{"nodes": [{"key": "hamas191", "attributes": {"label": "hamas191", "x": 221.2601419049036, "y": 661.4530828873186, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 6.4471, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 6, "out_degree": 6, "degree": 12}, "_id": "2068034059306234140", "id": "hamas191", "source": "retweet-000002", "content": "harga minyak dunia ke bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel memunculkan harapan adanya penyesuaian harga BBM non-subsidi.…", "post_id": "2068034059306234140"}}, {"key": "bergajulanbets", "attributes": {"label": "bergajulanbets", "x": 419.8933463919302, "y": 638.8709203750916, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067509839040028825", "id": "bergajulanbets", "source": "retweet-000002", "content": "Harga minyak dunia naik, harga dolar naik.\nPertamina & pemerintah: langsung kita naikkan harga BBM di end user. Sak dhe…", "post_id": "2067509839040028825"}}, {"key": "ObiWan_Catnobi", "attributes": {"label": "ObiWan_Catnobi", "x": 314.2679892712517, "y": 757.5459040353502, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2067509839040028825", "id": "ObiWan_Catnobi", "source": "retweet-000002", "content": "Harga minyak dunia naik, harga dolar naik.\nPertamina & pemerintah: langsung kita naikkan harga BBM di end user. Sak dhe…", "post_id": "2067509839040028825"}}, {"key": "empu_gendeng", "attributes": {"label": "empu_gendeng", "x": 804.5335373891642, "y": 113.69902453217362, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067495495845711934", "id": "empu_gendeng", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak dunia sudah turun, jadi kapan harga bbm non subsidi dan kurs rupiah turun?", "post_id": "2067495495845711934"}}, {"key": "Pujakesssuma", "attributes": {"label": "Pujakesssuma", "x": 889.5269960986957, "y": 930.0924531832263, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067495495845711934", "id": "Pujakesssuma", "source": "tweet-000004", "content": "harga minyak dunia sudah turun, jadi kapan harga bbm non subsidi dan kurs rupiah turun?", "post_id": "2067495495845711934"}}, {"key": "MalauSion_", "attributes": {"label": "MalauSion_", "x": 112.60461708132674, "y": 121.66540214615307, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067514096141140064", "id": "MalauSion_", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau harga minyak dunia turun tetapi rupiah melemah atau biaya operasional naik, belum tentu harga BBM bisa turun dalam proporsi yang sama. Hubungannya tidak sesederhana satu faktor.", "post_id": "2067514096141140064"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 351.4357382569384, "y": 541.8056663485349, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.3487, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2067514096141140064", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Kalau harga minyak dunia turun tetapi rupiah melemah atau biaya operasional naik, belum tentu harga BBM bisa turun dalam proporsi yang sama. Hubungannya tidak sesederhana satu faktor.", "post_id": "2067514096141140064"}}, {"key": "AlexiaHavasi876", "attributes": {"label": "AlexiaHavasi876", "x": 914.1706741670513, "y": 938.4032943386728, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067506166591369396", "id": "AlexiaHavasi876", "source": "tweet-000004", "content": "Perlu dipahami bahwa ketika harga minyak dunia turun, penurunan harga BBM di dalam negeri tidak bisa serta-merta dilakukan secara instan karena ada variabel nilai tukar rupiah terhadap dolar yang juga harus dihitung.", "post_id": "2067506166591369396"}}, {"key": "yusufgunawan", "attributes": {"label": "yusufgunawan", "x": 752.5348369347475, "y": 231.61777476513902, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068276349941481883", "id": "yusufgunawan", "source": "tweet-000004", "content": "Sepakat kalau ruang fiskal harus dijaga ketat. Tapi biar berimbang, porsi subsidi dan kompensasi energi di APBN kita sebenarnya masih sangat besar. \n\nData Kemenkeu menunjukkan realisasi subsidi energi melonjak karena faktor kurs Rupiah dan harga minyak dunia.\n\nAPBN kita itu", "post_id": "2068276349941481883"}}, {"key": "Dospemz", "attributes": {"label": "Dospemz", "x": 631.3148120891826, "y": 829.5638680890148, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068276349941481883", "id": "Dospemz", "source": "tweet-000004", "content": "Sepakat kalau ruang fiskal harus dijaga ketat. Tapi biar berimbang, porsi subsidi dan kompensasi energi di APBN kita sebenarnya masih sangat besar. \n\nData Kemenkeu menunjukkan realisasi subsidi energi melonjak karena faktor kurs Rupiah dan harga minyak dunia.\n\nAPBN kita itu", "post_id": "2068276349941481883"}}, {"key": "rajaterakhir404", "attributes": {"label": "rajaterakhir404", "x": 349.7811532673082, "y": 220.28589508817487, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067486908549357669", "id": "rajaterakhir404", "source": "tweet-000004", "content": "Penetapan harga BBM tidak hanya dipengaruhi harga minyak dunia, tetapi juga nilai tukar rupiah, biaya distribusi, pengolahan, dan kondisi fiskal negara.", "post_id": "2067486908549357669"}}, {"key": "chocosundaerv", "attributes": {"label": "chocosundaerv", "x": 868.6456178746074, "y": 16.81017121510553, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068188137071976836", "id": "chocosundaerv", "source": "tweet-000004", "content": "gimana nggaaa, liat aja nih performancenya rupiah sama ihsg. sekarang mah udah mendingan karna harga minyak turun sm suku bunga udah dinaikin https://t.co/Ecx6PpVHpy", "post_id": "2068188137071976836"}}, {"key": "DoankWarto", "attributes": {"label": "DoankWarto", "x": 310.01428521494313, "y": 89.42677769316876, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068188137071976836", "id": "DoankWarto", "source": "tweet-000004", "content": "gimana nggaaa, liat aja nih performancenya rupiah sama ihsg. sekarang mah udah mendingan karna harga minyak turun sm suku bunga udah dinaikin https://t.co/Ecx6PpVHpy", "post_id": "2068188137071976836"}}, {"key": "taniamedi_", "attributes": {"label": "taniamedi_", "x": 713.0339067549684, "y": 990.194605759804, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067503952242016606", "id": "taniamedi_", "source": "tweet-000004", "content": "Harga BBM nonsubsidi memang dipengaruhi harga minyak dunia, tetapi bukan hanya itu. Nilai tukar rupiah, biaya distribusi, pengolahan, dan kebijakan energi juga ikut menentukan harga akhir.", "post_id": "2067503952242016606"}}, {"key": "Dwi1975", "attributes": {"label": "Dwi1975", "x": 42.874512133874944, "y": 952.3186761164828, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "2067884677109862436", "id": "Dwi1975", "source": "tweet-000004", "content": "kamu jangan lompat sana sini dong materinya.\nkita bicara ttg BI Rate. Berdasarkan pengalaman saat krisis kurs atau inflasi sebelumnya, instrumen BI Rate itu pasti dimainkan.\nKalau masalah harga BBM, ya emang konyol aja sih, kok menaikkan harga saat tren harga minyak turun.", "post_id": "2067884677109862436"}}, {"key": "Gaseru48", "attributes": {"label": "Gaseru48", "x": 604.9754587410208, "y": 771.1693108039395, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067884677109862436", "id": "Gaseru48", "source": "tweet-000004", "content": "kamu jangan lompat sana sini dong materinya.\nkita bicara ttg BI Rate. Berdasarkan pengalaman saat krisis kurs atau inflasi sebelumnya, instrumen BI Rate itu pasti dimainkan.\nKalau masalah harga BBM, ya emang konyol aja sih, kok menaikkan harga saat tren harga minyak turun.", "post_id": "2067884677109862436"}}, {"key": "ahsanmoahGyan", "attributes": {"label": "ahsanmoahGyan", "x": 724.3225762308156, "y": 190.4518008013365, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067884677109862436", "id": "ahsanmoahGyan", "source": "tweet-000004", "content": "kamu jangan lompat sana sini dong materinya.\nkita bicara ttg BI Rate. Berdasarkan pengalaman saat krisis kurs atau inflasi sebelumnya, instrumen BI Rate itu pasti dimainkan.\nKalau masalah harga BBM, ya emang konyol aja sih, kok menaikkan harga saat tren harga minyak turun.", "post_id": "2067884677109862436"}}, {"key": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "BigAlphaID", "x": 731.4526429800812, "y": 667.338390255741, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067884677109862436", "id": "BigAlphaID", "source": "tweet-000004", "content": "kamu jangan lompat sana sini dong materinya.\nkita bicara ttg BI Rate. Berdasarkan pengalaman saat krisis kurs atau inflasi sebelumnya, instrumen BI Rate itu pasti dimainkan.\nKalau masalah harga BBM, ya emang konyol aja sih, kok menaikkan harga saat tren harga minyak turun.", "post_id": "2067884677109862436"}}, {"key": "yohngenes", "attributes": {"label": "yohngenes", "x": 974.1591845190947, "y": 428.6796911831583, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068198359819801033", "id": "yohngenes", "source": "tweet-000004", "content": "Ngakali kyk gitu udah cerita lama cerita baru ya MBG dijuallah pertamak dan dexlite seharga selangit karena tahu untungnya  100% coba kalau jual pertalit hanya subsidi 1000 rupiah karena harga minyak dunia hanya memasok 25% BBM nasional kurang pintar apalagi selain pajak selangit", "post_id": "2068198359819801033"}}, {"key": "NHenryp29864", "attributes": {"label": "NHenryp29864", "x": 2.3870612931173874, "y": 303.92210693994804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068198359819801033", "id": "NHenryp29864", "source": "tweet-000004", "content": "Ngakali kyk gitu udah cerita lama cerita baru ya MBG dijuallah pertamak dan dexlite seharga selangit karena tahu untungnya  100% coba kalau jual pertalit hanya subsidi 1000 rupiah karena harga minyak dunia hanya memasok 25% BBM nasional kurang pintar apalagi selain pajak selangit", "post_id": "2068198359819801033"}}, {"key": "MARQUEZ__93", "attributes": {"label": "MARQUEZ__93", "x": 358.8796027315111, "y": 94.22304628566513, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068198359819801033", "id": "MARQUEZ__93", "source": "tweet-000004", "content": "Ngakali kyk gitu udah cerita lama cerita baru ya MBG dijuallah pertamak dan dexlite seharga selangit karena tahu untungnya  100% coba kalau jual pertalit hanya subsidi 1000 rupiah karena harga minyak dunia hanya memasok 25% BBM nasional kurang pintar apalagi selain pajak selangit", "post_id": "2068198359819801033"}}, {"key": "HabibiFuad", "attributes": {"label": "HabibiFuad", "x": 9.755092218730276, "y": 729.8080647966102, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068482339152547921", "id": "HabibiFuad", "source": "tweet-000004", "content": "Udah, 4 kali.\n\nBahlil keparat emang, kok bisa kekurangan batu bara gak ngomong jauh hari, mana sengaja nggak beli batu bara buat MBG. Semua aja buat MBG. Listrik mati? MBG, Harga minyak mahal? MBG, Rupiah melempem? MBG, Prabowo Gay? MBG, Gibran tolol? MBG, Bahlil goblog? MBG", "post_id": "2068482339152547921"}}, {"key": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "tanyakanrl", "x": 275.76915819312234, "y": 825.2363377565406, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068482339152547921", "id": "tanyakanrl", "source": "tweet-000004", "content": "Udah, 4 kali.\n\nBahlil keparat emang, kok bisa kekurangan batu bara gak ngomong jauh hari, mana sengaja nggak beli batu bara buat MBG. Semua aja buat MBG. Listrik mati? MBG, Harga minyak mahal? MBG, Rupiah melempem? MBG, Prabowo Gay? MBG, Gibran tolol? MBG, Bahlil goblog? MBG", "post_id": "2068482339152547921"}}, {"key": "RadioSmartFM", "attributes": {"label": "RadioSmartFM", "x": 653.5272365302832, "y": 641.7406239827222, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068937027630801055", "id": "RadioSmartFM", "source": "tweet-000004", "content": "Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.804 per dolar AS.\n\nAnalis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipicu meningkatnya harga minyak dunia.\n\n#SmartNews  https://t.co/i078Lopzin", "post_id": "2068937027630801055"}}, {"key": "antaranews", "attributes": {"label": "antaranews", "x": 944.4541053042352, "y": 316.7948635134334, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068937027630801055", "id": "antaranews", "source": "tweet-000004", "content": "Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak melemah 0,05 persen menjadi Rp17.813 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.804 per dolar AS.\n\nAnalis Bank Woori Saudara Rully Nova menyatakan pelemahan rupiah dipicu meningkatnya harga minyak dunia.\n\n#SmartNews  https://t.co/i078Lopzin", "post_id": "2068937027630801055"}}, {"key": "Arbiyumi", "attributes": {"label": "Arbiyumi", "x": 422.6679497964992, "y": 951.5161117730582, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "Arbiyumi", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "bakuldimsum_", "x": 815.2323896058818, "y": 73.065282031606, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069607386248360213", "id": "bakuldimsum_", "source": "tweet-000004", "content": "Saat harga minyak jatoh ringgit malaysia naik bang, kyak nya bkn karna harga minyak rupiah melemah tapi trust pemodal terhadap kebijakan purbaya tdk ada", "post_id": "2069607386248360213"}}, {"key": "zoelfick", "attributes": {"label": "zoelfick", "x": 133.89639849388402, "y": 943.4314147066337, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068575163818693060", "id": "zoelfick", "source": "tweet-000004", "content": "Bbrp kali sempat nimbrung, ibu-ibu dgn daster khas mereka kompakan di sana, tapi malah saya dimintai info soal rupiah.\n\nKubilang, saya mah sama dgn ibu-ibu, tahu soal rupiah cuma dr berita. \n\nJadinya mereka sambat di sana satu per satu. Dari soal harga minyak, telur, sampai rokok", "post_id": "2068575163818693060"}}, {"key": "RohtaAnjulian", "attributes": {"label": "RohtaAnjulian", "x": 134.05515896143538, "y": 416.720054605205, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068575163818693060", "id": "RohtaAnjulian", "source": "tweet-000004", "content": "Bbrp kali sempat nimbrung, ibu-ibu dgn daster khas mereka kompakan di sana, tapi malah saya dimintai info soal rupiah.\n\nKubilang, saya mah sama dgn ibu-ibu, tahu soal rupiah cuma dr berita. \n\nJadinya mereka sambat di sana satu per satu. Dari soal harga minyak, telur, sampai rokok", "post_id": "2068575163818693060"}}, {"key": "wisnudjati", "attributes": {"label": "wisnudjati", "x": 983.5060908582623, "y": 791.420139688115, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068839256563618040", "id": "wisnudjati", "source": "tweet-000004", "content": "Senang kalau harga Pertamax memang bisa turun mengikuti harga minyak dunia. \n\nTapi meski turun, kita tetap harus bijak pakai BBM. Hemat konsumsi, prioritaskan transportasi umum, dan servis kendaraan rutin. \n\nHemat BBM = Selamatkan Rupiah devisa negara 🌱", "post_id": "2068839256563618040"}}, {"key": "neterraid", "attributes": {"label": "neterraid", "x": 529.9226771549445, "y": 874.5285869871982, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068839256563618040", "id": "neterraid", "source": "tweet-000004", "content": "Senang kalau harga Pertamax memang bisa turun mengikuti harga minyak dunia. \n\nTapi meski turun, kita tetap harus bijak pakai BBM. Hemat konsumsi, prioritaskan transportasi umum, dan servis kendaraan rutin. \n\nHemat BBM = Selamatkan Rupiah devisa negara 🌱", "post_id": "2068839256563618040"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 173.4179201484719, "y": 30.011994067537294, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 68.2489, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3922652409391001528_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Harga emas dunia turun pada Kamis (18/6/2026), tertekan oleh sinyal kebijakan moneter hawkish dari Federal Reserve (The Fed) serta penguatan dolar Amerika Serikat (AS).\n\nNamun, kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang meredakan kekhawatiran inflasi dan mendorong harga minyak turun membantu menahan pelemahan harga emas.\n\nHarga emas spot turun 1,14 persen menjadi USD4.208,99 per troy ons. Harga emas sempat menyentuh level terendah sejak November 2025 pada pekan lalu.\n\n“Hal paling signifikan adalah perubahan sikap The Fed yang lebih hawkish kemarin. Hal itu mendorong dolar mencapai level tertinggi baru sepanjang tahun ini, sehingga menekan harga emas,” kata Wakil Presiden sekaligus Strategis Senior Logam di Zaner Metals, Peter Grant, dikutip Reuters.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-emas-turun-1-persen-tertekan-sinyal-hawkish-the-fed\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Magnific \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emas #hargaemas", "post_id": "3922652409391001528_3310659452"}}, {"key": "idntimes.video", "attributes": {"label": "idntimes.video", "x": 442.8803236626373, "y": 948.212205920266, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "idntimes.video", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes", "attributes": {"label": "IDNTimes", "x": 305.80598221320264, "y": 337.34417835999795, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "IDNTimes.Korea", "x": 451.3280498508887, "y": 800.0135139953978, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Korea", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "IDNTimes.Community", "x": 194.48154424934728, "y": 615.1830684833124, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Community", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "IDNTimes.Hype", "x": 550.8278234425655, "y": 320.90148567596356, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "IDNTimes.Hype", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "Duniaku_com", "x": 419.0949013920962, "y": 411.2500907302369, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Duniaku_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popbela_com", "attributes": {"label": "Popbela_com", "x": 880.9538605696055, "y": 954.6787659879487, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popbela_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "Popbela.Beauty", "x": 187.16055572272805, "y": 403.83572607710204, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popbela.Beauty", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Popmama_com", "attributes": {"label": "Popmama_com", "x": 426.19787651936156, "y": 519.3233927180878, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Popmama_com", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "Yummy.idn", "x": 671.1332070565594, "y": 424.61002022807946, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5791, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922676528285760436_2089700769", "id": "Yummy.idn", "source": "instagram-000001", "content": "Mentan Ditelepon Prabowo Imbas Harga TBS Sawit Anjlok\n\nJakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mempertanyakan penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang terjadi di tengah kenaikan harga minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia.\n\nMenteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut kondisi tersebut sebagai anomali karena tidak sejalan dengan pergerakan harga komoditas sawit global.\n\n\"Nah, ini menarik TBS, ini TBS kami atas arahan Bapak Presiden, kami ditelepon Beliau, disampaikan 'Pak Mentan, kenapa terjadi penurunan?'. Saya katakan kepada Beliau ini anomali,\" kata Amran kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nAmran menilai penurunan harga TBS tidak sejalan dengan kondisi pasar. Pasalnya, harga CPO dunia sedang naik dan nilai tukar dolar AS juga menguat sekitar 10 persen. Namun, harga TBS yang diterima petani justru mengalami penurunan.\n\nAmran meyakini dalam satu pekan ke depan, harga TBS dapat kembali pulih dan lebih baik dengan penerapan mekanisme satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).\n\n(Baca selengkapnya di www.idntimes.com)\n\nReporter : Trio Hamdani\nEditor : Mikho Fridolin Siahaan\n\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\n\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\n\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes #SuaraMillenial #GenZMemilih #Prabowo #Sawit", "post_id": "3922676528285760436_2089700769"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 615.5946457249431, "y": 650.1687529500471, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 36.8913, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3924832264409941756_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Rupiah melemah 0,12% ke Rp17.812/US$ pada Senin pagi (22/6/2026), seiring penguatan dolar AS dan pelemahan mayoritas mata uang Asia di tengah kembali meningkatnya tensi geopolitik AS–Iran yang mendorong penguatan aset safe haven.\n\nSementara itu, IHSG dibuka menguat 0,65% ke level 6.217, lebih baik dari bursa Asia yang cenderung mixed, ditopang sentimen MSCI dan penguatan teknikal, meski pasar masih mencermati risiko global dan harga minyak.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#rupiah #dolar #ihsg #saham #bloombergtechnoz", "post_id": "3924832264409941756_51748745734"}}, {"key": "trenasiaid", "attributes": {"label": "trenasiaid", "x": 716.3196246895034, "y": 338.99636485129867, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "trenasiaid", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "yzfrider.id", "x": 561.1438165557854, "y": 157.9362972326086, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7654478548362824980", "id": "yzfrider.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Sebuah unggahan dari akun  kembali mengundang nostalgia. Dalam video tersebut terlihat papan harga BBM Pertamina yang menunjukkan Pertamax masih Rp5.900 per liter, Pertamax Plus Rp6.500, sementara Premium dan Solar berada di angka Rp4.500 per liter.  Kalau dilihat dari data harga BBM saat itu, angka tersebut mengarah ke era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya sekitar periode SBY-Jusuf Kalla pada 2009. Wajar kalau banyak yang kaget, karena selisihnya terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan harga BBM hari ini. Tapi harga BBM tiap era juga dipengaruhi banyak faktor, mulai dari harga minyak dunia, kurs rupiah, subsidi, sampai kondisi fiskal negara. Menurut kamu, harga BBM murah seperti ini masih mungkin terulang lagi? #BBM #Pertamina #Pertamax #EkonomiIndonesia #TrenAsia", "post_id": "7654478548362824980"}}, {"key": "kejaritanjungperak", "attributes": {"label": "kejaritanjungperak", "x": 275.29507315382307, "y": 240.73157711291125, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7576883621261331720", "id": "kejaritanjungperak", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Lakukan Penyitaan Rp70 Miliar dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 5 November 2025 — Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaksanakan tindakan penyitaan uang senilai total Rp70 miliar dari PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Penyitaan ini merupakan bagian dari penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pekerjaan Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama-sama dengan PT APBS selama periode tahun 2023 hingga 2024. Uang hasil penyitaan tersebut nantinya akan diajukan sebagai barang bukti dalam perkara dimaksud karena diduga berkaitan dengan indikasi kerugian keuangan negara yang mencapai puluhan miliar rupiah. Selain melakukan penyitaan, Tim Penyidik juga telah memeriksa sebanyak 41 orang saksi, termasuk pihak dari PT Pelindo, PT APBS, serta sejumlah ahli. Pemeriksaan ini turut disertai dengan penyitaan berbagai dokumen dan barang bukti elektronik berupa laptop dan handphone. Kejaksaan Negeri Tanjung Perak menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku (due process of law) dan sejalan dengan arahan Jaksa Agung RI dalam Rencana Aksi Program Prioritas Nasional (Renaksi), khususnya terkait penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Melalui penegakan hukum ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berkomitmen untuk tidak hanya menindak tegas setiap pelanggaran hukum, tetapi juga mendorong perbaikan tata kelola perusahaan yang baik serta penerapan rehabilitative justice, terutama terhadap pelaksanaan kegiatan pengusahaan kolam pelabuhan di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3. - MANTAP CAK!! - Melayani | Tulus Hati | Profesional | Cepat | Akuntabel | Kreatif   #kejaksaan #kejaksaanri #kejaksaanagung #kejatijatim #kejaritanjungperak", "post_id": "7576883621261331720"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 203.27587748188003, "y": 370.2061311645106, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7576883621261331720", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Lakukan Penyitaan Rp70 Miliar dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 5 November 2025 — Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaksanakan tindakan penyitaan uang senilai total Rp70 miliar dari PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Penyitaan ini merupakan bagian dari penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pekerjaan Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama-sama dengan PT APBS selama periode tahun 2023 hingga 2024. Uang hasil penyitaan tersebut nantinya akan diajukan sebagai barang bukti dalam perkara dimaksud karena diduga berkaitan dengan indikasi kerugian keuangan negara yang mencapai puluhan miliar rupiah. Selain melakukan penyitaan, Tim Penyidik juga telah memeriksa sebanyak 41 orang saksi, termasuk pihak dari PT Pelindo, PT APBS, serta sejumlah ahli. Pemeriksaan ini turut disertai dengan penyitaan berbagai dokumen dan barang bukti elektronik berupa laptop dan handphone. Kejaksaan Negeri Tanjung Perak menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku (due process of law) dan sejalan dengan arahan Jaksa Agung RI dalam Rencana Aksi Program Prioritas Nasional (Renaksi), khususnya terkait penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Melalui penegakan hukum ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berkomitmen untuk tidak hanya menindak tegas setiap pelanggaran hukum, tetapi juga mendorong perbaikan tata kelola perusahaan yang baik serta penerapan rehabilitative justice, terutama terhadap pelaksanaan kegiatan pengusahaan kolam pelabuhan di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3. - MANTAP CAK!! - Melayani | Tulus Hati | Profesional | Cepat | Akuntabel | Kreatif   #kejaksaan #kejaksaanri #kejaksaanagung #kejatijatim #kejaritanjungperak", "post_id": "7576883621261331720"}}, {"key": "kejatijatim", "attributes": {"label": "kejatijatim", "x": 657.1355526862653, "y": 803.2051180863144, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7576883621261331720", "id": "kejatijatim", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Lakukan Penyitaan Rp70 Miliar dalam Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, 5 November 2025 — Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Perak melaksanakan tindakan penyitaan uang senilai total Rp70 miliar dari PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). Penyitaan ini merupakan bagian dari penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Pekerjaan Pemeliharaan dan Pengusahaan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak yang melibatkan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama-sama dengan PT APBS selama periode tahun 2023 hingga 2024. Uang hasil penyitaan tersebut nantinya akan diajukan sebagai barang bukti dalam perkara dimaksud karena diduga berkaitan dengan indikasi kerugian keuangan negara yang mencapai puluhan miliar rupiah. Selain melakukan penyitaan, Tim Penyidik juga telah memeriksa sebanyak 41 orang saksi, termasuk pihak dari PT Pelindo, PT APBS, serta sejumlah ahli. Pemeriksaan ini turut disertai dengan penyitaan berbagai dokumen dan barang bukti elektronik berupa laptop dan handphone. Kejaksaan Negeri Tanjung Perak menegaskan bahwa seluruh proses penyidikan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku (due process of law) dan sejalan dengan arahan Jaksa Agung RI dalam Rencana Aksi Program Prioritas Nasional (Renaksi), khususnya terkait penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Melalui penegakan hukum ini, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak berkomitmen untuk tidak hanya menindak tegas setiap pelanggaran hukum, tetapi juga mendorong perbaikan tata kelola perusahaan yang baik serta penerapan rehabilitative justice, terutama terhadap pelaksanaan kegiatan pengusahaan kolam pelabuhan di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3. - MANTAP CAK!! - Melayani | Tulus Hati | Profesional | Cepat | Akuntabel | Kreatif   #kejaksaan #kejaksaanri #kejaksaanagung #kejatijatim #kejaritanjungperak", "post_id": "7576883621261331720"}}, {"key": "moon__lynn", "attributes": {"label": "moon__lynn", "x": 605.0275299296982, "y": 445.6633197106289, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651838132211535124", "id": "moon__lynn", "source": "tiktok-000001", "content": "Nggak bisa dipungkiri, kondisi ekonomi sekarang lagi menantang banget. Rupiah yang menyentuh angka 18.000 bikin banyak pebisnis, terutama teman-teman UMKM, harus putar otak lebih keras karena biaya operasional yang ikut melambung. 💸📉 ​Tapi ingat, di setiap krisis selalu ada peluang buat yang mau adaptasi. Ini saatnya kita review lagi cashflow, efisiensi bisnis, dan cari strategi baru supaya tetap bertahan—bahkan berkembang. Nonton video lengkapnya di youtube:   ​Buat para pebisnis dan pekerja yang lagi berjuang di luar sana: Tetap semangat, kalian nggak sendirian! 💪 #kontencom #kontencomxsulianto #ekonomiindonesia #umkmindonesia #fyp", "post_id": "7651838132211535124"}}, {"key": "suliantoindriaputraa", "attributes": {"label": "suliantoindriaputraa", "x": 360.1490960118745, "y": 614.8246941541404, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651838132211535124", "id": "suliantoindriaputraa", "source": "tiktok-000001", "content": "Nggak bisa dipungkiri, kondisi ekonomi sekarang lagi menantang banget. Rupiah yang menyentuh angka 18.000 bikin banyak pebisnis, terutama teman-teman UMKM, harus putar otak lebih keras karena biaya operasional yang ikut melambung. 💸📉 ​Tapi ingat, di setiap krisis selalu ada peluang buat yang mau adaptasi. Ini saatnya kita review lagi cashflow, efisiensi bisnis, dan cari strategi baru supaya tetap bertahan—bahkan berkembang. Nonton video lengkapnya di youtube:   ​Buat para pebisnis dan pekerja yang lagi berjuang di luar sana: Tetap semangat, kalian nggak sendirian! 💪 #kontencom #kontencomxsulianto #ekonomiindonesia #umkmindonesia #fyp", "post_id": "7651838132211535124"}}, {"key": "go_clipnews", "attributes": {"label": "go_clipnews", "x": 371.8977905920017, "y": 431.39278649877497, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7650544629074677000", "id": "go_clipnews", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Ini kenaikan terbesar dalam sejarah BBM nonsubsidi Indonesia, dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat perang Iran dan pelemahan rupiah yang sudah menembus Rp18.000. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai kenaikan ini cukup efektif mengurangi tekanan fiskal, namun mengingatkan bahwa peningkatan konsumsi Pertalite akan menambah beban kompensasi pemerintah. Dengan asumsi kompensasi sekitar Rp5.400 per liter, tambahan beban fiskal diperkirakan berkisar antara Rp4 triliun hingga Rp17 triliun, dengan skenario moderat mendekati Rp10 triliun. Di sisi lain, tanpa kenaikan ini pemerintah harus menanggung tambahan beban fiskal hingga Rp27,7 triliun per tahun. Kenaikan Pertamax diperkirakan menghemat anggaran negara sekitar Rp11,4 triliun per tahun sekaligus menghemat devisa US$0,6 miliar di tengah tekanan terhadap rupiah. Tapi skenario ini hanya berlaku jika konsumen tetap pakai Pertamax, bukan berduyun-duyun pindah ke Pertalite.  #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7650544629074677000"}}, {"key": "Konten.Com", "attributes": {"label": "Konten.Com", "x": 31.27194345628137, "y": 258.54492991179035, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7650544629074677000", "id": "Konten.Com", "source": "tiktok-000001", "content": "PT Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026, sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Ini kenaikan terbesar dalam sejarah BBM nonsubsidi Indonesia, dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia akibat perang Iran dan pelemahan rupiah yang sudah menembus Rp18.000. Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai kenaikan ini cukup efektif mengurangi tekanan fiskal, namun mengingatkan bahwa peningkatan konsumsi Pertalite akan menambah beban kompensasi pemerintah. Dengan asumsi kompensasi sekitar Rp5.400 per liter, tambahan beban fiskal diperkirakan berkisar antara Rp4 triliun hingga Rp17 triliun, dengan skenario moderat mendekati Rp10 triliun. Di sisi lain, tanpa kenaikan ini pemerintah harus menanggung tambahan beban fiskal hingga Rp27,7 triliun per tahun. Kenaikan Pertamax diperkirakan menghemat anggaran negara sekitar Rp11,4 triliun per tahun sekaligus menghemat devisa US$0,6 miliar di tengah tekanan terhadap rupiah. Tapi skenario ini hanya berlaku jika konsumen tetap pakai Pertamax, bukan berduyun-duyun pindah ke Pertalite.  #kontencom #kontencomxtws", "post_id": "7650544629074677000"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 570.9391310853586, "y": 936.7670607577421, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1501448518445631", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).\n\nPenguatan dolar tersebut mengalahkan dukungan bagi emas dari penurunan harga minyak mentah di tengah kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.\n\nHarga emas spot turun 1,93 persen menjadi USD4.110,74 per troy ons.\n\nDolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Selasa, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.\n\n\"Untuk saat ini, emas dan perak tidak terlalu memperhatikan situasi di Timur Tengah. Saya pikir pasar lebih mencermati pernyataan Federal Reserve pekan lalu,\" kata Ahli Strategi Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, dikutip Reuters.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/market-news/harga-emas-jatuh-saat-dolar-as-tembus-level-tertinggi-setahun\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #emas #dolarAS #hargaemas", "post_id": "432781620563594_1501448518445631"}}, {"key": "TribunStyle", "attributes": {"label": "TribunStyle", "x": 753.9591723928794, "y": 613.6924718236326, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "TribunStyle", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "arisaaori.", "attributes": {"label": "arisaaori.", "x": 783.8776055864136, "y": 640.0213558900493, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "arisaaori.", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "bemfhubk", "attributes": {"label": "bemfhubk", "x": 335.3585922027393, "y": 693.141719939722, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "929934583734808_1448877253944127", "id": "bemfhubk", "source": "facebook-000001", "content": "Pengakuan Ketua BEM FH UBK Temui Gibran Disorot, Pernah Klaim Demo Murni Kini Diduga Terima Suap\n\n*\n\nNama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) kembali menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka, beberapa waktu lalu.\n\nSebelumnya, ia sempat menyatakan aksi demonstrasi terkait kenaikan BBM hingga program MBG di Jakarta pada Senin (15/6/2026) yang dilakukan murni menyuarakan kepentingan rakyat.\n\nSaat itu, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan sejumlah kampus yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhamad Abdi Maludin, mengatakan pihaknya memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nKini, perwakilan dari BEM UBK itu disorot setelah viral video diduga terima suap. \n\nPadahal dalam pernyataan sebelumnya, Ketua BEM FH UBK sempat menyangkal aksi demonya tidak ditunggangi unsur politik atau murni untuk kepentingan rakyat. \n\n\"Saya tekankan kepada kawan-kawan mahasiswa, seperjuangan, saya pastikan tidak ada desain politik 'settingan', itu murni dari diplomasi kami bersama pihak pihak lebih khusus kepolisian,\" ucapnya dalam Wawancara Eksklusif Tribunnews.\n\n\"Tidak ada settingan, Itu saya pastikan,\" tegas Abdi.\n\nTak hanya sekali, Abdi kembali menegaskan dirinya murni membela kepentingan rakyat saat ditanya isu ada pihak yang menunggangi aksi. \n\n\"Tidak ada settingan, aksi di tanggal 15 hari Senin, saya menjawab tudingan kepada kami, tidak ada unsur yang tunggangi kami, itu murni kepentingan rakyat, itu murni hasil keresahan kami di Universitas Bung Karno,\" ungkapnya. \n\n\"kami ingin membawa harapan besar ya tentunya harapan rakyat untuk membawa hasil kajian kami kepada pihak terkait,\" imbuh Abdi.\n\nKini Diduga Terima Suap\n\nSeminggu setelah aksi demo dan menemui Wapres, kini sejumlah perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) disorot.\n\nVideo pengakuan perwakilan BEM UBK dudga terima suap pun beredar di media sosial.\n\nDi media sosial, beredar cuplikan video dengan narasi bahwa perwakilan BEM UBK yang bertemu Gibran diduga menerima suap, satu di antaranya di Threads, akun \n\nDalam unggahan tersebut, ada salah satu mahasiswa yang diduga merupakan perwakilan BEM UBK mengakui menerima uang sebesar Rp2 juta.\n\nSelain itu, ia menyebut bahwa Wakil Ketua BEM FH UBK, Rafly Maulana Akbar, menerima uang. Namun, ia tidak mengetahui pasti nominal uang yang diterima tersebut.\n\n\"Saya menerima Rp2 juta. Wakil Ketua BEM FH (UBK) sepengetahuan saya menerima. Kalau nominalnya, saya kurang tahu,\" katanya.\n\nSementara itu, ratusan mahasiswa terus mencecar dan meneriaki terduga pelaku.\n\nDalam video lain, terdapat mahasiswa yang turut mengaku telah menerima uang sebesar Rp2,5 juta.\n\nSelain itu, ada video yang memperlihatkan Ketua BEM FH UBK, Muhamad Abdi Maludin mengaku salah atas dugaan suap berupa uang yang diterima olehnya dan perwakilan mahasiswa lainnya.\n\n\"Saya ngaku salah dan mohon maaf pada kalian semua,\" ucapnya.\n\nMeski demikian, belum diketahui siapa pihak yang diduga memberikan suap kepada perwakilan BEM UBK itu\n\nTerkait hal tersebut, pihak BEM FH UBK merilis tuntutan mahasiswa buntut kabar udgaan suap pada perwakilan yang bertemu Gibran.\n\nBEM FH UBK mengunggah rilis di akun Instagram resmi, , pada Selasa (23/6/2026).\n\nDalam unggahan, ada 10 tuntutan yang diinginkan oleh mahasiswa agar dikabulkan, seperti dilihat Tribunnews pada Selasa (23/6/2026).\n\n1. Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademik dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK.\n\n2. Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi yaitu:\n\n- Muhamad Abdi Maludin (Ketua BEM FH)\n- Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH)\n- Mubarak Tuasamu (Pengurus BEM FH)\n- Pujiono (Ketua BEM FEB)\n- Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FEB)\n\n3. Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).\n\n4. Membuat video pernyataan yang mengakui telah menerima suap.\n\n5. Menganulir nilai Ajaran Bung Karno (ABK) 1-4 dan menetapkan nilai E.\n\n6. Membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan serta menandatanganinya di atas meterai.\n\n7. Bagi mahasiswa penerima KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah) yang terlibat, diwajibkan mengembalikan dana negara yang telah diterima.\n\n8. Membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.\n\n9. Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan.\n\n10. Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait dan disaksikan oleh:\n\n- Wakil Rektor III UBK\n- Dekan FH\n- Kaprodi FH\n- Faisyal (Dosen FISIP)\n- Salomon (Staf Kemahasiswaan)\n- Perwakilan mahasiswa UBK yang hadir dalam forum.\n\nIsi Tuntutan Mahasiswa UBK ketika Bertemu Gibran setelah Demo 15 Juni \nPerwakilan mahasiswa yang menggelar aksi demo bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres, Jakarta, untuk menyampaikan berbagai tuntutan, Senin (15/6/2026). \n\nMahasiswa yang berorasi di depan Patung Kuda ini, memberikan ultimatum selama 5x24 jam kepada pemerintah untuk merespons dan menindaklanjuti tuntutan yang telah mereka sampaikan.\n\nAdapun tuntutan yang disampaikan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax. \n\nPara mahasiswa sebelumnya menggelar aksi demo di sejumlah titik di Jakarta, yakni depan gerbang DPR RI, Senayan, dan Patung Kuda.\n\nTak hanya di ibu kota, gelombang demonstrasi juga dilakukan mahasiswa di beberapa daerah, yakni Tasikmalaya, Jawa Barat dan Lampung. Tuntutan serupa disampaikan kepada pemerintah. \n\nSetelah itu, sejumlah mahasiswa yang berdemo di Jakarta menyampaikan tuntutannya kepada Gibran pada Senin malam.\n\nKetua Umum BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno sekaligus koordinator aksi, Muhammad Abdi, menegaskan bahwa pertemuan itu, menghasilkan sejumlah poin penting yang disampaikan ke Wapres. \n\n\"Kawan-kawan mahasiswa pun menyampaikan aspirasi baik keluh kesah mereka dari daerah baik dari keluh kesah skala nasional, mereka menyampaikan secara konstitusional ke depan langsung Bapak Wapres,\" ucapnya, Senin malam.\n\nSampaikan soal MBG hingga BBM \n\nSejumlah hal turut disampaikan mahasiswa dalam pertemuan tersebut. Mulai dari program MBG, subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga soal harga BBM.\n\n\"Memorandum yang kami kajian ini poin-poin yang kesepakatan yang kami di BEM Universitas Bung Karno, tentu poin pertama kluster fiskal dan pendidikan.\"\n\n\"Subpoinnya itu yaitu membekukan sementara pelaksanaan program makan bergizi gratis dan kebijakan deputi kedaulatan pangan di wilayah terkait untuk audit audit transparans,\" ungkap Abdi.\n\nSelanjutnya, sub yang kedua adalah mengalihkan efisiensi anggaran tersebut guna mensubsidi UKT ataupun biaya operasional pendidikan tinggi demi mewujudkan pendidikan terjangkau. \n\nNah, itu ada poin ketiga, klaster hukum dan supremasi sipil.\n\n\"Mengirimkan rekomendasi resmi atas nama pemerintah ke DPR RI untuk melakukan legislatif review terhadap undang-undang POLRI yang baru disahkan, beberapa waktu yang lalu,\" jelas Abdi.\n\nLalu, terkait klaster krisis moneter dan energi. \n\n\"Dan di sini ada poin mendesak otoritas moneter pusat untuk melakukan intervensi stabilitas rupiah dan membatalkan kebijakan kenaikan harga BBM di tingkat regional karena terbukti menghancurkan daya beli domestik masyarakat,\" imbuhnya. \n\nUltimatum 5x24 Jam Tuntutan\n\nPara mahasiswa pun memberikan ultimatum ke pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan selama 5x24 jam.\n\nAndi menyebut, pihaknya bakal menggelar aksi berkelanjutan jika pemerintah mengabaikan tuntutan massa.\n\n\"Kami memberikan waktu kepada pemerintah hari ini 5 x 24 jam. \"\n\n\"Apabila dalam waktu 5x24 jam, paling lambat Jumat 19 Juni 2026, pihak dua melanggar mengabaikan atau tidak menunjukkan bukti progresif atas realisasi memorandum ini, maka pihak satu berhak mengatakan bahwa pihak telah cacat legitimasi moral dan mengkhianati kesepakatan kami,\" tegasnya. \n\nKetika aspirasi yang disampaikan tidak terealisasi, lanjut Abdi, maka pihaknya akan ada pergerakan aksi jilid-jilid.\n\nSementara itu, dikatakan Abdi, Wapres merespons tuntutan mahasiswa. \n\nMenurutnya, putra dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu, akan menyampaikan tuntutan mahasiswa ke Presiden Prabowo Subianto. \n\n“Bapak Wapres mencatat apa yang kami sampaikan dan berjanji memperbaiki hal-hal yang janggal. Tentunya soal MBG salah satunya,” kata perwakilan mahasiswa itu.\n\nSebelumnya, massa mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri secara tertib, Senin (15/6/2026) sore.\n\nAksi yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB tersebut, berakhir setelah perwakilan mahasiswa membacakan pernyataan sikap.\n\nSelain di Jakarta, mahasiswa di sejumlah daerah juga menggelar demo di masing-masing wilayah. Seperti demo mahasiswa tolak kenaikan harga BBM di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.\n\nMassa berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Sukapura menuju di titik aksi di Balai Kota Tasikmalaya.\n\nAksi bertajuk TASIKUSIK VOL.2 ini, juga berencana ingin menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim.\n\nMassa berencana membawa kedua tokoh tersebut, untuk melakukan aksi bersama di Depot Pertamina.\n\n(Tribunnews.com)\n\nFoto 1: Nama Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Muhamad Abdi Maludin menjadi sorotan usai pertemuannya dengan Gibran Rakabuming Raka pada 15 Juni 2026.  (TribunNetwork)\nFoto 2: Abdi Maludin dan sejumlah perwakilan BEM UBK bertemu Gibran usai demo kenaikan BBM di Jakarta.   (TribunNetwork)\nFoto 3: Dalam pernyataannya, Abdi Maludin sempat klaim aksinya murni, kini ia disorot diduga terima suap. (TribunNetwork)\n\n#BEM #OTK #FakultasHukum #UniversitasBungKarno #UBK #MuhamadAbdiMaludin #Jakarta", "post_id": "929934583734808_1448877253944127"}}, {"key": "videoidntimes", "attributes": {"label": "videoidntimes", "x": 686.9167213722653, "y": 433.0768166822559, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 90.9091, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "2455419431584062", "id": "videoidntimes", "source": "facebook-000001", "content": "Purbaya: Pemerintah Siap Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026\nJakarta, IDN Times – Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah kenaikan harga energi global.\nMenteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario untuk meredam dampak kenaikan harga minyak dunia.\n“Kami siap tidak menaikkan harga BBM bersubsidi, jadi sampai akhir tahun aman. Masyarakat tidak perlu khawatir karena semuanya sudah kami perhitungkan,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026).\nIa membeberkan pemerintah telah menyusun simulasi untuk berbagai tingkat harga minyak, yakni pada kisaran 80 hingga 100 dolar AS per barel. Setiap skenario disertai langkah mitigasi guna menjaga stabilitas APBN.\n“Kami sudah menyiapkan berbagai skenario, termasuk dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel. Jadi, langkah antisipasi sudah disiapkan secara berlapis,” lanjutnya.\nPurbaya Yudhi Sadewa menegaskan defisit anggaran tetap terjaga di kisaran 2,92 persen PDB dan masih di bawah batas maksimal Undang-Undang sebesar 3 persen.\nPurbaya juga menyinggung beredarnya spekulasi kuota BBM bersubsidi akan cepat habis dan harga akan naik pada pertengahan tahun. Ia membantah hal tersebut.\n“Yang saya khawatir itu ada isu yang menyebut dua bulan habis, dua minggu habis, lalu Juli naik. Bahkan disebut akan ada huru-hara. Padahal kita sudah siapkan sampai akhir tahun,” jelasnya.\nPemerintah menyiapkan langkah mitigasi berlapis untuk menghadapi potensi kenaikan harga minyak dunia di atas 100 dolar AS per barel agar stabilitas APBN tetap aman.\nReporter: Triyan Pangastuti\nEditor : Manggar Tirta Alamsyah\nIDN Times - Download IDN App di Google Play Store & App Store\nIkuti terus perkembangannya hanya di IDN Times, ya.\nArtikel IDN Times sekarang bisa dibaca di IDN App, lho, download sekarang di Google Play Store & App Store!\nTemukan info TERBARU lainnya:         \n#IDNTimes#SuaraMillenial#Purbaya#BBMSubsidi#MinyakBumi", "post_id": "2455419431584062"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "attributes": {"label": "@BeritaNasionalTV", "x": 490.60427443944343, "y": 614.5887921000099, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "@BeritaNasionalTV", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "beritanasionaltv", "x": 108.41271467822389, "y": 140.42051612371654, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasionaltv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "beritanasional.tv", "x": 998.8579799457474, "y": 783.0618212718622, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "beritanasional.tv", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "NasionalBerita_", "x": 9.535428491385334, "y": 384.39682435805787, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "s5vHacAn2cM", "id": "NasionalBerita_", "source": "youtube-000001", "content": "Minyak Dunia Turun di Bawah $80, Begini Skema Evaluasi Harga BBM Menurut Banggar DPR\n\nMeski harga minyak dunia saat ini berada di bawah 80 dolar Amerika Serikat per barel, Ketua Badan Anggaran DPR RI menilai pemerintah belum dapat langsung menyesuaikan harga BBM non-subsidi. Menurutnya, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan tren penurunan harga minyak dunia benar-benar stabil dan berkelanjutan.\n\nPemerintah juga perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang memengaruhi harga energi, termasuk kondisi pasar global, nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Karena itu, keputusan mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu perkembangan harga minyak dunia dalam beberapa waktu ke depan.\n\n#beritanasional #bbm #dprri \n====================================\n\nJangan lupa Subscribe, tinggalkan Komentar dan Share !\nIkuti juga update berita selengkapnya di YouTube Berita Nasional TV dan Website Berita di Berita Nasional.com\n\nSocial Media\nInstagram : \nTiktok : \nTwitter : \n\n-------------------------------------------\nCopyright © 2026 BeritaNasionalTV", "post_id": "s5vHacAn2cM"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 731.5344937462442, "y": 962.5289278106281, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 803.3386365302493, "y": 712.4882462983206, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "GroVPmfjsXU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Yakin Harga Pertamax akan Segera Turun, Menkeu Purbaya Beberkan Alasannya\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini, harga BBM nonsubsidi Pertamax akan segera turun, seiring dengan harga minyak dunia yang mulai terkoreksi.\n\nPurbaya optimistis, terbukanya peluang damai antara AS dan Iran dapat memulihkan harga minyak global.\n\nMenurutnya, penurunan harga global akan membuat harga BBM nonsubsidi kembali stabil.\n\nPurbaya sempat mengaku terpaksa menaikkan harga BBM nonsubsidi, demi memitigasi dampak global.\n\nIa pun menambahkan, kondisi ekonomi Indonesia lambat laun juga menunjukkan perbaikan, salah satunya adalah dengan kembali menguatnya rupiah atas dolar Amerika Serikat.\n\n#menkeu #purbaya #pertamax #nonsubsidi #hargabbm \n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "GroVPmfjsXU"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 494.75481491084093, "y": 865.6478436232387, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "coJPPSyyerM", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Bakal Turun?! Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai!\n\nBBM Bakal Turun? Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai! Apakah perdamaian permanen antara Iran dan Amerika Serikat benar-benar bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari ancaman krisis energi dan lonjakan inflasi? \n\nDalam video analisis ekonomi global ini, kita akan membedah dampak masif dari pembukaan kembali Selat Hormuz jika resolusi damai antara Iran dan AS terealisasi secara permanen. Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak bumi global. Konflik geopolitik di wilayah ini selalu berhasil membuat harga minyak mentah dunia meroket dan mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri.\n\nNamun, apa yang terjadi jika kedua negara ini mendadak damai? Bagi masyarakat Indonesia, keuntungan utamanya sangat nyata: stabilitas harga BBM dan tarif listrik, keamanan armada kapal tanker nasional seperti milik Pertamina, hingga pengurangan subsidi energi pada APBN kita. Dampak domonino ini tidak hanya memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, tetapi juga menekan biaya impor bahan baku yang membuat harga bahan pokok di pasar tradisional tetap murah dan terjangkau.\n\nSaksikan juga analisis kritis mengenai sektor industri Indonesia mana yang paling cepat merasakan dampak positif ini. Mulai dari sektor logistik, sektor transportasi, hingga sektor manufaktur dan industri barang konsumsi (FMCG) yang siap melakukan ekspansi pasar ekspor secara masif karena penurunan biaya operasional.\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai masa depan perdamaian Timur Tengah ini? Apakah stabilitas ekonomi Indonesia akan sepenuhnya aman? Tuliskan analisis kritis Anda di kolom komentar!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #IranASDamai #hargabbm  #ekonomiindonesia  #selathormuz  #SubsidiEnergi #geopolitik  #analisisekonomi  #beritahariini  #logistikindonesia  #pertamina  #RupiahMenguat #youtubenews \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "coJPPSyyerM"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 397.2662655076693, "y": 520.9575773495868, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "coJPPSyyerM", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "BBM Bakal Turun?! Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai!\n\nBBM Bakal Turun? Dampak Gila Buat Indonesia Jika Iran & AS Mendadak Damai! Apakah perdamaian permanen antara Iran dan Amerika Serikat benar-benar bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia dari ancaman krisis energi dan lonjakan inflasi? \n\nDalam video analisis ekonomi global ini, kita akan membedah dampak masif dari pembukaan kembali Selat Hormuz jika resolusi damai antara Iran dan AS terealisasi secara permanen. Selat Hormuz merupakan urat nadi energi dunia yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak bumi global. Konflik geopolitik di wilayah ini selalu berhasil membuat harga minyak mentah dunia meroket dan mengancam stabilitas ekonomi dalam negeri.\n\nNamun, apa yang terjadi jika kedua negara ini mendadak damai? Bagi masyarakat Indonesia, keuntungan utamanya sangat nyata: stabilitas harga BBM dan tarif listrik, keamanan armada kapal tanker nasional seperti milik Pertamina, hingga pengurangan subsidi energi pada APBN kita. Dampak domonino ini tidak hanya memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, tetapi juga menekan biaya impor bahan baku yang membuat harga bahan pokok di pasar tradisional tetap murah dan terjangkau.\n\nSaksikan juga analisis kritis mengenai sektor industri Indonesia mana yang paling cepat merasakan dampak positif ini. Mulai dari sektor logistik, sektor transportasi, hingga sektor manufaktur dan industri barang konsumsi (FMCG) yang siap melakukan ekspansi pasar ekspor secara masif karena penurunan biaya operasional.\n\nBagaimana pendapat Anda mengenai masa depan perdamaian Timur Tengah ini? Apakah stabilitas ekonomi Indonesia akan sepenuhnya aman? Tuliskan analisis kritis Anda di kolom komentar!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #IranASDamai #hargabbm  #ekonomiindonesia  #selathormuz  #SubsidiEnergi #geopolitik  #analisisekonomi  #beritahariini  #logistikindonesia  #pertamina  #RupiahMenguat #youtubenews \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "coJPPSyyerM"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 426.1252343907763, "y": 55.12030093601239, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "om3h7hWu_og", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun! Rupiah Menguat, Minyak Dunia Jadi Kunci Penurunan BBM\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa harga Pertamax berpotensi segera turun seiring membaiknya kondisi ekonomi global.\n\nPenguatan nilai tukar rupiah, rebound pasar saham, penurunan yield, serta masuknya arus modal dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar.\n\nKondisi ini diperkuat oleh peluang stabilisasi geopolitik yang dapat menurunkan harga minyak dunia.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa sebelumnya kenaikan harga minyak sempat menekan harga BBM non-subsidi dan menimbulkan dinamika di masyarakat.\n\nNamun dengan tren penurunan tekanan global, termasuk harga minyak yang mulai terkendali, pemerintah optimistis biaya energi akan ikut turun.\n\nHal ini diharapkan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat ke depan.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "om3h7hWu_og"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 686.5322668900092, "y": 259.9300857722359, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "om3h7hWu_og", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun! Rupiah Menguat, Minyak Dunia Jadi Kunci Penurunan BBM\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinannya bahwa harga Pertamax berpotensi segera turun seiring membaiknya kondisi ekonomi global.\n\nPenguatan nilai tukar rupiah, rebound pasar saham, penurunan yield, serta masuknya arus modal dinilai menunjukkan meningkatnya kepercayaan pasar.\n\nKondisi ini diperkuat oleh peluang stabilisasi geopolitik yang dapat menurunkan harga minyak dunia.\n\nPurbaya menjelaskan bahwa sebelumnya kenaikan harga minyak sempat menekan harga BBM non-subsidi dan menimbulkan dinamika di masyarakat.\n\nNamun dengan tren penurunan tekanan global, termasuk harga minyak yang mulai terkendali, pemerintah optimistis biaya energi akan ikut turun.\n\nHal ini diharapkan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat ke depan.\n\nProduser: Prayogi Haro\nEditor: Joshua\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "om3h7hWu_og"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 106.22303371606844, "y": 761.1299170003957, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 434.13098556045327, "y": 137.80533951306694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "NQMO4fZyl70", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] Sampai Kapan Subsidi BBM Bisa Bertahan di Tengah Naiknya Harga BBM dan Rupiah Melemah?\n\nKABARBURSA.COM — Menjelang pembahasan RAPBN 2027, pemerintah kembali dihadapkan pada dilema subsidi energi di tengah kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap rupiah. Data Kementerian Keuangan menunjukkan realisasi subsidi energi pada 2024 mencapai Rp177,6 triliun, angka yang menjaga daya beli masyarakat namun juga mempersempit ruang fiskal untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan. Ketergantungan Indonesia pada impor energi membuat beban subsidi otomatis membesar setiap kali harga minyak dunia naik dan rupiah melemah.\n\nIsu ini penting bagi publik karena menyangkut langsung biaya transportasi, harga kebutuhan pokok, dan kesehatan APBN jangka panjang. Saksikan ulasan lengkapnya, dan jangan lupa subscribe serta tulis pendapatmu di kolom komentar.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#subsidibbm #rapbn2027 #subsidienergi #hargabbm #apbn #fiskalindonesia #kementeriankeuangan #ekonomiindonesia #rupiah #hargaminyakdunia #kebijakanenergi #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "NQMO4fZyl70"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "@Cahya_sigit1710", "x": 164.39636371213817, "y": 656.3542783615404, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "@Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mekanikpernexx", "x": 567.4569802514162, "y": 265.3587836287192, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "mekanikpernexx", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "Cahya_sigit1710", "x": 928.2223383454237, "y": 458.48411252590205, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CM5Zw9SHM9E", "id": "Cahya_sigit1710", "source": "youtube-000001", "content": "Program Indonesia Pintar terus dikawal agar tepat sasaran dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak🇮🇩.\n\nProgram Indonesia Pintar (PIP) harus terus dikawal agar tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh anak Indonesia.\n“Bank Himbara itu kurang lebih nilainya, tadi ditanya satu per satu contohnya seperti Bank Mandiri nilainya kurang lebih Rp450 triliun. Ini berdasarkan market kapitalasi ya di bursa. Kemudian BNI slightly di atas Rp450 triliun, kemudian BNI mungkin di level sekitar hampir Rp200 triliun, kemudian juga BSI dan juga BTN. Jadi kalau dijumlahkan itu nilainya kurang lebih tuh Rp1100 triliun yang di mana itu mencerminkan 10% dari nilai seluruh capital market atau seluruh nilai perusahaan Indonesia,” tuturnya.\n\nMelihat potensi tersebut, Rosan menyampaikan arahan Presiden Prabowo bahwa kehadiran bank Himbara dapat dilihat tidak hanya sebagai entitas bisnis, namun juga dapat berperan aktif memberikan manfaat kepada masyarakat. Rosan menyebut di antaranya dapat berupa pemberian persamaan dan kesempatan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).\n“Perbankan juga semata-mata tidak hanya mengejar dari segi laba, tetapi juga harus dirasakan kehadirannya ke masyarakat, ke rakyat dalam bentuk pemberian, persamaan, kesempatan dari segala lapisan dari UMKM, komersial maupun korporasi,” jelas Rosan.\n\nSelain itu, Rosan juga menilai bahwa bank Himbara juga berperan penting dalam mendukung program pemerintah. Namun, Rosan memandang dalam menjalankan peran dan proses bisnisnya, bank Himbara harus memegang asas kehati-hatian dan profesionalitas.\n\n“Yang paling penting bahwa semuanya harus dijalankan dengan asas kehati-hatian secara profesional dan kehadiran Himbara ini benar-benar harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia dengan diberikan kesempatan yang sama.,” tuturnya.\nBerkaitan dengan kondisi harga minyak dunia, Rosan juga menyampaikan bahwa turunnya harga minyak dunia saat ini diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi perekonomian nasional. “Harga minyak juga tadi disampaikan sudah menurun di bawah 80 (dolar AS) dan harapannya ini juga akan memberikan sentimen yang positif terhadap perekonomian kita,” jelasnya.\n\nDalam kesempatan tersebut, Menteri Rosan juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia harus menjadi perkonomian yang berdikari. Oleh karena itu, peran dari pihak perbankan khususnya bank Himbara menjadi penting untuk mendukung perekonomian bangsa.\n\n“Yang paling penting juga bahwa perekonomian kita ke depannya harus menjadi perekonomian yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri dengan support dan bantuan dari pihak perbankan, terutama perbankan Himbara,” pungkasnya.\nJakarta, 18 Juni 2026\nBiro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden\n\nWebsite: https://www.presidenri...​\nYouTube: Sekretariat Presiden\n\n‪-6763‬ ‪‬", "post_id": "CM5Zw9SHM9E"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "attributes": {"label": "@BloombergPodcasts", "x": 647.4102746216299, "y": 157.28022380000994, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "SDMA0C1FUJs", "id": "@BloombergPodcasts", "source": "youtube-000001", "content": "AS dan Iran Sepakat untuk Menghentikan Perang dan Membuka Kembali Selat Hormuz | Bloomberg Daybre...\n\nBerita bisnis dan keuangan dari Asia-Pasifik.\nSaham menguat, harga minyak merosot, dan dolar jatuh setelah AS dan Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat Hormuz akan \"dibuka\" pada hari Jumat setelah penandatanganan kesepakatan dengan Iran, kata Presiden Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social. Pengumuman kesepakatan pertama kali datang dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dan diikuti oleh Trump dan media pemerintah Iran. Kedua pihak tidak merilis teks kesepakatan tersebut, tetapi garis besarnya telah beredar selama beberapa hari. Kami berbicara dengan Paul Dobson, Editor Eksekutif Bloomberg untuk Pasar Asia.\nSelain itu, untuk informasi lebih lanjut tentang perjanjian perdamaian AS-Iran, pembawa acara Bloomberg TV Haidi Stroud-Watts dan Shery Ahn berbicara dengan William Roebuck, wakil presiden eksekutif Institut Negara-Negara Teluk Arab.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nBloomberg Daybreak Asia menyajikan berita utama hari ini, beserta konteksnya, hanya dalam 15 menit. Dapatkan informasi dari 2.700 jurnalis dan analis Bloomberg di 120 negara.\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Daybreak: Asia Edition:    • Bloomberg Daybreak: Asia Edition (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Asia\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "SDMA0C1FUJs"}}, {"key": "markets", "attributes": {"label": "markets", "x": 422.2538393126254, "y": 763.8136351820116, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SDMA0C1FUJs", "id": "markets", "source": "youtube-000001", "content": "AS dan Iran Sepakat untuk Menghentikan Perang dan Membuka Kembali Selat Hormuz | Bloomberg Daybre...\n\nBerita bisnis dan keuangan dari Asia-Pasifik.\nSaham menguat, harga minyak merosot, dan dolar jatuh setelah AS dan Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat Hormuz akan \"dibuka\" pada hari Jumat setelah penandatanganan kesepakatan dengan Iran, kata Presiden Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social. Pengumuman kesepakatan pertama kali datang dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dan diikuti oleh Trump dan media pemerintah Iran. Kedua pihak tidak merilis teks kesepakatan tersebut, tetapi garis besarnya telah beredar selama beberapa hari. Kami berbicara dengan Paul Dobson, Editor Eksekutif Bloomberg untuk Pasar Asia.\nSelain itu, untuk informasi lebih lanjut tentang perjanjian perdamaian AS-Iran, pembawa acara Bloomberg TV Haidi Stroud-Watts dan Shery Ahn berbicara dengan William Roebuck, wakil presiden eksekutif Institut Negara-Negara Teluk Arab.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nBloomberg Daybreak Asia menyajikan berita utama hari ini, beserta konteksnya, hanya dalam 15 menit. Dapatkan informasi dari 2.700 jurnalis dan analis Bloomberg di 120 negara.\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Daybreak: Asia Edition:    • Bloomberg Daybreak: Asia Edition (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Asia\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "SDMA0C1FUJs"}}, {"key": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "bloombergquicktake", "x": 663.7732722050941, "y": 685.203450583101, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SDMA0C1FUJs", "id": "bloombergquicktake", "source": "youtube-000001", "content": "AS dan Iran Sepakat untuk Menghentikan Perang dan Membuka Kembali Selat Hormuz | Bloomberg Daybre...\n\nBerita bisnis dan keuangan dari Asia-Pasifik.\nSaham menguat, harga minyak merosot, dan dolar jatuh setelah AS dan Iran mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz. Selat Hormuz akan \"dibuka\" pada hari Jumat setelah penandatanganan kesepakatan dengan Iran, kata Presiden Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social. Pengumuman kesepakatan pertama kali datang dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dan diikuti oleh Trump dan media pemerintah Iran. Kedua pihak tidak merilis teks kesepakatan tersebut, tetapi garis besarnya telah beredar selama beberapa hari. Kami berbicara dengan Paul Dobson, Editor Eksekutif Bloomberg untuk Pasar Asia.\nSelain itu, untuk informasi lebih lanjut tentang perjanjian perdamaian AS-Iran, pembawa acara Bloomberg TV Haidi Stroud-Watts dan Shery Ahn berbicara dengan William Roebuck, wakil presiden eksekutif Institut Negara-Negara Teluk Arab.\nLihat omnystudio.com/listener (https://omnystudio.com/listener) untuk informasi privasi.\n\nBloomberg Daybreak Asia menyajikan berita utama hari ini, beserta konteksnya, hanya dalam 15 menit. Dapatkan informasi dari 2.700 jurnalis dan analis Bloomberg di 120 negara.\n\nBerlangganan Bloomberg Podcasts: https://bit.ly/BloombergPodcasts\nDengarkan lebih banyak Bloomberg Daybreak: Asia Edition:    • Bloomberg Daybreak: Asia Edition (Audio)  \n\n#Bloomberg #Podcast #Asia\n\nKunjungi kami: https://www.bloomberg.com/podcasts\n\nIkuti Bloomberg Podcasts di Twitter:   / podcasts  \n\nKunjungi saluran YouTube kami lainnya:\nBloomberg Television:    /    \nBloomberg Originals:    / bloomberg  \nQuicktake:    /   \n\nUntuk liputan berita, pasar, dan lainnya: http://www.bloomberg.com/video", "post_id": "SDMA0C1FUJs"}}, {"key": "@metrotvjatim", "attributes": {"label": "@metrotvjatim", "x": 91.26443757420432, "y": 601.0095624149235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "@metrotvjatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "metrotv_jatim", "x": 172.73388179680094, "y": 236.69272190571365, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metrotv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "metro_tv_jatim", "x": 679.6518670133726, "y": 748.0794858050288, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gxWZpjhbHsA", "id": "metro_tv_jatim", "source": "youtube-000001", "content": "TOP ECONOMY - PESAN PENTING NAKHODA TIM EKONOMI\n\nMETRO TV JATIM,  Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membahas dampak potensi perdamaian Amerika Serikat dan Iran terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia. Perdamaian dinilai dapat memperbaiki rantai pasok global dan menurunkan tekanan harga energi yang selama ini dipengaruhi ketegangan geopolitik.\n\nNamun, efeknya tidak langsung karena masih ada fase ketidakpastian dalam distribusi dan kontrak dagang global. Dampak ke Indonesia lebih banyak terasa pada harga minyak, inflasi, serta keputusan investasi yang masih cenderung wait and see.\n\nDari sisi pasar keuangan, pembahasan juga menyoroti kondisi Bursa Efek Indonesia yang masih berada dalam kategori emerging market menurut Morgan Stanley Capital International, serta dinamika aliran modal dan kebijakan short selling.\n\nPemerintah juga menekankan penguatan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial dan stabilisasi harga pangan, sementara kebijakan moneter oleh Bank Indonesia terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah melalui penyesuaian suku bunga.\n\nDi sisi kawasan, ASEAN disebut tetap menjadi wilayah yang relatif stabil dan menarik bagi investasi global. Sementara itu, proses aksesi Indonesia menuju OECD juga terus berjalan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi ekonomi di level global.\n\n#EkonomiIndonesia #AirlanggaHartarto #OECD #ASEAN #BankIndonesia #PasarModal #EkonomiGlobal #BeritaEkonomi #TopEkonomi\n-----------------------------------------------------------------------\nFollow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi  terkini!\n\nWebsite: https://www.metrotvnews.com/\nFacebook:   / metrotv  \nInstagram:   / metrotv  \nTwitter:   / metro_tv  \nTikTok:   / metro_tv  \n\nInstagram: \nTwitter: \nYoutube : metrotv jatim\nTikTok : \n\n#jawatimur #metrotvjatim #metrotv", "post_id": "gxWZpjhbHsA"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "attributes": {"label": "@InnerBoost-oe4sd", "x": 15.742493134908164, "y": 417.04002300270395, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "InnerBoost", "attributes": {"label": "InnerBoost", "x": 410.51229043704694, "y": 798.2777324320899, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LSJJ9Py659U", "id": "InnerBoost", "source": "youtube-000001", "content": "The Fed Tahan Suku Bunga, Iran Dan Amerika Damai! Apakah Harga Emas Akan Naik Atau Malah Nyungsep??\n\n🔥 THE FED TAHAN SUKU BUNGA, IRAN DAN AMERIKA DAMAI! APAKAH HARGA EMAS AKAN NAIK ATAU MALAH JATUH LEBIH DALAM? 🔥\n\nDunia kembali dikejutkan oleh dua peristiwa besar yang berpotensi mengubah arah ekonomi global dan pasar keuangan dunia! 🌍\n\nDi satu sisi, Amerika Serikat dan Iran secara mengejutkan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) perdamaian yang berisi 14 poin penting, termasuk penghentian perang, pembukaan kembali Selat Hormuz, penghapusan sanksi terhadap Iran, pencairan aset yang dibekukan, hingga rencana rekonstruksi ekonomi senilai USD 300 miliar atau sekitar Rp5.400 triliun! 💰\n\nNamun di sisi lain, Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50% - 3,75%, tetapi memberikan sinyal yang lebih hawkish dan membuka peluang kenaikan suku bunga lagi hingga akhir 2026.\n\nAkibatnya:\n✅ Dolar AS menguat\n✅ Yield obligasi naik\n✅ Harga emas terkoreksi\n✅ Harga perak ikut melemah\n✅ Pasar mulai mempertanyakan arah logam mulia ke depan\n\nLalu apa sebenarnya yang sedang terjadi?\n\nApakah perdamaian Amerika dan Iran akan membuat harga emas jatuh?\n\nMengapa keputusan The Fed begitu berpengaruh terhadap harga emas dunia?\n\nMengapa bank-bank sentral dunia justru masih terus memborong emas dalam jumlah besar?\n\nDan apakah saat ini merupakan kesempatan emas untuk akumulasi sebelum harga kembali melonjak?\n\nDalam video ini kita akan membahas secara lengkap, mendalam, dan terperinci mengenai:\n\n📌 Isi lengkap 14 poin MOU damai Amerika Serikat dan Iran\n📌 Pembukaan kembali Selat Hormuz dan dampaknya terhadap ekonomi global\n📌 Penghapusan sanksi terhadap Iran\n📌 Dampak perdamaian terhadap harga minyak dunia\n📌 Mengapa harga emas turun setelah kabar damai\n📌 Keputusan terbaru The Fed mempertahankan suku bunga\n📌 Penjelasan hawkish vs dovish dengan bahasa sederhana\n📌 Pengaruh dolar AS terhadap harga emas\n📌 Data terbaru harga emas dan perak dunia\n📌 Analisis Peter Grant dari Zaner Metals\n📌 Analisis Brahmantya Himawan dari PT Finex Bisnis Solusi Future\n📌 Analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures\n📌 Data World Gold Council mengenai pembelian emas bank sentral\n📌 Prediksi harga emas kuartal III 2026\n📌 Prediksi harga perak kuartal III 2026\n📌 Peluang dan risiko investasi emas saat ini\n📌 Strategi akumulasi emas di tengah ketidakpastian global\n\n✅ Mengapa harga emas spot turun ke sekitar US$4.225 per troy ons?\n✅ Mengapa peluang kenaikan suku bunga The Fed meningkat hingga 85% menurut CME FedWatch?\n✅ Mengapa bank sentral dunia masih agresif membeli emas?\n✅ Apakah tren bullish emas sudah berakhir?\n✅ Atau justru ini menjadi peluang besar sebelum kenaikan berikutnya?\n\nSemua jawabannya ada dalam video ini!\n\n🎯 Video ini sangat cocok untuk:\n✔ Investor emas\n✔ Investor perak\n✔ Pemula yang ingin belajar investasi\n✔ Pengamat ekonomi global\n✔ Trader forex\n✔ Trader komoditas\n✔ Pengusaha\n✔ Mahasiswa ekonomi\n✔ Pecinta berita ekonomi dan keuangan dunia\n\n💬 Menurut Anda, apakah harga emas masih bisa menembus US$4.900 per troy ons seperti prediksi sebagian analis?\n\nTulis pendapat Anda di kolom komentar!\n\n👍 Jangan lupa LIKE jika video ini bermanfaat.\n🔔 SUBSCRIBE untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi global, investasi, emas, perak, dolar AS, geopolitik dunia, dan perkembangan pasar keuangan internasional.\n📢 BAGIKAN video ini kepada teman dan keluarga agar semakin banyak yang memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik pergerakan harga emas dunia.\n\nTerima kasih telah mendukung Channel Inner Boost.\n\n🌟 Karena keputusan finansial yang baik selalu dimulai dari informasi yang tepat.\n\n\n#hargaemas2026 #prediksihargaemas2026 #hargaemashariini #prediksihargaemas #emas2026 #hargaemasnaik #hargaemasturun #hargaemasantam #hargaemaspegadaian #HargaEmas #EmasHariIni #PrediksiEmas #TheFed #SukuBungaTheFed #EmasDunia #HargaEmasDunia #nabungemas #InvestasiEmas #LogamMulia #HargaPerak #PerakDunia #DolarAS #EkonomiAmerika #Iran #AmerikaSerikat #PerdamaianIranAS #SelatHormuz #Geopolitik #EkonomiGlobal #WorldGoldCouncil #TradingEmas #AnalisisEmas #BeritaEmas #Investasi2026\n#InnerBoost\n\n\n\n\n‪-oe4sd‬", "post_id": "LSJJ9Py659U"}}, {"key": "@thecore_in", "attributes": {"label": "@thecore_in", "x": 404.1522920147713, "y": 598.5168452527206, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "@thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "thecore_in", "attributes": {"label": "thecore_in", "x": 650.0617966029325, "y": 507.98797034546016, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "LPAHq0Cjhgk", "id": "thecore_in", "source": "youtube-000001", "content": "Ledakan Obligasi India Sinyalkan Kepercayaan Baru di Pasar | Govindraj Ethiraj | The Core Report\n\nPada Episode 903 dari The Core Report, jurnalis keuangan Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah, Partner dan Pemimpin Nasional, Layanan Keuangan di EY India, dalam cuplikan dari Edisi Khusus kami.\n\nCATATAN ACARA:\n(00:00) Berita Hari Ini\n(01:09) Lebih Banyak Pengembalian Modal Asing Karena Dana Global Membeli Obligasi India Seiring Sinyal Makro Melunak\n(04:41) India Mengekspor Lebih Banyak ke Negara Lain daripada AS Dibandingkan Periode Pra-Tarif\n(06:57) Raksasa Baja Mengatakan India Adalah Peluang Investasi Besar Berikutnya\n(08:18) India Bisa Menghadapi Masalah Kelebihan Simpanan NRI\n(11:31) Kerugian Kumulatif pada Bensin, Solar, dan LPG Selama Maret hingga Mei 2026 Diperkirakan Sekitar Rs 1 Lakh Crore, Kata Crisil\n(12:31) Mengapa Hanya 25% Pengguna India yang Menilai Pengalaman Perbankan Mereka Baik\n\nPasar, Minyak, Rupee, dan Emas:\n\nDana global kembali membeli obligasi India karena pengembalian modal asing dan sinyal makro mereda. Sebuah laporan Bloomberg menyatakan bahwa investor asing membeli obligasi India yang memenuhi syarat indeks senilai lebih dari $1,5 miliar dalam satu hari, pembelian satu hari terbesar yang pernah ada. Penurunan harga minyak mentah, penguatan rupee, dan kepercayaan pasar yang pulih membentuk prospek ekonomi India, sementara emas, perak, dan ekspor tetap menjadi fokus. Diversifikasi ekspor India juga tetap menjadi kunci.\n\nAkankah Perusahaan Baja Besar Berinvestasi Lebih Banyak di India daripada di China?\n\nRaksasa pertambangan global BHP dan Rio Tinto melihat India sebagai pasar pertumbuhan baja besar berikutnya. Seiring dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi China, dorongan infrastruktur India, urbanisasi, dan target produksi baja sebesar 500 juta ton pada tahun 2047 dapat menjadikannya peluang investasi utama. Bagi pemasok bijih besi global, permintaan baja India kini menjadi tema jangka panjang yang penting.\n\nApa Saja Pandangan Terbaru tentang Skema FCNR Baru?\n\nLangkah-langkah FCNR baru RBI untuk menarik deposito dolar NRI dapat membawa arus masuk mata uang asing yang besar ke India. Axis Bank memperkirakan arus masuk antara $50 miliar dan $190 miliar, sementara para ekonom memperingatkan tentang biaya lindung nilai, risiko moral, dan tekanan pada neraca RBI. Perdebatan yang muncul adalah apakah ini manajemen likuiditas yang cerdas atau solusi jangka pendek untuk kecemasan valuta asing.\n\nBerapa Kerugian Pendapatan India untuk Bensin, Solar, dan LNG dari Maret hingga Mei?\n\nCrisil memperkirakan kerugian pendapatan kumulatif untuk bensin, solar, dan LPG selama Maret hingga Mei 2026 sekitar Rs 1 lakh crore. Harga minyak mentah yang lebih rendah dapat mengurangi tekanan pada margin pemasaran bahan bakar India, inflasi, dan tagihan impor energi. Namun, pasar minyak mentah dan LNG mungkin masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya normal.\n\nApa Temuan Laporan EY Terbaru tentang Layanan Pelanggan Perbankan?\n\nLaporan EY menyatakan bahwa hanya satu dari empat pelanggan perbankan India yang menilai pengalaman keseluruhan mereka sebagai sangat baik. Govindraj Ethiraj berbicara dengan Pratik Shah tentang mengapa bank-bank India masih kesulitan dengan pengalaman pelanggan, penyelesaian sengketa, empati, chatbot, layanan berbasis AI, dan perbankan yang dipersonalisasi. Aplikasi perbankan mungkin lebih cepat, tetapi kepercayaan dan layanan tetap menentukan apakah pelanggan akan tetap setia. Percakapan ini juga membahas mengapa bank perlu beralih dari penjualan produk ke nilai seumur hidup pelanggan.\n\nBagaimana Foxcorp Memperluas Kehadiran Streaming-nya?\n\nFoxcorp membeli Roku dalam langkah besar di bidang streaming, memberikannya posisi yang lebih kuat di smart TV, streaming yang didukung iklan, dan media digital global. Kesepakatan ini dapat membantu Fox bersaing lebih keras di bidang streaming, TV terhubung, berita, olahraga, dan periklanan digital.\n\nMengapa Inggris Melarang Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun?\n\nPemerintah Inggris telah mengumumkan larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, yang mencakup platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Snapchat, Facebook, dan X. Langkah ini bertujuan untuk keselamatan anak secara online dan dapat membentuk kembali cara pemerintah mengatur media sosial dan perusahaan teknologi besar seiring meningkatnya pengawasan global.\n\nSaksikan The Core Report bersama Govindraj Ethiraj untuk mendapatkan informasi terkini tentang obligasi India, kepercayaan pasar yang baru, modal asing, ekonomi India, minyak mentah, rupee, emas, ekspor, investasi baja, deposito NRI, FCNR, pengalaman pelanggan perbankan & bisnis global. Ikuti sinyal-sinyal yang membentuk pasar, kebijakan & kisah pertumbuhan India.\n\n#IndiaBonds #IndianEconomy #StockMarketNews #GovindrajEthiraj #TheCoreReport\n\nGabung dengan The Core Insider untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan:\n   /   \n\nPara pendengar! Kami menunggu tanggapan Anda: https://tinyurl.com/TCR-Listener-Survey\n\nThe Core & The Core Report didukung iklan...", "post_id": "LPAHq0Cjhgk"}}, {"key": "@behindthemarkets", "attributes": {"label": "@behindthemarkets", "x": 342.03034130133193, "y": 847.2846777395515, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "QTHfcRiVKLQ", "id": "@behindthemarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Bain Capital Menggunakan AI untuk Mengkloning Model Bisnis Perusahaan Publik\n\n✅ DAFTAR UNTUK DIARI DYLAN DAN DAPATKAN 40 SAHAM YANG AKAN JATUH SECARA GRATIS DI SINI 👇🏼👇🏼\nhttps://stockreports.behindthemarkets...\n\n✅ BERLANGGANAN KE SALURAN INI 👇🏼👇🏼\n   /   \n\nSaya menemukan sebuah artikel di Financial Times minggu ini yang benar-benar membuat saya terhenti, dan saya ingin menjelaskan kepada Anda apa artinya bagi portofolio Anda. Bain Capital — salah satu penasihat transaksi terkemuka di dunia — telah membentuk kelompok programmer untuk melakukan apa yang mereka sebut pengkodean getaran (vibe coding), pada dasarnya menggunakan AI untuk menciptakan kembali model bisnis perusahaan yang terdaftar di bursa saham. Mereka telah membangun ratusan prototipe ini, dan kesimpulan yang mereka capai sama dengan kesimpulan yang saya dapatkan sendiri: ada banyak perusahaan di luar sana yang seluruh bisnisnya dapat hancur oleh AI lebih cepat daripada yang ingin diakui siapa pun.\n\nPikirkan apa arti sebenarnya dari hal itu. Bain memberi nasihat kepada klien tentang apa yang harus dibeli dan apa yang harus dihindari, dan sekarang mereka menggunakan AI untuk memberi tahu perusahaan akuisisi mana yang mengurangi ancaman kompetitif mereka dan target mana yang harus dihindari sepenuhnya. Dalam video ini, saya menguraikan bagaimana hal ini sesuai dengan gambaran yang lebih besar — ​​termasuk berita terbaru bahwa Google dan Microsoft bekerja sama untuk melawan dominasi AI. Satya Nadella sendiri mengatakan bahwa Anda tidak mungkin memiliki dunia di mana dua atau tiga perusahaan mengambil semua nilai ekonomi dari semua orang lain di Bumi. Persaingan seperti ini menciptakan persekutuan yang aneh, dan saya akan menunjukkan kepada Anda mengapa hal itu penting untuk ke mana uang akan mengalir selanjutnya.\n\nSaya melakukan riset sendiri tentang ini. Saya duduk dan bertanya pada diri sendiri, dengan sungguh-sungguh, perusahaan mana yang paling berisiko terkena disrupsi AI — dan saya membuat daftar. Beberapa nama yang tercantum di dalamnya adalah Accenture, Adobe, Invesco, dan Franklin Resources. Saya telah memasukkan semuanya ke dalam laporan bonus di Behind the Markets, di mana saya juga memberi peringkat pada perusahaan-perusahaan dengan keunggulan kompetitif terkuat dan paling tahan lama di S&P 500 — tinggi, menengah, dan rendah — sehingga Anda dapat melihat bisnis mana yang tidak mudah tersentuh oleh AI. Saya benar-benar berpikir Anda harus memiliki ini di hadapan Anda sebelum Anda mengambil langkah selanjutnya, karena kesenjangan antara perusahaan yang terganggu dan perusahaan yang tahan lama semakin melebar setiap hari.\n\nSebelum saya mengakhiri, saya juga ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengenang Alan Greenspan, yang meninggal kemarin pada usia 100 tahun. Beliau adalah ketua Fed pertama yang benar-benar saya pahami, dan saya tidak akan pernah lupa mendengar beliau menepis runtuhnya Uni Soviet hanya sebagai masalah harga minyak — seolah-olah semua orang mengetahuinya kecuali saya. Momen itu, ketika saya berusia dua puluhan, membuka cara pandang baru tentang bagaimana geopolitik, energi, dan kekuatan ekonomi saling terkait. Saya membagikan kisah itu di sini karena berhubungan langsung dengan apa yang saya lihat Trump terapkan dari strategi Reagan saat ini terkait dominasi energi, dan mengapa dolar tetap menjadi mata uang hegemon lebih penting daripada yang disadari sebagian besar investor.", "post_id": "QTHfcRiVKLQ"}}, {"key": "behindthemarkets", "attributes": {"label": "behindthemarkets", "x": 776.1585135912867, "y": 174.09458093085973, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "QTHfcRiVKLQ", "id": "behindthemarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Bain Capital Menggunakan AI untuk Mengkloning Model Bisnis Perusahaan Publik\n\n✅ DAFTAR UNTUK DIARI DYLAN DAN DAPATKAN 40 SAHAM YANG AKAN JATUH SECARA GRATIS DI SINI 👇🏼👇🏼\nhttps://stockreports.behindthemarkets...\n\n✅ BERLANGGANAN KE SALURAN INI 👇🏼👇🏼\n   /   \n\nSaya menemukan sebuah artikel di Financial Times minggu ini yang benar-benar membuat saya terhenti, dan saya ingin menjelaskan kepada Anda apa artinya bagi portofolio Anda. Bain Capital — salah satu penasihat transaksi terkemuka di dunia — telah membentuk kelompok programmer untuk melakukan apa yang mereka sebut pengkodean getaran (vibe coding), pada dasarnya menggunakan AI untuk menciptakan kembali model bisnis perusahaan yang terdaftar di bursa saham. Mereka telah membangun ratusan prototipe ini, dan kesimpulan yang mereka capai sama dengan kesimpulan yang saya dapatkan sendiri: ada banyak perusahaan di luar sana yang seluruh bisnisnya dapat hancur oleh AI lebih cepat daripada yang ingin diakui siapa pun.\n\nPikirkan apa arti sebenarnya dari hal itu. Bain memberi nasihat kepada klien tentang apa yang harus dibeli dan apa yang harus dihindari, dan sekarang mereka menggunakan AI untuk memberi tahu perusahaan akuisisi mana yang mengurangi ancaman kompetitif mereka dan target mana yang harus dihindari sepenuhnya. Dalam video ini, saya menguraikan bagaimana hal ini sesuai dengan gambaran yang lebih besar — ​​termasuk berita terbaru bahwa Google dan Microsoft bekerja sama untuk melawan dominasi AI. Satya Nadella sendiri mengatakan bahwa Anda tidak mungkin memiliki dunia di mana dua atau tiga perusahaan mengambil semua nilai ekonomi dari semua orang lain di Bumi. Persaingan seperti ini menciptakan persekutuan yang aneh, dan saya akan menunjukkan kepada Anda mengapa hal itu penting untuk ke mana uang akan mengalir selanjutnya.\n\nSaya melakukan riset sendiri tentang ini. Saya duduk dan bertanya pada diri sendiri, dengan sungguh-sungguh, perusahaan mana yang paling berisiko terkena disrupsi AI — dan saya membuat daftar. Beberapa nama yang tercantum di dalamnya adalah Accenture, Adobe, Invesco, dan Franklin Resources. Saya telah memasukkan semuanya ke dalam laporan bonus di Behind the Markets, di mana saya juga memberi peringkat pada perusahaan-perusahaan dengan keunggulan kompetitif terkuat dan paling tahan lama di S&P 500 — tinggi, menengah, dan rendah — sehingga Anda dapat melihat bisnis mana yang tidak mudah tersentuh oleh AI. Saya benar-benar berpikir Anda harus memiliki ini di hadapan Anda sebelum Anda mengambil langkah selanjutnya, karena kesenjangan antara perusahaan yang terganggu dan perusahaan yang tahan lama semakin melebar setiap hari.\n\nSebelum saya mengakhiri, saya juga ingin meluangkan waktu sejenak untuk mengenang Alan Greenspan, yang meninggal kemarin pada usia 100 tahun. Beliau adalah ketua Fed pertama yang benar-benar saya pahami, dan saya tidak akan pernah lupa mendengar beliau menepis runtuhnya Uni Soviet hanya sebagai masalah harga minyak — seolah-olah semua orang mengetahuinya kecuali saya. Momen itu, ketika saya berusia dua puluhan, membuka cara pandang baru tentang bagaimana geopolitik, energi, dan kekuatan ekonomi saling terkait. Saya membagikan kisah itu di sini karena berhubungan langsung dengan apa yang saya lihat Trump terapkan dari strategi Reagan saat ini terkait dominasi energi, dan mengapa dolar tetap menjadi mata uang hegemon lebih penting daripada yang disadari sebagian besar investor.", "post_id": "QTHfcRiVKLQ"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "attributes": {"label": "@wartakotaproduction", "x": 209.9271144985564, "y": 200.92873103441033, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "IDK7Eem-SJc", "id": "@wartakotaproduction", "source": "youtube-000001", "content": "Iran AS Sah Damai! Kapan Harga Minyak Dunia Kembali Normal\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMeski Iran dan Amerika Serikat (AS) sudah menandatangani perdamaian, namun harga minyak hanya turun perlahan dan belum kembali ke harga semula seperti sebelum 28 Februari 2026.\nDiketahui harga minyak melonjak tajam sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. \nPerang yang menimbulkan ketegangan di Selat Hormuz sebagai lintas distribusi minyak dunia membuat harga minyak melonjak dari 61 dolar per barel menjadi 72 dolar per barel.\nBahkan puncaknya harga minyak sempat menyentuh 78 dolar per barel pada Maret 2026.\nNamun seiring perundingan perdamaian Iran dan AS harga minyak berangsur turun. \nHingga pada tanda tangan perdamaian disepakati pada Kamis (18/6/2026) harga minyak mentah dunia berada di 74 dolar per barel atau turun 2,5 persen dibanding hari sebelumnya.\n\nPenulis dan vo        : Desy Selviani\nSumber Video         : Akun X\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "IDK7Eem-SJc"}}, {"key": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "wartakotalive.com", "x": 679.584993556597, "y": 986.8829847152841, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "IDK7Eem-SJc", "id": "wartakotalive.com", "source": "youtube-000001", "content": "Iran AS Sah Damai! Kapan Harga Minyak Dunia Kembali Normal\n\nDownload Aplikasi Berita TribunX di Playstore atau App Store Untuk dapatkan Pengalaman Terbaru\n\nWARTAKOTALIVE.COM, Jakarta- \n\nMeski Iran dan Amerika Serikat (AS) sudah menandatangani perdamaian, namun harga minyak hanya turun perlahan dan belum kembali ke harga semula seperti sebelum 28 Februari 2026.\nDiketahui harga minyak melonjak tajam sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. \nPerang yang menimbulkan ketegangan di Selat Hormuz sebagai lintas distribusi minyak dunia membuat harga minyak melonjak dari 61 dolar per barel menjadi 72 dolar per barel.\nBahkan puncaknya harga minyak sempat menyentuh 78 dolar per barel pada Maret 2026.\nNamun seiring perundingan perdamaian Iran dan AS harga minyak berangsur turun. \nHingga pada tanda tangan perdamaian disepakati pada Kamis (18/6/2026) harga minyak mentah dunia berada di 74 dolar per barel atau turun 2,5 persen dibanding hari sebelumnya.\n\nPenulis dan vo        : Desy Selviani\nSumber Video         : Akun X\nEditor Video            : Angga Bhagya Nugraha\nUploader                 : Angga Bhagya Nugraha\n\nPantau informasi terupdate melalui sosial kami:\nInstagram:   / wartakotalive  \nTwitter:   / wartakotalive  \nFacebook:   / wartakotalive  \nTikTok :", "post_id": "IDK7Eem-SJc"}}, {"key": "@rajkazh", "attributes": {"label": "@rajkazh", "x": 359.75052459155535, "y": 530.6438671275893, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "sOPcP61F9IY", "id": "@rajkazh", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Keputusan The Fed, Kesepakatan AS-Iran Ditandatangani, Minyak di Bawah $80, Rupiah Menguat, ...\n\n\nPasar global memasuki Hari Keputusan Fed dengan harga minyak turun di bawah $80, dolar melemah, dan investor mencerna perjanjian AS-Iran yang ditandatangani secara elektronik sebelum upacara formalnya di Swiss. India terus diuntungkan dari penurunan harga minyak mentah karena rupee menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, imbal hasil obligasi menurun, dan Nifty mendekati angka 24.000. Sementara itu, Bank of Japan memberikan suku bunga kebijakan 1% pertamanya sejak 1995, data terbaru China menyoroti permintaan konsumen yang lemah meskipun manufaktur tetap tangguh, dan indikator sentimen Eropa mengejutkan dengan peningkatan. Dengan Kevin Warsh menyampaikan keputusan kebijakan Federal Reserve pertamanya, pasar kurang fokus pada suku bunga dan lebih pada pesan yang disampaikan. Setelah seminggu di mana geopolitik mencuri perhatian, para bankir sentral akhirnya mendapat giliran mereka—dengan asumsi berita utama mendukung.\n\n#FederalReserve #FOMC #KevinWarsh #KesepakatanASIran #HargaMinyak #PasarIndia #Rupee #Nifty50 #BOJ #BankOfJapan #IndeksDolar #EkonomiChina #MakroGlobal #ProspekEkonomi #Kazedge", "post_id": "sOPcP61F9IY"}}, {"key": "AlgoTradingChampionsCommunity", "attributes": {"label": "AlgoTradingChampionsCommunity", "x": 982.1682184765508, "y": 106.67480656094352, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "sOPcP61F9IY", "id": "AlgoTradingChampionsCommunity", "source": "youtube-000001", "content": "Hari Keputusan The Fed, Kesepakatan AS-Iran Ditandatangani, Minyak di Bawah $80, Rupiah Menguat, ...\n\n\nPasar global memasuki Hari Keputusan Fed dengan harga minyak turun di bawah $80, dolar melemah, dan investor mencerna perjanjian AS-Iran yang ditandatangani secara elektronik sebelum upacara formalnya di Swiss. India terus diuntungkan dari penurunan harga minyak mentah karena rupee menguat untuk sesi ketiga berturut-turut, imbal hasil obligasi menurun, dan Nifty mendekati angka 24.000. Sementara itu, Bank of Japan memberikan suku bunga kebijakan 1% pertamanya sejak 1995, data terbaru China menyoroti permintaan konsumen yang lemah meskipun manufaktur tetap tangguh, dan indikator sentimen Eropa mengejutkan dengan peningkatan. Dengan Kevin Warsh menyampaikan keputusan kebijakan Federal Reserve pertamanya, pasar kurang fokus pada suku bunga dan lebih pada pesan yang disampaikan. Setelah seminggu di mana geopolitik mencuri perhatian, para bankir sentral akhirnya mendapat giliran mereka—dengan asumsi berita utama mendukung.\n\n#FederalReserve #FOMC #KevinWarsh #KesepakatanASIran #HargaMinyak #PasarIndia #Rupee #Nifty50 #BOJ #BankOfJapan #IndeksDolar #EkonomiChina #MakroGlobal #ProspekEkonomi #Kazedge", "post_id": "sOPcP61F9IY"}}, {"key": "@genpico", "attributes": {"label": "@genpico", "x": 16.90053988747364, "y": 772.3261669312257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "@genpico", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "Genpicomedia", "x": 54.940844580898315, "y": 176.0039041879342, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "Genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "genpicomedia", "attributes": {"label": "genpicomedia", "x": 22.861009075896277, "y": 413.7771266709543, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "5ZP8vjOojlk", "id": "genpicomedia", "source": "youtube-000001", "content": "Gantikan Luhut, AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Whoosh\n\nStruktur kepemimpinan Kereta Cepat Jakarta-Bandung resmi dirombak. Melalui Perpres Nomor 29 Tahun 2026, Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi ditunjuk sebagai Ketua Komite Whoosh menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan. ?Penyesuaian di bawah Kabinet Merah Putih ini memberikan tanggung jawab besar kepada Menko AHY. Bersama jajaran menteri anggota komite, tugas utamanya adalah merumuskan langkah strategis dan mengatasi masalah pembengkakan biaya (cost overrun) proyek Whoosh.\n\n \n\nSimak video selengkapnya di sini! \n\n \n\n#AgusHarimurtiYudhoyono #AHY #LuhutBinsarPandjaitan #Whoosh \n\n \n\nBACA JUGA: Rupiah Melemah Rp 17.881 per Dolar AS, Dipicu Gejolak Harga Minyak dan The Fed\n\n \n\nBaca selengkapnya:\n\nhttps://www.genpi.co/ekonomi/281512/r...\n\n \n\nFOLLOW US:\n\nInstagram :  \n\nFanpage Facebook : GenPIco\n\nTikTok:", "post_id": "5ZP8vjOojlk"}}, {"key": "@dosecreativechannel", "attributes": {"label": "@dosecreativechannel", "x": 837.0764376057629, "y": 217.51949034746764, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "bNAZ0HcfsTw", "id": "@dosecreativechannel", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH ANJLOK, BISNIS KREATIF HARUS GIMANA? - MARIO UTAMA\n\nRupiah melemah, IHSG jeblok, dan biaya operasional software makin melambung tinggi. Apakah ini akhir bagi para pelaku industri kreatif lokal, atau justru peluang emas untuk jemput cuan dolar?\n\nDi episode Level Up kali ini, Natasha Liotania mengupas tuntas dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap ekosistem dunia kreatif bersama Mario Utama. Mulai dari statement kontroversial pejabat publik, naiknya biaya subscription tools harian (Adobe, Figma, Canva), hingga rahasia bagaimana agensi kreatif bisa memutar otak agar tidak sekadar bertahan, tapi tetap fleksibel menghadapi badai ekonomi.\n\nMario juga membagikan insight mahal tentang pentingnya klausul kontrak kerja, shifting target market ke industri upper class, hingga tips esensial bagi desainer dan kreator lokal agar bisa sukses outsourcing ke pasar luar negeri (Singapura & Amerika) demi mendapatkan dolar pertama mereka!\n\nTonton video ini sampai habis untuk tahu cara mengubah krisis menjadi peluang nyata!\n\n#dosecreative #podcastindonesia #creativeindustry #rupiahmelemah #dollarnaik #industrikreatif \n\n--\n\n⚠️ DISCLAIMER:\nPembahasan dan analisis brand dalam video ini bertujuan murni untuk kebutuhan edukasi, berbagi wawasan (sharing), serta pembelajaran strategi branding dan bisnis. Sama sekali tidak ada niat atau maksud untuk menjelek-jelekkan ataupun menjatuhkan brand tertentu yang disebutkan di dalam video.\n\n--\n\n🚀 DOSE CREATIVE CHANNEL\nA space where creativity meets business. DOSE Creative Channel explores how ideas, design, and branding shape the way we build and grow in the creative industry.\n👉 Subscribe for insights, stories, and inspiration:\n   /   \n\nMario Utama — founder of DOSE Creative Channel and Rubicube\n📸 Follow Mario:\n  / marioutama  \n\nNatasha Lyotania — Public Figure & Host DOSE Creative Channel\n📸 Follow Natasha:\n  / chacanatashaa  \n\nFollow our Instagram\n  / dose.creative.network  \n—\nPowered by Mario Utama and DOSE CREATIVE CHANNEL\nManaged by Creadix   / crea.dix", "post_id": "bNAZ0HcfsTw"}}, {"key": "dosecreativechannel", "attributes": {"label": "dosecreativechannel", "x": 600.4409424179904, "y": 510.66197668409063, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "bNAZ0HcfsTw", "id": "dosecreativechannel", "source": "youtube-000001", "content": "RUPIAH ANJLOK, BISNIS KREATIF HARUS GIMANA? - MARIO UTAMA\n\nRupiah melemah, IHSG jeblok, dan biaya operasional software makin melambung tinggi. Apakah ini akhir bagi para pelaku industri kreatif lokal, atau justru peluang emas untuk jemput cuan dolar?\n\nDi episode Level Up kali ini, Natasha Liotania mengupas tuntas dampak melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap ekosistem dunia kreatif bersama Mario Utama. Mulai dari statement kontroversial pejabat publik, naiknya biaya subscription tools harian (Adobe, Figma, Canva), hingga rahasia bagaimana agensi kreatif bisa memutar otak agar tidak sekadar bertahan, tapi tetap fleksibel menghadapi badai ekonomi.\n\nMario juga membagikan insight mahal tentang pentingnya klausul kontrak kerja, shifting target market ke industri upper class, hingga tips esensial bagi desainer dan kreator lokal agar bisa sukses outsourcing ke pasar luar negeri (Singapura & Amerika) demi mendapatkan dolar pertama mereka!\n\nTonton video ini sampai habis untuk tahu cara mengubah krisis menjadi peluang nyata!\n\n#dosecreative #podcastindonesia #creativeindustry #rupiahmelemah #dollarnaik #industrikreatif \n\n--\n\n⚠️ DISCLAIMER:\nPembahasan dan analisis brand dalam video ini bertujuan murni untuk kebutuhan edukasi, berbagi wawasan (sharing), serta pembelajaran strategi branding dan bisnis. Sama sekali tidak ada niat atau maksud untuk menjelek-jelekkan ataupun menjatuhkan brand tertentu yang disebutkan di dalam video.\n\n--\n\n🚀 DOSE CREATIVE CHANNEL\nA space where creativity meets business. DOSE Creative Channel explores how ideas, design, and branding shape the way we build and grow in the creative industry.\n👉 Subscribe for insights, stories, and inspiration:\n   /   \n\nMario Utama — founder of DOSE Creative Channel and Rubicube\n📸 Follow Mario:\n  / marioutama  \n\nNatasha Lyotania — Public Figure & Host DOSE Creative Channel\n📸 Follow Natasha:\n  / chacanatashaa  \n\nFollow our Instagram\n  / dose.creative.network  \n—\nPowered by Mario Utama and DOSE CREATIVE CHANNEL\nManaged by Creadix   / crea.dix", "post_id": "bNAZ0HcfsTw"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 990.7320464785969, "y": 250.882640417184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 961.8935354351047, "y": 422.77018633555554, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 766.161639117951, "y": 670.5043931447022, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 733.1806666288193, "y": 67.342949137156, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 777.6731264599101, "y": 88.10469259309916, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 908.1537158160734, "y": 628.7233537932653, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2617, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Y2MRk539HSo", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! | MILENOMICS\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y2MRk539HSo"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 857.8439163808202, "y": 882.1457545364523, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "f6LiGp-HZsw", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! |\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "f6LiGp-HZsw"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 294.86787668905544, "y": 514.99116040475, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.8698, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "f6LiGp-HZsw", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Harga Minyak Dunia Terus Turun, Emas Juga Tersungkur! |\n\nPergerakan komoditas global kembali menjadi perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Harga emas mengalami tekanan dan berada di jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut seiring menguatnya dolar Amerika Serikat. Kenaikan indeks dolar membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia sebagai aset investasi.\n\nDi sisi lain, harga minyak dunia anjlok setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali berjalan normal, meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global. Sementara itu, harga batu bara terus tertekan akibat melemahnya permintaan impor dari India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia. Kombinasi faktor tersebut membuat pasar komoditas bergerak variatif dengan tekanan dominan pada sektor energi dan bahan baku.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "f6LiGp-HZsw"}}, {"key": "@SindoPodcast", "attributes": {"label": "@SindoPodcast", "x": 405.03962722447795, "y": 540.1558803152916, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "MXDRZ4uXIwA", "id": "@SindoPodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian ESDM Bongkar Alasan Harga Pertamax Naik! | BREAKING NEWS\n\nKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga BBM non-subsidi. Pemerintah membeberkan bahwa kenaikan harga Pertamax dipicu oleh meroketnya harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang menekan biaya pokok penyediaan bahan bakar.\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "MXDRZ4uXIwA"}}, {"key": "officialsindonews", "attributes": {"label": "officialsindonews", "x": 1.7401064188322657, "y": 902.5362326479016, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MXDRZ4uXIwA", "id": "officialsindonews", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian ESDM Bongkar Alasan Harga Pertamax Naik! | BREAKING NEWS\n\nKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga BBM non-subsidi. Pemerintah membeberkan bahwa kenaikan harga Pertamax dipicu oleh meroketnya harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang menekan biaya pokok penyediaan bahan bakar.\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "MXDRZ4uXIwA"}}, {"key": "sindopodcast", "attributes": {"label": "sindopodcast", "x": 204.30115112909664, "y": 934.1994949083922, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MXDRZ4uXIwA", "id": "sindopodcast", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian ESDM Bongkar Alasan Harga Pertamax Naik! | BREAKING NEWS\n\nKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga BBM non-subsidi. Pemerintah membeberkan bahwa kenaikan harga Pertamax dipicu oleh meroketnya harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang menekan biaya pokok penyediaan bahan bakar.\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "MXDRZ4uXIwA"}}, {"key": "sindokalam", "attributes": {"label": "sindokalam", "x": 341.03040616617096, "y": 633.777853050423, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MXDRZ4uXIwA", "id": "sindokalam", "source": "youtube-000001", "content": "Kementerian ESDM Bongkar Alasan Harga Pertamax Naik! | BREAKING NEWS\n\nKementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga BBM non-subsidi. Pemerintah membeberkan bahwa kenaikan harga Pertamax dipicu oleh meroketnya harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang menekan biaya pokok penyediaan bahan bakar.\n\nSelengkapnya baca di: https://nasional.sindonews.com/\n   /   \n   /   \n   /", "post_id": "MXDRZ4uXIwA"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 426.4963103470229, "y": 653.0484275563715, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 185.83796305996924, "y": 586.4084779837866, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}, {"key": "@maggielake-talkingmarkets", "attributes": {"label": "@maggielake-talkingmarkets", "x": 259.5050235001879, "y": 464.33197332259147, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "MxqxUCgQ0G4", "id": "@maggielake-talkingmarkets", "source": "youtube-000001", "content": "Dale Pinkert tentang Pembicaraan Iran, Keuntungan Gas Alam, & Bitcoin yang Mendekati Target 72.00...\n\nPelatih TradeGateHub, Dale Pinkert, bergabung dengan Maggie Lake di Talking Markets untuk membahas pergerakan pasar bersejarah hari ini. Dengan semakin banyaknya pembicaraan tentang kesepakatan perdamaian Iran, Dow Jones telah melampaui 51.000 untuk pertama kalinya sementara harga minyak melanjutkan penurunan tajamnya. Dale menganalisis dampak geopolitik pada ekuitas dan minyak mentah, sambil meninjau prediksi teknikal utamanya. Bitcoin kini semakin mendekati target 72.000 milik Dale, dan pasar bullish yang diprediksinya untuk gas alam terus terwujud. Saksikan untuk mendapatkan wawasan penting tentang cara memposisikan portofolio Anda selama pergeseran makro ini.\n\nIkuti TradeGateHub di YouTube di sini:  \nGabung Discord Dale di sini: discord.gg/FjKsXNuzbB \n\nSilakan dukung kami di Substack: https://themarkethouse.substack.com \nTerhubung dengan kami di Twitter: https://x.com/the_markethouse \n\nBab:\n00:00 – Berbicara tentang Pasar dengan Dale Pinkert\n02:15 – Selamat Ulang Tahun, Dale! Psikologi Perdagangan dan Kepemilikan Kerugian\n06:00 – Pembicaraan Iran, Harga Minyak, dan Prospek Risiko Geopolitik\n08:30 – Mengapa Dale Akan Membeli Minyak Saat Turun ke $70\n10:20 – Prospek Euro dan Dolar: Perdagangan Pergerakan Mata Uang Berikutnya\n12:40 – Terobosan Gas Alam: Mengapa Dale Melihat Pasar Bull Baru\n15:20 – Emas, Perak, dan Tembaga: Prospek Logam dan Pengaturan Perdagangan\n18:30 – Permintaan AI, Pasokan Tembaga, dan Debat Komoditas\n20:00 – Gandum, Jagung, dan Kedelai: Peluang Perdagangan Pertanian\n22:00 – Saham Pupuk dan Kelemahan Pasar Komoditas\n23:00 – S&P 500, Nasdaq, dan Sinyal Peringatan Semikonduktor\n25:25 – TLT, Imbal Hasil Treasury, dan Pembalikan Pasar Obligasi\n28:10 – Bisakah S&P 500 Mencapai 9.000? Strategi Bullish Dale di Akhir Pasar\n29:00 – Bitcoin Mendekati Target $72.000: Level Dukungan Utama\n31:45 – Penambang Emas, Penambang Perak, dan Pergerakan Dolar Selanjutnya\n\n*Kami tahu Anda mengerti, tetapi tetap harus mengatakannya - acara ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan nasihat keuangan\n\n#bonds #tlt #sp500 #marketupdate #talkingmarkets #dalepinkert #stockmarket #dxy #dollarindex #technicalanalysis #marketanalysis #forex #investing #tradingstrategy #macrotrading #currencytrading #equities #financenews #podcast", "post_id": "MxqxUCgQ0G4"}}, {"key": "TradeGateHub", "attributes": {"label": "TradeGateHub", "x": 959.8669610073281, "y": 465.5296909848046, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "MxqxUCgQ0G4", "id": "TradeGateHub", "source": "youtube-000001", "content": "Dale Pinkert tentang Pembicaraan Iran, Keuntungan Gas Alam, & Bitcoin yang Mendekati Target 72.00...\n\nPelatih TradeGateHub, Dale Pinkert, bergabung dengan Maggie Lake di Talking Markets untuk membahas pergerakan pasar bersejarah hari ini. Dengan semakin banyaknya pembicaraan tentang kesepakatan perdamaian Iran, Dow Jones telah melampaui 51.000 untuk pertama kalinya sementara harga minyak melanjutkan penurunan tajamnya. Dale menganalisis dampak geopolitik pada ekuitas dan minyak mentah, sambil meninjau prediksi teknikal utamanya. Bitcoin kini semakin mendekati target 72.000 milik Dale, dan pasar bullish yang diprediksinya untuk gas alam terus terwujud. Saksikan untuk mendapatkan wawasan penting tentang cara memposisikan portofolio Anda selama pergeseran makro ini.\n\nIkuti TradeGateHub di YouTube di sini:  \nGabung Discord Dale di sini: discord.gg/FjKsXNuzbB \n\nSilakan dukung kami di Substack: https://themarkethouse.substack.com \nTerhubung dengan kami di Twitter: https://x.com/the_markethouse \n\nBab:\n00:00 – Berbicara tentang Pasar dengan Dale Pinkert\n02:15 – Selamat Ulang Tahun, Dale! Psikologi Perdagangan dan Kepemilikan Kerugian\n06:00 – Pembicaraan Iran, Harga Minyak, dan Prospek Risiko Geopolitik\n08:30 – Mengapa Dale Akan Membeli Minyak Saat Turun ke $70\n10:20 – Prospek Euro dan Dolar: Perdagangan Pergerakan Mata Uang Berikutnya\n12:40 – Terobosan Gas Alam: Mengapa Dale Melihat Pasar Bull Baru\n15:20 – Emas, Perak, dan Tembaga: Prospek Logam dan Pengaturan Perdagangan\n18:30 – Permintaan AI, Pasokan Tembaga, dan Debat Komoditas\n20:00 – Gandum, Jagung, dan Kedelai: Peluang Perdagangan Pertanian\n22:00 – Saham Pupuk dan Kelemahan Pasar Komoditas\n23:00 – S&P 500, Nasdaq, dan Sinyal Peringatan Semikonduktor\n25:25 – TLT, Imbal Hasil Treasury, dan Pembalikan Pasar Obligasi\n28:10 – Bisakah S&P 500 Mencapai 9.000? Strategi Bullish Dale di Akhir Pasar\n29:00 – Bitcoin Mendekati Target $72.000: Level Dukungan Utama\n31:45 – Penambang Emas, Penambang Perak, dan Pergerakan Dolar Selanjutnya\n\n*Kami tahu Anda mengerti, tetapi tetap harus mengatakannya - acara ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan nasihat keuangan\n\n#bonds #tlt #sp500 #marketupdate #talkingmarkets #dalepinkert #stockmarket #dxy #dollarindex #technicalanalysis #marketanalysis #forex #investing #tradingstrategy #macrotrading #currencytrading #equities #financenews #podcast", "post_id": "MxqxUCgQ0G4"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "attributes": {"label": "@lampungpostupdate", "x": 227.02922759377753, "y": 793.034189330065, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "1KeXgHDJx40", "id": "@lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA DAMAI HORMUZ! AS Cairkan Miliaran Dolar Demi Iran Buka Jalur Tanker\n\nMisteri di balik pelonggaran blokade laut yang sempat mencekam perekonomian dunia akhirnya mulai terkuak ke permukaan.\n\nDi balik dibukanya kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz, laporan intelijen dan ekonomi internasional mengungkapkan adanya kesepakatan besar bernilai tinggi yang terjadi di balik layar antara Teheran dan Washington.\n\nDunia kini mulai melihat apa \"harga\" yang harus dibayar dan disepakati oleh kedua belah pihak demi meredakan ketegangan militer yang sempat berada di ambang perang terbuka.\n\nBerdasarkan dokumen kesepakatan baru yang bocor, pemerintahan Donald Trump kabarnya setuju untuk memberikan kompensasi ekonomi yang luar biasa signifikan bagi pihak Iran.\n\nWashington dilaporkan sepakat untuk mencabut sebagian sanksi ekonomi mereka, termasuk memberikan lampu hijau bagi Iran untuk mencairkan aset-aset luar negeri mereka yang selama ini dibekukan senilai miliaran dolar.\n\nTidak hanya itu, kesepakatan ini juga memberikan kelonggaran kuota ekspor minyak mentah bagi Teheran ke sejumlah negara mitra dagang utama mereka tanpa bayang-bayang sanksi sekunder dari Amerika.\n\nSebagai timbal baliknya, Iran memberikan jaminan keamanan absolut bagi seluruh kapal tanker internasional—termasuk kapal-kapal milik sekutu Barat—untuk melintasi Selat Hormuz tanpa gangguan militer.\n\nTeheran juga dilaporkan bersedia menunda sementara program pengayaan uranium tingkat tinggi mereka dan mengizinkan pengawas nuklir internasional untuk kembali melakukan inspeksi terbatas.\n\nPara analis geopolitik menilai, kesepakatan transaksional ini mencerminkan gaya diplomasi khas Trump yang lebih memilih keuntungan stabilitas ekonomi jangka pendek daripada perang berbiaya mahal.\n\nLangkah ini langsung meredam kepanikan pasar global, ditandai dengan melandainya harga minyak dunia serta kembalinya gairah di bursa saham internasional setelah berhari-hari dihantui kecemasan.\n\nNamun, di dalam negeri Amerika sendiri, kesepakatan ini memicu kritik dari kubu elang yang menganggap Trump telah \"tunduk\" pada tekanan ekonomi dan memberikan angin segar bagi pendanaan militer Iran.\n\nKini, jalannya kesepakatan kompromi ini akan diuji oleh waktu—apakah kedua belah pihak akan konsisten memegang janji mereka, ataukah ini hanya masa tenang sementara sebelum konflik baru kembali meletus?\n\nSatu hal yang pasti, dibukanya kembali Selat Hormuz membuktikan bahwa di era politik global saat ini, diplomasi ekonomi dan transaksi di balik layar masih menjadi kunci utama pengurai kebuntuan militer.\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "1KeXgHDJx40"}}, {"key": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "lampungpostupdate", "x": 78.22922964762758, "y": 134.57168244718852, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1KeXgHDJx40", "id": "lampungpostupdate", "source": "youtube-000001", "content": "HARGA DAMAI HORMUZ! AS Cairkan Miliaran Dolar Demi Iran Buka Jalur Tanker\n\nMisteri di balik pelonggaran blokade laut yang sempat mencekam perekonomian dunia akhirnya mulai terkuak ke permukaan.\n\nDi balik dibukanya kembali jalur pelayaran vital di Selat Hormuz, laporan intelijen dan ekonomi internasional mengungkapkan adanya kesepakatan besar bernilai tinggi yang terjadi di balik layar antara Teheran dan Washington.\n\nDunia kini mulai melihat apa \"harga\" yang harus dibayar dan disepakati oleh kedua belah pihak demi meredakan ketegangan militer yang sempat berada di ambang perang terbuka.\n\nBerdasarkan dokumen kesepakatan baru yang bocor, pemerintahan Donald Trump kabarnya setuju untuk memberikan kompensasi ekonomi yang luar biasa signifikan bagi pihak Iran.\n\nWashington dilaporkan sepakat untuk mencabut sebagian sanksi ekonomi mereka, termasuk memberikan lampu hijau bagi Iran untuk mencairkan aset-aset luar negeri mereka yang selama ini dibekukan senilai miliaran dolar.\n\nTidak hanya itu, kesepakatan ini juga memberikan kelonggaran kuota ekspor minyak mentah bagi Teheran ke sejumlah negara mitra dagang utama mereka tanpa bayang-bayang sanksi sekunder dari Amerika.\n\nSebagai timbal baliknya, Iran memberikan jaminan keamanan absolut bagi seluruh kapal tanker internasional—termasuk kapal-kapal milik sekutu Barat—untuk melintasi Selat Hormuz tanpa gangguan militer.\n\nTeheran juga dilaporkan bersedia menunda sementara program pengayaan uranium tingkat tinggi mereka dan mengizinkan pengawas nuklir internasional untuk kembali melakukan inspeksi terbatas.\n\nPara analis geopolitik menilai, kesepakatan transaksional ini mencerminkan gaya diplomasi khas Trump yang lebih memilih keuntungan stabilitas ekonomi jangka pendek daripada perang berbiaya mahal.\n\nLangkah ini langsung meredam kepanikan pasar global, ditandai dengan melandainya harga minyak dunia serta kembalinya gairah di bursa saham internasional setelah berhari-hari dihantui kecemasan.\n\nNamun, di dalam negeri Amerika sendiri, kesepakatan ini memicu kritik dari kubu elang yang menganggap Trump telah \"tunduk\" pada tekanan ekonomi dan memberikan angin segar bagi pendanaan militer Iran.\n\nKini, jalannya kesepakatan kompromi ini akan diuji oleh waktu—apakah kedua belah pihak akan konsisten memegang janji mereka, ataukah ini hanya masa tenang sementara sebelum konflik baru kembali meletus?\n\nSatu hal yang pasti, dibukanya kembali Selat Hormuz membuktikan bahwa di era politik global saat ini, diplomasi ekonomi dan transaksi di balik layar masih menjadi kunci utama pengurai kebuntuan militer.\n\nLampung Post Update - Channel berita terkini dan breaking news seputar politik Indonesia, pemerintahan, korupsi, dan fenomena viral nasional. Dapatkan update terbaru tentang Prabowo, Gibran Rakabuming, Purbaya, dan tokoh politik lainnya. Kami hadirkan talkshow politik, podcast berita, analisis mendalam, dan liputan eksklusif dari Lampung hingga nasional. Subscribe untuk berita viral dan trending topic setiap hari. \n\nURL Channel\n   /   \n\nLampung Post Update\nhttps://s.id/lampungpostupdate\n\nLampost.co\nhttps://www.lampost.co/\n\nHarian Umum Lampung Post\n  / lampost.co  \n\nTwitter Lampost.co\n  / lampostco", "post_id": "1KeXgHDJx40"}}, {"key": "@kompascom", "attributes": {"label": "@kompascom", "x": 195.43687052532766, "y": 732.2864507592332, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ePTRhEoq_ho", "id": "@kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "Anis Matta: Tatanan Dunia Lama sudah Mati, Peran Indonesia Strategis\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nKesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran membuka harapan bagi stabilitas dunia pasca tutupnya Selat Hormuz.\n\nWakil Menteri Luar Negeri RI Khusus Bidang Urusan Dunia Islam, Anis Matta, membeberkan lanskap geopolitik yang menuju perubahan. Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dan Iran bukan lagi bersifat regional. Anis Matta juga berpendapat bahwa ini adalah bagian dari proses perubahan tatanan dunia yang dampaknya sudah terasa hari ini. \n\nSituasi di Timur Tengah memberi dampak besar hingga Asia Pasifik, mulai harga minyak dan kurs mata uang.\n\nDi tengah ketegangan, kesepakatan AS-Iran yang terjalin, bak menanti langit cerah dalam awan kelam konflik geopolitik. \n\nKemudian, bagaimana posisi Indonesia?\n\n#Naratama #AmirSodikin #AnisMatta #PerjanjianDamai #KonflikAmerikaIran #AmerikaIran\n \nEksekutif Produser: Oky Ivans\nProduser: Rima Rismania\nAsisten Produser: Putri Aulia\nKreatif: Adam Aulia Manzal Khan\nPenata Kamera: M. Rizki Fauzan, Frederikus Tuto K. Soromaking, Putri Dewi Nawang Wulan\nPenyunting Gambar: Bagus Wahyudi\n\n*****\n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "ePTRhEoq_ho"}}, {"key": "kompascom", "attributes": {"label": "kompascom", "x": 700.845801400542, "y": 396.62280472892843, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ePTRhEoq_ho", "id": "kompascom", "source": "youtube-000001", "content": "Anis Matta: Tatanan Dunia Lama sudah Mati, Peran Indonesia Strategis\n\nBergabunglah sebagai channel member kami untuk mendapatkan video-video eksklusif. Klik link berikut ini:\n   /   \n\nKesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran membuka harapan bagi stabilitas dunia pasca tutupnya Selat Hormuz.\n\nWakil Menteri Luar Negeri RI Khusus Bidang Urusan Dunia Islam, Anis Matta, membeberkan lanskap geopolitik yang menuju perubahan. Konflik yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dan Iran bukan lagi bersifat regional. Anis Matta juga berpendapat bahwa ini adalah bagian dari proses perubahan tatanan dunia yang dampaknya sudah terasa hari ini. \n\nSituasi di Timur Tengah memberi dampak besar hingga Asia Pasifik, mulai harga minyak dan kurs mata uang.\n\nDi tengah ketegangan, kesepakatan AS-Iran yang terjalin, bak menanti langit cerah dalam awan kelam konflik geopolitik. \n\nKemudian, bagaimana posisi Indonesia?\n\n#Naratama #AmirSodikin #AnisMatta #PerjanjianDamai #KonflikAmerikaIran #AmerikaIran\n \nEksekutif Produser: Oky Ivans\nProduser: Rima Rismania\nAsisten Produser: Putri Aulia\nKreatif: Adam Aulia Manzal Khan\nPenata Kamera: M. Rizki Fauzan, Frederikus Tuto K. Soromaking, Putri Dewi Nawang Wulan\nPenyunting Gambar: Bagus Wahyudi\n\n*****\n\nAgar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari seluruh Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas.com. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas.com. \n\nFollow kami di media sosial: \nFacebook:   / kompascom  \nInstagram:   / kompascom  \nTwitter:   / kompascom  \nTiktok:   / kompascom", "post_id": "ePTRhEoq_ho"}}, {"key": "@tribunjakarta", "attributes": {"label": "@tribunjakarta", "x": 105.2277207549347, "y": 189.52191830742115, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "VwU_SsuoXrc", "id": "@tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING! Iran Tutup Lagi Selat Hormuz seusai Serangan Israel di Lebanon, Perdamaian Terancam\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran menyatakan menutup Selat Hormuz setelah gelombang serangan Israel di Lebanon, lapor The Guardian.\n\nPenutupan Selat Hormuz turut berdampak besar bagi Indonesia karena memicu lonjakan harga minyak dunia, menambah beban subsidi energi, melemahkan rupiah, dan meningkatkan inflasi.\n\nDitutupnya Selat Hormuz juga mengancam menggagalkan kesepakatan perdamaian sementara antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang baru saja ditandatangani beberapa hari lalu.\n\nKorps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan kapal-kapal agar tidak mendekati jalur pelayaran strategis tersebut dengan alasan adanya pelanggaran AS terhadap komitmen untuk menetapkan gencatan senjata di kawasan itu.\n\nBelum jelas apakah ancaman tersebut telah dilaksanakan atau apakah langkah itu akan membahayakan pembicaraan lanjutan di Swiss yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026).\n\nDi sisi lain, Komando Pusat AS membantah bahwa Selat Hormuz telah ditutup.\n\n\"Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,\" kata juru bicara Angkatan Laut AS, Kapten Tim Hawkins, kepada Reuters.\n\n\"Lalu lintas terus berjalan dan pasukan AS memantau situasi untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.\"\n\nMedia Iran Diminta Menggambarkan Penutupan Hormuz sebagai Bentuk Dukungan terhadap Diplomasi\nMenurut laporan yang diperoleh Iran International, media Iran diinstruksikan untuk menghindari penggambaran penutupan Selat Hormuz dan partisipasi Iran dalam pembicaraan dengan AS sebagai bentuk perpecahan antara angkatan bersenjata dan para negosiator, menurut arahan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.\n\nArahan yang ditujukan kepada manajer dan editor media tersebut menyebutkan bahwa penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata yang berkelanjutan serta tindakan Israel di Lebanon selatan, sementara tim negosiasi Iran sedang menuju Swiss.\n\nDisebutkan bahwa Republik Islam Iran sedang menjalankan \"strategi tunggal\" yang menggabungkan pencegahan dan pengaruh militer dengan diplomasi untuk memaksa pihak lain melaksanakan komitmennya serta melindungi kepentingan nasional Iran.\n\nArahan tersebut mendesak media untuk membingkai tindakan militer bukan sebagai pengganti diplomasi, melainkan sebagai pendukungnya, serta menghindari penyajian negosiasi sebagai tanda kemunduran.\n\nArahan itu juga menyerukan media untuk menekankan sinergi antara kekuatan militer dan diplomasi dalam mengamankan kepentingan nasional.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Dilaporkan Tutup Selat Hormuz Buntut Serangan Israel di Lebanon, https://www.tribunnews.com/internasio....\nPenulis: Tiara Shelavie\nEditor: Endra Kurniawan\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #selathormuz  #israel  #lebanon  #iranisraelwar  #perangtimurtengah  #HargaMinyak #KrisisEnergi #TimurTengah #AmerikaSerikat #DonaldTrump #BreakingNews #BeritaDunia #Geopolitik #hormuz", "post_id": "VwU_SsuoXrc"}}, {"key": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "tribunjakarta", "x": 235.50951577178392, "y": 96.02999748353236, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3177, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "VwU_SsuoXrc", "id": "tribunjakarta", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING! Iran Tutup Lagi Selat Hormuz seusai Serangan Israel di Lebanon, Perdamaian Terancam\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran menyatakan menutup Selat Hormuz setelah gelombang serangan Israel di Lebanon, lapor The Guardian.\n\nPenutupan Selat Hormuz turut berdampak besar bagi Indonesia karena memicu lonjakan harga minyak dunia, menambah beban subsidi energi, melemahkan rupiah, dan meningkatkan inflasi.\n\nDitutupnya Selat Hormuz juga mengancam menggagalkan kesepakatan perdamaian sementara antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang baru saja ditandatangani beberapa hari lalu.\n\nKorps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan kapal-kapal agar tidak mendekati jalur pelayaran strategis tersebut dengan alasan adanya pelanggaran AS terhadap komitmen untuk menetapkan gencatan senjata di kawasan itu.\n\nBelum jelas apakah ancaman tersebut telah dilaksanakan atau apakah langkah itu akan membahayakan pembicaraan lanjutan di Swiss yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026).\n\nDi sisi lain, Komando Pusat AS membantah bahwa Selat Hormuz telah ditutup.\n\n\"Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,\" kata juru bicara Angkatan Laut AS, Kapten Tim Hawkins, kepada Reuters.\n\n\"Lalu lintas terus berjalan dan pasukan AS memantau situasi untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.\"\n\nMedia Iran Diminta Menggambarkan Penutupan Hormuz sebagai Bentuk Dukungan terhadap Diplomasi\nMenurut laporan yang diperoleh Iran International, media Iran diinstruksikan untuk menghindari penggambaran penutupan Selat Hormuz dan partisipasi Iran dalam pembicaraan dengan AS sebagai bentuk perpecahan antara angkatan bersenjata dan para negosiator, menurut arahan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.\n\nArahan yang ditujukan kepada manajer dan editor media tersebut menyebutkan bahwa penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata yang berkelanjutan serta tindakan Israel di Lebanon selatan, sementara tim negosiasi Iran sedang menuju Swiss.\n\nDisebutkan bahwa Republik Islam Iran sedang menjalankan \"strategi tunggal\" yang menggabungkan pencegahan dan pengaruh militer dengan diplomasi untuk memaksa pihak lain melaksanakan komitmennya serta melindungi kepentingan nasional Iran.\n\nArahan tersebut mendesak media untuk membingkai tindakan militer bukan sebagai pengganti diplomasi, melainkan sebagai pendukungnya, serta menghindari penyajian negosiasi sebagai tanda kemunduran.\n\nArahan itu juga menyerukan media untuk menekankan sinergi antara kekuatan militer dan diplomasi dalam mengamankan kepentingan nasional.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Dilaporkan Tutup Selat Hormuz Buntut Serangan Israel di Lebanon, https://www.tribunnews.com/internasio....\nPenulis: Tiara Shelavie\nEditor: Endra Kurniawan\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #selathormuz  #israel  #lebanon  #iranisraelwar  #perangtimurtengah  #HargaMinyak #KrisisEnergi #TimurTengah #AmerikaSerikat #DonaldTrump #BreakingNews #BeritaDunia #Geopolitik #hormuz", "post_id": "VwU_SsuoXrc"}}, {"key": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "tribun.jakart...", "x": 82.63808124103255, "y": 843.6001112124213, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.3177, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "VwU_SsuoXrc", "id": "tribun.jakart...", "source": "youtube-000001", "content": "BREAKING! Iran Tutup Lagi Selat Hormuz seusai Serangan Israel di Lebanon, Perdamaian Terancam\n\nDownload aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru\n\nTRIBUNJAKARTA.COM - Iran menyatakan menutup Selat Hormuz setelah gelombang serangan Israel di Lebanon, lapor The Guardian.\n\nPenutupan Selat Hormuz turut berdampak besar bagi Indonesia karena memicu lonjakan harga minyak dunia, menambah beban subsidi energi, melemahkan rupiah, dan meningkatkan inflasi.\n\nDitutupnya Selat Hormuz juga mengancam menggagalkan kesepakatan perdamaian sementara antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang baru saja ditandatangani beberapa hari lalu.\n\nKorps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan kapal-kapal agar tidak mendekati jalur pelayaran strategis tersebut dengan alasan adanya pelanggaran AS terhadap komitmen untuk menetapkan gencatan senjata di kawasan itu.\n\nBelum jelas apakah ancaman tersebut telah dilaksanakan atau apakah langkah itu akan membahayakan pembicaraan lanjutan di Swiss yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (21/6/2026).\n\nDi sisi lain, Komando Pusat AS membantah bahwa Selat Hormuz telah ditutup.\n\n\"Iran tidak mengendalikan Selat Hormuz,\" kata juru bicara Angkatan Laut AS, Kapten Tim Hawkins, kepada Reuters.\n\n\"Lalu lintas terus berjalan dan pasukan AS memantau situasi untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga.\"\n\nMedia Iran Diminta Menggambarkan Penutupan Hormuz sebagai Bentuk Dukungan terhadap Diplomasi\nMenurut laporan yang diperoleh Iran International, media Iran diinstruksikan untuk menghindari penggambaran penutupan Selat Hormuz dan partisipasi Iran dalam pembicaraan dengan AS sebagai bentuk perpecahan antara angkatan bersenjata dan para negosiator, menurut arahan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.\n\nArahan yang ditujukan kepada manajer dan editor media tersebut menyebutkan bahwa penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata yang berkelanjutan serta tindakan Israel di Lebanon selatan, sementara tim negosiasi Iran sedang menuju Swiss.\n\nDisebutkan bahwa Republik Islam Iran sedang menjalankan \"strategi tunggal\" yang menggabungkan pencegahan dan pengaruh militer dengan diplomasi untuk memaksa pihak lain melaksanakan komitmennya serta melindungi kepentingan nasional Iran.\n\nArahan tersebut mendesak media untuk membingkai tindakan militer bukan sebagai pengganti diplomasi, melainkan sebagai pendukungnya, serta menghindari penyajian negosiasi sebagai tanda kemunduran.\n\nArahan itu juga menyerukan media untuk menekankan sinergi antara kekuatan militer dan diplomasi dalam mengamankan kepentingan nasional.\n\n\n\nArtikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Iran Dilaporkan Tutup Selat Hormuz Buntut Serangan Israel di Lebanon, https://www.tribunnews.com/internasio....\nPenulis: Tiara Shelavie\nEditor: Endra Kurniawan\n\nEditor Video : Ilham Bintang Anugerah\nUploader: Fitriana SekarAyu\n\nJangan lupa follow akun-akun sosial media TribunJakarta.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:\n\nYouTube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/profile.php?...\nSaluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaS7...\nTikTok: https://www.tiktok.com/\n​Instagram:   / tribunjakarta  \n\n#viory \n#iran  #selathormuz  #israel  #lebanon  #iranisraelwar  #perangtimurtengah  #HargaMinyak #KrisisEnergi #TimurTengah #AmerikaSerikat #DonaldTrump #BreakingNews #BeritaDunia #Geopolitik #hormuz", "post_id": "VwU_SsuoXrc"}}, {"key": "@Bluevine", "attributes": {"label": "@Bluevine", "x": 138.69691754002966, "y": 382.4202869981075, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "CT1RU81U_NQ", "id": "@Bluevine", "source": "youtube-000001", "content": "Perbankan bisnis kecil tanpa biaya yang tidak perlu | Testimoni Layanan Perbankan Bisnis Bluevine\n\nMemulai bisnis sudah cukup mahal, dan layanan perbankan Anda seharusnya tidak menambah beban biaya tersebut. Saman Razavi, pemilik perusahaan transportasi Marin Valet yang berbasis di Bay Area, berbagi alasan mengapa memilih Bluevine sangat berpengaruh di awal perjalanan bisnisnya. Tanpa biaya perawatan bulanan dan tanpa biaya tambahan yang tidak perlu, Bluevine membantu bisnis kecil menjaga biaya operasional tetap rendah sambil fokus pada peningkatan pendapatan.\n\nBagi para pendiri yang sedang menjalani tahap awal bisnis, setiap dolar sangat berarti. Bluevine menawarkan rekening giro bisnis yang sederhana dan fleksibel, dirancang untuk menemani Anda di mana pun, tanpa beban biaya perbankan tradisional.\n\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Rekening Giro Bisnis Bluevine: https://www.bluevine.com/business-che...\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Marin Valet: https://www.marinvalet.com/home\n\n💙 Ikuti \nFacebook:   / bluevinecapital  \nInstagram:   / bluevine  \nLinkedIn:   / bluevine  \nTwitter: https://x.com/bluevine\n\n🔔 Berlangganan saluran YouTube Bluevine:    /   \n💬 Butuh bantuan? Hubungi tim kami: https://blvn.com/3Eb4PQs\n📚 Baca artikel, kiat, dan sumber daya terbaru untuk usaha kecil: https://www.bluevine.com/blog\n\nBluevine adalah platform perbankan usaha kecil terbesar di AS.* Dirancang khusus untuk usaha kecil, platform perbankan digital Bluevine menawarkan rekening giro, hutang usaha, kartu debit dan kredit, serta fasilitas kredit dalam satu dasbor.\n\n*Dibandingkan dengan data yang tersedia untuk umum tentang jumlah rekening pelanggan seumur hidup yang dimiliki oleh platform perbankan AS lainnya yang didedikasikan untuk usaha kecil yang menawarkan layanan rekening giro dan pinjaman, per Januari 2026.\n\nBluevine adalah perusahaan teknologi keuangan, bukan bank. Layanan perbankan disediakan oleh Coastal Community Bank, Anggota FDIC. Fasilitas Kredit Bluevine diterbitkan oleh Celtic Bank.", "post_id": "CT1RU81U_NQ"}}, {"key": "Bluevine", "attributes": {"label": "Bluevine", "x": 696.6642701093942, "y": 863.2622601596462, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CT1RU81U_NQ", "id": "Bluevine", "source": "youtube-000001", "content": "Perbankan bisnis kecil tanpa biaya yang tidak perlu | Testimoni Layanan Perbankan Bisnis Bluevine\n\nMemulai bisnis sudah cukup mahal, dan layanan perbankan Anda seharusnya tidak menambah beban biaya tersebut. Saman Razavi, pemilik perusahaan transportasi Marin Valet yang berbasis di Bay Area, berbagi alasan mengapa memilih Bluevine sangat berpengaruh di awal perjalanan bisnisnya. Tanpa biaya perawatan bulanan dan tanpa biaya tambahan yang tidak perlu, Bluevine membantu bisnis kecil menjaga biaya operasional tetap rendah sambil fokus pada peningkatan pendapatan.\n\nBagi para pendiri yang sedang menjalani tahap awal bisnis, setiap dolar sangat berarti. Bluevine menawarkan rekening giro bisnis yang sederhana dan fleksibel, dirancang untuk menemani Anda di mana pun, tanpa beban biaya perbankan tradisional.\n\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Rekening Giro Bisnis Bluevine: https://www.bluevine.com/business-che...\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Marin Valet: https://www.marinvalet.com/home\n\n💙 Ikuti \nFacebook:   / bluevinecapital  \nInstagram:   / bluevine  \nLinkedIn:   / bluevine  \nTwitter: https://x.com/bluevine\n\n🔔 Berlangganan saluran YouTube Bluevine:    /   \n💬 Butuh bantuan? Hubungi tim kami: https://blvn.com/3Eb4PQs\n📚 Baca artikel, kiat, dan sumber daya terbaru untuk usaha kecil: https://www.bluevine.com/blog\n\nBluevine adalah platform perbankan usaha kecil terbesar di AS.* Dirancang khusus untuk usaha kecil, platform perbankan digital Bluevine menawarkan rekening giro, hutang usaha, kartu debit dan kredit, serta fasilitas kredit dalam satu dasbor.\n\n*Dibandingkan dengan data yang tersedia untuk umum tentang jumlah rekening pelanggan seumur hidup yang dimiliki oleh platform perbankan AS lainnya yang didedikasikan untuk usaha kecil yang menawarkan layanan rekening giro dan pinjaman, per Januari 2026.\n\nBluevine adalah perusahaan teknologi keuangan, bukan bank. Layanan perbankan disediakan oleh Coastal Community Bank, Anggota FDIC. Fasilitas Kredit Bluevine diterbitkan oleh Celtic Bank.", "post_id": "CT1RU81U_NQ"}}, {"key": "bluevine", "attributes": {"label": "bluevine", "x": 777.9705833714753, "y": 853.415611063247, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.8856, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CT1RU81U_NQ", "id": "bluevine", "source": "youtube-000001", "content": "Perbankan bisnis kecil tanpa biaya yang tidak perlu | Testimoni Layanan Perbankan Bisnis Bluevine\n\nMemulai bisnis sudah cukup mahal, dan layanan perbankan Anda seharusnya tidak menambah beban biaya tersebut. Saman Razavi, pemilik perusahaan transportasi Marin Valet yang berbasis di Bay Area, berbagi alasan mengapa memilih Bluevine sangat berpengaruh di awal perjalanan bisnisnya. Tanpa biaya perawatan bulanan dan tanpa biaya tambahan yang tidak perlu, Bluevine membantu bisnis kecil menjaga biaya operasional tetap rendah sambil fokus pada peningkatan pendapatan.\n\nBagi para pendiri yang sedang menjalani tahap awal bisnis, setiap dolar sangat berarti. Bluevine menawarkan rekening giro bisnis yang sederhana dan fleksibel, dirancang untuk menemani Anda di mana pun, tanpa beban biaya perbankan tradisional.\n\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Rekening Giro Bisnis Bluevine: https://www.bluevine.com/business-che...\n👉 Pelajari lebih lanjut tentang Marin Valet: https://www.marinvalet.com/home\n\n💙 Ikuti \nFacebook:   / bluevinecapital  \nInstagram:   / bluevine  \nLinkedIn:   / bluevine  \nTwitter: https://x.com/bluevine\n\n🔔 Berlangganan saluran YouTube Bluevine:    /   \n💬 Butuh bantuan? Hubungi tim kami: https://blvn.com/3Eb4PQs\n📚 Baca artikel, kiat, dan sumber daya terbaru untuk usaha kecil: https://www.bluevine.com/blog\n\nBluevine adalah platform perbankan usaha kecil terbesar di AS.* Dirancang khusus untuk usaha kecil, platform perbankan digital Bluevine menawarkan rekening giro, hutang usaha, kartu debit dan kredit, serta fasilitas kredit dalam satu dasbor.\n\n*Dibandingkan dengan data yang tersedia untuk umum tentang jumlah rekening pelanggan seumur hidup yang dimiliki oleh platform perbankan AS lainnya yang didedikasikan untuk usaha kecil yang menawarkan layanan rekening giro dan pinjaman, per Januari 2026.\n\nBluevine adalah perusahaan teknologi keuangan, bukan bank. Layanan perbankan disediakan oleh Coastal Community Bank, Anggota FDIC. Fasilitas Kredit Bluevine diterbitkan oleh Celtic Bank.", "post_id": "CT1RU81U_NQ"}}, {"key": "@verifiedinvesting", "attributes": {"label": "@verifiedinvesting", "x": 551.3104014706352, "y": 828.5217676807944, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "xfcSUkgd3QI", "id": "@verifiedinvesting", "source": "youtube-000001", "content": "Epic: Kesepakatan Iran Ditandatangani Lebih Awal untuk Mengalihkan Fokus dari Kebijakan Fed yang ...\n\n🔴 Lakukan trading langsung dengan Trader Profesional Terverifikasi di Ruang Trading Harian Langsung Apex: https://verifiedinvesting.com/product...\n\nSelamat datang kembali di Rencana Permainan Trading Saya. Pagi yang penuh aksi. Dimulai kemarin dengan Kevin Warsh yang jauh lebih agresif daripada yang diperkirakan pasar — ​​lebih banyak gubernur Fed yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga tahun ini daripada yang diantisipasi — dan pasar mengalami penurunan tajam, Nasdaq turun 1,5-2% dan S&P turun sekitar 1,5%. Kemudian datang pukulan telak: penandatanganan kesepakatan AS-Iran, yang awalnya dijadwalkan untuk hari Jumat, dimajukan ke setelah jam perdagangan tadi malam. Harga minyak turun, dan hari ini pasar kembali pulih dan menghapus seluruh penurunan yang disebabkan oleh Fed.\n\nGareth menguraikan strategi pengalihan perhatian: penandatanganan Iran lebih awal, kesepakatan Apple-Intel yang diumumkan secara resmi (berita yang sama yang telah beredar dua kali sebelumnya), dan saham chip AI yang melonjak. Ini adalah contoh sempurna bagaimana pergerakan pasar diarahkan dari negatif ke positif — dan satu grafik yang memberi tahu Gareth kapan gelembung akhirnya pecah.\n\n📌 Yang dibahas hari ini:\n🔵 S&P 500 (futures ES) — Menghapus seluruh penurunan akibat keputusan Fed. Gareth menginginkan penurunan hari ketiga untuk memperkuat titik tertinggi yang lebih rendah; sebaliknya, dia mengamati bagaimana penutupan hari ini (triple witching, hari perdagangan terakhir minggu ini)\n🟢 INTC (Intel) — Mengalami gap up setelah kesepakatan resmi Apple, ketiga kalinya rumor ini mengangkat saham. Mengamati level 136 pada grafik logaritmik, saat ini di bawah 131\n🔵 AAPL (Apple) — Tenang; Kesepakatan ini jauh lebih penting bagi Intel sebagai pemain chip AI daripada untuk nama safe-haven senilai 4,5T\n🔵 Imbal Hasil 10 Tahun — Kembali turun karena harga minyak jatuh\n🟢 Minyak (WTI) — Sekitar 74 menuju pengisian gap besar setelah penandatanganan kesepakatan Iran lebih awal\n🟢 STX (Seagate) & WDC (Western Digital) — Keduanya mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa\n🟢 MU (Micron) — Mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di bawah 1.100; mengamati garis tren di sekitar 1.125\n🔴 IBM — Turun tajam sebelum pasar dibuka; kelemahan perangkat lunak dan pusat data\n🟢 MSFT (Microsoft) — Memantul dari titik terendah dengan dukungan teknis yang kuat di bawah 373; kandidat pemantulan perangkat lunak yang berlawanan\n🔵 IGV (ETF perangkat lunak) — Berada di support; Perangkat lunak yang jelas tertinggal dibandingkan dengan semi-truk\n🟢 CAT (Caterpillar) — Berdagang seperti nama AI pada pembangunan pusat data; level ayunan tepat di atas 1.000\n🟢 NFLX (Netflix) — Potensi double bottom di sekitar 75\n🟢 BABA (Alibaba) — Pengisian gap double bottom di dekat 104 (diperdagangkan 106,65), RSI di dekat 20 (oversold ekstrem); di radar swing-long\n🔴 Emas — Datar; Gareth melakukan short sejak sekitar satu setengah hari yang lalu, mengamati pola wedge baru\n🔴 Perak — Turun lagi, menyimpang dari aset berisiko, dengan kekuatan dolar sebagai faktor\n🔵 Dolar AS — Menguat menuju resistensi utama\n🔵 Gas Alam — Belum ada yang menarik\n🟢🔴 BTC (Bitcoin) — Datar; Harus mempertahankan level support 63.500-63.700 pada penutupan harian untuk menjaga bias bullish tetap utuh.\n\nPertanyaan yang terus diulang Gareth: saat gelembung mengembang, kapan ia akan runtuh? Itulah mengapa keputusan S&P mengenai titik tertinggi yang lebih tinggi versus titik tertinggi yang lebih rendah adalah grafik yang perlu diperhatikan.\n\n👇 Titik tertinggi yang lebih tinggi atau titik tertinggi yang lebih rendah pada S&P? Berikan pendapat Anda di kolom komentar. Sukai, berlangganan, dan aktifkan notifikasi agar tidak pernah melewatkan Rencana Permainan.\n\n📈 Analisis & alat pasar gratis:\nwww.VerifiedInvesting.com\n\n✅ IKUTI GARETH SOLOWAY & VERIFIED INVESTING:\nYouTube: \nSitus web: www.VerifiedInvesting.com\n\n⚠️ PENAFIAN PENTING:\nGareth Soloway dan Verified Investing hanya menyediakan konten edukatif. Tidak ada dalam video ini yang merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Semua perdagangan dan investasi melibatkan risiko kerugian yang substansial, dan kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\n🚨 PERINGATAN PENIPUAN:\nGareth Soloway dan Verified Investing TIDAK AKAN PERNAH menghubungi Anda melalui WhatsApp, Telegram, atau aplikasi perpesanan lainnya, dan tidak akan pernah meminta Anda untuk mengirim uang atau mengelola dana Anda atas nama Anda. Waspadai peniru yang menggunakan nama dan foto Gareth di kolom komentar atau melalui pesan langsung. Laporkan dan blokir akun apa pun yang mengaku sebagai Gareth atau timnya.\n\n#MyTradingGamePlan #GarethSoloway #VerifiedInvesting #FederalReserve #KevinWarsh #IranDeal #Intel #Apple #SP500 #Semiconductors #TechnicalAnalysis #StockMarket #Bitcoin #Gold #Silver #CrudeOil ...", "post_id": "xfcSUkgd3QI"}}, {"key": "garethsolowayprotrader", "attributes": {"label": "garethsolowayprotrader", "x": 404.2874733076724, "y": 617.2900395251081, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.2375, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "xfcSUkgd3QI", "id": "garethsolowayprotrader", "source": "youtube-000001", "content": "Epic: Kesepakatan Iran Ditandatangani Lebih Awal untuk Mengalihkan Fokus dari Kebijakan Fed yang ...\n\n🔴 Lakukan trading langsung dengan Trader Profesional Terverifikasi di Ruang Trading Harian Langsung Apex: https://verifiedinvesting.com/product...\n\nSelamat datang kembali di Rencana Permainan Trading Saya. Pagi yang penuh aksi. Dimulai kemarin dengan Kevin Warsh yang jauh lebih agresif daripada yang diperkirakan pasar — ​​lebih banyak gubernur Fed yang memberikan suara untuk kenaikan suku bunga tahun ini daripada yang diantisipasi — dan pasar mengalami penurunan tajam, Nasdaq turun 1,5-2% dan S&P turun sekitar 1,5%. Kemudian datang pukulan telak: penandatanganan kesepakatan AS-Iran, yang awalnya dijadwalkan untuk hari Jumat, dimajukan ke setelah jam perdagangan tadi malam. Harga minyak turun, dan hari ini pasar kembali pulih dan menghapus seluruh penurunan yang disebabkan oleh Fed.\n\nGareth menguraikan strategi pengalihan perhatian: penandatanganan Iran lebih awal, kesepakatan Apple-Intel yang diumumkan secara resmi (berita yang sama yang telah beredar dua kali sebelumnya), dan saham chip AI yang melonjak. Ini adalah contoh sempurna bagaimana pergerakan pasar diarahkan dari negatif ke positif — dan satu grafik yang memberi tahu Gareth kapan gelembung akhirnya pecah.\n\n📌 Yang dibahas hari ini:\n🔵 S&P 500 (futures ES) — Menghapus seluruh penurunan akibat keputusan Fed. Gareth menginginkan penurunan hari ketiga untuk memperkuat titik tertinggi yang lebih rendah; sebaliknya, dia mengamati bagaimana penutupan hari ini (triple witching, hari perdagangan terakhir minggu ini)\n🟢 INTC (Intel) — Mengalami gap up setelah kesepakatan resmi Apple, ketiga kalinya rumor ini mengangkat saham. Mengamati level 136 pada grafik logaritmik, saat ini di bawah 131\n🔵 AAPL (Apple) — Tenang; Kesepakatan ini jauh lebih penting bagi Intel sebagai pemain chip AI daripada untuk nama safe-haven senilai 4,5T\n🔵 Imbal Hasil 10 Tahun — Kembali turun karena harga minyak jatuh\n🟢 Minyak (WTI) — Sekitar 74 menuju pengisian gap besar setelah penandatanganan kesepakatan Iran lebih awal\n🟢 STX (Seagate) & WDC (Western Digital) — Keduanya mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa\n🟢 MU (Micron) — Mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di bawah 1.100; mengamati garis tren di sekitar 1.125\n🔴 IBM — Turun tajam sebelum pasar dibuka; kelemahan perangkat lunak dan pusat data\n🟢 MSFT (Microsoft) — Memantul dari titik terendah dengan dukungan teknis yang kuat di bawah 373; kandidat pemantulan perangkat lunak yang berlawanan\n🔵 IGV (ETF perangkat lunak) — Berada di support; Perangkat lunak yang jelas tertinggal dibandingkan dengan semi-truk\n🟢 CAT (Caterpillar) — Berdagang seperti nama AI pada pembangunan pusat data; level ayunan tepat di atas 1.000\n🟢 NFLX (Netflix) — Potensi double bottom di sekitar 75\n🟢 BABA (Alibaba) — Pengisian gap double bottom di dekat 104 (diperdagangkan 106,65), RSI di dekat 20 (oversold ekstrem); di radar swing-long\n🔴 Emas — Datar; Gareth melakukan short sejak sekitar satu setengah hari yang lalu, mengamati pola wedge baru\n🔴 Perak — Turun lagi, menyimpang dari aset berisiko, dengan kekuatan dolar sebagai faktor\n🔵 Dolar AS — Menguat menuju resistensi utama\n🔵 Gas Alam — Belum ada yang menarik\n🟢🔴 BTC (Bitcoin) — Datar; Harus mempertahankan level support 63.500-63.700 pada penutupan harian untuk menjaga bias bullish tetap utuh.\n\nPertanyaan yang terus diulang Gareth: saat gelembung mengembang, kapan ia akan runtuh? Itulah mengapa keputusan S&P mengenai titik tertinggi yang lebih tinggi versus titik tertinggi yang lebih rendah adalah grafik yang perlu diperhatikan.\n\n👇 Titik tertinggi yang lebih tinggi atau titik tertinggi yang lebih rendah pada S&P? Berikan pendapat Anda di kolom komentar. Sukai, berlangganan, dan aktifkan notifikasi agar tidak pernah melewatkan Rencana Permainan.\n\n📈 Analisis & alat pasar gratis:\nwww.VerifiedInvesting.com\n\n✅ IKUTI GARETH SOLOWAY & VERIFIED INVESTING:\nYouTube: \nSitus web: www.VerifiedInvesting.com\n\n⚠️ PENAFIAN PENTING:\nGareth Soloway dan Verified Investing hanya menyediakan konten edukatif. Tidak ada dalam video ini yang merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Semua perdagangan dan investasi melibatkan risiko kerugian yang substansial, dan kinerja masa lalu bukanlah indikator hasil di masa depan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan konsultasikan dengan profesional keuangan berlisensi sebelum membuat keputusan investasi apa pun.\n\n🚨 PERINGATAN PENIPUAN:\nGareth Soloway dan Verified Investing TIDAK AKAN PERNAH menghubungi Anda melalui WhatsApp, Telegram, atau aplikasi perpesanan lainnya, dan tidak akan pernah meminta Anda untuk mengirim uang atau mengelola dana Anda atas nama Anda. Waspadai peniru yang menggunakan nama dan foto Gareth di kolom komentar atau melalui pesan langsung. Laporkan dan blokir akun apa pun yang mengaku sebagai Gareth atau timnya.\n\n#MyTradingGamePlan #GarethSoloway #VerifiedInvesting #FederalReserve #KevinWarsh #IranDeal #Intel #Apple #SP500 #Semiconductors #TechnicalAnalysis #StockMarket #Bitcoin #Gold #Silver #CrudeOil ...", "post_id": "xfcSUkgd3QI"}}, {"key": "@CMCMarketsPLC", "attributes": {"label": "@CMCMarketsPLC", "x": 729.338130763795, "y": 764.2442259296237, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5338, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "YTeNqldwXGE", "id": "@CMCMarketsPLC", "source": "youtube-000001", "content": "Ide trading tengah pekan: Akankah keputusan The Fed menggerakkan pasar?\n\nPara pedagang bersiap menghadapi beberapa hari yang sibuk, dengan keputusan suku bunga pertama Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve AS yang akan diumumkan hari ini pukul 7 malam (waktu Inggris), dan pengumuman suku bunga Bank of England yang dijadwalkan pada tengah hari Kamis. Meskipun para pembuat kebijakan di kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, pasar akan mengamati petunjuk tentang arah kebijakan moneter di masa depan. Para pedagang telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap penurunan suku bunga pada tahun 2026 karena angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan telah meningkatkan prospek kebijakan yang lebih lunak. Dengan latar belakang ini, euro sedang menguji level teknis kunci terhadap dolar AS, sementara harga minyak mentah Brent telah jatuh tajam di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian di Timur Tengah.\n\nSitus web: http://www.cmcmarkets.com/en-gb/\n\n📺 Dapatkan analisis harian terbaru tentang pasar utama seperti US 30, UK 100, Germany 30, Japan 225, USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD, Minyak Mentah Brent dan West Texas, serta Emas melalui daftar putar CMC TV kami.\n\nCMC Markets adalah pemimpin global dalam perdagangan online, menawarkan spread betting dan kontrak untuk perbedaan (CFD). Pelajari cara melakukan spread betting dan trading CFD dengan video strategi trading kami.\n\nCMC Markets menawarkan trading di ribuan pasar keuangan termasuk forex, indeks, komoditas, saham, dan obligasi pemerintah.\n\n➡️ Berlangganan dan jangan lewatkan pembaruan lainnya!    /   \n\nIkuti kami:\nX (Twitter):   / cmcmarkets  \nLinkedIn:   / cmc-markets  \nFacebook:   / cmcmarkets.uk  \n\nIkuti Michael Kramer:\nX (Twitter): \nYouTube: \n\nVideo ini hanya untuk informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan atau investasi atau rekomendasi pribadi. Informasi apa pun yang berkaitan dengan kinerja investasi di masa lalu tidak selalu menjamin kinerja di masa mendatang. CMC tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang Anda alami, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang timbul dari investasi apa pun berdasarkan informasi apa pun dalam video ini. Harap diingat bahwa spread betting dan perdagangan CFD membawa risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.", "post_id": "YTeNqldwXGE"}}, {"key": "cmcmarketsplc", "attributes": {"label": "cmcmarketsplc", "x": 449.8019037262315, "y": 280.9937889288443, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YTeNqldwXGE", "id": "cmcmarketsplc", "source": "youtube-000001", "content": "Ide trading tengah pekan: Akankah keputusan The Fed menggerakkan pasar?\n\nPara pedagang bersiap menghadapi beberapa hari yang sibuk, dengan keputusan suku bunga pertama Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve AS yang akan diumumkan hari ini pukul 7 malam (waktu Inggris), dan pengumuman suku bunga Bank of England yang dijadwalkan pada tengah hari Kamis. Meskipun para pembuat kebijakan di kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, pasar akan mengamati petunjuk tentang arah kebijakan moneter di masa depan. Para pedagang telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap penurunan suku bunga pada tahun 2026 karena angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan telah meningkatkan prospek kebijakan yang lebih lunak. Dengan latar belakang ini, euro sedang menguji level teknis kunci terhadap dolar AS, sementara harga minyak mentah Brent telah jatuh tajam di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian di Timur Tengah.\n\nSitus web: http://www.cmcmarkets.com/en-gb/\n\n📺 Dapatkan analisis harian terbaru tentang pasar utama seperti US 30, UK 100, Germany 30, Japan 225, USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD, Minyak Mentah Brent dan West Texas, serta Emas melalui daftar putar CMC TV kami.\n\nCMC Markets adalah pemimpin global dalam perdagangan online, menawarkan spread betting dan kontrak untuk perbedaan (CFD). Pelajari cara melakukan spread betting dan trading CFD dengan video strategi trading kami.\n\nCMC Markets menawarkan trading di ribuan pasar keuangan termasuk forex, indeks, komoditas, saham, dan obligasi pemerintah.\n\n➡️ Berlangganan dan jangan lewatkan pembaruan lainnya!    /   \n\nIkuti kami:\nX (Twitter):   / cmcmarkets  \nLinkedIn:   / cmc-markets  \nFacebook:   / cmcmarkets.uk  \n\nIkuti Michael Kramer:\nX (Twitter): \nYouTube: \n\nVideo ini hanya untuk informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan atau investasi atau rekomendasi pribadi. Informasi apa pun yang berkaitan dengan kinerja investasi di masa lalu tidak selalu menjamin kinerja di masa mendatang. CMC tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang Anda alami, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang timbul dari investasi apa pun berdasarkan informasi apa pun dalam video ini. Harap diingat bahwa spread betting dan perdagangan CFD membawa risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.", "post_id": "YTeNqldwXGE"}}, {"key": "MichaelMOTTCM", "attributes": {"label": "MichaelMOTTCM", "x": 749.8326178998714, "y": 349.6802621849494, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YTeNqldwXGE", "id": "MichaelMOTTCM", "source": "youtube-000001", "content": "Ide trading tengah pekan: Akankah keputusan The Fed menggerakkan pasar?\n\nPara pedagang bersiap menghadapi beberapa hari yang sibuk, dengan keputusan suku bunga pertama Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve AS yang akan diumumkan hari ini pukul 7 malam (waktu Inggris), dan pengumuman suku bunga Bank of England yang dijadwalkan pada tengah hari Kamis. Meskipun para pembuat kebijakan di kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, pasar akan mengamati petunjuk tentang arah kebijakan moneter di masa depan. Para pedagang telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap penurunan suku bunga pada tahun 2026 karena angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan telah meningkatkan prospek kebijakan yang lebih lunak. Dengan latar belakang ini, euro sedang menguji level teknis kunci terhadap dolar AS, sementara harga minyak mentah Brent telah jatuh tajam di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian di Timur Tengah.\n\nSitus web: http://www.cmcmarkets.com/en-gb/\n\n📺 Dapatkan analisis harian terbaru tentang pasar utama seperti US 30, UK 100, Germany 30, Japan 225, USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD, Minyak Mentah Brent dan West Texas, serta Emas melalui daftar putar CMC TV kami.\n\nCMC Markets adalah pemimpin global dalam perdagangan online, menawarkan spread betting dan kontrak untuk perbedaan (CFD). Pelajari cara melakukan spread betting dan trading CFD dengan video strategi trading kami.\n\nCMC Markets menawarkan trading di ribuan pasar keuangan termasuk forex, indeks, komoditas, saham, dan obligasi pemerintah.\n\n➡️ Berlangganan dan jangan lewatkan pembaruan lainnya!    /   \n\nIkuti kami:\nX (Twitter):   / cmcmarkets  \nLinkedIn:   / cmc-markets  \nFacebook:   / cmcmarkets.uk  \n\nIkuti Michael Kramer:\nX (Twitter): \nYouTube: \n\nVideo ini hanya untuk informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan atau investasi atau rekomendasi pribadi. Informasi apa pun yang berkaitan dengan kinerja investasi di masa lalu tidak selalu menjamin kinerja di masa mendatang. CMC tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang Anda alami, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang timbul dari investasi apa pun berdasarkan informasi apa pun dalam video ini. Harap diingat bahwa spread betting dan perdagangan CFD membawa risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.", "post_id": "YTeNqldwXGE"}}, {"key": "Themarketchronicles", "attributes": {"label": "Themarketchronicles", "x": 109.12615791434777, "y": 191.96191460022084, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 7.1017, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "YTeNqldwXGE", "id": "Themarketchronicles", "source": "youtube-000001", "content": "Ide trading tengah pekan: Akankah keputusan The Fed menggerakkan pasar?\n\nPara pedagang bersiap menghadapi beberapa hari yang sibuk, dengan keputusan suku bunga pertama Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve AS yang akan diumumkan hari ini pukul 7 malam (waktu Inggris), dan pengumuman suku bunga Bank of England yang dijadwalkan pada tengah hari Kamis. Meskipun para pembuat kebijakan di kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, pasar akan mengamati petunjuk tentang arah kebijakan moneter di masa depan. Para pedagang telah mengurangi ekspektasi mereka terhadap penurunan suku bunga pada tahun 2026 karena angka inflasi yang lebih rendah dari perkiraan telah meningkatkan prospek kebijakan yang lebih lunak. Dengan latar belakang ini, euro sedang menguji level teknis kunci terhadap dolar AS, sementara harga minyak mentah Brent telah jatuh tajam di tengah harapan akan kesepakatan perdamaian di Timur Tengah.\n\nSitus web: http://www.cmcmarkets.com/en-gb/\n\n📺 Dapatkan analisis harian terbaru tentang pasar utama seperti US 30, UK 100, Germany 30, Japan 225, USD/JPY, EUR/USD, GBP/USD, Minyak Mentah Brent dan West Texas, serta Emas melalui daftar putar CMC TV kami.\n\nCMC Markets adalah pemimpin global dalam perdagangan online, menawarkan spread betting dan kontrak untuk perbedaan (CFD). Pelajari cara melakukan spread betting dan trading CFD dengan video strategi trading kami.\n\nCMC Markets menawarkan trading di ribuan pasar keuangan termasuk forex, indeks, komoditas, saham, dan obligasi pemerintah.\n\n➡️ Berlangganan dan jangan lewatkan pembaruan lainnya!    /   \n\nIkuti kami:\nX (Twitter):   / cmcmarkets  \nLinkedIn:   / cmc-markets  \nFacebook:   / cmcmarkets.uk  \n\nIkuti Michael Kramer:\nX (Twitter): \nYouTube: \n\nVideo ini hanya untuk informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran perdagangan atau investasi atau rekomendasi pribadi. Informasi apa pun yang berkaitan dengan kinerja investasi di masa lalu tidak selalu menjamin kinerja di masa mendatang. CMC tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang Anda alami, baik secara langsung maupun tidak langsung, yang timbul dari investasi apa pun berdasarkan informasi apa pun dalam video ini. Harap diingat bahwa spread betting dan perdagangan CFD membawa risiko yang signifikan dan mungkin tidak cocok untuk semua investor.", "post_id": "YTeNqldwXGE"}}], "edges": [{"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bergajulanbets", "source": "bergajulanbets", "target": "ObiWan_Catnobi", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "bergajulanbets", "source": "bergajulanbets", "target": "ObiWan_Catnobi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "hamas191", "source": "hamas191", "target": "hamas191", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "empu_gendeng", "source": "empu_gendeng", "target": "Pujakesssuma", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "MalauSion_", "source": "MalauSion_", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "AlexiaHavasi876", "source": "AlexiaHavasi876", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yusufgunawan", "source": "yusufgunawan", "target": "Dospemz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "rajaterakhir404", "source": "rajaterakhir404", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "chocosundaerv", "source": "chocosundaerv", "target": "DoankWarto", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "taniamedi_", "source": "taniamedi_", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Dwi1975", "source": "Dwi1975", "target": "Gaseru48", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Dwi1975", "source": "Dwi1975", "target": "ahsanmoahGyan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Dwi1975", "source": "Dwi1975", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yohngenes", "source": "yohngenes", "target": "NHenryp29864", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "yohngenes", "source": "yohngenes", "target": "MARQUEZ__93", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "HabibiFuad", "source": "HabibiFuad", "target": "tanyakanrl", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "RadioSmartFM", "source": "RadioSmartFM", "target": "antaranews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Arbiyumi", "source": "Arbiyumi", "target": "bakuldimsum_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "zoelfick", "source": "zoelfick", "target": "RohtaAnjulian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "wisnudjati", "source": "wisnudjati", "target": "neterraid", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idntimes.video", "source": "idntimes.video", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "trenasiaid", "source": "trenasiaid", "target": "yzfrider.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kejaritanjungperak", "source": "kejaritanjungperak", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kejaritanjungperak", "source": "kejaritanjungperak", "target": "kejatijatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "moon__lynn", "source": "moon__lynn", "target": "suliantoindriaputraa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "go_clipnews", "source": "go_clipnews", "target": "Konten.Com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "arisaaori.", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "TribunStyle", "source": "TribunStyle", "target": "bemfhubk", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Korea", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Community", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "IDNTimes.Hype", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Duniaku_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popbela.Beauty", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Popmama_com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "videoidntimes", "source": "videoidntimes", "target": "Yummy.idn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasionaltv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "beritanasional.tv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BeritaNasionalTV", "source": "@BeritaNasionalTV", "target": "NasionalBerita_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "mekanikpernexx", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Cahya_sigit1710", "source": "@Cahya_sigit1710", "target": "Cahya_sigit1710", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "markets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@BloombergPodcasts", "source": "@BloombergPodcasts", "target": "bloombergquicktake", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metro_tv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@metrotvjatim", "source": "@metrotvjatim", "target": "metrotv_jatim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@InnerBoost-oe4sd", "source": "@InnerBoost-oe4sd", "target": "InnerBoost", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@thecore_in", "source": "@thecore_in", "target": "thecore_in", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@behindthemarkets", "source": "@behindthemarkets", "target": "behindthemarkets", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wartakotaproduction", "source": "@wartakotaproduction", "target": "wartakotalive.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@rajkazh", "source": "@rajkazh", "target": "AlgoTradingChampionsCommunity", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "Genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@genpico", "source": "@genpico", "target": "genpicomedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@dosecreativechannel", "source": "@dosecreativechannel", "target": "dosecreativechannel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "officialsindonews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindopodcast", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@SindoPodcast", "source": "@SindoPodcast", "target": "sindokalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@maggielake-talkingmarkets", "source": "@maggielake-talkingmarkets", "target": "TradeGateHub", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@lampungpostupdate", "source": "@lampungpostupdate", "target": "lampungpostupdate", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompascom", "source": "@kompascom", "target": "kompascom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bluevine", "source": "@Bluevine", "target": "Bluevine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@Bluevine", "source": "@Bluevine", "target": "bluevine", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribunjakarta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tribunjakarta", "source": "@tribunjakarta", "target": "tribun.jakart...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@verifiedinvesting", "source": "@verifiedinvesting", "target": "garethsolowayprotrader", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CMCMarketsPLC", "source": "@CMCMarketsPLC", "target": "cmcmarketsplc", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CMCMarketsPLC", "source": "@CMCMarketsPLC", "target": "MichaelMOTTCM", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@CMCMarketsPLC", "source": "@CMCMarketsPLC", "target": "Themarketchronicles", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}