{"nodes": [{"key": "Addsmann", "attributes": {"label": "Addsmann", "x": 195.11371572976986, "y": 479.565319531044, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.8751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2042417355217912189", "id": "Addsmann", "source": "tweet-000004", "content": "pak purbaya lebih cocok sebagai kepala ojk, atau direktur idx karena beliau memahami masalah perbankan indonesia dan pasar keuangan indonesia. beliau kurang menguasai masalah makroekonomi dan seringkali berbicara tentang mikroekonomi, terutama pasar modal.", "post_id": "2042417355217912189"}}, {"key": "mesatu_", "attributes": {"label": "mesatu_", "x": 537.5929863664414, "y": 475.44790876268496, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 107.0691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2042417355217912189", "id": "mesatu_", "source": "tweet-000004", "content": "pak purbaya lebih cocok sebagai kepala ojk, atau direktur idx karena beliau memahami masalah perbankan indonesia dan pasar keuangan indonesia. beliau kurang menguasai masalah makroekonomi dan seringkali berbicara tentang mikroekonomi, terutama pasar modal.", "post_id": "2042417355217912189"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 883.5529568339663, "y": 977.2114442553107, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.8751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1975419331250168156", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "patrick07467143", "attributes": {"label": "patrick07467143", "x": 150.13503328393273, "y": 584.5118323520965, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 82.4721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "patrick07467143", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "icibosadd", "attributes": {"label": "icibosadd", "x": 506.94890140543924, "y": 651.7512254479267, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 82.4721, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1975419331250168156", "id": "icibosadd", "source": "tweet-000004", "content": "\"Terserap\" di konteks ini berarti dana pemerintah yang disalurkan atau dimanfaatkan dengan cepat oleh bank seperti Mandiri, misalnya menjadi kredit untuk UMKM atau sektor lain, bukan mengendap. Menkeu Purbaya memuji karena sudah 60-70% terserap.", "post_id": "1975419331250168156"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 541.7614009678854, "y": 940.3815431797848, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.8751, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 572.4053906712992, "y": 343.3246358979307, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 820.8276904329481, "y": 298.3399953393594, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 202.2552017719963, "y": 709.4077739059896, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 234.04509928675833, "y": 101.1554442138396, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 545.6101484457703, "y": 573.8210773793181, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 203.29241703283208, "y": 335.60596146574517, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.9028, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5IXqBxDDzqY", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Dana Rp300 Triliun di Bank Paksa Ekonomi Bergerak lewat Invisible Hand | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp300 triliun ke bank Himbara bertujuan mendorong mekanisme “invisible hand” agar penyaluran kredit dan aktivitas ekonomi lebih optimal tanpa intervensi berlebihan pemerintah. Kebijakan ini diharapkan membuat perbankan lebih selektif menyalurkan pembiayaan ke proyek produktif sesuai prinsip pasar bebas yang dikaitkan dengan konsep Adam Smith. Pemerintah juga memperpanjang penempatan dana Rp200 triliun hingga September 2026 dan menambah Rp100 triliun untuk memperkuat likuiditas perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "5IXqBxDDzqY"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 833.1009444558504, "y": 73.71899765847745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.8751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "i4cusCHP6KY", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nKOMPAS.TV - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nPemerintah resmi mengubah skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terhitung 1 April 2026. Peraturan Menteri Keuangan terbaru yang dikeluarkan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa mengubah dan mencabut ketentuan pembiayaan Kopdes/Kel di era Menteri Keuangan Sri Mulyani.\n\nDi era SMI, pendanaan kegiatan Kopdes bersumber dari pinjaman bank yang disetujui kepala daerah dan kepala desa berdasarkan musyawarah desa. Sementara, beleid terbaru memungkinkan utang proyek Kopdes dicicil dari sumber dana APBN.\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan anggaran untuk skema pembiayaan Kopdes dari APBN sudah tersedia. Airlangga menyebut, skema pendanaan berubah karena ada penyesuaian kegiatan Kopdes.\n\nPeraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 mengubah aturan main pendanaan Kopdes secara drastis, dari kredit perbankan yang harus disetujui kepala daerah atau kades berdasar musyawarah desa, beralih ke sumber APBN dengan mekanisme bayar otomatis. \n\nBagaimana menjaga risiko moral hazard penggunaan uang rakyat?\n\nSimak pembahasan selengkapnya dalam #BusinessTalk malam ini pkl 22.00 WIB hanya di KompasTV\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "i4cusCHP6KY"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 253.15611884103873, "y": 287.87019783402434, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 107.0691, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "i4cusCHP6KY", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "LIVE - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nKOMPAS.TV - Skema Kopdes Diubah, Cicilan Dibayar Uang Rakyat | BUSINESS TALK\n\nPemerintah resmi mengubah skema pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, terhitung 1 April 2026. Peraturan Menteri Keuangan terbaru yang dikeluarkan Menteri Purbaya Yudhi Sadewa mengubah dan mencabut ketentuan pembiayaan Kopdes/Kel di era Menteri Keuangan Sri Mulyani.\n\nDi era SMI, pendanaan kegiatan Kopdes bersumber dari pinjaman bank yang disetujui kepala daerah dan kepala desa berdasarkan musyawarah desa. Sementara, beleid terbaru memungkinkan utang proyek Kopdes dicicil dari sumber dana APBN.\n\nMenko Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan anggaran untuk skema pembiayaan Kopdes dari APBN sudah tersedia. Airlangga menyebut, skema pendanaan berubah karena ada penyesuaian kegiatan Kopdes.\n\nPeraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026 mengubah aturan main pendanaan Kopdes secara drastis, dari kredit perbankan yang harus disetujui kepala daerah atau kades berdasar musyawarah desa, beralih ke sumber APBN dengan mekanisme bayar otomatis. \n\nBagaimana menjaga risiko moral hazard penggunaan uang rakyat?\n\nSimak pembahasan selengkapnya dalam #BusinessTalk malam ini pkl 22.00 WIB hanya di KompasTV\n\nSahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!\n\nJangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube KompasTV, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube KompasTV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial KompasTV: \nFacebook:   / kompastv   \nInstagram:   / kompastv   \nX: https://x.com/KompasTV\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "i4cusCHP6KY"}}], "edges": [{"key": "Addsmann", "source": "Addsmann", "target": "mesatu_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "patrick07467143", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "icibosadd", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}