{"nodes": [{"key": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "infotibuahbatu", "x": 818.81165134203, "y": 293.0220800096859, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibuahbatu", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimedia", "attributes": {"label": "infotimedia", "x": 945.8790659960864, "y": 754.8153121666775, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimedia", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibandung", "attributes": {"label": "infotibandung", "x": 736.56523826838, "y": 12.27746674700847, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibandung", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "infotimohtoha", "x": 926.2334901449932, "y": 873.6833895286742, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 139.297, "in_degree": 3, "out_degree": 13, "degree": 16}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotimohtoha", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "infobandungselatan_", "x": 744.1515466106288, "y": 532.4828868822661, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infobandungselatan_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "infoticibaduyut", "x": 809.7583212218718, "y": 380.147176143796, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticibaduyut", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 541.3070297559299, "y": 625.3053523162131, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "infotipameungpeukbdg", "x": 809.6578640818715, "y": 842.3317924018322, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotipameungpeukbdg", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotikatapang", "attributes": {"label": "infotikatapang", "x": 366.9424327208638, "y": 385.4194899220106, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotikatapang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "infotirancaekek", "x": 797.9177600533263, "y": 289.44413607107145, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotirancaekek", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "infoticimaung.id", "x": 831.2041858630195, "y": 898.1985601976528, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticimaung.id", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infotisoreang", "attributes": {"label": "infotisoreang", "x": 406.55553292194514, "y": 231.87897800608948, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infotisoreang", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "infoticiparay_", "x": 792.0692140730289, "y": 912.9604175103184, "size": 8.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 45.1733, "eigenvector": 58.2109, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923555914313985951_27394574570", "id": "infoticiparay_", "source": "instagram-000001", "content": "#beritanasional\n\nTangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur.\n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas.\n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran.\n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia.\n\nSambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. la memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya.\n\n“Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya.\n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun.\n\nOrderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n—\nSource: rumpi gosip\nFoto: https://share.google/OUyax4SnpCUDoAxL2\n—\nFollow akun lainnya  :\n\n  \n   \n \n  \n—\n#infotimedia #infotibandung ⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣#bandung #tibandung kabupatenbandung BandungRaya jawabarat", "post_id": "3923555914313985951_27394574570"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "infobdgbaratcimahi", "x": 896.2177886855447, "y": 297.844211906277, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 242.0795, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923338887850100330_30970014504", "id": "infobdgbaratcimahi", "source": "instagram-000001", "content": "Tangis histeris seorang pengemudi ojek daring (ojol) pecah di tengah riuhnya operasi penertiban parkir liar yang digelar jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur. \n\nPria paruh baya asal Bekasi tersebut tak kuasa menahan air mata saat melihat sepeda motor matik yang menjadi satu- satunya modal mencari nafkah, mendadak dinaikkan ke atas truk pelat merah milik petugas. \n\nPemandangan memilukan itu terekam kamera saat sang driver tengah berjalan tergesa-gesa sambil menenteng bingkisan makanan milik pelanggan yang baru saja ia ambil dari salah satu gerai restoran. \n\nNamun, belum sempat makanan itu diantarkan ke alamat tujuan, motor yang ia parkir di bahu jalan sudah terlanjur terjaring razia. Sambil memegang bungkusan makanan, pria tersebut langsung berlari mendekati truk operasional Dishub. \n\nla memohon-mohon dengan suara bergetar agar petugas berbelas kasih menurunkan kendaraannya. “Saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak (sepeda motor saya diturunkan), anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriak driver ojol tersebut di tengah kepasrahannya. \n\nPria malang itu sempat berdalih kepada petugas di lapangan bahwa dirinya baru saja memulai narik sejak pagi dan belum mendapatkan uang sepeser pun. Orderan makanan yang sedang dipegangnya itu merupakan orderan pertama atau “penglaris” hari itu, yang justru berujung pada hilangnya armada kerja.\n\n 🎥: Istimewa \n\n#infobdgbaratcimahi #viralindonesia #jakarta", "post_id": "3923338887850100330_30970014504"}}, {"key": "denpasarviralcom", "attributes": {"label": "denpasarviralcom", "x": 484.11469684735806, "y": 791.7468340115452, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3123, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922596146363409918_52738193955", "id": "denpasarviralcom", "source": "instagram-000001", "content": "Pengemudi Ojol Jadi Korban Tabrak Lari, Saat Tak Berdaya HP Malah Digondol OTK\n\nMalang benar nasib yang dialami GOD (34), pengemudi ojek online asal Batubulan, Gianyar. Niat mencari nafkah pada dini hari justru berujung petaka. Setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Pura Demak Barat, Denpasar, telepon genggam yang menjadi alat kerjanya malah raib diduga dicuri saat dirinya terkapar kesakitan di lokasi kejadian.\n\nPeristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu GOD sedang dalam perjalanan menjemput penumpang. Namun ketika melintas di Jalan Pura Demak Barat, motornya diduga diserempet kendaraan lain hingga kehilangan kendali dan terjatuh.\n\nBenturan keras membuatnya terjungkal ke aspal. Ia bahkan sempat tidak sadarkan diri beberapa saat sebelum akhirnya siuman dalam kondisi tubuh penuh nyeri.\n\n“Saya sedang jalan mau jemput penumpang. Tiba-tiba diserempet dari samping. Setelah jatuh saya sempat tidak sadar,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (18/6/2026).\n\nBelum sempat pulih dari syok akibat kecelakaan, cobaan lain justru datang. Saat sejumlah orang berdatangan dan mengerumuni lokasi kejadian, GOD berharap ada yang memberikan pertolongan. Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan.\n\nDi tengah kondisinya yang tidak berdaya, telepon genggam miliknya yang terjatuh di lokasi ternyata hilang. Padahal perangkat tersebut merupakan alat utama yang digunakannya untuk menerima order sebagai pengemudi ojek online.\n\n“Tak semua orang yang datang itu niat membantu. Ada yang malah mengambil HP saya yang jatuh,” ujarnya.\n\nSumber  \n#denpasarviral", "post_id": "3922596146363409918_52738193955"}}, {"key": "nusabali_com", "attributes": {"label": "nusabali_com", "x": 436.86103023785273, "y": 175.6216760608691, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 98.0434, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922596146363409918_52738193955", "id": "nusabali_com", "source": "instagram-000001", "content": "Pengemudi Ojol Jadi Korban Tabrak Lari, Saat Tak Berdaya HP Malah Digondol OTK\n\nMalang benar nasib yang dialami GOD (34), pengemudi ojek online asal Batubulan, Gianyar. Niat mencari nafkah pada dini hari justru berujung petaka. Setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Pura Demak Barat, Denpasar, telepon genggam yang menjadi alat kerjanya malah raib diduga dicuri saat dirinya terkapar kesakitan di lokasi kejadian.\n\nPeristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu GOD sedang dalam perjalanan menjemput penumpang. Namun ketika melintas di Jalan Pura Demak Barat, motornya diduga diserempet kendaraan lain hingga kehilangan kendali dan terjatuh.\n\nBenturan keras membuatnya terjungkal ke aspal. Ia bahkan sempat tidak sadarkan diri beberapa saat sebelum akhirnya siuman dalam kondisi tubuh penuh nyeri.\n\n“Saya sedang jalan mau jemput penumpang. Tiba-tiba diserempet dari samping. Setelah jatuh saya sempat tidak sadar,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (18/6/2026).\n\nBelum sempat pulih dari syok akibat kecelakaan, cobaan lain justru datang. Saat sejumlah orang berdatangan dan mengerumuni lokasi kejadian, GOD berharap ada yang memberikan pertolongan. Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan.\n\nDi tengah kondisinya yang tidak berdaya, telepon genggam miliknya yang terjatuh di lokasi ternyata hilang. Padahal perangkat tersebut merupakan alat utama yang digunakannya untuk menerima order sebagai pengemudi ojek online.\n\n“Tak semua orang yang datang itu niat membantu. Ada yang malah mengambil HP saya yang jatuh,” ujarnya.\n\nSumber  \n#denpasarviral", "post_id": "3922596146363409918_52738193955"}}, {"key": "denpasarviral", "attributes": {"label": "denpasarviral", "x": 802.5067786363102, "y": 439.66370566444647, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 36.3123, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "282519712175998_1390271613149474", "id": "denpasarviral", "source": "facebook-000001", "content": "Pengemudi Ojol Jadi Korban Tabrak Lari, Saat Tak Berdaya HP Malah Digondol OTK\n\nMalang benar nasib yang dialami GOD (34), pengemudi ojek online asal Batubulan, Gianyar. Niat mencari nafkah pada dini hari justru berujung petaka. Setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Pura Demak Barat, Denpasar, telepon genggam yang menjadi alat kerjanya malah raib diduga dicuri saat dirinya terkapar kesakitan di lokasi kejadian.\n\nPeristiwa itu terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Saat itu GOD sedang dalam perjalanan menjemput penumpang. Namun ketika melintas di Jalan Pura Demak Barat, motornya diduga diserempet kendaraan lain hingga kehilangan kendali dan terjatuh.\n\nBenturan keras membuatnya terjungkal ke aspal. Ia bahkan sempat tidak sadarkan diri beberapa saat sebelum akhirnya siuman dalam kondisi tubuh penuh nyeri.\n\n“Saya sedang jalan mau jemput penumpang. Tiba-tiba diserempet dari samping. Setelah jatuh saya sempat tidak sadar,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (18/6/2026).\n\nBelum sempat pulih dari syok akibat kecelakaan, cobaan lain justru datang. Saat sejumlah orang berdatangan dan mengerumuni lokasi kejadian, GOD berharap ada yang memberikan pertolongan. Namun harapan itu berubah menjadi kekecewaan.\n\nDi tengah kondisinya yang tidak berdaya, telepon genggam miliknya yang terjatuh di lokasi ternyata hilang. Padahal perangkat tersebut merupakan alat utama yang digunakannya untuk menerima order sebagai pengemudi ojek online.\n\n“Tak semua orang yang datang itu niat membantu. Ada yang malah mengambil HP saya yang jatuh,” ujarnya.\n\nSumber  \n#denpasarviral", "post_id": "282519712175998_1390271613149474"}}], "edges": [{"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibuahbatu", "source": "infotibuahbatu", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobdgbaratcimahi", "source": "infobdgbaratcimahi", "target": "infobdgbaratcimahi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotimohtoha", "source": "infotimohtoha", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibandung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotimohtoha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infobandungselatan_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticibaduyut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotipameungpeukbdg", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotibuahbatu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotikatapang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotirancaekek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticimaung.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infotisoreang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibandung", "source": "infotibandung", "target": "infoticiparay_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "denpasarviralcom", "source": "denpasarviralcom", "target": "nusabali_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "denpasarviral", "source": "denpasarviral", "target": "nusabali_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}]}