{"nodes": [{"key": "sejak2006", "attributes": {"label": "sejak2006", "x": 107.71582361913646, "y": 154.50605747277578, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068256926488789234", "id": "sejak2006", "source": "tweet-000004", "content": "jamu pahit demi sehat dulu.\nnanti pake beras kencur,\n\nkebijakan likuiditas, berupa kelonggaran kredit sektor prioritas, caranya bank dapt stimulus, GWM dilonggarin. insentip\n\nsisi fiskal sih yang kudunya beneran ditata dengan baik. bobot belanja pemerintah gede, bahkan \"boros", "post_id": "2068256926488789234"}}, {"key": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "bmartawardaya", "x": 895.2281473933796, "y": 465.4109134209715, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068256926488789234", "id": "bmartawardaya", "source": "tweet-000004", "content": "jamu pahit demi sehat dulu.\nnanti pake beras kencur,\n\nkebijakan likuiditas, berupa kelonggaran kredit sektor prioritas, caranya bank dapt stimulus, GWM dilonggarin. insentip\n\nsisi fiskal sih yang kudunya beneran ditata dengan baik. bobot belanja pemerintah gede, bahkan \"boros", "post_id": "2068256926488789234"}}, {"key": "zepy93", "attributes": {"label": "zepy93", "x": 261.94788267578315, "y": 802.6721762435758, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068128143966372237", "id": "zepy93", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju.\nMSCI & FTSE itu \"uang untuk pasar saham\".\nPanda Bond itu \"uang untuk pemerintah\".\nYang satu bisa bikin saham naik-turun dalam hitungan hari.\nYang satu lagi lebih berpengaruh ke biaya utang, likuiditas valas, dan persepsi risiko negara.\nJadi untuk trader IHSG:\n📈 MSCI >", "post_id": "2068128143966372237"}}, {"key": "KejuBiskuit", "attributes": {"label": "KejuBiskuit", "x": 322.8243648741168, "y": 457.4267178050887, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068128143966372237", "id": "KejuBiskuit", "source": "tweet-000004", "content": "Setuju.\nMSCI & FTSE itu \"uang untuk pasar saham\".\nPanda Bond itu \"uang untuk pemerintah\".\nYang satu bisa bikin saham naik-turun dalam hitungan hari.\nYang satu lagi lebih berpengaruh ke biaya utang, likuiditas valas, dan persepsi risiko negara.\nJadi untuk trader IHSG:\n📈 MSCI >", "post_id": "2068128143966372237"}}, {"key": "antaranewsmaluku", "attributes": {"label": "antaranewsmaluku", "x": 359.45527199233305, "y": 765.3790708758786, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 61.9486, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923487931481835342_48006814692", "id": "antaranewsmaluku", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan bahwa suku bunga untuk rumah subsidi tidak akan mengalami kenaikan dan tetap bertahan di angka 5 persen flat dari awal hingga akhir masa angsuran.\n\nDia mengatakan meskipun terjadi peningkatan BI Rate, pemerintah tetap mempertahankan suku bunga KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5 persen sehingga masyarakat dapat memperoleh rumah dengan cicilan yang terjangkau. \n\nBaca selengkapnya di ambon.antaranwes.com Klik tautan di bio  \n\n#MenteriPKP #RumahSubsidi #SukuBunga #BeritaMaluku #AntaraNewsAmbon", "post_id": "3923487931481835342_48006814692"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 217.2198197085229, "y": 739.9572182544869, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1607, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 383.54211481629653, "y": 839.8397332938874, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 114.6048, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3924174045763716115_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tidak akan mengalami kenaikan sekalipun terjadi tren kenaikan pada BI Rate.\n\nMaruarar mengatakan, langkah intervensi pemerintah untuk mematok bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di angka 5 persen tetap berjalan demi menjaga agar cicilan hunian tetap terjangkau oleh masyarakat luas.\n\n\"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau,\" kata Maruarar, Minggu (21/6/2026).\n\nMaruarar menegaskan skema tenor KPR FLPP dengan jangka waktu mencapai 40 tahun, yang digulirkan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto telah dikaji secara mendalam dan dinyatakan siap diimplementasikan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.\n\nBaca selengkapnya di \nhttps://www.idxchannel.com/economics/menteri-maruarar-pastikan-suku-bunga-rumah-subsidi-tak-terimbas-kenaikan-bi-rate\n\nAtau klik link di Bio  \n\nFoto : iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #sukubunga #BIRate #KPR", "post_id": "3924174045763716115_3310659452"}}, {"key": "pemko.medan", "attributes": {"label": "pemko.medan", "x": 816.5028193951423, "y": 65.34129406901634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 16.1607, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3925020089938734061_4012256370", "id": "pemko.medan", "source": "instagram-000001", "content": "Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memaparkan strategi efisiensi APBD 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (22/6/2026), saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.\n\nDi hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Rico Waas menegaskan kondisi keuangan Pemko Medan dalam keadaan sehat dengan tanpa utang jangka panjang. Ia menjelaskan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) 2025 sebesar Rp592 miliar merupakan hasil pengelolaan keuangan yang efisien sekaligus untuk menjaga likuiditas daerah pada awal tahun anggaran 2026.\n\nMeski tahun 2025 menjadi periode penyesuaian dan efisiensi anggaran, Pemko Medan tetap memprioritaskan penanganan banjir. Sebanyak Rp255 miliar dialokasikan untuk program pengendalian banjir, dengan capaian 1.350 titik genangan berhasil ditangani dari total 2.575 titik yang tercantum dalam masterplan drainase kota.\n\nBaca Berita selengkapnya di https://portal.medan.go.id/\n\n#ricowaas\n#ricozaki\n#zakiyuddinharahap\n#medanuntuksemua\n#pemkomedan\n\nJangan lupa 𝐟𝐨𝐥𝐥𝐨𝐰, 𝐥𝐢𝐤𝐞, 𝐬𝐡𝐚𝐫𝐞 dan selalu update informasi seputar Pemerintah Kota Medan melalui akun media sosial kami :\n🌐 FB : Pemko Medan\n📹 YT : Pemko Medan\n🦜 X : \n📸 IG : \n📓 WB : portal.medan.go.id", "post_id": "3925020089938734061_4012256370"}}, {"key": "jainulsiregar918", "attributes": {"label": "jainulsiregar918", "x": 377.2913962800687, "y": 137.449726846708, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7571712827904281874", "id": "jainulsiregar918", "source": "tiktok-000001", "content": "komisi VII DPR RI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran kredit usaha rakyat ( KUR ). ketua komisi VII DPR RI  partaonan daulay menegaskan kur harus tepat sasaran  dan tidak hanya di berikan kepada penerima lama. #salehdaulay #BantuPanganBantuRakyat #PartaiAmanatNasional", "post_id": "7571712827904281874"}}, {"key": "Dr.saleh", "attributes": {"label": "Dr.saleh", "x": 598.4965393772442, "y": 619.6517729803793, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7571712827904281874", "id": "Dr.saleh", "source": "tiktok-000001", "content": "komisi VII DPR RI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran kredit usaha rakyat ( KUR ). ketua komisi VII DPR RI  partaonan daulay menegaskan kur harus tepat sasaran  dan tidak hanya di berikan kepada penerima lama. #salehdaulay #BantuPanganBantuRakyat #PartaiAmanatNasional", "post_id": "7571712827904281874"}}, {"key": "moraharahap88", "attributes": {"label": "moraharahap88", "x": 639.0960609888263, "y": 507.03127555548264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7571646757755538695", "id": "moraharahap88", "source": "tiktok-000001", "content": "Komisi VII DPR RI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ketua Komisi VII DPR RI  Saleh Partaonan Daulay menegaskan KUR harus tepat sasaran dan tidak hanya diberikan kepada penerima lama. #SalehDaulay #BantuPanganBantuRakyat #PartaiAmanatNasional", "post_id": "7571646757755538695"}}, {"key": "Dr.", "attributes": {"label": "Dr.", "x": 26.109555579901244, "y": 304.9365296058133, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7571646757755538695", "id": "Dr.", "source": "tiktok-000001", "content": "Komisi VII DPR RI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ketua Komisi VII DPR RI  Saleh Partaonan Daulay menegaskan KUR harus tepat sasaran dan tidak hanya diberikan kepada penerima lama. #SalehDaulay #BantuPanganBantuRakyat #PartaiAmanatNasional", "post_id": "7571646757755538695"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 534.0122149212934, "y": 349.6368610538251, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 799.5719879477881, "y": 962.19256094007, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "karawangbercerita", "attributes": {"label": "karawangbercerita", "x": 214.95986523704602, "y": 846.7180931876087, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7643410308039593236", "id": "karawangbercerita", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "Kejaksaan", "x": 656.5427331111157, "y": 473.1913309595311, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2417, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "Kejaksaan", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "btn", "attributes": {"label": "btn", "x": 499.91160347681193, "y": 933.6879476549574, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2417, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "btn", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "maswoko46", "attributes": {"label": "maswoko46", "x": 787.0577067148586, "y": 791.3246121448417, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7634717160039828744", "id": "maswoko46", "source": "tiktok-000001", "content": "APA-APA SEMUA UNTUK MBG *Pusat Pusaran Menjaring Pundi-Pundi Uang *Loket Raksasa Di media sosial, ramai ajakan secara tidak langsung agar masyarakat menarik uang tabungan dari bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) gegara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Disebutkan dalam narasinya bahwa kas negara sisa Rp 120 triliun. \"Sisa kas negara tinggal Rp 120 triliun. Yang nabung duit di bank Himbara perlu waspada, jangan sampe tabungan kita dipake buat MBG!\" tulis unggahan di Instagram , dikutip Jumat (24/4/2026). Hingga pukul 12.10 WIB, unggahan itu dipenuhi 1.922 komentar dan diposting ulang sebanyak 4.785. Tidak sedikit dari mereka yang percaya dan mengajak untuk menarik uang di bank. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat agar tidak percaya dengan informasi yang tidak jelas keasliannya. Pemerintah dan OJK disebut tidak akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas termasuk MBG. \"Masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Nggak mungkin pemerintah maupun OJK akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas pemerintah,\" kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae kepada detikcom. OJK menyadari bahwa uang di bank termasuk Himbara dominan milik masyarakat. Oleh karena itu, penyaluran kredit ke program-program pemerintah disebut tidak ada pemaksaan dan sudah menjadi keputusan bisnis bank yang tunduk kepada aturan OJK. Menurutnya, keputusan untuk menyalurkan kredit tetap merupakan prinsip hukum dari bank yang dilakukan berdasarkan prospek usaha, kinerja debitur dan kemampuan membayar. Adapun dalam proses persetujuan kredit, bank harus memiliki keyakinan atas kelayakan debitur berdasarkan analisis (character, capacity, capital, collateral dan condition of economy), disertai dengan pembentukan pencadangan sesuai dengan standar akutansi keuangan yang berlaku. Sb : Detik", "post_id": "7634717160039828744"}}, {"key": "kementrianbakuhantam", "attributes": {"label": "kementrianbakuhantam", "x": 415.07626962266244, "y": 446.41268772906227, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7634717160039828744", "id": "kementrianbakuhantam", "source": "tiktok-000001", "content": "APA-APA SEMUA UNTUK MBG *Pusat Pusaran Menjaring Pundi-Pundi Uang *Loket Raksasa Di media sosial, ramai ajakan secara tidak langsung agar masyarakat menarik uang tabungan dari bank BUMN atau Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) gegara program Makan Bergizi Gratis (MBG). Disebutkan dalam narasinya bahwa kas negara sisa Rp 120 triliun. \"Sisa kas negara tinggal Rp 120 triliun. Yang nabung duit di bank Himbara perlu waspada, jangan sampe tabungan kita dipake buat MBG!\" tulis unggahan di Instagram , dikutip Jumat (24/4/2026). Hingga pukul 12.10 WIB, unggahan itu dipenuhi 1.922 komentar dan diposting ulang sebanyak 4.785. Tidak sedikit dari mereka yang percaya dan mengajak untuk menarik uang di bank. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta masyarakat agar tidak percaya dengan informasi yang tidak jelas keasliannya. Pemerintah dan OJK disebut tidak akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas termasuk MBG. \"Masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Nggak mungkin pemerintah maupun OJK akan memaksa bank untuk menyalurkan kredit ke program-program prioritas pemerintah,\" kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae kepada detikcom. OJK menyadari bahwa uang di bank termasuk Himbara dominan milik masyarakat. Oleh karena itu, penyaluran kredit ke program-program pemerintah disebut tidak ada pemaksaan dan sudah menjadi keputusan bisnis bank yang tunduk kepada aturan OJK. Menurutnya, keputusan untuk menyalurkan kredit tetap merupakan prinsip hukum dari bank yang dilakukan berdasarkan prospek usaha, kinerja debitur dan kemampuan membayar. Adapun dalam proses persetujuan kredit, bank harus memiliki keyakinan atas kelayakan debitur berdasarkan analisis (character, capacity, capital, collateral dan condition of economy), disertai dengan pembentukan pencadangan sesuai dengan standar akutansi keuangan yang berlaku. Sb : Detik", "post_id": "7634717160039828744"}}, {"key": "linksultra.com", "attributes": {"label": "linksultra.com", "x": 147.27105502191284, "y": 165.8968145591325, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7616735822645136660", "id": "linksultra.com", "source": "tiktok-000001", "content": "KENDARI, LINKSULTRA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat (13/3/2026). Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan rapat tersebut membahas laporan pertanggungjawaban direksi sekaligus evaluasi kinerja Bank Sultra selama satu tahun terakhir. “Secara umum kinerja Bank Sultra dinilai memuaskan,” ujarnya usai rapat. Salah satu keputusan penting dalam RUPS tersebut adalah peningkatan pembagian dividen dari sebelumnya 70 persen menjadi 75 persen dari laba bersih. Kebijakan ini diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para pemegang saham yang mayoritas merupakan pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Abubakar, menjelaskan kinerja keuangan Bank Sultra pada 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset tercatat Rp14,8 triliun, dana pihak ketiga Rp10,3 triliun, dan penyaluran kredit Rp9,5 triliun. Bank Sultra juga membukukan laba bersih sebesar Rp419 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp314 miliar atau 75 persen akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.                                                              #linksultra #banksultra #gubernursultra #asr #pemprovsultra    Sultra", "post_id": "7616735822645136660"}}, {"key": "sultraprov", "attributes": {"label": "sultraprov", "x": 264.0370173180835, "y": 908.7855594691762, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7616735822645136660", "id": "sultraprov", "source": "tiktok-000001", "content": "KENDARI, LINKSULTRA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat (13/3/2026). Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan rapat tersebut membahas laporan pertanggungjawaban direksi sekaligus evaluasi kinerja Bank Sultra selama satu tahun terakhir. “Secara umum kinerja Bank Sultra dinilai memuaskan,” ujarnya usai rapat. Salah satu keputusan penting dalam RUPS tersebut adalah peningkatan pembagian dividen dari sebelumnya 70 persen menjadi 75 persen dari laba bersih. Kebijakan ini diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para pemegang saham yang mayoritas merupakan pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Abubakar, menjelaskan kinerja keuangan Bank Sultra pada 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset tercatat Rp14,8 triliun, dana pihak ketiga Rp10,3 triliun, dan penyaluran kredit Rp9,5 triliun. Bank Sultra juga membukukan laba bersih sebesar Rp419 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp314 miliar atau 75 persen akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.                                                              #linksultra #banksultra #gubernursultra #asr #pemprovsultra    Sultra", "post_id": "7616735822645136660"}}, {"key": "Andisumangerukka87", "attributes": {"label": "Andisumangerukka87", "x": 50.299625674898095, "y": 850.1917895342455, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7616735822645136660", "id": "Andisumangerukka87", "source": "tiktok-000001", "content": "KENDARI, LINKSULTRA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat (13/3/2026). Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan rapat tersebut membahas laporan pertanggungjawaban direksi sekaligus evaluasi kinerja Bank Sultra selama satu tahun terakhir. “Secara umum kinerja Bank Sultra dinilai memuaskan,” ujarnya usai rapat. Salah satu keputusan penting dalam RUPS tersebut adalah peningkatan pembagian dividen dari sebelumnya 70 persen menjadi 75 persen dari laba bersih. Kebijakan ini diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para pemegang saham yang mayoritas merupakan pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Abubakar, menjelaskan kinerja keuangan Bank Sultra pada 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset tercatat Rp14,8 triliun, dana pihak ketiga Rp10,3 triliun, dan penyaluran kredit Rp9,5 triliun. Bank Sultra juga membukukan laba bersih sebesar Rp419 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp314 miliar atau 75 persen akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.                                                              #linksultra #banksultra #gubernursultra #asr #pemprovsultra    Sultra", "post_id": "7616735822645136660"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 750.6420114987487, "y": 535.5236362248359, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7616735822645136660", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "KENDARI, LINKSULTRA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa di Tower Bank Sultra, Kendari, Jumat (13/3/2026). Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, mengatakan rapat tersebut membahas laporan pertanggungjawaban direksi sekaligus evaluasi kinerja Bank Sultra selama satu tahun terakhir. “Secara umum kinerja Bank Sultra dinilai memuaskan,” ujarnya usai rapat. Salah satu keputusan penting dalam RUPS tersebut adalah peningkatan pembagian dividen dari sebelumnya 70 persen menjadi 75 persen dari laba bersih. Kebijakan ini diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para pemegang saham yang mayoritas merupakan pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Abubakar, menjelaskan kinerja keuangan Bank Sultra pada 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset tercatat Rp14,8 triliun, dana pihak ketiga Rp10,3 triliun, dan penyaluran kredit Rp9,5 triliun. Bank Sultra juga membukukan laba bersih sebesar Rp419 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp314 miliar atau 75 persen akan dibagikan sebagai dividen kepada para pemegang saham.                                                              #linksultra #banksultra #gubernursultra #asr #pemprovsultra    Sultra", "post_id": "7616735822645136660"}}, {"key": "belajar.saham8", "attributes": {"label": "belajar.saham8", "x": 102.71661304198732, "y": 846.7133922935585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "belajar.saham8", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}, {"key": "Sucor", "attributes": {"label": "Sucor", "x": 265.06136299501617, "y": 426.9526720887318, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654451402223275272", "id": "Sucor", "source": "tiktok-000001", "content": "MASYARAKAT INDO HARUS TAU!!!! CAMPUR TANGAN SINGAPURA KE RUPIAH: SELURUH ASET KITA DIJUAL DAN DITAMPUNG DI SINGAPURA!!!! 🚨🇸🇬🇲🇨💸🔥 Jagad finansial tanah air mendadak diguncang isu panas mengenai dugaan adanya aliran dana raksasa dan aset-aset berharga domestik yang sengaja dilepas untuk kemudian ditampung di pusat keuangan Singapura, hingga memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah. Fenomena perpindahan likuiditas lintas negara ini sering kali dikaitkan dengan strategi *asset sheltering*, pelarian modal (*capital outflow*) saat pasar global bergejolak, hingga pemanfaatan insentif pajak internasional yang membuat dana-dana jumbo milik konglomerat betah parkir di negeri singa. Di video ini, kita bakal bongkar habis secara kritis fakta di balik layar mengenai dinamika aliran modal keluar ini—mulai dari modus penempatan aset, dampaknya terhadap cadangan devisa Bank Indonesia, hingga upaya taktis pemerintah dalam memperkuat benteng ekonomi domestik—jadi tonton sampai habis tanpa di-skip agar lu paham peta perputaran uang yang sebenarnya, dan menurut analisis kritis lu sendiri nih Bro, apakah fenomena ini murni urusan bisnis dan likuiditas global atau ada permainan kotor yang merugikan negara? Tulis opini berani lu di kolom komentar! 👇 #Sucorsekuritas  #Sahamindonesia #BeXpertWIthSucor #bernardwijaya17 #BernardXcliplab2  Sekuritas", "post_id": "7654451402223275272"}}, {"key": "bekasimedia", "attributes": {"label": "bekasimedia", "x": 713.4126991668138, "y": 983.8023626937154, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7445252047273839877", "id": "bekasimedia", "source": "tiktok-000001", "content": "BEKASIMEDIA.COM - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi sedang memproses Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Patriot. Anggota Bapemperda asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya menyatakan ada 2 hal utama yang menjadi fokus Bapemperda. \"Kita di Bapemperda sedang dalam proses membuat rancangan perda baru dengan BPRS. Ada 2 hal yang dibahas. Pertama terkait dengan nomenklatur dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah menjadi Bank Perekonomian Rakyat Syariah yang ini merupakan amanat dari Undang undang,\" kata Fendaby saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi usai rapat paripurna, Kamis (5/12/2024). \"Kedua, ada perubahan modal dasar, harapan kita agar BPRS dapat meningkatkan kinerjanya untuk mendapatkan lebih banyak kepercayaan dari masyarakat. Tentunya dengan modal kerja ini berarti pemerintah Kota Bekasi menaruh harapan besar kepada BPRS agar bisa menjangkau lebih luas lagi masyarakat Kota Bekasi dalam masalah pembiayaan terutama UMKM sehingga akan meningkatkan perekonomian Kota Bekasi kedepan,\" lanjutnya. \"BPRS ada juga program pembiayaan untuk UMKM namun memang baru sedikit sekali. Kemarin disampaikan oleh Dirut belum terlalu banyak karena cadangan mereka juga masih sedikit,\" ungkap Fendaby yang juga Anggota Komisi I. Oleh karenanya, dengan peningkatan modal dasar ini harapannya lebih banyak lagi sektor UMKM bisa mengakses pembiayaan di BPRS Patriot Kota Bekasi. Selain ada juga rencana bisnis yang diharapkan oleh BPRS itu sendiri. Secara laporan keuangan sangat sehat dan ini harus didorong sebagai BUMD yang bisa memberikan kontribusi untuk APBD Kota Bekasi  \"Modal dasar BPRS saat ini 140 miliar, namun yang baru masuk sekitar 80 miliar. Tetapi dalam aturan modal dasar ini sebenarnya hanya 25%. Jadi 80 miliar itu kalau kita jadikan 25% berarti modal dasar bisa kita tingkatkan, sekitar 300 miliar. Ini menjadi komitmen pemerintah Kota Bekasi yang harus direalisasikan,\" ungkap Anggota DPRD dari Dapil V yang mencakup kecamatan Bekasi Barat dan Pondokgede. Terakhir, terkait dengan UMKM, Ia menggarisbawahi tentang pentingnya komitmen Pemkot Bekasi untuk penempatan dana bergulir. \"Dana bergulir dari APBD untuk UMKM perlu terus ditingkatkan setiap tahunnya, agar makin banyak lagi UMKM yang bisa mendapatkan manfaatnya,\" pungkas Fendaby. (Denis) #legislatif #bekasi #media #umkm #bprs #tiktoknewsupdate", "post_id": "7445252047273839877"}}, {"key": "fendabysurya", "attributes": {"label": "fendabysurya", "x": 588.8716005746155, "y": 321.3497641996593, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7445252047273839877", "id": "fendabysurya", "source": "tiktok-000001", "content": "BEKASIMEDIA.COM - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bekasi sedang memproses Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Patriot. Anggota Bapemperda asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Bekasi, Fendaby Surya menyatakan ada 2 hal utama yang menjadi fokus Bapemperda. \"Kita di Bapemperda sedang dalam proses membuat rancangan perda baru dengan BPRS. Ada 2 hal yang dibahas. Pertama terkait dengan nomenklatur dari Bank Pembiayaan Rakyat Syariah menjadi Bank Perekonomian Rakyat Syariah yang ini merupakan amanat dari Undang undang,\" kata Fendaby saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bekasi usai rapat paripurna, Kamis (5/12/2024). \"Kedua, ada perubahan modal dasar, harapan kita agar BPRS dapat meningkatkan kinerjanya untuk mendapatkan lebih banyak kepercayaan dari masyarakat. Tentunya dengan modal kerja ini berarti pemerintah Kota Bekasi menaruh harapan besar kepada BPRS agar bisa menjangkau lebih luas lagi masyarakat Kota Bekasi dalam masalah pembiayaan terutama UMKM sehingga akan meningkatkan perekonomian Kota Bekasi kedepan,\" lanjutnya. \"BPRS ada juga program pembiayaan untuk UMKM namun memang baru sedikit sekali. Kemarin disampaikan oleh Dirut belum terlalu banyak karena cadangan mereka juga masih sedikit,\" ungkap Fendaby yang juga Anggota Komisi I. Oleh karenanya, dengan peningkatan modal dasar ini harapannya lebih banyak lagi sektor UMKM bisa mengakses pembiayaan di BPRS Patriot Kota Bekasi. Selain ada juga rencana bisnis yang diharapkan oleh BPRS itu sendiri. Secara laporan keuangan sangat sehat dan ini harus didorong sebagai BUMD yang bisa memberikan kontribusi untuk APBD Kota Bekasi  \"Modal dasar BPRS saat ini 140 miliar, namun yang baru masuk sekitar 80 miliar. Tetapi dalam aturan modal dasar ini sebenarnya hanya 25%. Jadi 80 miliar itu kalau kita jadikan 25% berarti modal dasar bisa kita tingkatkan, sekitar 300 miliar. Ini menjadi komitmen pemerintah Kota Bekasi yang harus direalisasikan,\" ungkap Anggota DPRD dari Dapil V yang mencakup kecamatan Bekasi Barat dan Pondokgede. Terakhir, terkait dengan UMKM, Ia menggarisbawahi tentang pentingnya komitmen Pemkot Bekasi untuk penempatan dana bergulir. \"Dana bergulir dari APBD untuk UMKM perlu terus ditingkatkan setiap tahunnya, agar makin banyak lagi UMKM yang bisa mendapatkan manfaatnya,\" pungkas Fendaby. (Denis) #legislatif #bekasi #media #umkm #bprs #tiktoknewsupdate", "post_id": "7445252047273839877"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 976.363186251816, "y": 935.2255567408877, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "btvidofficial", "attributes": {"label": "btvidofficial", "x": 124.27337455705457, "y": 559.7193714334156, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1443222831173244", "id": "btvidofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Pemadaman Listrik Bergilir, Sampai Kapan? | Beritasatu Utama: Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran direksi PT PLN (Persero) ke Istana Kepresidenan untuk menyikapi keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik dan pemadaman yang sering terjadi di berbagai daerah. Langkah tegas kepala negara ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai pemadaman listrik masal (blackout) serta ketidakstabilan arus yang mengganggu aktivitas ekonomi warga dan operasional sektor industri. Presiden meminta manajemen PLN memberikan penjelasan komprehensif mengenai akar masalah teknis, kondisi riil likuiditas, hingga langkah darurat yang akan diambil untuk menjamin keandalan energi nasional tahun 2026.\n\nDalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pemenuhan hak atas akses listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menjaga produktivitas ekonomi rakyat menengah ke bawah. Presiden menginstruksikan PLN untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur transmisi, mempercepat modernisasi gardu induk yang usang, serta memperbaiki pola komunikasi publik saat terjadi gangguan sistem. Simak ulasan lengkap mengenai hasil pemanggilan direksi BUMN, poin-poin evaluasi presiden, serta target perbaikan krisis listrik nasional dalam tayangan video ini.\n\nSaksikan berita selengkapnya bersama Soza Hutapea dengan narasumber Sugeng Suparwoto - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Satya Widya Yudha - Anggota Dewan Energi Nasional RI, dan Rafika Zulfa - Pengurus Harian YLKI dalam Beritasatu Utama, 22 Juni 2026 pukul 17.30 WIB.\n\n#ListrikPadam #PresidenPrabowo #PLN #Krisislisrik #BUMN #KebijakanEnergi #InfrastrukturNasional #EkonomiRakyat #EvaluasiPLN #BeritaTerkini #BeritasatuUtama #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1443222831173244"}}, {"key": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "beritasatuofficial", "x": 997.6918178130142, "y": 907.9666231963527, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "518373321558562_1443222831173244", "id": "beritasatuofficial", "source": "facebook-000001", "content": "Pemadaman Listrik Bergilir, Sampai Kapan? | Beritasatu Utama: Presiden Prabowo Subianto memanggil jajaran direksi PT PLN (Persero) ke Istana Kepresidenan untuk menyikapi keluhan masyarakat terkait gangguan pasokan listrik dan pemadaman yang sering terjadi di berbagai daerah. Langkah tegas kepala negara ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai pemadaman listrik masal (blackout) serta ketidakstabilan arus yang mengganggu aktivitas ekonomi warga dan operasional sektor industri. Presiden meminta manajemen PLN memberikan penjelasan komprehensif mengenai akar masalah teknis, kondisi riil likuiditas, hingga langkah darurat yang akan diambil untuk menjamin keandalan energi nasional tahun 2026.\n\nDalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pemenuhan hak atas akses listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menjaga produktivitas ekonomi rakyat menengah ke bawah. Presiden menginstruksikan PLN untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur transmisi, mempercepat modernisasi gardu induk yang usang, serta memperbaiki pola komunikasi publik saat terjadi gangguan sistem. Simak ulasan lengkap mengenai hasil pemanggilan direksi BUMN, poin-poin evaluasi presiden, serta target perbaikan krisis listrik nasional dalam tayangan video ini.\n\nSaksikan berita selengkapnya bersama Soza Hutapea dengan narasumber Sugeng Suparwoto - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Satya Widya Yudha - Anggota Dewan Energi Nasional RI, dan Rafika Zulfa - Pengurus Harian YLKI dalam Beritasatu Utama, 22 Juni 2026 pukul 17.30 WIB.\n\n#ListrikPadam #PresidenPrabowo #PLN #Krisislisrik #BUMN #KebijakanEnergi #InfrastrukturNasional #EkonomiRakyat #EvaluasiPLN #BeritaTerkini #BeritasatuUtama #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama\n\nPastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.\n\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------\nKunjungi juga social media channel kami :\n\nOfficial Website: https://www.beritasatu.com\nWhatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K\nTwitter : https://twitter.com/Beritasatu\nFacebook : https://www.facebook.com/beritasatu/\nInstagram : https://www.instagram.com/beritasatu/\nTiktok : https://www.tiktok.com/\n\n__________________________________________________________________________________", "post_id": "518373321558562_1443222831173244"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 576.5711541953419, "y": 776.5461834469094, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gA93ZKAuey4", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Baru Pulang Haji, Eks Bos Bank Pemerintah Ini Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan!\n\nUsai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, SF, mantan pimpinan salah satu bank pemerintah Cabang Martapura periode 2022–2024, langsung ditahan terkait kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).\n\nTersangka yang baru saja kembali dari ibadah haji tersebut kini menjalani proses hukum lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan perkara.\n\n#beritanasional #korupsi #kur\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "gA93ZKAuey4"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 83.69019318701831, "y": 372.6102546527523, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gA93ZKAuey4", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Baru Pulang Haji, Eks Bos Bank Pemerintah Ini Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan!\n\nUsai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, SF, mantan pimpinan salah satu bank pemerintah Cabang Martapura periode 2022–2024, langsung ditahan terkait kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).\n\nTersangka yang baru saja kembali dari ibadah haji tersebut kini menjalani proses hukum lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan perkara.\n\n#beritanasional #korupsi #kur\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "gA93ZKAuey4"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 939.9418650613364, "y": 241.89586523693907, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gA93ZKAuey4", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Baru Pulang Haji, Eks Bos Bank Pemerintah Ini Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan!\n\nUsai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, SF, mantan pimpinan salah satu bank pemerintah Cabang Martapura periode 2022–2024, langsung ditahan terkait kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).\n\nTersangka yang baru saja kembali dari ibadah haji tersebut kini menjalani proses hukum lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan perkara.\n\n#beritanasional #korupsi #kur\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "gA93ZKAuey4"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 605.4960611314922, "y": 186.91613081146428, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9252, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gA93ZKAuey4", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Baru Pulang Haji, Eks Bos Bank Pemerintah Ini Langsung Dijebloskan ke Sel Tahanan!\n\nUsai ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, SF, mantan pimpinan salah satu bank pemerintah Cabang Martapura periode 2022–2024, langsung ditahan terkait kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).\n\nTersangka yang baru saja kembali dari ibadah haji tersebut kini menjalani proses hukum lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan dan pengembangan perkara.\n\n#beritanasional #korupsi #kur\n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "gA93ZKAuey4"}}, {"key": "@officialokezone", "attributes": {"label": "@officialokezone", "x": 474.9174740204127, "y": 691.9153349345287, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "C_Z28b9sK4U", "id": "@officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Miris! Baru Pulang Haji, Mantan Kacab Bank  Ini Langsung Dijebloskan ke Penjara\n\nTim Penyidik Pidsus Kejati Sumsel resmi menahan Kepala Cabang (Kacab) bank pemerintah di Martapura, Sumatra Selatan, setelah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penahanan tersebut dilakukan sesaat setelah yang bersangkutan pulang dari menunaikan ibadah haji.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://news.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "C_Z28b9sK4U"}}, {"key": "officialokezone", "attributes": {"label": "officialokezone", "x": 480.55185177022054, "y": 937.2539551939136, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "C_Z28b9sK4U", "id": "officialokezone", "source": "youtube-000001", "content": "Miris! Baru Pulang Haji, Mantan Kacab Bank  Ini Langsung Dijebloskan ke Penjara\n\nTim Penyidik Pidsus Kejati Sumsel resmi menahan Kepala Cabang (Kacab) bank pemerintah di Martapura, Sumatra Selatan, setelah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penahanan tersebut dilakukan sesaat setelah yang bersangkutan pulang dari menunaikan ibadah haji.\n\nBaca selengkapnya klik di sini: \nhttps://news.okezone.com/\n\nYuk Subscribe:    /   \nWa Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va5J...\nFacebook  :   / okezonecom  \nInstagram :   / okezonecom  \nTwitter :   / okezonenews", "post_id": "C_Z28b9sK4U"}}, {"key": "@wstruthbombs", "attributes": {"label": "@wstruthbombs", "x": 585.3860326676414, "y": 84.09231381313198, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "qnhGQcisjss", "id": "@wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "EKONOMI Jepang SEDANG RUNTUH Dan Menjadi ANCAMAN Besar Bagi AS...\n\nSementara investor fokus pada The Fed, inflasi, harga minyak, dan rekor tertinggi di S&P 500, kisah keuangan terbesar hari ini mungkin terjadi ribuan mil jauhnya di Jepang.\n\nDalam episode Wall Street Truthbombs ini, Mark Malek menguraikan mengapa keputusan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga menjadi 1% dapat memiliki konsekuensi besar bagi saham, obligasi, dan likuiditas global. Selama beberapa dekade, suku bunga Jepang yang sangat rendah memicu perdagangan carry trade yen yang besar, membantu mendukung harga aset di seluruh dunia. Kini era itu mungkin akan berakhir.\n\nTemukan bagaimana perdagangan carry trade senilai $500 miliar, posisi spekulatif dalam yen, permintaan pasar obligasi pemerintah, dan perubahan arus modal global dapat memengaruhi portofolio Anda dalam beberapa bulan mendatang.\n\nTopik yang dibahas:\nKenaikan suku bunga Bank of Japan\nPenjelasan tentang carry trade yen\nRisiko likuiditas global\nProspek pasar saham AS\nImplikasi pasar obligasi pemerintah\nKebijakan Federal Reserve\nValuasi saham teknologi\nPasar mata uang\nInvestasi makro global\nManajemen risiko portofolio\n\nBerlangganan Wall Street Truthbombs untuk analisis pasar harian, wawasan makroekonomi, dan kisah-kisah yang tidak dibicarakan Wall Street.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nBank Sentral Jepang (BOJ), Perdagangan Yen, Suku Bunga Jepang, Kejatuhan Pasar Saham, Peringatan Pasar, Federal Reserve, Pertemuan Fed, Kevin Warsh, Pasar Obligasi Pemerintah, Pasar Obligasi, Likuiditas Global, S&P 500, Nasdaq, Saham Teknologi, Investasi, Analisis Pasar, Ekonomi Makro, Berita Keuangan, Bom Kebenaran Wall Street, Mark Malek, Yen Jepang, Pasar Mata Uang, Pasar Global, Risiko Pasar\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #economy #stocks #news #yen #japan", "post_id": "qnhGQcisjss"}}, {"key": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "wstruthbombs...", "x": 894.3822246732877, "y": 967.7446879405451, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "qnhGQcisjss", "id": "wstruthbombs...", "source": "youtube-000001", "content": "EKONOMI Jepang SEDANG RUNTUH Dan Menjadi ANCAMAN Besar Bagi AS...\n\nSementara investor fokus pada The Fed, inflasi, harga minyak, dan rekor tertinggi di S&P 500, kisah keuangan terbesar hari ini mungkin terjadi ribuan mil jauhnya di Jepang.\n\nDalam episode Wall Street Truthbombs ini, Mark Malek menguraikan mengapa keputusan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga menjadi 1% dapat memiliki konsekuensi besar bagi saham, obligasi, dan likuiditas global. Selama beberapa dekade, suku bunga Jepang yang sangat rendah memicu perdagangan carry trade yen yang besar, membantu mendukung harga aset di seluruh dunia. Kini era itu mungkin akan berakhir.\n\nTemukan bagaimana perdagangan carry trade senilai $500 miliar, posisi spekulatif dalam yen, permintaan pasar obligasi pemerintah, dan perubahan arus modal global dapat memengaruhi portofolio Anda dalam beberapa bulan mendatang.\n\nTopik yang dibahas:\nKenaikan suku bunga Bank of Japan\nPenjelasan tentang carry trade yen\nRisiko likuiditas global\nProspek pasar saham AS\nImplikasi pasar obligasi pemerintah\nKebijakan Federal Reserve\nValuasi saham teknologi\nPasar mata uang\nInvestasi makro global\nManajemen risiko portofolio\n\nBerlangganan Wall Street Truthbombs untuk analisis pasar harian, wawasan makroekonomi, dan kisah-kisah yang tidak dibicarakan Wall Street.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nBank Sentral Jepang (BOJ), Perdagangan Yen, Suku Bunga Jepang, Kejatuhan Pasar Saham, Peringatan Pasar, Federal Reserve, Pertemuan Fed, Kevin Warsh, Pasar Obligasi Pemerintah, Pasar Obligasi, Likuiditas Global, S&P 500, Nasdaq, Saham Teknologi, Investasi, Analisis Pasar, Ekonomi Makro, Berita Keuangan, Bom Kebenaran Wall Street, Mark Malek, Yen Jepang, Pasar Mata Uang, Pasar Global, Risiko Pasar\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #economy #stocks #news #yen #japan", "post_id": "qnhGQcisjss"}}, {"key": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "wstruthbombs", "x": 791.3522328118671, "y": 56.415457809831146, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "qnhGQcisjss", "id": "wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "EKONOMI Jepang SEDANG RUNTUH Dan Menjadi ANCAMAN Besar Bagi AS...\n\nSementara investor fokus pada The Fed, inflasi, harga minyak, dan rekor tertinggi di S&P 500, kisah keuangan terbesar hari ini mungkin terjadi ribuan mil jauhnya di Jepang.\n\nDalam episode Wall Street Truthbombs ini, Mark Malek menguraikan mengapa keputusan Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga menjadi 1% dapat memiliki konsekuensi besar bagi saham, obligasi, dan likuiditas global. Selama beberapa dekade, suku bunga Jepang yang sangat rendah memicu perdagangan carry trade yen yang besar, membantu mendukung harga aset di seluruh dunia. Kini era itu mungkin akan berakhir.\n\nTemukan bagaimana perdagangan carry trade senilai $500 miliar, posisi spekulatif dalam yen, permintaan pasar obligasi pemerintah, dan perubahan arus modal global dapat memengaruhi portofolio Anda dalam beberapa bulan mendatang.\n\nTopik yang dibahas:\nKenaikan suku bunga Bank of Japan\nPenjelasan tentang carry trade yen\nRisiko likuiditas global\nProspek pasar saham AS\nImplikasi pasar obligasi pemerintah\nKebijakan Federal Reserve\nValuasi saham teknologi\nPasar mata uang\nInvestasi makro global\nManajemen risiko portofolio\n\nBerlangganan Wall Street Truthbombs untuk analisis pasar harian, wawasan makroekonomi, dan kisah-kisah yang tidak dibicarakan Wall Street.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nBank Sentral Jepang (BOJ), Perdagangan Yen, Suku Bunga Jepang, Kejatuhan Pasar Saham, Peringatan Pasar, Federal Reserve, Pertemuan Fed, Kevin Warsh, Pasar Obligasi Pemerintah, Pasar Obligasi, Likuiditas Global, S&P 500, Nasdaq, Saham Teknologi, Investasi, Analisis Pasar, Ekonomi Makro, Berita Keuangan, Bom Kebenaran Wall Street, Mark Malek, Yen Jepang, Pasar Mata Uang, Pasar Global, Risiko Pasar\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #economy #stocks #news #yen #japan", "post_id": "qnhGQcisjss"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "attributes": {"label": "@NDTVProfitIndia", "x": 927.2489084278433, "y": 481.87294783949505, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "y3VyyaYEcxA", "id": "@NDTVProfitIndia", "source": "youtube-000001", "content": "Jatuhnya Nilai Rupee Berhenti, Tapi Apakah Krisis Benar-Benar Berakhir? Para Pakar Membedah Tanta...\n\nApakah RBI telah menyelesaikan masalah rupee India, atau hanya mengulur waktu?\n\nDalam diskusi yang mendalam ini, Jayesh Mehta dari DSP Finance dan mantan anggota SEBI, Ananth Narayan, membahas langkah-langkah terbaru RBI dan pemerintah yang bertujuan untuk menstabilkan rupee, menarik modal asing, dan meningkatkan likuiditas dalam sistem perbankan. Saksikan percakapan lengkapnya untuk mendengar pandangan mereka tentang rupee, arus masuk asing, dan gambaran makroekonomi India yang lebih luas.\n\nRupee\n#RBI\n#EkonomiIndia\n#RupeeVsDolar\n#PasarMataUang\n#PasarSahamIndia\n#PasarSahamIndia\n#InvestorAsing\n#FII\n#FPI\n#PasarObligasi\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Penelitian di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "y3VyyaYEcxA"}}, {"key": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "ndtvprofitindia", "x": 305.87970330757366, "y": 603.9520064289428, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "y3VyyaYEcxA", "id": "ndtvprofitindia", "source": "youtube-000001", "content": "Jatuhnya Nilai Rupee Berhenti, Tapi Apakah Krisis Benar-Benar Berakhir? Para Pakar Membedah Tanta...\n\nApakah RBI telah menyelesaikan masalah rupee India, atau hanya mengulur waktu?\n\nDalam diskusi yang mendalam ini, Jayesh Mehta dari DSP Finance dan mantan anggota SEBI, Ananth Narayan, membahas langkah-langkah terbaru RBI dan pemerintah yang bertujuan untuk menstabilkan rupee, menarik modal asing, dan meningkatkan likuiditas dalam sistem perbankan. Saksikan percakapan lengkapnya untuk mendengar pandangan mereka tentang rupee, arus masuk asing, dan gambaran makroekonomi India yang lebih luas.\n\nRupee\n#RBI\n#EkonomiIndia\n#RupeeVsDolar\n#PasarMataUang\n#PasarSahamIndia\n#PasarSahamIndia\n#InvestorAsing\n#FII\n#FPI\n#PasarObligasi\n\nUntuk video lainnya, berlangganan saluran kami:    /   \nKunjungi NDTV Profit untuk berita lainnya: https://www.ndtvprofit.com/\nJangan memasuki pasar saham tanpa pengetahuan. Baca semua Laporan Penelitian di sini: https://www.ndtvprofit.com/research-r...\n\nIkuti NDTV Profit di sini\nTwitter:   / ndtvprofitindia   ,   / ndtvprofit  \nLinkedIn:   / ndtvprofit  \nInstagram:   / ndtvprofit  \nFacebook:   / ndtvprofit", "post_id": "y3VyyaYEcxA"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 392.05553727407914, "y": 258.8801962306385, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "ZlJxfzOL6H8", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat | Liputan 6\n\nLiputan 6 - Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat\n\nDi tengah gejolak kenaikan suku bunga BI, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, bunga KPR dipertahankan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPPI).\n\nPemerintah juga memastikan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap hunian tetap terjaga. Berikut pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "ZlJxfzOL6H8"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 956.1553459586191, "y": 1.9022315639790621, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZlJxfzOL6H8", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat | Liputan 6\n\nLiputan 6 - Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat\n\nDi tengah gejolak kenaikan suku bunga BI, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, bunga KPR dipertahankan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPPI).\n\nPemerintah juga memastikan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap hunian tetap terjaga. Berikut pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "ZlJxfzOL6H8"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 132.2054717690676, "y": 604.3844060396294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZlJxfzOL6H8", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat | Liputan 6\n\nLiputan 6 - Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat\n\nDi tengah gejolak kenaikan suku bunga BI, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, bunga KPR dipertahankan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPPI).\n\nPemerintah juga memastikan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap hunian tetap terjaga. Berikut pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "ZlJxfzOL6H8"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 875.1183479750027, "y": 421.02406333829936, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.6088, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ZlJxfzOL6H8", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat | Liputan 6\n\nLiputan 6 - Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5 Persen: “Negara Hadir untuk Rakyat\n\nDi tengah gejolak kenaikan suku bunga BI, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan, bunga KPR dipertahankan melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPPI).\n\nPemerintah juga memastikan akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap hunian tetap terjaga. Berikut pernyataan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "ZlJxfzOL6H8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 667.043250756711, "y": 276.9975474149282, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 894.0646852418868, "y": 814.0009256433564, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 699.0363805236808, "y": 517.19312214608, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 506.69876479251417, "y": 281.8013236531899, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 51.25348841517508, "y": 34.55021281442983, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 933.0744965308915, "y": 114.60357100854279, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 76.83768552240322, "y": 404.6070391345053, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4207, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RxOLIuFMpEo", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "LARIS MANIS! Investor Asing Ramai-Ramai Borong Surat Utang AS | IDXC UPDATE\n\nDi tengah ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan meningkatnya kekhawatiran terhadap pembiayaan pemerintah Amerika Serikat, investor asing justru kembali meningkatkan eksposur mereka terhadap aset keuangan Negeri Paman Sam. Arus modal global masih mengalir deras ke pasar surat utang AS karena dinilai menawarkan tingkat keamanan dan likuiditas yang tinggi di tengah dinamika ekonomi dunia.\n\nBerdasarkan data Treasury International Capital (TIC), arus masuk modal asing ke instrumen surat utang Amerika Serikat ditopang oleh aksi beli besar-besaran dari institusi resmi global, termasuk bank-bank sentral berbagai negara. Kondisi ini menunjukkan bahwa obligasi pemerintah AS masih menjadi salah satu aset pilihan utama investor global, meskipun pasar terus mencermati prospek suku bunga dan kondisi fiskal Amerika Serikat ke depan.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "RxOLIuFMpEo"}}, {"key": "@TrendLabID", "attributes": {"label": "@TrendLabID", "x": 971.8319361995342, "y": 90.56921163147935, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rolPKkebd4M", "id": "@TrendLabID", "source": "youtube-000001", "content": "Proyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama?\n\nProyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama? | Laporan Intelijen Data ‪‬ \nPerkembangan infrastruktur strategis menuju tahun 2029 menuntut pemahaman mendalam mengenai manajemen aset dan kebijakan anggaran publik. Ketika alokasi dana daerah digulirkan, pola distribusi proyek sering kali memperlihatkan kecenderungan yang seragam. Ini bukan sekadar masalah teknis pengadaan barang dan jasa, melainkan cerminan dari dinamika konsolidasi kapital di tingkat elite. Analisis terhadap dokumen pengadaan menunjukkan adanya kriteria kualifikasi yang sangat spesifik, yang secara natural membatasi jumlah partisipan pasar yang mampu bersaing. Fenomena ini memicu diskusi hangat di kalangan analis kebijakan publik mengenai efisiensi penyerapan anggaran fiskal dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang.\n\nDalam lanskap ekonomi politik kontemporer, keterkaitan antara pemegang kebijakan dan entitas korporasi besar membentuk sebuah ekosistem yang kompleks. Melalui pemetaan kekuatan (power mapping) yang objektif, kita dapat melihat bagaimana instrumen regulasi makro sering kali selaras dengan rencana ekspansi bisnis kelompok usaha tertentu. Stabilitas nasional menuju proyeksi 2029 membutuhkan kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur fisik. Oleh karena itu, penunjukan mitra strategis yang memiliki rekam jejak panjang sering kali dipandang oleh otoritas sebagai langkah mitigasi risiko kegagalan proyek, meskipun di sisi lain, hal ini menciptakan anomali kebijakan yang mereduksi iklim kompetisi yang sehat di sektor investasi daerah.\n\nProyek infrastruktur skala besar yang dikaitkan dengan figur kepemimpinan strategis seperti KDM selalu melibatkan instrumen finansial yang rumit, mulai dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) hingga sekuritisasi aset masa depan. Bagi para investor institusional, memahami pergerakan modal dalam lingkaran tender ini adalah kunci untuk membaca arah kebijakan moneter dan riil di tingkat domestik. Konsentrasi proyek pada segelintir korporasi raksasa secara tidak langsung memengaruhi volatilitas sektor konstruksi dan perbankan penyedia likuiditas. Artikel dan analisis ini membedah bagaimana manajemen risiko korporasi beradaptasi dengan preferensi politik lokal yang berdampak pada stabilitas makroekonomi secara nasional.\n\nMenjelang transisi kepemimpinan dan target pembangunan jangka panjang tahun 2029, setiap keputusan anggaran membawa bobot geopolitik domestik yang signifikan. Sentralisasi penyerapan proyek di satu tangan memunculkan pertanyaan mengenai desentralisasi ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Apakah pola ini merupakan prasyarat mutlak demi tercapainya efisiensi eksekusi di tengah ketidakpastian global, ataukah ini bentuk pengamanan logistik strategis jangka panjang? Dengan pendekatan yang dingin dan berbasis data finansial, kita mengeksplorasi bagaimana arsitektur kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kekuasaan sekaligus memastikan roda industrialisasi daerah tetap berputar sesuai target pertumbuhan nasional.\n\nStamptime:\n00:00 - Analisis Makro: Cetak Biru Infrastruktur Nasional 2029\n02:15 - Anatomi Pengadaan: Membaca Klausul Tender Berkinerja Tinggi\n04:30 - Power Mapping: Jaringan Korporasi dan Otoritas Publik\n06:45 - Anomali Kebijakan: Alasan Teknis di Balik Pemenang yang Sama\n09:15 - Manajemen Aset Daerah: Aliran Likuiditas Fiskal\n11:30 - Proyeksi KDM: Mitigasi Risiko Versus Efisiensi Pembangunan\n13:45 - Kesimpulan Eksekutif: Stabilitas Nasional dan Konsolidasi Kapital 2029\n\n#KDM #DediMulyadi #KepemimpinanStrategis #ElitePolitik #TokohNasional #KebijakanPublik #KonsolidasiKapital #InfrastrukturDaerah #AnggaranFiskal #RegulasiMakro #Proyeksi2029 #StabilitasNasional #AnalisisMakroekonomi #ManajemenAset #GeopolitikDomestik\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------\nAlgorithmc Integrity & Research Protocol:\nAnalisis & Riset: Team Trend Lab Indonesia\nMetodologi: Analisis Sentimen Digital & Social Media Mapping 2026\nSumber Data: Google Trends, Metadata Analysis, & Public Interaction Tracking\n\nEducation Shield (Disclaimer):\nVideo di channel ini diproduksi eksklusif untuk tujuan edukasi, analisis sosiologi mendalam, serta riset media digital. Trend Lab Indonesia beroperasi sebagai laboratorium data independen dan TIDAK BERAFILIASI dengan entitas politik, partai, atau tokoh publik manapun. Kami menggunakan pendekatan Data Science untuk membedah fenomena sosiopsikologi di Indonesia secara netral dan ilmiah.", "post_id": "rolPKkebd4M"}}, {"key": "TrendLabID", "attributes": {"label": "TrendLabID", "x": 628.9654539976585, "y": 379.08356208604164, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rolPKkebd4M", "id": "TrendLabID", "source": "youtube-000001", "content": "Proyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama?\n\nProyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama? | Laporan Intelijen Data ‪‬ \nPerkembangan infrastruktur strategis menuju tahun 2029 menuntut pemahaman mendalam mengenai manajemen aset dan kebijakan anggaran publik. Ketika alokasi dana daerah digulirkan, pola distribusi proyek sering kali memperlihatkan kecenderungan yang seragam. Ini bukan sekadar masalah teknis pengadaan barang dan jasa, melainkan cerminan dari dinamika konsolidasi kapital di tingkat elite. Analisis terhadap dokumen pengadaan menunjukkan adanya kriteria kualifikasi yang sangat spesifik, yang secara natural membatasi jumlah partisipan pasar yang mampu bersaing. Fenomena ini memicu diskusi hangat di kalangan analis kebijakan publik mengenai efisiensi penyerapan anggaran fiskal dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang.\n\nDalam lanskap ekonomi politik kontemporer, keterkaitan antara pemegang kebijakan dan entitas korporasi besar membentuk sebuah ekosistem yang kompleks. Melalui pemetaan kekuatan (power mapping) yang objektif, kita dapat melihat bagaimana instrumen regulasi makro sering kali selaras dengan rencana ekspansi bisnis kelompok usaha tertentu. Stabilitas nasional menuju proyeksi 2029 membutuhkan kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur fisik. Oleh karena itu, penunjukan mitra strategis yang memiliki rekam jejak panjang sering kali dipandang oleh otoritas sebagai langkah mitigasi risiko kegagalan proyek, meskipun di sisi lain, hal ini menciptakan anomali kebijakan yang mereduksi iklim kompetisi yang sehat di sektor investasi daerah.\n\nProyek infrastruktur skala besar yang dikaitkan dengan figur kepemimpinan strategis seperti KDM selalu melibatkan instrumen finansial yang rumit, mulai dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) hingga sekuritisasi aset masa depan. Bagi para investor institusional, memahami pergerakan modal dalam lingkaran tender ini adalah kunci untuk membaca arah kebijakan moneter dan riil di tingkat domestik. Konsentrasi proyek pada segelintir korporasi raksasa secara tidak langsung memengaruhi volatilitas sektor konstruksi dan perbankan penyedia likuiditas. Artikel dan analisis ini membedah bagaimana manajemen risiko korporasi beradaptasi dengan preferensi politik lokal yang berdampak pada stabilitas makroekonomi secara nasional.\n\nMenjelang transisi kepemimpinan dan target pembangunan jangka panjang tahun 2029, setiap keputusan anggaran membawa bobot geopolitik domestik yang signifikan. Sentralisasi penyerapan proyek di satu tangan memunculkan pertanyaan mengenai desentralisasi ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Apakah pola ini merupakan prasyarat mutlak demi tercapainya efisiensi eksekusi di tengah ketidakpastian global, ataukah ini bentuk pengamanan logistik strategis jangka panjang? Dengan pendekatan yang dingin dan berbasis data finansial, kita mengeksplorasi bagaimana arsitektur kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kekuasaan sekaligus memastikan roda industrialisasi daerah tetap berputar sesuai target pertumbuhan nasional.\n\nStamptime:\n00:00 - Analisis Makro: Cetak Biru Infrastruktur Nasional 2029\n02:15 - Anatomi Pengadaan: Membaca Klausul Tender Berkinerja Tinggi\n04:30 - Power Mapping: Jaringan Korporasi dan Otoritas Publik\n06:45 - Anomali Kebijakan: Alasan Teknis di Balik Pemenang yang Sama\n09:15 - Manajemen Aset Daerah: Aliran Likuiditas Fiskal\n11:30 - Proyeksi KDM: Mitigasi Risiko Versus Efisiensi Pembangunan\n13:45 - Kesimpulan Eksekutif: Stabilitas Nasional dan Konsolidasi Kapital 2029\n\n#KDM #DediMulyadi #KepemimpinanStrategis #ElitePolitik #TokohNasional #KebijakanPublik #KonsolidasiKapital #InfrastrukturDaerah #AnggaranFiskal #RegulasiMakro #Proyeksi2029 #StabilitasNasional #AnalisisMakroekonomi #ManajemenAset #GeopolitikDomestik\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------\nAlgorithmc Integrity & Research Protocol:\nAnalisis & Riset: Team Trend Lab Indonesia\nMetodologi: Analisis Sentimen Digital & Social Media Mapping 2026\nSumber Data: Google Trends, Metadata Analysis, & Public Interaction Tracking\n\nEducation Shield (Disclaimer):\nVideo di channel ini diproduksi eksklusif untuk tujuan edukasi, analisis sosiologi mendalam, serta riset media digital. Trend Lab Indonesia beroperasi sebagai laboratorium data independen dan TIDAK BERAFILIASI dengan entitas politik, partai, atau tokoh publik manapun. Kami menggunakan pendekatan Data Science untuk membedah fenomena sosiopsikologi di Indonesia secara netral dan ilmiah.", "post_id": "rolPKkebd4M"}}, {"key": "@themetalwar", "attributes": {"label": "@themetalwar", "x": 87.45937661435366, "y": 225.5019564253744, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "BEz63wnJCL8", "id": "@themetalwar", "source": "youtube-000001", "content": "Mendesak & Penting! Marc Faber & Egon von Greyerz Sampaikan Prediksi BOMBASTIS untuk Harga Emas &...\n\nPenting dan Mendesak! Marc Faber & Egon von Greyerz Mengungkap Prediksi Mengejutkan untuk Harga Emas & Perak\n\nPenurunan harga logam mulia baru-baru ini telah menciptakan perdebatan sengit di kalangan investor, tetapi tren jangka panjang terus menunjukkan pergeseran besar di pasar global. Meskipun volatilitas jangka pendek dapat mengguncang kepercayaan, periode koreksi sering muncul selama pasar bullish sekuler yang kuat dan dapat menciptakan peluang bagi investor yang sabar.\nMarc Faber, seorang investor veteran yang dikenal karena pandangan pasarnya yang kontrarian, dan Egon von Greyerz, seorang pendukung lama pelestarian kekayaan melalui logam mulia, berpendapat bahwa lingkungan keuangan saat ini tetap sangat dipengaruhi oleh ekspansi utang, intervensi moneter, dan ketidakseimbangan struktural di seluruh ekonomi global. Pandangan mereka berpusat pada keyakinan bahwa penciptaan uang yang berlebihan dan tekanan fiskal yang meningkat akan terus melemahkan daya beli mata uang kertas sambil mendukung aset riil dari waktu ke waktu.\nPerak mendapat perhatian khusus karena kecenderungannya secara historis untuk mengungguli emas selama pasar bullish logam mulia yang kuat. Argumennya adalah bahwa volatilitas perak bekerja dua arah, tetapi begitu momentum kembali, pergerakan harga dapat berakselerasi jauh lebih cepat daripada emas. Pelemahan baru-baru ini dipandang bukan sebagai tanda tren yang terputus, tetapi sebagai jeda normal dalam siklus kenaikan yang lebih besar. Sementara itu, emas terus dipandang sebagai fondasi pelestarian kekayaan. Terlepas dari keuntungan substansial dalam beberapa tahun terakhir, tesis yang lebih luas menunjukkan bahwa emas tetap undervalued relatif terhadap aset keuangan, terutama jika dibandingkan dengan saham dan perusahaan teknologi yang berharga tinggi. Jika ekspansi moneter berlanjut dan defisit pemerintah terus meningkat, kedua logam tersebut dapat memperoleh keuntungan signifikan di tahun-tahun mendatang.\nKekhawatiran utama yang disoroti sepanjang diskusi adalah kondisi sistem keuangan global. Tingkat utang yang besar, defisit fiskal yang terus-menerus, dan ketergantungan pada intervensi bank sentral telah menciptakan apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai struktur ekonomi yang semakin rapuh. Pasar telah menjadi bergantung pada likuiditas, dan para pembuat kebijakan sering menanggapi perlambatan pertumbuhan dengan langkah-langkah stimulus tambahan daripada membiarkan ketidakseimbangan terkoreksi secara alami.\nHarapannya adalah bahwa tantangan ekonomi di masa depan akan mendorong ekspansi moneter yang lebih besar lagi. Karena pemerintah menghadapi kewajiban yang meningkat dan tekanan politik untuk mempertahankan pertumbuhan, penurunan nilai mata uang menjadi respons kebijakan yang mungkin terjadi. Dalam keadaan seperti itu, instrumen tabungan tradisional dan investasi pendapatan tetap mungkin kesulitan untuk mempertahankan daya beli. Oleh karena itu, emas dan perak dipandang sebagai asuransi keuangan daripada perdagangan spekulatif.\n\nTetaplah mengikuti perkembangan harga emas dan perak terbaru dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau seorang profesional berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas yang menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marcfaber #egonvongreyerz #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "BEz63wnJCL8"}}, {"key": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "TheMetalWar", "x": 95.9589715700886, "y": 280.513235990386, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BEz63wnJCL8", "id": "TheMetalWar", "source": "youtube-000001", "content": "Mendesak & Penting! Marc Faber & Egon von Greyerz Sampaikan Prediksi BOMBASTIS untuk Harga Emas &...\n\nPenting dan Mendesak! Marc Faber & Egon von Greyerz Mengungkap Prediksi Mengejutkan untuk Harga Emas & Perak\n\nPenurunan harga logam mulia baru-baru ini telah menciptakan perdebatan sengit di kalangan investor, tetapi tren jangka panjang terus menunjukkan pergeseran besar di pasar global. Meskipun volatilitas jangka pendek dapat mengguncang kepercayaan, periode koreksi sering muncul selama pasar bullish sekuler yang kuat dan dapat menciptakan peluang bagi investor yang sabar.\nMarc Faber, seorang investor veteran yang dikenal karena pandangan pasarnya yang kontrarian, dan Egon von Greyerz, seorang pendukung lama pelestarian kekayaan melalui logam mulia, berpendapat bahwa lingkungan keuangan saat ini tetap sangat dipengaruhi oleh ekspansi utang, intervensi moneter, dan ketidakseimbangan struktural di seluruh ekonomi global. Pandangan mereka berpusat pada keyakinan bahwa penciptaan uang yang berlebihan dan tekanan fiskal yang meningkat akan terus melemahkan daya beli mata uang kertas sambil mendukung aset riil dari waktu ke waktu.\nPerak mendapat perhatian khusus karena kecenderungannya secara historis untuk mengungguli emas selama pasar bullish logam mulia yang kuat. Argumennya adalah bahwa volatilitas perak bekerja dua arah, tetapi begitu momentum kembali, pergerakan harga dapat berakselerasi jauh lebih cepat daripada emas. Pelemahan baru-baru ini dipandang bukan sebagai tanda tren yang terputus, tetapi sebagai jeda normal dalam siklus kenaikan yang lebih besar. Sementara itu, emas terus dipandang sebagai fondasi pelestarian kekayaan. Terlepas dari keuntungan substansial dalam beberapa tahun terakhir, tesis yang lebih luas menunjukkan bahwa emas tetap undervalued relatif terhadap aset keuangan, terutama jika dibandingkan dengan saham dan perusahaan teknologi yang berharga tinggi. Jika ekspansi moneter berlanjut dan defisit pemerintah terus meningkat, kedua logam tersebut dapat memperoleh keuntungan signifikan di tahun-tahun mendatang.\nKekhawatiran utama yang disoroti sepanjang diskusi adalah kondisi sistem keuangan global. Tingkat utang yang besar, defisit fiskal yang terus-menerus, dan ketergantungan pada intervensi bank sentral telah menciptakan apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai struktur ekonomi yang semakin rapuh. Pasar telah menjadi bergantung pada likuiditas, dan para pembuat kebijakan sering menanggapi perlambatan pertumbuhan dengan langkah-langkah stimulus tambahan daripada membiarkan ketidakseimbangan terkoreksi secara alami.\nHarapannya adalah bahwa tantangan ekonomi di masa depan akan mendorong ekspansi moneter yang lebih besar lagi. Karena pemerintah menghadapi kewajiban yang meningkat dan tekanan politik untuk mempertahankan pertumbuhan, penurunan nilai mata uang menjadi respons kebijakan yang mungkin terjadi. Dalam keadaan seperti itu, instrumen tabungan tradisional dan investasi pendapatan tetap mungkin kesulitan untuk mempertahankan daya beli. Oleh karena itu, emas dan perak dipandang sebagai asuransi keuangan daripada perdagangan spekulatif.\n\nTetaplah mengikuti perkembangan harga emas dan perak terbaru dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau seorang profesional berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas yang menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marcfaber #egonvongreyerz #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "BEz63wnJCL8"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "attributes": {"label": "@BTCTrueNorth", "x": 157.15726856967083, "y": 866.7075154229512, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "@BTCTrueNorth", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "IIICapital", "attributes": {"label": "IIICapital", "x": 875.3320696639252, "y": 479.80683138284365, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "IIICapital", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 654.2567469043364, "y": 368.85961088827713, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 618.0741900029512, "y": 715.424250825288, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}, {"key": "@AnthonyPompliano", "attributes": {"label": "@AnthonyPompliano", "x": 188.98052319807968, "y": 533.648199839388, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qezOp08hwPQ", "id": "@AnthonyPompliano", "source": "youtube-000001", "content": "Perubahan Terbesar Dalam Sejarah AI Sedang Terjadi Saat Ini\n\nJordi Visser () adalah investor makro veteran dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan penulis VisserLabs Substack. Dalam percakapan ini, kita membahas pergeseran AI yang terjadi pada perusahaan hyperscaler, kebangkitan model open source, apa arti situasi Mythos/Fable 5 bagi pemerintah dan investor, konferensi pers pertama Kevin Warsh di Fed, ke mana sebenarnya inflasi akan menuju, dan mengapa bitcoin masih berada di pasar bearish dan apa yang perlu diubah.\n\n🔊 Podcast Audio\nDengarkan The Pomp Podcast di platform audio pilihan Anda: http://pomppodcast.com\n\n🖥️ Dari Meja Anthony Pompliano\nLihat acara BARU saya untuk rangkuman harian singkat tentang berita-berita terbesar di bidang keuangan, teknologi, dan politik: http://pompdesk.com/\n\n📧 Newsletter\nPomp menulis surat harian kepada lebih dari 270.000 investor tentang bisnis, teknologi, dan keuangan. Ia menguraikan topik-topik kompleks ke dalam bahasa yang mudah dipahami sambil berbagi pendapat tentang berbagai aspek dari setiap industri. Anda dapat berlangganan di: https://pomp.substack.com/\n\n👉 Ikuti Pomp di Media Sosial:\nTwitter:   / apompliano  \nInstagram:   / pompglobal  \nLinkedIn:   / anthonypompliano  \n\n🤝 Sponsor Podcast\nSimple Mining membuat penambangan Bitcoin menjadi sederhana dan mudah diakses oleh semua orang.\n\nKami menawarkan layanan hosting premium, membantu Anda memaksimalkan profitabilitas penambangan Bitcoin. Untuk informasi lebih lanjut tentang Simple Mining atau untuk mulai menambang Bitcoin, kunjungi https://www.simplemining.io/pomp\n\nArch Public adalah platform perdagangan otomatis yang mengotomatiskan pembelian dan penjualan strategi kripto pilihan Anda. Daftar hari ini di https://www.archpublic.com dan mulai strategi perdagangan otomatis Anda secara gratis. Tanpa jebakan. Tanpa biaya tersembunyi. Hanya perdagangan yang lebih cerdas.\n\nMencari tempat trading yang lebih baik? BloFin memberi trader akses ke likuiditas yang tinggi, produk futures canggih untuk aset kripto DAN TradFi, eksekusi cepat, dan antarmuka yang bersih dan intuitif—semuanya dalam satu platform. Untuk merayakan kemitraan mereka dengan kami, mereka memberikan hadiah Deposit & Trade senilai $100.000. Deposit, trading, dan dapatkan hadiah berdasarkan aktivitas Anda selama kampanye.\n\n⏰ Cap Waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n0:57 - Perubahan AI & kelemahan hyperscaler\n5:47 - Model open source & persaingan AI AS vs Tiongkok\n7:19 - Permintaan token, Paradoks Jevons & tren adopsi AI\n14:22 - Kapan pengeluaran CapEx menjadi masalah?\n17:59 - Model AI open source vs closed source — siapa yang menang dalam jangka panjang?\n19:25 - Agensi & apa artinya bagi individu\n24:34 - Apakah AI & energi satu-satunya hal yang menopang pasar?\n\n28:32 - Konferensi pers pertama Kevin Warsh di Fed\n31:36 - Prospek inflasi & data CPI selanjutnya\n37:44 - Mengapa begitu banyak orang Amerika merasa terjebak & biaya hidup sebenarnya\n44:51 - Pasar bearish Bitcoin & apa yang perlu diubah\n\n#Bitcoin #AnthonyPompliano #Pomp", "post_id": "qezOp08hwPQ"}}, {"key": "JordiVisserLabs", "attributes": {"label": "JordiVisserLabs", "x": 133.3959655429493, "y": 75.35650127078486, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qezOp08hwPQ", "id": "JordiVisserLabs", "source": "youtube-000001", "content": "Perubahan Terbesar Dalam Sejarah AI Sedang Terjadi Saat Ini\n\nJordi Visser () adalah investor makro veteran dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan penulis VisserLabs Substack. Dalam percakapan ini, kita membahas pergeseran AI yang terjadi pada perusahaan hyperscaler, kebangkitan model open source, apa arti situasi Mythos/Fable 5 bagi pemerintah dan investor, konferensi pers pertama Kevin Warsh di Fed, ke mana sebenarnya inflasi akan menuju, dan mengapa bitcoin masih berada di pasar bearish dan apa yang perlu diubah.\n\n🔊 Podcast Audio\nDengarkan The Pomp Podcast di platform audio pilihan Anda: http://pomppodcast.com\n\n🖥️ Dari Meja Anthony Pompliano\nLihat acara BARU saya untuk rangkuman harian singkat tentang berita-berita terbesar di bidang keuangan, teknologi, dan politik: http://pompdesk.com/\n\n📧 Newsletter\nPomp menulis surat harian kepada lebih dari 270.000 investor tentang bisnis, teknologi, dan keuangan. Ia menguraikan topik-topik kompleks ke dalam bahasa yang mudah dipahami sambil berbagi pendapat tentang berbagai aspek dari setiap industri. Anda dapat berlangganan di: https://pomp.substack.com/\n\n👉 Ikuti Pomp di Media Sosial:\nTwitter:   / apompliano  \nInstagram:   / pompglobal  \nLinkedIn:   / anthonypompliano  \n\n🤝 Sponsor Podcast\nSimple Mining membuat penambangan Bitcoin menjadi sederhana dan mudah diakses oleh semua orang.\n\nKami menawarkan layanan hosting premium, membantu Anda memaksimalkan profitabilitas penambangan Bitcoin. Untuk informasi lebih lanjut tentang Simple Mining atau untuk mulai menambang Bitcoin, kunjungi https://www.simplemining.io/pomp\n\nArch Public adalah platform perdagangan otomatis yang mengotomatiskan pembelian dan penjualan strategi kripto pilihan Anda. Daftar hari ini di https://www.archpublic.com dan mulai strategi perdagangan otomatis Anda secara gratis. Tanpa jebakan. Tanpa biaya tersembunyi. Hanya perdagangan yang lebih cerdas.\n\nMencari tempat trading yang lebih baik? BloFin memberi trader akses ke likuiditas yang tinggi, produk futures canggih untuk aset kripto DAN TradFi, eksekusi cepat, dan antarmuka yang bersih dan intuitif—semuanya dalam satu platform. Untuk merayakan kemitraan mereka dengan kami, mereka memberikan hadiah Deposit & Trade senilai $100.000. Deposit, trading, dan dapatkan hadiah berdasarkan aktivitas Anda selama kampanye.\n\n⏰ Cap Waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n0:57 - Perubahan AI & kelemahan hyperscaler\n5:47 - Model open source & persaingan AI AS vs Tiongkok\n7:19 - Permintaan token, Paradoks Jevons & tren adopsi AI\n14:22 - Kapan pengeluaran CapEx menjadi masalah?\n17:59 - Model AI open source vs closed source — siapa yang menang dalam jangka panjang?\n19:25 - Agensi & apa artinya bagi individu\n24:34 - Apakah AI & energi satu-satunya hal yang menopang pasar?\n\n28:32 - Konferensi pers pertama Kevin Warsh di Fed\n31:36 - Prospek inflasi & data CPI selanjutnya\n37:44 - Mengapa begitu banyak orang Amerika merasa terjebak & biaya hidup sebenarnya\n44:51 - Pasar bearish Bitcoin & apa yang perlu diubah\n\n#Bitcoin #AnthonyPompliano #Pomp", "post_id": "qezOp08hwPQ"}}, {"key": "@BisolaWildflower", "attributes": {"label": "@BisolaWildflower", "x": 216.54340439750908, "y": 927.8189278681916, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "_J1cr2mCHTc", "id": "@BisolaWildflower", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Semua Orang Harus Membeli Zenytal Gardens Phase 2 di Ibeju Lekki SEKARANG!\n\nMengapa Semua Orang Harus Membeli Zenytal Gardens Fase 2 di Ibeju Lekki SEKARANG JUGA!\n\nSemua orang menginginkan penawaran menarik di Ibeju Lekki. Tetapi setiap kali mereka meminta rekomendasi kepada saya, saya selalu mengatakan Beli Zenytal Gardens Fase 2. Zenytal Gardens adalah perumahan tertutup bersertifikat hak milik (C of O) di Elerangbe, tempat saya berada sekarang. Sebidang tanah dijual seharga 30 juta Naira. Dan saya akan berbagi mengapa saya merekomendasikan perumahan ini dalam video ini. Saya akan memberi tahu Anda mengapa Zenytal Gardens Fase 2 seharga 30 juta Naira adalah pilihan terbaik untuk portofolio Anda, dan jika Anda tidak membelinya sekarang, Anda akan melihat orang lain membangun kekayaan turun-temurun tepat di depan mata Anda.\n\nSaat ini, seseorang menawarkan sebidang tanah di Elerangbe seharga 22 juta Naira. Kedengarannya luar biasa, bukan? Anda merasa seperti menghemat 8 juta Naira. Tetapi yang tidak mereka katakan kepada Anda adalah bahwa aksesibilitas memainkan peran besar.\n\nTerkadang, kekayaan properti bukan tentang seberapa murah Anda membelinya; tetapi tentang seberapa cepat dan tinggi nilainya meningkat. Zenytal Gardens terletak strategis tepat di garis depan. Lokasinya *menghadap jalan raya* dan **hanya 3 menit dari Jalan Tol Lekki-Epe**. Mengapa ini penting? Aksesibilitas mendorong likuiditas. Ketika merek komersial premium, sekolah, atau individu kaya ingin membeli tanah dari Anda di masa depan, mereka tidak ingin berkendara 30 menit dari jalan utama. Mereka menginginkan visibilitas. Mereka menginginkan kedekatan. Sebidang tanah seharga 22 juta Naira di seberang jalan tidak akan memberikan hasil seperti ini. Zenytal Gardens memberi Anda nilai premium dengan akses langsung ke jalan raya yang menjamin nilai jual kembali yang jauh lebih tinggi dan lebih cepat. Anda tidak hanya membeli tanah; Anda membeli kecepatan likuidasi.\n\nJika Anda berpikir ini hanya omong kosong pemasaran, mari kita lihat sejarah. Sejarah tidak berbohong. *Zenytal Gardens Fase 1 terjual habis dalam beberapa bulan.* Para investor yang ragu-ragu pada Fase 1 kini menghubungi saya, memohon alokasi yang sudah tidak ada lagi. Fase 2 merupakan kelanjutan dari kisah sukses tersebut, tetapi bahkan lebih baik. Fase 2 diluncurkan sebagai kawasan hunian cerdas dan ramah lingkungan. Kita berbicara tentang kawasan hunian yang dirancang dengan pengawasan berbasis AI, jaringan tenaga surya cerdas, akses gerbang otomatis, dan sertifikat kepemilikan dari Pemerintah. Kawasan ini aman, terverifikasi, dan didukung oleh rekam jejak pengiriman yang cepat. Ketika Fase 1 terjual habis dengan cepat, hal itu membuktikan satu hal: pasar mempercayai produk ini, dan permintaannya tak terpuaskan.\n\n\"Lihatlah apa yang terjadi di sekitar Anda di Elerangbe, Ibeju Lekki. Kawasan ini berada tepat di sebelah lokasi Bandara Internasional Lekki yang direncanakan. Saya yakin dari halte bus ke Bandara hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit berkendara, yang berarti Anda hanya sekitar 7 menit dari Alaro City dan Universitas Pan-Atlantic juga dekat. Ketika Anda menanamkan uang Anda di Zenytal Gardens Fase 2, Anda ikut serta dalam pembangunan infrastruktur bernilai miliaran dolar. Setiap hari pemerintah atau sektor swasta membangun jalan menuju bandara, nilai investasi Anda sebesar 30 juta Naira akan melonjak. Anda mendapatkan lahan premium seluas 500 meter persegi tanpa masalah 'omo-onile' (masalah kepemilikan tanah), sertifikat hak milik yang kuat, dan rencana pembayaran tanpa bunga hingga 12 bulan hanya dengan deposit awal 3 juta Naira.\"\n\n\"Dengarkan saya baik-baik: Fase 2 sudah berjalan sangat cepat. Jendela pra-peluncuran adalah tempat para investor cerdas masuk. Begitu fase ini mencapai kapasitas tertentu, harga akan menyesuaikan, dan titik masuk 30 juta Naira itu akan menjadi kenangan. Mohon dan mohon, sekaranglah saatnya untuk masuk. Beli berdasarkan posisi. Beli berdasarkan kinerja. Beli Zenytal Gardens Fase 2.\n\nIni adalah video yang sangat singkat karena saya hanya mampir sebentar di sini. Saya akan mengurus alokasi salah satu klien saya di Epe Zylus Chrystland City. Videonya akan segera tayang perdana. Anda harus menontonnya. Berlangganan saluran saya  jika Anda belum melakukannya dan gunakan informasi kontak yang ditampilkan di layar untuk menghubungi saya dan mengamankan lahan Anda sebelum kenaikan harga berikutnya. Mari kita mulai pengurusan dokumen Anda hari ini. Saya sayang Anda, selamat berinvestasi!\n\nSejarah tidak akan terulang, kata mereka. Tapi yang ini? Akan segera terulang.\n\n#lagosrealestate #ibejulekki #ibejulekkilands #wargaNigeriaDiLuarNegeri #wargaNigeriaDiIndiaspora #realestateNigeria #LagosNigeria #realestateLagos #realestateNigeria #investasirealestate #investasilahan #perbankanlahan #caraberinvestasi #caramenghasilkanuang\n\nTONTON SELANJUTNYA:\n\n   • I came for my Client’s Land Allocation in ...  \n\n   • Nigerians Abroad, STOP BUYING DISTRESS LAN...  \n\nhttps://youtube.com/watch?v=m...", "post_id": "_J1cr2mCHTc"}}, {"key": "BisolaWildflower", "attributes": {"label": "BisolaWildflower", "x": 8.137824163491736, "y": 242.6585391146998, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "_J1cr2mCHTc", "id": "BisolaWildflower", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Semua Orang Harus Membeli Zenytal Gardens Phase 2 di Ibeju Lekki SEKARANG!\n\nMengapa Semua Orang Harus Membeli Zenytal Gardens Fase 2 di Ibeju Lekki SEKARANG JUGA!\n\nSemua orang menginginkan penawaran menarik di Ibeju Lekki. Tetapi setiap kali mereka meminta rekomendasi kepada saya, saya selalu mengatakan Beli Zenytal Gardens Fase 2. Zenytal Gardens adalah perumahan tertutup bersertifikat hak milik (C of O) di Elerangbe, tempat saya berada sekarang. Sebidang tanah dijual seharga 30 juta Naira. Dan saya akan berbagi mengapa saya merekomendasikan perumahan ini dalam video ini. Saya akan memberi tahu Anda mengapa Zenytal Gardens Fase 2 seharga 30 juta Naira adalah pilihan terbaik untuk portofolio Anda, dan jika Anda tidak membelinya sekarang, Anda akan melihat orang lain membangun kekayaan turun-temurun tepat di depan mata Anda.\n\nSaat ini, seseorang menawarkan sebidang tanah di Elerangbe seharga 22 juta Naira. Kedengarannya luar biasa, bukan? Anda merasa seperti menghemat 8 juta Naira. Tetapi yang tidak mereka katakan kepada Anda adalah bahwa aksesibilitas memainkan peran besar.\n\nTerkadang, kekayaan properti bukan tentang seberapa murah Anda membelinya; tetapi tentang seberapa cepat dan tinggi nilainya meningkat. Zenytal Gardens terletak strategis tepat di garis depan. Lokasinya *menghadap jalan raya* dan **hanya 3 menit dari Jalan Tol Lekki-Epe**. Mengapa ini penting? Aksesibilitas mendorong likuiditas. Ketika merek komersial premium, sekolah, atau individu kaya ingin membeli tanah dari Anda di masa depan, mereka tidak ingin berkendara 30 menit dari jalan utama. Mereka menginginkan visibilitas. Mereka menginginkan kedekatan. Sebidang tanah seharga 22 juta Naira di seberang jalan tidak akan memberikan hasil seperti ini. Zenytal Gardens memberi Anda nilai premium dengan akses langsung ke jalan raya yang menjamin nilai jual kembali yang jauh lebih tinggi dan lebih cepat. Anda tidak hanya membeli tanah; Anda membeli kecepatan likuidasi.\n\nJika Anda berpikir ini hanya omong kosong pemasaran, mari kita lihat sejarah. Sejarah tidak berbohong. *Zenytal Gardens Fase 1 terjual habis dalam beberapa bulan.* Para investor yang ragu-ragu pada Fase 1 kini menghubungi saya, memohon alokasi yang sudah tidak ada lagi. Fase 2 merupakan kelanjutan dari kisah sukses tersebut, tetapi bahkan lebih baik. Fase 2 diluncurkan sebagai kawasan hunian cerdas dan ramah lingkungan. Kita berbicara tentang kawasan hunian yang dirancang dengan pengawasan berbasis AI, jaringan tenaga surya cerdas, akses gerbang otomatis, dan sertifikat kepemilikan dari Pemerintah. Kawasan ini aman, terverifikasi, dan didukung oleh rekam jejak pengiriman yang cepat. Ketika Fase 1 terjual habis dengan cepat, hal itu membuktikan satu hal: pasar mempercayai produk ini, dan permintaannya tak terpuaskan.\n\n\"Lihatlah apa yang terjadi di sekitar Anda di Elerangbe, Ibeju Lekki. Kawasan ini berada tepat di sebelah lokasi Bandara Internasional Lekki yang direncanakan. Saya yakin dari halte bus ke Bandara hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit berkendara, yang berarti Anda hanya sekitar 7 menit dari Alaro City dan Universitas Pan-Atlantic juga dekat. Ketika Anda menanamkan uang Anda di Zenytal Gardens Fase 2, Anda ikut serta dalam pembangunan infrastruktur bernilai miliaran dolar. Setiap hari pemerintah atau sektor swasta membangun jalan menuju bandara, nilai investasi Anda sebesar 30 juta Naira akan melonjak. Anda mendapatkan lahan premium seluas 500 meter persegi tanpa masalah 'omo-onile' (masalah kepemilikan tanah), sertifikat hak milik yang kuat, dan rencana pembayaran tanpa bunga hingga 12 bulan hanya dengan deposit awal 3 juta Naira.\"\n\n\"Dengarkan saya baik-baik: Fase 2 sudah berjalan sangat cepat. Jendela pra-peluncuran adalah tempat para investor cerdas masuk. Begitu fase ini mencapai kapasitas tertentu, harga akan menyesuaikan, dan titik masuk 30 juta Naira itu akan menjadi kenangan. Mohon dan mohon, sekaranglah saatnya untuk masuk. Beli berdasarkan posisi. Beli berdasarkan kinerja. Beli Zenytal Gardens Fase 2.\n\nIni adalah video yang sangat singkat karena saya hanya mampir sebentar di sini. Saya akan mengurus alokasi salah satu klien saya di Epe Zylus Chrystland City. Videonya akan segera tayang perdana. Anda harus menontonnya. Berlangganan saluran saya  jika Anda belum melakukannya dan gunakan informasi kontak yang ditampilkan di layar untuk menghubungi saya dan mengamankan lahan Anda sebelum kenaikan harga berikutnya. Mari kita mulai pengurusan dokumen Anda hari ini. Saya sayang Anda, selamat berinvestasi!\n\nSejarah tidak akan terulang, kata mereka. Tapi yang ini? Akan segera terulang.\n\n#lagosrealestate #ibejulekki #ibejulekkilands #wargaNigeriaDiLuarNegeri #wargaNigeriaDiIndiaspora #realestateNigeria #LagosNigeria #realestateLagos #realestateNigeria #investasirealestate #investasilahan #perbankanlahan #caraberinvestasi #caramenghasilkanuang\n\nTONTON SELANJUTNYA:\n\n   • I came for my Client’s Land Allocation in ...  \n\n   • Nigerians Abroad, STOP BUYING DISTRESS LAN...  \n\nhttps://youtube.com/watch?v=m...", "post_id": "_J1cr2mCHTc"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 590.7543868531789, "y": 763.4870204240591, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 820.263177167698, "y": 586.714328106942, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1909, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "@SoarFinancially", "attributes": {"label": "@SoarFinancially", "x": 806.069152306573, "y": 755.5726127231973, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.2924, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "@SoarFinancially", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}, {"key": "NobleCapMkts", "attributes": {"label": "NobleCapMkts", "x": 124.99375784550948, "y": 910.7699380605225, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2417, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "NobleCapMkts", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}, {"key": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "KaiHoffmannAU", "x": 877.1951919133182, "y": 962.4112660495956, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.2417, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KPnDg0RXt5A", "id": "KaiHoffmannAU", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Emas Akan Naik Dua Kali Lipat Meski Harga Emas Tidak Bergerak | George Noble\n\nInvestor veteran George Noble bergabung dengan Soar Financially untuk membahas mengapa ia percaya portofolio tradisional 60/40 sudah berakhir, mengapa emas dan perak tetap berada dalam pasar bullish jangka panjang, dan mengapa saham AI bisa menjadi kegagalan investasi terbesar dalam sejarah. George berbagi pandangannya tentang inflasi, utang pemerintah, pasar obligasi, penambang emas, Tesla, dan masa depan dolar AS.\n#pasarperumahan #hipotek #federalreserve\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n👨‍💼 Tamu: George Noble, Pendiri & Manajer Portofolio\n🏢 Perusahaan: Noble Capital Advisors\n🌎 https://noblecapitalmarkets.com/\n🌎 https://georgenoble.substack.com/\n𝕏  \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n\n---------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: /soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Pertemuan Fed & Pasar\n01:25 Ekonomi vs Pasar Saham\n03:45 Era Inflasi Baru\n05:19 Mengapa Aturan 60/40 Sudah Mati\n06:12 Tantangan Kevin Warsh\n08:40 Tanda-Tanda Peringatan Likuiditas\n12:02 Masalah Pasar Obligasi\n15:35 Siapa yang Membeli Utang AS?\n18:56 Apakah Dolar Sudah Habis?\n21:01 Emas vs Mata Uang Fiat\n24:27 Penjelasan Koreksi Emas\n29:01 Mengapa Emas Masih Unggul\n34:17 Emas Menuju $15.000?\n\n34:42 Jual Saham Tesla, Beli Emas\n36:00 Peringatan Gelembung AI\n37:22 Cara Berinvestasi $1 Juta\n38:19 Saham Emas Terbaik Hari Ini\n40:11 Di Mana Mengikuti George\n\n*Penafian:*\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan-perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau pihak terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika hal ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak segala tanggung jawab atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lainnya, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang dihasilkan oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial melepaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #SahamEmas #Perak #Investasi #PasarSaham #Pasar #Keuangan #Makro #GeorgeNoble #LogamMulia #Inflasi #FederalReserve #Tesla #GelembungAI #Resesi #KrisisUtang #PertambanganEmas #PerlindunganKekayaan #ProspekEkonomi #melonjaksecarafinansial", "post_id": "KPnDg0RXt5A"}}], "edges": [{"key": "sejak2006", "source": "sejak2006", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "zepy93", "source": "zepy93", "target": "KejuBiskuit", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "antaranewsmaluku", "source": "antaranewsmaluku", "target": "antaranewsmaluku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemko.medan", "source": "pemko.medan", "target": "pemko.medan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "jainulsiregar918", "source": "jainulsiregar918", "target": "Dr.saleh", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "moraharahap88", "source": "moraharahap88", "target": "Dr.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "btn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "maswoko46", "source": "maswoko46", "target": "kementrianbakuhantam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "linksultra.com", "source": "linksultra.com", "target": "sultraprov", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "linksultra.com", "source": "linksultra.com", "target": "Andisumangerukka87", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "linksultra.com", "source": "linksultra.com", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "belajar.saham8", "source": "belajar.saham8", "target": "Sucor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bekasimedia", "source": "bekasimedia", "target": "fendabysurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "btvidofficial", "source": "btvidofficial", "target": "beritasatuofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@officialokezone", "source": "@officialokezone", "target": "officialokezone", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NDTVProfitIndia", "source": "@NDTVProfitIndia", "target": "ndtvprofitindia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TrendLabID", "source": "@TrendLabID", "target": "TrendLabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@themetalwar", "source": "@themetalwar", "target": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "source": "@BTCTrueNorth", "target": "IIICapital", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@AnthonyPompliano", "source": "@AnthonyPompliano", "target": "JordiVisserLabs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BisolaWildflower", "source": "@BisolaWildflower", "target": "BisolaWildflower", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "NobleCapMkts", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}