{"nodes": [{"key": "keuangan_", "attributes": {"label": "keuangan_", "x": 649.2593514993515, "y": 813.0042807238223, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "keuangan_", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "AidilAKBAR", "x": 273.8348855306466, "y": 47.662883316870406, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067597476027306142", "id": "AidilAKBAR", "source": "tweet-000004", "content": "Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit perbankan nasional masih menunjukkan tren yang kuat dan tetap menjadi salah satu motor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026.\n\nhttps://t.co/nBpmQ6eq38", "post_id": "2067597476027306142"}}, {"key": "DKIJakarta", "attributes": {"label": "DKIJakarta", "x": 932.0222504929249, "y": 674.7609533973969, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "DKIJakarta", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "pramonoanung", "attributes": {"label": "pramonoanung", "x": 775.2607542304792, "y": 444.2815570197257, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2067856607099384255", "id": "pramonoanung", "source": "tweet-000004", "content": "Sobat Jakarta, Gubernur DKI Jakarta,  , menghadiri Konferensi Pers Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. JKF didorong sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi https://t.co/svR0USdDwx", "post_id": "2067856607099384255"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_malut", "x": 916.9192392333282, "y": 413.07794690511867, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4534, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3926167408982148173_3117095536", "id": "bank_indonesia_malut", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut ! \nDi tengah dinamika global, bagaimana Bank Indonesia memperkuat stabilitas dan mendorong perekonomian?\n.\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih berlangsung, stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian terus berputar, peluang tetap tumbuh, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. \n.\nUntuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui beberapa langkah kebijakan. Mulai dari penguatan kebijakan moneter, pelonggaran makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, hingga perluasan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. \n.\nYuk, bagikan optimisme Sobat di kolom komentar!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3926167408982148173_3117095536"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 526.1072261098161, "y": 224.33897625524034, "size": 3.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 22.1209, "eigenvector": 5.175, "in_degree": 11, "out_degree": 0, "degree": 11}, "_id": "3926167408982148173_3117095536", "id": "bank_indonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Suba jou #SobRuMalut\n.\n.\n.\nHalo SobRu Malut ! \nDi tengah dinamika global, bagaimana Bank Indonesia memperkuat stabilitas dan mendorong perekonomian?\n.\n#SobatRupiah, di tengah dinamika global yang masih berlangsung, stabilitas menjadi kunci agar roda perekonomian terus berputar, peluang tetap tumbuh, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. \n.\nUntuk itu, Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui beberapa langkah kebijakan. Mulai dari penguatan kebijakan moneter, pelonggaran makroprudensial, digitalisasi sistem pembayaran, hingga perluasan kerja sama internasional untuk menjaga stabilitas Rupiah, memperkuat sistem keuangan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. \n.\nYuk, bagikan optimisme Sobat di kolom komentar!\n#repostfrom \n.\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3926167408982148173_3117095536"}}, {"key": "pipebijatim", "attributes": {"label": "pipebijatim", "x": 928.9757705055569, "y": 983.2692137040774, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3925142534214215695_40109612150", "id": "pipebijatim", "source": "instagram-000001", "content": "UMKM adalah salah satu ruas tulang punggung perekonomian Indonesia.\n\nDalam upaya mendorong dan memperkuat UMKM, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai mitra strategis untuk melaksanakan program Transformasi Kewirasahaan UMKM Terpadu.\n\nKetua PIPEBI Jawa Timur, Ibu Ning Ibrahim, turut mendampingi Ibu Arumi Bachsin  selaku Ketua Dekranasda Jawa Timur dalam agenda \"Kickoff Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan\" yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026 di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.\n\nKarena jika UMKM kuat, ekonomi rakyat akan meningkat.\n\n#pipebijatim #bijatim", "post_id": "3925142534214215695_40109612150"}}, {"key": "arumibachsin_94", "attributes": {"label": "arumibachsin_94", "x": 874.6134952074162, "y": 34.4221122538747, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3925142534214215695_40109612150", "id": "arumibachsin_94", "source": "instagram-000001", "content": "UMKM adalah salah satu ruas tulang punggung perekonomian Indonesia.\n\nDalam upaya mendorong dan memperkuat UMKM, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai mitra strategis untuk melaksanakan program Transformasi Kewirasahaan UMKM Terpadu.\n\nKetua PIPEBI Jawa Timur, Ibu Ning Ibrahim, turut mendampingi Ibu Arumi Bachsin  selaku Ketua Dekranasda Jawa Timur dalam agenda \"Kickoff Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu untuk Penciptaan Lapangan Kerja dan Ekonomi Kerakyatan\" yang diselenggarakan pada 22 Juni 2026 di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta.\n\nKarena jika UMKM kuat, ekonomi rakyat akan meningkat.\n\n#pipebijatim #bijatim", "post_id": "3925142534214215695_40109612150"}}, {"key": "infodenpasar", "attributes": {"label": "infodenpasar", "x": 309.65362853591296, "y": 229.48825358497626, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3926341328275708381_1945961331", "id": "infodenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya melalui dukungan pada Festival Penjor yang akan berlangsung pada 25 Juni 2026 di Pura Sakenan, Desa Serangan. \n\nFestival ini akan menghadirkan beragam karya penjor yang merefleksikan kreativitas masyarakat serta nilai-nilai budaya yang hidup dalam tradisi Bali.​\n\nMelalui dukungan ini, BTID selaku pengelola KEK Kura Kura Bali berharap dapat berkontribusi pada upaya pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong kolaborasi yang memperkuat identitas budaya Desa Serangan dan Bali secara berkelanjutan.​\n\nMari bersama merayakan kekayaan budaya Bali di Festival Penjor pada 25 Juni 2026.​\n\n \n #Bali #FestivalPenjor #DesaSerangan #Serangan #kurakurabali", "post_id": "3926341328275708381_1945961331"}}, {"key": "in.kurakurabali", "attributes": {"label": "in.kurakurabali", "x": 855.0922765435068, "y": 421.4592603182912, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3926341328275708381_1945961331", "id": "in.kurakurabali", "source": "instagram-000001", "content": "Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya melalui dukungan pada Festival Penjor yang akan berlangsung pada 25 Juni 2026 di Pura Sakenan, Desa Serangan. \n\nFestival ini akan menghadirkan beragam karya penjor yang merefleksikan kreativitas masyarakat serta nilai-nilai budaya yang hidup dalam tradisi Bali.​\n\nMelalui dukungan ini, BTID selaku pengelola KEK Kura Kura Bali berharap dapat berkontribusi pada upaya pelestarian warisan budaya sekaligus mendorong kolaborasi yang memperkuat identitas budaya Desa Serangan dan Bali secara berkelanjutan.​\n\nMari bersama merayakan kekayaan budaya Bali di Festival Penjor pada 25 Juni 2026.​\n\n \n #Bali #FestivalPenjor #DesaSerangan #Serangan #kurakurabali", "post_id": "3926341328275708381_1945961331"}}, {"key": "lampungfolk", "attributes": {"label": "lampungfolk", "x": 830.0078435850648, "y": 230.86956931648962, "size": 14.51, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 69.4828, "in_degree": 0, "out_degree": 12, "degree": 12}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "lampungfolk", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "digitalkitogalo", "x": 108.97004780433018, "y": 775.8749444380784, "size": 14.91, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 10.7092, "eigenvector": 71.8664, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "digitalkitogalo", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "ratudewa", "attributes": {"label": "ratudewa", "x": 649.28662950595, "y": 101.61231938097725, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "ratudewa", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "primasalam", "attributes": {"label": "primasalam", "x": 867.8461125917514, "y": 720.3352109269205, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "primasalam", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "aprizal1645", "attributes": {"label": "aprizal1645", "x": 408.56927223832486, "y": 209.5019353243578, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "aprizal1645", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "ratudewa.update", "x": 646.0456682294184, "y": 704.0495084517464, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "ratudewa.update", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "primasalam_story", "attributes": {"label": "primasalam_story", "x": 412.0432882628928, "y": 164.47141852594604, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "primasalam_story", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "fahmi_fhatta", "x": 318.7740620553, "y": 234.74015466967134, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "fahmi_fhatta", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "natamilan_xv", "x": 444.47592492681264, "y": 513.7950935300579, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "natamilan_xv", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "irul_bae", "attributes": {"label": "irul_bae", "x": 631.6234398663969, "y": 739.8733226177216, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "irul_bae", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "maulidianinik", "attributes": {"label": "maulidianinik", "x": 633.8611671204276, "y": 191.95779525311752, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "maulidianinik", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "indahrizkyariani_mujyaer", "x": 136.3529494644432, "y": 205.84255228472136, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "indahrizkyariani_mujyaer", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "charming.palembang", "attributes": {"label": "charming.palembang", "x": 570.3300337293572, "y": 520.0526492535569, "size": 13.86, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.5341, "eigenvector": 65.5637, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3924437224200043112_62796325422", "id": "charming.palembang", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n m.irmansstp \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924437224200043112_62796325422"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "attributes": {"label": "palembang.sumsel.ssci", "x": 356.5655940940855, "y": 234.69528812158424, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 72.4142, "in_degree": 0, "out_degree": 13, "degree": 13}, "_id": "3924439546401151203_4055588700", "id": "palembang.sumsel.ssci", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n  \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924439546401151203_4055588700"}}, {"key": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "m.irmansstp", "x": 786.4354895131314, "y": 657.8230441324824, "size": 8.54, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.1891, "eigenvector": 33.4591, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3924439546401151203_4055588700", "id": "m.irmansstp", "source": "instagram-000001", "content": "📢 GEMILANG PALEMBANG RAYA x DIGITAL KITO GALO 7TH SIAP DIGELAR 🔊\n\nMari datang dan ramaikan Gemilang Palembang Raya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke-1343 yang berkolaborasi dengan Digital Kito Galo  (DKG) ke-7 Tahun.\n📅 25–28 Juni 2026\n📍 Benteng Kuto Besak, Palembang\n\nNikmati berbagai rangkaian kegiatan menarik yang memadukan promosi ekonomi daerah, digitalisasi, UMKM, pariwisata, budaya, serta hiburan untuk masyarakat.\n\nKegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota Palembang, Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat ekosistem digital di Kota Palembang.\n\nAyo ajak keluarga, sahabat, dan rekan-rekan untuk menjadi bagian dari kemeriahan perayaan HUT Kota Palembang ke-1343. Bersama kita wujudkan Palembang yang semakin berdaya, berbudaya, dan mendunia. 🌉\n\nCC:\n   \n  \n  \n \n\n#PariwisataPalembang\n#CharmingPalembang #GemilangPalembangRaya2026\n#DigitalKitoGalo7th\n#HUTPalembang1343", "post_id": "3924439546401151203_4055588700"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "bank_indonesia_kediri", "x": 450.8673974140769, "y": 55.70800995479264, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 32.4706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3926590076931540315_3072612250", "id": "bank_indonesia_kediri", "source": "instagram-000001", "content": "[QRIS REELS COMPETITION: “Every Scan Tells a Story” 🎥✨]\n\nHalo Sobat Kreatif! Buat kamu yang hobi bikin konten video pendek dan ingin menunjukkan kreativitasmu, ini saatnya! 🚀\n\nDalam rangka mendukung Karya Kreatif Mataraman x DIGIMAFest dengan tema “Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan”, Bank Indonesia Kediri mempersembahkan QRIS Reels Competition!\n\nTunjukkan kreativitasmu lewat video Reels terbaik dan menangkan total hadiah jutaan rupiah! 💰👇🏆:\n\n Juara 1: Rp 2.000.000,00\n Juara 2: Rp 1.500.000,00\n Juara 3: Rp 1.000.000,00\n Juara Harapan 1: Rp 750.000,00\n Juara Harapan 2: Rp 500.000,00\n\n🗓️ Catat Tanggal Pentingnya:\n Timeline Kegiatan: 26–28 Juni 2026\n Pengumuman Pemenang: 1 Juli 2026\n📍 Lokasi Acara:\nTaman Hijau SLG, Kab. Kediri\n\nJangan sampai kelewatan kesempatan emas ini! Yuk, persiapkan ide cerita terbaikmu karena every scan tells a story. 😉\n\nJangan lupa follow dan pantau terus update-nya di:\n📌 Instagram: \n\n#QRISReelsCompetition #lomba #infolombagratis #lombainstagram #lombavideo", "post_id": "3926590076931540315_3072612250"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 483.36812602360857, "y": 784.9597250015393, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.6937, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 10, "degree": 13}, "_id": "3925073021357883270_7555457225", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Upasaksi Puncak Karya di Desa Adat Kelan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin (22/06/2026).\n\nAcara ini turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.\n\nDalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama pengempon sehingga rangkaian karya berjalan lancar. Menurutnya, karya yadnya tidak akan berjalan baik tanpa adanya persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama Bali.\n\nBupati menegaskan, di tengah pesatnya pembangunan, Badung tidak boleh menggerus eksistensi adat, agama, seni, dan budaya Bali. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-upasaksi-puncak-karya-di-desa-adat-kelan.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #puncakkarya #ngenteglinggih", "post_id": "3925073021357883270_7555457225"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 413.581910884037, "y": 715.4470440306864, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3925073021357883270_7555457225", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Upasaksi Puncak Karya di Desa Adat Kelan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin (22/06/2026).\n\nAcara ini turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.\n\nDalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama pengempon sehingga rangkaian karya berjalan lancar. Menurutnya, karya yadnya tidak akan berjalan baik tanpa adanya persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama Bali.\n\nBupati menegaskan, di tengah pesatnya pembangunan, Badung tidak boleh menggerus eksistensi adat, agama, seni, dan budaya Bali. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-upasaksi-puncak-karya-di-desa-adat-kelan.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #puncakkarya #ngenteglinggih", "post_id": "3925073021357883270_7555457225"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 388.8066558296901, "y": 972.7396312182659, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3925073021357883270_7555457225", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Upasaksi Puncak Karya di Desa Adat Kelan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin (22/06/2026).\n\nAcara ini turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.\n\nDalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama pengempon sehingga rangkaian karya berjalan lancar. Menurutnya, karya yadnya tidak akan berjalan baik tanpa adanya persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama Bali.\n\nBupati menegaskan, di tengah pesatnya pembangunan, Badung tidak boleh menggerus eksistensi adat, agama, seni, dan budaya Bali. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-upasaksi-puncak-karya-di-desa-adat-kelan.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #puncakkarya #ngenteglinggih", "post_id": "3925073021357883270_7555457225"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 203.21214263495168, "y": 768.241120699727, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 7.7444, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3925073021357883270_7555457225", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Upasaksi Puncak Karya di Desa Adat Kelan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin (22/06/2026).\n\nAcara ini turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.\n\nDalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama pengempon sehingga rangkaian karya berjalan lancar. Menurutnya, karya yadnya tidak akan berjalan baik tanpa adanya persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama Bali.\n\nBupati menegaskan, di tengah pesatnya pembangunan, Badung tidak boleh menggerus eksistensi adat, agama, seni, dan budaya Bali. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-upasaksi-puncak-karya-di-desa-adat-kelan.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #puncakkarya #ngenteglinggih", "post_id": "3925073021357883270_7555457225"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 274.26665280582654, "y": 469.70180369546654, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.0346, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3925073021357883270_7555457225", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Adi Arnawa Upasaksi Puncak Karya di Desa Adat Kelan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus ngupasaksi Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Alit dan Caru Wraspati Kalpa di Pura Dalem Petanian Dukuh Kelan, Desa Adat Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Senin (22/06/2026).\n\nAcara ini turut dihadiri Bendesa Adat Kelan I Wayan Sukrena, perwakilan Camat Kuta, Lurah Tuban, para Kelian Adat, Kepala Lingkungan Kelan Desa dan Kelan Abian, serta krama pengempon pura setempat.\n\nDalam sambrama wacananya, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi semangat gotong royong krama pengempon sehingga rangkaian karya berjalan lancar. Menurutnya, karya yadnya tidak akan berjalan baik tanpa adanya persatuan masyarakat sebagai kekuatan utama Bali.\n\nBupati menegaskan, di tengah pesatnya pembangunan, Badung tidak boleh menggerus eksistensi adat, agama, seni, dan budaya Bali. Ia juga mengingatkan pentingnya stabilitas keamanan di kawasan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Badung.\n\nSelengkapnya :\nhttps://prokompim.badungkab.go.id/berita/bupati-adi-arnawa-upasaksi-puncak-karya-di-desa-adat-kelan.html\n\n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #puncakkarya #ngenteglinggih", "post_id": "3925073021357883270_7555457225"}}, {"key": "atnewsofficial", "attributes": {"label": "atnewsofficial", "x": 209.5049330824177, "y": 154.43615406848443, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "3925177914722269075_10742745774", "id": "atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Penglipuran Festival XIII: Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif*\n\nBangli (Atnews) - Desa Wisata Penglipuran kembali bersiap menyelenggarakan Penglipuran Village Festival XIII Tahun 2026 pada 9–11 Juli 2026 di Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. \n\nFestival tahun ini mengangkat tema “Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif.”\n\nMelalui tema tersebut, Penglipuran ingin menyampaikan pesan bahwa pariwisata masa depan tidak cukup hanya ramai dikunjungi. Pariwisata harus mampu menjaga adat, merawat lingkungan, menguatkan ekonomi masyarakat, memperkaya pengalaman wisatawan, serta mewariskan desa yang lebih baik kepada generasi mendatang.\n\nBaca artikel atnews, \"Penglipuran Festival XIII: Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/31562/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#Penglipuran\n#Ekowisata\n#UMKMBali\n#WisataBudaya", "post_id": "3925177914722269075_10742745774"}}, {"key": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "Atnewsofficial", "x": 662.092653510678, "y": 331.2833656018855, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3925177914722269075_10742745774", "id": "Atnewsofficial", "source": "instagram-000001", "content": "*Penglipuran Festival XIII: Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif*\n\nBangli (Atnews) - Desa Wisata Penglipuran kembali bersiap menyelenggarakan Penglipuran Village Festival XIII Tahun 2026 pada 9–11 Juli 2026 di Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. \n\nFestival tahun ini mengangkat tema “Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif.”\n\nMelalui tema tersebut, Penglipuran ingin menyampaikan pesan bahwa pariwisata masa depan tidak cukup hanya ramai dikunjungi. Pariwisata harus mampu menjaga adat, merawat lingkungan, menguatkan ekonomi masyarakat, memperkaya pengalaman wisatawan, serta mewariskan desa yang lebih baik kepada generasi mendatang.\n\nBaca artikel atnews, \"Penglipuran Festival XIII: Harmoni Bhumi Penglipuran: Menuju Pariwisata Inklusif, Berkelanjutan dan Regeneratif\" Selengkapnya https://atnews.id/portal/news/31562/\n\nFacebook Atnews99 Instagram \n\nDownload Apps Atnews Sekarang https://play.google.com/store/apps/details?id=com.ic.atnews\n\n#Atnews\n#Penglipuran\n#Ekowisata\n#UMKMBali\n#WisataBudaya", "post_id": "3925177914722269075_10742745774"}}, {"key": "idx_channel", "attributes": {"label": "idx_channel", "x": 979.1579324291705, "y": 231.28122919492677, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 60.0706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 1, "degree": 3}, "_id": "3924765391297958077_3310659452", "id": "idx_channel", "source": "instagram-000001", "content": "Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate naik 100 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen dalam kurun waktu sebulan, mulai memicu dampak pada sektor properti. Para pengembang kini harus berhadapan dengan penurunan minat beli yang sangat tajam, terutama pada segmen rumah komersial kelas menengah dengan rentang harga Rp350 juta hingga Rp1 miliar.\n\n\"Kenaikan BI Rate ini menurut pendapat saya, itu rumah yang harga Rp300 juta sampai Rp1 miliar itu yang berasa kena,\" ujar Ketua Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas Jaya) Andre Bangsawan kepada IDX Channel, Minggu (21/6/2026).\n\nMenurut Andre, gejolak ekonomi global yang ditandai dengan merosotnya nilai tukar rupiah dan melonjaknya nilai dolar Amerika Serikat (USD) sebenarnya sudah diantisipasi jauh-jauh hari. Meski begitu, ketika kebijakan moneter ketat ini akhirnya diketuk, dampaknya langsung terasa pada perhitungan kalkulasi finansial konsumen. \n\nDia mencontohkan, untuk pengajuan KPR senilai Rp1 miliar dengan jangka waktu cicilan 15 tahun, simulasi bunga rendah sebesar 4 persen sebelumnya menghasilkan cicilan bulanan sekitar Rp7,4 juta. \n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/economics/bi-rate-naik-100-bps-dalam-sebulan-begini-nasib-pasar-rumah-kelas-menengah\n\nAtau klik link di Bio \n\nFoto: Istimewa\n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #birate #pasarrumah", "post_id": "3924765391297958077_3310659452"}}, {"key": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "ekbisbanten", "x": 674.0948852351864, "y": 859.6380023371926, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4707, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3925095128470187003_16114438269", "id": "ekbisbanten", "source": "instagram-000001", "content": "Program Bank Sampah PT SGPJB Kumpulkan 2 Ton Sampah, Siswa Dapat Tabungan\n\nProgram bank sampah yang dijalankan PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Serang membuahkan hasil positif. Dalam tiga bulan terakhir, program tersebut berhasil mengumpulkan dua ton sampah daur ulang yang sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan bagi para siswa.\n\nProgram ini menjadi bagian dari peluncuran Program BIMA CAKRA dan BEBENAH yang digelar PT SGPJB bersama LAZ Harfa di halaman SDN Terate, Kabupaten Serang, Senin (15/6/2026).\n\nBIMA CAKRA merupakan program pembinaan siswa berprestasi, sedangkan BEBENAH difokuskan pada pelestarian lingkungan sekolah. Kedua program tersebut dijalankan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di bidang pendidikan dan lingkungan.\n\nSelengkapnya artikel ini telah tayang klik di bawah ini 👇👇 \n\nhttps://ekbisbanten.com/berita/program-bank-sampah-pt-sgpjb-kumpulkan-2-ton-sampah-siswa-dapat-tabungan/\n\nFollow dan dukung terus update berita, bisnis, ekonomi, hingga info terkini dari kami \n\nInstagram & TikTok :  \nFacebook & YouTube : Ekbis Banten \n\nJangan sampai ketinggalan informasi penting seputar Banten.\n\n#ekbisbanten #PTSGPJB #BankSampah #LAZHarfa #KabupatenSerang", "post_id": "3925095128470187003_16114438269"}}, {"key": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "beritabalimedia", "x": 846.2225431207372, "y": 182.16125289993656, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "3925633323499225294_3195837275", "id": "beritabalimedia", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp2 juta per Kepala Keluarga (KK) kepada masyarakat Hindu menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Program yang memasuki tahun kedua pelaksanaannya ini menyasar 82.420 KK di seluruh wilayah Badung dengan dana yang ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank BPD Bali.\n\nKebijakan tersebut menjadi langkah konkret Pemkab Badung untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan warga dapat merayakan hari raya dengan tenang di tengah meningkatnya kebutuhan dan kenaikan harga sejumlah bahan pokok.\n\nPenyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di tiga lokasi, yakni Banjar Sekarmukti, Kecamatan Petang, Wantilan Pura Dalem Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, serta Banjar Tengah Kaler dan Kelod, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kamis (11/6).\n\nKegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung dari daerah pemilihan setempat, unsur Forkopimda, Sekda Badung I.B. Surya Suamba, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Olivia Surya Suamba, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung.\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang hari raya, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga sejumlah komoditas.\n\n\"Hari raya adalah momentum kebahagiaan, kebersamaan, dan peningkatan spiritualitas. Namun di sisi lain, menjelang hari raya biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat yang berdampak pada kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Karena itu pemerintah harus hadir membantu masyarakat agar tetap memiliki daya beli yang memadai,\" ujarnya.\n\nMenurut Adi Arnawa, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh masyarakat Badung dapat menjalankan rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan nyaman tanpa terbebani persoalan ekonomi.\n\nVia : \n\n#beritabali\n#prokompimbadung\n#pemkabbadung\n#badung", "post_id": "3925633323499225294_3195837275"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "attributes": {"label": "vivasumsel_on.the.spot", "x": 243.936169888061, "y": 74.07701909186615, "size": 4.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 6.2964, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922645442486647091_6614111699", "id": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "instagram-000001", "content": "BI Sumsel dan Pemkot Palembang Siap Gelar Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo Tahun 2026\n\nVIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.\n\nSejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/06/2026) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan.\n\nHingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy).\n\nDari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\n \n#digitalkitogalo7th \n#gemilangpalembangraya \n#infopalembang \n#bankindonesiasumsel \n#palembang", "post_id": "3922645442486647091_6614111699"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "attributes": {"label": "redaksi_sumselmedia", "x": 172.10858084326307, "y": 720.5839349750862, "size": 4.22, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 7.3444, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "redaksi_sumselmedia", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumsel", "x": 330.5903381777106, "y": 813.3913235339273, "size": 3.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 3.3935, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "bank_indonesia_sumsel", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "isnainimadani", "attributes": {"label": "isnainimadani", "x": 329.6240294052869, "y": 682.5597249883607, "size": 3.56, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 3.3935, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922625892761271077_56622120775", "id": "isnainimadani", "source": "instagram-000001", "content": "SumselMedia.Com, Palembang-\n\nSebagai upaya transformasi digital ditengah ketidakpastian global, BI Sumsel terus dorong pariwisata di Kota Palembang serta memperkuat digitalisasi sistem pembayaran sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Sejalan dengan upaya tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan kegiatan Bincang Bersama Media (BESAMO) – Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme pada Kamis (18/6) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan sebagai sarana diseminasi informasi terkait penyelenggaraan sinergi program Gemilang Palembang Raya x Digital Kito Galo (GPR x DKG) 7th Tahun 2026 yang diadakan untuk mendukung pariwisata, yang turut menjadi salah satu milestone digitalisasi pariwisata di Palembang.\n\nKegiatan ini menghadirkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Mardani, M.T., M.Si, IAI; serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, M. Irman, dan dihadiri oleh media massa di Sumatera Selatan.\n\nDalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan bahwa penggunaan QRIS di Sumatera Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Hingga Maret 2026, nominal transaksi QRIS di Sumatera Selatan mencapai Rp2,97 triliun atau tumbuh 46,11% (yoy), dengan volume transaksi mencapai 29,53 juta transaksi atau meningkat 59,63% (yoy). Dari sisi akseptasi, jumlah merchant QRIS telah mencapai 1,15 juta merchant, sementara jumlah pengguna QRIS mencapai 1,54 juta pengguna.\n\nselengkapnya di https://www.sumselmedia.com/dorong-pariwisata-bi-sumsel-dan-pemerintah-kota-palembang-siap-gelar-gemilang-palembang-raya-x-digital-kito-galo-7th-tahun-2026/\n\n    \n\n#bankindonesia #palembangraya #digitalkitogalo #sumselmedia", "post_id": "3922625892761271077_56622120775"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "attributes": {"label": "bank_indonesia_papua", "x": 233.78600163405437, "y": 664.4705699652224, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4534, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3923488667349621986_3283486457", "id": "bank_indonesia_papua", "source": "instagram-000001", "content": "BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%, apa lagi langkah kebijakan BI dalam memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah?\n\n#SobatRupiah, dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juni 2026, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan, bahwa selain memperkuat respons kebijakan, Bank Indonesia juga terus memperluas kerja sama internasional, termasuk mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction (LCT).\n\nLangkah tersebut diperkuat dengan sinergi erat bersama Pemerintah, untuk menjaga keyakinan pasar terhadap resiliensi ekonomi Indonesia.\n\nYuk, ketahui informasi lengkapnya dengan simak videonya!😊\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\nRepost:", "post_id": "3923488667349621986_3283486457"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "attributes": {"label": "disparkotadenpasar", "x": 975.7502733282688, "y": 329.3870592181193, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "disparkotadenpasar", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "denpasarkota", "attributes": {"label": "denpasarkota", "x": 856.2312641022131, "y": 10.233713608964635, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "denpasarkota", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "riyastitiputu", "attributes": {"label": "riyastitiputu", "x": 86.94961066628693, "y": 989.786826372459, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3917149218662492737_62948995485", "id": "riyastitiputu", "source": "instagram-000001", "content": "Hari Kamis,11 Juni 2026 Ibu Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar bersama Bid. Ekonomi Kreatif, menerima Audiensi Bapak Prof. Edi dari Politeknik Negeri Bali dan anggota Tim dari Fakultas FEB Unud.\nPertemuan tersebut membahas tentang awal penyusunan kajian roadmap dan rencana aksi pengembangan ekonomi kreatif Kota Denpasar. Dengan tujuan sebagai pedoman pengembangan ekonomi kreatif agar lebih terarah, terstruktur dan berkelanjutan.\n \n\n#ekonomikreatifkotadenpasar\n#dinaspariwisatakotadenpasar", "post_id": "3917149218662492737_62948995485"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "bloombergtechnoz", "x": 558.4038902133279, "y": 227.38904340583122, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4707, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922597106336194157_51748745734", "id": "bloombergtechnoz", "source": "instagram-000001", "content": "Bank Indonesia menyalurkan insentif likuiditas makroprudensial sebesar Rp418,1 triliun hingga awal Juni 2026, dengan porsi terbesar dialokasikan kepada bank-bank BUMN untuk mendorong penyaluran kredit.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan ini bertujuan memperkuat pembiayaan ke sektor prioritas serta menjaga penyaluran kredit agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.\n\nKlik link di bio untuk detail informasi selengkapnya. Jangan lupa follow  untuk berita dan data menarik lainnya.\n\n#bankindonesia #bank #bumn #bloombergtechnoz", "post_id": "3922597106336194157_51748745734"}}, {"key": "infolomba.indonesia.id", "attributes": {"label": "infolomba.indonesia.id", "x": 589.4708974957206, "y": 709.2188226209282, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4534, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3923373626024210757_22207422709", "id": "infolomba.indonesia.id", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan untuk #SobatRupiah di seluruh pelosok Nusantara, Bank Indonesia kembali menghadirkan QRIS Jelajah Indonesia 2026! 🇮🇩\n\nYuk, ajak tim terbaikmu untuk ikut berkontribusi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran sekaligus memperkenalkan keunikan UMKM kuliner lokal dari 46 daerah di Indonesia. Bersama QRIS, UMKM kini semakin mudah menjangkau pasar yang lebih luas lewat transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.\n\nHal ini sejalan dengan peran besar UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang telah menyumbang 61% PDB nasional dan mendominasi hingga 96% dari 45 juta merchant QRIS di Indonesia. Di tahun 2026 ini, yuk #BeriMakna dukung target penambahan 2 juta merchant baru sebagai wujud nyata penguatan ekonomi kerakyatan!\n\nMari perluas literasi digital dan bawa pulang gelar pemenang QRIS Jelajah Indonesia 2026!", "post_id": "3923373626024210757_22207422709"}}, {"key": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "kemenpar.ri", "x": 0.03361067423246489, "y": 965.7768772582762, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 3, "degree": 4}, "_id": "3922099395092732042_2115014053", "id": "kemenpar.ri", "source": "instagram-000001", "content": "Pesta Kesenian Bali menjadi salah satu perayaan budaya terbesar yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Pulau Dewata ✨🎭\n\nDalam kunjungan kerjanya ke Bali, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () meninjau pelaksanaan Pesta Kesenian Bali 2026 yang menghadirkan beragam pertunjukan dan parade, sekaligus menampilkan kekhasan budaya dari berbagai daerah di Bali 💯\n\nTidak hanya menarik perhatian wisatawan nusantara, sejumlah wisatawan mancanegara juga mengaku terkesan dengan keberagaman kesenian dan warisan budaya yang ditampilkan 🙌🏻\n\nSebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), Pesta Kesenian Bali menjadi daya tarik wisata yang mampu mendorong kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi daerah! 🇮🇩\n\nDiharapkan, event ini dapat terus memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong wisatawan jalan-jalan #DiIndonesiaAja 🥳\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3922099395092732042_2115014053"}}, {"key": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "niluhpuspa", "x": 218.09445007400453, "y": 990.3119484363336, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "3922099395092732042_2115014053", "id": "niluhpuspa", "source": "instagram-000001", "content": "Pesta Kesenian Bali menjadi salah satu perayaan budaya terbesar yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi Pulau Dewata ✨🎭\n\nDalam kunjungan kerjanya ke Bali, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () meninjau pelaksanaan Pesta Kesenian Bali 2026 yang menghadirkan beragam pertunjukan dan parade, sekaligus menampilkan kekhasan budaya dari berbagai daerah di Bali 💯\n\nTidak hanya menarik perhatian wisatawan nusantara, sejumlah wisatawan mancanegara juga mengaku terkesan dengan keberagaman kesenian dan warisan budaya yang ditampilkan 🙌🏻\n\nSebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN), Pesta Kesenian Bali menjadi daya tarik wisata yang mampu mendorong kunjungan wisatawan dan perputaran ekonomi daerah! 🇮🇩\n\nDiharapkan, event ini dapat terus memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong wisatawan jalan-jalan #DiIndonesiaAja 🥳\n\n#WonderfulIndonesia\n#DiIndonesiaAja\n#KemenparRI", "post_id": "3922099395092732042_2115014053"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "attributes": {"label": "infotibanjaran.id", "x": 50.510038358775546, "y": 493.55391432813565, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "infotibanjaran.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "voktis.id", "attributes": {"label": "voktis.id", "x": 473.7679184278718, "y": 199.551724971877, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922805836196036079_45016844333", "id": "voktis.id", "source": "instagram-000001", "content": "Suku bunga acuan atau rate kembali menyita perhatian publik seiring langkah Bank Indonesia (BI) menaikkannya di tengah tren pelemahan rupiah, ketidakpastian ekonomi global, dan upaya menjaga stabilitas nasional\n\nPada Selasa (9/6/2026), BI rate naik sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Pada saat yang sama, suku bunga deposit facility naik 25 basis poin menjadi 4,50% dan suku bunga lending facility meningkat 25 basis poin menjadi 6,25%.\n\nBank Indonesia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya gejolak global akibat konflik di Timur Tengah.\n\nSelain itu, kebijakan ini juga bersifat preemptive untuk menjaga inflasi pada 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5±1%.\n\nKenaikan suku bunga juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil aset keuangan domestik sehingga dapat menarik kembali aliran investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nLangkah tersebut dilakukan hanya beberapa minggu setelah Bank Indonesia sebelumnya menaikkan rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25% pada Mei 2026.\n\nKebijakan yang relatif agresif ini menunjukkan keseriusan bank sentral dalam menjaga stabilitas rupiah yang mengalami tekanan cukup besar sepanjang tahun berjalan.\n\nKenaikan BI rate selalu berimbas pada dompet masyarakat, mulai dari membengkaknya tagihan cicilan kredit dan bunga kredit pemilikan rumah (KPR), hingga potensi kenaikan bunga deposito. Perubahan-perubahan ini secara akumulatif langsung memengaruhi stabilitas kondisi keuangan rumah tangga.\n-", "post_id": "3922805836196036079_45016844333"}}, {"key": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "widi.wardhana", "x": 439.5293450595903, "y": 188.6797793739491, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.5439, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922854707055617042_2115014053", "id": "widi.wardhana", "source": "instagram-000001", "content": "Pada 10–11 Juni 2026, Kementerian Pariwisata menghadiri Sidang ke-126 Dewan Eksekutif UN Tourism di Toledo, Spanyol 🇪🇸\n\nDalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri () menyampaikan berbagai tantangan global, seperti konflik geopolitik hingga ketidakpastian ekonomi dunia yang memengaruhi perilaku wisatawan dan dinamika sektor pariwisata 🌍\n\nSelain itu, dalam event ini Menteri Pariwisata juga menerima plakat penghargaan Best Tourism Villages 2025 untuk Desa Pemuteran, Bali, yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal UN Tourism, HE. Shaikha Al Nuwais 🏆🇮🇩\n\nSementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa () menghadiri sejumlah agenda strategis, seperti visitasi destinasi wisata Big Garden Corner, rapat koordinasi pengelolaan sampah sektor HOREKA, serta Pesta Kesenian Bali XLVIII 🌿🎭\n\nTonton rangkuman kegiatannya dalam Sepekan Bersama Kemenpar di kanal resmi Kemenpar RI 🎥\n\n#SepekanBersamaKemenpar\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "3922854707055617042_2115014053"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 454.4084006317941, "y": 420.5321744189615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 8.4707, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3922755728394447205_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🚀 BI-Rate Naik Jadi 5,75%, BI Perkuat Pertahanan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global\nby  Academy\n\nHalo Sobat Cuan!\nBank Indonesia (BI) kembali mengambil langkah tegas dengan menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 18 Juni 2026.\n\n📌 Detail Kebijakan BI\n✅ BI-Rate naik dari 5,50% menjadi 5,75%\n✅ Deposit Facility naik menjadi 4,75%\n✅ Lending Facility naik menjadi 6,25%\n✅ Fokus utama menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi\n\nBI menegaskan langkah ini bersifat antisipatif untuk menghadapi berbagai risiko global yang masih membayangi pasar keuangan.\n\n📊 Kondisi Rupiah Masih Menjadi Perhatian\nHingga pertengahan Juni 2026, rupiah masih berada di kisaran Rp17.873 per dolar AS.\n\nSecara year-to-date, nilai tukar rupiah tercatat melemah sekitar 6,61%, sehingga stabilisasi kurs menjadi salah satu prioritas utama Bank Indonesia.\n\nDi sisi lain, BI tetap optimistis pertumbuhan ekonomi nasional masih berada dalam kisaran 4,9%–5,7% sepanjang 2026.\n\n🏦 Pandangan Para Ekonom\nBeberapa ekonom menilai keputusan BI cukup tepat dalam kondisi saat ini:\n▪️ Ekonom BCA menilai BI perlu menjaga daya saing instrumen keuangan domestik di tengah kenaikan imbal hasil global.\n▪️ Ekonom Bank Danamon melihat kenaikan suku bunga dapat meningkatkan minat investor asing terhadap aset Indonesia.\n▪️ Permata Bank menilai peluang kenaikan lanjutan masih terbuka apabila tekanan eksternal dan kebijakan The Fed tetap ketat.\n\n📈 Sektor yang Berpotensi Diuntungkan\nDalam lingkungan suku bunga yang lebih tinggi, beberapa sektor berpotensi memperoleh manfaat:\n✅ Perbankan besar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI)\n✅ Emiten yang memiliki likuiditas kuat\n✅ Saham blue chip yang menjadi tujuan utama dana asing\n\n📌 Gabung di  Community untuk mendapatkan update market, analisis saham pilihan, edukasi investasi, dan diskusi eksklusif bersama investor serta trader lainnya. 📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#BIRate #BankIndonesia #SukuBunga #Rupiah #IHSG", "post_id": "3922755728394447205_52512310886"}}, {"key": "fosseinasional", "attributes": {"label": "fosseinasional", "x": 893.6735625080079, "y": 4.644765166403886, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7963, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 3, "degree": 5}, "_id": "3922756481457666801_1642256915", "id": "fosseinasional", "source": "instagram-000001", "content": "✨ [𝗗-2 𝗥𝗲𝘀𝗲𝗮𝗿𝗰𝗵 𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗪𝗲𝗲𝗸 7]✨\n\nPeneliti muda tancapkan hipotesis\nVariabel harapan terukir rapi\nLangkah pertama mungkin terasa sulit dan runyam\nTapi setiap data adalah cahaya yang tak terganti\n\nAssalamualaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh Sobat FoREST!🙌\nSemoga kita semua selalu dalam keadaan baik dan dilindungi oleh Allah SWT, Aamiin yarabbal alamin\n\nHi Sobat FoREST, ada info lagii nihh buat kitaa semuaa\n\nSelamat dan semangatt untuk menjalani setiap agenda kebaikan dimanapun dan kapanpun yaaa #SobatFoREST ✨✨\n\nJangan lupaa untuk hadir dalam agenda pelatihan WEEK 6 FoSSEI Research Team (FoREST) yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:\n\n📆 Ahad, 21 Juni 2026\n🕘 09.00 WIB - selesai\n📍 Zoom Cloud Meeting\n📝 “Panel & Timeseries Regression Analysis’’\n️️🗣️ Hapid Dorohman, S.E. (Research Assistant Research Assistant at Bank Indonesia)\n\nJangan lupaa yaa, siapkan dirimu, luangkan waktu, dan catat tanggalnya baik-baik. Tetap semangat dan sehat selau sobat FoREST semuaa🤩\n\nSee You There!💙✨\n\nEkonom Rabbani? Bisa! Takbir? Allahuakbar!\n\n=================================\n✨Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh✨\n\nForum Silaturahim Studi Ekonomi Islam\n\n==================================\n\nWebsite: www.fossei.org\nX: \nInstagram: \nYoutube: Fossei Nasional\nTikTok: \nEmail: fosseinasional\n\n==================================\n\n#SinergiAksi #EkonomRabbaniBisa #LiterasiEkonomiSyariah #FoSSEIResearchTeam FoRESTBatch6", "post_id": "3922756481457666801_1642256915"}}, {"key": "fossei_nasional", "attributes": {"label": "fossei_nasional", "x": 157.6043444071147, "y": 203.00840281558564, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 6.7963, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3922756481457666801_1642256915", "id": "fossei_nasional", "source": "instagram-000001", "content": "✨ [𝗗-2 𝗥𝗲𝘀𝗲𝗮𝗿𝗰𝗵 𝗧𝗿𝗮𝗶𝗻𝗶𝗻𝗴 𝗪𝗲𝗲𝗸 7]✨\n\nPeneliti muda tancapkan hipotesis\nVariabel harapan terukir rapi\nLangkah pertama mungkin terasa sulit dan runyam\nTapi setiap data adalah cahaya yang tak terganti\n\nAssalamualaikum Warahmatullaah Wabarakaatuh Sobat FoREST!🙌\nSemoga kita semua selalu dalam keadaan baik dan dilindungi oleh Allah SWT, Aamiin yarabbal alamin\n\nHi Sobat FoREST, ada info lagii nihh buat kitaa semuaa\n\nSelamat dan semangatt untuk menjalani setiap agenda kebaikan dimanapun dan kapanpun yaaa #SobatFoREST ✨✨\n\nJangan lupaa untuk hadir dalam agenda pelatihan WEEK 6 FoSSEI Research Team (FoREST) yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:\n\n📆 Ahad, 21 Juni 2026\n🕘 09.00 WIB - selesai\n📍 Zoom Cloud Meeting\n📝 “Panel & Timeseries Regression Analysis’’\n️️🗣️ Hapid Dorohman, S.E. (Research Assistant Research Assistant at Bank Indonesia)\n\nJangan lupaa yaa, siapkan dirimu, luangkan waktu, dan catat tanggalnya baik-baik. Tetap semangat dan sehat selau sobat FoREST semuaa🤩\n\nSee You There!💙✨\n\nEkonom Rabbani? Bisa! Takbir? Allahuakbar!\n\n=================================\n✨Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh✨\n\nForum Silaturahim Studi Ekonomi Islam\n\n==================================\n\nWebsite: www.fossei.org\nX: \nInstagram: \nYoutube: Fossei Nasional\nTikTok: \nEmail: fosseinasional\n\n==================================\n\n#SinergiAksi #EkonomRabbaniBisa #LiterasiEkonomiSyariah #FoSSEIResearchTeam FoRESTBatch6", "post_id": "3922756481457666801_1642256915"}}, {"key": "saadiahuluputty.dprri", "attributes": {"label": "saadiahuluputty.dprri", "x": 446.83963733736243, "y": 880.4441085974595, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7651085811407965460", "id": "saadiahuluputty.dprri", "source": "tiktok-000001", "content": "ULUPUTTY,ST  (SALUT)  Alhamdulillah..Saya bersama Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) MPR RI menggelar Lokakarya Akademik Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. ​Lokakarya kali ini mengangkat tema utama: \"Membedah Potensi Ekonomi Karimun Kepulauan Riau: Potensi Pariwisata Indonesia Bagian Utara\". Hadir langsung Presiden PKS Dr Almuzamil Yusuf,  dan juga gunernur KEPRI serta Bupati Kabupaten Karimun. Ketua DPW PKS KEPRI ibu Suryani, menjelaskan bahwa lokakarya ini mempertemukan pimpinan PKS, akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, ditargetkan untuk menghasilkan rekomendasi konkret yang nantinya akan disampaikan oleh Presiden PKS langsung kepada pemerintah pusat. ​Mendorong Kabupaten Karimun agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat dan menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Indonesia, guna mengimbangi Batam yang selama ini menjadi lokomotif ekonomi utama di Kepri.  Ketua Fraksi PKS MPR RI, Tifatul Sembiring, menyoroti posisi geografis Karimun yang sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia serta berada di jalur pelayaran internasional tersibuk (Selat Malaka). Potensi ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan logistik, industri maritim, pelabuhan internasional, dan pariwisata. Dalam sambutan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Kabupaten Karimun memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu andalan ekonomi di Kepri berkat dukungan kawasan industri, investasi, dan konektivitas yang terus membaik.  Lokakarya dibuka oleh Presiden PKS sekaligus memberi sambutan. Beliau menegaskan bahwa hasil lokakarya akan menjadi kajian resmi Fraksi PKS MPR RI untuk dibawa ke pemerintah pusat. Ia memandang Kabupaten Karimun memiliki prospek strategis dan potensi besar, sehingga PKS berkomitmen mengangkat potensi ekonomi daerah ini agar mendapat dukungan kebijakan nasional. Semoga mendapat ridho Allah SWT. #saadiahuluputty #srikandimaluku #maluku #karimun #kepri", "post_id": "7651085811407965460"}}, {"key": "SAADIAH", "attributes": {"label": "SAADIAH", "x": 477.10368657928393, "y": 520.3542828639775, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7651085811407965460", "id": "SAADIAH", "source": "tiktok-000001", "content": "ULUPUTTY,ST  (SALUT)  Alhamdulillah..Saya bersama Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) MPR RI menggelar Lokakarya Akademik Tahun Anggaran 2026 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada hari Sabtu, 13 Juni 2026. ​Lokakarya kali ini mengangkat tema utama: \"Membedah Potensi Ekonomi Karimun Kepulauan Riau: Potensi Pariwisata Indonesia Bagian Utara\". Hadir langsung Presiden PKS Dr Almuzamil Yusuf,  dan juga gunernur KEPRI serta Bupati Kabupaten Karimun. Ketua DPW PKS KEPRI ibu Suryani, menjelaskan bahwa lokakarya ini mempertemukan pimpinan PKS, akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, ditargetkan untuk menghasilkan rekomendasi konkret yang nantinya akan disampaikan oleh Presiden PKS langsung kepada pemerintah pusat. ​Mendorong Kabupaten Karimun agar mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat dan menjadikannya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Indonesia, guna mengimbangi Batam yang selama ini menjadi lokomotif ekonomi utama di Kepri.  Ketua Fraksi PKS MPR RI, Tifatul Sembiring, menyoroti posisi geografis Karimun yang sangat dekat dengan Singapura dan Malaysia serta berada di jalur pelayaran internasional tersibuk (Selat Malaka). Potensi ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan logistik, industri maritim, pelabuhan internasional, dan pariwisata. Dalam sambutan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Kabupaten Karimun memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu andalan ekonomi di Kepri berkat dukungan kawasan industri, investasi, dan konektivitas yang terus membaik.  Lokakarya dibuka oleh Presiden PKS sekaligus memberi sambutan. Beliau menegaskan bahwa hasil lokakarya akan menjadi kajian resmi Fraksi PKS MPR RI untuk dibawa ke pemerintah pusat. Ia memandang Kabupaten Karimun memiliki prospek strategis dan potensi besar, sehingga PKS berkomitmen mengangkat potensi ekonomi daerah ini agar mendapat dukungan kebijakan nasional. Semoga mendapat ridho Allah SWT. #saadiahuluputty #srikandimaluku #maluku #karimun #kepri", "post_id": "7651085811407965460"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "attributes": {"label": "cryptowavem2nd", "x": 728.6217702443072, "y": 403.56410510418607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7654363926934736136", "id": "cryptowavem2nd", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "CryptoWave", "attributes": {"label": "CryptoWave", "x": 139.66494405743612, "y": 16.757850286765354, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 17.2908, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "7654363926934736136", "id": "CryptoWave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) naikkin suku bunga acuan lagi nih, buat jaga nilai rupiah tetap stabil dan antisipin inflasi di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar 17–18 Juni 2026. Dalam rapat itu, BI putuskan naikkin BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) jadi 5,75%. \"Dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, kami putuskan untuk naikkin BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo saat konferensi pers, Kamis (18/6). Enggak cuma BI-Rate, Bank Indonesia juga naikkin suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps jadi 4,75%. Terus, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) juga naik 25 bps menjadi 6,50%.  Sumber :   #cryptowave #sukubunga #bankindonesia", "post_id": "7654363926934736136"}}, {"key": "buzzart_af", "attributes": {"label": "buzzart_af", "x": 217.63036518186018, "y": 239.32895118277298, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652722117317905672", "id": "buzzart_af", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengantisipasi tekanan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, Bl memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. \"Rapat Dewan Gubernur Bl pada 17-18 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,\" ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps menjadi 4,75%. Sementara itu, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) turut naik 25 bps menjadi 6,50%. Sumber:  #fyp #news  #gabrielrey #cryptowave", "post_id": "7652722117317905672"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "attributes": {"label": "fakultasekonomi.unmuha", "x": 456.77379834856214, "y": 956.4569186307813, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 10, "degree": 10}, "_id": "7652928977614540040", "id": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Unmuha", "attributes": {"label": "Unmuha", "x": 401.8942467611921, "y": 552.2068205920613, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Prodi", "attributes": {"label": "Prodi", "x": 879.476823212485, "y": 376.63672124681125, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Prodi", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "attributes": {"label": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "x": 858.5416864678588, "y": 624.802810064863, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "prodimanajemen_unmuha", "attributes": {"label": "prodimanajemen_unmuha", "x": 327.98550723584043, "y": 341.02406303420594, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "prodimanajemen_unmuha", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Marlizar", "attributes": {"label": "Marlizar", "x": 448.19220253742066, "y": 445.83032627746064, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Marlizar", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "SYAMSIDARFE", "attributes": {"label": "SYAMSIDARFE", "x": 279.1113650281273, "y": 409.8110256602607, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "SYAMSIDARFE", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "Maidy", "attributes": {"label": "Maidy", "x": 477.99360954888334, "y": 370.77613414381284, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.2846, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7652928977614540040", "id": "Maidy", "source": "tiktok-000001", "content": "✨ Alhamdulillah ✨ Selamat kepada 34 mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) yang berhasil lolos sebagai penerima Bantuan Pendidikan Kebanksentralan (Beasiswa Bank Indonesia) Tahun 2026. Semoga beasiswa ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Teruslah menginspirasi dan mengukir prestasi! 🎓🌟   Kewirausahaan UNMUHA    Akuntansi  Bisnis Digital FE Unmuha  Agribisnis FE Unmuh    Ummuha  #unmuha #beasiswabankindonesia  #feunmuha2026 #ekonomiunmuha2026", "post_id": "7652928977614540040"}}, {"key": "blokberita.com", "attributes": {"label": "blokberita.com", "x": 211.3655342466011, "y": 26.542196718847055, "size": 3.09, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.5171, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641499948718001416", "id": "blokberita.com", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "marwancikasanofficial", "x": 924.104177347941, "y": 677.2029601229043, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 7.2857, "eigenvector": 0.4884, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7641499948718001416", "id": "marwancikasanofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "dpr_ri", "attributes": {"label": "dpr_ri", "x": 480.35042380639413, "y": 992.5847390027112, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.2389, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499948718001416", "id": "dpr_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "BLOKBERITA.COM - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499948718001416"}}, {"key": "infosindo.com", "attributes": {"label": "infosindo.com", "x": 793.011904542432, "y": 231.82238415767398, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7642696384222645512", "id": "infosindo.com", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "jouneganda", "attributes": {"label": "jouneganda", "x": 42.75595064878335, "y": 130.91868948281382, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642696384222645512", "id": "jouneganda", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "pemkabminut23", "attributes": {"label": "pemkabminut23", "x": 832.8815459260422, "y": 337.29596017012244, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7642696384222645512", "id": "pemkabminut23", "source": "tiktok-000001", "content": "MANADO, Infosindo.com – Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu motor penggerak ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Pada Triwulan I tahun 2026, Minut berhasil mencatat realisasi investasi sebesar Rp779 miliar, atau sekitar 36 persen dari total investasi Sulut yang mencapai Rp2,13 triliun. Capaian tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulut memberikan apresiasi khusus kepada Minut atas kontribusi besar terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Apresiasi itu disampaikan Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay saat membacakan pidato tertulis Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, dalam agenda Dedicated Team Meeting Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulawesi Utara 2026 di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Kamis (21/5/2026). Berita selengkapnya baca di: https://infosindo.com/minut-raih-apresiasi-di-forum-riru-sulut-catat-investasi-rp779-miliar-pada-triwulan-i-2026/ #pemerintahan #pemkabminut #jouneganda #ForumRIRU2026 #Investasi", "post_id": "7642696384222645512"}}, {"key": "kangyayan30", "attributes": {"label": "kangyayan30", "x": 324.65145120719563, "y": 645.4702201989056, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 32.4706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7633415892881181970", "id": "kangyayan30", "source": "tiktok-000001", "content": "Kaltim daerahnya sekaya itu, kenapa masyarakatnya masih perlu turun ke jalan? Mari kita bedah dari sisi yang jarang dibahas — potensinya dulu. SUMBER DATA BPS Kalimantan Timur, Profil Investasi Kalimantan Timur 2025, Bank Indonesia Kaltim, Kompas.com, dan Niaga.Asia. KALTIM ITU SEBERAPA KAYA SEBETULNYA? PDRB Kalimantan Timur tahun 2024 mencapai Rp858,4 triliun — tertinggi di luar Jawa setelah DKI Jakarta. Ekonomi tumbuh 6,17 persen di 2024, tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan 2026 di kisaran 4,5 sampai 5,3 persen. PDRB per kapita warganya Rp212 juta per tahun. IPM-nya 78,79 — tertinggi keempat nasional. Di atas kertas, ini provinsi yang makmur luar biasa. APA SAJA ISI PERUTNYA? PERTAMA — BATU BARA DAN MIGAS. Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 38,4 persen dari total PDRB senilai Rp329,5 triliun. Kutai Kartanegara dan Kutai Timur adalah dua kabupaten penghasil batubara terbesar. Lifting minyak dan gas dari wilayah Kalsul sepanjang 2024 mencapai 96–99 persen dari target APBN. Kilang RDMP Balikpapan sedang diupgrade dengan tambahan kapasitas 50 ribu barel per hari yang ditargetkan selesai triwulan III-2026. KEDUA — NIKEL DAN MINERAL BARU. BPS Kaltim mencatat mulai beroperasinya smelter nikel baru di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 2024. Juga pabrik amonium nitrat di Bontang dan Kutai Kartanegara. Kawasan industri KIPI Maloy dan Kariangau Industrial Estate mulai menarik investor untuk pengolahan minyak, gas, dan nikel. KETIGA — ENERGI TERBARUKAN YANG BELUM DISENTUH. Ini yang banyak orang belum tahu. Potensi energi primer Kaltim dari semua sumber mencapai 400 gigawatt. Tenaga air saja punya potensi 17.861 MW. Tenaga surya 850 MW. Bioenergi 63 juta ton. Pemprov bahkan sudah menarik 15 investor untuk proyek pembangkit listrik tenaga sampah di Balikpapan. KEEMPAT — IKN SEBAGAI KATALIS BARU. Ibu Kota Nusantara ada di Penajam Paser Utara, Kaltim. Anggaran pembangunan IKN yang sudah terealisasi mencapai Rp39,6 triliun hingga akhir 2024. Ini mendorong sektor konstruksi, hotel, penerbangan, wisata, dan jasa di Samarinda dan Balikpapan ikut tumbuh. KELIMA — PERKEBUNAN DAN PANGAN. Luas perkebunan Kaltim mencapai 1,1 juta hektare dengan produksi 5,87 juta ton, mayoritas kelapa sawit. Sektor pertanian juga menjadi penyerap tenaga kerja terbesar walaupun kontribusi PDRB-nya relatif kecil. PARADOKS YANG NYATA Dengan semua kekayaan ini, muncul paradoks yang sudah lama ada. Sektor tambang menyerap hanya 8,5 persen angkatan kerja. Pendapatan besar dari sumber daya alam belum otomatis menetes ke bawah. Dana Bagi Hasil dari pertambangan justru turun saat harga batubara koreksi, artinya APBD daerah ikut naik turun mengikuti harga komoditas global yang tidak bisa dikendalikan. Inilah akar kenapa 2.000 orang bisa turun ke jalan mempertanyakan Rp 25 miliar untuk renovasi rumah jabatan — bukan karena daerahnya miskin, tapi karena distribusi manfaatnya yang dipertanyakan. SINGKATNYA KANG Kaltim itu seperti sawah yang tanahnya subur banget — bisa ditanami apa saja dan hasilnya luar biasa. Tapi kalau petaninya nggak dapat bagian yang adil dari hasil panen, ya wajar kalau mereka protes ke pemilik lahan. Potensinya ada. Yang perlu dibenahi adalah siapa yang menikmati dan bagaimana tata kelolanya. Demo 21 April itu bukan tanda Kaltim gagal — itu tanda rakyatnya sudah cukup sadar untuk meminta bagian yang semestinya. Dan itu sebenarnya sinyal bagus bagi investor: masyarakatnya kritis, artinya tata kelola ke depan akan diawasi lebih ketat. Akang kalau punya modal dan mau ikut masuk ke potensi Kaltim, sektor mana yang paling menarik menurut Akang — energi terbarukan, hilirisasi mineral, atau agribisnis? Komen di bawah atau langsung DM ya! Gambar dibuat dengan bantuan AI. Kang Yayan Praktisi salah satu Lembaga Keuangan Syariah BUMN serta Pemerhati investasi, keuangan dan Business Continuity Tiktok", "post_id": "7633415892881181970"}}, {"key": "beritabali.tv", "attributes": {"label": "beritabali.tv", "x": 661.1723783847877, "y": 158.38285218734583, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7645562615552429313", "id": "beritabali.tv", "source": "tiktok-000001", "content": "BANK BPD BALI RAIH GOLDEN CHAMPION DALAM TRIBUN BALI AWARD 2026 Bank BPD Bali kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan kategori Golden Champion dalam ajang Tribun Bali Award 2026 sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi bank dalam menjaga kinerja keuangan yang positif selama tujuh tahun berturut-turut dari tahun 2019 hingga 2025. Prestasi yang didukung oleh total aset mencapai Rp41,38 triliun serta peningkatan laba bersih sebesar 25,39% ini diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank BPD Bali Drs I Wayan Sutela Negara MM yang mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh insan bank dan masyarakat Bali atas keberhasilan mendukung sektor UMKM, transformasi digital, serta program Ekonomi Kerthi Bali yang berbasis kearifan lokal dalam pembangunan daerah berkelanjutan. https://beritabali.com/berita/202207051806/konsisten-jaga-kinerja-keuangan-bank-bpd-bali-raih-golden-champion-tribun-bali-award-2026 Follow akun kami untuk update terbaru! Berita selengkapnya klik tautan pada StoriesIG  #Bali #BeritaBali #AllAboutBali #BPDBali #TribunBaliAward2026 #EkonomiBali #BankDaerah #PrestasiBali #EkonomiKerthiBali #InfoBali #KabarBali #InfoPerbankan", "post_id": "7645562615552429313"}}, {"key": "buterflywave", "attributes": {"label": "buterflywave", "x": 20.924327804984987, "y": 540.755775260233, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7652703574056635656", "id": "buterflywave", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta mengantisipasi tekanan inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, BI memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. “Rapat Dewan Gubernur BI pada 17-18 Juni 2026, memutuskan untuk menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75%,” ujar Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Kamis (18/6). Selain BI-Rate, Bank Indonesia juga menaikkan suku bunga fasilitas simpanan (Deposit Facility) sebesar 25 bps menjadi 4,75%. Sementara itu, suku bunga fasilitas pinjaman (Lending Facility) turut naik 25 bps menjadi 6,50%. sumber :   #cryptowave #bankindonesia #bi #buyindonesia #sellsingapura", "post_id": "7652703574056635656"}}, {"key": "jelajahnews.id", "attributes": {"label": "jelajahnews.id", "x": 35.359748975084536, "y": 749.7815479165218, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4933, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "7641505604950838536", "id": "jelajahnews.id", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "harristurino", "attributes": {"label": "harristurino", "x": 531.2661021986262, "y": 709.9113776506346, "size": 3.04, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.2279, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "harristurino", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "DPR", "attributes": {"label": "DPR", "x": 604.2485725187338, "y": 36.088574566356726, "size": 3.04, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.2279, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641505604950838536", "id": "DPR", "source": "tiktok-000001", "content": "JELAJAHNEWS.ID - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak hanya dipengaruhi dinamika ekonomi global, tetapi juga mencerminkan masih adanya tantangan struktural di dalam negeri. Karena itu, penguatan fundamental ekonomi nasional dan peningkatan kepercayaan investor dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas rupiah. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) terkait Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025 di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026). Menurut Harris, Bank Indonesia telah melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar rupiah, mulai dari intervensi di pasar valuta asing (valas) hingga pengelolaan instrumen moneter.  Namun, tekanan terhadap rupiah yang masih berlangsung menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi tidak sepenuhnya berasal dari faktor eksternal. “Kalau tekanan terhadap rupiah masih cukup kuat, artinya kita juga perlu melihat faktor-faktor domestik yang memengaruhi persepsi pasar dan kepercayaan investor,” ujar Harris. Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu menilai sejumlah indikator ekonomi domestik memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan nilai tukar rupiah.  Beberapa di antaranya meliputi kondisi fiskal negara, defisit transaksi berjalan, iklim investasi, serta kepastian arah kebijakan ekonomi nasional. Menurutnya, stabilitas rupiah tidak dapat dijaga hanya melalui kebijakan moneter Bank Indonesia semata, tetapi membutuhkan koordinasi yang erat antara pemerintah, otoritas keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. “Bank Indonesia tidak bisa bekerja sendiri. Stabilitas nilai tukar juga sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik dan tingkat kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah,” kata politikus asal Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut. Harris menegaskan bahwa kepercayaan investor menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.  Semakin tinggi keyakinan pelaku usaha dan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia, semakin kuat pula ketahanan rupiah menghadapi gejolak ekonomi global. Selain itu, ia menyoroti pentingnya komunikasi kebijakan yang konsisten dan kredibel agar pelaku pasar memperoleh kepastian dalam mengambil keputusan investasi.  Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang semakin dinamis. Komisi XI DPR RI, lanjut Harris, akan terus mengawasi berbagai langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya mampu menjaga stabilitas nilai tukar, tetapi juga tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap penguatan fundamental ekonomi nasional dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia memiliki daya tahan ekonomi yang lebih kuat di tengah ketidakpastian global. Dengan terjaganya stabilitas ekonomi domestik dan meningkatnya kepercayaan investor, nilai tukar rupiah diharapkan mampu bertahan lebih baik terhadap tekanan eksternal pada masa mendatang.(**)  #harristurino #stabilitasrupiah #bergantung #investor #kondisidomestik   RI", "post_id": "7641505604950838536"}}, {"key": "the.indonesia.post", "attributes": {"label": "the.indonesia.post", "x": 71.59927094748342, "y": 476.19842146540736, "size": 3.08, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4725, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "7653727519434116373", "id": "the.indonesia.post", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Menilik Proyeksi Ekonomi Klasik : Menguji Validitas Prediksi Almarhum Faisal Basri Soal Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS 💸 Peredaran kembali cuplikan video lawas berisi proyeksi ekonomi dari almarhum ekonom senior Faisal Basri mengenai potensi pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS memicu perdebatan sengit di ruang siber, sebuah analisis makroekonomi yang menuntut validasi data riil berimbang agar tidak melahirkan kepanikan spekulatif di tingkat domestik. 📄 Berdasarkan data manifes kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis resmi oleh  pada Juni 2026, nilai tukar mata uang domestik faktualnya masih berfluktuasi dinamis di kisaran angka Rp16.200 hingga Rp16.450 per dolar AS akibat tekanan sentimen suku bunga global The Fed. 📋 Rekam jejak digital mencatat bahwa analisis kritis yang dilontarkan sang ekonom dua tahun lalu merupakan sebuah pemodelan risiko fiskal bersyarat jika pemerintah tidak taktis memitigasi pembengkakan utang luar negeri serta defisit neraca berjalan, sehingga klaim sepihak netizen yang menyebut prediksi angka ekstrem tersebut telah sepenuhnya menjadi kenyataan di pasar spot saat ini terbukti tidak akurat secara statistik. 🔍 Munculnya kembali narasi proyeksi ekonomi masa lalu di tengah volatilitas pasar keuangan saat ini berdampak pada krusialnya penyajian edukasi literasi keuangan yang obyektif bagi masyarakat bawah. ✨  Peringatan dini dari para akademisi independen wajib dijadikan instrumen evaluasi berharga bagi tata kelola fiskal , namun di sisi lain, publik siber dituntut bergerak taktis menyaring arus informasi agar tidak mudah termakan framing disinformasi potongan video pendek yang mengaburkan data fundamental riil ketahanan moneter nasional. 🎯 Apa langkah paling efektif yang harus diambil Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas Rupiah saat ini?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiah #FaisalBasri #KursBankIndonesia #EkonomiNasional", "post_id": "7653727519434116373"}}, {"key": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "kemenkeuri", "x": 505.97730832855626, "y": 165.00456558168497, "size": 3.04, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.2183, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653727519434116373", "id": "kemenkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "📉 Menilik Proyeksi Ekonomi Klasik : Menguji Validitas Prediksi Almarhum Faisal Basri Soal Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS 💸 Peredaran kembali cuplikan video lawas berisi proyeksi ekonomi dari almarhum ekonom senior Faisal Basri mengenai potensi pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS memicu perdebatan sengit di ruang siber, sebuah analisis makroekonomi yang menuntut validasi data riil berimbang agar tidak melahirkan kepanikan spekulatif di tingkat domestik. 📄 Berdasarkan data manifes kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) yang dirilis resmi oleh  pada Juni 2026, nilai tukar mata uang domestik faktualnya masih berfluktuasi dinamis di kisaran angka Rp16.200 hingga Rp16.450 per dolar AS akibat tekanan sentimen suku bunga global The Fed. 📋 Rekam jejak digital mencatat bahwa analisis kritis yang dilontarkan sang ekonom dua tahun lalu merupakan sebuah pemodelan risiko fiskal bersyarat jika pemerintah tidak taktis memitigasi pembengkakan utang luar negeri serta defisit neraca berjalan, sehingga klaim sepihak netizen yang menyebut prediksi angka ekstrem tersebut telah sepenuhnya menjadi kenyataan di pasar spot saat ini terbukti tidak akurat secara statistik. 🔍 Munculnya kembali narasi proyeksi ekonomi masa lalu di tengah volatilitas pasar keuangan saat ini berdampak pada krusialnya penyajian edukasi literasi keuangan yang obyektif bagi masyarakat bawah. ✨  Peringatan dini dari para akademisi independen wajib dijadikan instrumen evaluasi berharga bagi tata kelola fiskal , namun di sisi lain, publik siber dituntut bergerak taktis menyaring arus informasi agar tidak mudah termakan framing disinformasi potongan video pendek yang mengaburkan data fundamental riil ketahanan moneter nasional. 🎯 Apa langkah paling efektif yang harus diambil Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas Rupiah saat ini?🤔 Sosial Media : MZF #TheIndonesiaPost #AnalisisRupiah #FaisalBasri #KursBankIndonesia #EkonomiNasional", "post_id": "7653727519434116373"}}, {"key": "tapanuli.online", "attributes": {"label": "tapanuli.online", "x": 290.99940680110683, "y": 738.6479071333052, "size": 3.09, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.5399, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7641499307668999442", "id": "tapanuli.online", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sulut", "x": 359.1292037381962, "y": 501.75818862633236, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.2495, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sulut", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_sumut_", "x": 640.4445501954534, "y": 422.4889424196102, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.2495, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7641499307668999442", "id": "bank_indonesia_sumut_", "source": "tiktok-000001", "content": "Tapanuli.online - Capaian kinerja Bank Indonesia (BI) sebesar 109,31 persen pada 2025 dinilai sebagai prestasi yang membanggakan. Namun, Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan menekankan bahwa keberhasilan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan Marwan saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama Gubernur Bank Indonesia di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026), yang membahas Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Menurutnya, capaian BI tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Meski demikian, keberhasilan lembaga bank sentral tidak cukup hanya diukur dari tingginya angka capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperkuat sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Marwan menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sektor tersebut juga menyerap lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional. “Kinerja yang baik harus punya makna bagi masyarakat. Salah satunya adalah bagaimana UMKM kita benar-benar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujarnya. Ia menilai, apabila UMKM berhasil berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, maka dampaknya tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga sektor ketenagakerjaan nasional. Menurutnya, peningkatan kelas UMKM akan mendorong transformasi tenaga kerja informal menjadi tenaga kerja formal yang lebih produktif. “Kalau UMKM naik kelas, maka tenaga kerja informal akan bertransformasi menjadi tenaga kerja formal. Ini akan menjadi energi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara,” kata politisi Partai Demokrat dari Dapil Lampung II tersebut. Marwan juga menyoroti masih terbatasnya akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Meski sektor ini dikenal tangguh menghadapi berbagai tekanan ekonomi, banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi suku bunga kredit relatif tinggi dan keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Karena itu, ia meminta Bank Indonesia menyiapkan langkah konkret pada 2026 guna memperkuat program inklusi keuangan. Menurutnya, program tersebut harus mampu menjawab kebutuhan riil pelaku UMKM di daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif. Ia menambahkan, Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan telah memberikan mandat kepada Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkuat sektor produktif nasional. Komisi XI DPR RI, lanjut Marwan, akan terus mengawasi arah kebijakan moneter dan sistem keuangan nasional agar mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.(bb/**) #marwancikasan #bankindonesia #dorong #umkm #naikkelas", "post_id": "7641499307668999442"}}, {"key": "infopilarbalinews", "attributes": {"label": "infopilarbalinews", "x": 528.8580530209175, "y": 557.3940251550829, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632115095253814549", "id": "infopilarbalinews", "source": "tiktok-000001", "content": "Suasana tegang mewarnai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Inspeksi Mendadak (Sidak) oleh Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali, kini menyasar soal pembabatan mangrove diduga di sekitar kawasan Kura Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Menariknya, tanpa basa basi, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Made Supartha, SH., MH., langsung menyemprot pihak pengembang BTID terkait mangrove yang dibabat. Apalagi diketahui bersama pertumbuhan bibit mangrove hingga dewasa membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dugaan dalam sidak Pansus TRAP DPRD Bali, ada temuan aktivitas pembabatan mangrove yang diduga dilakukan pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang jaraknya tidak jauh dari lokasi sidak. Sontak saja, Made Supartha yang terkenal tegas dan garang di lapangan, langsung menunjukkan kemarahannya atas kondisi mangrove yang rusak karena ulah manusia terkait. \"Tumbuhan Mangrove ini dilindungi Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007, tidak peduli masuk dalam wilayah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) sekalipun. Ini jelasa tidak bisa kami toleransi lagi. Selain itu, jangan sampai karena SHGB dapat sembarangan memotong mangrove,\" tegas Supartha, politisi dari PDI Perjuangan asal Tabanan ini, dengan nada marah besar. Langkah konkrit Pansus TRAP DPRD Bali, menindaklanjuti temuan ini dengan memerintahkan Satpol PP Provinsi Bali agar menyegel area temuan. \"Penyegelan ini dilakukan dengan garis pembatas atau Satpol PP Line, agar menghentikan aktivitas di lokasi temuan,\" katanya. Di lain sisi, PT BTID menekankan pembabatan yang dilakukan karena mangrove dimaksud berada di area SHGB. PT BTID tetap bersikeras, di mana pembabatan mangrove ada di area SHGB, meski ditentang oleh Pansus TRAP DPRD Bali. Made Supartha secara tegas ingin mangrove sebagai pelindung alam dari bencana banjir, tsunami, dan bencana alam lainnya, agar tetap dilestarikan bukan ditebang seenak hati. Meseki BTID berdalih penebangan mangrove di atas lahan SHGB, Supartha tegaskan mangrove harus tetap dijaga sebagai ekosistem alam. \"Jangan seenaknya membabat mangrove. Perlu bapak-bapak ketahui, SHGB ini bersifat sementara ya, ada 30 tahun tambah 20 tahun, tetap itu fungsinya sebagai milik negara. Bukan karena memiliki SHGB, lalu area mangrove dibabat sesuka hati,\" tegasnya lagi. PBN001 . Selengkapnya: Pilarbalinews.com", "post_id": "7632115095253814549"}}, {"key": "i.made.supartha.s", "attributes": {"label": "i.made.supartha.s", "x": 255.61437615926928, "y": 381.6034470748412, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632115095253814549", "id": "i.made.supartha.s", "source": "tiktok-000001", "content": "Suasana tegang mewarnai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Inspeksi Mendadak (Sidak) oleh Panitia Khusus (Pansus) TRAP DPRD Bali, kini menyasar soal pembabatan mangrove diduga di sekitar kawasan Kura Kura Bali, Kamis (23/4/2026). Menariknya, tanpa basa basi, Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Made Supartha, SH., MH., langsung menyemprot pihak pengembang BTID terkait mangrove yang dibabat. Apalagi diketahui bersama pertumbuhan bibit mangrove hingga dewasa membutuhkan waktu bertahun-tahun. Dugaan dalam sidak Pansus TRAP DPRD Bali, ada temuan aktivitas pembabatan mangrove yang diduga dilakukan pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID), yang jaraknya tidak jauh dari lokasi sidak. Sontak saja, Made Supartha yang terkenal tegas dan garang di lapangan, langsung menunjukkan kemarahannya atas kondisi mangrove yang rusak karena ulah manusia terkait. \"Tumbuhan Mangrove ini dilindungi Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007, tidak peduli masuk dalam wilayah Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) sekalipun. Ini jelasa tidak bisa kami toleransi lagi. Selain itu, jangan sampai karena SHGB dapat sembarangan memotong mangrove,\" tegas Supartha, politisi dari PDI Perjuangan asal Tabanan ini, dengan nada marah besar. Langkah konkrit Pansus TRAP DPRD Bali, menindaklanjuti temuan ini dengan memerintahkan Satpol PP Provinsi Bali agar menyegel area temuan. \"Penyegelan ini dilakukan dengan garis pembatas atau Satpol PP Line, agar menghentikan aktivitas di lokasi temuan,\" katanya. Di lain sisi, PT BTID menekankan pembabatan yang dilakukan karena mangrove dimaksud berada di area SHGB. PT BTID tetap bersikeras, di mana pembabatan mangrove ada di area SHGB, meski ditentang oleh Pansus TRAP DPRD Bali. Made Supartha secara tegas ingin mangrove sebagai pelindung alam dari bencana banjir, tsunami, dan bencana alam lainnya, agar tetap dilestarikan bukan ditebang seenak hati. Meseki BTID berdalih penebangan mangrove di atas lahan SHGB, Supartha tegaskan mangrove harus tetap dijaga sebagai ekosistem alam. \"Jangan seenaknya membabat mangrove. Perlu bapak-bapak ketahui, SHGB ini bersifat sementara ya, ada 30 tahun tambah 20 tahun, tetap itu fungsinya sebagai milik negara. Bukan karena memiliki SHGB, lalu area mangrove dibabat sesuka hati,\" tegasnya lagi. PBN001 . Selengkapnya: Pilarbalinews.com", "post_id": "7632115095253814549"}}, {"key": "pancarpos", "attributes": {"label": "pancarpos", "x": 338.2282975376332, "y": 58.5236524384346, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7632933272858692885", "id": "pancarpos", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Tekanan publik terhadap dugaan pelanggaran tata ruang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, semakin menguat. Kali ini, sorotan tajam datang dari advokat sekaligus pemerhati kebijakan publik, Dr. Togar Situmorang, yang secara terbuka mendukung langkah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bali, khususnya Pansus Tata Ruang, Aset, dan Pajak (TRAP), namun sekaligus mengingatkan agar proses ini tidak berhenti di permukaan. Pernyataan itu disampaikan menyusul langkah tegas Pansus TRAP yang dipimpin I Made Supartha dalam merekomendasikan penghentian sementara proyek marina milik PT Bali Turtle Island Development (BTID) pada 24 April 2026. Proyek tersebut diduga melanggar izin tata ruang, sekaligus memicu polemik besar terkait keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan aset negara. “Langkah Pansus TRAP patut diapresiasi. Ini menunjukkan ada keberanian politik. Tapi jangan berhenti di sini. Banyak aspek hukum yang harus didalami secara serius,” tegas Dr. Togar Situmorang di Denpasar, pada Minggu (26/4/2026). Ia menilai, kasus ini tidak sesederhana persoalan administratif. Menurutnya, terdapat dugaan kuat yang menyentuh aspek hukum lebih dalam, termasuk potensi penyimpangan dalam proses tukar guling lahan yang melibatkan kawasan Tahura mangrove. “Kalau benar ada tukar guling lahan Tahura yang melibatkan aset negara secara ilegal, ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini bisa masuk ranah pidana. Aparat penegak hukum harus turun,” ujarnya dengan nada tegas... baca lengkap: Dr. Togar Situmorang Desak Pansus TRAP Ungkap Dugaan Skandal Aset dan Perusakan Mangrove di Kura-Kura Bali  https://pancarpos.com/26/04/2026/dr-togar-situmorang-desak-pansus-trap-ungkap-dugaan-skandal-aset-dan-perusakan-mangrove-di-kura-kura-bali/", "post_id": "7632933272858692885"}}, {"key": "semua", "attributes": {"label": "semua", "x": 470.9512320613725, "y": 46.12040436982401, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7632933272858692885", "id": "semua", "source": "tiktok-000001", "content": "Denpasar, PancarPOS | Tekanan publik terhadap dugaan pelanggaran tata ruang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, Serangan, semakin menguat. Kali ini, sorotan tajam datang dari advokat sekaligus pemerhati kebijakan publik, Dr. Togar Situmorang, yang secara terbuka mendukung langkah Panitia Khusus (Pansus) DPRD Bali, khususnya Pansus Tata Ruang, Aset, dan Pajak (TRAP), namun sekaligus mengingatkan agar proses ini tidak berhenti di permukaan. Pernyataan itu disampaikan menyusul langkah tegas Pansus TRAP yang dipimpin I Made Supartha dalam merekomendasikan penghentian sementara proyek marina milik PT Bali Turtle Island Development (BTID) pada 24 April 2026. Proyek tersebut diduga melanggar izin tata ruang, sekaligus memicu polemik besar terkait keberlanjutan lingkungan dan pengelolaan aset negara. “Langkah Pansus TRAP patut diapresiasi. Ini menunjukkan ada keberanian politik. Tapi jangan berhenti di sini. Banyak aspek hukum yang harus didalami secara serius,” tegas Dr. Togar Situmorang di Denpasar, pada Minggu (26/4/2026). Ia menilai, kasus ini tidak sesederhana persoalan administratif. Menurutnya, terdapat dugaan kuat yang menyentuh aspek hukum lebih dalam, termasuk potensi penyimpangan dalam proses tukar guling lahan yang melibatkan kawasan Tahura mangrove. “Kalau benar ada tukar guling lahan Tahura yang melibatkan aset negara secara ilegal, ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini bisa masuk ranah pidana. Aparat penegak hukum harus turun,” ujarnya dengan nada tegas... baca lengkap: Dr. Togar Situmorang Desak Pansus TRAP Ungkap Dugaan Skandal Aset dan Perusakan Mangrove di Kura-Kura Bali  https://pancarpos.com/26/04/2026/dr-togar-situmorang-desak-pansus-trap-ungkap-dugaan-skandal-aset-dan-perusakan-mangrove-di-kura-kura-bali/", "post_id": "7632933272858692885"}}, {"key": "clipperfinance05", "attributes": {"label": "clipperfinance05", "x": 931.952648351179, "y": 867.7144392743415, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "clipperfinance05", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "tradewithsuli", "x": 922.2452444025139, "y": 110.23085073345085, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7653091789263572244", "id": "tradewithsuli", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur yang digelar pada 17–18 Juni 2026. Kenaikan ini merupakan yang ketiga secara beruntun sejak Mei 2026, dan ditujukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah yang sempat melemah hingga mendekati Rp18.000 per dolar AS, sekaligus sebagai langkah pre-emptive menjaga inflasi tetap dalam kisaran sasaran pemerintah. Sehari setelah keputusan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran direksi dan komisaris bank-bank Himbara (BRI, Mandiri, BNI, BTN, dan BSI) di Istana Kepresidenan. Pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 4,5 jam itu turut dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, serta CEO Danantara Rosan Roeslani, untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan. Menurut Rosan Roeslani, Presiden tidak memberikan arahan khusus untuk menahan suku bunga kredit meski acuan naik, melainkan meminta Himbara meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Dengan begitu, perbankan BUMN diharapkan tetap mampu menjaga penyaluran kredit ke sektor riil, khususnya UMKM, sekaligus menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sambil menjaga stabilitas sektor keuangan. Sumber: TWS News  #kontencom #kontencomxtws #fyp", "post_id": "7653091789263572244"}}, {"key": "dinsosbadung", "attributes": {"label": "dinsosbadung", "x": 982.6264470496994, "y": 976.5135004404763, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7647530615952264468", "id": "dinsosbadung", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "I", "attributes": {"label": "I", "x": 533.8399180672897, "y": 72.24447087389152, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "I", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Bagus", "attributes": {"label": "Bagus", "x": 526.2836021831625, "y": 207.24649939171235, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Bagus", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "puturasniathi", "attributes": {"label": "puturasniathi", "x": 572.7420959755607, "y": 969.9376058552202, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "puturasniathi", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "yunitaoktarini", "attributes": {"label": "yunitaoktarini", "x": 538.2410569593243, "y": 410.6430235117383, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "yunitaoktarini", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Prokompim", "attributes": {"label": "Prokompim", "x": 886.4952987516403, "y": 822.9395149642971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Prokompim", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Badung", "attributes": {"label": "Badung", "x": 848.9028329073715, "y": 32.462270111205726, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Badung", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "ibalinews.com", "attributes": {"label": "ibalinews.com", "x": 328.8921316792638, "y": 891.165762059905, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "ibalinews.com", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "GESudarwitha", "attributes": {"label": "GESudarwitha", "x": 433.5345646280453, "y": 836.7462783850476, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "GESudarwitha", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "Media", "attributes": {"label": "Media", "x": 879.621292922829, "y": 782.7227679775191, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 5.3307, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7647530615952264468", "id": "Media", "source": "tiktok-000001", "content": "Pada Hari Ini,Kamis 4 Juni 2026.Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Sosial melaksanakan Peluncuran Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTKS) yang bertempat di Kantor Camat Kuta Utara. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pelayanan sosial guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan efisien. Acara dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan dan desa/kelurahan, pendamping sosial, serta para pemangku kepentingan terkait. Melalui program piloting ini, proses pendataan, verifikasi, validasi, dan penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat terintegrasi secara digital sehingga mampu meningkatkan kualitas data penerima manfaat serta meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa digitalisasi DTSEN merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan mutakhir, program bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan secara lebih cepat dan tepat. Peluncuran piloting ini menjadi momentum penting dalam mendukung tata kelola pelayanan sosial yang modern, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Badung. Diharapkan inovasi ini dapat menjadi contoh praktik baik yang nantinya dapat diterapkan secara lebih luas dalam penyelenggaraan program kesejahteraan sosial.  Wayan Adi Arnawa   Alit Sucipta       Badung   Soul of Bali       Bali Ilu  #fyppppppppppppppppppppppp  #semuaorang  #masukberanda", "post_id": "7647530615952264468"}}, {"key": "baligoviral.ID", "attributes": {"label": "baligoviral.ID", "x": 531.9745634682836, "y": 899.7506009609252, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "102532291558392_1631791282282464", "id": "baligoviral.ID", "source": "facebook-000001", "content": "Ada yang berbeda dari suasana pagi di kawasan Dalung, Kuta Utara, Badung. Di antara denyut bisnis properti dan hiruk pikuk jalur pariwisata Bali, berdiri sebuah kampus yang pelan-pelan, namun pasti, telah mengubah ribuan nasib anak muda Indonesia.\n\nNamanya Universitas Dhyana Pura. Atau cukup disebut Undhira.\n\nBagi sebagian orang, nama itu mungkin sekadar papan nama di Jalan Raya Padang Luwih. Tapi bagi puluhan ribu alumni yang kini tersebar dari ujung Sabang hingga ujung Papua, bahkan hingga ke panggung industri internasional. Undhira adalah titik balik kehidupan mereka.\n\n𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝘀\n\nKetua Yayasan Dhyana Pura (YDP) Bali, Dr. dr. I Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS., tidak menyembunyikan kebanggaannya. Saat ditemui Selasa, 23 Juni 2026, pria yang telah lama menahkodai institusi ini berbicara dengan penuh keyakinan.\n\n\"Banyak alumni Undhira yang kini telah menduduki posisi-posisi strategis. Bukan hanya di industri pariwisata, tapi juga di sektor kesehatan, ekonomi, teknologi, dan hampir semua lini kehidupan profesional,\" tuturnya.\n\nKalimat itu bukan sekadar retorika. Data alumni berbicara lebih keras. Puluhan ribu lulusan Undhira telah terserap di berbagai sektor industri, dari manajer hotel bintang lima di kawasan Nusa Dua, tenaga kesehatan di rumah sakit modern Denpasar, hingga wirausahawan digital yang membangun startup dari Bali untuk pasar global.\n\nYang menarik bukan hanya angkanya, melainkan kualitas yang ada di balik angka itu.\n\n𝗧𝘂𝗷𝘂𝗵 𝗣𝗶𝗹𝗮𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝗦𝗲𝘂𝘁𝘂𝗵𝗻𝘆𝗮\n\nUndhira sejak awal tidak pernah berambisi mencetak mesin pencari kerja. Kampus ini memilih jalan yang lebih dalam, membentuk manusia.\n\nTujuh karakter dasar ditanamkan kepada setiap mahasiswa sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di kampus. Percaya diri. Berintegritas. Menghargai keberagaman. Kreatif. Inovatif. Jiwa kepemimpinan yang melayani. Dan profesionalisme.\n\nKetujuh nilai itu bukan pajangan di dinding aula. Ia hidup dalam setiap mata kuliah, setiap kegiatan kemahasiswaan, setiap program magang, dan setiap interaksi antara dosen dan mahasiswa.\n\nDi sinilah letak keistimewaan Undhira yang sulit ditiru: perpaduan antara kurikulum berbasis kompetensi yang selaras kebutuhan industri, dengan fondasi karakter yang kokoh dan nilai-nilai rohani yang membumi.\n\nHasilnya? Lulusan yang tidak hanya diterima di dunia kerja, melainkan dipercaya, dipromosikan, dan dikenang sebagai profesional berkarakter.\n\n𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗙𝗮𝗸𝘂𝗹𝘁𝗮𝘀, 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗩𝗶𝘀𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿\n\nUndhira Bali hari ini hadir dengan empat fakultas yang masing-masing memiliki keunggulan dan daya tarik tersendiri.\n\nFakultas Bisnis, Pariwisata, dan Humaniora (FBPH) adalah lokomotif utama penghasil SDM pariwisata kelas dunia. Di sini, mahasiswa tidak hanya belajar teori manajemen perhotelan atau kewirausahaan, mereka diasah langsung melalui praktik industri yang intens, simulasi nyata, dan jaringan kemitraan dengan pelaku industri terkemuka. Hasilnya sudah terbukti: alumni FBPH menghuni posisi-posisi kunci di jaringan hotel internasional dan perusahaan pariwisata global.\n\nFakultas Kesehatan, Sains, dan Teknologi (FKST) menjadi magnet bagi Generasi Z yang melek teknologi sekaligus peduli kesehatan. Program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Gizi, hingga Fisioterapi menawarkan kombinasi sains modern dengan pendekatan humanis. Di era digital health dan revolusi industri 4.0, lulusan fakultas ini menjadi aset yang sangat diperebutkan.\n\nFakultas Ekonomika, Humaniora, dan Ilmu Sosial (FEHIS) serta Fakultas Pendidikan melengkapi ekosistem akademik Undhira dengan mencetak ekonom, pendidik, dan pemikir sosial yang kritis namun berdedikasi.\n\nKeempat fakultas ini ditopang oleh keberadaan PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata), sebuah lembaga vokasi yang menjadi jembatan langsung antara dunia kampus dan kebutuhan nyata industri perhotelan dan pariwisata.\n\n𝗕𝗮𝗯𝗮𝗸 𝗕𝗮𝗿𝘂: 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗮𝗸𝘂𝗹𝘁𝗮𝘀 𝗞𝗲𝗱𝗼𝗸𝘁𝗲𝗿𝗮𝗻\n\nNamun, babak paling bersejarah dalam perjalanan Undhira tiba pada Juni 2025.\n\nSetelah proses panjang yang melibatkan kajian mendalam, pemenuhan standar ketat, dan kolaborasi lintas sektor yang luar biasa, Undhira resmi mengantongi izin operasional Fakultas Kedokteran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Sainstek).\n\nSebuah pencapaian yang tidak mudah. Dan tidak murah, dalam artian pengorbanan waktu, energi, dan komitmen semua pihak yang terlibat.\n\nLahirnya Fakultas Kedokteran Undhira bukan hasil kerja satu institusi semata. Ia adalah buah dari sinergi panjang antara akademisi, pemerintah daerah, industri kesehatan, masyarakat umum, hingga para pelaku UMKM yang percaya bahwa Bali dan kawasan timur Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter berkualitas.\n\nVisinya sangat terang: mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga peka terhadap ekosistem kesehatan modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran terkini, dan memiliki jiwa pengabdian yang humanis kepada masyarakat.\n\n\"Kami ingin menjadi rumah pendidikan terbaik di Bali yang melahirkan dokter-dokter terbaik untuk Indonesia, khususnya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan seluruh wilayah Indonesia Timur,\" begitu tekad yang diusung Fakultas Kedokteran Undhira memasuki usia pertamanya.\n\nFasilitas laboratorium modern telah disiapkan. Tenaga pengajar berpengalaman telah dikonsolidasi. Dan dalam lima tahun ke depan, Undhira berambisi melahirkan generasi dokter pertamanya, dokter yang lahir dari rahim Bali, untuk mengabdi kepada Indonesia.\n\n𝗣𝗶𝗻𝘁𝘂 𝗧𝗲𝗿𝗯𝘂𝗸𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶-𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿\n\nBagi kamu yang baru saja menyelesaikan pendidikan SMA atau SMK, yang memendam mimpi tentang karier internasional, profesi kesehatan, atau dunia teknologi, Undhira membuka pintunya lebar-lebar.\n\nPenerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 2 kini telah resmi dibuka.\n\nIni bukan sekadar mendaftar kuliah. Ini adalah langkah pertama menuju versi terbaik dirimu, yang berkarakter, profesional, dan siap bersaing di panggung dunia.\n\n𝗜𝗻𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿𝗮𝗻\n🌐 undhirabali.ac.id\n📞 085856007777 / 081239869990\n📷 Instagram: \n\n𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶 𝗨𝗻𝗱𝗵𝗶𝗿𝗮, 𝗸𝗮𝗿𝗮𝗸𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗶𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗿𝗶𝗲𝗿 𝗱𝗶𝗽𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴, 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶𝗷𝗮𝗻𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻.\n\n#UndhiraBali #KampusTerbaikBali #FakultasKedokteranBali #PMBUndhira2026 #GenerasiEmasIndonesia", "post_id": "102532291558392_1631791282282464"}}, {"key": "undhirabali", "attributes": {"label": "undhirabali", "x": 682.1844721565337, "y": 927.4534155171741, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "102532291558392_1631791282282464", "id": "undhirabali", "source": "facebook-000001", "content": "Ada yang berbeda dari suasana pagi di kawasan Dalung, Kuta Utara, Badung. Di antara denyut bisnis properti dan hiruk pikuk jalur pariwisata Bali, berdiri sebuah kampus yang pelan-pelan, namun pasti, telah mengubah ribuan nasib anak muda Indonesia.\n\nNamanya Universitas Dhyana Pura. Atau cukup disebut Undhira.\n\nBagi sebagian orang, nama itu mungkin sekadar papan nama di Jalan Raya Padang Luwih. Tapi bagi puluhan ribu alumni yang kini tersebar dari ujung Sabang hingga ujung Papua, bahkan hingga ke panggung industri internasional. Undhira adalah titik balik kehidupan mereka.\n\n𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗦𝗲𝗸𝗮𝗱𝗮𝗿 𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝘀\n\nKetua Yayasan Dhyana Pura (YDP) Bali, Dr. dr. I Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS., tidak menyembunyikan kebanggaannya. Saat ditemui Selasa, 23 Juni 2026, pria yang telah lama menahkodai institusi ini berbicara dengan penuh keyakinan.\n\n\"Banyak alumni Undhira yang kini telah menduduki posisi-posisi strategis. Bukan hanya di industri pariwisata, tapi juga di sektor kesehatan, ekonomi, teknologi, dan hampir semua lini kehidupan profesional,\" tuturnya.\n\nKalimat itu bukan sekadar retorika. Data alumni berbicara lebih keras. Puluhan ribu lulusan Undhira telah terserap di berbagai sektor industri, dari manajer hotel bintang lima di kawasan Nusa Dua, tenaga kesehatan di rumah sakit modern Denpasar, hingga wirausahawan digital yang membangun startup dari Bali untuk pasar global.\n\nYang menarik bukan hanya angkanya, melainkan kualitas yang ada di balik angka itu.\n\n𝗧𝘂𝗷𝘂𝗵 𝗣𝗶𝗹𝗮𝗿 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗲𝗺𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝗦𝗲𝘂𝘁𝘂𝗵𝗻𝘆𝗮\n\nUndhira sejak awal tidak pernah berambisi mencetak mesin pencari kerja. Kampus ini memilih jalan yang lebih dalam, membentuk manusia.\n\nTujuh karakter dasar ditanamkan kepada setiap mahasiswa sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di kampus. Percaya diri. Berintegritas. Menghargai keberagaman. Kreatif. Inovatif. Jiwa kepemimpinan yang melayani. Dan profesionalisme.\n\nKetujuh nilai itu bukan pajangan di dinding aula. Ia hidup dalam setiap mata kuliah, setiap kegiatan kemahasiswaan, setiap program magang, dan setiap interaksi antara dosen dan mahasiswa.\n\nDi sinilah letak keistimewaan Undhira yang sulit ditiru: perpaduan antara kurikulum berbasis kompetensi yang selaras kebutuhan industri, dengan fondasi karakter yang kokoh dan nilai-nilai rohani yang membumi.\n\nHasilnya? Lulusan yang tidak hanya diterima di dunia kerja, melainkan dipercaya, dipromosikan, dan dikenang sebagai profesional berkarakter.\n\n𝗘𝗺𝗽𝗮𝘁 𝗙𝗮𝗸𝘂𝗹𝘁𝗮𝘀, 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗩𝗶𝘀𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿\n\nUndhira Bali hari ini hadir dengan empat fakultas yang masing-masing memiliki keunggulan dan daya tarik tersendiri.\n\nFakultas Bisnis, Pariwisata, dan Humaniora (FBPH) adalah lokomotif utama penghasil SDM pariwisata kelas dunia. Di sini, mahasiswa tidak hanya belajar teori manajemen perhotelan atau kewirausahaan, mereka diasah langsung melalui praktik industri yang intens, simulasi nyata, dan jaringan kemitraan dengan pelaku industri terkemuka. Hasilnya sudah terbukti: alumni FBPH menghuni posisi-posisi kunci di jaringan hotel internasional dan perusahaan pariwisata global.\n\nFakultas Kesehatan, Sains, dan Teknologi (FKST) menjadi magnet bagi Generasi Z yang melek teknologi sekaligus peduli kesehatan. Program studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, Gizi, hingga Fisioterapi menawarkan kombinasi sains modern dengan pendekatan humanis. Di era digital health dan revolusi industri 4.0, lulusan fakultas ini menjadi aset yang sangat diperebutkan.\n\nFakultas Ekonomika, Humaniora, dan Ilmu Sosial (FEHIS) serta Fakultas Pendidikan melengkapi ekosistem akademik Undhira dengan mencetak ekonom, pendidik, dan pemikir sosial yang kritis namun berdedikasi.\n\nKeempat fakultas ini ditopang oleh keberadaan PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata), sebuah lembaga vokasi yang menjadi jembatan langsung antara dunia kampus dan kebutuhan nyata industri perhotelan dan pariwisata.\n\n𝗕𝗮𝗯𝗮𝗸 𝗕𝗮𝗿𝘂: 𝗛𝗮𝗱𝗶𝗿𝗻𝘆𝗮 𝗙𝗮𝗸𝘂𝗹𝘁𝗮𝘀 𝗞𝗲𝗱𝗼𝗸𝘁𝗲𝗿𝗮𝗻\n\nNamun, babak paling bersejarah dalam perjalanan Undhira tiba pada Juni 2025.\n\nSetelah proses panjang yang melibatkan kajian mendalam, pemenuhan standar ketat, dan kolaborasi lintas sektor yang luar biasa, Undhira resmi mengantongi izin operasional Fakultas Kedokteran dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Sainstek).\n\nSebuah pencapaian yang tidak mudah. Dan tidak murah, dalam artian pengorbanan waktu, energi, dan komitmen semua pihak yang terlibat.\n\nLahirnya Fakultas Kedokteran Undhira bukan hasil kerja satu institusi semata. Ia adalah buah dari sinergi panjang antara akademisi, pemerintah daerah, industri kesehatan, masyarakat umum, hingga para pelaku UMKM yang percaya bahwa Bali dan kawasan timur Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter berkualitas.\n\nVisinya sangat terang: mencetak tenaga medis yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga peka terhadap ekosistem kesehatan modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi kedokteran terkini, dan memiliki jiwa pengabdian yang humanis kepada masyarakat.\n\n\"Kami ingin menjadi rumah pendidikan terbaik di Bali yang melahirkan dokter-dokter terbaik untuk Indonesia, khususnya Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan seluruh wilayah Indonesia Timur,\" begitu tekad yang diusung Fakultas Kedokteran Undhira memasuki usia pertamanya.\n\nFasilitas laboratorium modern telah disiapkan. Tenaga pengajar berpengalaman telah dikonsolidasi. Dan dalam lima tahun ke depan, Undhira berambisi melahirkan generasi dokter pertamanya, dokter yang lahir dari rahim Bali, untuk mengabdi kepada Indonesia.\n\n𝗣𝗶𝗻𝘁𝘂 𝗧𝗲𝗿𝗯𝘂𝗸𝗮 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶-𝗠𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗕𝗲𝘀𝗮𝗿\n\nBagi kamu yang baru saja menyelesaikan pendidikan SMA atau SMK, yang memendam mimpi tentang karier internasional, profesi kesehatan, atau dunia teknologi, Undhira membuka pintunya lebar-lebar.\n\nPenerimaan Mahasiswa Baru Gelombang 2 kini telah resmi dibuka.\n\nIni bukan sekadar mendaftar kuliah. Ini adalah langkah pertama menuju versi terbaik dirimu, yang berkarakter, profesional, dan siap bersaing di panggung dunia.\n\n𝗜𝗻𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘀𝗶 𝗣𝗲𝗻𝗱𝗮𝗳𝘁𝗮𝗿𝗮𝗻\n🌐 undhirabali.ac.id\n📞 085856007777 / 081239869990\n📷 Instagram: \n\n𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗱𝗶 𝗨𝗻𝗱𝗵𝗶𝗿𝗮, 𝗸𝗮𝗿𝗮𝗸𝘁𝗲𝗿 𝗱𝗶𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗺𝗮𝘀𝗮 𝗱𝗲𝗽𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗿𝗶𝗲𝗿 𝗱𝗶𝗽𝗲𝗿𝘀𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻𝗴, 𝗯𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶𝗷𝗮𝗻𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻.\n\n#UndhiraBali #KampusTerbaikBali #FakultasKedokteranBali #PMBUndhira2026 #GenerasiEmasIndonesia", "post_id": "102532291558392_1631791282282464"}}, {"key": "IDXChannelcom", "attributes": {"label": "IDXChannelcom", "x": 530.3978030541605, "y": 433.54011752154975, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "432781620563594_1497517512172065", "id": "IDXChannelcom", "source": "facebook-000001", "content": "Bank Indonesia (BI) mempertebal stimulus makroprudensial guna memacu laju pertumbuhan kredit perbankan domestik di tengah kepungan ketidakpastian ekonomi global. Salah satu langkah terobosan yang diambil oleh bank sentral adalah dengan mendongkrak batas maksimal Rasio Pendanaan Luar Negeri Bank (RPLN) dari rentang lama sebesar 35 persen menjadi 40 persen dari total modal bersih bank.\n\nGubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan pelonggaran keran likuiditas valas ini akan mulai diimplementasikan secara resmi pada 1 Juli 2026. Penyesuaian ini dirancang agar perbankan Tanah Air memiliki ruang gerak yang lebih luang dalam menghimpun dana segar dari pasar internasional, yang kemudian dapat dialirkan kembali untuk membiayai sektor riil di dalam negeri.\n\n“Peningkatan rasio RPLN ditujukan untuk memperluas sumber pendanaan perbankan, khususnya dari luar negeri, guna mendukung penyaluran kredit dan pembiayaan bagi perekonomian dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” kata Perry dalam konferensi pers RDG BI Bulanan di Jakarta, Kamis (18/6/2026).\n\nBukan hanya melonggarkan batas pinjaman luar negeri, BI juga mempererat jalinan sinergi bersama pemerintah serta otoritas terkait lewat peluncuran Program Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI). Program taktis ini ditargetkan mampu memotong sumbat birokrasi dalam penyaluran pembiayaan.\n\nBaca selengkapnya di\nhttps://www.idxchannel.com/banking/bi-naikkan-batas-pendanaan-luar-negeri-bank-jadi-40-persen-mulai-juli-2026\n\nAtau klik link di bio \n\nFoto: Istimewa \n\n#idxchannel #idxchannelcommunity #RPLM #BankIndonesia #pendanaanluarnegeri", "post_id": "432781620563594_1497517512172065"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 327.9576312212065, "y": 30.37877744449624, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 21, "degree": 21}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 482.4571179967827, "y": 874.3945659941245, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.0678, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 851.5114666855428, "y": 62.65426213046288, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 862.7430655281306, "y": 147.50747993213577, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 8, "out_degree": 0, "degree": 8}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 318.9100990727689, "y": 571.8300528173262, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 265.82292206830425, "y": 159.6217049081018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 450.80211919746284, "y": 870.7340811722858, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.7578, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "bGmB4h1bfwU", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | IDXC UPDATE\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n#idxcupdate #idxc\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "bGmB4h1bfwU"}}, {"key": "@OwenTravels", "attributes": {"label": "@OwenTravels", "x": 572.9031388248121, "y": 674.8570800070692, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "@OwenTravels", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "owentravels.ph", "attributes": {"label": "owentravels.ph", "x": 317.4532485939422, "y": 179.62011078389796, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "owentravels.ph", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "OwenTravels.ph", "attributes": {"label": "OwenTravels.ph", "x": 99.32375067254695, "y": 848.4320948298637, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "gGvQsHEOcfY", "id": "OwenTravels.ph", "source": "youtube-000001", "content": "Ulasan Ekonomi Singapore Airlines 787-10: Penerbangan Singkat, Layanan SQ Lengkap (Bali ke Singap...\n\nBahkan untuk penerbangan singkat 2 jam, Singapore Airlines membuktikan mengapa mereka masih menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia. Dalam laporan perjalanan ini, saya terbang di Kelas Ekonomi dengan Boeing 787-10 dari Bali (Denpasar) ke Bandara Changi Singapura — dan penerbangan jarak pendek ini memberikan pengalaman layanan penuh yang mengejutkan, mulai dari check-in hingga pendaratan.\n\nIni adalah bagian terakhir dari petualangan saya di Indonesia, dan Singapore Airlines memastikan perjalanan ini berakhir dengan kesan yang baik. Mulai dari fasilitas check-in bagasi yang luar biasa hingga Manila meskipun terbang dengan maskapai yang berbeda, hingga makanan kelas ekonomi dalam kotak yang benar-benar menyaingi beberapa sajian kelas bisnis yang pernah saya coba — inilah semua yang perlu Anda ketahui sebelum memesan kabin ekonomi regional 787-10 SQ.\n\n\nDalam video ini, saya membahas seluruh pengalaman: check-in di terminal internasional Bali yang indah, keamanan dan imigrasi, perubahan gerbang di menit terakhir, mengamati pesawat sambil menunggu penundaan cuaca, boarding, kursi jendela 73K di bagian belakang kabin 2-3-2, sistem hiburan dalam penerbangan KrisWorld, layanan makan siang lengkap termasuk Nasi Goreng Ayam, layanan awak kabin, dan pandangan jujur ​​tentang toilet dan detail kecil dalam penerbangan yang sering dilewati dalam ulasan lain.\n\nJika Anda sedang meneliti kelas ekonomi Singapore Airlines, merencanakan penerbangan Bali ke Singapura, penasaran dengan kabin Boeing 787-10, atau hanya menikmati laporan perjalanan penerbangan yang jujur ​​dari perspektif seorang kreator penerbangan Filipina — video ini untuk Anda.\n\nPesawat: Boeing 787-10, Registrasi 9V-SCC\nRute: Denpasar (DPS) ke Singapura (SIN)\nKelas: Ekonomi, Kursi 73K\nTanggal Penerbangan: 19 April 2026\n\nLaporan Perjalanan Mendatang:\nAir Asia Philippines Airbus A320 Boracay/Caticlan - Manila\nCathay Pacific Airbus A321neo Hong Kong - Kuala Lumpur (Ekonomi)\nCathay Pacific Boeing 777-300 Manila - Hong Kong (Ekonomi)\nPhilippine Airlines Airbus A321 Singapura - Manila (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A330 Manila - Cebu (Bisnis)\nPhilippine Airlines Airbus A320 Daraga/Bicol - Manila (Ekonomi Premium)\n\n✈️ Dapatkan diskon $3 untuk eSIM pertama Anda dengan Airalo — sempurna untuk perjalanan internasional seperti ini!\n\nGunakan kode saya OWENTR2007 atau ketuk tautan di bawah ini untuk mendapatkan diskon USD $3,00 untuk eSIM pertama Anda:\n👉 https://airalo.go.link/aLEf1\n\n🔔 Berlangganan:    / owentravels  \n📸 Instagram: \n🎵 TikTok: \n✉️ Kolaborasi & Bisnis: owenstraveladventure\n\nPenafian: Ini adalah laporan perjalanan pribadi berdasarkan pengalaman saya sendiri terbang sebagai penumpang berbayar. Semua opini adalah milik saya sendiri dan tidak disponsori oleh maskapai penerbangan kecuali dinyatakan lain.\n\n#SingaporeAirlines #Boeing787 #LaporanPerjalanan #KelasEkonomi #PecintaPenerbangan", "post_id": "gGvQsHEOcfY"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "attributes": {"label": "@KemenPariwisata", "x": 33.619810023745586, "y": 205.8306540474373, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "@KemenPariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "KemenPariwisata", "x": 871.1271421079545, "y": 384.42095774107463, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "KemenPariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "kemenpariwisata", "attributes": {"label": "kemenpariwisata", "x": 287.21583507458917, "y": 372.782687787634, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7rk5IM8AQHA", "id": "kemenpariwisata", "source": "youtube-000001", "content": "21 Mei 2026 | Agenda Rakornas Pariwisata 2026 Hari Kedua\n\nHari kedua Rakornas Pariwisata 2026 difokuskan untuk membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membahas strategi pengembangan pariwisata yang inovatif dan berkelanjutan.\n\nBerbagai panel diskusi menghadirkan kabar positif dari sejumlah daerah. Di Bali, sektor pariwisata tercatat berkontribusi hingga 66% terhadap pertumbuhan ekonomi pada 2025. Sementara, jumlah desa wisata di Jawa Timur meningkat dari 693 desa (2024) menjadi 734 desa (2025).\n\nAgenda yang dibahas juga meliputi pengembangan desa wisata, pelestarian budaya, penguatan UMKM, digitalisasi, hingga kolaborasi lintas sektor dalam mendukung 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.\n\nTonton video ini untuk melihat rangkaian kegiatan Rakornas Pariwisata 2026 hari kedua secara lengkap.\n____________\nIkuti terus media sosial dan website Kemenpar untuk mendapatkan info terkini:\n\nInstagram:\n\n\nFacebook:\nKementerian Pariwisata RI\n\nTwitter/X:\n\n\nYouTube:\n\n\nTikTok:\n\n\nWebsite:\nhttp://www.kemenpar.go.id\n\n#Rakornas2026\n#WonderfulIndonesia\n#KemenparRI", "post_id": "7rk5IM8AQHA"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "attributes": {"label": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "x": 389.23503852916696, "y": 56.50897655922371, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Ey4G6EyK7kI", "id": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BEBAN UTANG?! Alasan BI Naikkan Suku Bunga Tembus 5,75% Saat Inflasi Rendah\n\nEkonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) hingga tembus ke level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan terbaru Juni 2026. Keputusan menaikkan suku bunga BI Rate ini terbilang agresif karena dalam kurun waktu sebulan terakhir, Bank Indonesia sudah mengerek suku bunga total 100 bps atau 1 persen dari level 4,75 persen.\n\nPadahal, inflasi Indonesia saat ini relatif rendah dan terkendali pada kisaran sasaran 2,5±1%. Mengapa terjadi paradoks di mana BI justru mengetatkan kebijakan moneter secara gila-gilaan saat inflasi aman? Apakah stabilitas moneter dan nilai tukar Rupiah kita sudah sangat rapuh terhadap gejolak ekonomi global?\n\nVideo ini mengupas tuntas analisis kritis dari pengamat kebijakan publik Fitra dan ekonom STIE YKPN terkait dampak ngeri kenaikan suku bunga bagi masyarakat dan negara. Mulai dari ancaman membengkaknya biaya pengelolaan utang pemerintah yang kini menembus stok Rp 9.658,1 triliun, potensi tersanderanya anggaran APBN, hingga dampak langsung ke dompet masyarakat berupa lonjakan biaya investasi, kredit macet, dan melambatnya ekspansi usaha yang menghambat penciptaan lapangan kerja.\n\nMengapa kebijakan pre-emptive Bank Indonesia dinilai terlambat merespons tekanan global? Bagaimana pula dampak anggaran besar proyek strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan PSN terhadap sentimen pasar modal dan pelemahan Rupiah terhadap Dolar? Tonton sampai habis untuk memahami arah bauran kebijakan fiskal dan moneter Indonesia ke depan!\nTulis pendapat Anda di kolom komentar: Apakah kenaikan BI Rate ini solusi tepat atau justru mencekik ekonomi rakyat?\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #SIRate #BankIndonesia #SukuBungaNaik #EkonomiIndonesia #UtangNegara #RupiahAnjlok #Inflasi #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #APBN #PerryWarjiyo #GejolakGlobal #HardNews #YouTubeSEO\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "Ey4G6EyK7kI"}}, {"key": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "koranjakarta...", "x": 365.2032133520391, "y": 77.72688374050807, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Ey4G6EyK7kI", "id": "koranjakarta...", "source": "youtube-000001", "content": "BEBAN UTANG?! Alasan BI Naikkan Suku Bunga Tembus 5,75% Saat Inflasi Rendah\n\nEkonomi Indonesia sedang tidak baik-baik saja? Bank Indonesia (BI) secara mengejutkan kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) hingga tembus ke level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan terbaru Juni 2026. Keputusan menaikkan suku bunga BI Rate ini terbilang agresif karena dalam kurun waktu sebulan terakhir, Bank Indonesia sudah mengerek suku bunga total 100 bps atau 1 persen dari level 4,75 persen.\n\nPadahal, inflasi Indonesia saat ini relatif rendah dan terkendali pada kisaran sasaran 2,5±1%. Mengapa terjadi paradoks di mana BI justru mengetatkan kebijakan moneter secara gila-gilaan saat inflasi aman? Apakah stabilitas moneter dan nilai tukar Rupiah kita sudah sangat rapuh terhadap gejolak ekonomi global?\n\nVideo ini mengupas tuntas analisis kritis dari pengamat kebijakan publik Fitra dan ekonom STIE YKPN terkait dampak ngeri kenaikan suku bunga bagi masyarakat dan negara. Mulai dari ancaman membengkaknya biaya pengelolaan utang pemerintah yang kini menembus stok Rp 9.658,1 triliun, potensi tersanderanya anggaran APBN, hingga dampak langsung ke dompet masyarakat berupa lonjakan biaya investasi, kredit macet, dan melambatnya ekspansi usaha yang menghambat penciptaan lapangan kerja.\n\nMengapa kebijakan pre-emptive Bank Indonesia dinilai terlambat merespons tekanan global? Bagaimana pula dampak anggaran besar proyek strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan PSN terhadap sentimen pasar modal dan pelemahan Rupiah terhadap Dolar? Tonton sampai habis untuk memahami arah bauran kebijakan fiskal dan moneter Indonesia ke depan!\nTulis pendapat Anda di kolom komentar: Apakah kenaikan BI Rate ini solusi tepat atau justru mencekik ekonomi rakyat?\n\nVideo Editor: Rifqi Rahmandika\n\n#koranjakarta #news #SIRate #BankIndonesia #SukuBungaNaik #EkonomiIndonesia #UtangNegara #RupiahAnjlok #Inflasi #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #APBN #PerryWarjiyo #GejolakGlobal #HardNews #YouTubeSEO\n============================================================\n\nKunjungi media sosial kami untuk mendapatkan informasi terbaru.\n\nInstagram:   / koranjakarta.id  \nTwitter: https://x.com/koranjakarta_id/\nFacebook:   / koran.jakarta  \nThread: https://www.threads.com/\nTiktok:   / koranjakarta  \n\nWebsite Koran Jakarta : https://koran-jakarta.com\n\nHave any idea, or business inquiries\ndigital-jakarta.com\n\nKebenaran itu Tidak Pernah Memihak!", "post_id": "Ey4G6EyK7kI"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "attributes": {"label": "@KompasTVDewata", "x": 406.8567021377191, "y": 142.5971711067372, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "zs6_vDZ0txc", "id": "@KompasTVDewata", "source": "youtube-000001", "content": "Akui Anggota Intel Masuk Kampus UMY saat Demo Mahasiswa, Polda DIY: Kawal Aksi Penyampaian Pendapat\n\nYOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Yogyakarta mengonfirmasi keberadaan polisi usai unjuk rasa yang digelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (17/6/2026) sore.\n\nMahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, menuai sorotan usai demo yang digelar menuntut perbaikan ekonomi disusul insiden salah paham usai ditemukan seorang pria yang belakangan diketahui anggota intel dari Polda Yogyakarta.\n\nAnggota intel itu bahkan sempat tertahan di dalam kampus selama beberapa jam, sebelum akhirnya dibawa kepada pihak rektorat dan selanjutnya diserahkan kepada Propam Polda DIY.\n\nPolda DIY juga telah mengonfirmasi identitas anggotanya yang ditugaskan mengawal aksi demo.\n\nSementara pihak rektorat menyampaikan mahasiswa mengamankan anggota polisi dari amuk massa.\n\n\n#intel #umy #poldadiy\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "zs6_vDZ0txc"}}, {"key": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "kompastvdewata", "x": 158.4755763355734, "y": 405.163780032462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 5.9057, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "zs6_vDZ0txc", "id": "kompastvdewata", "source": "youtube-000001", "content": "Akui Anggota Intel Masuk Kampus UMY saat Demo Mahasiswa, Polda DIY: Kawal Aksi Penyampaian Pendapat\n\nYOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Yogyakarta mengonfirmasi keberadaan polisi usai unjuk rasa yang digelar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (17/6/2026) sore.\n\nMahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, menuai sorotan usai demo yang digelar menuntut perbaikan ekonomi disusul insiden salah paham usai ditemukan seorang pria yang belakangan diketahui anggota intel dari Polda Yogyakarta.\n\nAnggota intel itu bahkan sempat tertahan di dalam kampus selama beberapa jam, sebelum akhirnya dibawa kepada pihak rektorat dan selanjutnya diserahkan kepada Propam Polda DIY.\n\nPolda DIY juga telah mengonfirmasi identitas anggotanya yang ditugaskan mengawal aksi demo.\n\nSementara pihak rektorat menyampaikan mahasiswa mengamankan anggota polisi dari amuk massa.\n\n\n#intel #umy #poldadiy\n\nTerima kasih sudah menonton!\n\nJangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.\n\n🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔\n\nKompasTV Dewata Official Channel.\nInspirasi Bali. Berita Terpercaya.\n\nTonton Kami Langsung di TV:\nSetiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA\n\nJelajahi Konten Kami:\n\n🎥 VIDEO TERBARU:    /   \n\n✅ SUBSCRIBE SEKARANG:    /   \n\nIkuti Kami di Media Sosial:\n\nFacebook:   / kompastvdewata  \n\nInstagram:   / kompastvbalidewata", "post_id": "zs6_vDZ0txc"}}, {"key": "@garudatv.official", "attributes": {"label": "@garudatv.official", "x": 830.5617921949713, "y": 415.8172268046204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "@garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "garudatv.official", "attributes": {"label": "garudatv.official", "x": 967.6949305437421, "y": 845.2316687611045, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "fCnmhnkeR9E", "id": "garudatv.official", "source": "youtube-000001", "content": "Perry Warjiyo dan Purbaya Sepakat Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter Hadapi Ketidakpastian Global\n\nGaruda Tv - Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.\n\nPenguatan koordinasi tersebut dibahas dalam rapat bersama yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan otoritas moneter dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta meningkatkan kepercayaan pasar.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah langkah strategis yang telah disepakati bersama untuk memperkuat sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal. Koordinasi yang erat dinilai penting untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang masih berlangsung.\n\nMenurut Perry, kerja sama yang solid antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan perekonomian nasional tetap tumbuh secara berkelanjutan.\n\nSementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dukungan penuh terhadap penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter. Ia menilai sinergi antarlembaga akan membuat berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah menjadi lebih efektif dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.\n\nPurbaya juga menekankan bahwa koordinasi yang kuat diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan, memperkuat daya tahan ekonomi nasional, dan merespons dinamika pasar global secara cepat dan terukur.\n\nPemerintah dan Bank Indonesia berharap penguatan koordinasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik maupun pelaku pasar terhadap perekonomian Indonesia. Selain itu, sinergi yang semakin erat diharapkan mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.\n\nLangkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dan Bank Indonesia untuk terus menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui kebijakan yang terkoordinasi, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.\n\nCaption, Editor & Upload: Tijani \n\n#bankindonesia  #BI #kementeriankeuangan  #kemenkeu  #PerryWarjiyo #purbayayudhisadewa  #rupiah  #StabilitasRupiah #kebijakanmoneter  #kebijakanfiskal  #ekonomi  #stabilitasekonomi #garudatv #laporan8 \n\nGARUDA TV - Digital TV Indonesia, Berita Terpercaya\n\nSaksikan Garuda TV di Free to Air atau Streaming melalui:\nwww.garuda.tv | YouTube Garuda TV | Aplikasi Vidio | Wewatch | IndiHome CH111 | Transvision CH824 | FirstMedia CH45\n\nScan ulang saluran digital kamu sekarang ya dan saksikan terus program-program seru terbaru hanya di GarudaTV.\n🔴 Subscribe GarudaTV Official Youtube Channel    /   \n🔴  Follow our Official TikTok   / garudatvnews  \n🔴 Like our Official Facebook   / garudatv.official  \n🔴 Follow our Official Instagram   / garudatv.official", "post_id": "fCnmhnkeR9E"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "@kabarbursadotcom", "x": 263.54860268480627, "y": 412.52400788674856, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "eKxXvWFEXoE", "id": "@kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] RDG Bank Indonesia Juni 2026: Strategi BI Hadapi Gejolak Global dan Rupiah\n\nKABARBURSA.COM — Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Juni 2026 di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap dalam sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan daya tarik aliran masuk investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nMelalui hasil RDG ini, publik dapat mengetahui arah kebijakan moneter dan respons Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global ke depan. Saksikan pembahasannya dan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, serta jangan lupa subscribe untuk mendapatkan informasi ekonomi dan pasar terkini.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bankindonesia #perrywarjiyo #rupiah #rdgbi  #inflasi #ekonomiindonesia #kebijakanmoneter #investasi #pasarmodal #timurtengah #portofolioasing #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "eKxXvWFEXoE"}}, {"key": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "kabarbursadotcom", "x": 167.65521322061105, "y": 190.7469375749501, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "eKxXvWFEXoE", "id": "kabarbursadotcom", "source": "youtube-000001", "content": "[LIVE] RDG Bank Indonesia Juni 2026: Strategi BI Hadapi Gejolak Global dan Rupiah\n\nKABARBURSA.COM — Bank Indonesia mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan Juni 2026 di tengah tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Bank Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap dalam sasaran 2,5±1%, serta meningkatkan daya tarik aliran masuk investasi portofolio asing ke Indonesia.\n\nMelalui hasil RDG ini, publik dapat mengetahui arah kebijakan moneter dan respons Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global ke depan. Saksikan pembahasannya dan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, serta jangan lupa subscribe untuk mendapatkan informasi ekonomi dan pasar terkini.\n\nBuka dan baca berita terkait hanya di portal https://kabarbursa.com/\nKabarbursa.com adalah portal berita finansial PT Kabar Bursa Indonesia yang merupakan bagian dari jaringan PT Kabar Grup Indonesia atau KGI Network. Kabarbursa.com menyajikan berita ekonomi terkini, analisis mendalam, investasi dan inspirasi bisnis.\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Kabar Bursa:\nYoutube:    /   \nInstagram:   / kabarbursacom  \nTiktok:   / kabarbursacom  \nWA Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5...\n\n#bankindonesia #perrywarjiyo #rupiah #rdgbi  #inflasi #ekonomiindonesia #kebijakanmoneter #investasi #pasarmodal #timurtengah #portofolioasing #kabarbursa #news #newsupdate #beritaterkini #beritasaham #beritaekonomi", "post_id": "eKxXvWFEXoE"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "attributes": {"label": "@KanalBankIndonesia", "x": 140.79278264730854, "y": 391.7003313458237, "size": 3.08, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.4725, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "@KanalBankIndonesia", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "BankIndonesiaOfficial", "x": 984.7516032973627, "y": 964.5448775901434, "size": 3.04, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.2183, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "HrNt8dgje4A", "id": "BankIndonesiaOfficial", "source": "youtube-000001", "content": "BI-Rate Naik 25 bps Menjadi 5,75%: Memperkuat Stabilitas, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi\n\nBI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75%!\n\n#SobatRupiah, dalam #RDGBI Juni 2026, Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan BI-Rate menjadi 5,75%.\n\nKenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk makin memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1%.\n\nLalu, apa lagi langkah kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia?\n\nMari simak rangkuman RDG Juni 2026 untuk #BeriMakna menambah pemahaman Sobat terkait kebijakan Bank Indonesia untuk perekonomian kita!\n\n#diSetiapMaknaIndonesia\n\n————————————————————————————\nOfficial account:\nWebsite: http://www.bi.go.id\nTwitter:   / bank_indonesia  \nFacebook:   / bankindonesiaofficial  \nInstagram:   / bank_indonesia  \nSpotify: https://open.spotify.com/show/4Q38i2l...\n\n————————————————————————————\nChatbot LISA (Layanan Informasi Bank Indonesia)\nWhatsapp (24 jam) : 081 131 131 131\nLine (24 jam) : \nFB (diluar jam kerja) : \n\n————————————————————————————\nContact Center Bank Indonesia (BICARA 131)\nTelp: 1500131 (dari dalam dan luar negeri)\nEmail: bicara", "post_id": "HrNt8dgje4A"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "attributes": {"label": "@tuturmediadigital", "x": 670.4719694517594, "y": 858.2210116429533, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "zJ4y07unrfY", "id": "@tuturmediadigital", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Jaga Stabilitas Rupia, Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%\n\nTUTUR.co.id -  Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 17-18 Juni 2026. Keputusan ini melanjutkan langkah pengetatan moneter yang sebelumnya dilakukan BI, sekaligus sejalan dengan ekspektasi mayoritas analis yang memperkirakan kenaikan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global yang masih tinggi. Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,50 persen sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen.\n\n#BankIndonesia #BI #RDGBI #PerryWarjiyo #SukuBungaBI #Rupiah #Inflasi #EkonomiIndonesia #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "zJ4y07unrfY"}}, {"key": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "tuturtvmedia", "x": 770.9785235574976, "y": 894.1194540746977, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "zJ4y07unrfY", "id": "tuturtvmedia", "source": "youtube-000001", "content": "[BREAKING NEWS] Jaga Stabilitas Rupia, Bank Indonesia Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75%\n\nTUTUR.co.id -  Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 17-18 Juni 2026. Keputusan ini melanjutkan langkah pengetatan moneter yang sebelumnya dilakukan BI, sekaligus sejalan dengan ekspektasi mayoritas analis yang memperkirakan kenaikan suku bunga di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.\n\nGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate dilakukan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah gejolak global yang masih tinggi. Selain itu, BI juga menaikkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,50 persen sebagai bagian dari upaya menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran pemerintah sebesar 2,5±1 persen.\n\n#BankIndonesia #BI #RDGBI #PerryWarjiyo #SukuBungaBI #Rupiah #Inflasi #EkonomiIndonesia #KebijakanMoneter #BeritaEkonomi #breakingnews #beritaterkini #newsupdate #beritaekonomi #tuturmediadigital #tuturtv \n\n\n===\n\nKamu juga bisa mengunjungi media sosial Tutur Media Digital:\n\nInstagram:   / tuturmediadigital  \nTikTok:   / tuturmediadigital  \nX: https://x.com/tuturmedia\nYoutube:    /   \nFacebook: https://www.facebook.com/share/17m5ob...", "post_id": "zJ4y07unrfY"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "attributes": {"label": "@IDXCHANNELINSIGHT", "x": 177.69688315014466, "y": 768.1224604676524, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "Fl5faMK6mpA", "id": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonomi Dunia Diperkirakan Tumbuh 3 Persen pada 2026 | MILENOMICS\n\nBank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 tetap terbatas di level 3,0 persen, di tengah meningkatnya tekanan inflasi yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,4 persen. Kondisi tersebut mendorong sejumlah bank sentral, termasuk Amerika Serikat, mempertahankan kebijakan moneter ketat dengan peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut seiring prospek inflasi yang masih tinggi. Di saat yang sama, tingginya imbal hasil US Treasury dan kuatnya dolar AS membuat aliran modal ke negara berkembang belum optimal karena investor global cenderung memilih aset safe haven di negara maju. BI juga mengingatkan bahwa dinamika negosiasi antara AS dan Iran terkait penyelesaian konflik Timur Tengah masih perlu dicermati karena berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global dan pasar keuangan.\n\n\n\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n--------------------------------------------\nFollow US on Social Media\nWebsite - http://www.idxchannel.com\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idxchannelcom  \n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Fl5faMK6mpA"}}, {"key": "@PolemikNPolitik", "attributes": {"label": "@PolemikNPolitik", "x": 645.0517532403694, "y": 136.81037911220994, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "CsfUC-fSsL8", "id": "@PolemikNPolitik", "source": "youtube-000001", "content": "Bicara Inflasi & Kenaikan Dollar‼️Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nBicara Inflasi & Kenaikan Dollar! Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nSource ‪‬ \n\nDalam forum West Java Economic Society (WJES) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pandangan tegas mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya Jawa Barat.\n\nMenurut KDM, kemakmuran tidak lahir dari ketergantungan terhadap bantuan sosial, melainkan dari kemampuan rakyat untuk memproduksi, bekerja, dan mandiri secara ekonomi. Ia menyoroti bahaya budaya konsumtif, inflasi, kenaikan nilai dolar, hingga praktik rentenir yang masih membebani masyarakat kecil.\n\nDalam pemaparannya, KDM juga menawarkan konsep ekonomi berbasis kearifan lokal Sunda yang menempatkan produksi pangan, gotong royong, dan pembangunan desa sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.\n\n📌 Poin-poin penting yang dibahas dalam video ini: ✅ Dampak inflasi dan kenaikan dolar terhadap masyarakat\n✅ Kritik terhadap budaya konsumtif dan ketergantungan bansos\n✅ Filosofi ekonomi Sunda: Reaketan-Reaketon & Buncir Leuit\n✅ Pentingnya produksi pangan dan kemandirian ekonomi rakyat\n✅ Solusi menghadapi rentenir dan jeratan utang masyarakat\n✅ Realokasi anggaran untuk sektor produktif dan lapangan kerja\n✅ Program kesehatan gratis dan rumah singgah bagi rakyat kecil\n✅ Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk pembangunan\n\nApakah Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dan lebih fokus membangun ekonomi produktif? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\n👍 Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan informasi serta diskusi terbaru seputar politik, ekonomi, dan kebijakan publik Indonesia.\n\n#prabowo #KangDediMulyadi #DediMulyadi #KDM #Inflasi #DollarNaik #EkonomiIndonesia #JawaBarat #Bansos #BankIndonesia #WJES2026 #PolitikIndonesia #EkonomiRakyat #PembangunanDesa #IndonesiaMaju #BeritaTerkini #mahfudmd #purbaya #gibran #demokrasi", "post_id": "CsfUC-fSsL8"}}, {"key": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "attributes": {"label": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "x": 60.13684775567529, "y": 908.0461915373719, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "CsfUC-fSsL8", "id": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "source": "youtube-000001", "content": "Bicara Inflasi & Kenaikan Dollar‼️Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nBicara Inflasi & Kenaikan Dollar! Kang Dedi Mulyadi: Hentikan Bansos, Jangan Jadi Bangsa Pengemis!\n\nSource ‪‬ \n\nDalam forum West Java Economic Society (WJES) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyampaikan pandangan tegas mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya Jawa Barat.\n\nMenurut KDM, kemakmuran tidak lahir dari ketergantungan terhadap bantuan sosial, melainkan dari kemampuan rakyat untuk memproduksi, bekerja, dan mandiri secara ekonomi. Ia menyoroti bahaya budaya konsumtif, inflasi, kenaikan nilai dolar, hingga praktik rentenir yang masih membebani masyarakat kecil.\n\nDalam pemaparannya, KDM juga menawarkan konsep ekonomi berbasis kearifan lokal Sunda yang menempatkan produksi pangan, gotong royong, dan pembangunan desa sebagai fondasi utama kesejahteraan masyarakat.\n\n📌 Poin-poin penting yang dibahas dalam video ini: ✅ Dampak inflasi dan kenaikan dolar terhadap masyarakat\n✅ Kritik terhadap budaya konsumtif dan ketergantungan bansos\n✅ Filosofi ekonomi Sunda: Reaketan-Reaketon & Buncir Leuit\n✅ Pentingnya produksi pangan dan kemandirian ekonomi rakyat\n✅ Solusi menghadapi rentenir dan jeratan utang masyarakat\n✅ Realokasi anggaran untuk sektor produktif dan lapangan kerja\n✅ Program kesehatan gratis dan rumah singgah bagi rakyat kecil\n✅ Kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat untuk pembangunan\n\nApakah Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada bantuan sosial dan lebih fokus membangun ekonomi produktif? Tulis pendapat Anda di kolom komentar.\n\n👍 Jangan lupa Like, Comment, Share, dan Subscribe untuk mendapatkan informasi serta diskusi terbaru seputar politik, ekonomi, dan kebijakan publik Indonesia.\n\n#prabowo #KangDediMulyadi #DediMulyadi #KDM #Inflasi #DollarNaik #EkonomiIndonesia #JawaBarat #Bansos #BankIndonesia #WJES2026 #PolitikIndonesia #EkonomiRakyat #PembangunanDesa #IndonesiaMaju #BeritaTerkini #mahfudmd #purbaya #gibran #demokrasi", "post_id": "CsfUC-fSsL8"}}, {"key": "@liputan6_news", "attributes": {"label": "@liputan6_news", "x": 696.4559788222937, "y": 782.4722360957909, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "@liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "sctv", "attributes": {"label": "sctv", "x": 881.1518981716808, "y": 300.4938128379051, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "sctv", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "liputan6_news", "attributes": {"label": "liputan6_news", "x": 765.4631482327783, "y": 218.22209888803823, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "liputan6_news", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "liputan6daerah", "x": 80.73975705474956, "y": 105.44147891321654, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.2507, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "l62S4lT8GLc", "id": "liputan6daerah", "source": "youtube-000001", "content": "Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan | SEDANG VIRAL\n\nSEDANG VIRAL - Suku Bunga Bank Indonesia Naik Lagi: Pasar Properti Lesu, Deposito Jadi Pilihan\n\nBank Indonesia kembali menaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen, 18 Juni 2026. Pengamat properti mengungkap, kondisi ini membuat masyarakat menjerit danmenahan diri untuk mengajukan KPR, karena semakin besarnya cicilan.\n\nDi sisi lain, pengembang juga terjepit, karena daya beli masyarakat berkurang. Lalu, apa yang seharusnya dilakukan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu? Berikut SEDANG VIRAL bersama Reporter EMTEK Media Michaela Winda ...\n\nUpdate video lainnya dari SCTV dan Liputan 6, klik: https://www.vidio.com/\n\nSimak konten Liputan 6 lainnya di    /   \n\nPerbaharui informasi dari sejumlah daerah di Indonesia, klik:    /   \n\nLiputan 6 SCTV adalah program berita televisi nasional yang berada di bawah naungan Elang Mahkota Teknologi (Emtek) Group. Liputan 6 SCTV juga menyajikan informasi dalam bentuk live report dan breaking news. Tayang siaran langsung, setiap hari di saluran tv SCTV pada program Liputan 6 Pagi, Liputan 6 Siang, Liputan 6 Petang Terkini, dan Liputan 6 Malam.\n\nIkuti media sosial Liputan 6 SCTV untuk mendapatkan informasi Aktual, Tajam, Terpercaya. \n\nLiputan 6 SCTV Official Instagram:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Tiktok:   / liputan6.sctv  \nLiputan 6 SCTV Official Facebook :   / liputan6sctv  \nSCTV Facebook Fanpage:   / sctv  \nSCTV Official Twitter:   / sctv  \n\n#newssctv #liputan6pagi #liputan6sctv #liputan6siang #liputan6 #liputan6daerah #viral #liputan6bandung #liputan6semarang #berita #beritabola #beritabolaterbaru #beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #beritahariini #beritaupdate #beritaterbaruhariini #beritapolitik #berandafypシ #beranda #berandayoutube #berandayt", "post_id": "l62S4lT8GLc"}}, {"key": "@kompastvmedan", "attributes": {"label": "@kompastvmedan", "x": 395.4754011887152, "y": 324.9584801223573, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "@kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "kompastvmedan", "x": 257.1206782371277, "y": 956.4334220667532, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "1bhGIJWwZo8", "id": "kompastvmedan", "source": "youtube-000001", "content": "Ekonom Respons Kenaikan BI Rate jadi 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik?\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\n#birate #rupiah #bankindonesia #ekonomi #bisnis\n------------------------------------------\nSahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.\n\nJangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live\n\nSahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv\n\nMedia sosial Kompas TV Medan\nTikTok :   / kompastvmedan  \nInstagram :   / kompastvmedan  \nFacebook :   / kompastvmdn  \nTwitter :   / kompastvmedan  \nThreads: https://www.threads.net/\n\nKompas TV\nIndependen | Terpercaya\n#kompastvmedan", "post_id": "1bhGIJWwZo8"}}, {"key": "@kompastv", "attributes": {"label": "@kompastv", "x": 764.7819075516081, "y": 451.03588045050105, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "@kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "kompastv", "attributes": {"label": "kompastv", "x": 546.22783650261, "y": 145.7070889462021, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 6.9407, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "JForYpZ_rV4", "id": "kompastv", "source": "youtube-000001", "content": "[FULL] BI Rate 5,75 Persen, Demi Rupiah atau Bersiap Cicilan Naik? Ini Kata Ekonom\n\nJAKARTA, KOMPAS.TV - Rapat dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan kembali menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.\n\nBI bilang kenaikan BI rate untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.\n\nKenaikan BI rate dilakukan sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian global.\n\nSelain itu, kenaikan BI Rate juga dilakukan untuk menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1 persen.\n\nBagaimana persepsi masyarakat atau level akar rumput terhadap kebijakan ini?\n\nApakah bank akan menaikkan bunga cicilan dan simpanan? Kompas Bisnis tanya Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede.\n\nVideo Editor: Joshua\nProduser: Theo Reza\n\nSahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV\n\nJangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia.\n\nSubscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. \n\nSahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui:\n\nwebsite www.kompas.tv\n\nFacebook:   / kompastv   \n\nInstagram:   / kompastv   \n\nX: https://x.com/KompasTV\n\nThread: https://www.threads.com/ \nTikTok:   / kompastv.indonesia", "post_id": "JForYpZ_rV4"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 603.3192495566545, "y": 879.9656090508018, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 4.8706, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 286.33294126115936, "y": 161.1908956886866, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 9.0107, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "99uEfTWgMVE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "KIAMAT TRADER?! Wacana Trading Dianggap Omzet Pajak & Dunia Lagi Mode Hawkish! | WAWASAN CERDAS\n\n00:06 Wacana Trading Saham Dianggap Omzet Pajak\n09:37 Dunia Lagi Mode Hawkish\n17:33 The Fed Tetap Hold Rate\n25:59 Australia Paling Semangat Naikkan Rate, Indonesia Nomor Dua\n32:46 Bursa Indonesia vs Australia vs Singapura\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Di episode kali ini, kita akan membongkar tuntas sebuah \"Perfect Storm\" atau badai mematikan yang sedang menghantui pasar modal Indonesia. Ada dua ancaman raksasa yang siap menggerus portofolio Anda: wacana mengerikan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait trading saham, dan kondisi makroekonomi global yang sedang berada dalam mode hawkish ekstrem!\n\n🚨 Bencana Pajak Saham: Jual Rugi Tetap Dianggap Omzet? Pernahkah Anda membayangkan transaksi saham Anda disamakan dengan jualan warung kelontong? Kegaduhan luar biasa sedang melanda komunitas trader ritel setelah munculnya wacana dari penyuluhan DJP di YouTube yang mengindikasikan bahwa aktivitas trading saham aktif dapat dikategorikan sebagai kegiatan usaha. Artinya, seluruh nilai transaksi jual saham Anda berpotensi dianggap sebagai peredaran bruto atau omzet!\n\nAturan ini sangat absurd karena dalam dunia saham, menjual senilai Rp1 miliar belum tentu berarti untung. Anda bisa saja menjual karena cut loss (rugi), namun di mata wacana pajak ini, nilai jual tersebut tetap memperbesar angka \"omzet\" Anda. Bahaya terbesarnya ada pada investor ritel yang juga memiliki usaha UMKM. Jika total nilai jual saham digabung dengan omzet usaha dan menembus batas Rp4,8 miliar per tahun, Anda bisa tiba-tiba kehilangan hak istimewa fasilitas PPh Final UMKM 0,5%! Padahal, selama ini setiap penjualan saham sudah otomatis dipotong PPh Final 0,1% oleh broker. Jika ritel ketakutan dan berhenti transaksi, likuiditas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kering kerontang, bid-offer merenggang, dan IHSG bisa rontok.\n\n🌍 Dunia Mode Hawkish: Suku Bunga Mencekik & Rupiah Terkapar Seolah masalah pajak belum cukup, kita sedang dihantam tsunami dari luar negeri. Nampaknya seluruh dunia saat ini sedang kompak dalam mode hawkish, di mana era uang murah telah berakhir. Amerika Serikat memimpin ketegangan ini. Meskipun The Fed menahan suku bunga di level 3,50% - 3,75%, proyeksi inflasi PCE mereka untuk tahun 2026 justru dinaikkan menjadi 3,6% (jauh di atas target 2%). Sinyal dari The Fed ini sangat keras: suku bunga tinggi akan ditahan lebih lama!\n\nKepanikan menyebar ke seluruh dunia. Bank of Japan (BoJ) yang biasanya menjadi sumber dana murah global secara mengejutkan menaikkan suku bunga ke 1%, tertinggi dalam 31 tahun terakhir. European Central Bank (ECB) juga ikut menaikkan tiga suku bunga utamanya sebesar 25 bps. Dampaknya? Dolar AS mengamuk dan yield (imbal hasil) obligasi global terbang tinggi.\n\n📉 Apa Kabar Indonesia? Untuk membentengi nilai tukar Rupiah dari pelarian modal asing (capital outflow), Bank Indonesia (BI) terpaksa harus bertindak galak dengan menaikkan BI-Rate menjadi 5,50%. Pasar obligasi kita merespons dengan panik; yield SBN tenor 2 tahun melonjak tajam nyaris 200 bps secara year-to-date menyentuh 7,095%. Kondisi suku bunga tinggi dan dolar kuat ini menjadi racun bagi IHSG. Kombinasi yield tinggi dan potensi keluarnya investor asing membuat saham-saham growth (pertumbuhan), teknologi, properti, dan perusahaan dengan utang dolar yang besar menjadi sangat rentan dan berdarah-darah. Sebaliknya, saham bank besar dan eksportir mungkin sedikit lebih defensif, namun tetap berisiko jika asing jualan massal.\n\nBagaimana kita sebagai investor dan trader harus bersikap di tengah ancaman pajak yang tidak masuk akal dan tekanan suku bunga global ini? Temukan analisis strategis selengkapnya hanya di video ini agar Anda tidak salah mengambil keputusan finansial!\n\nDisclaimer: Video ini dibuat murni untuk tujuan edukasi, diskusi, dan informasi. Ini bukan rekomendasi atau ajakan dari penasihat investasi untuk melakukan jual atau beli saham. Segala keputusan, keuntungan, dan risiko investasi sepenuhnya berada di tangan dan tanggung jawab masing-masing investor.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas untuk memajukan literasi finansial Indonesia! Klik tombol LIKE jika video ini membuka wawasan Anda, SUBSCRIBE sekarang juga, dan aktifkan LONCENG notifikasi supaya tidak ketinggalan update paling krusial seputar ekonomi, IHSG, dan strategi investasi.\n\nAyo suarakan pendapat Anda di kolom komentar: Apakah Anda setuju jika nilai trading saham dianggap omzet dan digabung dengan perhitungan pajak UMKM Anda? Mari kita berdiskusi dengan cerdas!\n\n\n#WawasanCerdas #IHSG #PajakSaham #TradingSaham #PajakUMKM #TheFed #SukuBungaBI #Rupiah #MarketCrash #BursaEfekIndonesia #InvestasiSaham #SahamPemula #MakroEkonomi #SahamAnjlok #KrisisEkonomi #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "99uEfTWgMVE"}}], "edges": [{"key": "keuangan_", "source": "keuangan_", "target": "AidilAKBAR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "DKIJakarta", "source": "DKIJakarta", "target": "pramonoanung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pipebijatim", "source": "pipebijatim", "target": "arumibachsin_94", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infodenpasar", "source": "infodenpasar", "target": "in.kurakurabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "lampungfolk", "source": "lampungfolk", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "aprizal1645", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "ratudewa.update", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "primasalam_story", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "m.irmansstp", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "fahmi_fhatta", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "natamilan_xv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "irul_bae", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "maulidianinik", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "indahrizkyariani_mujyaer", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "palembang.sumsel.ssci", "source": "palembang.sumsel.ssci", "target": "charming.palembang", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_kediri", "source": "bank_indonesia_kediri", "target": "bank_indonesia_kediri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "idx_channel", "source": "idx_channel", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "beritabalimedia", "source": "beritabalimedia", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "vivasumsel_on.the.spot", "source": "vivasumsel_on.the.spot", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia_sumsel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "digitalkitogalo", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "redaksi_sumselmedia", "source": "redaksi_sumselmedia", "target": "isnainimadani", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "denpasarkota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "disparkotadenpasar", "source": "disparkotadenpasar", "target": "riyastitiputu", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infolomba.indonesia.id", "source": "infolomba.indonesia.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_malut", "source": "bank_indonesia_malut", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infotibanjaran.id", "source": "infotibanjaran.id", "target": "voktis.id", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bloombergtechnoz", "source": "bloombergtechnoz", "target": "bloombergtechnoz", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_papua", "source": "bank_indonesia_papua", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "pemkabbadung", "source": "pemkabbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "widi.wardhana", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "kemenpar.ri", "source": "kemenpar.ri", "target": "niluhpuspa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fossei_nasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fosseinasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "fosseinasional", "source": "fosseinasional", "target": "fosseinasional", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "saadiahuluputty.dprri", "source": "saadiahuluputty.dprri", "target": "SAADIAH", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "cryptowavem2nd", "source": "cryptowavem2nd", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buzzart_af", "source": "buzzart_af", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi.Akuntansi_FE_Unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "prodimanajemen_unmuha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Prodi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Marlizar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "SYAMSIDARFE", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "fakultasekonomi.unmuha", "source": "fakultasekonomi.unmuha", "target": "Maidy", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "blokberita.com", "source": "blokberita.com", "target": "dpr_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infosindo.com", "source": "infosindo.com", "target": "jouneganda", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infosindo.com", "source": "infosindo.com", "target": "pemkabminut23", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "kangyayan30", "source": "kangyayan30", "target": "kangyayan30", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "beritabali.tv", "source": "beritabali.tv", "target": "beritabalimedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "buterflywave", "source": "buterflywave", "target": "CryptoWave", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ekbisbanten", "source": "ekbisbanten", "target": "ekbisbanten", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "harristurino", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "DPR", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "jelajahnews.id", "source": "jelajahnews.id", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "the.indonesia.post", "source": "the.indonesia.post", "target": "kemenkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "atnewsofficial", "source": "atnewsofficial", "target": "Atnewsofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sulut", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "bank_indonesia_sumut_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "tapanuli.online", "source": "tapanuli.online", "target": "marwancikasanofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "infopilarbalinews", "source": "infopilarbalinews", "target": "i.made.supartha.s", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "pancarpos", "source": "pancarpos", "target": "semua", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "clipperfinance05", "source": "clipperfinance05", "target": "tradewithsuli", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "I", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Bagus", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "puturasniathi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "yunitaoktarini", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Prokompim", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Badung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "ibalinews.com", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "GESudarwitha", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dinsosbadung", "source": "dinsosbadung", "target": "Media", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "baligoviral.ID", "source": "baligoviral.ID", "target": "undhirabali", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "IDXChannelcom", "source": "IDXChannelcom", "target": "idx_channel", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OwenTravels", "source": "@OwenTravels", "target": "owentravels.ph", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OwenTravels", "source": "@OwenTravels", "target": "OwenTravels.ph", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "kemenpar.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "KemenPariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KemenPariwisata", "source": "@KemenPariwisata", "target": "kemenpariwisata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "source": "@KoranJakartaYoutubeOfficial", "target": "koranjakarta...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@garudatv.official", "source": "@garudatv.official", "target": "garudatv.official", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kabarbursadotcom", "source": "@kabarbursadotcom", "target": "kabarbursadotcom", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KanalBankIndonesia", "source": "@KanalBankIndonesia", "target": "BankIndonesiaOfficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tuturmediadigital", "source": "@tuturmediadigital", "target": "tuturtvmedia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXCHANNELINSIGHT", "source": "@IDXCHANNELINSIGHT", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@PolemikNPolitik", "source": "@PolemikNPolitik", "target": "LEMBURPAKUANCHANNEL", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "sctv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6_news", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@liputan6_news", "source": "@liputan6_news", "target": "liputan6daerah", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@KompasTVDewata", "source": "@KompasTVDewata", "target": "kompastvdewata", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastvmedan", "source": "@kompastvmedan", "target": "kompastvmedan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@kompastv", "source": "@kompastv", "target": "kompastv", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}