{"nodes": [{"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 469.45275587328683, "y": 405.3548627062593, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 300.8958, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884245006610062006_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,03% ke level Rp17.210/US$ pada Senin pagi (27/4/2026) dan berlanjut ke Rp17.223/US$, memperpanjang tren depresiasi di tengah penguatan dolar AS serta lonjakan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik.\n\nPelemahan ini terjadi saat tekanan eksternal masih tinggi dan minim katalis domestik, meski pemerintah tetap mengandalkan lelang Surat Utang Negara serta menunggu rilis data perdagangan untuk menjaga stabilitas rupiah.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #matauang #bloombergtechnoz", "post_id": "3884245006610062006_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 653.8129016245794, "y": 98.47750056161664, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 998.4362217255907, "y": 191.785786665148, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 83.4992, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3882339385102396115_13254887390", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, di tengah dinamika geopolitik global, termasuk dampak dari Perang Timur Tengah, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat.\n\nBank Indonesia terus memperkuat langkah untuk mempertahankan stabilitas, salah satunya dengan menjaga BI-Rate di level 4,75%.\n\nKebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah juga diperkuat melalui intervensi di pasar off-shore (NDF) serta di pasar domestik melalui pasar spot, DNDF, dan pembelian SBN di pasar sekunder.\n\nLangkah ini dilakukan secara konsisten, sekaligus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan bauran kebijakan.\n\nMenurut #SobatRupiah, bagaimana peran kebijakan menjaga stabilitas ekonomi di tengah kondisi global saat ini?\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3882339385102396115_13254887390"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 408.28765559475175, "y": 462.15058347211703, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1347, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 848.0593570034401, "y": 484.4834939781655, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 927.0416181145762, "y": 520.4670326446357, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 921.2766810766979, "y": 380.1842179785609, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 966.5069094474036, "y": 572.0878546416695, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 729.7739785052871, "y": 584.6654372619445, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 496.27764605985703, "y": 982.6343721627425, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 47.875, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "pu8K-bmURkU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Melemah di Awal Pekan, USD Menguat di Tengah Redupnya Negosiasi AS-Iran | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan awal pekan, seiring kembali menguatnya indeks USD. Penguatan USD dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran kembali memudar, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas geopolitik. Kondisi ini mendorong investor cenderung beralih ke aset safe haven, yang pada akhirnya memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Pelaku pasar kini juga menanti arah kebijakan ekonomi global serta perkembangan lanjutan dari dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "pu8K-bmURkU"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 782.0831554714996, "y": 584.7674508634751, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "biN3wpnVIls", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Pendidikan Inklusif I JENDELA ISTANA\n\nJendela Istana memberikan rangkuman kegiatan terkini Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden serta seluruh jajaran kabinetnya :\n\nSegment 1\nDi jantung ibu kota, hanya beberapa kilometer dari pusat pemerintahan Indonesia, di Pejompongan realitas yang berbeda masih nyata. Di sana, seorang anak berusia 12 tahun tumbuh tanpa pernah mengenal bangku sekolah. Namanya Al.\nDi usia ketika anak-anak lain belajar mengeja mimpi, ia justru hidup tanpa ruang kelas, tanpa seragam, dan tanpa kesempatan yang sama.\n\nSegment 2\nDi tengah dunia yang penuh ketidakpastian, ketika konflik global mengguncang ekonomi dan banyak negara tertatih menjaga stabilitas, Indonesia justru melangkah dengan keyakinan. Dari dalam Istana Kepresidenan, sebuah angka menjadi lebih dari sekadar statistik. Ia adalah harapan, kerja keras, dan masa depan jutaan rakyat. Hampir 500 triliun rupiah investasi masuk hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.\n\nSegment 3\nDi tengah dunia yang tidak pasti, di antara konflik geopolitik dan persaingan ekonomi global yang semakin tajam, Indonesia justru berdiri dengan satu kepercayaan besar. Bahwa masa depan ekonomi bangsa masih menjadi tujuan dunia.\n\n#presidenprabowo  #pendidikanuntuksemua   #AnakPutusSekolah #Pejompongan #jakarta  #garudatv  #beritapendidikan  #JendelaIstana #GarudaTV\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official  \n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "biN3wpnVIls"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 710.9189099677035, "y": 652.2479246450697, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.317, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "biN3wpnVIls", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Pendidikan Inklusif I JENDELA ISTANA\n\nJendela Istana memberikan rangkuman kegiatan terkini Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden serta seluruh jajaran kabinetnya :\n\nSegment 1\nDi jantung ibu kota, hanya beberapa kilometer dari pusat pemerintahan Indonesia, di Pejompongan realitas yang berbeda masih nyata. Di sana, seorang anak berusia 12 tahun tumbuh tanpa pernah mengenal bangku sekolah. Namanya Al.\nDi usia ketika anak-anak lain belajar mengeja mimpi, ia justru hidup tanpa ruang kelas, tanpa seragam, dan tanpa kesempatan yang sama.\n\nSegment 2\nDi tengah dunia yang penuh ketidakpastian, ketika konflik global mengguncang ekonomi dan banyak negara tertatih menjaga stabilitas, Indonesia justru melangkah dengan keyakinan. Dari dalam Istana Kepresidenan, sebuah angka menjadi lebih dari sekadar statistik. Ia adalah harapan, kerja keras, dan masa depan jutaan rakyat. Hampir 500 triliun rupiah investasi masuk hanya dalam tiga bulan pertama tahun ini.\n\nSegment 3\nDi tengah dunia yang tidak pasti, di antara konflik geopolitik dan persaingan ekonomi global yang semakin tajam, Indonesia justru berdiri dengan satu kepercayaan besar. Bahwa masa depan ekonomi bangsa masih menjadi tujuan dunia.\n\n#presidenprabowo  #pendidikanuntuksemua   #AnakPutusSekolah #Pejompongan #jakarta  #garudatv  #beritapendidikan  #JendelaIstana #GarudaTV\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official  \n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "biN3wpnVIls"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 390.8520452881171, "y": 915.0942613215399, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1347, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "U9KRHcQDxMs", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "BONGKAR Peta Kekuatan Baru INDONESIA | Mengapa Amonia Hijau Adalah Kunci Kekayaan Masa Depan Kita!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda menyadari bahwa era kejayaan saham batu bara tradisional yang selama ini kita agungkan kini sedang menghadapi ancaman transformasi struktural dari revolusi amonia hijau? Di video eksklusif kali ini, kami akan membedah secara tuntas bagaimana efek decoupling atau pemisahan siklus ekonomi akan memindahkan arus modal institusional raksasa secara permanen di pasar saham masa depan.\n\nSelama berpuluh-puluh tahun, portofolio investasi energi kita selalu tersandera oleh volatilitas harga komoditas fosil, di mana biaya produksi pabrik sangat didominasi oleh pengeluaran operasional (OpEx) yang rentan meledak saat terjadi konflik geopolitik dunia. Namun, amonia hijau hadir untuk merombak total paradigma tersebut. Komoditas ini menggeser beban biaya menjadi Capital Expenditure (CapEx) infrastruktur padat karya di awal, menciptakan biaya produksi (Levelized Cost of Energy) yang kebal inflasi dan kebal krisis geopolitik selama 20 hingga 25 tahun ke depan. Inilah yang kami sebut sebagai structural alpha bagi portofolio Anda.\n\nKita patut berbangga, karena Indonesia memiliki keunggulan fundamental abadi (economic moat) yang membuat negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan sangat bergantung pada kita. Berbeda dengan Timur Tengah atau Australia yang mengandalkan energi surya dan angin yang putus-nyambung, cetak biru infrastruktur energi kita disokong oleh kekuatan \"baseload\" dari Panas Bumi (Geothermal) dan Tenaga Air (Hydro) yang stabil menyala 24 jam penuh. Ditambah dengan integrasi fasilitas desalinasi air laut di pesisir, megaproyek di negeri kita dijamin bebas dari konflik sosial krisis air.\n\nBagi Anda para investor cerdas di IHSG, kami juga membongkar rahasia mengapa Anda wajib mewaspadai emiten yang salah memilih teknologi. Emiten yang menggunakan teknologi elektroliser Proton Exchange Membrane (PEM) yang mahal akan terjebak dalam pembengkakan biaya ekstrem akibat ketergantungan pada mineral langka iridium dari luar negeri. Sebaliknya, kita harus mencari perusahaan yang mengadopsi teknologi Alkaline karena hal tersebut menciptakan \"Parit Ekonomi Nikel\", di mana rantai pasok materialnya sangat melimpah di dalam negeri.\n\nAnda juga akan kami ajak untuk memahami realita di balik narasi ESG ini. Membangun pabrik amonia membutuhkan modal fantastis hingga belasan triliun rupiah. Tidak ada satupun perusahaan yang mampu bertahan tanpa kecerdasan rekayasa finansial. Kami membedah bagaimana instrumen seperti Green Bonds, dana JETP, hingga skema Blended Finance menjadi kunci utama perusahaan energi masa depan untuk menekan risiko utang mereka dan membagikan laba kepada Anda.\n\nPada akhirnya, cara kita memvaluasi saham harus berevolusi total. Menggunakan metrik Levelized Cost of Ammonia (LCOA), investasi amonia hijau memang tidak diciptakan untuk memberikan dividend yield spekulatif harian layaknya saham tambang konvensional. Namun, para raksasa perbankan global sedang mengamankan stabilitas pendapatan linier anti-krisis yang dikunci lewat kontrak panjang, menjanjikan keamanan investasi yang akan terus mengalir hingga puluhan tahun ke depan.\n\nApakah portofolio Anda sudah siap beradaptasi dengan transisi energi paling bersejarah ini? Tonton video ini sampai habis agar Anda tidak salah langkah dalam memilih saham pemenang masa depan!\n\n🔔 Dukung terus Wawasan Cerdas! Jangan lupa tekan tombol SUBSCRIBE, LIKE, dan bagikan video ini kepada rekan investor Anda agar kita semua bisa merdeka finansial dengan literasi yang tepat. Tuliskan opini brilian Anda di kolom komentar!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#AmoniaHijau #InvestasiSaham #WawasanCerdas #IHSG #TransisiEnergi #SahamBatuBara #Keuangan #EnergiTerbarukan #SahamProfit #EkonomiMakro #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "U9KRHcQDxMs"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 328.38748757487303, "y": 647.5475228566988, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 83.4992, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "U9KRHcQDxMs", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "BONGKAR Peta Kekuatan Baru INDONESIA | Mengapa Amonia Hijau Adalah Kunci Kekayaan Masa Depan Kita!\n\nHalo sobat Wawasan Cerdas! Pernahkah Anda menyadari bahwa era kejayaan saham batu bara tradisional yang selama ini kita agungkan kini sedang menghadapi ancaman transformasi struktural dari revolusi amonia hijau? Di video eksklusif kali ini, kami akan membedah secara tuntas bagaimana efek decoupling atau pemisahan siklus ekonomi akan memindahkan arus modal institusional raksasa secara permanen di pasar saham masa depan.\n\nSelama berpuluh-puluh tahun, portofolio investasi energi kita selalu tersandera oleh volatilitas harga komoditas fosil, di mana biaya produksi pabrik sangat didominasi oleh pengeluaran operasional (OpEx) yang rentan meledak saat terjadi konflik geopolitik dunia. Namun, amonia hijau hadir untuk merombak total paradigma tersebut. Komoditas ini menggeser beban biaya menjadi Capital Expenditure (CapEx) infrastruktur padat karya di awal, menciptakan biaya produksi (Levelized Cost of Energy) yang kebal inflasi dan kebal krisis geopolitik selama 20 hingga 25 tahun ke depan. Inilah yang kami sebut sebagai structural alpha bagi portofolio Anda.\n\nKita patut berbangga, karena Indonesia memiliki keunggulan fundamental abadi (economic moat) yang membuat negara-negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan sangat bergantung pada kita. Berbeda dengan Timur Tengah atau Australia yang mengandalkan energi surya dan angin yang putus-nyambung, cetak biru infrastruktur energi kita disokong oleh kekuatan \"baseload\" dari Panas Bumi (Geothermal) dan Tenaga Air (Hydro) yang stabil menyala 24 jam penuh. Ditambah dengan integrasi fasilitas desalinasi air laut di pesisir, megaproyek di negeri kita dijamin bebas dari konflik sosial krisis air.\n\nBagi Anda para investor cerdas di IHSG, kami juga membongkar rahasia mengapa Anda wajib mewaspadai emiten yang salah memilih teknologi. Emiten yang menggunakan teknologi elektroliser Proton Exchange Membrane (PEM) yang mahal akan terjebak dalam pembengkakan biaya ekstrem akibat ketergantungan pada mineral langka iridium dari luar negeri. Sebaliknya, kita harus mencari perusahaan yang mengadopsi teknologi Alkaline karena hal tersebut menciptakan \"Parit Ekonomi Nikel\", di mana rantai pasok materialnya sangat melimpah di dalam negeri.\n\nAnda juga akan kami ajak untuk memahami realita di balik narasi ESG ini. Membangun pabrik amonia membutuhkan modal fantastis hingga belasan triliun rupiah. Tidak ada satupun perusahaan yang mampu bertahan tanpa kecerdasan rekayasa finansial. Kami membedah bagaimana instrumen seperti Green Bonds, dana JETP, hingga skema Blended Finance menjadi kunci utama perusahaan energi masa depan untuk menekan risiko utang mereka dan membagikan laba kepada Anda.\n\nPada akhirnya, cara kita memvaluasi saham harus berevolusi total. Menggunakan metrik Levelized Cost of Ammonia (LCOA), investasi amonia hijau memang tidak diciptakan untuk memberikan dividend yield spekulatif harian layaknya saham tambang konvensional. Namun, para raksasa perbankan global sedang mengamankan stabilitas pendapatan linier anti-krisis yang dikunci lewat kontrak panjang, menjanjikan keamanan investasi yang akan terus mengalir hingga puluhan tahun ke depan.\n\nApakah portofolio Anda sudah siap beradaptasi dengan transisi energi paling bersejarah ini? Tonton video ini sampai habis agar Anda tidak salah langkah dalam memilih saham pemenang masa depan!\n\n🔔 Dukung terus Wawasan Cerdas! Jangan lupa tekan tombol SUBSCRIBE, LIKE, dan bagikan video ini kepada rekan investor Anda agar kita semua bisa merdeka finansial dengan literasi yang tepat. Tuliskan opini brilian Anda di kolom komentar!\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#AmoniaHijau #InvestasiSaham #WawasanCerdas #IHSG #TransisiEnergi #SahamBatuBara #Keuangan #EnergiTerbarukan #SahamProfit #EkonomiMakro #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "U9KRHcQDxMs"}}], "edges": [{"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}