{"nodes": [{"key": "yaksha50", "attributes": {"label": "yaksha50", "x": 44.30621725444128, "y": 918.6536466824789, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7598626133214563605", "id": "yaksha50", "source": "tiktok-000001", "content": "Efek cuan emang ngeri! 💸 Bennix bongkar fakta kalau petani Canola Oil di Kanada sekarang lagi bersukacita karena diselamatkan oleh Xi Jinping. Saking senangnya, mereka bisa jadi lebih cinta sama China dibanding tetangga sendiri, Amerika Serikat! 🤯🇨🇦 Tarif impor dipotong abis-abisan sama China, bikin petani Kanada makmur instan. Apakah ini tanda Amerika sudah kehilangan pengaruh bahkan di halaman rumahnya sendiri? 🧐🇺🇸  | Investor  #bennix #bennix2026 #trending #xijingping", "post_id": "7598626133214563605"}}, {"key": "Bennix", "attributes": {"label": "Bennix", "x": 49.3169628057355, "y": 743.339443112046, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 84.2505, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7598626133214563605", "id": "Bennix", "source": "tiktok-000001", "content": "Efek cuan emang ngeri! 💸 Bennix bongkar fakta kalau petani Canola Oil di Kanada sekarang lagi bersukacita karena diselamatkan oleh Xi Jinping. Saking senangnya, mereka bisa jadi lebih cinta sama China dibanding tetangga sendiri, Amerika Serikat! 🤯🇨🇦 Tarif impor dipotong abis-abisan sama China, bikin petani Kanada makmur instan. Apakah ini tanda Amerika sudah kehilangan pengaruh bahkan di halaman rumahnya sendiri? 🧐🇺🇸  | Investor  #bennix #bennix2026 #trending #xijingping", "post_id": "7598626133214563605"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 342.3029862003311, "y": 706.8051455875225, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 244.21305941153847, "y": 533.7977632202729, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9924, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 14.182010540564116, "y": 86.68546044442304, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9924, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 250.8322868465468, "y": 356.23699079587146, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9924, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 691.3594111593469, "y": 921.319313377042, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9924, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 183.38864867925543, "y": 971.0972927152251, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 51.9924, "eigenvector": 166.6667, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PItzq_JKqLk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "DONALD TRUMP MENGAMUK! Uni Eropa Diancam Tarif Tinggi | MILENOMICS\n\nUni Eropa dikabarkan akan menghapus tarif impor terhadap sejumlah produk asal Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan perdagangan antara kedua mitra ekonomi terbesar dunia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan dan memperkuat hubungan ekonomi transatlantik yang selama ini menjadi salah satu pilar utama ekonomi global.\n\nNamun, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan bahwa Washington dapat mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap produk-produk Uni Eropa apabila penghapusan tarif tersebut belum berlaku pada 4 Juli mendatang. Pernyataan ini menambah ketidakpastian di pasar global dan memunculkan kekhawatiran akan kembali memanasnya sengketa dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "PItzq_JKqLk"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 740.150320062362, "y": 846.1392955287724, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cxDnjATGOQw", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Terancam Kebijakan Tarif Amerika, Indonesia Dinilai Punya Kekuatan Hukum Internasional\n\nAncaman kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat memunculkan pertanyaan besar bagi Indonesia. Meski neraca perdagangan Indonesia dengan AS masih mencatat surplus, langkah unilateral Washington dinilai berpotensi merugikan kepentingan nasional.\n\nSejumlah pengamat menilai Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat, baik melalui regulasi nasional maupun mekanisme Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), untuk menolak atau menggugat kebijakan yang dianggap diskriminatif.\n\nMampukah Indonesia mempertahankan kepentingan dagangnya jika perang tarif kembali memanas?\n\n#IndonesiaKitaGarudaTV #Indonesia #AmerikaSerikat #WTO #PerdaganganInternasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "cxDnjATGOQw"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 389.5407573462729, "y": 356.93973326202064, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.2505, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cxDnjATGOQw", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Terancam Kebijakan Tarif Amerika, Indonesia Dinilai Punya Kekuatan Hukum Internasional\n\nAncaman kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat memunculkan pertanyaan besar bagi Indonesia. Meski neraca perdagangan Indonesia dengan AS masih mencatat surplus, langkah unilateral Washington dinilai berpotensi merugikan kepentingan nasional.\n\nSejumlah pengamat menilai Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat, baik melalui regulasi nasional maupun mekanisme Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), untuk menolak atau menggugat kebijakan yang dianggap diskriminatif.\n\nMampukah Indonesia mempertahankan kepentingan dagangnya jika perang tarif kembali memanas?\n\n#IndonesiaKitaGarudaTV #Indonesia #AmerikaSerikat #WTO #PerdaganganInternasional\n-----\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "cxDnjATGOQw"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "@yonhapnewstv23", "x": 901.1072678189602, "y": 818.5369287359732, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "dqr0EVqdeDA", "id": "@yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Surplus Perdagangan dengan AS Turun dalam 6 Tahun Terakhir... Defisit dengan Tiongkok dan Jepang ...\n\nAkibat dampak kebijakan tarif AS, surplus perdagangan Korea Selatan dengan Amerika Serikat menyusut untuk pertama kalinya dalam enam tahun.\n\nMenurut Bank Sentral Korea kemarin (tanggal 19), surplus neraca transaksi berjalan dengan AS tahun lalu mencapai $111,4 miliar, penurunan sekitar $5,5 miliar dari tahun sebelumnya, yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.\n\nBank Sentral Korea menjelaskan, \"Ekspor menurun, terutama di kategori seperti mobil dan baja, karena dampak tarif AS tahun lalu sangat signifikan.\"\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Tiongkok mencatat defisit sebesar $25 miliar, menandai tahun keempat berturut-turut mengalami defisit sejak 2022.\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Jepang juga mencatat defisit sebesar $20 miliar, memperlebar kesenjangan dibandingkan tahun sebelumnya. #Trump #Tarif #Ekspor #AS #China\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "dqr0EVqdeDA"}}, {"key": "docu", "attributes": {"label": "docu", "x": 67.11209714188371, "y": 111.78529208132015, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.8956, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dqr0EVqdeDA", "id": "docu", "source": "youtube-000001", "content": "Surplus Perdagangan dengan AS Turun dalam 6 Tahun Terakhir... Defisit dengan Tiongkok dan Jepang ...\n\nAkibat dampak kebijakan tarif AS, surplus perdagangan Korea Selatan dengan Amerika Serikat menyusut untuk pertama kalinya dalam enam tahun.\n\nMenurut Bank Sentral Korea kemarin (tanggal 19), surplus neraca transaksi berjalan dengan AS tahun lalu mencapai $111,4 miliar, penurunan sekitar $5,5 miliar dari tahun sebelumnya, yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.\n\nBank Sentral Korea menjelaskan, \"Ekspor menurun, terutama di kategori seperti mobil dan baja, karena dampak tarif AS tahun lalu sangat signifikan.\"\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Tiongkok mencatat defisit sebesar $25 miliar, menandai tahun keempat berturut-turut mengalami defisit sejak 2022.\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Jepang juga mencatat defisit sebesar $20 miliar, memperlebar kesenjangan dibandingkan tahun sebelumnya. #Trump #Tarif #Ekspor #AS #China\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "dqr0EVqdeDA"}}, {"key": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "yonhapnewstv23", "x": 462.98503421585457, "y": 675.2275576617238, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 64.8956, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "dqr0EVqdeDA", "id": "yonhapnewstv23", "source": "youtube-000001", "content": "Surplus Perdagangan dengan AS Turun dalam 6 Tahun Terakhir... Defisit dengan Tiongkok dan Jepang ...\n\nAkibat dampak kebijakan tarif AS, surplus perdagangan Korea Selatan dengan Amerika Serikat menyusut untuk pertama kalinya dalam enam tahun.\n\nMenurut Bank Sentral Korea kemarin (tanggal 19), surplus neraca transaksi berjalan dengan AS tahun lalu mencapai $111,4 miliar, penurunan sekitar $5,5 miliar dari tahun sebelumnya, yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.\n\nBank Sentral Korea menjelaskan, \"Ekspor menurun, terutama di kategori seperti mobil dan baja, karena dampak tarif AS tahun lalu sangat signifikan.\"\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Tiongkok mencatat defisit sebesar $25 miliar, menandai tahun keempat berturut-turut mengalami defisit sejak 2022.\n\nNeraca transaksi berjalan dengan Jepang juga mencatat defisit sebesar $20 miliar, memperlebar kesenjangan dibandingkan tahun sebelumnya. #Trump #Tarif #Ekspor #AS #China\n\n▣ Berlangganan saluran dokumenter Yonhap News TV 'Docu-Digging'\n\n   / -digging  \n\n▣ Berlangganan Saluran YouTube Yonhap News TV\n\n   /   \n\n▣ Awal mula berita Korea, Yonhap News TV\n\nhttp://www.yonhapnewstv.co.kr/", "post_id": "dqr0EVqdeDA"}}, {"key": "@indiatoday", "attributes": {"label": "@indiatoday", "x": 94.78196182101229, "y": 848.32859160981, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "0ZzsdqU3Hp8", "id": "@indiatoday", "source": "youtube-000001", "content": "Kebijakan Tarif AS terhadap India DIJELASKAN | Pakar Ungkap Kebenaran BESAR | Berita Dunia | Beri...\n\nAnalisis penting mengenai kebijakan tarif AS terhadap India telah disampaikan oleh Richard M. Rossow, Penasihat Senior di CSIS.\n\nIa menjelaskan bahwa tarif AS sebagian besar diterapkan secara global atau pada kelompok besar negara. Namun, dalam beberapa kasus, seperti tarif minyak terkait Rusia, India terkena dampaknya secara lebih langsung.\n\nIa juga menunjukkan bahwa India memiliki beberapa hambatan non-tarif seperti aturan pengendalian mutu, pengendalian harga, dan persyaratan manufaktur domestik, yang juga memengaruhi neraca perdagangan.\n\nMenurutnya, meskipun tujuan Presiden AS untuk menciptakan keadilan dalam perdagangan tidak salah, metode yang digunakan terkadang menimbulkan tantangan hukum dan diplomatik.\n\nHal ini membuat pendekatan perdagangan AS tampak tidak pasti bagi banyak mitra global, meskipun beberapa setuju dengan maksud di baliknya.\n\n#IndiaAS #KebijakanPerdagangan #CSIS #RichardRossow #BeritaTerbaru #BeritaEkonomi #BeritaDunia #PerdaganganGlobal #Tarif #PolitikAS #BeritaIndia #BeritaViral #PerangDagang #HubunganInternasional\n\nBerlangganan India Today untuk VIDEO BARU SETIAP HARI dan pastikan untuk mengaktifkan Notifikasi Push agar Anda tidak pernah melewatkan video baru.\n\nYang perlu Anda lakukan hanyalah TEKAN IKON LONCENG di sebelah tombol Berlangganan!\n\nIndia Today TV adalah saluran berita berbahasa Inggris terkemuka di India. Saluran YouTube India Today menawarkan video berita terbaru tentang Politik, Bisnis, Kriket, Bollywood, Gaya Hidup, Otomotif, Teknologi, Perjalanan, Hiburan, dan banyak lagi.\n\nTetap ikuti perkembangan terbaru dan analisis mendalam tentang berita dari India dan seluruh dunia!\n\nUntuk pembaruan lebih lanjut, berlangganan saluran kami:    /   \n\nUntuk pembaruan LANGSUNG, analisis, dan opini ahli — hanya di India Today\nhttps://youtube.com/live/sYZtOFzM78M\nhttps://youtube.com/live/lNe8hisFwMM\n\nNewsToday bersama Rajdeep Sardesai:    • NewsToday With Rajdeep Sardesai (2026)  \n\nIndia First bersama Gaurav Sawant:    • India First With Gaurav Sawant  \n\nTo The Point bersama Preeti Choudhry:    • To The Point | Preeti Choudhry  \n\nNewsTrack bersama Marya Shakill:    • NewsTrack with Marya Shakil  \n\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Va2A...\n\nUnduh Aplikasi: https://indiatoday.link/wHaj\n\nIkuti kami: Situs web resmi: https://www.indiatoday.in/\n\nTwitter:   / indiatoday  \n\nFacebook:   / indiatoday", "post_id": "0ZzsdqU3Hp8"}}, {"key": "indiatoday", "attributes": {"label": "indiatoday", "x": 26.86717597112054, "y": 924.2444183016265, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.2505, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "0ZzsdqU3Hp8", "id": "indiatoday", "source": "youtube-000001", "content": "Kebijakan Tarif AS terhadap India DIJELASKAN | Pakar Ungkap Kebenaran BESAR | Berita Dunia | Beri...\n\nAnalisis penting mengenai kebijakan tarif AS terhadap India telah disampaikan oleh Richard M. Rossow, Penasihat Senior di CSIS.\n\nIa menjelaskan bahwa tarif AS sebagian besar diterapkan secara global atau pada kelompok besar negara. Namun, dalam beberapa kasus, seperti tarif minyak terkait Rusia, India terkena dampaknya secara lebih langsung.\n\nIa juga menunjukkan bahwa India memiliki beberapa hambatan non-tarif seperti aturan pengendalian mutu, pengendalian harga, dan persyaratan manufaktur domestik, yang juga memengaruhi neraca perdagangan.\n\nMenurutnya, meskipun tujuan Presiden AS untuk menciptakan keadilan dalam perdagangan tidak salah, metode yang digunakan terkadang menimbulkan tantangan hukum dan diplomatik.\n\nHal ini membuat pendekatan perdagangan AS tampak tidak pasti bagi banyak mitra global, meskipun beberapa setuju dengan maksud di baliknya.\n\n#IndiaAS #KebijakanPerdagangan #CSIS #RichardRossow #BeritaTerbaru #BeritaEkonomi #BeritaDunia #PerdaganganGlobal #Tarif #PolitikAS #BeritaIndia #BeritaViral #PerangDagang #HubunganInternasional\n\nBerlangganan India Today untuk VIDEO BARU SETIAP HARI dan pastikan untuk mengaktifkan Notifikasi Push agar Anda tidak pernah melewatkan video baru.\n\nYang perlu Anda lakukan hanyalah TEKAN IKON LONCENG di sebelah tombol Berlangganan!\n\nIndia Today TV adalah saluran berita berbahasa Inggris terkemuka di India. Saluran YouTube India Today menawarkan video berita terbaru tentang Politik, Bisnis, Kriket, Bollywood, Gaya Hidup, Otomotif, Teknologi, Perjalanan, Hiburan, dan banyak lagi.\n\nTetap ikuti perkembangan terbaru dan analisis mendalam tentang berita dari India dan seluruh dunia!\n\nUntuk pembaruan lebih lanjut, berlangganan saluran kami:    /   \n\nUntuk pembaruan LANGSUNG, analisis, dan opini ahli — hanya di India Today\nhttps://youtube.com/live/sYZtOFzM78M\nhttps://youtube.com/live/lNe8hisFwMM\n\nNewsToday bersama Rajdeep Sardesai:    • NewsToday With Rajdeep Sardesai (2026)  \n\nIndia First bersama Gaurav Sawant:    • India First With Gaurav Sawant  \n\nTo The Point bersama Preeti Choudhry:    • To The Point | Preeti Choudhry  \n\nNewsTrack bersama Marya Shakill:    • NewsTrack with Marya Shakil  \n\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029Va2A...\n\nUnduh Aplikasi: https://indiatoday.link/wHaj\n\nIkuti kami: Situs web resmi: https://www.indiatoday.in/\n\nTwitter:   / indiatoday  \n\nFacebook:   / indiatoday", "post_id": "0ZzsdqU3Hp8"}}, {"key": "@TaiwanPlusNews", "attributes": {"label": "@TaiwanPlusNews", "x": 2.9348798144562815, "y": 235.38314888319968, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 45.5408, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Lbk7FN9Y00g", "id": "@TaiwanPlusNews", "source": "youtube-000001", "content": "Rapid Growth May Carry Unforeseen Consequences｜Zoom In Zoom Out\n\nTaiwan has been enjoying rapid economic growth this year, outpacing many of its regional neighbors at a time of global uncertainty. That performance is thanks largely to surging demand for AI, which runs on tech products made by Taiwanese firms. But looking beyond the impressive numbers, a more complicated story is beginning to emerge. In this episode, we speak with US-based researcher and economist Min-Hua Chiang about the risks behind Taiwan’s booming economy and rallying stock market.\n \n00:47 What is driving Taiwan’s economic growth?\n02:44 How are traditional industries handling several global crises?\n04:32 Taiwan’s risks amid Iran oil crisis\n06:05 How is the government responding to energy challenges?\n09:28 Stock market rally as a double-edged sword\n11:45 Taiwan’s best and worst case scenarios for 2026\n \n#Economy #AI #GreenEnergy #StockMarket #TaiwanPlus #TaiwanPlusNews #TaiwanNews\n\nTaiwanPlus｜https://www.taiwanplus.com \nTaiwanPlus presents the country’s unique voice on not only local issues but also world events. \n \nConnect with TaiwanPlus \n» Watch shows made by TaiwanPlus    /   \n» Like us on Facebook:   / taiwanplusnews  \n» Tweet us on Twitter:   / taiwanplusnews  \n» Follow us on Instagram:   / taiwanplusnews", "post_id": "Lbk7FN9Y00g"}}, {"key": "taiwanplus", "attributes": {"label": "taiwanplus", "x": 389.5486666564052, "y": 336.6904445165919, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 84.2505, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Lbk7FN9Y00g", "id": "taiwanplus", "source": "youtube-000001", "content": "Rapid Growth May Carry Unforeseen Consequences｜Zoom In Zoom Out\n\nTaiwan has been enjoying rapid economic growth this year, outpacing many of its regional neighbors at a time of global uncertainty. That performance is thanks largely to surging demand for AI, which runs on tech products made by Taiwanese firms. But looking beyond the impressive numbers, a more complicated story is beginning to emerge. In this episode, we speak with US-based researcher and economist Min-Hua Chiang about the risks behind Taiwan’s booming economy and rallying stock market.\n \n00:47 What is driving Taiwan’s economic growth?\n02:44 How are traditional industries handling several global crises?\n04:32 Taiwan’s risks amid Iran oil crisis\n06:05 How is the government responding to energy challenges?\n09:28 Stock market rally as a double-edged sword\n11:45 Taiwan’s best and worst case scenarios for 2026\n \n#Economy #AI #GreenEnergy #StockMarket #TaiwanPlus #TaiwanPlusNews #TaiwanNews\n\nTaiwanPlus｜https://www.taiwanplus.com \nTaiwanPlus presents the country’s unique voice on not only local issues but also world events. \n \nConnect with TaiwanPlus \n» Watch shows made by TaiwanPlus    /   \n» Like us on Facebook:   / taiwanplusnews  \n» Tweet us on Twitter:   / taiwanplusnews  \n» Follow us on Instagram:   / taiwanplusnews", "post_id": "Lbk7FN9Y00g"}}], "edges": [{"key": "yaksha50", "source": "yaksha50", "target": "Bennix", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "docu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@yonhapnewstv23", "source": "@yonhapnewstv23", "target": "yonhapnewstv23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@indiatoday", "source": "@indiatoday", "target": "indiatoday", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TaiwanPlusNews", "source": "@TaiwanPlusNews", "target": "taiwanplus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}