{"nodes": [{"key": "renggialverdysaputro_18", "attributes": {"label": "renggialverdysaputro_18", "x": 792.9881304119547, "y": 243.43185480935037, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7595581042292034837", "id": "renggialverdysaputro_18", "source": "tiktok-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories ) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang nyaris menembus 3 persen.   \"Jangan khawatir tentang defisit anggaran 3 persen. Negara lain dua kali lipat dan mereka tidak khawatir. Jadi mengapa kita harus khawatir tentang hal itu?\" ujarnya dalam IBC Business Outlook 2026 di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (14/1/2026).  Airlangga mengatakan, pemerintah sudah memperhitungkan segala risiko ekonomi ke depan, baik dari sisi nilai tukar maupun pasar modal. Ia pun optimistis dengan pertumbuhan ekonomi RI mendatang.  Bahkan ia menyebut, International Monetary Fund (IMF) juga memandang cerah pertumbuhan ekonomi RI ke depan.  \"Tidak ada risiko yang belum kita perhitungkan, baik dalam nilai tukar rupiah maupun di pasar saham. Jadi ke depannya, saya pikir kita harus optimis,\" ucapnya. Penulis: Debrinata Rizky Editor: Aprillia Ika ` #APBN #Indonesia #Ekonomi", "post_id": "7595581042292034837"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 628.9366888542373, "y": 522.7312633826382, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7595581042292034837", "id": "kompascom", "source": "tiktok-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories ) Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta masyarakat untuk tidak khawatir dengan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 yang nyaris menembus 3 persen.   \"Jangan khawatir tentang defisit anggaran 3 persen. Negara lain dua kali lipat dan mereka tidak khawatir. Jadi mengapa kita harus khawatir tentang hal itu?\" ujarnya dalam IBC Business Outlook 2026 di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (14/1/2026).  Airlangga mengatakan, pemerintah sudah memperhitungkan segala risiko ekonomi ke depan, baik dari sisi nilai tukar maupun pasar modal. Ia pun optimistis dengan pertumbuhan ekonomi RI mendatang.  Bahkan ia menyebut, International Monetary Fund (IMF) juga memandang cerah pertumbuhan ekonomi RI ke depan.  \"Tidak ada risiko yang belum kita perhitungkan, baik dalam nilai tukar rupiah maupun di pasar saham. Jadi ke depannya, saya pikir kita harus optimis,\" ucapnya. Penulis: Debrinata Rizky Editor: Aprillia Ika ` #APBN #Indonesia #Ekonomi", "post_id": "7595581042292034837"}}], "edges": [{"key": "renggialverdysaputro_18", "source": "renggialverdysaputro_18", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}