{"nodes": [{"key": "jissac_c", "attributes": {"label": "jissac_c", "x": 727.3354007133171, "y": 315.45353645260855, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069076779961405641", "id": "jissac_c", "source": "tweet-000004", "content": "Jika likuiditas global terus meningkat dan arus dana ETF Bitcoin tetap kuat, struktur bullish Bitcoin masih punya fondasi yang cukup solid. Namun, pasar juga harus menghadapi beberapa data makro penting yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga dalam waktu singkat", "post_id": "2069076779961405641"}}, {"key": "OSL_ID", "attributes": {"label": "OSL_ID", "x": 770.3382556424755, "y": 516.5722375345247, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069076779961405641", "id": "OSL_ID", "source": "tweet-000004", "content": "Jika likuiditas global terus meningkat dan arus dana ETF Bitcoin tetap kuat, struktur bullish Bitcoin masih punya fondasi yang cukup solid. Namun, pasar juga harus menghadapi beberapa data makro penting yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga dalam waktu singkat", "post_id": "2069076779961405641"}}, {"key": "DavidSeptiawan0", "attributes": {"label": "DavidSeptiawan0", "x": 44.20413658707467, "y": 662.6124105070301, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067499602211905594", "id": "DavidSeptiawan0", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan suku bunga yang tetap tinggi, hilangnya forward guidance, serta dot plot yang mengarah lebih ketat, pasar membaca sinyal bahwa likuiditas belum akan kembali longgar dalam waktu dekat.\n\n#SobatSuperDAX\nUsername : CERPVEFISNEEV", "post_id": "2067499602211905594"}}, {"key": "indodax", "attributes": {"label": "indodax", "x": 482.91384467702983, "y": 984.4076440459579, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067499602211905594", "id": "indodax", "source": "tweet-000004", "content": "Dengan suku bunga yang tetap tinggi, hilangnya forward guidance, serta dot plot yang mengarah lebih ketat, pasar membaca sinyal bahwa likuiditas belum akan kembali longgar dalam waktu dekat.\n\n#SobatSuperDAX\nUsername : CERPVEFISNEEV", "post_id": "2067499602211905594"}}, {"key": "DentaNusa", "attributes": {"label": "DentaNusa", "x": 90.99857891879981, "y": 97.22077110327288, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067518245616390409", "id": "DentaNusa", "source": "tweet-000004", "content": "SRBI nya yang tinggi diatas 7.5%, BI Rate untuk menjaga likuiditas ritel gak crash saja. Sementara buat narik Fund gede ya SRBI. Artinya, ya Funding sementara melupakan IHSG.", "post_id": "2067518245616390409"}}, {"key": "bluecandleway", "attributes": {"label": "bluecandleway", "x": 307.1005985829297, "y": 574.61026409054, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067518245616390409", "id": "bluecandleway", "source": "tweet-000004", "content": "SRBI nya yang tinggi diatas 7.5%, BI Rate untuk menjaga likuiditas ritel gak crash saja. Sementara buat narik Fund gede ya SRBI. Artinya, ya Funding sementara melupakan IHSG.", "post_id": "2067518245616390409"}}, {"key": "almodovar_23", "attributes": {"label": "almodovar_23", "x": 336.46839792621597, "y": 958.6847589679128, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067897438850195535", "id": "almodovar_23", "source": "tweet-000004", "content": "Betul Pak menguat utk sementara ,Krn intervensi yg agresif dan kenaikan BI Rate..ada konsekuensi yg hrs dibayar, efek domino..ekspansi usaha melambat,Krn beban bunga yg tinggi, konsumsi berkurang,beban KPR, Kredit dll, likuiditas Rupiah di bawah kering", "post_id": "2067897438850195535"}}, {"key": "prastow", "attributes": {"label": "prastow", "x": 369.7105215378865, "y": 180.21162084594144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067897438850195535", "id": "prastow", "source": "tweet-000004", "content": "Betul Pak menguat utk sementara ,Krn intervensi yg agresif dan kenaikan BI Rate..ada konsekuensi yg hrs dibayar, efek domino..ekspansi usaha melambat,Krn beban bunga yg tinggi, konsumsi berkurang,beban KPR, Kredit dll, likuiditas Rupiah di bawah kering", "post_id": "2067897438850195535"}}, {"key": "antaranewsmaluku", "attributes": {"label": "antaranewsmaluku", "x": 134.50376174049595, "y": 518.6758494907284, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 89.9972, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3923487931481835342_48006814692", "id": "antaranewsmaluku", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan bahwa suku bunga untuk rumah subsidi tidak akan mengalami kenaikan dan tetap bertahan di angka 5 persen flat dari awal hingga akhir masa angsuran.\n\nDia mengatakan meskipun terjadi peningkatan BI Rate, pemerintah tetap mempertahankan suku bunga KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5 persen sehingga masyarakat dapat memperoleh rumah dengan cicilan yang terjangkau. \n\nBaca selengkapnya di ambon.antaranwes.com Klik tautan di bio  \n\n#MenteriPKP #RumahSubsidi #SukuBunga #BeritaMaluku #AntaraNewsAmbon", "post_id": "3923487931481835342_48006814692"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 888.6175193240325, "y": 157.89839304972696, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3924174045763716115_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan tingkat suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tidak akan mengalami kenaikan sekalipun terjadi tren kenaikan pada BI Rate.\n\nMaruarar mengatakan, langkah intervensi pemerintah untuk mematok bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di angka 5 persen tetap berjalan demi menjaga agar cicilan hunian tetap terjangkau oleh masyarakat luas.\n\n\"Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau,\" kata Maruarar, Minggu (21/6/2026).\n\nMaruarar menegaskan skema tenor KPR FLPP dengan jangka waktu mencapai 40 tahun, yang digulirkan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto telah dikaji secara mendalam dan dinyatakan siap diimplementasikan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.\n\nBaca selengkapnya di \nhttps://www.idxchannel.com/economics/menteri-maruarar-pastikan-suku-bunga-rumah-subsidi-tak-terimbas-kenaikan-bi-rate\n\nAtau klik link di Bio  \n\nFoto : iNews Media Group\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #sukubunga #BIRate #KPR", "post_id": "3924174045763716115_3310659452"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 107.92645326380735, "y": 306.39620500058294, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.4777, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 366.81545293350246, "y": 961.9048884932323, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 89.9972, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 950.8416021467198, "y": 323.56152763344613, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "VO_ntmBXTVA", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik, Pemerintah Jamin Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap Flat 5 Persen! | Liputan 6\n\nMeski suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) naik, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Kebijakan ini dipertahankan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk menjaga keterjangkauan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VO_ntmBXTVA"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 628.3550546897328, "y": 694.8857439320049, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VO_ntmBXTVA", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik, Pemerintah Jamin Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap Flat 5 Persen! | Liputan 6\n\nMeski suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) naik, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Kebijakan ini dipertahankan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk menjaga keterjangkauan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VO_ntmBXTVA"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 246.87068270176482, "y": 545.9502440930179, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VO_ntmBXTVA", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik, Pemerintah Jamin Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap Flat 5 Persen! | Liputan 6\n\nMeski suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) naik, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Kebijakan ini dipertahankan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk menjaga keterjangkauan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VO_ntmBXTVA"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 894.9257940626112, "y": 686.0895449717632, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.4121, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "VO_ntmBXTVA", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik, Pemerintah Jamin Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap Flat 5 Persen! | Liputan 6\n\nMeski suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) naik, pemerintah memastikan bunga KPR rumah subsidi tetap flat 5 persen. Kebijakan ini dipertahankan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk menjaga keterjangkauan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "VO_ntmBXTVA"}}, {"key": "@matthewdiana", "attributes": {"label": "@matthewdiana", "x": 830.0488938617957, "y": 994.7893814150519, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-nLWjNH6Swo", "id": "@matthewdiana", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu IBC? (Cara Kerjanya)\n\nSebagian besar orang diajari cara menghasilkan uang. Sangat sedikit yang diajari bagaimana uang sebenarnya bekerja.\n\nDalam video ini, saya menguraikan Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept) dan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang dengan benar dapat menciptakan likuiditas, kontrol, penggabungan, dan akses nilai tunai saat Anda masih hidup.\n\nApa itu IBC?\n\nIBC adalah singkatan dari Infinite Banking Concept. Dalam video ini, Matthew Diana menjelaskan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang khusus dapat digunakan lebih dari sekadar manfaat kematian. Jika disusun dengan benar, nilai tunai dapat menjadi alat untuk likuiditas, pinjaman, penggabungan tanpa gangguan, dan menjaga uang Anda tetap berputar.\n\nDalam uraian ini, saya membahas:\n\nApa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept)\nMengapa polis harus dirancang untuk IBC, bukan hanya asuransi jiwa biasa\nBagaimana nilai tunai dapat menciptakan likuiditas awal\nMengapa investor memperhatikan pinjaman polis\nLima manfaat utama yang dibahas dalam video: likuiditas, manfaat kematian, potensi perlindungan, bunga majemuk yang tidak terputus, dan pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\nBagaimana cara kerja peminjaman terhadap nilai tunai berbeda dengan sekadar menarik uang dari tabungan\nMengapa pergerakan uang itu penting\nMengapa literasi keuangan harus diutamakan sebelum membuka polis\n\nIni adalah edukasi, bukan sensasi. IBC bukanlah sihir, dan bukan untuk semua orang. Tetapi begitu Anda memahami mekanismenya, Anda dapat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih baik tentang bagaimana uang bekerja, di mana uang tunai Anda berada, dan apakah modal Anda masih bekerja setelah Anda menggunakannya.\n\nJika Anda ingin bantuan untuk memahami apakah IBC sesuai dengan situasi Anda, hubungi melalui tautan di bawah ini atau tinggalkan komentar dengan \"IBC.\"\n\nTAUTAN\n\nPesan panggilan: www.realmoneymasters.com\nPelajari lebih lanjut: https://www.mindtomoneycapital.com\nInstagram: \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, pajak, hukum, atau asuransi. Kinerja polis, likuiditas, perlakuan pajak, dan perlindungan kreditur dapat bergantung pada desain polis, perusahaan asuransi, hukum negara bagian, dan keadaan pribadi. Konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum mengambil keputusan.\n\nBAB\n\n00:00 - Rahasia perbankan yang tidak dipahami kebanyakan orang\n00:45 - Latar belakang Matthew dengan IBC dan investasi\n01:06 - Apa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas\n01:30 - Nilai tunai sekarang vs. manfaat kematian nanti\n01:42 - Mengapa pendidikan penting sebelum membuka polis\n02:15 - Manfaat 1: Likuiditas\n02:55 - Manfaat 2: Manfaat kematian\n03:05 - Manfaat 3: Perlindungan terhadap putusan dan hak gadai\n03:35 - Manfaat 4: Mendapatkan bunga alih-alih membayarnya\n04:15 - Dividen dan penggabungan tanpa gangguan\n04:30 - Inflasi dan mengapa tabungan yang menganggur kehilangan nilainya\n05:15 - Manfaat 5: Pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\n05:36 - Mengapa kelima manfaat ini penting\n06:30 - Mendapatkan dukungan dan pendidikan\n07:15 - Cara kerja peminjaman dengan jaminan polis\n08:44 - Uang Bergerak menghasilkan uang\n09:30 - Menggabungkan keuntungan investasi dengan pertumbuhan polis\n10:14 - Bagaimana penggabungan dapat membangun kekayaan yang signifikan dari waktu ke waktu\n10:30 - Cara terhubung dan belajar lebih lanjut\n\n#InfiniteBanking #IBC #AsuransiJiwaSeumurHidup #NilaiTunai #PendidikanKeuangan #MembangunKekayaan #RealMoneyMasters", "post_id": "-nLWjNH6Swo"}}, {"key": "matthewdylandiana", "attributes": {"label": "matthewdylandiana", "x": 420.36571347135, "y": 331.8289416828728, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-nLWjNH6Swo", "id": "matthewdylandiana", "source": "youtube-000001", "content": "Apa Itu IBC? (Cara Kerjanya)\n\nSebagian besar orang diajari cara menghasilkan uang. Sangat sedikit yang diajari bagaimana uang sebenarnya bekerja.\n\nDalam video ini, saya menguraikan Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept) dan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang dengan benar dapat menciptakan likuiditas, kontrol, penggabungan, dan akses nilai tunai saat Anda masih hidup.\n\nApa itu IBC?\n\nIBC adalah singkatan dari Infinite Banking Concept. Dalam video ini, Matthew Diana menjelaskan bagaimana polis asuransi jiwa seumur hidup yang dirancang khusus dapat digunakan lebih dari sekadar manfaat kematian. Jika disusun dengan benar, nilai tunai dapat menjadi alat untuk likuiditas, pinjaman, penggabungan tanpa gangguan, dan menjaga uang Anda tetap berputar.\n\nDalam uraian ini, saya membahas:\n\nApa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas (Infinite Banking Concept)\nMengapa polis harus dirancang untuk IBC, bukan hanya asuransi jiwa biasa\nBagaimana nilai tunai dapat menciptakan likuiditas awal\nMengapa investor memperhatikan pinjaman polis\nLima manfaat utama yang dibahas dalam video: likuiditas, manfaat kematian, potensi perlindungan, bunga majemuk yang tidak terputus, dan pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\nBagaimana cara kerja peminjaman terhadap nilai tunai berbeda dengan sekadar menarik uang dari tabungan\nMengapa pergerakan uang itu penting\nMengapa literasi keuangan harus diutamakan sebelum membuka polis\n\nIni adalah edukasi, bukan sensasi. IBC bukanlah sihir, dan bukan untuk semua orang. Tetapi begitu Anda memahami mekanismenya, Anda dapat mulai mengajukan pertanyaan yang lebih baik tentang bagaimana uang bekerja, di mana uang tunai Anda berada, dan apakah modal Anda masih bekerja setelah Anda menggunakannya.\n\nJika Anda ingin bantuan untuk memahami apakah IBC sesuai dengan situasi Anda, hubungi melalui tautan di bawah ini atau tinggalkan komentar dengan \"IBC.\"\n\nTAUTAN\n\nPesan panggilan: www.realmoneymasters.com\nPelajari lebih lanjut: https://www.mindtomoneycapital.com\nInstagram: \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan bukan merupakan nasihat keuangan, pajak, hukum, atau asuransi. Kinerja polis, likuiditas, perlakuan pajak, dan perlindungan kreditur dapat bergantung pada desain polis, perusahaan asuransi, hukum negara bagian, dan keadaan pribadi. Konsultasikan dengan profesional berlisensi sebelum mengambil keputusan.\n\nBAB\n\n00:00 - Rahasia perbankan yang tidak dipahami kebanyakan orang\n00:45 - Latar belakang Matthew dengan IBC dan investasi\n01:06 - Apa itu Konsep Perbankan Tak Terbatas\n01:30 - Nilai tunai sekarang vs. manfaat kematian nanti\n01:42 - Mengapa pendidikan penting sebelum membuka polis\n02:15 - Manfaat 1: Likuiditas\n02:55 - Manfaat 2: Manfaat kematian\n03:05 - Manfaat 3: Perlindungan terhadap putusan dan hak gadai\n03:35 - Manfaat 4: Mendapatkan bunga alih-alih membayarnya\n04:15 - Dividen dan penggabungan tanpa gangguan\n04:30 - Inflasi dan mengapa tabungan yang menganggur kehilangan nilainya\n05:15 - Manfaat 5: Pertumbuhan yang ditangguhkan pajak\n05:36 - Mengapa kelima manfaat ini penting\n06:30 - Mendapatkan dukungan dan pendidikan\n07:15 - Cara kerja peminjaman dengan jaminan polis\n08:44 - Uang Bergerak menghasilkan uang\n09:30 - Menggabungkan keuntungan investasi dengan pertumbuhan polis\n10:14 - Bagaimana penggabungan dapat membangun kekayaan yang signifikan dari waktu ke waktu\n10:30 - Cara terhubung dan belajar lebih lanjut\n\n#InfiniteBanking #IBC #AsuransiJiwaSeumurHidup #NilaiTunai #PendidikanKeuangan #MembangunKekayaan #RealMoneyMasters", "post_id": "-nLWjNH6Swo"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 995.9314808334777, "y": 861.9395491624763, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 315.29915658588294, "y": 467.1285995188904, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 212.87967709386058, "y": 292.9733742258343, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 677.9509884218628, "y": 915.2564567764961, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 757.8010584940655, "y": 555.7657832508282, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 935.2551146549331, "y": 562.4251102695789, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 718.3037890332924, "y": 523.8400068941645, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 122.23475483143065, "y": 923.8260204957162, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 604.6201170355588, "y": 183.67490032386524, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3193, "eigenvector": 142.8437, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "EsniTHDbpQQ", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "BI Kerek Suku Bunga di Luar Jadwal Demi Rupiah, Analis Ingatkan Pelajaran dari 2018 | IDXC UPDATE\n\nKeputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal rapat reguler dinilai sebagai langkah darurat untuk menahan pelemahan rupiah dan menjaga stabilitas pasar keuangan. Kebijakan tersebut disertai berbagai instrumen pendukung guna menarik aliran dana asing, memperkuat nilai tukar, serta menjaga likuiditas perbankan di tengah meningkatnya tekanan eksternal.\n\n#idxcupdate  #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "EsniTHDbpQQ"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "attributes": {"label": "@BTCTrueNorth", "x": 545.3512293021753, "y": 269.99741525051877, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "@BTCTrueNorth", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "IIICapital", "attributes": {"label": "IIICapital", "x": 137.0594900708827, "y": 482.0547449297652, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1lY1QqXIngQ", "id": "IIICapital", "source": "youtube-000001", "content": "CEO Perusahaan Publik Pertaruhkan Segalanya pada Bitcoin & Kredit Digital | The Income Show | Ep. 6\n\nIncome Show kembali hadir untuk Episode 6, dengan pembawa acara  ditemani oleh Evan Horowitz untuk membahas perdagangan Anti-debasement (sebagai CEO publik $FMHS), masa depan Bitcoin, pergerakan harga terkini $MSTR & $STRC), volatilitas pasar dan cara menghadapi hari-hari merah, dan masih banyak lagi.\n\nIkuti Evan di X: https://x.com/evanhorowitz\nIkuti Joe di X: https://x.com/IIICapital\nIkuti True North di X: https://x.com/TNorth\nTetap ikuti perkembangan True North di sini: https://tnorth.com/\n\nCap Waktu:\n00:00 Pendahuluan\n02:51 Dari Ganja ke Bitcoin\n08:44 Tesis Perusahaan Anti-Debasement\n12:32 Membandingkan Adopsi Internet dengan Bitcoin\n15:31 Kredit Digital sebagai Aset Strategis\n19:50 Mengelola Neraca Multi-Aset\n22:12 Meningkatkan Skala Perbendaharaan Aset Digital\n26:22 Prospek Bearish pada Stablecoin\n28:57 Tokenisasi Emas\n30:23 Hambatan AI dan Siklus Pasar\n31:51 Sinergi antara Emas dan Bitcoin\n34:33 Memahami Pentingnya Uang Tanpa Izin\n37:31 Dampak Global Bitcoin Standar\n40:23 Masa Depan Aset Perbendaharaan Korporasi\n41:43 Menetralkan Biaya Perusahaan dengan Kredit Digital\n43:17 Volatilitas Pasar dan Hari Merah\n47:23 Kesimpulan\n\nPenafian: Konten dalam video ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Kami bukan penasihat keuangan, dan Anda harus berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan keuangan apa pun. Semua investasi mengandung risiko, dan Anda bertanggung jawab atas keputusan Anda sendiri.\n\nTrue North tidak bermaksud agar apa pun di sini dianggap sebagai penawaran atau penjualan sekuritas apa pun, termasuk sekuritas Strive. True North mendorong pendengar untuk berkonsultasi dengan penasihat pajak dan investasi mereka. Informasi tambahan tentang sekuritas atau penerbit yang dirujuk di sini dapat ditemukan dalam pengajuan penerbit tersebut kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (“SEC”), termasuk pernyataan pendaftaran, prospektus, dan suplemen prospektus untuk sekuritas masing-masing penerbit. Pendengar harus membaca dokumen tersebut dan dokumen lain yang dimasukkan sebagai referensi di dalamnya atau yang telah diajukan penerbit tersebut kepada SEC untuk informasi yang lebih lengkap. Anda dapat memperoleh dokumen-dokumen ini secara gratis dengan mengunjungi EDGAR di situs web SEC di [www.sec.gov](http://www.sec.gov).*\n\nSetiap sekuritas yang disebutkan di sini, termasuk sekuritas dari perusahaan induk True North, Strive, tidak dijaminkan oleh kepemilikan bitcoin yang mendasarinya dan mungkin berada di bawah klaim senior. Tidak ada jaminan pengembalian, likuiditas, atau kinerja di masa mendatang. Sekuritas yang disebutkan di sini bukanlah deposito bank, tidak diasuransikan oleh FDIC, tidak diatur dengan cara yang sama, dan tidak memiliki perlindungan peraturan dan perlindungan lainnya yang sama seperti rekening bank, dana pasar uang, obligasi pemerintah, atau investasi serupa, dan akibatnya mungkin bukan investasi yang sebanding. Harga perdagangan saat ini dan imbal hasil efektif dapat bervariasi, suku bunga saat ini tidak menunjukkan suku bunga di masa mendatang, dan dalam beberapa kasus suku bunga dapat mengalami penyesuaian yang sering dan mungkin jauh lebih rendah daripada yang dibahas di sini. Dividen tunai tidak dijamin. Dalam beberapa kasus, dividen belum dibayarkan dan mungkin tidak akan dibayarkan di masa mendatang. Kepemilikan sekuritas yang disebutkan di sini tidak memberikan kepemilikan atas aset yang mendasarinya, termasuk bitcoin.", "post_id": "1lY1QqXIngQ"}}, {"key": "@BTCSessions", "attributes": {"label": "@BTCSessions", "x": 661.6031703368119, "y": 975.8625687468631, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "@BTCSessions", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "SimonDixonTwitt", "attributes": {"label": "SimonDixonTwitt", "x": 167.0955224544768, "y": 204.55361439520624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7946, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "SimonDixonTwitt", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "simondixon21", "attributes": {"label": "simondixon21", "x": 100.73924453695138, "y": 435.87214495004025, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7946, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "simondixon21", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "SovereignSessions...", "attributes": {"label": "SovereignSessions...", "x": 287.27998075955264, "y": 367.17321351303144, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7946, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "SovereignSessions...", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "BTCsessions", "attributes": {"label": "BTCsessions", "x": 196.7578567684112, "y": 196.41050614055234, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7946, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "BTCsessions", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "theBTCmentor", "attributes": {"label": "theBTCmentor", "x": 697.0985760680168, "y": 901.8732803538355, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 15.7946, "eigenvector": 0.0157, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Aza4GAjQffw", "id": "theBTCmentor", "source": "youtube-000001", "content": "Perang Iran Sengaja Dibiarkan Kalah untuk Menciptakan Ini | Simon Dixon\n\nBTC Sessions Ep. 078: Perang Iran Itu Sandiwara, FIC Menang & Manipulasi Bitcoin Terbongkar | Simon Dixon\n\nGencatan senjata Iran diatur waktunya bertepatan dengan IPO SpaceX. Petrodolar sengaja dihancurkan. Dan Bitcoin Anda secara sistematis dipindahkan ke penyimpanan institusional — baik Anda menyadarinya atau tidak. Simon Dixon kembali untuk menjelaskan secara tepat bagaimana transisi yang terkelola menuju dunia multipolar bekerja, siapa yang mengendalikan, dan mengapa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya respons rasional.\n\nAnda akan mempelajari mengapa Simon berpendapat bahwa Tiongkok — bukan AS — memenangkan kontes keuangan dan geopolitik, bagaimana penutupan Selat Hormuz adalah peristiwa penetapan harga yang direkayasa untuk memusatkan kekayaan ke atas, dan mengapa ETF Bitcoin Premium Income baru BlackRock adalah umpan yang dirancang untuk membuat Anda menyerahkan kunci Anda. Anda juga akan memahami hubungan antara undang-undang identitas digital di Inggris dan Kanada, infrastruktur pengawasan AI, dan tujuan akhir \"Anda tidak akan memiliki apa pun\" yang telah dilacak Simon selama bertahun-tahun. Sinyal-sinyal spesifik yang dibahas meliputi imbal hasil obligasi 30 tahun, terobosan perdagangan carry Jepang, kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang menjadi 1%, dan dinamika pasar obligasi yang menentukan garis waktu keseluruhan perang.\n\n⏱️ Cap waktu:\n0:00 - Pendahuluan\n1:14 - Simon Dixon Kembali: Kesepakatan Iran dan Waktu IPO SpaceX\n1:56 - China Menang: Kompleks Industri Keuangan vs Modal Transnasional\n3:22 - Netanyahu sebagai Manajemen Menengah dalam Hierarki Kekuasaan\n3:58 - Transisi Multipolar: Timur Tengah sebagai Koridor Keuangan\n5:24 - Dana Kekayaan Negara dan Aliansi Modal Informal\n6:41 - Memproduksi Krisis Selat Hormuz untuk Kekayaan\n7:38 - Pasar Mengungkap Perang Iran sebagai Teater melalui Obligasi Emas Minyak\n9:25 - Kebutuhan Likuiditas: Pertemuan Ping-Trump dan IPO SpaceX\n11:21 - Transisi Terkelola dan Eskalasi Terbatas Dijelaskan\n14:52 - Iran Memperdalam Hubungan dengan China, Israel Beralih ke GCC\n16:24 - UEA Keluar dari OPEC, Memutus Petrodolar untuk Model Keamanan Baru\n19:46 - Israel Menghancurkan Kelompok Garis Keras IRGC untuk Kesepakatan Regional\n25:16 - Dominasi AI Dunia Multipolar dan Hadiah Energi Nuklir\n30:48 - Pendanaan Rekonstruksi Iran dan Pengungkapan Kontrak\n39:51 - Pengurasan Aset Kelas Menengah Selesai atau Lebih Lanjut\n42:38 - Kenaikan Suku Bunga 1% Bank of Japan Mematahkan Carry Trade\n48:27 - Hukum Identitas Digital dan Akhir Permainan Pengawasan AI\n55:56 - BlackRock dan Strategy Memusatkan Penitipan Bitcoin\n1:01:51 - SBF Celsius dan Jaringan Deleveraging Kripto Rahasia\n1:08:16 - Jika Trump Melayani Rakyat Amerika, Tidak Ada yang Masuk Akal\n\n• Tentang Simon Dixon\nX: \nYouTube:    /   \n\n💡PESAN Sesi Pribadi dengan Nathan, Benn, dan Tim Mentor BTC: Master Penyimpanan mandiri, perangkat keras, multisig, Lightning, privasi, dan banyak lagi.\n\n👉 Kunjungi btcmentor.io\n\n• Sovereign Sessions — AI, Privasi, dan edukasi Bitcoin: http://youtube.com/\n\n📌 Episode Sebelumnya:\nDoomberg & James Lavish →    • Everyone Missed This: The Real Outcome of ...  \nSimon Dixon & Dave Collum →    • Bond, Stock & Commodity Collapse at Once? ...  \n\n⚡ Didukung oleh Abundant Mines: Penambangan Bitcoin yang dikelola sepenuhnya. Pelajari lebih lanjut di https://qrco.de/bgYKPB\n\n🔒 Amankan Bitcoin Anda dengan perlengkapan TERBAIK di pasaran dari Coinkite. Dapatkan diskon 5% untuk COLDCARD, kunjungi: https://qrco.de/bfiDBV\n\nIkuti Kami di X:\n• BTC Sessions: \n• Nathan: \n\n#Bitcoin #BTC #BTCSessions #SimonDixon #BitcoinSelfCustody #MultipolarWorld #Petrodollar #DigitalID #AISurveillance #BitcoinCustody #FinancialIndustrialComplex #IranDeal #BlackRockBitcoin #JapanCarryTrade #IranWar #GeopoliticsExplained #FollowTheMoney #GlobalReset #MultiPolarWorld #StraitOfHormuz #FinancialIndustrialComplex", "post_id": "Aza4GAjQffw"}}, {"key": "@themetalwar", "attributes": {"label": "@themetalwar", "x": 248.9315195059496, "y": 716.6910710814302, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "BEz63wnJCL8", "id": "@themetalwar", "source": "youtube-000001", "content": "Mendesak & Penting! Marc Faber & Egon von Greyerz Sampaikan Prediksi BOMBASTIS untuk Harga Emas &...\n\nPenting dan Mendesak! Marc Faber & Egon von Greyerz Mengungkap Prediksi Mengejutkan untuk Harga Emas & Perak\n\nPenurunan harga logam mulia baru-baru ini telah menciptakan perdebatan sengit di kalangan investor, tetapi tren jangka panjang terus menunjukkan pergeseran besar di pasar global. Meskipun volatilitas jangka pendek dapat mengguncang kepercayaan, periode koreksi sering muncul selama pasar bullish sekuler yang kuat dan dapat menciptakan peluang bagi investor yang sabar.\nMarc Faber, seorang investor veteran yang dikenal karena pandangan pasarnya yang kontrarian, dan Egon von Greyerz, seorang pendukung lama pelestarian kekayaan melalui logam mulia, berpendapat bahwa lingkungan keuangan saat ini tetap sangat dipengaruhi oleh ekspansi utang, intervensi moneter, dan ketidakseimbangan struktural di seluruh ekonomi global. Pandangan mereka berpusat pada keyakinan bahwa penciptaan uang yang berlebihan dan tekanan fiskal yang meningkat akan terus melemahkan daya beli mata uang kertas sambil mendukung aset riil dari waktu ke waktu.\nPerak mendapat perhatian khusus karena kecenderungannya secara historis untuk mengungguli emas selama pasar bullish logam mulia yang kuat. Argumennya adalah bahwa volatilitas perak bekerja dua arah, tetapi begitu momentum kembali, pergerakan harga dapat berakselerasi jauh lebih cepat daripada emas. Pelemahan baru-baru ini dipandang bukan sebagai tanda tren yang terputus, tetapi sebagai jeda normal dalam siklus kenaikan yang lebih besar. Sementara itu, emas terus dipandang sebagai fondasi pelestarian kekayaan. Terlepas dari keuntungan substansial dalam beberapa tahun terakhir, tesis yang lebih luas menunjukkan bahwa emas tetap undervalued relatif terhadap aset keuangan, terutama jika dibandingkan dengan saham dan perusahaan teknologi yang berharga tinggi. Jika ekspansi moneter berlanjut dan defisit pemerintah terus meningkat, kedua logam tersebut dapat memperoleh keuntungan signifikan di tahun-tahun mendatang.\nKekhawatiran utama yang disoroti sepanjang diskusi adalah kondisi sistem keuangan global. Tingkat utang yang besar, defisit fiskal yang terus-menerus, dan ketergantungan pada intervensi bank sentral telah menciptakan apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai struktur ekonomi yang semakin rapuh. Pasar telah menjadi bergantung pada likuiditas, dan para pembuat kebijakan sering menanggapi perlambatan pertumbuhan dengan langkah-langkah stimulus tambahan daripada membiarkan ketidakseimbangan terkoreksi secara alami.\nHarapannya adalah bahwa tantangan ekonomi di masa depan akan mendorong ekspansi moneter yang lebih besar lagi. Karena pemerintah menghadapi kewajiban yang meningkat dan tekanan politik untuk mempertahankan pertumbuhan, penurunan nilai mata uang menjadi respons kebijakan yang mungkin terjadi. Dalam keadaan seperti itu, instrumen tabungan tradisional dan investasi pendapatan tetap mungkin kesulitan untuk mempertahankan daya beli. Oleh karena itu, emas dan perak dipandang sebagai asuransi keuangan daripada perdagangan spekulatif.\n\nTetaplah mengikuti perkembangan harga emas dan perak terbaru dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau seorang profesional berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas yang menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marcfaber #egonvongreyerz #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "BEz63wnJCL8"}}, {"key": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "TheMetalWar", "x": 933.7085702757313, "y": 371.40935653037246, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "BEz63wnJCL8", "id": "TheMetalWar", "source": "youtube-000001", "content": "Mendesak & Penting! Marc Faber & Egon von Greyerz Sampaikan Prediksi BOMBASTIS untuk Harga Emas &...\n\nPenting dan Mendesak! Marc Faber & Egon von Greyerz Mengungkap Prediksi Mengejutkan untuk Harga Emas & Perak\n\nPenurunan harga logam mulia baru-baru ini telah menciptakan perdebatan sengit di kalangan investor, tetapi tren jangka panjang terus menunjukkan pergeseran besar di pasar global. Meskipun volatilitas jangka pendek dapat mengguncang kepercayaan, periode koreksi sering muncul selama pasar bullish sekuler yang kuat dan dapat menciptakan peluang bagi investor yang sabar.\nMarc Faber, seorang investor veteran yang dikenal karena pandangan pasarnya yang kontrarian, dan Egon von Greyerz, seorang pendukung lama pelestarian kekayaan melalui logam mulia, berpendapat bahwa lingkungan keuangan saat ini tetap sangat dipengaruhi oleh ekspansi utang, intervensi moneter, dan ketidakseimbangan struktural di seluruh ekonomi global. Pandangan mereka berpusat pada keyakinan bahwa penciptaan uang yang berlebihan dan tekanan fiskal yang meningkat akan terus melemahkan daya beli mata uang kertas sambil mendukung aset riil dari waktu ke waktu.\nPerak mendapat perhatian khusus karena kecenderungannya secara historis untuk mengungguli emas selama pasar bullish logam mulia yang kuat. Argumennya adalah bahwa volatilitas perak bekerja dua arah, tetapi begitu momentum kembali, pergerakan harga dapat berakselerasi jauh lebih cepat daripada emas. Pelemahan baru-baru ini dipandang bukan sebagai tanda tren yang terputus, tetapi sebagai jeda normal dalam siklus kenaikan yang lebih besar. Sementara itu, emas terus dipandang sebagai fondasi pelestarian kekayaan. Terlepas dari keuntungan substansial dalam beberapa tahun terakhir, tesis yang lebih luas menunjukkan bahwa emas tetap undervalued relatif terhadap aset keuangan, terutama jika dibandingkan dengan saham dan perusahaan teknologi yang berharga tinggi. Jika ekspansi moneter berlanjut dan defisit pemerintah terus meningkat, kedua logam tersebut dapat memperoleh keuntungan signifikan di tahun-tahun mendatang.\nKekhawatiran utama yang disoroti sepanjang diskusi adalah kondisi sistem keuangan global. Tingkat utang yang besar, defisit fiskal yang terus-menerus, dan ketergantungan pada intervensi bank sentral telah menciptakan apa yang oleh banyak orang dianggap sebagai struktur ekonomi yang semakin rapuh. Pasar telah menjadi bergantung pada likuiditas, dan para pembuat kebijakan sering menanggapi perlambatan pertumbuhan dengan langkah-langkah stimulus tambahan daripada membiarkan ketidakseimbangan terkoreksi secara alami.\nHarapannya adalah bahwa tantangan ekonomi di masa depan akan mendorong ekspansi moneter yang lebih besar lagi. Karena pemerintah menghadapi kewajiban yang meningkat dan tekanan politik untuk mempertahankan pertumbuhan, penurunan nilai mata uang menjadi respons kebijakan yang mungkin terjadi. Dalam keadaan seperti itu, instrumen tabungan tradisional dan investasi pendapatan tetap mungkin kesulitan untuk mempertahankan daya beli. Oleh karena itu, emas dan perak dipandang sebagai asuransi keuangan daripada perdagangan spekulatif.\n\nTetaplah mengikuti perkembangan harga emas dan perak terbaru dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau seorang profesional berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas yang menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marcfaber #egonvongreyerz #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "BEz63wnJCL8"}}, {"key": "@NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "@NextGenInvestGlobal", "x": 824.9964657385661, "y": 450.10532572932004, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LSn-UxZuHyk", "id": "@NextGenInvestGlobal", "source": "youtube-000001", "content": "Jebakan Likuiditas 2026: Bersiap untuk Tebing Utang $936 Miliar & Penularan Global\n\nLanskap makroekonomi global telah bergeser secara fundamental, dan perkiraan penurunan suku bunga pada tahun 2026 telah sirna. Dengan inflasi utama yang melonjak hingga 4,2% yang didorong oleh guncangan energi global yang parah, bank sentral secara agresif memprioritaskan stabilitas harga daripada pertumbuhan ekonomi. Apakah Anda berada pada posisi strategis untuk menghadapi jebakan likuiditas yang akan datang, ataukah Anda akan menjadi sumber likuiditas bagi para pemain institusional yang memiliki leverage tinggi?\n\nDalam penjelasan makroekonomi komprehensif ini, kami menganalisis lima domino yang jatuh yang saat ini mengancam sistem keuangan global: guncangan energi geopolitik, bank sentral yang tidak kenal kompromi, jurang utang real estat komersial sebesar $936 miliar yang akan datang, pelarian modal institusional yang belum pernah terjadi sebelumnya ke dana pasar uang, dan kesenjangan harga yang mendalam dalam rasio emas-perak. Dengan memahami titik-titik tekanan sistemik ini, investor dapat menavigasi realitas \"harga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama\" dan melindungi daya beli mereka. Kami juga merinci rencana restrukturisasi portofolio yang rasional dan berbasis data untuk melindungi aset Anda dari jebakan pasar bearish algoritmik dan likuidasi pasar. Jangan lupa berlangganan saluran  dan aktifkan lonceng notifikasi untuk analisis terbaru yang akan membentuk masa depan keuangan Anda!\n\n00:00 - Jebakan Likuiditas 2026 dan Hilangnya Pemotongan Suku Bunga\n01:21 - Domino 1: Guncangan Energi Global & Inflasi yang Kembali Meningkat\n02:01 - Domino 2: Bank Sentral Memprioritaskan Stabilitas Harga\n03:14 - Domino 3: Jurang Utang Real Estat $936 Miliar\n04:18 - Domino 4: Pelarian Modal Institusional ke Likuiditas\n05:20 - Domino 5: Paradoks Logam Mulia & Nilai Perak\n07:01 - Rencana Aksi: Restrukturisasi Arus Kas Portofolio Anda\n\n#Ekonomi #PasarGlobal #JebakanLikuiditas #Investasi #NextGenInvestGlobal\n\nPERINGATAN\nInformasi yang terkandung dalam video ini bukan merupakan nasihat investasi. Ini hanya untuk tujuan informasi.", "post_id": "LSn-UxZuHyk"}}, {"key": "NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "NextGenInvestGlobal", "x": 309.8864525696795, "y": 325.20758534118386, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LSn-UxZuHyk", "id": "NextGenInvestGlobal", "source": "youtube-000001", "content": "Jebakan Likuiditas 2026: Bersiap untuk Tebing Utang $936 Miliar & Penularan Global\n\nLanskap makroekonomi global telah bergeser secara fundamental, dan perkiraan penurunan suku bunga pada tahun 2026 telah sirna. Dengan inflasi utama yang melonjak hingga 4,2% yang didorong oleh guncangan energi global yang parah, bank sentral secara agresif memprioritaskan stabilitas harga daripada pertumbuhan ekonomi. Apakah Anda berada pada posisi strategis untuk menghadapi jebakan likuiditas yang akan datang, ataukah Anda akan menjadi sumber likuiditas bagi para pemain institusional yang memiliki leverage tinggi?\n\nDalam penjelasan makroekonomi komprehensif ini, kami menganalisis lima domino yang jatuh yang saat ini mengancam sistem keuangan global: guncangan energi geopolitik, bank sentral yang tidak kenal kompromi, jurang utang real estat komersial sebesar $936 miliar yang akan datang, pelarian modal institusional yang belum pernah terjadi sebelumnya ke dana pasar uang, dan kesenjangan harga yang mendalam dalam rasio emas-perak. Dengan memahami titik-titik tekanan sistemik ini, investor dapat menavigasi realitas \"harga lebih tinggi untuk jangka waktu lebih lama\" dan melindungi daya beli mereka. Kami juga merinci rencana restrukturisasi portofolio yang rasional dan berbasis data untuk melindungi aset Anda dari jebakan pasar bearish algoritmik dan likuidasi pasar. Jangan lupa berlangganan saluran  dan aktifkan lonceng notifikasi untuk analisis terbaru yang akan membentuk masa depan keuangan Anda!\n\n00:00 - Jebakan Likuiditas 2026 dan Hilangnya Pemotongan Suku Bunga\n01:21 - Domino 1: Guncangan Energi Global & Inflasi yang Kembali Meningkat\n02:01 - Domino 2: Bank Sentral Memprioritaskan Stabilitas Harga\n03:14 - Domino 3: Jurang Utang Real Estat $936 Miliar\n04:18 - Domino 4: Pelarian Modal Institusional ke Likuiditas\n05:20 - Domino 5: Paradoks Logam Mulia & Nilai Perak\n07:01 - Rencana Aksi: Restrukturisasi Arus Kas Portofolio Anda\n\n#Ekonomi #PasarGlobal #JebakanLikuiditas #Investasi #NextGenInvestGlobal\n\nPERINGATAN\nInformasi yang terkandung dalam video ini bukan merupakan nasihat investasi. Ini hanya untuk tujuan informasi.", "post_id": "LSn-UxZuHyk"}}, {"key": "@wstruthbombs", "attributes": {"label": "@wstruthbombs", "x": 140.7783738989412, "y": 513.0733154640928, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "@wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "wstruthbombs...", "x": 114.38057487665398, "y": 538.4835092285954, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3684, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "wstruthbombs...", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "wstruthbombs", "x": 241.59174500867286, "y": 749.0107063483841, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 16.3684, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "loMAq6VpnMQ", "id": "wstruthbombs", "source": "youtube-000001", "content": "PERANG SAUDARA Finansial TELAH TIBA: WARSH VS BESSENT\n\nBagaimana jika Federal Reserve bukan lagi satu-satunya lembaga yang mengendalikan kebijakan moneter?\n\nMeskipun Ketua Fed Kevin Warsh mengisyaratkan kenaikan suku bunga dan upaya yang lebih keras melawan inflasi, Menteri Keuangan Scott Bessent mungkin sedang melakukan operasi likuiditas besar-besaran di balik layar melalui pembelian kembali obligasi pemerintah. Dalam video ini, Mark Malek menguraikan bagaimana pembelian kembali obligasi pemerintah, pembelian obligasi di luar arus utama, dan kebijakan manajemen utang dapat menekan imbal hasil jangka panjang, mendukung pasar keuangan, dan menciptakan apa yang oleh beberapa analis disebut sebagai sistem \"QE bayangan\".\n\nPelajari cara kerja pembelian kembali obligasi pemerintah, mengapa bank-bank ingin menjual obligasi jangka panjang, apa artinya ini bagi kurva imbal hasil, suku bunga hipotek, saham, obligasi, dan masa depan ekonomi AS.\n\nJika Anda menginginkan analisis makroekonomi, wawasan Federal Reserve, analisis pasar obligasi, pembaruan inflasi, peringatan resesi, dan cerita-cerita yang tidak dibicarakan Wall Street, berlanggananlah Wall Street Truthbombs.\n\nBerlangganan: https://www.youtube.com/\n\nSubstack: https://substack.com/\nX: https://x.com/WSTruthBombs\nPatreon:   / wstruthbombs  \nBlueSky: https://bsky.app/profile/wstruthbombs...\nTikTok:   / wstruthbombs  \n\nVideo Truthbombs hanya untuk tujuan informasi dan hiburan. Pandangan yang diungkapkan oleh Mark Malek atau tamu adalah pandangan mereka sendiri dan tidak selalu mencerminkan pandangan Siebert Financial. Video ini bukan merupakan nasihat investasi, penawaran untuk menjual, atau ajakan untuk membeli sekuritas apa pun. Kinerja masa lalu tidak menunjukkan hasil di masa mendatang. Pendengar dan pemirsa harus berkonsultasi dengan profesional keuangan yang berkualifikasi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\nFederal Reserve, Kevin Warsh, Scott Bessent, pembelian kembali obligasi pemerintah, QE bayangan, pelonggaran kuantitatif, pasar obligasi, pasar obligasi pemerintah, suku bunga, inflasi, kebijakan Fed, kurva imbal hasil, imbal hasil jangka panjang, Menteri Keuangan, berita bohong Wall Street, jatuhnya pasar saham, peringatan resesi, suntikan likuiditas, krisis utang, suku bunga hipotek, analisis ekonomi, makroekonomi, obligasi pemerintah, manipulasi pasar, berita Federal Reserve\n\n#foryou #stockmarket #investing #trading #money #fed #economy", "post_id": "loMAq6VpnMQ"}}, {"key": "@VladyslavGrabarskyy", "attributes": {"label": "@VladyslavGrabarskyy", "x": 785.83410798991, "y": 337.31917004870803, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "KhwpHJWWYm8", "id": "@VladyslavGrabarskyy", "source": "youtube-000001", "content": "Realitas Mengkhawatirkan Pasar Perumahan 2026 – Melody Wright\n\nDalam wawancara eksklusif ini, saya duduk bersama Melody Wright untuk membahas pasar perumahan AS, penurunan penjualan rumah, penurunan harga tahunan, sentimen pengembang, harga rumah baru, tunggakan hipotek, sewa, likuiditas, demografi, dan apakah harga perumahan yang lebih rendah akan terjadi di masa mendatang.\n\nMelody menjelaskan mengapa penjualan perumahan semakin memburuk, mengapa 33 pasar sudah menunjukkan penurunan harga tahunan, dan mengapa suku bunga mungkin bukan masalah sebenarnya yang dihadapi pasar perumahan. Kami juga membahas mengapa penjualan berada pada level terendah sejak 1995 meskipun terjadi peningkatan populasi yang signifikan, apa arti Kevin Warsh bagi suku bunga, dan apakah pasar perumahan sepenuhnya bergantung pada pasar saham.\n\nSelain itu, Melody menguraikan \"tsunami perak,\" apa yang bisa terjadi ketika generasi baby boomer mulai menjual rumah mereka, meningkatnya risiko tunggakan hipotek, penghapusan listing properti, penurunan likuiditas, kurva imbal hasil, eksposur real estat institusional, Blackstone, penurunan sewa, keterjangkauan, demografi, dan seberapa rendah harga perumahan dapat turun jika tren saat ini berlanjut.\n\n\nSubstack Melody: https://substack.com/\nMelody di X: https://x.com/m3_melody\n\n📌 Tautan Penting Saya — Mulailah Membangun Kekayaan Hari Ini:\n\n📖 Panduan GRATIS: Cara Membangun Kekayaan dari Nol → \nhttps://vladyslav-grabarskyy.mykajabi...\n\n🎯 Kursus Unggulan: Cetak Biru Membangun Kekayaan → \nhttps://vladyslav-grabarskyy.mykajabi...\n\n📘 Buku: Pengantar Investasi: Panduan Lengkap untuk Memulai Perjalanan Membangun Kekayaan Anda → Tersedia di Amazon:\nhttps://www.amazon.com/Introduction-I...\n\nBab:\n00:00 - Pendahuluan\n00:58 - Penjualan Rumah Semakin Memburuk\n02:23 - 33 Pasar Menunjukkan Penurunan Harga Tahunan\n03:18 - Indeks Sentimen Pembangun Terus Menurun dan Harga Rumah Baru Terus Menurun\n04:12 - Mengapa Suku Bunga Bukan Masalahnya\n04:51 - Penjualan Terendah Sejak 1995 Meskipun Populasi Meningkat 20% / Suku Bunga dan Kevin Warsh\n06:40 - Tsunami Perak: Apa yang Terjadi Ketika Generasi Baby Boomer Mulai Menjual Rumah Mereka?\n09:02 - Apakah Pasar Perumahan Sepenuhnya Bergantung pada Pasar Saham? / Akankah Pasar Perumahan Berbalik Sebelum Saham?\n\n10:50 - Apakah Tunggakan Hipotek Akan Terjadi di Kuartal ke-4 2026?\n\n11:46 - Suasana Umum di Pasar Saham: Apakah Penghapusan Saham Besar-besaran Masih Terjadi?\n\n13:56 - Kita Kehabisan Likuiditas / Kurva Imbal Hasil\n14:50 - Dengan Semua Pencetakan Uang, Bukankah Harga Rumah Seharusnya Naik Lebih Tinggi?\n\n17:37 - Bahkan Orang Kaya Pun Tidak Merasa Baik Tentang Masa Depan / Masalah Sosial Besar di Depan\n19:56 - Blackstone dan Lembaga-Lembaga Besar Sedang Bermasalah / Bisakah Mereka Menjadi Pemasok Rumah Baru yang Utama?\n\n23:33 - Tes: Berapa Harga Rumah yang Mampu Anda Beli?\n\n25:24 - Seberapa Rendah Harga Rumah Akan Turun?\n\n26:34 - Apakah Sewa Rumah Sudah Turun?\n\n28:00 - Demografi dan Menggabungkan Semuanya\n29:04 - Akankah Melody Terkejut Jika Tidak Melihat Harga Lebih Rendah dalam 24 Bulan ke Depan?\n\nPENOLAKAN TANGGUNG JAWAB:\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun atau terlibat dalam aktivitas keuangan apa pun.\n\nKonten yang disajikan di sini didasarkan pada pendapat dan penelitian pribadi pembicara, yang mungkin tidak selalu akurat atau terkini. Pasar keuangan dan investasi memiliki risiko yang melekat, dan individu harus melakukan riset sendiri dan mencari nasihat profesional sebelum membuat keputusan keuangan apa pun.\n\n#pasarperumahan #realestate #investasirealestate #perumahan", "post_id": "KhwpHJWWYm8"}}, {"key": "m3melody", "attributes": {"label": "m3melody", "x": 613.2928548172799, "y": 923.9854768539365, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "KhwpHJWWYm8", "id": "m3melody", "source": "youtube-000001", "content": "Realitas Mengkhawatirkan Pasar Perumahan 2026 – Melody Wright\n\nDalam wawancara eksklusif ini, saya duduk bersama Melody Wright untuk membahas pasar perumahan AS, penurunan penjualan rumah, penurunan harga tahunan, sentimen pengembang, harga rumah baru, tunggakan hipotek, sewa, likuiditas, demografi, dan apakah harga perumahan yang lebih rendah akan terjadi di masa mendatang.\n\nMelody menjelaskan mengapa penjualan perumahan semakin memburuk, mengapa 33 pasar sudah menunjukkan penurunan harga tahunan, dan mengapa suku bunga mungkin bukan masalah sebenarnya yang dihadapi pasar perumahan. Kami juga membahas mengapa penjualan berada pada level terendah sejak 1995 meskipun terjadi peningkatan populasi yang signifikan, apa arti Kevin Warsh bagi suku bunga, dan apakah pasar perumahan sepenuhnya bergantung pada pasar saham.\n\nSelain itu, Melody menguraikan \"tsunami perak,\" apa yang bisa terjadi ketika generasi baby boomer mulai menjual rumah mereka, meningkatnya risiko tunggakan hipotek, penghapusan listing properti, penurunan likuiditas, kurva imbal hasil, eksposur real estat institusional, Blackstone, penurunan sewa, keterjangkauan, demografi, dan seberapa rendah harga perumahan dapat turun jika tren saat ini berlanjut.\n\n\nSubstack Melody: https://substack.com/\nMelody di X: https://x.com/m3_melody\n\n📌 Tautan Penting Saya — Mulailah Membangun Kekayaan Hari Ini:\n\n📖 Panduan GRATIS: Cara Membangun Kekayaan dari Nol → \nhttps://vladyslav-grabarskyy.mykajabi...\n\n🎯 Kursus Unggulan: Cetak Biru Membangun Kekayaan → \nhttps://vladyslav-grabarskyy.mykajabi...\n\n📘 Buku: Pengantar Investasi: Panduan Lengkap untuk Memulai Perjalanan Membangun Kekayaan Anda → Tersedia di Amazon:\nhttps://www.amazon.com/Introduction-I...\n\nBab:\n00:00 - Pendahuluan\n00:58 - Penjualan Rumah Semakin Memburuk\n02:23 - 33 Pasar Menunjukkan Penurunan Harga Tahunan\n03:18 - Indeks Sentimen Pembangun Terus Menurun dan Harga Rumah Baru Terus Menurun\n04:12 - Mengapa Suku Bunga Bukan Masalahnya\n04:51 - Penjualan Terendah Sejak 1995 Meskipun Populasi Meningkat 20% / Suku Bunga dan Kevin Warsh\n06:40 - Tsunami Perak: Apa yang Terjadi Ketika Generasi Baby Boomer Mulai Menjual Rumah Mereka?\n09:02 - Apakah Pasar Perumahan Sepenuhnya Bergantung pada Pasar Saham? / Akankah Pasar Perumahan Berbalik Sebelum Saham?\n\n10:50 - Apakah Tunggakan Hipotek Akan Terjadi di Kuartal ke-4 2026?\n\n11:46 - Suasana Umum di Pasar Saham: Apakah Penghapusan Saham Besar-besaran Masih Terjadi?\n\n13:56 - Kita Kehabisan Likuiditas / Kurva Imbal Hasil\n14:50 - Dengan Semua Pencetakan Uang, Bukankah Harga Rumah Seharusnya Naik Lebih Tinggi?\n\n17:37 - Bahkan Orang Kaya Pun Tidak Merasa Baik Tentang Masa Depan / Masalah Sosial Besar di Depan\n19:56 - Blackstone dan Lembaga-Lembaga Besar Sedang Bermasalah / Bisakah Mereka Menjadi Pemasok Rumah Baru yang Utama?\n\n23:33 - Tes: Berapa Harga Rumah yang Mampu Anda Beli?\n\n25:24 - Seberapa Rendah Harga Rumah Akan Turun?\n\n26:34 - Apakah Sewa Rumah Sudah Turun?\n\n28:00 - Demografi dan Menggabungkan Semuanya\n29:04 - Akankah Melody Terkejut Jika Tidak Melihat Harga Lebih Rendah dalam 24 Bulan ke Depan?\n\nPENOLAKAN TANGGUNG JAWAB:\nInformasi yang diberikan dalam video ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi. Informasi ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual instrumen keuangan apa pun atau terlibat dalam aktivitas keuangan apa pun.\n\nKonten yang disajikan di sini didasarkan pada pendapat dan penelitian pribadi pembicara, yang mungkin tidak selalu akurat atau terkini. Pasar keuangan dan investasi memiliki risiko yang melekat, dan individu harus melakukan riset sendiri dan mencari nasihat profesional sebelum membuat keputusan keuangan apa pun.\n\n#pasarperumahan #realestate #investasirealestate #perumahan", "post_id": "KhwpHJWWYm8"}}, {"key": "@sbs_explained", "attributes": {"label": "@sbs_explained", "x": 825.9843064068517, "y": 955.899867952119, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "JJUnE-SxBjw", "id": "@sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Situasinya Kini Berubah\" Memori yang Terlanjur Dibeli Terlalu Mahal, Apa ya...\n\n00:00 Industri AI masih dalam tahap awal, jadi mengapa harga saham sudah mencapai batasnya?\n01:28 Likuiditas global mulai goyah seiring Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga\n02:37 Mengapa modal hedge fund sebesar $14 triliun hanya mengalir ke sektor energi dan semikonduktor?\n03:57 Mengapa uang tunai perusahaan teknologi besar mengering sementara investasi AI meroket?\n\n05:20 Ekspektasi bahwa seluruh dunia akan menyuntikkan uang telah hancur... Momen ketika lanskap pasar aset berubah\n06:56 Bahkan Bitcoin, emas, dan perak berada di bawah tekanan... Sebuah sinyal bahwa premi likuiditas menghilang\n08:23 Ini angka, bukan cerita, sekarang... Mengapa uang bergeser ke 'aset yang benar-benar langka'\n10:16 Seberapa banyak AI sebenarnya digunakan?... Pemilahan gandum akan dimulai setelah investasi terlalu panas\n13:30 Apa yang akan terjadi pada memori yang dipesan mahal jika arus kas Big Tech mengering?\n\n15:31 Dari minyak mentah dan perlambatan ekonomi hingga konsentrasi pada semikonduktor... Mengapa Anda Harus Memperluas Portofolio Anda Sekarang\n\n*Kontributor: Yoo Shin-ik, Kepala Ekonom di KB WM\n\nSaat pasar berfluktuasi dengan KOSPI yang langsung anjlok setelah berfluktuasi di sekitar angka 9.000, ada diagnosis yang menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk meninjau kembali fondasi pasar bullish yang ditopang oleh AI. Konsensusnya adalah bahwa fase di mana \"semuanya baik-baik saja\"—yang didorong oleh dua pilar likuiditas dan pertumbuhan AI—akan segera berakhir, dan dengan memudarnya premi likuiditas, saatnya telah tiba untuk mengalokasikan kembali aset. Meskipun $14 triliun terkonsentrasi di AS dan Jepang dan persaingan untuk CAPEX yang melebihi $3 triliun tahun ini tetap ada, arus kas Big Tech telah mulai menurun pada paruh kedua tahun ini, menandai masuknya ke fase di mana mereka menunda pertumbuhan yang mahal dengan \"uang pinjaman.\"\n\nPoin kuncinya adalah perbedaan bahwa \"industri AI itu nyata, tetapi harga sahamnya mungkin palsu.\" Peringatannya adalah bahwa meskipun tingkat adopsi aktual industri tersebut berada di angka 10-20%—seperti mendaki gunung—harga sahamnya telah sepenuhnya dieksploitasi, dan bahaya sebenarnya terletak bukan pada industri AI itu sendiri, tetapi pada \"uang yang diinvestasikan dalam AI.\" Dengan mengutip kegagalan perak untuk naik meskipun terjadi kekurangan pasokan dan valuasi saham memori yang melampaui label \"terlalu murah\" sebagai sinyal, laporan tersebut menyarankan diversifikasi ke pasar domestik, obligasi, dan sektor pertahanan, mencatat bahwa situasi saat ini telah melampaui kondisi terlalu panas menjadi \"kepanikan yang luar biasa.\" #PleaseTakeCareOfKyoyang #AIBubble #KenaikanSukuBunga #KOSPIPlunge #YooShinIk #Semikonduktor #Jepang #KenaikanSukuBunga #Emas #Bitcoin #Micron\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "JJUnE-SxBjw"}}, {"key": "sbs_explained", "attributes": {"label": "sbs_explained", "x": 651.1638892884285, "y": 828.1955628353614, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9744, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "JJUnE-SxBjw", "id": "sbs_explained", "source": "youtube-000001", "content": "[Berita Pengetahuan] \"Situasinya Kini Berubah\" Memori yang Terlanjur Dibeli Terlalu Mahal, Apa ya...\n\n00:00 Industri AI masih dalam tahap awal, jadi mengapa harga saham sudah mencapai batasnya?\n01:28 Likuiditas global mulai goyah seiring Bank Sentral Jepang menaikkan suku bunga\n02:37 Mengapa modal hedge fund sebesar $14 triliun hanya mengalir ke sektor energi dan semikonduktor?\n03:57 Mengapa uang tunai perusahaan teknologi besar mengering sementara investasi AI meroket?\n\n05:20 Ekspektasi bahwa seluruh dunia akan menyuntikkan uang telah hancur... Momen ketika lanskap pasar aset berubah\n06:56 Bahkan Bitcoin, emas, dan perak berada di bawah tekanan... Sebuah sinyal bahwa premi likuiditas menghilang\n08:23 Ini angka, bukan cerita, sekarang... Mengapa uang bergeser ke 'aset yang benar-benar langka'\n10:16 Seberapa banyak AI sebenarnya digunakan?... Pemilahan gandum akan dimulai setelah investasi terlalu panas\n13:30 Apa yang akan terjadi pada memori yang dipesan mahal jika arus kas Big Tech mengering?\n\n15:31 Dari minyak mentah dan perlambatan ekonomi hingga konsentrasi pada semikonduktor... Mengapa Anda Harus Memperluas Portofolio Anda Sekarang\n\n*Kontributor: Yoo Shin-ik, Kepala Ekonom di KB WM\n\nSaat pasar berfluktuasi dengan KOSPI yang langsung anjlok setelah berfluktuasi di sekitar angka 9.000, ada diagnosis yang menunjukkan bahwa sudah saatnya untuk meninjau kembali fondasi pasar bullish yang ditopang oleh AI. Konsensusnya adalah bahwa fase di mana \"semuanya baik-baik saja\"—yang didorong oleh dua pilar likuiditas dan pertumbuhan AI—akan segera berakhir, dan dengan memudarnya premi likuiditas, saatnya telah tiba untuk mengalokasikan kembali aset. Meskipun $14 triliun terkonsentrasi di AS dan Jepang dan persaingan untuk CAPEX yang melebihi $3 triliun tahun ini tetap ada, arus kas Big Tech telah mulai menurun pada paruh kedua tahun ini, menandai masuknya ke fase di mana mereka menunda pertumbuhan yang mahal dengan \"uang pinjaman.\"\n\nPoin kuncinya adalah perbedaan bahwa \"industri AI itu nyata, tetapi harga sahamnya mungkin palsu.\" Peringatannya adalah bahwa meskipun tingkat adopsi aktual industri tersebut berada di angka 10-20%—seperti mendaki gunung—harga sahamnya telah sepenuhnya dieksploitasi, dan bahaya sebenarnya terletak bukan pada industri AI itu sendiri, tetapi pada \"uang yang diinvestasikan dalam AI.\" Dengan mengutip kegagalan perak untuk naik meskipun terjadi kekurangan pasokan dan valuasi saham memori yang melampaui label \"terlalu murah\" sebagai sinyal, laporan tersebut menyarankan diversifikasi ke pasar domestik, obligasi, dan sektor pertahanan, mencatat bahwa situasi saat ini telah melampaui kondisi terlalu panas menjadi \"kepanikan yang luar biasa.\" #PleaseTakeCareOfKyoyang #AIBubble #KenaikanSukuBunga #KOSPIPlunge #YooShinIk #Semikonduktor #Jepang #KenaikanSukuBunga #Emas #Bitcoin #Micron\n\n[Tim Produksi Kyoyang]\n\nDirektur Merek & IP: Han Dong-hoon / Penulis: Son Ye-won, Yoo Jin-kyung / Penyunting: Kim Cho-a, Hyun Seung-ho, Song Kyu-bum / Desain Konten: Ok Ji-soo, Choi Heung-rak / Sinematografi: Park Woo-jin / Magang: Baek Ga-eun, Lee Da-jin\n\n[Pertanyaan Bisnis]\n\nPlease Take Care of Kyoyang, Pertanyaan mengenai penampilan, sponsor, dan konten: sbs_explained\n\nBerita pengetahuan yang membuat Anda lebih pintar semakin banyak Anda mendengarkan, Please Take Care of Kyoyang \n\nHak Cipta Ⓒ SBS. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Reproduksi, redistribusi, dan penggunaan tanpa izin untuk pembelajaran AI dilarang.", "post_id": "JJUnE-SxBjw"}}, {"key": "@SoarFinancially", "attributes": {"label": "@SoarFinancially", "x": 303.55496258193546, "y": 791.7416397634154, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4997, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "@SoarFinancially", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}, {"key": "LawrenceLepard", "attributes": {"label": "LawrenceLepard", "x": 956.459135331672, "y": 283.0241248279104, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2371, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "LawrenceLepard", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}, {"key": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "KaiHoffmannAU", "x": 704.9822767566816, "y": 915.7438900905735, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.2371, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cMuhwgNqpkA", "id": "KaiHoffmannAU", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Emas Terus Naik, The Fed Harus Mencetak Uang | Lawrence Lepard\n\nLarry Lepard kembali untuk membahas keputusan terbaru The Fed, meningkatnya risiko inflasi, beban utang yang semakin besar, dan mengapa ia percaya bank sentral pada akhirnya akan terpaksa mencetak lebih banyak uang. Kami membahas kenaikan suku bunga, tekanan pasar obligasi, spekulasi AI, emas, perak, dan mengapa perusahaan penambang logam mulia mungkin bersiap untuk kenaikan besar lainnya.\n\n#emas #perak #inflasi\n-----------\nTerima kasih kepada #sponsor kami MONEY METALS. Pastikan untuk mengunjungi mereka: https://bit.ly/BUYGoldSilver\n------------\n\n👨‍💼 Tamu: Lawrence Lepard\n🏢 Perusahaan: Equity Management Associates\n🌎 https://ema2.com/\n𝕏 \n📅 Tanggal perekaman: 22 Juni 2026\n--------------------\nLihat saluran YouTube berbahasa Jerman kami yang baru: \n👉  \n\n📰 Harga Komoditas & Komentar Terkini 📰\n👉 Clear Commodity Network 👈\n🌎 https://clearcommodity.net/ 🌎\n\n►► Ikuti Kami! ◄◄\nTwitter: / soarfinancial\nSitus web: http://www.soarfinancial.com/\n---------------------\n\n00:00 Fed vs Investor Pertambangan\n00:59 Larry Lepard Bergabung\n02:21 Powell Sang Merpati Tersembunyi?\n\n04:22 Mengapa Pencetakan Uang Kembali\n05:17 Penjelasan Likuiditas Fed\n07:08 Risiko Pasar Obligasi\n08:25 Pencetakan Besar Akan Datang\n09:08 Peringatan Gelembung AI\n10:31 Peluang Kenaikan Suku Bunga\n13:10 Lingkaran Malapetaka Utang\n14:42 Debat Kekuatan Dolar\n15:44 Inflasi Selama Bertahun-tahun\n18:36 Bisakah Inflasi Berakhir?\n\n19:49 Dampak pada Penambang\n21:16 Skenario Kenaikan Harga Perak\n23:21 Kritik Narasi Fed\n25:01 Mengapa Krisis Kembali\n27:01 Memperbaiki Sistem Moneter\n28:51 Emas pada September?\n\n31:04 Apa yang Memicu Pemotongan Suku Bunga?\n\n33:07 Peluang Penambang Perak\n34:46 Di Mana Mengikuti Larry\n\nPenafian:\n\nBeberapa tautan yang disajikan mungkin merupakan tautan afiliasi. Kami mungkin menerima komisi jika pembelian dilakukan menggunakan tautan tersebut!\n\nKecuali diungkapkan secara khusus, semua informasi yang tersedia di Soar Financial dan afiliasinya atau mitranya harus dianggap bersifat non-komersial. Tidak satu pun konten yang diproduksi oleh Soar Financial yang boleh dianggap sebagai dukungan, penawaran, atau rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas. Soar Financial tidak terdaftar di otoritas pengatur keuangan atau sekuritas mana pun di Kanada, AS, Eropa, atau Inggris, dan tidak memberikan, atau mengklaim memberikan, nasihat atau rekomendasi investasi kepada konsumen mana pun dari konten yang diproduksi dan dipublikasikan oleh Soar Financial. Selalu lakukan uji tuntas Anda sendiri dan/atau konsultasikan dengan profesional hukum, pajak, atau investasi yang berkualifikasi jika nasihat pribadi dianggap perlu.\n\nSoar Financial dan perusahaan terkaitnya (termasuk direktur, karyawan, dan perwakilannya) atau orang yang terkait dapat memegang posisi ekuitas dalam sekuritas yang dirinci dalam komunikasi. Jika ini terjadi, pengungkapan akan dilakukan. Pengungkapan di media sosial akan dilakukan menggunakan tagar #coi (singkatan dari konflik kepentingan).\n\nSoar Financial, afiliasinya, dan masing-masing direktur, pejabat, karyawan, atau agennya secara tegas menolak tanggung jawab apa pun atas kerugian atau kerusakan, baik langsung, tidak langsung, khusus, atau konsekuensial, atau konsekuensi lain, apa pun penyebabnya, yang timbul dari penggunaan atau reproduksi situs ini atau keputusan apa pun yang dibuat atau tindakan yang diambil berdasarkan konten yang diproduksi oleh Soar Financial, baik yang diizinkan maupun tidak. Dengan mengakses konten Soar Financial, setiap konsumen konten Soar Financial membebaskan Soar Financial, afiliasinya, dan masing-masing pejabat, direktur, agen, dan karyawannya dari semua klaim dan proses hukum atas kerugian, kerusakan, atau konsekuensi tersebut.\n\n#Emas #Perak #HargaEmas #HargaPerak #Fed #FederalReserve #Inflasi #Investasi #Pasar #SahamPertambangan #SahamEmas #SahamPerak #LogamMulia #KrisisUtang #Ekonomi #LarryLepard #InvestasiEmas #PertambanganPerak #Keuangan #saham", "post_id": "cMuhwgNqpkA"}}], "edges": [{"key": "jissac_c", "source": "jissac_c", "target": "OSL_ID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DavidSeptiawan0", "source": "DavidSeptiawan0", "target": "indodax", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DentaNusa", "source": "DentaNusa", "target": "bluecandleway", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "almodovar_23", "source": "almodovar_23", "target": "prastow", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "antaranewsmaluku", "source": "antaranewsmaluku", "target": "antaranewsmaluku", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@matthewdiana", "source": "@matthewdiana", "target": "matthewdylandiana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCTrueNorth", "source": "@BTCTrueNorth", "target": "IIICapital", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCSessions", "source": "@BTCSessions", "target": "SimonDixonTwitt", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCSessions", "source": "@BTCSessions", "target": "simondixon21", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCSessions", "source": "@BTCSessions", "target": "SovereignSessions...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCSessions", "source": "@BTCSessions", "target": "BTCsessions", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BTCSessions", "source": "@BTCSessions", "target": "theBTCmentor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@themetalwar", "source": "@themetalwar", "target": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@NextGenInvestGlobal", "source": "@NextGenInvestGlobal", "target": "NextGenInvestGlobal", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@VladyslavGrabarskyy", "source": "@VladyslavGrabarskyy", "target": "m3melody", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wstruthbombs", "source": "@wstruthbombs", "target": "wstruthbombs", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sbs_explained", "source": "@sbs_explained", "target": "sbs_explained", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "LawrenceLepard", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SoarFinancially", "source": "@SoarFinancially", "target": "KaiHoffmannAU", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}