{"nodes": [{"key": "@KemkomdigiTV", "attributes": {"label": "@KemkomdigiTV", "x": 827.3017876693478, "y": 858.6510480481157, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 350.8771, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "jFR1z25AvqY", "id": "@KemkomdigiTV", "source": "youtube-000001", "content": "Menkomdigi: Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri\n\nMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Indonesia tidak boleh lagi puas hanya menjadi pasar besar ekonomi digital.\n\nIndonesia harus naik kelas menjadi pencipta dan pemilik nilai, sehingga pertumbuhan digital benar-benar mensejahterakan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.\n\nDengan nilai ekonomi digital mencapai US$100 miliar — terbesar di ASEAN — dan diproyeksikan melonjak hingga US$360 miliar pada 2030, Indonesia kini berada di titik krusial untuk mengubah potensi luar biasa ini menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.\n\n“Menghubungkan masyarakat adalah bagian yang cukup mudah. Justru bagian yang jauh lebih sulit dan jauh lebih berharga adalah menghubungkan sistem kita serta mengubah seluruh pertumbuhan itu menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Inilah babak ketika Asia Tenggara tidak mau hanya menjadi pasar namun juga turut membentuk ekonomi digital dunia,” tegas Meutya Hafid dalam Asia Economic Summit di Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2026).\n\nKanal Sosial Media Kementerian Komdigi:\n\nhttps://www.komdigi.go.id/\nInstagram:   / kemkomdigi   ()\n\nWhatsapp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va2f...\n\n#Komdigi #Komunikasi #Digital", "post_id": "jFR1z25AvqY"}}, {"key": "kemenkomdigi", "attributes": {"label": "kemenkomdigi", "x": 48.43525563866291, "y": 152.23308760014987, "size": 9.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 649.1229, "eigenvector": 500.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jFR1z25AvqY", "id": "kemenkomdigi", "source": "youtube-000001", "content": "Menkomdigi: Nilai Ekonomi Digital Harus Berputar di Dalam Negeri\n\nMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan Indonesia tidak boleh lagi puas hanya menjadi pasar besar ekonomi digital.\n\nIndonesia harus naik kelas menjadi pencipta dan pemilik nilai, sehingga pertumbuhan digital benar-benar mensejahterakan masyarakat dan memperkuat ekonomi nasional.\n\nDengan nilai ekonomi digital mencapai US$100 miliar — terbesar di ASEAN — dan diproyeksikan melonjak hingga US$360 miliar pada 2030, Indonesia kini berada di titik krusial untuk mengubah potensi luar biasa ini menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.\n\n“Menghubungkan masyarakat adalah bagian yang cukup mudah. Justru bagian yang jauh lebih sulit dan jauh lebih berharga adalah menghubungkan sistem kita serta mengubah seluruh pertumbuhan itu menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan. Inilah babak ketika Asia Tenggara tidak mau hanya menjadi pasar namun juga turut membentuk ekonomi digital dunia,” tegas Meutya Hafid dalam Asia Economic Summit di Jakarta Selatan, Rabu (17/06/2026).\n\nKanal Sosial Media Kementerian Komdigi:\n\nhttps://www.komdigi.go.id/\nInstagram:   / kemkomdigi   ()\n\nWhatsapp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Va2f...\n\n#Komdigi #Komunikasi #Digital", "post_id": "jFR1z25AvqY"}}], "edges": [{"key": "@KemkomdigiTV", "source": "@KemkomdigiTV", "target": "kemenkomdigi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}