{"nodes": [{"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 800.6535597605057, "y": 922.3444130397813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067508459646705914", "id": "aldotjahjadi8", "source": "retweet-000002", "content": "Pertumbuhan kredit perbankan tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.\n\n➡️ Kredit perbankan pada Mei…", "post_id": "2067508459646705914"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 350.65548575877426, "y": 625.6397337291207, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2067508459646705914", "id": "bank_indonesia", "source": "retweet-000002", "content": "Pertumbuhan kredit perbankan tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lebih lanjut.\n\n➡️ Kredit perbankan pada Mei…", "post_id": "2067508459646705914"}}, {"key": "deddyhariadi", "attributes": {"label": "deddyhariadi", "x": 904.9968185226339, "y": 476.3600663124782, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068204589409857890", "id": "deddyhariadi", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068204589409857890"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 981.7751464226636, "y": 854.5966973104609, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 49.3527, "eigenvector": 0.4361, "in_degree": 7, "out_degree": 2, "degree": 9}, "_id": "2068204589409857890", "id": "idx_channel", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068204589409857890"}}, {"key": "isari68", "attributes": {"label": "isari68", "x": 524.6665705356229, "y": 820.4716477018754, "size": 3.02, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068207203178418648", "id": "isari68", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah…", "post_id": "2068207203178418648"}}, {"key": "ari_aditya", "attributes": {"label": "ari_aditya", "x": 555.2550557437867, "y": 70.61017296766924, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "2069662267738825047", "id": "ari_aditya", "source": "tweet-000004", "content": "Pak  \nBUMN sangat banyak,sebaiknya dimerger saja terutama perbankan BUMN seperti Bank Mandiri dimerger dgn Bank BTN agar Indonesia memiliki bank besar dgn kapital sangat tinggi&kualitas sangat baik yg melayani banyak KPR untuk tingkatkan perekonomian", "post_id": "2069662267738825047"}}, {"key": "prabowo", "attributes": {"label": "prabowo", "x": 929.6375227715017, "y": 107.53433958289594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.7437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2069662267738825047", "id": "prabowo", "source": "tweet-000004", "content": "Pak  \nBUMN sangat banyak,sebaiknya dimerger saja terutama perbankan BUMN seperti Bank Mandiri dimerger dgn Bank BTN agar Indonesia memiliki bank besar dgn kapital sangat tinggi&kualitas sangat baik yg melayani banyak KPR untuk tingkatkan perekonomian", "post_id": "2069662267738825047"}}, {"key": "business", "attributes": {"label": "business", "x": 574.3258365235074, "y": 752.9413827953571, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.7437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069662267738825047", "id": "business", "source": "tweet-000004", "content": "Pak  \nBUMN sangat banyak,sebaiknya dimerger saja terutama perbankan BUMN seperti Bank Mandiri dimerger dgn Bank BTN agar Indonesia memiliki bank besar dgn kapital sangat tinggi&kualitas sangat baik yg melayani banyak KPR untuk tingkatkan perekonomian", "post_id": "2069662267738825047"}}, {"key": "Bisniscom", "attributes": {"label": "Bisniscom", "x": 382.5001672637082, "y": 842.3940859447016, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 12.7437, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2069662267738825047", "id": "Bisniscom", "source": "tweet-000004", "content": "Pak  \nBUMN sangat banyak,sebaiknya dimerger saja terutama perbankan BUMN seperti Bank Mandiri dimerger dgn Bank BTN agar Indonesia memiliki bank besar dgn kapital sangat tinggi&kualitas sangat baik yg melayani banyak KPR untuk tingkatkan perekonomian", "post_id": "2069662267738825047"}}, {"key": "fsaidhamzah", "attributes": {"label": "fsaidhamzah", "x": 880.2930048175955, "y": 937.3998205211773, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2068973324206543346", "id": "fsaidhamzah", "source": "tweet-000004", "content": "Tindakan BI menaikan suku Bunga, adalah contoh nyata keTIDAK BERPIHAK nya pada Rakyat, dengan naiknya suku bunga, akan memicu kenaikan suku bunga kredit (Biaya pinjaman naik: Suku bunga kredit perbankan akan ikut naik → cicilan KPR, modal usaha).\nPara rezim Koeching tidak peduli", "post_id": "2068973324206543346"}}, {"key": "Opposite6888", "attributes": {"label": "Opposite6888", "x": 973.6783001237408, "y": 553.5790260473121, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068973324206543346", "id": "Opposite6888", "source": "tweet-000004", "content": "Tindakan BI menaikan suku Bunga, adalah contoh nyata keTIDAK BERPIHAK nya pada Rakyat, dengan naiknya suku bunga, akan memicu kenaikan suku bunga kredit (Biaya pinjaman naik: Suku bunga kredit perbankan akan ikut naik → cicilan KPR, modal usaha).\nPara rezim Koeching tidak peduli", "post_id": "2068973324206543346"}}, {"key": "steve_hanke", "attributes": {"label": "steve_hanke", "x": 788.0052004967594, "y": 771.169087986812, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068973324206543346", "id": "steve_hanke", "source": "tweet-000004", "content": "Tindakan BI menaikan suku Bunga, adalah contoh nyata keTIDAK BERPIHAK nya pada Rakyat, dengan naiknya suku bunga, akan memicu kenaikan suku bunga kredit (Biaya pinjaman naik: Suku bunga kredit perbankan akan ikut naik → cicilan KPR, modal usaha).\nPara rezim Koeching tidak peduli", "post_id": "2068973324206543346"}}, {"key": "Asura0599", "attributes": {"label": "Asura0599", "x": 837.9448464026738, "y": 953.9843808488332, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068933928694759567", "id": "Asura0599", "source": "tweet-000004", "content": "Mau ekonomi lagi resesi, mau ada pandemi, atau perusahaan raksasa pada rontok ngelakuin layoff massal, PNS tetap gajian tanggal 1. \n\nKepastian ini bikin pikiran tenang buat ngambil cicilan KPR atau ngerencanain pendidikan anak.", "post_id": "2068933928694759567"}}, {"key": "safrieanas", "attributes": {"label": "safrieanas", "x": 493.2407078160691, "y": 277.7041685299618, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068933928694759567", "id": "safrieanas", "source": "tweet-000004", "content": "Mau ekonomi lagi resesi, mau ada pandemi, atau perusahaan raksasa pada rontok ngelakuin layoff massal, PNS tetap gajian tanggal 1. \n\nKepastian ini bikin pikiran tenang buat ngambil cicilan KPR atau ngerencanain pendidikan anak.", "post_id": "2068933928694759567"}}, {"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 199.76957855050125, "y": 409.91852701990126, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 381.5611903997684, "y": 168.0843945904087, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "BungIdoe", "attributes": {"label": "BungIdoe", "x": 390.8680617433693, "y": 544.109856371105, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067567714097611020", "id": "BungIdoe", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan kredit melambat, pertumbuhan ekonomi mayoritas disokong ama konsumsi. Pertumbuhan Q2 bakal kureng bagus, tidak seperti Q1.", "post_id": "2067567714097611020"}}, {"key": "saptaipb", "attributes": {"label": "saptaipb", "x": 421.9689441171235, "y": 898.8961557343272, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067567714097611020", "id": "saptaipb", "source": "tweet-000004", "content": "Pertumbuhan kredit melambat, pertumbuhan ekonomi mayoritas disokong ama konsumsi. Pertumbuhan Q2 bakal kureng bagus, tidak seperti Q1.", "post_id": "2067567714097611020"}}, {"key": "mrXposehot", "attributes": {"label": "mrXposehot", "x": 883.0987020205899, "y": 847.7319676216999, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067547573255385203", "id": "mrXposehot", "source": "tweet-000004", "content": "Mematikan ekonomi dalam negeri ini. Yg mau hutang mikir2\nKpr pusing ini", "post_id": "2067547573255385203"}}, {"key": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "BigAlphaID", "x": 544.3216013815196, "y": 551.3452901384857, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.8446, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "2067547573255385203", "id": "BigAlphaID", "source": "tweet-000004", "content": "Mematikan ekonomi dalam negeri ini. Yg mau hutang mikir2\nKpr pusing ini", "post_id": "2067547573255385203"}}, {"key": "galihiyahiya", "attributes": {"label": "galihiyahiya", "x": 794.0768548476539, "y": 922.2696928345588, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067523682814271500", "id": "galihiyahiya", "source": "tweet-000004", "content": "naikkan suku bunga buat jaga rupiah itu trade-off yang berat ,kredit makin mahal, cicilan KPR naik, UMKM makin susah akses modal. rupiahnya diselamatin, tapi ekonomi risetnya dikompres 😭..yang perlu dipantau: efeknya ke cicilan KPR floating rate bakal naik otomatis. buat yang", "post_id": "2067523682814271500"}}, {"key": "bmartawardaya", "attributes": {"label": "bmartawardaya", "x": 100.4910284493642, "y": 108.72934066379125, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068255945281679644", "id": "bmartawardaya", "source": "tweet-000004", "content": "Sepeelrtinya prioritas istana skr  spy rupiah nggak merosot lg, syukur2 menguat dikit.\n\nCost naiknya BI rate ke cicilan KPR n loan pasti sudah diketahui. Pokoknya demam turun dulu.\n\nPertanyaan apakah bakal ada langkah2 yg directly perkuat stamina ekonomi (yg jg ada cost ekonomi n", "post_id": "2068255945281679644"}}, {"key": "sejak2006", "attributes": {"label": "sejak2006", "x": 49.1196025805577, "y": 720.2245702954322, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2068255945281679644", "id": "sejak2006", "source": "tweet-000004", "content": "Sepeelrtinya prioritas istana skr  spy rupiah nggak merosot lg, syukur2 menguat dikit.\n\nCost naiknya BI rate ke cicilan KPR n loan pasti sudah diketahui. Pokoknya demam turun dulu.\n\nPertanyaan apakah bakal ada langkah2 yg directly perkuat stamina ekonomi (yg jg ada cost ekonomi n", "post_id": "2068255945281679644"}}, {"key": "nida_ina", "attributes": {"label": "nida_ina", "x": 211.41824189090096, "y": 718.992137369122, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068234014214000727", "id": "nida_ina", "source": "tweet-000004", "content": "Memang benar suku bunga yang lebih tinggi dapat membebani debitur KPR dan pelaku UMKM yang bergantung pada kredit. Namun otoritas moneter biasanya harus menimbang risiko yang lebih besar jika stabilitas ekonomi tidak dijaga.", "post_id": "2068234014214000727"}}, {"key": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "kalistohenituse", "x": 509.8337691183956, "y": 923.9590183769637, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 28.3778, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "2068234014214000727", "id": "kalistohenituse", "source": "tweet-000004", "content": "Memang benar suku bunga yang lebih tinggi dapat membebani debitur KPR dan pelaku UMKM yang bergantung pada kredit. Namun otoritas moneter biasanya harus menimbang risiko yang lebih besar jika stabilitas ekonomi tidak dijaga.", "post_id": "2068234014214000727"}}, {"key": "blacktanjunng", "attributes": {"label": "blacktanjunng", "x": 961.7570143390502, "y": 856.0225492559316, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2068194847417381022", "id": "blacktanjunng", "source": "tweet-000004", "content": "BI rate naik itu bukan buat nyusahin rakyat kecil, bro. Pemerintah bareng BI justru jaga stabilitas ekonomi biar inflasi nggak liar. Buat KPR & kredit usaha, ada program subsidi & relaksasi biar tetap ringan dijalani ✌️", "post_id": "2068194847417381022"}}, {"key": "CChan94514", "attributes": {"label": "CChan94514", "x": 694.0003328266417, "y": 482.7324712146474, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2067567503329624546", "id": "CChan94514", "source": "tweet-000004", "content": "menurut ku setiap keputusan selalu ada dampaknya. Kemaren rupiah lemah, tapi kemenkeu kucur dana ke Bank-Bank buat menggerak ekonomi. Tapi di indo heboh rupiah lemah, BI ambil tindakan naikkan bunga bank kali ini rupiah menguat dampak nya ke pinjaman KPR", "post_id": "2067567503329624546"}}, {"key": "raraC0", "attributes": {"label": "raraC0", "x": 329.01781353201886, "y": 526.4401346900776, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067567503329624546", "id": "raraC0", "source": "tweet-000004", "content": "menurut ku setiap keputusan selalu ada dampaknya. Kemaren rupiah lemah, tapi kemenkeu kucur dana ke Bank-Bank buat menggerak ekonomi. Tapi di indo heboh rupiah lemah, BI ambil tindakan naikkan bunga bank kali ini rupiah menguat dampak nya ke pinjaman KPR", "post_id": "2067567503329624546"}}, {"key": "djpbyogyakarta", "attributes": {"label": "djpbyogyakarta", "x": 407.0562403509008, "y": 335.5093500083616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3924469546384038754_6163145533", "id": "djpbyogyakarta", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat #InTress,\n\nPunya rumah impian sekarang bukan cuma angan-angan!\n\nLewat alokasi Investasi Pemerintah dari APBN, mewujudkan rumah pertama jadi jauh lebih terjangkau. Dana APBN ini dikelola secara sinergis oleh BP Tapera dan disalurkan melalui mitra perbankan lewat skema KPR Subsidi FLPP. Kolaborasi inilah yang bikin kamu bisa punya hunian layak dengan cicilan yang super ringan dan aman.\n\nTak hanya itu, investasi ini juga membawa dampak berlipat (multiplier effect) bagi ekonomi. Mulai dari membuka lapangan kerja baru bagi pekerja bangunan, hingga menghidupkan industri bahan bangunan lokal. Dari satu kebijakan, banyak roda ekonomi yang ikut bergerak!\n\nNah, apakah ada di antara Sobat Intress yang targetnya punya rumah pertama tahun ini? Yuk, cerita atau tanya-tanya di kolom komentar! 👇\n\nSumber: \n \n#APBNKita #IndonesianTreasury #FLPP #InvestasiPemerintah", "post_id": "3924469546384038754_6163145533"}}, {"key": "ditjenperbendaharaan", "attributes": {"label": "ditjenperbendaharaan", "x": 423.1373094623864, "y": 238.65737937168808, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924469546384038754_6163145533", "id": "ditjenperbendaharaan", "source": "instagram-000001", "content": "Halo Sobat #InTress,\n\nPunya rumah impian sekarang bukan cuma angan-angan!\n\nLewat alokasi Investasi Pemerintah dari APBN, mewujudkan rumah pertama jadi jauh lebih terjangkau. Dana APBN ini dikelola secara sinergis oleh BP Tapera dan disalurkan melalui mitra perbankan lewat skema KPR Subsidi FLPP. Kolaborasi inilah yang bikin kamu bisa punya hunian layak dengan cicilan yang super ringan dan aman.\n\nTak hanya itu, investasi ini juga membawa dampak berlipat (multiplier effect) bagi ekonomi. Mulai dari membuka lapangan kerja baru bagi pekerja bangunan, hingga menghidupkan industri bahan bangunan lokal. Dari satu kebijakan, banyak roda ekonomi yang ikut bergerak!\n\nNah, apakah ada di antara Sobat Intress yang targetnya punya rumah pertama tahun ini? Yuk, cerita atau tanya-tanya di kolom komentar! 👇\n\nSumber: \n \n#APBNKita #IndonesianTreasury #FLPP #InvestasiPemerintah", "post_id": "3924469546384038754_6163145533"}}, {"key": "prokopim_paser", "attributes": {"label": "prokopim_paser", "x": 314.28893839376815, "y": 101.95195563354498, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3922816480072433814_3904994533", "id": "prokopim_paser", "source": "instagram-000001", "content": "TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menerima kunjungan jajaran manajemen Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di ruang VIP Kantor Bupati Paser. Jumat (19/06/2026).\nPertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si.  Pertemuan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama yang dapat disinergikan antara Pemkab Paser dan BTN, khususnya dalam memperluas ekosistem pengelolaan keuangan di lingkungan pemerintahan daerah.\n\nSelama ini, Bank BTN sangat dikenal luas oleh masyarakat sebagai bank yang berfokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, seiring dengan komitmen untuk kembali sebagai Bank Tabungan Negara, BTN kini melebarkan sayapnya untuk terlibat aktif dalam pengelolaan keuangan daerah.\nSekda Katsul menyambut baik langkah penjajakan ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran BTN diharapkan dapat memberikan alternatif dan warna baru bagi variasi produk perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh instansi-instansi di Kabupaten Paser.\nSaat ini, beberapa instansi dan lembaga di Paser tercatat telah menjalin kerja sama yang sukses dengan Bank BTN, di antaranya, Pengadilan Negeri (PN) Tana Paser, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kandilo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3922816480072433814_3904994533"}}, {"key": "dr.fahmi.fadli", "attributes": {"label": "dr.fahmi.fadli", "x": 453.43662616457084, "y": 185.1909871031867, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922816480072433814_3904994533", "id": "dr.fahmi.fadli", "source": "instagram-000001", "content": "TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menerima kunjungan jajaran manajemen Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di ruang VIP Kantor Bupati Paser. Jumat (19/06/2026).\nPertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si.  Pertemuan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama yang dapat disinergikan antara Pemkab Paser dan BTN, khususnya dalam memperluas ekosistem pengelolaan keuangan di lingkungan pemerintahan daerah.\n\nSelama ini, Bank BTN sangat dikenal luas oleh masyarakat sebagai bank yang berfokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, seiring dengan komitmen untuk kembali sebagai Bank Tabungan Negara, BTN kini melebarkan sayapnya untuk terlibat aktif dalam pengelolaan keuangan daerah.\nSekda Katsul menyambut baik langkah penjajakan ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran BTN diharapkan dapat memberikan alternatif dan warna baru bagi variasi produk perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh instansi-instansi di Kabupaten Paser.\nSaat ini, beberapa instansi dan lembaga di Paser tercatat telah menjalin kerja sama yang sukses dengan Bank BTN, di antaranya, Pengadilan Negeri (PN) Tana Paser, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kandilo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3922816480072433814_3904994533"}}, {"key": "wakil_bupati_paser.official", "attributes": {"label": "wakil_bupati_paser.official", "x": 818.3285448850645, "y": 102.6507153771885, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922816480072433814_3904994533", "id": "wakil_bupati_paser.official", "source": "instagram-000001", "content": "TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menerima kunjungan jajaran manajemen Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka penjajakan kerja sama strategis di ruang VIP Kantor Bupati Paser. Jumat (19/06/2026).\nPertemuan penting ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Drs. Katsul Wijaya, M.Si.  Pertemuan ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama yang dapat disinergikan antara Pemkab Paser dan BTN, khususnya dalam memperluas ekosistem pengelolaan keuangan di lingkungan pemerintahan daerah.\n\nSelama ini, Bank BTN sangat dikenal luas oleh masyarakat sebagai bank yang berfokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Namun, seiring dengan komitmen untuk kembali sebagai Bank Tabungan Negara, BTN kini melebarkan sayapnya untuk terlibat aktif dalam pengelolaan keuangan daerah.\nSekda Katsul menyambut baik langkah penjajakan ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran BTN diharapkan dapat memberikan alternatif dan warna baru bagi variasi produk perbankan yang dapat dimanfaatkan oleh instansi-instansi di Kabupaten Paser.\nSaat ini, beberapa instansi dan lembaga di Paser tercatat telah menjalin kerja sama yang sukses dengan Bank BTN, di antaranya, Pengadilan Negeri (PN) Tana Paser, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Kandilo dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser.\n\nkunjungi\nwww.prokopim.paserkab.go.id\nYoutube: Prokopim Paser\nFacebook: Humas Kabupaten Paser / Prokopim Paser\nInstagram:   \n\n#paser #kaltim #bupati #bupatipaser #dokterpembangunan", "post_id": "3922816480072433814_3904994533"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 474.7023021434467, "y": 753.8004876701636, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "voktis.id", "attributes": {"label": "voktis.id", "x": 131.7129462278569, "y": 319.23137985435324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "voktis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "karawangbercerita", "attributes": {"label": "karawangbercerita", "x": 513.1478867390038, "y": 816.9655991145053, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7643410308039593236", "id": "karawangbercerita", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "Kejaksaan", "x": 333.7508173165853, "y": 167.49157144457592, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "Kejaksaan", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "btn", "attributes": {"label": "btn", "x": 94.57720170714067, "y": 929.5354375583689, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 14.9771, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7643410308039593236", "id": "btn", "source": "tiktok-000001", "content": "JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik kecurangan di sektor pembiayaan perumahan.  Sebagai bentuk penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), BTN menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang untuk mengusut tuntas kasus dugaan rekayasa data penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilakukan oleh pengembang perumahan, PT BAS. ​Kasus yang sedang disidik ini berkaitan dengan manipulasi data pada proyek perumahan Citra Swarna Grande dan Kartika Residence yang dikembangkan oleh PT BAS sepanjang tahun 2021 hingga 2024. ​ ​Corporate Secretary BTN, Ramon Armando, menegaskan bahwa posisi BTN dalam kasus ini adalah sebagai pihak yang proaktif mendorong penegakan hukum demi melindungi nasabah dan industri perbankan dari oknum pengembang yang tidak bertanggung jawab. ​\"BTN menempatkan perlindungan nasabah dan kepastian hukum kepemilikan rumah sebagai prioritas utama. Begitu ditemukan indikasi penyimpangan yang dilakukan pihak pengembang, kami langsung mengambil langkah proaktif dengan mendukung penuh aparat penegak hukum,\" ujar Ramon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5). ​ Sebagai lembaga keuangan yang menjunjung tinggi integritas, BTN bergerak cepat memperkuat benteng pertahanan internalnya agar modus operandi fraud dari pihak eksternal seperti ini tidak terulang kembali. Langkah mitigasi yang dilakukan meliputi memperketat validasi data calon debitur secara berlapis, meningkatkan pengawasan dokumen kredit agar celah manipulasi tertutup serta memperketat pengawasan dan seleksi terhadap developer yang menjadi mitra kerja sama. ​ ​Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat luas dalam memahami alur pengajuan KPR. Seringkali, saat terjadi kredit bermasalah atau fraud, masyarakat cenderung langsung menyalahkan pihak perbankan. Namun, fakta persidangan dan penyidikan seringkali menunjukkan bahwa bank justru menjadi korban dari konspirasi dan manipulasi data sistematis yang dirancang oleh oknum pengembang. ​Kepala Kejari Karawang, Dedi Irwan Virantama, mengungkapkan bahwa PT BAS diduga kuat membentuk \"tim KPR khusus\" yang bertugas memalsukan dokumen, mengedit data tanpa sepengetahuan debitur, hingga merekrut joki (pinjam nama) dari berbagai kalangan seperti oknum ojek, juru parkir, hingga pengangguran dengan imbalan tertentu. ​Bahkan, oknum developer ini bekerja sama dengan pihak luar untuk memalsukan Surat Keterangan Kerja (SKK) dan kartu identitas demi mengelabui sistem analisis kredit perbankan. ​\"PT BAS membentuk tim KPR khusus yang bertugas mengedit dan membuat dokumen palsu. Ada juga kerja sama dengan oknum HRD perusahaan tertentu untuk membuat surat keterangan kerja palsu guna mendukung pengajuan KPR,\" jelas Dedi di Kantor Kejari Karawang, Rabu (20/5). ​Kejari juga menemukan keanehan di lapangan di mana proses akad kredit dipaksakan berjalan oleh pengembang meskipun bangunan fisik rumah belum selesai atau bahkan belum terbangun. ​Komitmen Bersih-Bersih BUMN ​Dukungan penuh BTN terhadap Kejari Karawang sejalan dengan semangat \"bersih-bersih BUMN\" dari segala bentuk praktik korupsi dan kecurangan. Hingga saat ini, penyidik Kejari Karawang telah bergerak melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan memeriksa 91 orang saksi—termasuk di antaranya 15 orang dari pihak bank yang kooperatif membantu memberikan keterangan, 51 debitur, dan 26 orang dari pihak developer. ​Penyidikan yang didasarkan pada Surat Perintah Penyidikan tertanggal 30 Maret 2026 dan dilanjutkan pada 13 Mei 2026 ini diharapkan dapat segera mengungkap aktor intelektual di balik rekayasa dokumen ini. ​Melalui sikap transparan dan kooperatif ini, Bank BTN membuktikan posisinya sebagai bank tepercaya yang tidak mentoleransi segala bentuk kejahatan perbankan, sekaligus memastikan hak-hak nasabah sejati tetap terlindungi dengan aman. #btnkarawang  #btn   Negeri Karawang  #perumahankarawang", "post_id": "7643410308039593236"}}, {"key": "myterminal.id", "attributes": {"label": "myterminal.id", "x": 132.83179773565402, "y": 210.1516526760132, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 70.0677, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7650469763021376788", "id": "myterminal.id", "source": "tiktok-000001", "content": "Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami lonjakan signifikan sebesar 19% dalam tiga hari terakhir, mencapai Rp 5.825, yang menarik perhatian investor asing dengan catatan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 387,96 miliar. Dalam periode perdagangan Kamis (11/6), saham BBCA menjadi yang paling banyak diburu investor asing dan menyumbang 14,25% dari total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia, mencapai Rp 3,12 triliun. BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli untuk saham BBCA dengan target harga Rp 10.900, menilai valuasi saham ini masih undervalued pada kisaran -2 SD P/BV dan menjadikannya pilihan utama di sektor perbankan. BBCA berencana untuk membagikan dividen sebanyak tiga kali dalam tahun ini, dengan dividen interim pertama sebesar Rp 20 per saham yang akan dibagikan pada 26 Juni 2026. Selain pembagian dividen, BBCA juga akan melaksanakan program pembelian kembali saham (buyback) hingga maksimal Rp 5 triliun selama periode 12 bulan, sebagai bentuk optimisme terhadap pasar modal Indonesia. Manajemen BBCA menyatakan bahwa aksi korporasi seperti pembagian dividen dan buyback tidak akan memberikan dampak material pada kondisi keuangan atau operasional perusahaan, serta tetap mematuhi prinsip GCG dan regulasi yang berlaku. Menanggapi kenaikan suku bunga acuan BI menjadi 5,50%, BBCA terus mencermati perkembangan makroekonomi dan menjaga keseimbangan antara likuiditas dan pertumbuhan kredit yang sehat, serta menyesuaikan suku bunga kredit agar tetap kompetitif. Follow instagram", "post_id": "7650469763021376788"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 251.4290794664087, "y": 719.6705595461618, "size": 3.02, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.1894, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 196.37975185037138, "y": 768.9987987089804, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "uhYE9K6vFpI", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "MIRIS! Rahasia Pahit UMKM Sulit Naik Kelas: Modal Sendiri vs Kredit Bank\n\nKenapa jutaan pelaku usaha di Indonesia masih jalan di tempat? Benarkah akses modal usaha menjadi dinding pembatas terbesar?\n\nVideo ini membongkar fakta mengejutkan dari riset Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) yang mencatat bahwa sebanyak 88 persen pelaku UMKM sektor informal lebih memilih menggunakan dana pribadi untuk modal usaha, ketimbang mengajukan kredit perbankan. Fenomena ini memicu perlambatan pertumbuhan kredit UMKM dan membuat sektor usaha mikro kesulitan untuk ekspansi bisnis.\n\nMengapa para pemilik usaha enggan meminjam uang ke bank? Apa saja hambatan utama dari sisi pelaku usaha dan bagaimana ketatnya seleksi perbankan dalam menyetujui pinjaman modal? Kami mengulas pandangan kritis dari para ahli ekonomi terkait dilema keterbatasan agunan, pelemahan daya beli konsumen, kenaikan suku bunga, hingga pentingnya insentif kredit serta pendampingan manajemen agar UMKM Indonesia bisa benar-benar naik kelas.\n\nSimak analisis mendalam seputar dunia usaha, tantangan pembiayaan perbankan, dan solusi konkret melalui platform kolaborasi seperti UMKM Center dalam video ini sampai habis!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #umkm  #modalusaha  #KreditBank #ekonomiindonesia  #Perbanas #bisnisumkm  #finansial \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "uhYE9K6vFpI"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 58.4486549662675, "y": 672.848898450031, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "uhYE9K6vFpI", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "MIRIS! Rahasia Pahit UMKM Sulit Naik Kelas: Modal Sendiri vs Kredit Bank\n\nKenapa jutaan pelaku usaha di Indonesia masih jalan di tempat? Benarkah akses modal usaha menjadi dinding pembatas terbesar?\n\nVideo ini membongkar fakta mengejutkan dari riset Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) yang mencatat bahwa sebanyak 88 persen pelaku UMKM sektor informal lebih memilih menggunakan dana pribadi untuk modal usaha, ketimbang mengajukan kredit perbankan. Fenomena ini memicu perlambatan pertumbuhan kredit UMKM dan membuat sektor usaha mikro kesulitan untuk ekspansi bisnis.\n\nMengapa para pemilik usaha enggan meminjam uang ke bank? Apa saja hambatan utama dari sisi pelaku usaha dan bagaimana ketatnya seleksi perbankan dalam menyetujui pinjaman modal? Kami mengulas pandangan kritis dari para ahli ekonomi terkait dilema keterbatasan agunan, pelemahan daya beli konsumen, kenaikan suku bunga, hingga pentingnya insentif kredit serta pendampingan manajemen agar UMKM Indonesia bisa benar-benar naik kelas.\n\nSimak analisis mendalam seputar dunia usaha, tantangan pembiayaan perbankan, dan solusi konkret melalui platform kolaborasi seperti UMKM Center dalam video ini sampai habis!\n\nBerita Selengkapnya :\n\nReporter: \nVideo Editor: Agus Prasetyo\n\n#koranjakarta #news #umkm  #modalusaha  #KreditBank #ekonomiindonesia  #Perbanas #bisnisumkm  #finansial \n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "uhYE9K6vFpI"}}, {"key": "@joeblogsrussia", "attributes": {"label": "@joeblogsrussia", "x": 164.54645487994202, "y": 815.0702912561022, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "IUHZb88YBAk", "id": "@joeblogsrussia", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RUSIA Menghadapi Krisis Properti\n\nJika Anda ingin mendukung saluran ini:\nhttps://www.buymeacoffee.com/JoeBlogs\n  / joeblogsyt  \nKeanggotaan YouTube -    /   \nUcapan Terima Kasih Super YouTube (klik di bawah)\n\nPertumbuhan ekonomi Rusia sebagian didorong oleh meningkatnya pasar properti karena hipotek preferensial berbiaya rendah memungkinkan warga Rusia untuk membeli properti baru dengan harga murah. Peningkatan pesat volume hipotek dalam beberapa tahun terakhir telah mengakibatkan peningkatan harga yang cepat dan sekarang ada perbedaan 42% antara harga properti baru dan harga properti bekas. Kenaikan suku bunga baru-baru ini telah mengakibatkan suku bunga hipotek berlipat ganda dan gelembung properti sekarang berisiko meledak. Dalam video ini saya melihat apa yang telah terjadi di pasar dan membahas potensi risiko bagi Rusia.\n\nUntuk detail lebih lanjut, silakan lihat daftar BAB di bawah ini.\n\nTerima kasih telah menonton dan silakan LIKE dan SUBSCRIBE.\n\nJika Anda menyukai video ini dan ingin mentraktir saya kopi, silakan klik tautan di bawah ini. TERIMA KASIH, saya sangat menghargainya.\n\nhttps://www.buymeacoffee.com/JoeBlogs\n\nBab:\n0:00 Pendahuluan\n3:08 KPR PREFERENSIAL\n5:24 RASIO LTV\n8:40 RASIO DSTI\n10:40 BANK RUSIA\n11:58 HARGA PROPERTI\n15:02 SUKU BUNGA\n16:32 RINGKASAN & KESIMPULAN\n\n#russia \n#ruble \n#russianeconomy \n#donaldtrump \n#globalrecession \n#russianoil \n#gdp \n#rouble \n#ukraine \n#uk \n#pricecap \n#GLOBALFINANCIALCRISIS\n#RUBLE\n#SWIFT\n#RECESSION\n#CHINA\n#USA\n#NATO\n#WW3\n#WORLDWAR310\n\n#russia #rubel\n#ekonomirusia\n#donaldtrump\n#resesiglobal\n#minyakrusia\n#PDB\n#rubel\n#ukraina\n#uk\n#batasharga\n#KRISISKEUANGANGLOBAL\n#RUBEL\n#SWIFT\n#RESESI\n#CHINA\n#USA\n#NATO\n#WW3\n#PERANG DUNIA 310", "post_id": "IUHZb88YBAk"}}, {"key": "joeblogsrussia", "attributes": {"label": "joeblogsrussia", "x": 720.3397975076826, "y": 724.8008560697277, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "IUHZb88YBAk", "id": "joeblogsrussia", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi RUSIA Menghadapi Krisis Properti\n\nJika Anda ingin mendukung saluran ini:\nhttps://www.buymeacoffee.com/JoeBlogs\n  / joeblogsyt  \nKeanggotaan YouTube -    /   \nUcapan Terima Kasih Super YouTube (klik di bawah)\n\nPertumbuhan ekonomi Rusia sebagian didorong oleh meningkatnya pasar properti karena hipotek preferensial berbiaya rendah memungkinkan warga Rusia untuk membeli properti baru dengan harga murah. Peningkatan pesat volume hipotek dalam beberapa tahun terakhir telah mengakibatkan peningkatan harga yang cepat dan sekarang ada perbedaan 42% antara harga properti baru dan harga properti bekas. Kenaikan suku bunga baru-baru ini telah mengakibatkan suku bunga hipotek berlipat ganda dan gelembung properti sekarang berisiko meledak. Dalam video ini saya melihat apa yang telah terjadi di pasar dan membahas potensi risiko bagi Rusia.\n\nUntuk detail lebih lanjut, silakan lihat daftar BAB di bawah ini.\n\nTerima kasih telah menonton dan silakan LIKE dan SUBSCRIBE.\n\nJika Anda menyukai video ini dan ingin mentraktir saya kopi, silakan klik tautan di bawah ini. TERIMA KASIH, saya sangat menghargainya.\n\nhttps://www.buymeacoffee.com/JoeBlogs\n\nBab:\n0:00 Pendahuluan\n3:08 KPR PREFERENSIAL\n5:24 RASIO LTV\n8:40 RASIO DSTI\n10:40 BANK RUSIA\n11:58 HARGA PROPERTI\n15:02 SUKU BUNGA\n16:32 RINGKASAN & KESIMPULAN\n\n#russia \n#ruble \n#russianeconomy \n#donaldtrump \n#globalrecession \n#russianoil \n#gdp \n#rouble \n#ukraine \n#uk \n#pricecap \n#GLOBALFINANCIALCRISIS\n#RUBLE\n#SWIFT\n#RECESSION\n#CHINA\n#USA\n#NATO\n#WW3\n#WORLDWAR310\n\n#russia #rubel\n#ekonomirusia\n#donaldtrump\n#resesiglobal\n#minyakrusia\n#PDB\n#rubel\n#ukraina\n#uk\n#batasharga\n#KRISISKEUANGANGLOBAL\n#RUBEL\n#SWIFT\n#RESESI\n#CHINA\n#USA\n#NATO\n#WW3\n#PERANG DUNIA 310", "post_id": "IUHZb88YBAk"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 588.8263218911735, "y": 209.2828318534301, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "iMysZBzQksU", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Pimpinan DPR dan Himpunan Bank Milik Negara Bertemu, Bahas Kondisi Perbankan dan Pasar Keuangan\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, melakukan pertemuan dengan jajaran Himpunan Bank Milik Negara untuk membahas kondisi sektor perbankan nasional serta perkembangan pasar keuangan.\n\nDalam pertemuan tersebut, dibahas kinerja fundamental bank-bank anggota Himbara yang dinilai berada dalam kondisi sangat baik. Pertumbuhan kredit tercatat berada di kisaran 20 persen dan disebut sebagai salah satu capaian kinerja terbaik yang berhasil dibukukan Himbara dalam beberapa waktu terakhir.\n\nSelain sektor perbankan, pembahasan juga menyentuh perkembangan pasar modal. Dasco mengungkapkan pihaknya turut berdiskusi dengan BPJS dan Taspen mengenai kondisi saham-saham yang dinilai memiliki fundamental baik dan berpotensi untuk kembali diakumulasi atau dibeli.\n\nSecara umum, pertemuan ini membahas penguatan sektor keuangan nasional, mulai dari kinerja perbankan BUMN, pertumbuhan kredit, hingga strategi menjaga stabilitas dan optimisme di pasar modal melalui pengelolaan investasi yang berbasis pada fundamental ekonomi yang kuat.\n\n#SufmiDascoAhmad #DPRRI #Himbara #dpr #bankmandiri #bni #bri #btn \n\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "iMysZBzQksU"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 777.6495675972308, "y": 644.6473840783941, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "iMysZBzQksU", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Pimpinan DPR dan Himpunan Bank Milik Negara Bertemu, Bahas Kondisi Perbankan dan Pasar Keuangan\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, melakukan pertemuan dengan jajaran Himpunan Bank Milik Negara untuk membahas kondisi sektor perbankan nasional serta perkembangan pasar keuangan.\n\nDalam pertemuan tersebut, dibahas kinerja fundamental bank-bank anggota Himbara yang dinilai berada dalam kondisi sangat baik. Pertumbuhan kredit tercatat berada di kisaran 20 persen dan disebut sebagai salah satu capaian kinerja terbaik yang berhasil dibukukan Himbara dalam beberapa waktu terakhir.\n\nSelain sektor perbankan, pembahasan juga menyentuh perkembangan pasar modal. Dasco mengungkapkan pihaknya turut berdiskusi dengan BPJS dan Taspen mengenai kondisi saham-saham yang dinilai memiliki fundamental baik dan berpotensi untuk kembali diakumulasi atau dibeli.\n\nSecara umum, pertemuan ini membahas penguatan sektor keuangan nasional, mulai dari kinerja perbankan BUMN, pertumbuhan kredit, hingga strategi menjaga stabilitas dan optimisme di pasar modal melalui pengelolaan investasi yang berbasis pada fundamental ekonomi yang kuat.\n\n#SufmiDascoAhmad #DPRRI #Himbara #dpr #bankmandiri #bni #bri #btn \n\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "iMysZBzQksU"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 759.6419578240165, "y": 541.4899333873786, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 931.5599713640283, "y": 666.8329451536931, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 620.1921940710578, "y": 445.3150671170449, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 221.783319245477, "y": 36.33825282124625, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 962.9843356090577, "y": 484.1345974470951, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 782.8956602991075, "y": 447.3643023977656, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 443.30561394202283, "y": 340.00000196039457, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.7865, "eigenvector": 142.7137, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "jtSh3lBOA88", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Saat Suku Bunga Naik, Kredit Perbankan Justru Melesat 11,5& di Mei 2026! | MARKET HIGHLIGHTS\n\nDi tengah kebijakan moneter yang semakin ketat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, pertumbuhan kredit perbankan Indonesia justru menunjukkan kinerja yang semakin kuat. Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 9,98 persen.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit yang tetap solid diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi nasional ke depan. Dari sisi penggunaan, kredit investasi menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan mencapai 21,95 persen. Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit sepanjang 2026 tetap terjaga dalam kisaran 8 hingga 12 persen, mencerminkan optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "jtSh3lBOA88"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "attributes": {"label": "@fokus.indosiar", "x": 692.4103659765669, "y": 932.6632694258807, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "894HkOvrRyo", "id": "@fokus.indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Naik, Cicilan KPR Kian Membebani Warga | Fokus\n\nPerubahan suku bunga acuan atau BI Rate yang kini berada di angka 5,75 persen kian berdampak nyata pada kenaikan kredit konsumsi, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kebijakan terbaru Bank Indonesia dinilai semakin memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.\n\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "894HkOvrRyo"}}, {"key": "indosiar", "attributes": {"label": "indosiar", "x": 150.99551440438142, "y": 927.9567198900028, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4882, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "894HkOvrRyo", "id": "indosiar", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Naik, Cicilan KPR Kian Membebani Warga | Fokus\n\nPerubahan suku bunga acuan atau BI Rate yang kini berada di angka 5,75 persen kian berdampak nyata pada kenaikan kredit konsumsi, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kebijakan terbaru Bank Indonesia dinilai semakin memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.\n\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "894HkOvrRyo"}}, {"key": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "patroliindosiar", "x": 900.1312239376197, "y": 32.98190690742031, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.4882, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "894HkOvrRyo", "id": "patroliindosiar", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate Naik, Cicilan KPR Kian Membebani Warga | Fokus\n\nPerubahan suku bunga acuan atau BI Rate yang kini berada di angka 5,75 persen kian berdampak nyata pada kenaikan kredit konsumsi, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kebijakan terbaru Bank Indonesia dinilai semakin memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.\n\n\nSimak berita-berita lainnya di: https://www.vidio.com/\n\n#NewsIndosiar #Fokus #FokusIndosiar\n\nFokus Indosiar adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan PT. Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menayangkan rangkaian informasi berita menarik pilihan pada pagi, siang, dan malam hari mengenai peristiwa dalam negeri maupun mancanegara yang aktual dan terkini.\n\nJangan lewatkan tayangan berita Fokus indosiar, dengan terus mengikuti perkembangannya melalui media sosial:\n\nFacebook Indosiar:   / indosiarid.tv  \nTwitter Indosiar:   / indosiar  \nVidio Indosiar: https://www.vidio.com/\n\nAnda juga dapat mengikuti informasi pilihan seputar berita hukum dan kriminal, tragedi, bencana alam, hingga orang hilang di media sosial Patroli Indosiar:\nYouTube Patroli Indosiar:    /   \nTikTok Patroli Indosiar:   / patroli.indosiar", "post_id": "894HkOvrRyo"}}, {"key": "@TheRateUpdatewithDanFrio", "attributes": {"label": "@TheRateUpdatewithDanFrio", "x": 249.32952852317115, "y": 246.02819858875148, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "-fuldvRWElE", "id": "@TheRateUpdatewithDanFrio", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Penurunan Harga Minyak Mungkin Menjadi Kesempatan Terbaik Anda untuk Berhemat pada KPR\n\n🏠 Siap Membeli atau Membiayai Ulang? Dapatkan Persetujuan Awal\nhttps://257781.my1003app.com/246527/r...\n\n📅 Ingin Membahas Pilihan Anda? Jadwalkan Konsultasi\nhttps://calendly.com/d/cq29-7xd-x3v/t...\n\n✉️ Punya Pertanyaan? Hubungi / Tanyakan pada Dan\nhttps://www.therateupdate.com/contact\n\nSelamat datang di The Rate Update bersama Dan Frio.\n\nSaluran ini membantu pembeli rumah, pemilik rumah, profesional real estat, dan siapa pun yang mengamati pasar perumahan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan suku bunga hipotek, perumahan, inflasi, pasar obligasi, Federal Reserve, dan ekonomi.\n\nTujuan saya sederhana:\nTanpa sensasi. Hanya data nyata, penjelasan yang jelas, dan langkah-langkah praktis selanjutnya.\n\nDi sini, kami menguraikan berbagai faktor yang memengaruhi pembayaran hipotek Anda, daya beli Anda, opsi pembiayaan ulang, dan keputusan keuangan Anda.\n\nBLOG Hari Ini: Kongres Mengesahkan Undang-Undang Jalan Menuju Perumahan Abad ke-21 — Saya Beri Nilai D\nhttps://www.therateupdate.com/blog/co...\n\nAPA YANG AKAN ANDA TEMUKAN DI SALURAN INI\n\n🏠 Pembaruan suku bunga hipotek\n📉 Berita pasar perumahan\n📊 Analisis inflasi dan Federal Reserve\n📈 Pergerakan pasar obligasi dan Treasury 10 Tahun\n💰 Peluang refinancing\n🏡 Edukasi pembeli rumah\n🔁 RateWatch dan alat pemantauan hipotek\n🧮 Kalkulator hipotek dan alat pembayaran\n🎥 Pembaruan pasar langsung dan komentar perumahan\n\nBaik Anda membeli rumah pertama Anda, melakukan refinancing hipotek Anda saat ini, membandingkan opsi pinjaman, atau hanya mencoba memahami mengapa suku bunga bergerak, saluran ini dibangun untuk membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik.\n\nSUMBER DAYA UTAMA\n\n📉 Pantau Suku Bunga KPR Secara Otomatis\nhttps://rw2.therateupdate.com/\n\n🏠 Pusat Komando KPR TRU\nhttps://command.therateupdate.com/\n\n💳 Pengoptimal Utang TRU\nhttps://debtrelief.therateupdate.com/\n\n🧮 Kalkulator & Alat KPR\nhttps://stan.store/TRU-Foundations\n\nIKUTI PEMBARUAN SUKU BUNGA\n\nYouTube:    /   \nInstagram:   / therateupdate  \nTikTok:   / therateupdate  \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nDan Frio adalah petugas pinjaman KPR berlisensi di seluruh 50 negara bagian dan Puerto Rico. NMLS #246527 | TRU Mortgage Team / PBT Bancorp NMLS #257781 | Pemberi Pinjaman Perumahan yang Adil.\n\nSaluran ini hanya untuk edukasi dan komentar. Topik dapat mencakup suku bunga hipotek, real estat, perumahan, saham, obligasi, mata uang kripto, inflasi, Federal Reserve, dan pasar keuangan.\n\nSemua opini adalah pendapat pribadi saya dan tidak mewakili PBT Bancorp, TRU Mortgage Team, atau lembaga keuangan mana pun tempat saya bekerja atau berafiliasi.\n\nTidak ada apa pun di saluran ini yang merupakan penawaran untuk meminjamkan, komitmen untuk meminjamkan, nasihat keuangan, hukum, pajak, atau investasi. Suku bunga hipotek, ketentuan, persetujuan, dan program tunduk pada kualifikasi peminjam, kondisi pasar, persetujuan penjaminan, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak semua peminjam akan memenuhi syarat.", "post_id": "-fuldvRWElE"}}, {"key": "therateupdatewithdanfrio", "attributes": {"label": "therateupdatewithdanfrio", "x": 441.08071999746437, "y": 787.858029379331, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "-fuldvRWElE", "id": "therateupdatewithdanfrio", "source": "youtube-000001", "content": "Mengapa Penurunan Harga Minyak Mungkin Menjadi Kesempatan Terbaik Anda untuk Berhemat pada KPR\n\n🏠 Siap Membeli atau Membiayai Ulang? Dapatkan Persetujuan Awal\nhttps://257781.my1003app.com/246527/r...\n\n📅 Ingin Membahas Pilihan Anda? Jadwalkan Konsultasi\nhttps://calendly.com/d/cq29-7xd-x3v/t...\n\n✉️ Punya Pertanyaan? Hubungi / Tanyakan pada Dan\nhttps://www.therateupdate.com/contact\n\nSelamat datang di The Rate Update bersama Dan Frio.\n\nSaluran ini membantu pembeli rumah, pemilik rumah, profesional real estat, dan siapa pun yang mengamati pasar perumahan untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan suku bunga hipotek, perumahan, inflasi, pasar obligasi, Federal Reserve, dan ekonomi.\n\nTujuan saya sederhana:\nTanpa sensasi. Hanya data nyata, penjelasan yang jelas, dan langkah-langkah praktis selanjutnya.\n\nDi sini, kami menguraikan berbagai faktor yang memengaruhi pembayaran hipotek Anda, daya beli Anda, opsi pembiayaan ulang, dan keputusan keuangan Anda.\n\nBLOG Hari Ini: Kongres Mengesahkan Undang-Undang Jalan Menuju Perumahan Abad ke-21 — Saya Beri Nilai D\nhttps://www.therateupdate.com/blog/co...\n\nAPA YANG AKAN ANDA TEMUKAN DI SALURAN INI\n\n🏠 Pembaruan suku bunga hipotek\n📉 Berita pasar perumahan\n📊 Analisis inflasi dan Federal Reserve\n📈 Pergerakan pasar obligasi dan Treasury 10 Tahun\n💰 Peluang refinancing\n🏡 Edukasi pembeli rumah\n🔁 RateWatch dan alat pemantauan hipotek\n🧮 Kalkulator hipotek dan alat pembayaran\n🎥 Pembaruan pasar langsung dan komentar perumahan\n\nBaik Anda membeli rumah pertama Anda, melakukan refinancing hipotek Anda saat ini, membandingkan opsi pinjaman, atau hanya mencoba memahami mengapa suku bunga bergerak, saluran ini dibangun untuk membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik.\n\nSUMBER DAYA UTAMA\n\n📉 Pantau Suku Bunga KPR Secara Otomatis\nhttps://rw2.therateupdate.com/\n\n🏠 Pusat Komando KPR TRU\nhttps://command.therateupdate.com/\n\n💳 Pengoptimal Utang TRU\nhttps://debtrelief.therateupdate.com/\n\n🧮 Kalkulator & Alat KPR\nhttps://stan.store/TRU-Foundations\n\nIKUTI PEMBARUAN SUKU BUNGA\n\nYouTube:    /   \nInstagram:   / therateupdate  \nTikTok:   / therateupdate  \n\nPERNYATAAN SANGKALAN\n\nDan Frio adalah petugas pinjaman KPR berlisensi di seluruh 50 negara bagian dan Puerto Rico. NMLS #246527 | TRU Mortgage Team / PBT Bancorp NMLS #257781 | Pemberi Pinjaman Perumahan yang Adil.\n\nSaluran ini hanya untuk edukasi dan komentar. Topik dapat mencakup suku bunga hipotek, real estat, perumahan, saham, obligasi, mata uang kripto, inflasi, Federal Reserve, dan pasar keuangan.\n\nSemua opini adalah pendapat pribadi saya dan tidak mewakili PBT Bancorp, TRU Mortgage Team, atau lembaga keuangan mana pun tempat saya bekerja atau berafiliasi.\n\nTidak ada apa pun di saluran ini yang merupakan penawaran untuk meminjamkan, komitmen untuk meminjamkan, nasihat keuangan, hukum, pajak, atau investasi. Suku bunga hipotek, ketentuan, persetujuan, dan program tunduk pada kualifikasi peminjam, kondisi pasar, persetujuan penjaminan, dan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak semua peminjam akan memenuhi syarat.", "post_id": "-fuldvRWElE"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 850.9838744479879, "y": 820.5735673203154, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "cxbF6eNM_a8", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Perkuat Nilai Tukar Rupiah, Maruarar: Bunga KPR Subsidi Tidak Naik! | iNews Prime 19/6\n\nPerkuat Nilai Tukar Rupiah, Terhadap Dollar, Maruarar: Bunga KPR Subsidi Tidak Naik! | iNews Prime 19/6\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "cxbF6eNM_a8"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 333.80816770263175, "y": 876.6014995559145, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "cxbF6eNM_a8", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Perkuat Nilai Tukar Rupiah, Maruarar: Bunga KPR Subsidi Tidak Naik! | iNews Prime 19/6\n\nPerkuat Nilai Tukar Rupiah, Terhadap Dollar, Maruarar: Bunga KPR Subsidi Tidak Naik! | iNews Prime 19/6\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "cxbF6eNM_a8"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 597.8708650887182, "y": 534.857826974163, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "i8aM7ulqgCc", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik Jadi 5,75 Persen, Siap-Siap Cicilan KPR Ikut Melonjak! | Liputan 6\n\nKebijakan penetapan suku bunga acuan atau \"BI-Rate\" oleh Bank Indonesia yang kini berada di level 5,75 persen mulai berdampak pada sektor pembiayaan masyarakat. Perubahan suku bunga ini berimbas langsung pada lonjakan bunga kredit konsumsi, salah satunya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cicilannya dipastikan ikut terkerek naik.\n\nLangkah pengetatan moneter terbaru dari Bank Indonesia ini dinilai sangat memberatkan masyarakat luas, terlebih di tengah situasi pemulihan ekonomi nasional domestik yang dinilai belum sepenuhnya stabil.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "i8aM7ulqgCc"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 65.92614630276216, "y": 622.7948296159179, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9992, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "i8aM7ulqgCc", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik Jadi 5,75 Persen, Siap-Siap Cicilan KPR Ikut Melonjak! | Liputan 6\n\nKebijakan penetapan suku bunga acuan atau \"BI-Rate\" oleh Bank Indonesia yang kini berada di level 5,75 persen mulai berdampak pada sektor pembiayaan masyarakat. Perubahan suku bunga ini berimbas langsung pada lonjakan bunga kredit konsumsi, salah satunya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cicilannya dipastikan ikut terkerek naik.\n\nLangkah pengetatan moneter terbaru dari Bank Indonesia ini dinilai sangat memberatkan masyarakat luas, terlebih di tengah situasi pemulihan ekonomi nasional domestik yang dinilai belum sepenuhnya stabil.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "i8aM7ulqgCc"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 364.23461767094955, "y": 253.25967806846694, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9992, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "i8aM7ulqgCc", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik Jadi 5,75 Persen, Siap-Siap Cicilan KPR Ikut Melonjak! | Liputan 6\n\nKebijakan penetapan suku bunga acuan atau \"BI-Rate\" oleh Bank Indonesia yang kini berada di level 5,75 persen mulai berdampak pada sektor pembiayaan masyarakat. Perubahan suku bunga ini berimbas langsung pada lonjakan bunga kredit konsumsi, salah satunya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cicilannya dipastikan ikut terkerek naik.\n\nLangkah pengetatan moneter terbaru dari Bank Indonesia ini dinilai sangat memberatkan masyarakat luas, terlebih di tengah situasi pemulihan ekonomi nasional domestik yang dinilai belum sepenuhnya stabil.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "i8aM7ulqgCc"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 821.001264322254, "y": 734.4715868025346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 11.9992, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "i8aM7ulqgCc", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "BI Rate\" Naik Jadi 5,75 Persen, Siap-Siap Cicilan KPR Ikut Melonjak! | Liputan 6\n\nKebijakan penetapan suku bunga acuan atau \"BI-Rate\" oleh Bank Indonesia yang kini berada di level 5,75 persen mulai berdampak pada sektor pembiayaan masyarakat. Perubahan suku bunga ini berimbas langsung pada lonjakan bunga kredit konsumsi, salah satunya adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang cicilannya dipastikan ikut terkerek naik.\n\nLangkah pengetatan moneter terbaru dari Bank Indonesia ini dinilai sangat memberatkan masyarakat luas, terlebih di tengah situasi pemulihan ekonomi nasional domestik yang dinilai belum sepenuhnya stabil.\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "i8aM7ulqgCc"}}, {"key": "@sb30official", "attributes": {"label": "@sb30official", "x": 958.8857051087876, "y": 430.41158088889296, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 10.5103, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "@sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}, {"key": "sb30official", "attributes": {"label": "sb30official", "x": 11.575741604395118, "y": 209.59061023023494, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 19.444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "ApRy5EwmjPw", "id": "sb30official", "source": "youtube-000001", "content": "Rupiah Tembus 18.000 & Badai Pajak UMKM: 6 Alasan Mengapa Ekonomi Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja\n\n00:00 Hook: Dolar Melejit ke 18.000 & 6 Kebijakan \"Aneh\" Pemerintahan Baru yang Saling Mengunci\n\n00:51 Sisi Lain Ekonomi: Ini Bukan Kejadian Terpisah, Melainkan Satu Benang Merah Tekanan APBN\n\n01:49 Kebijakan 1—Bom Waktu Subsidi BBM: Efek Domino Harga Minyak Dunia (ICP) Tembus 91,8 Dolar\n\n03:29 Analogi Pinjol Rumah Tangga: Mengkritisi Retorika Politik \"Rakyat Desa Gak Butuh Dolar\"\n\n05:23 Kebijakan 2—Bom Waktu Pajak UMKM: Batas Waktu PPH Final 0,5% Habis, CV & PT Otomatis Kena 22%\n\n07:08 Aturan Firm Splitting: Ditjen Pajak Mengunci Celah Pengusaha yang Memecah Entitas Bisnis\n\n08:26 Kebijakan 3—Moneter Agresif: BI Rate Naik ke 5,5% Demi Menahan Modal Asing Keluar (Capital Outflow)\n\n09:55 Dampak Suku Bunga Mengambang (Floating): Sektor Properti, KPR, Otomatif, & UMKM Mulai Megap-Megap\n\n11:19 Kebijakan 4—Ekspor Satu Pintu DSI: Regulasi Danantara yang Memicu Ketidakpastian Investor Global\n\n12:38 Prediksi Ekstrim 2027: Risiko Nyata Aliran Devisa Macet yang Bisa Menyeret Rupiah ke 25.000\n\n13:17 Kebijakan 5—Lingkaran Setan PHK Massal: Kontraksi Daya Beli dan Penurunan Setoran PPN Negara\n\n14:37 Kebijakan 6—Krisis Kepercayaan Publik: Mempertanyakan Gurita Entitas Baru DSI, Danantara, & Kopdes\n\n15:40 Ironi Kopdes Merah Putih: Niat Menyaingi Alfamart-Indomaret tapi Ambil Stok di Gudang yang Sama\n\n16:27 Isu Transparansi Proyek Politik: Potensi Kebocoran Anggaran Tanpa Sistem Pengawasan yang Ketat\n\n17:01 Kesimpulan 6 Pilar Masalah: Rangkuman Siklus Benang Kusut Makro Ekonomi Indonesia 2026\n\n17:37 Strategi Survival Pengusaha: Audit Biaya, Cek Status Pajak Badan, & Antisipasi Kredit Mengambang\n\n17:52 Strategi Survival Karyawan: Keluar dari Sektor Rentan & Cara Membangun Sumber Income Tambahan\n\n18:36 Closing: Berhenti Mengutuk Pemerintah, Selamatkan Ekonomi Keluarga Anda! Salam Hebat Luar Biasa!\n\n---\nWA CHANNEL SB30 UNTUK KONTEN EKSKLUSIF:\nhttps://whatsapp.com/channel/0029Vb61...\nGABUNG MEMBER YOUTUBE SUCCESS BEFORE 30\n   /", "post_id": "ApRy5EwmjPw"}}], "edges": [{"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "source": "aldotjahjadi8", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "deddyhariadi", "source": "deddyhariadi", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "isari68", "source": "isari68", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "isari68", "source": "isari68", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "ari_aditya", "source": "ari_aditya", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ari_aditya", "source": "ari_aditya", "target": "prabowo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ari_aditya", "source": "ari_aditya", "target": "business", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ari_aditya", "source": "ari_aditya", "target": "Bisniscom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fsaidhamzah", "source": "fsaidhamzah", "target": "Opposite6888", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "fsaidhamzah", "source": "fsaidhamzah", "target": "steve_hanke", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "Asura0599", "source": "Asura0599", "target": "safrieanas", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "BungIdoe", "source": "BungIdoe", "target": "saptaipb", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "mrXposehot", "source": "mrXposehot", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "galihiyahiya", "source": "galihiyahiya", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bmartawardaya", "source": "bmartawardaya", "target": "sejak2006", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "nida_ina", "source": "nida_ina", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "blacktanjunng", "source": "blacktanjunng", "target": "kalistohenituse", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "CChan94514", "source": "CChan94514", "target": "raraC0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "CChan94514", "source": "CChan94514", "target": "BigAlphaID", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "djpbyogyakarta", "source": "djpbyogyakarta", "target": "ditjenperbendaharaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim_paser", "source": "prokopim_paser", "target": "dr.fahmi.fadli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokopim_paser", "source": "prokopim_paser", "target": "wakil_bupati_paser.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "source": "infotibanjaran.id", "target": "voktis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "Kejaksaan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "karawangbercerita", "source": "karawangbercerita", "target": "btn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "myterminal.id", "source": "myterminal.id", "target": "myterminal.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@joeblogsrussia", "source": "@joeblogsrussia", "target": "joeblogsrussia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "indosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@fokus.indosiar", "source": "@fokus.indosiar", "target": "patroliindosiar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@TheRateUpdatewithDanFrio", "source": "@TheRateUpdatewithDanFrio", "target": "therateupdatewithdanfrio", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@sb30official", "source": "@sb30official", "target": "sb30official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}