{"nodes": [{"key": "Moncheseeblu", "attributes": {"label": "Moncheseeblu", "x": 268.6194077171399, "y": 576.7869849540638, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048661302407803007", "id": "Moncheseeblu", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2048661302407803007"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 107.41983239453378, "y": 512.3371173712405, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 70.9335, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2048661302407803007", "id": "bank_indonesia", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, Bank Indonesia terus memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) guna mendorong penyal…", "post_id": "2048661302407803007"}}, {"key": "pajaksukadana", "attributes": {"label": "pajaksukadana", "x": 200.7146674860427, "y": 783.9479037760539, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 333.3333, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048701109452374473", "id": "pajaksukadana", "source": "retweet-000002", "content": "#SobatRupiah, update Survei Perbankan, yuk!\n\nHasil Survei Perbankan Bank Indonesia mengindikasikan penyaluran kredit ba…", "post_id": "2048701109452374473"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 142.93291681974773, "y": 322.8078001248408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 255.6149, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884504881743238130_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang belum terpakai dan akan menjadi bantalan terakhir untuk menjaga APBN jika diperlukan.\n\nMenurut Purbaya, dana tersebut tetap utuh meski sebagian ditempatkan di perbankan dan Bank Indonesia guna menjaga likuiditas serta membantu stabilisasi pasar obligasi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#menkeu #purbaya #anggaran #bloombergtechnoz", "post_id": "3884504881743238130_51748745734"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 474.8270879176648, "y": 940.1342956987987, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 66.6826, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "honestindo", "attributes": {"label": "honestindo", "x": 110.23773166346807, "y": 128.79008779650925, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "honestindo", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "unipinindonesia", "x": 338.69823792286945, "y": 180.53827109662635, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.9335, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "unipinindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "zstlyprom", "attributes": {"label": "zstlyprom", "x": 383.8615581457835, "y": 969.6915421192575, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628605541576723719", "id": "zstlyprom", "source": "tiktok-000001", "content": "QRIS Lintas Negara: Lebih dari Sekadar Alat Bayar Lokal QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini bukan lagi sekadar sarana pembayaran di pasar domestik. Per April 2026, jangkauannya telah meluas ke berbagai negara berkat kerja sama Bank Indonesia dengan bank sentral mitra. Negara yang Mendukung QRIS Dengan aplikasi pembayaran Indonesia (m-banking atau e-wallet), kamu bisa langsung memindai kode QR standar di negara berikut: - Singapura: Jaringan NETS atau SGQR   - Thailand: Jaringan PromptPay   - Malaysia: Jaringan DuitNow   - Filipina: Jaringan InstaPay   - Jepang: Aktif bertahap sejak pertengahan 2025 melalui JPQR   - Tiongkok: Resmi digunakan luas sejak awal 2026   - Korea Selatan: Diluncurkan resmi pada 1 April 2026 Fakta Menarik tentang QRIS di Luar Negeri 1. Konversi Mata Uang Otomatis      Tidak perlu menukar uang di money changer atau menghitung kurs manual. Nominal transaksi langsung ditampilkan dalam mata uang asing beserta konversi ke Rupiah secara real-time.   2. Kurs Kompetitif      Nilai tukar QRIS antarnegara umumnya lebih menguntungkan dibandingkan menukar uang tunai atau memakai kartu kredit internasional yang sering dikenakan biaya tambahan.   3. Potong Saldo Rupiah Langsung      Transaksi otomatis mengurangi saldo Rupiah di rekening atau dompet digital. Pastikan saldo cukup karena tidak ada sistem “utang” seperti kartu kredit.   4. Limit Transaksi      Batas nominal mengikuti ketentuan Bank Indonesia dan penyedia jasa pembayaran (PJP). Limitnya umumnya cukup besar untuk kebutuhan belanja turis maupun kuliner.   5. Keamanan Terjamin      Transaksi diawasi Bank Indonesia dan bank sentral mitra. Selain aman dari risiko uang palsu, setiap transaksi wajib verifikasi PIN di ponsel.   6. Tidak Semua Merchant Mendukung      Pastikan merchant memiliki logo QR standar nasional (misalnya DuitNow di Malaysia atau PromptPay di Thailand). QR pribadi tidak bisa digunakan.   7. Efisiensi bagi UMKM      Kerja sama ini bersifat dua arah: turis dari negara mitra juga bisa berbelanja di UMKM Indonesia hanya dengan memindai QRIS menggunakan aplikasi asal mereka.   -----   #zstlyprom  #QRIS #Payment #crossborder #education", "post_id": "7628605541576723719"}}, {"key": "xhmxdmxdzxkxr", "attributes": {"label": "xhmxdmxdzxkxr", "x": 278.8966384910305, "y": 503.754889628794, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.9335, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628605541576723719", "id": "xhmxdmxdzxkxr", "source": "tiktok-000001", "content": "QRIS Lintas Negara: Lebih dari Sekadar Alat Bayar Lokal QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) kini bukan lagi sekadar sarana pembayaran di pasar domestik. Per April 2026, jangkauannya telah meluas ke berbagai negara berkat kerja sama Bank Indonesia dengan bank sentral mitra. Negara yang Mendukung QRIS Dengan aplikasi pembayaran Indonesia (m-banking atau e-wallet), kamu bisa langsung memindai kode QR standar di negara berikut: - Singapura: Jaringan NETS atau SGQR   - Thailand: Jaringan PromptPay   - Malaysia: Jaringan DuitNow   - Filipina: Jaringan InstaPay   - Jepang: Aktif bertahap sejak pertengahan 2025 melalui JPQR   - Tiongkok: Resmi digunakan luas sejak awal 2026   - Korea Selatan: Diluncurkan resmi pada 1 April 2026 Fakta Menarik tentang QRIS di Luar Negeri 1. Konversi Mata Uang Otomatis      Tidak perlu menukar uang di money changer atau menghitung kurs manual. Nominal transaksi langsung ditampilkan dalam mata uang asing beserta konversi ke Rupiah secara real-time.   2. Kurs Kompetitif      Nilai tukar QRIS antarnegara umumnya lebih menguntungkan dibandingkan menukar uang tunai atau memakai kartu kredit internasional yang sering dikenakan biaya tambahan.   3. Potong Saldo Rupiah Langsung      Transaksi otomatis mengurangi saldo Rupiah di rekening atau dompet digital. Pastikan saldo cukup karena tidak ada sistem “utang” seperti kartu kredit.   4. Limit Transaksi      Batas nominal mengikuti ketentuan Bank Indonesia dan penyedia jasa pembayaran (PJP). Limitnya umumnya cukup besar untuk kebutuhan belanja turis maupun kuliner.   5. Keamanan Terjamin      Transaksi diawasi Bank Indonesia dan bank sentral mitra. Selain aman dari risiko uang palsu, setiap transaksi wajib verifikasi PIN di ponsel.   6. Tidak Semua Merchant Mendukung      Pastikan merchant memiliki logo QR standar nasional (misalnya DuitNow di Malaysia atau PromptPay di Thailand). QR pribadi tidak bisa digunakan.   7. Efisiensi bagi UMKM      Kerja sama ini bersifat dua arah: turis dari negara mitra juga bisa berbelanja di UMKM Indonesia hanya dengan memindai QRIS menggunakan aplikasi asal mereka.   -----   #zstlyprom  #QRIS #Payment #crossborder #education", "post_id": "7628605541576723719"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 732.8242001843759, "y": 8.48378198839994, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 241.21574832516, "y": 741.1758038122597, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.9335, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "y3mmCzRRXfU", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] ANTAM Cetak Laba Rp3,41 T di Q1 2026, Pendapatan Tembus Rp29 T | KABAR BURSA 60\n\nKABARBURSA.COM — PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) membukukan laba bersih Rp3,41 triliun pada kuartal pertama 2026, didorong pendapatan yang mencapai Rp29,32 triliun — meski arus kas operasi tercatat negatif Rp3,15 triliun, sinyal bahwa tekanan likuiditas masih perlu dicermati investor. Di sisi lain, SuperBank menggelar RUPST perdana pascaIPO dengan keputusan menahan dividen demi memperkuat ekspansi digital, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang insentif tambahan bagi industri pasar modal untuk memperdalam basis investor domestik. Berita keempat datang dari Bekasi Timur: kecelakaan melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek memaksa KAI membatalkan sembilan perjalanan jarak jauh, berdampak pada sekitar 4.000 penumpang dengan estimasi kerugian tiket mencapai Rp1,32 miliar. Rangkaian berita ini relevan bagi investor, pelaku pasar, dan masyarakat umum karena menyentuh tiga dimensi sekaligus — kinerja emiten, kebijakan fiskal, dan layanan transportasi publik. Jangan lewatkan update berikutnya — subscribe sekarang dan sampaikan pandangan Kamu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#antam #superbank #kecelakaankereta #pasarmodal #sahamIndonesia #kinerjakeuangan #investasiIndonesia #kabarbursacom #beritaekonomi #krl #kai #rupst #insentifpasarmodal #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "y3mmCzRRXfU"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 227.3729688052879, "y": 958.2930737895566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 162.72872693232188, "y": 451.2493582291091, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.638, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "rRjAVT40VKc", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa APBN Kita Aman Berlapis Lapis Tidak Usah Khawatir\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia masih aman di tengah gejolak politik diberbagai belahan dunia.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #apbnkita #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "rRjAVT40VKc"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 210.27884585230194, "y": 331.7408349706007, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.3424, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 701.8785210014181, "y": 283.9841125874797, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.9335, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}], "edges": [{"key": "Moncheseeblu", "source": "Moncheseeblu", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Moncheseeblu", "source": "Moncheseeblu", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "pajaksukadana", "source": "pajaksukadana", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zstlyprom", "source": "zstlyprom", "target": "xhmxdmxdzxkxr", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}