{"nodes": [{"key": "voiceofpkb", "attributes": {"label": "voiceofpkb", "x": 199.08452269253652, "y": 801.3560011979313, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3885279739988870090_3826249971", "id": "voiceofpkb", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah dan DPR sepakat: biaya tambahan haji tidak boleh dibebankan ke jamaah.\n\nBahkan kenaikan satu juta rupiah saja bisa memberatkan, apalagi lebih. Karena itu, negara harus hadir melindungi dan memastikan ibadah tetap terjangkau.   \n\n#voiceofpkb", "post_id": "3885279739988870090_3826249971"}}, {"key": "marwan_dasopang_official", "attributes": {"label": "marwan_dasopang_official", "x": 731.8917937645506, "y": 460.58737556274644, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 50.3812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279739988870090_3826249971", "id": "marwan_dasopang_official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah dan DPR sepakat: biaya tambahan haji tidak boleh dibebankan ke jamaah.\n\nBahkan kenaikan satu juta rupiah saja bisa memberatkan, apalagi lebih. Karena itu, negara harus hadir melindungi dan memastikan ibadah tetap terjangkau.   \n\n#voiceofpkb", "post_id": "3885279739988870090_3826249971"}}, {"key": "dpp_pkb", "attributes": {"label": "dpp_pkb", "x": 628.6757756373319, "y": 758.998350167454, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 50.3812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885279739988870090_3826249971", "id": "dpp_pkb", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah dan DPR sepakat: biaya tambahan haji tidak boleh dibebankan ke jamaah.\n\nBahkan kenaikan satu juta rupiah saja bisa memberatkan, apalagi lebih. Karena itu, negara harus hadir melindungi dan memastikan ibadah tetap terjangkau.   \n\n#voiceofpkb", "post_id": "3885279739988870090_3826249971"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 522.6847047315292, "y": 128.76060641932398, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 61.4874, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3884245006610062006_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,03% ke level Rp17.210/US$ pada Senin pagi (27/4/2026) dan berlanjut ke Rp17.223/US$, memperpanjang tren depresiasi di tengah penguatan dolar AS serta lonjakan harga minyak global akibat ketegangan geopolitik.\n\nPelemahan ini terjadi saat tekanan eksternal masih tinggi dan minim katalis domestik, meski pemerintah tetap mengandalkan lelang Surat Utang Negara serta menunggu rilis data perdagangan untuk menjaga stabilitas rupiah.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #matauang #bloombergtechnoz", "post_id": "3884245006610062006_51748745734"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 424.1638966445156, "y": 705.6170554075915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 721.9919468162759, "y": 322.714686488464, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.4072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "arkan_turungku", "attributes": {"label": "arkan_turungku", "x": 51.30007850149887, "y": 457.7695249307754, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "arkan_turungku", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "StatifyID", "attributes": {"label": "StatifyID", "x": 311.5446884226192, "y": 435.84742737879566, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.4072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632883090750295317", "id": "StatifyID", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada tahun 2026, kondisi ekonomi Indonesia secara umum masih berada dalam kategori stabil jika dilihat dari indikator makro.  Pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,1%–5,4%, didukung oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kebijakan pemerintah yang menjaga keseimbangan fiskal dan moneter. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia masih mampu bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dari sisi inflasi, data menunjukkan kisaran sekitar 2,5%–3,5% (year-on-year), yang masih berada dalam target Bank Indonesia. Hal ini menandakan bahwa secara umum harga barang dan jasa masih terkendali. Namun, dalam praktiknya, beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai, dan daging sering mengalami kenaikan harga yang lebih tinggi. Karena pangan merupakan kebutuhan utama, kenaikan ini lebih terasa langsung oleh masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada daya beli. Di beberapa kelompok masyarakat, terutama kelas menengah, daya beli mulai tertekan karena kenaikan harga tidak selalu diikuti peningkatan pendapatan. Akibatnya, pola konsumsi berubah, di mana masyarakat cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. Di sektor pasar keuangan, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 6.800–7.400. Pergerakan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti kebijakan suku bunga negara maju, kondisi geopolitik, serta arus modal internasional. Pergerakan investor asing yang keluar-masuk pasar juga menjadi faktor yang mempengaruhi stabilitas pasar saham dan nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah sendiri mengalami tekanan akibat penguatan dolar AS dan kondisi ekonomi global. Namun, stabilitas tetap dijaga oleh Bank Indonesia melalui berbagai kebijakan moneter. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, sistem ekonomi Indonesia masih memiliki mekanisme pengendalian yang berjalan. Di sisi lain, peran UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional. UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Meski demikian, sektor ini juga menghadapi tantangan seperti akses permodalan, digitalisasi, dan persaingan pasar. Salah satu isu yang masih menjadi perhatian adalah kesenjangan ekonomi. Pertumbuhan yang terjadi belum sepenuhnya merata antar wilayah maupun kelompok masyarakat.  Perbedaan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi menjadi faktor yang mempengaruhi kondisi ini. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia pada 2026 dapat dikatakan stabil secara data dan tetap tumbuh, namun dampaknya belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat perbedaan antara data resmi dan persepsi sebagian masyarakat. #creatorsearchinsight #edukasi #ekonomiindonesia #keuangan #Lewatberanda", "post_id": "7632883090750295317"}}, {"key": "bahasbarenglagi", "attributes": {"label": "bahasbarenglagi", "x": 810.8477378473788, "y": 871.0045797797507, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632164388304194817", "id": "bahasbarenglagi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi atas beredarnya kabar bohong mengenai ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pelemahan nilai tukar rupiah pada Kamis (23/4/2026). Pemerintah memastikan bahwa informasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan selama tiga bulan adalah tidak benar. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, narasi menyesatkan tersebut juga mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang menyangkut stabilitas ekonomi nasional. \"Berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp 20.000 per dolar AS merupakan berita hoaks,\" tulis unggahan di Instagram resmi , Kamis (23/4/2026). #fypppppppppppppppppppppp #purbayayudhisadewa #kemenkeu #PemerintahJagaAPBN", "post_id": "7632164388304194817"}}, {"key": "ppid.kemenkeu", "attributes": {"label": "ppid.kemenkeu", "x": 931.9387606943591, "y": 815.5167584456663, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.4072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632164388304194817", "id": "ppid.kemenkeu", "source": "tiktok-000001", "content": "Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan klarifikasi resmi atas beredarnya kabar bohong mengenai ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta pelemahan nilai tukar rupiah pada Kamis (23/4/2026). Pemerintah memastikan bahwa informasi yang menyebut APBN hanya mampu bertahan selama tiga bulan adalah tidak benar. Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, narasi menyesatkan tersebut juga mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, terutama yang menyangkut stabilitas ekonomi nasional. \"Berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp 20.000 per dolar AS merupakan berita hoaks,\" tulis unggahan di Instagram resmi , Kamis (23/4/2026). #fypppppppppppppppppppppp #purbayayudhisadewa #kemenkeu #PemerintahJagaAPBN", "post_id": "7632164388304194817"}}, {"key": "mancingsaham.id", "attributes": {"label": "mancingsaham.id", "x": 329.2887562928589, "y": 135.8914627317509, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 829.2027268243304, "y": 352.02175505756486, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 65.4072, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7626407550656761108", "id": "mancingsaham", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia turun US$3,7 miliar menjadi US$148,2 miliar pada Maret 2026 📊 Penurunan ini dipicu pembayaran utang luar negeri pemerintah serta intervensi stabilisasi Rupiah di tengah ketidakpastian global 🌍 Meski turun, posisi cadev masih setara 6 bulan impor dan dinilai tetap kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi serta ketahanan eksternal 💪 Sumber: CNBC Indonesia, 8 April 2026 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). #saham #sahamindonesia #investasi #fyp #mancingsaham", "post_id": "7626407550656761108"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "attributes": {"label": "@fokus.indosiar", "x": 402.53664648981027, "y": 307.87966657507894, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "E8aG9Uwew50", "id": "@fokus.indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Avtur Haji Tembus Rp1,77 Triliun, Ini Penjelasan Pemerintah | Fokus\n\nBiaya avtur penerbangan haji melonjak hingga 1,77 triliun rupiah, namun tidak dibebankan ke jemaah.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "E8aG9Uwew50"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 734.7594508522583, "y": 499.7677892501212, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.3725, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "E8aG9Uwew50", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Avtur Haji Tembus Rp1,77 Triliun, Ini Penjelasan Pemerintah | Fokus\n\nBiaya avtur penerbangan haji melonjak hingga 1,77 triliun rupiah, namun tidak dibebankan ke jemaah.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "E8aG9Uwew50"}}, {"key": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "patroliindosiar", "x": 720.6775509427592, "y": 632.0349937477802, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.3725, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "E8aG9Uwew50", "id": "patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "Biaya Avtur Haji Tembus Rp1,77 Triliun, Ini Penjelasan Pemerintah | Fokus\n\nBiaya avtur penerbangan haji melonjak hingga 1,77 triliun rupiah, namun tidak dibebankan ke jemaah.\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "E8aG9Uwew50"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 252.23773513978585, "y": 935.684184630394, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.3552, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 523.4743663859828, "y": 556.6283937549821, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 932.4486182320285, "y": 938.8951210678107, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 74.53065880339804, "y": 91.96612137373195, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 276.06019616443365, "y": 505.09171146280664, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 202.1403905062984, "y": 542.1571468029115, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 818.9294133411804, "y": 608.7199402403902, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 39.6483, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "vj9wODsIjHc", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "RI Hadapi Tekanan Fiskal, Ekonom Ingatkan Revisi Asumsi Dasar Makro | IDXC UPDATE\n\nPemerintah belum merevisi asumsi ekonomi makro meski harga minyak dunia naik ke sekitar USD100 per barel akibat konflik Timur Tengah, yang memberi tekanan pada fiskal Indonesia. CORE Indonesia menilai defisit APBN kuartal I-2026 yang sudah mencapai sekitar Rp240 triliun berpotensi bertambah lebih dari Rp100 triliun akibat lonjakan subsidi energi. Jika harga minyak tetap tinggi, defisit bisa menembus batas 3 persen PDB, sementara rupiah di kisaran Rp17.000 turut menambah tekanan inflasi dan moneter. CORE mendorong pemerintah melakukan efisiensi, relokasi anggaran, dan penguatan strategi fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "vj9wODsIjHc"}}], "edges": [{"key": "voiceofpkb", "source": "voiceofpkb", "target": "marwan_dasopang_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "voiceofpkb", "source": "voiceofpkb", "target": "dpp_pkb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arkan_turungku", "source": "arkan_turungku", "target": "StatifyID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "bahasbarenglagi", "source": "bahasbarenglagi", "target": "ppid.kemenkeu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mancingsaham.id", "source": "mancingsaham.id", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}