{"nodes": [{"key": "shda_agatha_", "attributes": {"label": "shda_agatha_", "x": 79.60919066977556, "y": 417.38427345769134, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068351593456849247", "id": "shda_agatha_", "source": "tweet-000004", "content": "Persis bestienya dulu itu, IMF, yg pernah maksa Indonesia sebelum ttd LoI, yg memuat klausul likuiditas bank & privatisasi aset negara di 1997/1998.\n\nIMF & para penasihat keuangan Barat mengaburkan data angka riil ttg kondisi likuiditas perbankan nasional.\n\n11-12.", "post_id": "2068351593456849247"}}, {"key": "bengkeldodo_", "attributes": {"label": "bengkeldodo_", "x": 93.991401100886, "y": 840.5904030865098, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068351593456849247", "id": "bengkeldodo_", "source": "tweet-000004", "content": "Persis bestienya dulu itu, IMF, yg pernah maksa Indonesia sebelum ttd LoI, yg memuat klausul likuiditas bank & privatisasi aset negara di 1997/1998.\n\nIMF & para penasihat keuangan Barat mengaburkan data angka riil ttg kondisi likuiditas perbankan nasional.\n\n11-12.", "post_id": "2068351593456849247"}}, {"key": "didikw", "attributes": {"label": "didikw", "x": 661.4858566903187, "y": 589.2182718672426, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068571960305729775", "id": "didikw", "source": "tweet-000004", "content": "Tinggal kita lihat rentetan kredit macet, likuiditas perbankan tumbang, setelah dolar meroket ini 🤦\n bisa jadi kita akan melihat gosip  politisi mulai jualan syarat bailout", "post_id": "2068571960305729775"}}, {"key": "Outstandjing", "attributes": {"label": "Outstandjing", "x": 417.31679272329893, "y": 517.8113224183425, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068571960305729775", "id": "Outstandjing", "source": "tweet-000004", "content": "Tinggal kita lihat rentetan kredit macet, likuiditas perbankan tumbang, setelah dolar meroket ini 🤦\n bisa jadi kita akan melihat gosip  politisi mulai jualan syarat bailout", "post_id": "2068571960305729775"}}, {"key": "swamediainc", "attributes": {"label": "swamediainc", "x": 571.3483894797108, "y": 682.7725472241806, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 73.1733, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921375614247162037_282076797", "id": "swamediainc", "source": "instagram-000001", "content": "PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp500 miliar di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Langkah ini disebut sebagai strategi untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental kinerja dan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan, termasuk pandangan bahwa saham BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya.\n\nPelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026 dengan mengacu pada ketentuan OJK terkait stabilitas pasar modal dalam kondisi bergejolak. Perseroan menegaskan pembiayaan buyback dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan tetap mempertimbangkan kondisi likuiditas serta posisi keuangan, sehingga aksi korporasi ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja operasional maupun keuangan perusahaan.\n\nDari sisi fundamental, proforma setelah buyback menunjukkan Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI tetap kuat di level 22,86% dengan Return on Equity (ROE) sebesar 18,37%. Saham hasil buyback nantinya akan dialihkan untuk program kepemilikan saham karyawan serta jajaran direksi dan komisaris setelah persetujuan RUPS, sebagai bagian dari komitmen perusahaan menjaga tata kelola yang baik dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.\n\nUntuk berita selengkapnya dan informasi bisnis lainnya, baca https://swagroup.id/bri-buyback\n\n………………………………………………………………………………………………\n\nJangan lupa follow, like and tag  di IG, Tiktok, Linkedin, X, dan Youtube\n\n#BankRakyatIndonesia\n#Buyback\n#SWAMediaInc\n#SWAOnline\n#BacaSWAaja", "post_id": "3921375614247162037_282076797"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 664.495930818837, "y": 786.4632873157303, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 15.3155, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 3, "degree": 6}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "xeracosmetic", "attributes": {"label": "xeracosmetic", "x": 891.5610410581858, "y": 988.394016263465, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7567631088642837768", "id": "xeracosmetic", "source": "tiktok-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional. Dua aturan itu di antaranya POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS), serta POJK Nomor 21 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) bagi BUS. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi M. Ismail Riyadi mengatakan kedua POJK tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur permodalan, likuiditas, dan pendanaan jangka panjang BUS dan UUS agar semakin tangguh, efisien, serta sejalan dengan standar internasional Basel III dan Islamic Financial Services Board (IFSB). Baca selengkapnya di: https://www.idxchannel.com/syariah/perkuat-permodalan-likuiditas-ojk-terbitkan-dua-aturan-baru-bagi-bank-syariah Atau klik link di bio  Foto: iNews Media Group #idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "7567631088642837768"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 177.18333281042396, "y": 648.0645092282167, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 29.6355, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7567631088642837768", "id": "idx_channel", "source": "tiktok-000001", "content": "Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan OJK (POJK) terbaru yang ditujukan untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan syariah nasional. Dua aturan itu di antaranya POJK Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding Ratio/NSFR) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS), serta POJK Nomor 21 Tahun 2025 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio) bagi BUS. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi M. Ismail Riyadi mengatakan kedua POJK tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur permodalan, likuiditas, dan pendanaan jangka panjang BUS dan UUS agar semakin tangguh, efisien, serta sejalan dengan standar internasional Basel III dan Islamic Financial Services Board (IFSB). Baca selengkapnya di: https://www.idxchannel.com/syariah/perkuat-permodalan-likuiditas-ojk-terbitkan-dua-aturan-baru-bagi-bank-syariah Atau klik link di bio  Foto: iNews Media Group #idxchannel #idxchannelcommunity", "post_id": "7567631088642837768"}}, {"key": "arahjakarta", "attributes": {"label": "arahjakarta", "x": 702.2113427922563, "y": 930.8137093179163, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 73.1733, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7641305557936426261", "id": "arahjakarta", "source": "tiktok-000001", "content": "Presiden Prabowo Subianto melempar kebijakan populis baru dengan memerintahkan bank-bank pelat merah (Himbara) untuk memangkas bunga kredit bagi rakyat kecil menjadi maksimal 5% per tahun. Langkah ekstrem ini diambil setelah Presiden menyoroti jeratan bunga pinjaman di lapangan yang diklaimnya bisa mencekik hingga 70% setahun. Merespons titah istana, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan, Dian Ediana Rae, angkat bicara (17/5).  Meski mengapresiasi niat baik pemerintah untuk membantu kelompok unbankable, OJK langsung mengingatkan perbankan untuk memperketat tata kelola dan manajemen risiko. Otoritas mendorong bank melakukan stress test berkala serta menyiapkan pencadangan yang memadai guna mengantisipasi potensi ledakan kredit macet di tengah skenario ekonomi global yang sedang bergejolak. Perintah penurunan bunga hingga di bawah tingkat inflasi riil atau biaya dana (cost of fund) perbankan saat ini adalah kebijakan yang berisiko tinggi. Di tengah situasi makro ekonomi yang sensitif—di mana Rupiah sempat tersungkur ke level Rp17.500—memaksa bank BUMN menyalurkan kredit murah tanpa kalkulasi matang bisa mengikis ketahanan modal perbankan nasional.  Jika tidak disubsidi penuh oleh APBN melalui skema Subsidi Bunga, kebijakan ini akan mengorbankan tingkat kesehatan bank-bank negara demi pemenuhan syahwat politik jangka pendek. Publik patut waspada: tanpa pengawasan ketat, pemaksaan kredit murah berisiko menciptakan gelombang Non-Performing Loan (NPL) baru, di mana dana masyarakat justru habis menguap akibat penyaluran yang tidak kredibel dan salah sasaran. Niat baik memberi modal murah bagi rakyat jangan sampai mengorbankan kesehatan bank negara, karena merawat kepercayaan pasar jauh lebih mahal ketimbang meramu retorika di panggung pidato. Menurut lo, bunga kredit 5% ini bakal beneran bikin UMKM kita maju, atau justru bakal bikin bank-bank BUMN kita yang kolaps akibat kredit macet? Follow  untuk memantau stabilitas perbankan dan kebijakan ekonomi nasional. Tetap kritis, kawal uang negara, jangan biarkan sistem keuangan kita rapuh akibat kebijakan yang dipaksakan tanpa mitigasi risiko yang matang!", "post_id": "7641305557936426261"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 163.56180671899924, "y": 195.36528435761824, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 19.0889, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "7625516178554785045", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berisiko dikeluarkan dari indeks MSCI karena masuk dalam zona kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration), yang dapat memicu aksi jual paksa (forced selling) senilai sekitar US$ 676 juta atau Rp 11,48 triliun. Henan Putihrai Sekuritas memperingatkan bahwa likuiditas yang terbatas pada kedua saham tersebut dapat memperpanjang tekanan jual selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, dengan BREN diperkirakan membutuhkan sekitar 17 hari dan DSSA hingga 34 hari untuk menyerap penjualan secara teoretis. Jika BREN dan DSSA dikeluarkan dari MSCI, bobot indeks yang hilang sekitar 5% diprediksi akan dialihkan ke saham lain, terutama emiten perbankan besar dengan struktur kepemilikan yang lebih transparan, menciptakan pemenang relatif di pasar yang kini lebih dipengaruhi arus dana (flow-driven) daripada valuasi. Follow instagram", "post_id": "7625516178554785045"}}, {"key": "karawangbercerita", "attributes": {"label": "karawangbercerita", "x": 530.8656177462252, "y": 371.907877322626, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7643410308039593236", "id": "karawangbercerita", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "Kejaksaan", "x": 109.28808858659578, "y": 239.22501735467617, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "Kejaksaan", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "btn", "attributes": {"label": "btn", "x": 385.66544605735896, "y": 570.4926193786204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 15.641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "btn", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 740.8936261293843, "y": 350.25011536050954, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@matthewdiana", "attributes": {"label": "@matthewdiana", "x": 642.8943853503291, "y": 612.4367847566267, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-nLWjNH6Swo", "id": "@matthewdiana", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu IBC? (Cara Kerjanya)\n\nSebagian besar orang diajari cara menghasilkan uang. Sangat sedikit yang diajari bagaimana uang sebenarnya bekerja.\n\nDalam video ini, saya menguraikan Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept) dan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang dengan benar dapat menciptakan likuiditas, kontrol, penggabungan, dan akses nilai tunai saat Anda masih hidup.\n\nApa itu IBC?\n\nIBC adalah singkatan dari Infinite Banking Concept. Dalam video ini, Matthew Diana menjelaskan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang khusus dapat digunakan lebih dari sekadar manfaat kematian. Jika disusun dengan benar, nilai tunai dapat menjadi alat untuk likuiditas, pinjaman, penggabungan tanpa gangguan, dan menjaga uang Anda tetap berputar.\n\nDalam uraian ini, saya membahas:\n\nApa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept)\nMengapa polis harus dirancang untuk IBC, bukan hanya asuransi jiwa biasa\nBagaimana nilai tunai dapat menciptakan likuiditas awal\nMengapa investor memperhatikan pinjaman polis\nLima manfaat utama yang dibahas dalam video: likuiditas, manfaat kematian, potensi perlindungan, bunga majemuk yang tidak terputus, dan pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\nBagaimana cara kerja peminjaman terhadap nilai tunai berbeda dengan sekadar menarik uang dari tabungan\nMengapa pergerakan uang itu penting\nMengapa literasi keuangan harus diutamakan sebelum membuka polis\n\nIni adalah edukasi, bukan sensasi. IBC bukanlah sihir, dan bukan untuk semua orang. Tetapi begitu Anda memahami mekanismenya, Anda dapat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih baik tentang bagaimana uang bekerja, di mana uang tunai Anda berada, dan apakah modal Anda masih bekerja setelah Anda menggunakannya.\n\nJika Anda ingin bantuan untuk memahami apakah IBC sesuai dengan situasi Anda, hubungi melalui tautan di bawah ini atau tinggalkan komentar dengan \"IBC.\"\n\nTAUTAN\n\nPesan panggilan: www.realmoneymasters.com\nPelajari lebih lanjut: https://www.mindtomoneycapital.com\nInstagram: \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, pajak, hukum, atau asuransi. Kinerja polis, likuiditas, perlakuan pajak, dan perlindungan kreditur dapat bergantung pada desain polis, perusahaan asuransi, hukum negara bagian, dan keadaan pribadi. Konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum mengambil keputusan.\n\nBAB\n\n00:00 - Rahasia perbankan yang tidak dipahami kebanyakan orang\n00:45 - Latar belakang Matthew dengan IBC dan investasi\n01:06 - Apa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas\n01:30 - Nilai tunai sekarang vs. manfaat kematian nanti\n01:42 - Mengapa pendidikan penting sebelum membuka polis\n02:15 - Manfaat 1: Likuiditas\n02:55 - Manfaat 2: Manfaat kematian\n03:05 - Manfaat 3: Perlindungan terhadap putusan dan hak gadai\n03:35 - Manfaat 4: Mendapatkan bunga alih-alih membayarnya\n04:15 - Dividen dan penggabungan tanpa gangguan\n04:30 - Inflasi dan mengapa tabungan yang menganggur kehilangan nilainya\n05:15 - Manfaat 5: Pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\n05:36 - Mengapa kelima manfaat ini penting\n06:30 - Mendapatkan dukungan dan pendidikan\n07:15 - Cara kerja peminjaman dengan jaminan polis\n08:44 - Uang Bergerak menghasilkan uang\n09:30 - Menggabungkan keuntungan investasi dengan pertumbuhan polis\n10:14 - Bagaimana penggabungan dapat membangun kekayaan yang signifikan dari waktu ke waktu\n10:30 - Cara terhubung dan belajar lebih lanjut\n\n#InfiniteBanking #IBC #AsuransiJiwaSeumurHidup #NilaiTunai #PendidikanKeuangan #MembangunKekayaan #RealMoneyMasters", "post_id": "-nLWjNH6Swo"}}, {"key": "matthewdylandiana", "attributes": {"label": "matthewdylandiana", "x": 653.6699887718942, "y": 662.0188957211759, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-nLWjNH6Swo", "id": "matthewdylandiana", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu IBC? (Cara Kerjanya)\n\nSebagian besar orang diajari cara menghasilkan uang. Sangat sedikit yang diajari bagaimana uang sebenarnya bekerja.\n\nDalam video ini, saya menguraikan Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept) dan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang dengan benar dapat menciptakan likuiditas, kontrol, penggabungan, dan akses nilai tunai saat Anda masih hidup.\n\nApa itu IBC?\n\nIBC adalah singkatan dari Infinite Banking Concept. Dalam video ini, Matthew Diana menjelaskan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang khusus dapat digunakan lebih dari sekadar manfaat kematian. Jika disusun dengan benar, nilai tunai dapat menjadi alat untuk likuiditas, pinjaman, penggabungan tanpa gangguan, dan menjaga uang Anda tetap berputar.\n\nDalam uraian ini, saya membahas:\n\nApa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept)\nMengapa polis harus dirancang untuk IBC, bukan hanya asuransi jiwa biasa\nBagaimana nilai tunai dapat menciptakan likuiditas awal\nMengapa investor memperhatikan pinjaman polis\nLima manfaat utama yang dibahas dalam video: likuiditas, manfaat kematian, potensi perlindungan, bunga majemuk yang tidak terputus, dan pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\nBagaimana cara kerja peminjaman terhadap nilai tunai berbeda dengan sekadar menarik uang dari tabungan\nMengapa pergerakan uang itu penting\nMengapa literasi keuangan harus diutamakan sebelum membuka polis\n\nIni adalah edukasi, bukan sensasi. IBC bukanlah sihir, dan bukan untuk semua orang. Tetapi begitu Anda memahami mekanismenya, Anda dapat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih baik tentang bagaimana uang bekerja, di mana uang tunai Anda berada, dan apakah modal Anda masih bekerja setelah Anda menggunakannya.\n\nJika Anda ingin bantuan untuk memahami apakah IBC sesuai dengan situasi Anda, hubungi melalui tautan di bawah ini atau tinggalkan komentar dengan \"IBC.\"\n\nTAUTAN\n\nPesan panggilan: www.realmoneymasters.com\nPelajari lebih lanjut: https://www.mindtomoneycapital.com\nInstagram: \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, pajak, hukum, atau asuransi. Kinerja polis, likuiditas, perlakuan pajak, dan perlindungan kreditur dapat bergantung pada desain polis, perusahaan asuransi, hukum negara bagian, dan keadaan pribadi. Konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum mengambil keputusan.\n\nBAB\n\n00:00 - Rahasia perbankan yang tidak dipahami kebanyakan orang\n00:45 - Latar belakang Matthew dengan IBC dan investasi\n01:06 - Apa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas\n01:30 - Nilai tunai sekarang vs. manfaat kematian nanti\n01:42 - Mengapa pendidikan penting sebelum membuka polis\n02:15 - Manfaat 1: Likuiditas\n02:55 - Manfaat 2: Manfaat kematian\n03:05 - Manfaat 3: Perlindungan terhadap putusan dan hak gadai\n03:35 - Manfaat 4: Mendapatkan bunga alih-alih membayarnya\n04:15 - Dividen dan penggabungan tanpa gangguan\n04:30 - Inflasi dan mengapa tabungan yang menganggur kehilangan nilainya\n05:15 - Manfaat 5: Pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\n05:36 - Mengapa kelima manfaat ini penting\n06:30 - Mendapatkan dukungan dan pendidikan\n07:15 - Cara kerja peminjaman dengan jaminan polis\n08:44 - Uang Bergerak menghasilkan uang\n09:30 - Menggabungkan keuntungan investasi dengan pertumbuhan polis\n10:14 - Bagaimana penggabungan dapat membangun kekayaan yang signifikan dari waktu ke waktu\n10:30 - Cara terhubung dan belajar lebih lanjut\n\n#InfiniteBanking #IBC #AsuransiJiwaSeumurHidup #NilaiTunai #PendidikanKeuangan #MembangunKekayaan #RealMoneyMasters", "post_id": "-nLWjNH6Swo"}}, {"key": "@myjoyonline", "attributes": {"label": "@myjoyonline", "x": 957.0993720524491, "y": 593.1759366323311, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "wzr4r8Vp1K8", "id": "@myjoyonline", "source": "youtube-000001", "content": "Berita Utama: Pengadilan Pulihkan Izin Usaha GN Savings Setelah 7 Tahun Bersengketa dengan Bank o...\n\nProgram Top Story bersama Samuel Kojo Brace di Joy 99.7 FM berfokus pada kembalinya GN Savings and Loans secara dramatis setelah tujuh tahun berkonflik dengan Bank Sentral Ghana.\n\nPengadilan Banding telah memerintahkan Bank Sentral Ghana untuk mengembalikan izin operasional GN Savings and Loans, yang dicabut selama pembersihan sektor perbankan tahun 2019 karena kekhawatiran termasuk kecukupan modal dan tantangan likuiditas.\n\nGrup Nduom mengatakan mereka sekarang siap untuk melanjutkan operasi dan melanjutkan dari titik terakhir.\n\nMalam ini, kita akan membahas:\n\nMengapa Bank Sentral Ghana mencabut izin GN\nBagaimana konflik hukum berlangsung selama bertahun-tahun\nApa arti putusan Pengadilan Banding bagi sektor keuangan\nDan apakah ini dapat dilihat sebagai pemenuhan janji kampanye Presiden Mahama untuk mengembalikan izin yang dianggap dicabut secara tidak adil\n\nKita juga akan mendengar dari pengacara Dr. Papa Kwesi Nduom dan meneliti implikasi yang lebih luas bagi reformasi sektor perbankan Ghana.\n\n#BeritaTerbaru #Joy997FM\n#MyJoyOnline\n#JoyNews\nhttps://www.myjoyonline.com/ghana-news/\nBerlangganan untuk video lainnya seperti ini:\n   /   \n\nIkuti kami di: Facebook:   / joy997fm  \nTwitter:   / joy997fm  \nInstagram: https://bit.ly/3J2l57", "post_id": "wzr4r8Vp1K8"}}, {"key": "myjoyonline", "attributes": {"label": "myjoyonline", "x": 538.8748882116446, "y": 212.7545175983646, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "wzr4r8Vp1K8", "id": "myjoyonline", "source": "youtube-000001", "content": "Berita Utama: Pengadilan Pulihkan Izin Usaha GN Savings Setelah 7 Tahun Bersengketa dengan Bank o...\n\nProgram Top Story bersama Samuel Kojo Brace di Joy 99.7 FM berfokus pada kembalinya GN Savings and Loans secara dramatis setelah tujuh tahun berkonflik dengan Bank Sentral Ghana.\n\nPengadilan Banding telah memerintahkan Bank Sentral Ghana untuk mengembalikan izin operasional GN Savings and Loans, yang dicabut selama pembersihan sektor perbankan tahun 2019 karena kekhawatiran termasuk kecukupan modal dan tantangan likuiditas.\n\nGrup Nduom mengatakan mereka sekarang siap untuk melanjutkan operasi dan melanjutkan dari titik terakhir.\n\nMalam ini, kita akan membahas:\n\nMengapa Bank Sentral Ghana mencabut izin GN\nBagaimana konflik hukum berlangsung selama bertahun-tahun\nApa arti putusan Pengadilan Banding bagi sektor keuangan\nDan apakah ini dapat dilihat sebagai pemenuhan janji kampanye Presiden Mahama untuk mengembalikan izin yang dianggap dicabut secara tidak adil\n\nKita juga akan mendengar dari pengacara Dr. Papa Kwesi Nduom dan meneliti implikasi yang lebih luas bagi reformasi sektor perbankan Ghana.\n\n#BeritaTerbaru #Joy997FM\n#MyJoyOnline\n#JoyNews\nhttps://www.myjoyonline.com/ghana-news/\nBerlangganan untuk video lainnya seperti ini:\n   /   \n\nIkuti kami di: Facebook:   / joy997fm  \nTwitter:   / joy997fm  \nInstagram: https://bit.ly/3J2l57", "post_id": "wzr4r8Vp1K8"}}, {"key": "@TheMilitaryShow_id", "attributes": {"label": "@TheMilitaryShow_id", "x": 517.1771616010631, "y": 664.8701171913078, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-_qZfKg9vMY", "id": "@TheMilitaryShow_id", "source": "youtube-000001", "content": "Belum Pernah Rusia Mengalami Krisis Separah Ini dalam 30 Tahun Terakhir!\n\nRusia di ambang krisis! Simak bagaimana rakyat Rusia mulai panik menarik uang tunai, bisnis beralih ke ekonomi bayangan, dan Kremlin nekat menggunakan dana pensiun demi perang. Situasi makin panas, dan semua tanda-tanda keruntuhan sudah di depan mata! Yuk, tonton videonya sampai habis, berlangganan kanal kami, dan tulis di komentar bagian favoritmu! #Rusia #Ekonomi #Perang #Bank #Krisis\n\n👉 Channel ini dibuat dalam kerja sama dengan    /   \n\n0:00 - Kondisi Ekonomi dan Sosial Rusia Memburuk\n0:44 - Gelombang Penarikan Dana dan Krisis Kepercayaan\n2:30 - Masalah di Sektor Perbankan dan Likuiditas\n5:06 - Pengaruh Pajak Baru, Bisnis & Ekonomi Bayangan\n9:17 - Upaya Bank Sentral Mengendalikan Krisis\n10:45 - Dana Pensiun Rakyat: Sasaran Kremlin Baru\n12:52 - Dampak Sosial, Industri, dan Konsumsi Rumah Tangga\n18:19 - Prospek Suram Rusia Pasca Perang Ukraina\n\nKami sekarang tersedia di Spotify! Dengarkan sekarang https://open.spotify.com/show/1QR3Jbk...", "post_id": "-_qZfKg9vMY"}}, {"key": "themilitaryshow", "attributes": {"label": "themilitaryshow", "x": 555.1689272525484, "y": 394.00359185757003, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-_qZfKg9vMY", "id": "themilitaryshow", "source": "youtube-000001", "content": "Belum Pernah Rusia Mengalami Krisis Separah Ini dalam 30 Tahun Terakhir!\n\nRusia di ambang krisis! Simak bagaimana rakyat Rusia mulai panik menarik uang tunai, bisnis beralih ke ekonomi bayangan, dan Kremlin nekat menggunakan dana pensiun demi perang. Situasi makin panas, dan semua tanda-tanda keruntuhan sudah di depan mata! Yuk, tonton videonya sampai habis, berlangganan kanal kami, dan tulis di komentar bagian favoritmu! #Rusia #Ekonomi #Perang #Bank #Krisis\n\n👉 Channel ini dibuat dalam kerja sama dengan    /   \n\n0:00 - Kondisi Ekonomi dan Sosial Rusia Memburuk\n0:44 - Gelombang Penarikan Dana dan Krisis Kepercayaan\n2:30 - Masalah di Sektor Perbankan dan Likuiditas\n5:06 - Pengaruh Pajak Baru, Bisnis & Ekonomi Bayangan\n9:17 - Upaya Bank Sentral Mengendalikan Krisis\n10:45 - Dana Pensiun Rakyat: Sasaran Kremlin Baru\n12:52 - Dampak Sosial, Industri, dan Konsumsi Rumah Tangga\n18:19 - Prospek Suram Rusia Pasca Perang Ukraina\n\nKami sekarang tersedia di Spotify! Dengarkan sekarang https://open.spotify.com/show/1QR3Jbk...", "post_id": "-_qZfKg9vMY"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 639.0867300063475, "y": 350.8256346867702, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "st3W5vQcnwE", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Ekonomi Nasional I LAPORAN 8 MALAM\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis dan teguran konstruktif kepada seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara menekankan bahwa bank-bank pelat merah harus kembali ke khitah sebagai agen pembangunan nasional. \n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan pesan Presiden agar perbankan BUMN tidak hanya berorientasi memburu laba bersih semata, melainkan wajib memberikan dampak sosial nyata, berkeadilan, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.\n\nSelain itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya pembahasan regulasi krusial terkait rencana ekspor satu pintu dan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) wajib melalui jaringan perbankan Himbara demi memperkuat ketahanan likuiditas dalam negeri dan menopang sektor pangan serta hilirisasi.\n\nSimak laporan lengkap jalannya rapat terbatas, poin-poin instruksi kepresidenan, serta pernyataan resmi Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Rosan Roeslani dalam tayangan ini!\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai ketegasan Presiden Prabowo yang meminta Bank BUMN tidak hanya fokus mengejar profit? Tulis opini Anda di kolom komentar! \n\n#RatasIstana #PrabowoSubianto #BankBUMN #Himbara #GarudaTV #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "st3W5vQcnwE"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 936.2360564065428, "y": 947.2165740378636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "st3W5vQcnwE", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Presiden Prabowo Kumpulkan Pimpinan Himbara Bahas Ekonomi Nasional I LAPORAN 8 MALAM\n\nGarudaTV - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan strategis dan teguran konstruktif kepada seluruh jajaran Komisaris dan Direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam rapat terbatas tersebut, Kepala Negara menekankan bahwa bank-bank pelat merah harus kembali ke khitah sebagai agen pembangunan nasional. \n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan pesan Presiden agar perbankan BUMN tidak hanya berorientasi memburu laba bersih semata, melainkan wajib memberikan dampak sosial nyata, berkeadilan, serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.\n\nSelain itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya pembahasan regulasi krusial terkait rencana ekspor satu pintu dan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) wajib melalui jaringan perbankan Himbara demi memperkuat ketahanan likuiditas dalam negeri dan menopang sektor pangan serta hilirisasi.\n\nSimak laporan lengkap jalannya rapat terbatas, poin-poin instruksi kepresidenan, serta pernyataan resmi Menko Airlangga Hartarto dan Menteri Rosan Roeslani dalam tayangan ini!\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai ketegasan Presiden Prabowo yang meminta Bank BUMN tidak hanya fokus mengejar profit? Tulis opini Anda di kolom komentar! \n\n#RatasIstana #PrabowoSubianto #BankBUMN #Himbara #GarudaTV #Laporan8\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\nSubscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \nFollow our Official TikTok   / garudatv.official  \nLike our Official Facebook   / garudatv.official  \nFollow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "st3W5vQcnwE"}}, {"key": "@JabarEkspres", "attributes": {"label": "@JabarEkspres", "x": 576.9955862619912, "y": 187.33608051772356, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "AK81xJQXIgo", "id": "@JabarEkspres", "source": "youtube-000001", "content": "ARAHAN PRESIDEN PRABOWO SAAT GELAR PERTEMUAN DENGAN HIMPUNAN BANK NEGARA (HIMBARA)\n\nSaksikan arahan lengkap dan strategis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menggelar rapat kerja bersama jajaran direksi Himpunan Bank Negara (HIMBARA) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan ini, Kepala Negara menekankan bahwa perbankan BUMN harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional.\n\nPresiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN tidak hanya mengejar profitabilitas semata, melainkan memperbesar porsi pembiayaan produktif untuk sektor-sektor fundamental. Fokus utama diarahkan pada kemudahan akses modal bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, serta pembiayaan perumahan rakyat. Langkah konkrit ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi dalam negeri tetap terjaga kuat di tengah ketidakpastian dinamika geopolitik global.\n\n___\nUntuk berita lainnya kunjungi website kami di \nhttps://jabarekspres.com/\n___\nFollow juga akun resmi sosial media kami di\n\nwebsite      : https://jabarekspres.com/\nInstagram  :   / jabarekspres  \nTiktok         : https://www.tiktok.com/?...\nFacebook   :   / jabareksprescom  \nTwitter        :   / jabarekspres  \n\n#jabarekspres #jabareksprestv #beritahariini #presidenprabowo #prabowo #prabowosubianto", "post_id": "AK81xJQXIgo"}}, {"key": "jabarekspres", "attributes": {"label": "jabarekspres", "x": 503.84651692958573, "y": 61.02295031053162, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "AK81xJQXIgo", "id": "jabarekspres", "source": "youtube-000001", "content": "ARAHAN PRESIDEN PRABOWO SAAT GELAR PERTEMUAN DENGAN HIMPUNAN BANK NEGARA (HIMBARA)\n\nSaksikan arahan lengkap dan strategis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat menggelar rapat kerja bersama jajaran direksi Himpunan Bank Negara (HIMBARA) di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pertemuan ini, Kepala Negara menekankan bahwa perbankan BUMN harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kemandirian dan kedaulatan ekonomi nasional.\n\nPresiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN tidak hanya mengejar profitabilitas semata, melainkan memperbesar porsi pembiayaan produktif untuk sektor-sektor fundamental. Fokus utama diarahkan pada kemudahan akses modal bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, serta pembiayaan perumahan rakyat. Langkah konkrit ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi dalam negeri tetap terjaga kuat di tengah ketidakpastian dinamika geopolitik global.\n\n___\nUntuk berita lainnya kunjungi website kami di \nhttps://jabarekspres.com/\n___\nFollow juga akun resmi sosial media kami di\n\nwebsite      : https://jabarekspres.com/\nInstagram  :   / jabarekspres  \nTiktok         : https://www.tiktok.com/?...\nFacebook   :   / jabareksprescom  \nTwitter        :   / jabarekspres  \n\n#jabarekspres #jabareksprestv #beritahariini #presidenprabowo #prabowo #prabowosubianto", "post_id": "AK81xJQXIgo"}}, {"key": "@TrendLabID", "attributes": {"label": "@TrendLabID", "x": 888.3646094239697, "y": 963.1809338578034, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "rolPKkebd4M", "id": "@TrendLabID", "source": "youtube-000001", "content": "Proyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama?\n\nProyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama? | Laporan Intelijen Data ‪‬ \nPerkembangan infrastruktur strategis menuju tahun 2029 menuntut pemahaman mendalam mengenai manajemen aset dan kebijakan anggaran publik. Ketika alokasi dana daerah digulirkan, pola distribusi proyek sering kali memperlihatkan kecenderungan yang seragam. Ini bukan sekadar masalah teknis pengadaan barang dan jasa, melainkan cerminan dari dinamika konsolidasi kapital di tingkat elite. Analisis terhadap dokumen pengadaan menunjukkan adanya kriteria kualifikasi yang sangat spesifik, yang secara natural membatasi jumlah partisipan pasar yang mampu bersaing. Fenomena ini memicu diskusi hangat di kalangan analis kebijakan publik mengenai efisiensi penyerapan anggaran fiskal dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang.\n\nDalam lanskap ekonomi politik kontemporer, keterkaitan antara pemegang kebijakan dan entitas korporasi besar membentuk sebuah ekosistem yang kompleks. Melalui pemetaan kekuatan (power mapping) yang objektif, kita dapat melihat bagaimana instrumen regulasi makro sering kali selaras dengan rencana ekspansi bisnis kelompok usaha tertentu. Stabilitas nasional menuju proyeksi 2029 membutuhkan kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur fisik. Oleh karena itu, penunjukan mitra strategis yang memiliki rekam jejak panjang sering kali dipandang oleh otoritas sebagai langkah mitigasi risiko kegagalan proyek, meskipun di sisi lain, hal ini menciptakan anomali kebijakan yang mereduksi iklim kompetisi yang sehat di sektor investasi daerah.\n\nProyek infrastruktur skala besar yang dikaitkan dengan figur kepemimpinan strategis seperti KDM selalu melibatkan instrumen finansial yang rumit, mulai dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) hingga sekuritisasi aset masa depan. Bagi para investor institusional, memahami pergerakan modal dalam lingkaran tender ini adalah kunci untuk membaca arah kebijakan moneter dan riil di tingkat domestik. Konsentrasi proyek pada segelintir korporasi raksasa secara tidak langsung memengaruhi volatilitas sektor konstruksi dan perbankan penyedia likuiditas. Artikel dan analisis ini membedah bagaimana manajemen risiko korporasi beradaptasi dengan preferensi politik lokal yang berdampak pada stabilitas makroekonomi secara nasional.\n\nMenjelang transisi kepemimpinan dan target pembangunan jangka panjang tahun 2029, setiap keputusan anggaran membawa bobot geopolitik domestik yang signifikan. Sentralisasi penyerapan proyek di satu tangan memunculkan pertanyaan mengenai desentralisasi ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Apakah pola ini merupakan prasyarat mutlak demi tercapainya efisiensi eksekusi di tengah ketidakpastian global, ataukah ini bentuk pengamanan logistik strategis jangka panjang? Dengan pendekatan yang dingin dan berbasis data finansial, kita mengeksplorasi bagaimana arsitektur kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kekuasaan sekaligus memastikan roda industrialisasi daerah tetap berputar sesuai target pertumbuhan nasional.\n\nStamptime:\n00:00 - Analisis Makro: Cetak Biru Infrastruktur Nasional 2029\n02:15 - Anatomi Pengadaan: Membaca Klausul Tender Berkinerja Tinggi\n04:30 - Power Mapping: Jaringan Korporasi dan Otoritas Publik\n06:45 - Anomali Kebijakan: Alasan Teknis di Balik Pemenang yang Sama\n09:15 - Manajemen Aset Daerah: Aliran Likuiditas Fiskal\n11:30 - Proyeksi KDM: Mitigasi Risiko Versus Efisiensi Pembangunan\n13:45 - Kesimpulan Eksekutif: Stabilitas Nasional dan Konsolidasi Kapital 2029\n\n#KDM #DediMulyadi #KepemimpinanStrategis #ElitePolitik #TokohNasional #KebijakanPublik #KonsolidasiKapital #InfrastrukturDaerah #AnggaranFiskal #RegulasiMakro #Proyeksi2029 #StabilitasNasional #AnalisisMakroekonomi #ManajemenAset #GeopolitikDomestik\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------\nAlgorithmc Integrity & Research Protocol:\nAnalisis & Riset: Team Trend Lab Indonesia\nMetodologi: Analisis Sentimen Digital & Social Media Mapping 2026\nSumber Data: Google Trends, Metadata Analysis, & Public Interaction Tracking\n\nEducation Shield (Disclaimer):\nVideo di channel ini diproduksi eksklusif untuk tujuan edukasi, analisis sosiologi mendalam, serta riset media digital. Trend Lab Indonesia beroperasi sebagai laboratorium data independen dan TIDAK BERAFILIASI dengan entitas politik, partai, atau tokoh publik manapun. Kami menggunakan pendekatan Data Science untuk membedah fenomena sosiopsikologi di Indonesia secara netral dan ilmiah.", "post_id": "rolPKkebd4M"}}, {"key": "TrendLabID", "attributes": {"label": "TrendLabID", "x": 580.9563534159281, "y": 273.90984584903845, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "rolPKkebd4M", "id": "TrendLabID", "source": "youtube-000001", "content": "Proyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama?\n\nProyek KDM 2029: Mengapa Tender Jatuh ke Tangan Sama? | Laporan Intelijen Data ‪‬ \nPerkembangan infrastruktur strategis menuju tahun 2029 menuntut pemahaman mendalam mengenai manajemen aset dan kebijakan anggaran publik. Ketika alokasi dana daerah digulirkan, pola distribusi proyek sering kali memperlihatkan kecenderungan yang seragam. Ini bukan sekadar masalah teknis pengadaan barang dan jasa, melainkan cerminan dari dinamika konsolidasi kapital di tingkat elite. Analisis terhadap dokumen pengadaan menunjukkan adanya kriteria kualifikasi yang sangat spesifik, yang secara natural membatasi jumlah partisipan pasar yang mampu bersaing. Fenomena ini memicu diskusi hangat di kalangan analis kebijakan publik mengenai efisiensi penyerapan anggaran fiskal dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi regional jangka panjang.\n\nDalam lanskap ekonomi politik kontemporer, keterkaitan antara pemegang kebijakan dan entitas korporasi besar membentuk sebuah ekosistem yang kompleks. Melalui pemetaan kekuatan (power mapping) yang objektif, kita dapat melihat bagaimana instrumen regulasi makro sering kali selaras dengan rencana ekspansi bisnis kelompok usaha tertentu. Stabilitas nasional menuju proyeksi 2029 membutuhkan kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur fisik. Oleh karena itu, penunjukan mitra strategis yang memiliki rekam jejak panjang sering kali dipandang oleh otoritas sebagai langkah mitigasi risiko kegagalan proyek, meskipun di sisi lain, hal ini menciptakan anomali kebijakan yang mereduksi iklim kompetisi yang sehat di sektor investasi daerah.\n\nProyek infrastruktur skala besar yang dikaitkan dengan figur kepemimpinan strategis seperti KDM selalu melibatkan instrumen finansial yang rumit, mulai dari skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) hingga sekuritisasi aset masa depan. Bagi para investor institusional, memahami pergerakan modal dalam lingkaran tender ini adalah kunci untuk membaca arah kebijakan moneter dan riil di tingkat domestik. Konsentrasi proyek pada segelintir korporasi raksasa secara tidak langsung memengaruhi volatilitas sektor konstruksi dan perbankan penyedia likuiditas. Artikel dan analisis ini membedah bagaimana manajemen risiko korporasi beradaptasi dengan preferensi politik lokal yang berdampak pada stabilitas makroekonomi secara nasional.\n\nMenjelang transisi kepemimpinan dan target pembangunan jangka panjang tahun 2029, setiap keputusan anggaran membawa bobot geopolitik domestik yang signifikan. Sentralisasi penyerapan proyek di satu tangan memunculkan pertanyaan mengenai desentralisasi ekonomi dan pemerataan kesejahteraan. Apakah pola ini merupakan prasyarat mutlak demi tercapainya efisiensi eksekusi di tengah ketidakpastian global, ataukah ini bentuk pengamanan logistik strategis jangka panjang? Dengan pendekatan yang dingin dan berbasis data finansial, kita mengeksplorasi bagaimana arsitektur kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan kekuasaan sekaligus memastikan roda industrialisasi daerah tetap berputar sesuai target pertumbuhan nasional.\n\nStamptime:\n00:00 - Analisis Makro: Cetak Biru Infrastruktur Nasional 2029\n02:15 - Anatomi Pengadaan: Membaca Klausul Tender Berkinerja Tinggi\n04:30 - Power Mapping: Jaringan Korporasi dan Otoritas Publik\n06:45 - Anomali Kebijakan: Alasan Teknis di Balik Pemenang yang Sama\n09:15 - Manajemen Aset Daerah: Aliran Likuiditas Fiskal\n11:30 - Proyeksi KDM: Mitigasi Risiko Versus Efisiensi Pembangunan\n13:45 - Kesimpulan Eksekutif: Stabilitas Nasional dan Konsolidasi Kapital 2029\n\n#KDM #DediMulyadi #KepemimpinanStrategis #ElitePolitik #TokohNasional #KebijakanPublik #KonsolidasiKapital #InfrastrukturDaerah #AnggaranFiskal #RegulasiMakro #Proyeksi2029 #StabilitasNasional #AnalisisMakroekonomi #ManajemenAset #GeopolitikDomestik\n---------------------------------------------------------------------------------------------------------\nAlgorithmc Integrity & Research Protocol:\nAnalisis & Riset: Team Trend Lab Indonesia\nMetodologi: Analisis Sentimen Digital & Social Media Mapping 2026\nSumber Data: Google Trends, Metadata Analysis, & Public Interaction Tracking\n\nEducation Shield (Disclaimer):\nVideo di channel ini diproduksi eksklusif untuk tujuan edukasi, analisis sosiologi mendalam, serta riset media digital. Trend Lab Indonesia beroperasi sebagai laboratorium data independen dan TIDAK BERAFILIASI dengan entitas politik, partai, atau tokoh publik manapun. Kami menggunakan pendekatan Data Science untuk membedah fenomena sosiopsikologi di Indonesia secara netral dan ilmiah.", "post_id": "rolPKkebd4M"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 231.10999960454004, "y": 325.11990774954245, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 708.3965189848809, "y": 425.6454117910691, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 859.0925491815601, "y": 78.53229124338623, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 747.7776344983359, "y": 110.22995704820192, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 907.1066325838866, "y": 849.3136557880731, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 819.0204855813867, "y": 392.1720660328486, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 1.641043989055846, "y": 945.7161439051005, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6425, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "@ETNow", "attributes": {"label": "@ETNow", "x": 925.4629019083959, "y": 646.1850917882983, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "t81p4YLYoHs", "id": "@ETNow", "source": "youtube-000001", "content": "Nifty Tembus 24.000! Reli Bank Dorong Lonjakan Pasar di Hari Senin, Apa Penyebabnya?\n\nPasar saham India menutup sesi Senin dengan catatan positif karena NIFTY 50 melampaui angka 24.000, sementara BSE SENSEX naik lebih dari 300 poin, menandai terobosan yang jelas dari konsolidasi baru-baru ini.\n\nReli dipimpin oleh pembelian kuat pada saham-saham perbankan termasuk HDFC Bank, ICICI Bank, dan bank-bank BUMN, dengan Bank Nifty melonjak lebih dari 2,5%. Pasar yang lebih luas termasuk saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil juga berkinerja lebih baik.\n\nAksi sektoral didorong oleh saham-saham kereta api, perusahaan pemasaran minyak, perusahaan properti, dan beberapa saham farmasi dan otomotif setelah laporan pendapatan yang kuat, arus masuk pesanan, dan isyarat geopolitik.\n\nSaksikan rangkuman pasar lengkap untuk mengetahui pergerakan saham utama, tren sektor, dan apa yang mendorong terobosan di atas 24.000.\n\n\n#etnow #beritabisnis #nifty50 #sensex #pasarsaham #banknifty #dalalstreet #hdfcbank #icicibank #psubanks #marketrally #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "t81p4YLYoHs"}}, {"key": "etnow", "attributes": {"label": "etnow", "x": 249.95058450595164, "y": 50.09507885998132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "t81p4YLYoHs", "id": "etnow", "source": "youtube-000001", "content": "Nifty Tembus 24.000! Reli Bank Dorong Lonjakan Pasar di Hari Senin, Apa Penyebabnya?\n\nPasar saham India menutup sesi Senin dengan catatan positif karena NIFTY 50 melampaui angka 24.000, sementara BSE SENSEX naik lebih dari 300 poin, menandai terobosan yang jelas dari konsolidasi baru-baru ini.\n\nReli dipimpin oleh pembelian kuat pada saham-saham perbankan termasuk HDFC Bank, ICICI Bank, dan bank-bank BUMN, dengan Bank Nifty melonjak lebih dari 2,5%. Pasar yang lebih luas termasuk saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil juga berkinerja lebih baik.\n\nAksi sektoral didorong oleh saham-saham kereta api, perusahaan pemasaran minyak, perusahaan properti, dan beberapa saham farmasi dan otomotif setelah laporan pendapatan yang kuat, arus masuk pesanan, dan isyarat geopolitik.\n\nSaksikan rangkuman pasar lengkap untuk mengetahui pergerakan saham utama, tren sektor, dan apa yang mendorong terobosan di atas 24.000.\n\n\n#etnow #beritabisnis #nifty50 #sensex #pasarsaham #banknifty #dalalstreet #hdfcbank #icicibank #psubanks #marketrally #pasarsaham\n\nSaluran YouTube -    /   \n\nBerlangganan ET Now untuk mendapatkan pembaruan terbaru tentang berita pasar saham, berita bisnis, berita perusahaan, IPO & lainnya | https://bit.ly/SubscribeToETNow\n\nBerlangganan Sekarang ke Saluran Jaringan Kami :-\nET Now Swadesh:    / etnowswadesh  \nTimes Now: http://goo.gl/U9ibPb\n\nTautan Media Sosial :-\nTwitter - http://goo.gl/hA0vDt\nFacebook - http://goo.gl/5Lr4mC\n\nSitus web - https://www.etnownews.com\nUnduh Aplikasi kami untuk Berita Terkini: https://tinyurl.com/4y6e3u2e\n\nIkuti kami di Google News untuk pembaruan terbaru\nET Now: https://news.google.com/publications/...\nTimes Now Navbharat: https://bit.ly/3zDaKJo \nTimes Now : https://bit.ly/3CyrrYg\nZoom: https://bit.ly/3CEK0dv", "post_id": "t81p4YLYoHs"}}, {"key": "@greentickerwarrior", "attributes": {"label": "@greentickerwarrior", "x": 893.6336298315816, "y": 330.6939480613683, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ojDkNwYOf3E", "id": "@greentickerwarrior", "source": "youtube-000001", "content": "Pramarket NGX 18 Juni 2026\n\nDalam video pra-pasar hari ini, saya membahas analisis teknikal untuk Cutix, Regency Alliance Insurance. Ada juga beberapa analisis fundamental tentang saham-saham bank dan farmasi FUGAZ.\n\nBerikut adalah penanda waktu dan topik utama yang dibahas dalam sesi pra-pasar:\n\n[00:01] Analisis QTX: Analisis mendalam tentang fundamental dan posisi teknikal QTX, menyoroti laba operasional versus biaya keuangan yang tinggi dan potensi kebutuhan untuk peningkatan ekuitas.\n\n[01:14] Fokus Perbankan FUGAZ: Diskusi tentang Zenith Bank yang diperdagangkan di bawah nilai buku dan mengapa GTCO tetap menjadi \"tahan\" sambil menunggu penurunan harga yang signifikan.\n\n[01:50] Saham Farmasi (Penurunan Okomu & May & Baker): Melihat penurunan Okomu baru-baru ini sekitar 10% di dekat zona beli dan membandingkan valuasi dan transparansi May & Baker versus Fidson.\n\n[04:33] Analisis Teknis Indeks Saham Gabungan: Memeriksa indikator teknis untuk indeks pasar yang lebih luas, level support (S3 dan S2), dan mengapa ini adalah \"musim memilih saham yang menguntungkan.\"\n\n[05:21] Tinjauan Teknis Okomu: Menganalisis zona support mingguan Okomu, rata-rata pergerakan, dan margin keamanan.\n\n[06:04] Red Star Express: Meninjau metrik EPS, menghitung multiple saat ini (30x pendapatan), dan merinci pertumbuhan pendapatannya sebesar 61%.\n\n[08:11] Strategi Konten Saluran Rumble: Catatan singkat saluran mengenai dedikasi Rumble untuk analisis perusahaan mendalam dan ringkasan pasar.\n\n[08:33] Pemeriksaan Dukungan Teknis QTX: Beralih dari analisis fundamental sebelumnya ke indikator teknis harian QTX di sekitar titik pivotnya.\n\n[08:59] Analisis Teknikal May & Baker: Mengevaluasi likuiditas dan indikator harian/mingguan yang menunjukkan tekanan lebih lanjut.\n\n[09:24] Penawaran Saham Baru Regency Alliance Insurance: Analisis penawaran saham baru yang akan dibuka minggu depan pada harga 95 kobo dan bagaimana hal itu dapat menstabilkan harga pasar.\n\n[10:20] Pemeriksaan Nilai Zenith Bank: Penutup dengan indikator teknikal yang menunjukkan tekanan jual yang kuat meskipun rasio P/E sangat murah.\n\nSpotify\n\nhttps://open.spotify.com/show/2rcqd6i...\n\nYouTube\n\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram\n\nhttps://www.instagram.com/greenticker...\n\nFacebook\n\nhttps://www.facebook.com/share/p/1EF6...\n\nTwitter\n\nhttps://x.com/greentickertale\n\nTikTok\n\n  / greentickertales  \n\nTelegram\n\nhttps://t.me/+TqmCJWW_qTszMjI0\n\nTwitter\n\nhttps://x.com/quansimodo\n\nhttps://x.com/keanxley\n\nhttps://x.com/bivins1\n\nhttps://x.com/CaptSpacely\n\nhttps://x.com/nazzaokonkwo\n\n#sahamNigeria #prapasar #analisisteknik #analisisfundamental", "post_id": "ojDkNwYOf3E"}}, {"key": "greentickerwarri...", "attributes": {"label": "greentickerwarri...", "x": 363.9653209457722, "y": 46.118627052767366, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ojDkNwYOf3E", "id": "greentickerwarri...", "source": "youtube-000001", "content": "Pramarket NGX 18 Juni 2026\n\nDalam video pra-pasar hari ini, saya membahas analisis teknikal untuk Cutix, Regency Alliance Insurance. Ada juga beberapa analisis fundamental tentang saham-saham bank dan farmasi FUGAZ.\n\nBerikut adalah penanda waktu dan topik utama yang dibahas dalam sesi pra-pasar:\n\n[00:01] Analisis QTX: Analisis mendalam tentang fundamental dan posisi teknikal QTX, menyoroti laba operasional versus biaya keuangan yang tinggi dan potensi kebutuhan untuk peningkatan ekuitas.\n\n[01:14] Fokus Perbankan FUGAZ: Diskusi tentang Zenith Bank yang diperdagangkan di bawah nilai buku dan mengapa GTCO tetap menjadi \"tahan\" sambil menunggu penurunan harga yang signifikan.\n\n[01:50] Saham Farmasi (Penurunan Okomu & May & Baker): Melihat penurunan Okomu baru-baru ini sekitar 10% di dekat zona beli dan membandingkan valuasi dan transparansi May & Baker versus Fidson.\n\n[04:33] Analisis Teknis Indeks Saham Gabungan: Memeriksa indikator teknis untuk indeks pasar yang lebih luas, level support (S3 dan S2), dan mengapa ini adalah \"musim memilih saham yang menguntungkan.\"\n\n[05:21] Tinjauan Teknis Okomu: Menganalisis zona support mingguan Okomu, rata-rata pergerakan, dan margin keamanan.\n\n[06:04] Red Star Express: Meninjau metrik EPS, menghitung multiple saat ini (30x pendapatan), dan merinci pertumbuhan pendapatannya sebesar 61%.\n\n[08:11] Strategi Konten Saluran Rumble: Catatan singkat saluran mengenai dedikasi Rumble untuk analisis perusahaan mendalam dan ringkasan pasar.\n\n[08:33] Pemeriksaan Dukungan Teknis QTX: Beralih dari analisis fundamental sebelumnya ke indikator teknis harian QTX di sekitar titik pivotnya.\n\n[08:59] Analisis Teknikal May & Baker: Mengevaluasi likuiditas dan indikator harian/mingguan yang menunjukkan tekanan lebih lanjut.\n\n[09:24] Penawaran Saham Baru Regency Alliance Insurance: Analisis penawaran saham baru yang akan dibuka minggu depan pada harga 95 kobo dan bagaimana hal itu dapat menstabilkan harga pasar.\n\n[10:20] Pemeriksaan Nilai Zenith Bank: Penutup dengan indikator teknikal yang menunjukkan tekanan jual yang kuat meskipun rasio P/E sangat murah.\n\nSpotify\n\nhttps://open.spotify.com/show/2rcqd6i...\n\nYouTube\n\nhttps://youtube.com/\n\nInstagram\n\nhttps://www.instagram.com/greenticker...\n\nFacebook\n\nhttps://www.facebook.com/share/p/1EF6...\n\nTwitter\n\nhttps://x.com/greentickertale\n\nTikTok\n\n  / greentickertales  \n\nTelegram\n\nhttps://t.me/+TqmCJWW_qTszMjI0\n\nTwitter\n\nhttps://x.com/quansimodo\n\nhttps://x.com/keanxley\n\nhttps://x.com/bivins1\n\nhttps://x.com/CaptSpacely\n\nhttps://x.com/nazzaokonkwo\n\n#sahamNigeria #prapasar #analisisteknik #analisisfundamental", "post_id": "ojDkNwYOf3E"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 181.37971125012552, "y": 138.5029427956509, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "br1ZDnC9tpI", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "UBS Pangkas Ramalan Harga Emas Dunia 2026, Apa Sebabnya??\n\n🔥 UBS Bikin Geger! Harga Emas 2026 Diramal Cuma Segini… Era Kejayaan Emas Mulai Berakhir?? 🔥\n\nHarga emas kembali jadi sorotan dunia setelah raksasa perbankan asal Swiss, UBS, memangkas proyeksi harga emas akhir tahun 2026 😱\n\nYang sebelumnya diprediksi bisa mencapai US$ 5.900 per ons troi… kini diturunkan menjadi hanya US$ 5.500 per ons troi 📉\n\nLalu muncul pertanyaan besar…\n\n❓ Kenapa harga emas mulai melemah?\n❓ Kenapa dolar AS dan suku bunga jadi ancaman besar bagi emas?\n❓ Apakah sekarang masih aman investasi emas?\n❓ Apakah emas akan bangkit lagi di tahun 2027?\n❓ Dan kenapa bank sentral dunia diam-diam masih terus membeli emas?\n\nDi video Inner Boost kali ini, kita akan membahas semuanya secara lengkap, mendalam, detail, dan mudah dipahami 🔍\n\nMulai dari:\n✅ Prediksi terbaru UBS tentang harga emas\n✅ Penyebab emas kehilangan momentum\n✅ Dampak suku bunga Federal Reserve terhadap emas\n✅ Pengaruh dolar AS terhadap pasar emas dunia\n✅ Apa itu opportunity cost dalam investasi emas\n✅ Kenapa ETF emas mulai melemah\n✅ Konflik Iran, geopolitik Timur Tengah & pengaruhnya terhadap emas\n✅ Strategi bank sentral dunia membeli emas\n✅ Ancaman utang global terhadap ekonomi dunia\n✅ Potensi kebangkitan harga emas di tahun 2027\n\nVideo ini sangat penting ditonton bagi:\n📌 Investor emas\n📌 Pemula investasi\n📌 Trader\n📌 Pengamat ekonomi\n📌 Pencari safe haven asset\n📌 Dan siapa saja yang ingin memahami arah ekonomi global saat ini\n\nKarena dunia sedang berubah…\n\nKetika suku bunga tinggi, dolar menguat, dan ketidakpastian global terus meningkat… emas kembali berada di persimpangan besar 🌍\n\nApakah emas akan kembali terbang tinggi?\nAtau justru mulai kehilangan pamornya?\n\nTonton video ini sampai habis karena ada banyak fakta penting yang jarang dibahas media lain ⚠️\n\n💬 Tulis pendapat kalian di kolom komentar:\nMenurut kalian, lebih aman pegang:\n🥇 Emas\n💵 Dolar\n🏦 Deposito\n📈 Saham\n🪙 Atau aset lainnya?\n\n👇 Jangan lupa juga:\n👍 LIKE video ini\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost\n📢 SHARE ke teman dan keluarga\n💬 COMMENT pendapat kalian\n\nKarena dukungan kalian sangat membantu channel ini terus berkembang ❤️\n\n━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n#prediksihargaemas2026 #hargaemas2026 #emas2026 #hargaemashariini #ubsgold  #hargaemasdunia #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasterbaru #emas\n#hargaemas #nabungemas #investasiemas\n#emasdunia #prediksihargaemas #ubs\n#federalreserve #prediksiemas #dolaras\n#krisisglobal #safehaven #ekonomidunia #ekonomiglobal #ekonomi2026 #prediksihargaemashariini #investasi #innerboost #beritaekonomi #emasantam\n#goldprice #inflasi #resesi #bankSentral\n\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "br1ZDnC9tpI"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 150.62410666118365, "y": 552.6320588765045, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "br1ZDnC9tpI", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "UBS Pangkas Ramalan Harga Emas Dunia 2026, Apa Sebabnya??\n\n🔥 UBS Bikin Geger! Harga Emas 2026 Diramal Cuma Segini… Era Kejayaan Emas Mulai Berakhir?? 🔥\n\nHarga emas kembali jadi sorotan dunia setelah raksasa perbankan asal Swiss, UBS, memangkas proyeksi harga emas akhir tahun 2026 😱\n\nYang sebelumnya diprediksi bisa mencapai US$ 5.900 per ons troi… kini diturunkan menjadi hanya US$ 5.500 per ons troi 📉\n\nLalu muncul pertanyaan besar…\n\n❓ Kenapa harga emas mulai melemah?\n❓ Kenapa dolar AS dan suku bunga jadi ancaman besar bagi emas?\n❓ Apakah sekarang masih aman investasi emas?\n❓ Apakah emas akan bangkit lagi di tahun 2027?\n❓ Dan kenapa bank sentral dunia diam-diam masih terus membeli emas?\n\nDi video Inner Boost kali ini, kita akan membahas semuanya secara lengkap, mendalam, detail, dan mudah dipahami 🔍\n\nMulai dari:\n✅ Prediksi terbaru UBS tentang harga emas\n✅ Penyebab emas kehilangan momentum\n✅ Dampak suku bunga Federal Reserve terhadap emas\n✅ Pengaruh dolar AS terhadap pasar emas dunia\n✅ Apa itu opportunity cost dalam investasi emas\n✅ Kenapa ETF emas mulai melemah\n✅ Konflik Iran, geopolitik Timur Tengah & pengaruhnya terhadap emas\n✅ Strategi bank sentral dunia membeli emas\n✅ Ancaman utang global terhadap ekonomi dunia\n✅ Potensi kebangkitan harga emas di tahun 2027\n\nVideo ini sangat penting ditonton bagi:\n📌 Investor emas\n📌 Pemula investasi\n📌 Trader\n📌 Pengamat ekonomi\n📌 Pencari safe haven asset\n📌 Dan siapa saja yang ingin memahami arah ekonomi global saat ini\n\nKarena dunia sedang berubah…\n\nKetika suku bunga tinggi, dolar menguat, dan ketidakpastian global terus meningkat… emas kembali berada di persimpangan besar 🌍\n\nApakah emas akan kembali terbang tinggi?\nAtau justru mulai kehilangan pamornya?\n\nTonton video ini sampai habis karena ada banyak fakta penting yang jarang dibahas media lain ⚠️\n\n💬 Tulis pendapat kalian di kolom komentar:\nMenurut kalian, lebih aman pegang:\n🥇 Emas\n💵 Dolar\n🏦 Deposito\n📈 Saham\n🪙 Atau aset lainnya?\n\n👇 Jangan lupa juga:\n👍 LIKE video ini\n🔔 SUBSCRIBE channel Inner Boost\n📢 SHARE ke teman dan keluarga\n💬 COMMENT pendapat kalian\n\nKarena dukungan kalian sangat membantu channel ini terus berkembang ❤️\n\n━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n#prediksihargaemas2026 #hargaemas2026 #emas2026 #hargaemashariini #ubsgold  #hargaemasdunia #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasterbaru #emas\n#hargaemas #nabungemas #investasiemas\n#emasdunia #prediksihargaemas #ubs\n#federalreserve #prediksiemas #dolaras\n#krisisglobal #safehaven #ekonomidunia #ekonomiglobal #ekonomi2026 #prediksihargaemashariini #investasi #innerboost #beritaekonomi #emasantam\n#goldprice #inflasi #resesi #bankSentral\n\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "br1ZDnC9tpI"}}, {"key": "@sbcgold", "attributes": {"label": "@sbcgold", "x": 634.5070322552715, "y": 476.73118482208434, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "HycRjfbdp4g", "id": "@sbcgold", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Mengungguli Dolar & Euro: Era Baru bagi Logam Mulia? | The Gold Spot\n\nKonsolidasi harga emas baru-baru ini mungkin menarik perhatian media, tetapi kisah yang lebih besar sedang terjadi di balik layar. Bank Sentral Eropa (ECB) baru-baru ini mengungkapkan bahwa emas telah melampaui dolar AS dan euro dalam cadangan devisa resmi berdasarkan nilai pasar, yang menggarisbawahi peran logam mulia ini yang semakin penting dalam sistem keuangan global.\n\nBank sentral tetap menjadi pembeli utama, melanjutkan tren akumulasi selama bertahun-tahun yang didorong oleh de-dolarisasi dan ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, kelas pembeli baru muncul, dengan perusahaan kripto seperti Tether dan PAX Gold mengumpulkan kepemilikan emas batangan yang signifikan. Pada saat yang sama, reklasifikasi emas Basel III sebagai aset Tier 1 telah memperkuat posisinya di sektor perbankan.\n\nPergeseran ini memengaruhi bagaimana lembaga dan investor memandang konstruksi portofolio, dengan beberapa perusahaan besar merekomendasikan alokasi emas yang lebih besar daripada sebelumnya. Dikombinasikan dengan perkiraan yang semakin optimis dari bank-bank besar, tren ini menunjukkan pentingnya emas dalam ekonomi global mungkin akan terus meningkat.\n\nSaksikan The Gold Spot minggu ini untuk mendengarkan pendiri Scottsdale Bullion & Coin, Eric Sepanek, dan penasihat logam mulia, Todd Graf, membahas perubahan-perubahan penting ini, membahas prediksi dan perkiraan harga emas yang baru terungkap, serta mengungkapkan berapa banyak emas yang sebaiknya dipegang investor untuk kinerja optimal.\n\n👉 BACA LEBIH LANJUT DI SINI: https://www.sbcgold.com/blog/gold-ove...\n\n⭐ PANDUAN, LAPORAN, & ARTIKEL TERKAIT:\n\n👉 Minta SALINAN GRATIS Panduan Kesalahan Pemula kami di sini: https://www.sbcgold.com/free-investme...\n\n👉 Minta SALINAN GRATIS Laporan Investor Perak Terbaru kami di sini: https://www.sbcgold.com/free-silver-i...\n\n🔗 Harga Emas & Perak Real-Time: https://www.sbcgold.com/charts/?utm_s...\n\n---- \n\n⭐ Penasihat Logam Mulia  dalam video The Gold Spot ini: \n\n👤 Todd Graf: https://www.sbcgold.com/about/todd-gr...\n\n👤 Eric Sepanek\n\n#emas #hargaemas #prediksihargaemas #logammulia #investasi #perak\n\nLangsung ke:\n0:00 - Selamat datang di The Gold Spot\n0:35 - Emas Melampaui Obligasi AS dalam Cadangan Devisa\n1:33 - Bank Sentral Terus Membeli Emas\n2:20 - Munculnya Kelas Pembeli Emas Baru\n3:02 - Mengapa Status Aset Tier 1 Emas Sangat Penting\n5:00 - Emas Seharga $8.000 per Ons?\n\n6:41 - Berapa Banyak Emas yang Harus Anda Miliki?\n\n7:49 - Jangan Abaikan Perak\n8:40 - Laporan Investor Perak Terbaru\n9:23 - Terima kasih telah menonton The Gold Spot", "post_id": "HycRjfbdp4g"}}, {"key": "sbcgold", "attributes": {"label": "sbcgold", "x": 868.7595524090162, "y": 576.9443309650705, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HycRjfbdp4g", "id": "sbcgold", "source": "youtube-000001", "content": "Emas Mengungguli Dolar & Euro: Era Baru bagi Logam Mulia? | The Gold Spot\n\nKonsolidasi harga emas baru-baru ini mungkin menarik perhatian media, tetapi kisah yang lebih besar sedang terjadi di balik layar. Bank Sentral Eropa (ECB) baru-baru ini mengungkapkan bahwa emas telah melampaui dolar AS dan euro dalam cadangan devisa resmi berdasarkan nilai pasar, yang menggarisbawahi peran logam mulia ini yang semakin penting dalam sistem keuangan global.\n\nBank sentral tetap menjadi pembeli utama, melanjutkan tren akumulasi selama bertahun-tahun yang didorong oleh de-dolarisasi dan ketidakpastian geopolitik. Sementara itu, kelas pembeli baru muncul, dengan perusahaan kripto seperti Tether dan PAX Gold mengumpulkan kepemilikan emas batangan yang signifikan. Pada saat yang sama, reklasifikasi emas Basel III sebagai aset Tier 1 telah memperkuat posisinya di sektor perbankan.\n\nPergeseran ini memengaruhi bagaimana lembaga dan investor memandang konstruksi portofolio, dengan beberapa perusahaan besar merekomendasikan alokasi emas yang lebih besar daripada sebelumnya. Dikombinasikan dengan perkiraan yang semakin optimis dari bank-bank besar, tren ini menunjukkan pentingnya emas dalam ekonomi global mungkin akan terus meningkat.\n\nSaksikan The Gold Spot minggu ini untuk mendengarkan pendiri Scottsdale Bullion & Coin, Eric Sepanek, dan penasihat logam mulia, Todd Graf, membahas perubahan-perubahan penting ini, membahas prediksi dan perkiraan harga emas yang baru terungkap, serta mengungkapkan berapa banyak emas yang sebaiknya dipegang investor untuk kinerja optimal.\n\n👉 BACA LEBIH LANJUT DI SINI: https://www.sbcgold.com/blog/gold-ove...\n\n⭐ PANDUAN, LAPORAN, & ARTIKEL TERKAIT:\n\n👉 Minta SALINAN GRATIS Panduan Kesalahan Pemula kami di sini: https://www.sbcgold.com/free-investme...\n\n👉 Minta SALINAN GRATIS Laporan Investor Perak Terbaru kami di sini: https://www.sbcgold.com/free-silver-i...\n\n🔗 Harga Emas & Perak Real-Time: https://www.sbcgold.com/charts/?utm_s...\n\n---- \n\n⭐ Penasihat Logam Mulia  dalam video The Gold Spot ini: \n\n👤 Todd Graf: https://www.sbcgold.com/about/todd-gr...\n\n👤 Eric Sepanek\n\n#emas #hargaemas #prediksihargaemas #logammulia #investasi #perak\n\nLangsung ke:\n0:00 - Selamat datang di The Gold Spot\n0:35 - Emas Melampaui Obligasi AS dalam Cadangan Devisa\n1:33 - Bank Sentral Terus Membeli Emas\n2:20 - Munculnya Kelas Pembeli Emas Baru\n3:02 - Mengapa Status Aset Tier 1 Emas Sangat Penting\n5:00 - Emas Seharga $8.000 per Ons?\n\n6:41 - Berapa Banyak Emas yang Harus Anda Miliki?\n\n7:49 - Jangan Abaikan Perak\n8:40 - Laporan Investor Perak Terbaru\n9:23 - Terima kasih telah menonton The Gold Spot", "post_id": "HycRjfbdp4g"}}, {"key": "@christyhsgn", "attributes": {"label": "@christyhsgn", "x": 602.5713627971004, "y": 89.75131205267084, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "SuaZsCQR2NA", "id": "@christyhsgn", "source": "youtube-000001", "content": "TUGAS PRESENTASI PROPOSAL \n\nVideo ini merupakan tugas presentasi mata kuliah Metodologi Penelitian dengan judul “Analisis Perbandingan Manajemen Risiko dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Swasta dan Bank BUMN di Indonesia”. Penelitian ini membahas perbandingan pengelolaan risiko dan likuiditas pada bank swasta serta bank BUMN, serta pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Semoga video ini dapat menambah wawasan mengenai manajemen keuangan dan sektor perbankan di Indonesia.\n\nUniversitas Bina Bangsa\nFakultas Ekonomi dan Bisnis\nProgram Studi Manajemen\nMata Kuliah: Metodologi Penelitian Manajemen\nDosen Pengampu: Ade Fauji, S.E,. M.M ‪‬ \nJudul Penelitian: Analisis Perbandingan Manajemen Risiko dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Swasta dan Bank BUMN di Indonesia\n\nDisusun oleh : Christy Desi Hasugian (11012300443)", "post_id": "SuaZsCQR2NA"}}, {"key": "adefauji_official", "attributes": {"label": "adefauji_official", "x": 857.8539398674285, "y": 344.5326254487849, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SuaZsCQR2NA", "id": "adefauji_official", "source": "youtube-000001", "content": "TUGAS PRESENTASI PROPOSAL \n\nVideo ini merupakan tugas presentasi mata kuliah Metodologi Penelitian dengan judul “Analisis Perbandingan Manajemen Risiko dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Swasta dan Bank BUMN di Indonesia”. Penelitian ini membahas perbandingan pengelolaan risiko dan likuiditas pada bank swasta serta bank BUMN, serta pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan. Semoga video ini dapat menambah wawasan mengenai manajemen keuangan dan sektor perbankan di Indonesia.\n\nUniversitas Bina Bangsa\nFakultas Ekonomi dan Bisnis\nProgram Studi Manajemen\nMata Kuliah: Metodologi Penelitian Manajemen\nDosen Pengampu: Ade Fauji, S.E,. M.M ‪‬ \nJudul Penelitian: Analisis Perbandingan Manajemen Risiko dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Swasta dan Bank BUMN di Indonesia\n\nDisusun oleh : Christy Desi Hasugian (11012300443)", "post_id": "SuaZsCQR2NA"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 848.3416962528262, "y": 244.24749850877902, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kifmBaPeWls", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, Ini Respons OJK\n\nKABARBURSA.COM — OJK menyambut positif keputusan MSCI yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kategori emerging market pada hasil market classification review 2026. Menurut OJK, keputusan ini menjadi pengakuan atas reformasi pasar modal Indonesia, terutama pada aspek transparansi, integritas, likuiditas, dan tata kelola pasar. Langkah ini penting karena menunjukkan pasar modal Indonesia masih mendapat perhatian positif dari investor global, sementara agenda reformasi akan terus diperkuat agar daya saing Indonesia semakin meningkat. Simak ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta beri komentar pendapat Anda.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ojk #msci #emergingmarket #pasarmodal #indonesia #reformasi #investor #investasi #saham #likuiditas #tatakelola #ekonomi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "kifmBaPeWls"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 514.391091293443, "y": 989.5200479593595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "kifmBaPeWls", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] MSCI Pertahankan Indonesia di Emerging Market, Ini Respons OJK\n\nKABARBURSA.COM — OJK menyambut positif keputusan MSCI yang kembali mempertahankan Indonesia dalam kategori emerging market pada hasil market classification review 2026. Menurut OJK, keputusan ini menjadi pengakuan atas reformasi pasar modal Indonesia, terutama pada aspek transparansi, integritas, likuiditas, dan tata kelola pasar. Langkah ini penting karena menunjukkan pasar modal Indonesia masih mendapat perhatian positif dari investor global, sementara agenda reformasi akan terus diperkuat agar daya saing Indonesia semakin meningkat. Simak ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta beri komentar pendapat Anda.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#ojk #msci #emergingmarket #pasarmodal #indonesia #reformasi #investor #investasi #saham #likuiditas #tatakelola #ekonomi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "kifmBaPeWls"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 849.1475116292783, "y": 265.7329679883682, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "aC0yWB79_PA", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Jangan Asal Menabung Uang Pensiun! Inilah 22 Jenis Investasi dari Grade S Terbaik Sampai D Berbahaya\n\nJangan Asal Menabung Uang Pensiun! Inilah 22 Jenis Investasi dari Grade S Terbaik Sampai D Berbahaya\n\nMAU UANG YANG GANTIAN BEKERJA UNTUK ANDA?\nJika Anda lelah hidup dikejar target, ingin punya pemasukan tetap saat tidur/libur, dan ingin mengamankan masa pensiun dengan arus kas Dollar (USD):\n\nBergabunglah di WhaleX F.I.R.E Offline Workshop (2 Hari Penuh di Jakarta):\n👉 Amankan Kursi Anda Sekarang: https://www.whalex.id/kelas/fire\n\n00:00 — Insecurity Calon Pensiunan & Aturan Main Ranking\n03:06 — Ranking Instrumen Perbankan & Surat Berharga Negara \n11:48 — Kupas Tuntas Saham Dividen Lokal vs Luar Negeri \n14:57 — Dilema Investasi Properti & Sektor Riil \n27:01 — Masa Depan Emas Fisik vs Aset Kripto & DeFi \n34:03 — Adu Argumen Geopolitik & Info Kelas Offline WHX\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "aC0yWB79_PA"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 108.88306260635483, "y": 917.0803414158156, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "aC0yWB79_PA", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Jangan Asal Menabung Uang Pensiun! Inilah 22 Jenis Investasi dari Grade S Terbaik Sampai D Berbahaya\n\nJangan Asal Menabung Uang Pensiun! Inilah 22 Jenis Investasi dari Grade S Terbaik Sampai D Berbahaya\n\nMAU UANG YANG GANTIAN BEKERJA UNTUK ANDA?\nJika Anda lelah hidup dikejar target, ingin punya pemasukan tetap saat tidur/libur, dan ingin mengamankan masa pensiun dengan arus kas Dollar (USD):\n\nBergabunglah di WhaleX F.I.R.E Offline Workshop (2 Hari Penuh di Jakarta):\n👉 Amankan Kursi Anda Sekarang: https://www.whalex.id/kelas/fire\n\n00:00 — Insecurity Calon Pensiunan & Aturan Main Ranking\n03:06 — Ranking Instrumen Perbankan & Surat Berharga Negara \n11:48 — Kupas Tuntas Saham Dividen Lokal vs Luar Negeri \n14:57 — Dilema Investasi Properti & Sektor Riil \n27:01 — Masa Depan Emas Fisik vs Aset Kripto & DeFi \n34:03 — Adu Argumen Geopolitik & Info Kelas Offline WHX\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "aC0yWB79_PA"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 811.6732057710217, "y": 358.03275988083914, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 591.6822866172624, "y": 217.2605175704534, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 986.192516264189, "y": 455.27032141944903, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "Wqa0PDn_JJU", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "Prospek Ekonomi Global | Bloomberg Surveillance\n\nBerita terkini seputar keuangan, ekonomi, dan investasi.\nSaksikan Tom dan Paul LIVE setiap hari di YouTube: http://bit.ly/3vTiACF (http://bit.ly/3vTiACF).\nBloomberg Surveillance yang dipandu oleh Tom Keene & Paul Sweeney, Jumat, 19 Juni 2026\nMenampilkan:\n\n1) Anneka Treon, Kepala Global Perbankan Swasta, Manajemen Kekayaan, dan Investasi di ING Investments, bergabung untuk membahas prospek investasinya di seluruh Eropa, kekhawatiran klien, dan gambaran makro yang lebih luas.\n\n2) Janet Henry, Kepala Ekonom Global di HSBC, membahas perekonomian global yang terpukul dan dampak yang akan terjadi jika kesepakatan Iran gagal.\n\n3) Vania Stavrakeva, Asisten Profesor Ekonomi di London Business School, membahas inflasi, perlambatan pertumbuhan, dan ketidakpastian geopolitik.\n\n4) Duta Besar Puneet Talwar, Kepala di Talwar Global Strategies dan mantan Duta Besar AS untuk Maroko, berbicara tentang mengapa Iran muncul dari konfliknya dengan AS dalam posisi yang lebih kuat dan perbandingan antara MOU dan JCPOA.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nTom Keene, Paul Sweeney, Lisa Mateo, dan Michael Barr mengawasi perekonomian dan pasar saat mereka membahas perkembangan terbaru di bidang keuangan, ekonomi, dan investasi, serta berbicara dengan tokoh-tokoh terkemuka yang membentuk percakapan seputar pasar dunia.\n\nSaksikan Surveillance TV LIVE setiap pagi: http://bit.ly/3P7nstQ \nSaksikan Surveillance Radio LIVE setiap pagi hari kerja: http://bit.ly/3vTiACF\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Surveillance:    • Bloomberg Surveillance (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Surveillance #News #Markets\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "Wqa0PDn_JJU"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 348.2562364668832, "y": 860.0448205345922, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Wqa0PDn_JJU", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "Prospek Ekonomi Global | Bloomberg Surveillance\n\nBerita terkini seputar keuangan, ekonomi, dan investasi.\nSaksikan Tom dan Paul LIVE setiap hari di YouTube: http://bit.ly/3vTiACF (http://bit.ly/3vTiACF).\nBloomberg Surveillance yang dipandu oleh Tom Keene & Paul Sweeney, Jumat, 19 Juni 2026\nMenampilkan:\n\n1) Anneka Treon, Kepala Global Perbankan Swasta, Manajemen Kekayaan, dan Investasi di ING Investments, bergabung untuk membahas prospek investasinya di seluruh Eropa, kekhawatiran klien, dan gambaran makro yang lebih luas.\n\n2) Janet Henry, Kepala Ekonom Global di HSBC, membahas perekonomian global yang terpukul dan dampak yang akan terjadi jika kesepakatan Iran gagal.\n\n3) Vania Stavrakeva, Asisten Profesor Ekonomi di London Business School, membahas inflasi, perlambatan pertumbuhan, dan ketidakpastian geopolitik.\n\n4) Duta Besar Puneet Talwar, Kepala di Talwar Global Strategies dan mantan Duta Besar AS untuk Maroko, berbicara tentang mengapa Iran muncul dari konfliknya dengan AS dalam posisi yang lebih kuat dan perbandingan antara MOU dan JCPOA.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nTom Keene, Paul Sweeney, Lisa Mateo, dan Michael Barr mengawasi perekonomian dan pasar saat mereka membahas perkembangan terbaru di bidang keuangan, ekonomi, dan investasi, serta berbicara dengan tokoh-tokoh terkemuka yang membentuk percakapan seputar pasar dunia.\n\nSaksikan Surveillance TV LIVE setiap pagi: http://bit.ly/3P7nstQ \nSaksikan Surveillance Radio LIVE setiap pagi hari kerja: http://bit.ly/3vTiACF\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Surveillance:    • Bloomberg Surveillance (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Surveillance #News #Markets\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "Wqa0PDn_JJU"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 380.6098448348674, "y": 490.6314155042265, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.641, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Wqa0PDn_JJU", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "Prospek Ekonomi Global | Bloomberg Surveillance\n\nBerita terkini seputar keuangan, ekonomi, dan investasi.\nSaksikan Tom dan Paul LIVE setiap hari di YouTube: http://bit.ly/3vTiACF (http://bit.ly/3vTiACF).\nBloomberg Surveillance yang dipandu oleh Tom Keene & Paul Sweeney, Jumat, 19 Juni 2026\nMenampilkan:\n\n1) Anneka Treon, Kepala Global Perbankan Swasta, Manajemen Kekayaan, dan Investasi di ING Investments, bergabung untuk membahas prospek investasinya di seluruh Eropa, kekhawatiran klien, dan gambaran makro yang lebih luas.\n\n2) Janet Henry, Kepala Ekonom Global di HSBC, membahas perekonomian global yang terpukul dan dampak yang akan terjadi jika kesepakatan Iran gagal.\n\n3) Vania Stavrakeva, Asisten Profesor Ekonomi di London Business School, membahas inflasi, perlambatan pertumbuhan, dan ketidakpastian geopolitik.\n\n4) Duta Besar Puneet Talwar, Kepala di Talwar Global Strategies dan mantan Duta Besar AS untuk Maroko, berbicara tentang mengapa Iran muncul dari konfliknya dengan AS dalam posisi yang lebih kuat dan perbandingan antara MOU dan JCPOA.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nTom Keene, Paul Sweeney, Lisa Mateo, dan Michael Barr mengawasi perekonomian dan pasar saat mereka membahas perkembangan terbaru di bidang keuangan, ekonomi, dan investasi, serta berbicara dengan tokoh-tokoh terkemuka yang membentuk percakapan seputar pasar dunia.\n\nSaksikan Surveillance TV LIVE setiap pagi: http://bit.ly/3P7nstQ \nSaksikan Surveillance Radio LIVE setiap pagi hari kerja: http://bit.ly/3vTiACF\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Surveillance:    • Bloomberg Surveillance (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Surveillance #News #Markets\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "Wqa0PDn_JJU"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 615.9726201169289, "y": 401.3889019114802, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "CheekyCrypto", "x": 992.7911789429154, "y": 986.6663989662919, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.842, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCrypto", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "CheekyCryptoPlus", "x": 0.3352059789826223, "y": 588.9275436107279, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.842, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoPlus", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "CheekyCryptoNews", "x": 895.9900495574824, "y": 354.37974320466867, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.842, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoNews", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "CheekyCryptoEducation", "x": 105.4012894621178, "y": 576.8235638733609, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.842, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "CheekyCryptoEducation", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "x": 868.7418453969171, "y": 727.729340960341, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.842, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kpl_pmqshdI", "id": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed, Inflasi & Cardano: Mengapa Hal Ini Bisa Lebih Penting daripada Sekadar Grafik Harga\n\nKaitan tersembunyi antara bank-bank besar, inflasi, dan nilai masa depan Cardano mungkin adalah likuiditas itu sendiri.\n\nVideo ini menguraikan mengapa uji stres bank Federal Reserve pada 24 Juni penting bagi pemegang ADA, meskipun itu bukan peristiwa Cardano. Kami menghubungkan 32 lembaga perbankan utama, penyangga modal, penciptaan kredit, tekanan inflasi, dan selera risiko dengan pasar kripto yang lebih luas. Kisah ini menjelaskan mengapa ADA dapat menunjukkan kemajuan dalam tata kelola, staking, pertumbuhan DeFi, dan potensi jangka panjang sementara harganya masih terasa berat. Video ini juga mengeksplorasi mengapa kelangkaan saja tidak cukup, mengapa Cardano harus mendapatkan utilitas nyata, dan mengapa jaringan lapisan dasar yang serius mungkin lebih penting karena keuangan tradisional terus membuktikan dirinya berada di bawah tekanan. Berlangganan untuk analisis kripto yang lebih mendalam. #Cardano #ADA #Crypto\n\nPool [CHEEK] CHEEKY CRYPTO - https://cexplorer.io/pool/pool1zj4h7k...\n\nID Pool Stake: pool1zj4h7kc6v53q9r8x3fwzfuayf2frwme8u5k86gu0uzeeuvqxgul\n🗳️ ID DRep: drep1y2zu2ls2hqw9dycxl8s8z3d9nmw7s794xh3xn3jytkh30esalzwdv\n\nBursa:   / exchanges  \n\n🔗 Edukasi Gratis Discord:\n👉   / discord  \n\n🧠 Ini adalah komunitas untuk diskusi edukatif saja.\n\n🚫 Tidak ada nasihat keuangan yang diberikan.\n\n👨‍💼 Admin dan moderator bukanlah profesional keuangan berlisensi.\n\n📚 Pelajari:\n\n👉 https://cheekyschool.com/\nSumber daya edukatif saja – tidak ada jaminan hasil keuangan.\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n🎥 SALURAN YOUTUBE KAMI\n\n🔹 Ikuti Cheeky Crypto di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Plus di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto News di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Education di YouTube: / \n🔹 Ikuti Cheeky Crypto Unfiltered di YouTube: / \n\n-----------------------------------------------------------------\n\n📱 IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL\n\n🐦 Ikuti kami di X: / cheekycrypto\n📘 Ikuti kami Di Facebook: /cheekycrypto\n\n-----------------------------------------------------------------\nLihat Penawaran Afiliasi Kami:\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui tautan di bawah ini.\n\n👉 https://portal.cheekycrypto.io/cheeky...\n\n-----------------------------------------------------------------\n\n⚠️ 𝗕𝗘𝗪𝗔𝗥𝗘 𝗢𝗙 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥𝗦 𝗜𝗡 𝗢𝗨𝗥 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗘𝗡𝗧𝗦 𝗔𝗡𝗗 𝗖𝗢𝗠𝗠𝗨𝗡𝗜𝗧𝗬 PERINGATAN ⚠️\n\n🛑 PENAFIAN:\n\nSaluran ini hanya untuk tujuan hiburan. Semua pendapat yang diungkapkan oleh pembawa acara dan tamu tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan tamu dan pembawa acara tidak selalu mencerminkan pandangan saluran ini.\n\nKami tidak mempromosikan skema cepat kaya, strategi perdagangan yang menjamin keuntungan, atau perilaku keuangan yang berisiko.\n\nSemua keputusan perdagangan adalah tanggung jawab Anda sendiri. Pemirsa sangat disarankan untuk melakukan riset sendiri.\nPerdagangan mata uang kripto membawa risiko kerugian yang signifikan, dan tidak ada hasil yang dijamin. Saluran ini tidak menawarkan layanan keuangan atau sekuritas dan tidak menjamin hasil apa pun.\nPenawaran afiliasi hanya ditujukan untuk penduduk non-Inggris.\n\nKonten ini mematuhi kebijakan Konten Berbahaya dan Berisiko YouTube dan ditujukan untuk audiens dewasa yang tertarik mempelajari teknologi blockchain. Beberapa tautan adalah penawaran afiliasi.\n\nKami mungkin mendapatkan komisi jika Anda mendaftar melalui platform tersebut, tanpa biaya tambahan bagi Anda.\nPlatform ini bukan rekomendasi dan dibagikan hanya untuk tujuan informasi.\nPenawaran bervariasi dan mungkin tidak tersedia di semua wilayah. Harap konsultasikan dengan hukum setempat dan penasihat keuangan Anda sebelum berpartisipasi.\n\n-----------------------------------------------------------------\nCap Waktu\n00:00 Inflasi Bank Besar dan Cardano\n02:15 Mengapa Uji Stres Bank Penting\n04:33 Lingkaran Umpan Balik Fiat yang Rusak\n07:18 Cardano di Luar Grafik Harian\n09:49 Mengapa Pemegang ADA Merasa Dihukum\n12:03 Menunggu Likuiditas Kembali\n12:17 Penyangga Modal dan Pasar Kripto\n14:38 Utilitas dan Valuasi Cardano\n16:41 Penafian Risiko Kripto\n17:02 Keuangan Tradisional Bertemu Kripto\n18:30 Rotasi Kekayaan ke Aset Digital\n20:19 Lapisan Dasar yang Aman Versus Hype\n20:34 Apa yang Harus Diperhatikan pada 24 Juni\n22:27 Mengapa Nilai Masa Depan Cardano Penting", "post_id": "kpl_pmqshdI"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "attributes": {"label": "@OpenDialogueByAxis", "x": 935.199197724913, "y": 510.1397087805406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.9761, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "@OpenDialogueByAxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}, {"key": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "opendialoguebyaxis", "x": 285.46252679948725, "y": 605.2112502421606, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.3058, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Gmj2_GgZkgI", "id": "opendialoguebyaxis", "source": "youtube-000001", "content": "Perlambatan Ekonomi India: Apa Selanjutnya? | Dialog Terbuka | Episode 47\n\nApakah ekonomi India menghadapi krisis struktural, ataukah kita sedang menyaksikan titik balik pertumbuhan yang penting? Dalam video ini, kami memberikan analisis mendalam tentang penurunan PDB saat ini, depresiasi rupee, dan tantangan yang sedang dihadapi pertumbuhan ekonomi India.\n\nKami menguraikan mengapa perlambatan PDB nominal, yang didorong oleh kombinasi inflasi ultra-rendah dan pengetatan fiskal, telah berdampak pada pendapatan perusahaan dan valuasi pasar, yang pada akhirnya memicu arus keluar FII baru-baru ini.\n\nPelajari bagaimana dampak inflasi, risiko geopolitik, dan siklus belanja modal global membentuk kembali pasar India saat ini. Para pembicara juga membahas indikator ekonomi utama yang menunjukkan potensi pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan menjelaskan mengapa lingkungan inflasi moderat 4–5% sangat penting untuk pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Dari menganalisis mengapa rupee jatuh hingga mengeksplorasi inisiatif terbaru RBI untuk menarik modal asing, uraian ini sangat penting bagi investor. Berlangganan Open Dialogue untuk percakapan yang lebih mendalam tentang ekonomi, perbankan, dan keuangan India!\n\n\nPembicara:\nSameer Shetty: Kepala Grup, Perbankan Digital & Program Strategis, Axis Bank\n\nR Sivakumar: Kepala Investasi, Axis Mutual Fund\n\nPenanda Waktu:\n\n00:00 – Pendahuluan - Penurunan Pasar Saham India: Apa yang Sebenarnya Terjadi?\n\n04:00 – Konsolidasi Fiskal & Kenaikan Suku Bunga RBI: Akar Penyebabnya\n09:00 – Krisis Asia Barat, Arus Keluar FII & Masalah Valuasi India\n17:00 – Depresiasi Rupee: Tiga Pukulan Berat & Respons Kebijakan RBI\n23:00 – Siklus Belanja Modal AI Global — Risiko Tersembunyi dalam Pendapatan yang Ditingkatkan\n40:00 – Prospek Ekonomi India — Indikator Utama yang Perlu Diperhatikan\n44:00 – Strategi Portofolio untuk Investor Ritel\n47:50 – Kesimpulan\n\n========================================================\nVideo yang direkomendasikan:\n\n▶️ Ini Bukan Hanya Soal Minyak: Bagaimana Konflik Mempengaruhi Pertumbuhan, Inflasi & Mata Uang | Episode Spesial:    • This Isn’t Just About Oil: How the Conflic...  \n\n▶️ Pertumbuhan Ekonomi India vs. Pendapatan Per Kapita Dijelaskan | Dialog Terbuka | Episode 33:    • India’s Economic Growth vs. Per Capita Inc...  \n\n▶️ Anggota MPC RBI Menjelaskan Kebijakan Moneter, Suku Bunga, Inflasi & Dampak Ekonomi | Dialog Terbuka | Episode 37:    • RBI’s MPC Member Explains Monetary Policy,...  \n\n#krisisekonomiindia #penurunanPDB #dampakinflasi #pertumbuhanekonomiindia #depresiasimatauang #depresiasirupee #risikogeopolitik #mengaparupeejatuh #indikatorekonomi #pemulihanekonomi #perlambatanekonomi #pertumbuhanPDBrilitif #PDBnominal #tigapenyebabpukulan #dinamikainvestasiasing #konflikasiabarat #fcnrswap #sikluscapex #AxisBank #OpenDialogue\n\nBERLANGGANAN KAMI:    /   \n\nUnduh Aplikasi Axis Bank: https://play.google.com/store/apps/de...\n\nUntuk video informatif dan diskusi lebih lanjut tentang topik penting terkait Perbankan, keuangan & ekonomi:\nLinkedIn -   / axis-bank  \nInstagram -   / opendialoguebyaxisbank  \nFacebook -   / axisbank  \nX- https://x.com/AxisBank\n\nHak Cipta:\n©Axis Bank Limited [2026]. Semua hak dilindungi undang-undang. Video ini dan semua video lain di saluran ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta dan tidak boleh digunakan atau direproduksi tanpa izin tertulis dari pemilik hak cipta.\n\nPERNYATAAN PENAFIAN HUKUM:\nDengan mengakses podcast video ini (“Podcast”), saya mengakui bahwa Axis Bank Limited dan anak perusahaannya (“AXIS BANK”) tidak memberikan jaminan, garansi, atau pernyataan apa pun mengenai keakuratan atau kecukupan informasi yang ditampilkan dalam Podcast ini. Informasi, pendapat, dan rekomendasi yang disajikan dalam Podcast ini hanya untuk informasi umum dan setiap ketergantungan pada informasi yang diberikan dalam Podcast ini dilakukan atas risiko Anda sendiri. Podcast ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat profesional. Kecuali dinyatakan secara khusus sebaliknya, AXIS BANK tidak mendukung, menyetujui, merekomendasikan, atau mensertifikasi informasi, produk, proses, layanan, atau organisasi apa pun yang disajikan atau disebutkan dalam Podcast ini, dan informasi dari Podcast ini tidak boleh dirujuk dengan cara apa pun untuk menyiratkan persetujuan atau dukungan tersebut. Lebih lanjut, AXIS BANK tidak memberikan jaminan bahwa Podcast ini, atau server yang menyediakannya, bebas dari virus, worm, atau elemen atau kode lain yang memiliki sifat merusak atau mencemari.\n\nAXIS BANK SECARA TEGAS MENOLAK SEGALA TANGGUNG JAWAB ATAS KERUGIAN LANGSUNG, TIDAK LANGSUNG, INSIDENTAL, KHUSUS, KONSEKUENSIAL, ATAU KERUGIAN LAINNYA YANG TIMBUL AKIBAT PENGGUNAAN, REFERENSI, KEPERCAYAAN, ATAU KETIDAKMAMPUAN INDIVIDU UNTUK MENGGUNAKAN INFORMASI PODCAST YANG DISAJIKAN DALAM PODCAST INI.", "post_id": "Gmj2_GgZkgI"}}], "edges": [{"key": "shda_agatha_", "source": "shda_agatha_", "target": "bengkeldodo_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "didikw", "source": "didikw", "target": "Outstandjing", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "swamediainc", "source": "swamediainc", "target": "swamediainc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "xeracosmetic", "source": "xeracosmetic", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "arahjakarta", "source": "arahjakarta", "target": "arahjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "btn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@matthewdiana", "source": "@matthewdiana", "target": "matthewdylandiana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@myjoyonline", "source": "@myjoyonline", "target": "myjoyonline", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheMilitaryShow_id", "source": "@TheMilitaryShow_id", "target": "themilitaryshow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@JabarEkspres", "source": "@JabarEkspres", "target": "jabarekspres", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TrendLabID", "source": "@TrendLabID", "target": "TrendLabID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@ETNow", "source": "@ETNow", "target": "etnow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@greentickerwarrior", "source": "@greentickerwarrior", "target": "greentickerwarri...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sbcgold", "source": "@sbcgold", "target": "sbcgold", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@christyhsgn", "source": "@christyhsgn", "target": "adefauji_official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCrypto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoPlus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoNews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "CheekyCryptoEducation", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "source": "@Cheeky_Crypto_Unfiltered", "target": "Cheeky_Crypto_Unfiltered", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OpenDialogueByAxis", "source": "@OpenDialogueByAxis", "target": "opendialoguebyaxis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}