstuffvideoproduction\n\n#LasVegasNewHomes #RealEstateInvesting #LasVegasRealEstateInvestor", "post_id": "9Z7xYBzcF_Y"}}, {"key": "investwithjim", "attributes": {"label": "investwithjim", "x": 640.2466340012892, "y": 287.3541451748567, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "9Z7xYBzcF_Y", "id": "investwithjim", "source": "youtube-000001", "content": "Rumah di Las Vegas Seharga $500.000 vs $750.000 vs $1 Juta – Cicilan Bulanan Sebenarnya vs Perkir...\n\nDAPATKAN PANDUAN INVESTASI GRATIS ANDA: https://www.mylasvegashomesearch.com/...\n\nSegmen bersponsor oleh #Printify — luncurkan usaha sampingan dengan biaya operasional rendah dengan membuat dan menjual produk kustom tanpa persediaan, pengemasan, atau pengiriman: https://printify.com\n\n➡️Jadwalkan Konsultasi GRATIS: https://www.mylasvegashomesearch.com/...\n\nJika Anda berencana membeli rumah di Las Vegas pada tahun 2026, salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pembeli adalah hanya fokus pada harga… alih-alih pembayaran bulanan sebenarnya.\n\nDalam video ini, Jim dari Invest with Jim duduk bersama penasihat hipotek Wes Friedman untuk membahas berapa biaya sebenarnya untuk membeli rumah pada berbagai titik harga di pasar Las Vegas.\n\nKami membahas contoh nyata rumah dengan harga sekitar:\n\n🏡 Rumah seharga $495.000 di North Las Vegas\n🏡 Rumah seharga $750.000 di Summerlin\n🏡 Rumah seharga $1,1 Juta di Southern Highlands\n\nDan kami membandingkan pembayaran bulanan menggunakan:\n\n✔ Pinjaman FHA\n✔ Pinjaman VA\n✔ Pinjaman Konvensional dengan Uang Muka 5%\n✔ Pinjaman Konvensional dengan Uang Muka 20%\n✔ Pinjaman Jumbo\n✔ Strategi Dua Pinjaman 80/10/10\n\nJika Anda pernah mencari:\n\nBerapa harga rumah yang mampu saya beli di Las Vegas?\n\nBerapa pembayaran bulanan untuk rumah seharga $500.000?\nApakah properti di Las Vegas masih layak dibeli pada tahun 2026?\n\nBerapa uang muka yang dibutuhkan untuk rumah seharga satu juta dolar?\n\nPilihan hipotek terbaik untuk pembeli di Las Vegas\n\nVideo ini akan membantu Anda memahami angka-angkanya.\n\nTerlalu banyak pembeli hanya melihat perkiraan Zillow atau Redfin dan tidak menyadari bahwa perkiraan tersebut seringkali tidak termasuk biaya sebenarnya seperti:\n\n✔ Pajak Properti\n✔ Asuransi Pemilik Rumah\n✔ Biaya HOA\n✔ Asuransi Hipotek (PMI / MIP)\n✔ Dampak Uang Muka\n✔ Suku Bunga\n✔ Perbedaan Program Pinjaman\n\nDi situlah banyak pembeli terkejut.\n\nHal ini sangat penting di Las Vegas, di mana banyak komunitas memiliki HOA, rencana induk, tarif pajak yang bervariasi, dan kisaran harga dari rumah sederhana hingga rumah mewah.\n\nJim menjelaskan bagaimana pembeli cerdas berbelanja berdasarkan kenyamanan pembayaran, bukan hanya fitur rumah seperti luas bangunan, dapur, kolam renang, atau tampilan luar.\n\nJika Anda pindah ke Las Vegas, pindah ke rumah yang lebih besar, membeli rumah pertama Anda, berinvestasi, atau hanya mencoba memahami pasar, uraian ini dapat menghemat ribuan dolar dan membantu Anda menghindari pembelian di luar kemampuan Anda.\n\nKami juga membahas:\n\n📈 Mengapa pinjaman VA seringkali menjadi pilihan terbaik jika memenuhi syarat\n📈 Mengapa asuransi hipotek mungkin tidak seburuk yang dipikirkan orang\n📈 Mengapa memberikan uang muka 20% tidak selalu merupakan langkah paling cerdas\n📈 Bagaimana pembeli kaya menyusun pinjaman jumbo\n📈 Bagaimana beberapa pembeli membeli rumah bernilai jutaan dolar dengan uang muka kurang dari 20%\n📈 Mengapa mendapatkan pra-kualifikasi penting sebelum melihat-lihat rumah\n\nJim adalah agen dan investor real estat Las Vegas yang membantu pembeli memahami sisi sebenarnya dari pasar dengan angka-angka yang jujur ​​dan strategi praktis.\n\nJika Anda berpikir untuk membeli di Las Vegas dan menginginkan perkiraan pembayaran yang dipersonalisasi berdasarkan pendapatan, kredit, dan tujuan Anda, hubungi kami di bawah ini.\n\n☎️ 702-997-2050\nwww.jimmyfong.com\n📧 Jim\nAgen Real Estat di Real Broker\n📍 Las Vegas\nYT:    /   \nIG:   / invest.with.jim  \nFB:   / investwithjim  \n\n🎥video diproduksi oleh good stuff productions\ngoodstuffvideoproduction\n\n#LasVegasNewHomes #RealEstateInvesting #LasVegasRealEstateInvestor", "post_id": "9Z7xYBzcF_Y"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 650.8405187574564, "y": 520.0400152749329, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "fub5vkxau7Q", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "AMBANG PERANG DUNIA! Trump Siapkan Serangan Dahsyat, Putin Beri Peringatan Bencana Yang Mengerikan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah menyiapkan opsi serangan baru yang disebut “dahsyat” terhadap Iran, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebuntuan negosiasi antara kedua negara.\n\nDikutip Serambinews melalui GB News (30/4/2026), rencana tersebut muncul setelah Washington menilai Iran tetap bersikeras melanjutkan program nuklirnya, yang menjadi salah satu titik utama perselisihan dalam upaya perdamaian.\n\nMenurut laporan, Pentagon telah menyusun berbagai skenario serangan yang menargetkan infrastruktur penting Iran.\n\nLangkah ini disebut bertujuan untuk menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan dan menghentikan ambisi nuklirnya.\n\nMeski demikian, Trump juga mengakui bahwa strategi blokade terhadap Selat Hormuz saat ini dinilai lebih efektif dibandingkan serangan militer langsung.\n\nIa menyebut tekanan ekonomi melalui pembatasan jalur perdagangan minyak telah memberikan dampak signifikan terhadap Iran.\n\n“Blokade lebih efektif daripada pemboman,” ujar Trump dalam pernyataannya.\n\nPemerintah AS kini disebut lebih condong mempertahankan blokade jangka panjang sebagai cara untuk melemahkan ekonomi Iran, terutama dengan menekan ekspor minyak yang menjadi sumber utama pendapatan negara tersebut.\n\nMenteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa Iran diperkirakan kehilangan sekitar 170 juta dolar AS per hari akibat pembatasan tersebut.\n\nIa juga menyebut terminal minyak utama Iran di Pulau Kharg hampir mencapai kapasitas penyimpanan maksimum, yang berpotensi memaksa pengurangan produksi.\n\nDi sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin turut memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat membawa “konsekuensi yang sangat mengerikan” bagi Amerika Serikat dan dunia.\n\nDalam percakapan telepon dengan Trump, Putin mendorong agar gencatan senjata dipertahankan dan negosiasi diberi kesempatan untuk berlanjut.\n\nNamun, Trump tampaknya tetap menunjukkan sikap keras.\n\nIa mengungkapkan kekecewaannya terhadap Iran melalui media sosial, menyebut negara tersebut tidak mampu mencapai kesepakatan non-nuklir.\n\nIa bahkan memperingatkan agar Iran segera mengambil langkah yang dianggap “lebih cerdas”.\n\nKetegangan ini juga berdampak langsung pada pasar global.\n\nHarga minyak dunia melonjak hingga mencapai 120 dolar AS per barel, tertinggi sejak dimulainya operasi militer terbaru di kawasan tersebut.\n\nPemerintah AS pun telah berdiskusi dengan pelaku industri energi untuk meminimalkan dampak terhadap konsumen domestik.\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Trump Siapkan Serangan ‘Dahsyat’ ke Iran, Putin Ingatkan Dunia di Ambang Bencana Besar?, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\nPenulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Erwin Joko Prasetyo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#trump  #putin  #iran #amerika  #rusia #timurtengah  #geopolitik  #konflikglobal  #breakingnews  #beritaviral  #internasional  #perang  #dunia  #newsupdate  #viralhariini  #headlines  #fakta  #update #krisisglobal", "post_id": "fub5vkxau7Q"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 788.2176261942365, "y": 913.041271729189, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "fub5vkxau7Q", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "AMBANG PERANG DUNIA! Trump Siapkan Serangan Dahsyat, Putin Beri Peringatan Bencana Yang Mengerikan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah menyiapkan opsi serangan baru yang disebut “dahsyat” terhadap Iran, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebuntuan negosiasi antara kedua negara.\n\nDikutip Serambinews melalui GB News (30/4/2026), rencana tersebut muncul setelah Washington menilai Iran tetap bersikeras melanjutkan program nuklirnya, yang menjadi salah satu titik utama perselisihan dalam upaya perdamaian.\n\nMenurut laporan, Pentagon telah menyusun berbagai skenario serangan yang menargetkan infrastruktur penting Iran.\n\nLangkah ini disebut bertujuan untuk menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan dan menghentikan ambisi nuklirnya.\n\nMeski demikian, Trump juga mengakui bahwa strategi blokade terhadap Selat Hormuz saat ini dinilai lebih efektif dibandingkan serangan militer langsung.\n\nIa menyebut tekanan ekonomi melalui pembatasan jalur perdagangan minyak telah memberikan dampak signifikan terhadap Iran.\n\n“Blokade lebih efektif daripada pemboman,” ujar Trump dalam pernyataannya.\n\nPemerintah AS kini disebut lebih condong mempertahankan blokade jangka panjang sebagai cara untuk melemahkan ekonomi Iran, terutama dengan menekan ekspor minyak yang menjadi sumber utama pendapatan negara tersebut.\n\nMenteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa Iran diperkirakan kehilangan sekitar 170 juta dolar AS per hari akibat pembatasan tersebut.\n\nIa juga menyebut terminal minyak utama Iran di Pulau Kharg hampir mencapai kapasitas penyimpanan maksimum, yang berpotensi memaksa pengurangan produksi.\n\nDi sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin turut memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat membawa “konsekuensi yang sangat mengerikan” bagi Amerika Serikat dan dunia.\n\nDalam percakapan telepon dengan Trump, Putin mendorong agar gencatan senjata dipertahankan dan negosiasi diberi kesempatan untuk berlanjut.\n\nNamun, Trump tampaknya tetap menunjukkan sikap keras.\n\nIa mengungkapkan kekecewaannya terhadap Iran melalui media sosial, menyebut negara tersebut tidak mampu mencapai kesepakatan non-nuklir.\n\nIa bahkan memperingatkan agar Iran segera mengambil langkah yang dianggap “lebih cerdas”.\n\nKetegangan ini juga berdampak langsung pada pasar global.\n\nHarga minyak dunia melonjak hingga mencapai 120 dolar AS per barel, tertinggi sejak dimulainya operasi militer terbaru di kawasan tersebut.\n\nPemerintah AS pun telah berdiskusi dengan pelaku industri energi untuk meminimalkan dampak terhadap konsumen domestik.\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Trump Siapkan Serangan ‘Dahsyat’ ke Iran, Putin Ingatkan Dunia di Ambang Bencana Besar?, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\nPenulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Erwin Joko Prasetyo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#trump  #putin  #iran #amerika  #rusia #timurtengah  #geopolitik  #konflikglobal  #breakingnews  #beritaviral  #internasional  #perang  #dunia  #newsupdate  #viralhariini  #headlines  #fakta  #update #krisisglobal", "post_id": "fub5vkxau7Q"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 634.553350400984, "y": 338.91579857283574, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.8919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "fub5vkxau7Q", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "AMBANG PERANG DUNIA! Trump Siapkan Serangan Dahsyat, Putin Beri Peringatan Bencana Yang Mengerikan\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah menyiapkan opsi serangan baru yang disebut “dahsyat” terhadap Iran, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kebuntuan negosiasi antara kedua negara.\n\nDikutip Serambinews melalui GB News (30/4/2026), rencana tersebut muncul setelah Washington menilai Iran tetap bersikeras melanjutkan program nuklirnya, yang menjadi salah satu titik utama perselisihan dalam upaya perdamaian.\n\nMenurut laporan, Pentagon telah menyusun berbagai skenario serangan yang menargetkan infrastruktur penting Iran.\n\nLangkah ini disebut bertujuan untuk menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan dan menghentikan ambisi nuklirnya.\n\nMeski demikian, Trump juga mengakui bahwa strategi blokade terhadap Selat Hormuz saat ini dinilai lebih efektif dibandingkan serangan militer langsung.\n\nIa menyebut tekanan ekonomi melalui pembatasan jalur perdagangan minyak telah memberikan dampak signifikan terhadap Iran.\n\n“Blokade lebih efektif daripada pemboman,” ujar Trump dalam pernyataannya.\n\nPemerintah AS kini disebut lebih condong mempertahankan blokade jangka panjang sebagai cara untuk melemahkan ekonomi Iran, terutama dengan menekan ekspor minyak yang menjadi sumber utama pendapatan negara tersebut.\n\nMenteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengungkapkan bahwa Iran diperkirakan kehilangan sekitar 170 juta dolar AS per hari akibat pembatasan tersebut.\n\nIa juga menyebut terminal minyak utama Iran di Pulau Kharg hampir mencapai kapasitas penyimpanan maksimum, yang berpotensi memaksa pengurangan produksi.\n\nDi sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin turut memperingatkan bahwa eskalasi konflik dapat membawa “konsekuensi yang sangat mengerikan” bagi Amerika Serikat dan dunia.\n\nDalam percakapan telepon dengan Trump, Putin mendorong agar gencatan senjata dipertahankan dan negosiasi diberi kesempatan untuk berlanjut.\n\nNamun, Trump tampaknya tetap menunjukkan sikap keras.\n\nIa mengungkapkan kekecewaannya terhadap Iran melalui media sosial, menyebut negara tersebut tidak mampu mencapai kesepakatan non-nuklir.\n\nIa bahkan memperingatkan agar Iran segera mengambil langkah yang dianggap “lebih cerdas”.\n\nKetegangan ini juga berdampak langsung pada pasar global.\n\nHarga minyak dunia melonjak hingga mencapai 120 dolar AS per barel, tertinggi sejak dimulainya operasi militer terbaru di kawasan tersebut.\n\nPemerintah AS pun telah berdiskusi dengan pelaku industri energi untuk meminimalkan dampak terhadap konsumen domestik.\n\n\nArtikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Trump Siapkan Serangan ‘Dahsyat’ ke Iran, Putin Ingatkan Dunia di Ambang Bencana Besar?, https://aceh.tribunnews.com/news/1023....\nPenulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Nurul Hayati\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Erwin Joko Prasetyo\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#trump  #putin  #iran #amerika  #rusia #timurtengah  #geopolitik  #konflikglobal  #breakingnews  #beritaviral  #internasional  #perang  #dunia  #newsupdate  #viralhariini  #headlines  #fakta  #update #krisisglobal", "post_id": "fub5vkxau7Q"}}, {"key": "@Lumin.insight", "attributes": {"label": "@Lumin.insight", "x": 919.4400237055746, "y": 326.23429551666817, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "dC65kCPG4oE", "id": "@Lumin.insight", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah melemah 17.000/1$!!\n\nTiktok lumin:\nhttps://www.tiktok.com/?i...\n\nInstagram lumin:\nhttps://www.instagram.com/lumin_katon...\n\nWa bisnis lumin:\nhttps://wa.me/+6285121383942\n\nIHSG ambruk 3,38% ke level 7.129 pada Jumat (24/4) — pelemahan 5 hari beruntun dengan total koreksi 6,61% — dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik: ketegangan geopolitik di Selat Hormuz memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dan jalur perdagangan global, yang membuat harga minyak Brent bertahan tinggi di kisaran $106/barel, menimbulkan kekhawatiran inflasi dan melebarnya defisit anggaran; di sisi lain, penguatan dolar AS secara global dan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia menekan rupiah hingga mendekati Rp17.300/USD — level terlemah sepanjang sejarah; sebagai negara net importir minyak, kebutuhan dolar untuk impor energi meningkat tajam, memperparah tekanan pada rupiah; dan akumulasi net sell asing sejak awal tahun 2026 menembus Rp40 triliun, dengan panic selling dan forced sell yang menyebar merata ke seluruh sektor terutama energi, infrastruktur, dan properti.\n\n #bisnis #trading #trading #bisnisbaru #saham #money #forex #cryptocurrency #pengusaha #bitcoin #motivasi", "post_id": "dC65kCPG4oE"}}, {"key": "katon_lumin", "attributes": {"label": "katon_lumin", "x": 958.0868148663219, "y": 594.8133916131006, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dC65kCPG4oE", "id": "katon_lumin", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah melemah 17.000/1$!!\n\nTiktok lumin:\nhttps://www.tiktok.com/?i...\n\nInstagram lumin:\nhttps://www.instagram.com/lumin_katon...\n\nWa bisnis lumin:\nhttps://wa.me/+6285121383942\n\nIHSG ambruk 3,38% ke level 7.129 pada Jumat (24/4) — pelemahan 5 hari beruntun dengan total koreksi 6,61% — dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik: ketegangan geopolitik di Selat Hormuz memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi dan jalur perdagangan global, yang membuat harga minyak Brent bertahan tinggi di kisaran $106/barel, menimbulkan kekhawatiran inflasi dan melebarnya defisit anggaran; di sisi lain, penguatan dolar AS secara global dan kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Indonesia menekan rupiah hingga mendekati Rp17.300/USD — level terlemah sepanjang sejarah; sebagai negara net importir minyak, kebutuhan dolar untuk impor energi meningkat tajam, memperparah tekanan pada rupiah; dan akumulasi net sell asing sejak awal tahun 2026 menembus Rp40 triliun, dengan panic selling dan forced sell yang menyebar merata ke seluruh sektor terutama energi, infrastruktur, dan properti.\n\n #bisnis #trading #trading #bisnisbaru #saham #money #forex #cryptocurrency #pengusaha #bitcoin #motivasi", "post_id": "dC65kCPG4oE"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 433.28337126971263, "y": 76.76797311892736, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "L19YHMZizE0", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE: 2 Bulan Perang Israel-AS Vs Iran, INDEF Ungkap Dampaknya ke Perekonomian Indonesia\n\nTUTUR.co.id - Eskalasi perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan mulai memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus US$100 per barel memicu kekhawatiran terhadap inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga potensi capital outflow.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, INDEF menggelar diskusi publik bertajuk “2 Bulan Perang Israel-AS Vs. Iran: Waspada Dampak ke Perekonomian!” guna mengkaji dampak konflik terhadap ekonomi nasional. Diskusi ini juga membahas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I dan II 2026 serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pemerintah dan pelaku usaha.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "L19YHMZizE0"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 184.58763336270988, "y": 998.6531474976556, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "L19YHMZizE0", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE: 2 Bulan Perang Israel-AS Vs Iran, INDEF Ungkap Dampaknya ke Perekonomian Indonesia\n\nTUTUR.co.id - Eskalasi perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan mulai memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia yang sempat menembus US$100 per barel memicu kekhawatiran terhadap inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga potensi capital outflow.\n\nMenanggapi kondisi tersebut, INDEF menggelar diskusi publik bertajuk “2 Bulan Perang Israel-AS Vs. Iran: Waspada Dampak ke Perekonomian!” guna mengkaji dampak konflik terhadap ekonomi nasional. Diskusi ini juga membahas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I dan II 2026 serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih adaptif bagi pemerintah dan pelaku usaha.\n\n#breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------", "post_id": "L19YHMZizE0"}}, {"key": "@1M.Pertama", "attributes": {"label": "@1M.Pertama", "x": 670.5928174778762, "y": 807.5315531911305, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fyytar8ckcA", "id": "@1M.Pertama", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Drop? Strategi Navigasi Market & Peluang Cuan Komoditas 2026 | \n\nMarket lagi turbulens? Jangan panik! Di video kali ini, CEO Sukor Sekuritas bersama tim ahli membedah tuntas arah ekonomi Global dan Indonesia di tengah ketidakpastian perang US-Iran. Apakah IHSG akan rebound ke 10.000 atau justru makin tertekan?\n\nKami membahas skenario \"Bull Market\" yang diprediksi akan terjadi dalam 20 bulan ke depan. Pelajari mengapa krisis energi dunia justru menjadi angin segar bagi komoditas Indonesia seperti Batubara, CPO, dan Nikel.\n\nApa yang akan Anda pelajari :\n*Energy Shock:* Dampak blokade Selat Hormus terhadap harga minyak dunia ($110/barel).\n*Coal Deficit:* Mengapa Eropa kembali melirik batubara dan potensi harganya melompat ke $167-$250.\n*Fiskal & APBN:* Ancaman defisit APBN di atas 3% dan dampaknya terhadap Rupiah.\n*Prediksi Harga BBM:* Kapan Pertalite & Pertamax berpotensi naik?.\n*Analisis Teknikal:* Area Support & Resisten IHSG serta peluang \"Real Negative Interest Rate\".\n\n📌 *Jangan lupa Subscribe * untuk update market harian!\n💬 *Diskusi di kolom komentar:* Saham komoditas apa yang jadi andalanmu saat ini?\n🚀 Buka Akun RHB Sekuritas Indonesia: https://wa.me/6285706996589\n\n#1MPertama #InvestasiSaham #IHSG #AnalisisEkonomi #SahamBatubara #MarketUpdate #CryptoIndonesia #BelajarSaham #RHBSekuritas #KrisisEnergi\n#ADRO #ITMG #PTBA #HRUM #ANTM #INCO #LSIP #CPIN #BBCA #BBRI #BMRI #BBNI", "post_id": "fyytar8ckcA"}}, {"key": "1M.Pertama", "attributes": {"label": "1M.Pertama", "x": 890.0740703415588, "y": 329.207422455715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fyytar8ckcA", "id": "1M.Pertama", "source": "youtube-000001", "content": "IHSG Drop? Strategi Navigasi Market & Peluang Cuan Komoditas 2026 | \n\nMarket lagi turbulens? Jangan panik! Di video kali ini, CEO Sukor Sekuritas bersama tim ahli membedah tuntas arah ekonomi Global dan Indonesia di tengah ketidakpastian perang US-Iran. Apakah IHSG akan rebound ke 10.000 atau justru makin tertekan?\n\nKami membahas skenario \"Bull Market\" yang diprediksi akan terjadi dalam 20 bulan ke depan. Pelajari mengapa krisis energi dunia justru menjadi angin segar bagi komoditas Indonesia seperti Batubara, CPO, dan Nikel.\n\nApa yang akan Anda pelajari :\n*Energy Shock:* Dampak blokade Selat Hormus terhadap harga minyak dunia ($110/barel).\n*Coal Deficit:* Mengapa Eropa kembali melirik batubara dan potensi harganya melompat ke $167-$250.\n*Fiskal & APBN:* Ancaman defisit APBN di atas 3% dan dampaknya terhadap Rupiah.\n*Prediksi Harga BBM:* Kapan Pertalite & Pertamax berpotensi naik?.\n*Analisis Teknikal:* Area Support & Resisten IHSG serta peluang \"Real Negative Interest Rate\".\n\n📌 *Jangan lupa Subscribe * untuk update market harian!\n💬 *Diskusi di kolom komentar:* Saham komoditas apa yang jadi andalanmu saat ini?\n🚀 Buka Akun RHB Sekuritas Indonesia: https://wa.me/6285706996589\n\n#1MPertama #InvestasiSaham #IHSG #AnalisisEkonomi #SahamBatubara #MarketUpdate #CryptoIndonesia #BelajarSaham #RHBSekuritas #KrisisEnergi\n#ADRO #ITMG #PTBA #HRUM #ANTM #INCO #LSIP #CPIN #BBCA #BBRI #BMRI #BBNI", "post_id": "fyytar8ckcA"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 366.68207086427884, "y": 830.306525034718, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "EMNQPBBmgBI", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terus Melemah I F TO F\n\nStatistik bilang kita baik-baik saja, tapi kenapa dompet terasa makin tipis? Bersama Samuel Purba, kita bongkar realita di balik angka ekonomi Indonesia tahun 2026 yang penuh kontradiksi!\n\nDi episode kali ini, Garuda TV membedah tuntas mengapa inflasi yang rendah justru bisa jadi sinyal bahaya bagi daya beli kita. Kita juga akan membahas fenomena aneh: angka pengangguran menyentuh level terendah sejarah, tapi cari kerja layak susahnya minta ampun sampai banyak sarjana terpaksa beralih ke sektor informal.\n\nApa saja yang kita bahas?\n\nParadoks Minyak Goreng: Inflasi terjaga di bawah 4%, tapi harga minyak goreng kemasan melonjak 25%. Apakah ini tanda weak demand?\nDarurat Lapangan Kerja: Mengapa banyak pekerja kita mengalami drop income dan terjebak di pekerjaan informal?\nBalapan Regional: Indonesia tumbuh 5,11%, tapi kenapa kita tertinggal jauh dari Vietnam (8,2%) dan Filipina (6,5%)?\nSolusi Cuan dari Langit: Mengintip peluang Carbon Credit dan Green Economy sebagai mesin uang baru Indonesia agar tidak terjebak deindustrialisasi dini.\n\nJangan lewatkan analisis tajam ini untuk tahu ke mana arah ekonomi kita sebenarnya. Tonton sampai habis dan tulis pendapatmu di kolom komentar!\n\n#EkonomiIndonesia #SamuelPurba #GarudaTV #Loker2026 #GreenEconomy\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "EMNQPBBmgBI"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 521.8293604454537, "y": 842.2264494830871, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EMNQPBBmgBI", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Terus Melemah I F TO F\n\nStatistik bilang kita baik-baik saja, tapi kenapa dompet terasa makin tipis? Bersama Samuel Purba, kita bongkar realita di balik angka ekonomi Indonesia tahun 2026 yang penuh kontradiksi!\n\nDi episode kali ini, Garuda TV membedah tuntas mengapa inflasi yang rendah justru bisa jadi sinyal bahaya bagi daya beli kita. Kita juga akan membahas fenomena aneh: angka pengangguran menyentuh level terendah sejarah, tapi cari kerja layak susahnya minta ampun sampai banyak sarjana terpaksa beralih ke sektor informal.\n\nApa saja yang kita bahas?\n\nParadoks Minyak Goreng: Inflasi terjaga di bawah 4%, tapi harga minyak goreng kemasan melonjak 25%. Apakah ini tanda weak demand?\nDarurat Lapangan Kerja: Mengapa banyak pekerja kita mengalami drop income dan terjebak di pekerjaan informal?\nBalapan Regional: Indonesia tumbuh 5,11%, tapi kenapa kita tertinggal jauh dari Vietnam (8,2%) dan Filipina (6,5%)?\nSolusi Cuan dari Langit: Mengintip peluang Carbon Credit dan Green Economy sebagai mesin uang baru Indonesia agar tidak terjebak deindustrialisasi dini.\n\nJangan lewatkan analisis tajam ini untuk tahu ke mana arah ekonomi kita sebenarnya. Tonton sampai habis dan tulis pendapatmu di kolom komentar!\n\n#EkonomiIndonesia #SamuelPurba #GarudaTV #Loker2026 #GreenEconomy\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "EMNQPBBmgBI"}}, {"key": "@CompetentManPod", "attributes": {"label": "@CompetentManPod", "x": 239.2089397483035, "y": 169.43174635342572, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OC-H4qQYfeY", "id": "@CompetentManPod", "source": "youtube-000001", "content": "Willem Middelkoop: Hindari Kecelakaan - Naiki Sepeda Motor Super Emas\n\nDirekam pada: 30 April 2026\n\nWillem Middelkoop, penulis \"The Big Reset\" dan pendiri Commodity Discovery Fund, membahas dampak geopolitik dan ekonomi dari konflik-konflik baru-baru ini, khususnya perang di Ukraina dan ketegangan di sekitar Iran. Ia berpendapat bahwa AS telah kehilangan pengaruh geopolitik yang signifikan, sementara China telah memperolehnya, dan penutupan Selat Hormuz telah menekan harga minyak. Middelkoop memprediksi bahwa harga minyak dapat mencapai $150 per barel untuk mencapai kehancuran permintaan riil, yang menyebabkan resesi di seluruh dunia.\n\nBeberapa Tautan Kompeten:\nSitus web: https://competentinvestor.com\nSubstack: https://competentmanpod.substack.com/\nX: https://x.com/CompetentManPod\nRumble: https://rumble.com/c/c-7699939\n\nIa juga memperingatkan potensi krisis utang negara, mengutip kekhawatiran Jamie Dimon tentang penurunan tajam di pasar kredit. Middelkoop menyoroti dinamika yang berubah dalam industri pertambangan, dengan pemerintah sekarang menyadari pentingnya logam-logam kritis. Ia memperkirakan pasar komoditas akan mengalami kenaikan selama beberapa dekade karena kekurangan pasokan, penurunan nilai mata uang, dan ketegangan geopolitik. Terlepas dari aksi jual baru-baru ini, ia melihat emas dan perak sebagai aset aman dan memperkirakan harga yang lebih tinggi, terutama karena bank sentral terus membeli emas.\n\nIa juga membahas potensi terjadinya short squeeze perak dan dampak kenaikan harga energi terhadap margin pertambangan. Percakapan tersebut menyentuh implikasi yang lebih luas bagi ekonomi global, termasuk potensi arsitektur moneter internasional baru dan peran emas. Middelkoop menekankan pentingnya diversifikasi dan manajemen risiko, mencatat bahwa dananya telah mengadopsi sikap yang lebih defensif dengan posisi kas yang besar. Ia juga membahas potensi sumber energi nuklir dan terbarukan untuk mendapatkan perhatian karena krisis energi saat ini.\n\nCap waktu:\n00:00:00 - Pendahuluan\n00:00:28 - Skenario Perdamaian dalam Konflik\n00:02:58 - Harga dan Pasokan Minyak\n00:06:38 - Krisis Utang Negara\n00:09:16 - Risiko Koreksi Pasar\n00:11:14 - Industri Kotor & Pengakuan\n00:12:45 - Prospek Pasar Komoditas yang Sedang Naik\n00:15:38 - Penjelasan Penurunan Harga Emas\n00:18:27 - Peran Emas dalam Reset Moneter\n00:21:37 - Tren Penurunan Produksi Tambang\n00:23:47 - Potensi Lonjakan Harga Perak\n00:28:56 - Percepatan Energi Nuklir\n00:30:47 - Strategi Diversifikasi Komoditas\n00:42:40 - Pentingnya Penelitian\n00:44:55 - Kesimpulan\n\nTamu Tautan:\nCommodity Discovery Fund: https://www.cdfund.com\nX: https://x.com/\nWillem Middelkoop: https://substack.com/\n\nWillem Middelkoop adalah pendiri Commodity Discovery Fund dan juga seorang penulis. Ia menjadi tokoh terkenal melalui pekerjaannya sebagai komentator pasar saham untuk saluran televisi bisnis Belanda, RTLZ.\n\nMiddelkoop memprediksi awal krisis kredit dalam bukunya \"Als de dollar valt\" (Jika dolar jatuh) pada tahun 2007. Publikasi selanjutnya adalah \"De permanente oliecrisis\" (Krisis minyak permanen) – 2008, \"Overleef de kredietcrisis\" (Bertahan dari krisis kredit) – 2009, \"Goud en het geheim van geld\" (Emas dan rahasia uang) – 2012, dan The Big Reset - 2013. Secara total, ia menjual lebih dari 100.000 eksemplar bukunya.\n\nCommodity Discovery Fund didirikan pada musim panas 2008. Dana ini dimulai dengan tiga juta euro dan 22 peserta. Pada akhir tahun 2023, dana ini telah berkembang menjadi sekitar 2.000 peserta dan aset kelolaan sebesar €104 juta.\n\n#Komoditas #Geopolitik #Energi #Minyak #Iran #Ukraina #Inflasi #Resesi #UtangNegara #Pertambangan #LogamMulia #Emas #Perak #Uranium #Nuklir #Litium #Tembaga", "post_id": "OC-H4qQYfeY"}}, {"key": "wmiddelkoop", "attributes": {"label": "wmiddelkoop", "x": 76.08874071711425, "y": 918.8586554732045, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "OC-H4qQYfeY", "id": "wmiddelkoop", "source": "youtube-000001", "content": "Willem Middelkoop: Hindari Kecelakaan - Naiki Sepeda Motor Super Emas\n\nDirekam pada: 30 April 2026\n\nWillem Middelkoop, penulis \"The Big Reset\" dan pendiri Commodity Discovery Fund, membahas dampak geopolitik dan ekonomi dari konflik-konflik baru-baru ini, khususnya perang di Ukraina dan ketegangan di sekitar Iran. Ia berpendapat bahwa AS telah kehilangan pengaruh geopolitik yang signifikan, sementara China telah memperolehnya, dan penutupan Selat Hormuz telah menekan harga minyak. Middelkoop memprediksi bahwa harga minyak dapat mencapai $150 per barel untuk mencapai kehancuran permintaan riil, yang menyebabkan resesi di seluruh dunia.\n\nBeberapa Tautan Kompeten:\nSitus web: https://competentinvestor.com\nSubstack: https://competentmanpod.substack.com/\nX: https://x.com/CompetentManPod\nRumble: https://rumble.com/c/c-7699939\n\nIa juga memperingatkan potensi krisis utang negara, mengutip kekhawatiran Jamie Dimon tentang penurunan tajam di pasar kredit. Middelkoop menyoroti dinamika yang berubah dalam industri pertambangan, dengan pemerintah sekarang menyadari pentingnya logam-logam kritis. Ia memperkirakan pasar komoditas akan mengalami kenaikan selama beberapa dekade karena kekurangan pasokan, penurunan nilai mata uang, dan ketegangan geopolitik. Terlepas dari aksi jual baru-baru ini, ia melihat emas dan perak sebagai aset aman dan memperkirakan harga yang lebih tinggi, terutama karena bank sentral terus membeli emas.\n\nIa juga membahas potensi terjadinya short squeeze perak dan dampak kenaikan harga energi terhadap margin pertambangan. Percakapan tersebut menyentuh implikasi yang lebih luas bagi ekonomi global, termasuk potensi arsitektur moneter internasional baru dan peran emas. Middelkoop menekankan pentingnya diversifikasi dan manajemen risiko, mencatat bahwa dananya telah mengadopsi sikap yang lebih defensif dengan posisi kas yang besar. Ia juga membahas potensi sumber energi nuklir dan terbarukan untuk mendapatkan perhatian karena krisis energi saat ini.\n\nCap waktu:\n00:00:00 - Pendahuluan\n00:00:28 - Skenario Perdamaian dalam Konflik\n00:02:58 - Harga dan Pasokan Minyak\n00:06:38 - Krisis Utang Negara\n00:09:16 - Risiko Koreksi Pasar\n00:11:14 - Industri Kotor & Pengakuan\n00:12:45 - Prospek Pasar Komoditas yang Sedang Naik\n00:15:38 - Penjelasan Penurunan Harga Emas\n00:18:27 - Peran Emas dalam Reset Moneter\n00:21:37 - Tren Penurunan Produksi Tambang\n00:23:47 - Potensi Lonjakan Harga Perak\n00:28:56 - Percepatan Energi Nuklir\n00:30:47 - Strategi Diversifikasi Komoditas\n00:42:40 - Pentingnya Penelitian\n00:44:55 - Kesimpulan\n\nTamu Tautan:\nCommodity Discovery Fund: https://www.cdfund.com\nX: https://x.com/\nWillem Middelkoop: https://substack.com/\n\nWillem Middelkoop adalah pendiri Commodity Discovery Fund dan juga seorang penulis. Ia menjadi tokoh terkenal melalui pekerjaannya sebagai komentator pasar saham untuk saluran televisi bisnis Belanda, RTLZ.\n\nMiddelkoop memprediksi awal krisis kredit dalam bukunya \"Als de dollar valt\" (Jika dolar jatuh) pada tahun 2007. Publikasi selanjutnya adalah \"De permanente oliecrisis\" (Krisis minyak permanen) – 2008, \"Overleef de kredietcrisis\" (Bertahan dari krisis kredit) – 2009, \"Goud en het geheim van geld\" (Emas dan rahasia uang) – 2012, dan The Big Reset - 2013. Secara total, ia menjual lebih dari 100.000 eksemplar bukunya.\n\nCommodity Discovery Fund didirikan pada musim panas 2008. Dana ini dimulai dengan tiga juta euro dan 22 peserta. Pada akhir tahun 2023, dana ini telah berkembang menjadi sekitar 2.000 peserta dan aset kelolaan sebesar €104 juta.\n\n#Komoditas #Geopolitik #Energi #Minyak #Iran #Ukraina #Inflasi #Resesi #UtangNegara #Pertambangan #LogamMulia #Emas #Perak #Uranium #Nuklir #Litium #Tembaga", "post_id": "OC-H4qQYfeY"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 193.2236476593423, "y": 372.3182457851467, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uUST-PF6dIg", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "Amonia Hijau Cuan Atau Ilusi PA1\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Apakah Anda siap menghadapi revolusi investasi terbesar abad ini?\n\nSaat ini, narasi mengenai amonia hijau dan energi bersih telah menjadi salah satu katalis paling seksi dan menggiurkan di Bursa Efek Indonesia (IHSG). Namun, tahukah Anda bahwa di balik euforia transisi energi yang masif ini, terdapat risiko finansial raksasa yang mengintai portofolio investasi kita? Kami di Wawasan Cerdas telah membedah secara mendalam anatomi kekuatan saham emiten yang digadang-gadang siap mendominasi masa depan, dan kami ingin Anda selangkah lebih maju dari investor ritel lainnya agar tidak terjebak ilusi semata.\n\nFakta mengejutkannya, hingga detik ini, belum ada satu pun emiten di bursa lokal yang 100 persen murni (pure-play) mencetak pendapatannya dari amonia hijau. Oleh karena itu, strategi paling cerdas bagi kita adalah mencari proksi atau wakil terkuat, seperti PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).\n\nNamun, Anda harus sangat berhati-hati! Potensi keuntungan berlipat ganda (multi-bagger) di tahap awal transisi ini sering kali hanyalah sensasi spekulatif yang menutupi risiko padat modal yang ekstrem. Kami memperingatkan Anda tentang fase mengerikan yang disebut Lembah Kematian (The Valley of Death). Perusahaan tambang raksasa harus melalui fase ilusi kelimpahan (The Golden Trap), sebelum akhirnya masuk ke fase The CapEx Sinkhole di mana manajemen terpaksa memangkas rasio pembayaran dividen secara drastis selama bertahun-tahun untuk mendanai pembangunan infrastruktur bernilai triliunan. Arus kas emiten akan berdarah-darah sebelum pabrik tersebut benar-benar menghasilkan keuntungan.\n\nLalu, kapan sebenarnya laba amonia hijau ini benar-benar sanggup mengalahkan kehebatan saham tambang konvensional? Kuncinya ada pada Titik Infleksi yang diproyeksikan baru akan terjadi pada rentang tahun 2030 hingga 2035. Di era inilah emiten akan menemukan keunggulan nyata (Structural Alpha), di mana biaya produksi amonia hijau bisa ditekan hingga di bawah USD 450 per ton seiring dengan jatuhnya harga mesin elektroliser, yang perlahan akan mematikan daya saing batu bara. Laba yang sejati tidak boleh hanya bergantung pada belas kasihan subsidi regulasi pemerintah semata.\n\nSebagai bagian dari komunitas Wawasan Cerdas, Anda juga wajib tahu cara menghindari jebakan \"Saham Gorengan\" bermodus lingkungan (ESG). Jangan pernah masuk ke sebuah saham murni hanya karena perusahaan merilis Memorandum of Understanding (MoU), karena publikasi ini belum menghasilkan sepeser pun uang riil dan sering berujung pada aksi jual massal (Sell on News). Sebuah proyek triliunan rupiah hanya rasional dan dijamin pendanaannya oleh perbankan jika mereka sudah memiliki Binding Offtake Agreement (Perjanjian Pembelian Mengikat) berdurasi 15 hingga 20 tahun dengan klausul Take-or-Pay. Anda harus membiasakan diri membedah Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) dan Keterbukaan Informasi di BEI untuk melacak kebenaran transaksi ini.\n\nLebih jauh lagi, revolusi hijau ini ternyata secara paksa mendesentralisasi kekuatan ekonomi Indonesia. Pabrik amonia hijau diwajibkan menggunakan prinsip Additionality (Nilai Tambah), yang melarang mereka mencuri listrik dari jaringan PLN Jawa-Bali yang saat ini masih didominasi lebih dari 60% tenaga batu bara. Aturan ketat ini memicu eksodus investasi triliunan rupiah ke luar Pulau Jawa! Hal ini menciptakan peluang investasi super premium bagi emiten properti yang memiliki lahan di dekat sungai raksasa atau area panas bumi, emiten pelayaran maritim bersistem cryogenic, hingga infrastruktur logistik rantai dingin (cold chain) di daerah pedalaman. Pilihan mesin emiten juga krusial; pilihlah perusahaan yang menggunakan teknologi elektroliser Alkaline berbahan dasar Nikel lokal untuk menekan biaya, bukan teknologi PEM yang bergantung pada bahan Iridium langka dari Afrika Selatan.\n\nMari kita bangun masa depan finansial yang kokoh bersama-sama! Jangan biarkan uang Anda lenyap karena ikut-ikutan tren sesaat. Pastikan Anda menonton video Wawasan Cerdas ini sampai habis untuk memahami kerangka fundamental transisi energi.\n\nJika Anda merasa informasi eksklusif ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol SUBSCRIBE, LIKE, dan berikan pandangan Anda di kolom KOMENTAR. Bagikan juga video ini ke grup investasi Anda agar kita semua terhindar dari ilusi lembah kematian saham. Salam Wawasan Cerdas, salam cuan yang berkelanjutan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtags:\n#SahamAmoniaHijau #TransisiEnergi #InvestasiSaham #WawasanCerdas #IHSG #SahamBagger #EnergiTerbarukan #FundamentalSaham #SahamBatuBara #AnalisisSaham #ESGIndonesia #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "uUST-PF6dIg"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 649.842392562476, "y": 899.4924335054973, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.4088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uUST-PF6dIg", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "Amonia Hijau Cuan Atau Ilusi PA1\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Apakah Anda siap menghadapi revolusi investasi terbesar abad ini?\n\nSaat ini, narasi mengenai amonia hijau dan energi bersih telah menjadi salah satu katalis paling seksi dan menggiurkan di Bursa Efek Indonesia (IHSG). Namun, tahukah Anda bahwa di balik euforia transisi energi yang masif ini, terdapat risiko finansial raksasa yang mengintai portofolio investasi kita? Kami di Wawasan Cerdas telah membedah secara mendalam anatomi kekuatan saham emiten yang digadang-gadang siap mendominasi masa depan, dan kami ingin Anda selangkah lebih maju dari investor ritel lainnya agar tidak terjebak ilusi semata.\n\nFakta mengejutkannya, hingga detik ini, belum ada satu pun emiten di bursa lokal yang 100 persen murni (pure-play) mencetak pendapatannya dari amonia hijau. Oleh karena itu, strategi paling cerdas bagi kita adalah mencari proksi atau wakil terkuat, seperti PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).\n\nNamun, Anda harus sangat berhati-hati! Potensi keuntungan berlipat ganda (multi-bagger) di tahap awal transisi ini sering kali hanyalah sensasi spekulatif yang menutupi risiko padat modal yang ekstrem. Kami memperingatkan Anda tentang fase mengerikan yang disebut Lembah Kematian (The Valley of Death). Perusahaan tambang raksasa harus melalui fase ilusi kelimpahan (The Golden Trap), sebelum akhirnya masuk ke fase The CapEx Sinkhole di mana manajemen terpaksa memangkas rasio pembayaran dividen secara drastis selama bertahun-tahun untuk mendanai pembangunan infrastruktur bernilai triliunan. Arus kas emiten akan berdarah-darah sebelum pabrik tersebut benar-benar menghasilkan keuntungan.\n\nLalu, kapan sebenarnya laba amonia hijau ini benar-benar sanggup mengalahkan kehebatan saham tambang konvensional? Kuncinya ada pada Titik Infleksi yang diproyeksikan baru akan terjadi pada rentang tahun 2030 hingga 2035. Di era inilah emiten akan menemukan keunggulan nyata (Structural Alpha), di mana biaya produksi amonia hijau bisa ditekan hingga di bawah USD 450 per ton seiring dengan jatuhnya harga mesin elektroliser, yang perlahan akan mematikan daya saing batu bara. Laba yang sejati tidak boleh hanya bergantung pada belas kasihan subsidi regulasi pemerintah semata.\n\nSebagai bagian dari komunitas Wawasan Cerdas, Anda juga wajib tahu cara menghindari jebakan \"Saham Gorengan\" bermodus lingkungan (ESG). Jangan pernah masuk ke sebuah saham murni hanya karena perusahaan merilis Memorandum of Understanding (MoU), karena publikasi ini belum menghasilkan sepeser pun uang riil dan sering berujung pada aksi jual massal (Sell on News). Sebuah proyek triliunan rupiah hanya rasional dan dijamin pendanaannya oleh perbankan jika mereka sudah memiliki Binding Offtake Agreement (Perjanjian Pembelian Mengikat) berdurasi 15 hingga 20 tahun dengan klausul Take-or-Pay. Anda harus membiasakan diri membedah Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) dan Keterbukaan Informasi di BEI untuk melacak kebenaran transaksi ini.\n\nLebih jauh lagi, revolusi hijau ini ternyata secara paksa mendesentralisasi kekuatan ekonomi Indonesia. Pabrik amonia hijau diwajibkan menggunakan prinsip Additionality (Nilai Tambah), yang melarang mereka mencuri listrik dari jaringan PLN Jawa-Bali yang saat ini masih didominasi lebih dari 60% tenaga batu bara. Aturan ketat ini memicu eksodus investasi triliunan rupiah ke luar Pulau Jawa! Hal ini menciptakan peluang investasi super premium bagi emiten properti yang memiliki lahan di dekat sungai raksasa atau area panas bumi, emiten pelayaran maritim bersistem cryogenic, hingga infrastruktur logistik rantai dingin (cold chain) di daerah pedalaman. Pilihan mesin emiten juga krusial; pilihlah perusahaan yang menggunakan teknologi elektroliser Alkaline berbahan dasar Nikel lokal untuk menekan biaya, bukan teknologi PEM yang bergantung pada bahan Iridium langka dari Afrika Selatan.\n\nMari kita bangun masa depan finansial yang kokoh bersama-sama! Jangan biarkan uang Anda lenyap karena ikut-ikutan tren sesaat. Pastikan Anda menonton video Wawasan Cerdas ini sampai habis untuk memahami kerangka fundamental transisi energi.\n\nJika Anda merasa informasi eksklusif ini bermanfaat, pastikan Anda menekan tombol SUBSCRIBE, LIKE, dan berikan pandangan Anda di kolom KOMENTAR. Bagikan juga video ini ke grup investasi Anda agar kita semua terhindar dari ilusi lembah kematian saham. Salam Wawasan Cerdas, salam cuan yang berkelanjutan!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\nHashtags:\n#SahamAmoniaHijau #TransisiEnergi #InvestasiSaham #WawasanCerdas #IHSG #SahamBagger #EnergiTerbarukan #FundamentalSaham #SahamBatuBara #AnalisisSaham #ESGIndonesia #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "uUST-PF6dIg"}}, {"key": "@NeeravBhatt", "attributes": {"label": "@NeeravBhatt", "x": 93.02841353177416, "y": 866.0150343552419, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7885, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "OtABqysp-zA", "id": "@NeeravBhatt", "source": "youtube-000001", "content": "Semua orang membeli baterai terlebih dahulu. Itulah kesalahannya.\n\nKebanyakan orang berpikir perjalanan menuju energi surya, baterai, dan mobil listrik dimulai dengan pembelian yang paling mewah. Padahal tidak. Saya akan berbagi langkah yang saya ambil sebelum semua itu, dan biayanya hampir nol.\n\nSaya memasang panel surya. Membeli mobil listrik. Menambahkan baterai. Tapi inilah hal yang paling sering disalahpahami orang tentang perjalanan ini. Mereka melewatkan hal-hal yang membosankan terlebih dahulu, dan itu merugikan mereka.\n\nSebelum itu, saya akan berbagi apa yang sebenarnya saya lakukan pertama kali untuk mengurangi tagihan energi kami, dimulai dengan sesuatu yang sangat sederhana yang dapat Anda lakukan akhir pekan ini dengan beberapa ratus dolar. Saya akan menjelaskan urutan langkah-langkah yang paling berpengaruh bagi kami, dan mengapa kebanyakan orang melewatkan kemenangan mudah yang tersembunyi di depan mata.\n\nSaya juga akan membahas seperti apa pengisian daya jika Anda tidak memiliki garasi. Bukan pengaturan yang menurut kebanyakan orang akan berhasil. Saya akan menjelaskan berapa banyak yang sebenarnya kami bayarkan untuk menjalankan mobil, dan jawabannya selalu mengejutkan orang.\n\nKemudian ada apa yang terjadi pada kenyamanan kami setelah seluruh sistem terpasang. Sesuatu yang disebut Paradoks Jevon menjelaskannya, dan saya rasa kebanyakan orang belum pernah mendengarnya. Hal itu benar-benar mengubah cara saya berpikir tentang pengembalian investasi.\n\nSaya akhiri dengan apa yang akan saya katakan kepada siapa pun yang berpikir untuk membeli EV saat ini. Satu nasihat. Ini melibatkan Star Trek.\n\nIni adalah versi yang diedit dari wawancara saya oleh podcaster Selandia Baru, Adrian Maidment.  adalah podcast dan saluran YouTube yang berfokus pada kendaraan listrik dan peralihan ke transportasi yang lebih bersih. Podcast ini membahas segala hal mulai dari ulasan EV dan berita industri hingga wawancara dengan para ahli dan pemilik EV. Adrian juga sekarang sedang mengeksplorasi opsi energi surya sebagai bagian dari percakapan energi yang lebih luas, dan baru-baru ini meluncurkan EV Fit (Evfit.nz), sebuah platform yang membantu pembeli memilih EV yang tepat untuk kebutuhan mereka.\n\n====\n✋ Penafian: Saya disponsori oleh beberapa pemirsa dan pendukung saluran yang ingin membantu saya terus membuat video yang jujur ​​dan independen.\n\nPendapat saya sepenuhnya independen dan saya selalu jujur ​​dalam mengulas produk dan layanan terlepas dari apakah mereka disponsori atau tidak.\n\nTerima Kasih Kepada Sponsor Saluran\nRESINC Solar & Batteries - Jika Anda memasang sistem Solar/Baterai dengan RESINC Solar setelah menghubungi mereka melalui https://resinc.com.au/electrifyingeve..., Anda akan mendapatkan akses ke penawaran eksklusif dan keluarga saya akan menyumbangkan $100 kepada badan amal yang berkampanye untuk dukungan pemerintah yang lebih kuat terhadap energi terbarukan.\n\nevtrove.com - Toko serba ada milik Australia untuk aksesori kendaraan listrik yang inovatif, berkualitas tinggi, andal, dan tahan lama.\n\ncarloop.com.au - Intelijen EV Strategis untuk Pemimpin Pasar. Perkuat keputusan pemasaran dan penjualan Anda dengan platform data EV terlengkap di Australia.\n\nKREDIT REFERRAL $120 - Jika Anda memahami potensi keuntungan dan risiko harga listrik grosir dan ingin mendaftar, silakan gunakan kode referral Amber Electric saya CK7HLUF3 atau tautan agar kita berdua mendapatkan kredit tagihan $120 mates.amber.com.au/CK7HLUF3\n=====\n\n[00:00] Solar, EV, atau yang lain dulu?\n[00:36] Mengapa rumah Anda mungkin penuh lubang\n[02:55] Insentif tenaga surya di Australia\n[03:38] Penjelasan pompa panas air panas\n[06:11] Mendapatkan MG4 sebagai EV pertama\n[07:25] Mengisi daya tanpa garasi atau jalan masuk\n[08:22] Berapa biaya pengisian daya sebenarnya jika Anda memiliki tenaga surya\n[09:23] Menambahkan baterai rumah 30kWh enam bulan lalu\n[10:53] Sebelum dan sesudah: apa yang diubah baterai dari hari ke hari\n[12:45] Pengembalian investasi, Paradoks Jevon, dan kenyamanan\n[14:36] Biaya operasional, servis, dan asuransi EV\n[15:50] Kejutan menyenangkan yang tidak pernah diceritakan siapa pun tentang EV\n[16:58] Menjadi pengadopsi awal\n[17:50] Langkah pertama bagi siapa pun yang memulai perjalanan ini hari ini\n[22:29] Kiat terbaik: jadilah Spock saat membeli EV\n\nBerlangganan Electrifying Everything: /     /   \n\nNeerav Bhatt adalah seorang jurnalis independen ✍️ dan fotojurnalis 📸 yang sukses dan telah memenangkan penghargaan dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Ia fokus membantu warga Australia ⚡Mengubah Segalanya Menjadi Bertenaga Listrik⚡ dimulai dari 🚗transportasi dan 🏠rumah mereka.\n\nBerlangganan untuk mendapatkan saran yang jujur ​​dan mudah dipahami tentang cara beralih ke mobil listrik, memasang panel surya di rumah, baterai rumah, dan topik lain tentang kehidupan berkelanjutan.\n\n👊 Anda dapat mendukung Neerav dengan donasi sekali saja atau dengan menjadi Anggota.\n\n💰 Dukung Saya Secara Langsung. PAYID & PayPal mengenakan ...", "post_id": "OtABqysp-zA"}}, {"key": "EVQuest", "attributes": {"label": "EVQuest", "x": 151.86148336689897, "y": 507.53700109924785, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OtABqysp-zA", "id": "EVQuest", "source": "youtube-000001", "content": "Semua orang membeli baterai terlebih dahulu. Itulah kesalahannya.\n\nKebanyakan orang berpikir perjalanan menuju energi surya, baterai, dan mobil listrik dimulai dengan pembelian yang paling mewah. Padahal tidak. Saya akan berbagi langkah yang saya ambil sebelum semua itu, dan biayanya hampir nol.\n\nSaya memasang panel surya. Membeli mobil listrik. Menambahkan baterai. Tapi inilah hal yang paling sering disalahpahami orang tentang perjalanan ini. Mereka melewatkan hal-hal yang membosankan terlebih dahulu, dan itu merugikan mereka.\n\nSebelum itu, saya akan berbagi apa yang sebenarnya saya lakukan pertama kali untuk mengurangi tagihan energi kami, dimulai dengan sesuatu yang sangat sederhana yang dapat Anda lakukan akhir pekan ini dengan beberapa ratus dolar. Saya akan menjelaskan urutan langkah-langkah yang paling berpengaruh bagi kami, dan mengapa kebanyakan orang melewatkan kemenangan mudah yang tersembunyi di depan mata.\n\nSaya juga akan membahas seperti apa pengisian daya jika Anda tidak memiliki garasi. Bukan pengaturan yang menurut kebanyakan orang akan berhasil. Saya akan menjelaskan berapa banyak yang sebenarnya kami bayarkan untuk menjalankan mobil, dan jawabannya selalu mengejutkan orang.\n\nKemudian ada apa yang terjadi pada kenyamanan kami setelah seluruh sistem terpasang. Sesuatu yang disebut Paradoks Jevon menjelaskannya, dan saya rasa kebanyakan orang belum pernah mendengarnya. Hal itu benar-benar mengubah cara saya berpikir tentang pengembalian investasi.\n\nSaya akhiri dengan apa yang akan saya katakan kepada siapa pun yang berpikir untuk membeli EV saat ini. Satu nasihat. Ini melibatkan Star Trek.\n\nIni adalah versi yang diedit dari wawancara saya oleh podcaster Selandia Baru, Adrian Maidment.  adalah podcast dan saluran YouTube yang berfokus pada kendaraan listrik dan peralihan ke transportasi yang lebih bersih. Podcast ini membahas segala hal mulai dari ulasan EV dan berita industri hingga wawancara dengan para ahli dan pemilik EV. Adrian juga sekarang sedang mengeksplorasi opsi energi surya sebagai bagian dari percakapan energi yang lebih luas, dan baru-baru ini meluncurkan EV Fit (Evfit.nz), sebuah platform yang membantu pembeli memilih EV yang tepat untuk kebutuhan mereka.\n\n====\n✋ Penafian: Saya disponsori oleh beberapa pemirsa dan pendukung saluran yang ingin membantu saya terus membuat video yang jujur ​​dan independen.\n\nPendapat saya sepenuhnya independen dan saya selalu jujur ​​dalam mengulas produk dan layanan terlepas dari apakah mereka disponsori atau tidak.\n\nTerima Kasih Kepada Sponsor Saluran\nRESINC Solar & Batteries - Jika Anda memasang sistem Solar/Baterai dengan RESINC Solar setelah menghubungi mereka melalui https://resinc.com.au/electrifyingeve..., Anda akan mendapatkan akses ke penawaran eksklusif dan keluarga saya akan menyumbangkan $100 kepada badan amal yang berkampanye untuk dukungan pemerintah yang lebih kuat terhadap energi terbarukan.\n\nevtrove.com - Toko serba ada milik Australia untuk aksesori kendaraan listrik yang inovatif, berkualitas tinggi, andal, dan tahan lama.\n\ncarloop.com.au - Intelijen EV Strategis untuk Pemimpin Pasar. Perkuat keputusan pemasaran dan penjualan Anda dengan platform data EV terlengkap di Australia.\n\nKREDIT REFERRAL $120 - Jika Anda memahami potensi keuntungan dan risiko harga listrik grosir dan ingin mendaftar, silakan gunakan kode referral Amber Electric saya CK7HLUF3 atau tautan agar kita berdua mendapatkan kredit tagihan $120 mates.amber.com.au/CK7HLUF3\n=====\n\n[00:00] Solar, EV, atau yang lain dulu?\n[00:36] Mengapa rumah Anda mungkin penuh lubang\n[02:55] Insentif tenaga surya di Australia\n[03:38] Penjelasan pompa panas air panas\n[06:11] Mendapatkan MG4 sebagai EV pertama\n[07:25] Mengisi daya tanpa garasi atau jalan masuk\n[08:22] Berapa biaya pengisian daya sebenarnya jika Anda memiliki tenaga surya\n[09:23] Menambahkan baterai rumah 30kWh enam bulan lalu\n[10:53] Sebelum dan sesudah: apa yang diubah baterai dari hari ke hari\n[12:45] Pengembalian investasi, Paradoks Jevon, dan kenyamanan\n[14:36] Biaya operasional, servis, dan asuransi EV\n[15:50] Kejutan menyenangkan yang tidak pernah diceritakan siapa pun tentang EV\n[16:58] Menjadi pengadopsi awal\n[17:50] Langkah pertama bagi siapa pun yang memulai perjalanan ini hari ini\n[22:29] Kiat terbaik: jadilah Spock saat membeli EV\n\nBerlangganan Electrifying Everything: /     /   \n\nNeerav Bhatt adalah seorang jurnalis independen ✍️ dan fotojurnalis 📸 yang sukses dan telah memenangkan penghargaan dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Ia fokus membantu warga Australia ⚡Mengubah Segalanya Menjadi Bertenaga Listrik⚡ dimulai dari 🚗transportasi dan 🏠rumah mereka.\n\nBerlangganan untuk mendapatkan saran yang jujur ​​dan mudah dipahami tentang cara beralih ke mobil listrik, memasang panel surya di rumah, baterai rumah, dan topik lain tentang kehidupan berkelanjutan.\n\n👊 Anda dapat mendukung Neerav dengan donasi sekali saja atau dengan menjadi Anggota.\n\n💰 Dukung Saya Secara Langsung. PAYID & PayPal mengenakan ...", "post_id": "OtABqysp-zA"}}, {"key": "neeravbhatt", "attributes": {"label": "neeravbhatt", "x": 331.42327712163853, "y": 462.7087802540546, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0987, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OtABqysp-zA", "id": "neeravbhatt", "source": "youtube-000001", "content": "Semua orang membeli baterai terlebih dahulu. Itulah kesalahannya.\n\nKebanyakan orang berpikir perjalanan menuju energi surya, baterai, dan mobil listrik dimulai dengan pembelian yang paling mewah. Padahal tidak. Saya akan berbagi langkah yang saya ambil sebelum semua itu, dan biayanya hampir nol.\n\nSaya memasang panel surya. Membeli mobil listrik. Menambahkan baterai. Tapi inilah hal yang paling sering disalahpahami orang tentang perjalanan ini. Mereka melewatkan hal-hal yang membosankan terlebih dahulu, dan itu merugikan mereka.\n\nSebelum itu, saya akan berbagi apa yang sebenarnya saya lakukan pertama kali untuk mengurangi tagihan energi kami, dimulai dengan sesuatu yang sangat sederhana yang dapat Anda lakukan akhir pekan ini dengan beberapa ratus dolar. Saya akan menjelaskan urutan langkah-langkah yang paling berpengaruh bagi kami, dan mengapa kebanyakan orang melewatkan kemenangan mudah yang tersembunyi di depan mata.\n\nSaya juga akan membahas seperti apa pengisian daya jika Anda tidak memiliki garasi. Bukan pengaturan yang menurut kebanyakan orang akan berhasil. Saya akan menjelaskan berapa banyak yang sebenarnya kami bayarkan untuk menjalankan mobil, dan jawabannya selalu mengejutkan orang.\n\nKemudian ada apa yang terjadi pada kenyamanan kami setelah seluruh sistem terpasang. Sesuatu yang disebut Paradoks Jevon menjelaskannya, dan saya rasa kebanyakan orang belum pernah mendengarnya. Hal itu benar-benar mengubah cara saya berpikir tentang pengembalian investasi.\n\nSaya akhiri dengan apa yang akan saya katakan kepada siapa pun yang berpikir untuk membeli EV saat ini. Satu nasihat. Ini melibatkan Star Trek.\n\nIni adalah versi yang diedit dari wawancara saya oleh podcaster Selandia Baru, Adrian Maidment.  adalah podcast dan saluran YouTube yang berfokus pada kendaraan listrik dan peralihan ke transportasi yang lebih bersih. Podcast ini membahas segala hal mulai dari ulasan EV dan berita industri hingga wawancara dengan para ahli dan pemilik EV. Adrian juga sekarang sedang mengeksplorasi opsi energi surya sebagai bagian dari percakapan energi yang lebih luas, dan baru-baru ini meluncurkan EV Fit (Evfit.nz), sebuah platform yang membantu pembeli memilih EV yang tepat untuk kebutuhan mereka.\n\n====\n✋ Penafian: Saya disponsori oleh beberapa pemirsa dan pendukung saluran yang ingin membantu saya terus membuat video yang jujur ​​dan independen.\n\nPendapat saya sepenuhnya independen dan saya selalu jujur ​​dalam mengulas produk dan layanan terlepas dari apakah mereka disponsori atau tidak.\n\nTerima Kasih Kepada Sponsor Saluran\nRESINC Solar & Batteries - Jika Anda memasang sistem Solar/Baterai dengan RESINC Solar setelah menghubungi mereka melalui https://resinc.com.au/electrifyingeve..., Anda akan mendapatkan akses ke penawaran eksklusif dan keluarga saya akan menyumbangkan $100 kepada badan amal yang berkampanye untuk dukungan pemerintah yang lebih kuat terhadap energi terbarukan.\n\nevtrove.com - Toko serba ada milik Australia untuk aksesori kendaraan listrik yang inovatif, berkualitas tinggi, andal, dan tahan lama.\n\ncarloop.com.au - Intelijen EV Strategis untuk Pemimpin Pasar. Perkuat keputusan pemasaran dan penjualan Anda dengan platform data EV terlengkap di Australia.\n\nKREDIT REFERRAL $120 - Jika Anda memahami potensi keuntungan dan risiko harga listrik grosir dan ingin mendaftar, silakan gunakan kode referral Amber Electric saya CK7HLUF3 atau tautan agar kita berdua mendapatkan kredit tagihan $120 mates.amber.com.au/CK7HLUF3\n=====\n\n[00:00] Solar, EV, atau yang lain dulu?\n[00:36] Mengapa rumah Anda mungkin penuh lubang\n[02:55] Insentif tenaga surya di Australia\n[03:38] Penjelasan pompa panas air panas\n[06:11] Mendapatkan MG4 sebagai EV pertama\n[07:25] Mengisi daya tanpa garasi atau jalan masuk\n[08:22] Berapa biaya pengisian daya sebenarnya jika Anda memiliki tenaga surya\n[09:23] Menambahkan baterai rumah 30kWh enam bulan lalu\n[10:53] Sebelum dan sesudah: apa yang diubah baterai dari hari ke hari\n[12:45] Pengembalian investasi, Paradoks Jevon, dan kenyamanan\n[14:36] Biaya operasional, servis, dan asuransi EV\n[15:50] Kejutan menyenangkan yang tidak pernah diceritakan siapa pun tentang EV\n[16:58] Menjadi pengadopsi awal\n[17:50] Langkah pertama bagi siapa pun yang memulai perjalanan ini hari ini\n[22:29] Kiat terbaik: jadilah Spock saat membeli EV\n\nBerlangganan Electrifying Everything: /     /   \n\nNeerav Bhatt adalah seorang jurnalis independen ✍️ dan fotojurnalis 📸 yang sukses dan telah memenangkan penghargaan dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Ia fokus membantu warga Australia ⚡Mengubah Segalanya Menjadi Bertenaga Listrik⚡ dimulai dari 🚗transportasi dan 🏠rumah mereka.\n\nBerlangganan untuk mendapatkan saran yang jujur ​​dan mudah dipahami tentang cara beralih ke mobil listrik, memasang panel surya di rumah, baterai rumah, dan topik lain tentang kehidupan berkelanjutan.\n\n👊 Anda dapat mendukung Neerav dengan donasi sekali saja atau dengan menjadi Anggota.\n\n💰 Dukung Saya Secara Langsung. PAYID & PayPal mengenakan ...", "post_id": "OtABqysp-zA"}}], "edges": [{"key": "buluslg", "source": "buluslg", "target": "epindriyanto", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "buluslg", "source": "buluslg", "target": "epindriyanto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RAlbertus", "source": "RAlbertus", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "RAlbertus", "source": "RAlbertus", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nuonlinenews", "source": "nuonlinenews", "target": "nuonlinenews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarsurabaya", "source": "radarsurabaya", "target": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radarsurabaya", "source": "radarsurabaya", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "culeclipper", "source": "culeclipper", "target": "semaclip", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "culeclipper", "source": "culeclipper", "target": "Sema", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "maklumat.id", "source": "maklumat.id", "target": "bhimayudhistira", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "balllz_random", "source": "balllz_random", "target": "liumikes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "playerthn2025", "source": "playerthn2025", "target": "bitorexpost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hanyadianaja", "source": "hanyadianaja", "target": "ruangfinacee", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Ahadsan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Datoobama", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Hidden", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Malaydesh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "yudie", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "andiaskarbotak76", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "maha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "KAKEK", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "ADRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "jay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "pak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "OFFICIAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "harrymedina.7273", "source": "harrymedina.7273", "target": "Anik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infopublik_terkini", "source": "infopublik_terkini", "target": "bahlillahadalia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "motive.insight", "source": "motive.insight", "target": "rumahclipper.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "motive.insight", "source": "motive.insight", "target": "ajaibinvestasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "brian.davin.siaha", "source": "brian.davin.siaha", "target": "Forum", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "Gibran", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "Kementerian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "Kementerian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "serojanews.com", "source": "serojanews.com", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "onlineradarsurabaya", "source": "onlineradarsurabaya", "target": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "onlineradarsurabaya", "source": "onlineradarsurabaya", "target": "gojekindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SummitMetals", "source": "@SummitMetals", "target": "Summit_Metals", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@salamsuksesid", "source": "@salamsuksesid", "target": "EmirParengkuan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JoeConsorti", "source": "@JoeConsorti", "target": "JoeConsorti/...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@investwithjim", "source": "@investwithjim", "target": "investwithjim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Lumin.insight", "source": "@Lumin.insight", "target": "katon_lumin", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@1M.Pertama", "source": "@1M.Pertama", "target": "1M.Pertama", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CompetentManPod", "source": "@CompetentManPod", "target": "wmiddelkoop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CompetentManPod", "source": "@CompetentManPod", "target": "wmiddelkoop", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NeeravBhatt", "source": "@NeeravBhatt", "target": "EVQuest", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NeeravBhatt", "source": "@NeeravBhatt", "target": "neeravbhatt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}