{"nodes": [{"key": "adamyusuf88", "attributes": {"label": "adamyusuf88", "x": 51.43741865664075, "y": 737.6262008693195, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 35.7528, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2044246822697460025", "id": "adamyusuf88", "source": "retweet-000002", "content": "Ringgit mengukuh kepada 3.94 berbanding dolar AS\n\nDisokong oleh sentimen yang bertambah baik terhadap jangkaan kemajuan di…", "post_id": "2044246822697460025"}}, {"key": "SinarOnline", "attributes": {"label": "SinarOnline", "x": 676.5831698867081, "y": 494.88434399273706, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 50.9477, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2044246822697460025", "id": "SinarOnline", "source": "retweet-000002", "content": "Ringgit mengukuh kepada 3.94 berbanding dolar AS\n\nDisokong oleh sentimen yang bertambah baik terhadap jangkaan kemajuan di…", "post_id": "2044246822697460025"}}, {"key": "Ronin_roninan", "attributes": {"label": "Ronin_roninan", "x": 620.878875002581, "y": 402.211680711139, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.7528, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2042454937280659835", "id": "Ronin_roninan", "source": "tweet-000004", "content": "Jelas2 AI. pasukan ringgit apa pasukan dolar ini manusia2 anjeenk.     masak pasukan hoax seterang sebanyak kayak gini gak ditindak 👀", "post_id": "2042454937280659835"}}, {"key": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "regar_op0sisi", "x": 394.91323614621433, "y": 71.02710781689558, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.3502, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042454937280659835", "id": "regar_op0sisi", "source": "tweet-000004", "content": "Jelas2 AI. pasukan ringgit apa pasukan dolar ini manusia2 anjeenk.     masak pasukan hoax seterang sebanyak kayak gini gak ditindak 👀", "post_id": "2042454937280659835"}}, {"key": "Gerindra", "attributes": {"label": "Gerindra", "x": 283.7930317797934, "y": 884.7032749979434, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.3502, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042454937280659835", "id": "Gerindra", "source": "tweet-000004", "content": "Jelas2 AI. pasukan ringgit apa pasukan dolar ini manusia2 anjeenk.     masak pasukan hoax seterang sebanyak kayak gini gak ditindak 👀", "post_id": "2042454937280659835"}}, {"key": "bssn", "attributes": {"label": "bssn", "x": 8.56878199301747, "y": 426.36624509556754, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.3502, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042454937280659835", "id": "bssn", "source": "tweet-000004", "content": "Jelas2 AI. pasukan ringgit apa pasukan dolar ini manusia2 anjeenk.     masak pasukan hoax seterang sebanyak kayak gini gak ditindak 👀", "post_id": "2042454937280659835"}}, {"key": "CCICPolri", "attributes": {"label": "CCICPolri", "x": 851.2185781826344, "y": 487.36656757051276, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 43.3502, "eigenvector": 200.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042454937280659835", "id": "CCICPolri", "source": "tweet-000004", "content": "Jelas2 AI. pasukan ringgit apa pasukan dolar ini manusia2 anjeenk.     masak pasukan hoax seterang sebanyak kayak gini gak ditindak 👀", "post_id": "2042454937280659835"}}, {"key": "baebaeyourlife", "attributes": {"label": "baebaeyourlife", "x": 109.78278366425343, "y": 934.2882550849356, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 35.7528, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2042734577433874705", "id": "baebaeyourlife", "source": "tweet-000004", "content": "Penjualan CPO naik. Tapi minyak dalam negeri harganya jadi gak ngotak, bbm emang gak naik tapi dari kata² Purbaya aja apbn udah ngos²an banget padahal ini masih masuk awal tahun 2026, kurs terhadap dolar juga 17 ribu sekian lho kak. Trus masalah MBG yg tiba² order motor. Gila sih", "post_id": "2042734577433874705"}}, {"key": "Winmo18", "attributes": {"label": "Winmo18", "x": 620.7377600594175, "y": 988.8918569101253, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.9477, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042734577433874705", "id": "Winmo18", "source": "tweet-000004", "content": "Penjualan CPO naik. Tapi minyak dalam negeri harganya jadi gak ngotak, bbm emang gak naik tapi dari kata² Purbaya aja apbn udah ngos²an banget padahal ini masih masuk awal tahun 2026, kurs terhadap dolar juga 17 ribu sekian lho kak. Trus masalah MBG yg tiba² order motor. Gila sih", "post_id": "2042734577433874705"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 208.105114907547, "y": 186.701772069389, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 50.9477, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042734577433874705", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Penjualan CPO naik. Tapi minyak dalam negeri harganya jadi gak ngotak, bbm emang gak naik tapi dari kata² Purbaya aja apbn udah ngos²an banget padahal ini masih masuk awal tahun 2026, kurs terhadap dolar juga 17 ribu sekian lho kak. Trus masalah MBG yg tiba² order motor. Gila sih", "post_id": "2042734577433874705"}}, {"key": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "celebesmedia.id", "x": 716.8784014472549, "y": 119.23792972638947, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 62.1788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 2, "degree": 3}, "_id": "3871325650569956016_10864878485", "id": "celebesmedia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah menguat signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2026), seiring meredanya ketegangan global setelah gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.\n\nRupiah tercatat menguat 93 poin atau 0,54 persen menjadi Rp17.012 per dolar AS, dari sebelumnya Rp17.105 per dolar AS. \n\nPenguatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi global yang lebih stabil.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menilai bahwa meredanya konflik internasional membuat tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia ikut berkurang.\n\n\"Ketidakpastian global berkurang kan, (Iran dan AS) itu berdamai. Otomatis rupiah menguat, dan IHSG hampir 3 persen tadi. Kalau global, dan bagus kondisinya jadi kalau sentimen hilang, ya sudah, kelihatan lagi fondasi dasar,\" jelas Prubaya dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/4/2026).\n\nDalam kondisi global yang lebih tenang, investor cenderung kembali masuk ke pasar negara berkembang seperti Indonesia. Dampaknya, permintaan terhadap rupiah meningkat sehingga nilainya ikut naik.\n\nFenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah mata uang Asia lainnya seperti baht Thailand, yuan China, peso Filipina, yen Jepang, dan won Korea Selatan juga mengalami penguatan di kisaran 0,78 persen hingga 1,59 persen.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3871325650569956016_10864878485"}}, {"key": "celebespsm", "attributes": {"label": "celebespsm", "x": 228.37693029004814, "y": 94.32919975730991, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 62.1788, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3871325650569956016_10864878485", "id": "celebespsm", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah menguat signifikan pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2026), seiring meredanya ketegangan global setelah gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran.\n\nRupiah tercatat menguat 93 poin atau 0,54 persen menjadi Rp17.012 per dolar AS, dari sebelumnya Rp17.105 per dolar AS. \n\nPenguatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi global yang lebih stabil.\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menilai bahwa meredanya konflik internasional membuat tekanan eksternal terhadap perekonomian Indonesia ikut berkurang.\n\n\"Ketidakpastian global berkurang kan, (Iran dan AS) itu berdamai. Otomatis rupiah menguat, dan IHSG hampir 3 persen tadi. Kalau global, dan bagus kondisinya jadi kalau sentimen hilang, ya sudah, kelihatan lagi fondasi dasar,\" jelas Prubaya dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/4/2026).\n\nDalam kondisi global yang lebih tenang, investor cenderung kembali masuk ke pasar negara berkembang seperti Indonesia. Dampaknya, permintaan terhadap rupiah meningkat sehingga nilainya ikut naik.\n\nFenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah mata uang Asia lainnya seperti baht Thailand, yuan China, peso Filipina, yen Jepang, dan won Korea Selatan juga mengalami penguatan di kisaran 0,78 persen hingga 1,59 persen.\n\nBaca selengkapnya di www.celebesmedia.id\n\nIkuti juga sosial media kami  & \ndi Instagram, Tiktok, Twitter, Threads, & Youtube\n\n#rupiah #matauang #dolar #nilaitukaruang #uang", "post_id": "3871325650569956016_10864878485"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 229.89434334950397, "y": 926.8654432495724, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 238.3494, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3874281039761880483_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyebut kebijakan menjaga harga BBM subsidi tetap stabil membantu menahan tekanan rupiah di tengah gejolak harga minyak global.\n\nMeski rupiah masih melemah akibat penguatan dolar dan konflik Timur Tengah, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap aman hingga akhir 2026, menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#HargaBBM #KonflikTimurTengah #BloombergTechnoz", "post_id": "3874281039761880483_51748745734"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "attributes": {"label": "indonesia.bernarasi", "x": 205.64076075998295, "y": 529.1264717817332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.7528, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "indonesia.bernarasi", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "CryptoCentric", "x": 156.41295942652533, "y": 760.7958484556756, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 66.1426, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7628921058095058197", "id": "CryptoCentric", "source": "tiktok-000001", "content": "Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini, seiring DXY turun 0,18% ke 99,253. Dari 11 mata uang, 7 menguat dipimpin rupiah yang naik 0,47% ke Rp16.895/US$. Penguatan juga terjadi pada dolar Taiwan, rupee India, won Korea, dong Vietnam, ringgit Malaysia, dan yuan China. Sementara itu, 4 mata uang melemah: baht Thailand, peso Filipina, yen Jepang, dan dolar Singapura. Sentimen positif dipicu harapan negosiasi AS–Iran yang menekan dolar dan harga minyak, meski pasar tetap waspada terhadap potensi suku bunga tinggi lebih lama dari The Fed. Cr:   #rupiah #matauang #indonesia #keuangan #ekonomiindonesia", "post_id": "7628921058095058197"}}, {"key": "@gebrakanpurbaya", "attributes": {"label": "@gebrakanpurbaya", "x": 298.3075207032254, "y": 138.17528263952795, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.7528, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "V5Tyeq102t8", "id": "@gebrakanpurbaya", "source": "youtube-000001", "content": "5 Program Dahsyat Purbaya yg Bikin Ekonomi Indonesia Bisa Melonjak 7% Thn 2026, No. 3 Mengejutkan !!\n\n5 Program Dahsyat Purbaya yg Bikin Ekonomi Indonesia Bisa Melonjak 7% Thn 2026, No. 3 Mengejutkan !! - Di saat banyak negara bergulat dengan tekanan ekonomi global, Indonesia justru disebut mampu menjaga momentum pertumbuhan yang kuat. Di balik stabilitas itu, muncul sorotan pada serangkaian strategi ekonomi yang dikaitkan dengan sosok Purbaya. \n\nMelalui lima langkah besar—mulai dari reformasi penerimaan negara, mengejar penunggak pajak besar, memperkuat bank Himbara, menarik dolar WNI dari luar negeri, hingga menata ulang RAPBN dan subsidi energi—ia dinilai berhasil mendorong mesin ekonomi nasional bergerak lebih cepat. \n\nBagi sebagian pengamat, kombinasi kebijakan ini bukan sekadar manuver fiskal biasa, melainkan strategi terukur yang disebut-sebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat ekonomi Indonesia terus melesat di tengah ketidakpastian dunia.\n\n#purbaya #menkeu #kebijakanmoneter #strategipurbaya #ekonomiindonesia \n\nLihat Juga :\n\nUltimatum Purbaya Bikin Ketakutan Para Pengusaha Dibidang Ini, Masuk ke Jalur Resmi / Ditutup Total\n   • Ultimatum Purbaya Bikin Ketakutan Para Pen...  \n\nEmosi, Untuk Penghematan Purbaya Tolak Keras Pembelian Motor MBG 50jt/Unit, Kepala BGN Ngotot Beli!!\n   • Emosi, Untuk Penghematan Purbaya Tolak Ker...  \n\nIni Strategi Cerdas Purbaya Mengapa BBM Masih Bisa Murah Sampai Akhir Tahun 2026, JK Tak Terima !!\n   • Ini Strategi Cerdas Purbaya Mengapa BBM Ma...  \n\nPurbaya Bongkar Kesalahan Ekonomi Indonesia Selama 10 Tahun Terakhir Ini, Ungkap Fakta Mengejutkan\n   • Purbaya Bongkar Kesalahan Ekonomi Indonesi...  \n\nSubscribe Dibawah Untuk Berlangganan Berita Terbaru \"Gebrakan Purbaya\"\n   /", "post_id": "V5Tyeq102t8"}}, {"key": "gebrakanpurbaya", "attributes": {"label": "gebrakanpurbaya", "x": 915.5704458303609, "y": 769.045851806982, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 66.1426, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V5Tyeq102t8", "id": "gebrakanpurbaya", "source": "youtube-000001", "content": "5 Program Dahsyat Purbaya yg Bikin Ekonomi Indonesia Bisa Melonjak 7% Thn 2026, No. 3 Mengejutkan !!\n\n5 Program Dahsyat Purbaya yg Bikin Ekonomi Indonesia Bisa Melonjak 7% Thn 2026, No. 3 Mengejutkan !! - Di saat banyak negara bergulat dengan tekanan ekonomi global, Indonesia justru disebut mampu menjaga momentum pertumbuhan yang kuat. Di balik stabilitas itu, muncul sorotan pada serangkaian strategi ekonomi yang dikaitkan dengan sosok Purbaya. \n\nMelalui lima langkah besar—mulai dari reformasi penerimaan negara, mengejar penunggak pajak besar, memperkuat bank Himbara, menarik dolar WNI dari luar negeri, hingga menata ulang RAPBN dan subsidi energi—ia dinilai berhasil mendorong mesin ekonomi nasional bergerak lebih cepat. \n\nBagi sebagian pengamat, kombinasi kebijakan ini bukan sekadar manuver fiskal biasa, melainkan strategi terukur yang disebut-sebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat ekonomi Indonesia terus melesat di tengah ketidakpastian dunia.\n\n#purbaya #menkeu #kebijakanmoneter #strategipurbaya #ekonomiindonesia \n\nLihat Juga :\n\nUltimatum Purbaya Bikin Ketakutan Para Pengusaha Dibidang Ini, Masuk ke Jalur Resmi / Ditutup Total\n   • Ultimatum Purbaya Bikin Ketakutan Para Pen...  \n\nEmosi, Untuk Penghematan Purbaya Tolak Keras Pembelian Motor MBG 50jt/Unit, Kepala BGN Ngotot Beli!!\n   • Emosi, Untuk Penghematan Purbaya Tolak Ker...  \n\nIni Strategi Cerdas Purbaya Mengapa BBM Masih Bisa Murah Sampai Akhir Tahun 2026, JK Tak Terima !!\n   • Ini Strategi Cerdas Purbaya Mengapa BBM Ma...  \n\nPurbaya Bongkar Kesalahan Ekonomi Indonesia Selama 10 Tahun Terakhir Ini, Ungkap Fakta Mengejutkan\n   • Purbaya Bongkar Kesalahan Ekonomi Indonesi...  \n\nSubscribe Dibawah Untuk Berlangganan Berita Terbaru \"Gebrakan Purbaya\"\n   /", "post_id": "V5Tyeq102t8"}}], "edges": [{"key": "adamyusuf88", "source": "adamyusuf88", "target": "SinarOnline", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "adamyusuf88", "source": "adamyusuf88", "target": "SinarOnline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Ronin_roninan", "source": "Ronin_roninan", "target": "regar_op0sisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ronin_roninan", "source": "Ronin_roninan", "target": "Gerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ronin_roninan", "source": "Ronin_roninan", "target": "bssn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Ronin_roninan", "source": "Ronin_roninan", "target": "CCICPolri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "baebaeyourlife", "source": "baebaeyourlife", "target": "Winmo18", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "baebaeyourlife", "source": "baebaeyourlife", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebesmedia.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "celebesmedia.id", "source": "celebesmedia.id", "target": "celebespsm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indonesia.bernarasi", "source": "indonesia.bernarasi", "target": "CryptoCentric", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@gebrakanpurbaya", "source": "@gebrakanpurbaya", "target": "gebrakanpurbaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}