{"nodes": [{"key": "deddyhariadi", "attributes": {"label": "deddyhariadi", "x": 253.49502617742192, "y": 215.91895981824695, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068204589409857890", "id": "deddyhariadi", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068204589409857890"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 210.97268547648417, "y": 862.4606430562409, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.6852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "2068204589409857890", "id": "idx_channel", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068204589409857890"}}, {"key": "isari68", "attributes": {"label": "isari68", "x": 251.71809462426532, "y": 238.17319781715662, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068207203178418648", "id": "isari68", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068207203178418648"}}, {"key": "Diiarisme", "attributes": {"label": "Diiarisme", "x": 853.3205188007005, "y": 897.2707606755085, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067652136633286782", "id": "Diiarisme", "source": "retweet-000002", "content": "Kredit Perbankan Tumbuh 9,98%\n\nSobat OJK,\n\nDi tengah berbagai risiko dari dinamika global, kinerja perbankan tumbuh posit…", "post_id": "2067652136633286782"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 446.6087170256806, "y": 182.04679485788634, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 31.7497, "eigenvector": 207.4126, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "2067652136633286782", "id": "ojkindonesia", "source": "retweet-000002", "content": "Kredit Perbankan Tumbuh 9,98%\n\nSobat OJK,\n\nDi tengah berbagai risiko dari dinamika global, kinerja perbankan tumbuh posit…", "post_id": "2067652136633286782"}}, {"key": "abhomeron", "attributes": {"label": "abhomeron", "x": 884.571889455825, "y": 350.24871952672845, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069201991692403154", "id": "abhomeron", "source": "retweet-000002", "content": "OJK Ungkap Konsekuensi Bila Pemerintah Langsung Tarik Semua Dana SAL di Himbara\n\n https://t.co/1kjIhvFWxT", "post_id": "2069201991692403154"}}, {"key": "VIVAcoid", "attributes": {"label": "VIVAcoid", "x": 16.455224802810697, "y": 919.4825068256242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.556, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069201991692403154", "id": "VIVAcoid", "source": "retweet-000002", "content": "OJK Ungkap Konsekuensi Bila Pemerintah Langsung Tarik Semua Dana SAL di Himbara\n\n https://t.co/1kjIhvFWxT", "post_id": "2069201991692403154"}}, {"key": "ayeeph", "attributes": {"label": "ayeeph", "x": 122.37828798149397, "y": 191.0098055853865, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068510555707679044", "id": "ayeeph", "source": "tweet-000004", "content": "Betul ini lapor OJK.\nDi kantor lama, aku prnh dpt sosialisasi dari OJK.\nIntinya klo ada kasus di mana dicurigai identitas kita dipakai utk pengajuan kredit (pdhl ngga ngajuin sama sekali), lapor OJK aja.", "post_id": "2068510555707679044"}}, {"key": "abrams_zahid", "attributes": {"label": "abrams_zahid", "x": 822.3669506443964, "y": 518.9054815733438, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.556, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068510555707679044", "id": "abrams_zahid", "source": "tweet-000004", "content": "Betul ini lapor OJK.\nDi kantor lama, aku prnh dpt sosialisasi dari OJK.\nIntinya klo ada kasus di mana dicurigai identitas kita dipakai utk pengajuan kredit (pdhl ngga ngajuin sama sekali), lapor OJK aja.", "post_id": "2068510555707679044"}}, {"key": "eMbahNyutz", "attributes": {"label": "eMbahNyutz", "x": 421.85527132462755, "y": 200.03311458506812, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.556, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068510555707679044", "id": "eMbahNyutz", "source": "tweet-000004", "content": "Betul ini lapor OJK.\nDi kantor lama, aku prnh dpt sosialisasi dari OJK.\nIntinya klo ada kasus di mana dicurigai identitas kita dipakai utk pengajuan kredit (pdhl ngga ngajuin sama sekali), lapor OJK aja.", "post_id": "2068510555707679044"}}, {"key": "Saylocho", "attributes": {"label": "Saylocho", "x": 452.9885206594515, "y": 299.13548158682323, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068584661044109688", "id": "Saylocho", "source": "tweet-000004", "content": "Karna tu kalau mau nagih yg sopan sesuai aturan OjK. Jng mudahkan org kredit atau pinjaman. Taun 2000an mau kredit motor syarat susah dan bnyk. Trs tau sendiri di pemerintahan siapa pinjol n paylater berkembang dgn pesat", "post_id": "2068584661044109688"}}, {"key": "MasFurqon15", "attributes": {"label": "MasFurqon15", "x": 4.203780776103394, "y": 884.4392292690221, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068584661044109688", "id": "MasFurqon15", "source": "tweet-000004", "content": "Karna tu kalau mau nagih yg sopan sesuai aturan OjK. Jng mudahkan org kredit atau pinjaman. Taun 2000an mau kredit motor syarat susah dan bnyk. Trs tau sendiri di pemerintahan siapa pinjol n paylater berkembang dgn pesat", "post_id": "2068584661044109688"}}, {"key": "bassbuzz_", "attributes": {"label": "bassbuzz_", "x": 825.6651753357821, "y": 63.3921802754297, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068761799080690164", "id": "bassbuzz_", "source": "tweet-000004", "content": "Yg harus di sensus sebenernya bisa di liat dari SLIK OJK. Gak perlu buang2 duit rakyat utk survei rakyat. \nBerapa hutang yg dimiliki keluarga? Baik KPR, Kredit Motor, Mobil, Paylater, Pinjol. ? Ini smua udh ada di SlIK oJk", "post_id": "2068761799080690164"}}, {"key": "tsetiady", "attributes": {"label": "tsetiady", "x": 460.0103636680617, "y": 964.6108858110888, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068761799080690164", "id": "tsetiady", "source": "tweet-000004", "content": "Yg harus di sensus sebenernya bisa di liat dari SLIK OJK. Gak perlu buang2 duit rakyat utk survei rakyat. \nBerapa hutang yg dimiliki keluarga? Baik KPR, Kredit Motor, Mobil, Paylater, Pinjol. ? Ini smua udh ada di SlIK oJk", "post_id": "2068761799080690164"}}, {"key": "wadul.guse", "attributes": {"label": "wadul.guse", "x": 397.45092750691913, "y": 107.33726749684902, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3925799075337933727_73453384183", "id": "wadul.guse", "source": "instagram-000001", "content": "🔒 CEK NIK, CEK KEAMANAN DATA PRIBADI!\n\nTahukah Anda? NIK pada KTP merupakan data pribadi yang sangat penting. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya.\n\nMelalui layanan iDebku dari OJK, masyarakat dapat memeriksa riwayat kredit dan mengetahui apakah terdapat pinjaman yang terdaftar atas nama mereka. Prosesnya dapat dilakukan secara online dan tanpa biaya.\n\nNamun perlu diingat, menjaga keamanan data pribadi tetap menjadi langkah utama. Hindari membagikan foto KTP, KK, kode OTP, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.\n\n💬 Sobat Wadul Gus’e, apakah Anda pernah melakukan pengecekan riwayat kredit melalui iDebku OJK? Menurut Anda, seberapa penting edukasi perlindungan data pribadi di era digital saat ini?\n\nYuk bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar!\n\n   \n\n#WadulGuse #Jember #GusFawait #JemberBaruJemberMaju #SemuaKarenaCinta #LiterasiDigital #KeamananData #DataPribadi #KTP #NIK #Pinjol #OJK #iDebku #EdukasiMasyarakat", "post_id": "3925799075337933727_73453384183"}}, {"key": "pemkabjember", "attributes": {"label": "pemkabjember", "x": 268.6679571317325, "y": 70.32794979124036, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925799075337933727_73453384183", "id": "pemkabjember", "source": "instagram-000001", "content": "🔒 CEK NIK, CEK KEAMANAN DATA PRIBADI!\n\nTahukah Anda? NIK pada KTP merupakan data pribadi yang sangat penting. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya.\n\nMelalui layanan iDebku dari OJK, masyarakat dapat memeriksa riwayat kredit dan mengetahui apakah terdapat pinjaman yang terdaftar atas nama mereka. Prosesnya dapat dilakukan secara online dan tanpa biaya.\n\nNamun perlu diingat, menjaga keamanan data pribadi tetap menjadi langkah utama. Hindari membagikan foto KTP, KK, kode OTP, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.\n\n💬 Sobat Wadul Gus’e, apakah Anda pernah melakukan pengecekan riwayat kredit melalui iDebku OJK? Menurut Anda, seberapa penting edukasi perlindungan data pribadi di era digital saat ini?\n\nYuk bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar!\n\n   \n\n#WadulGuse #Jember #GusFawait #JemberBaruJemberMaju #SemuaKarenaCinta #LiterasiDigital #KeamananData #DataPribadi #KTP #NIK #Pinjol #OJK #iDebku #EdukasiMasyarakat", "post_id": "3925799075337933727_73453384183"}}, {"key": "gus.fawait", "attributes": {"label": "gus.fawait", "x": 643.7674488449569, "y": 769.240862133496, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925799075337933727_73453384183", "id": "gus.fawait", "source": "instagram-000001", "content": "🔒 CEK NIK, CEK KEAMANAN DATA PRIBADI!\n\nTahukah Anda? NIK pada KTP merupakan data pribadi yang sangat penting. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya.\n\nMelalui layanan iDebku dari OJK, masyarakat dapat memeriksa riwayat kredit dan mengetahui apakah terdapat pinjaman yang terdaftar atas nama mereka. Prosesnya dapat dilakukan secara online dan tanpa biaya.\n\nNamun perlu diingat, menjaga keamanan data pribadi tetap menjadi langkah utama. Hindari membagikan foto KTP, KK, kode OTP, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.\n\n💬 Sobat Wadul Gus’e, apakah Anda pernah melakukan pengecekan riwayat kredit melalui iDebku OJK? Menurut Anda, seberapa penting edukasi perlindungan data pribadi di era digital saat ini?\n\nYuk bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar!\n\n   \n\n#WadulGuse #Jember #GusFawait #JemberBaruJemberMaju #SemuaKarenaCinta #LiterasiDigital #KeamananData #DataPribadi #KTP #NIK #Pinjol #OJK #iDebku #EdukasiMasyarakat", "post_id": "3925799075337933727_73453384183"}}, {"key": "ningghyta", "attributes": {"label": "ningghyta", "x": 904.7975283240961, "y": 47.455688545376184, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925799075337933727_73453384183", "id": "ningghyta", "source": "instagram-000001", "content": "🔒 CEK NIK, CEK KEAMANAN DATA PRIBADI!\n\nTahukah Anda? NIK pada KTP merupakan data pribadi yang sangat penting. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya.\n\nMelalui layanan iDebku dari OJK, masyarakat dapat memeriksa riwayat kredit dan mengetahui apakah terdapat pinjaman yang terdaftar atas nama mereka. Prosesnya dapat dilakukan secara online dan tanpa biaya.\n\nNamun perlu diingat, menjaga keamanan data pribadi tetap menjadi langkah utama. Hindari membagikan foto KTP, KK, kode OTP, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.\n\n💬 Sobat Wadul Gus’e, apakah Anda pernah melakukan pengecekan riwayat kredit melalui iDebku OJK? Menurut Anda, seberapa penting edukasi perlindungan data pribadi di era digital saat ini?\n\nYuk bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar!\n\n   \n\n#WadulGuse #Jember #GusFawait #JemberBaruJemberMaju #SemuaKarenaCinta #LiterasiDigital #KeamananData #DataPribadi #KTP #NIK #Pinjol #OJK #iDebku #EdukasiMasyarakat", "post_id": "3925799075337933727_73453384183"}}, {"key": "dinas_kominfo_kab_jember", "attributes": {"label": "dinas_kominfo_kab_jember", "x": 796.5769508679402, "y": 728.3182232231542, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0001, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925799075337933727_73453384183", "id": "dinas_kominfo_kab_jember", "source": "instagram-000001", "content": "🔒 CEK NIK, CEK KEAMANAN DATA PRIBADI!\n\nTahukah Anda? NIK pada KTP merupakan data pribadi yang sangat penting. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut berpotensi disalahgunakan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemiliknya.\n\nMelalui layanan iDebku dari OJK, masyarakat dapat memeriksa riwayat kredit dan mengetahui apakah terdapat pinjaman yang terdaftar atas nama mereka. Prosesnya dapat dilakukan secara online dan tanpa biaya.\n\nNamun perlu diingat, menjaga keamanan data pribadi tetap menjadi langkah utama. Hindari membagikan foto KTP, KK, kode OTP, maupun data penting lainnya kepada pihak yang tidak dikenal.\n\n💬 Sobat Wadul Gus’e, apakah Anda pernah melakukan pengecekan riwayat kredit melalui iDebku OJK? Menurut Anda, seberapa penting edukasi perlindungan data pribadi di era digital saat ini?\n\nYuk bagikan pengalaman dan pendapat Anda di kolom komentar!\n\n   \n\n#WadulGuse #Jember #GusFawait #JemberBaruJemberMaju #SemuaKarenaCinta #LiterasiDigital #KeamananData #DataPribadi #KTP #NIK #Pinjol #OJK #iDebku #EdukasiMasyarakat", "post_id": "3925799075337933727_73453384183"}}, {"key": "4090397551", "attributes": {"label": "4090397551", "x": 278.0381886429799, "y": 461.21090309103886, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3924796279448402179_4090397551", "id": "4090397551", "source": "instagram-000001", "content": "BANK AS Solusi Finansial Anda 📢\n\nNabung, Deposito dan Bayar Angsuran lebih mudah dengan Transfer dari rumah 🙋\nPastikan Skor kredit Anda berstatus Lancar dengan Bayar kewajiban tepat waktu. \n\nKalian bisa nabung atau bayar angsuran dengan mudah dimana aja dan kapan aja lewat virtual account BPR Agung Sejahtera di bawah ini: \n\nBNI GIRO : 094-5454-597\nBJB GIRO :  009-8915-0280-01\nBPD Semarang : 103-411-1990\nBPD BOJA : 213-0009-172\nBCA GIRO : 246-5113-888\nMANDIRI GIRO : 136-0000-139-003\nMANDIRI Semarang : 136-000-609-7320\nMANDIRI BOJA : 136-00-1746131-7\nMANDIRI KUDUS :\n184-00-0787247-4\nYuk nabung rutin bersama Bank Agung Sejahtera, jangan lupa juga rajin bayar angsuran tepat waktu ya 🙋\n_____________________________\n\nPT. BPR Agung Sejahtera merupakan lembaga keuangan yang berizin dan diawasi oleh OJK, serta menjadi peserta penjaminan LPS. \n\nSehat, Tumbuh dan Terpercaya \n\n#BPRAS #BPRAgungSejahtera #BPRSemarang #BPRJateng #BankIndonesia Semarang\nOJK LPS bprsemarang\n________________________________\nCheck our social media :  | https://bpragungsejahtera.co.id |", "post_id": "3924796279448402179_4090397551"}}, {"key": "bpras1990", "attributes": {"label": "bpras1990", "x": 440.23285951698267, "y": 221.34941584229483, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924796279448402179_4090397551", "id": "bpras1990", "source": "instagram-000001", "content": "BANK AS Solusi Finansial Anda 📢\n\nNabung, Deposito dan Bayar Angsuran lebih mudah dengan Transfer dari rumah 🙋\nPastikan Skor kredit Anda berstatus Lancar dengan Bayar kewajiban tepat waktu. \n\nKalian bisa nabung atau bayar angsuran dengan mudah dimana aja dan kapan aja lewat virtual account BPR Agung Sejahtera di bawah ini: \n\nBNI GIRO : 094-5454-597\nBJB GIRO :  009-8915-0280-01\nBPD Semarang : 103-411-1990\nBPD BOJA : 213-0009-172\nBCA GIRO : 246-5113-888\nMANDIRI GIRO : 136-0000-139-003\nMANDIRI Semarang : 136-000-609-7320\nMANDIRI BOJA : 136-00-1746131-7\nMANDIRI KUDUS :\n184-00-0787247-4\nYuk nabung rutin bersama Bank Agung Sejahtera, jangan lupa juga rajin bayar angsuran tepat waktu ya 🙋\n_____________________________\n\nPT. BPR Agung Sejahtera merupakan lembaga keuangan yang berizin dan diawasi oleh OJK, serta menjadi peserta penjaminan LPS. \n\nSehat, Tumbuh dan Terpercaya \n\n#BPRAS #BPRAgungSejahtera #BPRSemarang #BPRJateng #BankIndonesia Semarang\nOJK LPS bprsemarang\n________________________________\nCheck our social media :  | https://bpragungsejahtera.co.id |", "post_id": "3924796279448402179_4090397551"}}, {"key": "ojk_jabodebek", "attributes": {"label": "ojk_jabodebek", "x": 937.3409483259363, "y": 861.2107273970561, "size": 8.21, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925623526392333359_2976566980", "id": "ojk_jabodebek", "source": "instagram-000001", "content": "Udah siap beli rumah… eh KPR ditolak 😭\n\nSobat OJK,\n\nAda yang lebih nyesek daripada nemu rumah impian?\nUdah siap DP ✅ Udah pede ngajuin KPR ✅\nEh… yang datang malah plot twist dari masa lalu 😵‍💫\n\nKadang, yang bikin rencana finansial ke depan ke-pause bukan karena kurang niat… tapi karena ada kewajiban kecil yang dulu sempat dianggap sepele. Padahal, riwayat kredit yang baik itu salah satu “tiket penting” buat tembus pembiayaan di masa depan.\n\n 💡Quick reminder:\nJangan tunggu butuh baru peduli, mulai dari hal sederhana:\n🗓️ Bayar tagihan & cicilan tepat waktu \n💰 Pinjam sesuai kemampuan \n\nYuk, baca komiknya sampai habis, siapa tahu relate sama pengalaman Sobat 👆🏻\n\nKalau Sobat, pernah ngalamin hal serupa juga?\nDrop kebiasaan kecil yang Sobat lakukan untuk menjaga keuangan tetap sehat di kolom komentar Instagram ! \n\n3 orang terpilih masing-masing bakal bawa pulang kartu uang elektronik bersaldo Rp150.000.\n\n#OJKIndonesia #MiToon #DanaPendidikan #LiterasiKeuangan #GenerasiCerdasFinansial", "post_id": "3925623526392333359_2976566980"}}, {"key": "novitaekw", "attributes": {"label": "novitaekw", "x": 517.2381363407293, "y": 492.245665781465, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 207.4126, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3923232570154545225_7705953369", "id": "novitaekw", "source": "instagram-000001", "content": "Dari belajar, menjadi paham. Dari paham, menjadi lebih bijak.\n\nLiterasi keuangan bukan sekadar tahu cara mengelola uang, tapi tentang bagaimana kita membangun kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.\n\nMelalui berbagai kegiatan edukasi yang telah saya lakukan, saya berkomitmen untuk menghadirkan pemahaman keuangan yang inklusif,  mulai dari pelajar, komunitas perempuan  pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat lainnya.\n\nSetiap kegiatan yang dilaksanakan menjadi  langkah kecil untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin melek keuangan dan terlindungi dari berbagai risiko keuangan. \n\nMelalui program OJK PEDULI, saya berkomitmen menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Menginspirasi lebih banyak orang untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara bijak.\n\nKarena setiap pengetahuan yang dibagikan hari ini, adalah investasi untuk perubahan besar di masa depan.\n\nKalau menurut kamu, apa tantangan terbesar dalam mengelola keuangan saat ini? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇\n\n   \n\n#OJKPEDULI2026 #GENCARKAN #BulanLiterasiKeuangan2026 #DutaLiterasiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3923232570154545225_7705953369"}}, {"key": "ojk_malang", "attributes": {"label": "ojk_malang", "x": 74.85821583324825, "y": 467.1120991008476, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923232570154545225_7705953369", "id": "ojk_malang", "source": "instagram-000001", "content": "Dari belajar, menjadi paham. Dari paham, menjadi lebih bijak.\n\nLiterasi keuangan bukan sekadar tahu cara mengelola uang, tapi tentang bagaimana kita membangun kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.\n\nMelalui berbagai kegiatan edukasi yang telah saya lakukan, saya berkomitmen untuk menghadirkan pemahaman keuangan yang inklusif,  mulai dari pelajar, komunitas perempuan  pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat lainnya.\n\nSetiap kegiatan yang dilaksanakan menjadi  langkah kecil untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin melek keuangan dan terlindungi dari berbagai risiko keuangan. \n\nMelalui program OJK PEDULI, saya berkomitmen menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Menginspirasi lebih banyak orang untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara bijak.\n\nKarena setiap pengetahuan yang dibagikan hari ini, adalah investasi untuk perubahan besar di masa depan.\n\nKalau menurut kamu, apa tantangan terbesar dalam mengelola keuangan saat ini? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇\n\n   \n\n#OJKPEDULI2026 #GENCARKAN #BulanLiterasiKeuangan2026 #DutaLiterasiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3923232570154545225_7705953369"}}, {"key": "satgas_pasti", "attributes": {"label": "satgas_pasti", "x": 653.2994324931772, "y": 136.76303035833627, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923232570154545225_7705953369", "id": "satgas_pasti", "source": "instagram-000001", "content": "Dari belajar, menjadi paham. Dari paham, menjadi lebih bijak.\n\nLiterasi keuangan bukan sekadar tahu cara mengelola uang, tapi tentang bagaimana kita membangun kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.\n\nMelalui berbagai kegiatan edukasi yang telah saya lakukan, saya berkomitmen untuk menghadirkan pemahaman keuangan yang inklusif,  mulai dari pelajar, komunitas perempuan  pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat lainnya.\n\nSetiap kegiatan yang dilaksanakan menjadi  langkah kecil untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin melek keuangan dan terlindungi dari berbagai risiko keuangan. \n\nMelalui program OJK PEDULI, saya berkomitmen menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Menginspirasi lebih banyak orang untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara bijak.\n\nKarena setiap pengetahuan yang dibagikan hari ini, adalah investasi untuk perubahan besar di masa depan.\n\nKalau menurut kamu, apa tantangan terbesar dalam mengelola keuangan saat ini? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇\n\n   \n\n#OJKPEDULI2026 #GENCARKAN #BulanLiterasiKeuangan2026 #DutaLiterasiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3923232570154545225_7705953369"}}, {"key": "sikapiuangmu", "attributes": {"label": "sikapiuangmu", "x": 96.67125909546425, "y": 686.6835158906204, "size": 8.21, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923232570154545225_7705953369", "id": "sikapiuangmu", "source": "instagram-000001", "content": "Dari belajar, menjadi paham. Dari paham, menjadi lebih bijak.\n\nLiterasi keuangan bukan sekadar tahu cara mengelola uang, tapi tentang bagaimana kita membangun kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang cerdas dan bertanggung jawab.\n\nMelalui berbagai kegiatan edukasi yang telah saya lakukan, saya berkomitmen untuk menghadirkan pemahaman keuangan yang inklusif,  mulai dari pelajar, komunitas perempuan  pelaku UMKM, hingga kelompok masyarakat lainnya.\n\nSetiap kegiatan yang dilaksanakan menjadi  langkah kecil untuk mendorong terwujudnya masyarakat yang semakin melek keuangan dan terlindungi dari berbagai risiko keuangan. \n\nMelalui program OJK PEDULI, saya berkomitmen menjadi bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Menginspirasi lebih banyak orang untuk mengenal, memahami, dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan secara bijak.\n\nKarena setiap pengetahuan yang dibagikan hari ini, adalah investasi untuk perubahan besar di masa depan.\n\nKalau menurut kamu, apa tantangan terbesar dalam mengelola keuangan saat ini? Yuk, diskusi di kolom komentar! 👇\n\n   \n\n#OJKPEDULI2026 #GENCARKAN #BulanLiterasiKeuangan2026 #DutaLiterasiKeuangan #LiterasiKeuangan", "post_id": "3923232570154545225_7705953369"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 380.7536333174417, "y": 462.30879336710774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 63.4193, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3922597106336194157_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp418,1 triliun hingga awal Juni 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada bank-bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat pembiayaan ke sektor prioritas serta menjaga penyaluran kredit agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #bank #bumn #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597106336194157_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 750.590914317056, "y": 768.1791500749006, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 594.5741112068699, "y": 348.4339046615005, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "karirgram", "attributes": {"label": "karirgram", "x": 481.53845465963354, "y": 442.8871739799347, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922228074248413504_4375881195", "id": "karirgram", "source": "instagram-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) alias KB Bank.\n\nKepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyebut bank milik Kookmin Bank itu harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihaknya. Kemudian, PHK harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.\n\nDian mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa KB Bank akan melakukan retraining dan relokasi untuk para karyawan entitas bank milik Korea Selatan itu. Namun, ia menekankan bahwa tidak boleh ada dispute antara karyawan dengan KB Bank.\n\n\"Biasanya kalau di swasta mostly, saya kira juga bank BUMN sama aja. Itu akan ada win-win solution antara pegawai dan bank. Sejauh ini jarang ada dispute ya, apalagi dalam kondisi rasionalisasi,\" ungkap Dian di Gedung DPR RI, Rabu (17/6/2026).\n\nMenurutnya, dalam program rasionalisasi, bank sudah harus mengalokasikan sejumlah dana untuk kompensasi dan biaya terkait lainnya.\n\nLebih lanjut, Dian mengatakan KB Bank sedang melakukan program \"turnaround\" dari tenaga manusia ke teknologi. Dian mencontohkan, penggunaan IT yang baru guna menjadi lebih responsif terhadap permintaan kredit, terutama segmen UMKM.\n\n\"Terus penanganan-penanganan masalah-masalah isu-isu lain juga, saya kira sudah on the track gitu,\" ucapnya.\n\nSeperti diberitakan sebelumnya, KB Bank mencatatkan penurunan karyawan dan kantor cabang secara signifikan.\n\nBerdasarkan laporan keuangan perusahaan per 31 Maret 2026, jumlah karyawan KB Bank baik tetap dan tidak tetap sebanyak 2.265 orang. Jumlah itu telah berkurang drastis, yakni turun 662 orang dari 2.927 orang pada periode yang sama setahun sebelumnya.\n\nSementara itu, jumlah kantor cabang pembantu (KCP) KB Bank berjumlah 120 unit per kuartal I-2026, berkurang 21 unit dari sebanyak 141 unit pada periode yang sama setahun sebelumnya.\n\n....\n\nLanjut dikomentar \n\nSumber: CNBC Indonesia \n\n•• \nUntuk informasi motivasi dan Lowongan Kerja lainnya Follow    \n\n#KarirGram #berita #Kerja #PHK", "post_id": "3922228074248413504_4375881195"}}, {"key": "KarirGram", "attributes": {"label": "KarirGram", "x": 752.9497997261491, "y": 606.2121331353585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922228074248413504_4375881195", "id": "KarirGram", "source": "instagram-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) massal PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) alias KB Bank.\n\nKepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyebut bank milik Kookmin Bank itu harus melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihaknya. Kemudian, PHK harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.\n\nDian mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa KB Bank akan melakukan retraining dan relokasi untuk para karyawan entitas bank milik Korea Selatan itu. Namun, ia menekankan bahwa tidak boleh ada dispute antara karyawan dengan KB Bank.\n\n\"Biasanya kalau di swasta mostly, saya kira juga bank BUMN sama aja. Itu akan ada win-win solution antara pegawai dan bank. Sejauh ini jarang ada dispute ya, apalagi dalam kondisi rasionalisasi,\" ungkap Dian di Gedung DPR RI, Rabu (17/6/2026).\n\nMenurutnya, dalam program rasionalisasi, bank sudah harus mengalokasikan sejumlah dana untuk kompensasi dan biaya terkait lainnya.\n\nLebih lanjut, Dian mengatakan KB Bank sedang melakukan program \"turnaround\" dari tenaga manusia ke teknologi. Dian mencontohkan, penggunaan IT yang baru guna menjadi lebih responsif terhadap permintaan kredit, terutama segmen UMKM.\n\n\"Terus penanganan-penanganan masalah-masalah isu-isu lain juga, saya kira sudah on the track gitu,\" ucapnya.\n\nSeperti diberitakan sebelumnya, KB Bank mencatatkan penurunan karyawan dan kantor cabang secara signifikan.\n\nBerdasarkan laporan keuangan perusahaan per 31 Maret 2026, jumlah karyawan KB Bank baik tetap dan tidak tetap sebanyak 2.265 orang. Jumlah itu telah berkurang drastis, yakni turun 662 orang dari 2.927 orang pada periode yang sama setahun sebelumnya.\n\nSementara itu, jumlah kantor cabang pembantu (KCP) KB Bank berjumlah 120 unit per kuartal I-2026, berkurang 21 unit dari sebanyak 141 unit pada periode yang sama setahun sebelumnya.\n\n....\n\nLanjut dikomentar \n\nSumber: CNBC Indonesia \n\n•• \nUntuk informasi motivasi dan Lowongan Kerja lainnya Follow    \n\n#KarirGram #berita #Kerja #PHK", "post_id": "3922228074248413504_4375881195"}}, {"key": "digibankid", "attributes": {"label": "digibankid", "x": 333.3221724812644, "y": 733.6706523696978, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0831, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 6, "degree": 10}, "_id": "3922943310722075284_5818048744", "id": "digibankid", "source": "instagram-000001", "content": "STOP SCROLLING! Rp1 juta khusus buat yang bisa baca ini 👀\n\nCoba perhatikan baik-baik, clue-nya ini bisa kamu gunain dengan Kartu Kredit DBS💳\n\nMenangkan total hadiah Rp1 juta untuk 5 pemenang, masing-masing Rp200 ribu! 🎉\n\nSebelum jawab, pastikan kamu:\n✅ Follow  & \n✅ Like & share postingan ini + postingan lainnya di \n✅ Mention 5 teman kamu buat ikutan dan follow  dan \n✅ Gunakan hashtag #JalaniCerdikmu #digibankid\n✅ Pastikan akun kamu tidak di-private & username tidak berubah selama periode kuis\n\n📅 Periode kuis: 19 Juni - 10 Juli 2026\n📢 Pengumuman pemenang: 15 Juli 2026 di akun \n\n#DealsMadeForYou #LiveMoreBankLess #JalaniCerdikmu\n_____\nPT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).", "post_id": "3922943310722075284_5818048744"}}, {"key": "dbsbankid", "attributes": {"label": "dbsbankid", "x": 757.8435628124612, "y": 773.2809624326593, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 11.0831, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922943310722075284_5818048744", "id": "dbsbankid", "source": "instagram-000001", "content": "STOP SCROLLING! Rp1 juta khusus buat yang bisa baca ini 👀\n\nCoba perhatikan baik-baik, clue-nya ini bisa kamu gunain dengan Kartu Kredit DBS💳\n\nMenangkan total hadiah Rp1 juta untuk 5 pemenang, masing-masing Rp200 ribu! 🎉\n\nSebelum jawab, pastikan kamu:\n✅ Follow  & \n✅ Like & share postingan ini + postingan lainnya di \n✅ Mention 5 teman kamu buat ikutan dan follow  dan \n✅ Gunakan hashtag #JalaniCerdikmu #digibankid\n✅ Pastikan akun kamu tidak di-private & username tidak berubah selama periode kuis\n\n📅 Periode kuis: 19 Juni - 10 Juli 2026\n📢 Pengumuman pemenang: 15 Juli 2026 di akun \n\n#DealsMadeForYou #LiveMoreBankLess #JalaniCerdikmu\n_____\nPT Bank DBS Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).", "post_id": "3922943310722075284_5818048744"}}, {"key": "ojk_riau", "attributes": {"label": "ojk_riau", "x": 187.4147293448216, "y": 50.322108752379634, "size": 8.21, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 90.0707, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922132367310426500_56030083038", "id": "ojk_riau", "source": "instagram-000001", "content": "Udah siap beli rumah… eh KPR ditolak 😭\n\nSobat OJK,\n\nAda yang lebih nyesek daripada nemu rumah impian?\nUdah siap DP ✅ Udah pede ngajuin KPR ✅\nEh… yang datang malah plot twist dari masa lalu 😵‍💫\n\nKadang, yang bikin rencana finansial ke depan ke-pause bukan karena kurang niat… tapi karena ada kewajiban kecil yang dulu sempat dianggap sepele. Padahal, riwayat kredit yang baik itu salah satu “tiket penting” buat tembus pembiayaan di masa depan.\n\n 💡Quick reminder:\nJangan tunggu butuh baru peduli, mulai dari hal sederhana:\n🗓️ Bayar tagihan & cicilan tepat waktu \n💰 Pinjam sesuai kemampuan \n\nYuk, baca komiknya sampai habis, siapa tahu relate sama pengalaman Sobat 👆🏻\n\nKalau Sobat, pernah ngalamin hal serupa juga?\nDrop kebiasaan kecil yang Sobat lakukan untuk menjaga keuangan tetap sehat di kolom komentar Instagram ! \n\n3 orang terpilih masing-masing bakal bawa pulang kartu uang elektronik bersaldo Rp150.000.\n\n#OJKIndonesia #MiToon #DanaPendidikan #LiterasiKeuangan #GenerasiCerdasFinansial", "post_id": "3922132367310426500_56030083038"}}, {"key": "prokopimsingkawang", "attributes": {"label": "prokopimsingkawang", "x": 524.2844829968985, "y": 998.4944735209851, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923026110980938453_4732535471", "id": "prokopimsingkawang", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, mewakili Wali Kota Singkawang menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Kalimantan Barat Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (18/6/2026). \n\nDalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Tim TPAKD Kota Singkawang, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Singkawang serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Singkawang.\n\nRapat pleno dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat selaku Ketua TPAKD Kalbar, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, pimpinan lembaga jasa keuangan, perwakilan perangkat daerah, serta anggota TPAKD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. \n\nDalam arahannya, Gubernur Kalimantan Barat menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan berbagai lembaga jasa keuangan untuk memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan merata bagi masyarakat. Menurutnya, TPAKD memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.\n\nGubernur juga mengingatkan agar seluruh TPAKD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota berpedoman pada Roadmap TPAKD 2026–2030 dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan masyarakat, perluasan akses pembiayaan bagi sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM, serta memastikan setiap program dan rencana aksi yang disusun mampu memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nPada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk terus mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui berbagai langkah strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.\n\nSelanjutnya di komentar ya\n\n📸 :  \n\n▶️ Like | Comment | Share\n#prokopimskw #dokpimskw #tjhaichuimie #walikotasingkawang #singkawanghebat #pastikesingkawang #singkawang #ojk #rapatpleno #tpakd #keuangan", "post_id": "3923026110980938453_4732535471"}}, {"key": "arisfebriramadhan", "attributes": {"label": "arisfebriramadhan", "x": 472.8210884114702, "y": 783.9096530821927, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923026110980938453_4732535471", "id": "arisfebriramadhan", "source": "instagram-000001", "content": "Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, mewakili Wali Kota Singkawang menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Kalimantan Barat Semester I Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (18/6/2026). \n\nDalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota didampingi oleh Tim TPAKD Kota Singkawang, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Singkawang serta Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Singkawang.\n\nRapat pleno dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat selaku Ketua TPAKD Kalbar, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, pimpinan lembaga jasa keuangan, perwakilan perangkat daerah, serta anggota TPAKD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. \n\nDalam arahannya, Gubernur Kalimantan Barat menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, dan berbagai lembaga jasa keuangan untuk memperluas akses layanan keuangan yang inklusif dan merata bagi masyarakat. Menurutnya, TPAKD memiliki peran strategis sebagai penggerak utama dalam mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.\n\nGubernur juga mengingatkan agar seluruh TPAKD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota berpedoman pada Roadmap TPAKD 2026–2030 dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan masyarakat, perluasan akses pembiayaan bagi sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan UMKM, serta memastikan setiap program dan rencana aksi yang disusun mampu memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.\n\nPada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk terus mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui berbagai langkah strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.\n\nSelanjutnya di komentar ya\n\n📸 :  \n\n▶️ Like | Comment | Share\n#prokopimskw #dokpimskw #tjhaichuimie #walikotasingkawang #singkawanghebat #pastikesingkawang #singkawang #ojk #rapatpleno #tpakd #keuangan", "post_id": "3923026110980938453_4732535471"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 448.36933130616774, "y": 113.36231080148318, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7641305557936426261", "id": "arahjakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto melempar kebijakan populis baru dengan memerintahkan bank-bank pelat merah (Himbara) untuk memangkas bunga kredit bagi rakyat kecil menjadi maksimal 5% per tahun. Langkah ekstrem ini diambil setelah Presiden menyoroti jeratan bunga pinjaman di lapangan yang diklaimnya bisa mencekik hingga 70% setahun. Merespons titah istana, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, angkat bicara (17/5).  Meski mengapresiasi niat baik pemerintah untuk membantu kelompok unbankable, OJK langsung mengingatkan perbankan untuk memperketat tata kelola dan manajemen risiko. Otoritas mendorong bank melakukan stress test berkala serta menyiapkan pencadangan yang memadai guna mengantisipasi potensi ledakan kredit macet di tengah skenario ekonomi global yang sedang bergejolak. Perintah penurunan bunga hingga di bawah tingkat inflasi riil atau biaya dana (cost of fund) perbankan saat ini adalah kebijakan yang berisiko tinggi. Di tengah situasi makro ekonomi yang sensitif—di mana Rupiah sempat tersungkur ke level Rp17.500—memaksa bank BUMN menyalurkan kredit murah tanpa kalkulasi matang bisa mengikis ketahanan modal perbankan nasional.  Jika tidak disubsidi penuh oleh APBN melalui skema Subsidi Bunga, kebijakan ini akan mengorbankan tingkat kesehatan bank-bank negara demi pemenuhan syahwat politik jangka pendek. Publik patut waspada: tanpa pengawasan ketat, pemaksaan kredit murah berisiko menciptakan gelombang Non-Performing Loan (NPL) baru, di mana dana masyarakat justru habis menguap akibat penyaluran yang tidak kredibel dan salah sasaran. Niat baik memberi modal murah bagi rakyat jangan sampai mengorbankan kesehatan bank negara, karena merawat kepercayaan pasar jauh lebih mahal ketimbang meramu retorika di panggung pidato. Menurut lo, bunga kredit 5% ini bakal beneran bikin UMKM kita maju, atau justru bakal bikin bank-bank BUMN kita yang kolaps akibat kredit macet? Follow  untuk memantau stabilitas perbankan dan kebijakan ekonomi nasional. Tetap kritis, kawal uang negara, jangan biarkan sistem keuangan kita rapuh akibat kebijakan yang dipaksakan tanpa mitigasi risiko yang matang!", "post_id": "7641305557936426261"}}, {"key": "darniahildazuugorr", "attributes": {"label": "darniahildazuugorr", "x": 704.7149378534266, "y": 625.0019363765525, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7578897585524575509", "id": "darniahildazuugorr", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi butuh dana cepat buat kebutuhan harian? Pas banget karena sekarang lagi GoPay Pinjam Day ✨ Aktivasinya super cepat, kurang dari 5 menit… dan dananya juga langsung masuk ke rekening dalam 2 menit 😭💙 Limitnya bisa sampai 20 juta, plus ada bonus awal bulan sampai 3 juta. Transparan tanpa biaya tersembunyi — semuanya jelas di Aplikasi GoPay. Yang penting, gunakan pinjaman dengan bijak ya… biar bisa bantu bangun riwayat kredit kamu juga ✨ Yuk, aktifkan GoPay Pinjam sekarang! Tag:  #pinjamanbaikpromoterbaik #gopay #pinjam #gopaypinjamday #aplikasigopay  (PT Mapan Global Kencana (Findaya) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK))", "post_id": "7578897585524575509"}}, {"key": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "gopayindonesia", "x": 354.0070591539729, "y": 504.17684744388447, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7578897585524575509", "id": "gopayindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "Lagi butuh dana cepat buat kebutuhan harian? Pas banget karena sekarang lagi GoPay Pinjam Day ✨ Aktivasinya super cepat, kurang dari 5 menit… dan dananya juga langsung masuk ke rekening dalam 2 menit 😭💙 Limitnya bisa sampai 20 juta, plus ada bonus awal bulan sampai 3 juta. Transparan tanpa biaya tersembunyi — semuanya jelas di Aplikasi GoPay. Yang penting, gunakan pinjaman dengan bijak ya… biar bisa bantu bangun riwayat kredit kamu juga ✨ Yuk, aktifkan GoPay Pinjam sekarang! Tag:  #pinjamanbaikpromoterbaik #gopay #pinjam #gopaypinjamday #aplikasigopay  (PT Mapan Global Kencana (Findaya) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK))", "post_id": "7578897585524575509"}}, {"key": "marshamarchantia", "attributes": {"label": "marshamarchantia", "x": 878.1655168676903, "y": 171.36241562220488, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7548783744748932408", "id": "marshamarchantia", "source": "tiktok-000001", "content": "Pernah gak kalian ngalamin motor tiba-tiba mogok pas lagi buru-buru? Rasanya mau nangis di pinggir jalan gak sih dan \n yang bikin tambah stresnya lagi pas inget: ‘Aduh, servis motor butuh biaya juga.’\n Nah, kalau ketemu situasi kayak gini, sekarang gak perlu bingung.\n  Tinggal pakai GoPay Pinjam aja! aktivasi kurang dari 5 menit, dan dana bisa langsung masuk ke rekening dalam \n waktu sekitar 2 menit. Jadi urusan bengkel bisa langsung kelar, tanpa harus nunggu gajian dulu.\n Limitnya bisa sampai Rp25 juta juga loh, dan cicilannya fleksibel banget, bisa pilih tenor sampai 12 bulan. Jadi gak usah khawatir lagi deh.. Terus Bisa dapet diskon biaya cicilan s.d. 700rb Yang paling penting, semuanya tuh transparan: gak ada biaya tersembunyi, bunga harian mulai dari 0,08%, dan sudah diawasi OJK .\n sssttt…Kalau ternyata butuh biaya lebih besar, ada Pinjam Plus yang bisa kasih limit sampai Rp100 juta dan tenor lebih panjang. Jadi kebutuhan besar pun aman terkendali deh! #PinjamanBaikPromoTerbaik \n #GoPayPinjam  Indonesia \n Yuk, aktifin GoPay Pinjam di aplikasi GoPay, bisa cairin ke GoPay Tabungan. Instan dan \n ada diskon biaya cicilan s.d. 700rb* dan Gunakan Pinjaman dengan bijak untuk membangun riwayat \n kredit dan jangan lupa bayar tepat waktu yah!!!", "post_id": "7548783744748932408"}}, {"key": "GoPay", "attributes": {"label": "GoPay", "x": 522.6259079419617, "y": 1.9255739778146763, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7548783744748932408", "id": "GoPay", "source": "tiktok-000001", "content": "Pernah gak kalian ngalamin motor tiba-tiba mogok pas lagi buru-buru? Rasanya mau nangis di pinggir jalan gak sih dan \n yang bikin tambah stresnya lagi pas inget: ‘Aduh, servis motor butuh biaya juga.’\n Nah, kalau ketemu situasi kayak gini, sekarang gak perlu bingung.\n  Tinggal pakai GoPay Pinjam aja! aktivasi kurang dari 5 menit, dan dana bisa langsung masuk ke rekening dalam \n waktu sekitar 2 menit. Jadi urusan bengkel bisa langsung kelar, tanpa harus nunggu gajian dulu.\n Limitnya bisa sampai Rp25 juta juga loh, dan cicilannya fleksibel banget, bisa pilih tenor sampai 12 bulan. Jadi gak usah khawatir lagi deh.. Terus Bisa dapet diskon biaya cicilan s.d. 700rb Yang paling penting, semuanya tuh transparan: gak ada biaya tersembunyi, bunga harian mulai dari 0,08%, dan sudah diawasi OJK .\n sssttt…Kalau ternyata butuh biaya lebih besar, ada Pinjam Plus yang bisa kasih limit sampai Rp100 juta dan tenor lebih panjang. Jadi kebutuhan besar pun aman terkendali deh! #PinjamanBaikPromoTerbaik \n #GoPayPinjam  Indonesia \n Yuk, aktifin GoPay Pinjam di aplikasi GoPay, bisa cairin ke GoPay Tabungan. Instan dan \n ada diskon biaya cicilan s.d. 700rb* dan Gunakan Pinjaman dengan bijak untuk membangun riwayat \n kredit dan jangan lupa bayar tepat waktu yah!!!", "post_id": "7548783744748932408"}}, {"key": "maswoko46", "attributes": {"label": "maswoko46", "x": 829.6548549023817, "y": 159.43180805172275, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634717160039828744", "id": "maswoko46", "source": "tiktok-000001", "content": "APA-APA SEMUA UNTUK MBG *Pusat Pusaran Menjaring Pundi-Pundi Uang *Loket Raksasa Di media sosial, ramai ajakan secara tidak langsung agar masyarakat menarik uang tabungan dari bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) gegara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Disebutkan dalam narasinya bahwa kas negara sisa Rp 120 triliun. \"Sisa kas negara tinggal Rp 120 triliun. Yang nabung duit di bank Himbara perlu waspada, jangan sampe tabungan kita dipake buat MBG!\" tulis unggahan di Instagram , dikutip Jumat (24/4/2026). Hingga pukul 12.10 WIB, unggahan itu dipenuhi 1.922 komentar dan diposting ulang sebanyak 4.785. Tidak sedikit dari mereka yang percaya dan mengajak untuk menarik uang di bank. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat agar tidak percaya dengan informasi yang tidak jelas keasliannya. Pemerintah dan OJK disebut tidak akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas termasuk MBG. \"Masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Nggak mungkin pemerintah maupun OJK akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas pemerintah,\" kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae kepada detikcom. OJK menyadari bahwa uang di bank termasuk Himbara dominan milik masyarakat. Oleh karena itu, penyaluran kredit ke program-program pemerintah disebut tidak ada pemaksaan dan sudah menjadi keputusan bisnis bank yang tunduk kepada aturan OJK. Menurutnya, keputusan untuk menyalurkan kredit tetap merupakan prinsip hukum dari bank yang dilakukan berdasarkan prospek usaha, kinerja debitur dan kemampuan membayar. Adapun dalam proses persetujuan kredit, bank harus memiliki keyakinan atas kelayakan debitur berdasarkan analisis (character, capacity, capital, collateral dan condition of economy), disertai dengan pembentukan pencadangan sesuai dengan standar akutansi keuangan yang berlaku. Sb : Detik", "post_id": "7634717160039828744"}}, {"key": "kementrianbakuhantam", "attributes": {"label": "kementrianbakuhantam", "x": 874.2699488385223, "y": 121.11189756482621, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634717160039828744", "id": "kementrianbakuhantam", "source": "tiktok-000001", "content": "APA-APA SEMUA UNTUK MBG *Pusat Pusaran Menjaring Pundi-Pundi Uang *Loket Raksasa Di media sosial, ramai ajakan secara tidak langsung agar masyarakat menarik uang tabungan dari bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) gegara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Disebutkan dalam narasinya bahwa kas negara sisa Rp 120 triliun. \"Sisa kas negara tinggal Rp 120 triliun. Yang nabung duit di bank Himbara perlu waspada, jangan sampe tabungan kita dipake buat MBG!\" tulis unggahan di Instagram , dikutip Jumat (24/4/2026). Hingga pukul 12.10 WIB, unggahan itu dipenuhi 1.922 komentar dan diposting ulang sebanyak 4.785. Tidak sedikit dari mereka yang percaya dan mengajak untuk menarik uang di bank. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat agar tidak percaya dengan informasi yang tidak jelas keasliannya. Pemerintah dan OJK disebut tidak akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas termasuk MBG. \"Masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Nggak mungkin pemerintah maupun OJK akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas pemerintah,\" kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae kepada detikcom. OJK menyadari bahwa uang di bank termasuk Himbara dominan milik masyarakat. Oleh karena itu, penyaluran kredit ke program-program pemerintah disebut tidak ada pemaksaan dan sudah menjadi keputusan bisnis bank yang tunduk kepada aturan OJK. Menurutnya, keputusan untuk menyalurkan kredit tetap merupakan prinsip hukum dari bank yang dilakukan berdasarkan prospek usaha, kinerja debitur dan kemampuan membayar. Adapun dalam proses persetujuan kredit, bank harus memiliki keyakinan atas kelayakan debitur berdasarkan analisis (character, capacity, capital, collateral dan condition of economy), disertai dengan pembentukan pencadangan sesuai dengan standar akutansi keuangan yang berlaku. Sb : Detik", "post_id": "7634717160039828744"}}, {"key": "bpr.semeru.pusat_", "attributes": {"label": "bpr.semeru.pusat_", "x": 606.8501529861242, "y": 190.04287841369117, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7654051933862497557", "id": "bpr.semeru.pusat_", "source": "tiktok-000001", "content": "Ngopi Bareng BPR Semeru di CFD Purwodadi Dan edukasi literasi \"Edukasi pemanfaatan kredit produktif untuk pengembangan usaha UMKM\" Minggu, 21 Juni 2026 Support by :   & Melysa Audio Soundsystem BPR Semeru melayani : 1.Kredit 2.Tabungan 3.Deposito Dijamin LPS  Indonesia  Berizin dan diawasi oleh OJK Kantor Pusat : Jl.P.Diponegoro No.11A Purwodadi-Grobogan (selatan simpang5) Telp.(0292) 514 0791 WA: 08112716318 #bprsemeru #cfd #cfdpurwodadi", "post_id": "7654051933862497557"}}, {"key": "musakustik", "attributes": {"label": "musakustik", "x": 935.7191746992797, "y": 474.0548095260907, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654051933862497557", "id": "musakustik", "source": "tiktok-000001", "content": "Ngopi Bareng BPR Semeru di CFD Purwodadi Dan edukasi literasi \"Edukasi pemanfaatan kredit produktif untuk pengembangan usaha UMKM\" Minggu, 21 Juni 2026 Support by :   & Melysa Audio Soundsystem BPR Semeru melayani : 1.Kredit 2.Tabungan 3.Deposito Dijamin LPS  Indonesia  Berizin dan diawasi oleh OJK Kantor Pusat : Jl.P.Diponegoro No.11A Purwodadi-Grobogan (selatan simpang5) Telp.(0292) 514 0791 WA: 08112716318 #bprsemeru #cfd #cfdpurwodadi", "post_id": "7654051933862497557"}}, {"key": "pahamkopi", "attributes": {"label": "pahamkopi", "x": 831.4317937290617, "y": 5.4152591669052175, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654051933862497557", "id": "pahamkopi", "source": "tiktok-000001", "content": "Ngopi Bareng BPR Semeru di CFD Purwodadi Dan edukasi literasi \"Edukasi pemanfaatan kredit produktif untuk pengembangan usaha UMKM\" Minggu, 21 Juni 2026 Support by :   & Melysa Audio Soundsystem BPR Semeru melayani : 1.Kredit 2.Tabungan 3.Deposito Dijamin LPS  Indonesia  Berizin dan diawasi oleh OJK Kantor Pusat : Jl.P.Diponegoro No.11A Purwodadi-Grobogan (selatan simpang5) Telp.(0292) 514 0791 WA: 08112716318 #bprsemeru #cfd #cfdpurwodadi", "post_id": "7654051933862497557"}}, {"key": "LPS", "attributes": {"label": "LPS", "x": 194.78082317251, "y": 846.2069972922203, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654051933862497557", "id": "LPS", "source": "tiktok-000001", "content": "Ngopi Bareng BPR Semeru di CFD Purwodadi Dan edukasi literasi \"Edukasi pemanfaatan kredit produktif untuk pengembangan usaha UMKM\" Minggu, 21 Juni 2026 Support by :   & Melysa Audio Soundsystem BPR Semeru melayani : 1.Kredit 2.Tabungan 3.Deposito Dijamin LPS  Indonesia  Berizin dan diawasi oleh OJK Kantor Pusat : Jl.P.Diponegoro No.11A Purwodadi-Grobogan (selatan simpang5) Telp.(0292) 514 0791 WA: 08112716318 #bprsemeru #cfd #cfdpurwodadi", "post_id": "7654051933862497557"}}, {"key": "riaulapor", "attributes": {"label": "riaulapor", "x": 423.706564567855, "y": 848.6515024234808, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7641859294966664455", "id": "riaulapor", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekanbaru, RiauLapor - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau didesak mengusut tuntas kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp48,57 miliar di PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Desakan itu disampaikan Muhammad Idris Dongoran, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Gerakan Mahasiswa Kepemudaan Peduli Riau (GMPR), saat memimpin demonstrasi di Kantor OJK, Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/2026) siang. Massa meminta OJK Provinsi Riau segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, terbuka dan profesional terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Selengkapnya baca di www.riaulapor.com #bankriaukeprisyariah #purbaya #menkeu #brksyariah   Jasa Keuangan", "post_id": "7641859294966664455"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 763.682326047422, "y": 810.2931419443771, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.556, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641859294966664455", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekanbaru, RiauLapor - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau didesak mengusut tuntas kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp48,57 miliar di PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Desakan itu disampaikan Muhammad Idris Dongoran, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Gerakan Mahasiswa Kepemudaan Peduli Riau (GMPR), saat memimpin demonstrasi di Kantor OJK, Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/2026) siang. Massa meminta OJK Provinsi Riau segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, terbuka dan profesional terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Selengkapnya baca di www.riaulapor.com #bankriaukeprisyariah #purbaya #menkeu #brksyariah   Jasa Keuangan", "post_id": "7641859294966664455"}}, {"key": "Otoritas", "attributes": {"label": "Otoritas", "x": 203.0383909209721, "y": 608.8753081692862, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.556, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641859294966664455", "id": "Otoritas", "source": "tiktok-000001", "content": "Pekanbaru, RiauLapor - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau didesak mengusut tuntas kasus dugaan kredit fiktif senilai Rp48,57 miliar di PT Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Desakan itu disampaikan Muhammad Idris Dongoran, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Gerakan Mahasiswa Kepemudaan Peduli Riau (GMPR), saat memimpin demonstrasi di Kantor OJK, Jalan Ahmad Yani, Kota Pekanbaru, Selasa (19/5/2026) siang. Massa meminta OJK Provinsi Riau segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, terbuka dan profesional terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Selengkapnya baca di www.riaulapor.com #bankriaukeprisyariah #purbaya #menkeu #brksyariah   Jasa Keuangan", "post_id": "7641859294966664455"}}, {"key": "bankneocommerce", "attributes": {"label": "bankneocommerce", "x": 704.202284014347, "y": 352.2779282851518, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7610347429430316296", "id": "bankneocommerce", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebagai dukungan neobank untuk UMKM, seri TAKJL #1 dimulai dari satu tempat spesial di tengah kota Jakarta bernama     neobank memilih Ciasem 12 karena tempat ini bukan sekadar spot kuliner, tapi juga tempat kolaborasi berbagai UMKM lokal untuk tumbuh berkembang. Dalam satu area, ada beberapa pelaku usaha yang saling menghadirkan pengalaman kuliner berbeda untuk para pengunjung. Satu tempat, banyak pilihan. Neotizen bisa langsung merasakan berbagai kuliner berbeda dari para UMKM makanan di Ciasem 12 ini, mulai dari takjil, makanan berat, sampai camilan. Suasananya nyaman untuk kumpul bareng teman dan keluarga, pas buat ngabuburit. Jadi gak perlu bingung cari tempat ngabuburit, yuk langsung ikut ramaikan Ciasem 12! Info lengkap mengenai QRIS Neo Bisnis klik s.id/neobisnis & aktivasi QRISnya di s.id/igneobisnis   PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). #neobank #BankNeoCommerce #SatuBankBanyakTujuan #TAKJL", "post_id": "7610347429430316296"}}, {"key": "Ciasem12", "attributes": {"label": "Ciasem12", "x": 717.6945593472772, "y": 230.4290817895953, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7610347429430316296", "id": "Ciasem12", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebagai dukungan neobank untuk UMKM, seri TAKJL #1 dimulai dari satu tempat spesial di tengah kota Jakarta bernama     neobank memilih Ciasem 12 karena tempat ini bukan sekadar spot kuliner, tapi juga tempat kolaborasi berbagai UMKM lokal untuk tumbuh berkembang. Dalam satu area, ada beberapa pelaku usaha yang saling menghadirkan pengalaman kuliner berbeda untuk para pengunjung. Satu tempat, banyak pilihan. Neotizen bisa langsung merasakan berbagai kuliner berbeda dari para UMKM makanan di Ciasem 12 ini, mulai dari takjil, makanan berat, sampai camilan. Suasananya nyaman untuk kumpul bareng teman dan keluarga, pas buat ngabuburit. Jadi gak perlu bingung cari tempat ngabuburit, yuk langsung ikut ramaikan Ciasem 12! Info lengkap mengenai QRIS Neo Bisnis klik s.id/neobisnis & aktivasi QRISnya di s.id/igneobisnis   PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). #neobank #BankNeoCommerce #SatuBankBanyakTujuan #TAKJL", "post_id": "7610347429430316296"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 792.3353872193421, "y": 711.170027197886, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@tribunternate355", "attributes": {"label": "@tribunternate355", "x": 759.7985492592582, "y": 970.8272125816904, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "nWnb7lNeGHs", "id": "@tribunternate355", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 OJK Maluku Utara, Melindungi Masyarakat dan Menggerakkan Ekonomi Daerah | Gebrakan Sang Pemimpin\n\nLayanan ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke Kantor OJK Provinsi Maluku Utara.\n\nBerikut adalah rincian layanan OJK di era digital:\n\n1. Layanan Informasi dan Pengaduan Konsumen (Kontak OJK 157)\n\nMasyarakat dapat menyampaikan pertanyaan atau keluhan terkait sektor jasa keuangan melalui berbagai kanal digital berikut:\na. Mengajukan keluhan secara langsung melalui \nb. Mengirim pesan teks WhatsApp ke nomor resmi 081-157-157-157\nc. Mengirim email ke konsumen atau menelepon ke nomor 157 (beroperasi 24 jam)\n\n2. Masyarakat yang berada di Ternate atau wilayah lainnya dapat mengecek riwayat kredit/OJK Checking secara mandiri dan gratis melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan OJK.\n\n3. Layanan Pelaporan Investasi dan Pinjol Ilegal:\n\nUntuk melindungi masyarakat dari bahaya kejahatan siber finansial seperti penipuan berkedok investasi atau pinjaman online ilegal, OJK menyediakan dua platform khusus:\na. Mengakses portal Waspada Investasi OJK untuk melapor atau mengecek legalitas suatu entitas melalui satgaspasti.ojk.go.id \nb. Melaporkan penipuan transaksi keuangan melalui Indonesia Anti Scam Centre iasc.ojk.go.id\nSelanjutnya, OJK Maluku Utara juga memanfaatkan media sosial Instagram  sebagai media edukasi yang dapat di akses oleh masyarakat Maluku Utara yang berbasis kepulauan.\n\n#ojk #malukuutara #gebrakansangpemimpin #podcast #tribunternate #tamutribun #ternate #malukuutara\n\nTribunTernate.com\n\nEditor Video : Ega Awellana", "post_id": "nWnb7lNeGHs"}}, {"key": "ojk_malukuutara", "attributes": {"label": "ojk_malukuutara", "x": 795.6418860279639, "y": 663.7133084515528, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "nWnb7lNeGHs", "id": "ojk_malukuutara", "source": "youtube-000001", "content": "🔴 OJK Maluku Utara, Melindungi Masyarakat dan Menggerakkan Ekonomi Daerah | Gebrakan Sang Pemimpin\n\nLayanan ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang langsung ke Kantor OJK Provinsi Maluku Utara.\n\nBerikut adalah rincian layanan OJK di era digital:\n\n1. Layanan Informasi dan Pengaduan Konsumen (Kontak OJK 157)\n\nMasyarakat dapat menyampaikan pertanyaan atau keluhan terkait sektor jasa keuangan melalui berbagai kanal digital berikut:\na. Mengajukan keluhan secara langsung melalui \nb. Mengirim pesan teks WhatsApp ke nomor resmi 081-157-157-157\nc. Mengirim email ke konsumen atau menelepon ke nomor 157 (beroperasi 24 jam)\n\n2. Masyarakat yang berada di Ternate atau wilayah lainnya dapat mengecek riwayat kredit/OJK Checking secara mandiri dan gratis melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan OJK.\n\n3. Layanan Pelaporan Investasi dan Pinjol Ilegal:\n\nUntuk melindungi masyarakat dari bahaya kejahatan siber finansial seperti penipuan berkedok investasi atau pinjaman online ilegal, OJK menyediakan dua platform khusus:\na. Mengakses portal Waspada Investasi OJK untuk melapor atau mengecek legalitas suatu entitas melalui satgaspasti.ojk.go.id \nb. Melaporkan penipuan transaksi keuangan melalui Indonesia Anti Scam Centre iasc.ojk.go.id\nSelanjutnya, OJK Maluku Utara juga memanfaatkan media sosial Instagram  sebagai media edukasi yang dapat di akses oleh masyarakat Maluku Utara yang berbasis kepulauan.\n\n#ojk #malukuutara #gebrakansangpemimpin #podcast #tribunternate #tamutribun #ternate #malukuutara\n\nTribunTernate.com\n\nEditor Video : Ega Awellana", "post_id": "nWnb7lNeGHs"}}, {"key": "@DesiSutriani", "attributes": {"label": "@DesiSutriani", "x": 789.4203645613188, "y": 597.2679252960047, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "Au8Ba6mvg4k", "id": "@DesiSutriani", "source": "youtube-000001", "content": "SAH PERHARI INI,, GALBAY 1 JUTA AMAN 100%, GAK MASUK SLIK, GAK ADA DC\n\n#pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk\n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "Au8Ba6mvg4k"}}, {"key": "desisutriani", "attributes": {"label": "desisutriani", "x": 940.4216210574474, "y": 666.7599933852413, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "Au8Ba6mvg4k", "id": "desisutriani", "source": "youtube-000001", "content": "SAH PERHARI INI,, GALBAY 1 JUTA AMAN 100%, GAK MASUK SLIK, GAK ADA DC\n\n#pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk\n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "Au8Ba6mvg4k"}}, {"key": "desisutri...", "attributes": {"label": "desisutri...", "x": 212.23318667133407, "y": 304.6163289935323, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.1869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "Au8Ba6mvg4k", "id": "desisutri...", "source": "youtube-000001", "content": "SAH PERHARI INI,, GALBAY 1 JUTA AMAN 100%, GAK MASUK SLIK, GAK ADA DC\n\n#pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk\n#pinjol #pinjolcepatcair2026\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate\n#pinjol #pinjol2026 #pinjolupdate #fypシ゚viral #fypシ #2026 \n\nFollow juga akun sharing dibawah ini :\nInstagram : https://instagram.com/desi_sutriani?i...\nFacebook pro : https://www.facebook.com/imoetds?mibe...\nFacebook page : https://www.facebook.com/profile.php?...\nTiktok : https://www.tiktok.com/?...\nSnackvideo :  https://s.snackvideo.com/u/\n\ncek SLIK OJK Online : https://idebku.ojk.go.id/Public/HomePage\n\nCara melaporkan DC/Pinjol sebar data :\nkonsumen\nwa OJK : 081157157157\ninfo\naduankonten\nwaspadainvestasi\n\npinjol aman galbay 2026, resiko tidak bayar pinjaman online akibat tidak bayar pinjaman online\npinjol aman galbay 2024, pinjol tidak ada dc, \nResiko pinjol ilegal apakah dc pinjol ilegal datang kerumaH pinjol\npinjol tidak masuk slik ojk pinjol legal tidak masuk slik ojk\npinjol aman cepat cair pinjol ilegal cepat cair dan mudah \nresiko tidak bayar pinjol resiko galbay pinjaman online\nresiko gagal bayar pinjaman online resiko galbay pinjol\nJika tidak bayar pinjol Galbay Paylater Galbay Pinjol\nPinjaman Online GAGAL BAYAR PINJOL CARA CEK BI CHECKING ONLINE\nGAGAL BAYAR PINJOL OJK DC PINJOL DC LAPANGAN PINJOL\nFC PINJOL cara cek slik ojk online cara cek slik ojk mandiri\ncek baca slik ojk pinjol aman di galbay pinjol aman cepat cair KREDIONE, SAMIR PINJAMIN, TIKTOK PAYLATER\nEASYCASH JULO ADAKAMI ADAPUNDI KREDIVO SHOPEE PAYLAYTER SPINJAM UATAS UANGME DANA RUPIAH RUPIAH CEPAT AKULAKU ATOME BANTUSAKU KLIKAMI INDODANA UKU KREDIT PINTAR IVOJI PINJAM DUIT PINJAM YUK pinjol PINJOL 2024 pinjol 2025, cara cek slik ojk, cek idebku ojk, UPDATE PINJOL 2026 pinjaman online yang aman dan terdaftar di ojk", "post_id": "Au8Ba6mvg4k"}}, {"key": "@samir_fintek", "attributes": {"label": "@samir_fintek", "x": 42.17741222947835, "y": 816.9210901977735, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "HrAPfIBH2Z4", "id": "@samir_fintek", "source": "youtube-000001", "content": "Tutorial Cara Pinjam Uang di Aplikasi Samir Terbaru 2026\n\nLagi cari cara pinjam uang di aplikasi Samir yang cepat cair dan terpercaya? Di video tutorial ini, kita bahas tuntas cara mendaftar, syarat, hingga proses pencairan dana di aplikasi pinjaman daring Samir! Satu hal yang harus diingat, pinjamlah sesuai kemampuan dan bayar tepat waktu biar skor kredit kamu di OJK tetap baik, ya!\n\nPunya pertanyaan terkait dunia finansial atau aplikasi Samir? Yuk, tulis pertanyaan kamu di kolom komentar!\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nHati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Samir. Pastikan HANYA follow dan hubungi kontak resmi Samir di:\n⭐Instagram & Threads:  (yang centang biru)\n⭐TikTok: \n⭐Facebook: Samir Fintek\n⭐X: \n⭐Youtube: \n⭐Hotline: 1500-966\n⭐Email: customerservice\n⭐Live chat di aplikasi Samir", "post_id": "HrAPfIBH2Z4"}}, {"key": "samir_fintek", "attributes": {"label": "samir_fintek", "x": 20.34500965572128, "y": 767.5653690706614, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "HrAPfIBH2Z4", "id": "samir_fintek", "source": "youtube-000001", "content": "Tutorial Cara Pinjam Uang di Aplikasi Samir Terbaru 2026\n\nLagi cari cara pinjam uang di aplikasi Samir yang cepat cair dan terpercaya? Di video tutorial ini, kita bahas tuntas cara mendaftar, syarat, hingga proses pencairan dana di aplikasi pinjaman daring Samir! Satu hal yang harus diingat, pinjamlah sesuai kemampuan dan bayar tepat waktu biar skor kredit kamu di OJK tetap baik, ya!\n\nPunya pertanyaan terkait dunia finansial atau aplikasi Samir? Yuk, tulis pertanyaan kamu di kolom komentar!\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nHati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Samir. Pastikan HANYA follow dan hubungi kontak resmi Samir di:\n⭐Instagram & Threads:  (yang centang biru)\n⭐TikTok: \n⭐Facebook: Samir Fintek\n⭐X: \n⭐Youtube: \n⭐Hotline: 1500-966\n⭐Email: customerservice\n⭐Live chat di aplikasi Samir", "post_id": "HrAPfIBH2Z4"}}, {"key": "samirfintek", "attributes": {"label": "samirfintek", "x": 544.3153612315577, "y": 371.3379719952221, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5345, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HrAPfIBH2Z4", "id": "samirfintek", "source": "youtube-000001", "content": "Tutorial Cara Pinjam Uang di Aplikasi Samir Terbaru 2026\n\nLagi cari cara pinjam uang di aplikasi Samir yang cepat cair dan terpercaya? Di video tutorial ini, kita bahas tuntas cara mendaftar, syarat, hingga proses pencairan dana di aplikasi pinjaman daring Samir! Satu hal yang harus diingat, pinjamlah sesuai kemampuan dan bayar tepat waktu biar skor kredit kamu di OJK tetap baik, ya!\n\nPunya pertanyaan terkait dunia finansial atau aplikasi Samir? Yuk, tulis pertanyaan kamu di kolom komentar!\n\n-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\n\nHati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Samir. Pastikan HANYA follow dan hubungi kontak resmi Samir di:\n⭐Instagram & Threads:  (yang centang biru)\n⭐TikTok: \n⭐Facebook: Samir Fintek\n⭐X: \n⭐Youtube: \n⭐Hotline: 1500-966\n⭐Email: customerservice\n⭐Live chat di aplikasi Samir", "post_id": "HrAPfIBH2Z4"}}, {"key": "@TomMCIfle", "attributes": {"label": "@TomMCIfle", "x": 443.4753182250024, "y": 440.04942218381126, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "S48KFEBxCkg", "id": "@TomMCIfle", "source": "youtube-000001", "content": "G1la! Gestun Cuma Demi Kelihatan Kaya 😱 Sampai Sipil Diteror Pinjol?\n\nG1la! Gestun Cuma Demi Kelihatan Kaya 😱 Sampai Sipil Diteror Pinjol?\n\nLink Pendaftaran Workshop Offline (Sales Mastery): https://topcoachindonesia.myr.id/even...\nKuota Terbatas!\n\nDalam Real Money Podcast kali ini, Ogut dan Koroy blak-blakan membongkar realita gaya hidup konsumtif, mulai dari bahaya gestun kartu kredit, jebakan paylater, hingga kesalahan kredit akibat utang demi gengsi. Mereka mengupas tuntas psikologi uang di balik fenomena flexing yang menjebak banyak orang ke dalam rat race, berujung pada kredit macet, gagal bayar pinjol, hingga kebingungan para korban P2P mencari cara mengatasi teror pinjaman online dan cara menghadapi dc pinjol.\n\nTak hanya membedah cara keluar dari rat race dan memberikan solusi galbay, podcast ini juga membahas mengapa investasi bodong masih laris dan kerap menyeret influencer. Kami juga menyoroti lambatnya regulasi OJK menangani kasus ini jika dibandingkan ketegasan aturan di China, sampai muncul sindiran ala polisi India. Simak pembahasan lengkap yang penuh wawasan, kontroversi, dan perspektif yang jarang dibahas di media.\n\n00:00 - Mengapa Petinggi P2P Lending Ramai Ditangkap?\n02:19 - Mental Ngemplang, Utang & Kredit = Penyakit Kita\n04:11 - Skandal Binomo & Investasi Bodong: Kenapa Influencer yang Disalahkan?\n08:32 - Hukum Disclaimer Keuangan: Risiko Hilang Uang & Risiko Manajemen\n11:06 - Kinerja OJK vs Regulasi Tegas China\n14:00 - Miris, Edukasi Finansial Kalah Sama Algoritma!\n17:22 - Pinjol Ilegal vs P2P Legal, Siapa Yang Menang?\n20:12 - Skema Tagih Pinjol Terbaru: Teror Pakai Ambulans & Damkar\n24:54 - Terjebak Paylater Demi Kelihatan Kaya?\n31:13 - Konsep Utilitarian (Bahaya Nyicil Mobil Buat Gengsi!)\n34:54 - Sains Keuangan (Hormon Serotonin & Flexing)\n38:55 - Tekanan Pasangan: Akar Masalah Pria Terjebak Pinjol & Judi Online\n42:12 - Udah Telat Jadi Content Creator Di 2026?\n46:05 - Metrik Baru Brand: Kenapa GMV Lebih Penting dari Jumlah Followers?\n49:09 - Ancaman AI Generated Content Terhadap Profesi Influencer\n51:29 - Pilih Jadi Buzzer Politik atau Bangun Branding?\n53:12 - Fenomena Token Kripto: Dari Scam Donald Trump Hingga Artis Lokal\n55:28 - Trading Crypto & Futures Itu Halal Gak Sih?\n57:49 - Cara Deteksi Investasi Bodong Pakai AI\n\nTom MC Ifle Channel adalah channel yang sangat mendidik, mulai dari bisnis, keuangan, kepribadian, pengembangan diri, kekayaan dan kebahagiaan.\n\nMari di tonton videonya sampai habis.\nKita bersama bangun channel ini untuk menjadi channel yang bisa mendidik memperkaya dan membuat kehidupan ini jauh lebih baik.\nJangan lupa di like subscribe dan comment. Share juga di WA group, kepada orang terdekat kalian.\n--------------------------------------------------------------------\nONLINE COURSE :\n👉\"Sales Closing Techniques\" \nhttps://digital.topcoachindonesia.com...\n--------------------------------------------------------------------\n👉Ecourse \" KPI Mastery for Business Excellence\":\n https://digital.topcoachindonesia.com...\n-------------------------------------------------------------------------\n\n\nFollow Us\ninstagram :   / tommcifle  \nFacebook :   / tommcifle  \nTiktok :   / tommcifle  \nLinkedin:   / tommcifle  \nYoutube:    /   \n------------------------------------------------------------------------\nBusiness Inquiry\nTop Coach Indonesia\nTel: 021 29078909\nemail: info\n\nWebsite: \nhttp://tommcifle.com/\nhttp://topcoachindonesia.com/\n----------------------------------------------------------------------", "post_id": "S48KFEBxCkg"}}, {"key": "tommcifle", "attributes": {"label": "tommcifle", "x": 668.5995733815573, "y": 367.94240639634177, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "S48KFEBxCkg", "id": "tommcifle", "source": "youtube-000001", "content": "G1la! Gestun Cuma Demi Kelihatan Kaya 😱 Sampai Sipil Diteror Pinjol?\n\nG1la! Gestun Cuma Demi Kelihatan Kaya 😱 Sampai Sipil Diteror Pinjol?\n\nLink Pendaftaran Workshop Offline (Sales Mastery): https://topcoachindonesia.myr.id/even...\nKuota Terbatas!\n\nDalam Real Money Podcast kali ini, Ogut dan Koroy blak-blakan membongkar realita gaya hidup konsumtif, mulai dari bahaya gestun kartu kredit, jebakan paylater, hingga kesalahan kredit akibat utang demi gengsi. Mereka mengupas tuntas psikologi uang di balik fenomena flexing yang menjebak banyak orang ke dalam rat race, berujung pada kredit macet, gagal bayar pinjol, hingga kebingungan para korban P2P mencari cara mengatasi teror pinjaman online dan cara menghadapi dc pinjol.\n\nTak hanya membedah cara keluar dari rat race dan memberikan solusi galbay, podcast ini juga membahas mengapa investasi bodong masih laris dan kerap menyeret influencer. Kami juga menyoroti lambatnya regulasi OJK menangani kasus ini jika dibandingkan ketegasan aturan di China, sampai muncul sindiran ala polisi India. Simak pembahasan lengkap yang penuh wawasan, kontroversi, dan perspektif yang jarang dibahas di media.\n\n00:00 - Mengapa Petinggi P2P Lending Ramai Ditangkap?\n02:19 - Mental Ngemplang, Utang & Kredit = Penyakit Kita\n04:11 - Skandal Binomo & Investasi Bodong: Kenapa Influencer yang Disalahkan?\n08:32 - Hukum Disclaimer Keuangan: Risiko Hilang Uang & Risiko Manajemen\n11:06 - Kinerja OJK vs Regulasi Tegas China\n14:00 - Miris, Edukasi Finansial Kalah Sama Algoritma!\n17:22 - Pinjol Ilegal vs P2P Legal, Siapa Yang Menang?\n20:12 - Skema Tagih Pinjol Terbaru: Teror Pakai Ambulans & Damkar\n24:54 - Terjebak Paylater Demi Kelihatan Kaya?\n31:13 - Konsep Utilitarian (Bahaya Nyicil Mobil Buat Gengsi!)\n34:54 - Sains Keuangan (Hormon Serotonin & Flexing)\n38:55 - Tekanan Pasangan: Akar Masalah Pria Terjebak Pinjol & Judi Online\n42:12 - Udah Telat Jadi Content Creator Di 2026?\n46:05 - Metrik Baru Brand: Kenapa GMV Lebih Penting dari Jumlah Followers?\n49:09 - Ancaman AI Generated Content Terhadap Profesi Influencer\n51:29 - Pilih Jadi Buzzer Politik atau Bangun Branding?\n53:12 - Fenomena Token Kripto: Dari Scam Donald Trump Hingga Artis Lokal\n55:28 - Trading Crypto & Futures Itu Halal Gak Sih?\n57:49 - Cara Deteksi Investasi Bodong Pakai AI\n\nTom MC Ifle Channel adalah channel yang sangat mendidik, mulai dari bisnis, keuangan, kepribadian, pengembangan diri, kekayaan dan kebahagiaan.\n\nMari di tonton videonya sampai habis.\nKita bersama bangun channel ini untuk menjadi channel yang bisa mendidik memperkaya dan membuat kehidupan ini jauh lebih baik.\nJangan lupa di like subscribe dan comment. Share juga di WA group, kepada orang terdekat kalian.\n--------------------------------------------------------------------\nONLINE COURSE :\n👉\"Sales Closing Techniques\" \nhttps://digital.topcoachindonesia.com...\n--------------------------------------------------------------------\n👉Ecourse \" KPI Mastery for Business Excellence\":\n https://digital.topcoachindonesia.com...\n-------------------------------------------------------------------------\n\n\nFollow Us\ninstagram :   / tommcifle  \nFacebook :   / tommcifle  \nTiktok :   / tommcifle  \nLinkedin:   / tommcifle  \nYoutube:    /   \n------------------------------------------------------------------------\nBusiness Inquiry\nTop Coach Indonesia\nTel: 021 29078909\nemail: info\n\nWebsite: \nhttp://tommcifle.com/\nhttp://topcoachindonesia.com/\n----------------------------------------------------------------------", "post_id": "S48KFEBxCkg"}}, {"key": "@PandekaPerkasa", "attributes": {"label": "@PandekaPerkasa", "x": 467.43692278475413, "y": 146.29715701497747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ZqJ1Cbhy4uU", "id": "@PandekaPerkasa", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Ubah KEKAYAAN Finansial Lo dalam 3 BULAN di Masa Krisis !\n\nKonsultasi 1 on 1 & Gabung Komunitas Nafas Lab saya di:\n► https://perkasapandeka.com/ \nGratis Workshop & Template \n► https://perkasapandeka.com/workshop-f...\n\nPartnership (+62 858-8245-6575) | pandekaladang\n\n► Mulai investasi Saham AS di XTB (pake kode referral \"PANDEKAETF\"). \nDownload di sini: https://link-pso.xtb.com/pso/2jEmD\n\n► Kamera gue Sony ZV e10 : https://s.shopee.co.id/5VICgH1Brs \n► Lensa Sigma 16mm F1 4 DC DN : https://s.shopee.co.id/8UvoKTiDKE \n► Mic Rode Video Mic Go : https://s.shopee.co.id/9f7oLRo168 \n► Instagram gue : instagram.com/_pandekaperkasa?igsh=MXNrdW15eHFxOWJrbg== \n► Contact person : +6282118270890 (admin) Some product links are affiliate links which means if you buy something we'll receive a small commission. \n► For more updates :    /    \n► For more insights :    • Investasi ETF  \n\n🔥 Mau ubah kondisi keuangan dan mulai bangun kekayaan dalam 90 hari? Di video ini gue bakal kasih strategi langkah demi langkah buat memperbaiki keuangan pribadi, membangun kebiasaan finansial sehat, mulai investasi dari nol, sampai bikin sistem uang yang bisa bantu lo menuju kebebasan finansial — bahkan di masa krisis.\n\nKalau lo seorang karyawan, pekerja kantoran, ingin kerja di luar negeri, TKI profesional, atau baru mulai belajar investasi, video ini wajib ditonton sampai habis. Kita bakal bahas cara mengatur keuangan, budgeting, saving rate, dana darurat, melunasi utang kartu kredit, meningkatkan penghasilan, sampai cara mulai investasi saham luar negeri seperti ETF S&P 500 (VOO) dengan modal kecil.\n\nDi video ini lo akan belajar:\n✅ Cara memperbaiki kondisi keuangan dalam 3 bulan\n✅ Cara menghemat uang & potong pengeluaran\n✅ Cara mulai investasi untuk pemula\n✅ Investasi saham Amerika & ETF S&P 500\n✅ Strategi DCA (Dollar Cost Averaging)\n✅ Cara bangun dana darurat & net worth\n✅ Cara mencapai financial freedom lebih cepat\n\nKalau lo pengen belajar investasi luar negeri, kerja di luar negeri, membangun passive income, atau jadi lebih jago mengelola uang — video ini buat lo.\n\nJangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE biar gak ketinggalan konten finansial & investasi berikutnya! 🚀💰\n\nDISCLAIMER: SESUAI ATURAN OJK TERBARU (JULI 2025) Konten dalam video ini dibuat untuk tujuan edukasi finansial umum, bukan merupakan nasihat investasi, bukan rekomendasi beli/jual, dan bukan ajakan untuk bertransaksi atas produk pasar modal. Saya bukan penasihat keuangan berizin OJK, bukan wakil perantara pedagang efek, dan tidak memiliki izin distribusi produk pasar modal dari OJK, kecuali secara eksplisit disebutkan dan dibuktikan dalam deskripsi. Dengan mengikuti ketentuan POJK No. 13/POJK.04/2025, saya menyatakan bahwa: \n🔹 Setiap penyebutan produk, saham, reksa dana, atau instrumen keuangan dalam konten ini bukan merupakan jaminan kinerja masa depan dan hanya sebagai referensi edukatif. \n🔹 Konten ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi profesional dengan penasihat keuangan tersertifikasi. \n🔹 Penonton bertanggung jawab penuh atas keputusan finansial pribadi dan disarankan melakukan riset mandiri.\n 📢 Transparansi Konten Jika video ini mengandung kerja sama berbayar, konten sponsor, atau tautan afiliasi, maka akan ditandai secara jelas dan disebutkan dalam narasi maupun deskripsi video. 🚫 PERINGATAN PENIPUAN - TIDAK TERIMA DANA INVESTASI Kami tidak pernah menerima titipan dana investasi, tidak mengelola akun trading, tidak menjual sinyal, robot, atau copytrade, dan tidak menawarkan kelas privat crypto secara langsung melalui DM. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui akun dan platform resmi kami. \n📌 Harap berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan channel ini. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh pihak tidak resmi yang mencatut nama kami.", "post_id": "ZqJ1Cbhy4uU"}}, {"key": "pandekaperkasa", "attributes": {"label": "pandekaperkasa", "x": 560.8761452321553, "y": 89.97370901471923, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ZqJ1Cbhy4uU", "id": "pandekaperkasa", "source": "youtube-000001", "content": "Cara Ubah KEKAYAAN Finansial Lo dalam 3 BULAN di Masa Krisis !\n\nKonsultasi 1 on 1 & Gabung Komunitas Nafas Lab saya di:\n► https://perkasapandeka.com/ \nGratis Workshop & Template \n► https://perkasapandeka.com/workshop-f...\n\nPartnership (+62 858-8245-6575) | pandekaladang\n\n► Mulai investasi Saham AS di XTB (pake kode referral \"PANDEKAETF\"). \nDownload di sini: https://link-pso.xtb.com/pso/2jEmD\n\n► Kamera gue Sony ZV e10 : https://s.shopee.co.id/5VICgH1Brs \n► Lensa Sigma 16mm F1 4 DC DN : https://s.shopee.co.id/8UvoKTiDKE \n► Mic Rode Video Mic Go : https://s.shopee.co.id/9f7oLRo168 \n► Instagram gue : instagram.com/_pandekaperkasa?igsh=MXNrdW15eHFxOWJrbg== \n► Contact person : +6282118270890 (admin) Some product links are affiliate links which means if you buy something we'll receive a small commission. \n► For more updates :    /    \n► For more insights :    • Investasi ETF  \n\n🔥 Mau ubah kondisi keuangan dan mulai bangun kekayaan dalam 90 hari? Di video ini gue bakal kasih strategi langkah demi langkah buat memperbaiki keuangan pribadi, membangun kebiasaan finansial sehat, mulai investasi dari nol, sampai bikin sistem uang yang bisa bantu lo menuju kebebasan finansial — bahkan di masa krisis.\n\nKalau lo seorang karyawan, pekerja kantoran, ingin kerja di luar negeri, TKI profesional, atau baru mulai belajar investasi, video ini wajib ditonton sampai habis. Kita bakal bahas cara mengatur keuangan, budgeting, saving rate, dana darurat, melunasi utang kartu kredit, meningkatkan penghasilan, sampai cara mulai investasi saham luar negeri seperti ETF S&P 500 (VOO) dengan modal kecil.\n\nDi video ini lo akan belajar:\n✅ Cara memperbaiki kondisi keuangan dalam 3 bulan\n✅ Cara menghemat uang & potong pengeluaran\n✅ Cara mulai investasi untuk pemula\n✅ Investasi saham Amerika & ETF S&P 500\n✅ Strategi DCA (Dollar Cost Averaging)\n✅ Cara bangun dana darurat & net worth\n✅ Cara mencapai financial freedom lebih cepat\n\nKalau lo pengen belajar investasi luar negeri, kerja di luar negeri, membangun passive income, atau jadi lebih jago mengelola uang — video ini buat lo.\n\nJangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE biar gak ketinggalan konten finansial & investasi berikutnya! 🚀💰\n\nDISCLAIMER: SESUAI ATURAN OJK TERBARU (JULI 2025) Konten dalam video ini dibuat untuk tujuan edukasi finansial umum, bukan merupakan nasihat investasi, bukan rekomendasi beli/jual, dan bukan ajakan untuk bertransaksi atas produk pasar modal. Saya bukan penasihat keuangan berizin OJK, bukan wakil perantara pedagang efek, dan tidak memiliki izin distribusi produk pasar modal dari OJK, kecuali secara eksplisit disebutkan dan dibuktikan dalam deskripsi. Dengan mengikuti ketentuan POJK No. 13/POJK.04/2025, saya menyatakan bahwa: \n🔹 Setiap penyebutan produk, saham, reksa dana, atau instrumen keuangan dalam konten ini bukan merupakan jaminan kinerja masa depan dan hanya sebagai referensi edukatif. \n🔹 Konten ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan konsultasi profesional dengan penasihat keuangan tersertifikasi. \n🔹 Penonton bertanggung jawab penuh atas keputusan finansial pribadi dan disarankan melakukan riset mandiri.\n 📢 Transparansi Konten Jika video ini mengandung kerja sama berbayar, konten sponsor, atau tautan afiliasi, maka akan ditandai secara jelas dan disebutkan dalam narasi maupun deskripsi video. 🚫 PERINGATAN PENIPUAN - TIDAK TERIMA DANA INVESTASI Kami tidak pernah menerima titipan dana investasi, tidak mengelola akun trading, tidak menjual sinyal, robot, atau copytrade, dan tidak menawarkan kelas privat crypto secara langsung melalui DM. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui akun dan platform resmi kami. \n📌 Harap berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan channel ini. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan oleh pihak tidak resmi yang mencatut nama kami.", "post_id": "ZqJ1Cbhy4uU"}}, {"key": "@tv9newsroom", "attributes": {"label": "@tv9newsroom", "x": 842.8371085733521, "y": 819.1325249147295, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "EKR5jv9Ghms", "id": "@tv9newsroom", "source": "youtube-000001", "content": "PENYALURAN KREDIT PERBANKAN DI JATIM TEMBUS 628 TRILIUN RUPIAH\n\nKinerja industri perbankan di Jawa Timur menunjukkan performa positif hingga kuartal kedua tahun 2026. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan total penyaluran kredit perbankan di wilayah ini telah menembus angka Rp628,02 triliun sampai April 2026. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,87 persen secara tahunan.‪‬ #tv9 #tv9news #jurnal9 #kredit #perbankan #jatim", "post_id": "EKR5jv9Ghms"}}, {"key": "tv9nusantara", "attributes": {"label": "tv9nusantara", "x": 765.7864119636549, "y": 957.4866815605928, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.5991, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "EKR5jv9Ghms", "id": "tv9nusantara", "source": "youtube-000001", "content": "PENYALURAN KREDIT PERBANKAN DI JATIM TEMBUS 628 TRILIUN RUPIAH\n\nKinerja industri perbankan di Jawa Timur menunjukkan performa positif hingga kuartal kedua tahun 2026. Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan total penyaluran kredit perbankan di wilayah ini telah menembus angka Rp628,02 triliun sampai April 2026. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,87 persen secara tahunan.‪‬ #tv9 #tv9news #jurnal9 #kredit #perbankan #jatim", "post_id": "EKR5jv9Ghms"}}, {"key": "@JULOIndonesia", "attributes": {"label": "@JULOIndonesia", "x": 486.61647226611126, "y": 990.1501456962908, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "QHN5xM1pbeM", "id": "@JULOIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Kisah Ibu Yeni! pakai JULO untuk usaha rumahan bisa bikin menang emas!\n\nDAPAT CASHBACK 50k, dengan daftar JULO pakai kode referral: MELESAT \n\nCek detail promonya di: https://www.julo.co.id/promo\nPT JULO TEKNOLOGI FINANSIAL BERIZIN DAN DIAWASI OTORITAS JASA KEUANGAN \n\nDownload now: https://go.onelink.me/app/YouTubePost\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\nKemudahan fitur lengkap yang bisa kamu nikmati dari limit kredit JULO:\n✔ Tarik dana \n✔ Kirim dana\n✔ Bayar pulsa & data\n✔ Bayar listrik PLN\n✔ Isi dompet digital\n✔ Bayar di E-commerce\n✔ Bayar tagihan BPJS\n✔ Bayar tagihan kartu prabayar\n✔ Bayar biaya pendidikan\n✔ Bayar biaya kesehatan  \nDENGAN FITUR LENGKAP DAN HEBAT JULO, SEMUA DALAM GENGGAMAN. \nTarik dana terus isi pulsa lanjut isi e-wallet #bisaterus pakai JULO! \n________________________________________________________________\nApa keuntungan menggunakan JULO Kredit Digital?\n✔ JULO Kredit Digital sudah memiliki berizin dan diawasi resmi OJK👌\n✔ Bunga rendah 👍\n✔ Semua proses transaksi cepat⌛\n✔ Tenor bisa sampai 9 bulan\n✔ Undian berhadiah setiap bulan & cashback setiap pembayaran tenor\n✔ Aman dan terpercaya\n\nYuk langsung buktikan kemudahannya dengan download JULO Kredit Digital!\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nPenting:  Limit pinjaman Rp 500 ribu – 50 jt\nTenor pinjaman 61 hari - 9 bulan\nBunga kredit pinjaman 4% - 9% /bulan (~APR 48% - 108%)\nAdmin pinjaman 7% dari total kredit\n\n\nSIMULASI CICILAN PINJAMAN DANA ONLINE DI JULO\nDana pinjaman Rp 4 jt tenor 6 bulan bunga 4% /bulan\nBunga pinjaman: 4% * Rp 4 jt = Rp 160 ribu/bulan\nAdmin pinjaman: 7% * Rp 4 jt = Rp 280 ribu\nDana pinjaman + admin = Rp 3.720.000\nCicilan/bulan: 667 ribu + Bunga 160 ribu = Rp 827 ribu/bulan\nTotal bayar + bunga pinjaman uang = 827 ribu x 6 = Rp 4.962.000\n\n\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nUntuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi JULO via:\nEmail: cs\nWebsite: https://www.julo.co.id/​\nFacebook: JULO\nInstagram: \nTwitter: \nYouTube: JULO\nAddress:  Tower A Lt.5 , Jl. Casablanca Raya Kav. 88, RT.14/RW.5, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820\n\nDOWNLOAD APLIKASI JULO KREDIT DIGITAL DI: https://go.onelink.me/app/YouTubePost", "post_id": "QHN5xM1pbeM"}}, {"key": "juloindonesia", "attributes": {"label": "juloindonesia", "x": 351.8448609189536, "y": 375.663744113271, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "QHN5xM1pbeM", "id": "juloindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Kisah Ibu Yeni! pakai JULO untuk usaha rumahan bisa bikin menang emas!\n\nDAPAT CASHBACK 50k, dengan daftar JULO pakai kode referral: MELESAT \n\nCek detail promonya di: https://www.julo.co.id/promo\nPT JULO TEKNOLOGI FINANSIAL BERIZIN DAN DIAWASI OTORITAS JASA KEUANGAN \n\nDownload now: https://go.onelink.me/app/YouTubePost\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\nKemudahan fitur lengkap yang bisa kamu nikmati dari limit kredit JULO:\n✔ Tarik dana \n✔ Kirim dana\n✔ Bayar pulsa & data\n✔ Bayar listrik PLN\n✔ Isi dompet digital\n✔ Bayar di E-commerce\n✔ Bayar tagihan BPJS\n✔ Bayar tagihan kartu prabayar\n✔ Bayar biaya pendidikan\n✔ Bayar biaya kesehatan  \nDENGAN FITUR LENGKAP DAN HEBAT JULO, SEMUA DALAM GENGGAMAN. \nTarik dana terus isi pulsa lanjut isi e-wallet #bisaterus pakai JULO! \n________________________________________________________________\nApa keuntungan menggunakan JULO Kredit Digital?\n✔ JULO Kredit Digital sudah memiliki berizin dan diawasi resmi OJK👌\n✔ Bunga rendah 👍\n✔ Semua proses transaksi cepat⌛\n✔ Tenor bisa sampai 9 bulan\n✔ Undian berhadiah setiap bulan & cashback setiap pembayaran tenor\n✔ Aman dan terpercaya\n\nYuk langsung buktikan kemudahannya dengan download JULO Kredit Digital!\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nPenting:  Limit pinjaman Rp 500 ribu – 50 jt\nTenor pinjaman 61 hari - 9 bulan\nBunga kredit pinjaman 4% - 9% /bulan (~APR 48% - 108%)\nAdmin pinjaman 7% dari total kredit\n\n\nSIMULASI CICILAN PINJAMAN DANA ONLINE DI JULO\nDana pinjaman Rp 4 jt tenor 6 bulan bunga 4% /bulan\nBunga pinjaman: 4% * Rp 4 jt = Rp 160 ribu/bulan\nAdmin pinjaman: 7% * Rp 4 jt = Rp 280 ribu\nDana pinjaman + admin = Rp 3.720.000\nCicilan/bulan: 667 ribu + Bunga 160 ribu = Rp 827 ribu/bulan\nTotal bayar + bunga pinjaman uang = 827 ribu x 6 = Rp 4.962.000\n\n\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nUntuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi JULO via:\nEmail: cs\nWebsite: https://www.julo.co.id/​\nFacebook: JULO\nInstagram: \nTwitter: \nYouTube: JULO\nAddress:  Tower A Lt.5 , Jl. Casablanca Raya Kav. 88, RT.14/RW.5, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820\n\nDOWNLOAD APLIKASI JULO KREDIT DIGITAL DI: https://go.onelink.me/app/YouTubePost", "post_id": "QHN5xM1pbeM"}}, {"key": "Kasablanka", "attributes": {"label": "Kasablanka", "x": 810.9017971525602, "y": 230.26895215538502, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.2084, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "QHN5xM1pbeM", "id": "Kasablanka", "source": "youtube-000001", "content": "Kisah Ibu Yeni! pakai JULO untuk usaha rumahan bisa bikin menang emas!\n\nDAPAT CASHBACK 50k, dengan daftar JULO pakai kode referral: MELESAT \n\nCek detail promonya di: https://www.julo.co.id/promo\nPT JULO TEKNOLOGI FINANSIAL BERIZIN DAN DIAWASI OTORITAS JASA KEUANGAN \n\nDownload now: https://go.onelink.me/app/YouTubePost\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\nKemudahan fitur lengkap yang bisa kamu nikmati dari limit kredit JULO:\n✔ Tarik dana \n✔ Kirim dana\n✔ Bayar pulsa & data\n✔ Bayar listrik PLN\n✔ Isi dompet digital\n✔ Bayar di E-commerce\n✔ Bayar tagihan BPJS\n✔ Bayar tagihan kartu prabayar\n✔ Bayar biaya pendidikan\n✔ Bayar biaya kesehatan  \nDENGAN FITUR LENGKAP DAN HEBAT JULO, SEMUA DALAM GENGGAMAN. \nTarik dana terus isi pulsa lanjut isi e-wallet #bisaterus pakai JULO! \n________________________________________________________________\nApa keuntungan menggunakan JULO Kredit Digital?\n✔ JULO Kredit Digital sudah memiliki berizin dan diawasi resmi OJK👌\n✔ Bunga rendah 👍\n✔ Semua proses transaksi cepat⌛\n✔ Tenor bisa sampai 9 bulan\n✔ Undian berhadiah setiap bulan & cashback setiap pembayaran tenor\n✔ Aman dan terpercaya\n\nYuk langsung buktikan kemudahannya dengan download JULO Kredit Digital!\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nPenting:  Limit pinjaman Rp 500 ribu – 50 jt\nTenor pinjaman 61 hari - 9 bulan\nBunga kredit pinjaman 4% - 9% /bulan (~APR 48% - 108%)\nAdmin pinjaman 7% dari total kredit\n\n\nSIMULASI CICILAN PINJAMAN DANA ONLINE DI JULO\nDana pinjaman Rp 4 jt tenor 6 bulan bunga 4% /bulan\nBunga pinjaman: 4% * Rp 4 jt = Rp 160 ribu/bulan\nAdmin pinjaman: 7% * Rp 4 jt = Rp 280 ribu\nDana pinjaman + admin = Rp 3.720.000\nCicilan/bulan: 667 ribu + Bunga 160 ribu = Rp 827 ribu/bulan\nTotal bayar + bunga pinjaman uang = 827 ribu x 6 = Rp 4.962.000\n\n\n-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --\n\nUntuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi JULO via:\nEmail: cs\nWebsite: https://www.julo.co.id/​\nFacebook: JULO\nInstagram: \nTwitter: \nYouTube: JULO\nAddress:  Tower A Lt.5 , Jl. Casablanca Raya Kav. 88, RT.14/RW.5, Menteng Dalam, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12820\n\nDOWNLOAD APLIKASI JULO KREDIT DIGITAL DI: https://go.onelink.me/app/YouTubePost", "post_id": "QHN5xM1pbeM"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "attributes": {"label": "@PikiranRakyatKuningan", "x": 196.66207219991549, "y": 34.92258165160278, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.513, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}, {"key": "ojkindonesia306", "attributes": {"label": "ojkindonesia306", "x": 933.5003117892052, "y": 760.4680783129702, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1302, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "ojkindonesia306", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}, {"key": "OtoritasJasaKeuangan", "attributes": {"label": "OtoritasJasaKeuangan", "x": 103.51985373991279, "y": 290.1750950547214, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1302, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "OtoritasJasaKeuangan", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}, {"key": "dutaliterasikeuanganojk", "attributes": {"label": "dutaliterasikeuanganojk", "x": 676.1491985803999, "y": 446.6548024438823, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1302, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "dutaliterasikeuanganojk", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}, {"key": "ojkjabar", "attributes": {"label": "ojkjabar", "x": 143.79550074634562, "y": 941.5817005068944, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1302, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "ojkjabar", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}, {"key": "ojkcirebon4902", "attributes": {"label": "ojkcirebon4902", "x": 695.9129085497016, "y": 976.2736149568032, "size": 3.43, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.1302, "eigenvector": 7.4583, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "OP1EhHi9J_g", "id": "ojkcirebon4902", "source": "youtube-000001", "content": "Membangun Ketahanan dalam Goncangan Keuangan Bersama DPRD Jabar: Bijak Berutang & Pengelolaan Uang\n\nPR KUNINGAN — Naik-turunnya dolar kerap memicu kekhawatiran masyarakat. Harga kebutuhan pokok bisa terdampak, biaya produksi ikut bergerak, sementara daya beli belum sepenuhnya pulih. Namun bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH., MM., persoalan ekonomi rakyat tidak bisa hanya dilihat dari fluktuasi kurs mata uang. Yang lebih penting adalah membangun keberanian berusaha, memperkuat literasi keuangan, dan mengurangi ketergantungan terhadap utang konsumtif.\nDi beranda Villa De La Tina, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Rabu 17 Juni 2026, obrolan soal ekonomi rakyat mengalir dari isu dolar AS (Amerika Serikat), daya beli masyarakat, hingga cara warga desa menghadapi tekanan keuangan yang kerap datang tanpa aba-aba.\nAnggota Komisi III DPRD Jabar, Tina Wiryawati menilai meningkatnya daya beli hingga kesejahteraan masyarakat selalu berawal dari pendapatan yang stabil, sedangkan pendapatan hanya bisa tumbuh jika masyarakat memiliki pekerjaan atau usaha yang produktif.\nMenurut politisi perempuan Gerindra ini, menyatakan bahwa tantangan terbesar masyarakat bukan semata kekurangan modal, melainkan keberanian untuk memulai. Ia menyebut semangat kewirausahaan harus dibangun lebih dulu sebelum berbicara tentang akses pembiayaan.\nKarena itu, selama beberapa tahun terakhir ia aktif menggelar pelatihan di desa-desa, terutama bagi kelompok perempuan dan Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.\nAlih-alih hanya fokus pada makanan ringan yang sudah banyak diproduksi masyarakat, Tina mendorong warga membuat kebutuhan sehari-hari seperti sabun cuci piring, pasta gigi, minyak telon, dan produk rumah tangga lainnya yang memiliki pasar lebih luas.\nIa mencontohkan pelatihan pembuatan sabun cuci piring yang pernah dilakukan di sejumlah desa. Saat ini, produk tersebut bahkan memiliki peluang pasar yang lebih besar karena dibutuhkan oleh restoran, hotel, rumah makan hingga dapur program makan bergizi gratis (MBG).\nTina Wiryawati meyakini satu desa seharusnya mampu memenuhi sebagian kebutuhan produknya sendiri sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi warga setempat.\nNamun ia mengingatkan, usaha tidak cukup hanya berhenti pada produksi. Pelaku UMKM juga harus memahami apa itu arus kas, pencatatan keuangan agar usahanya dianggap layak oleh lembaga perbankan.\n“Bank pada dasarnya ingin melihat kemampuan pengembalian pinjaman. Karena itu usaha harus berjalan dan keuangannya tercatat dengan baik. NPL atau Non-Performing Loan, ini akan menjadi catatan bagi bank-bank dalam menentukan layak tidaknya terhadap pengusaha untuk diberi kredit permodalan—yang gagal bayar tentunya gak mungkin dikasih pinjaman modal bank,” ujar Tina.\nJangan Hanya Jadi Konsumen\nTina Wiryawati juga mengajak masyarakat melihat peluang ekonomi dari sektor pertanian dan tanaman herbal yang selama ini sering dianggap biasa.\nMenurutnya, komoditas seperti kunyit, jahe, kopi hingga berbagai tanaman herbal memiliki peluang pasar yang besar jika diolah dan diarahkan ke pasar ekspor.\nIa menilai pembahasan soal kurs dolar AS sering kali hanya dipandang dari sisi negatif, padahal petani dan pelaku usaha yang produknya berorientasi ekspor justru bisa memperoleh keuntungan lebih besar ketika nilai dolar menguat.\nKarena itu, desa-desa perlu didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memahami mekanisme pemasaran ekspor agar tidak hanya menjadi konsumen produk luar negeri.\nBank Emok Masih Jadi Tantangan\nDalam kesempatan itu, Anggota Komisi 3 DPRD Jabar ini juga menyoroti masih maraknya praktik pinjaman informal yang dikenal masyarakat sebagai “Bank Emok Ilegal” hingga pinjaman online (pinjol) ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).\nMenurutnya, layanan semacam itu sering dipilih karena prosesnya cepat dan langsung mendatangi masyarakat, sementara sebagian warga masih merasa kesulitan mengakses layanan perbankan formal.\nIa menilai persoalan utama bukan hanya soal akses, tetapi juga rendahnya literasi keuangan. Banyak masyarakat belum memahami bahwa dana pinjaman harus dikelola secara produktif dan memiliki kewajiban untuk dikembalikan.\n“Sebagai solusi, baik dalam giat reses maupun kunjungan kerja kepada konstituen, kami dari Komisi 3 DPRD Jabar senantiasa mendorong penguatan kredit usaha rakyat (KUR), pola pembiayaan kelompok, serta pendampingan usaha agar masyarakat memiliki rekam usaha yang lebih baik dan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan resmi,” tukasnya.\n.\nBaca berita selengkapnya di Pikiran Rakyat Kuningan klik link: https://kuningan.pikiran-rakyat.com/e...\n#pikiranrakyat #prkuningan #dutaliterasikeuangan #erixexvrayanto #ojk #tinawiryawati #dprdjabar \n‪‬ ‪‬   ‪‬", "post_id": "OP1EhHi9J_g"}}], "edges": [{"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "isari68", "source": "isari68", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "isari68", "source": "isari68", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Diiarisme", "source": "Diiarisme", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Diiarisme", "source": "Diiarisme", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "abhomeron", "source": "abhomeron", "target": "VIVAcoid", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "abhomeron", "source": "abhomeron", "target": "VIVAcoid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ayeeph", "source": "ayeeph", "target": "abrams_zahid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ayeeph", "source": "ayeeph", "target": "eMbahNyutz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Saylocho", "source": "Saylocho", "target": "MasFurqon15", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bassbuzz_", "source": "bassbuzz_", "target": "tsetiady", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wadul.guse", "source": "wadul.guse", "target": "pemkabjember", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wadul.guse", "source": "wadul.guse", "target": "gus.fawait", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wadul.guse", "source": "wadul.guse", "target": "ningghyta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "wadul.guse", "source": "wadul.guse", "target": "dinas_kominfo_kab_jember", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "4090397551", "source": "4090397551", "target": "bpras1990", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jabodebek", "source": "ojk_jabodebek", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "novitaekw", "source": "novitaekw", "target": "ojk_malang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "novitaekw", "source": "novitaekw", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "novitaekw", "source": "novitaekw", "target": "satgas_pasti", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "novitaekw", "source": "novitaekw", "target": "sikapiuangmu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "karirgram", "source": "karirgram", "target": "KarirGram", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "digibankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "dbsbankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "digibankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "digibankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "dbsbankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "digibankid", "source": "digibankid", "target": "digibankid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_riau", "source": "ojk_riau", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopimsingkawang", "source": "prokopimsingkawang", "target": "arisfebriramadhan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "darniahildazuugorr", "source": "darniahildazuugorr", "target": "gopayindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "marshamarchantia", "source": "marshamarchantia", "target": "GoPay", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "maswoko46", "source": "maswoko46", "target": "kementrianbakuhantam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpr.semeru.pusat_", "source": "bpr.semeru.pusat_", "target": "musakustik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpr.semeru.pusat_", "source": "bpr.semeru.pusat_", "target": "pahamkopi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bpr.semeru.pusat_", "source": "bpr.semeru.pusat_", "target": "LPS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riaulapor", "source": "riaulapor", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "riaulapor", "source": "riaulapor", "target": "Otoritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bankneocommerce", "source": "bankneocommerce", "target": "Ciasem12", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@tribunternate355", "source": "@tribunternate355", "target": "ojk_malukuutara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@samir_fintek", "source": "@samir_fintek", "target": "samir_fintek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@samir_fintek", "source": "@samir_fintek", "target": "samirfintek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@samir_fintek", "source": "@samir_fintek", "target": "samir_fintek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@samir_fintek", "source": "@samir_fintek", "target": "samir_fintek", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TomMCIfle", "source": "@TomMCIfle", "target": "tommcifle", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PandekaPerkasa", "source": "@PandekaPerkasa", "target": "pandekaperkasa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tv9newsroom", "source": "@tv9newsroom", "target": "tv9nusantara", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutriani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@DesiSutriani", "source": "@DesiSutriani", "target": "desisutri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JULOIndonesia", "source": "@JULOIndonesia", "target": "juloindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JULOIndonesia", "source": "@JULOIndonesia", "target": "juloindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JULOIndonesia", "source": "@JULOIndonesia", "target": "Kasablanka", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "@PikiranRakyatKuningan", "target": "ojkindonesia306", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "@PikiranRakyatKuningan", "target": "OtoritasJasaKeuangan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "@PikiranRakyatKuningan", "target": "dutaliterasikeuanganojk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "@PikiranRakyatKuningan", "target": "ojkjabar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PikiranRakyatKuningan", "source": "@PikiranRakyatKuningan", "target": "ojkcirebon4902", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}