{"nodes": [{"key": "hyprscaler", "attributes": {"label": "hyprscaler", "x": 799.9282080711745, "y": 798.5394186273693, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 31.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068739558649553238", "id": "hyprscaler", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo aku 3 ini kak, Superbank buat deposito 7,5% dan kepake banget buat ekosistem Grab, Jenius (SMBC) kurs luar negeri nya oke apalagi kurs jepang, miles CC Jenius lumayan, Seabank buat top up cash ke bank digital tanpa fee.", "post_id": "2068739558649553238"}}, {"key": "txtdarigajelas", "attributes": {"label": "txtdarigajelas", "x": 485.1712673059838, "y": 119.17134882336833, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 57.6026, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068739558649553238", "id": "txtdarigajelas", "source": "tweet-000004", "content": "Kalo aku 3 ini kak, Superbank buat deposito 7,5% dan kepake banget buat ekosistem Grab, Jenius (SMBC) kurs luar negeri nya oke apalagi kurs jepang, miles CC Jenius lumayan, Seabank buat top up cash ke bank digital tanpa fee.", "post_id": "2068739558649553238"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 430.43580669529604, "y": 737.3487291734335, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 384.016, "eigenvector": 618.0326, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3923630337624429808_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mengatakan posisi ekonomi digital Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara menjadi peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas.\n\n\"Salah satu caranya melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan pasar,\" kata Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM Yogia Prihartiny, Jumat (19/6/2026).\n\nDia menambahkan, Indonesia saat ini berada pada momentum strategis perkembangan ekonomi digital dengan nilai diperkirakan sekitar 100 miliar dolar AS dan tetap jadi salah satu terbesar di Asia Tenggara.\n\nMenurutnya, lebih dari 82 persen penduduk Indonesia telah memiliki akses internet, sementara jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 235 juta orang yang menjadi pasar potensial bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk dan jasa secara digital.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/umkm-indonesia-naik-kelas-jika-manfaatkan-teknologi-untuk-perluas-pasar\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #UMKM #teknologi", "post_id": "3923630337624429808_3310659452"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 521.4164531784365, "y": 330.6595056718864, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 207.5763, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3924353814757674251_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "Indonesia memasuki fase baru dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), di mana semakin banyak perusahaan mulai mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam proses bisnis inti. Melihat perkembangan ini, IBM memperkenalkan berbagai inovasi di bidang AI, hybrid cloud, dan otomatisasi dalam ajang IBM AI Leadership Exchange 2026. Berdasarkan IBM CEO Study 2026, sebanyak 80% CEO di Indonesia menilai AI telah mengubah definisi inti bisnis perusahaan, sementara 90% telah mengintegrasikan AI ke berbagai alur kerja.\n\nIBM menilai AI kini telah berevolusi dari sekadar alat bantu menjadi teknologi yang mampu bernalar dan bertindak lebih mandiri melalui konsep Agentic AI. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengapresiasi forum tersebut sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk mempercepat implementasi serta inovasi AI di Indonesia. Sementara itu, BCA mengungkapkan bahwa kemitraannya dengan IBM telah berkembang dari modernisasi infrastruktur hingga pemanfaatan berbagai solusi teknologi yang mendukung efisiensi dan pengambilan keputusan berbasis data.\n\nGeneral Manager IBM Asia Pacific Hans Dekkers menilai Indonesia memiliki peluang besar memanfaatkan AI sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi digital, dengan AI diperkirakan menyumbang 50% nilai bisnis digital baru di Asia Pasifik pada 2030. Dalam kesempatan tersebut, IBM juga meluncurkan IBM Bob, platform Agentic AI untuk kebutuhan perusahaan yang telah digunakan lebih dari 80.000 karyawan IBM dan meningkatkan produktivitas rata-rata 45%. Selain itu, IBM memperkenalkan IBM Sovereign Core untuk membantu organisasi mengelola tata kelola, keamanan, kepatuhan, dan operasional AI secara terpadu.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/ibm\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#IBM\n#artificialintelligence\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3924353814757674251_282076797"}}, {"key": "indogrosir_kendarii", "attributes": {"label": "indogrosir_kendarii", "x": 19.64275359453904, "y": 206.08642865372173, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1365, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7457764892402027781", "id": "indogrosir_kendarii", "source": "tiktok-000001", "content": "Hallo Sobat Indogrosir Kendari🤩🤩 Siapa nihh yang menyukai transaksi Cahless, kini di Indogrosir sudah tersedia pelayanan transaksi menggunakan QRIS BCA, tidak perlu membawa uang tunai  kemana-mana. Transaksi lebih mudah, cepat, praktis, efisien, aman dan tidak rawan pencurian, tidak perlu lama antri menunggu kembalian uang.  Saatnya \"Move On\" pakai QRIS  dan jadilah bagian yang mendorong pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. 🥳🥳🥳🤩👍👍 -------------------------------------------------------------------- untuk update promo dan event jangan lupa follow akun Official kami INFO PROMO :  ✅ WhatsApp: 0812-5823-0669 Instagram:  Facebook :  Kendari  Tiktok :  #officialindogrosir #indogrosirKendari #mitrausahaterpercaya #MemberMerah #transaksicahless#QrisBCA #pakaiQRIS #klikindogrosir", "post_id": "7457764892402027781"}}, {"key": "Indogrosir_Kendari", "attributes": {"label": "Indogrosir_Kendari", "x": 679.9530650079215, "y": 764.9054430958932, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.9586, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7457764892402027781", "id": "Indogrosir_Kendari", "source": "tiktok-000001", "content": "Hallo Sobat Indogrosir Kendari🤩🤩 Siapa nihh yang menyukai transaksi Cahless, kini di Indogrosir sudah tersedia pelayanan transaksi menggunakan QRIS BCA, tidak perlu membawa uang tunai  kemana-mana. Transaksi lebih mudah, cepat, praktis, efisien, aman dan tidak rawan pencurian, tidak perlu lama antri menunggu kembalian uang.  Saatnya \"Move On\" pakai QRIS  dan jadilah bagian yang mendorong pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. 🥳🥳🥳🤩👍👍 -------------------------------------------------------------------- untuk update promo dan event jangan lupa follow akun Official kami INFO PROMO :  ✅ WhatsApp: 0812-5823-0669 Instagram:  Facebook :  Kendari  Tiktok :  #officialindogrosir #indogrosirKendari #mitrausahaterpercaya #MemberMerah #transaksicahless#QrisBCA #pakaiQRIS #klikindogrosir", "post_id": "7457764892402027781"}}, {"key": "Indogrosir", "attributes": {"label": "Indogrosir", "x": 78.4620309175591, "y": 336.4666948799616, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 39.9586, "eigenvector": 0.0008, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7457764892402027781", "id": "Indogrosir", "source": "tiktok-000001", "content": "Hallo Sobat Indogrosir Kendari🤩🤩 Siapa nihh yang menyukai transaksi Cahless, kini di Indogrosir sudah tersedia pelayanan transaksi menggunakan QRIS BCA, tidak perlu membawa uang tunai  kemana-mana. Transaksi lebih mudah, cepat, praktis, efisien, aman dan tidak rawan pencurian, tidak perlu lama antri menunggu kembalian uang.  Saatnya \"Move On\" pakai QRIS  dan jadilah bagian yang mendorong pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. 🥳🥳🥳🤩👍👍 -------------------------------------------------------------------- untuk update promo dan event jangan lupa follow akun Official kami INFO PROMO :  ✅ WhatsApp: 0812-5823-0669 Instagram:  Facebook :  Kendari  Tiktok :  #officialindogrosir #indogrosirKendari #mitrausahaterpercaya #MemberMerah #transaksicahless#QrisBCA #pakaiQRIS #klikindogrosir", "post_id": "7457764892402027781"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 592.4518150235588, "y": 81.59264711976965, "size": 10.42, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1365, "eigenvector": 381.9652, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1498010328789450", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI mengatakan posisi ekonomi digital Indonesia yang terbesar di Asia Tenggara menjadi peluang besar bagi UMKM untuk naik kelas.\n\n\"Salah satu caranya melalui pemanfaatan teknologi dan perluasan pasar,\" kata Asisten Deputi Kemitraan Rantai Pasok dan Pemasaran Usaha Kecil Kementerian UMKM Yogia Prihartiny, Jumat (19/6/2026).\n\nDia menambahkan, Indonesia saat ini berada pada momentum strategis perkembangan ekonomi digital dengan nilai diperkirakan sekitar 100 miliar dolar AS dan tetap jadi salah satu terbesar di Asia Tenggara.\n\nMenurutnya, lebih dari 82 persen penduduk Indonesia telah memiliki akses internet, sementara jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 235 juta orang yang menjadi pasar potensial bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk dan jasa secara digital.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/umkm-indonesia-naik-kelas-jika-manfaatkan-teknologi-untuk-perluas-pasar\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #UMKM #teknologi", "post_id": "432781620563594_1498010328789450"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 827.5457912520304, "y": 170.2292151707957, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7YOtDEdnzjw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "AES 2026 Tegaskan Peran Indonesia Pimpin Transformasi Digital\n\nGaruda Tv - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi digital Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Asia Economic Summit (AES) 2026 di Jakarta. Forum yang mempertemukan pembuat kebijakan, investor, pelaku usaha, dan pemimpin teknologi dari berbagai negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi digital di tengah dinamika ekonomi global.\n\nMengusung tema “Where Southeast Asia’s Economic Decisions Take Shape”, AES 2026 membahas berbagai isu penting, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), investasi teknologi, ketahanan ekonomi kawasan, hingga sinergi antara sektor publik dan swasta.\n\nAcara yang diselenggarakan oleh Tech in Asia tersebut dihadiri ratusan pemangku kepentingan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Forum dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo.\n\nDalam sambutannya, Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran pemerintah, investor, serta perusahaan teknologi global dalam satu forum menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional.\n\nAES 2026 juga menghadirkan sekitar 250 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, perusahaan, investor, dan pelaku industri teknologi. Sejumlah perusahaan teknologi dan konsultan global seperti OpenAI, Singtel, McKinsey & Company, DANA, serta Amartha turut berpartisipasi sebagai pembicara dan mitra diskusi.\n\nSalah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sebanyak 73 persen perusahaan di kawasan telah memasuki tahap uji coba maupun perluasan implementasi AI. Angka tersebut melampaui rata-rata global yang berada pada kisaran 57 persen.\n\nFounder dan Managing Partner Antares Ventures, Michael Gryseels, menilai Indonesia berada di ambang pertumbuhan besar industri pusat data atau data center. Menurutnya, perkembangan tersebut akan meningkatkan kebutuhan energi secara signifikan sehingga teknologi transisi energi dan efisiensi data center menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan digital yang berkelanjutan.\n\nDengan partisipasi lebih dari 10 negara, 30 perusahaan besar, dan lebih dari 100 organisasi, Asia Economic Summit 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi konkret yang mendorong inovasi, investasi, serta pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan bagi kawasan Asia Tenggara.\n\nPenyelenggaraan AES 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia terus memainkan peran strategis dalam membentuk arah transformasi digital regional dan memperkuat daya saing ASEAN di tingkat global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#AsiaEconomicSummit2026 #AES2026 #ekonomi #indonesiadigital  #ASEANDigital #artificialintelligence  #ai  #TechInAsia #ekonomi  #transformasidigital  #InvestasiTeknologi #datacenter #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7YOtDEdnzjw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 206.17561629832727, "y": 732.5615166410154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.6026, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7YOtDEdnzjw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "AES 2026 Tegaskan Peran Indonesia Pimpin Transformasi Digital\n\nGaruda Tv - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi digital Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Asia Economic Summit (AES) 2026 di Jakarta. Forum yang mempertemukan pembuat kebijakan, investor, pelaku usaha, dan pemimpin teknologi dari berbagai negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi digital di tengah dinamika ekonomi global.\n\nMengusung tema “Where Southeast Asia’s Economic Decisions Take Shape”, AES 2026 membahas berbagai isu penting, mulai dari pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), investasi teknologi, ketahanan ekonomi kawasan, hingga sinergi antara sektor publik dan swasta.\n\nAcara yang diselenggarakan oleh Tech in Asia tersebut dihadiri ratusan pemangku kepentingan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Forum dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, bersama Menteri Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, Josephine Teo.\n\nDalam sambutannya, Meutya Hafid menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Menurutnya, kehadiran pemerintah, investor, serta perusahaan teknologi global dalam satu forum menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional.\n\nAES 2026 juga menghadirkan sekitar 250 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, perusahaan, investor, dan pelaku industri teknologi. Sejumlah perusahaan teknologi dan konsultan global seperti OpenAI, Singtel, McKinsey & Company, DANA, serta Amartha turut berpartisipasi sebagai pembicara dan mitra diskusi.\n\nSalah satu isu yang menjadi sorotan utama adalah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sebanyak 73 persen perusahaan di kawasan telah memasuki tahap uji coba maupun perluasan implementasi AI. Angka tersebut melampaui rata-rata global yang berada pada kisaran 57 persen.\n\nFounder dan Managing Partner Antares Ventures, Michael Gryseels, menilai Indonesia berada di ambang pertumbuhan besar industri pusat data atau data center. Menurutnya, perkembangan tersebut akan meningkatkan kebutuhan energi secara signifikan sehingga teknologi transisi energi dan efisiensi data center menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan digital yang berkelanjutan.\n\nDengan partisipasi lebih dari 10 negara, 30 perusahaan besar, dan lebih dari 100 organisasi, Asia Economic Summit 2026 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi konkret yang mendorong inovasi, investasi, serta pembangunan ekonomi digital yang berkelanjutan bagi kawasan Asia Tenggara.\n\nPenyelenggaraan AES 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia terus memainkan peran strategis dalam membentuk arah transformasi digital regional dan memperkuat daya saing ASEAN di tingkat global.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#AsiaEconomicSummit2026 #AES2026 #ekonomi #indonesiadigital  #ASEANDigital #artificialintelligence  #ai  #TechInAsia #ekonomi  #transformasidigital  #InvestasiTeknologi #datacenter #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "7YOtDEdnzjw"}}, {"key": "@KemkomdigiTV", "attributes": {"label": "@KemkomdigiTV", "x": 909.0495875545166, "y": 693.8244768930798, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 31.1365, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jFR1z25AvqY", "id": "@KemkomdigiTV", "source": "youtube-000001", "content": "Menkomdigi: Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri\n\nMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Indonesia tidak boleh lagi puas hanya menjadi pasar besar ekonomi digital.\n\nIndonesia harus naik kelas menjadi pencipta dan pemilik nilai, sehingga pertumbuhan digital benar-benar mensejahterakan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.\n\nDengan nilai ekonomi digital mencapai US$100 miliar — terbesar di ASEAN — dan diproyeksikan melonjak hingga US$360 miliar pada 2030, Indonesia kini berada di titik krusial untuk mengubah potensi luar biasa ini menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.\n\n“Menghubungkan masyarakat adalah bagian yang cukup mudah. Justru bagian yang jauh lebih sulit dan jauh lebih berharga adalah menghubungkan sistem kita serta mengubah seluruh pertumbuhan itu menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Inilah babak ketika Asia Tenggara tidak mau hanya menjadi pasar namun juga turut membentuk ekonomi digital dunia,” tegas Meutya Hafid dalam Asia Economic Summit di Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2026).\n\nKanal Sosial Media Kementerian Komdigi:\n\nhttps://www.komdigi.go.id/\nInstagram:   / kemkomdigi   ()\n\nWhatsapp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va2f...\n\n#Komdigi #Komunikasi #Digital", "post_id": "jFR1z25AvqY"}}, {"key": "kemenkomdigi", "attributes": {"label": "kemenkomdigi", "x": 44.108400202449104, "y": 947.9849167417922, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 57.6026, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jFR1z25AvqY", "id": "kemenkomdigi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkomdigi: Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri\n\nMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Indonesia tidak boleh lagi puas hanya menjadi pasar besar ekonomi digital.\n\nIndonesia harus naik kelas menjadi pencipta dan pemilik nilai, sehingga pertumbuhan digital benar-benar mensejahterakan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.\n\nDengan nilai ekonomi digital mencapai US$100 miliar — terbesar di ASEAN — dan diproyeksikan melonjak hingga US$360 miliar pada 2030, Indonesia kini berada di titik krusial untuk mengubah potensi luar biasa ini menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.\n\n“Menghubungkan masyarakat adalah bagian yang cukup mudah. Justru bagian yang jauh lebih sulit dan jauh lebih berharga adalah menghubungkan sistem kita serta mengubah seluruh pertumbuhan itu menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Inilah babak ketika Asia Tenggara tidak mau hanya menjadi pasar namun juga turut membentuk ekonomi digital dunia,” tegas Meutya Hafid dalam Asia Economic Summit di Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2026).\n\nKanal Sosial Media Kementerian Komdigi:\n\nhttps://www.komdigi.go.id/\nInstagram:   / kemkomdigi   ()\n\nWhatsapp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va2f...\n\n#Komdigi #Komunikasi #Digital", "post_id": "jFR1z25AvqY"}}], "edges": [{"key": "hyprscaler", "source": "hyprscaler", "target": "txtdarigajelas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "indogrosir_kendarii", "source": "indogrosir_kendarii", "target": "Indogrosir_Kendari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "indogrosir_kendarii", "source": "indogrosir_kendarii", "target": "Indogrosir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "indogrosir_kendarii", "source": "indogrosir_kendarii", "target": "Indogrosir_Kendari", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemkomdigiTV", "source": "@KemkomdigiTV", "target": "kemenkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}