{"nodes": [{"key": "uniquesesil", "attributes": {"label": "uniquesesil", "x": 332.14213519010525, "y": 779.4577717248693, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068139993567268923", "id": "uniquesesil", "source": "retweet-000002", "content": "di saat rupiah anjlok 1 USD: 17.720, prabowo tetap pertahankan program MBG. sedangkan habibie memilih mengubur mimpiny…", "post_id": "2068139993567268923"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 513.6572359217868, "y": 427.8139069669672, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 28.6988, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2068139993567268923", "id": "kalistohenituse", "source": "retweet-000002", "content": "di saat rupiah anjlok 1 USD: 17.720, prabowo tetap pertahankan program MBG. sedangkan habibie memilih mengubur mimpiny…", "post_id": "2068139993567268923"}}, {"key": "Badaitropical", "attributes": {"label": "Badaitropical", "x": 576.9471732009996, "y": 661.0764200149592, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067926055277719673", "id": "Badaitropical", "source": "tweet-000004", "content": "Tapi semakin banyak dolar yg dibutuhkan buat bayar mereka dong Pak ? Katanya nilai rupiah sedng anjlok ?", "post_id": "2067926055277719673"}}, {"key": "kumparan", "attributes": {"label": "kumparan", "x": 808.4780515766342, "y": 292.5681183408718, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067926055277719673", "id": "kumparan", "source": "tweet-000004", "content": "Tapi semakin banyak dolar yg dibutuhkan buat bayar mereka dong Pak ? Katanya nilai rupiah sedng anjlok ?", "post_id": "2067926055277719673"}}, {"key": "hero_n_bhank", "attributes": {"label": "hero_n_bhank", "x": 789.2514554540768, "y": 575.6024855673946, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067849878752170292", "id": "hero_n_bhank", "source": "tweet-000004", "content": "Kata wowo; orang desa, ASN, polri & TNI gak pake dolar, gak perlu ada penambahan anggaran karena efek rupiah anjlok 🤣", "post_id": "2067849878752170292"}}, {"key": "itsquaileggs", "attributes": {"label": "itsquaileggs", "x": 208.24520166171845, "y": 873.6381727902747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067849878752170292", "id": "itsquaileggs", "source": "tweet-000004", "content": "Kata wowo; orang desa, ASN, polri & TNI gak pake dolar, gak perlu ada penambahan anggaran karena efek rupiah anjlok 🤣", "post_id": "2067849878752170292"}}, {"key": "buzuzima0", "attributes": {"label": "buzuzima0", "x": 538.9439828106177, "y": 488.1236753789059, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067609126776250785", "id": "buzuzima0", "source": "tweet-000004", "content": "Buzzer rupiah emang spesialis jual kesedihan, nangis gara-gara dolar naik dan biaya hidup naik eh malah ngejilat penguasa yang bikin rupiah anjlok. Kalo ada aksi demonstrasi malah lu yang ngegas, para buzzer.", "post_id": "2067609126776250785"}}, {"key": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "Catatan_ali7", "x": 900.8677837799816, "y": 422.71156686335985, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067609126776250785", "id": "Catatan_ali7", "source": "tweet-000004", "content": "Buzzer rupiah emang spesialis jual kesedihan, nangis gara-gara dolar naik dan biaya hidup naik eh malah ngejilat penguasa yang bikin rupiah anjlok. Kalo ada aksi demonstrasi malah lu yang ngegas, para buzzer.", "post_id": "2067609126776250785"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 823.47868457224, "y": 824.8589381218288, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 104.862251871779, "y": 677.7435770940011, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 445.4834226243207, "y": 172.5700144898281, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 340.2640995797946, "y": 789.1090053805208, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 801.4968684286976, "y": 637.7224125407037, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 487.2312603906699, "y": 779.853802878582, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 243.61279477428954, "y": 764.5591800929766, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 44.573520486860694, "y": 880.7195839867571, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 243.19100760754608, "y": 847.2656103567653, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 616.7137221328222, "y": 595.9495712674589, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.0416, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "eternal_king2", "attributes": {"label": "eternal_king2", "x": 17.857550593868176, "y": 314.9106951494538, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652965647462272257", "id": "eternal_king2", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah berpotensi anjlok ke 22.000 Per dolar di 2026😱  A | Cryptopreneur🚀💰  #stevenanderson  #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7652965647462272257"}}, {"key": "Steven", "attributes": {"label": "Steven", "x": 948.3024082243513, "y": 207.63005746148667, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652965647462272257", "id": "Steven", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah berpotensi anjlok ke 22.000 Per dolar di 2026😱  A | Cryptopreneur🚀💰  #stevenanderson  #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7652965647462272257"}}, {"key": "alva.media05", "attributes": {"label": "alva.media05", "x": 167.7661180107328, "y": 327.16857764618635, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7648140466268966165", "id": "alva.media05", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah tembus Rp18.033/USD, terlemah dalam sejarah! IHSG juga anjlok ke 5.644. Pemerintah klaim fundamental kuat, tapi pasar menanti aksi nyata, bukan sekadar janji. Bagaimana menurut kalian? 🤔📉  ​#kontencom #kontencomxtws #rupiah #IHSG #ekonomi ​Sumber: TWS News", "post_id": "7648140466268966165"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 629.5091291630458, "y": 745.7089477404504, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7648140466268966165", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Rupiah tembus Rp18.033/USD, terlemah dalam sejarah! IHSG juga anjlok ke 5.644. Pemerintah klaim fundamental kuat, tapi pasar menanti aksi nyata, bukan sekadar janji. Bagaimana menurut kalian? 🤔📉  ​#kontencom #kontencomxtws #rupiah #IHSG #ekonomi ​Sumber: TWS News", "post_id": "7648140466268966165"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "attributes": {"label": "erinasyafiaalmahyra", "x": 172.4584013209991, "y": 117.16236425035831, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "erinasyafiaalmahyra", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "Ternak", "attributes": {"label": "Ternak", "x": 233.3208280922978, "y": 823.5976380321823, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651267859301076231", "id": "Ternak", "source": "tiktok-000001", "content": "🚨 RUPIAH ANJLOK! APA YANG SEBENARNYA TERJADI? 🚨 Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini membuat banyak masyarakat khawatir dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. � Reuters + 1 📉 Ketika rupiah melemah, harga barang impor berpotensi naik karena biaya pembelian dari luar negeri menjadi lebih mahal. Selain itu, pasar saham Indonesia juga mengalami tekanan sehingga membuat investor semakin waspada. � Maybank Trade + 2 🏦 Untuk membantu menstabilkan keadaan, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga nilai rupiah dan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia. � Reuters + 2 ❓ Apakah Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Belum tentu. Naik turunnya nilai mata uang merupakan hal yang bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi harga barang, investasi, dan perekonomian secara umum. � Reuters + 1 🔥 Fakta yang jarang dibahas: • Rupiah sempat mendekati Rp18.200 per dolar AS. � • Bank Indonesia melakukan kenaikan suku buna di luar jadwal normal. � • Investor global sedang mencermati kondisi ekonomi Indonesia dengan sangat ketat. � Reuters + 1 Reuters + 1 Reuters + 1 👇 Menurut kamu, apakah rupiah akan kembali menguat?  Klip  #rupiah #EkonomiIndonesia #BeritaViral #FaktaMenarik #TikTokNews", "post_id": "7651267859301076231"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 262.8614569175868, "y": 76.3255183458631, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 855.6589396846072, "y": 224.73322906646155, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 739.1411462724029, "y": 695.9658659427047, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 151.38390783107957, "y": 610.7592284360766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 495.16858539483957, "y": 387.8355746502096, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 432.40390118063266, "y": 723.8774486146342, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 792.3398230756318, "y": 317.6577850898932, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 22.5851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2UffHls30kI", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Alarm Bahaya! Rupiah Anjlok ke Level Terlemah Saat Dolar AS Perkasa | 2ND SESSION CLOSING\n\nNilai tukar rupiah terus tertekan dan menembus level Rp17.900 per dolar AS pada perdagangan Rabu, seiring penguatan dolar Amerika Serikat di pasar global. Penguatan dolar didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS, The Fed, akan mempertahankan sikap hawkish dan masih membuka peluang kenaikan suku bunga dalam beberapa pertemuan mendatang, sehingga menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. \n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "2UffHls30kI"}}, {"key": "@tribunpalu", "attributes": {"label": "@tribunpalu", "x": 54.76007903152302, "y": 131.55588740965985, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Yl79wDNcYhk", "id": "@tribunpalu", "source": "youtube-000001", "content": "Lemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi\n\nLemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi\n\nTRIBUNPALU.COM - Prof Mohamad Ahlis Djirimu memberikan pandangannya terkait melemahnya nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp 18.000.\n\nTerhitung sejak 4 Juni 2026, Nilai Tukar Rupiah terhadap dolar AS makin anjlok setiap harinya dan kini sudah tembus Rp18.023 per dolar AS.\n\nAkibatnya, nilai tersebut membuat Bank Sentral berusaha menerapkan kebijakan moneter kontraktif dengan menaikkan suku bunga yang saat ini sudah dua kali dalam dua bulan berturut.\n\nIa menilai, tindakan itu tentu saja akan membuat lesunya perekonomian.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Lemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/sulteng/1....\n\nEditor Video : Hidayat\nSumber : Tribunpalu.com \nPenulis: Supriyanto \nEditor: Regina Goldie\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #sulawesitengah #rupiah #nilaitukar #untad #ekonomi #dollar", "post_id": "Yl79wDNcYhk"}}, {"key": "tribun_palu", "attributes": {"label": "tribun_palu", "x": 547.3798809835934, "y": 968.7351002720869, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Yl79wDNcYhk", "id": "tribun_palu", "source": "youtube-000001", "content": "Lemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi\n\nLemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi\n\nTRIBUNPALU.COM - Prof Mohamad Ahlis Djirimu memberikan pandangannya terkait melemahnya nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp 18.000.\n\nTerhitung sejak 4 Juni 2026, Nilai Tukar Rupiah terhadap dolar AS makin anjlok setiap harinya dan kini sudah tembus Rp18.023 per dolar AS.\n\nAkibatnya, nilai tersebut membuat Bank Sentral berusaha menerapkan kebijakan moneter kontraktif dengan menaikkan suku bunga yang saat ini sudah dua kali dalam dua bulan berturut.\n\nIa menilai, tindakan itu tentu saja akan membuat lesunya perekonomian.\n\nArtikel ini telah tayang di TribunPalu.com dengan judul Lemahnya Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS, Guru Besar FEB Untad Minta Bereskan Tata Kelola Ekonomi, \n\nhttps://palu.tribunnews.com/sulteng/1....\n\nEditor Video : Hidayat\nSumber : Tribunpalu.com \nPenulis: Supriyanto \nEditor: Regina Goldie\n\nSUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT.\n\nUpdate juga berita TribunPalu.com:\n\nWebsite: https://palu.tribunnews.com\nInstagram : \nTiktok : tribunpalu.com\nFacebook :   / tribunpalunews  \n\n#tribunpalu #tribunnetwork #beritaterkini #newsupdate #sulawesitengah #rupiah #nilaitukar #untad #ekonomi #dollar", "post_id": "Yl79wDNcYhk"}}, {"key": "@dosecreativechannel", "attributes": {"label": "@dosecreativechannel", "x": 174.36810724508834, "y": 539.7352185396543, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bNAZ0HcfsTw", "id": "@dosecreativechannel", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH ANJLOK, BISNIS KREATIF HARUS GIMANA? - MARIO UTAMA\n\nRupiah melemah, IHSG jeblok, dan biaya operasional software makin melambung tinggi. Apakah ini akhir bagi para pelaku industri kreatif lokal, atau justru peluang emas untuk jemput cuan dolar?\n\nDi episode Level Up kali ini, Natasha Liotania mengupas tuntas dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap ekosistem dunia kreatif bersama Mario Utama. Mulai dari statement kontroversial pejabat publik, naiknya biaya subscription tools harian (Adobe, Figma, Canva), hingga rahasia bagaimana agensi kreatif bisa memutar otak agar tidak sekadar bertahan, tapi tetap fleksibel menghadapi badai ekonomi.\n\nMario juga membagikan insight mahal tentang pentingnya klausul kontrak kerja, shifting target market ke industri upper class, hingga tips esensial bagi desainer dan kreator lokal agar bisa sukses outsourcing ke pasar luar negeri (Singapura & Amerika) demi mendapatkan dolar pertama mereka!\n\nTonton video ini sampai habis untuk tahu cara mengubah krisis menjadi peluang nyata!\n\n#dosecreative #podcastindonesia #creativeindustry #rupiahmelemah #dollarnaik #industrikreatif \n\n--\n\n⚠️ DISCLAIMER:\nPembahasan dan analisis brand dalam video ini bertujuan murni untuk kebutuhan edukasi, berbagi wawasan (sharing), serta pembelajaran strategi branding dan bisnis. Sama sekali tidak ada niat atau maksud untuk menjelek-jelekkan ataupun menjatuhkan brand tertentu yang disebutkan di dalam video.\n\n--\n\n🚀 DOSE CREATIVE CHANNEL\nA space where creativity meets business. DOSE Creative Channel explores how ideas, design, and branding shape the way we build and grow in the creative industry.\n👉 Subscribe for insights, stories, and inspiration:\n   /   \n\nMario Utama — founder of DOSE Creative Channel and Rubicube\n📸 Follow Mario:\n  / marioutama  \n\nNatasha Lyotania — Public Figure & Host DOSE Creative Channel\n📸 Follow Natasha:\n  / chacanatashaa  \n\nFollow our Instagram\n  / dose.creative.network  \n—\nPowered by Mario Utama and DOSE CREATIVE CHANNEL\nManaged by Creadix   / crea.dix", "post_id": "bNAZ0HcfsTw"}}, {"key": "dosecreativechannel", "attributes": {"label": "dosecreativechannel", "x": 695.8451289345783, "y": 482.4815529644832, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 37.2582, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bNAZ0HcfsTw", "id": "dosecreativechannel", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH ANJLOK, BISNIS KREATIF HARUS GIMANA? - MARIO UTAMA\n\nRupiah melemah, IHSG jeblok, dan biaya operasional software makin melambung tinggi. Apakah ini akhir bagi para pelaku industri kreatif lokal, atau justru peluang emas untuk jemput cuan dolar?\n\nDi episode Level Up kali ini, Natasha Liotania mengupas tuntas dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap ekosistem dunia kreatif bersama Mario Utama. Mulai dari statement kontroversial pejabat publik, naiknya biaya subscription tools harian (Adobe, Figma, Canva), hingga rahasia bagaimana agensi kreatif bisa memutar otak agar tidak sekadar bertahan, tapi tetap fleksibel menghadapi badai ekonomi.\n\nMario juga membagikan insight mahal tentang pentingnya klausul kontrak kerja, shifting target market ke industri upper class, hingga tips esensial bagi desainer dan kreator lokal agar bisa sukses outsourcing ke pasar luar negeri (Singapura & Amerika) demi mendapatkan dolar pertama mereka!\n\nTonton video ini sampai habis untuk tahu cara mengubah krisis menjadi peluang nyata!\n\n#dosecreative #podcastindonesia #creativeindustry #rupiahmelemah #dollarnaik #industrikreatif \n\n--\n\n⚠️ DISCLAIMER:\nPembahasan dan analisis brand dalam video ini bertujuan murni untuk kebutuhan edukasi, berbagi wawasan (sharing), serta pembelajaran strategi branding dan bisnis. Sama sekali tidak ada niat atau maksud untuk menjelek-jelekkan ataupun menjatuhkan brand tertentu yang disebutkan di dalam video.\n\n--\n\n🚀 DOSE CREATIVE CHANNEL\nA space where creativity meets business. DOSE Creative Channel explores how ideas, design, and branding shape the way we build and grow in the creative industry.\n👉 Subscribe for insights, stories, and inspiration:\n   /   \n\nMario Utama — founder of DOSE Creative Channel and Rubicube\n📸 Follow Mario:\n  / marioutama  \n\nNatasha Lyotania — Public Figure & Host DOSE Creative Channel\n📸 Follow Natasha:\n  / chacanatashaa  \n\nFollow our Instagram\n  / dose.creative.network  \n—\nPowered by Mario Utama and DOSE CREATIVE CHANNEL\nManaged by Creadix   / crea.dix", "post_id": "bNAZ0HcfsTw"}}, {"key": "@Bennix", "attributes": {"label": "@Bennix", "x": 159.69967168481392, "y": 230.5469740304852, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.1395, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "NEnNUxf3Lqw", "id": "@Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRupiah terus melemah, IHSG mengalami tekanan, suku bunga Bank Indonesia bertahan di level tinggi 5,75%, demonstrasi terjadi di berbagai daerah, dan ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Banyak orang mulai khawatir terhadap masa depan ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat, investasi, hingga peluang kerja yang semakin menantang. Namun benarkah semua masalah ini hanya membawa dampak buruk? Ataukah justru terdapat peluang besar yang tidak disadari oleh kebanyakan orang?\n\nDalam video ini kita akan membahas kondisi ekonomi Indonesia terbaru, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pergerakan IHSG yang mengalami tekanan, tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga berbagai gejolak sosial dan politik yang mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi lain, kita juga akan membahas konsep berpikir inversion atau berpikir terbalik yang sering digunakan oleh investor sukses dunia untuk menemukan peluang di tengah krisis dan ketakutan massal.\n\nApakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai atau justru kesempatan emas untuk membangun kekayaan? Bagaimana cara bertahan dan mengambil keuntungan ketika mayoritas orang sedang panik? Simak pembahasan lengkap mengenai ekonomi Indonesia terbaru, rupiah melemah, IHSG anjlok, investasi saat krisis, strategi menghadapi resesi, peluang bisnis di tengah perlambatan ekonomi, serta cara berpikir investor sukses dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.\n\nVideo ini cocok untuk Anda yang ingin memahami kondisi ekonomi Indonesia terkini, perkembangan pasar saham Indonesia, investasi jangka panjang, strategi keuangan pribadi, peluang usaha saat ekonomi melambat, serta cara membaca peluang di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "NEnNUxf3Lqw"}}, {"key": "Bennix", "attributes": {"label": "Bennix", "x": 456.59826463690257, "y": 855.0335840301927, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4192, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NEnNUxf3Lqw", "id": "Bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRupiah terus melemah, IHSG mengalami tekanan, suku bunga Bank Indonesia bertahan di level tinggi 5,75%, demonstrasi terjadi di berbagai daerah, dan ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Banyak orang mulai khawatir terhadap masa depan ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat, investasi, hingga peluang kerja yang semakin menantang. Namun benarkah semua masalah ini hanya membawa dampak buruk? Ataukah justru terdapat peluang besar yang tidak disadari oleh kebanyakan orang?\n\nDalam video ini kita akan membahas kondisi ekonomi Indonesia terbaru, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pergerakan IHSG yang mengalami tekanan, tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga berbagai gejolak sosial dan politik yang mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi lain, kita juga akan membahas konsep berpikir inversion atau berpikir terbalik yang sering digunakan oleh investor sukses dunia untuk menemukan peluang di tengah krisis dan ketakutan massal.\n\nApakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai atau justru kesempatan emas untuk membangun kekayaan? Bagaimana cara bertahan dan mengambil keuntungan ketika mayoritas orang sedang panik? Simak pembahasan lengkap mengenai ekonomi Indonesia terbaru, rupiah melemah, IHSG anjlok, investasi saat krisis, strategi menghadapi resesi, peluang bisnis di tengah perlambatan ekonomi, serta cara berpikir investor sukses dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.\n\nVideo ini cocok untuk Anda yang ingin memahami kondisi ekonomi Indonesia terkini, perkembangan pasar saham Indonesia, investasi jangka panjang, strategi keuangan pribadi, peluang usaha saat ekonomi melambat, serta cara membaca peluang di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "NEnNUxf3Lqw"}}, {"key": "bennix.official", "attributes": {"label": "bennix.official", "x": 26.17637855967825, "y": 372.4349765581487, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4192, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NEnNUxf3Lqw", "id": "bennix.official", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRupiah terus melemah, IHSG mengalami tekanan, suku bunga Bank Indonesia bertahan di level tinggi 5,75%, demonstrasi terjadi di berbagai daerah, dan ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Banyak orang mulai khawatir terhadap masa depan ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat, investasi, hingga peluang kerja yang semakin menantang. Namun benarkah semua masalah ini hanya membawa dampak buruk? Ataukah justru terdapat peluang besar yang tidak disadari oleh kebanyakan orang?\n\nDalam video ini kita akan membahas kondisi ekonomi Indonesia terbaru, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pergerakan IHSG yang mengalami tekanan, tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga berbagai gejolak sosial dan politik yang mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi lain, kita juga akan membahas konsep berpikir inversion atau berpikir terbalik yang sering digunakan oleh investor sukses dunia untuk menemukan peluang di tengah krisis dan ketakutan massal.\n\nApakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai atau justru kesempatan emas untuk membangun kekayaan? Bagaimana cara bertahan dan mengambil keuntungan ketika mayoritas orang sedang panik? Simak pembahasan lengkap mengenai ekonomi Indonesia terbaru, rupiah melemah, IHSG anjlok, investasi saat krisis, strategi menghadapi resesi, peluang bisnis di tengah perlambatan ekonomi, serta cara berpikir investor sukses dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.\n\nVideo ini cocok untuk Anda yang ingin memahami kondisi ekonomi Indonesia terkini, perkembangan pasar saham Indonesia, investasi jangka panjang, strategi keuangan pribadi, peluang usaha saat ekonomi melambat, serta cara membaca peluang di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "NEnNUxf3Lqw"}}, {"key": "bennix.real", "attributes": {"label": "bennix.real", "x": 578.077645758471, "y": 855.5283105494912, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4192, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NEnNUxf3Lqw", "id": "bennix.real", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRupiah terus melemah, IHSG mengalami tekanan, suku bunga Bank Indonesia bertahan di level tinggi 5,75%, demonstrasi terjadi di berbagai daerah, dan ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Banyak orang mulai khawatir terhadap masa depan ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat, investasi, hingga peluang kerja yang semakin menantang. Namun benarkah semua masalah ini hanya membawa dampak buruk? Ataukah justru terdapat peluang besar yang tidak disadari oleh kebanyakan orang?\n\nDalam video ini kita akan membahas kondisi ekonomi Indonesia terbaru, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pergerakan IHSG yang mengalami tekanan, tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga berbagai gejolak sosial dan politik yang mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi lain, kita juga akan membahas konsep berpikir inversion atau berpikir terbalik yang sering digunakan oleh investor sukses dunia untuk menemukan peluang di tengah krisis dan ketakutan massal.\n\nApakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai atau justru kesempatan emas untuk membangun kekayaan? Bagaimana cara bertahan dan mengambil keuntungan ketika mayoritas orang sedang panik? Simak pembahasan lengkap mengenai ekonomi Indonesia terbaru, rupiah melemah, IHSG anjlok, investasi saat krisis, strategi menghadapi resesi, peluang bisnis di tengah perlambatan ekonomi, serta cara berpikir investor sukses dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.\n\nVideo ini cocok untuk Anda yang ingin memahami kondisi ekonomi Indonesia terkini, perkembangan pasar saham Indonesia, investasi jangka panjang, strategi keuangan pribadi, peluang usaha saat ekonomi melambat, serta cara membaca peluang di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "NEnNUxf3Lqw"}}, {"key": "bennix", "attributes": {"label": "bennix", "x": 596.9655230000595, "y": 535.4839641640204, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.4192, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NEnNUxf3Lqw", "id": "bennix", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRUPIAH AMBRUK, IHSG ANJLOK, BUNGA BI 5,75%!! RI KACAU, Kenapa Orang Kaya Malah Makin Kaya?\n\nRupiah terus melemah, IHSG mengalami tekanan, suku bunga Bank Indonesia bertahan di level tinggi 5,75%, demonstrasi terjadi di berbagai daerah, dan ketidakpastian ekonomi semakin meningkat. Banyak orang mulai khawatir terhadap masa depan ekonomi Indonesia, daya beli masyarakat, investasi, hingga peluang kerja yang semakin menantang. Namun benarkah semua masalah ini hanya membawa dampak buruk? Ataukah justru terdapat peluang besar yang tidak disadari oleh kebanyakan orang?\n\nDalam video ini kita akan membahas kondisi ekonomi Indonesia terbaru, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, pergerakan IHSG yang mengalami tekanan, tingginya suku bunga acuan Bank Indonesia, hingga berbagai gejolak sosial dan politik yang mempengaruhi sentimen pasar. Di sisi lain, kita juga akan membahas konsep berpikir inversion atau berpikir terbalik yang sering digunakan oleh investor sukses dunia untuk menemukan peluang di tengah krisis dan ketakutan massal.\n\nApakah kondisi ekonomi Indonesia saat ini merupakan tanda bahaya yang harus diwaspadai atau justru kesempatan emas untuk membangun kekayaan? Bagaimana cara bertahan dan mengambil keuntungan ketika mayoritas orang sedang panik? Simak pembahasan lengkap mengenai ekonomi Indonesia terbaru, rupiah melemah, IHSG anjlok, investasi saat krisis, strategi menghadapi resesi, peluang bisnis di tengah perlambatan ekonomi, serta cara berpikir investor sukses dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.\n\nVideo ini cocok untuk Anda yang ingin memahami kondisi ekonomi Indonesia terkini, perkembangan pasar saham Indonesia, investasi jangka panjang, strategi keuangan pribadi, peluang usaha saat ekonomi melambat, serta cara membaca peluang di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi Indonesia.\n\nCome on, join the Bennix Investor Group now!!\nWhile there are still lots of promotions.\nvisit: www.Bennix.id\n\nEmail: halobennix\nRequests for Interviews, Speaking or Business Inquiries can contact us \n\nManager Lisa at\nWA: 0811-868-959\n-\n-\nFollow me:\nFacebook :\n\nInstagram:\n\nTikTok:\n\n\nMusic by Karl Casey @ White Bat Audio\n\nJoin Free Whatsaap Channel Bennix :\nhttps://www.whatsapp.com/channel/0029...\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   /", "post_id": "NEnNUxf3Lqw"}}], "edges": [{"key": "uniquesesil", "source": "uniquesesil", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "uniquesesil", "source": "uniquesesil", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Badaitropical", "source": "Badaitropical", "target": "kumparan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "hero_n_bhank", "source": "hero_n_bhank", "target": "itsquaileggs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "buzuzima0", "source": "buzuzima0", "target": "Catatan_ali7", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "eternal_king2", "source": "eternal_king2", "target": "Steven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "alva.media05", "source": "alva.media05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "erinasyafiaalmahyra", "source": "erinasyafiaalmahyra", "target": "Ternak", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunpalu", "source": "@tribunpalu", "target": "tribun_palu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@dosecreativechannel", "source": "@dosecreativechannel", "target": "dosecreativechannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix.real", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bennix", "source": "@Bennix", "target": "bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}