{"nodes": [{"key": "AlexiaHavasi876", "attributes": {"label": "AlexiaHavasi876", "x": 208.38589171624545, "y": 824.988060343884, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067506166591369396", "id": "AlexiaHavasi876", "source": "tweet-000004", "content": "Perlu dipahami bahwa ketika harga minyak dunia turun, penurunan harga BBM di dalam negeri tidak bisa serta-merta dilakukan secara instan karena ada variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar yang juga harus dihitung.", "post_id": "2067506166591369396"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 750.8998706663796, "y": 571.5803476772423, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067506166591369396", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Perlu dipahami bahwa ketika harga minyak dunia turun, penurunan harga BBM di dalam negeri tidak bisa serta-merta dilakukan secara instan karena ada variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar yang juga harus dihitung.", "post_id": "2067506166591369396"}}, {"key": "RadioSmartFM", "attributes": {"label": "RadioSmartFM", "x": 120.58623132984859, "y": 492.98260482397774, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068937027630801055", "id": "RadioSmartFM", "source": "tweet-000004", "content": "Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.804 per dolar AS.\n\nAnalis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipicu meningkatnya harga minyak dunia.\n\n#SmartNews  https://t.co/i078Lopzin", "post_id": "2068937027630801055"}}, {"key": "antaranews", "attributes": {"label": "antaranews", "x": 652.9974917253562, "y": 171.94654355344142, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068937027630801055", "id": "antaranews", "source": "tweet-000004", "content": "Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.804 per dolar AS.\n\nAnalis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipicu meningkatnya harga minyak dunia.\n\n#SmartNews  https://t.co/i078Lopzin", "post_id": "2068937027630801055"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 254.87682564196322, "y": 883.6798200853372, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.2454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3924832264409941756_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,12% ke Rp17.812/US$ pada Senin pagi (22/6/2026), seiring penguatan dolar AS dan pelemahan mayoritas mata uang Asia di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik AS–Iran yang mendorong penguatan aset safe haven.\n\nSementara itu, IHSG dibuka menguat 0,65% ke level 6.217, lebih baik dari bursa Asia yang cenderung mixed, ditopang sentimen MSCI dan penguatan teknikal, meski pasar masih mencermati risiko global dan harga minyak.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #ihsg #saham #bloombergtechnoz", "post_id": "3924832264409941756_51748745734"}}, {"key": "19585064872", "attributes": {"label": "19585064872", "x": 739.7562845664193, "y": 539.803878302831, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "19585064872", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "visualiterasi", "attributes": {"label": "visualiterasi", "x": 110.49163179293642, "y": 241.64107420650106, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3923175768842700438_19585064872", "id": "visualiterasi", "source": "instagram-000001", "content": "#Popro (Pojok Propagandis)\n\nRUPIAH MELEMAH, KITA BUTUH KHILAFAH\n\nVivisualiterasi.com - Rupiah melemah bahkan sebelum konflik geopolitik Iran vs AS. Ketika konflik semakin memuncak, rupiah semakin melemah dan turun drastis nilainya sepanjang sejarah. Meski demikian, pemerintah masih menganggap semua ini baik-baik saja. Hal itu mungkin hanya untuk menghibur rakyat, karena fakta di lapangan menunjukkan rakyat semakin menjerit merasakan beratnya beban hidup yang semakin menghimpit. \n\nKeadaan ini akan terus berlangsung jika negeri ini masih menganut sistem ekonomi kapitalisme yang berbasis ribawi dengan dolar AS sebagai kiblatnya. Inilah yang membuat negeri ini terjebak dalam dominasi mata uang global. Hal ini sangat kontras dengan sistem ekonomi Islam yang unggul dan bebas dari tekanan global. \n\nKarena negara Islam akan menerapkan sistem keuangan yang lebih stabil, yakni berbasis emas dan perak. Negara juga akan menjaga stabilitas harga-harga dengan mekanisme yang ditetapkan syariat, seperti melarang riba, menjamin distribusi, mengatur kepemilikan, dan sebagainya. Kesejahteraan rakyat menjadi tanggung jawab pemimpin negara karena ia adalah _raa’in_ sekaligus _junnah_ yang wajib melindungi rakyatnya.[] Dwi Lestari\n\nBaca selengkapnya>>\nhttps://www.vivisualiterasi.com/2026/06/rupiah-melemah-kita-butuh-khilafah.html\n\n===================\nFind us on all platforms:  media", "post_id": "3923175768842700438_19585064872"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 785.7981571508009, "y": 898.4461220257338, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.2454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3922861174195189409_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (19/6/2026), turun 10 poin atau sekitar 0,06 persen ke level Rp17.804 per USD.\n\nAnalis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni pasar global telah membaik secara signifikan sejak Washington dan Teheran menandatangani kesepakatan sementara yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan dan memulihkan navigasi komersial melalui Selat Hormuz, jalur air vital yang biasanya mengangkut sekitar seperlima pengiriman minyak global.\n\n\"Kesepakatan tersebut telah meningkatkan harapan bahwa jutaan barel minyak mentah yang terdampar secara bertahap dapat kembali ke pasar internasional dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,\" ujar Ibrahim dalam risetnya, Jumat (19/6/2026).\n\nAS menyatakan telah mencabut blokade terhadap Iran pada hari Kamis seiring berlakunya kesepakatan sementara tersebut. Kapal-kapal yang membawa minyak yang terdampar mulai keluar dari jalur air tersebut pada hari Kamis, menurut laporan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/rupiah-ditutup-tertekan-ke-rp17804-per-usd-usai-the-fed-tahan-suku-bunga\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #rupiah", "post_id": "3922861174195189409_3310659452"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 34.43570951743802, "y": 259.69829101510436, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.2454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923027569910497111_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "Nilai tukar rupiah dibuka melemah 43 poin ke level Rp17.837 per dolar AS pada perdagangan hari ini. 📊\n\nPelemahan rupiah terjadi meski Bank Indonesia telah menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%. Tekanan datang dari penguatan dolar AS seiring meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pasca-FOMC. \n\nSelain itu, kekhawatiran pasar terhadap belum pulihnya pasokan minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah turut menopang penguatan dolar AS. ⛽\n\nAnalis memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp17.800–Rp17.900 per dolar AS. 📈\n\nSumber: katadata.co.id, 19 Juni 2026\n\nGabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp). 🤝\n\n#mancingsaham #Rupiah #DolarAS #TheFed #BIRate #BankIndonesia #FOMC #IHSG #Investasi #MarketUpdate", "post_id": "3923027569910497111_52512310886"}}, {"key": "media_kaba12", "attributes": {"label": "media_kaba12", "x": 53.92243825701926, "y": 997.8459229864425, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3921330485787449052_3734950122", "id": "media_kaba12", "source": "instagram-000001", "content": "Bukittinggi, KABA12.- Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan unsur masyarakat sipil, gelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (15/06). \n\nMereka menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga mendorong pemerintah untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.\n\nPeserta demo memulai aksi mereka dengan longmarch dari Lapangan Wirabraja menuju Gedung DPRD Kota Bukittinggi.  Aksi tersebut diikuti mahasiswa dari UIN Bukittinggi, UFDK, ITB-HAS, Universitas Mohammad Natsir dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bukittinggi serta PMII, IMM dan GMNI dari unsur OKP.\n\nKetua Aliansi Mahasiswa Bukittinggi, Keni Savina, menjelaskan, mereka menyoroti sejumlah persoalan nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga pengesahan Undang -Undang Polri. Persoalan tersebut menjadi fokus utama tuntutan yang dibawa massa aksi dalam demonstrasi yang disanbut sejumlah pimpinan dan Anggota DPRD Bukittinggi itu.\n\n\"Dari isu yang kami bawakan hari ini mengenai isu-isu nasional, yang pertama yaitu adanya kenaikan BBM nonsubsidi, yang kedua terkait problematika mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG), yang ketiga terkait rendahnya nilai tukar rupiah pada dolar AS dan masalah pengesahan Undang -Undang Polri,\" katanya.\n\nSejumlah tuntutan tertulis, juga disampaikan kepada DPRD Kota Bukittinggi untuk diteruskan kepada pemerintah dan lembaga terkait di tingkat yang lebih tinggi.\n\nDalam dokumen tuntutan yang dibacakan saat aksi, mahasiswa meminta penghapusan Program Makan Bergizi Gratis karena dinilai berpotensi membebani kondisi fiskal negara serta harus dipastikan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.\n•\nPewarta : \n•\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n•\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3921330485787449052_3734950122"}}, {"key": "opik_rajobungsu", "attributes": {"label": "opik_rajobungsu", "x": 175.23691062625403, "y": 264.6835755091115, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3921330485787449052_3734950122", "id": "opik_rajobungsu", "source": "instagram-000001", "content": "Bukittinggi, KABA12.- Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan unsur masyarakat sipil, gelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (15/06). \n\nMereka menyampaikan sejumlah tuntutan, termasuk penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga mendorong pemerintah untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.\n\nPeserta demo memulai aksi mereka dengan longmarch dari Lapangan Wirabraja menuju Gedung DPRD Kota Bukittinggi.  Aksi tersebut diikuti mahasiswa dari UIN Bukittinggi, UFDK, ITB-HAS, Universitas Mohammad Natsir dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bukittinggi serta PMII, IMM dan GMNI dari unsur OKP.\n\nKetua Aliansi Mahasiswa Bukittinggi, Keni Savina, menjelaskan, mereka menyoroti sejumlah persoalan nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga pengesahan Undang -Undang Polri. Persoalan tersebut menjadi fokus utama tuntutan yang dibawa massa aksi dalam demonstrasi yang disanbut sejumlah pimpinan dan Anggota DPRD Bukittinggi itu.\n\n\"Dari isu yang kami bawakan hari ini mengenai isu-isu nasional, yang pertama yaitu adanya kenaikan BBM nonsubsidi, yang kedua terkait problematika mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG), yang ketiga terkait rendahnya nilai tukar rupiah pada dolar AS dan masalah pengesahan Undang -Undang Polri,\" katanya.\n\nSejumlah tuntutan tertulis, juga disampaikan kepada DPRD Kota Bukittinggi untuk diteruskan kepada pemerintah dan lembaga terkait di tingkat yang lebih tinggi.\n\nDalam dokumen tuntutan yang dibacakan saat aksi, mahasiswa meminta penghapusan Program Makan Bergizi Gratis karena dinilai berpotensi membebani kondisi fiskal negara serta harus dipastikan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.\n•\nPewarta : \n•\nBaca selengkapnya di kaba12.com\n•\n#kaba12 #mediainspirasimasakini", "post_id": "3921330485787449052_3734950122"}}, {"key": "fakta_banten", "attributes": {"label": "fakta_banten", "x": 239.65032787638108, "y": 466.7103335652858, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.2454, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3922024150386802081_4851899515", "id": "fakta_banten", "source": "instagram-000001", "content": "SERANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Simpang Ciceri, Kota Serang, Rabu (17/6/2026).\n\nDalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah kritik terhadap kebijakan pemerintah pusat. Isu yang disoroti meliputi kondisi perekonomian nasional, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga persoalan demokrasi dan kebebasan sipil.\n\nKoordinator aksi, Muhammad Syahid, mengatakan mahasiswa merasa perlu menyuarakan berbagai persoalan yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.\n\nMenurutnya, kondisi ekonomi saat ini masih memberikan tekanan bagi masyarakat meski pemerintah kerap menyampaikan narasi positif terkait pertumbuhan ekonomi nasional.\n\n“Kami hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Banyak persoalan ekonomi dan sosial yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah,” ujar Syahid saat berorasi.\n\nDalam aksinya, mahasiswa menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang dinilai dapat memengaruhi harga barang impor dan meningkatkan biaya produksi di berbagai sektor.\n\nMereka menilai kondisi tersebut berpotensi berdampak pada daya beli masyarakat yang hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.\n\nBaca selengkapnya di faktabanten.co.id\natau klik link yang ada di IGstory\n\nYuk bagikan kejadian menarik di sekitar Kawan Fakta dengan cara tag IG \n\n#fakta #faktabanten #beritacilegon #cilegon #banten", "post_id": "3922024150386802081_4851899515"}}, {"key": "klipnewss", "attributes": {"label": "klipnewss", "x": 699.7588936773457, "y": 112.04620360970918, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648681763572665620", "id": "klipnewss", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank sentral terbesar dunia di Asia kembali pertegas posisinya sebagai pembeli emas paling aktif. Bloomberg Technoz melaporkan pada Minggu (7/6/2026) bahwa People's Bank of China (PBOC) lanjut aksi borong emas di Mei 2026, dengan penambahan 320.000 troy ons yang memperpanjang rekor pembelian beruntun menjadi 19 bulan, terpanjang setidaknya sejak 2015. Yang menarik, aksi borong ini dilakukan justru saat harga emas global lagi tertekan dan mencatat penurunan bulanan 3 bulan berturut-turut, imbas kekhawatiran inflasi plus ekspektasi Fed hawkish akibat perang Timur Tengah. Goldman Sachs bahkan proyeksikan pembelian emas bank sentral global bakal makin intensif, dipicu dorongan de-dolarisasi dan diversifikasi cadangan devisa di tengah ketidakpastian geopolitik. Buat investor Indonesia, sinyal ini penting dibaca secara kritis. Aksi borong sistematis oleh bank sentral besar seperti PBOC adalah indikator struktural soal arah sistem moneter global, bukan sekadar sentimen sesaat. Jangka pendek, tekanan dari Fed hawkish dan dolar kuat masih bisa tekan harga emas. Tapi support jangka panjang dari demand bank sentral tetap kuat. Di tengah rupiah Rp18.033/USD dan ketidakpastian global, emas (Antam Rp2,8 juta/gram) tetap relevan sebagai aset diversifikasi. Strategi umum: alokasi 5-15% portofolio ke emas secara bertahap, bisa lewat logam mulia fisik, emas digital, atau saham mining ANTM dan MDKA. Pantau data cadangan emas bank sentral lain (Polandia, Turki, India, Singapura), keputusan Fed bulan ini, plus perkembangan AS-Iran sebagai katalis utama. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7648681763572665620"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 407.24188303275963, "y": 616.45171695287, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648681763572665620", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank sentral terbesar dunia di Asia kembali pertegas posisinya sebagai pembeli emas paling aktif. Bloomberg Technoz melaporkan pada Minggu (7/6/2026) bahwa People's Bank of China (PBOC) lanjut aksi borong emas di Mei 2026, dengan penambahan 320.000 troy ons yang memperpanjang rekor pembelian beruntun menjadi 19 bulan, terpanjang setidaknya sejak 2015. Yang menarik, aksi borong ini dilakukan justru saat harga emas global lagi tertekan dan mencatat penurunan bulanan 3 bulan berturut-turut, imbas kekhawatiran inflasi plus ekspektasi Fed hawkish akibat perang Timur Tengah. Goldman Sachs bahkan proyeksikan pembelian emas bank sentral global bakal makin intensif, dipicu dorongan de-dolarisasi dan diversifikasi cadangan devisa di tengah ketidakpastian geopolitik. Buat investor Indonesia, sinyal ini penting dibaca secara kritis. Aksi borong sistematis oleh bank sentral besar seperti PBOC adalah indikator struktural soal arah sistem moneter global, bukan sekadar sentimen sesaat. Jangka pendek, tekanan dari Fed hawkish dan dolar kuat masih bisa tekan harga emas. Tapi support jangka panjang dari demand bank sentral tetap kuat. Di tengah rupiah Rp18.033/USD dan ketidakpastian global, emas (Antam Rp2,8 juta/gram) tetap relevan sebagai aset diversifikasi. Strategi umum: alokasi 5-15% portofolio ke emas secara bertahap, bisa lewat logam mulia fisik, emas digital, atau saham mining ANTM dan MDKA. Pantau data cadangan emas bank sentral lain (Polandia, Turki, India, Singapura), keputusan Fed bulan ini, plus perkembangan AS-Iran sebagai katalis utama. Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7648681763572665620"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "attributes": {"label": "suaramuslimahjabar", "x": 401.9156457991779, "y": 733.1298223476657, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1447083657444392", "id": "suaramuslimahjabar", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus\n\nKrisis Kedelai, Tahu dan Tempe Masihkah Murah?\n\nHarga kedelai di Indonesia naik sebagai imbas kenaikan pada tingkat global. Harga kedelai dunia pada 21 Mei 2026 sebesar USD11,94/bushel, naik 18,3% dari awal tahun. Harga ini diprediksi akan naik lagi hingga USD13—14 (Rp230.308—248.024) per bushel setelah adanya kesepakatan pembelian kedelai AS dalam jumlah besar oleh Cina baru-baru ini. (Farm Progress, 18-5-2026). Di Indonesia, Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa harga kedelai impor di tingkat nasional pada 26 Mei 2026 adalah Rp13.679 per kg, naik 1,12% dibandingkan pada awal tahun.\n\nSelain karena kenaikan harga kedelai dunia, kenaikan harga kedelai di Indonesia juga disebabkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal tahun hingga menyentuh angka Rp17.906 per dolar AS pada Kamis (28-5-2026).\n\nKenaikan harga tahu dan tempe merupakan sebuah ironi. Pada saat harga ayam, daging, dan ikan tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat, kini tahu dan tempe pun tidak murah lagi. Alhasil, asupan protein untuk masyarakat makin minim, kualitas gizi masyarakat pun makin menurun.\n\nAlih-alih menyelesaikan masalah produksi dalam negeri, pemerintah justru menggenjot impor kedelai. Pemerintah membuat regulasi yang memasukkan kedelai sebagai komoditas impor non-larangan terbatas (non-lartas) sehingga perusahaan pengimpor bebas memasukkan kedelai ke Indonesia seberapa pun banyaknya. Kebijakan negara untuk melegalkan dominasi impor kedelai merupakan cerminan kuatnya liberalisasi pangan. Indonesia sebagai negara pengikut dalam konstelasi global berada dalam dominasi negara kapitalis (AS) sehingga Indonesia menjadi pasar bagi produk pertanian AS. Dominasi ini tampak dalam keputusan impor pangan yang masif dari negara adikuasa tersebut.\n\nIni adalah konsekuensi adopsi sistem kapitalisme oleh Indonesia dan dunia. Kapitalisme memandang pangan hanya sebagai komoditas yang diperlakukan berbasis prinsip ekonomi, yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya. Impor lebih menguntungkan bagi para pejabat karena berpotensi mendatangkan keuntungan pribadi bagi dirinya dan pengusaha yang mendukungnya dalam kontestasi politik.\n\nNegara akhirnya menjadi seperti pedagang yang membuat keputusan berdasarkan untung rugi personal, bukan demi kemaslahatan rakyat. Sebaliknya, negara lepas tangan dari urusan pangan rakyat dan menyerahkan pada mekanisme pasar.\n\nBerbeda dengan kapitalisme, Islam memandang persoalan pangan bukan sebaga komoditas semata, tetapi kebutuhan dasar rakyat yang harus dipenuhi negara. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).\n\nKetersediaan pangan akan mewujudkan salah satu maqashidu syariah, yaitu hifzhu nafs (penjagaan jiwa). Hal ini menjadi tanggung jawab penguasa yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Rasulullah saw. bersabda,\n\nأَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR Bukhari).\n\nKhalifah mengurus rakyat dengan prinsip “tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah” (kebijakan imam untuk mengurusi rakyat bergantung pada kemaslahatan), yaitu bahwa setiap kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat, bukan untuk keuntungan pribadi penguasa dan kroninya.\n\nPolitik ekonomi Islam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan individu per individu. Komoditas pangan strategis (seperti kedelai dan tempe sebagai sumber protein nabati) harus tersedia dalam jumlah cukup, yaitu mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyat, tanpa ada yang kekurangan atau kesulitan mengakses. Negara tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga kedaulatan pangan. Harga komoditas pangan strategis juga harus terjangkau oleh seluruh rakyat.\n\nNegara harus memperhatikan aspek produksi dan distribusi pangan. Pada aspek produksi, negara memastikan ketersediaan lahan cukup sehingga secara kuantitas bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.\n\nIslam memiliki solusi untuk permasalahan lahan, yaitu pertama, dengan pemberian lahan produktif dari negara pada rakyat (iqtha’). Yang kedua adalah kebolehan menghidupkan tanah mati (ihyaul mawat), yaitu tanah yang ditelantarkan selama tiga tahun berturut-turut terkategori tanah mati dan negara boleh mengambilnya untuk diberikan pada orang yang membutuhkan lahan dan bersedia menggarapnya. Dengan dua solusi ini, problem kekurangan lahan bisa teratasi.\n\nNegara Khilafah juga akan meningkatkan produksi pangan dengan penggunaan bibit unggul sehingga hasilnya lebih banyak dan kualitasnya terjamin. Negara juga akan memfasilitasi petani dengan menyediakan bibit dan pupuk, air irigasi, pestisida, penyuluh pertanian, dan semua alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi pertanian (saprotan).\n\nPembangunan infrastruktur dilakukan untuk mendukung logistik dari petani ke pasar maupun konsumen. Teknologi pascapanen akan dikembangkan sehingga hasil panen tidak mudah mengalami susut (penurunan nilai ekonomi). Khilafah juga akan membiayai riset untuk mengembangkan varietas unggul sehingga membantu petani dalam produksi.\n\nNegara memberantas pelaku monopoli dan penimbunan yang bisa merusak harga alami pasar. Infrastruktur antarwilayah dipastikan tersedia dengan baik sehingga distribusi berjalan lancar.\n\nHarga bahan bakar dalam Khilafah akan dijaga agar murah dan stabil sehingga rakyat mudah mengaksesnya. Hal ini bisa terwujud dengan pengelolaan sumber daya alam milik umum (tambang migas) oleh negara, tidak diserahkan pada swasta, apalagi asing.\n\nKesatuan kaum muslim sedunia akan menjamin rantai pasok tetap aman. Jika ada wilayah yang kekurangan pangan strategis tertentu, baik karena paceklik atau hal lainnya, khalifah akan mendatangkan pasokan dari wilayah lain di dalam negara Khilafah. Demikian pula dalam hal penyediaan bahan bakar. Dengan demikian, negara tidak perlu melakukan impor terhadap komoditas strategis. Hal ini akan mencegah negara berada dalam dominasi negara asing.\n\nAllah Taala berfirman,\n\nوَلَنْ يَّجْعَلَ اللّٰهُ لِلْكٰفِرِيْنَ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ سَبِيْلًا\n\n“Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa’ [4]: 141).\n\nAdapun perdagangan luar negeri diatur bukan dengan orientasi keuntungan semata, melainkan berdasarkan prinsip kewarganegaraan dan kepentingan dakwah dan jihad. Syekh Taqiyuddin an-Nabhani menjelaskan dalam Kitab Muqaddimah ad-Dustûr Pasal 161, “Perdagangan luar negeri berlaku menurut kewarganegaraan pedagang, bukan berdasarkan tempat asal barang dagangan. Pedagang yang berasal dari negara yang sedang berperang dilarang mengadakan aktivitas perdagangan di negeri kita, kecuali dengan izin khusus untuk pedagangnya ataupun barang dagangannya. Pedagang yang berasal dari negara yang terikat perjanjian diperlakukan sesuai dengan teks perjanjian antara kita dan mereka. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) dilarang mengekspor bahan-bahan yang diperlukan negara (Khilafah), termasuk bahan-bahan yang akan memperkuat militer, industri, dan perekonomian musuh. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) tidak dilarang mengimpor barang yang hendak mereka miliki. Dikecualikan dari hukum-hukum ini, negara yang antara kita dan penduduknya terjadi peperangan secara langsung, seperti entitas Zion*s maka ia diperlakukan sebagai negara kafir harbi fi’lan pada semua hubungan dengan negara tersebut, baik hubungan perdagangan maupun nonperdagangan.”\n\nBerdasarkan pasal tersebut, Khilafah haram melakukan kerja sama dagang dengan negara kafir harbi fi’lan, seperti AS. Hanya ada hubungan perang dengan mereka. Dengan demikian, AS tidak akan bisa mendikte Khilafah, termasuk dalam aspek perdagangan (ekspor impor). Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1447083657444392"}}, {"key": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "zilenialdutaislam", "x": 944.8898395004512, "y": 856.5980684469708, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1799, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "100064283155685_1447083657444392", "id": "zilenialdutaislam", "source": "facebook-000001", "content": "#Fokus\n\nKrisis Kedelai, Tahu dan Tempe Masihkah Murah?\n\nHarga kedelai di Indonesia naik sebagai imbas kenaikan pada tingkat global. Harga kedelai dunia pada 21 Mei 2026 sebesar USD11,94/bushel, naik 18,3% dari awal tahun. Harga ini diprediksi akan naik lagi hingga USD13—14 (Rp230.308—248.024) per bushel setelah adanya kesepakatan pembelian kedelai AS dalam jumlah besar oleh Cina baru-baru ini. (Farm Progress, 18-5-2026). Di Indonesia, Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa harga kedelai impor di tingkat nasional pada 26 Mei 2026 adalah Rp13.679 per kg, naik 1,12% dibandingkan pada awal tahun.\n\nSelain karena kenaikan harga kedelai dunia, kenaikan harga kedelai di Indonesia juga disebabkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah terus melemah sejak awal tahun hingga menyentuh angka Rp17.906 per dolar AS pada Kamis (28-5-2026).\n\nKenaikan harga tahu dan tempe merupakan sebuah ironi. Pada saat harga ayam, daging, dan ikan tidak terjangkau oleh sebagian masyarakat, kini tahu dan tempe pun tidak murah lagi. Alhasil, asupan protein untuk masyarakat makin minim, kualitas gizi masyarakat pun makin menurun.\n\nAlih-alih menyelesaikan masalah produksi dalam negeri, pemerintah justru menggenjot impor kedelai. Pemerintah membuat regulasi yang memasukkan kedelai sebagai komoditas impor non-larangan terbatas (non-lartas) sehingga perusahaan pengimpor bebas memasukkan kedelai ke Indonesia seberapa pun banyaknya. Kebijakan negara untuk melegalkan dominasi impor kedelai merupakan cerminan kuatnya liberalisasi pangan. Indonesia sebagai negara pengikut dalam konstelasi global berada dalam dominasi negara kapitalis (AS) sehingga Indonesia menjadi pasar bagi produk pertanian AS. Dominasi ini tampak dalam keputusan impor pangan yang masif dari negara adikuasa tersebut.\n\nIni adalah konsekuensi adopsi sistem kapitalisme oleh Indonesia dan dunia. Kapitalisme memandang pangan hanya sebagai komoditas yang diperlakukan berbasis prinsip ekonomi, yaitu meraih keuntungan sebesar-besarnya. Impor lebih menguntungkan bagi para pejabat karena berpotensi mendatangkan keuntungan pribadi bagi dirinya dan pengusaha yang mendukungnya dalam kontestasi politik.\n\nNegara akhirnya menjadi seperti pedagang yang membuat keputusan berdasarkan untung rugi personal, bukan demi kemaslahatan rakyat. Sebaliknya, negara lepas tangan dari urusan pangan rakyat dan menyerahkan pada mekanisme pasar.\n\nBerbeda dengan kapitalisme, Islam memandang persoalan pangan bukan sebaga komoditas semata, tetapi kebutuhan dasar rakyat yang harus dipenuhi negara. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa di antara kalian ketika pagi merasakan sehat jasmaninya, menemukan rasa aman pada dirinya, dan memiliki makanan pokok hari itu, maka seakan-akan seluruh dunia ini telah diberikan kepadanya.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).\n\nKetersediaan pangan akan mewujudkan salah satu maqashidu syariah, yaitu hifzhu nafs (penjagaan jiwa). Hal ini menjadi tanggung jawab penguasa yang akan ia pertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. Rasulullah saw. bersabda,\n\nأَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ فَالْإِمَامُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ\n\n“Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya atas yang dipimpin. Penguasa yang memimpin rakyat banyak dia akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.” (HR Bukhari).\n\nKhalifah mengurus rakyat dengan prinsip “tasharruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil maslahah” (kebijakan imam untuk mengurusi rakyat bergantung pada kemaslahatan), yaitu bahwa setiap kebijakan harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat, bukan untuk keuntungan pribadi penguasa dan kroninya.\n\nPolitik ekonomi Islam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan individu per individu. Komoditas pangan strategis (seperti kedelai dan tempe sebagai sumber protein nabati) harus tersedia dalam jumlah cukup, yaitu mampu memenuhi kebutuhan seluruh rakyat, tanpa ada yang kekurangan atau kesulitan mengakses. Negara tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga kedaulatan pangan. Harga komoditas pangan strategis juga harus terjangkau oleh seluruh rakyat.\n\nNegara harus memperhatikan aspek produksi dan distribusi pangan. Pada aspek produksi, negara memastikan ketersediaan lahan cukup sehingga secara kuantitas bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.\n\nIslam memiliki solusi untuk permasalahan lahan, yaitu pertama, dengan pemberian lahan produktif dari negara pada rakyat (iqtha’). Yang kedua adalah kebolehan menghidupkan tanah mati (ihyaul mawat), yaitu tanah yang ditelantarkan selama tiga tahun berturut-turut terkategori tanah mati dan negara boleh mengambilnya untuk diberikan pada orang yang membutuhkan lahan dan bersedia menggarapnya. Dengan dua solusi ini, problem kekurangan lahan bisa teratasi.\n\nNegara Khilafah juga akan meningkatkan produksi pangan dengan penggunaan bibit unggul sehingga hasilnya lebih banyak dan kualitasnya terjamin. Negara juga akan memfasilitasi petani dengan menyediakan bibit dan pupuk, air irigasi, pestisida, penyuluh pertanian, dan semua alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi pertanian (saprotan).\n\nPembangunan infrastruktur dilakukan untuk mendukung logistik dari petani ke pasar maupun konsumen. Teknologi pascapanen akan dikembangkan sehingga hasil panen tidak mudah mengalami susut (penurunan nilai ekonomi). Khilafah juga akan membiayai riset untuk mengembangkan varietas unggul sehingga membantu petani dalam produksi.\n\nNegara memberantas pelaku monopoli dan penimbunan yang bisa merusak harga alami pasar. Infrastruktur antarwilayah dipastikan tersedia dengan baik sehingga distribusi berjalan lancar.\n\nHarga bahan bakar dalam Khilafah akan dijaga agar murah dan stabil sehingga rakyat mudah mengaksesnya. Hal ini bisa terwujud dengan pengelolaan sumber daya alam milik umum (tambang migas) oleh negara, tidak diserahkan pada swasta, apalagi asing.\n\nKesatuan kaum muslim sedunia akan menjamin rantai pasok tetap aman. Jika ada wilayah yang kekurangan pangan strategis tertentu, baik karena paceklik atau hal lainnya, khalifah akan mendatangkan pasokan dari wilayah lain di dalam negara Khilafah. Demikian pula dalam hal penyediaan bahan bakar. Dengan demikian, negara tidak perlu melakukan impor terhadap komoditas strategis. Hal ini akan mencegah negara berada dalam dominasi negara asing.\n\nAllah Taala berfirman,\n\nوَلَنْ يَّجْعَلَ اللّٰهُ لِلْكٰفِرِيْنَ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ سَبِيْلًا\n\n“Allah tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk mengalahkan orang-orang mukmin.” (QS An-Nisa’ [4]: 141).\n\nAdapun perdagangan luar negeri diatur bukan dengan orientasi keuntungan semata, melainkan berdasarkan prinsip kewarganegaraan dan kepentingan dakwah dan jihad. Syekh Taqiyuddin an-Nabhani menjelaskan dalam Kitab Muqaddimah ad-Dustûr Pasal 161, “Perdagangan luar negeri berlaku menurut kewarganegaraan pedagang, bukan berdasarkan tempat asal barang dagangan. Pedagang yang berasal dari negara yang sedang berperang dilarang mengadakan aktivitas perdagangan di negeri kita, kecuali dengan izin khusus untuk pedagangnya ataupun barang dagangannya. Pedagang yang berasal dari negara yang terikat perjanjian diperlakukan sesuai dengan teks perjanjian antara kita dan mereka. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) dilarang mengekspor bahan-bahan yang diperlukan negara (Khilafah), termasuk bahan-bahan yang akan memperkuat militer, industri, dan perekonomian musuh. Para pedagang yang berasal dari warga negara (Khilafah) tidak dilarang mengimpor barang yang hendak mereka miliki. Dikecualikan dari hukum-hukum ini, negara yang antara kita dan penduduknya terjadi peperangan secara langsung, seperti entitas Zion*s maka ia diperlakukan sebagai negara kafir harbi fi’lan pada semua hubungan dengan negara tersebut, baik hubungan perdagangan maupun nonperdagangan.”\n\nBerdasarkan pasal tersebut, Khilafah haram melakukan kerja sama dagang dengan negara kafir harbi fi’lan, seperti AS. Hanya ada hubungan perang dengan mereka. Dengan demikian, AS tidak akan bisa mendikte Khilafah, termasuk dalam aspek perdagangan (ekspor impor). Wallahualam bissawab.\n\n=================\n\nRaih amal shalih dengan menyebarkan status ini. \n\n\"Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.\" (HR. Muslim)\n\n====================\nSUARA MUSLIMAH JABAR\n\"Ungkapan Pemikiran Cemerlang Muslimah\"\n\nFollow kami di:\nFP : Suara Muslimah Jabar\nIG : \nThread: \nTiktok:", "post_id": "100064283155685_1447083657444392"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 550.7192079510847, "y": 223.37747715763757, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "coJPPSyyerM", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Bakal Turun?! Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai!\n\nBBM Bakal Turun? Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai! Apakah perdamaian permanen antara Iran dan Amerika Serikat benar-benar bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari ancaman krisis energi dan lonjakan inflasi? \n\nDalam video analisis ekonomi global ini, kita akan membedah dampak masif dari pembukaan kembali Selat Hormuz jika resolusi damai antara Iran dan AS terealisasi secara permanen. Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak bumi global. Konflik geopolitik di wilayah ini selalu berhasil membuat harga minyak mentah dunia meroket dan mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri.\n\nNamun, apa yang terjadi jika kedua negara ini mendadak damai? Bagi masyarakat Indonesia, keuntungan utamanya sangat nyata: stabilitas harga BBM dan tarif listrik, keamanan armada kapal tanker nasional seperti milik Pertamina, hingga pengurangan subsidi energi pada APBN kita. Dampak domonino ini tidak hanya memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, tetapi juga menekan biaya impor bahan baku yang membuat harga bahan pokok di pasar tradisional tetap murah dan terjangkau.\n\nSaksikan juga analisis kritis mengenai sektor industri Indonesia mana yang paling cepat merasakan dampak positif ini. Mulai dari sektor logistik, sektor transportasi, hingga sektor manufaktur dan industri barang konsumsi (FMCG) yang siap melakukan ekspansi pasar ekspor secara masif karena penurunan biaya operasional.\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai masa depan perdamaian Timur Tengah ini? Apakah stabilitas ekonomi Indonesia akan sepenuhnya aman? Tuliskan analisis kritis Anda di kolom komentar!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #IranASDamai #hargabbm  #ekonomiindonesia  #selathormuz  #SubsidiEnergi #geopolitik  #analisisekonomi  #beritahariini  #logistikindonesia  #pertamina  #RupiahMenguat #youtubenews \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "coJPPSyyerM"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 362.17497152621405, "y": 396.2957026495406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "coJPPSyyerM", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Bakal Turun?! Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai!\n\nBBM Bakal Turun? Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai! Apakah perdamaian permanen antara Iran dan Amerika Serikat benar-benar bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari ancaman krisis energi dan lonjakan inflasi? \n\nDalam video analisis ekonomi global ini, kita akan membedah dampak masif dari pembukaan kembali Selat Hormuz jika resolusi damai antara Iran dan AS terealisasi secara permanen. Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak bumi global. Konflik geopolitik di wilayah ini selalu berhasil membuat harga minyak mentah dunia meroket dan mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri.\n\nNamun, apa yang terjadi jika kedua negara ini mendadak damai? Bagi masyarakat Indonesia, keuntungan utamanya sangat nyata: stabilitas harga BBM dan tarif listrik, keamanan armada kapal tanker nasional seperti milik Pertamina, hingga pengurangan subsidi energi pada APBN kita. Dampak domonino ini tidak hanya memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, tetapi juga menekan biaya impor bahan baku yang membuat harga bahan pokok di pasar tradisional tetap murah dan terjangkau.\n\nSaksikan juga analisis kritis mengenai sektor industri Indonesia mana yang paling cepat merasakan dampak positif ini. Mulai dari sektor logistik, sektor transportasi, hingga sektor manufaktur dan industri barang konsumsi (FMCG) yang siap melakukan ekspansi pasar ekspor secara masif karena penurunan biaya operasional.\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai masa depan perdamaian Timur Tengah ini? Apakah stabilitas ekonomi Indonesia akan sepenuhnya aman? Tuliskan analisis kritis Anda di kolom komentar!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #IranASDamai #hargabbm  #ekonomiindonesia  #selathormuz  #SubsidiEnergi #geopolitik  #analisisekonomi  #beritahariini  #logistikindonesia  #pertamina  #RupiahMenguat #youtubenews \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "coJPPSyyerM"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 886.7298861679, "y": 590.8133579840035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 378.73115621038403, "y": 236.87638616619256, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "attributes": {"label": "@VideoTribunPontianak", "x": 213.6029128885427, "y": 706.5699596662499, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "pg12vMIXU7s", "id": "@VideoTribunPontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RIBUAN BURUH PABRIK TERANCAM PHK DI JATIM & JABAR❗ SAID IQBAL MINTA PRABOWO TAK NAIKKAN BBM SUBSIDI\n\nPenasihat Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal menemukan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ribuan buruh di Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk mencegah gelombang PHK yang semakin luas, Said Iqbal bakal meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.\n\nPernyataan itu disampaikan Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring pada Minggu (21/6). Said Iqbal mengatakan sebanyak 2.500 karyawan pabrik di Jawa Timur terancam PHK. Sementara di Jawa Barat terdapat 4.000 buruh yang juga terancam PHK oleh perusahaannya.\n\nFenomena tersebut muncul akibat fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan perang antara Amerika Serikat, dengan Iran di Timur Tengah. Menurut Said kondisi tersebut mempengaruhi produksi dari perusahaan yang berorientasi ekspor maupun perusahaan yang membeli bahan baku impor.\n\n#saidiqbal #prabowo #bbm #subsidi #buruh #phk #jatim #jabar #viral #beritaterkini \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "pg12vMIXU7s"}}, {"key": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "tribunpontianak", "x": 583.1629582808763, "y": 355.30699435749244, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "pg12vMIXU7s", "id": "tribunpontianak", "source": "youtube-000001", "content": "RIBUAN BURUH PABRIK TERANCAM PHK DI JATIM & JABAR❗ SAID IQBAL MINTA PRABOWO TAK NAIKKAN BBM SUBSIDI\n\nPenasihat Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal menemukan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal ribuan buruh di Jawa Timur dan Jawa Barat. Untuk mencegah gelombang PHK yang semakin luas, Said Iqbal bakal meminta Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.\n\nPernyataan itu disampaikan Said Iqbal dalam konferensi pers secara daring pada Minggu (21/6). Said Iqbal mengatakan sebanyak 2.500 karyawan pabrik di Jawa Timur terancam PHK. Sementara di Jawa Barat terdapat 4.000 buruh yang juga terancam PHK oleh perusahaannya.\n\nFenomena tersebut muncul akibat fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dan perang antara Amerika Serikat, dengan Iran di Timur Tengah. Menurut Said kondisi tersebut mempengaruhi produksi dari perusahaan yang berorientasi ekspor maupun perusahaan yang membeli bahan baku impor.\n\n#saidiqbal #prabowo #bbm #subsidi #buruh #phk #jatim #jabar #viral #beritaterkini \n\nSimak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/\nSimak Video Viral lainnya    / tribunsingkawang1  \n\nProgram: -\nHost: -\nEditor Video: Heru\nUploader: -\n\n‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLd...\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.\n\nFollow us:\n\nInstagram:   / tribunpontianak  \nFacebook:   / tribunpontianakinteraktif  \nTwitter:   / tribunpontianak  \nTikTok: tiktok.com/\n\nTerima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.", "post_id": "pg12vMIXU7s"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 664.4804295862047, "y": 407.27024743525317, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 229.33735037980506, "y": 82.82262197733014, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1799, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 167.7765659777799, "y": 198.63418411261424, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1799, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 94.96576434462412, "y": 853.8004543159142, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.1799, "eigenvector": 250.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 911.9557950675853, "y": 4.150789170294766, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FgUfq3Nt7IQ", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "China Dukung Indonesia! panda Bonds Siap Dirilis, IMF & World Bank Ditolak? Ini Fakta Besarnya!\n\n🔥 CHINA DUKUNG INDONESIA! PANDA BOND SIAP DIRILIS, IMF & BANK DUNIA DITOLAK? INI FAKTA BESARNYA! 🔥\n\nApakah Indonesia sedang memasuki babak baru dalam strategi pembiayaan negara? Mengapa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru mendapatkan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) untuk penerbitan Panda Bond, sementara di sisi lain Indonesia menolak tawaran pinjaman hingga US$30 miliar dari IMF dan Bank Dunia?\n\n🤔 Apa sebenarnya Panda Bond?\n🤔 Mengapa China begitu mendukung Indonesia?\n🤔 Apakah ini bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n🤔 Seberapa kuat kondisi fiskal dan ekonomi Indonesia saat ini?\n🤔 Apa dampaknya terhadap APBN, investasi, nilai tukar rupiah, dan masa depan ekonomi Indonesia?\n\nDalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami mengenai perkembangan terbaru yang sedang menjadi sorotan dunia keuangan internasional.\n\n✅ Dukungan People's Bank of China (PBOC) terhadap Indonesia\n✅ Rencana penerbitan Panda Bond Indonesia\n✅ Pertemuan strategis Purbaya Yudhi Sadewa di Beijing\n✅ Dukungan investor China terhadap ekonomi Indonesia\n✅ Penolakan pinjaman IMF dan Bank Dunia\n✅ Kondisi fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global\n✅ Perdebatan Indonesia dengan IMF dan World Bank\n✅ Strategi diversifikasi sumber pembiayaan nasional\n✅ Hubungan Panda Bond dengan Yuan dan dedolarisasi\n✅ Peluang dan risiko Panda Bond bagi Indonesia\n✅ Analisis ekonomi dan geopolitik terbaru\n✅ Masa depan investasi dan pembangunan Indonesia\n\n🌏 Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, perang di Timur Tengah, ketidakpastian ekonomi global, inflasi, dan perubahan arah kebijakan moneter dunia, Indonesia berusaha memperkuat ketahanan ekonominya dengan membuka akses ke berbagai sumber pendanaan internasional.\n\nLangkah ini bukan hanya soal mencari dana pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun posisi tawar yang lebih kuat di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompleks.\n\nVideo ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memahami:\n\n📌 Ekonomi Indonesia\n📌 APBN Indonesia\n📌 Investasi dan pasar keuangan\n📌 Hubungan Indonesia dan China\n📌 IMF dan Bank Dunia\n📌 Utang negara\n📌 Panda Bond\n📌 Yuan China\n📌 Dolar Amerika Serikat\n📌 Geopolitik dunia\n📌 Kebijakan fiskal Indonesia\n📌 Masa depan ekonomi nasional\n\n💡 Jika Anda menyukai pembahasan ekonomi, keuangan, investasi, pengembangan diri, bisnis, dan isu global yang memengaruhi kehidupan kita sehari-hari, jangan lupa dukung channel Inner Boost dengan:\n\n👍 Like\n💬 Comment\n📢 Share\n🔔 Subscribe\n\nKarena dukungan Anda membantu channel ini terus menghadirkan konten berkualitas, informatif, dan bermanfaat untuk semua.\n\n👇 Tulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\nMenurut Anda, apakah langkah Indonesia menerbitkan Panda Bond di China merupakan keputusan yang tepat?\n\nApakah Indonesia perlu terus mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n\nDan apakah penolakan pinjaman IMF serta Bank Dunia menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang semakin kuat?\n\nKami ingin mendengar pandangan Anda!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n🚀 INNER BOOST\nMotivasi • Ekonomi • Keuangan • Pengembangan Diri • Pengetahuan Global\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n\n#PandaBond #IndonesiaChina #PBOC #PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #IMF #BankDunia #WorldBank #Investasi #UtangNegara #APBN #YuanChina #DolarAS #Dedolarisasi  #KeuanganGlobal #Geopolitik #EkonomiDunia #China #Indonesia #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "FgUfq3Nt7IQ"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 684.716873318528, "y": 713.8511798029616, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FgUfq3Nt7IQ", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "China Dukung Indonesia! panda Bonds Siap Dirilis, IMF & World Bank Ditolak? Ini Fakta Besarnya!\n\n🔥 CHINA DUKUNG INDONESIA! PANDA BOND SIAP DIRILIS, IMF & BANK DUNIA DITOLAK? INI FAKTA BESARNYA! 🔥\n\nApakah Indonesia sedang memasuki babak baru dalam strategi pembiayaan negara? Mengapa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru mendapatkan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) untuk penerbitan Panda Bond, sementara di sisi lain Indonesia menolak tawaran pinjaman hingga US$30 miliar dari IMF dan Bank Dunia?\n\n🤔 Apa sebenarnya Panda Bond?\n🤔 Mengapa China begitu mendukung Indonesia?\n🤔 Apakah ini bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n🤔 Seberapa kuat kondisi fiskal dan ekonomi Indonesia saat ini?\n🤔 Apa dampaknya terhadap APBN, investasi, nilai tukar rupiah, dan masa depan ekonomi Indonesia?\n\nDalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami mengenai perkembangan terbaru yang sedang menjadi sorotan dunia keuangan internasional.\n\n✅ Dukungan People's Bank of China (PBOC) terhadap Indonesia\n✅ Rencana penerbitan Panda Bond Indonesia\n✅ Pertemuan strategis Purbaya Yudhi Sadewa di Beijing\n✅ Dukungan investor China terhadap ekonomi Indonesia\n✅ Penolakan pinjaman IMF dan Bank Dunia\n✅ Kondisi fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global\n✅ Perdebatan Indonesia dengan IMF dan World Bank\n✅ Strategi diversifikasi sumber pembiayaan nasional\n✅ Hubungan Panda Bond dengan Yuan dan dedolarisasi\n✅ Peluang dan risiko Panda Bond bagi Indonesia\n✅ Analisis ekonomi dan geopolitik terbaru\n✅ Masa depan investasi dan pembangunan Indonesia\n\n🌏 Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, perang di Timur Tengah, ketidakpastian ekonomi global, inflasi, dan perubahan arah kebijakan moneter dunia, Indonesia berusaha memperkuat ketahanan ekonominya dengan membuka akses ke berbagai sumber pendanaan internasional.\n\nLangkah ini bukan hanya soal mencari dana pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun posisi tawar yang lebih kuat di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompleks.\n\nVideo ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memahami:\n\n📌 Ekonomi Indonesia\n📌 APBN Indonesia\n📌 Investasi dan pasar keuangan\n📌 Hubungan Indonesia dan China\n📌 IMF dan Bank Dunia\n📌 Utang negara\n📌 Panda Bond\n📌 Yuan China\n📌 Dolar Amerika Serikat\n📌 Geopolitik dunia\n📌 Kebijakan fiskal Indonesia\n📌 Masa depan ekonomi nasional\n\n💡 Jika Anda menyukai pembahasan ekonomi, keuangan, investasi, pengembangan diri, bisnis, dan isu global yang memengaruhi kehidupan kita sehari-hari, jangan lupa dukung channel Inner Boost dengan:\n\n👍 Like\n💬 Comment\n📢 Share\n🔔 Subscribe\n\nKarena dukungan Anda membantu channel ini terus menghadirkan konten berkualitas, informatif, dan bermanfaat untuk semua.\n\n👇 Tulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\nMenurut Anda, apakah langkah Indonesia menerbitkan Panda Bond di China merupakan keputusan yang tepat?\n\nApakah Indonesia perlu terus mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n\nDan apakah penolakan pinjaman IMF serta Bank Dunia menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang semakin kuat?\n\nKami ingin mendengar pandangan Anda!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n🚀 INNER BOOST\nMotivasi • Ekonomi • Keuangan • Pengembangan Diri • Pengetahuan Global\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n\n#PandaBond #IndonesiaChina #PBOC #PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #IMF #BankDunia #WorldBank #Investasi #UtangNegara #APBN #YuanChina #DolarAS #Dedolarisasi  #KeuanganGlobal #Geopolitik #EkonomiDunia #China #Indonesia #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "FgUfq3Nt7IQ"}}, {"key": "@rajkazh", "attributes": {"label": "@rajkazh", "x": 977.8652384060268, "y": 218.28034224090476, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sOPcP61F9IY", "id": "@rajkazh", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Keputusan The Fed, Kesepakatan AS-Iran Ditandatangani, Minyak di Bawah $80, Rupiah Menguat, ...\n\n\nPasar global memasuki Hari Keputusan Fed dengan harga minyak turun di bawah $80, dolar melemah, dan investor mencerna perjanjian AS-Iran yang ditandatangani secara elektronik sebelum upacara formalnya di Swiss. India terus diuntungkan dari penurunan harga minyak mentah karena rupee menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, imbal hasil obligasi menurun, dan Nifty mendekati angka 24.000. Sementara itu, Bank of Japan memberikan suku bunga kebijakan 1% pertamanya sejak 1995, data terbaru China menyoroti permintaan konsumen yang lemah meskipun manufaktur tetap tangguh, dan indikator sentimen Eropa mengejutkan dengan peningkatan. Dengan Kevin Warsh menyampaikan keputusan kebijakan Federal Reserve pertamanya, pasar kurang fokus pada suku bunga dan lebih pada pesan yang disampaikan. Setelah seminggu di mana geopolitik mencuri perhatian, para bankir sentral akhirnya mendapat giliran mereka—dengan asumsi berita utama mendukung.\n\n#FederalReserve #FOMC #KevinWarsh #KesepakatanASIran #HargaMinyak #PasarIndia #Rupee #Nifty50 #BOJ #BankOfJapan #IndeksDolar #EkonomiChina #MakroGlobal #ProspekEkonomi #Kazedge", "post_id": "sOPcP61F9IY"}}, {"key": "AlgoTradingChampionsCommunity", "attributes": {"label": "AlgoTradingChampionsCommunity", "x": 141.65927759919407, "y": 190.88014117163732, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sOPcP61F9IY", "id": "AlgoTradingChampionsCommunity", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Keputusan The Fed, Kesepakatan AS-Iran Ditandatangani, Minyak di Bawah $80, Rupiah Menguat, ...\n\n\nPasar global memasuki Hari Keputusan Fed dengan harga minyak turun di bawah $80, dolar melemah, dan investor mencerna perjanjian AS-Iran yang ditandatangani secara elektronik sebelum upacara formalnya di Swiss. India terus diuntungkan dari penurunan harga minyak mentah karena rupee menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, imbal hasil obligasi menurun, dan Nifty mendekati angka 24.000. Sementara itu, Bank of Japan memberikan suku bunga kebijakan 1% pertamanya sejak 1995, data terbaru China menyoroti permintaan konsumen yang lemah meskipun manufaktur tetap tangguh, dan indikator sentimen Eropa mengejutkan dengan peningkatan. Dengan Kevin Warsh menyampaikan keputusan kebijakan Federal Reserve pertamanya, pasar kurang fokus pada suku bunga dan lebih pada pesan yang disampaikan. Setelah seminggu di mana geopolitik mencuri perhatian, para bankir sentral akhirnya mendapat giliran mereka—dengan asumsi berita utama mendukung.\n\n#FederalReserve #FOMC #KevinWarsh #KesepakatanASIran #HargaMinyak #PasarIndia #Rupee #Nifty50 #BOJ #BankOfJapan #IndeksDolar #EkonomiChina #MakroGlobal #ProspekEkonomi #Kazedge", "post_id": "sOPcP61F9IY"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "attributes": {"label": "@TribunMedanTV", "x": 330.49104069067727, "y": 466.6051478829917, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "WTVGDdEA9Pw", "id": "@TribunMedanTV", "source": "youtube-000001", "content": "ALASAN POLRI Minta Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun : Singgung Nilai Tukar Rupiah ke Dolar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. \n\nWakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan, pagu indikatif Polri untuk 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 118 triliun, tetapi angka itu dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan ideal institusinya. \n\n\"Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun rupiah. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen,\" kata Dedi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).\n\nMenurut dia, setelah dilakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, kebutuhan ideal anggaran Polri kembali meningkat.\n\n \"Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp 184 triliun rupiah,\" ujar Dedi.\n\nEditor Video : Gita Nadia Putir br Targan\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "WTVGDdEA9Pw"}}, {"key": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "tribunmedantv", "x": 225.1342754901331, "y": 904.5471997786357, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "WTVGDdEA9Pw", "id": "tribunmedantv", "source": "youtube-000001", "content": "ALASAN POLRI Minta Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun : Singgung Nilai Tukar Rupiah ke Dolar\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUN-MEDAN.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. \n\nWakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan, pagu indikatif Polri untuk 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 118 triliun, tetapi angka itu dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan ideal institusinya. \n\n\"Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun rupiah. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen,\" kata Dedi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).\n\nMenurut dia, setelah dilakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, kebutuhan ideal anggaran Polri kembali meningkat.\n\n \"Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp 184 triliun rupiah,\" ujar Dedi.\n\nEditor Video : Gita Nadia Putir br Targan\n\nBergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nBaca selengkapnya di www.tribun-medan.com\n\n#TribunMedan", "post_id": "WTVGDdEA9Pw"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 753.6864098428172, "y": 483.5190543529304, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "thCSiEpdLE4", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun di 2027, Singgung BBM Naik & Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027.\n\nHal ini disampaikan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu (17/6/2026).\n\n\"Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun rupiah. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen,\" kata Dedi.\n\nDedi menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga kebutuhan ideal anggaran Polri kembali meningkat.\n\n\"Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp 184 triliun rupiah,\" ujar Dedi.\n\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "thCSiEpdLE4"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 743.6092463597885, "y": 924.2535740726805, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "thCSiEpdLE4", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Polri Minta Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun di 2027, Singgung BBM Naik & Rupiah Melemah\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027.\n\nHal ini disampaikan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan pada Rabu (17/6/2026).\n\n\"Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp118 triliun rupiah. Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp178 triliun rupiah, baru terpenuhi 66,4 persen,\" kata Dedi.\n\nDedi menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan penyesuaian terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, sehingga kebutuhan ideal anggaran Polri kembali meningkat.\n\n\"Setelah dilakukan rasionalisasi dengan perhitungan kenaikan harga BBM dan kurs rupiah terhadap dollar AS saat ini, maka kebutuhan ideal anggaran Polri untuk tahun anggaran 2027 naik sebesar Rp 184 triliun rupiah,\" ujar Dedi.\n\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "thCSiEpdLE4"}}, {"key": "@genpico", "attributes": {"label": "@genpico", "x": 543.0185999013001, "y": 798.1645046661371, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "@genpico", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "Genpicomedia", "x": 432.83284921327794, "y": 322.9152395541596, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0764, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "Genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "genpicomedia", "attributes": {"label": "genpicomedia", "x": 789.7012008182671, "y": 981.5228086907116, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0764, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 604.7576498543539, "y": 476.16135044645256, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.3869, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 54.7918580186404, "y": 544.2284480050376, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.7658, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}], "edges": [{"key": "AlexiaHavasi876", "source": "AlexiaHavasi876", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RadioSmartFM", "source": "RadioSmartFM", "target": "antaranews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "19585064872", "source": "19585064872", "target": "visualiterasi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "media_kaba12", "source": "media_kaba12", "target": "opik_rajobungsu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fakta_banten", "source": "fakta_banten", "target": "fakta_banten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "klipnewss", "source": "klipnewss", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "suaramuslimahjabar", "source": "suaramuslimahjabar", "target": "zilenialdutaislam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VideoTribunPontianak", "source": "@VideoTribunPontianak", "target": "tribunpontianak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@rajkazh", "source": "@rajkazh", "target": "AlgoTradingChampionsCommunity", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunMedanTV", "source": "@TribunMedanTV", "target": "tribunmedantv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}