{"nodes": [{"key": "speedfalcon333", "attributes": {"label": "speedfalcon333", "x": 332.06601257455793, "y": 66.3909129793866, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067476322541277370", "id": "speedfalcon333", "source": "retweet-000002", "content": "Baca di sini: https://t.co/ssbXXQwbDb \n\nSeorang pengemudi ojek online meninggal dunia usai terlibat kecelakaan lalu lintas d…", "post_id": "2067476322541277370"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 422.1393098901284, "y": 471.8827622334899, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.5935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "2067476322541277370", "id": "kompascom", "source": "retweet-000002", "content": "Baca di sini: https://t.co/ssbXXQwbDb \n\nSeorang pengemudi ojek online meninggal dunia usai terlibat kecelakaan lalu lintas d…", "post_id": "2067476322541277370"}}, {"key": "zonamedianet", "attributes": {"label": "zonamedianet", "x": 388.3280189342637, "y": 266.39710425773546, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "zonamedianet", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "purworejozone", "attributes": {"label": "purworejozone", "x": 221.4027356999295, "y": 567.2898631610884, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "purworejozone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "magelangzone", "attributes": {"label": "magelangzone", "x": 214.75858436467777, "y": 284.2498339666539, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "magelangzone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "temanggungzone", "attributes": {"label": "temanggungzone", "x": 428.2186073346498, "y": 455.06233034785583, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "temanggungzone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "wonosobozone", "attributes": {"label": "wonosobozone", "x": 318.87218073367075, "y": 752.8442950228579, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "wonosobozone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "kebumenzone", "attributes": {"label": "kebumenzone", "x": 806.8940624716994, "y": 469.050162227016, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "kebumenzone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "banjarnegarazone", "attributes": {"label": "banjarnegarazone", "x": 861.7016267227389, "y": 151.5855328604293, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "banjarnegarazone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "yogyazone", "attributes": {"label": "yogyazone", "x": 825.0016477499677, "y": 415.79554868660216, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.4846, "eigenvector": 125.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923005200353139809_66845191750", "id": "yogyazone", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online di Jakarta Timur viral setelah motornya diangkut petugas Dishub & Pol PP saat mengambil pesanan makanan di lokasi yang dianggap melanggar aturan parkir.\n\nDalam video yang beredar, pengemudi itu memohon agar motornya tidak dibawa karena menjadi sumber penghasilannya. Dishub menegaskan penertiban dilakukan demi menjaga ketertiban lalu lintas.\n\n✨Zona Media Network:", "post_id": "3923005200353139809_66845191750"}}, {"key": "lembangnews", "attributes": {"label": "lembangnews", "x": 943.3234166873134, "y": 545.7786808839008, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922902632813655380_6914302332", "id": "lembangnews", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video memperlihatkan momen saat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) menertibkan kendaraan yang diduga parkir di lokasi terlarang di wilayah Jakarta Timur.\n\nDalam video tersebut, seorang pengemudi ojek online tampak memohon kepada petugas setelah motornya diangkut ketika dirinya sedang mengambil pesanan makanan. Ia mengaku kendaraan tersebut merupakan alat utama untuk mencari nafkah sehari-hari.\n\nDi sisi lain, Dishub menegaskan bahwa penertiban dilakukan terhadap seluruh pelanggaran parkir tanpa pengecualian demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Ada yang mendukung ketegasan petugas dalam menegakkan aturan, namun ada pula yang berharap adanya solusi khusus bagi pengemudi yang bekerja mengantar pesanan di kawasan padat.\n\nMenurut kalian, apakah penindakan seperti ini sudah tepat atau perlu ada kebijakan khusus bagi pengemudi ojek online saat mengambil pesanan?\n\n____________________\nBusiness question :\nSebagaiteam 📩\nOr click link on bio  \n\n#lembangnews \n#lembangcreativedivision\n#lembang #bandung", "post_id": "3922902632813655380_6914302332"}}, {"key": "sebagaiteam", "attributes": {"label": "sebagaiteam", "x": 257.2040864673191, "y": 214.7965684664448, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922902632813655380_6914302332", "id": "sebagaiteam", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video memperlihatkan momen saat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) menertibkan kendaraan yang diduga parkir di lokasi terlarang di wilayah Jakarta Timur.\n\nDalam video tersebut, seorang pengemudi ojek online tampak memohon kepada petugas setelah motornya diangkut ketika dirinya sedang mengambil pesanan makanan. Ia mengaku kendaraan tersebut merupakan alat utama untuk mencari nafkah sehari-hari.\n\nDi sisi lain, Dishub menegaskan bahwa penertiban dilakukan terhadap seluruh pelanggaran parkir tanpa pengecualian demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Ada yang mendukung ketegasan petugas dalam menegakkan aturan, namun ada pula yang berharap adanya solusi khusus bagi pengemudi yang bekerja mengantar pesanan di kawasan padat.\n\nMenurut kalian, apakah penindakan seperti ini sudah tepat atau perlu ada kebijakan khusus bagi pengemudi ojek online saat mengambil pesanan?\n\n____________________\nBusiness question :\nSebagaiteam 📩\nOr click link on bio  \n\n#lembangnews \n#lembangcreativedivision\n#lembang #bandung", "post_id": "3922902632813655380_6914302332"}}, {"key": "tangselinfo24", "attributes": {"label": "tangselinfo24", "x": 408.3606141524205, "y": 363.5162107960831, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.2732, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921198750081476239_2103405889", "id": "tangselinfo24", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang driver ojek online terlibat perdebatan dengan pemilik toko di kawasan Ciputat setelah diminta mengantarkan enam dus besar dalam satu kali pengiriman. \n\nDriver tersebut menilai muatan yang diminta melebihi kapasitas sepeda motor dan berisiko membahayakan keselamatan di jalan.\n\nVideo perdebatan itu kemudian viral di media sosial. \n\nBanyak warganet memberikan dukungan kepada sang driver dengan menilai batas kapasitas muatan kendaraan roda dua harus tetap diperhatikan demi keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.\n\n.\n.\nsource : istimewa\n#tangselinfo24 #ciputat\n\nFollow :", "post_id": "3921198750081476239_2103405889"}}, {"key": "rembangupdates", "attributes": {"label": "rembangupdates", "x": 689.8188053731506, "y": 890.4888859028699, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.2732, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923401525652604362_11137334381", "id": "rembangupdates", "source": "instagram-000001", "content": "Sebuah video yang memperlihatkan pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) agar motornya tidak diangkut menjadi viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jakarta Timur saat pengemudi sedang mengambil pesanan makanan.\n\nDalam video yang beredar, terlihat sejumlah kendaraan ditertibkan oleh petugas Dishub, termasuk sepeda motor milik pengemudi ojol tersebut. Pengemudi tampak berusaha meminta keringanan karena motor yang digunakan merupakan sarana utama untuk mencari nafkah. Ia bahkan terlihat memanjat kendaraan operasional Dishub yang mengangkut motornya.\n\nMeski demikian, petugas tetap menjalankan penindakan karena kendaraan tersebut diketahui parkir di lokasi yang melanggar aturan dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.\n\nDipublikasikan detikcom pada Sabtu, 20 Jun 2026 07:32 WIB. Stay updated with us. Follow  \n\n#rembangupdate #rembang #news #ojol", "post_id": "3923401525652604362_11137334381"}}, {"key": "palembang.berejo", "attributes": {"label": "palembang.berejo", "x": 521.5900527911158, "y": 68.52084500608346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922986840231491670_47812173910", "id": "palembang.berejo", "source": "instagram-000001", "content": "VIRAL...\nABANG OJOL MEMOHON KEPADA PETUGAS...\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi sorotan setelah motornya diangkut petugas  saat mengambil pesanan makanan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi tersebut tampak memohon agar kendaraannya tidak dibawa karena motor itu merupakan alat utama untuk mencari nafkah.\n\nDi sisi lain, petugas menegaskan penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan parkir dan menjaga ketertiban lalu lintas. \n\nPeristiwa ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat terkait penegakan aturan di lapangan dan kondisi para pekerja lapangan yang bergantung pada kendaraannya untuk bekerja.\n\nVideo diunggah akun X Om_Jenggot dengan keterangan sebagai berikut :\n\n\"motor kang ojol asal Bekasi di bawa Dishub DKI saat parkir mengambil order makanan di kawasan jakarta Timur ,\nPilu \nKang Ojol Sampai harus memohon untuk motornya bisa dilepaskan :\nTolong pak, Saya orang miskin , saya butuh motor buat antar makanan , saya butuh makan\" bunyi keterangan pada unggahan tersebut \n\n#ojol\n#pejuangkeluarga\n#ayah\n#pejuangrupiah\n#salamsatuaspal", "post_id": "3922986840231491670_47812173910"}}, {"key": "net2netnews", "attributes": {"label": "net2netnews", "x": 714.9740323156585, "y": 622.3411233569474, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922986840231491670_47812173910", "id": "net2netnews", "source": "instagram-000001", "content": "VIRAL...\nABANG OJOL MEMOHON KEPADA PETUGAS...\n\nSeorang pengemudi ojek online menjadi sorotan setelah motornya diangkut petugas  saat mengambil pesanan makanan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi tersebut tampak memohon agar kendaraannya tidak dibawa karena motor itu merupakan alat utama untuk mencari nafkah.\n\nDi sisi lain, petugas menegaskan penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan parkir dan menjaga ketertiban lalu lintas. \n\nPeristiwa ini memicu beragam tanggapan dari masyarakat terkait penegakan aturan di lapangan dan kondisi para pekerja lapangan yang bergantung pada kendaraannya untuk bekerja.\n\nVideo diunggah akun X Om_Jenggot dengan keterangan sebagai berikut :\n\n\"motor kang ojol asal Bekasi di bawa Dishub DKI saat parkir mengambil order makanan di kawasan jakarta Timur ,\nPilu \nKang Ojol Sampai harus memohon untuk motornya bisa dilepaskan :\nTolong pak, Saya orang miskin , saya butuh motor buat antar makanan , saya butuh makan\" bunyi keterangan pada unggahan tersebut \n\n#ojol\n#pejuangkeluarga\n#ayah\n#pejuangrupiah\n#salamsatuaspal", "post_id": "3922986840231491670_47812173910"}}, {"key": "durensawit.info", "attributes": {"label": "durensawit.info", "x": 620.4486601167343, "y": 83.291449963118, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.2899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3922956656194681438_62571277560", "id": "durensawit.info", "source": "instagram-000001", "content": "Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus melakukan penertiban parkir liar di berbagai titik rawan pelanggaran.\n\n Salah satu aksi penindakan yang menjadi perhatian publik terjadi di  Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. \n\nSaat sebuah motor milik pengemudi ojek online (ojol) asal Bekasi diangkut petugas karena terparkir di badan jalan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi ojol tersebut terlihat memohon agar kendaraannya tidak dibawa. Ia mengaku motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah dan saat kejadian dirinya sedang mengambil pesanan makanan untuk pelanggan. \n\nSituasi semakin sulit karena pesanan yang sudah diambil belum sempat diantarkan ketika penertiban berlangsung. \n\nPengemudi itu pun mengaku khawatir terhadap kelangsungan pekerjaannya serta kebutuhan keluarganya. \n\nSementara itu, Dishub DKI Jakarta menegaskan bahwa penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan dan menjaga ketertiban serta kelancaran lalu lintas di wilayah ibu kota.\n\nUntuk Sahabat   selalu berhati-hati ketika melakukan parkir kendaraan, dan selalu mentaati lalulintas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali🙌\n\nSc.", "post_id": "3922956656194681438_62571277560"}}, {"key": "jabodetabek24info", "attributes": {"label": "jabodetabek24info", "x": 398.3581293430948, "y": 957.3264999112358, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.2899, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922956656194681438_62571277560", "id": "jabodetabek24info", "source": "instagram-000001", "content": "Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus melakukan penertiban parkir liar di berbagai titik rawan pelanggaran.\n\n Salah satu aksi penindakan yang menjadi perhatian publik terjadi di  Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. \n\nSaat sebuah motor milik pengemudi ojek online (ojol) asal Bekasi diangkut petugas karena terparkir di badan jalan. \n\nDalam video yang beredar, pengemudi ojol tersebut terlihat memohon agar kendaraannya tidak dibawa. Ia mengaku motor tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah dan saat kejadian dirinya sedang mengambil pesanan makanan untuk pelanggan. \n\nSituasi semakin sulit karena pesanan yang sudah diambil belum sempat diantarkan ketika penertiban berlangsung. \n\nPengemudi itu pun mengaku khawatir terhadap kelangsungan pekerjaannya serta kebutuhan keluarganya. \n\nSementara itu, Dishub DKI Jakarta menegaskan bahwa penertiban dilakukan sebagai upaya menegakkan aturan dan menjaga ketertiban serta kelancaran lalu lintas di wilayah ibu kota.\n\nUntuk Sahabat   selalu berhati-hati ketika melakukan parkir kendaraan, dan selalu mentaati lalulintas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali🙌\n\nSc.", "post_id": "3922956656194681438_62571277560"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "attributes": {"label": "habar_hanyar_nusantara", "x": 684.0108342874238, "y": 364.4968793456431, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922639806138480067_65378288960", "id": "habar_hanyar_nusantara", "source": "instagram-000001", "content": "gimana tanggapan pian wall?\n\nSAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Penutupan dan pengalihan arus kendaraan membuat para pengemudi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk tetap dapat melayani pelanggan.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan lalu lintas bukan sekadar persoalan kemacetan. Setiap keterlambatan berpotensi menyebabkan hilangnya pesanan dan berkurangnya pendapatan harian. Di tengah tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka cepat dan tepat waktu, kondisi jalan yang tersendat menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan profesi mereka.\n\nSituasi tersebut semakin berat karena biaya operasional yang masih tinggi. Harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian pengemudi memilih menggunakan Pertalite untuk menekan pengeluaran. Namun, pilihan itu juga memiliki konsekuensi berupa waktu antre yang lebih lama di sejumlah SPBU, sehingga mengurangi waktu produktif mereka di jalan.\n\nKetika jalur utama seperti kawasan Jembatan Mahakam mengalami penutupan atau pembatasan akses, pengemudi terpaksa memutar melalui rute alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan biaya operasional harian bertambah. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari jumlah perjalanan yang dapat mereka selesaikan setiap hari.\n\nDi tengah situasi itu, sejumlah pengemudi berharap berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja di jalan. Bagi para pengemudi ojol, waktu adalah sumber penghasilan. Di balik helm dan jaket yang mereka kenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang bergantung pada hasil kerja mereka setiap hari.\n\nSc:", "post_id": "3922639806138480067_65378288960"}}, {"key": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "herdinhdyt", "x": 93.33177497331535, "y": 780.8490673523124, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.2984, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922639806138480067_65378288960", "id": "herdinhdyt", "source": "instagram-000001", "content": "gimana tanggapan pian wall?\n\nSAMARINDA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas para pengemudi ojek online (ojol). Penutupan dan pengalihan arus kendaraan membuat para pengemudi harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh untuk tetap dapat melayani pelanggan.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan lalu lintas bukan sekadar persoalan kemacetan. Setiap keterlambatan berpotensi menyebabkan hilangnya pesanan dan berkurangnya pendapatan harian. Di tengah tuntutan pekerjaan yang mengharuskan mereka cepat dan tepat waktu, kondisi jalan yang tersendat menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan profesi mereka.\n\nSituasi tersebut semakin berat karena biaya operasional yang masih tinggi. Harga bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya stabil membuat sebagian pengemudi memilih menggunakan Pertalite untuk menekan pengeluaran. Namun, pilihan itu juga memiliki konsekuensi berupa waktu antre yang lebih lama di sejumlah SPBU, sehingga mengurangi waktu produktif mereka di jalan.\n\nKetika jalur utama seperti kawasan Jembatan Mahakam mengalami penutupan atau pembatasan akses, pengemudi terpaksa memutar melalui rute alternatif yang lebih jauh. Akibatnya, konsumsi BBM meningkat dan biaya operasional harian bertambah. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh para pengemudi yang menggantungkan penghasilan dari jumlah perjalanan yang dapat mereka selesaikan setiap hari.\n\nDi tengah situasi itu, sejumlah pengemudi berharap berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas dapat mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat yang bekerja di jalan. Bagi para pengemudi ojol, waktu adalah sumber penghasilan. Di balik helm dan jaket yang mereka kenakan, terdapat tanggung jawab besar untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang bergantung pada hasil kerja mereka setiap hari.\n\nSc:", "post_id": "3922639806138480067_65378288960"}}, {"key": "indoviral8", "attributes": {"label": "indoviral8", "x": 894.2159423556839, "y": 416.4288110608231, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.1482, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3923360471193257986_297782118", "id": "indoviral8", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon-mohon hingga memanjat mobil Dishub Jakarta Timur saat motornya diangkut petugas karena parkir di trotoar, Rabu (17/6/2026).\n\nKejadian di Jalan Jatinegara Timur depan J-Town itu viral di media sosial. Ojol tersebut tengah mengambil pesanan makanan saat motornya sudah berada di atas truk angkut.\n\nMeski memohon keringanan karena motor adalah satu-satunya alat kerjanya, petugas tetap melanjutkan penindakan demi keselamatan proses pengangkutan.\n\nKepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak, menyatakan motor bisa diambil di kantor Sudinhub Jakarta Timur setelah pengemudi membuat surat pernyataan tidak mengulangi pelanggaran.\n\n🎥: \n\nSumber: Antara\nKreatif: Safira Nurulita\nProduser: Elizabeth Ayudya\n\n` #Ojol #Jaktim #Read", "post_id": "3923360471193257986_297782118"}}, {"key": "info_samarinda_", "attributes": {"label": "info_samarinda_", "x": 443.3566722459965, "y": 167.1864058171134, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "info_samarinda_", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "gerbangsamarinda", "x": 417.9256212669107, "y": 74.39150986267128, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922221570275578472_12117539850", "id": "gerbangsamarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis malam (18/6/2026), diwarnai adu mulut antara seorang pengemudi ojek online dan peserta aksi.\n\nInsiden tersebut terjadi saat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang akibat penutupan sebagian akses jalan selama aksi berlangsung. Driver ojol yang merasa aktivitas kerjanya terganggu menyampaikan protes karena sulit mendapatkan penumpang dan harus mengeluarkan biaya operasional tambahan.\n\n\"Saya demi Rp10 ribu, jalan ditutup, bensin habis,\" keluh pengemudi tersebut dalam video yang beredar di media sosial.\n\nSementara itu, salah satu peserta aksi menjelaskan bahwa demonstrasi dilakukan sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM dan kondisi ekonomi yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas.\n\nPeristiwa ini pun memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Di satu sisi, masyarakat menghormati hak menyampaikan pendapat di muka umum. Namun di sisi lain, banyak yang berharap setiap aksi dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas dan mata pencaharian warga yang bergantung pada kelancaran mobilitas sehari-hari.\n\n📍 Bagaimana menurut Anda? Apakah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat pengguna jalan?\n\nSource ; \n#infosamarinda", "post_id": "3922221570275578472_12117539850"}}, {"key": "samarinda.reels", "attributes": {"label": "samarinda.reels", "x": 942.134541162503, "y": 697.9335390157038, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "samarinda.reels", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "ogstore.samarinda", "x": 411.12473462070795, "y": 336.16982409159203, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922595287612103997_10355815151", "id": "ogstore.samarinda", "source": "instagram-000001", "content": "Samarinda - Aksi unjuk rasa yang digelar di depan Jembatan Mahakam, Samarinda, Kamis (18/6), tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga memukul aktivitas para pengemudi ojek online yang menggantungkan hidup dari kecepatan dan ketepatan waktu.\n\nBagi pengemudi ojol, gangguan arus lalu lintas bukan sekadar soal memutar mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan. Setiap menit keterlambatan berarti potensi hilangnya pesanan dan pendapatan. Pekerjaan mereka dituntut kedisiplinan tinggi karena kecepatan dan ketepatan waktu adalah kewajiban utama dalam melayani pelanggan.\n\nSituasi ini diperparah kondisi harga Bahan Bakar Minyak yang masih tinggi. Banyak pengemudi ojol terpaksa beralih dari Pertamax ke Pertalite demi menekan biaya operasional. Namun konsekuensinya, mereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mengantre di SPBU.\n\nKetika jalur utama ditutup dan harus mencari rute memutar yang jauh, konsumsi BBM otomatis meningkat. Beban ini langsung dirasakan oleh para “pejuang keluarga” yang sehari-hari mengaspal demi menghidupi anak istri.\n\nWajar jika mereka akhirnya bersuara. Di balik helm dan jaket ojol, ada tanggung jawab besar yang mereka pikul setiap hari di jalanan Samarinda.\n\nSc :  \n\nMau cari HP Baru atau Second Gak Perlu Mikir, Gak Perlu Pusing, Solusi Nya Ada Di OG STORE SAMARINDA 💯\n\nPantengin terus Story, Feed IG  untuk dapatkan gadget impian kamu dengan harga paling affordable dan berbagai pilihan payment sesuai budget kalian", "post_id": "3922595287612103997_10355815151"}}, {"key": "kabar.jaktim", "attributes": {"label": "kabar.jaktim", "x": 365.90671080852565, "y": 907.2694000153971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923844232189934155_44812966124", "id": "kabar.jaktim", "source": "instagram-000001", "content": "SUDINHUB JAKTIM TEMUI SULIS, JANJI PENERTIBAN PARKIR LIAR KE DEPAN AKAN LEBIH HUMANIS\n\nSuku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojek online, Sulis, di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2026) pagi.\n\nKunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa penertiban kendaraan yang videonya beredar di media sosial.\n\nDalam pertemuan tersebut, Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Sulis atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penertiban. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dishub ke depannya.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum yang lebih baik,\" kata Harlem.\n\nHarlem menjelaskan, penindakan yang dilakukan petugas merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Saat itu, petugas melakukan tindakan angkut jaring terhadap lima kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar.\n\nSementara itu, Sulis mengakui bahwa dirinya memang melakukan pelanggaran dengan memarkirkan kendaraan di lokasi yang tidak semestinya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas itikad baik yang ditunjukkan Sudinhub Jakarta Timur.\n\nTerkait kendaraannya, Sulis menegaskan bahwa motor miliknya tidak ditahan dan telah diambil kembali pada hari yang sama setelah dilakukan penertiban. Ia juga memastikan bahwa proses pengambilan kendaraan tersebut tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.\n\n\"Motor saya langsung keluar hari itu juga dan tidak ada biaya sepeser pun yang saya keluarkan,\" ujar Sulis.\n\nHarlem juga menegaskan bahwa kendaraan yang diangkut dalam kegiatan penertiban parkir liar dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah proses administrasi selesai. Dalam kasus Sulis, kendaraan telah dikembalikan pada hari yang sama tanpa dikenakan biaya apa pun.\n\nSudinhub Jakarta Timur berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan parkir yang berlaku guna menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama.\n\n#Dishub #Ojol", "post_id": "3923844232189934155_44812966124"}}, {"key": "wargajakarta.id", "attributes": {"label": "wargajakarta.id", "x": 158.83539203520814, "y": 671.0210798137291, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 27.6509, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3923844232189934155_44812966124", "id": "wargajakarta.id", "source": "instagram-000001", "content": "SUDINHUB JAKTIM TEMUI SULIS, JANJI PENERTIBAN PARKIR LIAR KE DEPAN AKAN LEBIH HUMANIS\n\nSuku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojek online, Sulis, di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2026) pagi.\n\nKunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa penertiban kendaraan yang videonya beredar di media sosial.\n\nDalam pertemuan tersebut, Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Sulis atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penertiban. Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dishub ke depannya.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum yang lebih baik,\" kata Harlem.\n\nHarlem menjelaskan, penindakan yang dilakukan petugas merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Saat itu, petugas melakukan tindakan angkut jaring terhadap lima kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar.\n\nSementara itu, Sulis mengakui bahwa dirinya memang melakukan pelanggaran dengan memarkirkan kendaraan di lokasi yang tidak semestinya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas itikad baik yang ditunjukkan Sudinhub Jakarta Timur.\n\nTerkait kendaraannya, Sulis menegaskan bahwa motor miliknya tidak ditahan dan telah diambil kembali pada hari yang sama setelah dilakukan penertiban. Ia juga memastikan bahwa proses pengambilan kendaraan tersebut tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.\n\n\"Motor saya langsung keluar hari itu juga dan tidak ada biaya sepeser pun yang saya keluarkan,\" ujar Sulis.\n\nHarlem juga menegaskan bahwa kendaraan yang diangkut dalam kegiatan penertiban parkir liar dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah proses administrasi selesai. Dalam kasus Sulis, kendaraan telah dikembalikan pada hari yang sama tanpa dikenakan biaya apa pun.\n\nSudinhub Jakarta Timur berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan parkir yang berlaku guna menjaga ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bersama.\n\n#Dishub #Ojol", "post_id": "3923844232189934155_44812966124"}}, {"key": "wargabekasi.id", "attributes": {"label": "wargabekasi.id", "x": 141.52821906863755, "y": 479.0914290935935, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.2732, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3922944940103870518_28975595854", "id": "wargabekasi.id", "source": "instagram-000001", "content": "Motor Diangkut Dishub Saat Ambil Pesanan, Driver Ojol Menangis dan Memohon: \"Ini Satu-satunya Buat Cari Nafkah\"\n.\nSeorang pengemudi ojek online (ojol) menjadi sorotan publik setelah motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) saat sedang mengambil pesanan makanan di kawasan Jakarta Timur.\n\nPeristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, sang pengemudi tampak memohon kepada petugas agar sepeda motornya tidak dibawa. Ia mengaku kendaraan tersebut merupakan satu-satunya alat yang digunakan untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.\n\nMeski telah memohon, proses penertiban tetap dilakukan oleh petugas. Kejadian itu pun mengundang perhatian warga sekitar serta menuai beragam tanggapan dari warganet.\n\nDi sisi lain, pihak Dinas Perhubungan menegaskan bahwa tindakan penertiban dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Kendaraan tersebut disebut parkir di lokasi yang dianggap melanggar ketentuan dan berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas.\n\nMenurut Dishub, penegakan aturan parkir dilakukan secara menyeluruh tanpa membedakan profesi pengendara. Langkah tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan serta menciptakan ketertiban di ruang publik.\n\nVideo tersebut memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Sebagian warganet merasa prihatin terhadap kondisi pengemudi ojol yang tengah bekerja mencari nafkah, sementara sebagian lainnya menilai aturan tetap harus ditegakkan demi kepentingan bersama.\n\n. \n============================\nFOLLOW: \nHASTAG: #wargabekasi \n============================\n. \nSumber: istimewa\n\n.\n🎥: \n. \n📷: \n. \n📰: \n. \n. \n #kotabekasi #ojol #bekasi #cikarang", "post_id": "3922944940103870518_28975595854"}}, {"key": "jaksel.kabarku", "attributes": {"label": "jaksel.kabarku", "x": 122.95324763845461, "y": 388.11845234526567, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923762567168833054_546232934", "id": "jaksel.kabarku", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno angkat bicara terkait kasus viral pengemudi ojek online (ojol) yang motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan saat mengambil pesanan makanan.\n\nIa menegaskan Pemprov DKI bergerak cepat merespons setiap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.\n\nRano mengatakan jajaran Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah mendatangi langsung kediaman pengemudi ojol tersebut untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi.\n\n“Suku Dinas Perhubungan sudah mendatangi kediamannya. Artinya, kami bergerak cepat,” kata Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).\n\nMenurutnya, pemerintah juga memantau berbagai informasi yang berkembang di media sosial. Informasi yang viral kerap menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dalam melihat persoalan yang dihadapi warga.\n\n“Kami semua juga memantau informasi perkembangan melalui Instagram. Hal itu menjadi salah satu acuan kami,” ujarnya.\n\nRano menegaskan Pemprov DKI berkomitmen memberikan respons cepat terhadap berbagai keluhan masyarakat.\n\nNamun, ia mengingatkan bahwa proses penyelesaian masalah membutuhkan waktu dan tidak selalu bisa dilakukan secara instan.\n\n“Kami sangat merespons dengan cepat apabila ada hal yang bisa segera kami lakukan. Namun, meskipun respons kami cepat, proses perbaikan tentu memerlukan waktu,” tuturnya.\n\nSebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan petugas Dinas Perhubungan mengangkut sepeda motor milik pengemudi ojol viral di media sosial.\n\nDalam video tersebut, pengemudi diketahui sedang mengambil pesanan makanan saat kendaraannya ditertibkan.\n\nPengemudi itu tampak memohon agar motornya tidak diangkut karena menjadi sarana utama untuk bekerja. Ia bahkan terlihat memanjat mobil derek milik Dishub saat proses penertiban berlangsung.\n\nMeski demikian, petugas tetap melakukan penindakan karena kendaraan tersebut parkir di lokasi yang dilarang dan dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.\n\nMenanggapi polemik yang muncul, Sudinhub Jakarta Timur telah menyampaikan permintaan maaf dan menemui langsung pengemudi ojol bernama Sulis Agung Wibowo di kediamannya pada Sabtu (20/6).\n.\n.\nVia :", "post_id": "3923762567168833054_546232934"}}, {"key": "jakartapusat.info", "attributes": {"label": "jakartapusat.info", "x": 224.78978045934073, "y": 926.7245493946366, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.2732, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923755994638574347_50322421644", "id": "jakartapusat.info", "source": "instagram-000001", "content": "Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan seorang pengendara ojek online (ojol) terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (20/6) malam ini. 🫣⚠️\nBeruntung, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Belum diketahui pasti kronologi dan penyebab utama dari tabrakan tersebut.\nBuat Jakartans yang lagi di jalan malam minggu ini, tetap fokus, berhati-hati dalam berkendara, dan selalu utamakan keselamatan ya! 📌\n\n-follow  untuk info seputar Jakpus \n\n📹 : ig via xaffell_\n\n#JakartaPusatInfo #KecelakaanJakarta #TabrakanBenhil #BendunganHilir #Benhil TanahAbang JakartaPusat OjolJakarta KecelakaanLalin MalamMinggu JakartaTerkini ViralHariIni", "post_id": "3923755994638574347_50322421644"}}, {"key": "infotangselpride", "attributes": {"label": "infotangselpride", "x": 180.9727881478198, "y": 999.9337958960091, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3924933213365637162_66316130323", "id": "infotangselpride", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengguna Threads dengan akun  menyampaikan keluhannya kepada Grab Indonesia terkait kondisi pengemudi yang dinilai kurang fit saat bertugas mengantar penumpang.\n\nDalam unggahannya yang ditujukan kepada  dan turut menandai akun Korlantas Polri, ia meminta perusahaan lebih memperhatikan waktu istirahat minimum bagi para pengemudi demi menjaga keselamatan selama perjalanan.\n\nMenurutnya, pengemudi yang mengantarnya tampak sangat kelelahan hingga hampir tertidur saat mengemudikan kendaraan.\n\n“Dear  agar memperhatikan minimum rest pengemudi, hampir tertidur saat menyetir. Premium class bukan jaminan kabin bebas bau tengik karena pengemudi tidur dalam unit. Kalau ngantuk istirahat, jangan tidur di mobil apalagi saat bawa penumpang,” tulisnya.\n\nKeluhan tersebut memicu perhatian warganet dan kembali menyoroti pentingnya kondisi fisik pengemudi transportasi online demi keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.", "post_id": "3924933213365637162_66316130323"}}, {"key": "kiekie21", "attributes": {"label": "kiekie21", "x": 322.3406733988842, "y": 437.1458064391235, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.4173, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924933213365637162_66316130323", "id": "kiekie21", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengguna Threads dengan akun  menyampaikan keluhannya kepada Grab Indonesia terkait kondisi pengemudi yang dinilai kurang fit saat bertugas mengantar penumpang.\n\nDalam unggahannya yang ditujukan kepada  dan turut menandai akun Korlantas Polri, ia meminta perusahaan lebih memperhatikan waktu istirahat minimum bagi para pengemudi demi menjaga keselamatan selama perjalanan.\n\nMenurutnya, pengemudi yang mengantarnya tampak sangat kelelahan hingga hampir tertidur saat mengemudikan kendaraan.\n\n“Dear  agar memperhatikan minimum rest pengemudi, hampir tertidur saat menyetir. Premium class bukan jaminan kabin bebas bau tengik karena pengemudi tidur dalam unit. Kalau ngantuk istirahat, jangan tidur di mobil apalagi saat bawa penumpang,” tulisnya.\n\nKeluhan tersebut memicu perhatian warganet dan kembali menyoroti pentingnya kondisi fisik pengemudi transportasi online demi keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.", "post_id": "3924933213365637162_66316130323"}}, {"key": "grabid", "attributes": {"label": "grabid", "x": 989.4547388213492, "y": 379.6721939521813, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.7697, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3924933213365637162_66316130323", "id": "grabid", "source": "instagram-000001", "content": "Seorang pengguna Threads dengan akun  menyampaikan keluhannya kepada Grab Indonesia terkait kondisi pengemudi yang dinilai kurang fit saat bertugas mengantar penumpang.\n\nDalam unggahannya yang ditujukan kepada  dan turut menandai akun Korlantas Polri, ia meminta perusahaan lebih memperhatikan waktu istirahat minimum bagi para pengemudi demi menjaga keselamatan selama perjalanan.\n\nMenurutnya, pengemudi yang mengantarnya tampak sangat kelelahan hingga hampir tertidur saat mengemudikan kendaraan.\n\n“Dear  agar memperhatikan minimum rest pengemudi, hampir tertidur saat menyetir. Premium class bukan jaminan kabin bebas bau tengik karena pengemudi tidur dalam unit. Kalau ngantuk istirahat, jangan tidur di mobil apalagi saat bawa penumpang,” tulisnya.\n\nKeluhan tersebut memicu perhatian warganet dan kembali menyoroti pentingnya kondisi fisik pengemudi transportasi online demi keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.", "post_id": "3924933213365637162_66316130323"}}, {"key": "pojokbogor", "attributes": {"label": "pojokbogor", "x": 1.2315573679874126, "y": 655.893253911951, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7651563417844616456", "id": "pojokbogor", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi-lagi aksi premanisme jalanan terjadi di Bogor. Sekelompok mahasiswa yang sedang menumpang mobil Grab di kawasan Dramaga mengalami pengancaman oleh pengendara motor yang diduga membawa senjata tajam, Minggu (14/6/2026) malam. Peristiwa ini dipicu senggolan kendaraan. Namun pelaku justru mendatangi mobil, mengetuk kaca, dan mengintimidasi para penumpang dengan membawa golok. Jika dibiarkan, aksi seperti ini bisa mengancam keselamatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan korban yang lebih besar. Kami berharap aparat segera mengusut dan menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. Bagikan postingan ini agar segera mendapat perhatian publik dan aparat penegak hukum.   Ada yang mengenali pelaku? Tulis informasi di kolom komentar. source video:   editor: megaa #pojokbogor #premanisme #dramaga #beritabogor", "post_id": "7651563417844616456"}}, {"key": "humaspoldajabar", "attributes": {"label": "humaspoldajabar", "x": 484.9377730025427, "y": 529.8464625429849, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651563417844616456", "id": "humaspoldajabar", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi-lagi aksi premanisme jalanan terjadi di Bogor. Sekelompok mahasiswa yang sedang menumpang mobil Grab di kawasan Dramaga mengalami pengancaman oleh pengendara motor yang diduga membawa senjata tajam, Minggu (14/6/2026) malam. Peristiwa ini dipicu senggolan kendaraan. Namun pelaku justru mendatangi mobil, mengetuk kaca, dan mengintimidasi para penumpang dengan membawa golok. Jika dibiarkan, aksi seperti ini bisa mengancam keselamatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan korban yang lebih besar. Kami berharap aparat segera mengusut dan menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. Bagikan postingan ini agar segera mendapat perhatian publik dan aparat penegak hukum.   Ada yang mengenali pelaku? Tulis informasi di kolom komentar. source video:   editor: megaa #pojokbogor #premanisme #dramaga #beritabogor", "post_id": "7651563417844616456"}}, {"key": "humaspolresbogor", "attributes": {"label": "humaspolresbogor", "x": 112.63626946791649, "y": 380.05941060163906, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651563417844616456", "id": "humaspolresbogor", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi-lagi aksi premanisme jalanan terjadi di Bogor. Sekelompok mahasiswa yang sedang menumpang mobil Grab di kawasan Dramaga mengalami pengancaman oleh pengendara motor yang diduga membawa senjata tajam, Minggu (14/6/2026) malam. Peristiwa ini dipicu senggolan kendaraan. Namun pelaku justru mendatangi mobil, mengetuk kaca, dan mengintimidasi para penumpang dengan membawa golok. Jika dibiarkan, aksi seperti ini bisa mengancam keselamatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan korban yang lebih besar. Kami berharap aparat segera mengusut dan menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. Bagikan postingan ini agar segera mendapat perhatian publik dan aparat penegak hukum.   Ada yang mengenali pelaku? Tulis informasi di kolom komentar. source video:   editor: megaa #pojokbogor #premanisme #dramaga #beritabogor", "post_id": "7651563417844616456"}}, {"key": "ipbercanda", "attributes": {"label": "ipbercanda", "x": 956.2151420419347, "y": 93.17195011862667, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651563417844616456", "id": "ipbercanda", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi-lagi aksi premanisme jalanan terjadi di Bogor. Sekelompok mahasiswa yang sedang menumpang mobil Grab di kawasan Dramaga mengalami pengancaman oleh pengendara motor yang diduga membawa senjata tajam, Minggu (14/6/2026) malam. Peristiwa ini dipicu senggolan kendaraan. Namun pelaku justru mendatangi mobil, mengetuk kaca, dan mengintimidasi para penumpang dengan membawa golok. Jika dibiarkan, aksi seperti ini bisa mengancam keselamatan masyarakat dan berpotensi menimbulkan korban yang lebih besar. Kami berharap aparat segera mengusut dan menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak terulang. Bagikan postingan ini agar segera mendapat perhatian publik dan aparat penegak hukum.   Ada yang mengenali pelaku? Tulis informasi di kolom komentar. source video:   editor: megaa #pojokbogor #premanisme #dramaga #beritabogor", "post_id": "7651563417844616456"}}, {"key": "andre____016", "attributes": {"label": "andre____016", "x": 849.0194047405477, "y": 68.54884887140867, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7650671619018476818", "id": "andre____016", "source": "tiktok-000001", "content": "Jadi ceritanya gini , sekitar jam 22.15 wib saya dapat orderan grab xpress ,ngantar nya sekitar daerah sagulung kota batam , pas saya antar posisi nya udah jam 22.30 wib , pas saya sudah sampai di titik pengantaran saya kirim pesan ke pelanggan nya untuk memberi tahu kalo saya sudah di titik lokasi , tetapi pelanggan tidak memberi respon sama sekali , dan saya telfon pelanggan tapi tetap tidak ada respon , saya mengira pelanggan nya mungkin tertidur , malam itu sudah jam 23.00 wib , karna pelanggan tidak ada respon sama sekali , saya berinisiatif untuk menyelesaikan orderan sambil nunggu orderan lain masuk , karna pelanggan tidak memberi respon orderan pelanggan saya bawa pergi dulu karna saya tidak tahu yang mana rumah pelanggan karna pelanggan tidak memberi catatan blok di sekitar area tersebut , berharap pelanggan akan mengirim pesan ke saya biar saya bisa mengantar minuman itu ke lokasi pelanggan , tetapi sama sekali tidak ada pelanggan itu menghubungi saya seharusnya kan bisa pelanggan itu menghubungi saya dulu karna belum menerima orderan yang telah di pesan nya , sampai besok nya minuman pelanggan ini masi sama saya dan karna udah seharian saya menunggu pelanggan buat ngehubungin saya minuman itupu  saya buang karna sudah basi/tidak layak di minum lagi , intinya gini lah buat warga tiktok batam , yang merasa telah melaporkan akun grab saya , dm tiktok saya biar saya ganti sesuai harga minuman nya..... dan cabut laporan nya tolong🙏🙏🙏 saya perantau di batam saya hanya numpang nyari rezeki dengan cara ngojol , kalau udah kek gini abng/kakak itu sama saja dengan memutuskan jalan rezeki saya.....memang ojol ini pekerjaan rendah , tapi kita saling menghargai , coba kakak/abang berada di posisi saya gimana rasanya jadi tolong ya  Indonesia  jangan hanya ke costumer/pelanggan aj yang selalu di mengerti , kami ojol tolong di ngertiin juga , kami ngojol nyawa taruhan nya....setiap hari kami di jalan untuk mencari rezeki....jangan berat sebelah kek gini ya   , kalau udah kaya gini...saya udah gak tau lagi mau nyari uang lewat apa , cuma ini usaha saya di tanah rantau....tolong ya tiktok , semoga viral vt ini......🙏🙏 #batam #fyp #grab #ojolindonesia", "post_id": "7650671619018476818"}}, {"key": "Grab", "attributes": {"label": "Grab", "x": 921.4638715398471, "y": 782.1639383242588, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7650671619018476818", "id": "Grab", "source": "tiktok-000001", "content": "Jadi ceritanya gini , sekitar jam 22.15 wib saya dapat orderan grab xpress ,ngantar nya sekitar daerah sagulung kota batam , pas saya antar posisi nya udah jam 22.30 wib , pas saya sudah sampai di titik pengantaran saya kirim pesan ke pelanggan nya untuk memberi tahu kalo saya sudah di titik lokasi , tetapi pelanggan tidak memberi respon sama sekali , dan saya telfon pelanggan tapi tetap tidak ada respon , saya mengira pelanggan nya mungkin tertidur , malam itu sudah jam 23.00 wib , karna pelanggan tidak ada respon sama sekali , saya berinisiatif untuk menyelesaikan orderan sambil nunggu orderan lain masuk , karna pelanggan tidak memberi respon orderan pelanggan saya bawa pergi dulu karna saya tidak tahu yang mana rumah pelanggan karna pelanggan tidak memberi catatan blok di sekitar area tersebut , berharap pelanggan akan mengirim pesan ke saya biar saya bisa mengantar minuman itu ke lokasi pelanggan , tetapi sama sekali tidak ada pelanggan itu menghubungi saya seharusnya kan bisa pelanggan itu menghubungi saya dulu karna belum menerima orderan yang telah di pesan nya , sampai besok nya minuman pelanggan ini masi sama saya dan karna udah seharian saya menunggu pelanggan buat ngehubungin saya minuman itupu  saya buang karna sudah basi/tidak layak di minum lagi , intinya gini lah buat warga tiktok batam , yang merasa telah melaporkan akun grab saya , dm tiktok saya biar saya ganti sesuai harga minuman nya..... dan cabut laporan nya tolong🙏🙏🙏 saya perantau di batam saya hanya numpang nyari rezeki dengan cara ngojol , kalau udah kek gini abng/kakak itu sama saja dengan memutuskan jalan rezeki saya.....memang ojol ini pekerjaan rendah , tapi kita saling menghargai , coba kakak/abang berada di posisi saya gimana rasanya jadi tolong ya  Indonesia  jangan hanya ke costumer/pelanggan aj yang selalu di mengerti , kami ojol tolong di ngertiin juga , kami ngojol nyawa taruhan nya....setiap hari kami di jalan untuk mencari rezeki....jangan berat sebelah kek gini ya   , kalau udah kaya gini...saya udah gak tau lagi mau nyari uang lewat apa , cuma ini usaha saya di tanah rantau....tolong ya tiktok , semoga viral vt ini......🙏🙏 #batam #fyp #grab #ojolindonesia", "post_id": "7650671619018476818"}}, {"key": "publika06", "attributes": {"label": "publika06", "x": 951.1728040257334, "y": 554.5519630528256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7653385384541310228", "id": "publika06", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara Berbagi dengan Ojek Online, Bagikan Sembako hingga Layanan Kesehatan Gratis TANJUNG SELOR, – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkai dengan bakti sosial kepada para pengemudi ojek online dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dan dihadiri Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan, perwakilan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, PT Jasa Raharja Cabang Tarakan, serta komunitas ojek online dan pengemudi transportasi daring. Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan dengan para pengemudi ojek online yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ojek online turut membantu pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memperluas pemasaran produk dan mempercepat distribusi barang maupun jasa. \"Para mitra ojek online menjadi salah satu elemen strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,\" kata Djati. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, para pengemudi ojek online mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, paket sembako, serta edukasi keselamatan berkendara melalui program safety riding yang disampaikan oleh personel Ditlantas Polda Kaltara. Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan saat berkendara mengingat tingginya mobilitas para pengemudi transportasi daring dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. \"Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,\" ujarnya. Sementara itu, Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan mengatakan kegiatan Polantas Menyapa menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan pelayanan, edukasi, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, Polda Kaltara berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan komunitas ojek online dapat semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kalimantan Utara. Kaltara  #bulungan_kalimantan_utara", "post_id": "7653385384541310228"}}, {"key": "Polda", "attributes": {"label": "Polda", "x": 137.17169712789556, "y": 37.39929269549825, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653385384541310228", "id": "Polda", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara Berbagi dengan Ojek Online, Bagikan Sembako hingga Layanan Kesehatan Gratis TANJUNG SELOR, – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkai dengan bakti sosial kepada para pengemudi ojek online dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dan dihadiri Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan, perwakilan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, PT Jasa Raharja Cabang Tarakan, serta komunitas ojek online dan pengemudi transportasi daring. Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan dengan para pengemudi ojek online yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ojek online turut membantu pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memperluas pemasaran produk dan mempercepat distribusi barang maupun jasa. \"Para mitra ojek online menjadi salah satu elemen strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,\" kata Djati. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, para pengemudi ojek online mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, paket sembako, serta edukasi keselamatan berkendara melalui program safety riding yang disampaikan oleh personel Ditlantas Polda Kaltara. Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan saat berkendara mengingat tingginya mobilitas para pengemudi transportasi daring dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. \"Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,\" ujarnya. Sementara itu, Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan mengatakan kegiatan Polantas Menyapa menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan pelayanan, edukasi, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, Polda Kaltara berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan komunitas ojek online dapat semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kalimantan Utara. Kaltara  #bulungan_kalimantan_utara", "post_id": "7653385384541310228"}}, {"key": "KorlantasPolri.ntmc", "attributes": {"label": "KorlantasPolri.ntmc", "x": 47.84056077418508, "y": 122.90549866463974, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653385384541310228", "id": "KorlantasPolri.ntmc", "source": "tiktok-000001", "content": "Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kaltara Berbagi dengan Ojek Online, Bagikan Sembako hingga Layanan Kesehatan Gratis TANJUNG SELOR, – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Utara menggelar kegiatan Polantas Menyapa yang dirangkai dengan bakti sosial kepada para pengemudi ojek online dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Tanjung Selor tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dan dihadiri Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan, perwakilan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, PT Jasa Raharja Cabang Tarakan, serta komunitas ojek online dan pengemudi transportasi daring. Dalam sambutannya, Kapolda Kaltara mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan kemitraan dengan para pengemudi ojek online yang selama ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, keberadaan ojek online turut membantu pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dalam memperluas pemasaran produk dan mempercepat distribusi barang maupun jasa. \"Para mitra ojek online menjadi salah satu elemen strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,\" kata Djati. Dalam kegiatan bakti sosial tersebut, para pengemudi ojek online mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis, paket sembako, serta edukasi keselamatan berkendara melalui program safety riding yang disampaikan oleh personel Ditlantas Polda Kaltara. Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan saat berkendara mengingat tingginya mobilitas para pengemudi transportasi daring dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia mengajak seluruh pengemudi ojek online untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. \"Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,\" ujarnya. Sementara itu, Dirlantas Polda Kaltara Kombes Pol. M. Syarhan mengatakan kegiatan Polantas Menyapa menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan pelayanan, edukasi, dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan tersebut, Polda Kaltara berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan komunitas ojek online dapat semakin kuat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kalimantan Utara. Kaltara  #bulungan_kalimantan_utara", "post_id": "7653385384541310228"}}, {"key": "antaranews", "attributes": {"label": "antaranews", "x": 513.2903112543656, "y": 670.6452155863884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654223356371225863", "id": "antaranews", "source": "tiktok-000001", "content": "Membalas  Polisi berhasil menangkap pengemudi mobil listrik BMW i5 berinisial AW yang diduga terlibat t4br4k lari terhadap seorang pengemudi ojek online di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/6). Menurut keterangan Kanit Lalu Lintas Polsek Kembangan, AKP Karta, pelaku ditangkap di kawasan Kebon Jeruk. Korban yang merupakan pengemudi ojek online berinisial S mengalami luka-luka akibat insiden tersebut, dan telah mendapatkan penanganan medis. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dugaan t4br4k lari yang dilakukan oleh AW.  Sementara itu, AW yang diketahui sempat meninggalkan lokasi kejadian mengaku kabur untuk menghindari 4mukan massa. Kreator: Nandita #ojol #kecelakaan #Jakbar #viralvideo", "post_id": "7654223356371225863"}}, {"key": "messipler", "attributes": {"label": "messipler", "x": 986.1892881337478, "y": 516.836030296501, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654223356371225863", "id": "messipler", "source": "tiktok-000001", "content": "Membalas  Polisi berhasil menangkap pengemudi mobil listrik BMW i5 berinisial AW yang diduga terlibat t4br4k lari terhadap seorang pengemudi ojek online di Jalan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/6). Menurut keterangan Kanit Lalu Lintas Polsek Kembangan, AKP Karta, pelaku ditangkap di kawasan Kebon Jeruk. Korban yang merupakan pengemudi ojek online berinisial S mengalami luka-luka akibat insiden tersebut, dan telah mendapatkan penanganan medis. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami dugaan t4br4k lari yang dilakukan oleh AW.  Sementara itu, AW yang diketahui sempat meninggalkan lokasi kejadian mengaku kabur untuk menghindari 4mukan massa. Kreator: Nandita #ojol #kecelakaan #Jakbar #viralvideo", "post_id": "7654223356371225863"}}, {"key": "sunnycitykids", "attributes": {"label": "sunnycitykids", "x": 375.43473704162443, "y": 721.2366888549238, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7650083646308748552", "id": "sunnycitykids", "source": "tiktok-000001", "content": "If you’re tired of doing the same things every weekend in Singapore, there’s a section in your Grab app you’ll want to know about.  Go to More → Our Partner Apps and you'll find everything you need for a getaway. No extra downloads. No new sign-ups. Everything happens on the Grab app. 🚌 Bus tickets via redBus: booked and paid straight through GrabPay. Honestly the smoothest booking experience.  🎉 First time booking? Use code “𝗥𝗕𝗫𝗚𝗥𝗔𝗕” for 50% off your first bus or ferry ride (capped at $7, valid till 30 Sep) ⛴️ Not just buses either. You can also book ferries to places like Batam, Bintan & Desaru.  🪙 Every booking also earns you GrabCoins, which you can use on Grab rides, GrabFood, and more.  📶 Once you're across the border, Firsty keeps you connected in 150+ countries. Buy your first eSIM through Grab and get 100% cashback.  1 app. Bus tickets. Ferry rides. Mobile data. All sorted! ✅    Singapore  Singapore", "post_id": "7650083646308748552"}}, {"key": "redBus", "attributes": {"label": "redBus", "x": 14.762147583279983, "y": 48.16693755146662, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.5935, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7650083646308748552", "id": "redBus", "source": "tiktok-000001", "content": "If you’re tired of doing the same things every weekend in Singapore, there’s a section in your Grab app you’ll want to know about.  Go to More → Our Partner Apps and you'll find everything you need for a getaway. No extra downloads. No new sign-ups. Everything happens on the Grab app. 🚌 Bus tickets via redBus: booked and paid straight through GrabPay. Honestly the smoothest booking experience.  🎉 First time booking? Use code “𝗥𝗕𝗫𝗚𝗥𝗔𝗕” for 50% off your first bus or ferry ride (capped at $7, valid till 30 Sep) ⛴️ Not just buses either. You can also book ferries to places like Batam, Bintan & Desaru.  🪙 Every booking also earns you GrabCoins, which you can use on Grab rides, GrabFood, and more.  📶 Once you're across the border, Firsty keeps you connected in 150+ countries. Buy your first eSIM through Grab and get 100% cashback.  1 app. Bus tickets. Ferry rides. Mobile data. All sorted! ✅    Singapore  Singapore", "post_id": "7650083646308748552"}}, {"key": "bidhumaspoldakep.babel", "attributes": {"label": "bidhumaspoldakep.babel", "x": 24.919649628285633, "y": 476.3490351859473, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7653796338055810324", "id": "bidhumaspoldakep.babel", "source": "tiktok-000001", "content": "Polda Kep. Bangka Belitung menggelar Apel Konsolidasi Ojol Kamtibmas sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kolaborasi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol), Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polda Kep. Bangka Belitung itu dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, serta diikuti ratusan pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Bangka Belitung yang resmi menjadi mitra kamtibmas Polri. Mengusung tema “Mitra Ojol Bersatu Menjaga Kamtibmas”, apel konsolidasi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi serta jangkauan luas di berbagai wilayah, sehingga berpotensi menjadi mitra yang efektif dalam membantu mendeteksi dan melaporkan potensi gangguan keamanan sejak dini. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif komunitas ojol dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, para pengemudi juga mendapatkan pembekalan mengenai kesadaran hukum serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung tugas kepolisian. Selain itu, Polda Kepulauan Bangka Belitung membangun mekanisme komunikasi yang lebih cepat dan terintegrasi antara komunitas ojol dan kepolisian. Sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaporan apabila para pengemudi menemukan tindak kriminalitas atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di lapangan. Melalui kegiatan ini, Polda Kepulauan Bangka Belitung berharap kemitraan dengan para pengemudi ojol dapat semakin memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga Bangka Belitung. #polri #polriuntukmasyarakat  #poldababel #polrihumanis #ojol  Kepolisian RI   Polri   Indonesia", "post_id": "7653796338055810324"}}, {"key": "Kepala", "attributes": {"label": "Kepala", "x": 762.3432460346933, "y": 996.3980944930669, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653796338055810324", "id": "Kepala", "source": "tiktok-000001", "content": "Polda Kep. Bangka Belitung menggelar Apel Konsolidasi Ojol Kamtibmas sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kolaborasi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol), Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polda Kep. Bangka Belitung itu dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, serta diikuti ratusan pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Bangka Belitung yang resmi menjadi mitra kamtibmas Polri. Mengusung tema “Mitra Ojol Bersatu Menjaga Kamtibmas”, apel konsolidasi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi serta jangkauan luas di berbagai wilayah, sehingga berpotensi menjadi mitra yang efektif dalam membantu mendeteksi dan melaporkan potensi gangguan keamanan sejak dini. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif komunitas ojol dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, para pengemudi juga mendapatkan pembekalan mengenai kesadaran hukum serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung tugas kepolisian. Selain itu, Polda Kepulauan Bangka Belitung membangun mekanisme komunikasi yang lebih cepat dan terintegrasi antara komunitas ojol dan kepolisian. Sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaporan apabila para pengemudi menemukan tindak kriminalitas atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di lapangan. Melalui kegiatan ini, Polda Kepulauan Bangka Belitung berharap kemitraan dengan para pengemudi ojol dapat semakin memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga Bangka Belitung. #polri #polriuntukmasyarakat  #poldababel #polrihumanis #ojol  Kepolisian RI   Polri   Indonesia", "post_id": "7653796338055810324"}}, {"key": "Humas", "attributes": {"label": "Humas", "x": 973.1234687479575, "y": 54.31237226869157, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653796338055810324", "id": "Humas", "source": "tiktok-000001", "content": "Polda Kep. Bangka Belitung menggelar Apel Konsolidasi Ojol Kamtibmas sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kolaborasi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol), Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polda Kep. Bangka Belitung itu dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, serta diikuti ratusan pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Bangka Belitung yang resmi menjadi mitra kamtibmas Polri. Mengusung tema “Mitra Ojol Bersatu Menjaga Kamtibmas”, apel konsolidasi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi serta jangkauan luas di berbagai wilayah, sehingga berpotensi menjadi mitra yang efektif dalam membantu mendeteksi dan melaporkan potensi gangguan keamanan sejak dini. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif komunitas ojol dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, para pengemudi juga mendapatkan pembekalan mengenai kesadaran hukum serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung tugas kepolisian. Selain itu, Polda Kepulauan Bangka Belitung membangun mekanisme komunikasi yang lebih cepat dan terintegrasi antara komunitas ojol dan kepolisian. Sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaporan apabila para pengemudi menemukan tindak kriminalitas atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di lapangan. Melalui kegiatan ini, Polda Kepulauan Bangka Belitung berharap kemitraan dengan para pengemudi ojol dapat semakin memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga Bangka Belitung. #polri #polriuntukmasyarakat  #poldababel #polrihumanis #ojol  Kepolisian RI   Polri   Indonesia", "post_id": "7653796338055810324"}}, {"key": "Polisi", "attributes": {"label": "Polisi", "x": 57.47608072950805, "y": 474.2430588657236, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.1427, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653796338055810324", "id": "Polisi", "source": "tiktok-000001", "content": "Polda Kep. Bangka Belitung menggelar Apel Konsolidasi Ojol Kamtibmas sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kolaborasi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol), Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polda Kep. Bangka Belitung itu dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Viktor T. Sihombing, serta diikuti ratusan pengemudi ojol dari berbagai wilayah di Bangka Belitung yang resmi menjadi mitra kamtibmas Polri. Mengusung tema “Mitra Ojol Bersatu Menjaga Kamtibmas”, apel konsolidasi ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Pengemudi ojol dinilai memiliki mobilitas tinggi serta jangkauan luas di berbagai wilayah, sehingga berpotensi menjadi mitra yang efektif dalam membantu mendeteksi dan melaporkan potensi gangguan keamanan sejak dini. Dalam arahannya, Kapolda menegaskan pentingnya peran aktif komunitas ojol dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Pada kesempatan tersebut, para pengemudi juga mendapatkan pembekalan mengenai kesadaran hukum serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung tugas kepolisian. Selain itu, Polda Kepulauan Bangka Belitung membangun mekanisme komunikasi yang lebih cepat dan terintegrasi antara komunitas ojol dan kepolisian. Sistem tersebut diharapkan dapat mempermudah pelaporan apabila para pengemudi menemukan tindak kriminalitas atau aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan di lapangan. Melalui kegiatan ini, Polda Kepulauan Bangka Belitung berharap kemitraan dengan para pengemudi ojol dapat semakin memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga Bangka Belitung. #polri #polriuntukmasyarakat  #poldababel #polrihumanis #ojol  Kepolisian RI   Polri   Indonesia", "post_id": "7653796338055810324"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 510.78478880591405, "y": 329.8769414025072, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448767420621777", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Viral Motornya Diangkut Dishub, Driver Ojol Banjir Rezeki Motor Baru hingga Uang Pendidikan Anak\n\n*\n\nDriver ojek online (ojol), Sulis Agung Wibowo, yang videonya viral karena menangis dan memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur agar sepeda motornya tidak diangkut, kini banjir rezeki yang didapatkan dari berbagai pihak setelah kejadian ini.\n\nDalam video itu, Sulis sebelumnya berusaha menghentikan petugas yang mengangkut motornya ke atas mobil derek karena terjaring penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu (17/6/2026). \n\nSaat itu, motor yang diparkir Sulis mendadak diangkut petugas Dishub saat dirinya tengah mengambil pesanan makanan pelanggan.\n\nKarenanya, Sulis kemudian berusaha menghentikan petugas dengan berteriak sambil membawa pesanan yang akan dikirim.\n\n\"Pak, tolong pak, saya butuh uang pak. Anak saya sekolah, saya butuh makan. Tolong rumah saya di Bekasi, bang tolong. Belum penglaris sama sekali dari pagi jam 6. Saya keluar baru ini, Pak,\" kata Sulis dalam rekaman video sambil menunjukkan bungkusan makanan kepada petugas.\n\nKendati memohon agar kendaraannya tidak dibawa, petugas tetap meneruskan penertiban lantaran motor tersebut sudah berada di atas mobil derek.\n\nNamun, kini motor Sulis sudah dikembalikan oleh petugas Dishub. Sulis juga mengakui kesalahannya karena memarkirkan kendaraan tidak pada tempat semestinya kala itu.\n\nSetelah kejadian ini viral di media sosial, Sulis pun menjadi sorotan publik dan mengaku mendapatkan banyak bantuan dari sejumlah pihak.\n\nSeperti dibelikan motor baru oleh Pengacara kondang, Hotman Paris dan partnernya bernama Calvin. Hal ini juga dibagikan oleh Hotman di akun Instagram pribadinya \n\n\"Ada satu apresiasi yang sangat besar mungkin Bapak Hotman dan Pak Calvin itu sebuah satu unit sepeda motor saya dibelikan tunai,\" ungkap Sulis dalam wawancara Tribunnews On Focus dari Studio Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, dikutip pada Selasa (23/6/2026).\n\nSelain motor, Sulis juga mendapatkan satu unit Handphone baru dari Pengusaha dan influencer terkenal, Putra Siregar.\n\n\"Terus dari Putra Siregar memberikan bantuan seperti satu unit handphone yang nanti mungkin bisa dipakai untuk anak saya sekolah,\" katanya.\n\nBantuan yang Sulis dapatkan pun masih banyak lagi, termasuk mendapatkan uang pendidikan untuk anak-anaknya sekolah.\n\n\"Uang untuk pendidikan (anak)), terus dari kalangan YouTuber, entah orang lain, entah orang yang bersimpati dan kalangan-kalangan lain itu banyak yang memberi saya bantuan juga.\"\n\n\"Dan yang paling lebih besar mungkin yang saya sebutkan itu namanya LHS Charity, itu yang tadi malam datang itu LHS Charity memberi saya bantuan yang sangat-sangat besar. Terus juga dari keluarga besarnya pemilik Pisang Goreng Bu Nanik juga itu langsung (memberi bantuan),\" papar Sulis.\n\nSulis diketahui mempunyai empat anak yang masih sekolah. Anak pertama perempuan kelas 2 SMP, kemudian anak kedua perempuan kelas 6 SD, anak ketiga laki-laki kelas 3 SD, dan anak terakhir kelas 1 SD\n\nSementara itu, istri Sulis sendiri merupakan seorang ibu rumah tangga. Tetapi, terkadang juga ikut membantu Sulis mencari nafkah dengan kerja serabutan.\n\n\"Ibu rumah tangga dan juga bantu, kadang-kadang bekerja bekerja serabutan untuk bantu-bantu sedikitnya buat dapur,\" jelas Sulis.\n\nSudinhub Minta Maaf\nMenindaklanjuti sorotan publik tersebut, jajaran Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, mendatangi kediaman Sulis untuk bersilaturahmi sekaligus mengembalikan sepeda motor yang sempat diamankan pada Minggu (20/6/2026).\n\nDalam pertemuan itu, perwakilan Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permohonan maaf dan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan penegakan aturan di lapangan.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran buat kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum.\"\n\n\"Namun, kami juga berharap teman-teman tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu yang sudah ada,\" ujar perwakilan Sudinhub, dikutip dari TribunJakarta.com.\n\n\"Kami dengan tulus dan ikhlas menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Sulis dan keluarga. Mudah-mudahan ini menjadi hal yang baik ke depan,\" lanjutnya.\n\nSementara itu, Sulis mengakui dirinya melakukan kesalahan dengan memarkirkan motor di lokasi yang tidak semestinya.\n\n\"Memang, saya juga minta maaf kalau saya salah. Ini menjadi teguran buat saya juga karena memang enggak boleh parkir sembarangan,\" kata Sulis.\n\nInsiden ini menjadi pengingat bahwa penegakan aturan lalu lintas perlu dilakukan secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan parkir demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Motor Sulis sudah dikembalikan oleh petugas Dishub. Sulis juga mengakui kesalahannya karena memarkirkan kendaraan tidak pada tempat semestinya kala itu. (TribunNetwork)\nFoto 2: Setelah kejadian ini viral di media sosial, Sulis pun menjadi sorotan publik dan mengaku mendapatkan banyak bantuan dari sejumlah pihak, seperti dibelikan motor baru oleh Pengacara kondang, Hotman Paris. (TribunNetwork)\nFoto 3: Bantuan yang Sulis dapatkan pun masih banyak lagi, termasuk mendapatkan uang pendidikan untuk anak-anaknya sekolah. (TribunNetwork)\n\n#Ojol #Dishub #Motor #HotmanParis #Sulis #Sudinhub", "post_id": "929934583734808_1448767420621777"}}, {"key": "hotmanparisofficial.", "attributes": {"label": "hotmanparisofficial.", "x": 123.28227487226361, "y": 465.9041544538588, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448767420621777", "id": "hotmanparisofficial.", "source": "facebook-000001", "content": "Viral Motornya Diangkut Dishub, Driver Ojol Banjir Rezeki Motor Baru hingga Uang Pendidikan Anak\n\n*\n\nDriver ojek online (ojol), Sulis Agung Wibowo, yang videonya viral karena menangis dan memohon kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur agar sepeda motornya tidak diangkut, kini banjir rezeki yang didapatkan dari berbagai pihak setelah kejadian ini.\n\nDalam video itu, Sulis sebelumnya berusaha menghentikan petugas yang mengangkut motornya ke atas mobil derek karena terjaring penertiban parkir liar di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu (17/6/2026). \n\nSaat itu, motor yang diparkir Sulis mendadak diangkut petugas Dishub saat dirinya tengah mengambil pesanan makanan pelanggan.\n\nKarenanya, Sulis kemudian berusaha menghentikan petugas dengan berteriak sambil membawa pesanan yang akan dikirim.\n\n\"Pak, tolong pak, saya butuh uang pak. Anak saya sekolah, saya butuh makan. Tolong rumah saya di Bekasi, bang tolong. Belum penglaris sama sekali dari pagi jam 6. Saya keluar baru ini, Pak,\" kata Sulis dalam rekaman video sambil menunjukkan bungkusan makanan kepada petugas.\n\nKendati memohon agar kendaraannya tidak dibawa, petugas tetap meneruskan penertiban lantaran motor tersebut sudah berada di atas mobil derek.\n\nNamun, kini motor Sulis sudah dikembalikan oleh petugas Dishub. Sulis juga mengakui kesalahannya karena memarkirkan kendaraan tidak pada tempat semestinya kala itu.\n\nSetelah kejadian ini viral di media sosial, Sulis pun menjadi sorotan publik dan mengaku mendapatkan banyak bantuan dari sejumlah pihak.\n\nSeperti dibelikan motor baru oleh Pengacara kondang, Hotman Paris dan partnernya bernama Calvin. Hal ini juga dibagikan oleh Hotman di akun Instagram pribadinya \n\n\"Ada satu apresiasi yang sangat besar mungkin Bapak Hotman dan Pak Calvin itu sebuah satu unit sepeda motor saya dibelikan tunai,\" ungkap Sulis dalam wawancara Tribunnews On Focus dari Studio Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah, dikutip pada Selasa (23/6/2026).\n\nSelain motor, Sulis juga mendapatkan satu unit Handphone baru dari Pengusaha dan influencer terkenal, Putra Siregar.\n\n\"Terus dari Putra Siregar memberikan bantuan seperti satu unit handphone yang nanti mungkin bisa dipakai untuk anak saya sekolah,\" katanya.\n\nBantuan yang Sulis dapatkan pun masih banyak lagi, termasuk mendapatkan uang pendidikan untuk anak-anaknya sekolah.\n\n\"Uang untuk pendidikan (anak)), terus dari kalangan YouTuber, entah orang lain, entah orang yang bersimpati dan kalangan-kalangan lain itu banyak yang memberi saya bantuan juga.\"\n\n\"Dan yang paling lebih besar mungkin yang saya sebutkan itu namanya LHS Charity, itu yang tadi malam datang itu LHS Charity memberi saya bantuan yang sangat-sangat besar. Terus juga dari keluarga besarnya pemilik Pisang Goreng Bu Nanik juga itu langsung (memberi bantuan),\" papar Sulis.\n\nSulis diketahui mempunyai empat anak yang masih sekolah. Anak pertama perempuan kelas 2 SMP, kemudian anak kedua perempuan kelas 6 SD, anak ketiga laki-laki kelas 3 SD, dan anak terakhir kelas 1 SD\n\nSementara itu, istri Sulis sendiri merupakan seorang ibu rumah tangga. Tetapi, terkadang juga ikut membantu Sulis mencari nafkah dengan kerja serabutan.\n\n\"Ibu rumah tangga dan juga bantu, kadang-kadang bekerja bekerja serabutan untuk bantu-bantu sedikitnya buat dapur,\" jelas Sulis.\n\nSudinhub Minta Maaf\nMenindaklanjuti sorotan publik tersebut, jajaran Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur, mendatangi kediaman Sulis untuk bersilaturahmi sekaligus mengembalikan sepeda motor yang sempat diamankan pada Minggu (20/6/2026).\n\nDalam pertemuan itu, perwakilan Sudinhub Jakarta Timur menyampaikan permohonan maaf dan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan penegakan aturan di lapangan.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran buat kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum.\"\n\n\"Namun, kami juga berharap teman-teman tetap tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu-rambu yang sudah ada,\" ujar perwakilan Sudinhub, dikutip dari TribunJakarta.com.\n\n\"Kami dengan tulus dan ikhlas menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Sulis dan keluarga. Mudah-mudahan ini menjadi hal yang baik ke depan,\" lanjutnya.\n\nSementara itu, Sulis mengakui dirinya melakukan kesalahan dengan memarkirkan motor di lokasi yang tidak semestinya.\n\n\"Memang, saya juga minta maaf kalau saya salah. Ini menjadi teguran buat saya juga karena memang enggak boleh parkir sembarangan,\" kata Sulis.\n\nInsiden ini menjadi pengingat bahwa penegakan aturan lalu lintas perlu dilakukan secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.\n\nDi sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi aturan parkir demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Motor Sulis sudah dikembalikan oleh petugas Dishub. Sulis juga mengakui kesalahannya karena memarkirkan kendaraan tidak pada tempat semestinya kala itu. (TribunNetwork)\nFoto 2: Setelah kejadian ini viral di media sosial, Sulis pun menjadi sorotan publik dan mengaku mendapatkan banyak bantuan dari sejumlah pihak, seperti dibelikan motor baru oleh Pengacara kondang, Hotman Paris. (TribunNetwork)\nFoto 3: Bantuan yang Sulis dapatkan pun masih banyak lagi, termasuk mendapatkan uang pendidikan untuk anak-anaknya sekolah. (TribunNetwork)\n\n#Ojol #Dishub #Motor #HotmanParis #Sulis #Sudinhub", "post_id": "929934583734808_1448767420621777"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 213.79242725942683, "y": 212.1805431852225, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1453985496768031", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Detik-Detik Tabrakan Ojol dengan Pengendara Motor di Bypass Ngurah Rai, Diduga Akibat Kurang Waspada Saat Pindah Jalur\n\nSebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara ojek online (ojol) dan pengendara motor lainnya terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai pada Selasa (16/6) sore.\n\nBerdasarkan rekaman video yang beredar, awalnya pengendara ojol berhenti di jalur tengah karena lampu lalu lintas merah dan berencana berpindah ke sisi kiri jalan. Namun, saat hendak memotong jalur, pengendara tersebut diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah kiri maupun belakang.\n\nPada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor datang dari arah belakang sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi sekitar aman sebelum berpindah jalur demi menghindari kecelakaan.\n\nVideo credit  \n#denpasarviral", "post_id": "101439757880412_1453985496768031"}}, {"key": "balibackseat", "attributes": {"label": "balibackseat", "x": 318.7155212192704, "y": 868.2881733319463, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 18.946, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "101439757880412_1453985496768031", "id": "balibackseat", "source": "facebook-000001", "content": "Detik-Detik Tabrakan Ojol dengan Pengendara Motor di Bypass Ngurah Rai, Diduga Akibat Kurang Waspada Saat Pindah Jalur\n\nSebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara ojek online (ojol) dan pengendara motor lainnya terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai pada Selasa (16/6) sore.\n\nBerdasarkan rekaman video yang beredar, awalnya pengendara ojol berhenti di jalur tengah karena lampu lalu lintas merah dan berencana berpindah ke sisi kiri jalan. Namun, saat hendak memotong jalur, pengendara tersebut diduga tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah kiri maupun belakang.\n\nPada saat yang bersamaan, sebuah sepeda motor datang dari arah belakang sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi sekitar aman sebelum berpindah jalur demi menghindari kecelakaan.\n\nVideo credit  \n#denpasarviral", "post_id": "101439757880412_1453985496768031"}}, {"key": "KOMPAScom", "attributes": {"label": "KOMPAScom", "x": 552.842009089451, "y": 17.682007396786048, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "17353926534_1570957758393666", "id": "KOMPAScom", "source": "facebook-000001", "content": "Berikan apresiasi kamu di sini: https://apresiasi.kompas.com/special\n\nSeorang pengemudi ojek online (ojol) memohon-mohon hingga memanjat mobil Dishub Jakarta Timur saat motornya diangkut petugas karena parkir di trotoar, Rabu (17/6/2026).\n\nKejadian di Jalan Jatinegara Timur depan J-Town itu viral di media sosial. Ojol tersebut tengah mengambil pesanan makanan saat motornya sudah berada di atas truk angkut.\n\nMeski memohon keringanan karena motor adalah satu-satunya alat kerjanya, petugas tetap melanjutkan penindakan demi keselamatan proses pengangkutan.\n\nKepala Sudinhub Jakarta Timur Harlem Simanjuntak, menyatakan motor bisa diambil di kantor Sudinhub Jakarta Timur setelah pengemudi membuat surat pernyataan tidak mengulangi pelanggaran.\n\nVideo: \n\nSumber: Antara\nKreatif: Safira Nurulita\nProduser: Elizabeth Ayudya\n\n` #Ojol #Jaktim #Read", "post_id": "17353926534_1570957758393666"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "@tribunnewsbogorvideo", "x": 288.1565151424426, "y": 551.977014722053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2411, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "yCfQJZp1m80", "id": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Ojol yang Motornya Diangkut Didatangi Kadishub Jakarta Timur, Janji Penertiban Lebih Humanis\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2026).\n\nKunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa penertiban kendaraan yang sempat viral di media sosial setelah memperlihatkan motor milik Sulis diangkut petugas saat melakukan penertiban parkir liar.\n\nKepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah bertemu langsung dengan Sulis untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penertiban.\n\nMenurut Harlem, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dishub agar ke depan pelaksanaan penegakan aturan dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih baik dan humanis.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum yang lebih baik,\" kata Harlem.\n\nHarlem menjelaskan bahwa tindakan petugas saat itu merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.\n\nDalam operasi tersebut, petugas melakukan tindakan angkut jaring terhadap lima kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar dan melanggar aturan yang berlaku.\n\nDi sisi lain, Sulis mengakui bahwa dirinya memang melakukan pelanggaran dengan memarkirkan sepeda motor di lokasi yang tidak semestinya.\n\nMeski demikian, ia mengapresiasi langkah Sudinhub Jakarta Timur yang datang langsung untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.\n\nSulis juga meluruskan informasi yang beredar terkait status kendaraannya. Ia menegaskan bahwa motor miliknya tidak ditahan dan telah diambil kembali pada hari yang sama setelah proses administrasi selesai dilakukan.\n\n\"Motor saya langsung keluar hari itu juga dan tidak ada biaya sepeser pun yang saya keluarkan,\" ujar Sulis.\n\nHarlem menambahkan, kendaraan yang diangkut dalam kegiatan penertiban parkir liar dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah memenuhi prosedur administrasi yang ditetapkan.\n\nDalam kasus Sulis, kendaraan telah dikembalikan pada hari yang sama tanpa dikenakan biaya apa pun.\n\nSudinhub Jakarta Timur berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, baik petugas maupun masyarakat.\n\nMasyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan parkir yang berlaku demi menjaga ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan bersama di ruang publik.\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n#viraldimediasosial #ojol #dishub #penertiban \n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: winda rahmawati \nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "yCfQJZp1m80"}}, {"key": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "tribunnewsbogorvideo", "x": 813.9770927534771, "y": 88.92553234312761, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yCfQJZp1m80", "id": "tribunnewsbogorvideo", "source": "youtube-000001", "content": "Ojol yang Motornya Diangkut Didatangi Kadishub Jakarta Timur, Janji Penertiban Lebih Humanis\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2026).\n\nKunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa penertiban kendaraan yang sempat viral di media sosial setelah memperlihatkan motor milik Sulis diangkut petugas saat melakukan penertiban parkir liar.\n\nKepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah bertemu langsung dengan Sulis untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penertiban.\n\nMenurut Harlem, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dishub agar ke depan pelaksanaan penegakan aturan dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih baik dan humanis.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum yang lebih baik,\" kata Harlem.\n\nHarlem menjelaskan bahwa tindakan petugas saat itu merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.\n\nDalam operasi tersebut, petugas melakukan tindakan angkut jaring terhadap lima kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar dan melanggar aturan yang berlaku.\n\nDi sisi lain, Sulis mengakui bahwa dirinya memang melakukan pelanggaran dengan memarkirkan sepeda motor di lokasi yang tidak semestinya.\n\nMeski demikian, ia mengapresiasi langkah Sudinhub Jakarta Timur yang datang langsung untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.\n\nSulis juga meluruskan informasi yang beredar terkait status kendaraannya. Ia menegaskan bahwa motor miliknya tidak ditahan dan telah diambil kembali pada hari yang sama setelah proses administrasi selesai dilakukan.\n\n\"Motor saya langsung keluar hari itu juga dan tidak ada biaya sepeser pun yang saya keluarkan,\" ujar Sulis.\n\nHarlem menambahkan, kendaraan yang diangkut dalam kegiatan penertiban parkir liar dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah memenuhi prosedur administrasi yang ditetapkan.\n\nDalam kasus Sulis, kendaraan telah dikembalikan pada hari yang sama tanpa dikenakan biaya apa pun.\n\nSudinhub Jakarta Timur berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, baik petugas maupun masyarakat.\n\nMasyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan parkir yang berlaku demi menjaga ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan bersama di ruang publik.\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n#viraldimediasosial #ojol #dishub #penertiban \n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: winda rahmawati \nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "yCfQJZp1m80"}}, {"key": "tribunbogor", "attributes": {"label": "tribunbogor", "x": 89.95127951884618, "y": 81.74242914416408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6919, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "yCfQJZp1m80", "id": "tribunbogor", "source": "youtube-000001", "content": "Ojol yang Motornya Diangkut Didatangi Kadishub Jakarta Timur, Janji Penertiban Lebih Humanis\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nTRIBUN-VIDEO.COM - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (20/6/2026).\n\nKunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa penertiban kendaraan yang sempat viral di media sosial setelah memperlihatkan motor milik Sulis diangkut petugas saat melakukan penertiban parkir liar.\n\nKepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, mengatakan pihaknya telah bertemu langsung dengan Sulis untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penertiban.\n\nMenurut Harlem, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Dishub agar ke depan pelaksanaan penegakan aturan dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih baik dan humanis.\n\n\"Ini menjadi pembelajaran bagi kami. Ke depan akan kami perbaiki bagaimana melakukan penegakan hukum yang lebih baik,\" kata Harlem.\n\nHarlem menjelaskan bahwa tindakan petugas saat itu merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.\n\nDalam operasi tersebut, petugas melakukan tindakan angkut jaring terhadap lima kendaraan yang kedapatan parkir di atas trotoar dan melanggar aturan yang berlaku.\n\nDi sisi lain, Sulis mengakui bahwa dirinya memang melakukan pelanggaran dengan memarkirkan sepeda motor di lokasi yang tidak semestinya.\n\nMeski demikian, ia mengapresiasi langkah Sudinhub Jakarta Timur yang datang langsung untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi terkait peristiwa tersebut.\n\nSulis juga meluruskan informasi yang beredar terkait status kendaraannya. Ia menegaskan bahwa motor miliknya tidak ditahan dan telah diambil kembali pada hari yang sama setelah proses administrasi selesai dilakukan.\n\n\"Motor saya langsung keluar hari itu juga dan tidak ada biaya sepeser pun yang saya keluarkan,\" ujar Sulis.\n\nHarlem menambahkan, kendaraan yang diangkut dalam kegiatan penertiban parkir liar dapat diambil kembali oleh pemiliknya setelah memenuhi prosedur administrasi yang ditetapkan.\n\nDalam kasus Sulis, kendaraan telah dikembalikan pada hari yang sama tanpa dikenakan biaya apa pun.\n\nSudinhub Jakarta Timur berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak, baik petugas maupun masyarakat.\n\nMasyarakat pun diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas dan ketentuan parkir yang berlaku demi menjaga ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan bersama di ruang publik.\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n(Tribun-Video.com/Ulung)\n\n#viraldimediasosial #ojol #dishub #penertiban \n\nPenulis:\nEditor:\n\nProgram:\nHost:\nEditor Video: Ulung\nUploader: winda rahmawati \nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunnewsBogor.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook:   / tribunnewsbogor  \nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaGz...\nTikTok:   / tribunbogor  \n​Instagram:", "post_id": "yCfQJZp1m80"}}], "edges": [{"key": "speedfalcon333", "source": "speedfalcon333", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "speedfalcon333", "source": "speedfalcon333", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "purworejozone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "magelangzone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "temanggungzone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "wonosobozone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "kebumenzone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "banjarnegarazone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "zonamedianet", "source": "zonamedianet", "target": "yogyazone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lembangnews", "source": "lembangnews", "target": "sebagaiteam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "tangselinfo24", "source": "tangselinfo24", "target": "tangselinfo24", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "rembangupdates", "source": "rembangupdates", "target": "rembangupdates", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.berejo", "source": "palembang.berejo", "target": "net2netnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "durensawit.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "jabodetabek24info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "durensawit.info", "source": "durensawit.info", "target": "durensawit.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "habar_hanyar_nusantara", "source": "habar_hanyar_nusantara", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "indoviral8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "info_samarinda_", "source": "info_samarinda_", "target": "gerbangsamarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "herdinhdyt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "samarinda.reels", "source": "samarinda.reels", "target": "ogstore.samarinda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kabar.jaktim", "source": "kabar.jaktim", "target": "wargajakarta.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wargabekasi.id", "source": "wargabekasi.id", "target": "wargabekasi.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jaksel.kabarku", "source": "jaksel.kabarku", "target": "wargajakarta.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jakartapusat.info", "source": "jakartapusat.info", "target": "jakartapusat.info", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotangselpride", "source": "infotangselpride", "target": "kiekie21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotangselpride", "source": "infotangselpride", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotangselpride", "source": "infotangselpride", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "indoviral8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pojokbogor", "source": "pojokbogor", "target": "humaspoldajabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pojokbogor", "source": "pojokbogor", "target": "humaspolresbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pojokbogor", "source": "pojokbogor", "target": "ipbercanda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andre____016", "source": "andre____016", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "andre____016", "source": "andre____016", "target": "grabid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "publika06", "source": "publika06", "target": "Polda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "publika06", "source": "publika06", "target": "KorlantasPolri.ntmc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "antaranews", "source": "antaranews", "target": "messipler", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sunnycitykids", "source": "sunnycitykids", "target": "Grab", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "sunnycitykids", "source": "sunnycitykids", "target": "redBus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bidhumaspoldakep.babel", "source": "bidhumaspoldakep.babel", "target": "Kepala", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bidhumaspoldakep.babel", "source": "bidhumaspoldakep.babel", "target": "Humas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bidhumaspoldakep.babel", "source": "bidhumaspoldakep.babel", "target": "Polisi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infotangselpride", "source": "infotangselpride", "target": "kiekie21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "hotmanparisofficial.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "balibackseat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "KOMPAScom", "source": "KOMPAScom", "target": "indoviral8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunnewsbogorvideo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunnewsbogorvideo", "source": "@tribunnewsbogorvideo", "target": "tribunbogor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}