{"nodes": [{"key": "Nugrohoisme", "attributes": {"label": "Nugrohoisme", "x": 27.180643974852092, "y": 796.786882434941, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068220786645561841", "id": "Nugrohoisme", "source": "tweet-000004", "content": "Krisis tahun 98 jg gitu. Suku bunga smp 70%, in paralel perbaikan sektor perbankan. Ga bs kurs dibiarkan liar.", "post_id": "2068220786645561841"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 458.0018713575699, "y": 859.7071357472122, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068220786645561841", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "Krisis tahun 98 jg gitu. Suku bunga smp 70%, in paralel perbaikan sektor perbankan. Ga bs kurs dibiarkan liar.", "post_id": "2068220786645561841"}}, {"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 848.4949946351693, "y": 945.7186293380162, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068312986612334632", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman, mengungkapkan sejumlah dampak yang akan dirasakan sektor perbankan maupun masyarakat setelah BI kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75%.\n\nhttps://t.co/onKa8GVC1l", "post_id": "2068312986612334632"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 943.9612980930069, "y": 289.8620433198573, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068312986612334632", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef, M Rizal Taufikurahman, mengungkapkan sejumlah dampak yang akan dirasakan sektor perbankan maupun masyarakat setelah BI kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,75%.\n\nhttps://t.co/onKa8GVC1l", "post_id": "2068312986612334632"}}, {"key": "ConservingWLife", "attributes": {"label": "ConservingWLife", "x": 448.4215909991446, "y": 56.19821796152558, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069279895465910572", "id": "ConservingWLife", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin loyo, impoten. Saham bank Himbara turun terus akibat netsell asing, investor takut krn kebijakan asalan, asal buat, asal jadi, asal bapak senang. PLN pingsan, UKMN terjepit pajak, semua dipajaki. Masih bilang Indonesia baik2 saja ??", "post_id": "2069279895465910572"}}, {"key": "99propaganda", "attributes": {"label": "99propaganda", "x": 708.2962849527643, "y": 658.0245954088989, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069279895465910572", "id": "99propaganda", "source": "tweet-000004", "content": "Rupiah makin loyo, impoten. Saham bank Himbara turun terus akibat netsell asing, investor takut krn kebijakan asalan, asal buat, asal jadi, asal bapak senang. PLN pingsan, UKMN terjepit pajak, semua dipajaki. Masih bilang Indonesia baik2 saja ??", "post_id": "2069279895465910572"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 610.4142038867718, "y": 159.67257128891987, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 119.4661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "mrcrack370", "attributes": {"label": "mrcrack370", "x": 629.6853293532862, "y": 36.25473337119844, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632171268443344148", "id": "mrcrack370", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank besar kayak BBRI & BBCA lagi turun terus… 😱 Pertanyaannya: ini diskon besar atau masih jebakan? Fundamental mulai tertekan, asing juga masih net sell. Tapi di setiap penurunan, selalu ada peluang buat yang sabar nunggu momentum 📉📈 📊 Estimasi area bottom: BBRI: 2.400 – 2.700 BBCA: 6.300 – 6.800 Apakah ini area akumulasi terbaik? Atau masih ada penurunan lanjutan? ⚠️ Ingat: Market itu penuh skenario, bukan kepastian. Jangan asal entry tanpa plan!#sahamindonesia #bbri #bbca #investasi #trading", "post_id": "7632171268443344148"}}, {"key": "ECHOMANDO", "attributes": {"label": "ECHOMANDO", "x": 643.2276734862345, "y": 955.1205242929362, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632171268443344148", "id": "ECHOMANDO", "source": "tiktok-000001", "content": "Saham bank besar kayak BBRI & BBCA lagi turun terus… 😱 Pertanyaannya: ini diskon besar atau masih jebakan? Fundamental mulai tertekan, asing juga masih net sell. Tapi di setiap penurunan, selalu ada peluang buat yang sabar nunggu momentum 📉📈 📊 Estimasi area bottom: BBRI: 2.400 – 2.700 BBCA: 6.300 – 6.800 Apakah ini area akumulasi terbaik? Atau masih ada penurunan lanjutan? ⚠️ Ingat: Market itu penuh skenario, bukan kepastian. Jangan asal entry tanpa plan!#sahamindonesia #bbri #bbca #investasi #trading", "post_id": "7632171268443344148"}}, {"key": "yocellular", "attributes": {"label": "yocellular", "x": 662.6744688133631, "y": 988.1151761297923, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 119.4661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7652671224467787016", "id": "yocellular", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 IHSG Kembali Terkoreksi! Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 18 Juni 2026 ditutup di level 6.172,34 atau turun 48,40 poin (-0,78%). Tekanan jual masih membayangi pasar, meski sempat terjadi rebound menjelang penutupan. 📊 Data Perdagangan: • IHSG: 6.172,34 (-0,78%) • Nilai Transaksi: Rp17,97 Triliun • Volume: 257,01 Juta Lot • Frekuensi: 1,83 Juta Transaksi 🚀 Top Gainer: CBUT (+24,78%) JECC (+24,59%) ZONE (+24,57%) KOPI (+23,08%) RLCO (+15,36%) 📉 Top Loser: KONI (-14,86%) DEFI (-14,48%) BCIC (-14,07%) DPUM (-12,39%) ESIP (-11,89%) 💰 Net Foreign Buy: BBRI (+Rp456,08 M) BBCA (+Rp375,29 M) MAPI (+Rp67,55 M) ANTM (+Rp38,70 M) TINS (+Rp33,56 M) 💸 Net Foreign Sell: TPIA (-Rp358,00 M) BRMS (-Rp103,50 M) DSSA (-Rp100,95 M) BUMI (-Rp93,87 M) KLBF (-Rp77,52 M) Meski IHSG melemah, aksi akumulasi asing pada sektor perbankan masih terlihat kuat. Apakah ini menjadi sinyal awal rotasi menuju saham big caps? ⚠️ Disclaimer: Konten ini hanya untuk edukasi dan informasi, bukan ajakan membeli atau menjual saham. Selalu lakukan riset dan pertimbangkan profil risiko masing-masing.", "post_id": "7652671224467787016"}}, {"key": "tumbuh.finansial", "attributes": {"label": "tumbuh.finansial", "x": 379.8691924128772, "y": 305.64447017893445, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 119.4661, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7651214173581397269", "id": "tumbuh.finansial", "source": "tiktok-000001", "content": "Banyak orang bertanya : “Kalau punya Rp100 juta hari ini, kamu taruh di mana?” Jawabannya tidak harus semuanya masuk ke satu aset. Karena tujuan investasi bukan hanya mencari keuntungan, tapi juga mengelola risiko. Berikut komposisi portofolio yang saya pilih saat ini : 🟢 Bitcoin — 40% Sebagai aset pertumbuhan jangka panjang dengan potensi return yang tinggi. 🟢 Saham Bank Besar — 30% Fokus pada bisnis yang sudah terbukti menghasilkan laba dan rutin membagikan dividen. 🟢 Emas — 20% Sebagai pelindung nilai saat kondisi ekonomi tidak menentu. 🟢 Cash — 10% Sebagai dana cadangan dan amunisi untuk membeli saat market sedang turun. Tidak ada portofolio yang sempurna. Yang terpenting adalah menyesuaikan dengan tujuan, usia, dan toleransi risiko masing-masing. Kalau kamu punya Rp100 juta hari ini, berapa persen yang akan kamu masukkan ke Bitcoin? 👇 Follow  untuk belajar investasi, membangun aset, dan bertumbuh bersama. #TumbuhFinansial #Investasi #Bitcoin #Saham #BBCA", "post_id": "7651214173581397269"}}, {"key": "remoratrade.id", "attributes": {"label": "remoratrade.id", "x": 11.358051843885498, "y": 126.42273667389858, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653945981058305288", "id": "remoratrade.id", "source": "tiktok-000001", "content": "PASIF INCOME 1 MILIAR LEBIH DARI SAHAM? EMANG BISA? Banyak yang penasaran, kalau punya saham Big Banks sampai belasan bahkan puluhan miliar, sebenarnya berapa sih dividen tunai yang masuk ke rekening setiap tahunnya? 🤔 > Di video kali ini, gua bakal blak-blakan bongkar isi portofolio saham BMRI (Bank Mandiri) gua yang bernilai Rp21 Miliar lebih! Pas harga saham perbankan lagi turun rata-rata sampai 30% kayak sekarang (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI), ini sebenarnya bisa jadi peluang emas buat akumulasi untuk jangka panjang. > Penasaran gimana hitungan lengkap *Dividen Yield* sampai bisa dapat Rp1,15 Miliar per tahun secara pasif? Tonton video ini sampai habis! > 👇 **Kalian sendiri paling suka saham bank yang mana nih buat investasi masa depan? Komen di bawah ya!  #stevenanderson #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7653945981058305288"}}, {"key": "andersonnsteven", "attributes": {"label": "andersonnsteven", "x": 170.3309924220705, "y": 214.86797279958125, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653945981058305288", "id": "andersonnsteven", "source": "tiktok-000001", "content": "PASIF INCOME 1 MILIAR LEBIH DARI SAHAM? EMANG BISA? Banyak yang penasaran, kalau punya saham Big Banks sampai belasan bahkan puluhan miliar, sebenarnya berapa sih dividen tunai yang masuk ke rekening setiap tahunnya? 🤔 > Di video kali ini, gua bakal blak-blakan bongkar isi portofolio saham BMRI (Bank Mandiri) gua yang bernilai Rp21 Miliar lebih! Pas harga saham perbankan lagi turun rata-rata sampai 30% kayak sekarang (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI), ini sebenarnya bisa jadi peluang emas buat akumulasi untuk jangka panjang. > Penasaran gimana hitungan lengkap *Dividen Yield* sampai bisa dapat Rp1,15 Miliar per tahun secara pasif? Tonton video ini sampai habis! > 👇 **Kalian sendiri paling suka saham bank yang mana nih buat investasi masa depan? Komen di bawah ya!  #stevenanderson #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7653945981058305288"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 489.8995853749516, "y": 569.1961567286394, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uhYE9K6vFpI", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "MIRIS! Rahasia Pahit UMKM Sulit Naik Kelas: Modal Sendiri vs Kredit Bank\n\nKenapa jutaan pelaku usaha di Indonesia masih jalan di tempat? Benarkah akses modal usaha menjadi dinding pembatas terbesar?\n\nVideo ini membongkar fakta mengejutkan dari riset Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) yang mencatat bahwa sebanyak 88 persen pelaku UMKM sektor informal lebih memilih menggunakan dana pribadi untuk modal usaha, ketimbang mengajukan kredit perbankan. Fenomena ini memicu perlambatan pertumbuhan kredit UMKM dan membuat sektor usaha mikro kesulitan untuk ekspansi bisnis.\n\nMengapa para pemilik usaha enggan meminjam uang ke bank? Apa saja hambatan utama dari sisi pelaku usaha dan bagaimana ketatnya seleksi perbankan dalam menyetujui pinjaman modal? Kami mengulas pandangan kritis dari para ahli ekonomi terkait dilema keterbatasan agunan, pelemahan daya beli konsumen, kenaikan suku bunga, hingga pentingnya insentif kredit serta pendampingan manajemen agar UMKM Indonesia bisa benar-benar naik kelas.\n\nSimak analisis mendalam seputar dunia usaha, tantangan pembiayaan perbankan, dan solusi konkret melalui platform kolaborasi seperti UMKM Center dalam video ini sampai habis!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #umkm  #modalusaha  #KreditBank #ekonomiindonesia  #Perbanas #bisnisumkm  #finansial \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "uhYE9K6vFpI"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 420.9960138351532, "y": 709.590554224939, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uhYE9K6vFpI", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "MIRIS! Rahasia Pahit UMKM Sulit Naik Kelas: Modal Sendiri vs Kredit Bank\n\nKenapa jutaan pelaku usaha di Indonesia masih jalan di tempat? Benarkah akses modal usaha menjadi dinding pembatas terbesar?\n\nVideo ini membongkar fakta mengejutkan dari riset Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) yang mencatat bahwa sebanyak 88 persen pelaku UMKM sektor informal lebih memilih menggunakan dana pribadi untuk modal usaha, ketimbang mengajukan kredit perbankan. Fenomena ini memicu perlambatan pertumbuhan kredit UMKM dan membuat sektor usaha mikro kesulitan untuk ekspansi bisnis.\n\nMengapa para pemilik usaha enggan meminjam uang ke bank? Apa saja hambatan utama dari sisi pelaku usaha dan bagaimana ketatnya seleksi perbankan dalam menyetujui pinjaman modal? Kami mengulas pandangan kritis dari para ahli ekonomi terkait dilema keterbatasan agunan, pelemahan daya beli konsumen, kenaikan suku bunga, hingga pentingnya insentif kredit serta pendampingan manajemen agar UMKM Indonesia bisa benar-benar naik kelas.\n\nSimak analisis mendalam seputar dunia usaha, tantangan pembiayaan perbankan, dan solusi konkret melalui platform kolaborasi seperti UMKM Center dalam video ini sampai habis!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #umkm  #modalusaha  #KreditBank #ekonomiindonesia  #Perbanas #bisnisumkm  #finansial \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "uhYE9K6vFpI"}}, {"key": "@Strike-money", "attributes": {"label": "@Strike-money", "x": 336.08990862347963, "y": 740.5472565363264, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uoJbPFnGC20", "id": "@Strike-money", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ditutup Melemah pada Jumat: Apa yang Harus Dilakukan pada Senin? 📉🔥\n\nSelamat datang kembali di Strike! Dalam analisis pasar mingguan hari ini untuk tanggal 19 Juni, pembawa acara Sakshi Dhamankar ditemani oleh analis ahli kami, Dhiren, untuk membahas sesi perdagangan yang sangat fluktuatif dan bearish.\n\nMeskipun sektor IT mengalami hari yang sulit dan perhatian besar tertuju pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Reliance Industries, pasar menunjukkan pemulihan yang menjanjikan di akhir sesi. Kami akan membahas Nifty 50 dan Bank Nifty secara mendalam menggunakan analisis grafik teknikal yang tepat pada kerangka waktu harian dan mingguan.\n\nSiap meningkatkan perjalanan Anda di pasar saham? Strike merayakan tonggak sejarah 3 tahun mereka dengan penawaran eksklusif yang sayang untuk dilewatkan! Dapatkan di sini: https://rzp.io/rzp/strike3years\n\n📊 Poin Penting dari Episode Ini:\n\nProspek Nifty 50: Analisis pola candlestick Doji/Marubozu yang kuat dan mengapa 23.800 akan bertindak sebagai zona support penting, sementara 24.200 tetap menjadi level resistance kunci.\n\nAnalisis Bank Nifty: Apakah sektor perbankan benar-benar lemah? Kami melihat terobosan yang jelas dari HDFC Bank dan pengujian ulang tren, mengidentifikasi 57.000 sebagai level support penting.\n\nStrategi Trading Profesional: Mengapa analis kami menyarankan strategi \"Beli Saat Harga Turun\" daripada menjual saat harga naik.\n\nIndikator Strike: Penjelasan tentang Average Swing, metrik pendinginan Daily Swing, dan apa yang ditunjukkan oleh Client Net Open Interest tentang pembentukan dasar.\n\nApa prediksi Anda untuk sesi trading minggu depan? Apakah Anda akan membeli saat harga turun atau memegang uang tunai? Beri tahu kami di kolom komentar di bawah!\n\n🔔 Berlangganan Strike untuk pembaruan harian, analisis teknis, dan wawasan pasar dari para ahli!\n\n#Nifty50 #BankNifty #StockMarketIndia #TechnicalAnalysis #BuyOnDips #Strike #HDFCBank #RelianceAGM #ShareMarket\n\n✅Tingkatkan Trading Saham Anda. Mulai GRATIS: https://bit.ly/3OtZ8Dc\n\nDeskripsi\n\n🎬 Berlangganan saluran kami untuk mendapatkan pembaruan pasar saham yang bermanfaat:    / -ic  \n\nLihat daftar putar kami tentang Dasar-Dasar Analisis Teknikal:    • Learn Technical Analysis : Charts, Pattern...  \nPelajari strategi perdagangan dengan contoh pasar:    • Top Trading Strategies with Strike : Prove...  \n\n🌏Pantau terus pembaruan rutin:\nTwitter:   / strike_ic  \nFacebook:   / strikeanalytic  \nLinkedIn:   / strike-ic  \nInstagram:   / strike_ic  \n\nStrike - Tingkatkan Perdagangan Saham Anda | Saya Punya Data\n💻 https://bit.ly/3OtZ8Dc\n\nTimestamp:\n\nPenafian:\nPerdagangan di pasar keuangan apa pun harus dilakukan dengan pengetahuan yang mendalam dan bantuan dari penasihat investasi yang berkualifikasi. Ini bukan rekomendasi untuk membeli/menjual. Ini adalah upaya kami untuk mendidik pemirsa tentang penggunaan model-model ini dan bagaimana pasar bekerja menggunakan model kami.\n\n#strike #analisispasarsaham #pasarsaham #analisisteknik #analisisfundamental #pasarsahamharian #pembaruansaham", "post_id": "uoJbPFnGC20"}}, {"key": "strike", "attributes": {"label": "strike", "x": 811.7113466145216, "y": 14.306345123119456, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uoJbPFnGC20", "id": "strike", "source": "youtube-000001", "content": "Pasar Ditutup Melemah pada Jumat: Apa yang Harus Dilakukan pada Senin? 📉🔥\n\nSelamat datang kembali di Strike! Dalam analisis pasar mingguan hari ini untuk tanggal 19 Juni, pembawa acara Sakshi Dhamankar ditemani oleh analis ahli kami, Dhiren, untuk membahas sesi perdagangan yang sangat fluktuatif dan bearish.\n\nMeskipun sektor IT mengalami hari yang sulit dan perhatian besar tertuju pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Reliance Industries, pasar menunjukkan pemulihan yang menjanjikan di akhir sesi. Kami akan membahas Nifty 50 dan Bank Nifty secara mendalam menggunakan analisis grafik teknikal yang tepat pada kerangka waktu harian dan mingguan.\n\nSiap meningkatkan perjalanan Anda di pasar saham? Strike merayakan tonggak sejarah 3 tahun mereka dengan penawaran eksklusif yang sayang untuk dilewatkan! Dapatkan di sini: https://rzp.io/rzp/strike3years\n\n📊 Poin Penting dari Episode Ini:\n\nProspek Nifty 50: Analisis pola candlestick Doji/Marubozu yang kuat dan mengapa 23.800 akan bertindak sebagai zona support penting, sementara 24.200 tetap menjadi level resistance kunci.\n\nAnalisis Bank Nifty: Apakah sektor perbankan benar-benar lemah? Kami melihat terobosan yang jelas dari HDFC Bank dan pengujian ulang tren, mengidentifikasi 57.000 sebagai level support penting.\n\nStrategi Trading Profesional: Mengapa analis kami menyarankan strategi \"Beli Saat Harga Turun\" daripada menjual saat harga naik.\n\nIndikator Strike: Penjelasan tentang Average Swing, metrik pendinginan Daily Swing, dan apa yang ditunjukkan oleh Client Net Open Interest tentang pembentukan dasar.\n\nApa prediksi Anda untuk sesi trading minggu depan? Apakah Anda akan membeli saat harga turun atau memegang uang tunai? Beri tahu kami di kolom komentar di bawah!\n\n🔔 Berlangganan Strike untuk pembaruan harian, analisis teknis, dan wawasan pasar dari para ahli!\n\n#Nifty50 #BankNifty #StockMarketIndia #TechnicalAnalysis #BuyOnDips #Strike #HDFCBank #RelianceAGM #ShareMarket\n\n✅Tingkatkan Trading Saham Anda. Mulai GRATIS: https://bit.ly/3OtZ8Dc\n\nDeskripsi\n\n🎬 Berlangganan saluran kami untuk mendapatkan pembaruan pasar saham yang bermanfaat:    / -ic  \n\nLihat daftar putar kami tentang Dasar-Dasar Analisis Teknikal:    • Learn Technical Analysis : Charts, Pattern...  \nPelajari strategi perdagangan dengan contoh pasar:    • Top Trading Strategies with Strike : Prove...  \n\n🌏Pantau terus pembaruan rutin:\nTwitter:   / strike_ic  \nFacebook:   / strikeanalytic  \nLinkedIn:   / strike-ic  \nInstagram:   / strike_ic  \n\nStrike - Tingkatkan Perdagangan Saham Anda | Saya Punya Data\n💻 https://bit.ly/3OtZ8Dc\n\nTimestamp:\n\nPenafian:\nPerdagangan di pasar keuangan apa pun harus dilakukan dengan pengetahuan yang mendalam dan bantuan dari penasihat investasi yang berkualifikasi. Ini bukan rekomendasi untuk membeli/menjual. Ini adalah upaya kami untuk mendidik pemirsa tentang penggunaan model-model ini dan bagaimana pasar bekerja menggunakan model kami.\n\n#strike #analisispasarsaham #pasarsaham #analisisteknik #analisisfundamental #pasarsahamharian #pembaruansaham", "post_id": "uoJbPFnGC20"}}, {"key": "@InvestorHabits", "attributes": {"label": "@InvestorHabits", "x": 754.2872956867491, "y": 69.93536375501274, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "t4fR9FajHM4", "id": "@InvestorHabits", "source": "youtube-000001", "content": "Seabank 2026 Udah Gak Worth It?\n\n#seabank #bankdigitalseabank #seabankindonesia\n\nPada video kali ini aku kembali mereview serta membagikan pandanganku seputar Seabank. Seabank di tahun 2026 memberikan bunga yang jauh lebih rendah ketimbang dengan Seabank pada masa prime nya. Aku juga membahas metodeku untuk memaksimalkan bank digital Seabank ini. Bagi teman-teman yang ingin tutorial menggunakan berbagai platform keuangan dan investasi yang ada di Indonesia, kamu boleh mampir ke playlist-playlist yang ada di channel Investor Habits ini yaa. 😁\n\n🎫 Referal\nOneKey: HABITS (Discount up to 5%)\nLink beli OneKey: https://onekey.so/r/HABITS/shop\nTangem: HABITS (Discount 10%)\nLink beli Tangem: https://tangem.com/en/pricing/?promoc... \nDepositoBPR Komunal: HABITS (Kamu dapat bonus 100k)\nMakmur: HABITS\nPintu: daniellianto\nTokocrypto: 4471495E (Kamu dapat 10% trading commission)\nNanovest: Daniellia152\nBybit: XJQ3ZG\nPluang: DANI721737\nIndodax: https://indodax.com/ref/daniellianto/1\nBinance: GRO_14352_SNN4V (Kamu dapat bonus 50USDT)\nBibit: habits (Kamu dapat bonus 25k)\nUangme: 6999 (Kamu dapat bonus 5k)\nNeobank: 6JH6M2 (Kamu dapat Kupon Experience Neo Now)\nAjaib: dani132 (Kamu dapat bonus saham)\nEasycash: PKWq4UO\nPintu: Daniellianto\nSeabank: SYMG43\nBlu: DANIEX104\nTanamDuit: DANIE00NXGV\nAsetku: TDM9F\nZipmex: 1F2nnxtF4g\nKoinworks: a95017 (Kamu dapat bonus 150k koin)\nRupiah Cepat: RWKGST\nAladin: 2L9AEK (Kamu dapat bonus 15k)\nModal Rakyat: DANI714140\nAmartha: DAN152245\nBank Jago: DAN3D35B\nAkseleran: AKSLDANIEL228371 (Kamu dapat bonus 100k)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   \nBMoney: REF-VHQVZ (Kamu dapat bonus 5k)\nTMRW: M01390127082\n\n📕 Please Visit\nhttps://investorhabits.id/\n\n📩 Business Enquiries\nPlease kindly email : investorhabits\n\n💰 Support Investor Habits\nhttps://trakteer.id/investorhabits\n\n🥇 Subscribe Investor Habits\n   /   \n\n📚 Social Media\nTiktok : https://vt.tiktok.com/ZSJu3Ej2X/\nInstagram:   / danielliantoo  \nInstagram:   / investorhabits  \nLinkedIn:   / daniellianto  \nLinkedIn:   / investorhabits  \n\n➖➖➖➖➖➖\n\n▶️ Playlist\n💸 Investasi\n(Sharing mengenai personal finance oleh Daniel Lianto)\n   • Personal Finance  \n\n➖➖➖➖➖➖\n\n📙 Belajar Digital Marketing Tiktok\nhttps://bit.ly/TiktokHabits\n\n📗 Belajar Digital Marketing Instagram\nhttps://bit.ly/InstagramHabits\n\n[Tags]\nsaham,saham pemula,belajar saham,investasi saham,bbri,bank bri,bank rakyat indonesia,saham bank bri,bank bri saham,bbri saham,investasi bbri,profit investasi saham,profit saham,investasi saham untuk pemula,saham bbri jangka panjang,saham bbri turun terus,saham bbri untuk jangka panjang,saham bbri 2026,bbri vs bbca,bbca vs bbri,bbri atau bbca,bbca atau bbri,bbri saham dari nol,daniel lianto,investor habits", "post_id": "t4fR9FajHM4"}}, {"key": "investorhabits", "attributes": {"label": "investorhabits", "x": 721.9051632319149, "y": 428.56067640382554, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.5361, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "t4fR9FajHM4", "id": "investorhabits", "source": "youtube-000001", "content": "Seabank 2026 Udah Gak Worth It?\n\n#seabank #bankdigitalseabank #seabankindonesia\n\nPada video kali ini aku kembali mereview serta membagikan pandanganku seputar Seabank. Seabank di tahun 2026 memberikan bunga yang jauh lebih rendah ketimbang dengan Seabank pada masa prime nya. Aku juga membahas metodeku untuk memaksimalkan bank digital Seabank ini. Bagi teman-teman yang ingin tutorial menggunakan berbagai platform keuangan dan investasi yang ada di Indonesia, kamu boleh mampir ke playlist-playlist yang ada di channel Investor Habits ini yaa. 😁\n\n🎫 Referal\nOneKey: HABITS (Discount up to 5%)\nLink beli OneKey: https://onekey.so/r/HABITS/shop\nTangem: HABITS (Discount 10%)\nLink beli Tangem: https://tangem.com/en/pricing/?promoc... \nDepositoBPR Komunal: HABITS (Kamu dapat bonus 100k)\nMakmur: HABITS\nPintu: daniellianto\nTokocrypto: 4471495E (Kamu dapat 10% trading commission)\nNanovest: Daniellia152\nBybit: XJQ3ZG\nPluang: DANI721737\nIndodax: https://indodax.com/ref/daniellianto/1\nBinance: GRO_14352_SNN4V (Kamu dapat bonus 50USDT)\nBibit: habits (Kamu dapat bonus 25k)\nUangme: 6999 (Kamu dapat bonus 5k)\nNeobank: 6JH6M2 (Kamu dapat Kupon Experience Neo Now)\nAjaib: dani132 (Kamu dapat bonus saham)\nEasycash: PKWq4UO\nPintu: Daniellianto\nSeabank: SYMG43\nBlu: DANIEX104\nTanamDuit: DANIE00NXGV\nAsetku: TDM9F\nZipmex: 1F2nnxtF4g\nKoinworks: a95017 (Kamu dapat bonus 150k koin)\nRupiah Cepat: RWKGST\nAladin: 2L9AEK (Kamu dapat bonus 15k)\nModal Rakyat: DANI714140\nAmartha: DAN152245\nBank Jago: DAN3D35B\nAkseleran: AKSLDANIEL228371 (Kamu dapat bonus 100k)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   \nBMoney: REF-VHQVZ (Kamu dapat bonus 5k)\nTMRW: M01390127082\n\n📕 Please Visit\nhttps://investorhabits.id/\n\n📩 Business Enquiries\nPlease kindly email : investorhabits\n\n💰 Support Investor Habits\nhttps://trakteer.id/investorhabits\n\n🥇 Subscribe Investor Habits\n   /   \n\n📚 Social Media\nTiktok : https://vt.tiktok.com/ZSJu3Ej2X/\nInstagram:   / danielliantoo  \nInstagram:   / investorhabits  \nLinkedIn:   / daniellianto  \nLinkedIn:   / investorhabits  \n\n➖➖➖➖➖➖\n\n▶️ Playlist\n💸 Investasi\n(Sharing mengenai personal finance oleh Daniel Lianto)\n   • Personal Finance  \n\n➖➖➖➖➖➖\n\n📙 Belajar Digital Marketing Tiktok\nhttps://bit.ly/TiktokHabits\n\n📗 Belajar Digital Marketing Instagram\nhttps://bit.ly/InstagramHabits\n\n[Tags]\nsaham,saham pemula,belajar saham,investasi saham,bbri,bank bri,bank rakyat indonesia,saham bank bri,bank bri saham,bbri saham,investasi bbri,profit investasi saham,profit saham,investasi saham untuk pemula,saham bbri jangka panjang,saham bbri turun terus,saham bbri untuk jangka panjang,saham bbri 2026,bbri vs bbca,bbca vs bbri,bbri atau bbca,bbca atau bbri,bbri saham dari nol,daniel lianto,investor habits", "post_id": "t4fR9FajHM4"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 783.9807836819708, "y": 294.8533850113123, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 213.10833938869234, "y": 507.68847321403774, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 252.67760061791, "y": 659.2679975377438, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 945.6713942262991, "y": 911.8499602653432, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 834.9684347799193, "y": 734.4287874516759, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 812.4472683120157, "y": 872.6264083891303, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 267.52226853264415, "y": 590.135703143397, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 20.0961, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 545.8685855152912, "y": 653.1426485441913, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 409.24232100954924, "y": 467.1872482850239, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "@kensmoneymatters", "attributes": {"label": "@kensmoneymatters", "x": 154.29574523019562, "y": 993.2775015689707, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 17.92, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "mh66k8--85Y", "id": "@kensmoneymatters", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Family Bank di Harga Ksh 18: Peluang Besar bagi Investor\n\nSaham Family Bank saat ini diperdagangkan sekitar KSh 18, dan banyak investor mengajukan pertanyaan yang sama: Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli?\n\nDalam video ini, kami menguraikan bisnis Family Bank, kinerja keuangan, potensi pertumbuhan, dan apakah harga saham saat ini menawarkan nilai bagi investor jangka panjang.\n\nPs. Untuk saran trading forex satu lawan satu atau bimbingan keuangan, hubungi saya di sini: WhatsApp +44 7399 016633\n\nUntuk memulai perjalanan forex Anda sendiri, lihat tautan yang saya rekomendasikan ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/live-applic...\n\nUntuk akun Demo, klik tautan di bawah ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/demo-accoun...\n\nSaya juga memiliki kehidupan di luar pembicaraan tentang uang, jadi untuk video tentang perjalanan, kehidupan, buku, kebugaran, dan lainnya, lihat / \n\nCatatan** (Jika tautan tidak berfungsi, salin dan tempel ke browser)\n\nNgomong-ngomong, saya juga ada di platform media sosial lainnya. Ikuti saya di sini:\n\n  / kensmoneymatters  \n\n  / kensmoneymatters  \n\nBerikut adalah seluruh Playlist tentang Dana Pasar Uang. Tonton di sini:\n   • MONEY MARKET FUNDS EXPLAINED | Everything ...  \n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\n-Mengapa harga saham KSh 18 menarik perhatian dan apa yang membuatnya tampak terjangkau bagi investor biasa.\n\n-Bagaimana Family Bank menghasilkan uang dan mengapa hal itu penting bagi pemegang saham.\n\n-Bagaimana dividen dapat menciptakan pendapatan pasif, bahkan jika Anda memulai dengan investasi kecil.\n\n-Risiko apa yang terkait dengan investasi saham bank.\n\n-Bagaimana kondisi ekonomi memengaruhi saham bank, termasuk suku bunga dan aktivitas pinjaman.\n\n-Bagaimana mengevaluasi apakah sekarang adalah titik masuk yang baik untuk membeli saham.\n\n-Mengapa banyak investor sukses fokus pada fundamental.\n\n-Apa yang dapat diungkapkan laporan keuangan tentang prospek masa depan suatu perusahaan.\n\n-Mengapa memahami kualitas manajemen penting sebelum berinvestasi.\n\n-Perbedaan antara investasi dan perjudian, terutama saat membeli saham individual.\n\n-Cara membandingkan Family Bank dengan saham perbankan lainnya sebelum mengambil keputusan.\n\n-Mengapa diversifikasi penting, bahkan ketika suatu saham tampak seperti peluang besar.\n\n-Cara membangun kepercayaan diri sebagai investor dengan melakukan riset sendiri.\n\n-Mengapa penciptaan kekayaan jangka panjang biasanya berasal dari konsistensi daripada waktu yang tepat.\n\n-Bagaimana inflasi memengaruhi tabungan Anda dan mengapa investasi dapat membantu melindungi daya beli.\n\n-Indikator apa yang dapat menandakan pertumbuhan di masa depan di sektor perbankan.\n\n-Cara memutuskan apakah suatu saham sesuai dengan tujuan keuangan pribadi Anda.\n\n-Mengapa peluang di perusahaan lokal terkadang diabaikan oleh investor ritel.\n\nTentang Saya\n\nSaya Ken, juga dikenal sebagai The Money Guy, seorang Pelatih Keuangan dan Investasi.\n\nSaat ini saya sedang menempuh studi PhD di bidang Hukum E-commerce.\n\nLatar belakang akademis dan profesional saya yang beragam, termasuk keahlian dalam Tata Kelola Politik, Pembangunan Internasional, Hukum Ekonomi dan Sumber Daya Internasional, Keuangan dan Investasi, Analisis Data Bisnis, dan Rekayasa Data & Cloud, membentuk pendekatan saya dalam mengajar keuangan.\n\nPerspektif unik saya tentang dunia dan setiap situasi memperkaya pelatihan saya.\n\nPerspektif ini semakin dibentuk oleh peran sukarela saya di seluruh Uni Eropa, Inggris, dan Afrika serta hasrat saya untuk bepergian ke seluruh dunia. Saya seorang pelancong yang gemar, telah menjelajahi lebih dari 100 negara.\n\nSaya juga seorang Pelatih Kehidupan dan Pendiri Bersama Gene Coaching School.\n\nTentang Ken's Money Matters\n\nSaluran ini berkomitmen untuk memberikan video berkualitas tinggi tentang masalah keuangan.\n\nTujuan utamanya adalah untuk menciptakan kemitraan kolaboratif dan edukatif yang memberdayakan Anda untuk mencapai kebebasan finansial.\n\nTopik yang dibahas meliputi keuangan pribadi, literasi keuangan, mencapai kemandirian finansial, manajemen utang, investasi, dan masih banyak lagi.\n\nTujuannya adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan alat yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan finansial yang berlimpah dan memuaskan.\n\nJika Anda siap meraih kebebasan finansial, tekan tombol berlangganan SEKARANG!\n\n#FamilyBank #FamilyBankShares #NSE #NairobiSecuritiesExchange #KenyaStocks #StockMarketKenya #InvestingKenya #KenyanInvestor #ValueInvesting #DividendInvesting #PassiveIncome #WealthBuilding #FinancialFreedom #PersonalFinance #MoneyManagement #FinancialLiteracy #InvestSmart #LongTermInvesting #StockAnalysis #BankingStocks #InvestmentOpportunities #KenyaFinance #KenyaBusiness #FinancialEducation #MoneyMindset #RetailInvestor #BeginnerInvestor #InvestmentTips #SmartMoney #FinancialGrowth #BuildWealth #WealthCreation #IncomeInvesting #CapitalGrowth #InvestInKenya #MoneyTalks #KensMoneyMatters #...", "post_id": "mh66k8--85Y"}}, {"key": "kenadventures2", "attributes": {"label": "kenadventures2", "x": 116.57307881679601, "y": 256.597324090297, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 33.1521, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "mh66k8--85Y", "id": "kenadventures2", "source": "youtube-000001", "content": "Saham Family Bank di Harga Ksh 18: Peluang Besar bagi Investor\n\nSaham Family Bank saat ini diperdagangkan sekitar KSh 18, dan banyak investor mengajukan pertanyaan yang sama: Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli?\n\nDalam video ini, kami menguraikan bisnis Family Bank, kinerja keuangan, potensi pertumbuhan, dan apakah harga saham saat ini menawarkan nilai bagi investor jangka panjang.\n\nPs. Untuk saran trading forex satu lawan satu atau bimbingan keuangan, hubungi saya di sini: WhatsApp +44 7399 016633\n\nUntuk memulai perjalanan forex Anda sendiri, lihat tautan yang saya rekomendasikan ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/live-applic...\n\nUntuk akun Demo, klik tautan di bawah ini:\nhttps://portal.fxpesa.com/demo-accoun...\n\nSaya juga memiliki kehidupan di luar pembicaraan tentang uang, jadi untuk video tentang perjalanan, kehidupan, buku, kebugaran, dan lainnya, lihat / \n\nCatatan** (Jika tautan tidak berfungsi, salin dan tempel ke browser)\n\nNgomong-ngomong, saya juga ada di platform media sosial lainnya. Ikuti saya di sini:\n\n  / kensmoneymatters  \n\n  / kensmoneymatters  \n\nBerikut adalah seluruh Playlist tentang Dana Pasar Uang. Tonton di sini:\n   • MONEY MARKET FUNDS EXPLAINED | Everything ...  \n\nApa yang Akan Anda Pelajari dalam Video Ini:\n-Mengapa harga saham KSh 18 menarik perhatian dan apa yang membuatnya tampak terjangkau bagi investor biasa.\n\n-Bagaimana Family Bank menghasilkan uang dan mengapa hal itu penting bagi pemegang saham.\n\n-Bagaimana dividen dapat menciptakan pendapatan pasif, bahkan jika Anda memulai dengan investasi kecil.\n\n-Risiko apa yang terkait dengan investasi saham bank.\n\n-Bagaimana kondisi ekonomi memengaruhi saham bank, termasuk suku bunga dan aktivitas pinjaman.\n\n-Bagaimana mengevaluasi apakah sekarang adalah titik masuk yang baik untuk membeli saham.\n\n-Mengapa banyak investor sukses fokus pada fundamental.\n\n-Apa yang dapat diungkapkan laporan keuangan tentang prospek masa depan suatu perusahaan.\n\n-Mengapa memahami kualitas manajemen penting sebelum berinvestasi.\n\n-Perbedaan antara investasi dan perjudian, terutama saat membeli saham individual.\n\n-Cara membandingkan Family Bank dengan saham perbankan lainnya sebelum mengambil keputusan.\n\n-Mengapa diversifikasi penting, bahkan ketika suatu saham tampak seperti peluang besar.\n\n-Cara membangun kepercayaan diri sebagai investor dengan melakukan riset sendiri.\n\n-Mengapa penciptaan kekayaan jangka panjang biasanya berasal dari konsistensi daripada waktu yang tepat.\n\n-Bagaimana inflasi memengaruhi tabungan Anda dan mengapa investasi dapat membantu melindungi daya beli.\n\n-Indikator apa yang dapat menandakan pertumbuhan di masa depan di sektor perbankan.\n\n-Cara memutuskan apakah suatu saham sesuai dengan tujuan keuangan pribadi Anda.\n\n-Mengapa peluang di perusahaan lokal terkadang diabaikan oleh investor ritel.\n\nTentang Saya\n\nSaya Ken, juga dikenal sebagai The Money Guy, seorang Pelatih Keuangan dan Investasi.\n\nSaat ini saya sedang menempuh studi PhD di bidang Hukum E-commerce.\n\nLatar belakang akademis dan profesional saya yang beragam, termasuk keahlian dalam Tata Kelola Politik, Pembangunan Internasional, Hukum Ekonomi dan Sumber Daya Internasional, Keuangan dan Investasi, Analisis Data Bisnis, dan Rekayasa Data & Cloud, membentuk pendekatan saya dalam mengajar keuangan.\n\nPerspektif unik saya tentang dunia dan setiap situasi memperkaya pelatihan saya.\n\nPerspektif ini semakin dibentuk oleh peran sukarela saya di seluruh Uni Eropa, Inggris, dan Afrika serta hasrat saya untuk bepergian ke seluruh dunia. Saya seorang pelancong yang gemar, telah menjelajahi lebih dari 100 negara.\n\nSaya juga seorang Pelatih Kehidupan dan Pendiri Bersama Gene Coaching School.\n\nTentang Ken's Money Matters\n\nSaluran ini berkomitmen untuk memberikan video berkualitas tinggi tentang masalah keuangan.\n\nTujuan utamanya adalah untuk menciptakan kemitraan kolaboratif dan edukatif yang memberdayakan Anda untuk mencapai kebebasan finansial.\n\nTopik yang dibahas meliputi keuangan pribadi, literasi keuangan, mencapai kemandirian finansial, manajemen utang, investasi, dan masih banyak lagi.\n\nTujuannya adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan alat yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan finansial yang berlimpah dan memuaskan.\n\nJika Anda siap meraih kebebasan finansial, tekan tombol berlangganan SEKARANG!\n\n#FamilyBank #FamilyBankShares #NSE #NairobiSecuritiesExchange #KenyaStocks #StockMarketKenya #InvestingKenya #KenyanInvestor #ValueInvesting #DividendInvesting #PassiveIncome #WealthBuilding #FinancialFreedom #PersonalFinance #MoneyManagement #FinancialLiteracy #InvestSmart #LongTermInvesting #StockAnalysis #BankingStocks #InvestmentOpportunities #KenyaFinance #KenyaBusiness #FinancialEducation #MoneyMindset #RetailInvestor #BeginnerInvestor #InvestmentTips #SmartMoney #FinancialGrowth #BuildWealth #WealthCreation #IncomeInvesting #CapitalGrowth #InvestInKenya #MoneyTalks #KensMoneyMatters #...", "post_id": "mh66k8--85Y"}}], "edges": [{"key": "Nugrohoisme", "source": "Nugrohoisme", "target": "ferrykoto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ConservingWLife", "source": "ConservingWLife", "target": "99propaganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "mrcrack370", "source": "mrcrack370", "target": "ECHOMANDO", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "yocellular", "source": "yocellular", "target": "yocellular", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tumbuh.finansial", "source": "tumbuh.finansial", "target": "tumbuh.finansial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "remoratrade.id", "source": "remoratrade.id", "target": "andersonnsteven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Strike-money", "source": "@Strike-money", "target": "strike", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestorHabits", "source": "@InvestorHabits", "target": "investorhabits", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kensmoneymatters", "source": "@kensmoneymatters", "target": "kenadventures2", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InvestorHabits", "source": "@InvestorHabits", "target": "investorhabits", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}