{"nodes": [{"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 515.8528657351566, "y": 399.6095041834692, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 38.7669, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 333.81587652736636, "y": 27.748136912237097, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 71.7189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "attributes": {"label": "jamdatun_kejagungri", "x": 107.96473951594542, "y": 755.5293977868331, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7669, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922114543262852210_7263394836", "id": "jamdatun_kejagungri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nJaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan RI bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kantor Lembaga Penjamin Simpanan. Sinergi ini dilakukan guna memperkuat tata kelola, mitigasi risiko hukum, serta perlindungan terhadap kepentingan negara dan publik dalam ekosistem perbankan serta industri keuangan nasional.\n.\nDalam sambutannya, JAMDATUN Kejaksaan RI, R. Narendra Jatna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPS atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan RI, khususnya JAMDATUN. Beliau menekankan bahwa LPS memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan stabilitas keuangan nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi dan rencana perluasan dimensi LPS ke sektor asuransi.\n.\nPenandatanganan ini dilakukan oleh JAM DATUN, Prof. (H.C.) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., bersama Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan Ary Zulfikar pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor LPS Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para Direktur Group LPS RI, serta pejabat dari lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Para Direktur dan Koordinator serta jajaran pada JAMDATUN.\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3922114543262852210_7263394836"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 304.647502628909, "y": 130.20405949151547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 71.7189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922114543262852210_7263394836", "id": "kejaksaan.ri", "source": "instagram-000001", "content": ".\nJaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAMDATUN) Kejaksaan RI bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kantor Lembaga Penjamin Simpanan. Sinergi ini dilakukan guna memperkuat tata kelola, mitigasi risiko hukum, serta perlindungan terhadap kepentingan negara dan publik dalam ekosistem perbankan serta industri keuangan nasional.\n.\nDalam sambutannya, JAMDATUN Kejaksaan RI, R. Narendra Jatna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPS atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejaksaan RI, khususnya JAMDATUN. Beliau menekankan bahwa LPS memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan stabilitas keuangan nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi dan rencana perluasan dimensi LPS ke sektor asuransi.\n.\nPenandatanganan ini dilakukan oleh JAM DATUN, Prof. (H.C.) Dr. R. Narendra Jatna, S.H., LL.M., bersama Direktur Eksekutif Hukum Lembaga Penjamin Simpanan Ary Zulfikar pada Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor LPS Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para Direktur Group LPS RI, serta pejabat dari lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yaitu Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara, Para Direktur dan Koordinator serta jajaran pada JAMDATUN.\n.\n\n.\n#Jamdatun #JaksaPengacaraNegara\n#JamdatunMenujuWBBM #DatunKejaksaanAgung\n#KejaksaanAgung", "post_id": "3922114543262852210_7263394836"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 418.42666986432664, "y": 399.04245026868745, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 258.4437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 367.2962280818775, "y": 273.7812388134738, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7669, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 350.87785423230576, "y": 923.7304857177871, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 71.7189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "idx_channel", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@laina-brown", "attributes": {"label": "@laina-brown", "x": 92.69771999861798, "y": 957.3393069778712, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7669, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2tjKErrHaag", "id": "@laina-brown", "source": "youtube-000001", "content": "Rencana 529 vs Akun Brokerage | Panduan Hidup Hemat untuk Menabung Biaya Kuliah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   / -brown  \n\nFacebook: Financial Fusion: Unlocking Financial Success\nIG: brown.laina\nPertanyaan bisnis: lainamoneyathome\n\nBagaimana jika uang yang Anda tabung untuk masa depan anak Anda dapat membantu biaya kuliah, rumah pertama, memulai bisnis, atau bahkan kebebasan finansial di kemudian hari?\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa Rekening Brokerage Orang Tua mungkin sebenarnya merupakan alternatif yang lebih cerdas dan fleksibel daripada rencana 529 tradisional untuk banyak keluarga yang berfokus pada keuangan cerdas dan hidup hemat.\nBanyak orang tua secara otomatis berasumsi bahwa rencana tabungan kuliah 529 adalah pilihan terbaik untuk menabung untuk kuliah dan masa depan anak-anak mereka. Tetapi apa yang terjadi jika anak Anda tidak kuliah? Bagaimana jika mereka ingin memulai bisnis, mengikuti sekolah kejuruan, berinvestasi di bidang properti, bergabung dengan militer, atau mengejar jalur yang sama sekali berbeda? Di situlah Rekening Broker untuk anak-anak dapat menjadi alat pembangunan kekayaan dan keuangan yang sangat ampuh bagi keluarga yang menerapkan gaya hidup hemat dan investasi jangka panjang.\nKita berbicara tentang berinvestasi untuk masa depan anak Anda dengan mempertimbangkan fleksibilitas, kebebasan, dan penciptaan kekayaan jangka panjang. Tidak seperti rencana 529, Rekening Broker memberi orang tua kendali penuh atas bagaimana uang tersebut akhirnya digunakan. Baik anak Anda membutuhkan bantuan untuk biaya kuliah, uang muka rumah, biaya pernikahan, transportasi, atau membangun stabilitas keuangan sejak dini, strategi keuangan ini memungkinkan Anda untuk beradaptasi dengan masa depan mereka daripada mengunci mereka pada satu jalur.\nDalam video ini, Anda akan mempelajari cara membuka Rekening Broker untuk anak Anda, berapa banyak yang harus disumbangkan setiap bulan, investasi apa yang harus dipilih, dan bagaimana bunga majemuk dapat sepenuhnya mengubah masa depan keuangan anak Anda dari waktu ke waktu. Bahkan investasi bulanan kecil seperti $20, $50, atau $200 per bulan dapat tumbuh secara signifikan berkat investasi jangka panjang, kebiasaan keuangan yang cerdas, dan pertumbuhan majemuk. Inilah mengapa banyak keluarga yang tertarik dengan gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah sedang mencari alternatif selain rencana 529 tradisional.\nKami juga membahas strategi investasi untuk pemula, investasi reksa dana indeks, investasi S&P 500, investasi pasif, investasi jangka panjang, dan kebiasaan membangun kekayaan sederhana yang benar-benar dapat dipatuhi oleh orang tua yang sibuk. Jika Anda baru mengenal investasi atau keuangan pribadi, jangan khawatir, video ini menjelaskan semuanya dengan cara yang sederhana dan ramah bagi pemula.\nSalah satu kesimpulan terbesar dari diskusi ini adalah konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Anda tidak perlu ribuan dolar untuk mulai berinvestasi untuk anak Anda. Kontribusi bulanan otomatis sederhana ke Rekening Broker yang diinvestasikan dalam reksa dana indeks berbiaya rendah dapat menciptakan hasil yang besar selama 10-20 tahun. Ini adalah salah satu kebiasaan keuangan paling cerdas untuk keluarga yang berfokus pada gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah tanpa stres finansial.\nVideo ini juga menjelaskan mengapa banyak investor lebih memilih reksa dana indeks daripada saham individu. Alih-alih mencoba memprediksi saham Amazon atau Apple berikutnya, investasi terdiversifikasi melalui reksa dana indeks memungkinkan Anda untuk mengurangi risiko sambil mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan pasar saham jangka panjang. Ini adalah salah satu strategi investasi pasif dan keuangan pribadi paling populer yang digunakan oleh investor berpengalaman dan pakar keuangan.\nKami juga membahas pro dan kontra Akun Broker, termasuk pajak, keuntungan modal, fleksibilitas investasi, dan cara menghindari kesalahan investasi umum seperti penjualan panik atau perdagangan berlebihan.\n\nJika Anda pernah bertanya-tanya apakah Anda harus menggunakan Fidelity, Vanguard, Charles Schwab, atau platform investasi lainnya, video ini memberikan panduan keuangan praktis yang ramah bagi pemula. Kami juga membandingkan Akun Broker dan rencana 529 sehingga orang tua dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk menabung untuk kuliah dan membangun kekayaan di masa depan.\nBaik tujuan Anda adalah tabungan kuliah, kemandirian finansial, kekayaan antar generasi, atau sekadar memberi anak Anda lebih banyak kesempatan dalam hidup, memahami cara kerja Akun Broker dapat sepenuhnya mengubah cara Anda berpikir tentang uang, pengasuhan anak, keuangan, dan hidup hemat.\nMasa depan anak Anda mungkin terlihat sangat berbeda dari yang Anda harapkan, dan strategi investasi ini memberi Anda fleksibilitas untuk mendukung mereka apa pun jalan yang mereka pilih.\n\nIngat: investasi kecil hari ini dapat menjadi peluang yang mengubah hidup di masa depan.\n\n#KeuanganPribadi #Investa...", "post_id": "2tjKErrHaag"}}, {"key": "laina", "attributes": {"label": "laina", "x": 144.39519586156325, "y": 43.30410222057735, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.7189, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2tjKErrHaag", "id": "laina", "source": "youtube-000001", "content": "Rencana 529 vs Akun Brokerage | Panduan Hidup Hemat untuk Menabung Biaya Kuliah\n\nGabung ke saluran ini untuk mendapatkan akses ke keuntungan:\n   / -brown  \n\nFacebook: Financial Fusion: Unlocking Financial Success\nIG: brown.laina\nPertanyaan bisnis: lainamoneyathome\n\nBagaimana jika uang yang Anda tabung untuk masa depan anak Anda dapat membantu biaya kuliah, rumah pertama, memulai bisnis, atau bahkan kebebasan finansial di kemudian hari?\n\nDalam video ini, kami menguraikan mengapa Rekening Brokerage Orang Tua mungkin sebenarnya merupakan alternatif yang lebih cerdas dan fleksibel daripada rencana 529 tradisional untuk banyak keluarga yang berfokus pada keuangan cerdas dan hidup hemat.\nBanyak orang tua secara otomatis berasumsi bahwa rencana tabungan kuliah 529 adalah pilihan terbaik untuk menabung untuk kuliah dan masa depan anak-anak mereka. Tetapi apa yang terjadi jika anak Anda tidak kuliah? Bagaimana jika mereka ingin memulai bisnis, mengikuti sekolah kejuruan, berinvestasi di bidang properti, bergabung dengan militer, atau mengejar jalur yang sama sekali berbeda? Di situlah Rekening Broker untuk anak-anak dapat menjadi alat pembangunan kekayaan dan keuangan yang sangat ampuh bagi keluarga yang menerapkan gaya hidup hemat dan investasi jangka panjang.\nKita berbicara tentang berinvestasi untuk masa depan anak Anda dengan mempertimbangkan fleksibilitas, kebebasan, dan penciptaan kekayaan jangka panjang. Tidak seperti rencana 529, Rekening Broker memberi orang tua kendali penuh atas bagaimana uang tersebut akhirnya digunakan. Baik anak Anda membutuhkan bantuan untuk biaya kuliah, uang muka rumah, biaya pernikahan, transportasi, atau membangun stabilitas keuangan sejak dini, strategi keuangan ini memungkinkan Anda untuk beradaptasi dengan masa depan mereka daripada mengunci mereka pada satu jalur.\nDalam video ini, Anda akan mempelajari cara membuka Rekening Broker untuk anak Anda, berapa banyak yang harus disumbangkan setiap bulan, investasi apa yang harus dipilih, dan bagaimana bunga majemuk dapat sepenuhnya mengubah masa depan keuangan anak Anda dari waktu ke waktu. Bahkan investasi bulanan kecil seperti $20, $50, atau $200 per bulan dapat tumbuh secara signifikan berkat investasi jangka panjang, kebiasaan keuangan yang cerdas, dan pertumbuhan majemuk. Inilah mengapa banyak keluarga yang tertarik dengan gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah sedang mencari alternatif selain rencana 529 tradisional.\nKami juga membahas strategi investasi untuk pemula, investasi reksa dana indeks, investasi S&P 500, investasi pasif, investasi jangka panjang, dan kebiasaan membangun kekayaan sederhana yang benar-benar dapat dipatuhi oleh orang tua yang sibuk. Jika Anda baru mengenal investasi atau keuangan pribadi, jangan khawatir, video ini menjelaskan semuanya dengan cara yang sederhana dan ramah bagi pemula.\nSalah satu kesimpulan terbesar dari diskusi ini adalah konsistensi lebih penting daripada kesempurnaan. Anda tidak perlu ribuan dolar untuk mulai berinvestasi untuk anak Anda. Kontribusi bulanan otomatis sederhana ke Rekening Broker yang diinvestasikan dalam reksa dana indeks berbiaya rendah dapat menciptakan hasil yang besar selama 10-20 tahun. Ini adalah salah satu kebiasaan keuangan paling cerdas untuk keluarga yang berfokus pada gaya hidup hemat dan menabung untuk kuliah tanpa stres finansial.\nVideo ini juga menjelaskan mengapa banyak investor lebih memilih reksa dana indeks daripada saham individu. Alih-alih mencoba memprediksi saham Amazon atau Apple berikutnya, investasi terdiversifikasi melalui reksa dana indeks memungkinkan Anda untuk mengurangi risiko sambil mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan pasar saham jangka panjang. Ini adalah salah satu strategi investasi pasif dan keuangan pribadi paling populer yang digunakan oleh investor berpengalaman dan pakar keuangan.\nKami juga membahas pro dan kontra Akun Broker, termasuk pajak, keuntungan modal, fleksibilitas investasi, dan cara menghindari kesalahan investasi umum seperti penjualan panik atau perdagangan berlebihan.\n\nJika Anda pernah bertanya-tanya apakah Anda harus menggunakan Fidelity, Vanguard, Charles Schwab, atau platform investasi lainnya, video ini memberikan panduan keuangan praktis yang ramah bagi pemula. Kami juga membandingkan Akun Broker dan rencana 529 sehingga orang tua dapat membuat keputusan yang lebih cerdas untuk menabung untuk kuliah dan membangun kekayaan di masa depan.\nBaik tujuan Anda adalah tabungan kuliah, kemandirian finansial, kekayaan antar generasi, atau sekadar memberi anak Anda lebih banyak kesempatan dalam hidup, memahami cara kerja Akun Broker dapat sepenuhnya mengubah cara Anda berpikir tentang uang, pengasuhan anak, keuangan, dan hidup hemat.\nMasa depan anak Anda mungkin terlihat sangat berbeda dari yang Anda harapkan, dan strategi investasi ini memberi Anda fleksibilitas untuk mendukung mereka apa pun jalan yang mereka pilih.\n\nIngat: investasi kecil hari ini dapat menjadi peluang yang mengubah hidup di masa depan.\n\n#KeuanganPribadi #Investa...", "post_id": "2tjKErrHaag"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 562.4390216693506, "y": 173.55857487703685, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 38.7669, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 334.6777106948525, "y": 561.2278129183242, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 493.35024187131535, "y": 816.170025342475, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 164.22016187818343, "y": 768.3796428909478, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 274.71402449333317, "y": 284.459022494556, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 212.65462238276322, "y": 411.41037445876685, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 992.2645202292888, "y": 550.1811826383754, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 43.4744, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}], "edges": [{"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jamdatun_kejagungri", "source": "jamdatun_kejagungri", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@laina-brown", "source": "@laina-brown", "target": "laina", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}