{"nodes": [{"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 40.5742023245923, "y": 343.89931974300106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 372.6816465696019, "y": 27.391590430598576, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "DKIJakarta", "attributes": {"label": "DKIJakarta", "x": 726.4165339904803, "y": 525.1400751827225, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "DKIJakarta", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "pramonoanung", "attributes": {"label": "pramonoanung", "x": 29.31318496340085, "y": 501.4934945516746, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "pramonoanung", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 401.8401086480775, "y": 523.2733199909499, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922597106336194157_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp418,1 triliun hingga awal Juni 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada bank-bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat pembiayaan ke sektor prioritas serta menjaga penyaluran kredit agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #bank #bumn #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597106336194157_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 331.29809036831836, "y": 900.2481043525165, "size": 3.03, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.1902, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 167.83238242309528, "y": 4.630957101241506, "size": 3.42, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 52.2083, "eigenvector": 2.2929, "in_degree": 7, "out_degree": 0, "degree": 7}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papua", "x": 741.4697297622571, "y": 791.5985606200749, "size": 3.03, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.1902, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922897557250322959_3283486457", "id": "bank_indonesia_papua", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia all out jaga stabilitas nilai tukar Rupiah 🇮🇩\n\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian kenaikan BI-Rate 25 bps menjadi 5,75% di #RDGBI bulanan bulan Juni 2026 merupakan langkah lanjutan untuk semakin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nSelain itu, BI juga terus memperkuat sinergi dengan kebijakan fiskal Pemerintah untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik.\n\nYuk, Sobat #BeriMakna dengan simak informasi selengkapnya!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\nRepost:", "post_id": "3922897557250322959_3283486457"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 238.47295608765606, "y": 155.80886850476162, "size": 4.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 5.4347, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922645442486647091_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun 2026\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nSejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/06/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).\n\nDari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#gemilangpalembangraya \n#infopalembang \n#bankindonesiasumsel \n#palembang", "post_id": "3922645442486647091_6614111699"}}, {"key": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "digitalkitogalo", "x": 584.9557218027182, "y": 758.8061933860979, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 28.7137, "eigenvector": 65.5316, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3922645442486647091_6614111699", "id": "digitalkitogalo", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun 2026\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nSejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/06/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).\n\nDari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#gemilangpalembangraya \n#infopalembang \n#bankindonesiasumsel \n#palembang", "post_id": "3922645442486647091_6614111699"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 910.863566751793, "y": 604.1821499369461, "size": 4.09, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 5.9414, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 119.17485984905329, "y": 205.47521743596477, "size": 3.35, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 1.9087, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "isnainimadani", "attributes": {"label": "isnainimadani", "x": 31.32793417874602, "y": 313.7301413162258, "size": 3.35, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 1.9087, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "isnainimadani", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "attributes": {"label": "pariwisata.palembang", "x": 858.0501458907786, "y": 400.42339458896623, "size": 14.97, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 65.3651, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "pariwisata.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 998.011635098913, "y": 0.06703850691525126, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "primasalam", "attributes": {"label": "primasalam", "x": 497.59208864631665, "y": 755.6419143212495, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "primasalam", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "aprizal1645", "attributes": {"label": "aprizal1645", "x": 398.882898456424, "y": 793.111741715698, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "aprizal1645", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "ratudewa.update", "x": 107.17601509947117, "y": 339.3785668053647, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "ratudewa.update", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "primasalam_story", "attributes": {"label": "primasalam_story", "x": 4.510258497382957, "y": 299.5461440878132, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "primasalam_story", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "m.irmansstp", "x": 44.56473141865969, "y": 587.7636946497995, "size": 10.69, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3406, "eigenvector": 41.9972, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "m.irmansstp", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "fahmi_fhatta", "x": 387.355552493171, "y": 892.3455710709871, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "fahmi_fhatta", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "natamilan_xv", "x": 730.2188664777016, "y": 233.90123125436457, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "natamilan_xv", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "irul_bae", "attributes": {"label": "irul_bae", "x": 996.2828600628841, "y": 353.99486710877403, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "irul_bae", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "maulidianinik", "attributes": {"label": "maulidianinik", "x": 392.7340192705365, "y": 701.0514361072161, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "maulidianinik", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "indahrizkyariani_mujyaer", "x": 52.43806643658255, "y": 953.0512737690794, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "indahrizkyariani_mujyaer", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "charming.palembang", "attributes": {"label": "charming.palembang", "x": 363.2071997966424, "y": 821.9291211130588, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2389, "eigenvector": 61.877, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3915011914307764009_4762494068", "id": "charming.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR📢\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat. \n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n           \n\n#PariwistaPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3915011914307764009_4762494068"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 363.58885813035624, "y": 661.5697035636662, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.056, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "lampungfolk", "attributes": {"label": "lampungfolk", "x": 154.857704154015, "y": 695.2285163256232, "size": 14.33, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 61.8822, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "lampungfolk", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "attributes": {"label": "palembang.sumsel.ssci", "x": 879.6327856412403, "y": 821.9896242604115, "size": 14.97, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 65.3651, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3924439546401151203_4055588700", "id": "palembang.sumsel.ssci", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n  \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924439546401151203_4055588700"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 631.0843471547007, "y": 819.7566587834797, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 597.896789251033, "y": 216.67252961670292, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "blokberita.com", "attributes": {"label": "blokberita.com", "x": 617.05985088691, "y": 843.1896180789483, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.2068, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641499948718001416", "id": "blokberita.com", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "marwancikasanofficial", "x": 341.50916466554304, "y": 438.16077733761927, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.9704, "eigenvector": 0.1348, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7641499948718001416", "id": "marwancikasanofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 98.4020839610118, "y": 961.3374935792361, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2754, "eigenvector": 0.0664, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499948718001416", "id": "dpr_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "tapanuli.online", "attributes": {"label": "tapanuli.online", "x": 836.4245435511095, "y": 827.6806525220427, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.2127, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7641499307668999442", "id": "tapanuli.online", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sulut", "x": 280.0194930411425, "y": 664.296010939228, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0683, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sulut", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut_", "x": 635.5652310456439, "y": 435.86552821232925, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0683, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sumut_", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "jelajahnews.id", "attributes": {"label": "jelajahnews.id", "x": 786.9269446095303, "y": 413.898127265222, "size": 3.04, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.2009, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641505604950838536", "id": "jelajahnews.id", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "harristurino", "attributes": {"label": "harristurino", "x": 388.0672281288817, "y": 126.76837531159512, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2754, "eigenvector": 0.0645, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "harristurino", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "DPR", "attributes": {"label": "DPR", "x": 140.1891561089106, "y": 974.2985599015663, "size": 3.01, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.2754, "eigenvector": 0.0645, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "DPR", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 128.38709994484643, "y": 961.9533936097137, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.1954, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 644.202758222033, "y": 228.30624916812013, "size": 3.01, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.0721, "eigenvector": 0.0628, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 77.2029081956409, "y": 366.9564602249346, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 102.93044404470109, "y": 989.5905228370312, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "@JCCNetwork", "attributes": {"label": "@JCCNetwork", "x": 204.56802415251985, "y": 881.808540945967, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "oszbmfq3yck", "id": "@JCCNetwork", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Beberkan Faktor Penguat Rupiah, Target 2027 di Kisaran Rp16.800–Rp17.500\n\n‪‬ Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat pada 2027 dan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Proyeksi ini didukung oleh membaiknya ekonomi global, kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, serta sinergi kebijakan moneter dan fiskal.\nSelain menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar valas, BI juga memperkirakan inflasi 2027 tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%, seiring pertumbuhan ekonomi yang solid dan masuknya lebih banyak modal asing ke Indonesia.\n\n#Rupiah #PerryWarjiyo #JCCNetwork\n\nYouTube channel resmi JCC Network menjadi bagian PT Sejahtera Jaringan Media (SJM). Dibawakan langsung oleh host terpercaya dan kredibel, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.\n\nKlik, follow, dan subscribe website & medsos kami 👇🏻\n\nWebsite: https://jccnetwork.id/\nFacebook: JCC Network \nInstagram: \nTwitter: \nTikTok: \nYouTube: JCC Network\n\n#jccnetwork #ProOtonomi #podcast #contentcreator #youtuber", "post_id": "oszbmfq3yck"}}, {"key": "JCCNetwork", "attributes": {"label": "JCCNetwork", "x": 882.7020327867587, "y": 753.93978815875, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oszbmfq3yck", "id": "JCCNetwork", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Beberkan Faktor Penguat Rupiah, Target 2027 di Kisaran Rp16.800–Rp17.500\n\n‪‬ Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat pada 2027 dan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Proyeksi ini didukung oleh membaiknya ekonomi global, kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, serta sinergi kebijakan moneter dan fiskal.\nSelain menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar valas, BI juga memperkirakan inflasi 2027 tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%, seiring pertumbuhan ekonomi yang solid dan masuknya lebih banyak modal asing ke Indonesia.\n\n#Rupiah #PerryWarjiyo #JCCNetwork\n\nYouTube channel resmi JCC Network menjadi bagian PT Sejahtera Jaringan Media (SJM). Dibawakan langsung oleh host terpercaya dan kredibel, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.\n\nKlik, follow, dan subscribe website & medsos kami 👇🏻\n\nWebsite: https://jccnetwork.id/\nFacebook: JCC Network \nInstagram: \nTwitter: \nTikTok: \nYouTube: JCC Network\n\n#jccnetwork #ProOtonomi #podcast #contentcreator #youtuber", "post_id": "oszbmfq3yck"}}, {"key": "jccbetwork.id", "attributes": {"label": "jccbetwork.id", "x": 842.0316054043867, "y": 696.6947205593917, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oszbmfq3yck", "id": "jccbetwork.id", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Beberkan Faktor Penguat Rupiah, Target 2027 di Kisaran Rp16.800–Rp17.500\n\n‪‬ Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat pada 2027 dan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Proyeksi ini didukung oleh membaiknya ekonomi global, kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, serta sinergi kebijakan moneter dan fiskal.\nSelain menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar valas, BI juga memperkirakan inflasi 2027 tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%, seiring pertumbuhan ekonomi yang solid dan masuknya lebih banyak modal asing ke Indonesia.\n\n#Rupiah #PerryWarjiyo #JCCNetwork\n\nYouTube channel resmi JCC Network menjadi bagian PT Sejahtera Jaringan Media (SJM). Dibawakan langsung oleh host terpercaya dan kredibel, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.\n\nKlik, follow, dan subscribe website & medsos kami 👇🏻\n\nWebsite: https://jccnetwork.id/\nFacebook: JCC Network \nInstagram: \nTwitter: \nTikTok: \nYouTube: JCC Network\n\n#jccnetwork #ProOtonomi #podcast #contentcreator #youtuber", "post_id": "oszbmfq3yck"}}, {"key": "jcc_network", "attributes": {"label": "jcc_network", "x": 444.6515701679208, "y": 980.0660390303844, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oszbmfq3yck", "id": "jcc_network", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Beberkan Faktor Penguat Rupiah, Target 2027 di Kisaran Rp16.800–Rp17.500\n\n‪‬ Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat pada 2027 dan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Proyeksi ini didukung oleh membaiknya ekonomi global, kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, serta sinergi kebijakan moneter dan fiskal.\nSelain menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar valas, BI juga memperkirakan inflasi 2027 tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%, seiring pertumbuhan ekonomi yang solid dan masuknya lebih banyak modal asing ke Indonesia.\n\n#Rupiah #PerryWarjiyo #JCCNetwork\n\nYouTube channel resmi JCC Network menjadi bagian PT Sejahtera Jaringan Media (SJM). Dibawakan langsung oleh host terpercaya dan kredibel, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.\n\nKlik, follow, dan subscribe website & medsos kami 👇🏻\n\nWebsite: https://jccnetwork.id/\nFacebook: JCC Network \nInstagram: \nTwitter: \nTikTok: \nYouTube: JCC Network\n\n#jccnetwork #ProOtonomi #podcast #contentcreator #youtuber", "post_id": "oszbmfq3yck"}}, {"key": "jccnetwork.id", "attributes": {"label": "jccnetwork.id", "x": 244.59349915370754, "y": 371.66558117866623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "oszbmfq3yck", "id": "jccnetwork.id", "source": "youtube-000001", "content": "Gubernur BI Beberkan Faktor Penguat Rupiah, Target 2027 di Kisaran Rp16.800–Rp17.500\n\n‪‬ Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, optimistis nilai tukar rupiah akan menguat pada 2027 dan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS. Proyeksi ini didukung oleh membaiknya ekonomi global, kuatnya fundamental ekonomi Indonesia, kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia, serta sinergi kebijakan moneter dan fiskal.\nSelain menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar valas, BI juga memperkirakan inflasi 2027 tetap terkendali di kisaran 2,5% ±1%, seiring pertumbuhan ekonomi yang solid dan masuknya lebih banyak modal asing ke Indonesia.\n\n#Rupiah #PerryWarjiyo #JCCNetwork\n\nYouTube channel resmi JCC Network menjadi bagian PT Sejahtera Jaringan Media (SJM). Dibawakan langsung oleh host terpercaya dan kredibel, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.\n\nKlik, follow, dan subscribe website & medsos kami 👇🏻\n\nWebsite: https://jccnetwork.id/\nFacebook: JCC Network \nInstagram: \nTwitter: \nTikTok: \nYouTube: JCC Network\n\n#jccnetwork #ProOtonomi #podcast #contentcreator #youtuber", "post_id": "oszbmfq3yck"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 235.88276955903086, "y": 256.0852465089901, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 222.16481953199096, "y": 359.8436306402655, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 754.0740173745182, "y": 759.6601705645102, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 643.1241338782155, "y": 203.7383648063108, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 23.462, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 806.2485806142531, "y": 557.6076994052943, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 310.25593328646704, "y": 215.17719401171897, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4522, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 335.1828255924272, "y": 666.157948341837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 74.67023067002032, "y": 647.8516624539501, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 0, "degree": 6}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 819.5047001435518, "y": 621.7707821760741, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 618.0894213396703, "y": 778.1440097499001, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 965.1659538055039, "y": 227.96059484435082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.2488, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "T5u1OC2KUTs", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75 Persen | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur 17-18 Juni 2026. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global serta menjaga inflasi tetap berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah, sementara kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "T5u1OC2KUTs"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 618.7669757402132, "y": 444.7987294310919, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.6822, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Fl5faMK6mpA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | MILENOMICS\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fl5faMK6mpA"}}], "edges": [{"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DKIJakarta", "source": "DKIJakarta", "target": "pramonoanung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isnainimadani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pariwisata.palembang", "source": "pariwisata.palembang", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "harristurino", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "DPR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JCCNetwork", "source": "@JCCNetwork", "target": "JCCNetwork", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JCCNetwork", "source": "@JCCNetwork", "target": "jccbetwork.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JCCNetwork", "source": "@JCCNetwork", "target": "jcc_network", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JCCNetwork", "source": "@JCCNetwork", "target": "jccnetwork.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}