{"nodes": [{"key": "BangMamat465140", "attributes": {"label": "BangMamat465140", "x": 964.2041424048622, "y": 810.6455292313395, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046877863190896977", "id": "BangMamat465140", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877863190896977"}}, {"key": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "KomaNewsroom", "x": 424.02810791397303, "y": 625.8757967018367, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.6607, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "2046877863190896977", "id": "KomaNewsroom", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877863190896977"}}, {"key": "barbiedoll50915", "attributes": {"label": "barbiedoll50915", "x": 87.16485834404908, "y": 267.6026704236335, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046872466493145223", "id": "barbiedoll50915", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046872466493145223"}}, {"key": "Sigared24", "attributes": {"label": "Sigared24", "x": 488.6493452220274, "y": 176.12026411565208, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046870888977666310", "id": "Sigared24", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046870888977666310"}}, {"key": "Deni89LND", "attributes": {"label": "Deni89LND", "x": 412.5332893673147, "y": 611.093316885902, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046872200008048672", "id": "Deni89LND", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046872200008048672"}}, {"key": "Letthemthi33571", "attributes": {"label": "Letthemthi33571", "x": 60.06022935837208, "y": 400.10555128485106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2046877152680018036", "id": "Letthemthi33571", "source": "retweet-000002", "content": "Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar di Bali, Banjir Apresiasi Peserta hingga Dongkrak Ekonomi UMKM\n\n#KemalaRun2026\n#Bali…", "post_id": "2046877152680018036"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bali", "x": 124.47529384277833, "y": 542.5584363223818, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4981, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3888882496876784769_3318831418", "id": "bank_indonesia_bali", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Semeton Rupiah! 👋\n\n menyelenggarakan Kick-Off Baligivation Festival 2026 pada 28 April 2026 dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Bali melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi” sebagai langkah nyata mendorong ekonomi Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. 🌏\n\nKegiatan ini memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus menegaskan komitmen penertiban money changer ilegal melalui seremoni pemindaian QR Logo KUPVA BB berizin oleh Gubernur Bali sebagai edukasi kepada masyarakat. ✨\n\nTak hanya itu, Baligivation 2026 juga menghadirkan seminar, sarasehan, serta berbagai program kolaboratif untuk mempercepat digitalisasi, memperluas literasi digital, dan mendorong peran generasi muda dalam transformasi ekonomi digital Bali. 🚀\n\nYuk, jadi bagian dari perjalanan digital Bali!\nSwipe untuk tahu lebih lanjut! 👉\n\n#diSetiapMaknaIndonesia #BankIndonesia #BIBaliAsikBIBaliTerbaik #Baligivation2026 #RahayuRahayuRahayu", "post_id": "3888882496876784769_3318831418"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "attributes": {"label": "bank_indonesia_bengkulu", "x": 4.406315375699799, "y": 566.8604480589436, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2252, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3886505345179176333_3184204176", "id": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Abang Ayuk #SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_ ,  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886505345179176333_3184204176"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 681.8198321268592, "y": 954.6353308051328, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 30.7483, "eigenvector": 0.0003, "in_degree": 6, "out_degree": 2, "degree": 8}, "_id": "3886505345179176333_3184204176", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Abang Ayuk #SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_ ,  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886505345179176333_3184204176"}}, {"key": "isef.id", "attributes": {"label": "isef.id", "x": 896.6560213249514, "y": 727.2013951342145, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 29.3942, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3886505345179176333_3184204176", "id": "isef.id", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Abang Ayuk #SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_ ,  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886505345179176333_3184204176"}}, {"key": "sscbatam", "attributes": {"label": "sscbatam", "x": 806.7497572403429, "y": 613.2451450330061, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "sscbatam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "kata_batam", "attributes": {"label": "kata_batam", "x": 821.4893636481768, "y": 790.7083342168248, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3888076332689754617_1068979465", "id": "kata_batam", "source": "instagram-000001", "content": "🇮🇩 Realisasi investasi Batam pada triwulan pertama 2026 melonjak hingga 103 persen melampaui capaian tahun lalu.\n\nWalikota Batam dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menyebut realisasi investasi triwulan I 2026 yang menembus Rp17,4 triliun mempertegas posisi kawasan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.\n\nCapaian tersebut menandai akselerasi kuat Batam karena tumbuh 102,85 persen secara tahunan. Secara regional, Batam mendominasi dengan menyumbang 73,5 persen dari total realisasi investasi di Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai Rp23,8 triliun.\n\n“Lonjakan ini menunjukkan bahwa Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mampu mengeksekusinya dengan lebih cepat, pasti, dan produktif,” kata Amsakar.\n\nKomposisi modal menunjukkan struktur yang kian tangguh. Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar Rp8,8 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) meroket hingga 216 persen dengan nilai Rp8,5 triliun.\n\nSingapura masih menjadi investor asing terbesar dengan setoran Rp4,82 triliun. Arus modal tersebut mengalir deras ke sektor industri mesin, elektronik, kimia, serta farmasi yang menjadi penopang utama nilai tambah industri di Batam.\n\n“Batam memegang fungsi sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan yang membawa efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” kata Wakil Walikota Batam dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. (med) ***\n\nRepost from:  \n#batam #kotabatam #sscbatam", "post_id": "3888076332689754617_1068979465"}}, {"key": "pemprovjambii", "attributes": {"label": "pemprovjambii", "x": 748.6100755872831, "y": 679.3847696484651, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "pemprovjambii", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "alharisjambi", "attributes": {"label": "alharisjambi", "x": 755.2065987307042, "y": 29.456580496205255, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "alharisjambi", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "abdullahsani_official", "x": 546.5219098965979, "y": 189.09865690311068, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3885917794483138204_6891082786", "id": "abdullahsani_official", "source": "instagram-000001", "content": "#JambiMantap \n#PemerintahProvinsiJambi \n#ProvinsiJambi \n#DiskominfoJambi\n#AlHarisJambi\n\nJambi (Diskominfo Provinsi Jambi) - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan atau memperkuat ekonomi syariah, sebagai upaya mendorong peningkatan literasi serta inklusi keuangan dan ekonomi yang adil dan berbasis nilai syariah di wilayah Jambi. Ajakan tersebut disampaikannya saat Pembukaan Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 yang dimotori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, bertempat di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Kota Jambi, Rabu (29/04/2026) siang.\nDalam sambutan dan arahannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peranan yang sangat penting, strategis, dan fundamental bagi pembangunan daerah maupun nasional. Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah bukan hanya sekadar alternatif sistem ekonomi, tetapi telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. \"Prinsip-prinsip ekonomi syariah yang mengedepankan sistem ekonomi yang berlandaskan Al-Qur'an dan Hadits, guna mencapai kesejahteraan umum (maslahah) melalui keadilan ('adl), Kerjasama (ta'awun), dan amanah, memberikan fondasi yang kuat dalam menciptakan stabilitas ekonomi. Bagi daerah khususnya Provinsi Jambi, penguatan ekonomi syariah mampu memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM,\" ungkap Gubernur Al Haris. \nDikatakan Gubernur Al Haris, sektor UMKM juga berkontribusi dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendorong potensi lokal. Pengembangan industri halal, pariwisata ramah muslim, serta optimalisasi zakat, infak, dan wakaf dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis kearifan lokal serta dari semua sektor yang ada. \"Bank syariah sudah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat yang ada di provinsi Jambi", "post_id": "3885917794483138204_6891082786"}}, {"key": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "radar_ibukota", "x": 25.351540963216678, "y": 815.9494594204015, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4981, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3886535036983402455_62173363671", "id": "radar_ibukota", "source": "instagram-000001", "content": "Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Bank Indonesia (BI) menggelar pelatihan ecoprint bagi masyarakat di wilayah IKN, 27–29 April 2026. Kegiatan berlangsung di Kantor Kemenko 3 dan Rusun ASN 4 Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN.\n\nPelatihan ini diikuti warga dari wilayah sekitar IKN dan difokuskan pada pengembangan keterampilan pengolahan kain berbasis pewarna alami (ecoprint), sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif.\n\nikuti  untuk informasi terkini seputar Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).\n\n🌐 Baca berita lengkap di ikuti  untuk informasi terkini seputar Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).\n\n🌐 Baca berita lengkap di https://radaribukota.com/pelatihan-ecoprint-di-ikn-warga-sepaku-dan-samboja-ikut/\n\n📰 Akses koran digital kami di https://radaribukota.com\n\n💬 Punya info di sekitar kamu? Kirim ke DM kami!\n\n#RadarIbukota #MediaIKN #IbuKotaNusantara #PPU #InfoPPU", "post_id": "3886535036983402455_62173363671"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 24.668063646476668, "y": 327.4727316253685, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 44.0756, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884943203943306871_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "BANK INDONESIA BERSAMA PEMERINTAH PROVINSI BALI RESMI LUNCURKAN BIC\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Pemerintah Provinsi Bali resmi meluncurkan Bali Investment Challenge (BIC) 2026 pada Senin (27/4) dengan fokus menjaring proyek investasi unggulan di sektor energi terbarukan, industri kreatif, dan pertanian guna mendukung transformasi ekonomi di luar sektor pariwisata.\n\nAsisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Bali Luh Ayu Aryani menekankan bahwa setiap investasi wajib mengedepankan harmoni alam dan budaya sesuai konsep Transformasi Ekonomi Kerthi Bali serta memastikan aspek akuntabilitas bagi investor demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Bali.\n\nhttps://beritabali.com/berita/202207051309/bali-dorong-investasi-yang-seimbang-alam-manusia-dan-budaya\n\nFollow akun kami untuk update terbaru!\n\nBerita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG \n\n#Bali\n#BeritaBali\n#AllAboutBali\n#InvestasiBali\n#BankIndonesia\n#EkonomiKerthiBali\n#BaliJagadhita2026\n#InfoDenpasar\n#KabarBali\n#PertumbuhanEkonomi\n#NangunSatKerthiLokaBali", "post_id": "3884943203943306871_3195837275"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kalsel", "x": 717.9723648492202, "y": 690.6139334877006, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4981, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885668710321728153_3108436875", "id": "bank_indonesia_kalsel", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah,  berkolaborasi dengan Bank Indonesia di wilayah Kalimantan mengadakan Capacity Building & Pendampingan Pengisian Championship TP2DD Tahun 2026 Wilayah Kalimantan.✨\n\nKegiatan dilaksanakan pada 20-21 April 2026 dan diikuti oleh perwakilan dari 61 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Kalimantan. Kegiatan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang melibatkan TP2DD dalam satu wilayah terintegrasi, sebagai bagian dari upaya *integrasi Borneo* yang dilakukan oleh Bank Indonesia Kalimantan Selatan selaku Koordinator Wilayah Bank Indonesia se-Kalimantan .\n\nMelalui kegiatan ini, diharapkan TP2DD di wilayah Kalimantan dapat memperkuat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, mempertahankan pencapaian digitalisasi yang telah diraih, serta mempersiapkan pemerintah daerah dalam evaluasi kinerja Championship TP2DD tahun 2026 ⭐️ \n\nBank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi untuk mendukung implementasi kebijakan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah secara berkelanjutan.✨\n\n#TP2DDKalsel\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#IntegrasiBorneo", "post_id": "3885668710321728153_3108436875"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 601.0396577543684, "y": 374.5948213554118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3884532558000169790_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "Bagaimana kondisi perekonomian domestik di tengah memburuknya ekonomi dan pasar keuangan global akibat Perang di Timur Tengah?\n\n#SobatRupiah, di tengah tekanan global tersebut, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat. Namun, dinamika global yang meningkat menuntut respons kebijakan yang semakin terarah untuk menjaga ketahanan eksternal, memperkuat stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nMelalui #RDGBI April 2026, Bank Indonesia menempuh berbagai langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut.\n\nLalu, apa saja kebijakan yang diambil? Yuk, simak selengkapnya!\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884532558000169790_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 435.2289747764938, "y": 67.93001458182823, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.8509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 1, "degree": 4}, "_id": "3884532558000169790_3072612250", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Bagaimana kondisi perekonomian domestik di tengah memburuknya ekonomi dan pasar keuangan global akibat Perang di Timur Tengah?\n\n#SobatRupiah, di tengah tekanan global tersebut, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat. Namun, dinamika global yang meningkat menuntut respons kebijakan yang semakin terarah untuk menjaga ketahanan eksternal, memperkuat stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.\n\nMelalui #RDGBI April 2026, Bank Indonesia menempuh berbagai langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut.\n\nLalu, apa saja kebijakan yang diambil? Yuk, simak selengkapnya!\n\nrepost \n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884532558000169790_3072612250"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kepri", "x": 635.9207635051293, "y": 99.90586741004392, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885251415686511093_2904384635", "id": "bank_indonesia_kepri", "source": "instagram-000001", "content": "Halo mangcek bicek #SobatRupiah! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_  dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3885251415686511093_2904384635"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "bank_indonesia_aceh", "x": 453.3534179028209, "y": 977.1020367395873, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2252, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3886578162113550072_3098424215", "id": "bank_indonesia_aceh", "source": "instagram-000001", "content": "Assalamualaikum #SobatRupiah di Aceh! Saatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera! Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan 🌟\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 _Upload_ karyamu melalui _link_ yang tersedia, serta jangan lupa _follow & tag_   dan \n\nJangan lewatkan kesempatan ini untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan!\n\n#BankIndonesia\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026 \n#FESyarSumatera2026", "post_id": "3886578162113550072_3098424215"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sultra", "x": 603.6228194970614, "y": 470.2857771317364, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "bank_indonesia_sultra", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "ustdzrizamuhammad", "attributes": {"label": "ustdzrizamuhammad", "x": 203.46917162455702, "y": 385.76122514928323, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4213, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "ustdzrizamuhammad", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "raimlaode", "attributes": {"label": "raimlaode", "x": 456.5523008216193, "y": 223.3829330065974, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4213, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885261248795851028_3172713112", "id": "raimlaode", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, Hari ketiga sekaligus menjadi puncak Sultra Maimo Sharia Fest 2026 berlangsung penuh kesan dan makna!\n\nBeragam rangkaian kegiatan sukses menghadirkan semangat ekonomi syariah yang inspiratif, mulai dari Lomba Dakwah Ekonomi Syariah, talkshow edukatif, Tabligh Akbar dan Halal bi Halal BMPD bersama Ust Riza Muhammad , hingga Closing Ceremony yang hangat dan reflektif melalui “Iqro’: Perjalanan Spiritual Menuju Rida-Nya” bersama Raim Laode  \n\nTerima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara yang telah menjadi bagian dari kesuksesan Sultra Maimo Sharia Fest 2026. Sampai bertemu kembali pada berbagai rangkaian kegiatan seru berikutnya bersama Bank Indonesia Sultra!\n\n#DiSetiapMaknaIndonesia\n#SultraMaimoShariaFest\n#BankIndonesiaSultra\n#RoadtoFesyarKTI2026", "post_id": "3885261248795851028_3172713112"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumbar", "x": 253.96054967859695, "y": 637.8294634419935, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2252, "eigenvector": 0.0002, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3885957802699722982_2967909374", "id": "bank_indonesia_sumbar", "source": "instagram-000001", "content": "SobatRupiah! \n\nSaatnya kamu unjuk kreativitas dan jadi bagian dari penggerak ekonomi syariah! 💡🌙\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menghadirkan Lomba Konten Ekonomi Syariah yang terbuka untuk seluruh masyarakat di wilayah Sumatera, termasuk Sobat Rupiah di Sumatera Barat. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatera Selatan.\n\nYuk, kirim karya terbaikmu dalam bentuk video kreatif dan edukatif dengan tema:\n✨ Keadilan Ekonomi Syariah\n✨ Gaya Hidup Halal\n✨ Peran ZISWAF dalam kehidupan\n\n📅 Periode pengumpulan karya:\n28 April – 22 Mei 2026\n📲 Upload karyamu melalui link yang tersedia, serta jangan lupa follow & tag ,  dan \n\nSobat Rupiah di Sumatera Barat juga bisa ikut berpartisipasi dan meramaikan ajang ini. Jangan lewatkan kesempatan untuk berkarya, berdampak, dan jadi bagian dari ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#FESyar2026\n#FESyarSumatera2026\n#FESyarSumbar", "post_id": "3885957802699722982_2967909374"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 642.8882170272577, "y": 535.0174949355495, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 122.7647, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 956.4449825735359, "y": 411.920432874315, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7059, "eigenvector": 109.3414, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 365.1261803374829, "y": 389.67335878177965, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7059, "eigenvector": 109.3414, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 891.4279581828976, "y": 249.5801286411703, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7059, "eigenvector": 109.3414, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 134.9603623732155, "y": 896.5434839252655, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7059, "eigenvector": 109.3414, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 978.418456016545, "y": 544.3101754601826, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7059, "eigenvector": 194.3386, "in_degree": 6, "out_degree": 10, "degree": 16}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 152.57462502603957, "y": 692.5481520699095, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 122.7647, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885928060521000974_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885928060521000974_4927789202"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papuabarat", "x": 929.1952944874002, "y": 987.9127125676036, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885096906368078649_13254887390", "id": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "instagram-000001", "content": "Ketika dunia penuh ketidakpastian, kepercayaan jadi hal yang paling berharga.\n\n#SobatRupiah, kabar baiknya, Indonesia masih jadi salah satu yang dipercaya investor global. Bukan tanpa alasan, Sobat, mengingat fondasi ekonomi yang kuat dan sinergi kebijakan yang konsisten menjaga stabilitas.\n\nHal ini mengemuka dalam pertemuan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam rangkaian IMF Spring Meeting 2026 di Amerika Serikat.\n\nLebih jauh, kepercayaan ini nggak cuma soal investor, tapi juga berdampak ke kita semua. Dari nilai tukar yang lebih stabil sampai ekonomi yang tetap bergerak.\n\nKarena di tengah badai global, yang bertahan bukan yang paling besar, tapi yang paling siap.\n\nMenurut Sobat, apa yang bikin ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah gejolak global? Share di kolom komentar ya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n#Repost", "post_id": "3885096906368078649_13254887390"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 847.8853269764357, "y": 509.7026467028267, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 959.0559577464982, "y": 464.05792895132413, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 42.5939, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "3884531776283150492_3483223332", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung!\n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata.\n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata!\nKalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884531776283150492_3483223332"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 846.2658833241404, "y": 160.01440704592252, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "widi.wardhana", "x": 393.343911654626, "y": 775.1078418446084, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "widi.wardhana", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "balispiritfest", "attributes": {"label": "balispiritfest", "x": 56.94767963651104, "y": 896.9467193293307, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "balispiritfest", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "eventbyindonesia", "attributes": {"label": "eventbyindonesia", "x": 551.8821761952872, "y": 252.412267835202, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279160000655934_2115014053", "id": "eventbyindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () meninjau langsung penyelenggaraan Bali Spirit Festival 2026 () di Ubud sebagai salah satu festival yoga & wellness internasional terbesar di Asia Tenggara 🌿✨\n\nDidukung oleh program Event by Indonesia (), festival ini berlangsung pada 15–19 April 2026 dan mengusung tema “Welcome Home”, yang memadukan yoga, tari, musik, praktik penyembuhan tradisional (holistik) 🧘🏻‍♀️🎶\n\nSelain menghadirkan berbagai aktivitas wellness, festival ini juga menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan melalui pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, hingga penerapan fasilitas ramah lingkungan 🌏\n\nPada penyelenggaraan tahun sebelumnya (2025), Bali Spirit Festival mencatat perputaran ekonomi sebesar Rp6,7 miliar! Capaian ini sangat berdampak pada berbagai sektor, seperti akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya.\n\nKe depannya, Kementerian Pariwisata akan terus mendorong pengembangan pariwisata berkualitas, khususnya pada sektor wellness tourism yang berkelanjutan dan bernilai tambah ekonomi 🇮🇩\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3885279160000655934_2115014053"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 890.1779220589424, "y": 712.5359355771639, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9656, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 5, "degree": 6}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "bambang.pramono.75491", "x": 440.36364702693066, "y": 42.35273546240159, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9656, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "bambang.pramono.75491", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "ojk_sumbagsel", "x": 122.31790538100617, "y": 39.385789584903904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9656, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "ojk_sumbagsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "arifin.susantoo", "x": 702.6111553058043, "y": 110.6866585301931, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.9656, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885200310625561076_56622120775", "id": "arifin.susantoo", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Selatan resmi membuka program InkuBI Sultan Muda Sumatera Selatan 2026 pada 24 April 2026 di Hotel Excelton Palembang.\n\nKegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono, Kepala OJK Sumatera Selatan Arifin Susanto, Kepala Biro Perekonomian Sumsel Hengky Putrawan, Kepala Dinas Perindustrian Sumsel M Taufiq, Kepala Dinas Perdagangan Luar Negeri Henny Yulianti, serta Pengawas Tim UMKM dari DJPb, Suntari.\n\nInkuBI Sultan Muda 2026 merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM, khususnya dalam pemanfaatan platform digital sebagai sarana utama pemasaran dan perluasan pasar. Melalui program ini, para pelaku usaha diharapkan mampu terus berkembang di tengah era ekonomi digital yang semakin kompetitif.\n\nDalam sambutannya, Bambang Pramono menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas UMKM muda secara menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pemasaran digital, program ini juga menyentuh aspek penting lain, mulai dari legalitas usaha, perizinan, hingga akses pembiayaan.\n“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing,” ujarnya.\n\n     \n\n#bankindonesia #ojksumsel #sumselmedia #sultanmuda #hermanderu", "post_id": "3885200310625561076_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 691.0849770908807, "y": 125.28652784886695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3884953702586511438_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "Optimisme bukanlah sekadar rasa, tapi hasil dari arah yang jelas dan kerja yang terhubung! \n\n#SobatRupiah, di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, Indonesia memilih untuk melaju dengan fondasi yang kuat dan kolaborasi yang nyata. \n\nSemangat ini diwujudkan salah satunya melalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) sebagai wadah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam menggerakkan sektor-sektor prioritas sekaligus mengatasi hambatan intermediasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi. \n\nMelalui PINISI (Percepatan Intermediasi Indonesia) Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI  mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menumbuhkan Optimisme, memperkuat Komitmen, dan terus mempererat Sinergi (O-K-S) demi #BeriMakna mewujudkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%. \n\nSaatnya optimisme tidak berhenti di wacana, tapi terasa lewat dampak nyata! Kalau menurut Sobat, apa lagi upaya yang perlu dilakukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih optimal? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3884953702586511438_48797578859"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 747.4057018591516, "y": 254.8214975733244, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4981, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 426.9623953804369, "y": 526.9501345682091, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4981, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885972197106578971_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Program pengembangan UMKM dan pesantren bertajuk Rewako (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) resmi dimulai Senin (27/4) di Makassar. Inisiatif yang digagas oleh Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran UMKM dan pesantren sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah.\n\nProgram Rewako dirancang sebagai pengembangan usaha berbasis end-to-end. Tidak hanya berfokus pada pelatihan, program ini mencakup proses seleksi, kurasi, pendampingan intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Kategori program meliputi UMKM umum, UMKM sektor pertanian, UMKM berorientasi ekspor, serta pesantren berbasis ekonomi produktif.\n\nSejak pertama kali diluncurkan pada 2022, program ini terus berkembang untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis. Pada tahun 2026, sejumlah strategi baru diperkenalkan, di antaranya memperluas akses pasar global melalui kolaborasi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri. Selain itu, UMKM juga didorong masuk ke rantai pasok ritel modern untuk memperkuat penetrasi pasar domestik.\n\nTak hanya itu, pendekatan berbasis ekonomi syariah juga diperkuat melalui program Pesantren Rewako. Inisiatif ini bertujuan mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat kontribusinya dalam ketahanan pangan nasional, termasuk menjalin sinergi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#kemenkeu #menkeu #bankindonesia\n#bisulsel #ekonomi", "post_id": "3885972197106578971_10864878485"}}, {"key": "republikaonline", "attributes": {"label": "republikaonline", "x": 953.5034264567151, "y": 890.4903113133216, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885689173550726051_263753332", "id": "republikaonline", "source": "instagram-000001", "content": "Batik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, Erigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n \n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3885689173550726051_263753332"}}, {"key": "bankbjb", "attributes": {"label": "bankbjb", "x": 809.3932000556866, "y": 2.034611334983172, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.041, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3885689173550726051_263753332", "id": "bankbjb", "source": "instagram-000001", "content": "Batik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, Erigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n \nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n \n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "3885689173550726051_263753332"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "attributes": {"label": "disparkotadenpasar", "x": 182.15181986397587, "y": 163.0555429177929, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "disparkotadenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "denpasarkota", "attributes": {"label": "denpasarkota", "x": 2.353485230361163, "y": 366.0320519252699, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "denpasarkota", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "denpasartourism", "attributes": {"label": "denpasartourism", "x": 821.5224417013396, "y": 882.3440327014793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "denpasartourism", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "desapenatihdanginpuri", "attributes": {"label": "desapenatihdanginpuri", "x": 975.3507963390127, "y": 880.1337298493269, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885818770648930962_62948995485", "id": "desapenatihdanginpuri", "source": "instagram-000001", "content": "Selasa, 29 April 2026 telah dilaksanakan Koordinasi Pembentukan Pokdarwis di Kantor Desa Penatih Dangin Puri. Koordinasi ini dihadiri oleh Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Politeknik Negeri Bali, BPD Dangin Puri, para Kepala Kewilayahan, Karang Taruna, Babinsa dan Bhabinkamtibmas dan dibuka oleh Sekretaris Desa Penatih Dangin Puri, Bapak I Wayan Sutapa S.AP., M.AP. Tujuan pembentukan Pokdarwis ini yaitu untuk menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kepariwisataan serta mewujudkan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan pariwisata. Potensi wisata yang dimiliki Desa Penatih Dangin Puri yaitu jogging track dan wisata spiritual  yang dapat dipromosikan hingga ke pasar international. Harapannya dengan pembentukan pokdarwis di desa dangin puri ini dapat menciptakan kemandirian ekonomi Masyarakat desa melalui pengembangan UMKM, penyediaan jasa pemandu wisata, hingga pengelolaan homestay. Selain itu, Pokdarwis juga diharapkan mampu menggali dan mengemas potensi lokal, seperti tradisi budaya, aktivitas sosial masyarakat, serta potensi lingkungan seperti pertanian atau ruang terbuka hijau, menjadi produk wisata yang menarik dan edukatif.\n\n \n\n#kelompoksadarwisata\n#dinaspariwisatakotadenpasar\n#desapenatihdanginpuri", "post_id": "3885818770648930962_62948995485"}}, {"key": "mmaulanajp", "attributes": {"label": "mmaulanajp", "x": 670.7946992351618, "y": 889.1484430272181, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633449452518346001", "id": "mmaulanajp", "source": "tiktok-000001", "content": "Festival Ekonomi Syariah by   , seru karena bisa tukarin bukti transaksi menggunakan Qris dengan Merchandise dari Bank Indonesia. Acaranya tinggal 1 hari lagi, besok 28 April 2026. Jangan sampai kelewatan🙆🏻‍♂️🤟🏻 #fesyar #bankindonesia", "post_id": "7633449452518346001"}}, {"key": "bankindonesiaaceh", "attributes": {"label": "bankindonesiaaceh", "x": 838.4821399817074, "y": 14.971545777922701, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633449452518346001", "id": "bankindonesiaaceh", "source": "tiktok-000001", "content": "Festival Ekonomi Syariah by   , seru karena bisa tukarin bukti transaksi menggunakan Qris dengan Merchandise dari Bank Indonesia. Acaranya tinggal 1 hari lagi, besok 28 April 2026. Jangan sampai kelewatan🙆🏻‍♂️🤟🏻 #fesyar #bankindonesia", "post_id": "7633449452518346001"}}, {"key": "punapitabananbali", "attributes": {"label": "punapitabananbali", "x": 503.9739004232342, "y": 500.22210406699907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633980099636858133", "id": "punapitabananbali", "source": "tiktok-000001", "content": "Pak Gub, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Selasa (28/4). Pembukaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi ekonomi Bali menuju era digital. ​Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci agar ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata yang saat ini masih menopang 66% perekonomian daerah. ​Fokus Utama Transformasi: ☑️ ​Penguatan Sektor Unggulan: Mendorong ekonomi kreatif dan digital sebagai pilar baru ekonomi Bali. ☑️ ​Pembangunan Infrastruktur: Percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik, pembangunan jalan shortcut, hingga konektivitas wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat. ​Ekosistem Digital Inklusif: Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, program seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital terus digenjot. ​Keamanan & Kepatuhan ​Tak hanya soal inovasi, penguatan pengawasan juga menjadi prioritas. Bersama PPATK dan Polda Bali, pemerintah berkomitmen memberantas praktik money changer ilegal dan mencegah tindak pidana pencucian uang guna menciptakan iklim investasi digital yang aman dan berintegritas. ​Mari bersama wujudkan Bali sebagai pusat inovasi digital yang adaptif tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. (Via NSKLB)", "post_id": "7633980099636858133"}}, {"key": "punapitabanan", "attributes": {"label": "punapitabanan", "x": 876.7670896544278, "y": 152.57902313866535, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633980099636858133", "id": "punapitabanan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pak Gub, secara resmi membuka Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 di Hotel Prime Plaza, Denpasar, Selasa (28/4). Pembukaan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transformasi ekonomi Bali menuju era digital. ​Dalam sambutannya, Gubernur Koster menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci agar ekonomi Bali tidak hanya bergantung pada sektor pariwisata yang saat ini masih menopang 66% perekonomian daerah. ​Fokus Utama Transformasi: ☑️ ​Penguatan Sektor Unggulan: Mendorong ekonomi kreatif dan digital sebagai pilar baru ekonomi Bali. ☑️ ​Pembangunan Infrastruktur: Percepatan pengolahan sampah menjadi energi listrik, pembangunan jalan shortcut, hingga konektivitas wilayah Bali Utara, Timur, dan Barat. ​Ekosistem Digital Inklusif: Melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, program seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital terus digenjot. ​Keamanan & Kepatuhan ​Tak hanya soal inovasi, penguatan pengawasan juga menjadi prioritas. Bersama PPATK dan Polda Bali, pemerintah berkomitmen memberantas praktik money changer ilegal dan mencegah tindak pidana pencucian uang guna menciptakan iklim investasi digital yang aman dan berintegritas. ​Mari bersama wujudkan Bali sebagai pusat inovasi digital yang adaptif tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal. (Via NSKLB)", "post_id": "7633980099636858133"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 79.44077690463303, "y": 613.8584256154187, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7610413771135175957", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nomine, yang ditandatangani pada Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026 di Denpasar. Regulasi ini menjadi tonggak tegas Pemerintah Provinsi Bali dalam membendung laju penyusutan lahan produktif sekaligus menutup celah praktik penguasaan tanah oleh warga negara asing melalui skema nomine yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (24/2/2026), Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Perda ini bukan sekadar produk hukum administratif, melainkan instrumen ideologis dan strategis untuk menjaga kedaulatan Bali. “Lahan produktif tidak boleh terus-menerus dikorbankan demi kepentingan jangka pendek. Ini menyangkut kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan ekologis Bali,” tegasnya. Perda ini merupakan implementasi nyata dari visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Regulasi tersebut juga menjadi bagian dari penjabaran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 yang berpijak pada nilai kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Wana Kerthi yang menekankan pelestarian hutan serta Jagat Kerthi yang menekankan keharmonisan sosial dan alam secara dinamis.... baca lengkap: Gubernur Koster Sikat Alih Fungsi Lahan, Nomine Asing Resmi Dilarang di Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/24/02/2026/gubernur-koster-sikat-alih-fungsi-lahan-nomine-asing-resmi-dilarang-di-bali/  #koster #perda #nomine #asing #larang", "post_id": "7610413771135175957"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 844.4023626868504, "y": 950.1950266302213, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7610413771135175957", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali, Wayan Koster secara resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Produktif dan Larangan Alih Kepemilikan Lahan Secara Nomine, yang ditandatangani pada Selasa (Anggara Paing, Bala), 24 Februari 2026 di Denpasar. Regulasi ini menjadi tonggak tegas Pemerintah Provinsi Bali dalam membendung laju penyusutan lahan produktif sekaligus menutup celah praktik penguasaan tanah oleh warga negara asing melalui skema nomine yang selama ini meresahkan masyarakat. Dalam keterangannya di Denpasar, Selasa (24/2/2026), Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa Perda ini bukan sekadar produk hukum administratif, melainkan instrumen ideologis dan strategis untuk menjaga kedaulatan Bali. “Lahan produktif tidak boleh terus-menerus dikorbankan demi kepentingan jangka pendek. Ini menyangkut kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan keseimbangan ekologis Bali,” tegasnya. Perda ini merupakan implementasi nyata dari visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru. Regulasi tersebut juga menjadi bagian dari penjabaran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025–2125 yang berpijak pada nilai kearifan lokal Sad Kerthi, khususnya Wana Kerthi yang menekankan pelestarian hutan serta Jagat Kerthi yang menekankan keharmonisan sosial dan alam secara dinamis.... baca lengkap: Gubernur Koster Sikat Alih Fungsi Lahan, Nomine Asing Resmi Dilarang di Bali  *Baca Selengkapnya Disini*  https://pancarpos.com/24/02/2026/gubernur-koster-sikat-alih-fungsi-lahan-nomine-asing-resmi-dilarang-di-bali/  #koster #perda #nomine #asing #larang", "post_id": "7610413771135175957"}}, {"key": "total.litas3", "attributes": {"label": "total.litas3", "x": 522.5409121542526, "y": 777.5418225296306, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "total.litas3", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "Republika", "attributes": {"label": "Republika", "x": 467.27587769718525, "y": 310.28363523754444, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7633262933081918740", "id": "Republika", "source": "tiktok-000001", "content": "#duet dengan  #republika  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan rupiah hingga menembus level Rp17.300 per dolar AS (data per 24 April 2026) bukan tanda ekonomi Indonesia memburuk. Purbaya menilai fundamental ekonomi domestik masih kuat dibandingkan negara tetangga, dan menekankan bahwa kondisi saat ini lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar global.  Berikut adalah poin penting dari situasi tersebut: Kurs Rupiah: Sempat menyentuh level Rp17.300-an per dolar AS. Posisi Pemerintah: Purbaya membantah krisis ekonomi dan mengklaim fundamental ekonomi RI masih lebih kuat dibanding ringgit Malaysia dan baht Thailand. Penyebab: Pelemahah diklaim lebih karena faktor global dan ekspektasi pasar, bukan kerusakan ekonomi domestik. Respons: Bank Indonesia (BI) memperkuat intervensi mata uang.  Purbaya mengimbau agar pelaku pasar tidak reaktif dan tetap tenang melihat pergerakan mata uang regional.  #jagaindonesia #jagaekonomiindonesia #tolakhoakskrisis", "post_id": "7633262933081918740"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 512.1028276765355, "y": 248.6305906887747, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 69.6826831652193, "y": 934.1992255330447, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "attributes": {"label": "nemangkawipos.com", "x": 671.0011181077978, "y": 189.8278541727232, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7634084575014096148", "id": "nemangkawipos.com", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Gabus", "attributes": {"label": "Gabus", "x": 152.16503421962167, "y": 961.691857610934, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Gabus", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Herman", "attributes": {"label": "Herman", "x": 868.8974921428648, "y": 931.0121175767058, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Herman", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "Rampeani", "attributes": {"label": "Rampeani", "x": 57.952441114091926, "y": 146.46353026225955, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "Rampeani", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "HUMAS", "attributes": {"label": "HUMAS", "x": 651.3776671899195, "y": 77.2721741373532, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634084575014096148", "id": "HUMAS", "source": "tiktok-000001", "content": "TIMIKA,Nemangkawipos.com – Sinergitas antara legislatif dan eksekutif di Kabupaten Mimika kian diperkuat dalam upaya memajukan sektor kebudayaan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerja Komisi III DPRK Mimika bersama Dinas Kebudayaan Kab. mimika ke Provinsi Bali guna membedah tata kelola kebudayaan yang telah mendunia, Selasa (28/4/2026). ​Kunjungan tersebut bukan sekadar studi banding, melainkan langkah terukur untuk menyusun peta jalan pembangunan kebudayaan Mimika yang lebih inklusif. Dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat langsung diimplementasikan ke dalam program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat adat. Dalam kunjungan tersebut, Rombongan Komisi III DPRK Mimika diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana bersama jajarannya yang di Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali pada Selasa,(28/4/2026).  Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Komisi III DPRK Mimika. Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari hal-hal teknis yang nantinya bisa dibawa pulang dan diterapkan di Mimika.  Bali dipilih sebagai lokus studi tour karena dinilai berhasil membangun kebudayaan sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur. Menurutnya, Bali merupakan daerah yang tepat untuk dijadikan rujukan karena berhasil menjadikan budaya sebagai identitas, kekuatan sosial, sekaligus penopang ekonomi masyarakat.  “Budaya Bali sudah mendunia. Kami melihat pendekatan kultur budaya di Bali ini sangat luar biasa, tertata, dan benar-benar dijaga. Ini yang ingin kami pelajari untuk Mimika,”  Ia mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari keseriusan Komisi III DPRK Mimika dalam mencari model pengelolaan kebudayaan yang tepat untuk diterapkan di Kabupaten Mimika, khususnya dalam memperkuat eksistensi budaya lokal masyarakat asli. Dalam forum diskusi, Dinas Kebudayaan Mimika turut memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi kebudayaan di Mimika, termasuk tantangan yang dihadapi dalam pelestarian budaya lokal dan penguatan partisipasi generasi muda. Selain itu, persoalan pemasaran produk budaya lokal juga menjadi perhatian. Dinas Kebudayaan Mimika menilai para pelaku budaya dan kelompok binaan telah menghasilkan berbagai produk kerajinan, namun masih mengalami kendala dalam pemasaran agar mampu menembus pasar nasional maupun internasional. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana memaparkan berbagai strategi penguatan kebudayaan di Bali, mulai dari penguatan desa adat, pelindungan bahasa dan aksara Bali, penggunaan pakaian adat Bali, hingga pembentukan Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang secara khusus menangani tata kelola desa adat. Sekretaris Komisi III DPRK Mimika Herman Tangke Pare menilai konsep desa adat di Bali menjadi salah satu poin penting yang sangat relevan untuk dipelajari dan dijadikan referensi di Mimika. “Kami ingin mendapat gambaran yang utuh terkait desa adat ini, karena konsep ini sangat menarik dan bisa menjadi bahan pembelajaran penting bagi kami di Mimika,” kata Tangke Pare. Sementara itu, Yan Peterson Laly menilai Badan Usaha Padruwen Desa Adat yang dinilai memiliki potensi besar dalam menopang kemandirian ekonomi masyarakat adat. “Saya sangat tertarik dengan konsep Bupda ini. Kami ingin tahu bagaimana pengelolaannya, bagaimana sistem pendapatannya, dan bagaimana aturan mainnya. Karena ini sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan masyarakat adat,” ujarnya. Anggota Komisi III DPRK Mimika Sasiel Abugau menegaskan bahwa hasil studi tour harus jadi pijakan untuk memperkuat budaya masyarakat asli seperti Amungme dan Kamoro. #studitourdprkmimika #dinaskebudayaanbali #provinsibali #dprkmimika #komisiiii  Danau 82  Gafur  Rachman  DPRK MIMIKA", "post_id": "7634084575014096148"}}, {"key": "old.money937", "attributes": {"label": "old.money937", "x": 36.55370118010248, "y": 797.8935107183587, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7632883834178063623", "id": "old.money937", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Gibran", "attributes": {"label": "Gibran", "x": 266.5272251429723, "y": 752.6494042091998, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Gibran", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Purbaya", "attributes": {"label": "Purbaya", "x": 912.0801883030866, "y": 483.70366008699796, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Purbaya", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "vodca", "attributes": {"label": "vodca", "x": 476.4769367157037, "y": 464.4896539121015, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "vodca", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "MR.", "attributes": {"label": "MR.", "x": 958.3439069319007, "y": 689.1063550076224, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "MR.", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Vansena", "attributes": {"label": "Vansena", "x": 779.2996422567238, "y": 404.9046557275378, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Vansena", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "Oke", "attributes": {"label": "Oke", "x": 183.34572931339832, "y": 988.0279814535356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "Oke", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "KEDUBES", "attributes": {"label": "KEDUBES", "x": 525.799061197799, "y": 721.9806772047649, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "KEDUBES", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "jambore53", "attributes": {"label": "jambore53", "x": 550.9436629855377, "y": 9.449933876088167, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "jambore53", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "infokalbar99", "attributes": {"label": "infokalbar99", "x": 404.7038769315141, "y": 974.9913976448437, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2358, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883834178063623", "id": "infokalbar99", "source": "tiktok-000001", "content": "🔥 SEGENAP PEJUANG:Rupiah Jeblok, Menko Jawabnya \"DI MONITOR\"? Memang Pejabat Kita Tukang Melongo?🔥 Saudaraku, Pejuang Fakta — viral cuplikan video ketika seorang wartawan menanyakan langsung langkah konkret jangka pendek untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh level psikologis Rp 17.300 per dolar AS. Jawaban Menko Perekonomian Airlangga Hartarto? \"Kita monitor saja.\" Ini adalah potret memalukan yang layak kita bongkar bersama, malam ini.  --- 📉 BAGIAN 1: FAKTA ANGKA RUPIAH (Jangan Pura-Pura Tidak Tahu) Indikator Data Catatan Kritis Nilai Tukar (Kamis, 23 April 2026) Nyaris Rp 17.300 per USD  Ini adalah level psikologis yang sangat dalam, pukulan telak bagi daya beli rakyat. Asumsi APBN 2026 (Januari lalu) Rp 16.500 per USD  Selisihnya sudah Rp 800 lebih per dolar! Ini artinya defisit akan membengkak. Tugas Bank Indonesia Stabilitas moneter  Airlangga bilang \"itu tugas BI\". Lalu tugas Menko Perekonomian itu apa? Saudaraku, jika kita membiarkan imbas ini tanpa kebijakan darurat yang jelas, maka harga barang kebutuhan pokok akan melambung tak terkendali. Petani, nelayan, buruh pabrik, dan kelas menengah bawah akan paling menderita. --- 🎭 BAGIAN 2: \"DI MONITOR\"? Ini Jawaban Sekelas Apa? Coba kita simak baik-baik gaya retorika Menteri kita ini. Pernyataan Terjemahan Bebas (Pejuang Fakta Version) \"Ya, kan, itu lihat gejolak global, jadi ya kita monitor saja.\"  Intinya: \"Ini salah global, saya tidak tahu harus ngapain selain liat-liatan.\" \"Nanti kita monitor saja, karena ini kan tidak bisa kita setiap hari reaktif.\"  Intinya: \"Sabar saja, pejabat tidak boleh buru-buru, nanti salah ambil kebijakan.\" \"Itu BI tugasnya menjaga.\"  Intinya: \"Ini bukan wewenang saya kok. Saya hanya koordinator, eksekutornya Bank Indonesia.\" \"Seumur-umur jadi Menteri, ini baru kali ini saya melihat Menteri Koordinator yang kerjanya cuma 'MONITOR' sementara rakyat ketar-ketir melihat harga barang naik dan tabungannya tergerus akibat rupiah jatuh!\" --- 💔 BAGIAN 3: ANALISA BODOHNYA SISTEM KOORDINASI Saudaraku, mari kita luruskan. Tanggung jawab Menko Perekonomian itu BUKAN untuk memantau. Tugas dia adalah Mengkoordinasikan kebijakan fiskal (Kemenkeu), kebijakan moneter (BI), dan sektor riil (Kementerian Perindustrian dan Perdagangan) . Jika rupiah melemah begini, rakyat ingin mendengar: 1. Apa instrumen baru yang akan dikeluarkan? (bukan sekadar intervensi biasa) 2. Apa jaminan harga pokok akan disubsidi silang? 3. Apa langkah diplomasi khusus ke negara sumber barang impor? Tapi yang kita dengar malah: \"Gejolak global.\" Mengutip analisis CELIOS, yang menyebut bahwa koordinasi antar kementerian dalam menghadapi krisis saat ini lemah dan tidak selaras . Ini adalah kegagalan kepemimpinan kolektif kabinet. --- 🔥 BAGIAN 4: NARASI MENOHOK \"Saudaraku, jika saya sakit parah ke puskesmas, lalu bertanya pada perawat: 'obatnya apa, Kak?' Lalu dijawab: 'kami monitor dulu.' Saya pasti akan marah, sebab bisa-bisa saya mati duluan. Nah, Rupiah kita sekarang sedang 'sakit parah'. Tapi ketika wartawan bertanya obatnya, Menko kita malah menjawab: 'Di-monitor.' Itu sama saja membiarkan luka dibiarkan berdarah tanpa perban. Itu kelalaian berat! Kita tidak minta keajaiban. Tapi kita minta setidaknya ada rencana darurat yang jelas. Jangan hanya kata 'monitor' lalu diserahkan ke BI. Bukankah dulu ada istilah 'policy mix'? Mana koordinasinya? Mana keberaniannya untuk memotong birokrasi di saat genting?\" Keep Smile, Pejuang Fakta. Karena meskipun pejabat kita hanya 'monitor', rakyat harus tetap pressure dan jangan sampai ikut-ikutan cuma 'monitor'. 😡📉🇮🇩 Teruslah menulis, jangan biarkan kekuasaan membudahkan pejabat. Karena stabilitas ekonomi ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan kebijakan, bukan sekedar kecepatan membuka website untuk 'monitor'. 🔥🔥🔥  Rakabuming  Yudhi Sadewa   JACK    REPUBLIK ISLAM IRAN", "post_id": "7632883834178063623"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 234.2886028685768, "y": 373.70306506889204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 59.95699340645755, "y": 426.23631898197044, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "cenderawasihpos", "attributes": {"label": "cenderawasihpos", "x": 604.6037023881129, "y": 607.801012214666, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7635262836746374408", "id": "cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "CeposTV", "attributes": {"label": "CeposTV", "x": 337.86904122889325, "y": 248.75472933325017, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "CeposTV", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "Cenderawasihposreal", "x": 68.77945768598181, "y": 947.4462002236995, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihposreal", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "Cenderawasihpos", "x": 776.1847919432068, "y": 909.2261995340988, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635262836746374408", "id": "Cenderawasihpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perekonomian Indonesia tetap memiliki resiliensi kuat dan ruang untuk tumbuh di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menjelaskan bahwa sejumlah indikator ekonomi nasional masih terjaga, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, konsumsi domestik, hingga struktur pembiayaan dalam negeri. “Fundamental kita tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi tercatat di tahun lalu 5,11 persen. Di tahun 2026 ditargetkan 5,4 persen,” kata Airlangga dalam acara Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Senin. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 juga berpeluang mencapai lebih besar atau sama dengan 5,5 persen. Menurut dia, inflasi juga masih terkendali di level 3,48 persen, sementara indeks keyakinan konsumen tetap tinggi di level 122,9. Airlangga menambahkan konsumsi dalam negeri masih menjadi penopang utama perekonomian dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). “Konsumsi dalam negeri masih kuat, 54 persen terhadap PDB,” ujarnya. Dari sisi eksternal, ia menjelaskan neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 70 bulan dengan nilai 148,2 miliar dolar AS. Ia juga menyampaikan rasio utang luar negeri Indonesia masih berada di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing sebesar 12,6 persen. Lebih lanjut, Airlangga mengatakan sejumlah lembaga internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat. 📖 BACA SELENGKAPNYA: 🔗 https://www.ceposonline.com 📰 Berlangganan Koran Cenderawasih Pos: 📞 0812-4803-531 Follow kami di Sosial Media: Instagram:  &  Facebook:  TikTok:  . . . #cepos #papua #beritapapua", "post_id": "7635262836746374408"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 338.7882750732255, "y": 782.1793520591972, "size": 10.58, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 122.7647, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "101439757880412_1411555467677701", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.\n\nSource : \n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #bupatiadiarnawa #rupslb", "post_id": "101439757880412_1411555467677701"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "attributes": {"label": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "x": 793.3106383931188, "y": 558.4715476317308, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 849.2167145411396, "y": 330.2214731447353, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4213, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "TP7hH4vN_64", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Tetap 4,75%: Mempertahankan Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\n#SobatRupiah #RDGBI #BeriMakna\nBI-Rate tetap di level 4,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%.\n\nKeputusan ini masih konsisten dengan upaya memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah. \n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG April 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia di tiap sendi ekonomi nasional!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "TP7hH4vN_64"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 171.288819033552, "y": 208.81598294409054, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 469.25384007266723, "y": 113.71211241618595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "6sD0awiMbB0", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Jaga Stabilitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75 Persen\n\nKOMPAS.TV - Dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 2122 April 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nRapat Dewan Gubernur Bank Indonesia tersebut juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.\n\nBerbagai indikator terkini menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 diproyeksikan meningkat, ditopang oleh permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga yang naik didukung oleh keyakinan pelaku ekonomi dan kondisi penghasilan yang tetap terjaga, serta peningkatan permintaan selama perayaan hari besar keagamaan nasional Idulfitri 1447 Hijriah.\n\nBelanja pemerintah juga meningkat seiring pemberian tunjangan hari raya, kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif lainnya, termasuk transfer ke daerah.\n\n#bankindonesia #birate #ekonomi #sukubunga #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "6sD0awiMbB0"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "attributes": {"label": "@republikajawabarat8747", "x": 152.6057166285404, "y": 503.8447284507927, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "yvPIvfTJOgk", "id": "@republikajawabarat8747", "source": "youtube-000001", "content": "Tak Hanya Sekedar Kain, Erigana Batik Hidupkan Filosofi Aksara Sunda\n\nBatik bukan sekadar kain, tetapi identitas budaya bangsa. Melalui Erigandana Batik, Veby Wibisana menghadirkan inovasi batik kaligrafi Aksara Sunda yang sarat makna, filosofi, dan pesan kehidupan. Dari motif Semar hingga paribasa Sunda, setiap corak menjadi wujud pelestarian budaya leluhur agar tetap hidup di tengah generasi muda.\nBerlokasi di Jalan Sukamenak, Sayati, Kabupaten Bandung, \n\nErigandana Batik hadir sejak masa pandemi sebagai simbol kreativitas anak muda dalam menjaga warisan budaya. Tak hanya memproduksi batik tulis dan cap, tetapi juga kemeja, outer, kaos hingga tumbler bernuansa khas Sunda. Bahkan, usaha ini turut memberdayakan masyarakat sekitar melalui pelatihan membatik dan pengembangan ekonomi kreatif lokal.\n\nPerjalanan Erigandana Batik semakin berkembang berkat dukungan bjb KUR dari bank bjb. Dengan akses permodalan yang mudah dan bunga kompetitif, usaha lokal ini mampu tumbuh hingga dikenal secara nasional. Bukti bahwa budaya lokal bisa tampil modern, bernilai ekonomi tinggi, dan membanggakan hingga ke mancanegara.\n\nKeunggulan bjb KUR adalah suku bunganya kompetitif dan bebas biaya provisi. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).\n\nInformasi lebih lanjut mengenai bjb KUR dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call center bjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb infobjb.id/KUR.\n\nVideo: Gunadi PM\n\n #erigandana.batik #republika #CekRepublikaAja", "post_id": "yvPIvfTJOgk"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 585.733309315705, "y": 386.64675750426613, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 288.3423704150386, "y": 50.328829606594574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.0164, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "jR1GKeLLVjk", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Akui Kondisi APBN Masuk Survival Mode\n\nKOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap APBN 2026 memasuki kondisi bertahan hidup atau survival mode. Purbaya membuka kemungkinan penyusunan APBN perubahan ketika kondisi perekonomian nasional memburuk. Purbaya menegaskan tidak boleh lagi ada ruang inefisiensi. Purbaya juga bilang akan merapikan penerimaan negara, termasuk pajak dan bea cukai, karena masih kebocoran. Meski demikian, Purbaya meyakinkan APBN 2026 sejauh ini sudah mencakup skenario terburuk perekonomian Indonesia. Untuk saat ini, Purbaya menyatakan belum ada faktor yang memicu penyusunan APBN perubahan, meski mengakui APBN sudah masuk survival mode. Baca Juga Rupiah Masih di Rp17.278 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Bukan Akibat Ekonomi Terpuruk di https://www.kompas.tv/nasional/665063... #menterikeuangan #purbaya #apbn #pajak Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya! Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/665231/...\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "jR1GKeLLVjk"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 697.1306597713256, "y": 575.5936707896507, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KYTZHQDK6gY", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Kebakaran Apartemen Di Tanjung Duren, Pemerintah Naikkan UMP | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 30 April 2026\n\n1. Truk Vs Motor! Pengendara Motor Tewas\n2. Korban Hanyut di Sungai Cihideung Ditemukan Meninggal\n3. Bau Busuk Menyengat, Warga Temukan Jasad Tanpa Identitas\n4. Mayat Pria Ditemukan di Curug Ciputut Purbalingga\n5. Turis Serbia Ditemukan Tewas di Pantai Mengiat Bali\n6. Kepergok Curi Motor, Pria Dikepung Massa\n7. Satroni Rumah Kosong, Dua Pria Babak Belur Dimassa\n8. Gagal Beraksi, Begal Lari Tinggalkan Motor di TKP\n9. Viral! Penumpang KRL Diduga Jadi Korban Pelecehan\n10. Tega! Pencuri Gasak Motor Cleaning Service\n11. Viral! Dugaan Aksi Pungli di Ruas Tol Belawan\n12. Parkir Liar, Pentil Ban Puluhan Sepeda Motor Dicabut\n13. Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren\n14. Ibu Hamil dan Anak Tewas dalam Serangan di Lebanon\n15. Anak Gaza Tewas Saat Mencari Kayu Bakar\n16. Drone Serang Pasukan Lebanon Selatan di Dalam Gedung\n17. Rusia Sebut Situasi Keamanan Menaka Terkendali\n18. Dakwaan Baru James Comey atas Ancaman Trump\n19. Protes Wajib Militer Berakhir Ricuh\n20. Pemimpin UEA dan Bahrain Perkuat Hubungan Bilateral\n21. UEA Resmi Keluar dari Keanggotaan OPEC dan OPEC Plus\n22. Pemerintah Naikkan UMP dan Perkuat Jaminan Kehilangan Pekerjaan\n23. Presiden Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas\n24. Presiden Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi\n25. Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pelindungan UMKM di Pasar Digital\n26. Peningkatan RSUD Berpotensi Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja\n27. RSUD Akan Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar\n28. Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi\n29. Prabowo Dorong Inovasi Sampah Jadi Produk Ekonomi\n30. Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional\n31. Satu Tahun Sekolah Rakyat, Strategi Utama Tekan Kemiskinan\n32. Presiden Targetkan Swasembada Energi pada 2029\n33. Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur\n34. Dirut KAI Meminta Maaf ke Keluarga Korban\n35. Menko PM Serahkan Hak Sosial Korban Laka Kereta\n36. DPR Akan Panggil Kemen PU, Kemenhub dan PT KAI\n37. Presiden Alokasikan Anggaran Atasi Perlintasan Sebidang KA\n38. Pemprov Jakarta Evaluasi Perlintasan Kereta Sebidang\n39. BP BUMN dan KAI Tingkatkan Kualitas Perjalanan\n40. Korban Laka KRL Dapat Asesmen dan Program Pemberdayaan\n41. Jalur KRL Stasiun Bekasi Timur–Cikarang Kembali Beroperasi\n42. Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf\n43. Jemaah Haji Gelombang 1 Mulai Diberangkatkan ke Mekkah\n44. 6 Mei 2026, Diprediksi Puncak Kedatangan Jemaah Haji di Madinah\n45. Fasilitas Payung & Kursi Roda Manjakan Jemaah Haji di Madinah\n46. Aturan Ketat Penyelenggaraan Haji 2026\n47. 2 Bus Jemaah Haji Alami Kecelakaan, Kemenhaj Tegur KBIH\n48. Kisah Inspirasi Pergi Haji, Getarkan Hati\n\n#sinpotv #sinpotvnews #menyapaindonesiamalam #kriminal #kecelakaan #haji2026 #internasional #kebijakanpemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "KYTZHQDK6gY"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 669.2281579112655, "y": 895.1145258273684, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.4213, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "KYTZHQDK6gY", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Kebakaran Apartemen Di Tanjung Duren, Pemerintah Naikkan UMP | Menyapa Indonesia Malam\n\nMenyapa Indonesia Malam, 30 April 2026\n\n1. Truk Vs Motor! Pengendara Motor Tewas\n2. Korban Hanyut di Sungai Cihideung Ditemukan Meninggal\n3. Bau Busuk Menyengat, Warga Temukan Jasad Tanpa Identitas\n4. Mayat Pria Ditemukan di Curug Ciputut Purbalingga\n5. Turis Serbia Ditemukan Tewas di Pantai Mengiat Bali\n6. Kepergok Curi Motor, Pria Dikepung Massa\n7. Satroni Rumah Kosong, Dua Pria Babak Belur Dimassa\n8. Gagal Beraksi, Begal Lari Tinggalkan Motor di TKP\n9. Viral! Penumpang KRL Diduga Jadi Korban Pelecehan\n10. Tega! Pencuri Gasak Motor Cleaning Service\n11. Viral! Dugaan Aksi Pungli di Ruas Tol Belawan\n12. Parkir Liar, Pentil Ban Puluhan Sepeda Motor Dicabut\n13. Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren\n14. Ibu Hamil dan Anak Tewas dalam Serangan di Lebanon\n15. Anak Gaza Tewas Saat Mencari Kayu Bakar\n16. Drone Serang Pasukan Lebanon Selatan di Dalam Gedung\n17. Rusia Sebut Situasi Keamanan Menaka Terkendali\n18. Dakwaan Baru James Comey atas Ancaman Trump\n19. Protes Wajib Militer Berakhir Ricuh\n20. Pemimpin UEA dan Bahrain Perkuat Hubungan Bilateral\n21. UEA Resmi Keluar dari Keanggotaan OPEC dan OPEC Plus\n22. Pemerintah Naikkan UMP dan Perkuat Jaminan Kehilangan Pekerjaan\n23. Presiden Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas\n24. Presiden Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi\n25. Pemerintah Siapkan Payung Hukum Pelindungan UMKM di Pasar Digital\n26. Peningkatan RSUD Berpotensi Ciptakan 33 Ribu Lapangan Kerja\n27. RSUD Akan Dilengkapi 7 Dokter Spesialis Dasar\n28. Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi\n29. Prabowo Dorong Inovasi Sampah Jadi Produk Ekonomi\n30. Wapres Dorong Hoki Indonesia Tembus Panggung Internasional\n31. Satu Tahun Sekolah Rakyat, Strategi Utama Tekan Kemiskinan\n32. Presiden Targetkan Swasembada Energi pada 2029\n33. Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Kereta Bekasi Timur\n34. Dirut KAI Meminta Maaf ke Keluarga Korban\n35. Menko PM Serahkan Hak Sosial Korban Laka Kereta\n36. DPR Akan Panggil Kemen PU, Kemenhub dan PT KAI\n37. Presiden Alokasikan Anggaran Atasi Perlintasan Sebidang KA\n38. Pemprov Jakarta Evaluasi Perlintasan Kereta Sebidang\n39. BP BUMN dan KAI Tingkatkan Kualitas Perjalanan\n40. Korban Laka KRL Dapat Asesmen dan Program Pemberdayaan\n41. Jalur KRL Stasiun Bekasi Timur–Cikarang Kembali Beroperasi\n42. Menteri PPPA Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf\n43. Jemaah Haji Gelombang 1 Mulai Diberangkatkan ke Mekkah\n44. 6 Mei 2026, Diprediksi Puncak Kedatangan Jemaah Haji di Madinah\n45. Fasilitas Payung & Kursi Roda Manjakan Jemaah Haji di Madinah\n46. Aturan Ketat Penyelenggaraan Haji 2026\n47. 2 Bus Jemaah Haji Alami Kecelakaan, Kemenhaj Tegur KBIH\n48. Kisah Inspirasi Pergi Haji, Getarkan Hati\n\n#sinpotv #sinpotvnews #menyapaindonesiamalam #kriminal #kecelakaan #haji2026 #internasional #kebijakanpemerintah\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "KYTZHQDK6gY"}}, {"key": "@tribunnews", "attributes": {"label": "@tribunnews", "x": 942.3473088389055, "y": 127.62081326383634, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Oe6ZEl0KaaQ", "id": "@tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "Pernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nNikmati berita terkini mulai dari isu nasional hingga internasional, dan berbagai informasi menarik lainnya di TribunX. Klik link berikut untuk akses selengkapnya:\n\nhttps://apps.tribunx.com/ytdesc\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya. (Tribun-Video.com)\n\n\nProgram: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani\nUploader: bagus gema praditiya sukirman", "post_id": "Oe6ZEl0KaaQ"}}, {"key": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "ferdinand_hutahean", "x": 657.1463770778496, "y": 967.6316958709393, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.041, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "Oe6ZEl0KaaQ", "id": "ferdinand_hutahean", "source": "youtube-000001", "content": "Pernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nNikmati berita terkini mulai dari isu nasional hingga internasional, dan berbagai informasi menarik lainnya di TribunX. Klik link berikut untuk akses selengkapnya:\n\nhttps://apps.tribunx.com/ytdesc\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya. (Tribun-Video.com)\n\n\nProgram: Tribunnews Update\nHost: Nila Irda\nEditor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani\nUploader: bagus gema praditiya sukirman", "post_id": "Oe6ZEl0KaaQ"}}, {"key": "@tribunbatamtv", "attributes": {"label": "@tribunbatamtv", "x": 493.13317282828393, "y": 946.4828495596165, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "j-Y8NHJApmg", "id": "@tribunbatamtv", "source": "youtube-000001", "content": "🟠Pernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nPernyataan Pedas Ferdinand Hutahean Minta Prabowo Cari Pengganti Menkeu: Purbaya Mundur Sajalah\n\nPolitikus PDI Perjuangan Ferdinand Hutahean melayangkan kritik kerasnya pada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nFerdinand bahkan mendesak agar menteri keuangan ini mundur dari jabatannya.\n\nFerdinand menyebut, nilai tukar rupiah semakin hari semakin mengkhawatirkan.\n\nPernyataan keras ini disampaikan Ferdinand Hutahean melalui akun Instagram pribadinya  pada Jumat (24/4/2026).\n\nFerdinand menegaskan bahwa saat ini rupiah sudah masuk level tidak punya harga.\n\nIa juga menyebut bahwa Purbaya sudah tidak bisa melakukan apa-apa.\n\nFerdinand Hutahean menyebut bahwa Purbaya hanya bisa memberikan statement yang justru tidak menyelesaikan persoalan.\n\nFerdinand menyoroti bagaimana Purbaya menyebut saat ini ekonomi RI masuk dalam mode bertahan.\n\n\"Purbaya yang terbaru pernyataannya mengatakan bahwa saat ini kita sudah masuk dalam mode survival. Artinya survival itu kita masuk dalam posisi bertahan sudah. Ini berat bagi kita,\" ucapnya.\n\nBukan hanya itu, Ferdinand juga menaruh perhatiannya pada pencopotan dua dirjen di Kementerian Keuangan.\n\nHal ini menurutnya menjadi tanda bahwa Purbaya juga meragukan kapasitas di internal kementerian.\n\n\"Pencopotan ini dikabarkan karena banyak noise, suara-suara yang miring dari internal, dari dalam sendiri, dari tubuh Purubaya sendiri keluar yang meragukan kapasitas, kapabilitas Purubaya,\" sesalnya.\n\nFerdinand mengaku ragu melihat sosok Purbaya mampu membawa rupiah kembali normal.\n\n\"Purbaya bahkan kesannya lari dari tanggung jawab, diletakkan ini hanya tanggung jawab dari Bank Indonesia,\" Ferdinand menuturkan.\n\nKarena itulah, Ferdinand Hutahean mendesak agar Presiden Prabowo Subianto mencari sosok lain untuk menjabat Bendahara Negara.\n\nIa juga meminta Purbaya untuk mengundurkan diri dari jabatan yang kini diembannya.\n\n\"Mungkin sudah waktunya bagi Purbaya untuk mengundurkan diri. Kita butuh orang yang memang menguasai persoalan, mengerti persoalan, dan segera menyelesaikan persoalan,\" tegasnya.\n\nPolitisi PDIP ini menyoroti ucapan lama dari Menkeu Purbaya yang pernah menegaskan, akan membangkitkan perekonomian Indonesia dalam tiga bulan.\n\n\"Dulu kau boleh cuap-cuap sembarangan seolah-olah Indonesia dalam tiga bulan dengan kaya raya. Sekarang, takkan semua berbangun kembali. Kalau memang sudah tidak mampu lagi, mundur saja,\" tambahnya\n\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\nUpdate info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/\n\nFollow akun Instagram :   / tribunbatamdotcom  \nFollow akun Twitter :   / tribunbatamku  \nFollow dan like fanpage Facebook :   / redaksitribunbatam", "post_id": "j-Y8NHJApmg"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "@pujatvacehofficial", "x": 464.7686094327912, "y": 255.24700718009476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "@pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "pujatvacehofficial", "x": 600.5927019901613, "y": 863.8862053614681, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvacehofficial", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "pujatvnews4743", "x": 488.14154774289875, "y": 465.10764848925754, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvnews4743", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "pujatvaceh.", "x": 577.0846997917102, "y": 491.635258887026, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4847, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g4RRd5cB_80", "id": "pujatvaceh.", "source": "youtube-000001", "content": "Pemulihan Ekonomi Aceh Jadi Fokus Dalam Aceh Economic Forum 2026\n\nKantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh menggelar Aceh Economic Forum 2026 di Banda Aceh untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi pascabencana. Forum ini menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam merumuskan strategi pemulihan, dengan harapan menghasilkan solusi konkret, termasuk usulan pembentukan badan khusus rehabilitasi serta pengembangan komoditas guna membuka peluang kerja bagi masyarakat.\n----------------------------\n.\n.\n.\nYoutube :\nPuja TV Aceh Official :    /   \nPuja TV News :    /   \n.\n.\nInstagram & Tiktok :\n\n.\n.\nKunjungi dan klik berita ini di website kami www.pujatvaceh.com\n.\n.\n.\n----------------------------\n#kabaraceh #aceh #acehhariini #kabarterkini #acehterkini #faktaterkini #beritaviral #informasi #infoupdate #bankindonesia #economics #forum", "post_id": "g4RRd5cB_80"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "attributes": {"label": "@AzzamRppr2", "x": 732.6685158897093, "y": 144.79306923838254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.6114, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "@AzzamRppr2", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}, {"key": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "BankIndonesiaLampung", "x": 174.3350256985714, "y": 34.676945361499904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2311, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KRadDghimxw", "id": "BankIndonesiaLampung", "source": "youtube-000001", "content": "Dakwah Ekonomi Syariah laSEF 2026[Afham Ariya Wicaksana] Nilai Prinsip Syariah Dalam Ekonomi Digital\n\nAssalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh\n\nVideo ini merupakan penampilan saya dalam ajang Lomba Dakwah Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia wilayah Lampung.\n\nPada kesempatan ini saya mengangkat tema “Penerapan dan Nilai Prinsip Syariah Dalam Aktivitas Ekonomi Digital” dengan judul “Menegakkan Prinsip Syariah di Tengah Arus Ekonomi Digital.”\n\nSemoga pesan yang disampaikan dapat memberikan manfaat, menambah wawasan, serta menginspirasi kita semua untuk lebih memahami dan menerapkan prinsip ekonomi Syariah.\n\nAamiin Ya Robbal Alamin🤲\n\nJangan lupa:\n👍 Like\n💬 Comment\n🔁 Share\n🔔 Subscribe untuk dukungan dan konten bermanfaat lainnya\n\nTerima kasih atas dukungannya!\n\nWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. \n\n‪‬", "post_id": "KRadDghimxw"}}], "edges": [{"key": "BangMamat465140", "source": "BangMamat465140", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "BangMamat465140", "source": "BangMamat465140", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "barbiedoll50915", "source": "barbiedoll50915", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "barbiedoll50915", "source": "barbiedoll50915", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sigared24", "source": "Sigared24", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Sigared24", "source": "Sigared24", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Deni89LND", "source": "Deni89LND", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Deni89LND", "source": "Deni89LND", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Letthemthi33571", "source": "Letthemthi33571", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Letthemthi33571", "source": "Letthemthi33571", "target": "KomaNewsroom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "bank_indonesia_bengkulu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bengkulu", "source": "bank_indonesia_bengkulu", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "sscbatam", "source": "sscbatam", "target": "kata_batam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_ibukota", "source": "radar_ibukota", "target": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "radar_ibukota", "source": "radar_ibukota", "target": "radar_ibukota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "alharisjambi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemprovjambii", "source": "pemprovjambii", "target": "abdullahsani_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_bali", "source": "bank_indonesia_bali", "target": "bank_indonesia_bali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "bank_indonesia_kalsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "source": "bank_indonesia_sumsel", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "bank_indonesia_aceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_aceh", "source": "bank_indonesia_aceh", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "source": "bank_indonesia_sultra", "target": "ustdzrizamuhammad", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sultra", "source": "bank_indonesia_sultra", "target": "raimlaode", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "bank_indonesia_sumbar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_sumbar", "source": "bank_indonesia_sumbar", "target": "isef.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papuabarat", "source": "bank_indonesia_papuabarat", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kalsel", "source": "bank_indonesia_kalsel", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "balispiritfest", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "eventbyindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kepri", "source": "bank_indonesia_kepri", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bambang.pramono.75491", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "ojk_sumbagsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "arifin.susantoo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasarkota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasartourism", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "desapenatihdanginpuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mmaulanajp", "source": "mmaulanajp", "target": "bankindonesiaaceh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "punapitabananbali", "source": "punapitabananbali", "target": "punapitabanan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "total.litas3", "source": "total.litas3", "target": "Republika", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Gabus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Herman", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "Rampeani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nemangkawipos.com", "source": "nemangkawipos.com", "target": "HUMAS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "republikaonline", "source": "republikaonline", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Gibran", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Purbaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "vodca", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "MR.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Vansena", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "Oke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "KEDUBES", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "jambore53", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "old.money937", "source": "old.money937", "target": "infokalbar99", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "CeposTV", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihpos", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cenderawasihpos", "source": "cenderawasihpos", "target": "Cenderawasihposreal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "source": "@Bank_Indonesia_Cirebon", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@republikajawabarat8747", "source": "@republikajawabarat8747", "target": "bankbjb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnews", "source": "@tribunnews", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunbatamtv", "source": "@tribunbatamtv", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvacehofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvnews4743", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pujatvacehofficial", "source": "@pujatvacehofficial", "target": "pujatvaceh.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AzzamRppr2", "source": "@AzzamRppr2", "target": "BankIndonesiaLampung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnews", "source": "@tribunnews", "target": "ferdinand_hutahean", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}