{"nodes": [{"key": "DentaNusa", "attributes": {"label": "DentaNusa", "x": 662.3159199354483, "y": 484.2275199308469, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2068502804487082128", "id": "DentaNusa", "source": "tweet-000004", "content": "Sektor riil dan masyarakat yang awalnya mau \"dibantu,\" pada akhirnya malah harus membayar harga yang jauh lebih mahal lewat inflasi, cicilan kredit yg mencekik dan pengurangan subsidi.", "post_id": "2068502804487082128"}}, {"key": "Arubaitood", "attributes": {"label": "Arubaitood", "x": 390.02742856737405, "y": 753.9471661011486, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5051, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068502804487082128", "id": "Arubaitood", "source": "tweet-000004", "content": "Sektor riil dan masyarakat yang awalnya mau \"dibantu,\" pada akhirnya malah harus membayar harga yang jauh lebih mahal lewat inflasi, cicilan kredit yg mencekik dan pengurangan subsidi.", "post_id": "2068502804487082128"}}, {"key": "ramzanrachmat", "attributes": {"label": "ramzanrachmat", "x": 352.7254488627356, "y": 980.0567392317295, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5051, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068502804487082128", "id": "ramzanrachmat", "source": "tweet-000004", "content": "Sektor riil dan masyarakat yang awalnya mau \"dibantu,\" pada akhirnya malah harus membayar harga yang jauh lebih mahal lewat inflasi, cicilan kredit yg mencekik dan pengurangan subsidi.", "post_id": "2068502804487082128"}}, {"key": "tasawufcenter", "attributes": {"label": "tasawufcenter", "x": 844.8005950387912, "y": 356.71881170556696, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 11.5051, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068502804487082128", "id": "tasawufcenter", "source": "tweet-000004", "content": "Sektor riil dan masyarakat yang awalnya mau \"dibantu,\" pada akhirnya malah harus membayar harga yang jauh lebih mahal lewat inflasi, cicilan kredit yg mencekik dan pengurangan subsidi.", "post_id": "2068502804487082128"}}, {"key": "didikw", "attributes": {"label": "didikw", "x": 242.62661205324144, "y": 972.080771383339, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068571960305729775", "id": "didikw", "source": "tweet-000004", "content": "Tinggal kita lihat rentetan kredit macet, likuiditas perbankan tumbang, setelah dolar meroket ini 🤦\n bisa jadi kita akan melihat gosip  politisi mulai jualan syarat bailout", "post_id": "2068571960305729775"}}, {"key": "Outstandjing", "attributes": {"label": "Outstandjing", "x": 448.86994535105805, "y": 847.3972162744896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068571960305729775", "id": "Outstandjing", "source": "tweet-000004", "content": "Tinggal kita lihat rentetan kredit macet, likuiditas perbankan tumbang, setelah dolar meroket ini 🤦\n bisa jadi kita akan melihat gosip  politisi mulai jualan syarat bailout", "post_id": "2068571960305729775"}}, {"key": "sejak2006", "attributes": {"label": "sejak2006", "x": 23.37652318543304, "y": 215.340814446374, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068256926488789234", "id": "sejak2006", "source": "tweet-000004", "content": "jamu pahit demi sehat dulu.\nnanti pake beras kencur,\n\nkebijakan likuiditas, berupa kelonggaran kredit sektor prioritas, caranya bank dapt stimulus, GWM dilonggarin. insentip\n\nsisi fiskal sih yang kudunya beneran ditata dengan baik. bobot belanja pemerintah gede, bahkan \"boros", "post_id": "2068256926488789234"}}, {"key": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "bmartawardaya", "x": 871.3771332915109, "y": 698.8832812933141, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068256926488789234", "id": "bmartawardaya", "source": "tweet-000004", "content": "jamu pahit demi sehat dulu.\nnanti pake beras kencur,\n\nkebijakan likuiditas, berupa kelonggaran kredit sektor prioritas, caranya bank dapt stimulus, GWM dilonggarin. insentip\n\nsisi fiskal sih yang kudunya beneran ditata dengan baik. bobot belanja pemerintah gede, bahkan \"boros", "post_id": "2068256926488789234"}}, {"key": "almodovar_23", "attributes": {"label": "almodovar_23", "x": 110.95616781350637, "y": 399.59138612059695, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067897438850195535", "id": "almodovar_23", "source": "tweet-000004", "content": "Betul Pak menguat utk sementara ,Krn intervensi yg agresif dan kenaikan BI Rate..ada konsekuensi yg hrs dibayar, efek domino..ekspansi usaha melambat,Krn beban bunga yg tinggi, konsumsi berkurang,beban KPR, Kredit dll, likuiditas Rupiah di bawah kering", "post_id": "2067897438850195535"}}, {"key": "prastow", "attributes": {"label": "prastow", "x": 901.9171275814045, "y": 989.6584173150784, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067897438850195535", "id": "prastow", "source": "tweet-000004", "content": "Betul Pak menguat utk sementara ,Krn intervensi yg agresif dan kenaikan BI Rate..ada konsekuensi yg hrs dibayar, efek domino..ekspansi usaha melambat,Krn beban bunga yg tinggi, konsumsi berkurang,beban KPR, Kredit dll, likuiditas Rupiah di bawah kering", "post_id": "2067897438850195535"}}, {"key": "LinggisSabit", "attributes": {"label": "LinggisSabit", "x": 981.8177636391638, "y": 128.12734169767148, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068669800382103806", "id": "LinggisSabit", "source": "tweet-000004", "content": "\"NEGARA BUTUH DUIT CEPET\"😑  \nSaya justru tanda tanya\n➡️ Purbaya Kasih 200 Trilyun ke Bank BUMN utk Likuiditas Kredit lalu Mana Hasilnya?\n➡️ DANA SISA TALANGAN 120 Trilyun \"Habis\" utk Masuk Pasar Obligasi 2 Trilyun Per Hari\n➡️ NOLAK IMF tp TERIMA UTANG dari CINA + AIIB", "post_id": "2068669800382103806"}}, {"key": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "ArvinHonami", "x": 468.5970848841438, "y": 901.2766582889034, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.7751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068669800382103806", "id": "ArvinHonami", "source": "tweet-000004", "content": "\"NEGARA BUTUH DUIT CEPET\"😑  \nSaya justru tanda tanya\n➡️ Purbaya Kasih 200 Trilyun ke Bank BUMN utk Likuiditas Kredit lalu Mana Hasilnya?\n➡️ DANA SISA TALANGAN 120 Trilyun \"Habis\" utk Masuk Pasar Obligasi 2 Trilyun Per Hari\n➡️ NOLAK IMF tp TERIMA UTANG dari CINA + AIIB", "post_id": "2068669800382103806"}}, {"key": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "KemenkeuRI", "x": 386.91126184667934, "y": 144.91927085543477, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.7751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068669800382103806", "id": "KemenkeuRI", "source": "tweet-000004", "content": "\"NEGARA BUTUH DUIT CEPET\"😑  \nSaya justru tanda tanya\n➡️ Purbaya Kasih 200 Trilyun ke Bank BUMN utk Likuiditas Kredit lalu Mana Hasilnya?\n➡️ DANA SISA TALANGAN 120 Trilyun \"Habis\" utk Masuk Pasar Obligasi 2 Trilyun Per Hari\n➡️ NOLAK IMF tp TERIMA UTANG dari CINA + AIIB", "post_id": "2068669800382103806"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 122.69520269963685, "y": 221.24986583940043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 59.766, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3922597106336194157_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp418,1 triliun hingga awal Juni 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada bank-bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat pembiayaan ke sektor prioritas serta menjaga penyaluran kredit agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #bank #bumn #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597106336194157_51748745734"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 65.24106738797842, "y": 593.9620822445563, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 865.6110780320496, "y": 124.38493978120435, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.0304, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3922106471702636101_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut !\nRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50%. \n.\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. \n.\nSementara itu, kebijakan makroprudensial dan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan (“pro-growth”). Kebijakan makroprudensial longgar terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. \n.\nKebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk turut mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.\n.\nSelain itu, Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah, termasuk sinergi yang erat antara kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal untuk memitigasi dampak ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah terhadap perekonomian domestik sehingga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga dipererat untuk turut menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembiayaan bagi program Asta Cita Pemerintah.\n.\nDengan BI-Rate yang dinaikkan menjadi 5,75% pada #RDGBI Juni 2026, yuk dukung upaya BI dalam #BeriMakna memperkuat stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3922106471702636101_3117095536"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 783.1155080451449, "y": 334.8950239450883, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 110.567, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3924174045763716115_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tidak akan mengalami kenaikan sekalipun terjadi tren kenaikan pada BI Rate.\n\nMaruarar mengatakan, langkah intervensi pemerintah untuk mematok bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di angka 5 persen tetap berjalan demi menjaga agar cicilan hunian tetap terjangkau oleh masyarakat luas.\n\n\"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau,\" kata Maruarar, Minggu (21/6/2026).\n\nMaruarar menegaskan skema tenor KPR FLPP dengan jangka waktu mencapai 40 tahun, yang digulirkan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto telah dikaji secara mendalam dan dinyatakan siap diimplementasikan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.\n\nBaca selengkapnya di \nhttps://www.idxchannel.com/economics/menteri-maruarar-pastikan-suku-bunga-rumah-subsidi-tak-terimbas-kenaikan-bi-rate\n\nAtau klik link di Bio  \n\nFoto : iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #sukubunga #BIRate #KPR", "post_id": "3924174045763716115_3310659452"}}, {"key": "blokberita.com", "attributes": {"label": "blokberita.com", "x": 603.9755018329607, "y": 778.5213422851633, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641499948718001416", "id": "blokberita.com", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "marwancikasanofficial", "x": 309.9509797146158, "y": 258.55599983331825, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4101, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7641499948718001416", "id": "marwancikasanofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 248.80409723672824, "y": 324.1315364984596, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 11.5051, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499948718001416", "id": "dpr_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 362.0573011824142, "y": 41.647678203433735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 310.5059414708742, "y": 4.770604199279105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "tapanuli.online", "attributes": {"label": "tapanuli.online", "x": 900.0364129382106, "y": 127.01348465368368, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7641499307668999442", "id": "tapanuli.online", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sulut", "x": 420.29748105308505, "y": 748.5107069236377, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sulut", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut_", "x": 120.55614574699014, "y": 945.1686247003109, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.8701, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sumut_", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "ruangfinansial.id", "attributes": {"label": "ruangfinansial.id", "x": 53.62454920528592, "y": 689.0691496961032, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7599495611309657360", "id": "ruangfinansial.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Pernah nggak sih kepikiran, uang negara itu sebenarnya disimpan di mana dan muternya gimana? 🤔💰 Ternyata bukan ditaruh di tabungan biasa, bukan juga di deposito. Pemerintah lewat Kementerian Keuangan pakai skema yang namanya deposit on call. Jadi posisinya ada di tengah-tengah. Lebih cuan dari tabungan, tapi lebih fleksibel dari deposito. Kalau tabungan bisa ditarik kapan aja tapi nggak berkembang, deposito memang berkembang tapi ada jatuh tempo dan ribet. Nah, deposit on call ini dapet imbal hasil lebih oke, tapi masih bisa ditarik dengan pemberitahuan beberapa hari sebelumnya. Smart move, kan? 😎 Lewat skema ini, dana ditempatkan di bank Himbara dan disalurkan lagi ke pelaku usaha, sektor riil, sampai industri strategis. Tujuannya satu: biar roda ekonomi terus muter dan nggak mandek. Uang nggak cuma diem, tapi kerja. 🔄📈 Kalau kamu suka bahasan finansial yang dibikin ringan, relate, dan gampang dipahami, jangan lupa like, share ke temen kamu, dan follow  buat dapetin insight finansial lainnya 👌✨ #fyp #ferryirwandi#ruangfinansial", "post_id": "7599495611309657360"}}, {"key": "ruangfinansial.co", "attributes": {"label": "ruangfinansial.co", "x": 887.2862089119079, "y": 857.544163823837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7599495611309657360", "id": "ruangfinansial.co", "source": "tiktok-000001", "content": "Pernah nggak sih kepikiran, uang negara itu sebenarnya disimpan di mana dan muternya gimana? 🤔💰 Ternyata bukan ditaruh di tabungan biasa, bukan juga di deposito. Pemerintah lewat Kementerian Keuangan pakai skema yang namanya deposit on call. Jadi posisinya ada di tengah-tengah. Lebih cuan dari tabungan, tapi lebih fleksibel dari deposito. Kalau tabungan bisa ditarik kapan aja tapi nggak berkembang, deposito memang berkembang tapi ada jatuh tempo dan ribet. Nah, deposit on call ini dapet imbal hasil lebih oke, tapi masih bisa ditarik dengan pemberitahuan beberapa hari sebelumnya. Smart move, kan? 😎 Lewat skema ini, dana ditempatkan di bank Himbara dan disalurkan lagi ke pelaku usaha, sektor riil, sampai industri strategis. Tujuannya satu: biar roda ekonomi terus muter dan nggak mandek. Uang nggak cuma diem, tapi kerja. 🔄📈 Kalau kamu suka bahasan finansial yang dibikin ringan, relate, dan gampang dipahami, jangan lupa like, share ke temen kamu, dan follow  buat dapetin insight finansial lainnya 👌✨ #fyp #ferryirwandi#ruangfinansial", "post_id": "7599495611309657360"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 185.8194442154566, "y": 117.28292639740623, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 59.766, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 685.2216874993071, "y": 612.3295640232532, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 451.4115405945586, "y": 909.4638785465936, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "st3W5vQcnwE", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Ekonomi Nasional I LAPORAN 8 MALAM\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis dan teguran konstruktif kepada seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara menekankan bahwa bank-bank pelat merah harus kembali ke khitah sebagai agen pembangunan nasional. \n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan pesan Presiden agar perbankan BUMN tidak hanya berorientasi memburu laba bersih semata, melainkan wajib memberikan dampak sosial nyata, berkeadilan, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.\n\nSelain itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya pembahasan regulasi krusial terkait rencana ekspor satu pintu dan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) wajib melalui jaringan perbankan Himbara demi memperkuat ketahanan likuiditas dalam negeri dan menopang sektor pangan serta hilirisasi.\n\nSimak laporan lengkap jalannya rapat terbatas, poin-poin instruksi kepresidenan, serta pernyataan resmi Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Rosan Roeslani dalam tayangan ini!\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai ketegasan Presiden Prabowo yang meminta Bank BUMN tidak hanya fokus mengejar profit? Tulis opini Anda di kolom komentar! \n\n#RatasIstana #PrabowoSubianto #BankBUMN #Himbara #GarudaTV #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "st3W5vQcnwE"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 679.6436822940627, "y": 477.7274963815441, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "st3W5vQcnwE", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Ekonomi Nasional I LAPORAN 8 MALAM\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis dan teguran konstruktif kepada seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara menekankan bahwa bank-bank pelat merah harus kembali ke khitah sebagai agen pembangunan nasional. \n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan pesan Presiden agar perbankan BUMN tidak hanya berorientasi memburu laba bersih semata, melainkan wajib memberikan dampak sosial nyata, berkeadilan, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.\n\nSelain itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya pembahasan regulasi krusial terkait rencana ekspor satu pintu dan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) wajib melalui jaringan perbankan Himbara demi memperkuat ketahanan likuiditas dalam negeri dan menopang sektor pangan serta hilirisasi.\n\nSimak laporan lengkap jalannya rapat terbatas, poin-poin instruksi kepresidenan, serta pernyataan resmi Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Rosan Roeslani dalam tayangan ini!\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai ketegasan Presiden Prabowo yang meminta Bank BUMN tidak hanya fokus mengejar profit? Tulis opini Anda di kolom komentar! \n\n#RatasIstana #PrabowoSubianto #BankBUMN #Himbara #GarudaTV #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "st3W5vQcnwE"}}, {"key": "@NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "@NextGenInvestGlobal", "x": 693.44910858596, "y": 423.1628747514192, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1LFTjgu3iDg", "id": "@NextGenInvestGlobal", "source": "youtube-000001", "content": "Jebakan Likuiditas Global: Divergensi Bank Sentral dan Pelepasan Yen Carry Trade\n\nApakah Anda secara membabi buta membeli indeks sementara modal institusional menciptakan jebakan likuiditas besar-besaran? Ketika bank sentral global berhenti bergerak serempak, divergensi historis merobek aliran modal global, membuat investor ritel terpapar sebagai sumber likuiditas keluar.\n\nVideo ini menguraikan badai makroekonomi yang akan datang yang disebabkan oleh berakhirnya perdagangan carry trade Yen Jepang, melonjaknya tingkat tunggakan properti komersial hingga mencapai 12,34%, dan kekuatan pasar kertas yang menipu. Kami menganalisis pergeseran penting dari aset kertas ke aset fisik, yang ditunjukkan oleh rasio emas-perak yang tertekan, dan menguraikan arsitektur portofolio defensif yang rasional untuk melindungi daya beli Anda selama peristiwa likuidasi yang tak terhindarkan. Jangan lupa untuk berlangganan saluran  dan aktifkan lonceng notifikasi untuk analisis terbaru yang akan membentuk masa depan keuangan Anda!\n\n00:00 - Pergeseran Likuiditas Global dan Jebakan Besar\n01:00 - Perbedaan Bank Sentral Global\n01:46 - Membatalkan Perdagangan Carry Yen\n02:52 - Keretakan Kredit Komersial & Gagal Bayar CRE\n04:09 - Sinyal Logam Mulia: Beralih ke Aset Fisik\n05:14 - Rotasi Modal Defensif dan Rencana Aksi\n\n#LikuiditasGlobal #PerdaganganCarryYen #InvestasiGenerasiBerikutnyaGlobal #BankSentral #LogamMulia\n\nPERINGATAN\nInformasi yang terkandung dalam video ini bukan merupakan nasihat investasi. Ini hanya untuk tujuan informasi.", "post_id": "1LFTjgu3iDg"}}, {"key": "NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "NextGenInvestGlobal", "x": 53.7879352949272, "y": 428.80049386741683, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1LFTjgu3iDg", "id": "NextGenInvestGlobal", "source": "youtube-000001", "content": "Jebakan Likuiditas Global: Divergensi Bank Sentral dan Pelepasan Yen Carry Trade\n\nApakah Anda secara membabi buta membeli indeks sementara modal institusional menciptakan jebakan likuiditas besar-besaran? Ketika bank sentral global berhenti bergerak serempak, divergensi historis merobek aliran modal global, membuat investor ritel terpapar sebagai sumber likuiditas keluar.\n\nVideo ini menguraikan badai makroekonomi yang akan datang yang disebabkan oleh berakhirnya perdagangan carry trade Yen Jepang, melonjaknya tingkat tunggakan properti komersial hingga mencapai 12,34%, dan kekuatan pasar kertas yang menipu. Kami menganalisis pergeseran penting dari aset kertas ke aset fisik, yang ditunjukkan oleh rasio emas-perak yang tertekan, dan menguraikan arsitektur portofolio defensif yang rasional untuk melindungi daya beli Anda selama peristiwa likuidasi yang tak terhindarkan. Jangan lupa untuk berlangganan saluran  dan aktifkan lonceng notifikasi untuk analisis terbaru yang akan membentuk masa depan keuangan Anda!\n\n00:00 - Pergeseran Likuiditas Global dan Jebakan Besar\n01:00 - Perbedaan Bank Sentral Global\n01:46 - Membatalkan Perdagangan Carry Yen\n02:52 - Keretakan Kredit Komersial & Gagal Bayar CRE\n04:09 - Sinyal Logam Mulia: Beralih ke Aset Fisik\n05:14 - Rotasi Modal Defensif dan Rencana Aksi\n\n#LikuiditasGlobal #PerdaganganCarryYen #InvestasiGenerasiBerikutnyaGlobal #BankSentral #LogamMulia\n\nPERINGATAN\nInformasi yang terkandung dalam video ini bukan merupakan nasihat investasi. Ini hanya untuk tujuan informasi.", "post_id": "1LFTjgu3iDg"}}, {"key": "@Bang_Deru", "attributes": {"label": "@Bang_Deru", "x": 624.5610097543855, "y": 192.3945350389601, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "@Bang_Deru", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "UniversitasSTEKOM", "attributes": {"label": "UniversitasSTEKOM", "x": 730.1903792114952, "y": 933.33226296344, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "UniversitasSTEKOM", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Bang", "attributes": {"label": "Bang", "x": 197.79911656409277, "y": 200.07761226049104, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Bang", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Dosen", "attributes": {"label": "Dosen", "x": 816.2381658883833, "y": 926.4389784564332, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Dosen", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Accounting", "attributes": {"label": "Accounting", "x": 206.79542274898722, "y": 811.5310100632995, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Accounting", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Finance", "attributes": {"label": "Finance", "x": 233.3346287388862, "y": 948.8963713667546, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Finance", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Akuntansi", "attributes": {"label": "Akuntansi", "x": 600.6673716929025, "y": 261.24207395202137, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Akuntansi", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Excel", "attributes": {"label": "Excel", "x": 771.1055041780152, "y": 319.5170000013262, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Excel", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "VIRAL", "attributes": {"label": "VIRAL", "x": 851.6366885540868, "y": 754.3227967442125, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "VIRAL", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "Microsoft", "attributes": {"label": "Microsoft", "x": 847.0798754073895, "y": 290.5830761226047, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "Microsoft", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "microteaching", "attributes": {"label": "microteaching", "x": 878.9256980749561, "y": 621.4050724839293, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.727, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "85l6Q4VjxB0", "id": "microteaching", "source": "youtube-000001", "content": "ANALISIS KREDIT LIKUIDITAS - UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM PE11\n\nPada Pertemuan ini, Kita akan belajar bagaimana mengenal  JUDUL -  UNIVERSITAS STEKOM - STIE STEKOM Pada Pertemuan ini diharapkan Teman-Teman Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya likuiditas, dan menguraikan ukuran modal kerja dari likuiditas dan komponen-komponennya, Mahasiswa mampu menginterpretasikan rasio lancar dan ukuran likuiditas berbasis kas, Mahasiswa mampu menganalisis ukuran likuiditas terkait siklus operasi dan perputaran serta interpretasinya, Mahasiswa mampu mengilustrasikan analisis bagaimana-jika untuk mengevaluasi perubahan terkait kondisi dan kebijakan perusahaan.\n\nSelamat Belajar dan Menonton, Good Luck Guys...\n\n\n #Accounting #excel  #mudah #cara  #akuntansi  #akuntansidasar #persamaandasarakuntansi #bahan #microteaching #ekonomi  #biayahidup #tagihan #diskon  #hitungcepat  #sederhana  #belajar  #derudebuTalunohi #excel  #tabela #mudah #gampang #pastibisa #cara  \n#MenggunakanExcel#belajar #tutorial #pengetahuan #accounting #komputer #finance #akunting #kerja #Hidupitumudah#make #simple#ilmubaru #microsoftexcel #microsoft #keseharian #tutuorial #tips #tiktok \n\n\n  Deru      - Microsoft Excel   word  \n\nJangan Lupa Buka Juga beberapan LInk Belajar Excel Berikut ini :\nCara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis Tengah Tulisan di Excel\n   • Cara Membuat Pangkat, Angka Indeks, Garis ...   \nCara Membekukan Baris atau kolom di Excell !!!\n   • Cara Membekukan Baris atau kolom di Excell...  \nCara Menyimpan Data Excel ke dalam Format PDF Offline VS Konversi Online !!!\n   • Cara Menyimpan Data Excel ke dalam Format ...  \nCara Mudah Membuat diagram di Excel 2019\n   • Cara Mudah Membuat diagram di Excel 2019  \nTiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!\n   • Tiga Cara Cepat Mengunci File Excel 2019 !!!  \nPERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEACHING !!!\n   • PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI - BAHAN MICROTEA...  \nCara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Belajar Ilmu Ekonomi !!!\n   • Cara Cepat Membagi Tagihan di Excel - Bela...  \nCara Print File Excel Tanpa Terpotong Dengan Mudah !!!\n   • Cara Print File Excel Tanpa Terpotong Deng...  \nCara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (SUM, DLL) Yang Sederhana\n   • Cara Menggunanakan Rumus Microsoft Excel (...  \nCara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...\n   • Cara Membuat Tabel di Excel untuk Pemula ...  \nCara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah - Aplikasi WA Web\n   • Cara Membuat Stiker Sendiri Dengan Mudah -...  \nDan Juga Link Lainnya.", "post_id": "85l6Q4VjxB0"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "attributes": {"label": "@CNNIDOFFICIAL", "x": 238.2856488673025, "y": 365.61569658661364, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "myTranstweet", "attributes": {"label": "myTranstweet", "x": 839.1856402789255, "y": 198.31920265315728, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "myTranstweet", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "cnniddaily", "attributes": {"label": "cnniddaily", "x": 907.4053823180724, "y": 139.35466664770325, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "cnniddaily", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "cnnidconnected", "attributes": {"label": "cnnidconnected", "x": 286.85849894615654, "y": 970.4841008648561, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "cnnidconnected", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "cnnidinsight", "attributes": {"label": "cnnidinsight", "x": 33.981118438293436, "y": 735.378384753147, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "cnnidinsight", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "cnnindonesia", "attributes": {"label": "cnnindonesia", "x": 637.7540373425634, "y": 66.06786613072823, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "twjOq70ew9Y", "id": "cnnindonesia", "source": "youtube-000001", "content": "Executive Talks - Kiprah Dirut Bank Mandiri\n\nDirektur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo membagi kisahnya, sejak pertama kali menjabat. Kartika mengungkapkan kebiasaannya mulai dari berolahraga, hingga kesibukannya di Bank Mandiri. Selain itu, Kartika menyebut menteri BUMN sekarang berbeda dari menteri-menteri sebelumnya. Lelaki yang kerap disapa Pak Tiko ini juga, menjelaskan bahwa bank-bank umum harus menjaga batasan kredit macet dan likuiditas. Kartika juga menyebutkan Ia tidak ambisius dengan jabatan, melainkan pekerjaan dan mengerjakan tugas dengan energi 150%.  \n\nIkuti berita terbaru di tahun 2018 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news 2018 dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com dan channel CNN Indonesia di Transvision. \n\nDalam tahun politik dan Pilkada 2018, CNN Indonesia mencanangkan sebagai Layar Pemilu Tepercaya. Kami akan menayangkan konten-konten Pilkada 2018 secara seimbang untuk mengawal demokrasi dan demokratisasi di Indonesia yang kami cintai. \n\nCNN Indonesia tergabung dalam grup Transmedia. Dalam Transmedia, tergabung juga Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, dan CNN Indonesia.com. \n\nFollow & Mention Twitter kami:\n\n\n \n \n \n\nLike & Follow Facebook:\nCNN Indonesia\n\nFollow IG: \ncnnindonesia", "post_id": "twjOq70ew9Y"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "attributes": {"label": "@BTCTrueNorth", "x": 777.630069727133, "y": 616.9708490261459, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "@BTCTrueNorth", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "IIICapital", "attributes": {"label": "IIICapital", "x": 780.204999486618, "y": 875.4899522429286, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "IIICapital", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "@CryptoSenseii", "attributes": {"label": "@CryptoSenseii", "x": 755.9029433479383, "y": 930.7080932509427, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5QcKEt05We8", "id": "@CryptoSenseii", "source": "youtube-000001", "content": "SAYA SUDAH BILANG KAN PASUKAN XRP!!!!! SAYA SUDAH BILANG!\n\n🚨 BERITA MENGGEBRAK — Jika Anda hanya mempelajari SATU hal tentang XRP tahun ini, pelajari ini: XRP adalah aset jembatan institusional dan alat likuiditas — yang secara khusus dirancang untuk menyelesaikan nilai lintas batas yang besar tanpa selip. CharuSan baru saja memaparkan perhitungan yang mengakhiri perdebatan \"kapitalisasi pasar $10 triliun terlalu besar\" SELAMANYA.\nSaat ini, $27 TRILIUN dolar menganggur di rekening Nostro/Vostro global — uang yang didanai bank di koresponden asing hanya agar transaksi lintas batas dapat diselesaikan. Modal itu mati. Tidak menghasilkan apa pun. Terkunci. Dan itu ada HANYA karena tidak ada aset jembatan global untuk menggantikannya.\nSekarang pertimbangkan: XRPL sudah memiliki lebih dari 25.000 pool AMM. Pencarian jalur protokol MENGGUNAKAN XRP SECARA DEFAULT karena XRP termasuk di antara aset paling likuid di ledger terhadap berbagai macam rekanan. Tanpa aset jembatan bersama, setiap pasangan token akan membutuhkan pool likuiditasnya sendiri — model yang runtuh di bawah likuiditas yang terfragmentasi. Jadi, ketika para pelaku keuangan tradisional mengatakan \"XRP dengan kapitalisasi pasar $8–10 triliun terlalu besar,\" mereka menggunakan metrik yang SALAH. Kapitalisasi pasar = harga satuan × pasokan. Itu adalah konsep pasar saham. Untuk aset jembatan yang membawa arus harian $27 triliun, valuasi tersebut bukanlah \"terlalu besar\" — itu secara matematis diperlukan untuk mencegah sistem mengalami kemacetan.\n🥋 Pendapat Sensei: ini adalah bab matematika yang menghubungkan semuanya. Dikombinasikan dengan platform tokenisasi DTCC senilai $100 triliun yang menamai Ripple Prime, EO Fed Trump yang membuka akses kripto, integrasi Ripple Prime + EDX, dan jalur penandatanganan CLARITY Act pada bulan Juli — XRP sebagai aset jembatan global bukanlah prediksi. Itu adalah keniscayaan struktural.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n💚 Uphold | XRP Anda, Bekerja Lebih Keras dari Sebelumnya\n▸ Jelajahi Uphold: https://uphold.com/sensei\n▸ Dapatkan Hadiah XRP: Kartu Elite 4% / Kartu Virtual 2%\n▸ Ubah Kripto menjadi Kredit Instan:    • How to Turn Your Crypto Into Instant Credi...  \n▸ Staking Fleksibel & Ditingkatkan:    • 🚨UPHOLD JUST DID A GAME CHANGER FOR XRP HO...  \n\n⚡ UpTrade | Broker Kripto Profesional\n▸ Jelajahi UpTrade: https://uptrade.co/ref/crypto-sensei\n▸ Diskon Biaya Perdagangan Seumur Hidup 45% + Onboarding\n▸ Penilaian Portofolio Gratis (Nilai $2.500)\n▸ Pelajari Lebih Lanjut:    • XRP HOLDERS EVERYTHING JUST BECAME SO MUCH...  \n\n⚡ UpTrade Alpha | Riset & Wawasan Pasar Kelas Institusional\n▸ Jelajahi UpTrade Alpha: https://uptradealpha.com/register?ref...\n▸ Bulan Pertama Gratis (Nilai $459)\n▸ Agen Riset AI Pribadi + Akses Acara\n▸ Pelajari Lebih Lanjut: https://www.youtube.com/live/rOwmzK_b...\n\n⚠️ Jangan Biarkan XRP Menganggur. Manfaatkan XRP Anda dengan D'CENT!\n\nDompet Biometrik (1X)\n▸ Diskon $30 + $50 XRP: https://store.dcentwallet.com/product...\n\nDompet Biometrik (2X)\n▸ Diskon $99 + $100 XRP: https://store.dcentwallet.com/product...\n❗ Stok Terbatas, Hingga 8 Juni\n\n✨ Nexo | Platform Kekayaan Anda untuk Aset Digital\n▸ Jelajahi Nexo: https://nexo.sjv.io/CryptoSensei\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n⭐ Komunitas + Buletin XRP Gratis\n▸ Discord:   / discord  \n▸ Buletin: https://joincryptonairz.com/Newsletter\n\n🔗 Kontak & Kolaborasi\n▸ Kemitraan: partnerships\n▸ Manajer Pengembangan Bisnis (Telegram) | \n▸ Formulir Kolaborasi: https://forms.gle/E6fskio5BBvd4zVn9\n▸ Tautan Media Sosial: https://linktr.ee/Crypt0Sensei\n\n🔴 Penafian Hukum & Regulasi Lengkap\n▸ https://docs.google.com/document/d/1T...\n\n#XRP #Ripple #BridgeAsset #ODL #XRPL #NostroVostro #CharuSan #CryptoSensei #XRPArmy #Cryptonairz\n#XRP #Ripple #Crypto #Blockchain #CryptoNews #xrpledger #xrpnews #cryptocurrency #altcoins #blockchaintechnology #cryptotrading #ripplexrp #xrpholders #xrparmy #xrptoday #xrpupdate #cryptosensei", "post_id": "5QcKEt05We8"}}, {"key": "Jaalyn_T", "attributes": {"label": "Jaalyn_T", "x": 347.95348935734114, "y": 813.9413458005433, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5QcKEt05We8", "id": "Jaalyn_T", "source": "youtube-000001", "content": "SAYA SUDAH BILANG KAN PASUKAN XRP!!!!! SAYA SUDAH BILANG!\n\n🚨 BERITA MENGGEBRAK — Jika Anda hanya mempelajari SATU hal tentang XRP tahun ini, pelajari ini: XRP adalah aset jembatan institusional dan alat likuiditas — yang secara khusus dirancang untuk menyelesaikan nilai lintas batas yang besar tanpa selip. CharuSan baru saja memaparkan perhitungan yang mengakhiri perdebatan \"kapitalisasi pasar $10 triliun terlalu besar\" SELAMANYA.\nSaat ini, $27 TRILIUN dolar menganggur di rekening Nostro/Vostro global — uang yang didanai bank di koresponden asing hanya agar transaksi lintas batas dapat diselesaikan. Modal itu mati. Tidak menghasilkan apa pun. Terkunci. Dan itu ada HANYA karena tidak ada aset jembatan global untuk menggantikannya.\nSekarang pertimbangkan: XRPL sudah memiliki lebih dari 25.000 pool AMM. Pencarian jalur protokol MENGGUNAKAN XRP SECARA DEFAULT karena XRP termasuk di antara aset paling likuid di ledger terhadap berbagai macam rekanan. Tanpa aset jembatan bersama, setiap pasangan token akan membutuhkan pool likuiditasnya sendiri — model yang runtuh di bawah likuiditas yang terfragmentasi. Jadi, ketika para pelaku keuangan tradisional mengatakan \"XRP dengan kapitalisasi pasar $8–10 triliun terlalu besar,\" mereka menggunakan metrik yang SALAH. Kapitalisasi pasar = harga satuan × pasokan. Itu adalah konsep pasar saham. Untuk aset jembatan yang membawa arus harian $27 triliun, valuasi tersebut bukanlah \"terlalu besar\" — itu secara matematis diperlukan untuk mencegah sistem mengalami kemacetan.\n🥋 Pendapat Sensei: ini adalah bab matematika yang menghubungkan semuanya. Dikombinasikan dengan platform tokenisasi DTCC senilai $100 triliun yang menamai Ripple Prime, EO Fed Trump yang membuka akses kripto, integrasi Ripple Prime + EDX, dan jalur penandatanganan CLARITY Act pada bulan Juli — XRP sebagai aset jembatan global bukanlah prediksi. Itu adalah keniscayaan struktural.\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n💚 Uphold | XRP Anda, Bekerja Lebih Keras dari Sebelumnya\n▸ Jelajahi Uphold: https://uphold.com/sensei\n▸ Dapatkan Hadiah XRP: Kartu Elite 4% / Kartu Virtual 2%\n▸ Ubah Kripto menjadi Kredit Instan:    • How to Turn Your Crypto Into Instant Credi...  \n▸ Staking Fleksibel & Ditingkatkan:    • 🚨UPHOLD JUST DID A GAME CHANGER FOR XRP HO...  \n\n⚡ UpTrade | Broker Kripto Profesional\n▸ Jelajahi UpTrade: https://uptrade.co/ref/crypto-sensei\n▸ Diskon Biaya Perdagangan Seumur Hidup 45% + Onboarding\n▸ Penilaian Portofolio Gratis (Nilai $2.500)\n▸ Pelajari Lebih Lanjut:    • XRP HOLDERS EVERYTHING JUST BECAME SO MUCH...  \n\n⚡ UpTrade Alpha | Riset & Wawasan Pasar Kelas Institusional\n▸ Jelajahi UpTrade Alpha: https://uptradealpha.com/register?ref...\n▸ Bulan Pertama Gratis (Nilai $459)\n▸ Agen Riset AI Pribadi + Akses Acara\n▸ Pelajari Lebih Lanjut: https://www.youtube.com/live/rOwmzK_b...\n\n⚠️ Jangan Biarkan XRP Menganggur. Manfaatkan XRP Anda dengan D'CENT!\n\nDompet Biometrik (1X)\n▸ Diskon $30 + $50 XRP: https://store.dcentwallet.com/product...\n\nDompet Biometrik (2X)\n▸ Diskon $99 + $100 XRP: https://store.dcentwallet.com/product...\n❗ Stok Terbatas, Hingga 8 Juni\n\n✨ Nexo | Platform Kekayaan Anda untuk Aset Digital\n▸ Jelajahi Nexo: https://nexo.sjv.io/CryptoSensei\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n⭐ Komunitas + Buletin XRP Gratis\n▸ Discord:   / discord  \n▸ Buletin: https://joincryptonairz.com/Newsletter\n\n🔗 Kontak & Kolaborasi\n▸ Kemitraan: partnerships\n▸ Manajer Pengembangan Bisnis (Telegram) | \n▸ Formulir Kolaborasi: https://forms.gle/E6fskio5BBvd4zVn9\n▸ Tautan Media Sosial: https://linktr.ee/Crypt0Sensei\n\n🔴 Penafian Hukum & Regulasi Lengkap\n▸ https://docs.google.com/document/d/1T...\n\n#XRP #Ripple #BridgeAsset #ODL #XRPL #NostroVostro #CharuSan #CryptoSensei #XRPArmy #Cryptonairz\n#XRP #Ripple #Crypto #Blockchain #CryptoNews #xrpledger #xrpnews #cryptocurrency #altcoins #blockchaintechnology #cryptotrading #ripplexrp #xrpholders #xrparmy #xrptoday #xrpupdate #cryptosensei", "post_id": "5QcKEt05We8"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 669.629467529205, "y": 907.9985531386142, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 327.1455004314895, "y": 654.2820368405854, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 483.9940120732081, "y": 111.5093743546528, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 603.0275349133158, "y": 394.0608440083956, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 598.0150014277419, "y": 500.3967770183334, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 762.0120957177722, "y": 376.22630967173467, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 335.6865637726567, "y": 572.4419284586513, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.0536, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ubXGzMkBavE", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Tegaskan Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh | IDXC UPDATE\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I-2026, didukung inflasi yang terkendali di level 3,08 persen serta pengelolaan fiskal yang sehat dengan defisit anggaran di bawah 3 persen. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional juga tercermin dari skor ketahanan energi sebesar 77 persen, surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut, dan cadangan devisa mencapai USD144,9 miliar. Sejumlah indikator domestik seperti PMI manufaktur yang ekspansif, pertumbuhan likuiditas 14,8 persen, dan kredit perbankan 11,5 persen menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus menguat. Purbaya menambahkan, pertumbuhan tersebut turut berdampak pada penciptaan 1,9 juta lapangan kerja baru, penurunan pengangguran menjadi 4,68 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "ubXGzMkBavE"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 969.0511936764487, "y": 215.32285168920896, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 354.3483621891892, "y": 430.685116150748, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "FintechFrank", "attributes": {"label": "FintechFrank", "x": 168.11388670119888, "y": 786.1063574965242, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7751, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zUlpnyggaco", "id": "FintechFrank", "source": "youtube-000001", "content": "BANK BARU SAJA MEMILIH XRP! SEMUANYA SELESAI.\n\nIngatkah Anda ketika semua orang menertawakan XRP karena dianggap sebagai 'mata uang para bankir'? \"Nah, pada tahun 2026, apa yang disebut penghinaan itu berubah menjadi keunggulan terbesar di dunia kripto.\" Itulah kerangka berpikir yang meledak di XRP saat ini — dan CEO Evernorth, Asheesh Birla, baru saja memaparkannya dalam wawancara yang luas dengan  di Crypto Tape GSR. Dalam video ini, saya menguraikan secara detail mengapa narasi \"bank chain\" menjadi kekuatan super XRP untuk RWA, dan mengapa proyek-proyek yang mengejeknya kini diam-diam meniru strategi tersebut.\n\nBerikut yang kami bahas:\n▸ Klip lengkap Asheesh Birla tentang mengapa \"bankir' coin\" menjadi benteng kompetitif terbesar XRP\n▸ Mengapa XRPL dirancang sejak hari pertama untuk penyelesaian yang sesuai dan bernilai tinggi — KYC dan AML merupakan bagian asli dari protokol\n▸ Data Motley Fool: $1,1 miliar dalam arus masuk modal RWA bersih ke XRPL dalam 30 hari sementara Ethereum dan Solana mencatatkan ARUS KELUAR\n▸ XRPL melampaui Ethereum dan Solana sebagai blockchain perbendaharaan terbesar Ondo ($274 juta+ on-chain)\n▸ Birla tentang XRP sebagai \"rel\" dan stablecoin sebagai \"representasi nilai\" — dan mengapa Anda MEMBUTUHKAN XRP untuk berpindah di antara keduanya\n▸ Kutipan pendiri Flare: \"Mereka mengejek visi tersebut, sekarang seluruh industri mencoba menjadi koin para bankir\"\n▸ Mengapa Ethereum membutuhkan perakitan alat kepatuhan dari platform pihak ketiga — gesekan yang ingin dihindari oleh manajer aset yang menghindari risiko\n▸ Bagaimana Protokol Pinjaman XRPL yang baru menumpuk imbal hasil di atas emas yang di tokenisasi, stablecoin Euro, dan MMF\n▸ Strategi Evernorth untuk menggunakan XRP sebagai modal kerja di DeFi, pinjaman, dan penyediaan likuiditas\n▸ Mengapa setiap perusahaan Wall Street tiba-tiba bermitra dengan rantai yang meniru XRP Arsitektur\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n💚 Uphold | XRP Anda, Bekerja Lebih Keras dari Sebelumnya\n▸ Jelajahi Uphold: https://uphold.com/sensei\n▸ Dapatkan Hadiah XRP: Kartu Elite 4% / Kartu Virtual 2%\n▸ Ubah Kripto menjadi Kredit Instan:    • How to Turn Your Crypto Into Instant Credi...  \n▸ Staking Fleksibel & Ditingkatkan:    • 🚨UPHOLD JUST DID A GAME CHANGER FOR XRP HO...  \n\n⚡ UpTrade | Broker Kripto Profesional\n▸ Jelajahi UpTrade: https://uptrade.co/ref/crypto-sensei\n▸ Diskon Biaya Perdagangan Seumur Hidup 45% + Orientasi Pengguna\n▸ Penilaian Portofolio Gratis (Nilai $2.500)\n▸ Pelajari Lebih Lanjut:    • XRP HOLDERS EVERYTHING JUST BECAME SO MUCH...  \n\n⚡ UpTrade Alpha | Riset & Wawasan Pasar Kelas Institusional\n▸ Jelajahi UpTrade Alpha: https://uptradealpha.com/register?ref...\n▸ Bulan Pertama Gratis (Nilai $459)\n▸ Agen Riset AI Pribadi + Akses Acara\n▸ Pelajari Lebih Lanjut: https://www.youtube.com/live/rOwmzK_b...\n\n⚠️ D’CENT | Manfaatkan XRP Anda!\n▸ Dompet Biometrik 1X | Diskon $30: https://store.dcentwallet.com/product...\n▸ Dompet Biometrik 2X | Diskon $99: https://store.dcentwallet.com/product...\n▸ Bergabunglah dengan Aliansi XRP: https://store.dcentwallet.com/pages/x...\n\n✨ Nexo | Platform Kekayaan Anda untuk Aset Digital\n▸ Jelajahi Nexo: https://nexo.sjv.io/CryptoSensei\n━━━━━━━━━━━━━━━━━\n⭐ Komunitas + Buletin XRP Gratis\n▸ Discord:   / discord  \n▸ Newsletter: https://joincryptonairz.com/Newsletter\n\n🔗 Kontak & Kolaborasi\n▸ Kemitraan: partnerships\n▸ TG/Kolaborasi: https://t.me/CryptoSenseiSupportBot\n▸ Tautan Media Sosial: https://linktr.ee/Crypt0Sensei\n\n🔴 Penafian Hukum & Regulasi Lengkap\n▸ https://docs.google.com/document/d/1T...\n\n#XRP #Ripple #Crypto #Blockchain #CryptoNews #xrpledger #xrpnews #cryptocurrency #altcoins #blockchaintechnology #cryptotrading #ripplexrp #xrpholders #xrparmy #xrptoday #xrpupdate #cryptosensei", "post_id": "zUlpnyggaco"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 599.6247377066566, "y": 92.49457039172071, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 763.1877824097021, "y": 711.5526969284109, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.5852, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uPmPqZfR5q4", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "INDONESIA GELAP: Negara Kaya Batu Bara, Kok Mati Terus Merugikan Pengusaha UMKM?\n\n00:00 Hook: Jeritan UMKM di Bandung Hingga Isu Konspirasi \"Blackout 7 Hari\" di Tahun 2026\n\n00:51 Realita Makro: Kerugian Sektor Manufaktur Tembus Miliaran Rupiah Per Jam Akibat Pemadaman\n\n01:55 Ironi Sistem Jamali: Cadangan Daya 32% yang Tetap Jebol Akibat Krisis di Sektor Hulu\n\n02:35 Ketimpangan Modal: Mengapa UMKM Menjadi Korban Paling Rentan dari Kegagalan Sistem Terpusat\n\n03:29 Kronologi Krisis Kelistrikan 2026: Membaca Manipulasi Data Keamanan Stok Batubara PLN\n\n04:39 4 Faktor Utama Meledaknya Krisis: Kebijakan Kuota Produksi Hingga Kontrak Finansial Kaku\n\n05:28 Faktor 1 & 2—Disparitas Harga: Mengapa Pengusaha Tambang Lebih Memilih Ekspor Senilai $120 Per Ton\n\n06:38 Faktor 3—Psikologi Kuota Beras: Logika Pengusaha Mengamankan Margin di Tengah Pemotongan Kuota\n\n07:19 Transisi Satu Pintu Danantara (DSI): Benarkah Ada Aksi \"Jual Massal\" Sebelum Regulasi 2027?\n\n08:24 Faktor 4—Jeratan Finansial Kontrak Swasta: Menguliti Beban Biaya PLN yang Mengikat Arus Kas\n\n09:05 Hambatan Likuiditas PLN: Kapal Eskpor Terus Berlayar Saat Pembangkit Domestik Kehabisan Bahan Bakar\n\n09:44 Dampak Berantai Krisis Air: Kelumpuhan Rumah Pompa PDAM di Surabaya, Kediri, Hingga Medan\n\n10:40 Ironi Negara Raksasa Energi: Ketika Adonan Roti Rusak & Omset Fotokopi Anjlok Kena Sektor Hulu\n\n11:26 Target Pajak 2026 Terancam: Bagaimana Matinya Listrik Menggerogoti Basis Konsumsi Domestik\n\n12:14 Gelombang Protes Mahasiswa: Mempertanyakan Transparansi dan Lingkaran Elite di Samping Pak Prabowo\n\n13:08 Klaim Meleset Pemerintah: Janji Stok Aman Menteri Bahlil Versus Analisis Skeptis Lembaga Independen (IESR)\n\n14:18 Solusi Jangka Pendek vs Masalah Struktural: Kebiasaan Penambalan Permukaan yang Terus Berulang\n\n15:14 Bahaya Monopoli Energi: Ketiadaan Alternatif \"Plan B\" Bagi Konsumen Ketika Sistem Utama Gagal\n\n16:41 Refleksi Ketahanan Energi: Ketergantungan 75% Batubara & Hak Rakyat Atas Transparansi Informasi\n\n18:20 Closing: Suarakan Aspirasi di Kolom Komentar, Mari Selamatkan Ekonomi Keluarga! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "uPmPqZfR5q4"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 516.2252293881762, "y": 408.3100469225963, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 8.965, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "CheekyCrypto", "x": 635.984112398467, "y": 600.8663822534771, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCrypto", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "CheekyCryptoPlus", "x": 768.8666847600327, "y": 463.74969781694955, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoPlus", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "CheekyCryptoNews", "x": 318.68665335168964, "y": 519.340831380948, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoNews", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "CheekyCryptoEducation", "x": 426.4583484035953, "y": 72.33185934355247, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoEducation", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 194.46194337504753, "y": 172.2346767297095, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}], "edges": [{"key": "DentaNusa", "source": "DentaNusa", "target": "Arubaitood", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DentaNusa", "source": "DentaNusa", "target": "ramzanrachmat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DentaNusa", "source": "DentaNusa", "target": "tasawufcenter", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "didikw", "source": "didikw", "target": "Outstandjing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "sejak2006", "source": "sejak2006", "target": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "almodovar_23", "source": "almodovar_23", "target": "prastow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "LinggisSabit", "source": "LinggisSabit", "target": "ArvinHonami", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "LinggisSabit", "source": "LinggisSabit", "target": "KemenkeuRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ruangfinansial.id", "source": "ruangfinansial.id", "target": "ruangfinansial.co", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NextGenInvestGlobal", "source": "@NextGenInvestGlobal", "target": "NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "UniversitasSTEKOM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Bang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Dosen", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Accounting", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Finance", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Akuntansi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Excel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "VIRAL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "Microsoft", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bang_Deru", "source": "@Bang_Deru", "target": "microteaching", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "@CNNIDOFFICIAL", "target": "myTranstweet", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "@CNNIDOFFICIAL", "target": "cnniddaily", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "@CNNIDOFFICIAL", "target": "cnnidconnected", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "@CNNIDOFFICIAL", "target": "cnnidinsight", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CNNIDOFFICIAL", "source": "@CNNIDOFFICIAL", "target": "cnnindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "source": "@BTCTrueNorth", "target": "IIICapital", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CryptoSenseii", "source": "@CryptoSenseii", "target": "Jaalyn_T", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CryptoSenseii", "source": "@CryptoSenseii", "target": "FintechFrank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}