{"nodes": [{"key": "Artha_07W", "attributes": {"label": "Artha_07W", "x": 138.89707993570687, "y": 51.30968812741088, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067717617167819139", "id": "Artha_07W", "source": "tweet-000004", "content": "Gak untuk sekarang, kalau sekarang Bank Mandiri total dividen nya 477 per lembar harga sahamnya sekarang 4470.\nDeg-degan pegang Mandiri? Laba secara yoy naik 15%", "post_id": "2067717617167819139"}}, {"key": "POPAPJONS", "attributes": {"label": "POPAPJONS", "x": 830.527274212062, "y": 714.699723057039, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 100.0, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067717617167819139", "id": "POPAPJONS", "source": "tweet-000004", "content": "Gak untuk sekarang, kalau sekarang Bank Mandiri total dividen nya 477 per lembar harga sahamnya sekarang 4470.\nDeg-degan pegang Mandiri? Laba secara yoy naik 15%", "post_id": "2067717617167819139"}}, {"key": "Makaryo0", "attributes": {"label": "Makaryo0", "x": 672.1213600600682, "y": 976.3152418559413, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 100.0, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067717617167819139", "id": "Makaryo0", "source": "tweet-000004", "content": "Gak untuk sekarang, kalau sekarang Bank Mandiri total dividen nya 477 per lembar harga sahamnya sekarang 4470.\nDeg-degan pegang Mandiri? Laba secara yoy naik 15%", "post_id": "2067717617167819139"}}, {"key": "aceh_antaranews", "attributes": {"label": "aceh_antaranews", "x": 260.1436214267847, "y": 54.312049766928936, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926418689913824941_7085326286", "id": "aceh_antaranews", "source": "instagram-000001", "content": "BUMN di bawah Danantara diproyeksikan mencetak laba bersih sekitar Rp335 triliun pada 2025, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan hasil positif dari transformasi tata kelola dan penguatan fundamental bisnis perusahaan negara.\n\nHingga April 2026, sejumlah BUMN mencatat pertumbuhan laba signifikan, termasuk Pertamina, MIND ID, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, BRI, Pelindo, dan Pegadaian. Sementara itu, Krakatau Steel dan Kimia Farma berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi laba, menandakan transformasi BUMN berjalan sesuai arah yang diharapkan.\n\nRepost from  \n\n#bumn #laba #keuntungan #danantara #antaranewscom", "post_id": "3926418689913824941_7085326286"}}, {"key": "antaranewscom", "attributes": {"label": "antaranewscom", "x": 752.5664439021551, "y": 456.26259228002, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 189.4737, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3926418689913824941_7085326286", "id": "antaranewscom", "source": "instagram-000001", "content": "BUMN di bawah Danantara diproyeksikan mencetak laba bersih sekitar Rp335 triliun pada 2025, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan hasil positif dari transformasi tata kelola dan penguatan fundamental bisnis perusahaan negara.\n\nHingga April 2026, sejumlah BUMN mencatat pertumbuhan laba signifikan, termasuk Pertamina, MIND ID, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, BRI, Pelindo, dan Pegadaian. Sementara itu, Krakatau Steel dan Kimia Farma berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi laba, menandakan transformasi BUMN berjalan sesuai arah yang diharapkan.\n\nRepost from  \n\n#bumn #laba #keuntungan #danantara #antaranewscom", "post_id": "3926418689913824941_7085326286"}}, {"key": "antara.jatim", "attributes": {"label": "antara.jatim", "x": 663.9942443394385, "y": 676.3467268813628, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926443977356550527_54593640838", "id": "antara.jatim", "source": "instagram-000001", "content": "BUMN di bawah Danantara diproyeksikan mencetak laba bersih sekitar Rp335 triliun pada 2025, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan hasil positif dari transformasi tata kelola dan penguatan fundamental bisnis perusahaan negara.\n\nHingga April 2026, sejumlah BUMN mencatat pertumbuhan laba signifikan, termasuk Pertamina, MIND ID, Pupuk Indonesia, Bank Mandiri, BRI, Pelindo, dan Pegadaian. Sementara itu, Krakatau Steel dan Kimia Farma berhasil berbalik dari kondisi rugi menjadi laba, menandakan transformasi BUMN berjalan sesuai arah yang diharapkan.\n\nRepost:  \n\n#bumn #laba #keuntungan #danantara #antaranewscom", "post_id": "3926443977356550527_54593640838"}}, {"key": "hariankompas", "attributes": {"label": "hariankompas", "x": 740.791209711004, "y": 337.06722729584857, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922950811152489091_1537212147", "id": "hariankompas", "source": "instagram-000001", "content": "Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)  Anggoro Eko Cahyo, Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy beserta jajaran direksi dan komisaris BSI turut hadir memenuhi undangan Presiden RI Prabowo Subianto pada pertemuan di Istana Negara Kamis, 18 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara menegaskan peran strategis bank Himbara bagi pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, seusai acara, menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN dan BSI) tidak hanya dilihat sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat, di antaranya berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Komersial maupun Korporasi. \n\nKapitalisasi pasar gabungan seluruh bank Himbara dapat mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Angka tersebut mencerminkan sekitar 10 persen nilai seluruh perusahaan nasional.\n\nDirut BSI turut diundang karena sejak 23 Januari 2026 telah berstatus sebagai bank pemerintah. Pada Maret 2026, BSI masuk sebagai bank no 5 dari Top 10 Bank di Indonesia. Dengan status bank persero, BSI juga mendapat amanah mensuport program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Program rumah bersubsidi (FLPP), Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan lainnya. \n\nHingga April 2026, laba bersih BSI mencapai Rp2,8 triliun atau meningkat 17,79% secara tahunan. Total aset tumbuh 12,17% menjadi Rp451 triliun, sementara pembiayaan naik 15,59% menjadi Rp332 triliun. Pada saat yang sama, DPK mencapai Rp382 triliun atau meningkat 17,9% secara tahunan. Pembiayaan segmen SME (kecil dan menengah) BSI mencatatkan pertumbuhan double digit 13,67% secara year on year pada posisi Rp25,69 Triliun.\n\n #ADV", "post_id": "3922950811152489091_1537212147"}}, {"key": "banksyariahindonesia", "attributes": {"label": "banksyariahindonesia", "x": 127.31999745394317, "y": 356.65775117050003, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 129.8246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922950811152489091_1537212147", "id": "banksyariahindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI)  Anggoro Eko Cahyo, Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy beserta jajaran direksi dan komisaris BSI turut hadir memenuhi undangan Presiden RI Prabowo Subianto pada pertemuan di Istana Negara Kamis, 18 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut Kepala Negara menegaskan peran strategis bank Himbara bagi pertumbuhan ekonomi nasional.\n\nMenteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, seusai acara, menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa bank Himbara (Mandiri, BRI, BNI, BTN dan BSI) tidak hanya dilihat sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat, di antaranya berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Komersial maupun Korporasi. \n\nKapitalisasi pasar gabungan seluruh bank Himbara dapat mencapai sekitar Rp1.100 triliun. Angka tersebut mencerminkan sekitar 10 persen nilai seluruh perusahaan nasional.\n\nDirut BSI turut diundang karena sejak 23 Januari 2026 telah berstatus sebagai bank pemerintah. Pada Maret 2026, BSI masuk sebagai bank no 5 dari Top 10 Bank di Indonesia. Dengan status bank persero, BSI juga mendapat amanah mensuport program-program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Program rumah bersubsidi (FLPP), Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan lainnya. \n\nHingga April 2026, laba bersih BSI mencapai Rp2,8 triliun atau meningkat 17,79% secara tahunan. Total aset tumbuh 12,17% menjadi Rp451 triliun, sementara pembiayaan naik 15,59% menjadi Rp332 triliun. Pada saat yang sama, DPK mencapai Rp382 triliun atau meningkat 17,9% secara tahunan. Pembiayaan segmen SME (kecil dan menengah) BSI mencatatkan pertumbuhan double digit 13,67% secara year on year pada posisi Rp25,69 Triliun.\n\n #ADV", "post_id": "3922950811152489091_1537212147"}}, {"key": "remoratrade.id", "attributes": {"label": "remoratrade.id", "x": 115.21793359326016, "y": 741.3508151233725, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.1754, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653945981058305288", "id": "remoratrade.id", "source": "tiktok-000001", "content": "PASIF INCOME 1 MILIAR LEBIH DARI SAHAM? EMANG BISA? Banyak yang penasaran, kalau punya saham Big Banks sampai belasan bahkan puluhan miliar, sebenarnya berapa sih dividen tunai yang masuk ke rekening setiap tahunnya? 🤔 > Di video kali ini, gua bakal blak-blakan bongkar isi portofolio saham BMRI (Bank Mandiri) gua yang bernilai Rp21 Miliar lebih! Pas harga saham perbankan lagi turun rata-rata sampai 30% kayak sekarang (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI), ini sebenarnya bisa jadi peluang emas buat akumulasi untuk jangka panjang. > Penasaran gimana hitungan lengkap *Dividen Yield* sampai bisa dapat Rp1,15 Miliar per tahun secara pasif? Tonton video ini sampai habis! > 👇 **Kalian sendiri paling suka saham bank yang mana nih buat investasi masa depan? Komen di bawah ya!  #stevenanderson #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7653945981058305288"}}, {"key": "andersonnsteven", "attributes": {"label": "andersonnsteven", "x": 403.3223933340683, "y": 197.82016749809728, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 129.8246, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653945981058305288", "id": "andersonnsteven", "source": "tiktok-000001", "content": "PASIF INCOME 1 MILIAR LEBIH DARI SAHAM? EMANG BISA? Banyak yang penasaran, kalau punya saham Big Banks sampai belasan bahkan puluhan miliar, sebenarnya berapa sih dividen tunai yang masuk ke rekening setiap tahunnya? 🤔 > Di video kali ini, gua bakal blak-blakan bongkar isi portofolio saham BMRI (Bank Mandiri) gua yang bernilai Rp21 Miliar lebih! Pas harga saham perbankan lagi turun rata-rata sampai 30% kayak sekarang (BBCA, BBRI, BMRI, BBNI), ini sebenarnya bisa jadi peluang emas buat akumulasi untuk jangka panjang. > Penasaran gimana hitungan lengkap *Dividen Yield* sampai bisa dapat Rp1,15 Miliar per tahun secara pasif? Tonton video ini sampai habis! > 👇 **Kalian sendiri paling suka saham bank yang mana nih buat investasi masa depan? Komen di bawah ya!  #stevenanderson #andersonnsteven #stevenandersoncrypto #cryptoclass #andersonnstevenxgcpk1", "post_id": "7653945981058305288"}}], "edges": [{"key": "Artha_07W", "source": "Artha_07W", "target": "POPAPJONS", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Artha_07W", "source": "Artha_07W", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "aceh_antaranews", "source": "aceh_antaranews", "target": "antaranewscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "antara.jatim", "source": "antara.jatim", "target": "antaranewscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "hariankompas", "source": "hariankompas", "target": "banksyariahindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "remoratrade.id", "source": "remoratrade.id", "target": "andersonnsteven", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}]}