{"nodes": [{"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 943.2804621429941, "y": 564.6769888180781, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 403.2864, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3884504881743238130_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah masih memiliki Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang belum terpakai dan akan menjadi bantalan terakhir untuk menjaga APBN jika diperlukan.\n\nMenurut Purbaya, dana tersebut tetap utuh meski sebagian ditempatkan di perbankan dan Bank Indonesia guna menjaga likuiditas serta membantu stabilisasi pasar obligasi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#menkeu #purbaya #anggaran #bloombergtechnoz", "post_id": "3884504881743238130_51748745734"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 119.80103884499572, "y": 97.79969126209397, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 105.2058, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "hybest.info", "attributes": {"label": "hybest.info", "x": 617.6134554393291, "y": 489.2412916342799, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 60.4932, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7571849378319699207", "id": "hybest.info", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam pengelolaan keuangan daerah jelang akhir tahun 2025. Langkah ini muncul usai teguran resmi yang dikirim oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota lewat surat bernomor S-662/MK.08/2025 bertanggal 20 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Purbaya mencatat bahwa meskipun realisasi penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) telah mencapai sekitar 74 % dari pagu, realisasi belanja daerah dari APBD mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya dan simpanan daerah di perbankan justru meningkat.  Menindaklanjuti kondisi itu, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum kunjungan kenegaraannya ke Australia. Dalam rapat tersebut, beliau memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan khusus terhadap penyerapan serta penggunaan dana-transfer tersebut yang dikelola oleh pemerintah daerah.  Presiden menegaskan bahwa “setiap rupiah uang rakyat harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang telah ditetapkan, termasuk dana daerah.” Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap fakta bahwa simpanan dana pemerintah daerah di perbankan meningkat — sebuah indikator bahwa dana yang sudah disalurkan belum terserap secara optimal ke program dan proyek di lapangan. source: cnbcindonesia Follow  untuk info menarik lainnya! #hybestinfo #prabowo #presidenprabowo #purbaya #TKD", "post_id": "7571849378319699207"}}, {"key": "hybestinfo", "attributes": {"label": "hybestinfo", "x": 596.7735361186777, "y": 285.9919169598352, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 111.9126, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7571849378319699207", "id": "hybestinfo", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dalam pengelolaan keuangan daerah jelang akhir tahun 2025. Langkah ini muncul usai teguran resmi yang dikirim oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan kepada para gubernur, bupati, dan wali kota lewat surat bernomor S-662/MK.08/2025 bertanggal 20 Oktober 2025. Dalam surat tersebut, Purbaya mencatat bahwa meskipun realisasi penyaluran dana transfer ke daerah (TKD) telah mencapai sekitar 74 % dari pagu, realisasi belanja daerah dari APBD mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya dan simpanan daerah di perbankan justru meningkat.  Menindaklanjuti kondisi itu, Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum kunjungan kenegaraannya ke Australia. Dalam rapat tersebut, beliau memerintahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk melakukan koordinasi dan pemeriksaan khusus terhadap penyerapan serta penggunaan dana-transfer tersebut yang dikelola oleh pemerintah daerah.  Presiden menegaskan bahwa “setiap rupiah uang rakyat harus tepat sasaran dan digunakan sesuai periode waktu yang telah ditetapkan, termasuk dana daerah.” Instruksi ini dikeluarkan sebagai respons terhadap fakta bahwa simpanan dana pemerintah daerah di perbankan meningkat — sebuah indikator bahwa dana yang sudah disalurkan belum terserap secara optimal ke program dan proyek di lapangan. source: cnbcindonesia Follow  untuk info menarik lainnya! #hybestinfo #prabowo #presidenprabowo #purbaya #TKD", "post_id": "7571849378319699207"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 350.83024762042635, "y": 109.77257334802471, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.4932, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "W9iB127Rbqk", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Dibilang Tidak Punya Space Fiskal, Purbaya Beberkan Bukti Ini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyangkal pernyataan beberapa  pihak di berbagai platform media sosial bahwa kondisi fiskal negara sedang tidak baik-baik saja.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bebanpajak #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "W9iB127Rbqk"}}, {"key": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "ptsmi_id", "x": 295.203371759871, "y": 598.9694688745179, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 86.2029, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "W9iB127Rbqk", "id": "ptsmi_id", "source": "youtube-000001", "content": "Dibilang Tidak Punya Space Fiskal, Purbaya Beberkan Bukti Ini\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyangkal pernyataan beberapa  pihak di berbagai platform media sosial bahwa kondisi fiskal negara sedang tidak baik-baik saja.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menterikeuangan #purbayayudhisadewa #bebanpajak #kebijakanfiskal \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "W9iB127Rbqk"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 619.6510338138802, "y": 584.04090902582, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 60.4932, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 693.9878603632083, "y": 910.4083731764158, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 111.9126, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "drDGSqlwCpA", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Bantah Isu Miring, Menkeu Tegaskan Ekonomi Indonesia Diapresiasi IMF & World Bank\n\nGaruda Tv - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan klarifikasi tegas terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi keuangan negara. \n\nMenkeu meluruskan kabar yang menyebut bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun, dan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks yang tidak memiliki dasar akurat.\n\nDalam keterangannya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa merinci bahwa total kas negara saat ini sebenarnya berada di kisaran Rp420 triliun. Angka ini jauh berbeda dari narasi yang beredar luas di publik beberapa waktu terakhir.\n\nPemerintah juga menjalankan strategi pengelolaan likuiditas secara transparan. Dari total saldo tersebut, sebesar Rp300 triliun ditempatkan di sektor perbankan.\n\nPurbaya meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak mudah terprovokasi oleh data yang tidak valid. \n\nMenurutnya, pemerintah menerapkan manajemen kas yang aktif dan terukur untuk memastikan stabilitas anggaran tetap terjaga sepanjang tahun anggaran berjalan.\n\n\"Pengelolaan kas negara dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Kita melakukan manajemen kas yang baik sehingga seluruh kebutuhan belanja negara dapat terpenuhi tanpa mengganggu stabilitas,\" ujar Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nDi saat isu miring berhembus di dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia justru terus mendapatkan respons positif dari dunia internasional. Kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi nasional dilaporkan semakin meningkat.\n\nSejumlah lembaga keuangan internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank) memberikan apresiasi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#kementeriankeuangan  #purbayayudhisadewa  #KasNegara #apbn2026  #ekonom i#garudatv  #beritaekonomi  #cekfakta \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "drDGSqlwCpA"}}], "edges": [{"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hybest.info", "source": "hybest.info", "target": "hybestinfo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "ptsmi_id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}