{"nodes": [{"key": "Hendrarubiman", "attributes": {"label": "Hendrarubiman", "x": 267.05219997219245, "y": 93.13963408593939, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048648222978314391", "id": "Hendrarubiman", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia mencatat ada dana Rp 2.527 triliun menganggur di perbankan. \n\nFenomena ini terjadi karena adanya kehati-hatian…", "post_id": "2048648222978314391"}}, {"key": "Makaryo0", "attributes": {"label": "Makaryo0", "x": 725.9650590025483, "y": 295.26935485010983, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "2048648222978314391", "id": "Makaryo0", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia mencatat ada dana Rp 2.527 triliun menganggur di perbankan. \n\nFenomena ini terjadi karena adanya kehati-hatian…", "post_id": "2048648222978314391"}}, {"key": "HYUNG_JACK", "attributes": {"label": "HYUNG_JACK", "x": 966.5850551657617, "y": 918.1470706935972, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["retweet-000002"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 2, "degree": 2}, "_id": "2048544712303538568", "id": "HYUNG_JACK", "source": "retweet-000002", "content": "Bank Indonesia mencatat ada dana Rp 2.527 triliun menganggur di perbankan. \n\nFenomena ini terjadi karena adanya kehati-hatian…", "post_id": "2048544712303538568"}}, {"key": "grok", "attributes": {"label": "grok", "x": 358.6002630648677, "y": 738.2638919843615, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 7, "degree": 7}, "_id": "2051192914043167088", "id": "grok", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "OniDewono", "attributes": {"label": "OniDewono", "x": 921.2848902230761, "y": 376.6660414844196, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051192914043167088", "id": "OniDewono", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "aldotjahjadi8", "x": 72.6297885004129, "y": 896.133593278703, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051192914043167088", "id": "aldotjahjadi8", "source": "tweet-000004", "content": "Ya, program ini layak dicoba sebagai stimulus jangka pendek untuk dorong inklusi kredit UMKM & rumah murah, terutama kalau pertumbuhan ekonomi lagi melambat. Potensi multiplier effect lewat konsumsi & investasi cukup besar, mirip KUR yang sudah terbukti naikkan akses kredit.", "post_id": "2051192914043167088"}}, {"key": "dkhamid79", "attributes": {"label": "dkhamid79", "x": 640.9177336906869, "y": 620.1721402046298, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "dkhamid79", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "ChatibBasri", "x": 264.1082644085333, "y": 899.9578929674501, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2051107486187630792", "id": "ChatibBasri", "source": "tweet-000004", "content": "1. Intervensi \"Triple Intervention\" Bank Indonesia\n​Melakukan intervensi di pasar spot, pasar DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward), dan pasar sekunder SBN secara simultan untuk memastikan likuiditas Dollar tetap terjaga dan spekulasi dapat diredam.", "post_id": "2051107486187630792"}}, {"key": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "SUARAKRISTEN1", "x": 133.802343546906, "y": 36.71093456280872, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "SUARAKRISTEN1", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "sharpandshark", "attributes": {"label": "sharpandshark", "x": 692.348077276713, "y": 612.3407042253885, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1981062690010517997", "id": "sharpandshark", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "bank_indonesia", "x": 549.1352324397479, "y": 694.5197814536408, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "1981062690010517997", "id": "bank_indonesia", "source": "tweet-000004", "content": "Saldo kas daerah Pemprov Jawa Barat sebesar Rp2,4 triliun tersebut dikelola melalui rekening pemerintah daerah (RPD) di Bank Indonesia, sesuai mekanisme pengelolaan keuangan negara. Dana ini bukan idle funds, melainkan likuiditas untuk kebutuhan operasional, pembayaran belanja", "post_id": "1981062690010517997"}}, {"key": "donad4656", "attributes": {"label": "donad4656", "x": 857.2415528443931, "y": 545.2026753154687, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980893606765609306", "id": "donad4656", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan data Bank Indonesia per September 2025 yang dikutip Menkeu Purbaya, dana Pemda Jabar Rp4,17 triliun memang tercatat di perbankan, yang dianggap mengendap dan kurang optimal untuk ekonomi. Gubernur Dedi Mulyadi membantah, menyebut itu kas likuid tersedia di Bank BJB", "post_id": "1980893606765609306"}}, {"key": "officialinews_", "attributes": {"label": "officialinews_", "x": 57.898688576719756, "y": 281.8915606175568, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 15.1812, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "1980893606765609306", "id": "officialinews_", "source": "tweet-000004", "content": "Berdasarkan data Bank Indonesia per September 2025 yang dikutip Menkeu Purbaya, dana Pemda Jabar Rp4,17 triliun memang tercatat di perbankan, yang dianggap mengendap dan kurang optimal untuk ekonomi. Gubernur Dedi Mulyadi membantah, menyebut itu kas likuid tersedia di Bank BJB", "post_id": "1980893606765609306"}}, {"key": "ronnyhenk1", "attributes": {"label": "ronnyhenk1", "x": 38.88588687254524, "y": 627.244313063055, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "2039739962250408167", "id": "ronnyhenk1", "source": "tweet-000004", "content": "Tim Inti Ekonomi Kabinet Habibie :\n1. Bambang Subianto - Menteri Keuangan (1998–1999), berperan dalam restrukturisasi fiskal dan perbankan.\n2. Syahril Sabirin- Gubernur Bank Indonesia, menangani stabilitas moneter dan nilai rupiah.\n3. Rahardi Ramelan - Fokus pada pemulihan sektor", "post_id": "2039739962250408167"}}, {"key": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "LambeSahamjja", "x": 191.71610959812836, "y": 461.0234343729767, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tweet-000004"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "2039739962250408167", "id": "LambeSahamjja", "source": "tweet-000004", "content": "Tim Inti Ekonomi Kabinet Habibie :\n1. Bambang Subianto - Menteri Keuangan (1998–1999), berperan dalam restrukturisasi fiskal dan perbankan.\n2. Syahril Sabirin- Gubernur Bank Indonesia, menangani stabilitas moneter dan nilai rupiah.\n3. Rahardi Ramelan - Fokus pada pemulihan sektor", "post_id": "2039739962250408167"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "attributes": {"label": "bank_indonesia_jakarta", "x": 365.24430252043163, "y": 945.9529567255671, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3886585633464824872_3483223332", "id": "bank_indonesia_jakarta", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3886585633464824872_3483223332"}}, {"key": "perekonomianri", "attributes": {"label": "perekonomianri", "x": 147.1859725782484, "y": 187.2392069815304, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 49.4548, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 3, "out_degree": 0, "degree": 3}, "_id": "3886585633464824872_3483223332", "id": "perekonomianri", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan.\n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis.\n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh.\n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini?\n\n#diSetiapMaknalndonesia", "post_id": "3886585633464824872_3483223332"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "attributes": {"label": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "x": 204.1654324543276, "y": 689.1589280511039, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885170408005108240_48797578859", "id": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "instagram-000001", "content": "#SobatRupiah, semua langkah besar selalu dimulai dari kebersamaan. \n\nMelalui Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI), sinergi antar pemangku kepentingan diperkuat untuk mendorong pembiayaan, investasi, dan realisasi proyek strategis. \n\nGubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Menko Bidang , Airlangga Hartarto, menyatukan visi untuk memperkuat mesin pertumbuhan domestik dan memastikan stabilitas intermediasi berjalan efektif. Saat pemerintah menyiapkan jalan, perbankan menyalurkan pembiayaan, dan dunia usaha melakukan ekspansi, dari situ optimisme kita tumbuh. \n\nSobat, siap #BeriMakna jadi bagian dari langkah besar ini? \n\n#diSetiapMaknaIndonesia", "post_id": "3885170408005108240_48797578859"}}, {"key": "infobadung_id", "attributes": {"label": "infobadung_id", "x": 862.8028944364968, "y": 727.3966778566237, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "infobadung_id", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "iwayanadiarnawa", "x": 948.159746948235, "y": 594.064384521645, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9211, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "iwayanadiarnawa", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "gus.bota", "attributes": {"label": "gus.bota", "x": 595.7178823817808, "y": 69.7280630589524, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9211, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "gus.bota", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "surya.suamba", "attributes": {"label": "surya.suamba", "x": 320.77958910879266, "y": 731.3758807711774, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9211, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "surya.suamba", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "pemkabbadung", "x": 992.8820453094615, "y": 414.8395088113268, "size": 9.75, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9211, "eigenvector": 109.3416, "in_degree": 5, "out_degree": 0, "degree": 5}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "pemkabbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "prokompimbadung", "x": 628.3014581858531, "y": 495.465277622218, "size": 15.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 21.9211, "eigenvector": 194.3389, "in_degree": 6, "out_degree": 10, "degree": 16}, "_id": "3885927446197949743_4164960970", "id": "prokompimbadung", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885927446197949743_4164960970"}}, {"key": "therakyatbali", "attributes": {"label": "therakyatbali", "x": 119.91441630757127, "y": 207.1975624512742, "size": 10.58, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 5, "degree": 5}, "_id": "3885928060521000974_4927789202", "id": "therakyatbali", "source": "instagram-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.", "post_id": "3885928060521000974_4927789202"}}, {"key": "honestindo", "attributes": {"label": "honestindo", "x": 645.6560050141518, "y": 75.65246680871729, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "honestindo", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "unipinindonesia", "x": 765.2746089032737, "y": 409.91290024846995, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "3885926250829779180_52081950393", "id": "unipinindonesia", "source": "instagram-000001", "content": "Panggilan buat para Gamers dan pejuang push rank, ada pengumuman seru! 📣🎮 Sekarang kamu bisa #DitraktirHonest top up game favorit dengan  voucher! Cukup ajukan Kartu Kredit Honest pakai kode promo HONESTUNIPIN, bisa nikmati total voucher hingga Rp150.000 😆\n\nCara dapetinnya:\n1. Download Honest di Play Store & ajukan pakai kode promo\n2. Kalau disetujui, akan dapat e-voucher UniPin Rp100.000 via WhatsApp\n3. Gunakan minimal 80% limit di bulan pertama, dapat tambahan voucher Rp50.000\n\nSeru bangettt! Buruan apply sekarang sebelum promonya berakhir, periode promo dari 27 April sampai 26 Juli 2026. Info selengkapnya cek di: honest.co.id/promos 🫨🔥\n\n——\nHonest adalah kartu kredit yang fair dan transparan. Honest berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Pengajuan Honest Card hanya melalui aplikasi Honest di Google Playstore.\n\n#DitraktirHonest #UniPin #Promo #ApprovedByHonest", "post_id": "3885926250829779180_52081950393"}}, {"key": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mancingsaham", "x": 393.08122652292843, "y": 395.1591229334489, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["instagram-000001"], "scores": {"pagerank": 23.5432, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 2, "degree": 4}, "_id": "3885170685946159762_52512310886", "id": "mancingsaham", "source": "instagram-000001", "content": "🔥 Menkeu Purbaya Pede Ekonomi RI ‘Nyundul’ 8% dalam 3 Tahun, Angin Segar Buat IHSG?\nby  Academy\n\nSobat Cuan, ini bukan sekadar pidato optimistis… ini narasi makro yang bisa jadi bahan bakar besar buat market kalau terealisasi. Dan kalau benar ekonomi menuju 8%, banyak sektor bisa ikut pesta. 👇\n\n1️⃣ Fakta Utama\nMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa melempar target berani:\n✅ Pertumbuhan Q1–Q2 2026 di sekitar 5,5%\n✅ Dalam 2–3 tahun dibidik bisa tembus 8%\n✅ Mesin utamanya: sektor swasta + belanja pemerintah + reformasi struktur ekonomi\n\n2️⃣ Kenapa Ini Besar?\nKarena pertumbuhan ekonomi = bahan bakar laba emiten.\n\nSaat PDB naik: → konsumsi tumbuh\n→ kredit naik\n→ investasi meningkat\n→ laba korporasi bisa ikut terdongkrak\n\n3️⃣ Potensi Pemenang 📈\nKalau narasi ini jalan, sektor yang paling diuntungkan biasanya:\n🏦 Big Banks\nKredit ekspansi bisa meledak.\n\n🛒 Consumer Goods & Retail\nDaya beli naik = revenue ikut tumbuh.\n\n🏗️ Infrastruktur & Properti\nBelanja pembangunan bisa jadi katalis besar.\n\n4️⃣ Yang Perlu Diwaspadai ⚠️\nTapi target 8% masih proyeksi.\nDan market tahu bedanya narasi dengan realisasi.\n\nRisiko yang perlu dipantau: \n• eksekusi belanja pemerintah\n• pertumbuhan kredit riil\n• kondisi global/resesi eksternal\n• realisasi data PDB kuartalan\n\n5️⃣ Strategi Mainnya\n🗓️ Investor Long Term\nNarasi seperti ini cocok buat akumulasi bertahap di saham fundamental.\n\n🗓️ Swing Trader\nPantau rilis data PDB Mei.\n\n🗓️ Defensif\nTetap diversifikasi.\n\n6️⃣ Insight Penting\nYang menarik dari target 8% bukan angkanya…\nTapi pesan di baliknya.\nPemerintah sedang mencoba membangun confidence narrative.\n\n7️⃣ Kesimpulan\nTarget pertumbuhan 8% jelas sentimen positif buat IHSG.\n\nKalau terealisasi, potensi efek dominonya besar: \n✅ laba emiten naik\n✅ inflow asing terbuka\n✅ valuasi pasar bisa rerating\n\n📌 Gabung di  community untuk analisis market, stockpick pilihan, update berita saham, dan diskusi eksklusif dengan investor & trader lainnya.\n📩 Bergabung sekarang! Klik lynk.id/owennath atau chat 081251880459 (WhatsApp).\n\n#IHSG #EkonomiIndonesia #PDB8Persen #BBCA #BMRI", "post_id": "3885170685946159762_52512310886"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "attributes": {"label": "san_suka_mbak.k", "x": 571.2868747834448, "y": 935.3298770612663, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "san_suka_mbak.k", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "Bank", "attributes": {"label": "Bank", "x": 471.810487662719, "y": 48.629726350335915, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7631795190998584597", "id": "Bank", "source": "tiktok-000001", "content": "Bank Indonesia adalah bank sentral Republik Indonesia, yaitu lembaga negara yang memiliki peran utama menjaga kestabilan ekonomi, khususnya nilai mata uang rupiah. Bank Indonesia berdiri sebagai lembaga yang independen (tidak dipengaruhi pemerintah dalam mengambil keputusan tertentu) agar kebijakan yang diambil benar-benar fokus pada kepentingan ekonomi negara. Secara umum, tugas utama Bank Indonesia adalah menjaga kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang dan jasa (inflasi) maupun terhadap mata uang negara lain (nilai tukar). Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia menjalankan beberapa fungsi penting. Pertama, Bank Indonesia menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Artinya, BI mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat dan menentukan suku bunga acuan. Dengan kebijakan ini, BI bisa mengendalikan inflasi agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah, sehingga ekonomi tetap stabil. Kedua, Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Contohnya seperti uang tunai, transfer bank, kartu debit, hingga pembayaran digital seperti QRIS. Semua sistem tersebut diawasi agar aman, cepat, dan efisien digunakan oleh masyarakat. Ketiga, Bank Indonesia juga menjaga stabilitas sistem keuangan. BI bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan perbankan tetap sehat dan tidak mengalami krisis yang bisa merugikan masyarakat. Selain itu, Bank Indonesia memiliki kewenangan khusus seperti mencetak dan mengedarkan uang rupiah, serta menarik uang yang sudah tidak layak pakai dari peredaran. Kesimpulannya, Bank Indonesia adalah lembaga penting yang berperan sebagai “pengatur utama keuangan negara”, bukan tempat untuk menabung seperti bank umum. Keberadaan Bank Indonesia sangat berpengaruh terhadap kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. #BINGO2026   Indonesia", "post_id": "7631795190998584597"}}, {"key": "ketschoice", "attributes": {"label": "ketschoice", "x": 529.6006528823564, "y": 562.4232098472103, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 90.2479, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 1, "degree": 2}, "_id": "7635131524873981204", "id": "ketschoice", "source": "tiktok-000001", "content": "Travel Fair yang Promonya Paling Oke⁉️✈️ Salah satu rekomendasi  adalah Garuda Indonesia Online Travel Fair.  Catat tanggal & promonya: 🗓️27 April – 3 Mei 2026 ✈️Harga spesial tiket pesawat domestik start from 2jtan & internasional start from 3jtan % Ekstra diskon hingga Rp5,5 juta dengan Mandiri Kartu Kredit, cicilan hingga 12 bulan! Pembelian tiket melalui: www.garuda-indonesia.com | aplikasi FlyGaruda | Tiket.com | Traveloka Cek info lengkapnya di sini: bmri.id/GOTF Bank Mandiri berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia #GOTF #MandiriKartuKredit #BankMandiri", "post_id": "7635131524873981204"}}, {"key": "dpc.demokratta", "attributes": {"label": "dpc.demokratta", "x": 469.12722837519215, "y": 606.7061987035611, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 4, "degree": 4}, "_id": "7618809706038955285", "id": "dpc.demokratta", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat  , menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Hal ini ia tegaskan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Novotel Pulomas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Menteri TRH juga menjelaskan salah satu tonggak capaian pemerintah pada 2026, yakni penyiapan plafon pembiayaan hingga Rp10 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual (KI).  Melalui skema ini, jelas Menteri TRH, wirausaha ekonomi kreatif dapat mengakses pinjaman sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan penyaluran yang akan didorong melalui kerja sama dengan GEKRAFS.  Demokrat  Jatim   #Ekraf #PartaiDemokrat #Menekraf #AHY #DemokratTulungagung", "post_id": "7618809706038955285"}}, {"key": "teukuriefky", "attributes": {"label": "teukuriefky", "x": 115.01635207043226, "y": 838.5705477813524, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618809706038955285", "id": "teukuriefky", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat  , menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Hal ini ia tegaskan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Novotel Pulomas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Menteri TRH juga menjelaskan salah satu tonggak capaian pemerintah pada 2026, yakni penyiapan plafon pembiayaan hingga Rp10 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual (KI).  Melalui skema ini, jelas Menteri TRH, wirausaha ekonomi kreatif dapat mengakses pinjaman sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan penyaluran yang akan didorong melalui kerja sama dengan GEKRAFS.  Demokrat  Jatim   #Ekraf #PartaiDemokrat #Menekraf #AHY #DemokratTulungagung", "post_id": "7618809706038955285"}}, {"key": "Partai", "attributes": {"label": "Partai", "x": 863.9786654325172, "y": 305.92522409964675, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618809706038955285", "id": "Partai", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat  , menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Hal ini ia tegaskan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Novotel Pulomas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Menteri TRH juga menjelaskan salah satu tonggak capaian pemerintah pada 2026, yakni penyiapan plafon pembiayaan hingga Rp10 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual (KI).  Melalui skema ini, jelas Menteri TRH, wirausaha ekonomi kreatif dapat mengakses pinjaman sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan penyaluran yang akan didorong melalui kerja sama dengan GEKRAFS.  Demokrat  Jatim   #Ekraf #PartaiDemokrat #Menekraf #AHY #DemokratTulungagung", "post_id": "7618809706038955285"}}, {"key": "Demokrat", "attributes": {"label": "Demokrat", "x": 794.5787766176478, "y": 997.3209566234435, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618809706038955285", "id": "Demokrat", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat  , menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Hal ini ia tegaskan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Novotel Pulomas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Menteri TRH juga menjelaskan salah satu tonggak capaian pemerintah pada 2026, yakni penyiapan plafon pembiayaan hingga Rp10 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual (KI).  Melalui skema ini, jelas Menteri TRH, wirausaha ekonomi kreatif dapat mengakses pinjaman sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan penyaluran yang akan didorong melalui kerja sama dengan GEKRAFS.  Demokrat  Jatim   #Ekraf #PartaiDemokrat #Menekraf #AHY #DemokratTulungagung", "post_id": "7618809706038955285"}}, {"key": "ekraf.ri", "attributes": {"label": "ekraf.ri", "x": 266.3591228117621, "y": 231.002870221237, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["tiktok-000001"], "scores": {"pagerank": 16.414, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "7618809706038955285", "id": "ekraf.ri", "source": "tiktok-000001", "content": "Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf)/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang juga Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat  , menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Hal ini ia tegaskan saat menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) di Novotel Pulomas, Jakarta, Sabtu (7/3/2026). Menteri TRH juga menjelaskan salah satu tonggak capaian pemerintah pada 2026, yakni penyiapan plafon pembiayaan hingga Rp10 triliun melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis Kekayaan Intelektual (KI).  Melalui skema ini, jelas Menteri TRH, wirausaha ekonomi kreatif dapat mengakses pinjaman sekitar Rp100 juta hingga Rp500 juta, dengan penyaluran yang akan didorong melalui kerja sama dengan GEKRAFS.  Demokrat  Jatim   #Ekraf #PartaiDemokrat #Menekraf #AHY #DemokratTulungagung", "post_id": "7618809706038955285"}}, {"key": "budayabalinee", "attributes": {"label": "budayabalinee", "x": 45.56750485359395, "y": 919.6516742650418, "size": 10.58, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["facebook-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 122.7649, "in_degree": 0, "out_degree": 6, "degree": 6}, "_id": "101439757880412_1411555467677701", "id": "budayabalinee", "source": "facebook-000001", "content": "Bupati Badung Hadiri RUPS-LB BPD Bali, Dorong Penguatan Tata Kelola dan Kinerja Perusahaan\n\nBupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dengan agenda penetapan Komisaris Independen dan Direktur Operasional PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, bertempat di Ruang Rapat Wijaya Kusuma, Lantai III, Kantor Pusat PT BPD Bali, Rabu (29/04/2026). Rapat juga dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster  beserta seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Bali, dan para jajaran direksi PT. BPD Bali.\n\nBupati I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa komitmen Pemkab Badung sebagai salah satu pemegang saham untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel di tubuh BPD Bali. Melalui penetapan jajaran komisaris dan direksi yang baru, diharapkan BPD Bali mampu meningkatkan kinerja perusahaan, memperluas layanan perbankan, serta berperan lebih optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bali.\n\nSource : \n \n \n \n \n \n\n#PemkabBadung #ProkompimBadung #badungunggulmajusejahtera #bupatiadiarnawa #rupslb", "post_id": "101439757880412_1411555467677701"}}, {"key": "@IDXChannel", "attributes": {"label": "@IDXChannel", "x": 890.1782372699895, "y": 509.8058347087848, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 14, "degree": 14}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "@IDXChannel", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "idxchannel_", "attributes": {"label": "idxchannel_", "x": 990.8600442965867, "y": 714.2700470806184, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "idxchannel_", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "wicky_adrian", "x": 159.84626235040434, "y": 638.8739881796871, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "wicky_adrian", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "fajar.wayong", "x": 665.4958107187712, "y": 95.17655808896575, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 4, "out_degree": 0, "degree": 4}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "fajar.wayong", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "deffid_83", "attributes": {"label": "deffid_83", "x": 842.4396887978078, "y": 860.0359224240392, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "deffid_83", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "prast_ulrich", "x": 890.9804118089306, "y": 50.45659042401462, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "prast_ulrich", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "rosalinehioe", "x": 525.9308234340566, "y": 378.7540436989424, "size": 3.0, "color": "#ED3E3E", "sentiment": "negatif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 14.3592, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 2, "out_degree": 0, "degree": 2}, "_id": "Y9vIf8NCZsM", "id": "rosalinehioe", "source": "youtube-000001", "content": "INDEF: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi di Bawah 5,4 Persen | 1ST SESSION CLOSING\n\nPerlambatan ekonomi diperkirakan mulai terlihat pada awal tahun seiring melemahnya sejumlah faktor pendorong, terutama pertumbuhan kredit perbankan. Pengamat ekonomi sekaligus Direktur Big Data INDEF, Eko Listiyanto, menyebutkan bahwa pada Maret pertumbuhan kredit berada di level 9,49 persen dan belum menunjukkan penguatan yang signifikan. Kondisi ini dinilai akan berdampak pada perlambatan ekonomi nasional pada kuartal I 2026, yang diperkirakan sedikit di bawah capaian kuartal IV 2025 sebesar 5,39 persen. INDEF juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini akan berada di bawah 5,4 persen, seiring masih lemahnya dorongan dari sektor kredit perbankan.\n\nBerita selengkapnya klik di sini: \nhttps://www.idxchannel.com/\n\nFollow US on Social Media\nYuk Subscribe -    /   \nWa Channel - https://whatsapp.com/channel/0029Va5V...\nInstagram -   / idx_channel  \nFacebook -   / officialidxchannel  \nTwitter -   / idx_channel  \n-------------------------------------------------------------------------------------\nStasiun televisi ini pertama kali siaran pada tanggal 29 September 2010 hingga saat ini. IDX Channel memiliki tagline Your Trustworthy Economic, Business and Capital Market Channel. Saluran televisi ini bermarkas di Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2, Lantai 1, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan.\n\nSaksikan terus IDX Channel\nIndiHome Channel 119\nIndovision Channel 100\nK-Vision Channel 129\nFirst Media Channel 389\nOxygen Channel 137\nMyRepublic Channel 576\n\n#IDXChannel #Saham #BEI\n------------------------------------------ \nDownload Aplikasi IDX Channel\n\nAndorid - https://play.google.com/store/apps/de...\niOS - https://apps.apple.com/us/app/idx-cha...\n------------------------------------------ \nProgram dan News Anchor IDX CHANNEL \n\nMarket Buzz (Senin – Jumat 08.30-09.30) \nWicky Adrian (IG : )\n\nIDX 1st Session Closing (Senin – Jumat 11.30-12.30) \nFajar Wayong (IG : )\n\nIDX 2nd Session Closing (Senin – Jumat 15.30-16.30) \nDeffid San Opel (IG : ) \n\nMarket Review (Senin – Jumat 21.00-22.00) \nPrasetyo Wibowo (IG : ) \n\nPrime Market Highlight (Senin - Jumat 20.00-21.00)\nRosaline Hioe (IG : ) & Fajar Wayong (IG : )", "post_id": "Y9vIf8NCZsM"}}, {"key": "@tvasuransi", "attributes": {"label": "@tvasuransi", "x": 592.1103983934603, "y": 365.52483251260725, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "Eha9wR1pzLU", "id": "@tvasuransi", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Lima Satgas Kelomlok Kerja Untuk Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpasti\n\nMenteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah melakukan akselerasi beberapa kebijakan atau terobosan-terobosan strategis untuk mempercepat program pemerintah.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menkoperekonomian #airlanggahartarto #programunggulan \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "Eha9wR1pzLU"}}, {"key": "PerekonomianRI", "attributes": {"label": "PerekonomianRI", "x": 735.8710013786506, "y": 357.01585479012766, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "Eha9wR1pzLU", "id": "PerekonomianRI", "source": "youtube-000001", "content": "Ini Lima Satgas Kelomlok Kerja Untuk Mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Ketidakpasti\n\nMenteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi, pemerintah melakukan akselerasi beberapa kebijakan atau terobosan-terobosan strategis untuk mempercepat program pemerintah.\n\nKredit: ‪‬ \n\n#youtubevideos #menkoperekonomian #airlanggahartarto #programunggulan \n=============================================================\nWebsite: https://mediaasuransinews.co.id/\n\nSocial Media :\n\nFacebook\n  / media.asuran.  .\n  / majalah.medi.  .\n\nInstagram\n  / mediaasuran.  .\n\nLinkedin \n  / media-asu.  .\n\nTwitter\n  / media_asuransi  \n----------------------------------------------\nFor Business Inquiries : editor", "post_id": "Eha9wR1pzLU"}}, {"key": "@WealthEmpir", "attributes": {"label": "@WealthEmpir", "x": 657.7409013647374, "y": 642.036038821485, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "V7Vn9InaQSw", "id": "@WealthEmpir", "source": "youtube-000001", "content": "Guyana baru saja menemukan tambang tembaga terbesar. Tidak ada yang membicarakannya?\n\nGuyana dengan cepat muncul sebagai salah satu kisah sumber daya terpenting di dunia, didorong oleh produksi minyak lepas pantainya yang masif di Blok Stabroek dan meningkatnya perhatian pada potensi mineral daratnya yang belum dimanfaatkan.\n\n#Guyana #GuianaShield #PertambanganEmas\n\nDalam video ini, kami menguraikan perkembangan nyata yang terjadi di dalam Perisai Guyana — salah satu wilayah geologi yang paling kurang dieksplorasi di Amerika Selatan — di mana sistem emas semakin dikaitkan dengan kredit tembaga dan potensi penambangan jangka panjang.\n\nKami meneliti dua proyek utama yang saat ini sedang berjalan pada tahun 2026:\n• Proyek Emas dan Tembaga Groete (Gold Port Corporation) dengan izin penambangan yang diperbarui, rekonstruksi kamp yang aktif, dan basis sumber daya terinferensi yang telah ditentukan.\n\n• Proyek Emas Toroparu (Aris Mining) yang sedang dalam tahap pra-kelayakan setelah hasil ekonomi yang kuat menunjukkan potensi produksi jangka panjang dengan produk sampingan emas, perak, dan tembaga yang signifikan.\n\nBersamaan dengan itu, kami menganalisis produksi minyak Guyana yang memecahkan rekor, mendekati satu juta barel per hari, dan implikasi yang lebih luas dari penggabungan dominasi energi lepas pantai dengan pengembangan mineral di darat.\n\nIni bukan sensasi atau spekulasi — ini adalah analisis mendalam berdasarkan laporan perusahaan yang terverifikasi, konteks geologis, dan pembaruan pemerintah hingga April 2026.\n\nApakah Guyana menjadi kekuatan ganda dalam sumber daya energi dan logam?\n\nPertambangan Guyana 2026, deposit emas Perisai Guiana, potensi tembaga Guyana, proyek pertambangan emas Guyana, pembaruan proyek Toroparu, Proyek Emas Tembaga Groete, produksi minyak Guyana 2026, produksi Blok Stabroek, Aris Mining Guyana, Gold Port Corporation Guyana, eksplorasi pertambangan Amerika Selatan, produk sampingan tembaga dan emas, permintaan mineral kritis tembaga, sumber daya geologi Guyana, wilayah emas yang belum banyak dieksplorasi, sumber daya pertumbuhan ekonomi Guyana\nBerlangganan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru\n\nhttps://youtube.com/?si=N...\n\n#Guyana #GuianaShield #PertambanganEmas #PertambanganTembaga #MinyakGuyana #BlokStabroek #BeritaPertambangan #MineralKritis #ArisMining #EksplorasiEmas #PertambanganAmerikaSelatan #LedakanSumberDaya #Geologi #BeritaEnergi #Pertambangan2026 #PermintaanTembaga #SumberDayaAlam #PertumbuhanEkonomi #EksplorasiPertambangan\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi, dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Semua informasi didasarkan pada sumber yang tersedia untuk umum per April 2026. Sumber daya mineral yang disebutkan bukanlah cadangan dan tidak menjamin kelayakan ekonomi. Pemirsa harus melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan apa pun.", "post_id": "V7Vn9InaQSw"}}, {"key": "WealthEmpir", "attributes": {"label": "WealthEmpir", "x": 237.4933337050684, "y": 430.59770844490043, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "V7Vn9InaQSw", "id": "WealthEmpir", "source": "youtube-000001", "content": "Guyana baru saja menemukan tambang tembaga terbesar. Tidak ada yang membicarakannya?\n\nGuyana dengan cepat muncul sebagai salah satu kisah sumber daya terpenting di dunia, didorong oleh produksi minyak lepas pantainya yang masif di Blok Stabroek dan meningkatnya perhatian pada potensi mineral daratnya yang belum dimanfaatkan.\n\n#Guyana #GuianaShield #PertambanganEmas\n\nDalam video ini, kami menguraikan perkembangan nyata yang terjadi di dalam Perisai Guyana — salah satu wilayah geologi yang paling kurang dieksplorasi di Amerika Selatan — di mana sistem emas semakin dikaitkan dengan kredit tembaga dan potensi penambangan jangka panjang.\n\nKami meneliti dua proyek utama yang saat ini sedang berjalan pada tahun 2026:\n• Proyek Emas dan Tembaga Groete (Gold Port Corporation) dengan izin penambangan yang diperbarui, rekonstruksi kamp yang aktif, dan basis sumber daya terinferensi yang telah ditentukan.\n\n• Proyek Emas Toroparu (Aris Mining) yang sedang dalam tahap pra-kelayakan setelah hasil ekonomi yang kuat menunjukkan potensi produksi jangka panjang dengan produk sampingan emas, perak, dan tembaga yang signifikan.\n\nBersamaan dengan itu, kami menganalisis produksi minyak Guyana yang memecahkan rekor, mendekati satu juta barel per hari, dan implikasi yang lebih luas dari penggabungan dominasi energi lepas pantai dengan pengembangan mineral di darat.\n\nIni bukan sensasi atau spekulasi — ini adalah analisis mendalam berdasarkan laporan perusahaan yang terverifikasi, konteks geologis, dan pembaruan pemerintah hingga April 2026.\n\nApakah Guyana menjadi kekuatan ganda dalam sumber daya energi dan logam?\n\nPertambangan Guyana 2026, deposit emas Perisai Guiana, potensi tembaga Guyana, proyek pertambangan emas Guyana, pembaruan proyek Toroparu, Proyek Emas Tembaga Groete, produksi minyak Guyana 2026, produksi Blok Stabroek, Aris Mining Guyana, Gold Port Corporation Guyana, eksplorasi pertambangan Amerika Selatan, produk sampingan tembaga dan emas, permintaan mineral kritis tembaga, sumber daya geologi Guyana, wilayah emas yang belum banyak dieksplorasi, sumber daya pertumbuhan ekonomi Guyana\nBerlangganan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru\n\nhttps://youtube.com/?si=N...\n\n#Guyana #GuianaShield #PertambanganEmas #PertambanganTembaga #MinyakGuyana #BlokStabroek #BeritaPertambangan #MineralKritis #ArisMining #EksplorasiEmas #PertambanganAmerikaSelatan #LedakanSumberDaya #Geologi #BeritaEnergi #Pertambangan2026 #PermintaanTembaga #SumberDayaAlam #PertumbuhanEkonomi #EksplorasiPertambangan\n\nPenafian\n\nVideo ini hanya untuk tujuan pendidikan dan informasi, dan bukan merupakan nasihat keuangan atau investasi. Semua informasi didasarkan pada sumber yang tersedia untuk umum per April 2026. Sumber daya mineral yang disebutkan bukanlah cadangan dan tidak menjamin kelayakan ekonomi. Pemirsa harus melakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan apa pun.", "post_id": "V7Vn9InaQSw"}}, {"key": "@allcbts", "attributes": {"label": "@allcbts", "x": 60.147241994157106, "y": 538.1213430617652, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "RW3ui7tOYe8", "id": "@allcbts", "source": "youtube-000001", "content": "10 Soal dan Jawaban Teori Ekonomi WAEC 2026 yang Kemungkinan Akan Muncul\n\nDalam video ini, BSB membahas 10 Soal dan Solusi Teori Ekonomi WAEC 2026 yang Kemungkinan Besar Muncul\n\n📱 Berlatih dengan Soal Ujian Asli – 100% Gratis!\nDapatkan Tautan Aplikasi di Sini: https://allcbts.com/connect\n\nApakah Anda sedang mempersiapkan ujian Ekonomi WAEC 2026 (Teori) dan mencari soal dan solusi teori yang paling mungkin muncul? Video ini menyajikan 10 Soal dan Solusi Teori Ekonomi WAEC yang Kemungkinan Besar Muncul, dipilih dengan cermat dari soal-soal WAEC tahun lalu, topik yang sering diulang, dan area kunci dari silabus Ekonomi.\n\nTeori Ekonomi (Kertas 2) sangat penting karena menguji pemahaman, penjelasan, dan kemampuan Anda untuk menerapkan konsep ekonomi. Dalam pelajaran ini, kami menyelesaikan 10 soal teori Ekonomi WAEC dengan probabilitas tinggi dengan penjelasan yang jelas dan sesuai standar ujian.\n\n🎯 Topik yang Dibahas dalam Video Ini\n\n• Konsep ekonomi dasar (kelangkaan, pilihan, biaya peluang)\n• Permintaan dan penawaran (hukum dan kurva)\n• Elastisitas permintaan dan penawaran\n• Struktur pasar (persaingan sempurna, monopoli, oligopoli)\n• Pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi\n• Uang, perbankan, dan lembaga keuangan\n• Inflasi dan pengangguran\n• Kebijakan fiskal dan moneter\n• Perdagangan internasional\n• Neraca pembayaran\n\n📊 Mengapa Pertanyaan-Pertanyaan Ini Penting\n\n✔ Sering diulang dalam soal-soal Ekonomi WAEC tahun lalu\n✔ Berdasarkan silabus resmi WAEC\n✔ Area dengan probabilitas tinggi untuk WAEC 2026\n✔ Penting untuk mendapatkan nilai A1 dalam Ekonomi\n\n🎓 Untuk Siapa Video Ini Ditujukan\n\n✔ Siswa yang mempersiapkan diri untuk WAEC Ekonomi 2026\n✔ Kandidat yang bertujuan mendapatkan nilai A1 dalam Ekonomi\n✔ Siswa yang kesulitan dengan teori Pertanyaan\n✔ Kandidat yang sedang melakukan revisi menit-menit terakhir\n\n🔥 Mengapa Anda Harus Menonton\n\n🔥 Pelajari cara menyusun jawaban teori dengan benar\n🔥 Pahami konsep ekonomi dengan jelas\n🔥 Temukan kemungkinan soal teori WAEC 2026\n🔥 Tingkatkan kepercayaan diri Anda sebelum ujian\n\n👉 Tonton sampai akhir untuk menguasai 10 kemungkinan soal teori Ekonomi WAEC ini.\n\n📌 Jangan lupa LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk lebih banyak pelajaran revisi WAEC 2026, tutorial JAMB, dan strategi sukses ujian.\n\n📕 Dapatkan Catatan dari kelas ini secara GRATIS:\nDari Telegram atau WhatsApp di sini: https://allcbts.com/connect\n\n🛒 Jual barang lama Anda secara GRATIS\nhttps://allcbts.com/sell-item\n\n👩🏻‍🏫 Bergabunglah dengan Kelas Privat Ujian Anda.\n\nhttps://www.youtube.com/\n\n📱 Sekarang, hargai kerja keras kami 👍 dengan berlangganan 🔔 dan kami akan memberi Anda lebih banyak video ujian dan tutorial berkualitas!\n\n___________________________________________\n📹 M. U. S. T W. A. ​​T. C. H N. E. X. T\n\nSoal-soal Ujian JAMB untuk Semua Mata Pelajaran:\n   • JAMB 2026: Full Lessons & Past Questions f...  \n\nDaftar Putar Lengkap WAEC, NECO, GCE:\n   • WAEC NECO GCE 2026 Playlist: Complete Tuto...  \n\nDaftar Putar NCEE (Ujian Masuk Bersama):\n   • National Common Entrance Exam (NCEE 2026) ...  \n\nSAT Daftar Putar:\n   • SAT Playlist | Complete Study Guide for a ...  \n\nDaftar Putar Lengkap BECE (WAEC Junior):\n   • BECE 2025 Playlist: Complete Lessons, Past...  \n\nUjian Gaokao China Lengkap Daftar Putar:\n   • Most Likely Gaokao Mathematics Questions (...  \n\nIGCSE\n   • 30 Likely IGCSE 2026 English Questions Sol...  \n\nJUPEB, IJMB, NABTEB - cek di saluran ini\n\nDaftar Putar Lengkap POST UTME:\n   • Post UTME Complete Playlist: Past Question...  \ndan Masih Banyak Lagi di Saluran Ini\n________________________________________________\n\n👉 Layanan Penting yang Anda Butuhkan:\nAnalisis Kimia dan Tes Medis: https://analysis.africa/\nSekolah Bahan & Obat-obatan: https://allschoolabs.com/search\nLayanan Pengiriman Ekspres ke Mana Saja: https://alldeliveries.ng/\n\n___________________________\nTag untuk Video ini: #waec2026, #waececonomics, #waecrevision, #waecpastquestions, #economicstheory, #examrevision, #educationnigeria, #studentsuccess, #likelywaecquestions, #exampreparation", "post_id": "RW3ui7tOYe8"}}, {"key": "allcbts/memb...", "attributes": {"label": "allcbts/memb...", "x": 227.34221592403426, "y": 341.102333542242, "size": 3.0, "color": "#B3B6C6", "sentiment": "netral", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "RW3ui7tOYe8", "id": "allcbts/memb...", "source": "youtube-000001", "content": "10 Soal dan Jawaban Teori Ekonomi WAEC 2026 yang Kemungkinan Akan Muncul\n\nDalam video ini, BSB membahas 10 Soal dan Solusi Teori Ekonomi WAEC 2026 yang Kemungkinan Besar Muncul\n\n📱 Berlatih dengan Soal Ujian Asli – 100% Gratis!\nDapatkan Tautan Aplikasi di Sini: https://allcbts.com/connect\n\nApakah Anda sedang mempersiapkan ujian Ekonomi WAEC 2026 (Teori) dan mencari soal dan solusi teori yang paling mungkin muncul? Video ini menyajikan 10 Soal dan Solusi Teori Ekonomi WAEC yang Kemungkinan Besar Muncul, dipilih dengan cermat dari soal-soal WAEC tahun lalu, topik yang sering diulang, dan area kunci dari silabus Ekonomi.\n\nTeori Ekonomi (Kertas 2) sangat penting karena menguji pemahaman, penjelasan, dan kemampuan Anda untuk menerapkan konsep ekonomi. Dalam pelajaran ini, kami menyelesaikan 10 soal teori Ekonomi WAEC dengan probabilitas tinggi dengan penjelasan yang jelas dan sesuai standar ujian.\n\n🎯 Topik yang Dibahas dalam Video Ini\n\n• Konsep ekonomi dasar (kelangkaan, pilihan, biaya peluang)\n• Permintaan dan penawaran (hukum dan kurva)\n• Elastisitas permintaan dan penawaran\n• Struktur pasar (persaingan sempurna, monopoli, oligopoli)\n• Pendapatan nasional dan pertumbuhan ekonomi\n• Uang, perbankan, dan lembaga keuangan\n• Inflasi dan pengangguran\n• Kebijakan fiskal dan moneter\n• Perdagangan internasional\n• Neraca pembayaran\n\n📊 Mengapa Pertanyaan-Pertanyaan Ini Penting\n\n✔ Sering diulang dalam soal-soal Ekonomi WAEC tahun lalu\n✔ Berdasarkan silabus resmi WAEC\n✔ Area dengan probabilitas tinggi untuk WAEC 2026\n✔ Penting untuk mendapatkan nilai A1 dalam Ekonomi\n\n🎓 Untuk Siapa Video Ini Ditujukan\n\n✔ Siswa yang mempersiapkan diri untuk WAEC Ekonomi 2026\n✔ Kandidat yang bertujuan mendapatkan nilai A1 dalam Ekonomi\n✔ Siswa yang kesulitan dengan teori Pertanyaan\n✔ Kandidat yang sedang melakukan revisi menit-menit terakhir\n\n🔥 Mengapa Anda Harus Menonton\n\n🔥 Pelajari cara menyusun jawaban teori dengan benar\n🔥 Pahami konsep ekonomi dengan jelas\n🔥 Temukan kemungkinan soal teori WAEC 2026\n🔥 Tingkatkan kepercayaan diri Anda sebelum ujian\n\n👉 Tonton sampai akhir untuk menguasai 10 kemungkinan soal teori Ekonomi WAEC ini.\n\n📌 Jangan lupa LIKE, SHARE, dan SUBSCRIBE untuk lebih banyak pelajaran revisi WAEC 2026, tutorial JAMB, dan strategi sukses ujian.\n\n📕 Dapatkan Catatan dari kelas ini secara GRATIS:\nDari Telegram atau WhatsApp di sini: https://allcbts.com/connect\n\n🛒 Jual barang lama Anda secara GRATIS\nhttps://allcbts.com/sell-item\n\n👩🏻‍🏫 Bergabunglah dengan Kelas Privat Ujian Anda.\n\nhttps://www.youtube.com/\n\n📱 Sekarang, hargai kerja keras kami 👍 dengan berlangganan 🔔 dan kami akan memberi Anda lebih banyak video ujian dan tutorial berkualitas!\n\n___________________________________________\n📹 M. U. S. T W. A. ​​T. C. H N. E. X. T\n\nSoal-soal Ujian JAMB untuk Semua Mata Pelajaran:\n   • JAMB 2026: Full Lessons & Past Questions f...  \n\nDaftar Putar Lengkap WAEC, NECO, GCE:\n   • WAEC NECO GCE 2026 Playlist: Complete Tuto...  \n\nDaftar Putar NCEE (Ujian Masuk Bersama):\n   • National Common Entrance Exam (NCEE 2026) ...  \n\nSAT Daftar Putar:\n   • SAT Playlist | Complete Study Guide for a ...  \n\nDaftar Putar Lengkap BECE (WAEC Junior):\n   • BECE 2025 Playlist: Complete Lessons, Past...  \n\nUjian Gaokao China Lengkap Daftar Putar:\n   • Most Likely Gaokao Mathematics Questions (...  \n\nIGCSE\n   • 30 Likely IGCSE 2026 English Questions Sol...  \n\nJUPEB, IJMB, NABTEB - cek di saluran ini\n\nDaftar Putar Lengkap POST UTME:\n   • Post UTME Complete Playlist: Past Question...  \ndan Masih Banyak Lagi di Saluran Ini\n________________________________________________\n\n👉 Layanan Penting yang Anda Butuhkan:\nAnalisis Kimia dan Tes Medis: https://analysis.africa/\nSekolah Bahan & Obat-obatan: https://allschoolabs.com/search\nLayanan Pengiriman Ekspres ke Mana Saja: https://alldeliveries.ng/\n\n___________________________\nTag untuk Video ini: #waec2026, #waececonomics, #waecrevision, #waecpastquestions, #economicstheory, #examrevision, #educationnigeria, #studentsuccess, #likelywaecquestions, #exampreparation", "post_id": "RW3ui7tOYe8"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "attributes": {"label": "@wawasan-cerdas", "x": 576.4377787640699, "y": 177.29420103730598, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 13.5373, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 0, "out_degree": 1, "degree": 1}, "_id": "g5LrIf0skyE", "id": "@wawasan-cerdas", "source": "youtube-000001", "content": "SIAP SIAP! PA2 Pajak Kekayaan 50 Miliar Incar Orang Kaya RI, Saham Anda Bisa Anjlok!\n\nApakah Anda sudah mendengar wacana terbaru yang sedang mengguncang pasar modal kita?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada video kali ini, kami mengajak Anda untuk membedah secara tuntas wacana pengenaan Pajak Kekayaan (Wealth Tax) di Indonesia. Isu ini sedang menjadi sorotan panas karena pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menargetkan regulasi pemajakan bagi individu dengan total harta di atas Rp50 miliar pada tahun 2028 mendatang. Lantas, apakah kebijakan ini akan menjadi ancaman bagi portofolio investasi kita, atau justru menjadi katalis kebangkitan ekonomi nasional? Mari kita kupas bersama!\n\nMengapa Harus Rp50 Miliar? Apakah Kita Akan Terdampak? Bagi Anda yang berada di kelas menengah atau merupakan pelaku UMKM, Anda bisa bernapas lega. Batas Rp50 miliar ini dirancang dengan sangat presisi untuk memberikan jaminan perlindungan mutlak bagi kelas menengah. Kebijakan ini murni membidik kelompok High Net Worth Individuals (HNWI). Secara statistik, aturan ini hanya akan menyasar kurang dari 0,02% total populasi penduduk Indonesia (sekitar 30.000 hingga 50.000 orang saja). Jadi, 99,98% dari kita dijamin aman dari sapuan pajak ini!\n\nFakta mencengangkannya, porsi terbesar pendapatan negara justru akan datang dari \"The Top 50\" atau 50 orang terkaya di Indonesia yang memiliki kekayaan gabungan menembus Rp3.200 triliun. Pemungutan tarif 3% pada kelompok super elit ini saja bisa menyuntikkan dana segar Rp96 triliun\n, dan secara total kebijakan ini berpotensi meraup hingga Rp180,5 triliun per tahun!\n\nMitos Pajak Berganda dan Perang Melawan \"Wealth Parking\" Mungkin Anda bertanya-tanya, bukankah ini pajak berganda karena uang yang dibelikan aset sudah dipotong PPh? Kami temukan bahwa Pajak Kekayaan memajaki akumulasi aset yang diam (stock), bukan aliran pendapatan (flow) seperti PPh. Alasan terbesarnya adalah fenomena r lebih dari g dari Thomas Piketty, di mana imbal hasil modal orang super kaya jauh melesat di atas pertumbuhan ekonomi masyarakat luas. Pundi-pundi mereka kebanyakan berasal dari Unrealized Capital Gain saham atau properti yang selama ini tidak tersentuh pajak.\n\nAturan ini adalah \"senjata\" pemerintah untuk menghentikan praktik Wealth Parking (memarkir harta). Selain itu, bisnis Anda juga aman! Aset produktif seperti mesin pabrik dan alat berat akan dikecualikan dari hitungan (Business Property Relief), memaksa para taipan untuk memutar uangnya ke sektor riil yang membuka lapangan kerja bagi kita semua.\n\nWaspada Badai Pasar Modal: Ancaman Capital Flight dan Saham Blue Chip! Namun, kita sebagai investor harus ekstra waspada. Belajar dari kegagalan Prancis yang ditinggal kabur para triliunernya, Indonesia menghadapi risiko pelarian modal (Capital Flight) yang nyata. Jika para konglomerat butuh uang tunai raksasa untuk bayar pajak, mereka berisiko mencairkan aset paling likuid terlebih dahulu: saham-saham Blue Chips! Emiten raksasa seperti perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan energi (ADRO, ITMG) bisa terkena tekanan jual (net sell) dalam volume jumbo yang bisa menekan IHSG kita. Belum lagi ancaman delisting sukarela (go private) dari bursa untuk menyembunyikan valuasi harga saham mereka.\n\nTumit Achilles: Ujian Coretax dan Penilaian Aset Tantangan terberat yang kami soroti adalah mahalnya biaya penagihan pajak ini. Negara harus menyiapkan infrastruktur AI canggih dan tidak bisa hanya mengandalkan Coretax Administration System (CTAS) yang didesain untuk pajak transaksional, bukan untuk menilai ribuan hektar properti atau saham perusahaan tertutup. Tanpa basis data tunggal yang kuat, valuasi aset ini sangat rentan tawar-menawar dan moral hazard.\n\nBagaimana menurut Anda? Apakah sistem birokrasi kita siap mengeksekusi Pajak Kekayaan ini tanpa merusak iklim investasi pasar modal kita?\nTonton videonya sampai habis untuk mendapatkan insight mendalam mengenai cara melindungi dan merotasi portofolio investasi Anda di tengah gejolak regulasi fiskal ini! Jangan lupa bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas! 📌 SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi & pasar modal tajam lainnya! 👍 LIKE jika video ini bermanfaat bagi strategi investasi Anda! 🔄 SHARE ke rekan investor dan grup diskusi Anda!\n\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#️⃣ Hashtag \n#PajakKekayaan #WealthTax #WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #EkonomiIndonesia #Pajak50Miliar #BeritaEkonomi #KementerianKeuangan #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "g5LrIf0skyE"}}, {"key": "wawasan", "attributes": {"label": "wawasan", "x": 348.2299126276906, "y": 607.6350344891837, "size": 3.0, "color": "#3EC764", "sentiment": "positif", "labels": ["youtube-000001"], "scores": {"pagerank": 25.0441, "eigenvector": 0.0, "in_degree": 1, "out_degree": 0, "degree": 1}, "_id": "g5LrIf0skyE", "id": "wawasan", "source": "youtube-000001", "content": "SIAP SIAP! PA2 Pajak Kekayaan 50 Miliar Incar Orang Kaya RI, Saham Anda Bisa Anjlok!\n\nApakah Anda sudah mendengar wacana terbaru yang sedang mengguncang pasar modal kita?\n\nSelamat datang kembali di channel Wawasan Cerdas! Pada video kali ini, kami mengajak Anda untuk membedah secara tuntas wacana pengenaan Pajak Kekayaan (Wealth Tax) di Indonesia. Isu ini sedang menjadi sorotan panas karena pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menargetkan regulasi pemajakan bagi individu dengan total harta di atas Rp50 miliar pada tahun 2028 mendatang. Lantas, apakah kebijakan ini akan menjadi ancaman bagi portofolio investasi kita, atau justru menjadi katalis kebangkitan ekonomi nasional? Mari kita kupas bersama!\n\nMengapa Harus Rp50 Miliar? Apakah Kita Akan Terdampak? Bagi Anda yang berada di kelas menengah atau merupakan pelaku UMKM, Anda bisa bernapas lega. Batas Rp50 miliar ini dirancang dengan sangat presisi untuk memberikan jaminan perlindungan mutlak bagi kelas menengah. Kebijakan ini murni membidik kelompok High Net Worth Individuals (HNWI). Secara statistik, aturan ini hanya akan menyasar kurang dari 0,02% total populasi penduduk Indonesia (sekitar 30.000 hingga 50.000 orang saja). Jadi, 99,98% dari kita dijamin aman dari sapuan pajak ini!\n\nFakta mencengangkannya, porsi terbesar pendapatan negara justru akan datang dari \"The Top 50\" atau 50 orang terkaya di Indonesia yang memiliki kekayaan gabungan menembus Rp3.200 triliun. Pemungutan tarif 3% pada kelompok super elit ini saja bisa menyuntikkan dana segar Rp96 triliun\n, dan secara total kebijakan ini berpotensi meraup hingga Rp180,5 triliun per tahun!\n\nMitos Pajak Berganda dan Perang Melawan \"Wealth Parking\" Mungkin Anda bertanya-tanya, bukankah ini pajak berganda karena uang yang dibelikan aset sudah dipotong PPh? Kami temukan bahwa Pajak Kekayaan memajaki akumulasi aset yang diam (stock), bukan aliran pendapatan (flow) seperti PPh. Alasan terbesarnya adalah fenomena r lebih dari g dari Thomas Piketty, di mana imbal hasil modal orang super kaya jauh melesat di atas pertumbuhan ekonomi masyarakat luas. Pundi-pundi mereka kebanyakan berasal dari Unrealized Capital Gain saham atau properti yang selama ini tidak tersentuh pajak.\n\nAturan ini adalah \"senjata\" pemerintah untuk menghentikan praktik Wealth Parking (memarkir harta). Selain itu, bisnis Anda juga aman! Aset produktif seperti mesin pabrik dan alat berat akan dikecualikan dari hitungan (Business Property Relief), memaksa para taipan untuk memutar uangnya ke sektor riil yang membuka lapangan kerja bagi kita semua.\n\nWaspada Badai Pasar Modal: Ancaman Capital Flight dan Saham Blue Chip! Namun, kita sebagai investor harus ekstra waspada. Belajar dari kegagalan Prancis yang ditinggal kabur para triliunernya, Indonesia menghadapi risiko pelarian modal (Capital Flight) yang nyata. Jika para konglomerat butuh uang tunai raksasa untuk bayar pajak, mereka berisiko mencairkan aset paling likuid terlebih dahulu: saham-saham Blue Chips! Emiten raksasa seperti perbankan (BBCA, BBRI, BMRI) dan energi (ADRO, ITMG) bisa terkena tekanan jual (net sell) dalam volume jumbo yang bisa menekan IHSG kita. Belum lagi ancaman delisting sukarela (go private) dari bursa untuk menyembunyikan valuasi harga saham mereka.\n\nTumit Achilles: Ujian Coretax dan Penilaian Aset Tantangan terberat yang kami soroti adalah mahalnya biaya penagihan pajak ini. Negara harus menyiapkan infrastruktur AI canggih dan tidak bisa hanya mengandalkan Coretax Administration System (CTAS) yang didesain untuk pajak transaksional, bukan untuk menilai ribuan hektar properti atau saham perusahaan tertutup. Tanpa basis data tunggal yang kuat, valuasi aset ini sangat rentan tawar-menawar dan moral hazard.\n\nBagaimana menurut Anda? Apakah sistem birokrasi kita siap mengeksekusi Pajak Kekayaan ini tanpa merusak iklim investasi pasar modal kita?\nTonton videonya sampai habis untuk mendapatkan insight mendalam mengenai cara melindungi dan merotasi portofolio investasi Anda di tengah gejolak regulasi fiskal ini! Jangan lupa bagikan pendapat Anda di kolom komentar.\n\nDukung terus Wawasan Cerdas! 📌 SUBSCRIBE untuk analisis ekonomi & pasar modal tajam lainnya! 👍 LIKE jika video ini bermanfaat bagi strategi investasi Anda! 🔄 SHARE ke rekan investor dan grup diskusi Anda!\n\n\n--------------------------------------------------------------------------------\n#️⃣ Hashtag \n#PajakKekayaan #WealthTax #WawasanCerdas #IHSG #InvestasiSaham #EkonomiIndonesia #Pajak50Miliar #BeritaEkonomi #KementerianKeuangan #SahamBlueChip #WawasanCerdas #InvestasiSaham #Saham\n\nJoin this channel to get access to perks:\n   / -cerdas", "post_id": "g5LrIf0skyE"}}], "edges": [{"key": "Hendrarubiman", "source": "Hendrarubiman", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "Hendrarubiman", "source": "Hendrarubiman", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "HYUNG_JACK", "source": "HYUNG_JACK", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "retweet", "type": "retweet", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "HYUNG_JACK", "source": "HYUNG_JACK", "target": "Makaryo0", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "retweet-000002"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "OniDewono", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "aldotjahjadi8", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "dkhamid79", "source": "dkhamid79", "target": "ChatibBasri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "SUARAKRISTEN1", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "sharpandshark", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "bank_indonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "donad4656", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "grok", "source": "grok", "target": "officialinews_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "ronnyhenk1", "source": "ronnyhenk1", "target": "LambeSahamjja", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tweet-000004"}}, {"key": "bank_indonesia_jakarta", "source": "bank_indonesia_jakarta", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia", "source": "bank_indonesia", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "source": "bank_indonesia_lhokseumawe_", "target": "perekonomianri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "infobadung_id", "source": "infobadung_id", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "therakyatbali", "source": "therakyatbali", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "honestindo", "source": "honestindo", "target": "unipinindonesia", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "prokompimbadung", "source": "prokompimbadung", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "mancingsaham", "source": "mancingsaham", "target": "mancingsaham", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "instagram-000001"}}, {"key": "san_suka_mbak.k", "source": "san_suka_mbak.k", "target": "Bank", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "ketschoice", "source": "ketschoice", "target": "ketschoice", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dpc.demokratta", "source": "dpc.demokratta", "target": "teukuriefky", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dpc.demokratta", "source": "dpc.demokratta", "target": "Partai", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dpc.demokratta", "source": "dpc.demokratta", "target": "Demokrat", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "dpc.demokratta", "source": "dpc.demokratta", "target": "ekraf.ri", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "tiktok-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "iwayanadiarnawa", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "gus.bota", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "surya.suamba", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "pemkabbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "budayabalinee", "source": "budayabalinee", "target": "prokompimbadung", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "facebook-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@tvasuransi", "source": "@tvasuransi", "target": "PerekonomianRI", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "idxchannel_", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "wicky_adrian", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "deffid_83", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "prast_ulrich", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "rosalinehioe", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@IDXChannel", "source": "@IDXChannel", "target": "fajar.wayong", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@WealthEmpir", "source": "@WealthEmpir", "target": "WealthEmpir", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@allcbts", "source": "@allcbts", "target": "allcbts/memb...", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}, {"key": "@wawasan-cerdas", "source": "@wawasan-cerdas", "target": "wawasan", "attributes": {"label": "mention", "type": "mention", "source": "youtube-000001"}}]}