{"nodes": [{"key": "kaperfuture", "attributes": {"label": "kaperfuture", "x": 676.0461321005976, "y": 442.8820948438876, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 67.332, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067948117048307946", "id": "kaperfuture", "source": "tweet-000004", "content": "Utang luar negeri tembus 10 triliun rupiah solusi genjot pajak rakyat....ini negara mau di bawa mana astagfirullah...", "post_id": "2067948117048307946"}}, {"key": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "ardisatriawan", "x": 302.6638184998919, "y": 426.7559358536296, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 124.5642, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067948117048307946", "id": "ardisatriawan", "source": "tweet-000004", "content": "Utang luar negeri tembus 10 triliun rupiah solusi genjot pajak rakyat....ini negara mau di bawa mana astagfirullah...", "post_id": "2067948117048307946"}}, {"key": "the.indonesia.post", "attributes": {"label": "the.indonesia.post", "x": 11.45539491841796, "y": 369.45877532182504, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 67.332, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7653050172796144917", "id": "the.indonesia.post", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Analisis Fiskal : Isu Purbaya Tolak Pinjaman IMF-World Bank dan Kaitannya dengan Fluktuasi Rupiah Serta IHSG ⚖️ Pernyataan tegas Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa terkait komitmen menjaga kemandirian moneter tanpa bergantung pada pinjaman lembaga donor internasional memicu perdebatan sengit mengenai penyebab koreksi teknis nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan, sebuah analisis makroekonomi yang dinilai berimbang guna memetakan sentimen pasar riil dari faktor eksternal global. 📄 Berdasarkan data manifes perdagangan Bursa Efek Indonesia dan nilai kurs JISDOR, pelemahan instrumen keuangan domestik pada Juni 2026 ini faktualnya lebih dipengaruhi oleh sentimen tingginya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) serta outflow modal asing jangka pendek. 📋 Otoritas  bersama  menegaskan bahwa kebijakan penolakan utang baru dari IMF maupun World Bank merupakan keputusan fungsional untuk menjaga rasio utang jangka panjang, sementara fluktuasi IHSG saat ini adalah siklus penyesuaian portofolio rutin investor makro yang tidak berkorelasi langsung dengan kebijakan penolakan pinjaman modal asing tersebut. 🔍 Langkah menjaga kedaulatan fiskal yang konsisten digaungkan oleh jajaran komisioner keuangan ini berdampak pada tingginya kepercayaan fundamental ekonomi bagi masyarakat bawah di tengah gejolak geopolitik. ✨  Ketegasan membatasi utang luar negeri patut didukung demi kedaulatan moneter nasional secara obyektif, namun di sisi lain, pemerintah dituntut bergerak taktis menciptakan stimulus investasi domestik yang ramah pasar agar volatilitas pasar modal tidak terus menekan kinerja korporasi lokal di ruang siber komersial. 🎯 Menurut analisis ekonomi Anda, apakah keputusan menolak pinjaman lembaga internasional sudah tepat bagi ketahanan jangka panjang Rupiah?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiahIHSG #PurbayaYudhiSadewa #KemandirianFiskal #EkonomiNasional", "post_id": "7653050172796144917"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 161.83602834767507, "y": 70.52585546296197, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 81.64, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7653050172796144917", "id": "bank_indonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Analisis Fiskal : Isu Purbaya Tolak Pinjaman IMF-World Bank dan Kaitannya dengan Fluktuasi Rupiah Serta IHSG ⚖️ Pernyataan tegas Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa terkait komitmen menjaga kemandirian moneter tanpa bergantung pada pinjaman lembaga donor internasional memicu perdebatan sengit mengenai penyebab koreksi teknis nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan, sebuah analisis makroekonomi yang dinilai berimbang guna memetakan sentimen pasar riil dari faktor eksternal global. 📄 Berdasarkan data manifes perdagangan Bursa Efek Indonesia dan nilai kurs JISDOR, pelemahan instrumen keuangan domestik pada Juni 2026 ini faktualnya lebih dipengaruhi oleh sentimen tingginya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) serta outflow modal asing jangka pendek. 📋 Otoritas  bersama  menegaskan bahwa kebijakan penolakan utang baru dari IMF maupun World Bank merupakan keputusan fungsional untuk menjaga rasio utang jangka panjang, sementara fluktuasi IHSG saat ini adalah siklus penyesuaian portofolio rutin investor makro yang tidak berkorelasi langsung dengan kebijakan penolakan pinjaman modal asing tersebut. 🔍 Langkah menjaga kedaulatan fiskal yang konsisten digaungkan oleh jajaran komisioner keuangan ini berdampak pada tingginya kepercayaan fundamental ekonomi bagi masyarakat bawah di tengah gejolak geopolitik. ✨  Ketegasan membatasi utang luar negeri patut didukung demi kedaulatan moneter nasional secara obyektif, namun di sisi lain, pemerintah dituntut bergerak taktis menciptakan stimulus investasi domestik yang ramah pasar agar volatilitas pasar modal tidak terus menekan kinerja korporasi lokal di ruang siber komersial. 🎯 Menurut analisis ekonomi Anda, apakah keputusan menolak pinjaman lembaga internasional sudah tepat bagi ketahanan jangka panjang Rupiah?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiahIHSG #PurbayaYudhiSadewa #KemandirianFiskal #EkonomiNasional", "post_id": "7653050172796144917"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 710.7025960004058, "y": 573.0090683546229, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 81.64, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653050172796144917", "id": "ojkindonesia", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Analisis Fiskal : Isu Purbaya Tolak Pinjaman IMF-World Bank dan Kaitannya dengan Fluktuasi Rupiah Serta IHSG ⚖️ Pernyataan tegas Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa terkait komitmen menjaga kemandirian moneter tanpa bergantung pada pinjaman lembaga donor internasional memicu perdebatan sengit mengenai penyebab koreksi teknis nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan, sebuah analisis makroekonomi yang dinilai berimbang guna memetakan sentimen pasar riil dari faktor eksternal global. 📄 Berdasarkan data manifes perdagangan Bursa Efek Indonesia dan nilai kurs JISDOR, pelemahan instrumen keuangan domestik pada Juni 2026 ini faktualnya lebih dipengaruhi oleh sentimen tingginya suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) serta outflow modal asing jangka pendek. 📋 Otoritas  bersama  menegaskan bahwa kebijakan penolakan utang baru dari IMF maupun World Bank merupakan keputusan fungsional untuk menjaga rasio utang jangka panjang, sementara fluktuasi IHSG saat ini adalah siklus penyesuaian portofolio rutin investor makro yang tidak berkorelasi langsung dengan kebijakan penolakan pinjaman modal asing tersebut. 🔍 Langkah menjaga kedaulatan fiskal yang konsisten digaungkan oleh jajaran komisioner keuangan ini berdampak pada tingginya kepercayaan fundamental ekonomi bagi masyarakat bawah di tengah gejolak geopolitik. ✨  Ketegasan membatasi utang luar negeri patut didukung demi kedaulatan moneter nasional secara obyektif, namun di sisi lain, pemerintah dituntut bergerak taktis menciptakan stimulus investasi domestik yang ramah pasar agar volatilitas pasar modal tidak terus menekan kinerja korporasi lokal di ruang siber komersial. 🎯 Menurut analisis ekonomi Anda, apakah keputusan menolak pinjaman lembaga internasional sudah tepat bagi ketahanan jangka panjang Rupiah?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiahIHSG #PurbayaYudhiSadewa #KemandirianFiskal #EkonomiNasional", "post_id": "7653050172796144917"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 996.7273886916249, "y": 870.456004391999, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 81.64, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653727519434116373", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Menilik Proyeksi Ekonomi Klasik : Menguji Validitas Prediksi Almarhum Faisal Basri Soal Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS 💸 Peredaran kembali cuplikan video lawas berisi proyeksi ekonomi dari almarhum ekonom senior Faisal Basri mengenai potensi pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS memicu perdebatan sengit di ruang siber, sebuah analisis makroekonomi yang menuntut validasi data riil berimbang agar tidak melahirkan kepanikan spekulatif di tingkat domestik. 📄 Berdasarkan data manifes kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis resmi oleh  pada Juni 2026, nilai tukar mata uang domestik faktualnya masih berfluktuasi dinamis di kisaran angka Rp16.200 hingga Rp16.450 per dolar AS akibat tekanan sentimen suku bunga global The Fed. 📋 Rekam jejak digital mencatat bahwa analisis kritis yang dilontarkan sang ekonom dua tahun lalu merupakan sebuah pemodelan risiko fiskal bersyarat jika pemerintah tidak taktis memitigasi pembengkakan utang luar negeri serta defisit neraca berjalan, sehingga klaim sepihak netizen yang menyebut prediksi angka ekstrem tersebut telah sepenuhnya menjadi kenyataan di pasar spot saat ini terbukti tidak akurat secara statistik. 🔍 Munculnya kembali narasi proyeksi ekonomi masa lalu di tengah volatilitas pasar keuangan saat ini berdampak pada krusialnya penyajian edukasi literasi keuangan yang obyektif bagi masyarakat bawah. ✨  Peringatan dini dari para akademisi independen wajib dijadikan instrumen evaluasi berharga bagi tata kelola fiskal , namun di sisi lain, publik siber dituntut bergerak taktis menyaring arus informasi agar tidak mudah termakan framing disinformasi potongan video pendek yang mengaburkan data fundamental riil ketahanan moneter nasional. 🎯 Apa langkah paling efektif yang harus diambil Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas Rupiah saat ini?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiah #FaisalBasri #KursBankIndonesia #EkonomiNasional", "post_id": "7653727519434116373"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 135.22913862133123, "y": 333.4619137422261, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 67.332, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 510.9607382311291, "y": 54.809634261535955, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 435.80598978030184, "y": 583.3967864589877, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 142.3016792334707, "y": 563.9240774436086, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 745.9741593180294, "y": 426.5083705042142, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 44.619708274651224, "y": 265.3173669298139, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 745.3647901004535, "y": 322.9762625509066, "size": 15.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 71.42, "eigenvector": 142.8571, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "YlOUJRdBrwU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Menjaga Keseimbangan Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa dan Rupiah | MARKET REVIEW\n\nKenaikan utang luar negeri Indonesia kembali menjadi sorotan. Per April 2026, nilainya mencapai USD439,8 miliar atau setara Rp7.784,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional masih terjaga, tercermin dari arus modal asing yang tetap masuk ke Surat Berharga Negara (SBN). Di tengah meningkatnya beban utang dan ketidakpastian global, mampukah Indonesia menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembiayaan, stabilitas rupiah, dan ketahanan ekonomi nasional?                                                 #marketreview  #utangnegara \n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "YlOUJRdBrwU"}}], "edges": [{"key": "kaperfuture", "source": "kaperfuture", "target": "ardisatriawan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}