{"nodes": [{"key": "trionugros38", "attributes": {"label": "trionugros38", "x": 294.4421992193298, "y": 198.14191492881895, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2069652567211331940", "id": "trionugros38", "source": "retweet-000002", "content": "Global Bond Perdana Danantara Catat Hasil Positif, Kepercayaan Investor Dunia terhadap Indonesia Tetap Tinggi https://t.co/C…", "post_id": "2069652567211331940"}}, {"key": "KoranBUMN", "attributes": {"label": "KoranBUMN", "x": 250.03513040555248, "y": 843.4413507527207, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069652567211331940", "id": "KoranBUMN", "source": "retweet-000002", "content": "Global Bond Perdana Danantara Catat Hasil Positif, Kepercayaan Investor Dunia terhadap Indonesia Tetap Tinggi https://t.co/C…", "post_id": "2069652567211331940"}}, {"key": "23OO04", "attributes": {"label": "23OO04", "x": 704.6056546176734, "y": 210.86582278738774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067713794143592752", "id": "23OO04", "source": "tweet-000004", "content": "Penerbitan perdana obligasi global Danantara makin memperteguh posisi Indonesia di hati investor luar negeri #DanantaraIndonesia", "post_id": "2067713794143592752"}}, {"key": "maladi_demian", "attributes": {"label": "maladi_demian", "x": 953.1995207282658, "y": 990.7664265102819, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 26.7646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2067713794143592752", "id": "maladi_demian", "source": "tweet-000004", "content": "Penerbitan perdana obligasi global Danantara makin memperteguh posisi Indonesia di hati investor luar negeri #DanantaraIndonesia", "post_id": "2067713794143592752"}}, {"key": "jasukje", "attributes": {"label": "jasukje", "x": 9.087722376388108, "y": 116.75240599719349, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067728425272672508", "id": "jasukje", "source": "tweet-000004", "content": "Penerbitan obligasi global perdana Danantara jadi game changer buat Indonesia di mata investor luar #DanantaraIndonesia", "post_id": "2067728425272672508"}}, {"key": "meracausebentar", "attributes": {"label": "meracausebentar", "x": 996.7297207954595, "y": 127.64163982664556, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2064541684848013741", "id": "meracausebentar", "source": "tweet-000004", "content": "Buy Indonesia ada karna sebelumnya rame “Sell Indonesia” dari sektor keuangan. \nBukan Indonesianya yg dijual, singkatnya: investor asing berbondong-bondong menjual aset mereka di Indonesia (saham, obligasi, dll) dan menarik modalnya keluar.\n\n“Sell Indonesia” itu sinyal kalau", "post_id": "2064541684848013741"}}, {"key": "profesor_saham", "attributes": {"label": "profesor_saham", "x": 797.4605997168671, "y": 778.7776359658423, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2064541684848013741", "id": "profesor_saham", "source": "tweet-000004", "content": "Buy Indonesia ada karna sebelumnya rame “Sell Indonesia” dari sektor keuangan. \nBukan Indonesianya yg dijual, singkatnya: investor asing berbondong-bondong menjual aset mereka di Indonesia (saham, obligasi, dll) dan menarik modalnya keluar.\n\n“Sell Indonesia” itu sinyal kalau", "post_id": "2064541684848013741"}}, {"key": "ferrykoto", "attributes": {"label": "ferrykoto", "x": 210.47501874044937, "y": 456.08285327112696, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068202392659841124", "id": "ferrykoto", "source": "tweet-000004", "content": "sinyal turunnya kepercayaan pada prospek ekonomi Indonesia, dan turunnya percayaan pada pengelolaan fiskal dan kebijakan pemerintah >> dampaknya investor jual obligasi pemerintah, borong dolar, pulang kampung. Di Bursa, investor jual porto, borong dolar, pulang kampung.", "post_id": "2068202392659841124"}}, {"key": "kucinghitamfake", "attributes": {"label": "kucinghitamfake", "x": 136.0076614866773, "y": 521.9163985218113, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068202392659841124", "id": "kucinghitamfake", "source": "tweet-000004", "content": "sinyal turunnya kepercayaan pada prospek ekonomi Indonesia, dan turunnya percayaan pada pengelolaan fiskal dan kebijakan pemerintah >> dampaknya investor jual obligasi pemerintah, borong dolar, pulang kampung. Di Bursa, investor jual porto, borong dolar, pulang kampung.", "post_id": "2068202392659841124"}}, {"key": "jalaninvestor", "attributes": {"label": "jalaninvestor", "x": 453.6161051713643, "y": 298.1894909162585, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068202392659841124", "id": "jalaninvestor", "source": "tweet-000004", "content": "sinyal turunnya kepercayaan pada prospek ekonomi Indonesia, dan turunnya percayaan pada pengelolaan fiskal dan kebijakan pemerintah >> dampaknya investor jual obligasi pemerintah, borong dolar, pulang kampung. Di Bursa, investor jual porto, borong dolar, pulang kampung.", "post_id": "2068202392659841124"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 102.09627307049097, "y": 944.2544302108269, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2397, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922597839827679612_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperoleh dukungan dari People’s Bank of China (PBOC) dan investor China terkait rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia sebagai bagian dari upaya diversifikasi sumber pembiayaan nasional.\n\nDukungan tersebut bersifat penguatan akses dan kepercayaan pasar, termasuk kelancaran proses penerbitan dan sinyal minat investor terhadap instrumen tersebut di pasar keuangan China.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#purbaya #investor #china #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597839827679612_51748745734"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 842.4593172337638, "y": 383.89708934442666, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 122.2573, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3923449347962914445_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan berhasil mengamankan dukungan dari People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral Cina terkait rencana penerbitan Panda Bond di negeri Tirai Bambu.\n\nPurbaya mengatakan selama dua hari kunjungannya di Beijing, dirinya melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, AIIB, dan para investor untuk memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.\n\n“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).\n\nLebih lanjut Purbaya menyampaikan bahwa penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional agar tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/panda-bond-ri-dapat-dukungan-penuh-pemerintah-dan-bank-sentral-china-perizinan-bakal-dipercepat \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #PandaBond #PBOC #BankSentralCina", "post_id": "3923449347962914445_3310659452"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 273.43077901658387, "y": 316.8324570661445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 66.0851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3921938830952043011_297782118", "id": "kompascom", "source": "instagram-000001", "content": "(Berita selengkapnya cek IG Stories )\n\nMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kunjungan kerjanya ke China bukan dilakukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan. \n\nSebaliknya, lawatan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat ketahanan fiskal, sekaligus memperluas sumber pendanaan pembangunan di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\n“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Ketika fondasi ekonomi kokoh, kita memiliki ruang untuk bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri,” ujar Purbaya dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).\n\nDi Beijing, Purbaya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China Lan Fo’an, Rabu (17/6/2026). Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond, instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\nMenurut Purbaya, pemerintah sengaja bergerak lebih awal untuk memperkuat fondasi pembiayaan negara agar pembangunan tetap berjalan meski dunia masih dibayangi berbagai risiko, mulai dari ketegangan geopolitik hingga perlambatan ekonomi global.\n\nPenulis: Debrinata Rizky\nEditor: Erlangga Djumena\n\n~J #Purbaya #China #Ekonomi", "post_id": "3921938830952043011_297782118"}}, {"key": "mncsekuritas", "attributes": {"label": "mncsekuritas", "x": 545.8051883564258, "y": 620.4263925506646, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 66.0851, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926566864185232243_4781377876", "id": "mncsekuritas", "source": "instagram-000001", "content": "PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) sedang menawarkan: \n\n📌 OBLIGASI BERKELANJUTAN VI MNC KAPITAL INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026\n\nObligasi cocok untuk investor yang ingin mendiversifikasi portofolio sekaligus memperoleh potensi pendapatan tetap secara berkala. Investasi obligasi dapat menjadi alternatif untuk menjaga keseimbangan portofolio.\n\nCari tahu informasi lengkapnya di:bit.ly/obligasibcap2026\n\natau langsung akses melalui link di bio & story !\n\n#MNCSekuritas #MotionTrade #InvestasiLiteStyle #Obligasi #BCAP", "post_id": "3926566864185232243_4781377876"}}, {"key": "clipp880", "attributes": {"label": "clipp880", "x": 72.18648267863881, "y": 68.60129736312082, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652572161709837589", "id": "clipp880", "source": "tiktok-000001", "content": "GAK MAU DIEM AJA! 🏃‍♂️ Purbaya Terbang ke China Bawa Misi Perkuat Fondasi Ekonomi RI! 🇮🇩🇨🇳 Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggelar pertemuan bilateral dengan Menkeu China, Lan Fo’an, di Beijing pada Rabu (17/6/2026). Kunjungan ini bukan dadakan, melainkan strategi jangka panjang yang sudah direncanakan matang! \"Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat,\" tegas Purbaya. Pertemuan penting ini membawa 3 misi utama: 🏗️ Pembiayaan Pembangunan: Memperkuat akses dana untuk proyek nasional. 📈 Perluas Basis Investor: Mengajak lebih banyak investor strategis masuk ke RI. 🤝 Kemitraan Ekonomi: Memperdalam hubungan dengan negara mitra strategis. ⚠️ Konteks yang Perlu Kamu Tahu: Langkah taktis ini diambil saat cadangan devisa RI lagi turun ke US$ 144,9 miliar (Mei 2026), Rupiah baru pulih di kisaran Rp 17.890, dan ruang pembiayaan dalam negeri makin sempit. 💡 3 Poin Penting untuk Dicermati: 🐼 Peluang Panda Bond: RI bisa dapat akses dana lewat obligasi mata uang Yuan di pasar China, yang bunganya bisa lebih murah dibanding obligasi dolar AS. ⚖️ Risiko Ketergantungan: Ada tantangan risiko ketergantungan baru ke China dan paparan mata uang Yuan. 💸 Diversifikasi: Kebijakan ini sejalan dengan strategi perluasan transaksi mata uang lokal (LCT) Indonesia. Sekarang, mari kita pantau terus kesepakatan konkret dan eksekusi rencana Panda Bond ini ke depan! 🚀📊 Dapat akses dana lebih murah lewat pasar China tapi ada risiko ketergantungan baru... Menurut kalian, langkah jemput bola Pak Purbaya ini udah paling tepat belum buat kondisi ekonomi sekarang? Tulis pendapat kalian! 👇💬 Sumber:Tws News  #kontencomxtws #kontencom #purbaya #ekonomi #investor", "post_id": "7652572161709837589"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 978.9812284825623, "y": 551.4097548404228, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 26.7646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7652572161709837589", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "GAK MAU DIEM AJA! 🏃‍♂️ Purbaya Terbang ke China Bawa Misi Perkuat Fondasi Ekonomi RI! 🇮🇩🇨🇳 Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggelar pertemuan bilateral dengan Menkeu China, Lan Fo’an, di Beijing pada Rabu (17/6/2026). Kunjungan ini bukan dadakan, melainkan strategi jangka panjang yang sudah direncanakan matang! \"Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat,\" tegas Purbaya. Pertemuan penting ini membawa 3 misi utama: 🏗️ Pembiayaan Pembangunan: Memperkuat akses dana untuk proyek nasional. 📈 Perluas Basis Investor: Mengajak lebih banyak investor strategis masuk ke RI. 🤝 Kemitraan Ekonomi: Memperdalam hubungan dengan negara mitra strategis. ⚠️ Konteks yang Perlu Kamu Tahu: Langkah taktis ini diambil saat cadangan devisa RI lagi turun ke US$ 144,9 miliar (Mei 2026), Rupiah baru pulih di kisaran Rp 17.890, dan ruang pembiayaan dalam negeri makin sempit. 💡 3 Poin Penting untuk Dicermati: 🐼 Peluang Panda Bond: RI bisa dapat akses dana lewat obligasi mata uang Yuan di pasar China, yang bunganya bisa lebih murah dibanding obligasi dolar AS. ⚖️ Risiko Ketergantungan: Ada tantangan risiko ketergantungan baru ke China dan paparan mata uang Yuan. 💸 Diversifikasi: Kebijakan ini sejalan dengan strategi perluasan transaksi mata uang lokal (LCT) Indonesia. Sekarang, mari kita pantau terus kesepakatan konkret dan eksekusi rencana Panda Bond ini ke depan! 🚀📊 Dapat akses dana lebih murah lewat pasar China tapi ada risiko ketergantungan baru... Menurut kalian, langkah jemput bola Pak Purbaya ini udah paling tepat belum buat kondisi ekonomi sekarang? Tulis pendapat kalian! 👇💬 Sumber:Tws News  #kontencomxtws #kontencom #purbaya #ekonomi #investor", "post_id": "7652572161709837589"}}, {"key": "hotclip244", "attributes": {"label": "hotclip244", "x": 881.7044800629965, "y": 559.0172740366033, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652384280571645204", "id": "hotclip244", "source": "tiktok-000001", "content": "Pubaya Terbang Ke China! Ini Misi Yang Dibawa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Menteri Keuangan Republik Rakyat China Lan Fo’an di Kantor Kementerian Keuangan China di Beijing, Rabu (17/6/2026). Pertemuan bilateral ini punya 3 misi utama: memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara mitra strategis. “Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan dapat terus berjalan di tengah berbagai tantangan global,” kata Purbaya. Roadshow ke China ini bukan kunjungan dadakan. Purbaya tegaskan kunjungannya adalah bagian dari strategi pembiayaan jangka panjang yang sudah direncanakan secara matang. “Ini adalah bagian dari perencanaan yang telah disusun jauh sebelumnya. Pemerintah terus menjalankan strategi pembiayaan secara terukur, disiplin, dan berorientasi jangka panjang,” jelas Purbaya. Konteksnya, kunjungan ini terjadi di tengah situasi: cadangan devisa RI turun ke US$ 144,9 miliar di Mei 2026 (terendah hampir 2 tahun), Rupiah baru pulih dari ATH Rp 18.200 ke kisaran Rp 17.890, plus tekanan fiskal yang membuat ruang pembiayaan domestik semakin sempit. Buat audiens Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati. Pertama, kemitraan dengan China bisa buka akses dana via Panda Bond (obligasi RI yang diterbitkan di pasar China dalam mata uang Yuan), yang biaya bunganya bisa lebih kompetitif daripada obligasi dolar AS. Kedua, ada risiko ketergantungan tambahan ke China dan paparan ke Yuan. Ketiga, kebijakan ini connect ke strategi diversifikasi mata uang transaksi RI (Local Currency Transaction/LCT) yang sebelumnya diperluas. Pantau katalis utama: kesepakatan konkret dari pertemuan ini, plus implementasi rencana Panda Bond Indonesia ke depan. Sumber: TWS News   #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7652384280571645204"}}, {"key": "buterflywave", "attributes": {"label": "buterflywave", "x": 504.020699772465, "y": 221.72244441021505, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654913448366689543", "id": "buterflywave", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 440.7201388514622, "y": 702.2819875432282, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654913448366689543", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Teman-teman, rupiah kembali tertekan dan hari ini menyentuh level Rp17.949 per dolar AS, semakin mendekati level psikologis Rp18.000 yang menjadi perhatian pasar. Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah melakukan kunjungan ke China untuk menarik minat investor dan memperluas sumber pembiayaan Indonesia melalui skema Panda Bond. Di saat yang sama, pemerintah juga mulai menyiapkan Patriot Bond dan Merah Putih Bond sebagai salah satu upaya menarik dana masuk ke dalam negeri. Namun Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan Tax Amnesty jilid baru. Perlindungan hukum dan perpajakan hanya berlaku untuk dana yang ditempatkan ke dalam Patriot Bond dan Merah Putih Bond, bukan seluruh aset milik investor. Artinya, perusahaan maupun aset lain yang dimiliki investor tetap dapat diperiksa sesuai aturan yang berlaku. Kini perhatian pasar tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah berbagai langkah yang dilakukan pemerintah mampu membalikkan arah rupiah, atau justru tekanan terhadap mata uang Indonesia masih akan berlanjut? Sumber:  📲 Instal aplikasi CryptoWave Media untuk mendapatkan update ekonomi, rupiah, crypto, dan market global terbaru setiap harinya. #cryptowave #rupiah #purbaya #prabowo #buyindonesia", "post_id": "7654913448366689543"}}, {"key": "aboutinvesment", "attributes": {"label": "aboutinvesment", "x": 372.3282867469573, "y": 759.109435754964, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7653059231939038482", "id": "aboutinvesment", "source": "tiktok-000001", "content": "Ko Michael Yeoh menjelaskan bahwa kenaikan ekstrem pada yield jangka pendek ini menandakan terjadinya aksi jual massal (flow buangan) oleh investor asing. Fenomena kurva terbalik ini menjadi cerminan bahwa investor merasa khawatir (worry) terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka pendek, sehingga mereka mengalihkan asetnya ke jangka panjang. ​Ingat, di Indonesia, pasar obligasi (bonds) dan pasar saham selalu bergerak searah. Jika bonds diobral, pasar saham pun akan ikut tertekan. ​Bagaimana strategi alokasi aset Anda menghadapi situasi makro seperti ini?👉 Source:YT Liputan6  Yeoh official   #clipperhub #MichaelYeoh #clipMYch #bonds #invertedyieldcurve", "post_id": "7653059231939038482"}}, {"key": "Michael", "attributes": {"label": "Michael", "x": 115.08055466241451, "y": 345.14740565867805, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653059231939038482", "id": "Michael", "source": "tiktok-000001", "content": "Ko Michael Yeoh menjelaskan bahwa kenaikan ekstrem pada yield jangka pendek ini menandakan terjadinya aksi jual massal (flow buangan) oleh investor asing. Fenomena kurva terbalik ini menjadi cerminan bahwa investor merasa khawatir (worry) terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka pendek, sehingga mereka mengalihkan asetnya ke jangka panjang. ​Ingat, di Indonesia, pasar obligasi (bonds) dan pasar saham selalu bergerak searah. Jika bonds diobral, pasar saham pun akan ikut tertekan. ​Bagaimana strategi alokasi aset Anda menghadapi situasi makro seperti ini?👉 Source:YT Liputan6  Yeoh official   #clipperhub #MichaelYeoh #clipMYch #bonds #invertedyieldcurve", "post_id": "7653059231939038482"}}, {"key": "clipperhub.id", "attributes": {"label": "clipperhub.id", "x": 576.0834104158995, "y": 428.8979128555165, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653059231939038482", "id": "clipperhub.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Ko Michael Yeoh menjelaskan bahwa kenaikan ekstrem pada yield jangka pendek ini menandakan terjadinya aksi jual massal (flow buangan) oleh investor asing. Fenomena kurva terbalik ini menjadi cerminan bahwa investor merasa khawatir (worry) terhadap prospek ekonomi Indonesia dalam jangka pendek, sehingga mereka mengalihkan asetnya ke jangka panjang. ​Ingat, di Indonesia, pasar obligasi (bonds) dan pasar saham selalu bergerak searah. Jika bonds diobral, pasar saham pun akan ikut tertekan. ​Bagaimana strategi alokasi aset Anda menghadapi situasi makro seperti ini?👉 Source:YT Liputan6  Yeoh official   #clipperhub #MichaelYeoh #clipMYch #bonds #invertedyieldcurve", "post_id": "7653059231939038482"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 570.3971087319607, "y": 372.8101500801818, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1498007802123036", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan berhasil mengamankan dukungan dari People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral Cina terkait rencana penerbitan Panda Bond di negeri Tirai Bambu.\n\nPurbaya mengatakan selama dua hari kunjungannya di Beijing, dirinya melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan Kementerian Keuangan China, PBOC, AIIB, dan para investor untuk memperluas akses pembiayaan serta memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.\n\n“Kami meminta dukungan untuk penerbitan Panda Bond dan mereka amat mendukung. Bahkan ketika bertemu PBOC, kami meminta percepatan perizinan. Mereka menyampaikan bahwa begitu dokumen pengajuan resmi masuk, prosesnya akan segera dipercepat,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).\n\nLebih lanjut Purbaya menyampaikan bahwa penerbitan Panda Bond merupakan bagian dari strategi diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional agar tidak bergantung pada satu mata uang atau satu pasar keuangan tertentu.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/panda-bond-ri-dapat-dukungan-penuh-pemerintah-dan-bank-sentral-china-perizinan-bakal-dipercepat \n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #PandaBond #PBOC #BankSentralCina", "post_id": "432781620563594_1498007802123036"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 294.32980538805543, "y": 433.54119777679324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "aiAaAzEOgM8", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Amankan Dukungan PBOC untuk Panda Bond | EKONOMI 8\n\nGarudaTV - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, berhasil mengamankan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral China terhadap rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia di pasar keuangan domestik China.\n\nDukungan tersebut diperoleh dalam rangkaian pertemuan strategis yang dilakukan Menteri Keuangan selama kunjungannya di Beijing. Selain bertemu dengan Bank Sentral China, Menkeu juga melakukan pembahasan dengan Kementerian Keuangan China serta sejumlah investor guna memperluas akses pembiayaan dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.\n\nSalah satu hasil utama dari kunjungan tersebut adalah komitmen kuat pemerintah China dalam mendukung proses penerbitan Panda Bond Indonesia. Menurut Purbaya, baik Kementerian Keuangan China maupun Bank Sentral China menunjukkan dukungan yang positif terhadap langkah Indonesia memasuki pasar obligasi domestik China.\n\nPenerbitan Panda Bond dinilai menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional. Dengan memperluas akses ke berbagai pasar keuangan internasional, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu mata uang maupun satu sumber pendanaan tertentu.\n\nPemerintah juga menilai langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan pembiayaan nasional sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi investor global yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.\n\nMenteri Keuangan menegaskan bahwa upaya memperluas sumber pembiayaan dan investasi dilakukan secara terbuka dengan berbagai negara mitra, tanpa dikaitkan dengan kepentingan geopolitik tertentu. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia.\n\n\n#beritaekonomi #PandaBond #purbayayudhisadewa  #MenkeuRI #china  #pboc  #ekonomiindonesia  #investasiindonesia  #PembiayaanNasional #beijing  #PasarKeuanganGlobal\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "aiAaAzEOgM8"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 538.0811316713005, "y": 449.3963556153915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.598, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "aiAaAzEOgM8", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Amankan Dukungan PBOC untuk Panda Bond | EKONOMI 8\n\nGarudaTV - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, berhasil mengamankan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) atau Bank Sentral China terhadap rencana penerbitan perdana Panda Bond Indonesia di pasar keuangan domestik China.\n\nDukungan tersebut diperoleh dalam rangkaian pertemuan strategis yang dilakukan Menteri Keuangan selama kunjungannya di Beijing. Selain bertemu dengan Bank Sentral China, Menkeu juga melakukan pembahasan dengan Kementerian Keuangan China serta sejumlah investor guna memperluas akses pembiayaan dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia.\n\nSalah satu hasil utama dari kunjungan tersebut adalah komitmen kuat pemerintah China dalam mendukung proses penerbitan Panda Bond Indonesia. Menurut Purbaya, baik Kementerian Keuangan China maupun Bank Sentral China menunjukkan dukungan yang positif terhadap langkah Indonesia memasuki pasar obligasi domestik China.\n\nPenerbitan Panda Bond dinilai menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber pembiayaan pembangunan nasional. Dengan memperluas akses ke berbagai pasar keuangan internasional, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap satu mata uang maupun satu sumber pendanaan tertentu.\n\nPemerintah juga menilai langkah tersebut dapat memperkuat ketahanan pembiayaan nasional sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi investor global yang ingin berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia.\n\nMenteri Keuangan menegaskan bahwa upaya memperluas sumber pembiayaan dan investasi dilakukan secara terbuka dengan berbagai negara mitra, tanpa dikaitkan dengan kepentingan geopolitik tertentu. Strategi ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas ekonomi nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia.\n\n\n#beritaekonomi #PandaBond #purbayayudhisadewa  #MenkeuRI #china  #pboc  #ekonomiindonesia  #investasiindonesia  #PembiayaanNasional #beijing  #PasarKeuanganGlobal\n\n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "aiAaAzEOgM8"}}, {"key": "@PASFMRADIOBISNIS", "attributes": {"label": "@PASFMRADIOBISNIS", "x": 912.1163241880832, "y": 565.3669087798628, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sAc9EyVn7RU", "id": "@PASFMRADIOBISNIS", "source": "youtube-000001", "content": "Businessman Opinion RABU 17 JUNI 2026 - BENARKAH KEPERCAYAAN INVESTOR ASING SUDAH PULIH\n\nMitra bisnis, CEO Danantara Rosan Roeslani mengklaim investor global sangat antusias terhadap obligasi yang akan diterbitkan Danantara. Dia mengaku dalam lawatannya ke New York, London, Singapura dan Hong Kong, para investor minta obligasi yang diterbitkan tiga kali lipat lebih banyak dari yang rencana diterbitkan. Hal itu menurut Rosan membuktikan para investor itu percaya dengan danantara dan ekonomi Indonesia. \n\nApa komentar anda mengenai antusiasme investor global terhadap surat utang danantara ini?\n\n#obligasi #hutang #danantara #kepercayaanpublik #investorasing #globalbond                     \n\nFollow us! \ntwitter:  \nIG: pasfmradiobisnis \nFB: pasfm.jakarta \nLive streaming https://indotv.live/streaming/\nEmail: redaksi", "post_id": "sAc9EyVn7RU"}}, {"key": "pasfm", "attributes": {"label": "pasfm", "x": 492.3512798451428, "y": 582.7625557585445, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sAc9EyVn7RU", "id": "pasfm", "source": "youtube-000001", "content": "Businessman Opinion RABU 17 JUNI 2026 - BENARKAH KEPERCAYAAN INVESTOR ASING SUDAH PULIH\n\nMitra bisnis, CEO Danantara Rosan Roeslani mengklaim investor global sangat antusias terhadap obligasi yang akan diterbitkan Danantara. Dia mengaku dalam lawatannya ke New York, London, Singapura dan Hong Kong, para investor minta obligasi yang diterbitkan tiga kali lipat lebih banyak dari yang rencana diterbitkan. Hal itu menurut Rosan membuktikan para investor itu percaya dengan danantara dan ekonomi Indonesia. \n\nApa komentar anda mengenai antusiasme investor global terhadap surat utang danantara ini?\n\n#obligasi #hutang #danantara #kepercayaanpublik #investorasing #globalbond                     \n\nFollow us! \ntwitter:  \nIG: pasfmradiobisnis \nFB: pasfm.jakarta \nLive streaming https://indotv.live/streaming/\nEmail: redaksi", "post_id": "sAc9EyVn7RU"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 707.7569154597601, "y": 151.75584794612095, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "Tj1EhVml-DU", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Sukses Raih Rp70 Triliun Lebih dari Investor Institusi Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari keberhasilan penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan atau oversubscription hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan target awal yang ditetapkan. Keberhasilan tersebut dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia.\n\n#beritanasional #danantara #investor \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Tj1EhVml-DU"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 993.3909553767675, "y": 519.2497866155718, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Tj1EhVml-DU", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Sukses Raih Rp70 Triliun Lebih dari Investor Institusi Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari keberhasilan penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan atau oversubscription hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan target awal yang ditetapkan. Keberhasilan tersebut dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia.\n\n#beritanasional #danantara #investor \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Tj1EhVml-DU"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 191.8299813608545, "y": 18.940254167870595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Tj1EhVml-DU", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Sukses Raih Rp70 Triliun Lebih dari Investor Institusi Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari keberhasilan penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan atau oversubscription hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan target awal yang ditetapkan. Keberhasilan tersebut dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia.\n\n#beritanasional #danantara #investor \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Tj1EhVml-DU"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 202.04195740275023, "y": 530.2439739306701, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Tj1EhVml-DU", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Danantara Sukses Raih Rp70 Triliun Lebih dari Investor Institusi Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif. Hal ini tercermin dari keberhasilan penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan atau oversubscription hingga lebih dari 3 kali lipat dibandingkan target awal yang ditetapkan. Keberhasilan tersebut dinilai mencerminkan tingginya kepercayaan pasar internasional terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi Indonesia.\n\n#beritanasional #danantara #investor \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "Tj1EhVml-DU"}}, {"key": "@sinpotv", "attributes": {"label": "@sinpotv", "x": 286.55198962023064, "y": 324.34814712114854, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "D2Y_i6pPqEo", "id": "@sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi Danantara Diserbu Pasar Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif.\nHal ini tercermin dari sukses penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan hingga lebih dari 3 kali lipat target awal.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Danantara #Investasi\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "D2Y_i6pPqEo"}}, {"key": "sinpotv", "attributes": {"label": "sinpotv", "x": 99.42801762686682, "y": 400.1681044696136, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "D2Y_i6pPqEo", "id": "sinpotv", "source": "youtube-000001", "content": "Obligasi Danantara Diserbu Pasar Global\n\nMinat investor global terhadap Indonesia kembali menunjukkan tren positif.\nHal ini tercermin dari sukses penerbitan obligasi global perdana Danantara yang mencatat kelebihan permintaan hingga lebih dari 3 kali lipat target awal.\n\n#sinpotv #sinpotvnews #Danantara #Investasi\nFollow WhatsApp Channel Sin Po tv untuk berita terbaru lainnya: https://whatsapp.com/channel/0029VagY...\n\nSimak berita lainnya di:    /   \n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan komentar dan share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Sin Po tv dan Website Berita di http://sinpo.id/ dan http://sinpo.tv/\n\nFollow:\nInstagram :   / sinpotv  \nX : https://x.com/sinpotv\nFanspage Facebook:   / sinpotv  \nTikTok : https://www.tiktok.com/?lang=...\n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 SinPo.tv", "post_id": "D2Y_i6pPqEo"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 398.68978525588284, "y": 479.5872218629601, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "FgUfq3Nt7IQ", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "China Dukung Indonesia! panda Bonds Siap Dirilis, IMF & World Bank Ditolak? Ini Fakta Besarnya!\n\n🔥 CHINA DUKUNG INDONESIA! PANDA BOND SIAP DIRILIS, IMF & BANK DUNIA DITOLAK? INI FAKTA BESARNYA! 🔥\n\nApakah Indonesia sedang memasuki babak baru dalam strategi pembiayaan negara? Mengapa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru mendapatkan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) untuk penerbitan Panda Bond, sementara di sisi lain Indonesia menolak tawaran pinjaman hingga US$30 miliar dari IMF dan Bank Dunia?\n\n🤔 Apa sebenarnya Panda Bond?\n🤔 Mengapa China begitu mendukung Indonesia?\n🤔 Apakah ini bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n🤔 Seberapa kuat kondisi fiskal dan ekonomi Indonesia saat ini?\n🤔 Apa dampaknya terhadap APBN, investasi, nilai tukar rupiah, dan masa depan ekonomi Indonesia?\n\nDalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami mengenai perkembangan terbaru yang sedang menjadi sorotan dunia keuangan internasional.\n\n✅ Dukungan People's Bank of China (PBOC) terhadap Indonesia\n✅ Rencana penerbitan Panda Bond Indonesia\n✅ Pertemuan strategis Purbaya Yudhi Sadewa di Beijing\n✅ Dukungan investor China terhadap ekonomi Indonesia\n✅ Penolakan pinjaman IMF dan Bank Dunia\n✅ Kondisi fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global\n✅ Perdebatan Indonesia dengan IMF dan World Bank\n✅ Strategi diversifikasi sumber pembiayaan nasional\n✅ Hubungan Panda Bond dengan Yuan dan dedolarisasi\n✅ Peluang dan risiko Panda Bond bagi Indonesia\n✅ Analisis ekonomi dan geopolitik terbaru\n✅ Masa depan investasi dan pembangunan Indonesia\n\n🌏 Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, perang di Timur Tengah, ketidakpastian ekonomi global, inflasi, dan perubahan arah kebijakan moneter dunia, Indonesia berusaha memperkuat ketahanan ekonominya dengan membuka akses ke berbagai sumber pendanaan internasional.\n\nLangkah ini bukan hanya soal mencari dana pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun posisi tawar yang lebih kuat di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompleks.\n\nVideo ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memahami:\n\n📌 Ekonomi Indonesia\n📌 APBN Indonesia\n📌 Investasi dan pasar keuangan\n📌 Hubungan Indonesia dan China\n📌 IMF dan Bank Dunia\n📌 Utang negara\n📌 Panda Bond\n📌 Yuan China\n📌 Dolar Amerika Serikat\n📌 Geopolitik dunia\n📌 Kebijakan fiskal Indonesia\n📌 Masa depan ekonomi nasional\n\n💡 Jika Anda menyukai pembahasan ekonomi, keuangan, investasi, pengembangan diri, bisnis, dan isu global yang memengaruhi kehidupan kita sehari-hari, jangan lupa dukung channel Inner Boost dengan:\n\n👍 Like\n💬 Comment\n📢 Share\n🔔 Subscribe\n\nKarena dukungan Anda membantu channel ini terus menghadirkan konten berkualitas, informatif, dan bermanfaat untuk semua.\n\n👇 Tulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\nMenurut Anda, apakah langkah Indonesia menerbitkan Panda Bond di China merupakan keputusan yang tepat?\n\nApakah Indonesia perlu terus mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n\nDan apakah penolakan pinjaman IMF serta Bank Dunia menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang semakin kuat?\n\nKami ingin mendengar pandangan Anda!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n🚀 INNER BOOST\nMotivasi • Ekonomi • Keuangan • Pengembangan Diri • Pengetahuan Global\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n\n#PandaBond #IndonesiaChina #PBOC #PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #IMF #BankDunia #WorldBank #Investasi #UtangNegara #APBN #YuanChina #DolarAS #Dedolarisasi  #KeuanganGlobal #Geopolitik #EkonomiDunia #China #Indonesia #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "FgUfq3Nt7IQ"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 875.9974941148737, "y": 811.376445440645, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "FgUfq3Nt7IQ", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "China Dukung Indonesia! panda Bonds Siap Dirilis, IMF & World Bank Ditolak? Ini Fakta Besarnya!\n\n🔥 CHINA DUKUNG INDONESIA! PANDA BOND SIAP DIRILIS, IMF & BANK DUNIA DITOLAK? INI FAKTA BESARNYA! 🔥\n\nApakah Indonesia sedang memasuki babak baru dalam strategi pembiayaan negara? Mengapa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru mendapatkan dukungan penuh dari People's Bank of China (PBOC) untuk penerbitan Panda Bond, sementara di sisi lain Indonesia menolak tawaran pinjaman hingga US$30 miliar dari IMF dan Bank Dunia?\n\n🤔 Apa sebenarnya Panda Bond?\n🤔 Mengapa China begitu mendukung Indonesia?\n🤔 Apakah ini bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n🤔 Seberapa kuat kondisi fiskal dan ekonomi Indonesia saat ini?\n🤔 Apa dampaknya terhadap APBN, investasi, nilai tukar rupiah, dan masa depan ekonomi Indonesia?\n\nDalam video ini, kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan mudah dipahami mengenai perkembangan terbaru yang sedang menjadi sorotan dunia keuangan internasional.\n\n✅ Dukungan People's Bank of China (PBOC) terhadap Indonesia\n✅ Rencana penerbitan Panda Bond Indonesia\n✅ Pertemuan strategis Purbaya Yudhi Sadewa di Beijing\n✅ Dukungan investor China terhadap ekonomi Indonesia\n✅ Penolakan pinjaman IMF dan Bank Dunia\n✅ Kondisi fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global\n✅ Perdebatan Indonesia dengan IMF dan World Bank\n✅ Strategi diversifikasi sumber pembiayaan nasional\n✅ Hubungan Panda Bond dengan Yuan dan dedolarisasi\n✅ Peluang dan risiko Panda Bond bagi Indonesia\n✅ Analisis ekonomi dan geopolitik terbaru\n✅ Masa depan investasi dan pembangunan Indonesia\n\n🌏 Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia, perang di Timur Tengah, ketidakpastian ekonomi global, inflasi, dan perubahan arah kebijakan moneter dunia, Indonesia berusaha memperkuat ketahanan ekonominya dengan membuka akses ke berbagai sumber pendanaan internasional.\n\nLangkah ini bukan hanya soal mencari dana pembangunan, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia membangun posisi tawar yang lebih kuat di tengah persaingan ekonomi global yang semakin kompleks.\n\nVideo ini sangat cocok untuk Anda yang ingin memahami:\n\n📌 Ekonomi Indonesia\n📌 APBN Indonesia\n📌 Investasi dan pasar keuangan\n📌 Hubungan Indonesia dan China\n📌 IMF dan Bank Dunia\n📌 Utang negara\n📌 Panda Bond\n📌 Yuan China\n📌 Dolar Amerika Serikat\n📌 Geopolitik dunia\n📌 Kebijakan fiskal Indonesia\n📌 Masa depan ekonomi nasional\n\n💡 Jika Anda menyukai pembahasan ekonomi, keuangan, investasi, pengembangan diri, bisnis, dan isu global yang memengaruhi kehidupan kita sehari-hari, jangan lupa dukung channel Inner Boost dengan:\n\n👍 Like\n💬 Comment\n📢 Share\n🔔 Subscribe\n\nKarena dukungan Anda membantu channel ini terus menghadirkan konten berkualitas, informatif, dan bermanfaat untuk semua.\n\n👇 Tulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\nMenurut Anda, apakah langkah Indonesia menerbitkan Panda Bond di China merupakan keputusan yang tepat?\n\nApakah Indonesia perlu terus mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS?\n\nDan apakah penolakan pinjaman IMF serta Bank Dunia menunjukkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini memang semakin kuat?\n\nKami ingin mendengar pandangan Anda!\n\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n🚀 INNER BOOST\nMotivasi • Ekonomi • Keuangan • Pengembangan Diri • Pengetahuan Global\n━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━\n\n\n\n\n#PandaBond #IndonesiaChina #PBOC #PurbayaYudhiSadewa #EkonomiIndonesia #BeritaEkonomi #IMF #BankDunia #WorldBank #Investasi #UtangNegara #APBN #YuanChina #DolarAS #Dedolarisasi  #KeuanganGlobal #Geopolitik #EkonomiDunia #China #Indonesia #InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "FgUfq3Nt7IQ"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "attributes": {"label": "@tribuntimurdotcom", "x": 354.26924181827656, "y": 662.3145731292133, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "5gRAHsH2j7E", "id": "@tribuntimurdotcom", "source": "youtube-000001", "content": "NEWS UPDATE; RI Jajaki Panda Bond di Beijing, Purbaya Tegaskan Posisi Ekonomi Kuat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas kunjungan kerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke China. \n\nPurbaya menegaskan kunjungan kerjanya ke China bukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan. \n\nPurbaya menyampaikan hal itu saat pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, di Beijing, Rabu (17/6/2026).\n\nSalah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond, instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\n“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan,\" kata Purbaya dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#tribunviral #Purbaya #kunker #china #Menkeu #Temui #Menkeuchina\n#kunjungankerja #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Beijing\n#Bertemu #MenteriKeuanganChinaLan #Foan\n\n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "5gRAHsH2j7E"}}, {"key": "tribunnews", "attributes": {"label": "tribunnews", "x": 124.43521594704355, "y": 817.665348219931, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 26.7646, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "5gRAHsH2j7E", "id": "tribunnews", "source": "youtube-000001", "content": "NEWS UPDATE; RI Jajaki Panda Bond di Beijing, Purbaya Tegaskan Posisi Ekonomi Kuat\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas kunjungan kerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke China. \n\nPurbaya menegaskan kunjungan kerjanya ke China bukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan. \n\nPurbaya menyampaikan hal itu saat pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, di Beijing, Rabu (17/6/2026).\n\nSalah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond, instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\n“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan,\" kata Purbaya dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\nYouTube business inquiries: 081144407111\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#tribunviral #Purbaya #kunker #china #Menkeu #Temui #Menkeuchina\n#kunjungankerja #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Beijing\n#Bertemu #MenteriKeuanganChinaLan #Foan\n\n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "5gRAHsH2j7E"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 5.62639506973428, "y": 401.9493569665648, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "99N7dqjuZcA", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pembelian Patriot Bond Bebas Tuntutan Pajak, Purbaya Bilang Begini | Liputan 6\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait dengan pembelian Patriot Bond dan Merah Putih Bond yang bkal dilindungi dari penuntutan pidana umum, pidana perpaakan maupun gugatan perdata. \n\nPurbaya mengatakan pemerintah tak akan mempermasalahkan asal uang investor yang dinvestasikan melalui pembelian surat utang khusus yang diterbitkan BPI danantara tersebut. Menurut Purbaya, dana yang masuk akan dikelola untuk menggerakkan perekonomia domestik. \n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "99N7dqjuZcA"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 696.4490527792052, "y": 970.3516698218135, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99N7dqjuZcA", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Pembelian Patriot Bond Bebas Tuntutan Pajak, Purbaya Bilang Begini | Liputan 6\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait dengan pembelian Patriot Bond dan Merah Putih Bond yang bkal dilindungi dari penuntutan pidana umum, pidana perpaakan maupun gugatan perdata. \n\nPurbaya mengatakan pemerintah tak akan mempermasalahkan asal uang investor yang dinvestasikan melalui pembelian surat utang khusus yang diterbitkan BPI danantara tersebut. Menurut Purbaya, dana yang masuk akan dikelola untuk menggerakkan perekonomia domestik. \n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "99N7dqjuZcA"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 57.985213702947846, "y": 188.78503322819418, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99N7dqjuZcA", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Pembelian Patriot Bond Bebas Tuntutan Pajak, Purbaya Bilang Begini | Liputan 6\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait dengan pembelian Patriot Bond dan Merah Putih Bond yang bkal dilindungi dari penuntutan pidana umum, pidana perpaakan maupun gugatan perdata. \n\nPurbaya mengatakan pemerintah tak akan mempermasalahkan asal uang investor yang dinvestasikan melalui pembelian surat utang khusus yang diterbitkan BPI danantara tersebut. Menurut Purbaya, dana yang masuk akan dikelola untuk menggerakkan perekonomia domestik. \n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "99N7dqjuZcA"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 190.1581498099253, "y": 722.6069235673954, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 12.7215, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99N7dqjuZcA", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Pembelian Patriot Bond Bebas Tuntutan Pajak, Purbaya Bilang Begini | Liputan 6\n\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terkait dengan pembelian Patriot Bond dan Merah Putih Bond yang bkal dilindungi dari penuntutan pidana umum, pidana perpaakan maupun gugatan perdata. \n\nPurbaya mengatakan pemerintah tak akan mempermasalahkan asal uang investor yang dinvestasikan melalui pembelian surat utang khusus yang diterbitkan BPI danantara tersebut. Menurut Purbaya, dana yang masuk akan dikelola untuk menggerakkan perekonomia domestik. \n\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "99N7dqjuZcA"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "attributes": {"label": "@bnisekuritas46", "x": 113.7123738136333, "y": 805.7636835919651, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 15, "degree": 15}, "_id": "FXU5OHa4qtQ", "id": "@bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "INVESTOR ASING DI SEKTOR INI CENDERUNG MENINGKAT, MENARIK DI BUY?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "FXU5OHa4qtQ"}}, {"key": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "bnisekuritas46", "x": 508.20668940347525, "y": 594.7971760005709, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4745, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "FXU5OHa4qtQ", "id": "bnisekuritas46", "source": "youtube-000001", "content": "INVESTOR ASING DI SEKTOR INI CENDERUNG MENINGKAT, MENARIK DI BUY?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "FXU5OHa4qtQ"}}, {"key": "bions.official", "attributes": {"label": "bions.official", "x": 138.33529783569787, "y": 715.6375295219409, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.4745, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "FXU5OHa4qtQ", "id": "bions.official", "source": "youtube-000001", "content": "INVESTOR ASING DI SEKTOR INI CENDERUNG MENINGKAT, MENARIK DI BUY?\n\nMorning Investview menyajikan update seputar:\nAnalisa Fundamental (Research Analyst BNI Sekuritas): Global Overnight Review, pergerakan harga komoditas, dan pembahasan sektor.\nAnalisa Teknikal (Technical Analyst BNI Sekuritas: analisa IHSG & saham pilihan, view daily sectoral, view saham komoditas, dan view harga komoditas.\n----------\nConnect with us & follow our social media!\n\nInstagram BNI Sekuritas: \nInstagram BIONS: \nFacebook: BNI Sekuritas 46\nTwitter: \nTikTok: bnisekuritas46\nYouTube: BNI Sekuritas 46\nWebsite BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id\nWebsite BIONS: bions.id\nCustomer Care Telepon: 14016 / (021) 2554-3946\nCustomer Care Email: customercare\n\n--- \nBIONS adalah BNI Sekuritas Innovative Online Trading Systems, sebuah platform online trading system yang dirancang untuk memberikan layanan multi-investment, untuk memudahkan Investor Pasar Modal Indonesia untuk melakukan transaksi berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, obligasi, dan EBA Ritel hanya dalam satu aplikasi.\n\nYuk download BIONS sekarang!\nhttps://linktr.ee/bionsbybnisekuritas\n\n---\nJadwal Live Streaming Morning Investview:\nSenin - Jumat \n08.15 - 08.45 WIB\nLIVE di Intagram & YouTube BNI Sekuritas", "post_id": "FXU5OHa4qtQ"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 432.25215011631155, "y": 950.3454026845175, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 121.803, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 449.42528242091475, "y": 528.6293264195571, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6181, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 796.7248949185641, "y": 71.93773523498304, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6181, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 10, "out_degree": 0, "degree": 10}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 242.62113455943103, "y": 138.12388286969102, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6181, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 862.8994146396636, "y": 379.4248945439265, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6181, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 904.295258592365, "y": 59.217287113958236, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.6181, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "Bxy1P_srMUk", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "DEMAM AI BERLANJUT, NVIDIA Raup Dana Jumbo USD25 Miliar dari Obligasi | THE BIZZ\n\nNVIDIA Corporation, berhasil menghimpun dana jumbo sebesar USD25 miliar melalui penerbitan obligasi. Aksi korporasi ini menjadi penerbitan obligasi pertama NVIDIA sejak tahun 2021 dan langsung menarik perhatian pasar global di tengah tingginya kebutuhan pendanaan untuk ekspansi infrastruktur kecerdasan buatan (AI), pusat data, dan pengembangan teknologi generasi berikutnya.\n\nTingginya kepercayaan investor tercermin dari nilai permintaan yang mencapai USD85 miliar, atau lebih dari tiga kali lipat nilai obligasi yang ditawarkan. Antusiasme tersebut menunjukkan optimisme pasar terhadap prospek bisnis NVIDIA yang saat ini menjadi salah satu pemain utama dalam revolusi AI global, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan ketat industri chip dan komputasi berperforma tinggi.\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Bxy1P_srMUk"}}, {"key": "@pahamsaham", "attributes": {"label": "@pahamsaham", "x": 955.4007007469271, "y": 705.4337200902005, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "RJg0x4ISd8k", "id": "@pahamsaham", "source": "youtube-000001", "content": "RDPU vs Saham Blue Chip : Mana Paling Aman Untuk Dana Darurat?\n\nReksadana Pasar Uang atau Saham Blue Chip? (BBRI, BMRI, BBCA, ASII, dsb)\nMana yang lebih aman untuk dijadikan tempat kita menaruh dana darurat?\n\nBagi kalian yang baru ingin investasi mungkin akan bingung disodorkan dengan banyaknya instrumen investasi. Karena dengan banyaknya pilihan yang ada. Jika saham, jagoannya adalah saham BBRI, saham BBCA, saham BMRI, saham BBNI dan saham-saham bluechip lainnya.\nVideo Paham Saham kita akan membahas instrumen investasi reksadana pasar uang dibandingkan dengan saham bluechip.\nLebih baik yang mana dan risikonya bagaimana? \nSemua akan dibahas pada video \"RDPU vs Saham Blue Chip : Mana Paling Aman Untuk Dana Darurat?\" Selamat Menyaksikan!\n\nFor Business Inquiries Contact : yukpahamsaham\n\nDISCLAIMER ON :\nVIDEO INI HANYA SEKEDAR PANDANGAN DARI PAHAM SAHAM\nTIDAK ADA AJAKAN JUAL ATAU MEMBELI REKSADANA ATAUPUN SAHAM TERTENTU, JIKA ADA REKSADANA ATAU SAHAM TERTENTU YANG DISEBUT PADA VIDEO INI HANYALAH CONTOH DAN EDUKASI SAJA\nSIMULASI DAN PERHITUNGAN YANG DIAMBIL BERDASARKAN DATA MASA LALU BELUM TENTU TERULANG KEMBALI, TETAP ANALISA, PILIH DENGAN BIJAK MANAJER INVESTASI DAN SAHAM YANG AKAN KALIAN INVESTASIKAN\n\nSegmen Video :\n00:00 Opening\n01:00 Karakteristik Reksadana Pasar Uang dan Saham Bluechip\n02:52 Perbandingan RDPU dengan Saham\n04:30 Mengapa Harus Memiliki Dana Darurat?\n06:45 Strategi Investasi Reksadana Pasar Uang dan Saham\n09:20 KESIMPULAN dan Closing\n\nVideo Reksadana. Apa Itu Reksadana, Jenis-Jenis, Cara Kerjanya :\n   • Apa Itu Reksadana, Jenis Reksadana dan Car...  \n\nVideo Kombinasi Investasi Agar Profit Maksimal :\n   • Mau Profit Maksimal? Kombinasikan Investas...  \n\nVideo Apa Itu Return Dalam Investasi?\n   • Apa Itu Return Dalam Investasi Saham?  \n\nVideo Dollar Cost Averaging (DCA) :\n   • DCA Dollar Cost Averaging - Cara Paling Mu...  \n\nVideo Strategi Beli Saham Versi Paham Saham :\n   • Strategi Membeli Saham Agar Cuan Maksimal ...  \n\nVideo Compound Interest (Part 1) :\n   • Compound Interest | Bagaimana Compounding ...  \n\nVideo Compounding Effect (Part 2) :\n   • Compound Interest Part 2 | Efek Compoundin...  \n\nVideo Uang Dingin Dalam Investasi :\n   • Investasi Saham Harus Pakai Uang Dingin | ...  \n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nMulai investasi Crypto. Nabung dollar, nabung bitcoin dan dapatkan return dari setiap aset crypto yang kamu tabung hanya di PINTU!\nGunakan referral  dan dapatkan bonus dari setiap transaksi yang kamu lakukan!\nDaftar disini :\nhttps://apps.pintu.co.id/fjuG/pinture...\nJangan lupa gunakan kode  agar dapat welcome bonus dan bonus untuk setiap transaksinya. Segera daftar, selagi promo referal ini masih berlaku!\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun BIBIT sekarang, satu akun untuk investasi Saham, Reksadana, SBN hingga Obligasi FR. Gunakan kode referal yukpahamsaham dan dapatkan cashback 25 ribu!        \nDownload sekarang: https://linkto.bibit.id/SJpp/referral... \n(Selama promo cashbacknya masih berlaku)\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun Jago sekarang dan dapetin Rp25.000! Klik https://jagobanking.onelink.me/9ryZ/l... lalu masukkan kode referral AJI4C10A. Ayo rame-rame jadi Jagoan!\n(Selama Promo cashbacknya masih berlaku)\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun sekuritas Ajaib di link berikut ini: https://referral.ajaib.co.id/yHB4\nJangan lupa gunakan kode referal : jibarcfy\nMasukkan sewaktu mendaftar. Dapatkan 1 lot saham (random/acak) gratis! Pada saat pembelian saham pertama kalian. Selama promo ini masih berlaku\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nTambah pemahaman kalian dengan buku-buku terkait Investasi Saham dari para investor terkenal baik internasional maupun lokal, di link sebagai berikut : \n\n➡Buku Sukses Berinvestasi ala Warren Buffet :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEdGuL \n\n➡Buku Lo Kheng Hong - Orang Kaya yang Menjadi Trilyuner di Bursa Efek Indonesia :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhE8rqa\n\n➡Buku Benjamin Graham - The Intelligent Investor :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEmoac\n\n➡Buku Teguh Hidayat - Value Investing :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEDU4e \n\n➡Buku Peter Lynch – On Up On WallStreet :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhoRyr6\n\n➡Buku Jefferly Helianthusonfri – The Dividend Investor :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEtg9Q\n\n➡Buku Ryan Filbert – Yuk Belajar Nabung Saham :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhE7wgu\n\nSemoga video ini bisa memberikan informasi dan manfaat bagi viewers. Jangan lupa untuk dukung terus channel Paham Saham. Agar kita, paham saham!\n#investasi #saham #reksadana", "post_id": "RJg0x4ISd8k"}}, {"key": "yukpahamsaham", "attributes": {"label": "yukpahamsaham", "x": 367.24311161885004, "y": 813.1416387116928, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "RJg0x4ISd8k", "id": "yukpahamsaham", "source": "youtube-000001", "content": "RDPU vs Saham Blue Chip : Mana Paling Aman Untuk Dana Darurat?\n\nReksadana Pasar Uang atau Saham Blue Chip? (BBRI, BMRI, BBCA, ASII, dsb)\nMana yang lebih aman untuk dijadikan tempat kita menaruh dana darurat?\n\nBagi kalian yang baru ingin investasi mungkin akan bingung disodorkan dengan banyaknya instrumen investasi. Karena dengan banyaknya pilihan yang ada. Jika saham, jagoannya adalah saham BBRI, saham BBCA, saham BMRI, saham BBNI dan saham-saham bluechip lainnya.\nVideo Paham Saham kita akan membahas instrumen investasi reksadana pasar uang dibandingkan dengan saham bluechip.\nLebih baik yang mana dan risikonya bagaimana? \nSemua akan dibahas pada video \"RDPU vs Saham Blue Chip : Mana Paling Aman Untuk Dana Darurat?\" Selamat Menyaksikan!\n\nFor Business Inquiries Contact : yukpahamsaham\n\nDISCLAIMER ON :\nVIDEO INI HANYA SEKEDAR PANDANGAN DARI PAHAM SAHAM\nTIDAK ADA AJAKAN JUAL ATAU MEMBELI REKSADANA ATAUPUN SAHAM TERTENTU, JIKA ADA REKSADANA ATAU SAHAM TERTENTU YANG DISEBUT PADA VIDEO INI HANYALAH CONTOH DAN EDUKASI SAJA\nSIMULASI DAN PERHITUNGAN YANG DIAMBIL BERDASARKAN DATA MASA LALU BELUM TENTU TERULANG KEMBALI, TETAP ANALISA, PILIH DENGAN BIJAK MANAJER INVESTASI DAN SAHAM YANG AKAN KALIAN INVESTASIKAN\n\nSegmen Video :\n00:00 Opening\n01:00 Karakteristik Reksadana Pasar Uang dan Saham Bluechip\n02:52 Perbandingan RDPU dengan Saham\n04:30 Mengapa Harus Memiliki Dana Darurat?\n06:45 Strategi Investasi Reksadana Pasar Uang dan Saham\n09:20 KESIMPULAN dan Closing\n\nVideo Reksadana. Apa Itu Reksadana, Jenis-Jenis, Cara Kerjanya :\n   • Apa Itu Reksadana, Jenis Reksadana dan Car...  \n\nVideo Kombinasi Investasi Agar Profit Maksimal :\n   • Mau Profit Maksimal? Kombinasikan Investas...  \n\nVideo Apa Itu Return Dalam Investasi?\n   • Apa Itu Return Dalam Investasi Saham?  \n\nVideo Dollar Cost Averaging (DCA) :\n   • DCA Dollar Cost Averaging - Cara Paling Mu...  \n\nVideo Strategi Beli Saham Versi Paham Saham :\n   • Strategi Membeli Saham Agar Cuan Maksimal ...  \n\nVideo Compound Interest (Part 1) :\n   • Compound Interest | Bagaimana Compounding ...  \n\nVideo Compounding Effect (Part 2) :\n   • Compound Interest Part 2 | Efek Compoundin...  \n\nVideo Uang Dingin Dalam Investasi :\n   • Investasi Saham Harus Pakai Uang Dingin | ...  \n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nMulai investasi Crypto. Nabung dollar, nabung bitcoin dan dapatkan return dari setiap aset crypto yang kamu tabung hanya di PINTU!\nGunakan referral  dan dapatkan bonus dari setiap transaksi yang kamu lakukan!\nDaftar disini :\nhttps://apps.pintu.co.id/fjuG/pinture...\nJangan lupa gunakan kode  agar dapat welcome bonus dan bonus untuk setiap transaksinya. Segera daftar, selagi promo referal ini masih berlaku!\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun BIBIT sekarang, satu akun untuk investasi Saham, Reksadana, SBN hingga Obligasi FR. Gunakan kode referal yukpahamsaham dan dapatkan cashback 25 ribu!        \nDownload sekarang: https://linkto.bibit.id/SJpp/referral... \n(Selama promo cashbacknya masih berlaku)\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun Jago sekarang dan dapetin Rp25.000! Klik https://jagobanking.onelink.me/9ryZ/l... lalu masukkan kode referral AJI4C10A. Ayo rame-rame jadi Jagoan!\n(Selama Promo cashbacknya masih berlaku)\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nBuat akun sekuritas Ajaib di link berikut ini: https://referral.ajaib.co.id/yHB4\nJangan lupa gunakan kode referal : jibarcfy\nMasukkan sewaktu mendaftar. Dapatkan 1 lot saham (random/acak) gratis! Pada saat pembelian saham pertama kalian. Selama promo ini masih berlaku\n\n➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖\n\nTambah pemahaman kalian dengan buku-buku terkait Investasi Saham dari para investor terkenal baik internasional maupun lokal, di link sebagai berikut : \n\n➡Buku Sukses Berinvestasi ala Warren Buffet :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEdGuL \n\n➡Buku Lo Kheng Hong - Orang Kaya yang Menjadi Trilyuner di Bursa Efek Indonesia :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhE8rqa\n\n➡Buku Benjamin Graham - The Intelligent Investor :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEmoac\n\n➡Buku Teguh Hidayat - Value Investing :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEDU4e \n\n➡Buku Peter Lynch – On Up On WallStreet :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhoRyr6\n\n➡Buku Jefferly Helianthusonfri – The Dividend Investor :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhEtg9Q\n\n➡Buku Ryan Filbert – Yuk Belajar Nabung Saham :\nhttps://tk.tokopedia.com/ZSHhE7wgu\n\nSemoga video ini bisa memberikan informasi dan manfaat bagi viewers. Jangan lupa untuk dukung terus channel Paham Saham. Agar kita, paham saham!\n#investasi #saham #reksadana", "post_id": "RJg0x4ISd8k"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 422.8954355917606, "y": 815.7537923297755, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 134.5909, "in_degree": 0, "out_degree": 28, "degree": 28}, "_id": "3mz-6B2qpPM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Panda Bond Direspons Positif Investor China | IDXC SHORT\n\nRencana penerbitan Panda Bond Indonesia mendapat respons positif dari investor China setelah Kementerian Keuangan memaparkan kondisi fiskal dan prospek ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para investor kini semakin yakin terhadap keberlanjutan fiskal Indonesia dan memberikan sinyal kuat untuk menyerap obligasi berdenominasi yuan tersebut saat diterbitkan. \n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3mz-6B2qpPM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 726.5948794065578, "y": 288.70186204874926, "size": 9.3, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2137, "eigenvector": 70.6518, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3mz-6B2qpPM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Sebut Panda Bond Direspons Positif Investor China | IDXC SHORT\n\nRencana penerbitan Panda Bond Indonesia mendapat respons positif dari investor China setelah Kementerian Keuangan memaparkan kondisi fiskal dan prospek ekonomi nasional. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para investor kini semakin yakin terhadap keberlanjutan fiskal Indonesia dan memberikan sinyal kuat untuk menyerap obligasi berdenominasi yuan tersebut saat diterbitkan. \n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "3mz-6B2qpPM"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 710.8538866723555, "y": 73.1965679047547, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ifkjKbqz1hk", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Bakal ke China & Inggris, Promosi Surat Utang Panda Bond\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa dirinya akan mengunjungi China dan Inggris pada Juni 2026.\n\nHal ini disampaikan Purbaya saat menggelar konferensi pers APBN KITA pada Jumat (5/6/2026).\n\nKunjungan ini dilakukan untuk memperkenalkan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi yuan atau Panda Bond kepada investor.\n\n“Minggu depan saya akan ke China. Tanggal 16 (Juni) ke China untuk promosi Panda Bond,” kata Purbaya\n\nUsai dari China, Purbaya juga akan melakukan lawatan ke Inggris.\n\nVideo Editor: Frashiva Rizaldi\nProduser: Theo Reza\n\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "ifkjKbqz1hk"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 479.83492576076935, "y": 468.2111658432636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ifkjKbqz1hk", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Menkeu Purbaya Bakal ke China & Inggris, Promosi Surat Utang Panda Bond\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa dirinya akan mengunjungi China dan Inggris pada Juni 2026.\n\nHal ini disampaikan Purbaya saat menggelar konferensi pers APBN KITA pada Jumat (5/6/2026).\n\nKunjungan ini dilakukan untuk memperkenalkan rencana penerbitan surat utang global berdenominasi yuan atau Panda Bond kepada investor.\n\n“Minggu depan saya akan ke China. Tanggal 16 (Juni) ke China untuk promosi Panda Bond,” kata Purbaya\n\nUsai dari China, Purbaya juga akan melakukan lawatan ke Inggris.\n\nVideo Editor: Frashiva Rizaldi\nProduser: Theo Reza\n\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "ifkjKbqz1hk"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "attributes": {"label": "@TribunnewsSurya", "x": 742.6396540217311, "y": 312.48030015074636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "x_2VYZ6GBDg", "id": "@TribunnewsSurya", "source": "youtube-000001", "content": "Terbang ke Beijing Temui Menku China, Purbaya: Kami Datang Bukan karena Indonesia Terdesak\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: \nUploader: \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an di Beijing, Rabu (17/6/2026).\n\nIa menegaskan, kunjungan kerjanya ke China bukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan.\n\nSebaliknya, lawatan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat ketahanan fiskal.\n\nSelain itu juga memperluas sumber pendanaan pembangunan di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\n\"Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Ketika fondasi ekonomi kokoh, kita memiliki ruang untuk bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri,\" kata Purbaya, dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Kamis (18/6/2026).\n\nSalah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond.\n\nIni adalah instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\nPenerbitan Panda Bond menjadi salah satu strategi diversifikasi pembiayaan yang tengah disiapkan pemerintah. \n\nSelain memperluas basis investor, instrumen tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber pembiayaan berbasis dollar AS dan membuka akses yang lebih luas ke pasar keuangan China. \n\nPurbaya menilai langkah tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral atau Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China.(Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\n\nhttps://www.kemenkeu.go.id/informasi-...\n\n\n\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "x_2VYZ6GBDg"}}, {"key": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "tribunnewssurya", "x": 315.25740693640216, "y": 902.9613690059783, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.1258, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "x_2VYZ6GBDg", "id": "tribunnewssurya", "source": "youtube-000001", "content": "Terbang ke Beijing Temui Menku China, Purbaya: Kami Datang Bukan karena Indonesia Terdesak\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nEditor Video: \nUploader: \n\nSURYA.CO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an di Beijing, Rabu (17/6/2026).\n\nIa menegaskan, kunjungan kerjanya ke China bukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan.\n\nSebaliknya, lawatan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat ketahanan fiskal.\n\nSelain itu juga memperluas sumber pendanaan pembangunan di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\n\"Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan. Ketika fondasi ekonomi kokoh, kita memiliki ruang untuk bertindak lebih strategis dan lebih percaya diri,\" kata Purbaya, dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Kamis (18/6/2026).\n\nSalah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond.\n\nIni adalah instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\nPenerbitan Panda Bond menjadi salah satu strategi diversifikasi pembiayaan yang tengah disiapkan pemerintah. \n\nSelain memperluas basis investor, instrumen tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber pembiayaan berbasis dollar AS dan membuka akses yang lebih luas ke pasar keuangan China. \n\nPurbaya menilai langkah tersebut juga sejalan dengan upaya memperkuat penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral atau Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China.(Tribun-Video.com/Agung Tri Laksono)\n\n\nhttps://www.kemenkeu.go.id/informasi-...\n\n\n\n\n\n\nJangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!\nhttps://whatsapp.com/channel/0029VaUt...\n\nWebsite: \nhttps://surabaya.tribunnews.com/\n\nInstagram: \n  / suryaonline  \n\nFacebook: \n  / suryaonline  \n\nYOUTUBE\n   /   \n\n#suryaonline #hariansurya #TribunnewsSURYA", "post_id": "x_2VYZ6GBDg"}}, {"key": "@tribuntimur", "attributes": {"label": "@tribuntimur", "x": 270.21204579269266, "y": 140.67570169330634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "xEYqrHM6wzU", "id": "@tribuntimur", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Temui Menkeu China: Kami Datang ke Beijing Bukan karena Terdesak\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\n\nTRIBUN-TIMUR.COM - Video ini membahas kunjungan kerja Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke China. \n\nPurbaya menegaskan kunjungan kerjanya ke China bukan karena Indonesia sedang terdesak kebutuhan pembiayaan. \n\nPurbaya menyampaikan hal itu saat pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan China Lan Fo'an, di Beijing, Rabu (17/6/2026).\n\nSalah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah mempersiapkan penerbitan sovereign Panda Bond, instrumen surat utang pemerintah berdenominasi Renminbi yang akan dipasarkan kepada investor China.\n\n“Kami datang ke Beijing bukan karena terdesak, tetapi karena Indonesia memiliki posisi yang kuat untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan,\" kata Purbaya dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).(TRIBUN-TIMUR.COM)\n\nUpdate info terkini via http://tribun-timur.com/\n\nFollow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks\nYouTube business inquiries: 081144407111\nFollow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur\nFollow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur\n\nSumber: Kompas.com\nYoutube: \nNaskah: Sakinah Sudin\nEditor Video:  Abdul Rahman\n\n#Purbaya #kunker #china #Menkeu #Temui #Menkeuchina\n#kunjungankerja #MenteriKeuangan #PurbayaYudhiSadewa #Beijing\n#Bertemu #MenteriKeuanganChinaLan #Foan #tribuntimur #tribunviral \n\n\n\n\nDISCLAIMER: Audio konten ini menggunakan notebooklm", "post_id": "xEYqrHM6wzU"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 137.21615195409765, "y": 554.8405161770154, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.9128, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 313.1249545871525, "y": 257.1907441398326, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 18.3387, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}], "edges": [{"key": "trionugros38", "source": "trionugros38", "target": "KoranBUMN", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "trionugros38", "source": "trionugros38", "target": "KoranBUMN", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "23OO04", "source": "23OO04", "target": "maladi_demian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "jasukje", "source": "jasukje", "target": "maladi_demian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "meracausebentar", "source": "meracausebentar", "target": "profesor_saham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "kucinghitamfake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ferrykoto", "source": "ferrykoto", "target": "jalaninvestor", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kompascom", "source": "kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mncsekuritas", "source": "mncsekuritas", "target": "mncsekuritas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "clipp880", "source": "clipp880", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "hotclip244", "source": "hotclip244", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buterflywave", "source": "buterflywave", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aboutinvesment", "source": "aboutinvesment", "target": "Michael", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "aboutinvesment", "source": "aboutinvesment", "target": "clipperhub.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PASFMRADIOBISNIS", "source": "@PASFMRADIOBISNIS", "target": "pasfm", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sinpotv", "source": "@sinpotv", "target": "sinpotv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimurdotcom", "source": "@tribuntimurdotcom", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pahamsaham", "source": "@pahamsaham", "target": "yukpahamsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@pahamsaham", "source": "@pahamsaham", "target": "yukpahamsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TribunnewsSurya", "source": "@TribunnewsSurya", "target": "tribunnewssurya", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bions.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@bnisekuritas46", "source": "@bnisekuritas46", "target": "bnisekuritas46", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribuntimur", "source": "@tribuntimur", "target": "tribunnews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}