{"nodes": [{"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 46.57690466603726, "y": 252.4567026372896, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 3, "degree": 3}, "_id": "1981062690010517997", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "SUARAKRISTEN1", "x": 37.2697438776689, "y": 496.5909724507844, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.0233, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "SUARAKRISTEN1", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "sharpandshark", "attributes": {"label": "sharpandshark", "x": 257.58612482495835, "y": 859.8938106505816, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.0233, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "sharpandshark", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 654.2798858440776, "y": 75.33883417745535, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 32.0233, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "StaffacctKab", "attributes": {"label": "StaffacctKab", "x": 5.5468968714745825, "y": 498.84549057695114, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "StaffacctKab", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "RagilSemar", "attributes": {"label": "RagilSemar", "x": 134.9288198777372, "y": 468.78482288469604, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051158620235354255", "id": "RagilSemar", "source": "tweet-000004", "content": "Dari yg saya baca utas dibawahnya..\nPemerintah menyiapkan Peraturan Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional. \nintinya Perbankan di minta untuk membantu membiayai Program pemerintah.", "post_id": "2051158620235354255"}}, {"key": "kpknl_bima", "attributes": {"label": "kpknl_bima", "x": 519.1766600363801, "y": 140.85244343252822, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885581969430671258_7761551611", "id": "kpknl_bima", "source": "instagram-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Pak Herjun Pengaribowo 👋\n\r\nSelama 10 tahun, beliau dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Sampai akhirnya, Pak Herjun mendapatkan informasi tentang program rumah subsidi melalui FLPP dan dari situlah langkah menuju rumah impian yang selama ini dinantikan.\r\nKini, Pak Herjun bisa tersenyum lega. Bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara, tapi rumah milik sendiri yang penuh rasa aman dan nyaman. 🏡\n\r\nProgram Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak. Dengan kemudahan pembiayaan, impian memiliki rumah bukan lagi hal yang jauh.\r\nBersama dukungan dan sinergi dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), program ini terus berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.", "post_id": "3885581969430671258_7761551611"}}, {"key": "ditjenkn", "attributes": {"label": "ditjenkn", "x": 756.7437725845058, "y": 901.1306183709204, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885581969430671258_7761551611", "id": "ditjenkn", "source": "instagram-000001", "content": "Yuk kenalan dengan Pak Herjun Pengaribowo 👋\n\r\nSelama 10 tahun, beliau dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan. Sampai akhirnya, Pak Herjun mendapatkan informasi tentang program rumah subsidi melalui FLPP dan dari situlah langkah menuju rumah impian yang selama ini dinantikan.\r\nKini, Pak Herjun bisa tersenyum lega. Bukan lagi sekadar tempat tinggal sementara, tapi rumah milik sendiri yang penuh rasa aman dan nyaman. 🏡\n\r\nProgram Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak. Dengan kemudahan pembiayaan, impian memiliki rumah bukan lagi hal yang jauh.\r\nBersama dukungan dan sinergi dengan PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF), program ini terus berjalan secara efektif, berkelanjutan, dan tepat sasaran.", "post_id": "3885581969430671258_7761551611"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "attributes": {"label": "infoacehtimur_official", "x": 812.9808891730127, "y": 215.45464969745254, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885323099034501671_7232012334", "id": "infoacehtimur_official", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.\n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\nSource: Pojoksatu.id\n\nBaca juga berita lainnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3885323099034501671_7232012334"}}, {"key": "88royals.coating", "attributes": {"label": "88royals.coating", "x": 94.95517613225158, "y": 146.10998795607844, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885323099034501671_7232012334", "id": "88royals.coating", "source": "instagram-000001", "content": "Pemerintah menyiapkan sekitar 1.000 unit rumah subsidi khusus bagi karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini dihadirkan untuk membantu para pekerja yang selama ini kesulitan memiliki hunian layak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka yang berperan dalam distribusi makanan bergizi kepada masyarakat.\n\nRumah tersebut tidak diberikan secara gratis, namun ditawarkan melalui skema pembiayaan ringan lewat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan uang muka sekitar 1 persen atau sekitar Rp1,8 juta. Dengan cicilan yang lebih terjangkau, pemerintah berharap para pekerja bisa lebih fokus menjalankan tugas dan mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat.\n\nMaruar Sirait Menyebutkan \"Ini rumah subsidi, bukan gratis. ada uang muka sekitar 1% atau kurang lebih Rp 1,8 juta. Harapannya, para pekerja bisa lebih optimal dalam menjalankan tugasnya karena kebutuhan dasar seperti tempat tinggal sudah terjamin\"\n\nSource: Pojoksatu.id\n\nBaca juga berita lainnya di website infoacehtimur.com (link di bio & story)\n________________________\nSalon mobil:  \nSelalu gunakan tagar :\n#Infoacehtimur_Official #acehtimur #infoacehtimur #beritaacehtimur\nTerimakasih", "post_id": "3885323099034501671_7232012334"}}, {"key": "ojk_jember", "attributes": {"label": "ojk_jember", "x": 722.287767582331, "y": 849.8726341444324, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3883811681621767082_5442108045", "id": "ojk_jember", "source": "instagram-000001", "content": "Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026\n\nSobat OJK,\n\nDalam rangka mendorong reformasi dan pendalaman Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan “Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026”.\n\nKegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat fondasi Pasar Modal Indonesia sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam investasi yang aman dan terencana.\n\nAcara akan diselenggarakan pada:\n🗒️ Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026\n⏰Waktu: 08.30 – 16.00 WIB\nTempat: Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Hybrid)\n\nMelalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Pasar Modal Indonesia.\n\nMari menjadi bagian dari transformasi Pasar Modal Indonesia menuju ekosistem yang lebih inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.\n\n#OJKIndonesia #Keuangan #PasarModal #TransformasiPasarModal ReksaDana", "post_id": "3883811681621767082_5442108045"}}, {"key": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "ojkindonesia", "x": 629.8279542081638, "y": 595.0927782811971, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3883811681621767082_5442108045", "id": "ojkindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026\n\nSobat OJK,\n\nDalam rangka mendorong reformasi dan pendalaman Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan “Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026”.\n\nKegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat fondasi Pasar Modal Indonesia sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam investasi yang aman dan terencana.\n\nAcara akan diselenggarakan pada:\n🗒️ Hari/Tanggal: Senin, 27 April 2026\n⏰Waktu: 08.30 – 16.00 WIB\nTempat: Main Hall, Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Hybrid)\n\nMelalui penyelenggaraan kegiatan ini, diharapkan semakin memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di Pasar Modal Indonesia.\n\nMari menjadi bagian dari transformasi Pasar Modal Indonesia menuju ekosistem yang lebih inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.\n\n#OJKIndonesia #Keuangan #PasarModal #TransformasiPasarModal ReksaDana", "post_id": "3883811681621767082_5442108045"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "attributes": {"label": "nasionalcorruptionwatch2", "x": 680.3620304920352, "y": 949.1274020537414, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 0, "out_degree": 9, "degree": 9}, "_id": "7635121002875227400", "id": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "kejaksaan.ri", "x": 695.5150390995922, "y": 260.4342765450277, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kejaksaan.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "kpk_ri", "attributes": {"label": "kpk_ri", "x": 780.8724451361956, "y": 197.45246064410648, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "kpk_ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "divhumaspolriofficial", "x": 834.6604796785763, "y": 715.4967841623062, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "divhumaspolriofficial", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "partaigerindra", "attributes": {"label": "partaigerindra", "x": 890.8041120705302, "y": 778.9699409488663, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "partaigerindra", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "prabowosubianto08", "x": 183.75337865632557, "y": 223.2996838817942, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "prabowosubianto08", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "menkeuri", "attributes": {"label": "menkeuri", "x": 486.9983502673938, "y": 612.4326582779645, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "menkeuri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "purbayayudhis", "x": 176.6024192896295, "y": 20.024125653110403, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "purbayayudhis", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "bpk.ri", "attributes": {"label": "bpk.ri", "x": 841.3234133192881, "y": 384.9924837619476, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "bpk.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "beacukairi", "attributes": {"label": "beacukairi", "x": 904.7205480747011, "y": 979.084742027133, "size": 15.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 27.3099, "eigenvector": 100.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7635121002875227400", "id": "beacukairi", "source": "tiktok-000001", "content": "Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menetapkan tiga tersangka dalam dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, OKU Timur, periode 2020–2023. Tersangka yakni KS dan SF (dua pimpinan cabang pada periode berbeda) serta FS sebagai debitur/pengguna dana. Kasus ini bermula dari penyimpangan program KUR yang seharusnya untuk UMKM. Penyidik menemukan manipulasi dalam pengajuan dan pencairan kredit, di mana pimpinan cabang diduga meloloskan kredit yang tidak memenuhi syarat administrasi dan kelayakan usaha. Modus dilakukan secara sistematis melalui rekayasa kelayakan usaha. Sekitar 16 nama debitur digunakan sebagai sarana pencairan, namun dana diduga dialihkan untuk kepentingan lain, tidak sesuai tujuan program. Akibatnya, negara dirugikan sekitar Rp3,9 miliar. Hingga kini, 41 saksi telah diperiksa untuk mendalami peran tersangka dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dalam perkembangan, KS dan FS ditahan di Rutan Kelas I Palembang selama 20 hari. Sementara SF belum ditahan karena menjalankan ibadah haji, namun tetap berstatus tersangka. Kasus ini menyoroti penyalahgunaan program pemerintah dengan dugaan keterlibatan internal bank. Penyidikan masih berjalan dan berpotensi berkembang dengan kemungkinan tersangka baru. #fyp #viralvideo #trending #korupsi #antikorupsi #bangkabelitung #okutimur #kur #martapura #tersangka", "post_id": "7635121002875227400"}}, {"key": "@cgtnamerica", "attributes": {"label": "@cgtnamerica", "x": 950.8838160225895, "y": 861.854503685493, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "@cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "cgtnamerica", "x": 170.35011666680165, "y": 400.4773792496791, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.2558, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "cgtnamerica.tiktok", "x": 608.2095787049101, "y": 173.90166852462397, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 30.2558, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "PkB0sC_upmI", "id": "cgtnamerica.tiktok", "source": "youtube-000001", "content": "Komite Sentral CPC Meninjau Perekonomian — Awal yang Kuat, Namun Tantangan di Depan\n\nBiro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok telah mengadakan pertemuan untuk menilai situasi ekonomi Tiongkok, dengan Sekretaris Jenderal Xi Jinping sebagai pemimpin rapat. Pertemuan tersebut mengakui awal tahun yang kuat dengan indikator-indikator utama melampaui ekspektasi, tetapi juga menyoroti kesulitan yang masih berlanjut dan menyerukan langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengkonsolidasi pemulihan. Frances Kuo dari CGTN berbicara dengan Einar Tangen, Peneliti Senior di Pusat Inovasi Pemerintah Internasional, tentang apa yang ditunjukkan pertemuan tersebut bagi arah ekonomi Tiongkok. #bizshow #XiJinping #EkonomiChina #CPC #permintaandomestik #TeknologiChina #investasi\n\n00:00 Ekonomi China memulai dengan kuat\n00:23 Apa yang mendorong lonjakan pertumbuhan China\n00:52 Risiko global dan hambatan ekonomi di masa depan\n01:41 Tantangan real estat dan kepercayaan konsumen China\n02:26 Mengapa Beijing meningkatkan stimulus dan likuiditas\n03:10 Dorongan China untuk kemandirian teknologi dijelaskan\n04:08 Dapatkah China meningkatkan permintaan domestik?\n\nTonton CGTN LIVE di komputer, tablet, atau ponsel Anda\nhttps://cgtnamerica.vhx.tv/videos/hd-...\nBerlangganan CGTN America di YouTube\nIkuti CGTN America:\nTwitter: \nFacebook: \nInstagram: \nTikTok: \n\nMateri ini didistribusikan oleh MediaLinks TV, LLC atas nama CCTV. Informasi tambahan tersedia di Departemen Kehakiman, Washington, D.C.", "post_id": "PkB0sC_upmI"}}, {"key": "@theinneroperator", "attributes": {"label": "@theinneroperator", "x": 915.7146160724336, "y": 369.56217261475564, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "@theinneroperator", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "theinneroperator", "attributes": {"label": "theinneroperator", "x": 34.44111564584607, "y": 97.63662673789275, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "theinneroperator", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "memesandmarketspod", "attributes": {"label": "memesandmarketspod", "x": 236.73152616982517, "y": 739.0894597759075, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 35.5583, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "kTUey0EQV0A", "id": "memesandmarketspod", "source": "youtube-000001", "content": "Jepang benar-benar kehilangan kendali.\n\nBuat Akun Gratis Anda di Caleb & Brown:\n👉 https://www.calebandbrown.com/affilia...\n\nHubungi Jim melalui email untuk pertanyaan apa pun: jim.bazzani\n\nBuat Akun Gratis Anda di iTrustCapital untuk Perdagangan Kripto Bebas Pajak di IRA Anda:\n👉 https://www.itrustcapital.com/go/keithd\n\n📹 Menjadi Anggota Saluran (Video Eksklusif):    /   \n\n📖 Atau Bergabung dengan Patreon Saya (Buletin Mingguan):   / theinneroperator  \n\n🎙️ Berlangganan Memes and Markets:    /   \n\nUntuk percakapan 1:1, pesan konsultasi berbayar Anda Di sini: https://calendly.com/keithsmithspeaks\n\nSemua Pertanyaan Sponsor & Bisnis: keithdenterprise\n\nJepang mungkin sedang menghadapi salah satu risiko keuangan terbesar dalam ekonomi global — dan jika terjadi masalah, pasar di mana pun dapat merasakannya.\n\nDalam video ini, kami membahas:\n\n• Mengapa Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol selama beberapa dekade\n• Bagaimana Carry Trade Yen Jepang menjadi salah satu perdagangan terbesar dalam keuangan global\n• Mengapa inflasi yang meningkat memaksa Bank Sentral Jepang ke posisi yang mustahil\n• Bagaimana yen yang lebih kuat dapat memicu penjualan saham dan obligasi pemerintah AS\n• Mengapa harga energi dan konflik di Timur Tengah memperburuk masalah Jepang\n• Apa arti sebenarnya dari intervensi mata uang Jepang\n• Potensi risiko peristiwa deleveraging global\n• Bagaimana semua ini dapat memengaruhi kripto, likuiditas, dan teori spekulatif seputar XRP\n\nJepang terjebak:\n\nMenaikkan suku bunga → risiko merusak pasar global.\nMempertahankan suku bunga rendah → berisiko melemahkan yen.\n\nItulah dilemanya.\n\nDan jika Jepang terpaksa mengambil langkah dramatis, efek domino yang ditimbulkannya bisa sangat besar.\n\nMenurut Anda apa yang akan terjadi selanjutnya?\n\nApakah Jepang akan menaikkan suku bunga?\n\nApakah intervensi terus berhasil?\n\nBisakah ini menjadi guncangan keuangan global besar berikutnya?", "post_id": "kTUey0EQV0A"}}, {"key": "@themetalwar", "attributes": {"label": "@themetalwar", "x": 314.11129041437715, "y": 281.15258760968186, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "@themetalwar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}, {"key": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "TheMetalWar", "x": 212.4953140987038, "y": 216.73217868544026, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "qpjOuPO5T6Q", "id": "TheMetalWar", "source": "youtube-000001", "content": "Jutaan Penimbun Emas & Perak akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nJutaan Penimbun Emas & Perak Akan KEHILANGAN Kesempatan SEUMUR HIDUP Ini - Mario Innecco\n\nTanda-tanda peringatan tidak lagi tersembunyi, tetapi terlihat jelas. Tahun 2026 akan menyaksikan ekonomi dunia dihadapkan pada kombinasi berbahaya dari inflasi yang sangat tinggi, meningkatnya risiko geopolitik, dan terkikisnya kredibilitas bank sentral. Dana Moneter Internasional telah memperingatkan bahwa imbal hasil obligasi yang lebih tinggi, risiko inflasi, dan kondisi keuangan yang lebih ketat meningkatkan tekanan pada perekonomian di seluruh dunia. Sementara itu, para ekonom menunda ekspektasi penurunan suku bunga yang signifikan mengingat inflasi yang terus-menerus tinggi akibat harga energi dan masalah rantai pasokan. Jadi, sementara semua ini terjadi, pasar merespons seolah-olah semuanya baik-baik saja. Mario Innecco berpikir sistem keuangan adalah ilusi. Pemerintah mungkin berbicara tentang disiplin, tetapi sangat sulit untuk memperketatnya di dunia yang didorong oleh utang dan likuiditas. Mario melihat emas, perak, dan komoditas sebagai investasi tempat berlindung yang aman. Ceritanya mungkin berubah, retorikanya mungkin berubah, dan pasar saham mungkin naik, tetapi fundamentalnya tidak. Bagi Mario Innecco, masalahnya bukanlah inflasi. Ini tentang menyadari siapa yang diuntungkan dari sistem dan tidak menjadi pihak yang menanggung kerugian.\nStabilitas pasar saat ini tidak selalu mencerminkan risiko terbesar. Saham berkinerja baik karena dukungan likuiditas yang konstan dan pertumbuhan sektor teknologi, tetapi utang global terus meningkat dan perkembangan ekonomi riil tidak merata. Bank sentral menghadapi dilema: pengetatan yang terlalu ketat akan memperlambat ekonomi, tetapi pelonggaran yang terlalu ketat akan berisiko menyebabkan inflasi di masa depan. Mario Innecco memandang ini sebagai masalah mendasar daripada masalah siklus. Ia berpendapat bahwa sistem keuangan saat ini sangat bergantung pada intervensi untuk menjaga stabilitas, mengurangi nilai mata uang dari waktu ke waktu. Hal ini menyebabkan harga yang lebih tinggi di pasar keuangan tetapi barang dan jasa yang lebih mahal bagi konsumen, menciptakan kesenjangan antara ekonomi dan pasar. Ia melihat tantangannya bukan hanya menghasilkan keuntungan tetapi juga melestarikan kekayaan. Itulah mengapa ia melihat logam mulia seperti emas dan perak sebagai investasi jangka panjang di dunia di mana daya beli mata uang fiat menurun.\n\nTetaplah mendapatkan informasi terbaru tentang harga emas dan perak dengan The Metal War! Baik Anda baru mengenal investasi atau sudah berpengalaman, pembaruan kami akan terus memberi Anda informasi tentang tren pasar emas dan perak saat ini.\n\nBerlangganan saluran ini\n\n/ \n\nKami membuat konten edukatif tentang dunia komoditas, menghadirkan berita pasar terbaru dan klip terbaik dari para ahli yang paling dicari di bidang emas dan perak, menjelaskan konsep-konsep kunci yang dibahas dalam episode tersebut, dan mengajarkan Anda dasar-dasar emas dan perak agar Anda tetap terinformasi.\n\nPERNYATAAN KEUANGAN Saluran ini bertujuan untuk berbagi kiat dan video investasi dari para ahli. KAMI TIDAK MEMBERIKAN NASIHAT KEUANGAN! Harap berkonsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi dan lakukan riset Anda sendiri sebelum mengambil tindakan keuangan apa pun. Kami mendapatkan komisi dari rujukan di atas berdasarkan persentase komisi per biaya yang dihasilkan oleh pendaftaran baru.\n\n#emas #marioinnecco #perak #hargaemas #hargaperak #investasi #investasi #prediksihargaemas #trenpasar #wawasankeuangan #membangunkekayaan #logammulia #tipsinvestasi #keuangan #makroekonomi #prakiraanhargaperak #hargaperakhariini #hargaemashariini #peranglogam", "post_id": "qpjOuPO5T6Q"}}, {"key": "@OfficialiNews", "attributes": {"label": "@OfficialiNews", "x": 263.5873022169294, "y": 988.3211917197019, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 24.9532, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "SPwSkgHMMhY", "id": "@OfficialiNews", "source": "youtube-000001", "content": "Hunian Layak Bagi Masyarakat Papua, Kredit Perumahan BRI Tembus Rp258,9 Miliar |iNews Sore (28/4)\n\nAkses hunian layak bagi masyarakat Papua terus menunjukkan tren positif. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat penyaluran kredit perumahan di wilayah Papua Barat Daya, khususnya Sorong, terus meningkat.\n\nHingga akhir April, pembiayaan perumahan telah mencapai ratusan miliar rupiah, membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki rumah layak huni. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dan perbankan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.\n\nDengan dukungan pembiayaan yang semakin kuat, diharapkan semakin banyak warga Papua yang bisa memiliki hunian sendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka.\n\n#Papua #Sorong #BRI #KreditPerumahan #KPR #HunianLayak #BeritaIndonesia #BreakingNews #EkonomiIndonesia #PapuaBaratDaya #Perumahan #BRINews #NewsUpdate #IndonesiaMaju\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "SPwSkgHMMhY"}}, {"key": "officialinews", "attributes": {"label": "officialinews", "x": 333.5139681851782, "y": 952.6955562792616, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 46.1635, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "SPwSkgHMMhY", "id": "officialinews", "source": "youtube-000001", "content": "Hunian Layak Bagi Masyarakat Papua, Kredit Perumahan BRI Tembus Rp258,9 Miliar |iNews Sore (28/4)\n\nAkses hunian layak bagi masyarakat Papua terus menunjukkan tren positif. Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat penyaluran kredit perumahan di wilayah Papua Barat Daya, khususnya Sorong, terus meningkat.\n\nHingga akhir April, pembiayaan perumahan telah mencapai ratusan miliar rupiah, membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki rumah layak huni. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dan perbankan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.\n\nDengan dukungan pembiayaan yang semakin kuat, diharapkan semakin banyak warga Papua yang bisa memiliki hunian sendiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka.\n\n#Papua #Sorong #BRI #KreditPerumahan #KPR #HunianLayak #BeritaIndonesia #BreakingNews #EkonomiIndonesia #PapuaBaratDaya #Perumahan #BRINews #NewsUpdate #IndonesiaMaju\n\nBerita Selengkapnya baca di: https://inews.id/news\n\nJoin membership channel ini dan nikmati berbagai konten eksklusif:\n   /   \n\n📰 iNews: Channel Berita Terlengkap, Tercepat, dan Terpercaya di Indonesia\nDapatkan berita terbaru dari seluruh Indonesia dan dunia, mulai dari politik, ekonomi, hukum, kriminal, olahraga, hiburan, hingga peristiwa penting lainnya. Dengan liputan langsung dari lokasi kejadian dan jurnalis profesional, iNews selalu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang.\n\n📊 iNews menjadi sumber berita pilihan jutaan masyarakat yang ingin selalu update setiap saat. Jadilah bagian dari komunitas berita terbesar di Indonesia dan nikmati tayangan eksklusif yang tidak Anda temukan di tempat lain.\n\n📌 Jangan lupa\n✅ Klik SUBSCRIBE untuk bergabung dengan jutaan penonton setia kami\n✅ Aktifkan Lonceng Notifikasi agar tidak ketinggalan berita penting\n✅ Bagikan video ini agar lebih banyak orang mendapatkan informasi yang benar\n\nFollow WA Channel https://whatsapp.com/channel/0029Va7s...\nFollow our Official TikTok   / officialinews  \nFollow our Official Twitter   / officialinews_  \nLike our Official Facebook   / officialinews  \nFollow our Official Instagram   / officialinews  \n\n#iNews #BeritaTerkini #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaNasional #BeritaIndonesia #BeritaDunia #TerlengkapTercepatTerpercaya", "post_id": "SPwSkgHMMhY"}}], "edges": [{"key": "grok", "source": "grok", "target": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "sharpandshark", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "StaffacctKab", "source": "StaffacctKab", "target": "RagilSemar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "kpknl_bima", "source": "kpknl_bima", "target": "ditjenkn", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infoacehtimur_official", "source": "infoacehtimur_official", "target": "88royals.coating", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "ojk_jember", "source": "ojk_jember", "target": "ojkindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kejaksaan.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "kpk_ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "divhumaspolriofficial", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "partaigerindra", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "prabowosubianto08", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "menkeuri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "purbayayudhis", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "bpk.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "nasionalcorruptionwatch2", "source": "nasionalcorruptionwatch2", "target": "beacukairi", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@cgtnamerica", "source": "@cgtnamerica", "target": "cgtnamerica.tiktok", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@theinneroperator", "source": "@theinneroperator", "target": "theinneroperator", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@theinneroperator", "source": "@theinneroperator", "target": "memesandmarketspod", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@themetalwar", "source": "@themetalwar", "target": "TheMetalWar", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@OfficialiNews", "source": "@OfficialiNews", "target": "officialinews", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}