{"nodes": [{"key": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "Rahadi0816", "x": 577.1229268766272, "y": 207.39904445049652, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 241.1411, "eigenvector": 499.9999, "in_degree": 6, "out_degree": 2, "degree": 8}, "_id": "2068823920720142727", "id": "Rahadi0816", "source": "retweet-000002", "content": "menentukan:\n- Pelemahan rupiah.\n- Penurunan pasar saham.\n- Capital flight.\n- Perlambatan pertumbuhan ekonomi.\nJika terjadi,…", "post_id": "2068823920720142727"}}, {"key": "Rahadi240987455", "attributes": {"label": "Rahadi240987455", "x": 681.8835231123132, "y": 241.75295724516877, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 74.949, "eigenvector": 249.9999, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068698785828819145", "id": "Rahadi240987455", "source": "retweet-000002", "content": "menentukan:\n- Pelemahan rupiah.\n- Penurunan pasar saham.\n- Capital flight.\n- Perlambatan pertumbuhan ekonomi.\nJika terjadi,…", "post_id": "2068698785828819145"}}, {"key": "satunusa185593", "attributes": {"label": "satunusa185593", "x": 751.8803647908342, "y": 716.9332807662325, "size": 9.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 74.949, "eigenvector": 249.9999, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068700003938574842", "id": "satunusa185593", "source": "retweet-000002", "content": "menentukan:\n- Pelemahan rupiah.\n- Penurunan pasar saham.\n- Capital flight.\n- Perlambatan pertumbuhan ekonomi.\nJika terjadi,…", "post_id": "2068700003938574842"}}, {"key": "_haye_", "attributes": {"label": "_haye_", "x": 926.021332226052, "y": 928.0974737178484, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 74.949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067499872312598682", "id": "_haye_", "source": "retweet-000002", "content": "The Indonesian rupiah dropped 0.54% to Rp 17,858 per US dollar this morning. Capital flight to the greenback accelerat…", "post_id": "2067499872312598682"}}, {"key": "thejakartaglobe", "attributes": {"label": "thejakartaglobe", "x": 852.7276260876681, "y": 258.61300880028404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 106.8024, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2067499872312598682", "id": "thejakartaglobe", "source": "retweet-000002", "content": "The Indonesian rupiah dropped 0.54% to Rp 17,858 per US dollar this morning. Capital flight to the greenback accelerat…", "post_id": "2067499872312598682"}}, {"key": "__mas_har", "attributes": {"label": "__mas_har", "x": 753.4215061384275, "y": 907.900521270508, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 74.949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067908337707221206", "id": "__mas_har", "source": "tweet-000004", "content": "rate hike 3x dalam 4 minggu dan rupiah masih terus loyo. ini bukan cuma soal bunga, tapi soal kepercayaan. kalo sentimen investor udah negatif, suku bunga naik pun susah nahan arus modal keluar.", "post_id": "2067908337707221206"}}, {"key": "steve_hanke", "attributes": {"label": "steve_hanke", "x": 463.07262182147315, "y": 533.4674479940734, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 138.6558, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067908337707221206", "id": "steve_hanke", "source": "tweet-000004", "content": "rate hike 3x dalam 4 minggu dan rupiah masih terus loyo. ini bukan cuma soal bunga, tapi soal kepercayaan. kalo sentimen investor udah negatif, suku bunga naik pun susah nahan arus modal keluar.", "post_id": "2067908337707221206"}}, {"key": "belajar.saham8", "attributes": {"label": "belajar.saham8", "x": 526.1711410919153, "y": 279.19820189948416, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 74.949, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "belajar.saham8", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 183.19701802971377, "y": 690.127564679898, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 138.6558, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}], "edges": [{"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi0816", "source": "Rahadi0816", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Rahadi240987455", "source": "Rahadi240987455", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "satunusa185593", "source": "satunusa185593", "target": "Rahadi0816", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "thejakartaglobe", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "_haye_", "source": "_haye_", "target": "thejakartaglobe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "__mas_har", "source": "__mas_har", "target": "steve_hanke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "belajar.saham8", "source": "belajar.saham8", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}