{"nodes": [{"key": "tio_mf", "attributes": {"label": "tio_mf", "x": 880.5789817301186, "y": 741.8624830028682, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.7945, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7485177007601503543", "id": "tio_mf", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "Gojekmilitan", "x": 818.8263255199018, "y": 998.2033975099698, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 66.4384, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "Gojekmilitan", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 372.66018279933996, "y": 186.02314337498194, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 66.4384, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "prabowo", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "AraituLaki", "attributes": {"label": "AraituLaki", "x": 667.3398325098793, "y": 725.4863422051956, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 66.4384, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "AraituLaki", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "NawawiAlMaroni.", "x": 945.3599917415486, "y": 165.64205789784293, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 66.4384, "eigenvector": 199.9999, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7485177007601503543", "id": "NawawiAlMaroni.", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekerja lepas seperti mitra pengemudi ojek online atau ojol mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang disebut oleh aplikator sebagai Bonus Hari Raya (BHR). Besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama satu dan lainnya.   Di media sosial (medsos) seperti di X, para pengemudi ojol yang mulai mendapatkan THR atau BHR ini banyak yang membagikan perolehan mereka. Seperti sudah disinggung di atas, besaran BHR yang diterima para pengemudi ojol ini tidak sama. Si A mendapatkan berapa, belum tentu si B memperoleh jumlah yang sama. Demikian pula dengan si C, ada yang apes banget, cuma dapat BHR kurang dari Rp 1.000.    \"ATENSI KHUSUS dari Pemerintah langsung membuahkan HASIL.. THR dari GOJEK untuk para Driver SUDAH CAIR Ayo bang  dan semua Ojol.. Ucapkan terima kasih ke pak  .. Dapat THR, Mayan BUAT BAYAR TOILET waktu pjalanan Mudik,\" cuit akun X  membagikan video pengemudi ojol cuma dapat BHR senilai Rp 105.   Dalam video tersebut, terlihat User Interface atau UI aplikasi ride hailing, Gojek, memberikan informasi kepada mitra bahwa mereka telah mengirimkan sesuatu. Yang dikirim adalah uang, besarannya sedemikian, bahkan di komentar posting-an tersebut, ada yang dapat hanya Rp 93 saja.   \"THR gojekmilitan untuk bayar wc umum saja masih nombok Rp 1.895,\" komentar pengguna X lainnya dengan akun  Sementara pada komentar di posting-an yang sama, dari mitra pengemudi ojol lainnya, banyak yang membagikan tangkapan layar perolehan THR atau BHR mereka sebagai mitra pengemudi ojol. Ada yang dapat Rp 50 ribu, Rp 100 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 900 ribu.    Besaran BHR yang diperoleh para pengemudi ojol tadi tidak sama. Memang, seperti sudah diberitakan sebelumnya, THR untuk ojol yang sudah diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara beberapa waktu lalu, besarannya akan disesuaikan oleh kinerja si mitra yang bersangkutan. Aplikator ride hailing seperti Gojek dan Grab juga sudah memastikan bahwa besaran uang THR yang diterima oleh mitra mereka akan sangat tergantung pada performa dan kinerja mereka. Sementara pengemudi yang rajin dengan target tertentu dapat THR besar, yang malas dapat sedikit atau bahkan tidak sama sekali.   Hal tersebut diklaim dilakukan karena prinsip keadilan. Sebab, tidak semua mitra ojol memiliki kinerja dan performa baik, begitu juga mitra pengemudi lama dengan mitra pengemudi baru, maka persentase yang didapat juga berbeda.", "post_id": "7485177007601503543"}}, {"key": "gen.indonesia", "attributes": {"label": "gen.indonesia", "x": 762.1736354005335, "y": 563.6624855680749, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.7945, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7641649719252438290", "id": "gen.indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Gojek memastikan tarif bagi konsumen tidak akan berubah, khususnya untuk layanan GoRide reguler yang menjadi layanan dengan penggunaan terbesar saat ini. ​\"Ada dua layanan GoRide. Penggunaan terbanyak saat ini ada di layanan GoRide reguler. Untuk itu, kami akan mengatur agar tidak ada perubahan harga yang dibayar oleh konsumen untuk layanan GoRide reguler,\" ujar Hans saat konferensi pers di Kantor GoTo, Jakarta, Selasa (19/5/2026). ​Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar jumlah pesanan tetap terjaga sehingga pendapatan total mitra pengemudi bisa meningkat secara berkelanjutan. ​Untuk kapan sistem bagi hasil 8% berlaku, perusahaan saat ini masih menunggu detail dari Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. sumber: IG/", "post_id": "7641649719252438290"}}, {"key": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "cnbcindonesia", "x": 943.6688551128208, "y": 312.6620662931705, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 147.9452, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7641649719252438290", "id": "cnbcindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Gojek memastikan tarif bagi konsumen tidak akan berubah, khususnya untuk layanan GoRide reguler yang menjadi layanan dengan penggunaan terbesar saat ini. ​\"Ada dua layanan GoRide. Penggunaan terbanyak saat ini ada di layanan GoRide reguler. Untuk itu, kami akan mengatur agar tidak ada perubahan harga yang dibayar oleh konsumen untuk layanan GoRide reguler,\" ujar Hans saat konferensi pers di Kantor GoTo, Jakarta, Selasa (19/5/2026). ​Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar jumlah pesanan tetap terjaga sehingga pendapatan total mitra pengemudi bisa meningkat secara berkelanjutan. ​Untuk kapan sistem bagi hasil 8% berlaku, perusahaan saat ini masih menunggu detail dari Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026. sumber: IG/", "post_id": "7641649719252438290"}}, {"key": "sahabatmasyarakatofc", "attributes": {"label": "sahabatmasyarakatofc", "x": 464.8570669165982, "y": 323.42389126761594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 54.7945, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7641961070298434834", "id": "sahabatmasyarakatofc", "source": "tiktok-000001", "content": "repost from   Gojek memastikan tarif bagi konsumen tidak akan berubah, khususnya untuk layanan GoRide reguler yang menjadi layanan dengan penggunaan terbesar saat ini. \"Ada dua layanan GoRide. Penggunaan terbanyak saat ini ada di layanan GoRide reguler. Untuk itu, kami akan mengatur agar tidak ada perubahan harga yang dibayar oleh konsumen untuk layanan GoRide reguler,\" ujar Hans saat konferensi pers di Kantor GoTo, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar jumlah pesanan tetap terjaga sehingga pendapatan total mitra pengemudi bisa meningkat secara berkelanjutan. Untuk kapan sistem bagi hasil 8% berlaku, perusahaan saat ini masih menunggu detail dari Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026.", "post_id": "7641961070298434834"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "attributes": {"label": "@wartaekonomiid", "x": 971.4372500072903, "y": 554.7179556004443, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.7945, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "@wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}, {"key": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "wartaekonomiid", "x": 771.0535285943674, "y": 562.3592663317912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 101.3698, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "x-FUWwDWjps", "id": "wartaekonomiid", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi Berlaku 1 Juli! Gojek dan Grab Sepakati Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen\n\nPT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi mengumumkan penyesuaian tarif potongan komisi aplikator menjadi maksimal 8 persen yang akan mulai efektif berjalan pada 1 Juli 2026. \n\nDengan berlakunya aturan ini per 1 Juli mendatang, para mitra pengemudi ojek online roda dua (GoRide dan GrabBike) akan menerima bagian pendapatan minimal sebesar 92 persen dari setiap transaksi. Ketetapan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi online yang lebih berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.\n====================================================================\nWebsite Resmi: https://wartaekonomi.co.id/\nSubscribe YouTube:    /     \nInstagram:   / wartaekonomi  \nTikTok:   / warta_ekonomi", "post_id": "x-FUWwDWjps"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 866.9715871320975, "y": 778.4437478161044, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 54.7945, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "kvdWb6HfZPg", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi! GoTo dan Grab Pangkas Potongan Ojol Jadi Delapan Persen Mulai 1 Juli | Liputan 6\n\nGoTo dan Grab resmi menerapkan potongan komisi sebesar 8 persen untuk layanan ojek online roda dua mulai 1 Juli 2026. \n\nKebijakan yang sebelumnya memangkas komisi dari 20 persen menjadi 8 persen ini membuat para pengemudi ojol berhak menerima hingga 92 persen dari pendapatan perjalanan mereka. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "kvdWb6HfZPg"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 286.6789795470135, "y": 0.03441618651367495, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.3196, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kvdWb6HfZPg", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi! GoTo dan Grab Pangkas Potongan Ojol Jadi Delapan Persen Mulai 1 Juli | Liputan 6\n\nGoTo dan Grab resmi menerapkan potongan komisi sebesar 8 persen untuk layanan ojek online roda dua mulai 1 Juli 2026. \n\nKebijakan yang sebelumnya memangkas komisi dari 20 persen menjadi 8 persen ini membuat para pengemudi ojol berhak menerima hingga 92 persen dari pendapatan perjalanan mereka. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "kvdWb6HfZPg"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 602.7866762004246, "y": 577.5388487259014, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.3196, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kvdWb6HfZPg", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi! GoTo dan Grab Pangkas Potongan Ojol Jadi Delapan Persen Mulai 1 Juli | Liputan 6\n\nGoTo dan Grab resmi menerapkan potongan komisi sebesar 8 persen untuk layanan ojek online roda dua mulai 1 Juli 2026. \n\nKebijakan yang sebelumnya memangkas komisi dari 20 persen menjadi 8 persen ini membuat para pengemudi ojol berhak menerima hingga 92 persen dari pendapatan perjalanan mereka. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "kvdWb6HfZPg"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 999.384379961225, "y": 775.5957978137843, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 70.3196, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kvdWb6HfZPg", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Resmi! GoTo dan Grab Pangkas Potongan Ojol Jadi Delapan Persen Mulai 1 Juli | Liputan 6\n\nGoTo dan Grab resmi menerapkan potongan komisi sebesar 8 persen untuk layanan ojek online roda dua mulai 1 Juli 2026. \n\nKebijakan yang sebelumnya memangkas komisi dari 20 persen menjadi 8 persen ini membuat para pengemudi ojol berhak menerima hingga 92 persen dari pendapatan perjalanan mereka. \n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "kvdWb6HfZPg"}}], "edges": [{"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "Gojekmilitan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "AraituLaki", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tio_mf", "source": "tio_mf", "target": "NawawiAlMaroni.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "gen.indonesia", "source": "gen.indonesia", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sahabatmasyarakatofc", "source": "sahabatmasyarakatofc", "target": "cnbcindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@wartaekonomiid", "source": "@wartaekonomiid", "target": "wartaekonomiid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}